Skip to content
Back to announcement

20251223_JAST_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32015119_lamp1.pdf

Other Text extracted JAST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 22

Page 1
Jakarta, 23 Desember 2025

No.: 1574/YH-JT/XII/2025

Kepada Yth:
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT Bursa Efek Indonesia

Perihal:   Tanggapan atas Surat PT Bursa Efek Indonesia
           Nomor S-14338/BEI-PP2/12-2025

Dengan hormat,

Merujuk kepada surat PT Bursa Efek Indonesia kepada Perseroan Nomor S-
14338/BEI-PP2/12-2025 tanggal 18 Desember 2025 perihal Permintaan
Penjelasan, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut tanggapan
atas surat tersebut dalam lampiran.


Hormat kami,
PT Jasnita Telekomindo Tbk.




Yentoro
Direktur Utama
Page 2
                                                       Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


1. Mengenai kegiatan usaha Perseroan yang berada di lokasi Jakarta, Semarang,
  Yogyakarta dan Tarakan pada periode 30 September 2025, agar dapat dijelaskan
  dengan mengisi tabel berikut:
  a. Kontribusi pendapatan yang diterima pada setiap lokasi kegiatan usaha.
     Jawab :
     Kegiatan usaha Perseroan berkedudukan di Jakarta. Namun demikian, mengingat
     Perseroan menyediakan jasa penyelenggaraan Contact Center dan layanan panggilan
     darurat 112 yang berbasis IP/cloud, maka atas permintaan Klien atau Pemerintah
     Daerah, penyelenggaraan layanan tersebut dapat dilaksanakan di lokasi sesuai dengan
     kebutuhan masing-masing Klien.
     Sehubungan dengan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan meminta lokasi
     penyelenggaraan Contact Center di Yogyakarta, BPJS Kesehatan di Yogyakarta dan
     Semarang, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, serta Pemerintah
     Daerah di wilayah masing-masing.
     Adapun seluruh kontribusi pendapatan Perseroan tetap terpusat dan dibukukan di
     Jakarta.
  b. Fungsi – fungsi utama yang ada pada setiap lokasi tersebut.
     Jawab :
     Fungsi utama pada masing-masing lokasi tersebut adalah sebagai tempat penempatan
     agen (agent) Contact Center, yang penentuannya dilakukan berdasarkan permintaan dari
     masing-masing Klien.Jenis – jenis kegiatan usaha apa saja yang ada pada setiap lokasi
     tersebut. Contact Center, Layanan Panggilan Darurat 112
  c. Waktu operasional secara komersial pertama kalinya pada setiap lokasi tersebut.
     Jawab :
     Setiap lokasi tersebut Adalah operasional contact center setiap klien, maka waktu
     operasional 24/7

2. Agar Perseroan sampaikan informasi mengenai perbandingan Anggaran dan
  Realisasi jumlah pendapatan per segmen untuk tahun 2025.
  Jawab :
  Berikut tabel perbandingan Anggaran dan Realisasi tahun 2025

                                       Deskripsi                               Q3 2025 Actual     Proyeksi 2025    %
      Pendapatan ITKP                                                            1.796.086.307     1.384.607.496 130%
      Pendapatan Call Center via SIP Trunk                                      18.860.378.881    35.352.574.612   53%
      Pendapatan Call Center - Project Tender                                  106.926.834.692    67.717.485.449 158%
      Pendapatan Sewa Aplikasi Call Center 112                                  14.098.775.107    16.098.689.286   88%
      Pendapatan Metro E                                                                   -         167.789.515    0%
      Pendapatan JasCloud                                                        5.656.525.587    10.200.537.162   55%
      Pendapatan Omnichannel                                                       976.266.565     2.683.065.117   36%
      Pendapatan SMS                                                               379.142.485       270.167.144 140%
      Pendapatan Domain                                                            925.455.127        54.955.653 1684%
      Pendapatan Collo                                                             876.300.000     1.155.261.882   76%
      Pendapatan Internet Service Provider (ISP)                                   986.553.417       207.542.698 475%
      Pendapatan Layanan 0800XYZ                                                           -       2.217.061.052    0%
      Pendapatan Project Non Tender (Rw lumbu, Oakwood, Capitol, Bank Tanah)     5.928.145.962     9.047.542.128   66%
      Pendapatan Monday.Com                                                                -         310.000.000    0%
      Pendapatan Lainnya                                                           383.068.625                -     0%
      Total                                                                    157.793.532.755   146.867.279.194 107%
Page 3
                                          Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


3. Apabila terdapat perbandingan Anggaran dan Realisasi jumlah pendapatan per
  segmen yang belum memenuhi target hingga akhir tahun 2025, agar disampaikan
  kendala yang dihadapi Perseroan sehingga tidak memenuhi target tersebut.
  Jawab :
  Sebagian besar semua segmen sudah sesuai dengan target yang ditetapkan.

4. Penjelasan Perseroan mengenai kerjasama-kerjasama yang sampai dengan saat ini
  masih berlanjut baik dengan pemerintah maupun swasta yang cukup material untuk
  mencapai target tahun 2025 serta bagaimana strategi Perseroan kedepannya.
  Jawab :
  Hingga saat ini beberapa kontrak masih berlanjut hingga akhir tahun, baik untuk Pemerintah
  Daerah maupun Lembaga Pemerintah, untuk Klien Swasta bersifat berlangganan, sehingga
  otomatis terus berlanjut hingga adanya permintaan pemberhentian berlangganan dari Klien
  tersebut.

5. Penjelasan mengenai pengembangan usaha atas produk dan/atau jasa yang
  direncanakan ke depannya serta strategi diversifikasi yang akan dilakukan
  Perseroan, jika ada.
  Jawab :
  Diversifikasi usaha yang akan dilakukan Perseroan mencakup pengembangan layanan
  turunan dari Contact Center serta solusi Internet of Things (IoT) yang berbasis IP dan
  cloud.Terkait dengan Laporan Keuangan Auditan per 31 Desember 2024

6. Perseroan telah menyampaikan laporan keuangan tahunan auditan per 31 Desember
  2024 (LKT 2024) yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Heliantono & Rekan
  dengan opini Wajar dengan Pengecualian WDP (Qualified Opinion). Terkait dengan
  catatan opini Wajar Dengan Pengecualian, KAP menyatakan pada Catatan 10 atas laporan
  keuangan konsolidasian, saldo investasi Grup di PT Karta Indonesia Global ("KIG") (suatu
  entitas asosiasi yang diakuisisi oleh Perseroan pada tahun 2020) pada tanggal 31 Desember
  2024 sebagaimana tercatat pada laporan posisi keuangan konsolidasian terlampir adalah
  sebesar Rp15.300.000.000. KAP tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat
  tentang nilai wajar investasi perusahaan di KIG pada tanggal 31 Desember 2024 karena KAP
  tidak memperoleh akses terhadap informasi keuangan dan manajemen KIG. Sebagai
  akibatnya, KAP tidak dapat menentukan apakah diperlukan penyesuaian terhadap nilai
  tercatat investasi tersebut. Agar dapat dijelaskan:
  a. Latar belakang hubungan investasi Perseroan dengan KIG.
     KIG bergerak dalam bidang periklanan berbasis teknologi (Out-of-Home/OOH Advertising),
     yaitu layanan mobilitas papan iklan yang dipasang pada armada transportasi daring.
     Seiring dengan pesatnya perkembangan layanan transportasi daring seperti Grab dan
     Gojek, jasa yang disediakan oleh KIG juga mengalami pertumbuhan yang signifikan.
     Namun demikian, sejak terjadinya pandemi Covid-19, industri periklanan luar ruang
     mengalami penurunan yang signifikan, seiring dengan terbatasnya aktivitas masyarakat
     di luar rumah, sehingga berdampak langsung terhadap kinerja jasa periklanan outdoor.
Page 4
                                        Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025

b. Profil KIG termasuk susunan pemegang saham, bidang usaha, dan susunan
  manajemen KIG.
  Jawab :
  PT Karta Indonesia Global merupakan perusahaan yang bergerak di bidang
  Periklanan, yang berkedudukan di Gedung STC Senayan Lantai 2 Ruang 35, Jl Asia
  Afrika Pintu IX Gelora Senayan, Gelora Tanah Abang.
  Susunan Pemegang Saham KIG, sesuai akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para
  Pemegang Saham Nomor 01 tanggal 16 September 2022 yang dibuat di hadapan
  Notaris Karina Leoni, SH Mkn., adalah
  - PT Jasnita Telekomindo Tbk. sebesar 40%
  - PT Nesia Memegang Dunia sebesar 42%
  - PT Viaeight Indonesia sebesar 18%
  Susunan Managemen KIG sesuai akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para
  Pemegang Saham Nomor 01 tanggal 10 Mei 2022 yang dibuat di hadapan Notaris
  Karina Leoni, SH Mkn:
  Direktur : Lo Hendrawan Wijaya
  Komisaris : Siti Rahmawati



c. Latar belakang dan kondisi yang menyebabkan KAP tidak memperoleh akses atas
   informasi keuangan dan manajemen KIG.
   Jawab :
   Hingga saat ini, pemegang saham KIG belum menetapkan arah strategis pengembangan
   bisnis Perseroan, sehingga belum terdapat kegiatan operasional yang dijalankan.

d. Langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan Perseroan untuk
   memperoleh akses informasi keuangan KIG guna memastikan keandalan nilai
   investasi dimaksud, termasuk target waktu penyelesaian dan komitmen
   manajemen KIG.
   Jawab :
   Perseroan telah melakukan upaya koordinasi dengan KIG, namun hingga saat ini belum
   diperoleh tanggapan terkait waktu penyelesaian yang dimaksud.

e. Metode penilaian yang digunakan Perseroan dalam menentukan nilai tercatat
   investasi pada KIG.
   Jawab :
   Metode penilaian yang digunakan Perseroan dalam menentukan nilai tercatat investasi
   pada KIG adalah metode biaya perolehan, di mana nilai investasi disajikan sebesar nilai
   perolehan awal dan hingga saat ini belum mengalami perubahan, sesuai dengan akta
   dan dokumen investasi. Perseroan secara berkala melakukan evaluasi atas investasi
   tersebut.
Page 5
                                      Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


f. Evaluasi Perseroan atas potensi risiko penurunan nilai (impairment) atas
  investasi pada KIG serta kemungkinan perlunya penyesuaian nilai tercatat di
  periode pelaporan berikutnya.
  Jawab                                                                         :
  Sampai dengan saat ini belum terdapat keputusan final terkait penyesuaian nilai
  tercatat. Namun demikian, apabila di kemudian hari KIG tidak dapat melanjutkan
  kegiatan usahanya, Perseroan akan melakukan penghapusan atau penyesuaian nilai
  investasi secara bertahap sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku.

g. Dampak potensial terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan
  kepentingan pemegang saham, baik dari sisi kinerja keuangan, posisi keuangan,
  maupun kepercayaan investor, apabila keterbatasan akses informasi tersebut
  tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.
  Jawab :
  Dalam hal keterbatasan akses informasi tersebut tidak dapat diselesaikan dalam jangka
  waktu tertentu, Perseroan berpotensi mencatatkan kerugian sebesar nilai investasi pada
  KIG, yang dapat berdampak pada kinerja dan posisi keuangan konsolidasian Perseroan.
  Perseroan tetap berkomitmen untuk melakukan evaluasi secara berkala serta mengambil
  langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga kepentingan pemegang saham dan
  kepercayaan investor.

h. KIG diakuisisi Perseroan sejak tahun 2020, namun KAP baru menerbitkan opini
  WDP pada Laporan Keuangan per 31 Desember 2024, periode sebelumnya yaitu
  Laporan Keuangan per 31 Desember 2023 KAP yang sama masih menerbitkan
  opini WTP. Agar dijelaskan penyebab KAP baru menerbitkan opini WDP pada
  Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 jika dibandingkan periode-periode
  sebelumnya (dalam menjawab pertanyaan ini agar Perseroan berkoordinasi
  dengan KAP).
  Jawab :
  Sejak periode pelaporan Laporan Keuangan konsolidasian per 31 Desember 2024,
  Perseroan tidak dapat mengakses dan memperoleh informasi yang memadai terkait
  laporan keuangan serta keberlangsungan kegiatan operasional dari manajemen KIG.
  Kondisi tersebut menyebabkan KAP tidak dapat memperoleh bukti audit yang cukup dan
  tepat atas investasi tersebut, sehingga KAP memberikan opini WDP.
  Adapun pada periode pelaporan sebelumnya, yaitu Laporan Keuangan konsolidasian per
  31 Desember 2023, Perseroan masih dapat memperoleh informasi yang diperlukan,
  sehingga KAP yang sama menerbitkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Page 6
                                         Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


7. Terkait dengan hal audit utama yang disampaikan KAP, sehubungan dengan rincian
  pendapatan Perseroan berdasarkan jenis jasa sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 24
  Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2024, di mana total pendapatan tercatat
  sebesar Rp143.769.288.120 dengan komposisi utama berasal dari jasa interkoneksi dan
  internet, jasa non koneksi, komisi dan management fee, serta proyek telekomunikasi, agar
  dapat dijelaskan secara rinci:
  a. Karakteristik kontrak dan model bisnis untuk masing-masing jenis
     pendapatan termasuk perbedaan pola kontrak, jangka waktu, serta
     mekanisme penagihan pada masing-masing jenis jasa tersebut,
     khususnya:
       i. Jasa interkoneksi dan internet;
      ii. Jasa non koneksi;
     iii. Komisi dan management fee; dan
     iv. Proyek telekomunikasi;

    Jawab :
    Pembagian segmen pendapatan ini berdasarkan Chart of Account (COA) yang disesuaikan
    dengan layanan perizinan yang didapatkan dari Kementerian Komunikasi dan Digital
    Republik Indonesia, dikarenakan ada kelompok jasa yang dikenakan BHP/USO dan
    kelompok yang tidak dikenakan.


  b. Dasar pengakuan pendapatan untuk setiap jenis jasa.
    Jawab :
    Dasar pengakuan disesuaikan dengan jenis layanan perizinan yang diperoleh dari
    Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, mengingat terdapat kelompok
    jasa yang dikenakan kewajiban BHP/USO serta kelompok jasa yang tidak dikenakan
    kewajiban tersebut.

  c. Penjelasan atas pertimbangan signifikan manajemen (significant judgment) dalam
    menentukan alokasi harga transaksi, estimasi progres penyelesaian, serta
    penentuan waktu pengakuan pendapatan, terutama pada kontrak jasa dan proyek
    yang bersifat kompleks.
    Jawab :
    Pertimbangan tersebut seluruhnya ditentukan oleh Kerangka Acuan Kerja (KAK) masing-
    masing Klien yang diinformasikan pada saat penawaran tender dimulai.

  d. Prosedur pengendalian internal dan monitoring kontrak yang diterapkan
     Perseroan untuk memastikan pendapatan telah dicatat sesuai dengan realisasi jasa
     yang diberikan dan ketentuan kontraktual, termasuk pengendalian atas risiko cut-
     off dan rekonsiliasi pendapatan.
    Jawab                                                                             :
    Perseroan melakukan penagihan secara rutin setiap bulan atas layanan yang diberikan
    kepada Klien sesuai dengan ketentuan layanan dan harga yang telah disepakati dalam
    Kerangka Acuan Kerja (KAK).
Page 7
                                              Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


8. Pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 5 tentang Piutang Usaha, Perseroan memiliki
  piutang usaha yang telah jatuh tempo sebesar Rp20 miliar atau 45% dari total piutang usaha
  Perseroan, mohon penjelasan mengenai:
  a. Latar belakang tingginya piutang usaha telah jatuh tempo tersebut.
     Jawab :
     Piutang usaha dengan nilai di atas Rp1 miliar merupakan piutang yang berasal dari klien
     proyek, di mana proses pembayaran tagihan harus melalui beberapa tahapan verifikasi dan
     rekonsiliasi internal di pihak Klien. Kondisi tersebut menyebabkan realisasi pembayaran
     umumnya diterima dalam jangka waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal
     penagihan.

   b. Strategi yang dilakukan Perseroan agar piutang Perseroan memiliki
      kolektabilitas yang lebih lancar.
     Jawab :
     Perseroan secara konsisten melakukan verifikasi dan rekonsiliasi atas tagihan dengan
     pihak Klien secara tepat waktu, serta melakukan pemantauan dan tindak lanjut secara
     berkala guna memperlancar proses pembayaran piutang usaha.

   c. Tidak terdapat perubahan mutasi atas piutang pihak ketiga PT Bisnis
    Solusi Indonesia, PT Internux dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten
    Banyuasin.
    Jawab :
    Tidak terdapat perubahan mutasi atas piutang pihak ketiga kepada PT Bisnis Solusi
    Indonesia dan PT Internux karena kedua entitas tersebut telah berada dalam kondisi
    pailit.
    Sementara itu, terkait piutang kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten
    Banyuasin, belum terdapat perubahan mutasi sehubungan dengan adanya pergantian
    pejabat di instansi tersebut. Saat ini Perseroan sedang mengupayakan proses koordinasi
    dan negosiasi ulang untuk penyelesaian piutang dimaksud.

  d. Perincian pelunasan piutang usaha sampai dengan saat ini dengan melengkapi tabel
     berikut:


           Keterangan       Jumlah (Rp)     Pelunasan (Rp)    Outstanding      Outstanding
                                                                 (Rp)              (%)
      Belum jatuh tempo    16.316.940.259    8.484.808.935    7.832.131.324        48
      Telah          jatuh
      tempo:
      1-30 hari             6.546.857.839     5.912.492.380    634.365.459         10
      31-60 hari            7.186.738.869     4.886.982.431   2.299.756.438        32
      60-90 hari             273.400.262       158.572.152     114.828.110         42
      Lebih dari 90 hari    6.014.846.119     1.202.969.224   4.811.876.895        80
      Total                36.338.783.348    20.645.825.121   15.692.958.227
Page 8
                                             Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025

   e. Dasar penentuan dan kecukupan cadangan penurunan nilai piutang usaha.
        Jawab :
        Cadangan penurunan nilai piutang usaha ditentukan berdasarkan evaluasi manajemen
        atas umur piutang dan risiko ketertagihan, serta ditinjau secara berkala untuk memastikan
        kecukupan cadangan yang telah dibentuk.

   f.    Evaluasi Perseroan atas risiko gagal bayar (credit risk) dan potensi kerugian penurunan
         nilai di masa mendatang, khususnya atas piutang yang telah lewat jatuh tempo lebih dari
         90 hari.
        Jawab :
        Perseroan melakukan evaluasi berkala atas risiko gagal bayar, khususnya atas piutang
        yang telah lewat jatuh tempo lebih dari 90 hari, serta membentuk cadangan atas piutang
        usaha yang berpotensi tidak tertagih.

9. Pada CALK 6 terkait Piutang Lain-lain, terdapat piutang lain – lain pihak ketiga dengan
  Kominfo – BP3TI yang belum bergerak mutasinya sejak 31 Desember 2024 sebesar Rp12,6
  miliar, agar dapat dijelaskan:
  a. Latar belakang wanprestasi sehubungan dengan terhentinya kontrak kerjasama
      Perseroan dengan Kominfo BP3TI.
      Jawab :
      Wanprestasi terjadi sehubungan dengan tidak dipenuhinya kewajiban pembayaran oleh
      Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) atas
      pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Perseroan berdasarkan kontrak kerja sama yang
      berlaku.
      Perselisihan tersebut telah diselesaikan melalui Badan Arbitrase Nasional Indonesia
      (BANI) dan diputus melalui Putusan BANI Nomor 816/II/ARB-BANI/2016 tanggal 22
      Desember 2016, yang pada pokoknya menghukum BP3TI untuk membayar ganti rugi
      kepada Perseroan. Meskipun BP3TI telah melakukan pembayaran sebagian, hingga saat
      ini sisa kewajiban pembayaran belum direalisasikan, sehingga kontrak kerja sama
      tersebut tidak dapat dilanjutkan secara normal.

  b.    Status perkembangan perkara hukum tersebut saat ini.
        Jawab :
        Putusan BANI Nomor 816/II/ARB-BANI/2016 telah bersifat final dan mengikat serta
        telah didaftarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Perseroan juga telah mengajukan
        permohonan aanmaning dan eksekusi kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun
        demikian, hingga saat ini BP3TI/BAKTI belum melaksanakan pembayaran sisa
        kewajiban sebagaimana amar putusan tersebut. Perseroan secara berkelanjutan masih
        menempuh upaya administratif dan hukum untuk memperoleh realisasi pembayaran
        atas putusan arbitrase dimaksud.


  c.    Kendala yang dihadapi Perseroan saat ini terkait penyelesaian kasus tersebut.
        Jawab :
        Kendala utama yang dihadapi Perseroan adalah belum terealisasinya pembayaran sisa
        kewajiban meskipun telah terdapat putusan arbitrase yang bersifat final dan mengikat,
        serta telah dilakukan berbagai upaya hukum dan administratif. Selain itu, proses
        penyelesaian juga terkendala oleh kompleksitas birokrasi dan koordinasi lintas instansi
        pemerintah terkait, termasuk perubahan kelembagaan dan kewenangan dari BP3TI
        menjadi BAKTI serta pergantian pejabat terkait.
Page 9
                                            Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


  d.   Strategi kedepan yang akan ditempuh Perseroan untuk menyelesaikan kasus dan
       mendapatkan collection atas piutang tersebut.
       Jawab :
       Perseroan akan terus melakukan upaya penagihan secara aktif dan berkelanjutan atas
       sisa piutang dimaksud, antara lain melalui pengiriman surat-surat resmi dan koordinasi
       dengan instansi terkait, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital Republik
       Indonesia, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Badan Aksesibilitas
       Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI), serta Ombudsman Republik Indonesia.


  e. Agar Perseroan menyampaikan informasi terkini pada piutang lain-lain dengan mengisi
       tabel berikut:
       Jawab
       Perseroan menyampaikan bahwa sampai dengan tanggal laporan terakhir, piutang lain-
       lain sebagian besar masih tercatat sebagai outstanding. Perseroan telah menerima cicilan
       pembayaran atas piutang tersebut, namun jumlahnya belum signifikan. Perseroan secara
       aktif melakukan pemantauan dan penagihan, serta melakukan evaluasi berkala atas
       kualitas piutang guna memastikan keterpulihan piutang tersebut. Selain itu, Perseroan
       akan terus melakukan pemantauan berkala, menerapkan upaya penagihan secara aktif,
       serta melakukan evaluasi atas kecukupan pencadangan penurunan nilai sesuai dengan
       standar akuntansi yang berlaku guna memitigasi risiko ketidaktertagihan piutang.

10. Pada CALK 8 terkait Biaya Dibayar Dimuka, Perseroan mencatatkan saldo Biaya
   Dibayar Dimuka per 30 September 2025 sebesar Rp10.199.838.369 yang meningkat
   signifikan dibandingkan per 31 Desember 2024 sebesar Rp1.023.138.369, terutama
   berasal dari lonjakan pos “Lainnya” dari Rp24.433.567 menjadi Rp9.017.068.344,
   agar dapat dijelaskan:
   a. Faktor utama penyebab peningkatan signifikan pos “Lainnya”. Rincian CCX
      Jawab :
      Terlampir rincian pos “lainnya”.

   b. Rincian komponen pos “Lainnya” yang mencakup beban maintenance Brikerbox,
       aplikasi Talenta, Enterprise Pro, lisensi Invision Firewall S-100, serta server Dell
       R630 X Project Bank Tanah, termasuk nilai masing-masing, periode manfaat, dan
       pihak penyedia jasa/barang.
       Jawab :
       Terlampir rincian pos “lainnya”

   c. Dasar pertimbangan akuntansi Perseroan dalam mengklasifikasikan transaksi-
       transaksi tersebut sebagai biaya dibayar dimuka, bukan sebagai beban periode
       berjalan atau aset tetap/aset tak berwujud, serta kesesuaiannya dengan standar
       akuntansi yang berlaku.
       Jawab :
       Dasar pertimbangan akuntansi Perseroan dalam mengklasifikasikan transaksi-transaksi
       tersebut sebagai biaya dibayar dimuka adalah karena sebagian besar transaksi
       merupakan sewa perangkat dengan jangka waktu manfaat selama 1 (satu) tahun
       ke depan. Oleh karena itu, biaya tersebut tidak dibebankan sekaligus pada periode
       berjalan, melainkan diakui sebagai biaya dibayar dimuka dan dialokasikan secara
       proporsional setiap bulan selama masa manfaatnya.
Page 10
                                           Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025



   d. Periode amortisasi dan pola pembebanan ke laba rugi, termasuk jadwal realisasi
      manfaat ekonomi dari masing-masing komponen biaya dibayar dimuka tersebut.
      Jawab :
      Amortisasi biaya dibayar dimuka dilakukan setiap bulan sesuai dengan jangka waktu
      sewa, dengan pembebanan ke laba rugi secara proporsional selama periode manfaat
      ekonomi.

11. Terdapat persediaan sebesar Rp813 juta pada 30 September 2025, agar dijelaskan
   latar belakang adanya persediaan tersebut dan nature dari persediaan tersebut.
   Jawab                                                                             :
   Persediaan tersebut merupakan persediaan operasional berupa Laptop yang disiapkan
   untuk mendukung pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan dan akan direalisasikan sesuai
   dengan kebutuhan operasional pada periode berikutnya.
12. Pada CALK 9 terkait Pendapatan Yang Masih Harus Diterima, Perseroan mencatatkan saldo
   Pendapatan Yang Masih Harus Diterima (Unbilled Income) Perseroan per 30 September
   2025 sebesar Rp6.531.025.777 yang meningkat signifikan dibandingkan per 31 Desember
   2024 sebesar Rp2.468.923.375, dengan kontributor utama berasal dari Starhub Cable
   Vision Ltd dan Singapore Customs, agar dapat dijelaskan:
   a. Latar belakang timbulnya pendapatan yang masih harus diterima, termasuk jenis
      jasa yang telah diberikan kepada masing-masing pelanggan.
      Jawab :
      Pendapatan yang masih harus diterima (accrued revenue) terutama timbul akibat
      adanya jeda waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan laporan layanan sebelum
      dilakukan penagihan. Meskipun layanan telah selesai diberikan, proses inalisasi laporan
      dapat memerlukan waktu hingga beberapa bulan, sehingga pada akhir periode
      pelaporan masih terdapat pendapatan yang belum ditagihkan.

   b. Karakteristik kontrak dan ketentuan penagihan dengan Starhub Cable Vision Ltd
      dan Singapore Customs.
      Jawab :
      Kontrak dengan StarHub Cable Vision Ltd mencakup penyediaan layanan
      telemarketing untuk produk dan layanan yang bersangkutan, dengan ketentuan
      pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari kerja sejak
      tanggal                             penerimaan                             faktur.
      Sementara itu, kontrak dengan Singapore Customs berkaitan dengan penyediaan
      layanan Contact Centre dan solusi Customer Relationship Management (CRM), dengan
      ketentuan pembayaran dilakukan dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari sejak
      tanggal penerimaan faktur.
Page 11
                                         Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


   c. Dasar dan kebijakan akuntansi pengakuan pendapatan yang masih harus
      diterima, termasuk indikator pemenuhan kewajiban kinerja (performance
      obligations).
      Jawab :
      Pendapatan akrual diakui berdasarkan laporan operasional yang merinci layanan yang
      diberikan, termasuk kasus atau faktor yang relevan. Laporan-laporan ini kemudian
      direkonsiliasi dan diverifikasi dengan pelanggan sebelum penagihan.

   d. Estimasi waktu konversi unbilled income menjadi piutang usaha.
      Jawab :
      Pendapatan yang belum ditagih biasanya dikonversi menjadi piutang dagang dalam
      waktu dua hingga tiga bulan, setelah penyelesaian dan verifikasi laporan layanan dan
      penerbitan faktur selanjutnya.


13. Pada CALK nomor 10 terkait Investasi Pada Entitas Asosiasi dan Uang Muka Investasi,
   Perseroan mencatatkan saldo Uang Muka Investasi per 30 September 2025 sebesar
   Rp25.871.786.486 yang seluruhnya merupakan uang muka atas rencana akuisisi entitas
   Hoioo Pte Ltd yang berdomisili di Singapura, agar dapat dijelaskan:
   a. Latar belakang dan tujuan strategis investasi pada Hoioo Pte Ltd, termasuk model
      bisnis entitas tersebut, relevansinya dengan kegiatan usaha Perseroan, serta
      sinergi yang diharapkan.
      Jawab :
      Investasi Perseroan pada Hoioo Pte. Ltd. dilatarbelakangi oleh upaya Perseroan untuk
      memperluas jangkauan dan kapabilitas layanan berbasis teknologi komunikasi serta
      memperkuat eksposur Perseroan di pasar regional. Hoioo Pte. Ltd. memiliki model
      bisnis yang bergerak di bidang solusi layanan digital dan komunikasi, yang relevan
      dengan pengembangan layanan Contact Center, Customer Engagement, dan solusi
      berbasis teknologi yang menjadi fokus kegiatan usaha Perseroan.

   b. Struktur dan tahapan transaksi akuisisi, termasuk nilai total akuisisi, porsi
      kepemilikan yang ditargetkan, peran CCX dalam transaksi
      Jawab :
      Peran CCX adalah sub-holding perusahaan investasi Perseroan di Singapura.
      Kepemilikan Hoiio Service Pte Ltd melalui CCX Platform Pte Ltd Adalah sebesar 10%.

   c. Perkembangan terkini dari proses akuisisi
      Jawab :
      Pendanaan akuisisi direncanakan berasal dari pelaksanaan Hak Memesan Efek
      Terlebih Dahulu (HMETD/Right Issue). Namun demikian, dengan mempertimbangkan
      kondisi pasar dan Perseroan saat ini, Perseroan menilai bahwa belum terdapat
      momentum yang tepat untuk melaksanakan Right Issue, sehingga proses akuisisi
      masih dalam tahap berjalan. Sampai dengan saat ini, Perseroan telah merealisasikan
      kepemilikan sebesar 10% saham pada Hoiio Pte. Ltd. melalui entitas afiliasi CCX.
Page 12
                                           Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


    d. Target waktu penyelesaian transaksi akuisisi.
       Jawab:
       Belum dapat ditentukan.

    e. Dasar pembayaran uang muka investasi, termasuk justifikasi manajemen atas
       pembayaran dimuka dalam jumlah material, syarat pengembalian uang muka
       apabila transaksi tidak terselesaikan, serta perlindungan hukum yang dimiliki
       Perseroan.
       Jawab :
       Dasar pembayaran uang muka investasi Perseroan adalah draft laporan penilaian KJPP
       dan termsheet yang telah disepakati. Syarat pengembalian uang muka apabila
       transaksi tidak terselesaikan serta perlindungan hukum Perseroan telah diatur secara
       jelas dan mengikat dalam termsheet.

14. Pada CALK nomor 11 terkait Aset Tetap, agar Perseroan jelaskan latar belakang atas
   asuransi aset tetap memiliki nilai pertanggungan hanya sebesar Rp20 miliar
   sedangkan Perseroan memiliki aset tetap-neto sebesar Rp30,59 miliar. Selain itu,
   adakah rencana untuk menambahkan asuransi nilai pertanggungan dikemudian
   hari? Agar dielaborasi.
   Jawab :
   Perseroan melakukan pengasuransian atas aset tetap tertentu, khususnya aset berupa
   tanah dan bangunan, yang memiliki nilai ekonomis jangka panjang dan tingkat risiko yang
   signifikan. Nilai pertanggungan asuransi tersebut disesuaikan dengan karakteristik dan
   nilai wajar aset yang diasuransikan. Sementara itu, untuk aset peralatan telekomunikasi,
   sebagian besar memiliki masa manfaat yang relatif singkat serta tingkat penurunan manfaat
   yang cepat seiring dengan perkembangan teknologi. Dengan mempertimbangkan efisiensi
   biaya dan prinsip kehati-hatian, Perseroan saat ini belum berencana menambahkan nilai
   pertanggungan asuransi atas aset tersebut.
15. Pada CALK 15 tentang Pinjaman Bank, Perseroan memiliki pinjaman bank sebesar Rp26,49
   miliar pada periode 30 September 2025, agar dapat dijelaskan:
   a. Perincian utang bank Perseroan saat ini dengan melengkapi tabel berikut:

         Bank         Fasilitas      Saldo       Plafon         Tingkat      Periode Dan
                                  Terhutang                     Bunga       Jatuh Tempo
       PT Bank Pan         17 M   14.739.343.959      17 M       10,5 %         12 Bulan
      Indonesia Tbk
         PT Bank           12M    11.756.496.047     12 M          10,5 %      12 Bulan
     Central Asia
         Tbk
Page 13
                                              Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


   b. Strategi Perseroan agar utang bank sesuai dengan jadwal pembayaran tepat waktu
      dan tidak menambah denda/penalti utang bank.
      Jawab :
      Perseroan berupaya mengatur penerimaan pembayaran dari klien tepat waktu sehingga
      pembayaran kepada Bank sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

   a. Apakah dalam periode historis Perseroan pernah mengalami pelanggaran (breach)
      terhadap batasan financial covenants sebagaimana ditetapkan dalam perjanjian
      kredit? Agar dielaborasi.
      Jawab :
      Tidak ada.

16. Pada CALK 16 tentang Utang Usaha, Perseroan memiliki utang usaha sebesar Rp25,2
   miliar per 30 September 2025, agar dapat dijelaskan:
   a. Mohon agar Perseroan menyampaikan klasifikasi umur utang tersebut dengan mengisi
      tabel berikut:

            Keterangan          Jumlah             Jumlah      Outstanding     Outstanding
                                  (Rp)        pembayaran           (Rp)            (%)
             Lancar           1.990.259.680   943.892.348     1.046.367.332        53
          Jatuh tempo:
            1-30 hari         6.292.187.030   3.672.914.192   2.619.272.838        42
           31-60 hari         5.642.083.038    654.553.002    4.987.530.036        88
           61-90 hari         5.447.929.316    568.386.891    4.879.542.425        90
        Lebih dari 90 hari    5.850.465.325   2.438.037.173   3.412.428.152        58
              Total          25.222.924.388   8.277.783.606   16.945.140.783

   b. Pertimbangan tidak berubahnya mutasi utang usaha kepada PT Esa Kreasi
      Negeri, PT Infomedia Nusantara, PT Intelix Global Crossing, PT Supra Primatama
      Nusantara.
      Jawab :
      Tidak terdapat perubahan mutasi utang usaha kepada PT Esa Kreasi Negeri dan PT
      Intelix Global Crossing karena hingga saat ini kedua pihak tersebut tidak lagi
      melakukan penagihan kepada Perseroan. Sedangkan untuk PT Supra Primatama
      Nusantara sedang dilakukan pembayaran secara cicil/ bertahap

   c. Strategi rencana pelunasan utang usaha serta sumber dana dalam melunasi
      utang usaha.
      Jawab :
      Strategi pelunasan utang usaha dilakukan melalui pengelolaan arus kas, termasuk
      pengaturan kembali jadwal pembayaran sesuai dengan kesepakatan dengan kreditur,
      dengan sumber dana yang berasal dari kegiatan operasional Perseroan.
Page 14
                                          Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


17. Pada CALK nomor 17 tentang Biaya Yang Masih Harus Dibayar, agar dijelaskan
   mengenai latar belakang Perseroan tidak segera membayarkan biaya – biaya yang
   sudah terjadi dan estimasi Perseroan untuk menyelesaikan pembayaran tersebut
   khususnya pada gaji karyawan, sewa, interkoneksi dan kontribusi CPF, SDL & SDAC.
   Jawab                                                                                     :
   Biaya yang masih harus dibayar pada gaji karyawan, sewa, dan interkoneksi timbul akibat
   perbedaan waktu antara periode terjadinya beban dan waktu pembayaran sesuai dengan
   ketentuan dan perjanjian yang berlaku. Perseroan memastikan kewajiban tersebut tetap
   diakui sesuai prinsip akrual dan direncanakan untuk diselesaikan secara bertahap dalam
   periode berjalan sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditetapkan.
   Terkait biaya CPF, SDL dan SDAC, adalah milik entitas Usaha Connect Centre Pte Ltd, dengan
   penjelasan sebagai berikut :
   sesuai dengan tenggat waktu pengajuan wajib yang ditetapkan oleh otoritas terkait, iuran
   CPF, SDL, dan kontribusi untuk kelompok swadaya diajukan dan dibayarkan pada bulan
   setelah periode pelaporan, biasanya pada atau sebelum tanggal 14 bulan berikutnya.
   Pembayaran ini dilakukan melalui pengaturan pemotongan otomatis GIRO.

18. Sehubungan dengan penyajian Liabilitas Jangka Panjang Perseroan per 30 September
   2025 yang mencakup saldo Utang Sewa Guna (Lease Liabilities) sebesar
   Rp5.171.371.164, namun belum disertai penjelasan yang memadai dalam catatan atas
   laporan keuangan, agar dapat dijelaskan:
   a. Latar belakang adanya saldo utang sewa guna dibandingkan periode sebelumnya.
      Jawab :
      Saldo utang sewa guna timbul seiring dengan penerapan PSAK 73 – Sewa atas kontrak
      sewa tertentu yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pada periode
      berjalan, Entitas Anak di Singapura menandatangani dan/atau memperpanjang kontrak
      sewa yang memenuhi kriteria pengakuan sebagai sewa guna, sehingga diakui liabilitas
      sewa guna yang menyebabkan peningkatan saldo dibandingkan periode sebelumnya.

  b. Rincian kontrak sewa yang mendasari pengakuan utang sewa guna, termasuk jenis
      aset sewa (kantor, peralatan, jaringan, atau aset lainnya), lokasi, jangka waktu sewa,
      serta pihak pemberi sewa.
      Jawab :
      Utang sewa guna tersebut berasal dari kontrak sewa kantor Entitas Anak di Singapura.
  c. Tanggal awal pengakuan dan dasar pengukuran liabilitas sewa.
      Jawab :
      Liabilitas sewa diakui pada tanggal dimulainya masa sewa dan diukur pada nilai kini dari
      pembayaran sewa masa depan yang belum dibayar, sesuai dengan ketentuan standar
      akuntansi keuangan yang berlaku.
   d. Rincian jatuh tempo liabilitas sewa, termasuk porsi jangka pendek dan jangka
      panjang, serta jadwal pembayaran sewa ke depan.
      Jawab :
      Liabilitas sewa disajikan sebagai liabilitas jangka pendek dan jangka panjang sesuai
      dengan jatuh tempo pembayaran sewa, dengan jadwal pembayaran sewa ke depan
      mengikuti ketentuan dalam masing-masing kontrak sewa.
Page 15
                                         Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


19. Terkait dengan perpajakan, agar Perseroan jelaskan strategi pengaturan pajak secara
   internal sehingga meminimalisir temuan pajak kurang bayar dan/atau lebih bayar
   dikemudian hari.
   Jawab :
   Perseroan menerapkan kebijakan dan pengendalian internal perpajakan yang memadai
   melalui kepatuhan terhadap peraturan perpajakan yang berlaku, pemantauan regulasi secara
   berkala, serta rekonsiliasi dan review rutin atas perhitungan dan pelaporan pajak. Hal
   tersebut dilakukan untuk meminimalisir risiko terjadinya pajak kurang bayar maupun lebih
   bayar di kemudian hari.

20. Perseroan memiliki utang lain-lain kepada Pemegang Saham Pengendali yaitu Bapak
   Kennard Jr S Kurnia sebesar Rp3,8 miliar dan 1Surely Pte Ltd sebesar Rp1,3 miliar.
   Agar Perseroan sampaikan latar belakang atas utang lain-lain tersebut, tujuan
   penggunaan dana, estimasi pelunasan atas utang lain-lain dan kontribusi utang lain-
   lain tersebut untuk kegiatan operasional.
   Jawab :
   Utang lain-lain Entitas Usaha kepada pemegang saham pengendali timbul sehubungan
   dengan kebutuhan dana operasional.
   Estimasi Pelunasan Utang:
   a. Bertahap sesuai dengan kondisi arus kas perseroan
   b. Target penyelesaian adalah dalam jangka waktu menengah dimana perusahaan akan
       mempertimbangkan kemampuan keuangan serta prioritas kebutuhan operasional dalam
       menentukan jadwal pembayaran.

21. Pada CALK nomor 25 tentang Beban Pokok Pendapatan, periode 30 September 2025
   sebesar     Rp110.828.339.792      yang    meningkat      signifikan   dibandingkan
   Rp67.949.639.058 periode 30 September 2024, agar dapat dijelaskan:
   a. Dasar pengelompokan dan pengakuan beban gaji karyawan dan bonus sebesar
       Rp39.324.135.492 sebagai bagian dari Beban Pokok Pendapatan.
       Jawab :
       Dasar pengelompokan dan pengakuan beban gaji karyawan dan bonus sebagai bagian
       dari Beban Pokok Pendapatan adalah karena gaji karyawan tersebut merupakan gaji
       karyawan agen Contact Center yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu
       (PKWT) dan secara langsung terkait dengan pelaksanaan proyek Contact Center
       untuk Klien.
       Karyawan agen tersebut bersifat sementara dan dipekerjakan sesuai dengan jangka
       waktu dan masa berlaku kontrak proyek, sehingga beban gaji dan bonus yang
       timbul diklasifikasikan sebagai beban yang berkaitan langsung dengan perolehan
       pendapatan dan dicatat sebagai Beban Pokok Pendapatan.
Page 16
                                            Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


   b.   Perbandingan struktur beban gaji dan bonus antar periode, termasuk penjelasan
        mengapa pada periode sebelumnya pos tersebut tidak tercatat?
        Jawab :
        Perbandingan struktur beban gaji dan bonus antar periode dipengaruhi oleh
        perubahan dan penyesuaian perlakuan pencatatan akuntansi yang diterapkan
        Perseroan. Pada periode sebelumnya, beban gaji dan bonus tersebut tidak disajikan
        secara terpisah karena masih diklasifikasikan pada pos beban lain sesuai dengan
        kebijakan akuntansi yang berlaku pada saat itu. Sejak periode berjalan, Perseroan
        melakukan penyesuaian klasifikasi pencatatan agar selaras dengan Pernyataan
        Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) serta bagan akun (Chart of Accounts/COA)
        yang digunakan sesuai dengan ketentuan Kementerian Komunikasi dan Digital
        Republik Indonesia, sehingga pos beban gaji dan bonus kini disajikan secara lebih
        terperinci dan terpisah.

   c.   Penjelasan atas perubahan signifikan pada pos “Lainnya” yang menurun
        dari Rp21.201.111.791 menjadi Rp11.880.011.520.
        Jawab :
        Terlampir rincian pos “lainnya”.

   d.   Langkah-langkah manajemen dalam mengendalikan Beban Pokok Pendapatan ke
        depan, khususnya terkait biaya tenaga kerja dan biaya operasional utama, guna
        menjaga efisiensi dan kepentingan pemegang saham.
        Jawab :
        Manajemen secara berkelanjutan melakukan pengendalian Beban Pokok Pendapatan
        melalui optimalisasi produktivitas tenaga kerja, evaluasi struktur biaya secara berkala,
        serta pengendalian biaya operasional utama. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk
        menjaga efisiensi operasional dan melindungi kepentingan pemegang saham.

22. Sehubungan dengan pos Pendapatan (Beban) Lainnya pada laporan laba rugi Perseroan
  per 30 September 2025 yang mencatat saldo pendapatan bersih sebesar Rp7.891.483.343,
  namun belum disertai penjelasan yang memadai dalam catatan atas laporan keuangan, agar
  dapat dijelaskan:
   a. Rincian komponen pendapatan (beban) lainnya, termasuk sumber transaksi,
       sifat transaksi (operasional atau non-operasional), serta nilai masing-masing
       komponen.
       Jawab :
       Terlampir rincian komponen tersebut.
   b. Penjelasan atas peningkatan signifikan pendapatan (beban) lainnya
       dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sebesar Rp1.836.228.112.
       Jawab                                                                           :
       Terlampir rincian komponen tersebut.
   c. Keterkaitan pendapatan (beban) lainnya dengan kegiatan usaha utama
       Perseroan
       Jawab :
       Pendapatan (beban) lainnya tersebut merupakan biaya dari Entitas Usaha yaitu CCX
       Platform Pte Ltd.
Page 17
                                           Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


   d.    Evaluasi manajemen atas keberlanjutan kontribusi pendapatan (beban) lainnya
         terhadap laba Perseroan.
         Jawab :
         Perseroan tidak melakukan evaluasi atas pendapatan (beban) lainnya tersebut.

23. Sehubungan dengan kondisi likuiditas Perseroan khususnya penurunan arus kas
   operasional, naiknya rasio Debt to Equity dan Debt to Asset, akumulasi rugi yang masih
   cukup tinggi, agar dapat dijelaskan:
   a. Kecukupan sumber pendanaan dan arus kas Perseroan dalam memenuhi
      kewajiban keuangan yang jatuh tempo.
      Jawab :
      Perseroan terus mengupayakan penagihan piutang usaha kepada pelanggan guna
      menjaga kecukupan arus kas dalam memenuhi kewajiban keuangan yang jatuh tempo.

  b. Langkah dan strategi manajemen ke depan dalam memperbaiki struktur
        permodalan
        Jawab :
        Dengan meningkatkan penjualan dan efisiensi sehingga dapat meningkatkan margin usaha.

   c. Langkah dan strategi meningkatkan kinerja keuangan, serta memastikan
        keberlanjutan usaha dan kepentingan pemegang saham.
        Jawab :
        Manajemen berfokus pada peningkatan penjualan serta penerapan efisiensi operasional
        untuk meningkatkan margin usaha dan memperkuat struktur permodalan Perseroan

24.Apakah ada rencana untuk melakukan aksi korporasi seperti rights issue/private
   placement atau mencari investor strategis untuk memperkuat struktur modal? Agar
   dijelaskan apakah Perseroan memiliki rencana aksi korporasi lainnya yang akan
   dilakukan selama 12 bulan mendatang?
  Jawab :
  Hingga saat ini, Perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi seperti
  rights issue, private placement, atau mencari investor strategis. Dengan demikian, tidak
  terdapat rencana aksi korporasi lainnya yang akan dilaksanakan dalam 12 bulan mendatang.

25. Apakah Perseroan memiliki perkara hukum (termasuk terkait perpajakan, somasi,
   gugatan, PKPU atau pailit) dari pihak ketiga, kreditur maupun supplier Perseroan?
   Jika ada, mohon disampaikan nomor perkara, pokok perkara, dan perkembangan
   atas perkara hukum tersebut.
   Jawab:
   Sudah dijelaskan pada jawaban no. 12 surat ini.
Page 18
                                      Lampiran Surat Nomor 1574/YH-JT/XII/2025


26. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
   harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan
   kepada publik.
   Jawab                                                                          :
   Tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat
   mempengaruhi harga Efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum
   diungkapkan kepada publik
Page 19
                              Maintenance Brikerbox                                                                                               Debit                   Credit
31 Jan 2024    Journal Voucher         JV0011/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Januari 2024                                            0.00         1,583,333.37               31 Jan 2025
29 Feb 2024    Journal Voucher         JV0040/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Februari 2024                                           0.00         1,583,333.37               28 Feb 2025
31 Mar 2024    Journal Voucher         JV0073/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Maret 2024                                              0.00         1,583,333.37               31 Mar 2025
30 Apr 2024    Journal Voucher         JV0097/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode April 2024                                              0.00         1,583,333.37               30 Apr 2025
31 May 2024    Journal Voucher         JV0116/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Mei 2024                                                0.00         1,583,333.37               31 May 2025
30 Jun 2024    Journal Voucher         JV0145/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Juni 2024                                               0.00         1,583,333.37               30 Jun 2025
31 Jul 2024    Journal Voucher         JV0167/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Juli 2024                                               0.00         1,583,333.37               31 Jul 2025
31 Aug 2024    Journal Voucher         JV0196/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Agustus 2024                                            0.00         1,583,333.37               31 Aug 2025
30 Sep 2024    Journal Voucher         JV0226/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode September 2024                                          0.00         1,583,333.37               30 Sep 2025
31 Oct 2024    Journal Voucher         JV0250/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Oktober 2024                                            0.00         1,583,333.37
30 Nov 2024    Journal Voucher         JV0275/24                 Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode November 2024                                           0.00         1,583,332.93
04 Dec 2024    Purchase Invoice        00000081/ITMN/XII/2024    (Infotech Media Nusantara.PT) Renewal Maintenance Level 2 Brikerbox SME AR3000           19,000,000.00                 0.00               31 Jan 2025
31 Dec 2024    Journal Voucher         JV0313/24                 Periode  : 20 Desember
                                                                 Beban Maintence         2024
                                                                                   Brikerbox  sd 19Periode
                                                                                             Deloite Desember  2025 2024
                                                                                                           Desember                                                0.00         1,583,332.93               28 Feb 2025
                                                                                                                                                          19,000,000.00        18,999,999.56               31 Mar 2025
                             Aplikasi Talenta Enterprise Pro                                                                                                                                               30 Apr 2025
31 Jan 2024    Journal Voucher          JV0014/24                Biaya Amortisasi Aplikasi Talenta Enterprise Pro Peirode Januari 2024                             0.00         3,780,000.00               31 May 2025
29 Feb 2024    Journal Voucher          JV0044/24                Biaya Amortisasi Aplikasi Talenta Enterprise Pro Peirode Februari 2024                            0.00         3,780,000.00               30 Jun 2025
31 Mar 2024    Journal Voucher          JV0058/24                Biaya Amortisasi Aplikasi Talenta Enterprise Pro Peirode Maret 2024                               0.00         3,780,000.00               31 Jul 2025
                                                                                                                                                                   0.00        11,340,000.00
                             License Invisirion Firewall S-100
31 Jan 2024    Journal Voucher         JV0015/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Desember 2023                                     0.00         1,002,414.28
29 Feb 2024    Journal Voucher         JV0045/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Februari 2024                                     0.00         1,002,414.28
31 Mar 2024    Journal Voucher         JV0059/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Maret 2024                                        0.00         1,002,414.28
30 Apr 2024    Journal Voucher         JV0088/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode April 2024                                        0.00         1,002,414.28
31 May 2024    Journal Voucher         JV0121/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Mei 2024                                          0.00         1,002,414.28
30 Jun 2024    Journal Voucher         JV0131/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Juni 2024                                         0.00         1,002,414.28
31 Jul 2024    Journal Voucher         JV0163/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Juli 2024                                         0.00         1,002,414.28
31 Aug 2024    Journal Voucher         JV0191/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Agustus 2024                                      0.00         1,002,414.28
30 Sep 2024    Journal Voucher         JV0215/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode September 2024                                    0.00         1,002,414.28
31 Oct 2024    Journal Voucher         JV0258/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Oktober 2024                                      0.00         1,002,414.28
30 Nov 2024    Journal Voucher         JV0283/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode November 2024                                     0.00         1,002,414.28
31 Dec 2024    Journal Voucher         JV0305/24                 Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Desember 2024                                     0.00         1,002,414.28
                                                                                                                                                                   0.00        12,028,971.36




Penjelasan :


Perseroan menjelaskan bahwa biaya lainnya berupa maintenance brikerbox, aplikasi talenta enterprise pro, dan license invisirion firewall S-100 merupakan biaya sewa untuk masa sewa 1 (satu) tahun dicatat sebagai biaya dibayar di muka dan
keuangan (balance sheet). Selanjutnya, biaya tersebut diamortisasi secara proporsional setiap bulan selama masa sewa, sehingga beban sewa diakui secara bertahap dalam laporan laba rugi sesuai dengan periode manfaatnya, sejalan denga
akuntansi yang berlaku.
Page 20
                            Maintenance Brikerbox                                                                               Debit            Credit
          Journal Voucher                  JV0010/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Januari 2025                  0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0028/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Februari 2025                 0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0062/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Maret 2025                    0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0087/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode April 2025                    0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0107/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Mei 2025                      0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0135/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Juni 2025                     0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0160/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Juli 2025                     0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0178/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode Agustus 2025                  0.00  1,583,333.33
          Journal Voucher                  JV0194/25            Beban Maintence Brikerbox Deloite Periode September 2025                0.00  1,583,333.33
                                                                                                                                        0.00 14,249,999.97
                            License Invisirion Firewall S-100
          Journal Voucher                    JV0014/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Januari 2025            0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0036/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Februari 2205           0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0059/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Maret 2025              0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0081/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode April 2025              0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0101/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Mei 2025                0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0129/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Juni 2025               0.00   1,002,414.28
          Journal Voucher                    JV0155/25          Biaya Amortisasi License Firewall S-100 Periode Juli 2025               0.00   1,002,411.91
                                                                                                                                        0.00   7,016,897.59




gai biaya dibayar di muka dan disajikan dalam laporan posisi
 e manfaatnya, sejalan dengan prinsip akrual dan standar
Page 21
Rincian Biaya dibayar dimuka lainnya
                                                        CCX
Maintenance Brikerbox                                     3.166.671
Prepay-S'pore Biz Federation                              2.537.861
Prepay-Secretarial Fee                                    1.293.764
Prepay-Staff Insurance                                    6.204.401
Prepay-Corporate Insurance                             378.592.350
Prepay-Genius Air con main@CBP                            1.122.391
Prepay-Rental Cluster                                   17.072.557
Prepay-ASME membership fee                              15.649.844
Prepay-Microsoft 365 Licence                              3.276.379
Prepay-Coolman Aircon@10-13                               5.820.190
Prepay- Public Liability and WICA                       16.124.124
Prepay-Zoom Video                                       56.585.566
Prepay-Transport &Parking Fee                             5.879.944
Prepay-VPN for connectcentresg                            1.765.458
Prepay-web hosting@group.com                            11.826.367
Prepay-Rental Henderson                                   2.145.710
Prepay-web hosting@connectcentre.sg                     94.416.412
Prepay-Million payroll support                              214.700
Prepay-LGA Telecom                                        8.795.083
Prepay-Sonicwall Cluster                                  7.070.108
Prepay - MPLC Umbrella Licence                          10.411.673
Prepay - AutoCount Software                               8.967.360
Prepay- Account Membership fee                            6.199.407
Prepay-Company Taxation                                   2.664.521
ASME Platinum Corporate Membership                     245.964.323
Domain Webcall.com.sg                                     1.234.268
Domain Webcall.sg                                           161.413
Secretarial Fee                                         24.776.824
Prepay - Hoiio Service Pte Ltd                       2.824.732.092
Prepay - Advance Purchase of shares Hoiio Service Pte3.900.820.508
                                                      Ltd
Prepay - Forti Token Cloud                              10.670.219
Prepay - HRS Hosting                                      4.742.420
Prepay - Air-condensers Licence - Ubi #03-01                129.338
Prepay - Rental - Ubi #03-01                           123.347.928
Prepay - Job Advertisement                                6.739.780
Prepay - Avira Prime (software)                         11.852.622
Prepay - Setup Fee                                   1.183.277.040
Prepay - Speed Exam                                       2.191.754
Prepay-GeBiz                                              2.214.776
Coolman Aircon Servicing                                  6.014.067
Business License                                            396.131
                                                     9.017.068.344
Page 22
Rincian Beban gaji pada Harga Pokok Pendapatan
                                                     CCX            JIA            JAST           JUMLAH
Beban Gaji Call Agents                           27.923.625.043           -              -      27.923.625.043
Overtime - Call Agents                                8.000.000           -              -           8.000.000
BPJS Expense - Call Agents                           28.279.639           -              -          28.279.639
Beban Gaji - CPB                                  2.423.152.503           -              -       2.423.152.503
Beban AWS/Bonus                                   2.129.107.624           -              -       2.129.107.624
Beban Tunjangan dan Komisi Karyawan               1.739.057.247           -              -       1.739.057.247
CPF - Employer                                    4.122.024.525           -              -       4.122.024.525
Staff Allowance                                     167.333.187           -              -         167.333.187
Biaya gaji karyawan                                         -     205.670.500            -         205.670.500
Biaya makan karyawan                                        -      38.990.000            -          38.990.000
Biaya THR                                                   -      27.056.000            -          27.056.000
Biaya Jamsostek                                             -      23.622.845            -          23.622.845
Biaya Komunikasi Karyawan                                   -       5.400.000            -           5.400.000
Biaya lembura karyawan                                      -      21.586.383            -          21.586.383
Biaya Tunjangan PPH 21                                      -      75.027.614            -          75.027.614
Beban Gaji Oakwood                                          -             -      335.392.382       335.392.382
Beban THR Oakwood                                           -             -       56.210.000        56.210.000
                                                                                                39.329.535.492

Rincian pendapatan (beban) Lainnya
                                                 CCX Pte LTD        JAST          JUMLAH
Pendapatan Divident                               3.578.594.704                 3.578.594.704
CPF Employment Credit                                34.915.347                    34.915.347
Employment Credit                                   210.148.070                   210.148.070
Childcare/Maternity Leave                           616.204.396                   616.204.396
Other Income                                      1.018.784.386                 1.018.784.386
Wage Credit Scheme                                2.430.663.736                 2.430.663.736
Selisih Kurs Terealisasi - SGD                                      2.117.532       2.117.532
Selisih Pembulatan                                                     55.172          55.172
                                                                                7.891.483.343

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.76 MB
Published23 Dec 2025
Pages22
Characters62,499
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Jasnita Telekomindo Tbk. p.1 ×5
linked person Kennard Jr S Kurnia p.15
linked org Media Nusantara. p.19
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible person Yentoro · Direktur Utama p.1
possible person Siti Rahmawati · Komisaris p.4
unresolved org Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah p.2
unresolved org Heliantono & Rekan p.3
unresolved org PT Karta Indonesia Global p.3 ×2
unresolved person Karina Leoni p.4 ×2
unresolved org PT Nesia Memegang Dunia p.4
unresolved org PT Viaeight Indonesia p.4
unresolved person Lo Hendrawan Wijaya · Direktur p.4
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia p.6 ×4
unresolved org PT Internux p.7 ×2
unresolved org Arbitrase Nasional Indonesia p.8
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. p.8
unresolved org Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun p.8
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.9
unresolved org Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika p.9
unresolved org Starhub Cable Vision Ltd p.10 ×3
unresolved org Hoioo Pte Ltd p.11 ×4
unresolved org Singapura. Kepemilikan Hoiio Service Pte Ltd p.11
unresolved org CCX Platform Pte Ltd p.11 ×2
unresolved org Hoiio Pte. Ltd. p.11
unresolved org Bulan Indonesia Tbk p.12
unresolved org Bulan Central Asia Tbk p.12
unresolved org PT Esa Kreasi Negeri p.13 ×2
unresolved org PT Infomedia Nusantara p.13
unresolved org PT Intelix Global Crossing p.13 ×2
unresolved org PT Supra Primatama Nusantara. Jawab p.13
unresolved org PT Supra Primatama Nusantara p.13
unresolved org Connect Centre Pte Ltd p.14
unresolved org Pte Ltd p.15
unresolved org Hoiio Service Pte Ltd p.21
unresolved org CCX Pte LTD p.22

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result