Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 10
Page 1
PAPARAN PUBLIK PT DELTA DJAKARTA Tbk.
BEKASI - 18 DESEMBER 2025
Pada tanggal 18 Desember 2025 PT Delta Djakarta Tbk telah melaksanakan paparan publik
atas kinerja perusahaan sampai dengan kuartal III 2025 melalui Webinar Zoom, mulai pukul
15:00 WIB sampai dengan 16:00 WIB.
Dengan pembicara :
• Joe Perucho sebagai Direktur Keuangan dan Corporate Secretary
• Ronny Titiheruw sebagai Direktur Penjualan
• Afrijanto sebagai Assisten Corporate Secretary (Moderator)
Acara dibagi dengan 2 sesi :
• Sesi Paparan
• Sesi Tanya Jawab
Paparan publik menjelaskan hal-hal sebagai berikut:
Sekilas Tentang Perusahaan (disampaikan oleh Bapak Ronny Titiheruw)
PT Delta Djakarta Tbk adalah Perusahaan yang bergerak di bidang industri minuman
beralkohol hasil fermentasi Malt, dengan Visi “Menjadi nomor Satu di Pasar Minuman
berbasis Malt di Indonesia”. Perusahaan berlokasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Delta saat ini adalah :
Komisaris Utama : Bapak DR Roy Tumpal Pakpahan, SH, MSI
Komisaris : Bapak Carlos Antonio M. Berba
Bapak Katsuhisa Nose
Komisaris Independen : Bapak Reynato S. Puno
Bapak Samuel Nitisaputra
Direktur Utama : Bapak Webster A Gonzales
Direktur : Bapak Ma. Joe C.Perucho
Bapak Brian Raymund R Hernandez
Bapak Josemar B Climaco
Bapak Ronny Titiheruw
PT Delta saat ini memproduksi 10 Jenis Produk dan melakukan kegiatan usaha pemasaran
dan penjualan di dalam negeri dan pasar internasional.
Kami memiliki 52 Distributor dari Sumatera Utara sampai Papua dan Export ke negara-
Taiwan, Thailand dan Vietnam dengan jumlah karyawan sebanyak 364 karyawan tetap dan
lebih dari 200 karyawan out-sourcing.
Sebagai Perusahaan Terbuka, saat ini Pemegang Saham PT Delta Djakarta Tbk adalah San
Miguel Malaysia (L) Pte,Ltd (Group San Miguel Corporation) sebagai pemegang saham
Mayoritas dan Pengendali dengan 58,33%, lalu Pemerintah DKI Jakarta dengan kepemilikan
26,25% dan Masyarakat atau Public sebesar 15,42%. Nilai kapitalisasi pasar PT Delta pada
akhir Q3-2025 adalah sebesar Rp 1,597 Triliun.
Page 2
Tonggak Sejarah Perusahaan PT Delta memulai perjalanan Bisnis sebagai perusahaan Jerman bernama ‘NV Archipel Browerij Compagnie” di Batavia (Jakarta) pada tahun 1932. Kemudian pada masa penjajahan sempat beralih ke Perusahaan Belanda dan Jepang. Namun pada tahun 1957 Perusahaan di Nasionalisasikan oleh Pemerintah Indonesia menjadi PN Budjana Tirta dan Tahun 1964 diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta. Pada tahun 1971, Perusahaan mengubah nama menjadi PT Delta Djakarta hingga pada akhirnya menjadi perusahaan terbuka dan mencatatkan sahamnya di BEJ dan BES pada tahun 1984, sehingga menjadi PT Delta Djakarta Tbk. Pada tahun 1993, Perusahaan menjadi bagian dari San Miguel Group sebagai pemegang saham mayoritas dan pengendali, dan menjalin kerjasama lisensi pada tahun 1996. Pada tahun 1997 PT Delta Djakarta Tbk memindahkan Kantor Pusat dan Pabrik dari Jakarta Utara ke lokasi saat ini di Bekasi. Pada tahun 2025 ini Perusahaan merayakan ulang tahun yang ke 93 tahun. Produk Unggulan Kami Berikut adalah 10 Produk Unggulan kami, yang terbagi menjadi Local Pilsner (Anker Bir & Kuda Putih), Premium Pilsner (San Miguel & Carlsberg), Light Beer (San Mig Light), Stout Beer (Anker Stout), Flavoured Beer (Anker Lychee & Pinneaple), Dark Larger (San Miguel Cerveza Blanca) dan Wheat Beer (San Miguel Cerveza Blanca) Tonggak Sejarah Merek Pada awal berdirinya pada tahun 1932, Perusahaan memproduksi salah satu merek bir pertama di Indonesia yaitu “Anker Bir” kemudian dengan perjanjian lisensi pada tahun 1984 diluncurkan Bir Internasional “Carlsberg”. Tahun 1987 kami meluncurkan Bir Hitam “Anker Stout”. Setelah menjadi bagian dari San Miguel Group pada tahun 1996 diperkenalkan “San Miguel Pale Pilsen”, dilanjutkan “San Mig Light” tahun 2005 dan “San Miguel Cerveza Negra” tahun 2015. Pada tahun 2004 kami mengeluarkan Bir lokal “Kuda Putih” dan “Anker Lyhee” tahun 2018 sebagai flavored bir pertama kami. Tahun 2023 PT Delta mengeluarkan 2 jenis bir baru sekaligus ,yaitu “Anker Pinneaple” sebagai bir bercitarasa kedua dan Wheat Beer “San Miguel Cerveza Blanca”. Penghargaan PT Delta selalu mengutamakan menghasilkan kualitas tinggi untuk semua jenis produknya. Monde Selection Quality Award yang berbasis di Brussel – Belgia telah memberikan banyak penghargaan sebagai pengakuan atas kualitas produk PT Delta yang berkelas dunia. Sejak tahun 1995 sampai dengan akhir tahun 2024, PT Delta telah meraih sebanyak 67 Medali termasuk 30 medali emas dan dua penghargaan khusus “International High Quality Trophy” dan “Crystal Prestige Trophy” karena berhasil meraih penghargaan selama 10 tahun berturut-turut. Penghargaan Tahun 2025 Tahun 2025 ini kembali PT Delta meraih penghargaan “The Pinnacle of Quality” berupa “The Monde Selection Prestige Trophy” sebagai pengakuan terhadap Perusahaan yang telah 25 tahun memenangkan penghargaan kualitas terbaik. Atas produk baru kami Wheat Beer “San Miguel Cerveza Blanca” langsung mendapatkan Gold Medal.
Page 3
Paparan Kinerja PT Delta Djakarta Tbk sd Quartal III-2025 (disampaikan oleh Bapak Joe
Perucho)
Kinerja Keuangan PT Delta pada Quartal 3 – 2025 sesuai laporan yang telah kami sampaikan
kepada Bursa Efek Indonesia dan kami publikasikan pada website Perusahaan, mencatatkan
progress peningkatan yang cukup baik.
Pada Quartal 3 – 2025, Perusahaan mencatatkan Penjualan Bersih, Laba Kotor, Laba Usaha
dan Laba Bersih Setelah Pajak yang lebih tinggi dibandingkan pencapaian pada
Quartal 1 dan Quartal 2. Penjualan Bersih pada Q3 sebesar Rp 173,6 Milyar lebih tinggi
dibandingkan Q1 sebesar Rp 156,2 Milyar dan Q2 Rp 154,4 Milyar.
Laba Usaha juga meningkat dari Q1 Rp 34,0 Milyar, Q2 Rp 36,2 Milyar naik signifikan pada
Quartal 3- 2025 sebesar Rp 43,6 Milyar. Sejalan dengan kenaikan Laba Usaha, Laba Bersih
Setelah Pajak juga meningkat pada Quartal 3 sebesar Rp 34,43 Milyar lebih tinggi
dibandingkan Quartal 1 Rp 33,0 Milyar dan Rp 34,0 Milyar pada Quartal 2.
Dibandingkan dengan tahun lalu 2024, pencapaian sampai dengan akhir Quartal 3 -2025 PT
Delta mencatatkan Penjualan Bersih, Laba Kotor dan Laba Usaha yang lebih tinggi.
Penjualan Bersih meningkat 0,3% dari Rp 482,7Milyar tahun 2024 menjadi Rp 484,2Milyar
pada tahun 2025 ini. Laba Usaha mencatatkan laba sebesar Rp 113,7 Milyar lebih besar
4,6% atau Rp 5,0 Milyar dari Rp 108,7 Milyar tahun lalu. Laba Bersih Setelah Pajak tercatat
sebesar Rp 101.3 Milyar.
Pada tahun 2025 ini PT Delta juga melaksanakan berbagai program Pemasaran dan
Penjualan seperti Sobat Anker Local Fest, Anker Sound On, Anker Stout Thematic Music
Event, Consumer Promo Merchandise Anker Flavor, San Miguel International Beer Day
event, San Miguel Beer Pairing, San Miguel Swing Golf, San Miguel Negra and Blanca Crazy
Burger Festival, dan masih banyak yang lainnya.
Kami yakin hasil yang akan dicapai Perusahaan sampai dengan akhir tahun 2025 ini akan
melampaui pencapaian tahun 2024.
Paparan Laporan Keberlanjutan PT Delta Djakarta Tbk
Keberlanjutan selalu menjadi bagian integral dari kegiatan usaha PT Delta, bukan hanya
sebagai kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, namun pedoman moral yang memandu
praktik bisnis Perusahaan, sesuai dengan Pernyataan Misi Keempat yaitu :
“Peduli kepada Masyarakat sekitar dan lingkungan perusahaan”.
Keberlanjutan mencakup 3 (tiga) Aspek Utama, yaitu : Enviromental, Social dan Governance
Aspek Lingkungan, PT Delta mempunyai program utama :
• Menerapkan produksi bersih, secara konsisten dan terus menerusmenerapkan manaj
emen lingkungan, seperti penggunaan sumberdaya yang efisien untuk mengurangi
dampak dari operasional Perseroan terhadap lingkungan
• Mendukung komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan Zero Emission
pada tahun 2060
• Tahun 2024 membangun rumah kaca sebagai tempat budi daya tanaman buah.
• Inovasi mengubah lumpur dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan daun
kering menjadi pupuk.
Page 4
• Memanfaatkan air hujan yang ditampung untuk mengisi kembali air tanah melalui
metode sumur dalam.
• Mengganti forklift berbahan bakar diesel dengan unit bertenaga listrik untuk
mengurangi emisi.
• Menggunakan Gas Alam Cair (LNG) untuk bahan bakar boiler sebagai pengganti
bahan bakar minyak berat (bunker fuel).
• Sedang berlangsung konversi lampu jalan di area pabrik menjadi lampu bertenaga
surya.
• Memisahkan limbah organik (seperti ampas biji-bijian, ampas ragi, dan sebagainya)
untuk pakan ternak; sedangkan limbah padat lainnya (seperti karton, pecahan kaca,
dan kaleng) didaur ulang oleh pihak ketiga.
• Inisiative Reused program pengembalian botol beling, dimana botol bir bekas
dikumpulkan oleh distributor dan pengepul untuk disortir, dicuci, disterilkan, dan
digunakan kembali hingga beberapa kali. Botol yang tidak dapat digunakan kembali
dihancurkan dan dijual kepada pabrik gelas untuk didaur ulang
• PT Delta juga telah mendapatkan Sertifikasi ISO 14000:2015 mengenai Environtment
Management System dan Piagam Peringkat Blue Rating dari Program for Pollution
Control, Evaluation and Rating yang di anugerahkan oleh Kementrian Lingkungan
Hidup dan kehutanan
Aspek Sosial, PT Delta mempunyai program utama :
• Berkontribusi secara aktif dan berperan dalam kesejahteraan masyarakatmelalui inisi
atif pengembangan masyarakat dibidang pendidikan,kesehatan, dan bantuan sosial.
• Menghormati hak-hak karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan
sehat, meningkatkan kesejahteraan karywan, serta memelihara hubungan industrial
yang harmonis sesuai peraturan ketenagakerjaaan
Dalam Aspek Sosial ini kami fokus pada kegiatan Corporate Social Responsibility, Manpower
dan Product Safety.
Corporate Social Responsibility Aspect
Program Bantuan Sosial:
• Pada bulan Ramadhan membagikan paket sembako kepada masyarakat dan zakat
untuk anak yatim piatu di sekitar pabrik, serta menyumbangkan daging hewan kurban
pada hari Raya Idul Adha.
• Berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan rutin saluran irigasi di Kelurahan
Setiadarma dan Jatimulya.
• Melaksanakan San Miguel’s #CheersForChange sustainability program yang
dilakukan pada bulan November kemarin di Bali, dan merupakan Aksi Sosial nyata
Perusahaan dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Dampak & Manfaat :
• Mengurangi limbah aluminium dan plastik, mendukung sungai yang lebih bersih
• Memberikan penghargaan nyata kepada konsumen
Page 5
• Mendidik dan menginspirasi masyarakat tentang konversi limbah menjadi nilai
tambah
• Memperkuat posisi San Miguel sebagai merek yang berorientasi pada tujuan
Dampak Keberlanjutan
• Mendorong perilaku daur ulang, berkontribusi pada pembersihan sungai,
mengajak konsumen melakukan tindakan kecil yang terdampak serta memperkuat
komitmen Perusahaan terhadap lingkungan.
Program Bantuan Kesehatan:
• Mendukung program kesehatan pemerintah bekerjasama dengan Kabupaten Bekasi
dalam mencegah stunting dengan memberikan susu dan telur kepada masyarakat
sekitar pabrik.
• Melaksanakan Donor Darah setiap tiga bulan sekali bekerjasama dengan PMI Bekasi.
• Melaksanakan pengobatan masal dan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembinaan
Posyandu.
Manpower Aspect
• Melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan dan penyuluhan kesehatan bagi
karyawan.
• Memberikan tunjangan perawatan dan manfaat rumah sakit bagi karyawan dan
anggota keluarga.
• Memberikan program pensiun Manfaat Pasti bagi semua karyawan tetap.
• Melaksanakan kegiatan yang melibatkan karyawan seperti team building,
penghargaan masa kerja, kompetisi olahraga.
• Memberikan pelatihan kepada karyawan seperti electrical safety, first aid, serta
pengendalian pencemaran air guna mematuhi peraturan pemerintah.
• Kesetaraan di tempat kerja dan non diskriminasi serta berkomitmen melarang praktik
memperkerjakan karyawan dibawah umur 18 tahun dan kerja paksa.
• Memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas sesuai dengan Undang-
Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Saat ini terdapat 1
orang penyandang disabilitas.
Product Safety Aspect
Kualitas dan Keamanan Pangan
• Memiliki Sistem Manajamen Kualitas dan Keamanan Pangan berdasarkan ISO
9001:2015 dan ISO 22000:2018
Tanggung Jawab Terhadap Konsumen
• Label peringatan bagi wanita hamil
• Label batas usia legal mengkonsumsi minuman beralkohol 21+
• Label peringatan jangan minum saat mengemudi
Aspek Tata Kelola, PT Delta mempunyai program utama :
• Mengikuti prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi,
dan keadilan.
• Berkomitmen untuk terus berkembang dan mengadopsi Tata Kelola terbaik.
Dewan Komisaris dan Direksi terusmelakukan tinjauan dan mengambil langkah mem
perkuat kebijakan dan prosedur Perusahaan demi kepentingan
Perusahaan, Pemegang Saham, dan Stakeholder lainnya.
Page 6
Transparansi dan Akuntabilitas:
• Menjaga sistem pelaporan keuangan yang jelas dan mudah diakses oleh para
pemegang saham serta publik, sesuai dengan ketentuan OJK.
• Menerbitkan Laporan Keuangan Tahunan (Audited), Laporan Keuangan Interim
(Unaudited), dan Laporan Tahunan.
• Memiliki dan mengelola situs web perusahaan.
Kepatuhan terhadap Regulasi:
• Memastikan bahwa Anggaran Dasar dan praktik tata kelola Perusahaan selaras
dengan peraturan yang berlaku.
• Menyelenggarakan rapat-rapat yang diwajibkan, termasuk Rapat Direksi (BOD), Rapat
Dewan Komisaris (BOC), dan Rapat Komite Audit.
• Menerbitkan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report).
• Kepatuhan terhadap peraturan Pajak dan Cukai.
Hak Pemegang Saham:
• Menjamin hak-hak para pemegang saham dengan memastikan bahwa kepentingan
mereka dilindungi dalam pengambilan keputusan bisnis sesuai dengan ketentuan OJK.
• Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan
Publik (Public Expose).
• Pembagian dividen ditetapkan oleh para pemegang saham dalam RUPS.
Page 7
Ringkasan Pertanyaan & Jawaban
1. Nama Wartawan : Poltak Sahala
Dari Media : Media Aspirasi Publik
Pertanyaan :
1. Disampaikan Penjualan tahun ini lebih baik dari tahun lalu. Apakah penjualan
tahun ini sudah lebih baik dibandingkan tahun pra-covid19 ? Jika sudah berapa %
kenaikannya ? Jika belum, kapan target itu akan tercapai serta bagaimana strategi
Perusahaan untuk itu ? Apa ada rencana peluncuran produk minuman baru ?
2. Berapa Besar penjualan export perusahaan di tahun 2025 ini ? berapa persen dari
total penjualan ?
Jawaban :
1. Sampai dengan saat ini, penjualan kami memang belum bisa mencapai penjualan
pada saat kondisi sebelum Covid 19, walaupun pertumbuhan ekonomi nasional
saat ini sudah sebanding atau mungkin sedikit lebih rendah dibandingkan dengan
periode sebelum 2024. Namun, kalau kita lihat daya beli masyarakat, terutama
yang segmen menengah ke bawah atau konsumen minuman beralkohol
khususnya di tradisional segmen di berbagai daerah belum cukup pulih. Kami
optimis dan akan terus berusaha dapat segera kembali pada kondisi pra-Covid
dengan melakukan program-program pemasaran dan penjualan dengan lebih
agresif.
2. Penjualan Ekspor kami sampai dengan kuartal III – 2025 mencapai Rp 1,94 miliar,
naik sebesar 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun memang
penjualan ekspor ini masih kecil dari total penjualan, perusahaan yang memang
masih fokus ke pasar domestik.
2. Nama Wartawan : Hadi
Dari Media : Investor Publik
Pertanyaan :
1. Berapa CAPEX PT. Delta tahun 2025 dan berapa besar realisasi sampai dengan
saat ini?
2. Berapa biaya yang dikeluarkan Perusahaan untuk kegiatan tanggung jawab sosial
dan lingkungan pada tahun 2025 ini?
Jawaban :
1. CAPEX untuk tahun 2025, adalah sebesar Rp 63,9 miliar dan realisasi sampai
dengan kuartal III 2025 sebesar Rp 20,3 miliar atau 32%. Diperkirakan sampai
dengan akhir tahun akan mencapai realisasi 70-75%, terutama untuk operation
improvement dan replacement perangkat mesin pabrik dan IT related.
2. Biaya yang telah dikeluarkan oleh PT Delta sampai dengan kuartal III - 2025 untuk
corporate sosial responsibility dan lingkungan kepada pihak ketiga adalah sebesar
Rp 251 juta.
Page 8
3. Nama Wartawan : Rashif Usman
Dari Media : Media Kontan
Pertanyaan :
1. Bagaimana perseroan memandang industri minuman alkohol di tahun 2026?
Berapa nilai target pendapatan dan laba yang diincar perseroan untuk tahun 2026?
2. Apa strateginya untuk mengejar target pertumbuhan kinerja di tahun 2026
mendatang?
Jawaban :
1. Outlook industri sedikit lebih baik di tahun 2025. Banyak faktor mempengaruhinya,
seperti misalnya kondisi ekonomi masyarakat, kemudian faktor-faktor seperti
regulasi, jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia baik domestik maupun
wisatawan asing. Itu adalah faktor yang mempengaruhi pasar bir secara
keseluruhan. Untuk target pendapatan dan laba yang diincar oleh perseroan untuk
2026 yang dapat kami sampaikan adalah kami berusaha untuk mengejar target
pendapatan dan laba itu lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
2. Untuk strategi untuk mengejar target pertumbuhan di tahun 2026 ini seperti yang
saya sampaikan tadi, kami akan melakukan banyak ekspansi di area-area yang
belum kami garap secara maksimal dengan cara menambah jumlah distributor di
seluruh Indonesia. Kemudian kami juga akan fokus ke memaksimalkan portofolio
merek kami. PT Delta mempunyai 10 merek yang mencakup semua segmen
peminum bir di masyarakat dari segmen premium, segmen mainstream, segmen
ekonomis, segmen bir hitam, segmen bir dengan rasa manis, segmen bir dengan
rasa wheatbeer, dan sebagainya. Jadi, kami yakin strategi itu akan membantu
meningkatkan kinerja penjualan di tahun 2026. Kemudian yang pas-pastinya juga
menjaga terus operasional efisiensi kami menjaga cost kami supaya tetap dalam
level yang efektif dan efisien.
4. Nama Wartawan : Ahmad Fauzi
Dari Media : Investor publik
Pertanyaan :
1. Volume bir dan revenue DLTA terlihat relatif stagnan dalam beberapa tahun
terakhir, sementara margin masih kuat. Apa faktor utama yang menahan
pertumbuhan volume (channel mix, regulasi, distribusi, atau daya beli), dan
langkah konkret apa yang dilakukan untuk menjaga margin jika volume belum
pulih?
2. Pasar bir domestik sangat terbatas oleh regulasi dan sosial. Seberapa serius
manajemen melihat peluang diversifikasi (misalnya low-alcohol, non-alcoholic
beer, atau produk minuman lain), dan apa kriteria ROI yang digunakan sebelum
masuk ke segmen baru tersebut?
3. DLTA telah menahan kas dalam jumlah sangat besar selama bertahun-tahun,
sementara pertumbuhan operasional relatif terbatas. Apakah manajemen melihat
kas tersebut sebagai “strategic optionality” atau sebenarnya mencerminkan
keterbatasan peluang investasi? Jika peluang memang terbatas, mengapa kas
tidak dikembalikan secara lebih agresif kepada pemegang saham (special dividend
/ buyback)?
Page 9
Jawaban:
1. Faktor regulasi masih dominan sekali, karena regulasi itu banyak sekali baik dilevel
pusat maupun di level daerah dan sering kali masih tetap mempengaruhi distribusi,
konsumsi dan penjualan minuman bir, faktor daya beli juga mempengaruhi
terutama untuk segmen segmen menengah ke bawah dimana segmen itu
merupakan masih berkontribusi cukup besar untuk pasar bir Indonesia.
Channel mix juga benar bisa dilihat sekarang bahwa Channel yang anda itu
semuanya tertekan dengan daya beli yang terbatas bahkan channel modern
seperti misalnya hotel, restoran, cafe juga mengalami kontraksi yang cukup
signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dan langkah konkrit
yang dapat kami melakukan segala aktivitas kami adalah tentu dengan menjaga
operasional efisiensi, struktur biaya, kemudian program-program yang kami
jalankan dengan penekanan efisiensi untuk mencapai hasil yang lebih maksimal.
2. Memang pasar bir domestik itu terbatas, tapi untuk PT Delta sendiri, kami masih
melihat peluang yang sangat besar, sehingga kami belum ada rencana untuk
masuk ke kategori lain misalkan no alkohol atau zero alkohol. Kami masih ingin
fokus untuk mengembangkan volume penjualan kami di pasar bir yang ada, bisa
dilihat juga konsumsi bir per kapita di Indonesia masih sangat sedikit dibandingkan
dengan negara seperti bahkan negara Malaysia yang konsumsi perkapitanya jauh
diatas Indonesia. Sehingga kami masih akan fokus untuk menggarap domestik
Indonesia dan belum ada rencana untuk masuk ke kategori lain.
3. Untuk dividen, perusahaan memberikan dividen dengan mempertimbangkan
kondisi keuangan dan pendapatan, serta rencana bisnis pendanaan untuk
investasi baru, kecukupan cadangan dana dan kebutuhan modal kerja untuk tahun
ke depannya. Dalam 8 tahun terakhir, perusahaan selalu memberikan dividen
kepada pemegang saham dengan payout rasio yang cukup agresif antara 97%
sampai 162% ini.
5. Nama Wartawan : Daniel
Dari Media : Investor
Pertanyaan :
1. PT Delta Djakarta sangat bergantung pada merek Anker di tengah naiknya cukai
dan perubahan selera konsumen, strategi konkret apa untuk menjaga pangsa
pasar dan mengembangkan produk premium atau baru?
2. Bahan baku utama seperti barley diimpor, sehingga harga sangat terpengaruh nilai
tukar rupiah. Langkah apa yang diambil untuk menghemat biaya dan melindungi
perusahaan dari fluktuasi kurs mata uang?
Jawaban:
1. Fokus untuk portofolio merek kami, bisa dibilang kami punya yang banyak merk,
bukan hanya anker bir saja. Kami punya merek-merek lain yang bisa kami
kembangkan untuk mengisi segmen-segmen yang ada.
Jadi, jika 1 segmen sudah jenuh, kami bisa melakukan fokus ke segmen yang lain
untuk terus meningkatkan volume atau penjualan kami, sehingga peluang masih
besar perusahaan juga tepat. Selain itu kami juga mempunyai strategi seperti
memberikan consumer promo yang agresif ke masyarakat untuk menjaga pangsa
pasar.
Situasi daya beli yang masih belum menentu ini, kami memberikan partisipasi yang
memberikan nilai tambah atau value lebih ke pelanggan retail kami, dan juga ke
Page 10
konsumen top kami. Kami berikan program-program hadiah langsung atau hadiah
dengan kondisi kami berikan ke peminum kami contohnya seperti bucket promo,
happy hour promo di segmen-segmen hotel, restoran dan kafe. Di Segmen
Traditional kami berikan hadiah supaya masyarakat terus mendapatkan insentif
dalam mengkonsumsi merek kami, sehingga ini dapat kami yakini dapat menjaga
pasar kami di tengah situasi yang memang masih sulit untuk industri minuman
beralkohol ini.
2. Untuk bahan Baku utama yang diimpor itu masih sedikit dibanding total costnya,
jadi itu kami forex risknya untuk kami masih kecil. Jadi, gak perlu hedging. Terus
juga untuk strategi material itu, kebanyakan diimpor. PT Delta itu menleverage
kekuatannya kepada pemegang saham mayoritas yaitu San Miguel, Nomor 1 di
Filipina berarti pembeliannya cukup besar, PT Delta itu ikuti alur mereka supaya
leverage dengan costnya, dan itu kami lakukan supaya yang cost untuk material
yang import, itu kami bisa kontrol.
6. Nama Wartawan : Gerdyan Hidayat Susanto
Dari Media : PT Tuntun Sekuritas Indonesia
Pertanyaan :
1. Seberapa banyak penurunan volume produksi pada tahun 2024? kompetitor siapa
yang paling berpengaruh terhadap pangsa pasar DLTA? Bagaimana strategi DLTA
dalam menjaga market share?
Jawaban:
1. Kalau saya gak salah juga industri di tahun 2024 juga mengalami kontraksi yang
ada dibanding 2023, tapi kalau saya tidak salah, itu masih di kisaran sekitar 1 digit
secara persentase, ya, jadi turun. Cuma memang tidak terlalu dalam turunnya.
Strategi ini seperti yang saya sampaikan tadi, kami akan terus menjaga atau
meningkatkan pangsa pasar kami dengan menambah jumlah distributor,
mengadakan ekspansi yang signifikan ke daerah-daerah yang masih belum kami
maksimalkan seperti misalnya daerah-daerah turis di Indonesia timur atau di
kepulauan NTT, NTB, dan sebagainya, dan juga menjaga operasional efisiensi
kami. Jadi saya rasa dengan meningkatkan fokus ke brand fotofolio kami dengan
ke-4 strategi itu, kami yakin kami bisa mengembalikan dan menjaga pertumbuhan
bisnis kami. Terima kasih.
Terima kasih. Selesai
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Joe Perucho
· Direktur Keuangan
p.1
unresolved
—
Moderator
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT Delta
p.1 ×23
unresolved
person
DR Roy Tumpal Pakpahan
p.1
unresolved
person
Carlos Antonio M. Berba Bapak Katsuhisa Nose
p.1
unresolved
person
Reynato S. Puno Bapak Samuel Nitisaputra
p.1
unresolved
person
Webster A Gonzales
p.1
unresolved
person
Ma. Joe C.
p.1
unresolved
person
Brian Raymund R Hernandez Bapak Josemar B
p.1
unresolved
person
Ronny Titiheruw PT Delta
· Direktur
p.1 ×2
unresolved
org
Group San Miguel Corporation
p.1
unresolved
—
BOC
· Komisaris
p.6
unresolved
org
PT Tuntun Sekuritas Indonesia Pertanyaan
p.10
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.