Back to announcement
20260731_ABMM_Laporan Informasi dan Fakta Material_32116907_lamp1.pdf
Other Text extracted ABMMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
PT ABM Investama Tbk 1H 2026
Peningkatan Produksi Tambang Batu Bara Mendorong Profitabilitas Ekosistem
Bisnis
Jakarta, 31 Juli 2026 – Sepanjang semester pertama tahun 2026 (1H26), Perseroan mempercepat
produksi dari operasi tambang di Aceh untuk memanfaatkan membaiknya kondisi pasar batu bara,
sebagaimana tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian PT ABM Investama Tbk (“Perseroan”)
untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Periode tersebut juga diwarnai oleh tingginya harga bahan bakar yang dipicu oleh ketegangan
geopolitik yang masih berlangsung. Namun demikian, kondisi tersebut turut mendorong kenaikan
harga jual batu bara yang mendukung strategi peningkatan produksi Perseroan pada kuartal kedua
tahun 2026 (2Q26).
Perseroan juga terus menerapkan pengelolaan biaya yang disiplin sehingga mampu menangkap
peluang dari kondisi pasar batu bara yang kondusif. Selain itu, stabilisasi kinerja bisnis jasa kontraktor
pertambangan turut memberikan kontribusi melalui perbaikan berbagai indikator operasional.
Sebagai hasilnya, Perseroan membukukan kinerja keuangan dan operasional yang tetap solid,
mencerminkan ketangguhan ekosistem bisnis Perseroan di tengah dinamika kondisi pasar.
Pada lini bisnis logistik, anak usaha Perseroan berhasil memperoleh kontrak jasa logistik jangka
panjang dari salah satu pelanggan utama (A-list customer), yang memberikan dukungan kuat terhadap
keberlanjutan operasional Perseroan di masa mendatang.
Memasuki paruh kedua tahun 2026, Perseroan memperkirakan momentum peningkatan produksi dari
operasi di Aceh akan terus berlanjut. Perseroan juga tengah melanjutkan proses perizinan untuk aset
tambang batu bara baru di Kalimantan Tengah yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026.
Ke depan, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat memperluas basis produksi Perseroan dan
menjadi pendorong utama dalam memperkuat rantai nilai pertambangan terintegrasi Perseroan,
sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan dalam jangka panjang.
---
Kinerja Tetap Tangguh di Tengah Tantangan Industri
• Perseroan membukukan pendapatan konsolidasian yang relatif stabil sebesar US$506,2 juta
pada 1H26 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adjusted EBITDA (LTM)
mencapai US$346,9 juta, meningkat 6,4% YoY, sementara Laba Bersih mencapai US$39,9
juta, tumbuh 41,9% YoY, didorong oleh peningkatan volume penjualan batu bara serta
stabilisasi bisnis kontraktor pertambangan.
• Volume coal getting meningkat 14,2% YoY menjadi 17,9 juta ton pada 1H26, terutama
didorong oleh peningkatan produksi pada salah satu lokasi operasi di Kalimantan Selatan.
(1) Formula perhitungan Adjusted EBITDA adalah = Laba Bruto – Beban Penjualan, Umum, & Administrasi + Depresiasi dan Amortisasi +
Bagian Atas Laba Entitas Asosiasi
(2) Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
(3) Formula perhitungan on time delivery adalah = (jumlah pengiriman lebih awal + jumlah pengiriman tepat waktu)/ jumlah total
pengiriman
(4) Formula perhitungan on time In-full adalah = Jumlah pengiriman barang secara tepat waktu dan lengkap/jumlah total pengiriman
barang
Page 2
Sementara itu, volume overburden removal menurun 12,6% YoY menjadi 98,0 juta bcm pada
1H26.
• Peningkatan volume penjualan batu bara secara tahunan, yang didorong oleh ramp-up
produksi di lokasi tambang Aceh selama 2Q26, memberikan kontribusi positif terhadap
profitabilitas Perseroan.
• Bisnis perdagangan bahan bakar mencatat volume penjualan sebesar 141,9 juta liter
pada 1H26.
• Bisnis logistik mempertahankan kinerja yang solid dengan tingkat on-time delivery
sebesar 95,6%.
• Bisnis jasa dan fabrikasi juga mencatat kinerja yang stabil dengan tingkat on-time in-full
delivery sebesar 84,7%.
---
Mengoptimalkan Momentum untuk Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Selama 2Q26, operasi pertambangan batu bara Perseroan di Aceh terus mengalami peningkatan
produksi yang menghasilkan kenaikan volume penjualan secara kuartalan, sehingga berkontribusi
terhadap peningkatan profitabilitas di berbagai unit usaha dalam rantai nilai pertambangan. Kinerja ini
mencerminkan kekuatan ekosistem bisnis terintegrasi Perseroan serta efektivitas sinergi antar lini
usaha.
Peningkatan produksi yang diiringi dengan optimalisasi sinergi operasional menghasilkan kenaikan
profitabilitas konsolidasian Perseroan. Selain itu, stabilisasi bisnis kontraktor pertambangan juga
semakin memperkuat kinerja keuangan Perseroan pada 1H26. Pendapatan yang tetap stabil serta
pertumbuhan laba bersih sebesar 41,9% secara tahunan mencerminkan ketahanan dan skalabilitas
ekosistem Perseroan di tengah volatilitas pasar global dan dinamika regulasi domestik.
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis, Perseroan telah menetapkan sejumlah inisiatif strategis untuk
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Pada lini usaha yang terkait dengan batu bara,
Perseroan tengah mempercepat penyelesaian berbagai perizinan yang diperlukan guna memulai
operasional PT Piranti Jaya Utama.
Di luar sektor batu bara, Perseroan juga terus memperluas portofolio usahanya melalui entitas anak
yang berhasil memperoleh kontrak jasa logistik jangka panjang dari pelanggan kategori A-list. Berbagai
inisiatif strategis tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan Perseroan, memperkuat
diversifikasi sumber pendapatan, serta menjadi katalis utama dalam meningkatkan penciptaan nilai
jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.
Dalam jangka panjang, Perseroan tetap berkomitmen untuk mengembangkan bisnis non-batu bara
secara selektif pada sektor-sektor yang memiliki keterkaitan strategis dengan bisnis inti Perseroan.
Pendekatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam ekosistem usaha sekaligus memperteguh posisi
Perseroan sebagai pelaku rantai nilai pertambangan yang terkemuka dan terpercaya di Indonesia.
(1) Formula perhitungan Adjusted EBITDA adalah = Laba Bruto – Beban Penjualan, Umum, & Administrasi + Depresiasi dan Amortisasi +
Bagian Atas Laba Entitas Asosiasi
(2) Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
(3) Formula perhitungan on time delivery adalah = (jumlah pengiriman lebih awal + jumlah pengiriman tepat waktu)/ jumlah total
pengiriman
(4) Formula perhitungan on time In-full adalah = Jumlah pengiriman barang secara tepat waktu dan lengkap/jumlah total pengiriman
barang
Page 3
--- Mewujudkan Pertumbuhan Yang Bertanggung Jawab dan Memberikan Nilai Berkelanjutan Perseroan terus mendukung program pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pendidikan, serta turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan program pembelajaran di kelas, pengembangan operator, program pencegahan stunting dan penanaman pohon bakau. Program-program tersebut selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) dan telah memberikan manfaat bagi ribuan penerima. Melalui anak usaha PT Nagata Bio Energi (“NBE”) yang bergerak di sektor Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg), Perseroan telah memperoleh Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hingga 1H26, NBE telah berhasil memperdagangkan kredit karbon melalui Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon), yang menegaskan capaian NBE dalam pengembangan energi terbarukan serta kontribusinya terhadap pengurangan emisi. --- Pernyataan Direktur “Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan profitabilitas pada periode ini yang didorong oleh keberhasilan peningkatan produksi operasi tambang batu bara dan stabilisasi bisnis kontraktor pertambangan. Meskipun kondisi industri masih menghadapi berbagai tantangan, harga batu bara yang tetap kondusif memberikan peluang bagi Perseroan untuk memanfaatkan momentum tersebut melalui keunggulan operasional. Kami tetap fokus memperkuat ekosistem bisnis melalui perolehan kontrak-kontrak strategis pada segmen logistik, dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap dinamika regulasi dan menjalankan strategi secara disiplin guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. ” Hans Manoe - Direktur PT ABM Investama Tbk. Ringkasan Keuangan & Operasional Pencapaian Keuangan UoM 1H25 1H26 % YoY Pendapatan USD Mn 506,9 506,2 -0,1 LTM Adjusted EBITDA (1) USD Mn 326,0 346,9 6,4 Laba Bersih (2) USD Mn 27,7 39,4 41,9 Total Aset USD Mn 2.074,5 2.056,8 -0,9 Total Liabilitas USD Mn 1.224,6 1.162,1 -5,1 Ekuitas USD Mn 849,9 894,7 5,3 (1) Formula perhitungan Adjusted EBITDA adalah = Laba Bruto – Beban Penjualan, Umum, & Administrasi + Depresiasi dan Amortisasi + Bagian Atas Laba Entitas Asosiasi (2) Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk (3) Formula perhitungan on time delivery adalah = (jumlah pengiriman lebih awal + jumlah pengiriman tepat waktu)/ jumlah total pengiriman (4) Formula perhitungan on time In-full adalah = Jumlah pengiriman barang secara tepat waktu dan lengkap/jumlah total pengiriman barang
Page 4
Pencapaian Operasional UoM 1H25 1H26 % YoY Penjualan Batu Bara Mn MT - 0,4 Volume Pemindahan Lapisan Tanah Penutup Mbcm 112,2 98,0 -12,7 Pengambilan Batubara Mn MT 15,7 17,9 14,0 Volume Penjualan Bahan Bakar Mn Litre 193,0 141,9 -26,5 On Time Delivery (3) % 92,7 95,6 2,9 On-Time In-Full (4) % 85,3 84,7 -0,6 Pendapatan Berdasarkan Segmen Segmen UoM 1H25 1H26 % YoY Jasa USD Mn 98,5 96,8 -1,7 Pabrikasi USD Mn 17,4 15,2 -12,6 Kontraktor Tambang dan Tambang Batubara USD Mn 363,2 365,2 0,6 Lain-Lain USD Mn 159,2 148,0 -7,0 Eliminasi USD Mn -131,3 -119,1 Total USD Mn 506,9 506,2 -0,1 (1) Formula perhitungan Adjusted EBITDA adalah = Laba Bruto – Beban Penjualan, Umum, & Administrasi + Depresiasi dan Amortisasi + Bagian Atas Laba Entitas Asosiasi (2) Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk (3) Formula perhitungan on time delivery adalah = (jumlah pengiriman lebih awal + jumlah pengiriman tepat waktu)/ jumlah total pengiriman (4) Formula perhitungan on time In-full adalah = Jumlah pengiriman barang secara tepat waktu dan lengkap/jumlah total pengiriman barang
Page 5
Tentang Perseroan PT ABM Investama Tbk. (IDX: ABMM) merupakan Perseroan energi terintegrasi yang menjalankan investasi strategis di sektor pertambangan, logistik, serta jasa rekayasa industri, guna mendukung keseluruhan rantai nilai industri energi dan mewujudkan energi bersih yang berkelanjutan di masa depan. ABM memiliki sejumlah entitas anak diantaranya adalah PT Reswara Minergi Hartama (RWA), PT Cipta Kridatama (CK), PT Cipta Krida Bahari (CKB), PT Sanggar Sarana Baja (SSB), PT Prima Wiguna Parama (PWP), PT Nagata Dinamika (ND), dan PT Anzara Janitra Nusantara (AJN). Sebagai bagian dari grup PT Tiara Marga Trakindo, ABM mengusung visi besar untuk menjadi Perseroan investasi strategis dengan solusi energi terintegrasi yang mengelola seluruh rantai nilai pertambangan. ABM memosisikan diri sebagai Perseroan induk investasi bagi sejumlah entitas bisnis yang terbagi ke dalam dua sektor utama. Sektor pertama, yaitu Mining Value Chain (MVC), merupakan rantai bisnis terintegrasi yang mencakup konsesi pertambangan, jasa kontraktor tambang, manajemen bahan bakar, hingga pengangkutan batubara. Sektor kedua, yaitu Logistic Engineering, and New Business (LENB), dibentuk untuk memperkuat sinergi dan mendukung pengembangan bisnis di bidang logistik, rekayasa industri, serta energi terbarukan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Corporate Secretary Email: corporate.secretary@abm-investama.co.id (1) Formula perhitungan Adjusted EBITDA adalah = Laba Bruto – Beban Penjualan, Umum, & Administrasi + Depresiasi dan Amortisasi + Bagian Atas Laba Entitas Asosiasi (2) Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk (3) Formula perhitungan on time delivery adalah = (jumlah pengiriman lebih awal + jumlah pengiriman tepat waktu)/ jumlah total pengiriman (4) Formula perhitungan on time In-full adalah = Jumlah pengiriman barang secara tepat waktu dan lengkap/jumlah total pengiriman barang
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Piranti Jaya Utama. Di
p.2
unresolved
org
PT Nagata Bio Energi
p.3
unresolved
org
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hingga
p.3
unresolved
org
PT Reswara Minergi Hartama
p.5
unresolved
org
PT Cipta Kridatama
p.5
unresolved
org
PT Cipta Krida Bahari
p.5
unresolved
org
PT Sanggar Sarana Baja
p.5
unresolved
org
PT Prima Wiguna Parama
p.5
unresolved
org
PT Nagata Dinamika
p.5
unresolved
org
PT Anzara Janitra Nusantara
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.