Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.932
Bankofindia “@ HASIL PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK. JAKARTA, 17 Desember 2025 Dalam rangka memenuhi Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep- 00066/BEI/09-2022 tanggal 30 September 2022 Perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi dan menunjuk surat kami Nomor 262/KP- BD/OJK/ALN/XII/2025 tanggal 03 Desember 2025, dengan ini kami sampaikan laporan hasil pelaksanaan Paparan Publik (Public Expose) PT Bank of India Indonesia Tbk (“Perseroan”) sebagai berikut: 1. Pelaksanaan Hari/ Tanggal : Rabu, 17 Desember 2025 Waktu : 10.00-11.00 Tempat : PT Bank of India Indonesia Tbk Jl K.H. Samanhudi No 37 Jakarta 10710 2. Kehadiran Direksi Perseroan yang menghadiri acara tersebut adalah : Direktur Utama : Bpk. K S B Chandramouli Direktur Operasional : Ibu. Carolina Dina Rusdiana Direktur Kepatuhan : Bpk. Dennis Kusuma Halim Direktur Bisnis : Bpk. Chandra Sekhar Mukherjee Direktur Keuangan : Bpk. Rahmat Hendratama 3. Susunan Acara Public Expose : a. Sambutan dari Direktur Operasional dan Direktur Utama, b. Pemaparan Materi Public Expose oleh Direktur Operasional dan Direktur Keuangan: Cc. Sesi tanya jawab, d. Penutup. 4. Ringkasan Hasil Public Expose Public Expose memaparkan kinerja perseroan sampai dengan posisi November 2025 Dalam sesi tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan dari 2 (dua) Media, sebagai berikut: Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiindonesia.co.id, Website : www.bolindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 2 OCR 0.950
Infobank: Bankofindia “@ Indonesia 1. Sejauh ini bagaimana tanggapan BOII terkait kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia di 2025, dan bagaimana dampaknya terhadap kinerja perusahaan, dan apa harapan Bank ditahun 2026? Untuk semua kebijakan pemerintah yang berlaku saat ini, kami meyakini bahwa pemerintah senantiasa berupaya mendukung terciptanya perekonomian yang lebih baik. Dari sisi Bank sendiri, kami turut merasakan manfaat dari kebijakan- kebijakan yang telah ditetapkan tersebut, yang tercermin dari peningkatan pada sejumlah neraca Bank. Dengan demikian, pada tahun ini Bank optimistis dapat menutup tahun dengan kinerja yang baik. kami juga melihat adanya langkah-langkah cepat dan responsif yang diambil oleh pemerintah dalam mengatasi berbagai tantangan, baik dalam pengelolaan bencana alam yang sempat terjadi maupun dalam merespons berbagai distorsi ekonomi. Hal ini semakin memperkuat optimisme kami bahwa pada tahun 2026 Bank dapat mencatatkan kinerja yang lebih baik. Apa pun kebijakan yang akan ditetapkan pemerintah ke depan, kami yakin Bank mampu menyelaraskan strategi dan kebijakan internal dengan arah kebijakan pemerintah pada tahun 2026. 2. Terkait dengan rencana OJK meminta bank KBMI 1 untuk merger dan naik kelas ke KBMI 2 untuk membantu mendorong ekonomi dalam negeri. Apa tanggapan dari BOII atas kebijakan ini? Pada prinsipnya apapun kebijakan yang diambil oleh pemerintah melalui otoritas (regulator) tentu memiliki tujuan dan dampak positif bagi industri perbankan secara keseluruhan. Kami mendukung arah kebijakan tersebut. Namun demikian, sebagai bagian dari holding company BOI, kami akan terlebih dahulu melakukan pembahasan dan koordinasi internal sebelum mengambil langkah lanjutan apabila rencana tersebut ditetapkan. hk. Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10720, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate @boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 3 OCR 0.949
Bank of India @ Indonesia Kontan : 1. Apakah ada rencana merger/konsolidasi dari Bank terkait rencana OJK untuk memenuhi batas minimum modal inti KBMI 2?, menyusul rencana penghapusan KBMI 1? Ataukah ada rencana lain? Terkait rencana OJK tersebut, Bank akan melakukan persiapan apabila kebijakan dimaksud benar-benar ditetapkan oleh OJK. Secara internal, Bank juga telah melakukan langkah-langkah antisipasi dan kesiapan terhadap rencana kebijakan OJK tersebut. Namun tetap, seluruh keputusan akhir akan ditetapkan oleh Pemegang Saham Pengendali (PSP) kami. Sebagai perusahaan terbuka, Bank akan menyampaikan informasi dan melakukan pelaporan kepada para pemangku kepentingan serta shareholder apabila Bank melakukan aksi korporasi, sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Bank juga akan memberikan penjelasan resmi mengenai langkah-langkah yang akan diambil setelah adanya penetapan resmi dari OJK terhadap rencana tersebut 2. Apa langkah dan strategi Bank dalam melakukan efisiensi dan meningkatkan laba operasional, mengingat adanya penurunan pada laba operasional? Laba operasional sejauh ini terbatas akibat penyempitan margin bunga dan peningkatan kredit macet (NPL), memaksa kami untuk menetapkan rasio CKPN yang relatif lebih tinggi. Di sisi lain, pendapatan berbasis biaya menunjukkan pertumbuhan yang solid sekitar 2096. Ke depan, strategi kami berfokus pada pengurangan NPL melalui pemantauan ketat terhadap proses pinjaman end-to-end, termasuk optimalisasi manajemen penagihan. Dengan penurunan NPL, diharapkan cadangan yang diperlukan juga akan berkurang, sementara pendapatan berbasis biaya tetap tinggi. Dalam hal biaya operasional, Bank akan terus mengelola overhead expenses, termasuk biaya SDM dan biaya General Admin, diharapkan dengan efisiensi yang optimal dapat menjaga margin income yang tinggi. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan profit Bank. Secara portofolio kredit, Bank menargetkan pertumbuhan di atas 1096 sesuai arahan OJK dan mengupayakan peningkatan pada CASA rasio, sehingga dengan meningkatnya porsi dana murah akan memperbesar juga pendapatan bunga bersih. Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10720, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@bolindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 4 OCR 0.919
Bank of India (5) Indonesia 3. Bagaimana strategi Bank dalam menurunkan NPL,keangka yang lebih solid? Untuk mengantisipasi NPL, kami lebih proaktif dalam melakukan penyelesaian melalui berbagai cara, termasuk bekerja sama dengan pihak- pihak terkait seperti lawyer dan agen properti. Kami yakin NPL dapat menurun dalam waktu dekat, dan paling lambat pada kuartal I tahun depan, diperkirakan akan stabil. Ke depan, untuk mengantisipasi terjadinya hal tersebut berulang, kami akan memperkuat proses analisis, termasuk underwriting dan sistem early warning untuk memantau tren nasabah. Dan kami optimis NPL akan segera menurun, didukung oleh proyeksi perekonomian yang lebih baik pada tahun 2026 mendatang Demikian kami sampaikan hasil Paparan Publik PT Bank of India Indonesia Tbk. format kami, PT Bank of India Indonesia Tbk Direksi, Rahmat Hendratama Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (o21) 3808178 e-mail : corporate @boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.1 ×4
unresolved
person
K.H. Samanhudi
p.1 ×5
unresolved
—
PSP
· Pemegang Saham Pengendali
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.