Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jl. DI Panjaitan Kav. 9, WIKA Tower I, 7th - 10th Floor, Jakarta 13340
corsec@wikagedung.co.id
+6221 8590 8862
www.wikagedung.co.id
Nomor : SE.01.00/A.CORSEC.00138.WEGE/2025 18 Desember 2025
Lampiran : -
Kepada Yth.
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta
Perihal : Laporan Hasil Penyelenggaraan Public Expose Tahun 2025
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (“Perseroan”)
Dengan hormat,
Dalam rangka mematuhi peraturan Nomor. I-E, Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia
No. Kep/00066/BEI/09-2022 tertanggal 30 September 2022 tentang Perubahan Peraturan Nomor I-E
tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, dengan ini kami sampaikan Laporan Hasil
penyelenggaraan Public Expose Tahunan sebagai berikut :
1. Public Expose Live dilaksanakan pada hari Jumat, 28 November 2025 secara virtual melalui media
aplikasi zoom dan youtube. Public Expose Live ini merupakan bagian dari acara Public Expose Live
2025 yang diselenggarakan secara mandiri oleh Perseroan;
2. Public Expose Live tersebut dihadiri oleh :
a. Manajemen Perseroan : Hadian Pramudita (Direktur Utama), Hartanto Karti Raharjo (Direktur
Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko), Bagus Tri Sertyana (Direktur Operasi I),
Dwi Purnomo (Direktur Operasi II), Tomo Dwi Hasputro (Direktur QHSE dan Pemasaran), Purba
Yudha Tama (Corporate Secretariat), Adimas Anggoro (Manager of Investor Relations & GCG),
dan Firlan (Manager of PR, CSR & General Affair)
b. Peserta yang hadir daring sebanyak 154 peserta terdiri yang terdiri dari dari publik, investor,
dan wakil dari Perusahaan Sekuritas serta 18 peserta yang merupakan wakil dari Media
3. Public Expose Live dibuka pada pukul 09.00 WIB dan ditutup pada pukul 10.00 WIB oleh Adimas
Anggoro selaku moderator.
4. Presentasi Perseroan dalam Public Expose Live disampaikan oleh Purba Yudha Tama selaku
Corporate Secretary Perseroan dan dengan ringkasan tanya jawab terlampir.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.
Corporate Secretariat
Purba Yudha Tama
Corporate Secretary
Page 2
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jl. DI Panjaitan Kav. 9, WIKA Tower I, 7th - 10th Floor, Jakarta 13340
corsec@wikagedung.co.id
+6221 8590 8862
www.wikagedung.co.id
PT WIJAYA KARYA BANGUNAN GEDUNG Tbk
Resume Public Expose Live Tahun 2025
WIKA Tower I
Jl. D.I Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta Timur
28 November 2025
Dihadiri oleh :
Hadian Pramudita : Direktur Utama
Hartanto Karti Raharjo : Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen Risiko
Bagus Tri Setyana : Direktur Operasi I
Dwi Purnomo : Direktur Operasi II
Tomo Dwi Hasputro : Direktur QHSE dan Pemasaran
Dipaparkan : Purba Yudha Tama
Moderator : Adimas Anggoro P
Dihadiri oleh : 154 peserta terdiri yang terdiri dari dari publik, investor, dan
wakil dari Perusahaan Sekuritas serta 18 peserta yang
merupakan wakil dari Media.
Berikut adalah rangkuman tanya jawab dalam acara Public Expose Live 2025:
1. Dodik – Semarang
Pertanyaan
Bagaimana WEGE memastikan bahwa kesulitan likuiditas yang dihadapi oleh Induk Usaha tidak akan
merembet (kontaminasi) ke dalam operasional dan reputasi WEGE, dan apa firewall yang disiapkan
untuk melindungi arus kas dan perolehan kontrak eksternal Perseroan?
Jawaban
1. Independensi Kontrak: Ketergantungan terhadap Induk Usaha sangat rendah, dengan porsi kontrak
eksternal mencapai lebih dari 90%, yang mencakup Swasta, Pemerintah, dan BUMN lain. Ini
menunjukkan independensi pasar WEGE.
2. Manajemen Likuiditas: Perseroan menerapkan Cash Flow Management yang tepat dan strategi
Asset Recycling & Optimalisasi Portofolio Investasi untuk memastikan likuiditas terjaga dan
membiayai operasional secara mandiri.
3. Meningkatkan GCG dan Kredibilitas: WEGE berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas
serta menerapkan GCG & Risk Management yang baik , yang diperkuat dengan nilai GCG 90,49%
(Sangat Baik), untuk mempertahankan kredibilitas di mata owner eksternal.
2. William – Investor
Pertanyaan
Laporan Keuangan dari segmen manakah yang menurut Perseroan akan menjadi tertinggi
pendapatannya di akhir 2025?
Jawaban
WIKA Gedung pendapatan terbesar masih dalam core bussines nya yaitu Konstruksi Bangunan
Gedung, lalu segmen Modular dan Konsesi. Perseroan mendorong adanya perubahan segmen yang
semula konstruksi konvensional diharapkan dapat beralih ke konstruksi degan sistem Modular
Page 3
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jl. DI Panjaitan Kav. 9, WIKA Tower I, 7th - 10th Floor, Jakarta 13340
corsec@wikagedung.co.id
+6221 8590 8862
www.wikagedung.co.id
dikarenakan Modular yang ramah lingkungan (Green Construction) sekaligus mendukung program
pemerintah dalam Green Construction.
3. Wahyu Noer Bowo
Pertanyaan
Semenjak 2023 penghasilan/beban lain-lain WEGE negatif dan angkanya besar sekali, kenapa
penyebabnya dan apakah bisa diatasi?
Jawaban
Perseroan secara konservatif melakukan impairment terhadap piutang yang berisiko tidak terbayar,
terlihat pada laba rugi lain-lain cukup besar nilainya, Perseroan melakukan sikap kehati-hatian
kaitannya dengan pendapatan yang akan diterima Perseroan, jika impairment yang dilakukan
Perseroan pulih maka nantinya bisa dicatatkan sebagai laba, bukan berarti WEGE tidak menagih hak-
hak yang sudah menjadi milik WEGE namun WEGE sudah melakukan bekerja sama dengan berbagai
mitra yang kredibel guna membantu pencairan tersebut.
4. Daniel
Pertanyaan
Melihat kinerja keuangan terakhir, Perseroan mencatat rugi konsolidasi per September Rp50,37 Miliar,
meskipun pendapatan meningkat, mengingat tekanan biaya operasional dan kondisi pasar strategi
spesifik apa yang telah dan akan yang diimplementasikan Perseroan untuk membalikkan kerugian dan
mencapai profitabilitas bersih yang berkelanjutan dalam jangka pendek?
Jawaban
• Untuk menghasilkan pendapatan, kuncinya ada pada Omset Kontrak Baru (OK Baru), yang
realisasinya banyak terjadi di akhir tahun;
• Perusahaan melakukan efisiensi baik pada biaya overhead maupun Harga Pokok Penjualan (HPP).
Secara laporan keuangan, HPP dan biaya usaha sudah menunjukkan perbaikan dibandingkan
tahun sebelumnya;
• Tahun 2025 diakui sebagai tahun yang sangat menantang bagi konstruksi gedung karena pasar
yang terbatas dengan kompetisi yang ketat. Namun, WG (Wika Gedung) telah mendapatkan
beberapa proyek baru dan posisi penawar terendah yang akan segera diinformasikan
5. Raka
Pertanyaan
apakah WG masih memandang serius bisnis konsesi dan properti (forward business) serta rencana ke
depan untuk meningkatkan kontribusi laba (recurring income) dari kedua segmen tersebut.
Jawaban
• WG menyusun rencana ke depan dengan lebih berhati-hati. Strategi utamanya adalah diversifikasi
bisnis, dengan fokus pada bisnis Modular yang menjadi keunggulan perusahaan
• Untuk aset konsesi yang dimiliki, dilakukan strategi Asset Recycling (optimalisasi/divestasi) guna
mendukung likuiditas dan menciptakan peluang baru.
• Mengembangkan kemitraan strategis dengan investor atau pengguna untuk menciptakan
ekosistem konstruksi baru
6. Bapak Gunawan
Pertanyaan
Terkait proyek-proyek yang didapatkan atau akan didapatkan di penutup tahun serta strateginya?
Page 4
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jl. DI Panjaitan Kav. 9, WIKA Tower I, 7th - 10th Floor, Jakarta 13340
corsec@wikagedung.co.id
+6221 8590 8862
www.wikagedung.co.id
Jawaban
• Target kontrak baru di akhir tahun 2025 adalah sekitar Rp1,9 triliun hingga Rp2 triliun.
• Saat ini sudah tercatat sekitar Rp1,4 triliun (kontrak baru dan pemenang) serta Rp57 miliar dalam
status penawar terendah.
• Sisa forecast untuk menutup tahun adalah sekitar Rp482 miliar.
• Terdapat cadangan tender senilai Rp533 miliar yang sedang berproses, dengan harapan
pengumuman lelang keluar pada pertengahan Desember.
• Strategi yang diterapkan meliputi optimalisasi biaya usaha dan menekan HPP agar harga
penawaran tetap kompetitif.
7. Sivana Zahla - investortrust.id
Pertanyaan
Berapa nilai pipeline project untuk tahun depan & sektor prioritas?
Jawaban
Target tahun depan sekitar Rp3 Triliun. Sektor prioritas: Konstruksi (APBN lebih besar), BUMN (5-10%),
dan swasta. Strategi tidak hanya tender konvensional tapi juga menjadi integrator/kolaborasi dengan
investor (create project)
8. Nitya - KONTAN
Pertanyaan
a. Berapa realisasi kontrak baru per hari ini? Apakah target Rp3T tahun depan berubah?
b. Berapa realisasi divestasi aset 2025 dan targetnya? Aset apa saja?
Jawaban
a. Kontrak baru (terkontrak + pemenang) per hari ini Rp1,441 Triliun. Status penawar terendah Rp57
Miliar. Target tahun depan tetap Rp3 Triliun.
b. Target divestasi aset sekitar Rp40-45 Miliar. Mayoritas berupa unit apartemen (persediaan) di
Bandung.
9. Nadia K. Putri - SWA
Pertanyaan
a. DER (Debt to Equity Ratio) Q3 2025 turun dibanding Q3 2024, apa penyebabnya? Strategi menekan
DER?
b. Terkait merger WIKA dan PTPP, bagaimana posisi WG?
c. Strategi asset recycling untuk perbaikan neraca?
Jawaban
• Penurunan DER disebabkan penurunan liabilitas (utang), namun ekuitas juga turun karena kerugian
(akibat impairment/pencadangan).
• Strategi perbaikan: Meningkatkan penjualan (untuk menutup fixed cost), efisiensi overhead & HPP,
penataan organisasi proyek lebih ramping, pengadaan terpusat (sentralisasi SCM) untuk harga lebih
kompetitif.
• Asset Recycling: Menjual persediaan (apartemen) atau tanah yang tercatat aset tetap untuk menjadi
Kas. Ini akan memperbaiki likuiditas dan rasio neraca. Aset yang dilepas adalah yang tidak ada
rencana pengembangan lanjutan (fokus kembali ke core business konstruksi)
• WG akan fokus pada core business konstruksi dan modular. Terkait merger induk (WIKA), WG
sebagai anak usaha akan mengikuti kebijakan pemegang saham (Danantara/Induk).
Page 5
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk
Jl. DI Panjaitan Kav. 9, WIKA Tower I, 7th - 10th Floor, Jakarta 13340
corsec@wikagedung.co.id
+6221 8590 8862
www.wikagedung.co.id
10. Gema - topkonstruksi.com
Pertanyaan
Terkait proyek Sekolah Rakyat Kemen PU, apakah WG ikut? Lokasi dan strategi percepatannya?
Jawaban
• WEGE menang di dua wilayah: Kalimantan Barat (3 lokasi) dan Jawa Tengah (5 lokasi) melalui KSO
dengan WIKA Induk dan mitra swasta.
• Strategi percepatan: Pengerjaan paralel antar lokasi, penggunaan metode precast (pracetak) atau
struktur baja, dan penerapan BIM (Building Information Modeling) untuk meminimalkan kesalahan
desain (clash detection).
Terima Kasih
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Wijaya Karya Bangunan
p.1 ×14
unresolved
—
Purba Yudha Tama
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
person
Gunawan Pertanyaan Terkait
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.