Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.938
Page 1 of83 PT Maharaksa Biru Energi Tbk Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan untuk Seluruh Industri di Pasar Modal di Indonesia Berdasarkan Peraturan Nomor VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor KEP-347/BL/2012 dan Surat Edaran Nomor SE-17/BL/2012
Page 2 OCR 0.914
Petunjuk Pengisian Checklist: 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17), 2, Tanda (V) diisi pada kolom ,Ada” apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya Page 2 of 83 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA pada kolom ,Keterangan" ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom ,Tidak Ada" dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom ,N/A". 5, Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Maharaksa Biru Energi Tbk. Bidang Usaha Bergerak dalam bidang usaha perdagangan, perindustrian dan jasa. Jenis penawaran Umum Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu 1 Periode Periode Periode 30 Juni 2026" 30 Juni 2025" 31 Desember 2025" (Tidak Diaudit) Nama Kantor Akuntan N/A N/A KAP Mirawati Sensi Idris Publik Nama Partner N/A NA Benny Jayawardaya Opini Akuntan N/A N/A Wajar, dalam semua hal yang material Catatan tentang Opini NJA NJA (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. #
Page 3 OCR 0.863
Page 3 of83 Laba (rugi) usaha/operasional (31.772.120.328) (12.798.360.768) EBITDA (29.783.303.386) (9.497.143.701) Laba (rugi) Bersih periode (39.496.416.824) (16.511.815:613) berjalan Laba (rugi) komprehensif (39.496.416.824) (16.511.815.613) Laba (rugi) Per saham (dasar) (6,05) @,aay Laba Per saham (dilusian) NYA N/A 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 595.067.355.646 621.566.215. 766 Jumlah Aset Lancar 323.191.978.770 124.654.662.709 Jumlah Aset Tidak Lancar 271.875.376.876 496.911.553.057 Jumlah Liabilitas 76.458.925.189 63.505.368.485 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 39.212.398.695| 49.007.649.426 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 37,246.526-494| 14.497.719.059 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang "Tanggung ya Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang "Independensi Ya Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting 30 Juni Periode laporan keuangan 2026 2025 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan Usaha 7.019.495.377 24.504.874.861 Laba (rugi) bruto 1.526.050.954 3.621.267.304 #
Page 4 OCR 0.879
Page 4 of 83 Jumlah Ekuitas 518.608.430.457 558.060.847.281 Modal Disetor 634.722.000.000 634.722.000.000 Tambahan Modal Disetor 25.611.378,502 25.611,378.502 Komponen Ekuitas Lainnya 50.577.358 50.577.358 Saldo Laba (136.906.809.824) (98.532.976.549) Rasio Keuangan? Rasio Lancar (96) 824,214 254,36W5 ROA “6,64 -2,27 0 ROE 7,62 -2,8196 EBITDA thd pendapatan (36) “424,29 -38, 7656 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam- No VIII.G.17 tentang Ped oman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal perlode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan merekiasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. 6 Catatan atas Laporan Keuangan v ulalu|ula alel Ketentuan Umum LK #/
Page 5 OCR 0.861
Page Sof93 Perusahsan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan, D. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikitisar kebijakan akuntansi signifikan yang Giterapkari, & Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensff, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-rnasing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tilak disajikan di bagian manapun dalarn laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tklak disajikan ci bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilsi atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari sustu jurnlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijarninkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, lai pertanggungan @surarsi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabita tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan L Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: 2 | Pendirian perusahaan 1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan ia 2) | Womor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakiir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: Catatan 12 3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Pr periode pelaporan, Catatan 12 4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan Ia S) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang Catatan 18 disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
Page 6 OCR 0.852
Page 60183 perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan 6) Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimako parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. Catatan Ja 7) Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9 Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta xi untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 1) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksplo'tasi/Pengembangan, Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : B) Area Eksplorasi, meliputi: Nama lokasi: Nama pemilik Izin lokasi, Tanggal perolehan Izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumitah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan D) Area Ekspioitasi/Pengembangan meliputi: Nama lokasi, , Nama pemilik ijin lokasi: «Tanggal perolehan ijin cksplottasi serta tanggal jatuh temponya, Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilk Ijin lokasi: Jurnlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: Jumntah produksi pada tahun berjalanj dan Akurnulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan okeh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 7 OCR 0.804
Page 70183 | 0 —sss—J————— oa Tua 25m | 12)| Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan C) sisa umur HPH. b. Penawaran Umum Efek, yang harus deungkapkan sntara lain: 1) | Tanggal danyatau nomor surat afektif penawaran umum, ternasuk penawaran Efek yang “ diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jurmah Erek yang ditawarkan: N 3) | ursa tempat Efek dicatatkan: dan 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate SI section) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir. « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun bidak Ki Catatan 1c langsung: 2) | Tempat kedudukan: 3) | Jenis usaha: 4) | Tahun beroperasi secara komersial, 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), 6) | Total Aset: dan 7) | informasi penting lainnya antara lain! a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas arek, apabila entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak tangsung melsiui entitas anak, lebih dari 5086 (Tma puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5046 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan N pengendalianj Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan aa Catatan Ib Catatan Ib Catatan Ib Catatan ib Catatan 1c Catatan 10 Catatan 1c Catatan 1c Catatan 1c -l £ “4 al al “
Page 8 OCR 0.838
Page 8 of 83 tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan siasan menggunakan X tanggal atau periode yang berbeda: dj) sitat dan tuas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bantuk divklen tunai, atau pembayaran “ kembali pinjaman atau uang muka) €) suatu Mncian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas. Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas " yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan “ 1) dalam hal Iangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (t) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa irwestasi pada entitas anak terdahuki dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilapaskan: (3) jumtah harga yang diterima: (4) bagian dani harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (S) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisns lainnya dimana Pengendalian dilepaskan) dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori “ utamanya. d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabetan untuk mesing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit 2) | Cakupan manajemen kunci: dan “ 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Pi tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, (3 Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal taporan keuangan distonisasi untuk terbit: dan Y - aa tata ha v Catatan 1d Catatan id
Page 9 OCR 0.863
Page 90183 Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. “Ih Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini barus dungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhedap SAK Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan ” Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net reafizahie valve), Nilai Wajar (fair value) atau jumtah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan Za 2 Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fokta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifkan, dan C) alasamperubshan mata uang penyajian (Jika ada). Catatan Za 3 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada), Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atas bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling sgnifikan terhadap jurmlah yang diakui dalam laporan keuengany 2) Perusahsan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utarne dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya) dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Page 10 OCR 0.827
Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: B) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanps kehilangan Pengendalian atas entkas anak, G) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendakan atas cntitasanak: €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpenyendali: dan D pernyataan bahwa saldo pas dan transaksi material antar entitas yang dikonsoldasi telah disliminasi. Be ai Kaban UR Sa Catatan 2b Catatan 20 Catatan 2b Catatan 2b Catatan 20 Catatan 2b Catatan 2b 2 Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: 3) metode yang digunakan dalarn kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan ranpengendali: b) pengakuan awal untuk goodmil: €) pengukuran setelah pengakuan awasi untuk gcodwki: dan d) kebijakan lannya yang ralevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelkan dengan diskon) (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinyensi. aa at 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 29
Page 11 OCR 0.806
Page 11 of83 re gp eerangn—— TT pda | Yidek | WA | Keterangan | 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas , Catatan Zh biaya transaksi: “ (2) pengukuran setelah pengakuan awsi instrumen keuangan setiap kategori: “V Catatan ad (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: n) Lean! 2. (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan) Pi Catatan 2h (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset Catatan 2h (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain v penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (ah ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (C) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Kndung ndai b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (9) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. Cc) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan sntara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (ad) posisi penyayan Sukuk, dan (5) akad syadah yang digunakan, NS ana da
Page 12 OCR 0.835
5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum “ Yang harus dgjelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indanesia dari Bani S! Lain, €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia “N dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan N dan pengukurannya, 7) | Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijeleskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: A b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekaptalsasi uI Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. N 8) | Khusus Industri Perbankan a) Kredit v Yong harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelesan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (a) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibel dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi “ Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewafiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain x (t) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas ritm reaisasi putang/ pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan egunan.
Page 13 OCR 0.826
Pape 130183 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara kain: Bj Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan ') b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari “ konsumennya. 10) | Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: @) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): “ b) Penyajian transaksi anjak piutang: $| C) Perlakuan akuntansi atas perbadaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih 4 piutang dialihkan: dan G) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kernbat ke klien atau ditanggung weh perusahaan). Il) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa) b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan ata sewa Operasi: dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor, 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan rurnusan biaya yang digunakan, a) Khusus Industri Kehutanan HTI Dalam Pengembangan N Yang barus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara Isin: kewajiban kepada regara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: “ Baya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. Catatan 20 Catatan 20 Catatan 20 aa
Page 14 OCR 0.798
Page 14 0183 b) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: ti) 2 (3) (4) (5) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, Datar penilaian dan pengukuran: Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasikan ke tanaman telah menghasilkan: Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. a Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: «) 2 Hewan ternak telah menghasilkan : Ia) Metode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian, dan tb) Perkiraan akta yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan » pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir pericde pelaporan. telah menghasilkan. 13)| Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: B) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: Catatan 7 C) pengekmpokan Aset Tetap: N Catatan 21 G) metode penyusutan yang digunakan) V c Pri €) kapitalisasi biaya yang terkak dengan Aset Tetap: “ Catatan 2! ?) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, “ Catatan 2! 9) penghentian pengakuan v Catatan 21 hn) mat residu: dan n) Catatan 3 Si S
Page 15 OCR 0.791
Page 15 of 83 14)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada F asosiasi. 15)| Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lan metode yang digunakan untuk mencatat bagian , partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jeriis aset dan liabilitas yang timbul, dan C) Sistem pernbagian hasil, fka ada. 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus @elaskan antara tain : a) pengakuan awal Asat Takborwujudj 3 “ b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: KI Lengan &) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, kemana diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: “ Catatan 2m d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: Pi Catatan 2m €) metode arnortisasi yang digunakan: “ Catatan Zen “v Catatan 2rm (penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan Ciika ada). V 1a)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan D) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19)| Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: 8) pengakuan awal Properti Investasi) b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: CO) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan Cc) penghenban pengakuan Properti Investasi, ba. nan
Page 16 OCR 0.847
20) Page 16 of 83 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara Kain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto: b) Kriteria kapitalisasi biaya. penurunan miai (impairment) dan penilaian kembat aset (revaluasi): €) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan, d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan) dan €) Pertanggungan Asuransi. Ka mnt 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: &) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan periurunan nilai aset nonkevangan dan pembalikannya. Catatan 20 Catatan 20 22) Khusus Industri Perbankan Uabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara tain dasar penyajian liabiltas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain a) Penjelasan atas simpanan, dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyapan simpanan dari barik lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas prerni atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
Page 17 OCR 0.836
Page 17 of 83 Bj) dasar penentuan ndai provisi. 1 24)| Utang Repo Yang barus dijelaskan antara lain ungur-ungur Utang Rapa, motode pencatatan dan bi pengukurannya. 25)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan btaya PLM: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: EC) Metode penyusutan prasarana PLH: dan di) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (t) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi panambangan: dan (9) Saida akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26)| Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan Moi Uh Me bt dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang “ bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan 4 dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitaksasi biaya 4 pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran urnur ekonomis tambang dan dasar 4 perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lai: B) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode arnortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan “ 1
Page 18 OCR 0.826
Page 18 of 83 €) Metode penyusutan prasarana PLH, v 27) | Pengakuan Pendapatan 3) Yang harus dijelaskan antara lain: (Lt) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang y Catatan 2s @igunakan berdasarkan jenis pendapatan yang eda: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan kengenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keaganan serta boban tericait. v b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. v €) Khusus Industri Asuransi (Ll) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lsin: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: kisim yang disetujui, klaim dalarn mn proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban d penyelesaian klaim: dar (0) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, v d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat “ Yang harus dijelaskan antara lain: (t) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas resisasi pendapatan pada masa mendatang Sabih rendah dari nfai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Resi Estat: (5) Baya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini) lan 2 Mena iku 3 (6) Unsur biaya yang diakud sebagai beban pada saat terjadinya.
Page 19 OCR 0.816
Page 19 0f83 28) | Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan “ 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: aj ketentuan dalarn penjabaran traraksi dan saldo dalarn mata uang asing: v Catatan 2d b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran sset dan liabimas moneter: dan v Catatan 2d C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakdo dalam mata uang asing, “ Catatan 29 30)| Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak beralasij d 8) Pengungkapan Pinak-pihak beretasi dalam Laporan Keuangan: dan v Catatan 28 31)| Hibah Pemerintah Yang barus dijelaskan antara leinkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam " laporan keuangan. “ 32)| pajak penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tamaguhani D) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan, 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan, C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalarn mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan era 5 Catatan 2p Catatan 2p Catatan 2p Catatan 2p kata ta ha d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtalment dan penyelesaian. 34) | Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, “ penjualan, atau pembatalan saham treasuri,
Page 20 OCR 0.770
Pase 20 of 83 pe ——— —eterangan ——— naa | naek | WA | Keterangan | 38)| Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, x termasuk pengukurannya, 36)! Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Labiitas, dan 3 | Pertakuan akuntansi untuk selsin hasil revaluasi Aset dan Liabiltas. “ Catatan: Berlaku untuk kuasi rearganisasi sebetwm 1 Januari 2013. 37)| Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara kainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman. n dikapitaltsaskan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifkasian. 38) | Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk C. mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39)| Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba 4 (rugi) per saham dilusan. Catatan 30 £ e Nasi MA Maa FE MIE Ot PA | an 3 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a Aset 1) | Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: 3) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: | b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta Jenis mata uang ketaial “ Catatan 6 C) ksaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v dj jumlah sakdo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan olah v kelompok usaha disertal pendapat manajemen. Catatan 31 Catatan 6
Page 21 OCR 0.831
2) Pase 21 oF83 Khusus Industri Perbankan 8) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. w) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original), dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan pasisi GWM bank pada saat periode pelaporan, 3) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara laun: Rincian jumtah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (4) Jumtah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Sank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (fa) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan aa (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nital, Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengakami penurunan nilai (Ampared) Gan tklak mengalami penurunan nial (unimpainsd): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (aj Jumlah penyisihan penurunan nilsi dan mutasi selama periode berjalan: (S) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya)
Page 22 OCR 0.794
Page 22 of83 (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dara tersebut berdasarkan Informasi pa) otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumbah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, “ Catatan 7 b) jumlah petang menurut debitur, 2 ass : GC) Jumlah piutang menurut mata uang: manaan: d) atasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: “ Catatan 7 f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen otas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: N sai 0) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkani “ Catatan 2 hb) jumlah diamortisesi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan “ 1) informasi ketertibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfar, meliputi: ' (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh ternpo, dan Ikatan penting “ lain yang diatur dalam perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) | Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi v Tambahan pengungkapan menganalantara lain: (1) Jumtah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumtah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang prami yang Wperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi “ Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 23 OCR 0.811
Page 23 of 83 €) Piutang Reasuransi V Tambahan pengungkapan menganai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang ressurarsi yarg disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasurarsi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi v Tambahan pengungkapan mengenai antara Jain : (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak beretasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi: (3) Jumlah piitang menurut mata uang: dan (a) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan a) Piutang Pembiayaan Konsumen v Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan Isin-lsin): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pirjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola putang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan mernbagi risiko tidak tertagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jeng jaminan yang diserahkan aleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (2) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (9) Piutang pemnbiayaen konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang d Yang harus duungkapkan antara lam: (1) Pelepah piutang tanpa recowse dan dengan recourse, beserta utang retensi anjak piutang dan perdapatan anjak piutang retensi anjak EL itanpa
Page 24 OCR 0.845
Page 24 of83 recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recowse): dan (e31 Pengungkapan: mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 9 Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumtah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai lini piutang pembayaran sewa minimum peda akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (8) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Rima tahun (eh lebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (8) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor, (S). akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa MIMmum (5) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam penada: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessar yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (di) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tabun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun Ce) lebih dari Ima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebayai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 25 OCR 0.794
Page 28 0183 6) | Kusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara kain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan 1 Catatan 8 bb) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalan penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 8) biaya kontrak yang terjadi: b) taba yang diakut: C) kerugian yang terjadi: dan “ d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) | Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara tain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembah Efek) €) Nama pihak/oounterparty: Gd) Lokasi Efek jaminan: @&) Tingkat bunga piutang reverse repo: NI Cadangan kerugian penurunan nilai (Jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), 9) | Agunan Yang Diambil Alit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realsasi bersih pada saat diambdalih: bi b) Selisih antara niai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saklo piutang N yang tidak tertagih: dan Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan v N Catatan 9 Catatan 9 Ka d 3 PLN Ta GA agunan tersebut.
Page 26 OCR 0.840
10) Page 26 0183 Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara tain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. ne p——Sueteranan —— pa | ak T WA | Keterangan —1 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian jenis dan jumlah piutang) b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Mila (CKPN)) dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, Ka Catatan 8 Catatan 9 Catatan 8 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak keroga dan pihak bereiasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, (2) aba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klosifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai leba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga cfektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: premiurn dan diskonto yang belum dismortisasi, (4) biaya perolehan termasuk jumlah untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) perngkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada), (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempoj (7) jika terdapat rektasfikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (ah jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasi, dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga Jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,
Page 27 OCR 0.838
Page 27 of &3 (B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau kabiitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, @pisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nidai dan aset kouangan yang tidak mengalami penurunan nilat, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individuat, termasuk beban penurunan ntai yang diakut dalam laba rugi, dan (LO) jurnlan amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasificasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengensi antara lain: a) nama bank, dipsahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan, C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Tidak ada deposito 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan, CG) Jumtah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnyaj dan d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perciehan. BE,» 2, AE Sa Tidak ada investasi pada Sukuk 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga, C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya. aa ibn Anda Tidak ada Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
Page 28 OCR 0.821
Page 28 of83 2) Ringan unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan “ bj laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan Y kompeehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17)| Khusus Wesel Tagih Tarnbahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Pi Jatuh tempo, janis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dasi transaksi usaha atau lainnya). 18) | Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19)| pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaratain rincian berdasarkan: 8) Sakio pinjaman polis menurut Jenis mata uang: “ b) Tingkat suku bunga. “N 20), Khusus Industri Perbankan Kredit v Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, rnata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: €) Ringan jumlah kredit berdasarkan pihak berotasi dan pihak ketiga: da) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: €) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 'n Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan mai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah krodit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibiliters: , Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, pgn, atau anggota sindikasi,
Page 29 OCR 0.805
Page 29 of83 » Ikhitsar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan paricde pembelian, jika K) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pinak, mata uang, dan jatuh tempa: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektitilitas, Jumlah cadangan penghapusai Gan mutasi selama periode bean 2 4) €) Rincian jumlah tagihan dan Wabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) Persediaan 8) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total Jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama perinda berjalan, (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diskui sebagai beban dalam perloda berjalan) iii (S) jumlah dari setiap pemulihan dari setisp penurunan nilai yang diakui sebagai adera jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode n (6) kondisi atau peristiwa penyebeb terjadinya pemulihan nilai persediaan yang Oiturunkanj (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi krgeria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (0 jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan Cui) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan dasan
Page 30 OCR 0.799
Page 30 of 63 dijaminkani dan (3) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Pj risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus dungkapkan antara kain: (1) — Makanan dan rninuman: (2) Perlengkapan: dan V (3) Barang Dagangan. KI) €) Khusus Industri Real Estat Tembahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: P (a) Tanah Matang: (b) Unit Bangunanj dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telat berlaku namun penjualannya belum diakui, tanmasuk jumlah utang terkait yang v akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengambangan Tambahan pengungkapan antara tain: (1) Lokasi, Juas tanah, proses perizinan v (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikanitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan / (3) Praparsi tanah yang dijadikan jaminan utang, €) Khusus Industri Media Tambahan pengungkapan antara tai (1) Materi program : lokal, Impor (media televisi): “ (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): “
Page 31 OCR 0.826
Page 31 of83 (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan “ (a) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. “ !) Khusus Industri Rumah Sakit Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (@sposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan mal tercatat menurut klasifikasi tertentu, v seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek “ Yang harus diungkapkan antara lain: la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama pakng tdak 2 tahun terakhir: (C) Nila armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau tulang: (le) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (FP) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi dan (h) Nia hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menarima jaminan, sa.
Page 32 OCR 0.817
Page 32 of&3 23)| Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian menurut jeng don jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 20a b) uraian mengenai jumtah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24)| Biaya Dibayar Dimuka Yang harus dlungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkamantara laun : (1) uraian dari aset yang dimliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai: (4) dalem hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yarg dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi Jetih dari satu tahun, (S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan “ (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nila dari asat tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan @klasirikasikan sebagai dimdid untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset “ atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk. dijual, dan 1, Jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: Pi (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan 4 (ch dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, V 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : , bg dab aa aj rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Tana b) alasan dan dasar pembentukan ema Pantat penurunan mila serta penjelasan “ terjadinya ptutang pihak berelasi tersebut: Y C) —pemlah cadangan kerugian penurui nan nial, beban cadangan kerugian penurunan nilai
Page 33 OCR 0.818
Page 33 0183 Secara individual dan kolektif, dan penghagusan piutang) d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan Cc) Galam hal piutang berelasi non Usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. - 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya) C) milaitercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Wabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: 6) alasan tidek adanya pengaruh sionffikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: f) akhir perda pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan engan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau aral yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periade yang berbeda: 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemarnpuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entkas asosiasi, baik untuk perode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: I) bagian atas Habilitas kontinjersi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain: j) habilitas kontingerisi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabiitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekutas termasuk total Aset, total Lalilitas, Pendapatan, dan laba ptau rugi. ta ma an ho an 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah Tail tersebut sarta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 34 OCR 0.829
29) Page 3d Of83 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: Ja) Saldo awali b) Penyisihan pericde berjalan, C) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir. ane 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (8) Dasar pengukuran hak bagi hasif tel: (b) Masa hak bagi hasi tol dan armortsasinya: (Cc) Perubahan hak bagi hasil tol selama pericde berjalan: dan (Gd) Rektasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tot. aa 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (Ad) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam: (4) Nilai tanarnan telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamany (5) aa sakdo tanaman belum menghasiikan selama paling sedikit 2 tahun: n (6) Tanaman yang dijaminkan, D) Untuk tanaman belum menghasikan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Sakto awal & Tambahan tahun berjalan & Biaya langsung &) Juvtah kepalsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
Page 35 OCR 0.808
Page 350183 Pengurangan tahun berjalan W Jumlah yang droklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan (C0) Pengurangan lainya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi mndik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) | Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi — Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasikan) dan hewan ternak telah menghasilkan b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hawan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: C) Nda amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasikan: GO) Ndai hewan ternak tap kelompok berdasarkan likasy/area peternakan, @) Kondisi hewan ternakj f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: @ mela ternak yang diasuransikan, mifai pertanggungan #suransi dan rsiko yang Ii) Aka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metade penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: J) Pendapat manajemen atas kecukupan nfal cadangan kematian, jika ada, dan K) Nilai hewan ternak yang dijarmnkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33) | Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Niai Wajar au model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Ndai Wajar ari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karene sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penifalan terakhir: (5) jumlah yang diakut dalam laba rugi untuk: PN aa AI TER ENG —e HH Tn. ak
Page 36 OCR 0.815
Page 3G 0/83 (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi. v (b) beban operasi kangsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang V menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (cl perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalarn laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan “ model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (8) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atav v pernbayaran penghasikan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan | Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Bb) Khusus untuk Investasi yang rmenggunakan model Nilai Wajar, selain sean ahaea aimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (L) rekonsiliasi antsra jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pangurangan, dan reklasifikasi, V (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara senifikan untuk tujuan pelapcran keuangan, maka Perusahaan harus kaokan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalarn laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpsah: Ia) Jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sowa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesualan signifikan lain, €) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan aa antara lain: (4) umur manfaat, (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir parinde dengan menunjukkan penambehan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk mesing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (9) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaan dam properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Proparti Irwestasi, d) Khusus untuk Proparti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, (2) persentase jumiah tercatat terhadap nilai kontrak: acara an M3
Page 37 OCR 0.820
Page 37 0183 (3) estimasi saat penyelesaian, ' (4) hambatan kelanjutan penyelesaian “ (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dar PI (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi Kriteria aset kualifikasian, maka wajb diungkapkan: (a) jurnlah biaya pinjaman yang dikaptalsasi selama periode berjalan, dan “ (0) tarif kapitalsasi yang digunakan untuk menentukan jumtah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. Y 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: &) setiap kelompok Aset Tatap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan K kepemibkan aset yaitu aset pemikkan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dam akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklesifikasi: bi Catatan 12 C) jumlah penyusutan untuk masing-masing pericde penyajian dan alokasi beban penyusutan: “ 5— d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal baik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): 6) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: f jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak dungkapkan secara terpsah peda laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revsluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penitakan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (oz) Bpablla Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian (3) nama Peniai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset Ox ta Lama (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. Di Kan ana Aset Tatap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara In: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan) /
Page 38 OCR 0.817
Page 38 0183 (2) persentase jurntah tercatat terhadap nilai kontrak: (9) estimasi saat penyelesaian) (4) harnbatan kelanjutan penyelesaian (ika ada): (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi krteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1D Pengungkapan lainnya antara lain: (1 jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: v (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: “ Catatan 12 (3)jurniah tarcatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak Oiklesifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (8) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Asot Tetap apabils berbeda secara material dari jurnah tercatat, v (5)rsai buku, hasil penjualan beta, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: V Catatan 12 (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, N Tana sala masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset (8) Kondisi atasi peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau bi pemulihan penuruaan nilai: (9) Jumlah aset tetap yong dijadikan jaminan, nara pihak yang menerima jaminan dan v alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, rifai pertanggungan asuransi, dan Fisko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tklak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, bi 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang menilik kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated 3creaye, unoperated Kreage, Suar Can peralatan serta fasiltas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur v Yan peralatan serta fasiktas dalam pengerjaan) Catatan 12
Page 39 OCR 0.808
Page 39 of 83 (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang (a) Lokasi penambangan: (b) Saido awal untuk masing-rnasing lokasi: (Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan) dan (d) Sakdo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara tain: . ceca a) juntah tercatat bruto dan akumulasi amoetisasi: “ Catatan 12 b) elokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas laporan laba ragi n komprehensif, v Catatan C) rekonsikasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Yakberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: v Catatan 13 d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualiikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perisde berjalan: dan “ (2) tarif kapitalisasi yang @igunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang h layak dikapitalisasi: 4 @) Jumlah tercatat Asat dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: MN penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa peritde amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: “ 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar seguai SAK yang berlaku, diungkapkan: “ (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset bat Glukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jurniah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas: 1) niai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (I) tanggal cfekt revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) narna Perdlai dan tanggal laporan penilaian terakhir: 3
Page 40 OCR 0.833
Page 40 0183 (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi sgntikan yang digurakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) Jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Asat tersebut dicatat @engan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama penlade dan pembatasan-pernbatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan “ Yang harus ungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Sakio awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saide akhir, b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi “ Yang harus diungkapkanantara lain: (1) macian biaya perokehan aset eksplorasi dan evaluasi per aras Of Interest yang mencakup saido awsi, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, liabiltas, penghasian dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, (s1 Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: Ca) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-kata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pergupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya, (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): aj Bi an dimana nundaan day ah Tang Tera Yang Diona terjadi pe masa (a) Alasan terjadinya penundaanj (0) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat @dakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya y: luhkan tersebut, serta metode dan asumsi
Page 41 OCR 0.819
Pase 41 of83 utama yang dipergunakan dalam mergiitung penurunan nilai tersebut. 9) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang barus diungkapkan antara lam : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan setara tahun barjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saida awal, (c) Penambahan/ pengurangan: (d) Amortisasi, dan Ca) Saldo akhir. (2) Baya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjalasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan) (4 Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alaran terjadinya penundaan) (b) Amortisasi belum diperhkungkan karena belum dinilainya produksi: dan (ce) Jumlah penurunan (write dowi) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap bisnya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nidal tersebut, (5) Apabsa terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian Gari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk bap-tiap Area af Interest. 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipsahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan €) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, Lt 2 Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka bj) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nia tercatat pada awal dan akhir perodej (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: aa
Page 42 OCR 0.825
Page 42 of 83 (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provsi selama periode bersangkutan) (4) jumlah yang dibatalkan selama penode bersangkutan atas jumlah yang belim digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskanto, (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) indikasi ketidakpestian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkat6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakus untuk estimasi penggantian tersebut. 3 Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara tain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4 Khusus Industri Perbankan Wabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uangj dar b) Uralan mengenai sifat masing-masing kewajiban, “ 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tangget dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. ko 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain fiabiitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu 8) biaya kontrak yang terjadi b) laba yang diakui €) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termmin). Lawa
Page 43 OCR 0.814
Page 43 of 83 7) | Khusus Industri Perbankan 8) Simpanan Nasabah v Yang harus diungkapkan antara lain rintian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (Li) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincan jumlah smpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (8) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5S) Rindan simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, #nisalnya diblokir atau dijaminkanj dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kapada pamilik reicening giro. b) Simpanan dari Bank Lain F) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincan jumlah smpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Ringan simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijamirikan. 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa 3) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan “ Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) @incian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) @mcian berdasarkan mata uang: (8) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jurmlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim d Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kopada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (A) Jumlah utang menurut mata uang.
Page 44 OCR 0.818
Page 44 083 C) Estimasi Klaim Retansi Sendiri N Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menunk jenis asuransij (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang) dan (a) Juemiah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan “ Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurniah menurut program asuransi, (2) Jurntah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak bereiasi dan pihak ketiga) (a) Metoda perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. &) Utang Koasuransi (rewrite) FI Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang, $) Utang Reasuransi v Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dar (S) Jumlah utang atau piutang ressuransi yang disalinghapuskan. g) Utang Komisi “ Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Jumlah berdesorkan tertanggung den asuradur: (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi.
Page 45 OCR 0.816
Page 450183 h) Titipan Premi “ Yang harus diungkapkan entara lain ringan menurut jenis asuransi. 1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan V Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasi keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3) Saldo rrenurut usa. 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. “ 10) | Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya) dan b) informasi mengenai ketetapan pajak. 11)| Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Ilabiitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan D) Jurniah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan v penting kainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. N 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabiitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan kembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Chocktist ini, N 14) | Uabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 20b —— (i) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk #abilitas RI keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjangj (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: “ (3) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 46 OCR 0.856
Papo 46 of 83 (@) nilai tercatat kabxditas keuangan untuk setiap katagori: (b) laba atau rugi neto pada setiap liabiitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara Iain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondis dafault). 0) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (el Taman tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaan ng: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (8) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan Ia) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam rifai tercatat utang yang telah direstrukturisasi, Kk KK 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jurnlahnya, 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Labilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, Yang harus diungkapkan antara lsin liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimilik: untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak fancar atau kelompok lepasan yang diklasfikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Marus diungkapkan antara lain : 3) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnah utang: D) jurnlah utang menurut mata uang: dan CG) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. ac
Page 47 OCR 0.817
Page 47 ol 89 3 b) d 9 2) n » h) » » 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus @ungkapkan antara lain: rincian jurvah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: leksaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: tanggal jatuh tempo: Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pnjaman: kejadian penting lainnya antara lsin kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: persyaratan lsin | yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/etau pembatasan perolehan utang baruj dan pengungkapan informasi sehubungan dangan Sabvlitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasfikasikan sehagai llabibtas jangka panjang, antara (din adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. . 2. sana at Catatan 14 dan Catatan 18 a) b) e) K3) 20) | Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara iain : jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) peda tanggal laparan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pernbayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dangan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan dngal tanggal laporan posisi keuangan, dan ndai kininya, untuk satiap periode beri (L) sampai dengan satu tahun) (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari $ (limajtahun. pembayaran sews koritinjen yang diakcut sebagai beban pada periode tersebut: total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (nan-cancellabis subloase) pada tanggal laporan posisi keuangan:
Page 48 OCR 0.837
@) # Page 48 of83 keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan peryewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara law: (Lt) dasar penentuan utang sewa konbnjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pambatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) Khusus Industri Perbankan 8) 8) (31 Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Ringan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (S) Jumlah senortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang mekputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tampo, bean yan Ra rus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covanance) (?) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Be Sean surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lsin: (a) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh ternpa, nilai Aset bank yang dijaminkan, Gan persyaratan penting lainnyaf debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (S) Apabita bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari Ungkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara taln: (1) Rincian berdasarkan Jenis, mata uang, dan kolektibilitas:
Page 49 OCR 0.827
Puge 49 083 (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigi (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (9) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan konti menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat e pelaporan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi. 22) Kivusus Industri Gas dan Minyak Bumi Wabilitas Pengelolaan dan Reklarnasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : 2 by 1 d) (21 Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dbentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir. Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLM dan labilitas bersyarat lamnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, Apabiia dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban Hack taboaker maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (2) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat datribusikan ke dalam: la) biaya jasa kini, Ib) biaya bunga: ic) iuran oleh pesarta program: (6) keuntungan dar kerugian aktusrial: Catatan 21 Catatan 21 Catatan 21 Catatan 21
Page 50 OCR 0.803
Page 50 0183 le) perubahan kurs mata uang selena ne tai uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, “ IM imbalan yang dibayarkan, “ la) biaya jasa lalu: “ (h) kombinasi baris, bi (i) cwtaiment: dan bi U) penyelesaian. bi (9) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai pa dan jumlah yang dihasilkan dari program yang Catatan 21 seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta sada awal dan akdir dari sebap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan “ SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat distribusikan pada setiap: “ (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (dj) iuran oleh pemberi pekerja) (e) Iuran oleh peserta program: IN imbalan yang dibayarkan (9) kombinasi bisnis: dan (hn) penyelesaian, (5) rekonsilasi mai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Catatan 21 Asctdan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuanyan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: “N (c) setiap jurnlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (dy Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK) dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pas Catatan 21 dimana hai tersebut termasuk: Ia) biaya jasa kini: v
Page 51 OCR 0.824
Page 81 or83 (b) biaya bunga: (c) basil yang diharapkan dari aset program: X (6) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset “ sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metcde koridor “ 1086 (sepuluh per seratus): (FP) binya jasa lalu: “ (9) dampak dari curtatment terutama terkait dengan penyelesaiannya) dan “ (h) dampak dari batasan dalam SAK: (?) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saido laba, meliputi: b3 la) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, (8) va kurmulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarlal yang diakul pada “ Catatan 21 patan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan Lonipntongr alam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utarna yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk sebap kategori utama dari aset program, yang mencakup, pamun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, proparti, dan seluruh aset lain (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: “ ta) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dar (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori “ utama dari aset prograrni (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, V (13) Asumsi aktuartal utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin v Catatan 21 antara persentase dan vanabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan, (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk pericde yang disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): «|
Page 52 OCR 0.844
Page 32 of83 Ce) tingkat tren biaya kesehatan: dan JA Keterangan | (F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: “ (2) bisya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja perladik neto, dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Infissi yang rendah, (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari: Ca) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau v defisit pada program, dan (B) penyesusian yang timbul peda: (W Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Tabiltas prograrn peda akhir periode pelaparan, dan (R) aset program dinyatakan sebagai Jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan (16) estimasi terbaik pembari kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari “ luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah perlode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang mernbagi risiko antar entitas “ sepangendali, wajib deungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti tu: (b) dalam bal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan (I) "ntormasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir CL) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (ilijiika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK. Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), Butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.
Page 53 OCR 0.818
Page £3 of83 b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan v jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. | d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja “ Yang harus diungkapkanantara lain: (1) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai llabilitas kontinjen (jika ada). 24) | Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: @) rincian menganai janis, nilai nominal dan milai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obiigasi dicatatkan, dan tujuan perertitannya, b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo datam waktu 12 (dua belas) bulan: O) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pas-pas yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, @) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyarstan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) | Sukuk &) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (Lt) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan scema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (ce) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi / 2 an an an an La pk saga
Page 54 OCR 0.797
Page 84 of 83 Iasil (untuk Sukuk mudharabah), (O- rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil: (ga) jangka waktu (hn) tujuan penerbitannya: dan (W persyaratan penting lain (2) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) butan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaani (S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan Gika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan t8) kenafan peta penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik hi persyaratan dan kondssi Sukuk (risalnya restrukturisasi Sukuk ang kondisi nak defaukh. 26)| Utang Subordinasi Yang barus dungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, Cl persyaratan terkait dengan pelunasan utang suberdinasi, d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan #) persyaratan penting lainya, 27)| Obligasi Konversi kaan an ha aa Yang harus dungkapkan antara lain: a) rindan mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tampo, jadwal “ pembayaran bunga, suku bunga, bursa tampat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, D) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga “ pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: €) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan 4 tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemagang abiigasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonyerskan dan dampak dilusinya, “
Page 55 OCR 0.815
Pase 8S of 83 Ce) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, . P jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 0) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: IN) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defsulr): JI) dalarn hal Perusahaan rnenerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, 1 wapb diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli kh komponen Labilitas dari obligasi konwarsi: “ ) keberadaan fitur doriwatif melekat: dan N m) persyaratan penting lainnya N « Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, terrnasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penertstah dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pas cadangan dalam ekuitas, C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan v Catatan 22 persentase kepernilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (ima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan 13) Pemegang saham lamnya, d) Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, v Catatan 22 seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkatt, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, bi penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dangan darvatau tanpa Hak Catatan 22 ae: »
Page 56 OCR 0.815
Page 86 ol 83 Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private plscement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan rbodal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, c) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar @isebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. Catatan 22 2 Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetarj b) Ursan sumber agio saham, C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuttas, G) Uraian mengenai s#atdan asal selisih kurs atas modal disetor: @) Ursan mengenal sfat dan asal tambahan modal disetar lainnya: f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendah, antara lain: (Ll) Mama dan penjelasan tentang entitas atau bisns yang berkombinasij (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara) (3) Tanggal efektif transaksi (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan skibat kombinasi bisris tersebut: (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah ambalan yang teraki: (6) Niai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima dan (7) Penyajan kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (D) Ikhtisar jumtah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (ce) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. aa —2 Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 Catatan 23 3 Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
Page 57 OCR 0.806
Page 57 of 83 (2) Nama enttas anak| dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian) “ dan €) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya d Pengendalian, 4) | Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal “ disetor, b) Tanggai atau periode perolehan serta jumlah lembar dan rutai saham treasuri yang N diperoleh, €) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal “ disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara N harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan Cc) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasuri, "3 S5) | Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: “ B) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait 4 dan Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. 1 6) | Waran Yang harus diungkapkan ankara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj v b) dasar perentuan Nilai Wajar waranj €) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), “ d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan “ &) ikatan-ikstan yang terkait dengan penerbitan waran. N 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya Yarg herus diungkspkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing V komponen pendapatan komprehensf lainnya.
Page 58 OCR 0.806
Page S8 ol 43 8) | Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendal atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau 4 tidak langsung pada entitas Induk. 8. Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan Yang harus dungkapkan antara lain : a@) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama pericde, 4 termasuk pendapatan yang berasai dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (a) Royatti: danJatau (5) Divideng diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak kebga: ' b) Rincian jumlah dari kelampok produk/jasa utama, €) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1015 (sepuluh “ Catatan 24 perseratus) dari pendapatan: d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup Catatan 24 dalam setiap kategosi signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah x berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) &) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: 1 (4) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) met) pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul dalam periode berjalan: dan (CJ Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhur periode pelaporan: (a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan, (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (c) Jumlah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas,
Page 59 OCR 0.831
Page 59 083 N Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v terpitah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan kesgenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya) dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagerian, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yarg harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif: Bb) Objok atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif: G) Besaran tarif dan C) Perjanjian lain yang terkak. 3) | Khusus Industri pembiayaan Runcian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: 8) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan €) Pendapatan sewa, 4) | Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jesa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusij “ &) Subsidi tidak mampu: dan Cc) Selisih perhitungan klaim. 4 5) | Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: matan an cs.
Page 60 OCR 0.839
Page 60 of 83 a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: “ b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, 9) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan &) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas desar kepemilikan armada mna 6) | Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa v telekomunikasi sendirs, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pibak lain, 7) | Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, “ premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan mekputi nncian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, V Gan rincan pendapatan kerjasarna operasi: 8) Ika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus dungkapkan, x 9) | Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang barus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obhgasi Pemerintah, b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: C) Efok-efek: dan &) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, mmm
Page 61 OCR 0.833
Page G1 of 83 10)| Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: N (Ci) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead Gitambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatanj dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, “ Catatan 25 11)| Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departemontalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalsasi: B8) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: Cc) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis: &) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa: Ih) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenakan (penurunan) estimasi klaim retensi sendin untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jwa Fi Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, Jan klaim kematian, Ch Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok v pendapatan komisi dan beban kamisi untuk setiap jenis asuransi. & enesaesena
Page 62 OCR 0.818
Page 62 of 43 Gd) Hasil Investasi V Yang harus dungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementatsasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya) dan Cc) Rincian jurmah unsur-unsur beban departemen lainnya, Bab 14) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lan: a) Beban penjualan bj Beban distribusi: dan £) Beban umum dan administrasi. “ Catatan 26 Catatan 26 13) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban prowisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama, 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Karsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan, 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya, D) Nincian dan jumlah Beban Isinnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : fi) biaya pinjaman meliputi: Cntatan 27 Catatan 27
Page 63 OCR 0.805
Pase 63 083 (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metade suku bunga 2 efektif, : V (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang berlaku, dan A (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuatan terhadap bunga) (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: “ (a) rugi penurunan nilai dari kuntasi atas Investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi reto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalul laba N | dan (4 0 bau premu'diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk Indung O) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi ! (E) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Venture Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan “ (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihantikan, yang diungkapkan secara terpisah, 18)| Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah 2 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, €) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obikyasi Rekapitalisasi Yang harus dungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) | Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: 1 b) keuntungan dan kerugian aktuariai atas program manfaat pasti: “ €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, “ d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, “ €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen Indung mlai dalam rangka j lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
Page 64 OCR 0.844
Page 64 0183 20)| Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: “Y (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuatan yang diakui pada periode atas pajak koni yang berasal dari penode lalu, “N (3) jumlah beban (penghasdan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan v temporer dan pembalikannya: (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif 4 pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya A atau perbedaan temporer suatu periode laki yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkat dangan perubahan kebijakan akuntansi dan “ kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan Catatan 206 @tau dikreditkan langsung ke ekuitas: “ €C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap kornponen pendapatan komprehensif V Catatan 208 lain, kecuafi untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi daryatau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsikasi antara baban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi v Catatan 206 dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang bertakis: atau (2) rekonsikasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: €e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya, v MD Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat K Catatan 200 dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai asot pajak tangguhan dalam laporan keuangani Catatan 20e Catatan 20e Catatan 200 “ Catatan 206
Page 65 OCR 0.804
Page 68 0183 Gl jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan Investasi pada entitas anak, “ cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas katitas pajak tangguhan yang belum diakui: N) rekonsiliasi Tiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: “ Catatan 206 (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabtlitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai V dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, Catatan 20e J) pernyataan bahwa laba kana pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian Catatan 20e SPT Tahunan PPh Badan N K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensesi: “ mana (1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, N Catatan 20x apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Kabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: v (L) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) faba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham J Perusahaan yang diusulkan atsu diumumkan sebelum Laporan Keuangan Oiotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Labilitas dalam laporan keuangan: n) uraian jumlah perubahan peda jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v praakukisi apabila Perusahaan adatah pihak pengakussisi dalam suatu kombinasi bisnis: 0) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diskw apabde manfaet pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi basnis v tidak diakui pada tanggal akuksisi tetapi diskul setelah tanggal akuisisi: dan Pp) jumlah aset pajak tengguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas zset pajak tangguhan, apabita: (1) pe ngan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak Lu lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau perinde sebelumnya yang “ Catatan 200
Page 66 OCR 0.852
Page 60 of 83 mengakibatkan diakuinya asot pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang barus diungkapkan antara lain « 3) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat distribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba par saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham ddusian karena instrumen tersebut bersifat antidMutif Untuk periode sajian: @) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yeng terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir pericde pelaporan: dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. “ Catatan 30 22) Transaksi Pihak Berclasi Yang harus diungkapkan antara lain: B) Pengungkapan mengenai transaksi atau sakio dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Ap 1.000,000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,538 (nol korna lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan arang atau anggota keluarga terdekat meliputi pama, sifat dan hubungan dengan pinak berelasi serta infarmasi tentang transaksi Gan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi Gengan entitas berelasi meliputi sifat dar hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saido, termasuk. komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Catatan 28
Page 67 OCR 0.821
da) 8 Page 67 of83 dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkak: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jarminan, dan sffat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian) dan (BD) indian gararsi yang diberikan atau diterima, (3) jumtah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian panurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan perabapusan piutang terkait Gengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pemberitukan: pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dirnaksud dalam huruf a) dan b) Gilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (L) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak, (9) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venture, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. Seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) Imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang Isinya, (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas beratasi dengan pemernntah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan) Catatan 28 Catatan 28
Page 68 OCR 0.837
Pare 68 0183 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lesanya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, Signifikan, indikasi secara kuantitatif atou kualitatif atas lussnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 23) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang setain mata wang fungsional. b) Yang harus diungkapkan entara lain: (1) rincian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata yang asing serta ekuivalennya Gala mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dan Nabilitas moneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvaten dalarn mata uang fungsional: “@ sby selisih kurs yang diakui dalm taba rugi, kecuali untuk selisih kurz yang be Il pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui kaba rugi: lan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif tain dan diakumulesikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersabut pada awal dan akhir periode. Cutatan 29 Catatan 29 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : 3) untuk setiap rugi penirunan nilai yang diakui atau dibakk selama perlode tertentu untuk Suatu aset Individual, terrnasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (L) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui datam laba rugi selama Periode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang dilakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwW! yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (S5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revatuasian yang Glakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset,
Page 69 OCR 0.842
Page 69 of 83 25)| Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan 3 b) g Periode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lam : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dormpek estimasi pada periode mendatang. Datam hal jumlah Gampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus Ctungkapkan, Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara tai : (1) “at dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (8) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang @sajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: can (S) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periada-pariode sebalum pericde-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya gerubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang barus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) Jumiah koreksi untuk setiap perloda sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusianj (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dari (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
Page 70 OCR 0.793
«) (2) te) @ (5) () ic) (8) (9) (10) (ar) Page 70 of 83 rama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi, tanggah akuisisi, biaya berkait akulsisi, di tuar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekutas, periode berjalan, dan akurnulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi besnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diskuisisi, penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwil yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal #kussisi atas total kmbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akutsisi untuk setiap kelampak utama Imbalan, kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset ndemnfikasi: (B) jumlah yang diakui peda tanggal akuisisi, tb) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, (c) estimasi ksaran hasil (tdak dkdiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak Gapat disstimasikan. Dalam hal jumlan maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan fakta terscbut, Perusahaan harus mengungkapkan petang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelampok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) Jurnlah piutang bruto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabiitas yang diambil aih: setiap kabilitas kontinjens yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal | ——#—#teteranan ————— | ag | Tidak | WA | keterangan | 26) | Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berkut untuk setiap kombinasi bisris yang terjadi selama periode pelaporan, Yatu: — aa . -
Page 71 OCR 0.859
(12) (13) (14) tas) Page 71 of 83 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan perstiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjansi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat Gtukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi tesnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10015 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal #kuisisi: la) jumlah dari kepentingan nonpengendak pada pihak yang @akuissi, yang diakut pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan mila tersebut, untuk setiap kepentingan monpengervdali pada pihak yang diakukisi yang diukur pada Nilai Wajar dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Milai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada phak yang diakutsisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensf untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan taba atau rugi dari pihak yang diakursisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan lsbe rugi konorehensif pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau tugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.838
Page 720183 kombinasi bisris yang terjadi selama tahun berjalan talah dipertitungkan b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahsan yang menjadi pihak pengakusisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk satiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: (t) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liablitas, kepentingan nonpengendahi tertentu atau jenis ambalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisns sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bsnis belum selesai: (b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jer's Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (ce) sifat dan jumlah dar setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbatan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: fa) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang Gigunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) Nabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwil pada awal dan akhir perlode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui peda periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau llabiltas yang @ambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang dkungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahsan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan (transaksi kombinasi bisnis: dar
Page 73 OCR 0.846
Page 73 of 83 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan . dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu perade: (1) antah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak ateu bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dan (a) jumlah aset dan Ilabilttas selain Kas dan Setara Kas pada cntitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, dikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi Yang barus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen, Y Catatan 31 (4) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengklentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan, (2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabditas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi Cari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas sogmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan, b) pengungkapan pada level erritas v (t) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau satiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |, negara domisili Perusahaan: dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh . Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. Ae M4 Merak
Page 74 OCR 0.862
Page 74 0183 (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |. negara domisili Perusahaan: dan Ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan menwiki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1016 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ka) takta, tb) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (Cc) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. Operasi yang Dihentikan 3) Yang barus diungkapkan antara lan: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, Gan waktu pelepasan dari aset dan Ilabilitas operasi yang dihentikan) dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesusi SAK yang berlaku, b) Yang barus dungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dibentikan, antara lain: (1) anahsa atas jumlah swongei yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif mekputi: ta) james beban, dan faba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelornpok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasian yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dibentikanj dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75 OCR 0.818
Page 750183 &) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yetu Lah Indung nilai atau tujuan lainnya (non Indung nilai), seperti untuk tujuan mek b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kantrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Indung ndai dan kelompok non findung nila: (1) bakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bertuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties): (3) tanggal jatuh tampa) (8) nilai keseluruhan kontrak dan Wilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabiitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting tainnya, €) Yang harus diungkapkan antara lain: Ci) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen resiko untuk setiap Masifikasi Indung nilai, termasuk peranan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung natal, (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, 29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat 30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabiitas keuangan antara lain: 8) Ndai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan, dan b) Werarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nisi Wajar aset keuangan dan liabiitas keuangan. Catatan 33 Catatan 33 3.) Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah dividen dan divklen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pernilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk:
Page 76 OCR 0.824
Page 76 of83 (1) periode pelaporan, dan (2) perbde sebelumnya: c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau difeklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Latilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, d) jumlah dividen proferen kumulatif yang tidak diakul. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari Ilabiltas kontinjensi dengan jumlah kabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: Bb) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpsah dari komitmen Isinya: Cc) daftar dan penjelasan bagian partsipasi dalam Ventura Barsama yang Signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendaian bersama entitas, dan d) dalam bal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar Witambahkan pengungkapan tambahan tentang: (8) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya) dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek, Tabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkat dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) Perikatan dan Kontinjensi 2) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: Ca) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Isensi, diungkapkan: L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: IL periode berlakunya perikatanj Ni. dasar penentuan kompensasi dan denda, IW jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan #. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjenjan yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk Investasi, diungkapkan: Catatan 34
Page 77 OCR 0.831
» (2) (3) (4) Page 77 0183 4. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, 1, periode berlakunya perikatan: W, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah dirsslisasi: dar Iv. sankai-sanksii pernberian jaminan atau gararsi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (c) periode berlakunya jaminan: dan (dj nilai jaminan, fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. Kontinjansi Yang harus diungkapkan antara lain : ta) 2 (3) (4) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (Cc) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal apinton): dan (d) darnpak keuangan Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, dungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, kemungkinan labiktas pajak tambahan: Ia) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (D) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karaktenstik aset atau Nabilitas kontinjensi: (D) estimasi dari dampak keuangannya: (ec) indikasi tentang ketklakpastian yang terkait dengan Jumlah atau waktu arus
Page 78 OCR 0.810
Page 78 of 3 keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: @) Isi perjanjian kerjasarna IR/Plasma: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: G) Hak dan Kabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama) @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan 1D Ist perubahan perjanjian, #ka ada. bath 35) Manajemen Risiko Keuangan 3) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengeklaan risiko, termasuk, namun tklak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kradit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuargan yang belum jatuh ternpg ataki tidak mengalarm penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko Ikuiditas, antara tam: (a) analisis jatuh tempo untuk Habilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap pericde arus kas: dan (0) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko ikuiditas: (3) "iko paser, antara sin analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel nsiko yang relavan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (8) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, b) Pengungkapan sebagamnana dimaksud dalam Nurufa) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis (iko yang timbul dari Instrumen keuangan, Catatan 32 Catatan 32 36) Khusus Industri Perbankan 3) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (Al) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal peda tanggal laporan
Page 79 OCR 0.813
Page 79 of 83 besisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: (3) Aspek Khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. t3 Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang herus diungkapkan antara lain uraian Masing-masing aktivitas fiduolaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraiari mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam leporan pesisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajernen dan pemegang saham setalah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- rearganisasi, G) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Nabilitas sebekim digunakan untuk mengeliminasi Oefisit, dan €) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorgantsasi. 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Parusahaan dalam mengelola
Page 80 OCR 0.780
Page 80 0183 perrnodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikebia sebagai modal: (2) sifet persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk mEMenuhI persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikalota sebagai modal: “ Catatan 32 C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya, v Catatan 32 d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan “ €) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari Pihak eksternal, apabia g terjadi ketidakpatuhan, 39) | Transaksi Nonkas Yang barus diungkapkan antara lain Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara ain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 30)| Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara tain 3) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek v ataupun jangka panjang, D) perijelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan uinurn setiap perjanjian, seperti v kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: CG) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok “ Opsi sahamj G) untuk csi saham yang diaksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham v pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan: €) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham “ yang beredar pada akhir pericde, "penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu perioda, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Y
Page 81 OCR 0.786
Page 81 0183 Opsi tersebut peda tanggal Wajar tersebut diukur) dan (2) jurntah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nila Wajar tersebut v untuk instrumen ekuitas kain yang diberikan selama suatu pariode (yaitu selain Opsi saham): 9 dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap pasisi keuangannya. v 41) | Khusus Industri Asuransi: Hi Majotat Iaakaan dan Le aa Batas Tingkat Solvabilitas 4 (L) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat Solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat sowvabiitas yang dicapai perusahaan per tangga! pelaporan: dan (S Jumlah investasi yang diparkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: 8) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syarlah: C) Rincian Asot, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syasah, dan G) Zakat. 43)| Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: 4 2) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya: “ Catatan 34 C) Rasio keuangan penting, 4) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan C1 Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup “ perusahaan. “H)| Khusus Industri Kehutanan : 8) Rincian volume penjualan kayu bulat Geni kayu): Inn ana Pan
Page 82 OCR 0.822
Page 82 0183 Pemenuhan latnitas terhadap negara seperti OR, lainnya: c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jonls kegiatan Sehubungan pelaksanaan Sina desa hutan dan biayanya: 0) Khusus HTI, diungkapkan resisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan Gan akumulasinya, dan "Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana | (1) Realisasi pembangunan jotan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib 45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara tain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada aktir perlade pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkind: dar Contoh perktiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuakan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nenpanyesuai yang muterial setelah periode pelaporan, "aka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tenggol terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. Catatan 35 45) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan 3) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi) C) — tanggat penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan 3 pemibahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
Page 83 OCR 0.804
Page 83 of 83 keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul Hau diestimasi secara wajar, 47)| Reklasifikasi 2) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam Fa Japoran keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) Jumlah masing-masing pos atau Gabungan beberapa pos yang diraklasifikasi: n (3) alasan rekdasifikasi, b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak Praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: V (1) mlasan tidak moreklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direciasifikasi, 48)| Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: 2) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi ) bantuk lsin dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan N pemerintah yang telah diakul. 49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain 3) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahsan yang menyusun laporan keuangan dengan V menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, y b) Yang harus diungkapkan antara kain: (1) — Tngkasen perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelesannya, dan (3) — rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di regara lain untuk Y melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
Page 84 OCR 0.810
Page B4 of R3 tersebut, maka pengungkapan tersebut wajb ditambahkan dalem laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 31 Juli 2026 ba “PABIRU TN 2 EA. IA Jaz
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam
p.1 ×6
unresolved
org
Mirawati Sensi Idris Publik Nama Partner N
p.2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.6 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×11
unresolved
org
Bank Indanesia
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.