Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1 OCR 0.927
Bakrie & Brothers No.: 123/BNBR/CS-BEI/XII/25 Jakarta, 18 Desember 2025 Kepada Yth. PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”) Gedung Bursa Efek Indonesia, Menara I, Lantai 4 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 u.p: Yth. 1. Bapak | Gede Nyoman Yetna - Direktur Penilaian Perusahaan 2. Ibu Vera Florida — Kepala Divisi Penilaian Perusahaan | Dengan hormat, Perihal : Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Insidentil PT Bakrie & Brothers Tbk. Menindaklanjuti surat kami sebelumnya No.: 121/BNBR/CS-BEI/XII/25 tanggal 16 Desember 2025 dan merujuk pada Pengumuman BEI Nomor Peng-SPT-00420/BEI.WAS/12-2025 perihal Penghentian Sementara Perdagangan saham Perseroan pada tanggal 12 Desember 2025 dan permintaan BEI melalui surat elektronik pada tanggal 12 Desember 2025 agar Perseroan melaksanakan Public Expose Insidentil, maka dengan ini kami sampaikan laporan ringkas mengenai penyelenggaraan Paparan Publik Insidentil PT Bakrie & Brothers Tbk. (“Perseroan" atau “BNBR') yang telah diselenggarakan pada hari Rabu, 17 Desember 2025, pukul 11.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB, diselenggarakan secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Webinar, sebagai berikut: A. ACARA PAPARAN PUBLIK INSIDENTIL Acara Paparan Publik Insidentil Perseroan dihadiri oleh Direksi Perseroan yang terdiri dari: - Wakil Direktur Utama :A. Ardiansyah Bakrie - Direktur : Hendrajanto Marta Sakti - Direktur : R.A. Sri Dharmayanti - Direktur : Kartini Sally Berdasarkan salinan daftar hadir, acara tersebut dihadiri sebanyak 73 Peserta. Terlampir kami sampaikan salinan daftar hadir yang di maksud. B. AGENDA PAPARAN PUBLIK INSIDENTIL Pembahasan yang disampaikan dalam acara Paparan Publik Insidentil, adalah sebagai berikut: 1. Pembahasan terkait dengan kinerja Perseroan, 2. Pembahasan tentang Bisnis yang telah dijalankan Perseroan, 3. Kondisi terkini Perseroan, 4. Strategi Pertumbuhan Bisnis Perseroan, 5. Inisiatif strategis Perseroan, dan 6. Tanya jawab: Bakrie Tower 35. Rasuna Epicentrum JL ILIR. Rasuna Said — Jakarta 12040, Indonesia P.O. Box 660 JKTM 1231812125 115 Telephone : (6221) 206 Faesimile : (62 21) 2991 2 Web : www.bakrie-brothers.com
Page 2 OCR 0.949
C. TANYA JAWAB Selanjutnya, berikut kami sampaikan ringkasan sejumlah pertanyaan yang diajukan beserta dengan jawaban dari Direksi Perseroan selama berlangsungnya acara Paparan Publik Insidentil Perseroan sebagai berikut: Pertanyaan Sesi Pertama: 1. Media InvestorTrust Pertanyaan: Ada banyak jalan tol yang siap untuk diakuisisi, apakah BNBR group ada rencana untuk membidik proyek jalan tol lainnya setelah selesai akuisisi Cimanggis Cibitung atau CCT? Jawaban: Sehubungan dengan pertanyaan apakah Perseroan akan melakukan akuisisi kembali jalan tol lainnya, sementara ini Perseroan belum berencana untuk kembali akuisisi jalan tol lainnya. Namun saat ini dengan memiliki jalan tol CCT, Perseroan melihat prospek yang sangat menjanjikan dikarenakan jalan tol CCT dapat memberikan recurring income untuk Perseroan dimasa depan. Hal ini didasarkan pada posisi strategis ruas jalan tol Cimanggis-Cibitung yang menjadi bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2), yang diproyeksikan akan semakin meningkatkan volume lalu lintas seiring berkembangnya kawasan industri, logistik, dan perumahan di koridor timur Jabodetabek. 2. Zsazya dari InvestorTrust Pertanyaan: Kinerja Perseroan pada 03 2025 terlihat menunjukkan penurunan, namun kenapa harga saham BNBR justru naik? Jawaban: Pergerakan harga saham sepenuhnya ditentukan dengan adanya suatu mekanisme pasar dan pelaku pasar dapat memiliki penilaian masing-masing terhadap perkembangan suatu industri, arah kebijakan pemerintah dan prospek sektor ekonomi secara umum. Sehingga bisa dikatakan untuk kenaikan harga saham dimaksud diluar dari kendali Perseroan dan merupakan suatu mekanisme pasar. Pertanyaan Sesi Kedua: 1. M. Naufal dari Analis GaleriSaham.com Pertanyaan: Saya lihat di keterbukaan informasi BEI bahwasannya BNBR baru saja menyelesaikan pengambilalihan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT). Pertanyaan saya adalah apa keunggulan ruas tol CCT dibandingkan dengan ruas tol yang lain? baik dari sisi pengguna maupun dari sisi BNBR selaku pemiliknya? Jawaban: Mengenai keunggulan dari jalan tol CCT dibandingkan dengan ruas tol lainnya, seperti pembahasan yang sudah disampaikan sebelumnya, yaitu ruas tol CCT ini memiliki 123-18/12/25 25 Ve
Page 3 OCR 0.955
keunggulan strategis diantaranya CCT terintegrasi langsung dengan rencana jalan Tol Cikampek 2 atau Japek 2 yang menghubungkan Jakarta dengan Cikampek Selatan, yang akan memperkuat fungsi jaringan jalan tol lingkar luar Jabodetabek. Keterhubungan ini menjadikan Tol CCT sebagai penghubung penting antara kawasan selatan-timur Jabodetabek dengan koridor industri dan logistik di Bekasi, Karawang, hingga Jawa Barat bagian timur tanpa harus melalui ruas Jakarta-Cikampek eksisting yang padat. Dengan adanya konektivitas ke Japek 2, arus lalu lintas jarak menengah dan jarak jauh khususnya kendaraan logistik dapat dialihkan ke jalur yang lebih efisien, sehingga meningkatkan daya tarik dan volume lalu lintas Tol Cimanggis-Cibitung. Integrasi ini juga memperkuat prospek pertumbuhan trafik dan pendapatan jangka panjang, sekaligus menempatkan ruas tol Cimanggis-Cibitung sebagai bagian dari jaringan tol strategis nasional yang mendukung efisiensi distribusi barang dan pengembangan kawasan industri di koridor timur Jabodetabek. Jalan tol CCT menunjukkan potensi yang sangat baik selain dari Japeksel tadi yang disampaikan dan juga menghubungkan bagian selatan dan timur, yang kita ketahui adalah daerah padat di Jakarta dan sekitarnya, Jalan tol CCT juga menghubungkan 2 major tol road di Indonesia yang teramai bahkan boleh kita bilang yaitu Jalan tol Jagorawi ke arah selatan dan juga Jalan tol Cikampek ke arah timur. Jadi kalau kita lihat masing-masing jalan tol tersebut itu sudah sangat padat sekali, angkanya mungkin di atas 400 ribu kendaraan per hari sedangkan proyeksi dari tol CCT hanya 43 ribu, sehingga jauh sekali potensi pengembangannya dan satu lagi kita lihat jalan tol CCT juga menghubungkan jalur ke arah barat yaitu Depok Antasari, Antasari Serpong yang ke arah airport dan juga ke bagian barat Jakarta yang terkenal ramai kalau kita lihat traffic di tol tersebut sudah mendekati 80 ribu, jadi potensi pengembangan jalan tol CCT masih sangat besar sekali. 2. Bapak Herry Christian dari Investor Pertanyaan: Apa yang menjadi pertimbangan BNBR dengan mengakuisisi jalan tol CCT? apakah bisnis Jalan tol dimasa depan dipandang menguntungkan bagi BNBR? Jawaban: Perseroan sebagai perusahaan manufaktur dan infrastruktur melihat ini suatu aset infrastruktur yang sejalan dengan strategi dan visi Perseroan. Jalan tol CCT merupakan suatu aset yang kuat, yang solid dan sudah jadi serta sudah memberikan cash flow dan akan kedepannya memberikan revenue cash stream dan juga boleh dibilang industri yang sangat strategis jadi dependently ini akan memperkuat posisi Perseroan dalam sektor infrastruktur dan juga infrastruktur nasional. Tujuan Perseroan lainnya adalah untuk dapat mengoptimalkan sinergi usaha, meningkatkan kontrol operasional dan strategi atas aset jalan tol tersebut, serta mendorong kontribusi pendapatan yang berkelanjutan dan signifikan terhadap kinerja konsolidasi Perseroan ke depan. Dengan ditopang dengan revenue stream yang lebih stabil, membuat Perseroan kedepannya akan memiliki profitabilitas kinerja yang juga jauh lebih stabil. 123-18/12/25 315 r Le
Page 4 OCR 0.950
Pertanyaan Sesi Ketiga: 1. Ibu Rininta dari Investor Pertanyaan: Bagaimana outlook bisnis dan strategi Perseroan pada tahun 2026? Jawaban: Prospek pada tahun 2026, Perseroan berfokus menjalankan bisnis existing yaitu di bidang manufaktur dan infrastruktur yang dimana merupakan DNA dari Perseroan. Secara bersamaan Perseroan juga mencoba mengembangkan bisnis-bisnis baru di bidang ekonomi berkelanjutan dan hijau. Sebagai contoh, Perseroan mengembangkan bus listrik, yang dimana sebagai salah satu bisnis berkelanjutan dari pengembangan bisnis yang sedang dijalankan, tentunya bisnis-bisnis baru tersebut masih berkaitan dengan bidang manufaktur. Selain itu Perseroan melalui Helio sedang mencoba mengembangkan bisnis berkelanjutan terkait dengan pembangkit listrik yang lebih ke arah green energy. 2. Bapak Farhan dari Investor Pertanyaan: Apakah akuisisi Jalan Toll CCT ini sejalan dengan strategi jangka panjang BNBR khususnya bagi Bakrie group? Jawaban: fokus pada sektor infrastruktur dan sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan bisnis. Melalui akuisisi ini, Bakrie Group dapat memperluas kepemilikan dan kendali atas aset- aset infrastruktur strategis yang bersifat jangka panjang, berpendapatan stabil dan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional. Selain meningkatkan dengan Iini bisnis Bakrie Group lainnya, khususnya dalam hal pendanaan, pengelolaan proyek, dan optimalisasi operasional. Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan nilai perusahaan secara berkelanjutan, memperkuat posisi Bakrie Group sebagai pemain infrastruktur nasional, serta menciptakan fondasi bisnis yang lebih resilien terhadap fluktuasi ekonomi. Demikian kami sampaikan, atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih. , Hormat kami, iv PT Bakrie & Brothers, Tbk. Christofer A. Uktdlseja Corporate Secretary 123-18/12/25 45
Page 5 OCR 0.854
Tembusan Yth.: Bapak Iman Rachman - Direktur Utama, BEI, Bapak Inarno Djajadi — Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”), Bapak Aditya Jayaantara — Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II, OJK, Bapak M. Maulana - Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik |, OJK. 12818112125 s5 N-
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida
p.1
unresolved
org
PT Bakrie
p.1 ×3
unresolved
org
Brothers Tbk.
p.1 ×2
unresolved
person
A. Ardiansyah Bakrie
· Wakil Direktur Utama
p.1 ×2
unresolved
person
Hendrajanto Marta Sakti
· Direktur
p.1
unresolved
person
Kartini Sally
· Direktur
p.1
unresolved
person
Herry Christian
p.3
unresolved
person
Rininta
p.4
unresolved
person
Farhan
p.4
unresolved
person
Iman Rachman
p.5
unresolved
person
Inarno Djajadi
p.5
unresolved
person
Aditya Jayaantara
p.5
unresolved
person
M. Maulana
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.