Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Presentasi Publik
Jakarta, 19 Desember 2025
PT Djasa Ubersakti Tbk
Public
Expose
Insidentil
PTDU
Page 2
Disclaimer
Materi dalam Public Expose Insidentil ini disusun oleh PT Djasa Ubersakti Tbk
(“Perseroan”) semata-mata untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas informasi
yang telah diumumkan kepada publik sebelumnya sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Materi ini tidak memuat fakta material baru, tidak dimaksudkan sebagai penawaran, ajakan,
rekomendasi, maupun dasar pertimbangan untuk membeli atau menjual efek Perseroan
Seluruh informasi terkait rencana aksi korporasi Perseroan akan tetap mengacu pada
keterbukaan informasi yang telah dan akan diumumkan secara resmi, serta tunduk pada
persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan serta
Bursa Efek Indonesia.
19 Desember 2025 - Public Expose Insidentil 2 PTDU
Page 3
Kondisi Keuangan Perseroan
(Posisi per 30 September 2025)
LIKUIDITAS & MODAL KERJA
Aset Lancar Rp 28 Miliar - Rp 65,8 Milyar (defisit) ----> Modal Kerja Bersih
Liabilitas Jangka Pendek Rp 93,9 Miliar
RASIO KEWAJIBAN TERHADAP ASET LAPORAN LABA RUGI Rasio Lancar (%) 29,9%
106 %
Pendapatan : Rp49,7 M ROA -1,59%
Rp 121 M Rp 129 M Laba (Rugi) Bersih : –Rp1,94 M
ROE -5,5%
Aset Kewajiban EBITDA terhadap pendapatan (%) 14%
Rasio Jumlah Liabilitas terhadap -16,74
Ekuitas
“Struktur keuangan Perseroan per 30 September 2025 menunjukkan tekanan likuiditas dan permodalan,
tercermin dari defisit modal kerja serta dominasi kewajiban jangka pendek.
Rasio kewajiban konsolidasi terhadap aset mencapai 106%, telah melampaui batas kewajaran struktur
permodalan. Kondisi ini mendasari perlunya langkah penguatan ekuitas guna memperbaiki struktur
keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha Perseroan”
19 Desember 2025 - Public Expose Insidentil
3 PTDU
Page 4
Rencana Aksi Korporasi
Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD)
Sehubungan dengan tekanan likuiditas dan permodalan Perseroan, diperlukan langkah penguatan ekuitas melalui penambahan modal. Penambahan
modal diharapkan dapat memperbaiki struktur keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha Perseroan.
● POJK nomor 14/POJK.04/2019 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak
Dasar
Memesan Efek Terlebih Dahulu (Pasal 3 huruf a)
Peraturan
● POJK nomor 31/POJK.04/2017 tentang Pengeluaran Saham dengan Nilai Nominal Berbeda
● Keputusan Direksi BEI Nomor Kep-00101/BEI/12-2021 tanggal 21 Desember 2021 tentang Pencatatan Saham Dan Efek
Bersifat Ekuitas Selain Saham Yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat (ketentuan V.1.3. dalam Lampiran II)
Rencana ● menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.750.000.000 saham baru tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMTHMETD”)
Penambahan dengan nilai nominal Rp16 per saham sehingga nilai keseluruhannya adalah sebesar-besarnya Rp60.000.000.000.
Modal
● Jumlah saham tersebut setara dengan sekitar 71,43% dari modal disetor Perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD.
● Penyelesaian sebagian kewajiban Perseroan akan memperkuat struktur permodalan Perseroan dengan rasio utang terhadap
ekuitas yang menurun;
Manfaat yang
● Beban keuangan yang menurun sehingga akan meningkatkan profitabilitas Perseroan;
Diharapkan
● Penurunan rasio utang terhadap ekuitas (DER) akan meningkatkan fleksibilitas Perseroan dalam mencari pendanaan baru yang
dibutuhkan untuk pengembangan usaha di masa yang akan datang;
● Meningkatkan nilai perusahaan dan nilai investasi bagi para pemangku kepentingan (stakeholders);
19 Desember 2025 - Public Expose Insidentil 4 PTDU
Page 5
Pergerakan Harga Saham
Pergerakan harga saham PTDU
Pergerakan harga saham IHSG
19 Desember 2025 - Public Expose Insidentil 5 PTDU
Page 6
Thank You
for more information:
corsec@djasaubersakti.co.id
PT Djasa Ubersakti Tbk
PTDU
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.