Back to announcement
20251217_IRSX_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32013848_lamp1.pdf
Other Text extracted IRSXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Lampiran
PT Folago Global Nusantara Tbk
1. Sehubungan dengan rencana Penambahan Modal Dengan Menerbitkan Hak Memesan Efek
Terlebih Dahulu (PMHMETD) yang telah mendapatkan persetujuan RUPS tanggal 25 September
2025, agar dijelaskan:
a. Apakah terdapat perubahan timeline pelaksanaan PMHMETD Perseroan? Apabila iya, agar
disampaikan timeline terkini pelaksanaan PMHMETD.
Jawaban:
Perseroan menyampaikan bahwa sampai dengan jawaban ini ditulis terkait dengan PMHETD
masih proses finalisasi dokumen-dokumen dan Prospektus.
b. Informasi harga pelaksanaan PMHMETD.
Jawaban:
Perseroan menyampaikan bahwa harga pelaksanaan PMHETD masih tahap finalisasi
Manajemen Perseroan .
c. Perkiraan dana yang dihasilkan dari pelaksanaan PMHMETD.
Jawaban:
Perseroan menyampaikan bahwa terkait dengan dana yang dihasilkan masih belum bisa di
perkiraan hal ini terkait dengan harga pelaksanaan, jumlah saham yang diterbitkan dan struktur
lain masih dalam tahap proses pembahasan di Manajemen Perseroan.
d. Tabel perbandingan pemegang saham yang mencakup perhitungan Pemenuhan Free Float
sebelum dan sesudah pelaksanaan PMHMETD.
Jawaban:
e. Kendala yang dihadapi Perseroan dalam pelaksanaan PMHMETD tersebut.
Jawaban:
Perseroan menyampaikan bahwa kami mengalami kendala dalam proses Audited laporan
keuangan mengingat di Quartal III ini merupakan masa peralihan dari manajemen lama ke
manajemen baru sehingga memiliki banyak waktu dalam proses Audited.
2. Sehubungan dengan perubahan fokus usaha Perseroan dari sebelumnya pemrograman komputer
menjadi digital agency dan entertainment, Perseroan telah menyampaikan keterbukaan informasi
dan tanggapan permintaan penjelasan perihal pendirian entitas anak. Atas hal tersebut agar
dijelaskan lebih lanjut perihal:
a. Sumber pendanaan Perseroan untuk menjalankan kegiatan usaha baru.
Jawaban :
Sumber pendanaan Perseroan untuk menjalankan kegiatan usaha baru tersebut berasal dari dana
internal Perseroan yang berasal dari penerimaan pelaksanaan waran seri 1.
b. Sumber pendanaan Perseroan pada saat pendirian/akuisisi entitas anak dengan melengkapi tabel
berikut:
Page 2
Nama Entitas Anak Nilai Pengambilalihan Sumber Pendanaan
PT Folago Picture Indonesia Rp124.000.000 Dana internal Perseroan
yang berasal dari kas dan
arus kas operasional
PT Folago Artificial Intelligent Rp124.000.000 Dana internal Perseroan
Commerce yang berasal dari kas dan
arus kas operasional
PT Folago Digital Media Rp400.000.000 Dana internal Perseroan
yang berasal dari kas dan
arus kas operasional
PT Folago Karya Indonesia Rp400.000.000 Dana internal Perseroan
yang berasal dari kas dan
arus kas operasional
(mohon dilengkapi apabila Perseroan
telah/akan mengakuisisi/mendirikan
entitas anak lain)
c. Apakah entitas anak Perseroan saat ini sudah efektif beroperasi?
Jawaban :
Beberapa entitas anak Perseroan saat ini belum efektif beroperasi dan sedang proses persiapan
internal untuk mulai beroperasi sesuai dengan bidang usaha masing-masing dan diharapkan pada
semester awal pada tahun 2026 entitas anak tersebut telah memberikan kontribusi pendapatan
terhadap kinerja keuangan Perseroan. Berikut entitas anak Perseroan yang belum beroperasi saat
ini :
- PT Folago Gaya Hidup
- PT Folago Picture Indonesia
- PT Folago Artificial Intelligent Commerce
- PT Tidak Tidur Entertaiment
d. Apabila sudah beroperasi agar diinformasikan kontribusi pendapatan dari masing – masing
entitas anak terhadap Perseroan per 30 November 2025 dengan melengkapi tabel berikut:
Nama Entitas Anak Rincian Informasi Kontribusi
Kegiatan Usaha Operasional Pendapatan (Rp)
Kepemilikan Langsung
PT Folago Picture Indonesia Aktivitas pemutaran (belum -
produksi dan pasca beroperasi)
produksi film, video
dan program televisi
PT Folago Artificial Intelligent Aktivitas pemutaran (belum -
Commerce produksi dan pasca beroperasi)
produksi film, video
dan program televisi
PT Folago Digital Media Aktivitas konsultan (sudah Rp 6.728.620.913,-
manajemen lainnya dan
perdagangan eceran
beroperasi)
khusus alat permainan
PT Folago Karya Indonesia Aktivitas konsultan (sudah Rp 70.720.510.927,-
manajemen lainnya
beroperasi)
PT Digital Nata Karya Aktivitas telekomunikasi (sudah Rp 44.986.486.742,-
lainnya
beroperasi)
Page 3
PT Folago Gaya Hidup Aktivitas konsultan (belum -
manajemen
beroperasi)
Kepemilikan Tidak Langsung
PT Lumino Digital Kreatif Aktivitas profesional, (sudah Rp 1.192.155.099,-
ilmiah dan teknis
beroperasi)
PT Tidak Tidur Entertainment (belum -
beroperasi)
PT Hobi Bikin Triliuner Aktivitas penerbitan, (sudah Rp 21.546.989,-
aktivitas produksi
gambar
beroperasi)
bergerak, video dan
program
televisi perekaman suara,
dan penerbitan musik,
aktivitas profesional,
ilmiah
dan teknis lainnya,
aktivitas
jasa informasi
e. Apabila belum beroperasi, agar disampaikan latar belakang belum beroperasi serta target waktu
dari masing – masing entitas anak akan mulai beroperasi dan menghasilkan pendapatan.
Jawaban :
PT Tidak Tidur Entertainment saat ini belum mulai beroperasi karena masih dalam tahap
persiapan struktur organisasi, pengembangan produk/layanan, dan penyelesaian perizinan dan
kontrak dengan beberapa stakeholder.
3. Dalam tanggapan sebelumnya Perseroan menyampaikan bahwa akhir tahun 2025 Perseroan dan
Entitas Anak masih akan fokus pada pembentukan sinergi pasca akuisisi. Agar dijelaskan bentuk
sinergi yang akan dilakukan tersebut.
Jawaban :
Perseroan akan meningkatkan sinergi dengan entitas anak pasca akuisisi guna mengoptimalkan
pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan sumber
pendapatan baru melalui perluasan kegiatan usaha di bidang digital agency dan entertainment, serta
pengembangan produk dan layanan dengan margin yang lebih baik.
4. Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 September 2025, Perseroan membukukan
pendapatan sebesar Rp207,3 miliar atau mengalami penurunan dibandingkan dengan periode 30
September 2024 sebesar Rp723 miliar. Namun demikian Perseroan laba bersih per 30 September
2025 sebesar Rp30,6 miliar atau meningkat dibandingkan periode 30 September 2024 sebesar
Rp1,8 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Latar belakang penurunan pendapatan Perseroan per 30 September 2025.
Jawaban:
Penurunan pendapatan Perseroan per 30 September 2025 terutama disebabkan oleh perubahan
fokus dan strategi usaha Perseroan, termasuk menurunnya kontribusi dari lini usaha sebelumnya
serta proses transisi dan pengembangan kegiatan usaha di bidang digital agency dan
entertainment. Selain itu, Perseroan juga melakukan seleksi proyek dan klien yang lebih selektif,
sehingga berdampak pada penurunan pendapatan secara jangka pendek.
b. Bagaimana Perseroan dapat membukukan peningkatan laba bersih di tengah penurunan
pendapatan? Agar dijelaskan secara spesifik komponen beban apa saja yang mengalami
penurunan signifikan.
Page 4
Jawaban:
Peningkatan laba bersih Perseroan ditengah penurunan pendapatan dicapai melalui efisiensi dan
pengendalian biaya yang signifikan, terutama terjadi pada beban pokok pendapatan. Selain itu
disebabkan karena adanya kontribusi pendapatan di salah satu entitas anak
c. Apakah penurunan beban tersebut bersifat berkelanjutan (structural cost reduction) atau hanya
sementara (non-recurring)? Agar dijelaskan lebih rinci.
Jawaban:
Penurunan beban tersebut sebagian besar bersifat berkelanjutan (structural cost reduction)
sebagai hasil dari penyesuaian struktur biaya dan model bisnis Perseroan. Namun demikian,
terdapat sebagian kecil penurunan beban yang bersifat sementara (non-recurring)
d. Apakah terdapat kebijakan efisiensi atau perubahan strategi operasional yang dilakukan
Perseroan sehingga berdampak pada penurunan beban?
Jawaban:
Perseroan telah menerapkan kebijakan efisiensi dan penyesuaian strategi operasional serta
efisiensi proses operasional.
e. Strategi atau langkah Perseroan untuk meningkatkan pendapatan di periode berikutnya.
Jawaban:
- Memperkuat dan memperluas kegiatan usaha di bidang digital agency dan entertainment;
- Memperluas basis klien dan kerja sama strategis dengan mitra usaha;
- Mengembangkan produk dan layanan dengan nilai tambah serta margin yang lebih baik;
- Meningkatkan sinergi dengan entitas anak untuk mengoptimalkan sumber pendapatan baru;
- Mengoptimalkan pemanfaatan aset dan sumber daya yang dimiliki Perseroan
5. Pada bagian beban umum dan administrasi, Perseroan membukukan peningkatan yang relatif
signifikan dari sebelumnya Rp3,1 miliar pada 30 September 2024 menjadi Rp10,2 miliar pada 30
September 2025. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan beban umum dan administrasi.
Jawaban:
Peningkatan beban umum dan administrasi Perseroan per 30 September 2025 terutama
disebabkan oleh penyesuaian biaya operasional terkait dengan ekspansi kegiatan usaha ke bidang
digital agency dan entertainment, termasuk peningkatan biaya administrasi, pengembangan
sistem, dan biaya pendukung operasional entitas anak.
b. Apakah Perseroan mengalami peningkatan jumlah karyawan? Agar disampaikan jumlah
karyawan terkini Perseroan berdasarkan pembagian divisi/satuan kerja.
Jawaban:
Perseroan mengalami peningkatan jumlah karyawan seiring dengan pengembangan kegiatan
usaha baru. Dimana peningkatan tersebut dilakukan untuk mendukung operasional entitas anak
dan kegiatan usaha baru, sehingga berdampak terhadap peningkatan beban umum dan
administrasi.
c. Perseroan juga mencatat peningkatan beban tenaga ahli. Agar dijelaskan rincian tenaga ahli
dimaksud serta alasan peningkatan beban tersebut.
Jawaban:
Peningkatan beban tenaga ahli Perseroan terutama terkait dengan rekruitmen tenaga
profesional dan konsultan di bidang digital agency, entertainment, dan teknologi untuk
memperkuat kapabilitas operasional dan mendukung pengembangan entitas anak serta proyek
baru Perseroan, seiring dengan ekspansi bisnis.
d. Perseroan membukukan beban denda sebesar Rp310,6 juta. Agar dijelaskan denda tersebut
terkait dengan kewajiban apa.
Jawaban:
Page 5
Beban denda sebesar Rp310,6 juta terkait dengan kewajiban perpajakan Perseroan. Denda
tersebut merupakan akumulasi kewajiban pajak yang diselesaikan pada periode pelaporan, dan
Perseroan telah melakukan pembayaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
6. Total aset Perseroan mengalami peningkatan relatif signifikan dari sebelumnya Rp167,4 miliar pada
31 Desember 2024 menjadi Rp338,2 miliar per 30 September 2025. Atas hal tersebut, agar
dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan total aset khususnya peningkatan kas dan bank Perseroan.
Jawaban:
Peningkatan total aset Perseroan per 30 September 2025 terutama disebabkan oleh peningkatan
kas dan bank yang berasal dari arus kas internal, optimalisasi aset, dana dari kegiatan operasional
serta penerimaan dari pelaksanaan waran seri 1. Peningkatan kas ini sejalan dengan strategi
Perseroan untuk memperkuat likuiditas dalam rangka mendukung pengembangan usaha baru di
bidang digital agency dan entertainment serta mendukung operasional entitas anak.
b. Peruntukan kas dan bank sebesar Rp113,3 miliar dan rencana penggunaan kas oleh Perseroan.
Jawaban:
Kas dan bank sebesar Rp113,3 miliar per 30 September 2025 diperuntukkan untuk mendukung
kegiatan operasional Perseroan dan entitas anak.
c. Bagaimana manajemen kas Perseroan dan pertimbangan jumlah dana tersebut ditempatkan
seluruhnya pada kas di bank dibandingkan instrumen lain setara kas?
Jawaban:
Manajemen kas Perseroan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan likuiditas optimal. Dana
ditempatkan pada kas dan bank untuk memastikan Ketersediaan likuiditas yang cukup untuk
mendukung operasional dan pengembangan usaha, Keamanan dana, serta Fleksibilitas
penggunaan dana secara cepat dan efisien.
Penempatan dana di kas dan bank merupakan strategi manajemen likuiditas yang prudent untuk
mendukung kelangsungan dan ekspansi usaha Perseroan.
7. Total liabilitas Perseroan mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp3,8 miliar pada 31 Desember
2024 menjadi Rp30,4 miliar pada 30 September 2025. Kontribusi terbesar berasal dari peningkatan
utang usaha menjadi Rp19,2 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan liabilitas Perseroan per 30 September 2025.
Jawaban :
Peningkatan total liabilitas Perseroan per 30 September 2025 terutama disebabkan oleh
peningkatan utang usaha dan liabilitas jangka pendek lainnya yang terkait dengan aktivitas
operasional dan pengembangan usaha Perseroan, termasuk pendanaan proyek digital agency dan
entertainment serta kebutuhan modal kerja entitas anak.
b. Latar belakang peningkatan utang usaha Perseroan per 30 September 2025.
Jawaban :
Peningkatan utang usaha Perseroan menjadi Rp19,2 miliar pada 30 September 2025 terutama
disebabkan oleh Penambahan transaksi pembelian barang dan jasa untuk pengembangan proyek
digital agency dan entertainment
c. Agar disampaikan rincian utang usaha Perseroan berdasarkan klasifikasi usia dengan mengisi
tabel berikut:
Keterangan Usia Jumlah Total Outstanding Outstanding
(30 Sep 2025) Penagihan (Rp) (%)
Belum jatuh tempo Rp 15,317,299,602 Rp 15,317,299,602 Rp15,317,299,602 79.75 %
1-30 hari Rp 3,888,806,755 Rp 3,888,806,755 Rp 3,888,806,755 20,.25 %
31-60 hari
Page 6
Keterangan Usia Jumlah Total Outstanding Outstanding
(30 Sep 2025) Penagihan (Rp) (%)
61-90 hari
91-120 hari
Lebih dari 120 hari
Total 19.206.106.357 19.206.106.357 19.206.106.357 100 %
8. Berdasarkan tanggapan permintaan penjelasan yang disampaikan pada 4 September 2025 Perseroan
menjelaskan bahwa terdapat kesalahan redaksional (typo) dalam pengungkapan jumlah lembar
saham atas modal dasar dalam laporan keuangan per 31 Desember 2024, 31 Maret 2025 dan 30 Juni
2025 yang seharusnya sebanyak 20.000.000.000 lembar saham.
Perseroan telah menyampaikan koreksi laporan keuangan Perseroan per 31 Maret 2025 dan 30 Juni
2025 tanggal 7 September 2025. Adapun berdasarkan konfirmasi informal dari Corporate Secretary
Perseroan, laporan keuangan auditan per 31 Desember 2024 akan dikoreksi bersamaan dengan
penyampaian laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025.
Namun demikian pada laporan keuangan auditan per 30 September 2025, Perseroan masih
menyampaikan jumlah lembar saham atas modal dasar adalah 16.000.000.000 lembar saham. Atas
hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang terdapat inkonsistensi informasi perihal modal dasar Perseroan pada laporan
keuangan auditan per 30 September 2025.
Jawaban:
Berdasarkan koordinasi dengan KAP, jumlah lembar saham modal dasar Perseroan pada
tanggal 30 September 2025 adalah sebanyak 20.000.000.000 lembar saham dengan nilai
nominal Rp 15 per lembar saham, sesuai dengan Akta Notaris No. 20 tanggal 20 Juni 2024 yang
di buat di hadapan Rini Yulianti S.H., notaris di Jakarta. Namun, terdapat kesalahan redaksional
(typo) dalam pengungkapan jumlah lembar saham atas modal dasar pada Laporan Posisi
Keuangan Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 30 September 2025. Maka Perseroan akan
melakukan pembetulan laporan keuangan tanggal 30 September 2025 dengan mengungkapkan
jumlah lembar saham atas modal dasar Perseroan sesuai dengan Akta Notaris No. 20 tanggal
20 Juni 2024 yang di buat di hadapan Rini Yulianti S.H., notaris di Jakarta.
b. Bagaimana tindak lanjut yang akan dilakukan Perseroan atas perbedaan penyajian jumlah
modal dasar pada laporan keuangan Perseroan tersebut?
Jawaban:
Perseroan akan melakukan koreksi penyajian jumlah modal dasar yang konsisten pada laporan
keuangan auditan per 31 Desember 2025. Selain itu, Perseroan akan memastikan penyampaian
informasi yang konsisten di seluruh publikasi laporan keuangan interim dan tahunan, serta
memperkuat prosedur internal untuk mencegah terulangnya kesalahan redaksional serupa.
c. Apakah dalam laporan keuangan auditan per 30 September 2025, Kantor Akuntan Publik
(KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan yang mengaudit Perseroan juga telah melakukan verifikasi
atas penyajian modal dasar pada ekuitas serta pengungkapan terkait dalam Catatan atas Laporan
Keuangan (CALK) Perseroan? Agar dijelaskan lebih lanjut perihal verifikasi yang telah
dilakukan KAP, termasuk tanggapan auditor atas perbedaan informasi modal dasar tersebut.
Jawaban:
Kantor Akuntan Publik (KAP) Suharli, Sugiharto & Rekan telah melakukan verifikasi terhadap
jumlah modal dasar, ekuitas, dan pengungkapan terkait di CALK. Auditor telah meninjau
dokumen legal Perseroan, akta pendirian, dan perubahan anggaran dasar. Perbedaan
redaksional telah dikonfirmasi auditor sebagai kesalahan penulisan yang tidak mempengaruhi
laporan keuangan secara material, dan KAP telah memberikan tanggapan bahwa koreksi akan
dilakukan pada laporan keuangan auditan berikutnya.
d. Bagaimana kesiapan sumber daya manusia dan sistem akuntansi dari Perseroan serta entitas
anak perusahaan dalam menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar PSAK, tepat
waktu, dan akurat? Mengingat perbedaan informasi ini sudah terjadi secara berulang.
Page 7
Jawaban:
Perseroan dan entitas anak telah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten serta sistem
akuntansi terpadu untuk memastikan laporan keuangan disusun sesuai PSAK, tepat waktu, dan
akurat. Perseroan juga memperkuat prosedur review internal dan melakukan pembinaan rutin
terhadap staf akuntansi agar kesalahan redaksional tidak terulang.
9. Perseroan mencatatkan arus kas negatif untuk aktivitas operasi per 30 September 2025 sebesar -
Rp4,1 miliar, mengalami penurunan dibandingkan periode 30 September 2024 yang membukukan
arus kas operasi positif Rp2,9 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan hal-hal sebagai berikut:
a. Latar belakang menurunnya arus kas negatif untuk aktivitas operasi pada 30 September 2025.
Jawaban:
Arus kas negatif aktivitas operasi disebabkan oleh peningkatan modal kerja dan belanja
operasional untuk mendukung pengembangan usaha baru, termasuk proyek digital agency,
entertainment, dan operasional entitas anak. Hal ini mengakibatkan kas keluar lebih besar
dibandingkan kas masuk dari aktivitas operasi pada periode tersebut.
b. Strategi Perseroan agar dapat menghasilkan arus kas aktivitas operasi positif di masa depan.
Jawaban:
Perseroan akan meningkatkan arus kas aktivitas operasi melalui:
- Optimalisasi proyek dan layanan dengan margin tinggi;
- Percepatan penagihan piutang dan pengelolaan modal kerja;
- Efisiensi biaya operasional dan administrasi;
- Pengembangan sinergi entitas anak untuk meningkatkan pendapatan.
10. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Jawaban:
Hingga 30 September 2025, tidak terdapat informasi atau kejadian penting lain yang material yang
dapat mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan atau harga saham di pasar. Perseroan tetap
beroperasi secara normal dan memonitor secara aktif semua risiko yang dapat berdampak pada
bisnis.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Folago Picture Indonesia
p.2 ×3
unresolved
org
PT Folago
p.2
unresolved
org
PT Folago Digital Media
p.2 ×2
unresolved
org
PT Folago Karya Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
PT Folago Gaya Hidup
p.2 ×2
unresolved
org
PT Folago Artificial Intelligent Commerce
p.2
unresolved
org
PT Tidak Tidur Entertaiment
p.2
unresolved
org
PT Folago Artificial Intelligent Aktivitas
p.2
unresolved
org
PT Digital Nata Karya
p.2
unresolved
org
PT Lumino Digital Kreatif Aktivitas
p.3
unresolved
org
PT Tidak Tidur Entertainment
p.3 ×2
unresolved
org
PT Hobi Bikin Triliuner
p.3
unresolved
org
Sugiharto & Rekan
p.6 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.