Back to announcement
20251216_MMIX_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32013577_lamp1.pdf
Other Text extracted MMIXSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1 OCR 0.931
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. No : 083/MMI/XII/2025 Jakarta, 16 Desember 2025 Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Kepada Yth, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan I PT Bursa Efek Indonesia Gedung BEI Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Up. Ibu Vera Florida Dengan hormat, Berdasarkan Surat OJK No: S-14059/BEI.PP1/12-2025 tanggal 11 Desember 2025 yang kami terima melalui sistem SPEIDXNET tanggal 12 Desember 2025 Permintaan Penjelasan, bahwa kami PT Multi Medika Internasional, Tbk. (“Perseroan”), merujuk kepada: 1. Surat PT Multi Medika Internasional Tbk (Perseroan) nomor 030/MMI/III/2025 pada tanggal 27 Maret 2025 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Audited 31 Desember 2024 PT Multi Medika Internasional Tbk: 2. Surat Perseroan nomor 075/MMI-CORP/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit 30 September 2025 PT Multi Medika Internasional Tbk, Demikian kami sampaikan tanggapan dari kami. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Hormat Kami, PT Multi Medika Internasional, Tbk Mengky Mangare Direktur Utama Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA (S 021 2963-6078 D 081519198888 DX) corpsec@multimed.co.id
Page 2 OCR 0.936
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. Lampiran Daftar Permintaan Penjelasan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) 1. Merujuk Laporan Realisasi Penggunaan Dana per 30 Juni 2024, Perseroan telah menyerap seluruh dana hasil penawaran umum. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Rincian pembelian barang dagangan dengan mengisi tabel berikut: Jawaban : Nama Produk Jumlah 1. PT Tirta Dewi Jaya (Masker) Rp. 27.935.050.015 2. DRM Bridge (Merchandise dan Kopi) Rp. 11.851.553.081 3. PT Multi One Plus (Masker) Rp. 6.516.400.925 4. PT Mitra Jaya Sempuma (Packaging) Rp. 2.330.061.956 5. PT Asia Papercon Internusa (Packaging) Rp. 406.450.526 6. PT Dinakara Putra (Packaging) Rp. 251.083.332 7. PT Mitra Multi Packaging (Packaging) Rp. 25.417.793 8. PT Artindo Tata Warna (Packaging) Rp. 39.272.244 9. PT Evoplast (Packaging) Rp. 26.250.000 dst. Rp. 49.381.539.873 b. Perseroan menggunakan 46Y4 dana hasil penawaran umum untuk melakukan pembelian barang dagangan, apakah hal ini yang menjadi faktor utama penyebab peningkatan persediaan yang menjadikannya sebagai kontributor terbesar dalam aset lancar? Jawaban : Ya, peningkatan persediaan sebagian besar kontribusi dari penggunaan dana hasil penawaran umum sebesar 4696 dari total alokasi penggunaan. c. Bagaimana strategi Perseroan dalam mengelola tingkat persediaan untuk menghindari overstocking. Jawaban : Perseroan selalu menerapkan monitoring yang ketat sesuai dengan proyeksi permintaan sesuai dengan siklus permintaan dari waktu ke waktu. 2. Merujuk materi public expose disampaikan informasi bahwa Perseroan akan meluncurkan produk baru pada 93 2025, seperti Miutiss Gokko, Miu Comfort, Miu Baby Royal Coco Melon. Atas informasi tersebut, agar dijelaskan terkait: a. Status terkini dari rencana peluncuran produk baru tersebut. Jawaban : Perseroan menyampaikan bahwa status terkini rencana peluncuran produk baru adalah sebagai berikut: & Miutiss Gokko direncanakan untuk memasuki tahap peluncuran pada Kuartal I tahun 2026. & Miu Comfort saat ini masih berada pada tahap pengembangan produk (product development), yang difokuskan pada penyesuaian terhadap target pasar serta kondisi pasar yang berlaku. » Miu Baby Royal Coco Melon masih berada pada tahap pendalaman dan evaluasi target pasar, guna memastikan kesesuaian produk dengan kebutuhan konsumen sebelum peluncuran dilakukan. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 80212963-6078 (J 081519198888 2x9 corpsec@multimed.co.id
Page 3 OCR 0.950
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. b. Sumber dana yang digunakan dalam proses pembuatan produk baru tersebut, mengingat likuiditas Perseroan tidak dalam kondisi yang baik. Jawaban : Perseroan menegaskan bahwa pendanaan yang direncanakan untuk pengembangan dan persiapan produk baru akan bersumber dari dana internal Perseroan serta optimalisasi pengelolaan modal kerja yang dilakukan secara terukur, selektif, dan berkelanjutan. a. Alasan Perseroan meluncurkan produk baru tersebut, mengingat jumlah persediaan masih sangat tinggi. Jawaban : Perseroan menyampaikan bahwa peluncuran produk baru dilakukan sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk menjaga keberlangsungan kinerja usaha dengan cara melakukan diversifikasi produk dari produk masker ke produk non masker yang lebih banyak diminati oleh konsumen, seperti popok bayi, tissue bambu dan air alkali. Merujuk CALK 4 Kas dan Setara Kas per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp5,6 miliar, atau mengalami peningkatan sebesar 65,900 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp3.4 miliar. Selain itu, mengalami penurunan sebesar 358.014 jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp64,8 miliar. Adapun Perseroan mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp80 miliar pada 31 Desember 2022. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Alasan utama penurunan Kas dan Setara Kas secara signifikan, mengingat Perseroan mengalami penurunan dalam 2 tahun buku secara berturut-turut Jawaban : Penurunan Kas dan Setara Kas tersebut sebagai dampak dari penggunaan dana IPO yaitu dalam bentuk pembelian barang dagangan yang tercatat di persediaan dan perolehan tanah untuk Pusat Distribusi dan Sarana Logistik yang tercatat di aset tetap. b. Strategi Perseroan untuk menjaga likuiditas dalam jangka pendek mengingat total Kas dan Setara Kas Perseroan hanya 21,84Y4 dari total Liabilitas Lancar sebesar Rp26 miliar pada 30 September 2025. Jawaban : Likuiditas jangka pendek Perseroan walaupun secara Kas dan Setara Kas lebih rendah dari Liabilitas Lancar namun secara Total Aset Lancar Perseroan masih memiliki likuiditas yang mencukupi terhadap Liabilitas Lancar. Secara rasio lancar (Aset Lancar dibagi dengan Liabilitas Lancar) Perseroan dalam kondisi yang sehat. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (J 081519198888 DI corpsec@multimed.co.id
Page 4 OCR 0.937
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. c. Dampak penurunan signifikan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dan kelangsungan usaha, mengingat total Utang Usaha yang akan jatuh tempo sebesar Rp14,3 miliar. Jawaban : Untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dalam bentuk Utang Usaha yang akan jatuh tempo sebesar Rp 13,4 miliar tersebut Perseroan masih memiliki likuiditas yang mencukupi dalam bentuk Piutang Usaha dan juga dari Kas dan Setara Kas 4. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha — Pihak Ketiga per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan piutang usaha sebesar Rp61,7 miliar, atau mengalami penurunan tipis sebesar 1,23”9 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp62,5 miliar. Namun demikian, terdapat piutang yang mengalami peningkatan signifikan atas PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk sebesar 167,86” dan PT Inti Cakrawala Citra sebesar 153,105. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait: a. Penyebab peningkatan sangat signifikan atas piutang usaha PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Inti Cakrawala Citra. Jawaban : Peningkatan signifikan di piutang usaha PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Inti Cakrawala Citra disebabkan dari tingginya penjualan di akhir periode. Peningkatan penjualan di akhir periode tersebut dikarenakan adanya permintaan produk baru dari pihak Customer kami. b. Pada 31 Desember 2024, Perseroan mencatatkan peningkatan signifikan pada piutang usaha kepada PT Sinergi Global Indonesia sebesar Rp20,3 miliar dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp5 miliar. Agar dijelaskan latar belakang peningkatan signifikan tersebut. Jawaban : Peningkatan Piutang Usaha PT Sinergi Global Indonesia pada 31 Desember 2024 sebesar Rp20,3 miliar dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp5 miliar tersebut karena pada akhir periode Desember 2024 ada tambahan penjualan dalam jumlah besar untuk produk masker yang menggunakan karakter intellectual property. c. Nature komponen lain-lain. Jawaban : Lain-lain pada Piutang Usaha terdiri dari Customer lain nya dengan total Piutang Usaha di bawah Rp 1 miliar. d. Rincian dan jumlah piutang komponen lain-lain, mengingat jumlah nya mencapai Rp21,6 miliar atau 33,65Y4 dari total piutang usaha, dengan mengisi tabel berikut: Nama Pelanggan Nilai Piutang 1. Sinergi Global Indonesia 17.991.467.414 2. Sumber Alfaria Trijaya 13.890.068.723 3. Indomarco Prismatama 8.542.255.302 4. Inti Cakrawala Citra 2.173.765.247 5. Midi Utama Indonesia 985.727.358) Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (CJ 081519198888 53) corpsec@multimed.co.id
Page 5 OCR 0.917
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 6. Sumber Makmur 980.783.209 7. Fajar Agung 916.384.86 8. Central Bandung Raya 949.036.342) 9. Dunia Anak Indonesia 920.048.724 10. Sahabat Sejati 910.264.837 11. Artha Trimegah Mandiri 909.258.941 12. Karya Jaya 907.314.744 13. Hiwan Mandiri Sukses 882.105.432) 14. Central Beauty Cemerlang 874.249.287 15. Rania Shop 861.211.798 16. Surya Putra Kimindo 842.043.221 17. Toko Standard 835.019.274 18. Harapan Maju 832.194.826 19. Badan Wiliam Perkasa 821.094.271 20. Slamet Toko 801.270.264) 21. Nanyang Cahaya Pelita 781.924.713) 22. Anwar Maulana 702.684.153 23. Fajar Mitra Indah 630.216.675| 24. Sukma Dewi 602.948.620 25. Asep Saefulloh 582.174.202 26. Customer di bawah Rp 500jt 4.015.345.002 Total 64.200.857.434 ec. Dasar pertimbangan Perseroan menyisihkan kerugian penurunan nilai sebesar 3,740 atau Rp2,4 miliar dari total Piutang Usaha. Jawaban : Penyisihan Piutang Usaha dilakukan sesuai dengan PSAK 71, untuk mengantisipasi dalam hal terjadi kerugian atas penurunan nilai Piutang Usaha. £ Status terkini piutang usaha yang telah jatuh tempo. Jawaban : Piutang yang telah jatuh tempo secara umum telah mengalami perubahan nilai. Perseroan terus mengupayakan untuk meminimalisir piutang usaha yang telah jatuh tempo untuk mengurangi resiko penurunan nilai Piutang Usaha. S. Merujuk CALK 6 Piutang Lain-Lain per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan piutang lain-lain sebesar Rp61,2 juta, atau mengalami penurunan sebesar 147,836 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp227,1 juta. Adapun Perseroan mencatatkan piutang lain-lain kepada pihak berelasi sebesar nihil pada 30 September 2025. a. Latar belakang nilai piutang lain-lain pihak berelasi sebesar nihil pada periode berjalan. Agar dijelaskan juga pembayaran piutang yang dilakukan pada laporan arus kas. Jawaban : Piutang lain-lain kepada pihak berelasi yang dicatatkan nihil pada 30 September 2025 dikarenakan telah dilakukan nya pembayaran sepenuhnya di awal periode 2025. Pembayaran piutang tersebut di laporan arus kas terdapat di kelompok Penerimaan lain-lain — bersih. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA. 8 0212963-6078 (J 081519198888 2x corpsec@multimed.co.id
Page 6 OCR 0.939
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. b. Nature komponen lain-lain. Jawaban : Merupakan piutang atas jasa pengiriman yang dimiliki oleh Perseroan, yang jatuh tempo pada akhir periode. c. Rincian dan jumlah piutang komponen lain-lain, mengingat jumlah nya sebesar 37.97Y4 dari total piutang lain-lain, dengan mengisi tabel berikut: Nama Pelanggan Nilai Piutang Jatuh Tempo 1. Jasa Pengiriman Rp23.406.926Belum jatuh tempo Titipan Kilat Total Rp23.406.926| 6. Merujuk CALK 7 Persediaan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan persediaan sebesar Rp169,3 miliar atau mengalami penurunan tipis sebesar 8,714 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp185,5 miliar. Terdapat beberapa persediaan yang mengalami penurunan seperti, pouch, merchandise, popok, plastik, tali masker, dan tissue. Namun demikian, terdapat peningkatan persediaan pada minuman. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait: a. Apakah terdapat kategori Persediaan yang bersifat s/ow-moving, fast- moving, atau mengalami perubahan permintaan yang signifikan? Jelaskan. Jawaban : Perseroan selalu melakukan monitoring dan menjaga tingkat persediaan yang optimal, sesuai dengan permintaan dari pihak Customer dan kebutuhan modal kerja Perseroan. b. Dasar pertimbangan Perseroan menyisihkan nilai pertanggungan sebesar Rp11,5 miliar atau hanya 6,796 dari total Persediaan. Jawaban : Perseroan telah menambah Asuransi untuk persediaan sehingga total nilai pertanggungan persediaan menjadi sebesar sekitar Rp41,Smiliar. Penambahan asuransi sebesar sekitar Rp30 miliar telah dilakukan di bulan Maret 2025, namun dalam laporan keuangan 30 September 2025 belum diungkapkan dalam CALK, atas hal ini akan diperbaiki dalam laporan audit 31 Desember 2025. c. Penyebab penurunan Persediaan yang tidak sejalan dengan pendapatan yang mencatatkan Jawaban : Penurunan Persediaan per 30 September 2025 dibandingkan dengan per 31 Desember 2024 sebagai dampak dari tinggi nya retur penjualan di periode 31 Desember 2024, yang mengakibatkan tinggi nya persediaan di Laporan Keuangan 31 Desember 2024. 7. Merujuk CALK 8 Biaya Dibayar Di Muka per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp8,3 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 10,669 jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp7,5 miliar. Selain itu, terdapat peningkatan pada biaya royalty, bunga pinjaman, dan asuransi, Atas hal tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (J 081519198888 CX corpsec@multimed.co.id
Page 7 OCR 0.932
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. Penyebab utama peningkatan biaya dibayar di muka tersebut. Jawaban : Peningkatan biaya dibayar dimuka sebagian besar dari adanya penambahan pembayaran Royalti terhadap intellectual property. Nature dari setiap komponen biaya dibayar di muka. Jawaban : Secara umum setiap komponen di biaya dibayar di muka merupakan pembayaran biaya yang sifatnya tangguhan, seperti Listing Fee, Royalti, Sewa, Asuransi dan lain nya. Apakah terdapat pembelian kontrak jangka panjang yang baru dicatat pada kuartal ITI? Jelaskan. Jawaban : Tidak ada. Dengan meningkatnya pendapatan pada 30 September 2025, agar dijelaskan alasan biaya dibayar di muka meningkat dan apakah belum diamortisasi ke dalam beban? Jawaban : Seluruh beban amortisasi atas biaya dibayar dimuka telah dilakukan di 30 September 2025. Penambahan atas biaya dibayar dimuka dikarenakan adanya penambahan di Royalti Merujuk CALK 9 Uang Muka per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp43,7 miliar atau telah mengalami peningkatan tipis sebesar 0,14Y6 jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp43,6 miliar. Namun demikian, terdapat peningkatan uang muka operasional sebesar Rp900 juta. Agar dijelaskan terkait: a & Nature dari setiap komponen uang muka. Jawaban : Uang muka terdiri dari pembayaran untuk pembelian persediaan, operasional dan lain-lain Faktor penyebab peningkatan uang muka operasional. Jawaban : Peningkatan uang muka operasional sebagian besar dari pembayaran progress/bertahap atas sistem ERP Perseroan yang sampai saat ini masih proses migrasi yaitu sistem Hashmicro. Rincian komponen uang muka lain-lain dengan mengisi tabel berikut: No. Deskripsi Uang Muka | Jumlah Uang Muka 1. | Cash Advance Logistik | Rp35.420.784 2. | Cash Advance Corpsec Rp15.500.001 3 | Cash Advance HRGA Rp1.000.001 | Total Rp51.920.784 Jl. Peternakan III No. 558, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (J 081519198888 949 corpsecemultimed.co.id
Page 8 OCR 0.943
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 9. Merujuk CALK 13 Aset Tidak Lancar Lainnya per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp10,1 miliar atau telah mengalami peningkatan signifikan sebesar 1035,74”6 jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp897,4 juta. Pada periode ini, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp9,3 miliar pada investasi pada entitas asosiasi. Atas informasi tersebut, agar dijelaskan terkait: a Identitas entitas as Jawaban : Perseroan melakukan investasi di PT Multi Nice Paper Indonesia, senilai Rp9,3 miliar. Bidang usaha yaitu pabrikasi popok bayi. siasi dan bidang usaha. Pertimbangan strategis investasi yang dilakukan oleh Perseroan. Jawaban : Perseroan mengalami kendala pengadaan persediaan popok bayi dikarenakan adanya peraturan Permendag No.8 Tahun 2024 terkait kuota impor. Untuk mitigasi hal ini dan juga arahan dari pihak yang terkait agar Perseroan berinvestasi untuk mendirikan pabrik popok bayi. Alasan tidak terdapat pengungkapan terpisah terkait investasi pada entitas asosiasi pada laporan keuangan. Jawaban : Pengungkapan secara lengkap atas investasi pada entitas asosiasi ini akan dilaporkan pada Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2025. . Merujuk CALK 14 Utang Bank per 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, Perseroan mencatatkan utang bank — jangka pendek sebesar nihil atau mengalami penurunan 100Y4 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp69 miliar. Sementara, per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan utang bank — jangka panjang sebesar Rp36,2 miliar. Selain itu, Perseroan mencatatkan peningkatan sebesar 220.49Y4 atau Rp132,2 miliar pada Dana Syirkah Temporer dari Rp60 miliar pada 31 Desember 2023 menjadi Rp192,2 miliar pada 31 Desember 2024. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Alasan utama penurunan utang bank jangka pendek secara signifikan pada 31 Maret 2025, mengingat sebelumnya Perseroan mengandalkan utang bank jangka pendek sebagai sumber pembiayaan operasional. Jawaban : Penurunan utang bank jangka pendek dikarenakan mulai di periode Mei 2024 atasutang bank jangka pendek di Bank Aladin Syariah dilakukan perubahan fasilitas dari sebelumnya fasilitas utang bank jangka pendek menjadi fasilitas Dana Syirkah Temporer. Strategi Perseroan untuk menjaga stabilitas pembiayaan jangka pendek, mengingat adanya peningkatan signifikan pada dana syirkah temporer karena bagi hasil yang fluktuatif, yang dapat mempengaruhi arus kas dan profitabilitas Perseroan. Jawaban : Bagi hasil di fasilitas dana syirkah temporer ditetapkan secara flat, sesuai dengan skedul pembayaran ujrah bagi hasil yang ditetapkan di awal. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 80212963-6078 (J 081519198888 CX) corpsec@multimed.co.id
Page 9 OCR 0.932
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 11 c. Perubahan dalam pengelolaan arus kas atau struktur modal Perseroan akibat peningkatan dana syirkah temporer, mengingat struktur pembiayaan ini lebih berbasis syariah dan berpotensi lebih fleksibel. Jawaban : Dalam struktur pembiayaan dana syirkah temporer Perseroan di Bank Aladin Syariah jumlah pembayaran ujrah/bagi hasil dan angsuran pokok telah ditetapkan di dalam skedul pembayaran. Merujuk CALK 1S Utang Lain-Lain per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan utang lain- lain pihak ketiga sebesar Rp500 juta, atau mengalami penurunan signifikan sebesar 86,544o dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp3.7 miliar. Selain itu, pada 31 Desember 2024 Perseroan mencatatkan komponen utang lain-lain sebesar Rp362,3 juta. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Nature komponen lain-lain. Jawaban : Utang lain-lain pihak ketiga terdiri dari transal terkait barang dagangan Perseroan dan tidak bs i diluar dari pembelian yang sifat rutin. b. Alasan utama peningkatan signifikan pada komponen lain-lain. Jawaban : Dalam Laporan Keuangan per 30 September 2025 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 komponen lain-lain telah dilakukan pembayaran seluruhnya, sehingga saldo per 30 September 2025 turun signifikan. c. Rincian dan jumlah komponen lain-lain, dengan mengisi tabel berikut: Nama Pelanggan Nilai Utang | 1. PT Maha Kreasi Rp197.141 839 Indonesia 2. Aplus Pacific Rp104.445.842| 3. Brandync Rp37.843.205| 4. Sinergi Digital Rp22.957.392 Pusaka 0 Total Rp362.388.278 . Merujuk CALK 16 Beban Masih Harus Dibayar per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp646.4 juta atau mengalami peningkatan tipis sebesar 4,666 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp617,6 juta. Selain itu, mengalami peningkatan signifikan sebesar 78,64Yo dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp361,.8 juta. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Penyebab peningkatan signifikan pada akun ini dalam 2 tahun buku terakhir. Jawaban : Peningkatan signifikan terutama di kelompok upah mitra kerja pengemasan dan pengiriman (jatuh tempo pembayarannya dilakukan setiap minggu di hari senin). Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 502129636078 (J 081519198888 &3 corpsec@multimed.co.id
Page 10 OCR 0.930
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 13. b. Latar belakang peningkatan pada komponen gaji dan tunjangan, dari Rp127,9 juta pada 31 Desember 2023 menjadi Rp286.5 juta pada 31 Desember 2024. Jawaban : Peningkatan pada komponon gaji dan tunjangan sejalan dengan meningkatnya penjualan Perseroan. 6. Latar belakang peningkatan pada komponen pengemasan dan pengiriman, dari Rp43, I juta pada 31 Desember 2023 menjadi Rp222.2s juta pada 31 Desember 2024. Jawaban : Peningkatan pada komponon pengemasan dan pengiriman sejalan dengan meningkatnya penjualan Perseroan d. Nature komponen lain-lain. Jawahan : Komponen lain-lain terdiri dari biaya telepon dan internet di bulan berjalan. Merujuk CALK 23 Penghasilan Komprehensif Lain, Perseroan mencatatkan saldo sebesar negaif Rp296,9 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 58,3895 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp187,5 juta. Selain itu, mengalami peningkatan signifikan sebesar 351,16”6 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar negatif Rp41,5 juta. Atas informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Faktor utama peningkatan signifikan pada akun ini dalam 2 tahun buku terakhir, terutama kerugian aktuaria. Jawaban : Penyebab utama yaitu dari tingginya beban imbalan pasca kerja sebagai dampak penambahan karyawan selama tahun 2024 dan 2025 b. Alasan perubahan nama akun ini pada Laporan Keuangan 30 September2025 menjadi “Penghasilan Komprehensif Lain” di mana pada Laporan Keuangan 31 Desember 2024 sebagai “Komponen Ekuitas Lainnya”. Jawaban : Atas ketidaksamaan penulisan ini akan kami perbaiki di Laporan Keuangan Audit 31 Desember 2025 . Merujuk CALK 24 Pendapatan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp137,9 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 48,08Y5 jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp93,1 miliar. Selain itu, retur dan potongan penjualan mengalami penurunan signifikan dari Rp38,2 miliar menjadi Rp299,8 juta. Bursa meminta penjelasan terkait: a. Rincian penjualan berdasarkan produk yang dijual oleh Perseroan dengan mengisi tabel berikut: Jl. Peternakan III No. 558, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 80212963-6078 (J 081519198888 X9 corpsec@multimed.co.id
Page 11 OCR 0.924
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 15. 16. Jenis Produk Nilai Penjualan Kontribusi pada (dalam Jutaan Rupiah) Penjualan (Yo) 1. Masker Rp107.908 78Y9 2. Popok — Rp18.509 1396) 3. Tissue Rp8.306 64 4. Alkali Water Rp3.241 219 5. Merchandise Rp32 0Yo Total Rp137.990 b. Latar belakang retur dan potongan penjualan menurun signifikan. Jawaban : Retur penjualan selama tahun 2024 mengalami kejadian yang tidak mencerminkan kondisi operasional normal (one off condition) dimana pada tahun tersebut dilakukan retur masker dalam jumlah besar dalam bentuk repackaging dari kemasan box isi banyak ke kemasan sachet/plastik isi lebih sedikit. Repackaging ini merupakan permintaan dari Customer kami menyesuaikan perubahan trend permintaan dari masyarakat. Cc. Strategi Perseroan dalam memperbaiki penjualan Perseroan mengingat pada 30 September 2025 Perseroan baru membukukan pendapatan 41,39”6 dari proyeksi pendapatan pada 31 Desember 2025 berdasarkan proyeksi keuangan yang disampaikan pada keterbukaan informasi penambahan kegiatan usaha pada tanggal 20 Desember 2024. Jawaban : Dalam penyusunan proyeksi keuangan 2025 yang disampaikan pada tanggal 20 Desember 2024 untuk penjualan popok bayi (baby diapers) dan popok dewasa (adult diapers) diproyeksikan dengan nilai cukup besar dengan asumsi pembukaan pabrik di tahun 2025. Merujuk CALK 25 Beban Pokok Penjualan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp54,4 miliar atau telah mengalami peningkatan sebesar 51,176 jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp36 miliar. Selain itu, pembelian persediaan menurun signifikan dari Rp81,6 miliar menjadi Rp37 miliar. Atas hal tersebut, agar dijelaskan terkait: a. Faktor utama penurunan beban pokok penjualan. b. Alasan Perseroan mengurangi pembelian secara cukup signifikan. Jawaban (15.a dan 15.b) : Penurunan pembelian dari Rp81,6 miliar di periode 30 September 2024 menjadi Rp37 miliar di periode 30 September 2025 diakibatkan adanya retur penjualan dalam jumlah besar sesuai penjelasan di Nomor 14 point b di atas. Merujuk CALK 26 Pendapatan Lain-Lain per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp328 juta atau telah mengalami penurunan hingga 93,95Yo jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp5,4 miliar. Agar dijelaskan terkait: a. Faktor utama penyebab penurunan komponen pemulihan penyisihan kerugian piutang sebesar Rp4-2 miliar. b. Keterkaitan penurunan ini dengan tingkat kolektibiltias piutang Perseroan, mengingat saldo piutang usaha tidak berkurang signifikan. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 802129636078 (CJ 081519198888 PI corpsec@multimed.co.id
Page 12 OCR 0.937
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 17. Jawaban (16.a dan 16.b) : Penurunan komponen pemulihan penyisihan kerugian piutang sebesar Rp4,2 miliar sebagai dampak dari telah diselesaikan proses re-ordering atas retur/repackaging produk masker dalam jumlah besar di tahun 2024. c. Langkah Perseroan dalam mengelola dampak dari penurunan signifikan tersebut terhadap kinerja keuangan dan proyeksi laba pada tahun 2025. Jawaban : Perseroan selalu berupaya untuk mengoptimalisasi seluruh aspek keuangan Perseroan termasuk pada komponen pemulihan penyisihan kerugian piutang. Merujuk CALK 27 Beban Penjualan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp13,4 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 23.40Y6 jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp17,5 miliar. Selain itu, komponen promosi menurun cukup signifikan dari Rp15,1 miliar menjadi Rp9,7 miliar. Agar dijelaskan terkait: a. Penyebab utama penurunan akun ini. b. Alasan promosi mengalami penurunan signifikan pada periode ini Jawaban (17. adan 17.b) : Perseroan berupaya untuk melakukan efisiensi di beban penjualan salah satu nya melalui komponen biaya promosi. Dengan dilakukan nya efisiensi ini dapat memberikan kontribusi positif bagi keuangan Perseroan. Cc. Agar dijelaskan beban pemasaran yang meningkat hampir 100y9 dibandingkan dengan periode sebelumnya. Jawaban : Penambahan beban pemasaran di 30 September 2025 sebagai dampak dari bertambahnya event — event promosi dan pemasaran yang dilaksanakan oleh Perseroan. . Merujuk CALK 29 Beban Keuangan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan saldo sebesar Rp18,4 miliar atau telah mengalami peningkatan 16,72Yo jika dibandingkan dengan periode 30 September 2024 sebesar Rp15,7 miliar. Selain itu, komponen bagi hasil juga meningkat dari Rp12,1 miliar menjadi Rp17 miliar. Namun demikian, beban provisi menurun signifikan dari Rp695 juta menjadi Rp436,7 ribu. Agar dijelaskan terkait: a. Nature setiap komponen pada akun ini. Jawaban : Bagi hasil adalah ujrah Bank Aladin Syariah, Bunga adalah diluar Bank Aladin Syariah yaitu Leasing BCA Finance. Provisi adalah biaya terkait perpanjangan fasilitas di Bank Aladin Syariah. b. Penyebab peningkatan pada komponen bagi hasil. Jawaban : Peningkatan pada komponen bagi hasil di periode 30 September 2025 sebagai dampak dari penambahan fasilitas Musyarakah (Kredit Modal Kerja) Bank Aladin Syariah di bulan Mei 2024 sebesar Rp30 miliar. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA 802125636078 (CJ 081519198888 2x corpsec@multimed.co.id
Page 13 OCR 0.944
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. c. Penyebab penurunan signifikan pada komponen provisi. Jawaban : Terdapat kesalahan penyajian antara provisi dan bagi hasil di periode 30 September 2025 sebesar sekitar Rp400 juta. Atas kesalahan penyajian ini akan diperbaiki di Laporan Keuangan 31 Desember 2025. 19. Merujuk CALK 31 Perpajakan per 30 September 2025, Perseroan mencatatkan utang pajak sebesar Rp8.6 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 40,724 jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp6,1 miliar. Selain itu, mengalami peningkatan sebesar 1516746 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp3,4 miliar. Mohon dapat dijelaskan terkait: a. Penyebab peningkatan utang pajak tersebut, terutama pada komponen PPh Pasal 21. b. Alasan utama penurunan komponen PPN, mengingat pada periode ini Perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan. Jawaban (19. a dan 19. b) : Terdapat kesalahan penyajian antara PPh Pasal 21 dan PPN di periode 30 September, atas kesalahan penyajian ini akan diperbaiki pada Laporan Keuangan 31 Desember 2025. c. Pembayaran pajak yang menurun pada periode 30 September 2025 dari Rp8.9 miliar menjadi Rp2.4 miliar berdasarkan laporan arus kas aktivitas operasi. Jawaban : Penurunan pembayaran pajak pada periode 30 September 2025 sebagian besar diakibatkan dari penurunan pembayaran angsuran PPh 25 selama tahun 2025. d. Strategi Perseroan dalam mengelola kewajiban pajak yang terus meningkat, mengingat likuiditas Perseroan terus menurun. Jawaban : Perseroan memiliki kemampuan likuiditas yang masih mencukupi, sebagaimana dapat terlihat secara rasio lancar Perseroan, antara aset lancar dan liabilitas lancar dimana utang pajak termasuk di dalam komponen liabilitas lancar Perseroan. 20. Merujuk CALK 40 Informasi Arus Kas per 31 Desember 2024, diketahui bahwa Perseroan mencatatkan transaksi non kas atas penambahan aset tetap yang berasal dari uang muka sebesar Rp17,8 miliar dan melalui utang Lembaga keuangan sebesar Rp535,9 juta. Atas informasi tersebut, agar dijelaskan terkait: a. Alasan utama di balik penambahan aset tetap yang berasal dari uang muka tersebut. Jawaban : Penambahan aset tetap di periode 31 Desember 2024 yang berasal dari uang muka sebesar Rp 17,8 miliar adalah aset tanah Perseroan di lokasi ICE BSD b. Apakah penambahan aset tetap dengan uang muka sebesar Rp17,8 miliar mempengaruhi likuiditas Perseroan? Mengingat uang muka tersebut tidak langsung berpengaruh terhadap kas yang tersedia dalam periode berjalan. Jawaban : Penambahan aset tetap dengan uang muka sebesar Rp17,8 miliar ini ada di dalam laporan arus kas di laporan keuangan per 31 Desember 2023, dengan demikian di laporan keuangan per 31 Desember 2024 tidak mempengaruhi likuiditas Perseroan. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (CJ 081519198888 & corpsec@multimed.co.id
Page 14 OCR 0.946
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. €: Latar belakang Perseroan memilih membiayai penambahan aset tetap dengan utang lembaga keuangan dibandingkan dengan alternatif pembiayaan lainnya. Jawaban : Penambahan aset tetap sebesar Rp535,9 juta melalui utang lembaga keuangan merupakan kendaraan operasional kantor yaitu 2 unit Wuling Air EV dan kendaraan operasional logistik yaitu 2 unit Daihatsu Granmax. Struktur dari utang Lembaga keuangan tersebut dalam membiayai penambahan aset tetap sebesar Rp535,9 juta. Jawaban : Struktur dari utang lembaga keuangan tersebut adalah kredit kepemilkan kendaraan operasional yang dimiliki Perseroan. Pencatatan transaksi non kas atas penambahan aset tetap ini dalam laporan arus kas, mengingat transaksi ini tidak berpengaruh langsung terhadap kas yang tersedia. Jawaban : Pencatatan transaksi non kas di laporan 31 Desember 2024 telah dijelaskan di dalam CALK 40, Informasi Arus Kas untuk transaksi non kas. 21. Merujuk pada Keterbukaan Informasi tanggal 23 Januari 2025, Perseroan menyampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan Bursa di mana diketahui bahwa pabrik popok hasil joint venture dengan Fujian Nicepaper Hygiene Products Co., dari Tiongkok akan memulai produksi masal pada Agustus 2025. Agar dijelaskan terkait: a. Status terkini pabrik popok tersebut. Jawaban : Per Desember 2025, pembangunan pabrik popok hasil joint venture dengan Fujian Nicepaper Hygiene Products Co., Ltd. telah memasuki tahap persiapan kedatangan dan instalasi mesin produksi. Perseroan menargetkan proses instalasi dan pengujian (testing) dapat dilakukan pada Kuartal I tahun 2026, yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan tahap uji coba produksi (trial production) sebelum memasuki tahap produksi massal. Perseroan masih harus menyelesaikan perizinan usaha industri (IUI) dan perizinan terkait lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Jika pabrik telah beroperasi, agar dijelaskan proses produksi atas produk apa saja yang telah dilakukan. Jawaban : Sampai dengan tanggal penyampaian tanggapan ini, pabrik tersebut belum beroperasi. Jika pabrik belum beroperasi, agar dijelaskan kendala yang dihadapi oleh Perseroan dan agar disampaikan timeline penyelesaian pabrik tersebut. Jawaban : Kendala utama yang dihadapi oleh Perseroan hingga saat ini adalah proses penyelesaian perizinan, termasuk Perizinan Usaha Industri (TUI) dan perizinan terkait lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sampai dengan tanggal penyampaian tanggapan ini, Perseroan juga masih berada dalam tahap kedatangan dan instalasi mesin produksi. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (J 081519198888 KG corpsec@multimed.co.id
Page 15 OCR 0.916
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. Adapun timeline penyelesaian pabrik adalah sebagai berikut: e# Desember 2025: Persiapan kedatangan dan instalasi mesin produksi, e Kuartal 1 2026: Penyelesaian instalasi mesin dan pelaksanaan pengujian (testing): # Setelah Kuartal I 2026: Uji coba produksi (trial production), setelah seluruh perizinan terpenuhi, # Produksi massal akan dilakukan setelah seluruh tahapan tersebut selesai dan perizinan diperoleh. 22. Merujuk pada materi Public Expose yang disampaikan Perseroan pada tanggal 5 Juni 2025 diketahui bahwa Perseroan memiliki beberapa produk yang diluncurkan NEW PRODUCT LAUNCH 2025 —— cb 0 II — Ia ag TP pada tahun 2025 sebagaimana berikut: Atas informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait: a. Status peluncuran produk terkini. Jawaban Status peluncuran produk Perseroan hingga saat ini adalah sebagai berikut: 1. Produk wet tissue dan tissue merek Gokko direncanakan untuk diluncurkan pada Kuartal I tahun 2026. 2. Produk air minum alkali saat ini mengalami penyesuaian sehubungan dengan pemberlakuan ketentuan terbaru Standar Nasional Indonesia (SNI) yang mewajibkan produk air minum alkali untuk memenuhi standar SNI. Saat ini Perseroan masih dalam proses pengurusan dan pemenuhan perizinan SNI. 3. Produk adult diaper, More Time, dan diaper merek Coco Melon masih berada dalam tahap finalisasi penentuan target pasar serta kondisi pasar, sehingga waktu peluncurannya akan ditentukan lebih lanjut oleh Perseroan. b. Kontribusi pendapatan dari masing-masing produk baru sejak peluncurannya hingga 30 September 2025. Jawaban : Sampai dengan 30 September 2025, produk-produk baru tersebut belum memberikan kontribusi pendapatan yang material, sebagaimana tercermin dalam Laporan Keuangan Perseroan dan sudah dijelaskan pada point 14.a. Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA (8 0212963-6078 (J 081519198888 xJ corpsec@multimed.co.id
Page 16 OCR 0.933
PT. MULTI MEDIKA INTERNASIONAL, Tbk. 23. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka waktu 12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik. Jawaban : Perseroan menyampaikan bahwa hingga saat ini Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi tertentu yang bersifat material dan wajib diungkapkan kepada publik yang akan dilaksanakan dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan ke depan. Disetujui oleh, Mengky Mangarek Direktur Utama Jl. Peternakan III No. 55B, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat 11720, INDONESIA &0212963-6078 (CJ 081519178888 X9 corpsec@multimed.co.id
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida
p.1
unresolved
person
Mengky Mangare
· Direktur Utama
p.1
unresolved
org
PT Tirta Dewi Jaya
p.2
unresolved
org
PT Multi One Plus
p.2
unresolved
org
PT Mitra Jaya Sempuma
p.2
unresolved
org
PT Asia Papercon Internusa
p.2
unresolved
org
PT Dinakara Putra
p.2
unresolved
org
PT Mitra Multi Packaging
p.2
unresolved
org
PT Artindo Tata Warna
p.2
unresolved
org
PT Evoplast
p.2
unresolved
org
PT Inti Cakrawala Citra
p.4 ×2
unresolved
org
PT Inti Cakrawala Citra. Jawaban
p.4
unresolved
org
Wiliam Perkasa
p.5
unresolved
org
PT Multi Nice Paper Indonesia
p.8
unresolved
org
PT Maha Kreasi Rp
p.9
unresolved
org
Fujian Nicepaper Hygiene Products Co., Ltd.
p.14
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.