Skip to content
Back to announcement

CHECKLIST LAPKEU_ICBP Jun 2026_Printed.pdf

Financial statement Text extracted ICBP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 58

Page 1 OCR 0.925
Page 1 of 58

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan
ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek
harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.7).

Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan
pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolor 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke
nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka
tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom
keterangan,

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi
persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'.

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan
(untuk laporan keuangan audited).

Pata Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
Bidang Usaha Manufaktur
Jenis penawaran Umum Saham

Juni 2026 Tahun 2025

(Unaudited) (Audited)
Nama Kantor Akuntan Publik NJA Purwanto

Susanti dan Surja

Nama Partner N/A Sinarta
Opini Akuntan N/A Wajar tanpa

Pengecualian

Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

£ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab v
Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Page 2 OCR 0.894
Page 20158

Data Keuangan Penting

30 Juni 2026 30 Juni 2025
Periode laporan keuangan (unadited) (unadited)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 41.863.388 37.600.928
Laba bruto 14.367.232 13.122.540
Laba usaha/operasional 9.152.898 8.475.878
EBITDA 10.124.182 9.374.046
Laba Bersih periode berjalan 3.702.564 5.536.138
Laba (rugi) komprehensif 5.342.792 5.932.240
Laba Per saham (dasar) 317 475
Laba Per saham (dilusian) NJA N/A
30 Juni 2026 Tahun 2025
(unadited) (audited)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 143.985.924 135.544.351
Jumlah Aset Lancar 57.964.365 51.153.716
Jumlah Aset Tidak Lancar 86.021.559 84.390.635
Jumlah Liabilitas 68.713.288 61.861.347
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 16.135.899 12.316.000
Jumlah Liabllltas Jangka Panjang 52.527.389 49.545.347
Jumlah Ekuitas 75.272.636 73.683.004
Modal Disetor 583.095 583.095
Saldo Laba 45.794.427 45.188.381
Rasio Keuangan”
Rasio Lancar (S6) 358Yo 41590
ROA 3,3Yo 8,2Yo
ROE 6,3Yo 15,3Yo
Ebitda thd pendapatan (Yo) 24,2Y0 24,7 Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali
pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan
Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik
Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami
laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini,
namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

v
V
Laporan perubahan ekuitas selama perlode vV
Laporan arus kas selama periode V

olaluinje

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan v
saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam
laporan keuangannya.

(3 Catatan atas Laporan Keuangan v

Ketentuan Umum

Page 3 OCR 0.911
Page 3of58

Nong As Ra Keteranga Pada endakEN/As ate Keteran ga
1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan
1» sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan)

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan yang diterapkan:

Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi komprehensif, taporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian
masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak dlsajikan dl bagian
manapun dalam laporan keuangan: dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan
keuangan, tetapi Informasl tersebut relevan untuk memahami laporan
keuangan.

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata
“sebagian”.

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos
mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan
alasan dijaminkan.

4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai
aset yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

a, Pendirian perusahaan
2) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan 1
3) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari v Catatan 1
Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara,
4) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan v Catatan 1
pada periode pelaporan:
5) | Tempat kedudukan perusahaan dian tokasi utama kegiatan usaha, v Catatan L
6) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal v Catatan 1

perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan
pada periode taporan yang disajikan, wajlb disebutkan saat dimulainya operasi
komersial dari ekspansi atau perarmpingan usaha dan kapasitas produksinya,
dan

7) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam ketompok usaha v Catatan 1
(ultimate parent of the group). Datam hal tidak dapat diungkapkan, wajib
disebutkan alasannya.

8) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

9) | Khusus Industri Jalan Tol v

Peraturan perundangan atau Keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut.

10)| Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

11)| Khusus untuk Industri Perbankan v

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin
untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

12)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v

Page 4 OCR 0.878
Page 4 of 58

PL

HATE

UYA Keenan 2

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.,
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:

. Nama lokasi:

. Nama pemilik izin tokasi,

. Tanggal perolehan izin ekplorasl serta tanggal jatuh temponya,

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin
lokasi: dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak
dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan:

b) Area Eksploltasi/Pengembangan meliputi:

. Nama lokasi,

. Nama pemilik ijin tokasi:

. Tanggal perolehan Ijln eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin
lokasi,

. Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan
@ksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan
posisi keuangan.

dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas
Investee tidak diikuti dengan pengendalian,

13)| Khusus Industri Kehutanan v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rinctan luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa

manfaat HPH: dan
GC) sisa umur HPH,
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran v Catatan 1

Efek yang diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 4
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v Catatan 1

(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode

pelaporan terakhir.

Con Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Perusahaan tidak

Yang harus diungkapkan antara lain: memilik! EBK
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan balk secara langsung v Catatan 1

maupun tidak langsung:
2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1
3) | Jenis usaha: vV Catatan 1
4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1
6) | Total Aset: dan v Catatan 1
7) | Informasi penting tainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk v Catatan 1

tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak,
lebih darl 5046 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah,
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih v

Page 5 OCR 0.901
Page 5 of 58

ET

Ja EA keterangan aa |

mridaks

BN/AS)

Mete Keterangan see

Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggal atau perlode berbeda dari tanggal laporan
keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode
yang berbeda:

v

d

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak
untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunat, atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka:

e

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pernilik
entitas induk, dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk
harus mengungkapkan:

(1) keuntungan atau Kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau keruglan yang dapat
diatribuslkan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak
terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(S5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
dimana Pengendallan dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang
dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya,

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris,
dan komite audit,

Catatan 1

Cakupan manajemen kunci: dan

Catatan 1

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata
jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi
untuk Perusahaan dan entitas anak

Catatan 1

Penerbitan Laporan Keuangan

1)

Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan

Catatan 1

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Catatan 1

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun
dan disajikan sesual dengan SAK.

Catatan 2

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan Keuangan

1)

Dasar pengukuran faporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis
(historical cost), blaya perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (net
realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan
berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 2

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuall untuk laporan
arus kas,

Catatan 2

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajlan yang digunakan, metiputi:

Page 6 OCR 0.915
Page 60f 58

eter
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang
fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada).

Enda

eteranga

Catatan 2

4

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan
yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi
dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan:

Catatan 3

2)

Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat
mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain
pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang
mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan
Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

Catatan 3

3)

Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2),
catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah
tercatat pada akhir perlode pelaporan.

Catatan 3

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan
akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos
entitas Induk dan entitas anak,

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan entitas induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendallan atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas
entitas anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian
kepentingan nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
dikonsolidasi telah dieliminasi.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwill:
€) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodw!if, dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkalt dengan kombinasi bisnis yang ada
di Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan

(3) Imbalan kontinjensi.

Catatan 2

Catatan 2
Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Page 7 OCR 0.892
Page 7 of 58

Pena ea ae TEA dan EndakE AN/ASI SE Keterangan ses
3) | Kas dan setara kas, v Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara Jaln kebijakan dalarn menentukan komponen kas
dan setara kas.
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awat Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk v Catatan 2
perlakuan atas biaya transaksi:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap v Catatan 2
kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan, Catatan 2
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen Catatan 2
keuangan:
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan v Catatan 2
nilai dari aset keuangan:
(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan, v Catatan 2
(7) khusus Instrumen kevangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, vV
selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2),
angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan
penjelasan mengenai:
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:
(b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
Instrumen keuangan derivatif, dan
(c) perlakuan akuntansi (indung nilal untuk tujuan akuntansi lindung
nilai,
b) Investasi pada Sukuk V
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasl Investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan v
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) | Khusus Industri Perbankan vV
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank

Page 8 OCR 0.893
C3)

Page 80f 58

Keteranga

#Adan

Pace |

Pe tera

Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.

?

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimilikl:

b) Pengakuan nitai pada investasi untuk setiap kelampok Obligasi
Rekapitallsasl Pemerintah:dan

Cc) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan.

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara laln:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit:
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada):
dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.

Cc) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilal realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (Kkeruglan) dari realisasi
penjualan agunan.

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penllalan aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

10)

Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):
b) Penyajian transaksi anjak piutang,

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan
kembali ke kiten atau ditanggung oleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa,

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa
operasi: dan

Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai !essee dan/atau
lessor.

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Page 9 OCR 0.898
Page 90f58

ee aa Sr ak N/A EK erangan see
12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang v Catatan 2
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapltalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman
belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran,
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke
tanaman telah menghasilkan,
(4) Metode penyusutan dan rasa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan vV
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilalanj
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.
13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara laln:
a) pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 2
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2
c) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2
d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, v Catatan 2
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v Catatan 2
9) penghentian pengakuan, vV Catatan 2
h) nilai residu: dan v Catatan 2
ih pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur v Catatan 2
@Konormnis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.
14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Catatan 2
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
Investasi pada asoslasi.
15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Catatan 2

Page 10 OCR 0.910
NO

Page 10 of 58

Ceterangani

BAdas emak

EN/ASI

Pete

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat
bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriterla dari bentuk kerjasama,
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17)

Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apablla umur manfaat
terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur
manfaatnya,

d

sumber terjadinya Aset Tak berwujud,
e) metode amortisasi yang digunakan:
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan

9

riset dan pengembangan (jika ada).

&

&

Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2

Catatan 2
Catatan 2
Catatan 2

18)

Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.

19)

Properti Investasi :

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi,

20)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat
bruto

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilalan
kembali aset (revaluasi):

Cc) Metode penyusutan dan amortisasl yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindIkasikan kemungkinan
terjadinya penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nllai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

Catatan 2

Catatan 2

22)

Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.

Page 11 OCR 0.902
Page 11 of 58

SE NO2|

Pe Keterangan ee Nak

AGEN

Badak

ENyARI

Kenaa keterangan see

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajlan simpanan dari bank laln,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2
Catatan 2

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
C) Metode penyusutan prasarana PLH,: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi
blaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang
dan dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/

Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

Cc) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 12 OCR 0.915
Page 12 of 58

EtEra PARE IL uree “Kesal
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran v Catatan 2
yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan v
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode vV
persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak.
€) Khusus Industri Asuransi v
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim
dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi,
d) Khusus Industri Real Estate v
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real
Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(4) Unsur blaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang tebih
rendah dari nilai tercatat proyek,
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real
Estat,
(5) Biaya yang direvisi dan direatokasi aklbat perubahan mendasar pada
estimasi kini: dan
(6) Unsur blaya yang dlakul sebagai beban pada saat terjadinya.
28) | Pragram Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Catatan 2
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Catatan 2
Ilabilitas moneter, dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo v Catatan 2
dalam mata uang asing.
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara laln:
a) Dasar penetapan Pihak-pthak berelasi: Catatan 2
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan Catatan 2
31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode
penyajian dalam laporan keuangan.
32) | Pajak Penghasilan

Page 13 OCR 0.890
Page 13 of 58

Nora

Me Kerang ee en Tenganan dak E EN/ATI

ea keterangan eaa

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak
tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus:
Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilal aset (Ilabilltas) pajak tangguhan.

Ba

Catatan 2

Catatan 2
Catatan 2

Catatan 2

33!

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian
aktuarial: dan

d) pengakuan keuntungan dan keruglan untuk curtailment dan penyelesaian.

KK St

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

Catatan 2

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi
pembayaran berbasis saham yang diselesaikan metalui instrumen ekuitas
dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya.

36)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37)

Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan blaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kuafifikasian.

Catatan 2

38)

Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

Catatan 2

39)

Laba (Rugl) per saham

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham
dasar dan laba (rugi) per saham dilusian.

Catatan 2

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis
mata uang asing:

c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama perlade
pelaporan: dan

d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat
digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 4

Catatan 4

Catatan 4

2)

Khusus Industri Perbankan

Page 14 OCR 0.908
Page 14 of 58

Era CEEranga Peer YA esai
a) Kas
Yang harus dlungkapkan adalah rinclan jumlah kas berdasarkan jenis
mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lala:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata
uang (nilai dalam mata uang original): dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM
bank pada saat periode pelaporan.
Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Glro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang,
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama perlode berjalan untuk masing-masiag
giro,
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga:
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata yang,
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(Impalred) dan tidak mengalami penurunan nilal (uniImpalred):
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah,
bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan
diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari
otoritas yang berwenang: dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai,
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi, v Catatan 6
b) jumlah plutang menurut debitur,
C) jumlah plutang menurut mata uang: v Catatan 6
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 6
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian v Catatan 6
penurunan nilai secara individual dan KolektIf, dan penghapusan piutang,
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan v Catatan 6
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) plutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v Catatan 6, tidak ada
dijaminkan, piutang yang
dijaminkan
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

Page 15 OCR 0.893
Page 15 of 58

Nano ea Keterangan

Adaa!

ETdaKAJEN/AS

aset Keterangan gate

I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

4)

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenafantara laln:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenal antara laln:

(1) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan plhak ketiga,
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan
3) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemblayaan (contoh:
kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain),

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan
transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang,
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila
perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut
dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek
pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan
sebagai jaminan atas utang.

b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse,
beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak

Page 16 OCR 0.886
Page 16 of 58

Lela
pilitang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang
tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah
plutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam
perjanjlan anjak piutang.

IPAdan ende Ke ENYA Rea Keran ga ses

€C) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus dlungkapkan antara laln:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, DI samping
Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini ptutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk
setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari Ilma tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
«4
(5.

nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:

akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6
7.

rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan

penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material,

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara Jaln:

(1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
Operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada perlode:
dan

(3) penjelasan umum Isl perjanjian sewa lessor.

5)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi.

7)

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setlap
kontrak

konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga tiarus dirinci dalam bentuk tabel yaitu

a) biaya Kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termla).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Page 17 OCR 0.887
Page 17 of 58

no ee ee keleran ja EA Gan Ans EN/As esa Ketean a S
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:

Cc) Nama pihak/counterparty,

d) Lokasi Efek jaminan,

e) Tingkat bunga piutang reverse repo:

F) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

9) | Agunan Yang Diambil Alih v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan
saldo piutang yang tidak tertagih: dan

Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan agunan tersebut.

10)| Piutang Dividen dan Bunga v

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen,
bunga, dan dendakepada pihak lain.

Piutang Lain-Lain V | Satdo Plutang lain-lain
berada di bawah
threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7

11

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang:
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)| Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan Untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan v Catatan 9, tidak ada

antara pihak ketiga dan pihak berelasi. aset keuangan lainnya
ke pihak berelasi

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
v Catatan 9 dan laporan

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian 6
posisi keuangan

investasinya,
v Laporan — perubahan

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan c
ekuitas konsolidasian

klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif
lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku
bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar
metalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumtah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset
keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

BN

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasis dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang
telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jurntah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk
Liabilitas atau liabilitas Kontinjensi serta syarat dan kondisi yang
terkait dengan penjaminan tersebut:

Page 18 OCR 0.902
Page 18 of 58

Me na ee en
(9) jumtah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk v Catatan 9 dan
mutasinya, dipisahkan antara aset Keuangan yang mengalami Catatan 34

penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengatami penurunan
nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara
kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakut
dalam laba rugi, dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v
Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasl menjadi
dimiliki hingga jatuh tempo.

13)| Khusus Deposito

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v Catatan 4
Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencalran deposito v
tersebut.
14)| Khusus Investasi pada Sukuk v

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syarlah,

b) tujuan model usaha yang digunakan:

C) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rinclan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempa dan frekuensi pembayaran bunga,

Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

4) Informasi penting lainnya,

16

Khusus Unit Penyertaan Reksadana v
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau
rugi perlode berjalan

17)| Khusus Wesel Tagih v
Tambahan pengungkapan mengenalantara !aln, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).

18)| Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19

Pinjaman Polis v
Yang harus dlungkapkan antarataln rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang,

b) Tingkat suku bunga.

20.

Khusus Industri Perbankan v

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan
jangka waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama
perlode berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

Page 19 OCR 0.887
Page 19 of 58

BN Keane ee AGAN er dak EN/AS SES Keterangan ee
d) Rasio kredit usaha Kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

f Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia:

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah
dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai
Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia:

h Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan Kolektibilitas:

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan, agen, atau anggota sindlkasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika
ada,

kh Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai,
21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan
jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan Kolektibilitas, jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan,

Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan
penurunan nilal tagihan akseptasi

22)| Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut v Catatan 7
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar vV Catatan 7
dikurangi biaya untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode v Catatan 7
berjalan,

(4) jumlah setiap penurunan nllal yang diakui sebagai pengurang jumlah | v Catatan 7
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui | Catatan 7
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban
dalam periode berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai v Catatan 7
persediaan yang diturunkan,

(7) dalam hal terdapat Kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan v
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
ki) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode

berjalan, dan
Gl) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, v Catatan 7, tidak ada
dan alasan dijaminkan: dan Hbominkan yang

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan v Catatan 7

asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dlasuransikan
wajib diungkapkan alasannya.

Page 20 OCR 0.889
Page 20 of 58

Pk 0 IA Ate | Da RERE kata

b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi
yang harus diungkapkan antara lain:
fa) Makanan dan minuman,
(b) Perlengkapan: dan
(c) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estate vV
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(d) Tanah Matang:
te) Unit Bangunan, dan
(F) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya

telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara Jaln:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan antara laln:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan industrinya.

?) Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan v

(L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

fa) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum
menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hllang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan

Page 21 OCR 0.896
Page 21 of 58

Be kele a  PAGa Eta ANA OA Keterangan
asuransi dan risiko yang ditutup:

(P) Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan
asuransi: dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.

23)| Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 16
b) uratan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 16

24,

Blaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian menurut jenis dan jumlah. v Satdo biaya dibayar
dimuka berada di
bawah threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v

Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan:

(2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada
pelepasan

(3) yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(4) kerugian penurunan nilai atau Keuntungan pemulihan penurunan nilai:

(5) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau Keadaan yang dapat
memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu
tahun

(6) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang
dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK
yang berlaku, dan

(7) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk
dijual atau Kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya,
diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok
lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan
dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah
diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan

li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual:
(b) urajan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan
tersebut, dan

(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan
periode sajian sebelumnya.

26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 32

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nitai serta vV
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:

Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

Page 22 OCR 0.899
Page 22 of 58

ne Ketek LA LEK LIA Kesera
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian v
penurunan nilai: dan
&) dalam hal piutang beretasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal v
tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27)| Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta
alasannya,

c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang Kuotasi
harganya tersedia:

d) ringkasan Informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jumlah agregat
Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki
lebih dari 206 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial
investee secara langsung atau tidak langsung:

?) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika
laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas
dan tanggal atau

9) periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

h) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asoslasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

I) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asoslasi,
baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

ji) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama
dengan Investor lain,

k) Ilabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-
sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asoslasi, dan

1) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau
dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas
termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

Catatan 1 dan 9
Catatan 1

Catatan 1 dan 9,
Kuotasl harga tidak
tersedia
Catatan 9

28

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara Jain rinclan jaminan yang diberikan dan jumlah

jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.

29

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan periode berjalan,

c) Realisasi yang dilakukan selama perlode berjalan: dan
d) Saldo akhir,

30)

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tot

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal
berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

Page 23 OCR 0.886
Page 23 of 58
Benoa Kelantan SAE Ea (HA da ETIK ESNYAS Keterangan sesi!

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil
tol.

Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan

31

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis
tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk
setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanamanz

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling
sedikit 2 tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
I. Tambahan tahun berjalan
li. Biaya langsung

(b) Jurnlah kapitallsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa

Il. Pengurangan tahun berjalan

II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)| Khusus Industri Peternakan v

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara laln:

8) Pengelompokan hewan ternak datam pertumbuhan (belum menghasilkan)
dan hewan ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan tokasi/area peternakan,

&) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir,

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada:
dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

33)| Properti Investasi v

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model
Nilai Wajar atau model biaya:

Page 24 OCR 0.902
b)

c)

d)

(2)
(3)

(4)
(5)

(6)

(ea)

Page 24 of 58

Pn emeen  IKAE TEA)

AA ea

metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan
Nilai Wajar dari Properti Investasi,

pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti
pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti
tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian
terakhir,

jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadl baik dari Properti Investasi
yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan
penghasilan sewa selama perlode tersebut: dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilal Wajar yang diakul dalam laba
rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilal Wajar,

keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti

Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilal Wajar,
selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a)
ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1)

(2)

rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

saat suatu penllalan terhadap Properti Investasi disesyalkan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan
harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan
penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1)
(2)
(3)
(4
(5)
(6)

umur manfaat,

rekonsiliasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan
Properti Investasi pada awal dan akhir perlode dengan
menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan
alokasi beban penyusutan,

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai, selama satu perlode sesuai SAK yang berlaku,

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri:
dan

Nilal Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:

(e3)

(2)
(3)
4
(5)

(5)

rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan,

persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
estimasi saat penyelesalan,

hambatan kelanjutan penyelesalan

jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti

Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasl blaya pinjaman untuk properti

Investasi yang memenuhi Kriteria aset kualifikasian, maka wajib

dlungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama perlcde
berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapltalisasi.

Page 25 OCR 0.885
Page 25 of 58

BN Kelea j n Enda Bride EA Ke an ee
34)| Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisati v Catatan 10 (Udak ada
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset pembiayaan pada

sewa pembiayaan, tanggal pelaporan)

b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap v Catatan 10

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan,
pengurangan, dan reklasifikasi:

c) jumlah penyusutan untuk masing-masing perlode penyajian dan alokasi v Catatan 10
beban penyusutan,

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang dlakui dalam laba | v Catatan 10
rugi dan ekultas (jika ada),

@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap,

? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami v
penurunan nilal, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam taba rugi,
apabita tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif,

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus v
diungkapkan:

(1) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilatan):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut
dicatat dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan
prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 10

(2) persentase jurnlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesaian, v Catatan 10

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(5)jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi Kriterla aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan,
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

) Pengungkapan lainnya antara lain:
(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan v Catatan 10
penuh dan masih digunakan:

Page 26 OCR 0.915
Page 26 of 58

Eta

Pe TE

adas (Sridal

Cterangani

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan
tidak diklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual,

(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilal Wajar Aset Tetap apabila
berbeda secara material dari jumlah tercatat,

(5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut
jenis Aset Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai
atau pemulihan penurunan nilai:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan
(40) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi, dan

(11)risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan
pertanggungan

(12) asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

ENYA)
v

v

Catatan 10

Catatan 10, tidak ada
Aset tetap yang
dijaminkan

Catatan 10

Catatan 10

35)|

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus dlungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated
aCreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan
kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih

kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset
Takberwujud pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

d

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitallsasi,

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan

penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan umur manfaat

Catatan 11

Catatan 11

Catatan 11

Page 27 OCR 0.902
ESA NO)

Ae Keran an ee EAdas En oaks

Page 27 of 58

EN/AS Eee Keterangan |

h

9

h

»

tidak terbatas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya
diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya
atau model revaluasi,

keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya
dibatasi dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan
untuk Liabilitas:

nilai Komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud,

Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
Nilai Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan model blaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi
saldo surplus kepada para

(7) pemegang saham.

v

Catatan 2 dan 11

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi

Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan
tentang :

(1) Saldo awal,

(2) Penambahan dan pengurangan,

(3) Saldo akhir,

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af
Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan,
dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.

cs)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

Page 28 OCR 0.902
Page 28 of 58

Lo. Keterangan ea Eee | AdaN |Bittda ke jeN/A Gterangan wake
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya
produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi
(jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta
metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam
menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasl Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama
tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal,
(c) Penambahan/pengurangan:
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen
tidak dapat dipulihkan:
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan
dimana terjadl penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan:
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya
produksi, dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada, terhadap blaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode
dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk
tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) | Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak v Catatan 14
berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 14
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang V
berhubungan.
2) | Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan v

provisi jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir perlode,
(2) provisl tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan,

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah
yang belum digunakan:

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini,
yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap
perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) Indikasi Ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan

mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristlwa
masa depan: dan

Page 29 OCR 0.908
Page 29 of 58

No Keenan ae Ada BrtdaKe ENYA Keterangan ses

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumiah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.

3) | Beban akrual v
Yang wajib diungkapkan antara laln jenis dan jumlah darl unsur utama beban
yang belum jatuh tempo.

Catatan 15

4) | khusus Industri Perbankan v
Llabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada
transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap
kontrak konstruksl. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) taba yang diakui:
C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan v
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya
diblokir atau dijaminkan: dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan.

8 Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rinclan berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

(S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(2) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak

Page 30 OCR 0.890
Page 30 of 58

P3 Ketera BAJA Se dar |AN/AS BEAN Keteranga

ketiga,
(2) Jumlah utang kiaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang,

€c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara laln:
(1) Jumlah menurut program asuransi)
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.

@) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus dlungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klalm kepada plhak berelasi dan pihak
ketiga:

(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur:
(3) Jumtiah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara laln:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga,

(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:

(4) Jumlah menurut umur utang: dan

(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disallnghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia,

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 15 dan

Isi
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Ga posis
10)| Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya: dan vV Catatan 16
b) informasi mengenai ketetapan pajak. vV Catatan 16

11

Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Plutang

Page 31 OCR 0.898
Page 31 of 58

Pe ea ea Aan TE ak NA Keenan aa
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan
recourse, dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo
serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang harus dlungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 17

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang
sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga Keuangan jangka
panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini.

14)| Ltabilitas Keuangan Lainnya

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk v Catatan 13

Ilabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka
panjang,

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang
dipisahkan antara pihak Ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara laln:

(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori, v Catatan 13

(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan v

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan v Catatan 13

dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesalan utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakul selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi.

15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok
lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual.

17

Liabilitas Jangka Panjang

18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Page 32 OCR 0.895
Page 32 of 58

E El PAr Inter LYAI Kei ga
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: Catatan 32
b) jumlah utang menurut mata uang: dan Catatan 32
Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v
19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus dlungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan v Catatan 17
jenis mata uang:
b) kisaran suku bunga Kontraktual selarna periode pelaporan: v Catatan 17
c) tanggal jatuh tempo) v Catatan 17
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, | vV Catatan 17
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah v Catatan 17, Catatan
dan tujuan perolehannya: 35
f) pembayaran yang dilakukan pada perlede berjalan untuk masing-masing v Catatan 17
fasilitas pinjaman,
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v Catatan 17
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 17
I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian v Catatan 17
dividen, pembatasan raslo tertentu, dan/atau pembatasan perolehan
utang baru, dan
I) pengungkapan Informasi sehubungan dengan ltabilitas berbunga jangka v
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagal
liabilitas jangka panjang, antara laln adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan
persyaratan penting.
20)| Utang Sewa Pembiayaan v

Yang harus dlungkapkan antara lain :

a)

b)

ad

d)

e)

jumlah neto nilai tercatat untuk setlap kelompok aset dan pemberi sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan:

rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode
berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan

(3) tebih dari 5 (lima)jtahun.

pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut,

total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat
dibatalkan (non-cancellable subiease) pada tanggal laporan posisi
keuangan,

keuntungan atau keruglan yang ditangguhkan beserta amortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback): dan

penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi

Page 33 OCR 0.895
Page 33 of 58

Beng Pee aa Keterangan ee AG aS ATida KO ENYA SERA keterangan es
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya,
dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)| Khusus Industri Perbankan vV
a) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus
dipenuhl, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance),

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas
surat berharga yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rinclan jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset
bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt
covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej

(S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak Jain dengan tingkat imbalan yang lebih
rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan
mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih.

Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus dlungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan
kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank
pada saat periode pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilal komitmen dan kontinjensi,

22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

CG) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Jiabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material,
misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat
menyajikannya dalam pos yang terpisah:

@) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang

23,

Page 34 OCR 0.896
na.

(4)
(2)

(3)

(3)

(5)

Page 34 of 58

Te Ke Mn Keterang

a) Imbalan Pasti

Yang harus diungkapkan antara lain:

gambaran Umum mengenai jenis program.

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai klni kewajiban Imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode
berjalan yang dapat

dlatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

tb) biaya bunga:

(c) turan oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(f) imbalan yang dibayarkan,
(9g) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis:

(I) curtaliment, dan

(j) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan
dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nitai Wajar aset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai
Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak
selama perlode yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(ce) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata vang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) luran oleh peserta program,

(F) imbalan yang dibayarkan,
(9g) Kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud
dalam butir(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud
dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan
posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan

(b) posisi keuangan:
(c) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(d) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh
batasan dalam SAK,

(e) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(9 jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi Keuangan:

Catatan 2, 3 dan 18

Catatan 18
Catatan 18

Catatan 18

Catatan 18
Catatan 18

Catatan 18

Page 35 OCR 0.900
Page 35 of 58

Ben elang en Aga anak ENYA Keteranga ea
(6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nama pos dimana hal tersebut termasuk:

ta) biaya jasa kini: v Catatan 18

(b) biaya bunga: vV Catatan 18
(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul V
sebagai Aset sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih V
metode koridor 9Y4 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa lalu: v Catatan 18

(9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan v Catatan 18
penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK: v

(7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif tain yang
akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan v Catatan 18

(b) dampak dari batasan dalam SAK: v

(8) jumlah kumulatif darl keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui v
pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai
dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai v
Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang
mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen
utang, properti, dan seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan,

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak
kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas v
setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak
hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya,
termasuk:

la) tingkat diskonto: v Catatan 18

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program v
untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan v
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang
diakui sebagal Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam v Catatan 18
Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program format
atau konstruktif sebagal dasar untuk kenalkan Imbalan masa
depan):

Page 36 OCR 0.899
Page 36 of 58

PP ee AA AE AE ee
le) tingkat tren biaya kesehatan: dan v
(Ff) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, v Catatan 18
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam v

tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya
kesehatan pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Datam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan Inflasi yang rendah.

(1S) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nital Wajar aset program dan v
surplus atau defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

() labilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau v

persentase dari liabilitas program pada akhir periode
pelaporan: dan

(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase v

dari aset program pada akhir perlode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara v
andal, dari Iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
perlode tahunan dimulai setelah periode pelaporan,

(17) Khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar v
entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan
biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan
seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto
sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan:

(I) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan
untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak
keuangan atas perubahan prograrn selama periode tersebut,

(Ti) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual
dengan hurufa) butir (1) mencakup penjelasan praktik
Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk
dalam pengukuran kewajiban imbalan

(iil) pasti: dan

(iv)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode
sesuai SAK

(v) Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan
sesuai dengan

(vi) butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14),

(vii) dan butir (16) serta butir ii.

b) Iuran Pasti

Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus v
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan pating kurang jenis dan jumfah imbalan kerja v
jangka panjang lainnya.

Page 37 OCR 0.880
Page 37 of 58

Ao PER Ke an ya ae an Ada dak ENYASI Keteranganweees|
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan Kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas Kontinjen (jika ada).
24)| Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan v Catatan 17
mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku
bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, Catatan 17
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, vV v
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v Catatan 17
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, v
? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: v Catatan 17
9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang v
dan kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya. v
25)| Sukuk v
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1)
ralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syarlah dan skema transaksisyarlah yang
digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal,
(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasli, dan besaran
nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah),
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
Imbalan atau bagi hasil,
(9) jangka waktu,
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas)
bulan,
(5)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaltamanatan,
dan
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau
Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk
(misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
26)| Utang Subordinasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenls mata uang, dan kisaran
suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya:
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):

Page 38 OCR 0.884
Page 38 of 58

PR TEE MAdaR | STidakswN/AS Bae Ke teranganeeeag|
&) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan
f) persyaratan penting lainnya.
27)| Obligasi Konversi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh
tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi
konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio
konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta
persyaratannya, dan penalti,
Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi
konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya,
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
?) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
I) kejadian penting lainnya antara taln kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default):
ji) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa rmelalut
penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama
pembeli:
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan
m) persyaratan penting lainnya
Len Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setlap jenis saham, antara laln:
(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, v Catatan 20
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis v
saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kemball
atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan v
kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam v
ekuitas:
Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar
saham dan persentase kepemilikan, yaltu:
(1) Pernegang saham yang memiliki 546 (lima perseratus) atau lebih, v Catatan 20
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan v Catatan 20
(3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 20
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:
(4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham vV Catatan 1, Perubahan
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Dktbet aa aan
Manusla, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan pi
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):

Page 39 OCR 0.897
Page 39 of 58

Noes

Ba EA Keera e  e

Ada

(Emdaks|

(2) Sumber peningkatan moda! saham, antara lain dari kapitalisasi agio,
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan
Gdanfatau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan
private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal:

e) Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan dl Bursa
Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.

ENAS SSS Keterangan ses
VI

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham,

c) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas,
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uralan mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:

(4) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas
yang bertransaksl dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat
sementara, '

(3) Tanggal efektif transaksi,

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau
dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut,

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah
Imbalan yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih
antara nilal tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang
diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi
antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis
yang dikombinasikan:

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan

(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan
kembali.

&

&«

Catatan 21
Catatan 21
Catatan 21

Saldo selisih nilai
transaksi dengan
entitas sepengendali
berada dibawah
threshold yang
ditetapkan oleh
peraturan 8 G7

3)

Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:

(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya

Page 40 OCR 0.888
Page 40 of 58

Pe ee LA AE)

Pengendalian: dan

c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat
hilangnya Pengendalian.

ENAM esa Keterangan kaka

4

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan
modal disetor:

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham
treasuri yang diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor,

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumtah lembar dan nilai saham treasuri.

5)

Sa!do Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS
yang terkait: dan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setlap pos
cadangan.

Catatan 22

Catatan 22

6)

Waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

Cc) nilai waran yang belum dan tidak ditaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

Laporan perubahan
ekultas dan laporan
laba rugi dan
penghasilan
komprehensif lain
konsolldasian

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham
nonpengendali atas ekuitas rnasing-masing entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk.

Catatan 19

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan darl pendapatan yang diakui selama
perlode, termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa:
(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

&

&

Catatan 24
Catatan 27
Catatan 29

Catatan 27
Catatan 24
Catatan 31

Page 41 OCR 0.893
Page 41 of 58

Bao ae Kerana ee Re IPAGaN ende ENAK angan ea
c) Nama plhak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 vV Catatan 24
(sepuluh perseratus) dari pendapatan,

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang v
tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan
dalam periode berjalan,

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak
yang diakui dalam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak,

(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode
pelaporan:

(3) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui
sampai tanggal pelaporan:

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan
(6) Jumtah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, v
diungkapkan secara terpisah, antara lain:

(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagal prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan

(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,
c) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang tainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat
jalan dan penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:
b) Subsidi tidak mampu: dan

Page 42 OCR 0.872
Page 42 of58

Ao AA Ke an an aan (SA GAN ET da Re BN YAN SS Kotoran Ga

c) Selislh perhitungan klalm.

Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelampok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan jenisnya armada (bus, taksi,
feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui
kerjasama dengan pihak lain.

Khusus Industri Asuransi: v
Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

Khusus Industri Jalan Tol: v
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan
jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi:
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol,

maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus
diungkapkan.

Khusus Industri Perbankan v
Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang
diakui,

Cc) Efek-efek, dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang

dirinci:
(1) Biaya bahan baku, v Catatan 25
(2) Biaya tenaga kerja: dan v Catatan 25
(3) Biaya overhead v Catatan 25
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, v Catatan 25

b) Nama pihak penjual dan nilal pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh vV Catatan 25
perseratus) dari pendapatan, dan

Cc) Untuk Industri jasa, dlungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang v
dijual.

1)| Khusus Industri Rumah Sakit v

Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rinclan beban departementalisasi:

Page 43 OCR 0.895
Page 43 of 58

Be EA Keerangan Eee PAdae ETIOaKEENYASI Keteranganessi
a) Beban bahan,

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis,
e) Beban pemeliharaan sarana,

f) Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,
h) Beban depresiasi.

12)| Khusus Industri Asuransi: v
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok klaim bruto, klaim reasuransl, dan kenaikan (penurunan) estimasi
klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya :
klaim jatuh tempo, klaim nltai tunai, dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara !ain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis
Investasi.

13)| Khusus Industri Perhotelan vV
Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
b) Gajl dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14,

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,
yaitu antara lain:

a) Beban penjualan,

b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 26
Catatan 26
Catatan 26

aa

15)| Khusus Industri Perbankan v
a) Beban Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16,

Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai
untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak
Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.

17)| Pendapatan dan Beban Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. v Catatan 27
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. vV Catatan 28

Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

Page 44 OCR 0.902
Page 44 of 58

Co rangani Faces BndakeEN/AsI Cterangan ena
(1) biaya pinjaman meliputi:

(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode v Catatan 30
suku bunga efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK | v Catatan 30
yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing v Catatan 30
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan
terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lalnnya yang terjadi dari transaksi instrumen v
keuangan meliputi:

(a) rugi penurunan nllal dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk
dijuai:

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan
untuk lindung nitai.

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura vV Catatan 9
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, v
yang diungkapkan secara terpisah.

18)| Khusus Industri Perbankan v

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dlungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis.

c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jumlah berdasarkan jenis.

19)| Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, v
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v Laporan laba rugi dan
penghasilan
v komprehensif lain
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, Konsolidaslan
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain v
dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama.
20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak klni: v Catatan 16
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak Kinl yang berasal v Catatan 16
dari periode lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasai dari v Catatan 16

perbedaan temporer dan pembalikannya:

Page 45 OCR 0.887
Page 45 of 58

None ee EA erangan aa es ee AGEN ertdaks AI NYAS esa Kereran gan es
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan vV
perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang
baru,
(5) jumtah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui v Catatan 16

sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang
digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau vV
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan v
akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba
rugi Komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara
retrospektif,

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang v
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

c) jumlah pajak penghasllan terkait dengan setiap komponen pendapatan v
komprehensif laln, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain
dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian v Catatan 16
laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan
mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang v Catatan 16
berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku,

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan v Catatan 16
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada perlode akuntansi
sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer v
yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak
diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada v
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam
Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai

berikut:
(1) taba sebelum pajak menurut akuntansi, v Catatan 16
(2) ditambah/dikurangl koreksi positif atau negatif (dirinci): dan v Catatan 16
(3) laba kena pajak, v Catatan 16
I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kin| dengan menerapkan tarif pajak | V Catatan 16
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
ih) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar vV Catatan 16
dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap Jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan v Catatan 16
posisi keuangan untuk periode sajian, dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba v

rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah
aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan,

Page 46 OCR 0.897
Page 46 of 58
G3 Cteranga Atei ILER UYA LEseita

Dj beban pajak terkalt dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan v

(2) laba rugi dari keglatan normal atas operasi yang dihentikan selama v
periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang v
saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Liabilitas
dalam laporan keuangan:

n)  uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak v
tangguhan praakulsisl apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi
dalam suatu kombinasi bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak v
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh
dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akulsisi tetapi diakui
setelah tanggal akuisisi: dan

p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung v
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba
kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan
temporer kena pajak yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan
terkait.

21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per v Catatan 23
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba
atau rugi yang dapat diatribusikan Kepada entitas Induk untuk pertode
tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis
Instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut | vV Catatan 23, tidak
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi terdapat efek dilusian
penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari
setiap jenis tnstrumen yang mempengaruhi laba per saham,

C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang v
berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi v
saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang
terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah
jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar
pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum
akhir periode pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22)| Transaksi Pihak Berelasi

Yang harus diungkapkan antara taln:
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi v
dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk v Catatan 32
transaksi dengan entitas berelasi.

Page 47 OCR 0.907
EENOES|

ae ee eteranga

Page 47 of 58

b)

a

d)

8)

?

EVAN IE

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat
meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan
hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi
dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi
dampak hubungan tersebut dalam taporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan
dan beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau
Liabilitas, termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat
jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian: dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nllal, beban cadangan
kerugian penurunan nilal secara Individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan
plutang pihak berelasi non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
jika dilakukan pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a)
dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(Lt) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan
terhadap entitas,

(3) entitas anak:
(4) entitas asoslasi:
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya,
dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau
kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai
karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori
berikut:

(4) Imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pascakerja,

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(5) pembayaran berbasis saham.

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(l) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan

(2) Perusahaan:

(3) sifat dan jumlah setiap transaksI yang secara individual signifikan,
dan

(4) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara
Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut.

v

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Catatan 32

Page 48 OCR 0.910
23)

Page 48 of 58

eteranga

AdaW

ENYASI

si Ei

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang
fungslonal.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan Ilabilltas moneter dalam mata uang asing serta
ekuivalennya dalam mata vang fungsional:

(2.
(3.

posisi neto darl aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang
fungsional,

4

jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugl, kecuali untuk selisih
kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang dlukur pada nilai
wajar melalui laba rugi: dan

(5,

selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonslllasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

Catatan 36

Catatan 36

Catatan 36

Catatan 27,28,29 dan
30

24)

Penurunan Nilal Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodw!l! atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau
pembalikan rugi penurunan nilal,

(2) jumtah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang
didalamnya tercakup rugi penurunan nllal,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal yang diakul dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif
yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwilil yang telah diakul rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang
diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,

Catatan 10 dan 11

Catatan 10 dan 11

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk
setiap kelompok aset.

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu

a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus dlungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan:
dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal

jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut

harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(3) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan Kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi
yang andal dan relevan,

(3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap perlode lalu
sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan
(b) !aba per saham dasar dan dilusian:

Page 49 OCR 0.900
Page 49 of 58

Kera ga

Adam Siidaks (EN/An esea keterangan

4

(5)

c) Kesalahan Periode Lalu

jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-perlade sebelum
perlode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka
diungkapkan alasannya, dan

keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk
suatu periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum periode-
perlode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan
kebijakan akuntansi.

Yang harus dlungkapkan antara lain : v
(1) sifat dari kesalahan periode lalu,
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dlluslan,
(3) jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal: dan
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis
dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya
koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis.
26)| Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap vV

kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

“4
(5)

(6)
@)

(8)

(9)

(10)

(er)

(12)

jumlah yang diakul pada tanggal aKulsisl untuk setiap kelompok

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:

tanggal akuisisi:

biaya terkait akuisisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek
ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing
kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:
alasan utama untuk kombinasl bisnis dan penjelasan tentang cara

pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi:

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang
diakui,

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang
dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok
utama imbalan:

kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi,

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apablla
kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan
mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal
jurnlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh

berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang

diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain,

yaitu sebagai berikut:

fa) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:

utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap Ilabilltas kontinjensl yang diakui pada Nilai Wajar:

(a) uraian mengenai Karakteristik kewajiban dan perkiraan saat
arus keluar sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jurntah arus keluar tersebut.
Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan
asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan,
dan

(ce) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah dlakul untuk estimasi
penggantian tersebut:

dalam hal Ilabllitas Kontinjensi tidak diakui karena Nilal Wajarnya

tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi

Page 50 OCR 0.908
b)

c)

d)

Page 50 of 58

mengungkapkan:

ta) informasi sebagaimana dimaksud datam angka 33 huruf b)
angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba
rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan,

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang
dari 90Y6 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akulsisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang
dlakuisisl, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar
pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilal tersebut, untuk setiap kepentingan
nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada
Nilai Wajar

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas
pihak yang diakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengaKulsisi
segera sebelum tanggal akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas
pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi
sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian
tersebut:

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib

mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang
materlal atau secara kolektif material:

(1)  datam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk
Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis
Imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi
bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka
diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesal, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran
yang diakui selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan

Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset

Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan

Iiabilitas Imbalan kontinjensi atau llabilitas tersebut dibatalkan atau

lewat waktu, maka diungkapkan:

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan
alasan perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kontinjensi,

(3) Jlabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,

(4) rekonsillasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode
pelaporan,

(S) jumlah dan penjelasan dari settap keuntungan atau kerugian yang
diakui pada periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
yang diambil-allh dalam kombinasi bisnis pada periode
pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan

Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya

Page 51 OCR 0.907
Page 51 of 58

Be ke Eee Ea Era E AE |

selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan:
2 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas
anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh,
diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.

27)| Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 31
mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v Catatan 31
segmen dilaporkan,

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan v Catatan 31
beban tertentu, aset segmen, dan ltabilitas segmen dari segmen
dilaporkan, serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsillasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi v Catatan 31
segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen
material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa v Catatan 31
atau setiap Kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
|, negara domislll Perusahaan: dan vV Catatan 31

Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan vV Catatan 31
memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan darl suatu
negara asing secara individual jumlahnya material,
pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk
dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut
secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi
akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:

I. negara domisili Perusahaan: dan v Catatan 31

Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki v Catatan 31
aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal v
tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari
pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

Page 52 OCR 0.912
Page 52 of 58
DE en Ae

28)! Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari
aset dan llabilitas operasi yang dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi
yang dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan faba rug|
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari
operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang
terkait: dan

laba atau rugi yang dlakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar

setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau

kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan

dan beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi,
Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesual dengan
tujuannya, yaitu untuk Ilndung nilai atau tujuan lainnya (non lindung
nilai), seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memilikl atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam
kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(b.

(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, Komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterpartles),
(3) tanggal jatuh tempo,
(4) nilal keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan
posisi keuangan:
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan
(7) persyaratan penting lainnya.
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis
transaksi yang dilindung nilai: dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya,

30)| Nitai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v Catatan 33
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan: dan

b) hlerarki, metode, dan asumsi signlfikan yang digunakan dalam menentukan | vV Catatan 33
Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.

31)| Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan v Catatan 22
dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,

Page 53 OCR 0.880
Page 53 of 58

Po an ya AA Eka ANA Ken,
b) jumlah utang dividen untuk:
Laporan Posisl Keuangan
(1) perlode pelaporan, dan vV dan Catatan 22
(2) periode sebelumnya: v
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan vV

setelah perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir
periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. v

32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen
lalanya:

c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasl kepemilikan dalam pengendalian
bersama entitas: dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui datam pengendalian bersama entitas,
agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka
pendek, Ilabtlitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang
terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)| Perikatan dan Kontinjensi

a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi: v Catatan 35

Ca) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen
dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:

pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan:
II. perlode berlakunya perikatan,
Iii.” dasar penentuan kompensasi dan denda,
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:

(b) kontrak atau perjanjlan yang memerlukan penggunaan dana di
masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik,
perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan:

I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
li. perlode berlakunya perikatan:

III. nitai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah
direalisasi: dan

iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jamlnan atau garansi, diungkapkan: vV

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk pihak
yang dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,

(c) periode berlakunya jaminan: dan

(d) nilai jaminan:
Page 54 OCR 0.892
Page 54 of 58

Ae et AA AE YA

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan
bank, dan

(4) uraian mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara laln :

(4) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan,
misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat
tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya,

(3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan:

la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak
serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak
(keberatan atau banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(Ca) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau
waktu arus keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

v

v

Gteranga aa

Catatan 35

Catatan 13 dan 17

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara laln:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabllitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

? Isl perubahan perjanjian, jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan kevangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko,
termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang
belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang
lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaparan tetap! tidak
mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan
nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo Kontraktual
yang bertujuan untuk pemahaman terhadap perlode arus kas,
dan

(o) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas:

Catatan 34

Catatan 34

Catatan 34

Page 55 OCR 0.903
Page 55 of 58
Ban Keane IPA Eee EA ea |

(3) risiko pasar, antara Iain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko v Catatan 34
pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan
pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v Catatan 34

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari v Catatan 34
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis
risiko yang timbul dari Instrumen keuangan.

36)| Khusus Industri Perbankan v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang
pada tanggal laporan posisi keuangan:

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan
atas dana pihak ketiga di bank.

d) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas
Aiduclaryyang meliputi jasa kustodlan, wali amanat, pengelolaan Investasi
dan reksadana.

37)| Kuasi-Reorganisasi v

Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenal kegiatan kuasl-
reorganisasi yang meliputi:

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi,

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah
kuasi-reorganisasi,

gd) Rincian dart jumtah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan
Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

€&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun
saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 9 tahun ke
depan sejak kuasi-reorganisasi.

38)| Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya, termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 20

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hat Perusahaan v Catatan 20
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan
oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola v Catatan 20
permodalannya:

Page 56 OCR 0.908
Page 56 of 58

Keteranga

b)
9
d)

e)

Ada!

Beridakel

ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal,
setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya)

pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari
pihak eksternal (jika ada): dan

konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.

Catatan 13 dan 17

39!

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisl melalul penerbitan saham, dan Konversi utang menjadi
modal.

Catatan 10

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

c)
d)
9

n

»

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk

Jangka pendek ataupun jangka panjang,

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham

yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum

setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas

Opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian:

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsl saham untuk setiap

kelompok opsi saham,

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang

harga saham pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk
opsi saham yang beredar pada akhir periode:

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal

sebagal berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang
Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi
tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas
tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang
pengukuran Nilal Wajar tersebut untuk Instrumen ekultas laln
yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham),

dampak transaksl pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi

Perusahaan dalam suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi:

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5)Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42

Aset Liabllitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

3)
b)
ko

9)

Ijin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syarlah,
Jenis Akad Asuransi Syariah:

Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah, dan

Zakat.

43)

Informasi Penting Lainnya

Page 57 OCR 0.895
Page 57 of 58

No ea Kena ae radan enak EN/AS AR Keterangan ee
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:

a) Kontrak reasuransi:

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

c) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan
hidup perusahaan.

44) Khusus Industri Kehutanan : v
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan
luran wajib lainnya,

Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan
penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan,
penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestartan alam):

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya,

e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode
berjatan dan akumulasinya: dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya:
dan

(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)! Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan v
tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka
Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai
dengan Informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan
yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul
dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakul peristiwa yang
sebelumnya tidak diakul:

b) dalam hat terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode v
pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan urafan peristiwa, misalnya:

(4) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

46

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 37

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan v Catatan 37
akuntansi,

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 37

d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru v Catatan 37

atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak
tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar.

47)! Rekiasifikasi

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikaslan pos- v

Page 58 OCR 0.897
Page 58 of 58

SEN GNaE Keterangan! WAGaNATdakeeN/A Erangai
pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi, dan
(3) alasan reklasifikasl.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan,
maka Perusahaan harus mengungkapkan: v
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasiflkasi.
48)| Hibah Pemerintah v
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-
hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
Indikasi bentuk Jaln dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisl yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas
bantuan pemerintah yang telah diakui.
49)| Rekonsillasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritas pasar modai di negara lain atau dalam rangka
penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara taln:
(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan
beserta penjelasannya: dan
(3)  rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.
€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara
Jain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang
berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib
ditambahkan dalam laporan keuangan.
50)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari
peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan,
seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan. L

Jakarta, 31 July 20

Hendra Wid
Director Y

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.88 MB
Published31 Jul 2026
Pages58
Characters153,909
Text sourceOCR
OCR confidence0.898

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Indofood CBP Sukses Makmur Tbk p.1 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik NJA Purwanto Susanti p.1
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.3
unresolved org Bank Indonesia p.7 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.25
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Dktbet p.38
unresolved org Bapepam p.50 ×2
unresolved org Menteri Kevangan p.56

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-II-ICBP.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result