Back to announcement
CHECKLIST LAPKEU_ICBP Jun 2026_Printed.pdf
Financial statement Text extracted ICBPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 58
Page 1 OCR 0.925
Page 1 of 58 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.7). Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolor 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A'. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Pata Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Bidang Usaha Manufaktur Jenis penawaran Umum Saham Juni 2026 Tahun 2025 (Unaudited) (Audited) Nama Kantor Akuntan Publik NJA Purwanto Susanti dan Surja Nama Partner N/A Sinarta Opini Akuntan N/A Wajar tanpa Pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A £ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab v Direksi Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Page 2 OCR 0.894
Page 20158 Data Keuangan Penting 30 Juni 2026 30 Juni 2025 Periode laporan keuangan (unadited) (unadited) Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 41.863.388 37.600.928 Laba bruto 14.367.232 13.122.540 Laba usaha/operasional 9.152.898 8.475.878 EBITDA 10.124.182 9.374.046 Laba Bersih periode berjalan 3.702.564 5.536.138 Laba (rugi) komprehensif 5.342.792 5.932.240 Laba Per saham (dasar) 317 475 Laba Per saham (dilusian) NJA N/A 30 Juni 2026 Tahun 2025 (unadited) (audited) Laporan Posisi keuangan Jumlah Aset 143.985.924 135.544.351 Jumlah Aset Lancar 57.964.365 51.153.716 Jumlah Aset Tidak Lancar 86.021.559 84.390.635 Jumlah Liabilitas 68.713.288 61.861.347 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 16.135.899 12.316.000 Jumlah Liabllltas Jangka Panjang 52.527.389 49.545.347 Jumlah Ekuitas 75.272.636 73.683.004 Modal Disetor 583.095 583.095 Saldo Laba 45.794.427 45.188.381 Rasio Keuangan” Rasio Lancar (S6) 358Yo 41590 ROA 3,3Yo 8,2Yo ROE 6,3Yo 15,3Yo Ebitda thd pendapatan (Yo) 24,2Y0 24,7 Yo “dapat disesuaikan berdasarkan Industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.7 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode v V Laporan perubahan ekuitas selama perlode vV Laporan arus kas selama periode V olaluinje Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan v saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. (3 Catatan atas Laporan Keuangan v Ketentuan Umum
Page 3 OCR 0.911
Page 3of58 Nong As Ra Keteranga Pada endakEN/As ate Keteran ga 1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan 1» sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan) b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: Cc. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, taporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) Informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak dlsajikan dl bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasl tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. 2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. 3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. 4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1. Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a, Pendirian perusahaan 2) | Riwayat ringkas perusahaan, v Catatan 1 3) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari v Catatan 1 Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, 4) | Kegiatan usaha sesual anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan v Catatan 1 pada periode pelaporan: 5) | Tempat kedudukan perusahaan dian tokasi utama kegiatan usaha, v Catatan L 6) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal v Catatan 1 perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode taporan yang disajikan, wajlb disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perarmpingan usaha dan kapasitas produksinya, dan 7) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam ketompok usaha v Catatan 1 (ultimate parent of the group). Datam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 8) | Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 9) | Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau Keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 10)| Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 11)| Khusus untuk Industri Perbankan v Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada). 12)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v
Page 4 OCR 0.878
Page 4 of 58 PL HATE UYA Keenan 2 Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan., Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: . Nama lokasi: . Nama pemilik izin tokasi, . Tanggal perolehan izin ekplorasl serta tanggal jatuh temponya, . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploltasi/Pengembangan meliputi: . Nama lokasi, . Nama pemilik ijin tokasi: . Tanggal perolehan Ijln eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi, . Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, . Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan . Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan @ksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. dari 5096 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee tidak diikuti dengan pengendalian, 13)| Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rinctan luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan GC) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran v Catatan 1 Efek yang diterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan, v Catatan 1 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan v Catatan 4 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan v Catatan 1 (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampal dengan periode pelaporan terakhir. Con Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Perusahaan tidak Yang harus diungkapkan antara lain: memilik! EBK 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan balk secara langsung v Catatan 1 maupun tidak langsung: 2) | Tempat kedudukan: v Catatan 1 3) | Jenis usaha: vV Catatan 1 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1 6) | Total Aset: dan v Catatan 1 7) | Informasi penting tainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk v Catatan 1 tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalul entitas anak, lebih darl 5046 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih v
Page 5 OCR 0.901
Page 5 of 58 ET Ja EA keterangan aa | mridaks BN/AS) Mete Keterangan see Cc) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau perlode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: v d sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunat, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: e suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk, dan f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau Kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau keruglan yang dapat diatribuslkan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (S5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendallan dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang dlikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, Catatan 1 Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak Catatan 1 Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 1 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesual dengan SAK. Catatan 2 Dasar pengukuran dan penyusunan laporan Keuangan 1) Dasar pengukuran faporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), blaya perolehan Kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. Catatan 2 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuall untuk laporan arus kas, Catatan 2 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajlan yang digunakan, metiputi:
Page 6 OCR 0.915
Page 60f 58 eter a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan Cc) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). Enda eteranga Catatan 2 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Llabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode pelaporan. Catatan 3 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk dan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendallan atas entitas anak, d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali, b) pengakuan awal untuk goodwill: €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodw!if, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkalt dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi. Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2
Page 7 OCR 0.892
Page 7 of 58 Pena ea ae TEA dan EndakE AN/ASI SE Keterangan ses 3) | Kas dan setara kas, v Catatan 2 Yang harus dijelaskan antara Jaln kebijakan dalarn menentukan komponen kas dan setara kas. 4) | Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awat Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk v Catatan 2 perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap v Catatan 2 kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan, Catatan 2 (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen Catatan 2 keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan v Catatan 2 nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan, v Catatan 2 (7) khusus Instrumen kevangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, vV selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif, dan (c) perlakuan akuntansi (indung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai, b) Investasi pada Sukuk V Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasl Investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. c) Sukuk yang diterbitkan v Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk, (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan vV a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank
Page 8 OCR 0.893
C3) Page 80f 58 Keteranga #Adan Pace | Pe tera Indonesia dan Bank Lain. c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. ? Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimilikl: b) Pengakuan nitai pada investasi untuk setiap kelampok Obligasi Rekapitallsasl Pemerintah:dan Cc) Dasar penyajian efek-efek dalarn laporan keuangan. 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara laln: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit, b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian: (2) Perlakuan akuntansi atas nilal realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (Kkeruglan) dari realisasi penjualan agunan. 9) Khusus untuk Industri Pembiayaan Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penllalan aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) Anjak Piutang Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang, C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke kiten atau ditanggung oleh perusahaan). 11) Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjlan mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai !essee dan/atau lessor. Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2
Page 9 OCR 0.898
Page 90f58 ee aa Sr ak N/A EK erangan see 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang v Catatan 2 digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapltalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran, (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan rasa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (S) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan vV Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilalanj (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara laln: a) pengakuan awal Aset Tetap, v Catatan 2 b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: v Catatan 2 c) pengelompokan Aset Tetap: v Catatan 2 d) metode penyusutan yang digunakan: v Catatan 2 e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap, v Catatan 2 f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v Catatan 2 9) penghentian pengakuan, vV Catatan 2 h) nilai residu: dan v Catatan 2 ih pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur v Catatan 2 @Konormnis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Catatan 2 Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asoslasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Catatan 2
Page 10 OCR 0.910
NO Page 10 of 58 Ceterangani BAdas emak EN/ASI Pete Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriterla dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul, dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apablla umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d sumber terjadinya Aset Tak berwujud, e) metode amortisasi yang digunakan: f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9 riset dan pengembangan (jika ada). & & Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan e) penghentian pengakuan Properti Investasi, 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilalan kembali aset (revaluasi): Cc) Metode penyusutan dan amortisasl yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan e) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindIkasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nllai aset nonkeuangan dan pembalikannya. Catatan 2 Catatan 2 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Ilabilitas segera.
Page 11 OCR 0.902
Page 11 of 58 SE NO2| Pe Keterangan ee Nak AGEN Badak ENyARI Kenaa keterangan see Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajlan simpanan dari bank laln, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi. Catatan 2 Catatan 2 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH, b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan, C) Metode penyusutan prasarana PLH,: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi blaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan Cc) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 12 OCR 0.915
Page 12 of 58 EtEra PARE IL uree “Kesal (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran v Catatan 2 yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan v pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode vV persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesalan suatu kontrak. €) Khusus Industri Asuransi v (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan, (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, d) Khusus Industri Real Estate v Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Unsur blaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat, (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang tebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direatokasi aklbat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan (6) Unsur blaya yang dlakul sebagai beban pada saat terjadinya. 28) | Pragram Loyalitas Pelangan v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: Catatan 2 b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Catatan 2 Ilabilitas moneter, dan c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo v Catatan 2 dalam mata uang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara laln: a) Dasar penetapan Pihak-pthak berelasi: Catatan 2 b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan Catatan 2 31) | Hibah Pemerintah v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) | Pajak Penghasilan
Page 13 OCR 0.890
Page 13 of 58 Nora Me Kerang ee en Tenganan dak E EN/ATI ea keterangan eaa Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilal aset (Ilabilltas) pajak tangguhan. Ba Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 33! Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan, Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan keruglan untuk curtailment dan penyelesaian. KK St Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 Catatan 2 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan metalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan blaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari blaya perolehan aset kuafifikasian. Catatan 2 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. Catatan 2 39) Laba (Rugl) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Catatan 2 Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan Aset Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing: c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama perlade pelaporan: dan d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. Catatan 4 Catatan 4 Catatan 4 2) Khusus Industri Perbankan
Page 14 OCR 0.908
Page 14 of 58 Era CEEranga Peer YA esai a) Kas Yang harus dlungkapkan adalah rinclan jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lala: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Glro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama perlode berjalan untuk masing-masiag giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (L) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata yang, (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (Impalred) dan tidak mengalami penurunan nilal (uniImpalred): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, 3) | Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak beretasi, v Catatan 6 b) jumlah plutang menurut debitur, C) jumlah plutang menurut mata uang: v Catatan 6 d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: v Catatan 6 e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilal, beban cadangan kerugian v Catatan 6 penurunan nilai secara individual dan KolektIf, dan penghapusan piutang, f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan v Catatan 6 manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan, 9) plutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v Catatan 6, tidak ada dijaminkan, piutang yang dijaminkan h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
Page 15 OCR 0.893
Page 15 of 58 Nano ea Keterangan Adaa! ETdaKAJEN/AS aset Keterangan gate I) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenafantara laln: (4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang prerni yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. c) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenal antara laln: (1) Pemisahan antara plutang kepada pihak berelasi dan plhak ketiga, (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi, (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan 3) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pemblayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain), (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
Page 16 OCR 0.886
Page 16 of 58 Lela pilitang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjlan anjak piutang. IPAdan ende Ke ENYA Rea Keran ga ses €C) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus dlungkapkan antara laln: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, DI samping Itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini ptutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari Ilma tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: «4 (5. nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum, (6 7. rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode, dan penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material, d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara Jaln: (1) Jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa Operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada perlode: dan (3) penjelasan umum Isl perjanjian sewa lessor. 5) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya plutang retensi. 7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setlap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga tiarus dirinci dalam bentuk tabel yaitu a) biaya Kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, Cc) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termla). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:
Page 17 OCR 0.887
Page 17 of 58 no ee ee keleran ja EA Gan Ans EN/As esa Ketean a S b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: Cc) Nama pihak/counterparty, d) Lokasi Efek jaminan, e) Tingkat bunga piutang reverse repo: F) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan Cc) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10)| Piutang Dividen dan Bunga v Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. Piutang Lain-Lain V | Satdo Plutang lain-lain berada di bawah threshold yang ditetapkan oleh peraturan 8 G7 11 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12)| Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan Ini telah diterapkan Untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan v Catatan 9, tidak ada antara pihak ketiga dan pihak berelasi. aset keuangan lainnya ke pihak berelasi b) Yang harus diungkapkan antara lain: v Catatan 9 dan laporan (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian 6 posisi keuangan investasinya, v Laporan — perubahan (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan c ekuitas konsolidasian klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar metalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumtah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, BN (7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan reklasifikasis dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jurntah tercatat aset keuangan yang dijarninkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas Kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut:
Page 18 OCR 0.902
Page 18 of 58 Me na ee en (9) jumtah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk v Catatan 9 dan mutasinya, dipisahkan antara aset Keuangan yang mengalami Catatan 34 penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengatami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakut dalam laba rugi, dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas v Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasl menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13)| Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, v Catatan 4 b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, v Catatan 4 Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v Catatan 4 d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencalran deposito v tersebut. 14)| Khusus Investasi pada Sukuk v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syarlah, b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15)| Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rinclan jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis, b) Tanggal jatuh tempa dan frekuensi pembayaran bunga, Cc) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan 4) Informasi penting lainnya, 16 Khusus Unit Penyertaan Reksadana v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi perlode berjalan 17)| Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenalantara !aln, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). 18)| Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenal aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19 Pinjaman Polis v Yang harus dlungkapkan antarataln rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20. Khusus Industri Perbankan v Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas: b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama perlode berjalan: c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
Page 19 OCR 0.887
Page 19 of 58 BN Keane ee AGAN er dak EN/AS SES Keterangan ee d) Rasio kredit usaha Kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan: e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, f Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia: h Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan Kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindlkasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan perlode pembelian, jika ada, kh Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, ) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, 21)| Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan Kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan, Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan keruglan penurunan nilal tagihan akseptasi 22)| Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut v Catatan 7 klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar vV Catatan 7 dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode v Catatan 7 berjalan, (4) jumlah setiap penurunan nllal yang diakui sebagai pengurang jumlah | v Catatan 7 persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui | Catatan 7 sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai v Catatan 7 persediaan yang diturunkan, (7) dalam hal terdapat Kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan v yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: ki) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan Gl) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, v Catatan 7, tidak ada dan alasan dijaminkan: dan Hbominkan yang (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan v Catatan 7 asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dlasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Page 20 OCR 0.889
Page 20 of 58 Pk 0 IA Ate | Da RERE kata b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: fa) Makanan dan minuman, (b) Perlengkapan: dan (c) Barang Dagangan. c) Khusus Industri Real Estate vV Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (d) Tanah Matang: te) Unit Bangunan, dan (F) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara Jaln: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. e) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara laln: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan industrinya. ?) Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan, (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: fa) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hllang: (e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan
Page 21 OCR 0.896
Page 21 of 58 Be kele a PAGa Eta ANA OA Keterangan asuransi dan risiko yang ditutup: (P) Nka tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23)| Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan v Catatan 16 b) uratan mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. v Catatan 16 24, Blaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara Jain rincian menurut jenis dan jumlah. v Satdo biaya dibayar dimuka berada di bawah threshold yang ditetapkan oleh peraturan 8 G7 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: (2) uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan (3) yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (4) kerugian penurunan nilai atau Keuntungan pemulihan penurunan nilai: (5) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau Keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun (6) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku, dan (7) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau Kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: I. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, dan li. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) urajan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26)| Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: v Catatan 32 b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nitai serta vV penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: Cc) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
Page 22 OCR 0.899
Page 22 of 58 ne Ketek LA LEK LIA Kesera d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian v penurunan nilai: dan &) dalam hal piutang beretasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal v tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27)| Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi: b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya, c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang Kuotasi harganya tersedia: d) ringkasan Informasi keuangan entitas asoslasi termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 206 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: ?) akhir perlode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau 9) periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda: h) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asoslasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan, I) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakul dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asoslasi, baik untuk perlode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, ji) bagian atas Ilabilitas kontinjensi entitas asoslasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain, k) Ilabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama- sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asoslasi, dan 1) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. Catatan 1 dan 9 Catatan 1 Catatan 1 dan 9, Kuotasl harga tidak tersedia Catatan 9 28 Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara Jain rinclan jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29 Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awal, b) Penyisihan periode berjalan, c) Realisasi yang dilakukan selama perlode berjalan: dan d) Saldo akhir, 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tot Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
Page 23 OCR 0.886
Page 23 of 58 Benoa Kelantan SAE Ea (HA da ETIK ESNYAS Keterangan sesi! (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan 31 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir, (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanz (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (4) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal I. Tambahan tahun berjalan li. Biaya langsung (b) Jurnlah kapitallsasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa Il. Pengurangan tahun berjalan II. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (Inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32)| Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara laln: 8) Pengelompokan hewan ternak datam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan tokasi/area peternakan, &) Kondisi hewan ternak: f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir, 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: ) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada: j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 33)| Properti Investasi v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya:
Page 24 OCR 0.902
b) c) d) (2) (3) (4) (5) (6) (ea) Page 24 of 58 Pn emeen IKAE TEA) AA ea metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi, (b) beban operasi langsung yang terjadl baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama perlode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilal Wajar yang diakul dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilal Wajar, keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilal Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) (2) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: saat suatu penllalan terhadap Properti Investasi disesyalkan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilalan tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali: dan (b) penyesuaian signifikan lain. Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) (2) (3) (4 (5) (6) umur manfaat, rekonsiliasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu perlode sesuai SAK yang berlaku, transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan Nilal Wajar Properti Investasi. Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (e3) (2) (3) 4 (5) (5) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: estimasi saat penyelesalan, hambatan kelanjutan penyelesalan jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan dalam hal terdapat kapitalisasl blaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi Kriteria aset kualifikasian, maka wajib dlungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitallsasi selama perlcde berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapltalisasi.
Page 25 OCR 0.885
Page 25 of 58 BN Kelea j n Enda Bride EA Ke an ee 34)| Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisati v Catatan 10 (Udak ada berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset pembiayaan pada sewa pembiayaan, tanggal pelaporan) b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap v Catatan 10 pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: c) jumlah penyusutan untuk masing-masing perlode penyajian dan alokasi v Catatan 10 beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang dlakui dalam laba | v Catatan 10 rugi dan ekultas (jika ada), @) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, ? jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami v penurunan nilal, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam taba rugi, apabita tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus v diungkapkan: (1) tanggat efektif revaluasi (Tanggal Penilatan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilalan terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. h) Khusus untuk Aset Tetap dalarn proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: v Catatan 10 (2) persentase jurnlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, v Catatan 10 (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (5)jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi Kriterla aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah blaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. ) Pengungkapan lainnya antara lain: (l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, (2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan v Catatan 10 penuh dan masih digunakan:
Page 26 OCR 0.915
Page 26 of 58 Eta Pe TE adas (Sridal Cterangani (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual, (4)dalam hal model biaya digunakan, Nilal Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat, (5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (40) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan (11)risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan (12) asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. ENYA) v v Catatan 10 Catatan 10, tidak ada Aset tetap yang dijaminkan Catatan 10 Catatan 10 35)| Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki keglatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus dlungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated aCreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, d dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitallsasi, @) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilal dengan umur manfaat Catatan 11 Catatan 11 Catatan 11
Page 27 OCR 0.902
ESA NO) Ae Keran an ee EAdas En oaks Page 27 of 58 EN/AS Eee Keterangan | h 9 h » tidak terbatas, penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi, keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: nilai Komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud, Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model blaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para (7) pemegang saham. v Catatan 2 dan 11 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan, (3) Saldo akhir, b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. cs) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):
Page 28 OCR 0.902
Page 28 of 58 Lo. Keterangan ea Eee | AdaN |Bittda ke jeN/A Gterangan wake (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasl Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saldo awal, (c) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir. (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadl penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap blaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. b. Liabilitas 1) | Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak v Catatan 14 berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan v Catatan 14 c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang V berhubungan. 2) | Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan v provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir perlode, (2) provisl tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan: (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi: (7) Indikasi Ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristlwa masa depan: dan
Page 29 OCR 0.908
Page 29 of 58 No Keenan ae Ada BrtdaKe ENYA Keterangan ses (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumiah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual v Yang wajib diungkapkan antara laln jenis dan jumlah darl unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 15 4) | khusus Industri Perbankan v Llabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 6) | Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksl. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi, b) taba yang diakui: C) kerugian yang dialami, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) | Khusus Industri Perbankan v a) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Jumlah amortisasl pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8 Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi, (2) Rinclan berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak
Page 30 OCR 0.890
Page 30 of 58 P3 Ketera BAJA Se dar |AN/AS BEAN Keteranga ketiga, (2) Jumlah utang kiaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, €c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Jumlah menurut program asuransi) (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir perlode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus dlungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klalm kepada plhak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: (3) Jumtiah menurut jenis mata uang: dan (4) Jumlah menurut umur utang. f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara laln: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disallnghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. D Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Saldo menurut usia, 9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 15 dan Isi Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Ga posis 10)| Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan vV Catatan 16 b) informasi mengenai ketetapan pajak. vV Catatan 16 11 Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Plutang
Page 31 OCR 0.898
Page 31 of 58 Pe ea ea Aan TE ak NA Keenan aa Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi v Uang Muka Kontrak Yang harus dlungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catatan 17 Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga Keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. 14)| Ltabilitas Keuangan Lainnya a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk Ilabilitas keuangan lainnya berlaku untuk v Catatan 13 Ilabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang, (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak Ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara laln: (a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori, v Catatan 13 (b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan: dan v (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan v Catatan 13 dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16)| Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain llabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. 17 Liabilitas Jangka Panjang 18)| Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Page 32 OCR 0.895
Page 32 of 58 E El PAr Inter LYAI Kei ga Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: Catatan 32 b) jumlah utang menurut mata uang: dan Catatan 32 Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. v 19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus dlungkapkan antara lain: a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan v Catatan 17 jenis mata uang: b) kisaran suku bunga Kontraktual selarna periode pelaporan: v Catatan 17 c) tanggal jatuh tempo) v Catatan 17 d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, | vV Catatan 17 e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah v Catatan 17, Catatan dan tujuan perolehannya: 35 f) pembayaran yang dilakukan pada perlede berjalan untuk masing-masing v Catatan 17 fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v Catatan 17 memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v Catatan 17 I) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian v Catatan 17 dividen, pembatasan raslo tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan I) pengungkapan Informasi sehubungan dengan ltabilitas berbunga jangka v panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagal liabilitas jangka panjang, antara laln adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20)| Utang Sewa Pembiayaan v Yang harus dlungkapkan antara lain : a) b) ad d) e) jumlah neto nilai tercatat untuk setlap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun, (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) tebih dari 5 (lima)jtahun. pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut, total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable subiease) pada tanggal laporan posisi keuangan, keuntungan atau keruglan yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
Page 33 OCR 0.895
Page 33 of 58 Beng Pee aa Keterangan ee AG aS ATida KO ENYA SERA keterangan es perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21)| Khusus Industri Perbankan vV a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhl, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rinclan jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga, (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenancej (S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak Jain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenal fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus dlungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilal komitmen dan kontinjensi, 22)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: CG) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan Jiabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan: d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: @) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 23,
Page 34 OCR 0.896
na. (4) (2) (3) (3) (5) Page 34 of 58 Te Ke Mn Keterang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: gambaran Umum mengenai jenis program. rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai klni kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat dlatribusikan ke dalam: (a) biaya jasa kini: tb) biaya bunga: (c) turan oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (f) imbalan yang dibayarkan, (9g) biaya jasa lalu: (h) kombinasi bisnis: (I) curtaliment, dan (j) penyelesaian. analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai, rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nitai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama perlode yang dapat diatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (ce) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata vang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja, (e) luran oleh peserta program, (F) imbalan yang dibayarkan, (9g) Kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan (b) posisi keuangan: (c) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (d) setiap jumlah yang tidak diakul sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (e) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (9 jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi Keuangan: Catatan 2, 3 dan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18 Catatan 18
Page 35 OCR 0.900
Page 35 of 58 Ben elang en Aga anak ENYA Keteranga ea (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: v Catatan 18 (b) biaya bunga: vV Catatan 18 (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul V sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih V metode koridor 9Y4 (sepuluh per seratus): (f) biaya jasa lalu: v Catatan 18 (9) dampak dari curtallment terutama terkait dengan v Catatan 18 penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: v (7) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif tain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarlal: dan v Catatan 18 (b) dampak dari batasan dalam SAK: v (8) jumlah kumulatif darl keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui v pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai v Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain: (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan, (11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas v setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: la) tingkat diskonto: v Catatan 18 (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program v untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan v dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagal Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam v Catatan 18 Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program format atau konstruktif sebagal dasar untuk kenalkan Imbalan masa depan):
Page 36 OCR 0.899
Page 36 of 58 PP ee AA AE AE ee le) tingkat tren biaya kesehatan: dan v (Ff) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, v Catatan 18 (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam v tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: (a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. (c) Datam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan Inflasi yang rendah. (1S) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nital Wajar aset program dan v surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: () labilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau v persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase v dari aset program pada akhir perlode pelaporan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara v andal, dari Iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama perlode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) Khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar v entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu, (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (I) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan prograrn selama periode tersebut, (Ti) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan hurufa) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan (iil) pasti: dan (iv)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK (v) Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan (vi) butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), (vii) dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus v mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti. c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan pating kurang jenis dan jumfah imbalan kerja v jangka panjang lainnya.
Page 37 OCR 0.880
Page 37 of 58 Ao PER Ke an ya ae an Ada dak ENYASI Keteranganweees| d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan Kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas Kontinjen (jika ada). 24)| Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan v Catatan 17 mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, Catatan 17 b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, vV v c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v Catatan 17 d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada, v ? pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: v Catatan 17 9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang v dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. v 25)| Sukuk v a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan. b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) ralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syarlah dan skema transaksisyarlah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (c) nilai nominal, (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasli, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah), (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (h) tujuan penerbitannya, dan (i) persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, (5)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaltamanatan, dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26)| Utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenls mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
Page 38 OCR 0.884
Page 38 of 58 PR TEE MAdaR | STidakswN/AS Bae Ke teranganeeeag| &) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. 27)| Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, Cc) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya, e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: ?) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada), I) kejadian penting lainnya antara taln kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): ji) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa rmelalut penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: I) keberadaan fitur derivatif melekat, dan m) persyaratan penting lainnya Len Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setlap jenis saham, antara laln: (4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, v Catatan 20 (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis v saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kemball atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan v kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam v ekuitas: Cc) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaltu: (1) Pernegang saham yang memiliki 546 (lima perseratus) atau lebih, v Catatan 20 (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan v Catatan 20 (3) Pemegang saham lainnya: v Catatan 20 d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham vV Catatan 1, Perubahan tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Dktbet aa aan Manusla, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan pi keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS):
Page 39 OCR 0.897
Page 39 of 58 Noes Ba EA Keera e e Ada (Emdaks| (2) Sumber peningkatan moda! saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan Gdanfatau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal: e) Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan dl Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. ENAS SSS Keterangan ses VI 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, b) Uraian sumber agio saham, c) Rincian biaya emisi Efek ekultas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, e) Uralan mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya, f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (4) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksl dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, ' (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut, (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilal tercatat tersebut dengan jumlah Imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan Informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan: (c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi, dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. & &« Catatan 21 Catatan 21 Catatan 21 Saldo selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali berada dibawah threshold yang ditetapkan oleh peraturan 8 G7 3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Page 40 OCR 0.888
Page 40 of 58 Pe ee LA AE) Pengendalian: dan c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian. ENAM esa Keterangan kaka 4 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor: b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan e) Akumulasi jumtah lembar dan nilai saham treasuri. 5) Sa!do Laba Yang harus diungkapkan antara lain: a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setlap pos cadangan. Catatan 22 Catatan 22 6) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: Cc) nilai waran yang belum dan tidak ditaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing- masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Laporan perubahan ekultas dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolldasian 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas rnasing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk. Catatan 19 Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Jumlah setiap kategori signifikan darl pendapatan yang diakui selama perlode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, & & Catatan 24 Catatan 27 Catatan 29 Catatan 27 Catatan 24 Catatan 31
Page 41 OCR 0.893
Page 41 of 58 Bao ae Kerana ee Re IPAGaN ende ENAK angan ea c) Nama plhak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1046 vV Catatan 24 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang v tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode berjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (3) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (b) Jumlah uang muka yang diterima, dan (6) Jumtah retensi: (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas: f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, v diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagal prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, c) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif, dan e) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan v Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa. 4) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang tainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan
Page 42 OCR 0.872
Page 42 of58 Ao AA Ke an an aan (SA GAN ET da Re BN YAN SS Kotoran Ga c) Selislh perhitungan klalm. Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelampok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: Cc) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi, d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesual dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. Khusus Industri Asuransi: v Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) Khusus Industri Jalan Tol: v Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui, Cc) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10)| Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, v Catatan 25 (2) Biaya tenaga kerja: dan v Catatan 25 (3) Biaya overhead v Catatan 25 ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, v Catatan 25 b) Nama pihak penjual dan nilal pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh vV Catatan 25 perseratus) dari pendapatan, dan Cc) Untuk Industri jasa, dlungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang v dijual. 1)| Khusus Industri Rumah Sakit v Beban Departementalisasi/Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rinclan beban departementalisasi:
Page 43 OCR 0.895
Page 43 of 58 Be EA Keerangan Eee PAdae ETIOaKEENYASI Keteranganessi a) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: Cc) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis, e) Beban pemeliharaan sarana, f) Beban asuransi, 9) Beban langganan daya dan jasa, h) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: v a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransl, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nltai tunai, dan klaim kematian. Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara !ain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi. 13)| Khusus Industri Perhotelan vV Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi, b) Gajl dan beban pegawai lainnya: dan c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14, Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: a) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi. Catatan 26 Catatan 26 Catatan 26 aa 15)| Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16, Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17)| Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. v Catatan 27 b) rincian dan jumlah Beban lainnya. vV Catatan 28 Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
Page 44 OCR 0.902
Page 44 of 58 Co rangani Faces BndakeEN/AsI Cterangan ena (1) biaya pinjaman meliputi: (a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode v Catatan 30 suku bunga efektif, (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK | v Catatan 30 yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing v Catatan 30 sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga, (2) biaya keuangan lalnnya yang terjadi dari transaksi instrumen v keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nllal dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijuai: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nitai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura vV Catatan 9 Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, v yang diungkapkan secara terpisah. 18)| Khusus Industri Perbankan v a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dlungkapkan antara lain rinclan jumlah berdasarkan jenis. c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian Jumlah berdasarkan jenis. 19)| Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: v b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, v C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v Laporan laba rugi dan penghasilan v komprehensif lain d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, Konsolidaslan e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain v dari entitas asoslasi dan/atau Ventura Bersama. 20)| Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak klni: v Catatan 16 (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak Kinl yang berasal v Catatan 16 dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasai dari v Catatan 16 perbedaan temporer dan pembalikannya:
Page 45 OCR 0.887
Page 45 of 58 None ee EA erangan aa es ee AGEN ertdaks AI NYAS esa Kereran gan es (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan vV perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru, (5) jumtah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui v Catatan 16 sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau vV pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan v akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi Komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang v dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, c) jumlah pajak penghasllan terkait dengan setiap komponen pendapatan v komprehensif laln, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (4) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian v Catatan 16 laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang v Catatan 16 berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan v Catatan 16 perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada perlode akuntansi sebelumnya: f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer v yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada v entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui, h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) taba sebelum pajak menurut akuntansi, v Catatan 16 (2) ditambah/dikurangl koreksi positif atau negatif (dirinci): dan v Catatan 16 (3) laba kena pajak, v Catatan 16 I) perhitungan beban dan Ilabilitas pajak kin| dengan menerapkan tarif pajak | V Catatan 16 sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku, ih) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar vV Catatan 16 dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: k) setiap Jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan v Catatan 16 posisi keuangan untuk periode sajian, dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba v rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
Page 46 OCR 0.897
Page 46 of 58 G3 Cteranga Atei ILER UYA LEseita Dj beban pajak terkalt dengan operasi yang dihentikan: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan v (2) laba rugi dari keglatan normal atas operasi yang dihentikan selama v periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang v saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakul sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan: n) uralan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak v tangguhan praakulsisl apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak v tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akulsisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) Jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung v pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada perlode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakulnya aset pajak tangguhan terkait. 21 Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per v Catatan 23 saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan Kepada entitas Induk untuk pertode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut | vV Catatan 23, tidak dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi terdapat efek dilusian penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis tnstrumen yang mempengaruhi laba per saham, C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang v berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi v saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v 22)| Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara taln: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar ruplah) untuk transaksi v dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma Ilma perseratus) dari modal disetor untuk v Catatan 32 transaksi dengan entitas berelasi.
Page 47 OCR 0.907
EENOES| ae ee eteranga Page 47 of 58 b) a d) 8) ? EVAN IE terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud: terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam taporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nllal, beban cadangan kerugian penurunan nilal secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan plutang pihak berelasi non-usaha, dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (Lt) entitas induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak: (4) entitas asoslasi: (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (4) Imbalan kerja jangka pendek: (2) imbalan pascakerja, (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (l) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan (2) Perusahaan: (3) sifat dan jumlah setiap transaksI yang secara individual signifikan, dan (4) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. v Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32 Catatan 32
Page 48 OCR 0.910
23) Page 48 of 58 eteranga AdaW ENYASI si Ei Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungslonal. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian aset dan Ilabilltas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata vang fungsional: (2. (3. posisi neto darl aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional, 4 jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugl, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang dlukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (5, selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonslllasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. Catatan 36 Catatan 36 Catatan 36 Catatan 27,28,29 dan 30 24) Penurunan Nilal Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu untuk suatu aset Individual, termasuk goodw!l! atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilal, (2) jumtah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nllal, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilal yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik, (4) goodwilil yang telah diakul rugi penurunan nilainya: (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama perlode tersebut, dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, Catatan 10 dan 11 Catatan 10 dan 11 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus dlungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (3) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan Kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap perlode lalu sajian: (a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) !aba per saham dasar dan dilusian:
Page 49 OCR 0.900
Page 49 of 58 Kera ga Adam Siidaks (EN/An esea keterangan 4 (5) c) Kesalahan Periode Lalu jumlah penyesualan yang terkait dengan periode-perlade sebelum perlode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk perlode-periode sebelum periode- perlode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Yang harus dlungkapkan antara lain : v (1) sifat dari kesalahan periode lalu, (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dlluslan, (3) jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26)| Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap vV kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) (2) (3) “4 (5) (6) @) (8) (9) (10) (er) (12) jumlah yang diakul pada tanggal aKulsisl untuk setiap kelompok nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: tanggal akuisisi: biaya terkait akuisisi, di luar blaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis, persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasl bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui, Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi: (a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apablla kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jurnlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: fa) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akulsisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: setiap Ilabilltas kontinjensl yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai Karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) indikasi ketidakpastian saat atau jurntah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan (ce) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah dlakul untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal Ilabllitas Kontinjensi tidak diakui karena Nilal Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi
Page 50 OCR 0.908
b) c) d) Page 50 of 58 mengungkapkan: ta) informasi sebagaimana dimaksud datam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, (13) dalam hal pembelian dengan diskon: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 90Y6 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akulsisi: (a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang dlakuisisl, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilal tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakulsisi yang dimiliki oleh pihak pengaKulsisi segera sebelum tanggal akuisisi: dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang materlal atau secara kolektif material: (1) datam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlah yang diakul dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis Imbalan yang akuntansi awalnya belum selesal, dan (c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset Imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan Iiabilitas Imbalan kontinjensi atau llabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilalan dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) Jlabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada, (4) rekonsillasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan, (S) jumlah dan penjelasan dari settap keuntungan atau kerugian yang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-allh dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
Page 51 OCR 0.907
Page 51 of 58 Be ke Eee Ea Era E AE | selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: 2 bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27)| Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk v Catatan 31 mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap v Catatan 31 segmen dilaporkan, (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan v Catatan 31 beban tertentu, aset segmen, dan ltabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsillasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi v Catatan 31 segmen dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa v Catatan 31 atau setiap Kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: |, negara domislll Perusahaan: dan vV Catatan 31 Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan vV Catatan 31 memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan darl suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: I. negara domisili Perusahaan: dan v Catatan 31 Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki v Catatan 31 aset, Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal v tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (a) fakta, (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.
Page 52 OCR 0.912
Page 52 of 58 DE en Ae 28)! Operasi yang Dihentikan v a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan llabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan faba rug| komprehensif meliputi: (a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan laba atau rugi yang dlakul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk. 29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaitu untuk Ilndung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memilikl atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (b. (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, Komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterpartles), (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilal keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai, dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagal suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, 30)| Nitai Wajar Instrumen Keuangan Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v Catatan 33 memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hlerarki, metode, dan asumsi signlfikan yang digunakan dalam menentukan | vV Catatan 33 Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31)| Dividen Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan v Catatan 22 dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan,
Page 53 OCR 0.880
Page 53 of 58 Po an ya AA Eka ANA Ken, b) jumlah utang dividen untuk: Laporan Posisl Keuangan (1) perlode pelaporan, dan vV dan Catatan 22 (2) periode sebelumnya: v C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan vV setelah perlode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakul. v 32)| Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lalanya: c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasl kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakui datam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, Ilabtlitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33)| Perikatan dan Kontinjensi a) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: v Catatan 35 Ca) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan: pihak-pihak yang terkait dalam perjanjlan: II. perlode berlakunya perikatan, Iii.” dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan V. pembatasan-pembatasan lainnya: (b) kontrak atau perjanjlan yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk Investasi, diungkapkan: I. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: li. perlode berlakunya perikatan: III. nitai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah direalisasi: dan iv. sanksi-sanksi, (2) pemberian jamlnan atau garansi, diungkapkan: vV (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan plhak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan, (c) periode berlakunya jaminan: dan (d) nilai jaminan:
Page 54 OCR 0.892
Page 54 of 58 Ae et AA AE YA (3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan (4) uraian mengenal sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara laln : (4) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait, (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya, (3) kemungkinan llabilitas pajak tambahan: la) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya: dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (Ca) karakteristik aset atau Ilabilitas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya, (c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. v v Gteranga aa Catatan 35 Catatan 13 dan 17 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara laln: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan liabllitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan ? Isl perubahan perjanjian, jika ada. 35) Manajemen Risiko Keuangan a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan kevangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari Instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (1) risiko kredit, antara lain Ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaparan tetap! tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk Ilabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo Kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap perlode arus kas, dan (o) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas: Catatan 34 Catatan 34 Catatan 34
Page 55 OCR 0.903
Page 55 of 58 Ban Keane IPA Eee EA ea | (3) risiko pasar, antara Iain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko v Catatan 34 pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas, dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. v Catatan 34 b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari v Catatan 34 pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan v a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas Aiduclaryyang meliputi jasa kustodlan, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37)| Kuasi-Reorganisasi v Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenal kegiatan kuasl- reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi- reorganisasi, b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi, gd) Rincian dart jumtah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan €&) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 9 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi. 38)| Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v Catatan 20 (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hat Perusahaan v Catatan 20 diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola v Catatan 20 permodalannya:
Page 56 OCR 0.908
Page 56 of 58 Keteranga b) 9 d) e) Ada! Beridakel ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Catatan 13 dan 17 39! Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisl melalul penerbitan saham, dan Konversi utang menjadi modal. Catatan 10 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) b) c) d) 9 n » rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk Jangka pendek ataupun jangka panjang, penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas Opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsl saham untuk setiap kelompok opsi saham, untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama perlode pelaporan kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagal berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilal Wajar tersebut untuk Instrumen ekultas laln yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), dampak transaksl pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu perlode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan, (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5)Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42 Aset Liabllitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: 3) b) ko 9) Ijin Menteri Kevangan atas pendirian unit Asuransi Syarlah, Jenis Akad Asuransi Syariah: Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan Zakat. 43) Informasi Penting Lainnya
Page 57 OCR 0.895
Page 57 of 58 No ea Kena ae radan enak EN/AS AR Keterangan ee Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: c) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) Khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib lainnya, Cc) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestartan alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya, e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perlode berjatan dan akumulasinya: dan f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 45)! Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah periode pelaporan v tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan Informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakul dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakul peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hat terdapat peristiwa non penyesuai yang material setelah periode v pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan urafan peristiwa, misalnya: (4) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46 Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut, v Catatan 37 b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan v Catatan 37 akuntansi, Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan v Catatan 37 d) pembahasan mengenal dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru v Catatan 37 atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar. 47)! Rekiasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikaslan pos- v
Page 58 OCR 0.897
Page 58 of 58 SEN GNaE Keterangan! WAGaNATdakeeN/A Erangai pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi, dan (3) alasan reklasifikasl. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: v (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasiflkasi. 48)| Hibah Pemerintah v Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal- hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan Indikasi bentuk Jaln dari bantuan pemerintah: dan b) kondisl yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49)| Rekonsillasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modai di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara taln: (4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan (3) rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. €) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara Jain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan. 50)| Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. L Jakarta, 31 July 20 Hendra Wid Director Y
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik NJA Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.7 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.25
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Dktbet
p.38
unresolved
org
Bapepam
p.50 ×2
unresolved
org
Menteri Kevangan
p.56
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.