Skip to content
Back to announcement

20251210_STAA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32012342_lamp1.pdf

Other Text extracted STAA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Medan, 10 Desember 2025

Nomor : 061/STAA-CS/XII/2025

Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa Efek Indonesia No. S-13918/BEI.PP3/12-2025
          terkait bencana alam banjir

Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia
Tower 1 Lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
u.p.: Ibu Irawati Widyaningtyas
        PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3


Dengan hormat,

Menanggapi surat dari Bursa Efek Indonesia No. S-13918/BEI.PP3/12-2025 sehubungan dengan terjadinya
bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kota dan kabupaten di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan
Aceh, berikut tanggapan dari Perseroan :

1. Apakah Perseroan atau entitas dalam grup usaha memiliki fasilitas produksi atau operasional yang
   berada di kota dan kabupaten yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor? Jika ya, agar dapat
   dijelaskan:
   a. Jenis fasilitas produksi dan operasional yang terdampak bencana banjir atau tanah longsor.
        Tanggapan : Jenis fasilitas produksi yang terdampak banjir adalah sebagian kecil areal Perkebunan
        dari 2 unit perkebunan kelapa sawit yang dimiliki entitas anak usaha Perseroan disebabkan curah
        hujan yang cukup tinggi dari tanggal 23-27 November 2025, namun tidak terjadi tanah longsor di
        areal Perkebunan sedangkan operasional Pabrik Kelapa Sawit tidak terdampak dan tetap beroperasi
        normal.

   b. Detail lokasi, jenis kegiatan, status kepemilikan atau pengelolaan fasilitas tersebut, serta nominal
      dan persentase pendapatan yang produksinya melibatkan fasilitas tersebut.
      Tanggapan : Entitas anak usaha Perseroan yang terdampak terletak di Kecamatan Muara Batang
      Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dengan status kepemilikian SHGU. Saat ini
      seluruh operasional perkebunan dan pabrik sudah kembali beroperasi secara normal. Berdasarkan
      laporan keuangan sampai dengan 30 September 2025, kedua entitas anak Perseroan mencatat
      pendapatan sebesar Rp. 688.310.059.859,- atau sebesar 10,49% dari Pendapatan netto Perseroan
      pada periode yang sama.

   c. Sejauh mana fasilitas produksi atau operasional terdampak atas bencana banjir dan tanah longsor.
      Tanggapan : Kedua Entitas anak usaha Perseroan tidak mengalami dampak banjir yang signifikan,
      hanya sebagian kecil dari areal Perkebunan yang terdampak dan tidak menyebabkan kerusakan yang
      berarti.

   d. Status operasional dari fasilitas produksi/operasional tersebut (proses persiapan untuk
      beroperasi/sudah beroperasi kembali/pemberhentian sementara).
Page 2
        Tanggapan : Sebagian kecil dari areal Perkebunan yang terdampak yang dimiliki oleh kedua entitas
        anak Perseroan telah beroperasi kembali secara normal pada tanggal 01 Desember 2025, sedangkan
        operasional Pabrik Kelapa Sawit tidak terdampak banjir dan tetap beroperasi normal.

   e. Dalam hal saat ini kegiatan produksi Perseroan dilakukan pemberhentian sementara, agar dapat
      dijelaskan target waktu kegiatan produksi Perseroan dapat berjalan normal kembali.
      Tanggapan : Kegiatan produksi Perkebunan telah beroperasi secara normal sejak 1 Desember 2025.

   f.   Dampak terhadap karyawan dan aset fasilitas produksi.
        Tanggapan : Tidak ada dampak yang signifikan terhadap karyawan dan asset fasilitas produksi.

2. Dampak insiden ini terhadap strategi pasokan dan logistik Perseroan, termasuk kemungkinan relokasi
   sebagian proses produksi, pengalihan distribusi, atau pencarian kawasan industri alternatif.
   Tanggapan : Pabrik kelapa sawit milik entitas anak usaha Perseroan yang terletak di Perkebunan entitas
   anak Perseroan tidak mengalami dampak, termasuk kemungkinan relokasi sebagian proses produksi,
   pengalihan distribusi, atau pencarian kawasan industri alternatif.

3. Dampak terhadap aspek keuangan dan aspek hukum baik saat ini maupun potensi di masa mendatang.
   Tanggapan : Tidak ada dampak terhadap aspek keuangan dan aspek hukum baik saat ini maupun potensi
   di masa mendatang.

4. Langkah penanganan yang telah dilakukan Perseroan untuk memastikan keselamatan karyawan,
   lingkungan, dan keberlanjutan operasional fasilitas tersebut.
   Tanggapan : Perseroan selalu memastikan keselamatan karyawan, lingkungan dan keberlanjutan fasilitas
   operasional berjalan dengan standard yang telah ditentukan dengan memastikan percepatan proses
   pemulihan produksi atas sebagian areal yang terdampak.

5. Asuransi untuk menanggung potensi kerugian yang terjadi akibat insiden tersebut (jika ada).
   Tanggapan : Perseroan tidak memiliki asuransi untuk menanggung potensi kerugian yang terjadi akibat
   insiden tersebut.

6. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
   Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.
   Tanggapan : Perseroan tidak memiliki informasi atau kejadian material lain yang dapat mempengaruhi
   kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan.

Demikian penjelasan/tanggapan Perseroan yang dapat kami sampaikan. Terima kasih.

Hormat kami,
PT Sumber Tani Agung Resources Tbk




Mosfly Ang
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published10 Dec 2025
Pages2
Characters5,190
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Sumber Tani Agung Resources Tbk p.2 ×2
linked person Mosfly Ang · Direktur Utama p.2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
unresolved person Irawati Widyaningtyas PH Kepala Divisi Penilaian p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result