Skip to content
Back to announcement

20251210_OPMS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32012226_lamp1.pdf

Other Text extracted OPMS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1 OCR 0.952
OPMS

Surabaya, 10 Desember 2025

No 1058.CS.OPMS.2025
Hal 1 Tanggapan atas Permintaan Penjelasan
Kepada Yth,

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3
Otoritas Jasa Keuangan

Di Jakarta

Dengan Hormat,

Menindaklanjuti serta menanggapi surat No. S-13806/BEI.PP3/12-2025 tertanggal 05
Desember 2025, perihal Permintaan penjelasan, dengan ini dapat disampaikan tanggapan kami
sebagai berikut:

1. Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha baru yaitu perdagangan
besar makanan dan minuman, agar dijelaskan:

a. Sehubungan dengan rencana penambahan kegiatan usaha baru, apakah terdapat
rencana perubahan pengendalian?

Tanggapan:
Tidak, Perseroan tidak ada rencana untuk perubahan pengendalian.

b. Apakah Perseroan akan melakukan perubahan kegiatan usaha mengingat pada
pendapatan mengalami penurunan signifikan sejak periode 31 Maret 2025?

Tanggapan:

Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari OJK dan para pemegang saham
untuk penambahan kegiatan usaha melalui RUPSLB yang telah dilaksankan pada tgl
O1 Desember 2025.

c. Target waktu membukukan pendapatan atas kegiatan usaha baru dan penambahan
tenaga ahli.

Tanggapan:

Perseroan akan menambah tenaga ahli dan pendapatan atas kegiatan usaha baru
tersebut akan dibukukan Perseroan pada laporan keuangan Kuartal 4 (A4) 2025 dan
paling lambat dilaporkan pada tgl 31 Maret 2026.

d. Apakah perseroan telah mempunyai perjanjian dengan konsumen sehubungan

dengan kegiatan usaha baru? Apabila iya, agar dijelaskan ada atau tidaknya
hubungan afiliasi dengan Perseroan.

Dipindai dengan CamScanner
Page 2 OCR 0.956
OPMsS

Tanggapan:
Perseroan tidak mempunyai perjanjian dengan konsumen sehubungan dengan

kegiatan usaha baru dan tidak ada hubungan afiliasi antara Perseroan dengan
konsumen.

e. Perseroan menjelaskan telah memiliki fasilitas gudang Jl. Raya Suramadu, agar
dijelaskan status kepemilikan fasilitas gudang tersebut. Apabila fasilitas gudang
merupakan milik Perseroan, agar dijelaskan kapan dan sumber dana untuk
memperoleh gudang tersebut.

Tanggapan:

Fasilitas gudang tersebut merupakan milik perseroan sesuai dengan surat
kepemilikan atau sertifikat hak guna bangunan No. 1401 Tanggal 04 Januari 2021
dan untuk sumber dana untuk memperoleh gudang tersebut berasal dari kas
Perseroan.

2. Terdapat peningkatan cukup signifikan pada akun persediaan per 30 September 2025,
agar dijelaskan:

a. Nature pengakuan persedian barang dagang yang baru diakui pada periode
September 2025.

Tanggapan:

Pengakuan persediaan diakui sebagai aset di neraca pada saat perseroan
memperoleh hak kepemilikan atas barang tersebut. Persediaan dinyatakan
sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi bersih.
Biaya perolehan persediaan meliputi seluruh biaya yang timbul sampai
persediaan berada dalam kondisi dan lokasi saat ini di mana ditentukan dengan
metode rata-rata tertimbang.

Peningkatan yang cukup signifikan pada akun persediaan barang dagang per 30
September 2025 disebabkan karena adanya pembelian persediaan untuk
melakukan evaluasi market Perseroan pada bulan Juli-September 2025.

b. Sumber dana yang digunakan untuk pembelian persediaan.
Tanggapan:
Sumber dana yang digunakan perseroan untuk pembelian persediaan berasal

dari kas Perseroan,

Cc. Latar belakang penurunan signifikan pada persediaan scrap olahan mengingat
pendapatan periode 30 September 2025 mengalami penurunan yang signifikan.

Dipindai dengan CamScanner
Page 3 OCR 0.959
OPMS

C. Latar belakang penurunan signifikan pada persediaan scrap olahan mengingat
pendapatan periode 30 September 2025 mengalami penurunan yang signifikan.

Tanggapan:

Penurunan persediaan tersebut dikarenakan terdapat penjualan atas persediaan
besi scrap olahan sedangkan perseroan masih terkendala dalam supply chain
dimana perseroan kesulitan untuk menemukan pasokan bahan baku besi scrap,
sehingga persediaan scrap olahan tersebut mengalami penurunan. Hal ini juga
telah disampaikan Perseroan pada Pubex tahun 2025.

3. Berdasarkan CALK 10 mengenai aset tetap, terdapat pengurangan aset - peralatan
pabrik sebesar Rp1,5 miliar atau 3676 dari nilai aset - peralatan pabrik. Agar dijelaskan:

a. Latar belakang pengurangan aset - peralatan pabrik.

Tanggapan:

Pengurangan aset-peralatan pabrik tersebut karena perseroan menjual aset
berupa 2 unit crane dengan pertimbangan bahwa saat ini Perseroan masih
belum mendapatkan bahan baku plat kapal sehingga tidak ada aktifitas
pemotongan plat yang membutuhkan alat berat dan kondisi Aset tersebut yang
digunakan di pesisir pantai sudah mulai membutuhkan biaya perawatan yang
tinggi.

b. Apakah pengurangan aset - peralatan pabrik merupakan dampak dari
penambahan kegiatan usaha baru?

Tanggapan:

Tidak, pengurangan aset — peralatan pabrik tidak ada hubungannya dengan
penambahan kegiatan usaha baru perseroan melainkan karena saat ini
Perseroan masih belum mendapatkan bahan baku plat kapal sehingga tidak ada
aktifitas pemotongan plat yang membutuhkan alat berat dan kondisi Aset
tersebut yang digunakan di pesisir pantai sudah mulai membutuhkan biaya
perawatan yang tinggi.

c. Penggunaan dana dari penjualan aset tetap.
Tanggapan:

Dana hasil penjualan aset tetap digunakan perseroan untuk memperkuat posisi
kas Perseroan dimana dana hasil Penjualan Aset tersebut di Depositokan.

Dipindai dengan CamScanner
Page 4 OCR 0.911
OPMS

4. Sehubungan dengan akun aset hak guna per 30 September 2025 sebesar Rp130 juta,
agar dijelaskan:

a. Hubungan antara Perseroan dengan pihak penyewa.

Tanggapan:
Hubungan antara Perseroan dengan pihak penyewa adalah hubungan bisnis.

b. Sumber dana untuk melakukan sewa bangunan mengingat tidak tercermin dalam
laporan arus kas periode 30 September 2025.

Tanggapan:

Sumber dana Perseroan untuk sewa bangunan berasal dari kas Perseroan.
Informasi tersebut telah dilaporkan dalam laporan arus kas Perseroan seperti
berikut (Hal.5).

(ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS CASH PLOWS FOR

PENDANAAN EMANCING ACTPATY
(Pembayaran pokok Repaymenis or pencpat
Mabiltas sewa ——Hhhossata7an ———— t102577490 jease iaoines

Cc. Penjelasan lebih rinci terkait tujuan dari sewa bangunan.

Tanggapan:
Sewa bangunan tersebut digunakan sebagai kantor utama Perseroan, sesuai
profil Perseroan di Bursa Efek yang terdaftar pada alamat tersebut.

5. Sehubungan dengan CALK 20 — saldo laba, agar dijelaskan langkah yang akan
dilakukan Perseroan untuk menekan saldo defisit mengingat hingga saat ini Perseroan
masih membukukan rugi bersih.

Tanggapan:

Langkah yang sudah dilakukan Perseroan untuk menekan saldo defisit salah satunya
adalah menambah 16 lini usaha baru di bidang Consumer Goods yang sudah disetujui
oleh para pemegang saham perseroan pada RUPSLB tgl 01 Desember 2025. Langkah
tersebut diharapkan dapat membantu Perseroan dalam meningkatkan laba Perseroan

kedepannya.

6. Berdasarkan CALK 21 mengenai penjualan bersih, agar dijelaskan:
a. Latar belakang penurunan signfikan pendapatan periode 30 September 2025
apabila dibandingkan periode 30 September 2024 dimana penurunan
pendapatan secara signifikan dihadapi Perseroan sejak periode 31 Maret 2025.

Dipindai dengan CamScanner
Page 5 OCR 0.954
OPMS

Tanggapan:

Penurunan pendapatan tersebut disebabkan oleh perubahan dinamika ekonomi
pada penggunaan kapal, perusahaan pelayaran yang dulunya berani invest
kapal baru sekarang mereka lebih baik merekondisi kapal agar biaya operasional
mereka semakin ringan dan antisipasi perubahan regulasi . Ada penyebab lain
yg telah Perseroan dalami, sebenarnya masih banyak scrap scrap alat berat
yang ada di luar jawa, scrap kabel dan alat-alat berat eks freeport, eks
pertambangan-pertambangan lain. Tetapi kendalanyanya :

e Regulasi Daerah yang Tidak Seragam

Beberapa pemerintah daerah menerapkan retribusi atau izin berlapis untuk
pengangkutan scrap, menghambat kelancaran distribusi antar wilayah.
Peraturan teknis tentang pengangkutan limbah logam sering tumpang tindih
dengan aturan limbah B3, membingungkan pelaku usaha.

# Kurangnya Kebijakan Nasional Terkait Circular Economy untuk Logam

Belum ada kebijakan nasional yang mengatur atau memberi insentif khusus
pada pengembalian produk logam ke industri baja. Tidak seperti plastik atau
kertas yang mulai memiliki ekosistem daur ulang, logam masih belum jadi
fokus kebijakan circular economy.

Namun diluar kendala itu, Perseroan tetap optimis usaha pemotongan plat
kapal ini akan bangkit, tetapi Perseroan masih perlu usaha lebih keras untuk
mencari source bahan baku plat yang akan dipotong,

b. Penjelasan hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT Tritama Jaya
Bersama dan Bapak Mochmad Saddam.

Tanggapan:
Tidak ada hubungan afiliasi antara Perseroan dengan PT Tritama Jaya Bersama
dan Bapak Mochmad Saddam

C. Informasi mengenai kontrak jangka panjang dengan konsumen dan langkah
yang dilakukan agar dapat memastikan Perseroan memperoleh pendapatan
yang sustainable dari segmen penjualan besi scrap.

Tanggapan:

Saat ini Perseroan belum mempunyai kontrak jangka panjang dengan
konsumen. Untuk kedepannya Perseroan akan lebih berfokus pada lini bisnis
baru di bidang Fast Moving Consumer Goods (FMCG) dibanding penjualan besi
scrap. Namun Perseroan akan tetap berusaha mengoptimalkan supply chain dan

Dipindai dengan CamScanner
Page 6 OCR 0.963
OPMS

mendapatkan rantai pasok besi scrap yang stabil guna meningkatkan
pendapatan Perseroan di segmen tersebut.

Strategi yang dilakukan Perseroan untuk meningkatan pendapatan di masa yang
akan datang.

Tanggapan:

Salah satu langkah yang sudah dilakukan Perseroan untuk meningkatkan
pendapatan yaitu dengan menambah 16 lini usaha baru di bidang fast moving
consumer goods (FMCG). Dengan penambahan kegiatan usaha baru ini juga,
membuka peluang Perseroan untuk menjalin kerjasama dengan beberapa
principal baru kedepannya. Dengan jaringan distribusi yang terfokus di Wilayah
Madura dan Jawa Timur, Perseroan memiliki peluang distribusi, sekaligus
memperkuat rantai pasok pangan regional.

7. Sehubungan dengan laporan arus kas, agar dijelaskan:

a. Pada arus kas dari aktivitas operasi tahun 2025 terdapat sub akun penerimaan

dari (pembayaran kepada) lainnya sebesar Rp5 miliar yang meningkat signifikan,
agar dijelaskan nature pengakuan dan rincian dari sub akun tersebut.

Tanggapan:
Penerimaan tersebut merupakan pengembalian uang muka dari lelang kapal
bekas karena Perseroan tidak memenangkan lelang tersebut.

Latar belakang perolehan kas dari penjualan aset tetap sebesar Rp315 miliar
mengingat nilai pengurang aset tetap sebesar Rp1,5 miliar.

Tanggapan:

Nilai akuisisi aset yang dijual Rp. 1.503.000.000, akumulasi penyusutan aset
yang dijual Rp. 1.069.427.083, sehingga nilai buku bersih aset yang dijual Rp.
433.572.917.

Perseroan menjual aset tersebut dibawah nilai buku seharga Rp. 315.315.315
sesuai yang tercermin dalam arus kas Perseroan.

Demikian informasi ini kami sampaikan terimakasih.

Rubbyanto Handaja Kusuma

Direktur

Dipindai dengan CamScanner

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.02 MB
Published10 Dec 2025
Pages6
Characters10,818
Text sourceOCR
OCR confidence0.949

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
unresolved org PT Tritama Jaya Bersama p.5 ×2
unresolved person Mochmad Saddam. Tanggapan p.5
unresolved person Mochmad Saddam C. p.5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result