Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan LK Jun 2026.pdf

Financial statement Text extracted TOTO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.927
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Erniten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(W) diisi pada kolom 'N/A',

5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Surya Toto Indonesia Tbk
Bidang Usaha Industri Sanitary Wares, Fitting & Kitchen
Jenis penawaran Umum Saham biasa

30 Juni 2026 31 Desember 2025

Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Purwanto Susanti & Surja
Nama Partner - Hanny Widyastuti Sugianto
Opini Akuntan - Wajar tanpa pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada)

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.889
Page 2 of 94

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang “Tanggung T
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan"
Pemenuhan Peraturan No,VIILA.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 30 Juni 2026 30 Juni 2025

Laba Rugi Komprehensif

Pendapatan 1.030.091.862,191 1.204.527.362.585
Laba bruto 216.176.278.831 313,545.662.346
Laba operasi 101.452.280.016 204.094.874.681
EBITDA 186,934.941.449 288.662.293.507

Laba (rugi) neto tahun berjalan 87.976.589.666 169.099.573.886

Laba (rugi) komprehensif 87.976.589.666 169.099.573,886
Laba Per saham (dasar) 8,52 16,39

Laporan Posisi keuangan

Perlode laporan keuangan 30 Juni 2026 31 Desember 2025

Jumlah Aset

3.385.253.454,114

3.519.196.159,093

Jumlah Aset Lancar

1.592.918.029.053

1,706.914.245.281

Jumlah Aset Tidak Lancar

1.792.335.425,061

1.812.281.913.812

Jumlah Liabilitas

862.949.962.343

950.709.256.988

Jumlah Liabilitas Jangka Pendek

324.749.624,594

402.048.718.063

Jumlah Liabilitas Jangka Panjang

538.200.337.749

548.660.538.925

Jumlah Ekuitas

2.522.303.491.771

2.568.486.902.105

Modal saham

51.600.000,000

51.600.000.000

Tambahan modal disetor

157.290.000.000

157.290.000.000

Saldo Laba

2,313.413.491.771

2.359.596.902,105

Page 3 OCR 0.888
Page 3084

Rasio Keuangan” 30 Juni 2026 31 Desember 2025
Rasio Lancar (96) 490,519 424,55
ROA 2,60 9,980
ROE 3,49Ya 13,67
EBITDA thd pendapatan (96) 18,15W 24,91Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan

karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau
Perusahaan Publik,

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No
VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama periode
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

njalu|n|e
AI KE SERKIA

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib rnenyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

8. gembaran umum Perusahaanj

Page 4 OCR 0.899
Page 4 of 84

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laparan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensir, laporan perubahan ekuitas dan lapcran arus kas,
sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan delam bentuk nilai otau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari sustu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian",

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset

yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai set yang

diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat

manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila bddak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya,

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

L Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan,
3) Namor dan tanggal akte pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada
perode pelaporan,
4) Tempat kedudukan perusehaan dan lokasi utama kegiatan usaha:
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan

melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

Page 5 OCR 0.874
Page 5of84

8 Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ulbrnate
parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7 Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegistan berdasarkan prinsip syariah (jika aa).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai eren eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
8) Area Eksplorasi, meliputi:
«Nama lokasi,
Nama pemilik izin lokasi,
Tanggai perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya:
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan

Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:

«Namu lokasi:

«Nama pemilik ijin lokasi,

# Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya

. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
# Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan

sertifikasi, dan tanggal sertifikasi,
Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

Page 6 OCR 0.873
Page 6 of 84

12) | Khusus Industri Kehutanan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat KPH: dan
C) sisa umur HPH,

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v
Giterbitkan di luar Indonesia,

2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v
action) sejak penawaran umur perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir,

« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang barus diungkapkan antara lain:

1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak
langsung:

2) | Tempat kedudukan:

3) | Jenis usaha,

4) | Tahun beroperasi secara komersial:

5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):

6) | Total Aset: dan

7) | Inforrnasi penting leinnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas 8nsk, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (llma
Puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian,

€) akhir perlode pelaparan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan
tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidesian dan tanggal atau

&

«

ajajapjajala

Page 7 OCR 0.907
Page 7 of 84

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan

tanggal atau periode yang berbeda,

G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran
kembali pinjaman atau uang muka

€) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan

1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat distribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanogsi
hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

2)

Cakupan manajemen kunci: dan

3)

Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak,

Penerbitan Laporan Keuangan

1

Tanggal laporan keuangan diotorisssi untuk terbit: dan

2)

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Page 8 OCR 0.878
Page 8 of 84

- Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan

Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebegai berikut:
. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v
Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajiksn
sesuai dengan SAK.

b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

L) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v
biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzabie vaive), Nilai Wajar
(fair value) atau Jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v
3) | Mata uang fungsional dan rnata uang penyajian yang digunakan, meliputi: “
a) mata uang fungsionsl Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alesan perubahan rmata uang penyajian (jika sda).

4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
(3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telan dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporari keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v
depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas vV
laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

d, Kebijakan Akuntansi Tertentu

Page 9 OCR 0.878
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dari

Page 9 ot 34

relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
bdak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lmin:

3)
bj
4

@
8

Li)

ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
dan entitas anak,

Gosar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk:

kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak:
kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
manpengendali: dan

pernyataan bahwa saldo pos dan transoksi material antar entitas yang dikonsolkiasi
telah dieliminasi,

2)

Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:

3)

b)
(31

3

metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendal,

pengekuan awal untuk goodwil:
pengukuran setelah pengakuan awal untuk gooowil: dan

kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara fain:

(1) pembelian dengan diskon
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3)

Kas dan setara kasj

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara
kas,

Page 10 OCR 0.876
Page 10 of 34

4) | Instrumen Keuangan

2)

b)

d

Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijeleskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen kevangan:
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan:

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6) ketentuan penghentian pengekuan instrumen keuangan
(7) khusus Instrumen keuangan derivabf dan akuntansi lindung nilai, selain

penjelasan sebagaimana dirnaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal,

Co) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(5) klasifikasi Indung nila untuk bujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif: dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi,
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

Page 11 OCR 0.896
5)

Page 11 of 84

Khusus Industri Perbankan
2) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum,
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank.
Lain.

€) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain,

8)

Piutang Reverse Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
Gan pengukurannya.

»

Khusus Industri Perbankan

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisas:
Pernerintah:dan

€) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

8)

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan:

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibsli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akar agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi,
€) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

Page 12 OCR 0.873
Page 12 of 84

(2) Perlakuan akuntansi atas rillai realsasi plutang/pernbiayaan yang diberikan dengan

$#ldo ptutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan n

Piutang Pemblayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dosar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali eset pembiayaan konsumen dari
konsumennya,

10) | Anjak Piutang v

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

€C) Perlakuan akuntansi stas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

@) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa V

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj

D) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa cperasi, den

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau kessor,

12) | Persediaan v

yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan

rumusan biaya yang digunakan.

2) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepade negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Page 13 OCR 0.862
Page 13 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembabanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran)

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanarnan yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak
Yang barus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah rmenghasilkan :
(a) Matode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsuna, jika ada,
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah rnenghasilkan,
13) | Aset Tetap: Y
Yang harus dijelaskan antara lain:
@) pengakuan awal Aset Tetap:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:
C) pengelompokan Aset Tetap:
d) metode penyusutan yang digunakan,
2) kapitalisasi biaya yang terkait dengar Aset Tetap:
PD estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:
9g) penghentian pengakuan:
h) nilai residu, den
I) pernyataan bahwa manajemen talah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonornis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan,

Page 14 OCR 0.866
Page 14 of #4

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada

asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama v

Yang harus dijelsskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasarna,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul) dan

€) Sistem pembagian hasil, jike ada.

17) | Aset Tak Berwujud v

Yang harus dijelaskan antara lain :

3) pengakuan awal Aset Takberwujud:

8) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

Gd) sumber terjadinya Aset Takberwujud,

8) metode amortisasi yang digunakan:

N penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
@) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v

Yang barus dijelaskan antara lain:

2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atu kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi : v

Yang harus dijelaskan antara lain:

@) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
8) penghentian pengakuan Properti Investasi.

Page 15 OCR 0.894
20)

Page 15 of 84

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijeleskan antara lain:

B8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

D) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masu manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
2) Pertanggungan Asuransi,

21)

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijolaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang rmengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

21

Khusus Industri Perbankan

Uabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera,
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Oasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan,
Simpanan dari bank lain

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank Isin,

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Knteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi ates premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 16 OCR 0.901
Page 16 of 84

2) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi,

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metade pencetstan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lairi:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan:
€) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
0G) Tabel yang mamuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-rnasing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang mesih berjalan

dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menermukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitakisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan arnortisasi,

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain?

8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

Page 17 OCR 0.905
Page 17 of 84

b

) Metode amartisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan
C) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
B) Yang harus dijelaskan antara lain:
(Lt) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak,

C) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara Isin:
(Ca) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan

pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(CJ Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
la) Kelompok beban ktaim dalarn bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(bo) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(d) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

Page 18 OCR 0.869
Page 18 of 84

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya,

28) Program Loyalitas Pelangan V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Tabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakio dalam mata
uang asing.

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi V

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi:

D) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan v

Yang harus dijelaskan antara lain:

8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Kabilitas) pajak tangguhan,

33) | Imbalan Kerja v

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan
Oleh Perusahaan)

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

8) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian.
34) | Saham Treasuri v

Page 19 OCR 0.876
Page 19 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain rmetade pengakuan dan pengukuran atas pembelian,

penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham v
Yang harus dijelaskan antara lamkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan mmelalul Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya,

36) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dosar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

Ch Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil evaluasi Aset dan Liabilitas,
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisas! sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman v

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisaskan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian,

38) | Segmen Operasi v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan olsh manajemen untuk
mengidentifikaskan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham v
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba

(rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a. Aset
1) Kas dan Setara Kas V
Yang harus diungkapkan antara lain:
8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Harto Jumlah penernpatan di bank berdasarkan nama barik serte jenis mata uang
5

C) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan

Page 20 OCR 0.894
Page 20 of 84

d) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha

disertai pendapat manajemen.
2) Khusus Industri Perbankan v
8)

Kas

Yang harus diungkepkan odalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata vang,
b) Giro pada Bank Indonesia

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis moto uang (nilai
dalam mata uang criginal): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWN bank pada
saat periode pelaporan.

C) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro paca Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selarna periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga:

(8) Tingkat suku bunga rata-rate per tahun: dan

(5) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(t) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalarni penurunan nilai (iImpaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai funimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
(8) Jumlah penyisihan penurunan nikii dan mutasi selama periode berjalan:

Page 21 OCR 0.874
Page 21 of 84

(5) Rindan jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jurnlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau Ikuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembah dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
3) Piutang Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah piutang menurut debitur:

Cc) jumlah piutang menurut mata uang:

d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

2) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang:

P pendapat manajamen akan kecukupan jurnish cadangan atou keyakinan manajemen
jtas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

g) piutang yang dijaminkan, name pihak yeng menerima jaminan, dan alasan dijarminkan,
h) jurnlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) Khusus Industri Asuransi v

8) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jurniah piutang berdasarkan tertanggung dan asuransi:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumian piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

Page 22 OCR 0.863
Page 22 of

b) Piutang Koasuransi

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumiah berdasarkan ka-asuradur,

(2) Junloh rmenurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang keasurarsi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
C) Piutang Reasuransi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang ressuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

@) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:

(3) Jumlah piutang menurut mata uang) dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan v

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen)
(3) Bagian pinjaman yang diblayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
binjamen dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas,

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui,

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

Page 23 OCR 0.888
Page 23 of 84

(B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai

Jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan entara lain:

(L) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumleh utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah #iutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

C) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa brute dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minamumn pada akhir pertode pelaporan. Di samping itu, lessor rnengungkapkan
investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelapccan, untuk setiap periode berikut:

ta) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari Iima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(9) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum)
(S) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimurn masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun

Page 24 OCR 0.854
Page 24 of 84

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(e) lebih dari Ikma tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessar,
8) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertaginnya piutang retensi.
» Tagihan Bruto kepada Pelanggan v
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirino dalam bentuk tabel yaitu :
B) biays kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

€) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8) Piutang Reverse Repo v“
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek:
€) Nama pihak/counterparty:

Gd) Lokasi Efek jaminan:

€) Tingkat bunga plutang reverse repo:

#) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan

9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).

Page 25 OCR 0.874
9)

Page 28 of B4

Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
&) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

6) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
@gunan tersebut,

10)

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan
dendakepada pihak lain,

1)

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rindan jenis dan jumlah piutang:

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan
C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar,

3) Pengalompokkan aset keuangan Isinnys sesusi klasfikasi yang dipisahkan antara pihak
katiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai bercatat aset kevangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
Giakul sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

«

Page 26 OCR 0.878
Paye 26 of 84

untuk Erek dirniliki hingga jatuh tempo)
(5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada).

(6) uraian tantang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
Ca) jumiah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(0) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
Gireklasifikasi dalarn kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas
atau fabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjarninan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilsi atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektir dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,

ca

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

19)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah:

b) tujuan modst usaha yang digunakan,

€C) jurniah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan

Page 27 OCR 0.897
Page 27 of 84

d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenal antara lain:

8) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

@) Informasi penting lainnya,

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

9) Rindan unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya rnaupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya),

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

5) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan:
cd Rincian jurnlah krodit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
3) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

Page 28 OCR 0.867
Page 28 of 84

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilsi Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

" Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas)

" Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat rnanajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan mlai,

21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

28) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata ueng, dan jatuh tempo:

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan

dan mutasi selama periode berjalan:

C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

G) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai

tagihan akseptasi
22) | Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual,

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

Page 29 OCR 0.860
Page 29 of 84

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan

yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan)

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagal
penang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode
erjalanj

(6) kondisi atau peristiwa penyebsb terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan:

(?) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(UI) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selarna periode berjalan, dan
(W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisesi,

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan v

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara lain:

ti) — Makanan dan minuman:
(2)  Perlengkapanj dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan mlsi tercatat persedidan menurut klasifikasi:

(2) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(C) Unit Bangunan dalarn Penyelesaian.

Page 30 OCR 0.896
Page 30 of 84

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkalt yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang,
e) Khusus Industri Media v
Tambahan pengungkapan antara lain:
li) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):
(3) Barang prornosi dan barter (media cetak), dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya,
1) Khusus Industri Rumah Sakit v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya
9) Khusus Industri Peternakan V

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 31 OCR 0.862
Page 31 of 44

Lae Oeeterangan” 5 | Ma" “|-Yiaaki NANJA | — Keterangan |

Ca) Total jumlah tercatat dan nila tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir:

(C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupon jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi den
risiko yang ditutup,

(T) Jiks tak ada asuransi untuk wabah penyakt, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi pertanggungan asuransi, dan

(hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
Jaminan.

23) | pajak Dibayar DI muka v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

D) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.
24) | Biaya Dibayar Dimuka v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah,

25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: v

(2) uratan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai v

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belur dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode v
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun,

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk v

Gijusl dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau

kelompok tepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkari: v

(a) nilai dari asat tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

Page 32 OCR 0.876
Page 32 0f84

(Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan

diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual: dan
IL jurnlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(D) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dsn periode sajian
sebelumnya.

26) | Piutang Pihak Gerelasi Non-Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelesi tersebut:

€)  jemlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara irdfividual dan kolektif, dan penghapusan piutang:

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27) | Investasi pada Entitas Asoslasi V

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) nama entitas asosiasi,

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta wasannya)

C) nilai tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

@) ringkasan Informasi keuangan entitas asosias| termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi:

@) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekultas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan mengaunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

Page 33 OCR 0.878
Page 33 of 84

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

|) bagian atas Nlabilitas kenttinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

ji) Vabihtas kontnjansi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebegian Liabilitas entitas asosiasi: dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekultas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jarninan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupebisya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

2) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

C) Realisasi yang dilskukan selama penode berjalan) dan
dj) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol,

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rindan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnanz

Page 34 OCR 0.846
Page 34 of 84

(2) Rekonsiliasi ndai tercatat tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kel

lompok selama paling sedikit 2 tahun terakhi

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanarn,

(ad) Nilai tangman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) pentas sak!0 tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj
n

(6) Tanaman yang dijaminkan,
D) Untuk tanarnan belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belur menghasilkan sebagai berikut :
(a) Sako awal
IL Tambahan tahun berjalan
Ii, Baya langsung
(db) re kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam bal terjadi depresiasi
sa

| Pengurangan tahun berjalan

II, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnye
(ad) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,
32) | Khusus Industri Peternakan v
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsikasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir:

C) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasifaraa peternakan:
€) Kondisi hewan ternak,

0 Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

9) Nilai hewan ternak yana diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

Page 35 OCR 0.893
Page 35 of 84

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau

metode penghapusan langsung,
) Nai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan,

33)

Properti Investasi

a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya:

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) namu Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(Cc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi stas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
modsl binya ke kelompok aset yang menggunakan model Niat Wajar

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membsli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan stau peningkatan,

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
@ntera lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu perilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisan:

Page 36 OCR 0.875
Page 36 of 84

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesualan signifikan lain.

Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat:

(2) rekonsiliasi jurnleh tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
"Mia, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(Et) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian,

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kritena aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap

Yang harus diungkapkan antara lain:

8)
b)

k31

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemnilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklssifikasi:

Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

Page 37 OCR 0.846
Page 37 of 84

8) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual bali yang diakui dalam laba rugi dan 1
ekuitas (jika ada):

8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v

f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif

8) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang barus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(4) metode dan asumsi signinkan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pernbatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham,

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak,
(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika nda):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunany dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria v
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(3) jumlah biaya pinjaman yang dikap'talisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi,
) Pengungkapan lainnya antara lain:

(i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara:

(2) jumlah tercatat bruta dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
mesih digunakan,

(3)jumnleh tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak y
Oiklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual:

(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v
material dari jumlah tercatat:

ALL

te

Page 38 OCR 0.881
Page 38 of 84

(5) niial buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugien) dan Aset Tetap yang 4
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan,

(7) perubahan estimasi masa guna danfatau metode penyusutan menurut jenis Aset

:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nila:

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan mai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
Fisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya,

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang herus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertij operated scraage, unoperated acreage, sumur

den peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendarsan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan,
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(€) Penambahan dar Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,
36) | Aset Tak Berwujud v
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
@) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amaortisasi:

b) alokasi jumlah amnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pss laporan laba rugi
komprehensit,

C) rekonsiliasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi:

Tn MK

Page 39 OCR 0.855
Page 39 of 84

d) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, mako harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan) dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitaksasi)

€) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

M) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

8) Aset Takberwujud yang diperoleh melalul Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang beriaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut:
(2) jumlah tercatatnyaj dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan madel biaya atau model
revaluasij

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

1) nilai komitmen kontraktuat untuk akuisisi Aset Takberwujud:
j) Aset Takbarwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal cfektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:
(4) melata dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pernegang saham.

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v
3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal,
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir.

Page 40 OCR 0.890
Page 40 0f84

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi perarea Of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Nabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan,

C) Bagian dari Blaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan :
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) binya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya:

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan)
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,
9) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengen menunjukkan:

fa) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,
tc) Penambahan/pengurangan,
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir,
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biays eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

Page 41 OCR 0.867
Page 41 of84

(a) Alasan terjadinya penundaan: ——5bda | muak | N/A | Keterangan |

(b) Amortisasi belurn diperhitungkan karena belurn dinlainya produksi: dan

(e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan #surnsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area Of Interest, maka harus diungkapkan rincian
ari Biaya Eksplarasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

b. Liabilitas

1 Utang Usaha v
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
2) | Provisi v

2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.

bj Yang harus diungkapkan antara lain:

(L) nilai tercatat pada awal dan akhir periode:

(2)  provisi tambahan dalam periode bersangkutan:

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | seban akrual V
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
Jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan v

Page 42 OCR 0.847
Page 42 of 84

ai onarsmh — ——Keterangan— —— “| Sada -| “ndak | SNJA | — Keterangan —

Yang harus diungkapkan antara lain:
2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uralan mengenal sifat masing-masing kewajiban,

5) Utang Repo v
Yang harus diungkapkan antara fain:

8) Rincian mengenal jenis dan jurniah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Efek,

6) Khusus Kontrak Konstruksi v
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjwlasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel

yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laha yang diakui:
C) kerugian yang dialami: dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
» Khusus Industri Perbankan v
3) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, den jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(4) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkan: dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu:

(2) Aincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelosi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

Page 43 OCR 0.866
Pape 43 of 84

(4) Jurniah amortisasi pada tanun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program esuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata yang)
(a) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperiitatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut jenis asuransi:
(RR) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi:
(2) Jumtah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara promi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

Page 44 OCR 0.877
Page 44 of 84

@) Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jurntah menurut umur utang,
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepede pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradurj
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung den asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi |
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang sahamj
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Sakso menurut usia,

9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak,
11) | Khusus Industri Pembiayaan v
Kewajiban Anjak Piutang

Page 45 OCR 0.860
Page 45 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

@) Jumlah habiltas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12) | Khusus Kontrak Konstruksi v
Uang Muka Kontrak
Yang barus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang SJ

Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabillitas jangka panjang sesual
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagairnana
diatur dalam Checklist Ini,

14) Labilitas Keuangan Lainnya

2) Yang harus diungkapkan antara lsin: v

(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk MWabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(B) nilai tercatat Wabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan) dan

(Cc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
Memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesatan
utang:

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan eset yang diakui
selama periade tersebut: dan

44) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Page 46 OCR 0.884
Page 46 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v

Yang harus diungkapkan antara lain llobilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha V

Yang Harus diungkapkas antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang v

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rindan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang,

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

€) tanggal jatuh tempo)

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

@) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya:

n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing Fasilitas
pinjaman,

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan daiam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (mesainya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

5 persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan

» pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:

(1) nana bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

Page 47 OCR 0.868
Page 47 of'34

(2) TegkasaN perjanjian larna dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

ktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.

20) Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

2) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Igesor) v
pada tanggal laporan posisi keuangan:

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di mass depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total v
pembayaran sewa minimum di masa dapan Weni tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode beri

(1) sampai dengan satu tabung
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (ima) tahun: dan
(3) lebih dari $ (limajtahun,
C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan V
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v
Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: v

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21) | rhusus Industri Perbankan v
&) Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berslasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(a) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat:

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenanze):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Page 48 OCR 0.876
Page 48 of 84

b) Pinjaman Diterima
Yi

'ang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga:

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance:

(5) ApaDila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajermen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

€) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

Ia) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kamitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perlode
pelaporan, dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilei
karnitmen dan kontinjensi.
22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir,
b) Kegiatan PLH yang teloh diloksanakan dan yang sedang berjalan:

CG) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liablitas bersyarat lsinnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan,

dj Apabila dalarn pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban

Papan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah,

Page 49 OCR 0.835
Page 49 of 84

8) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23) Llabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
3) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program.
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perode berjalan yang dapat
Giatribusikan ke datar:

la) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(C) iuran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuaral,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(N imbalan yang dibayarkan:
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

Ki) curtailment: dan

(D penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumiah yang dihasilkan dari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari prograrn yang
seluruhnya atau sebagian didanai,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna perixde yang dapat
Giatribusikan pada setiap:

la) hasil yang diharapkan dari aset program, vV

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial: v

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata si
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iursa oleh pemberi pekerja:

(le) luran oleh peserta program,

(HP Imbalan yang dibayarkan,

(9) kombinasi bisnis, dan id

KAK &

KL

Lo ALL

LA

Page 50 OCR 0.851
Page 30 of 34

(n) penyelesaian:

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebageirnana dimaksud dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

(Ca) keuntungan dan kerugian aktuarial nete yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan pasisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalarri SAK,

(d) Ndai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jurnlah tainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(5) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk:

(@) bayajasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program,

(d) hasil yang diharapkan dari setap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridor
1GY (sepuluh per seratus):

(9 biaya jasa lalu:
(9) damgak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK,

(7) jumiah total yang diskul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakut

segera dalam saldo laba, meliputi:
la) keuntungan dan kerugian ektuarial: dan
(D) dampak dari batasan dalam SAK:

(B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK:

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

LA

Le

Page 51 OCR 0.872
Page S1 of 84

(LI) penjeasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkai

n atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategari
utama dari aset program)
(12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset: v
(13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
Ontara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto:
(Cd) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(€) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang Glakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau “
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(H9) asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria:

(19) damoak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren v
biaya kesehatan yang diasurnsikan pada!

la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja perlodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,

(C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalarn Ilngkungan Inflasi yang rendah.

(1S) Jumlah periode tahunan ssat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

Ia) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau
defisit pada program: dan v

(b) penyesuaian yang timbul pada: “
(W)  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Nabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan
(il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset
program pada akhir periode pelaporan
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari v
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang mernbagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

Le

Ke

Page 52 OCR 0.869
Page 52 of 84

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya :

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

Ii) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk v
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(II) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) v
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti, dan

(ilhiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK V
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butis (16) serta butir IN.

b) Iuran Pasti v
Perusahaan yang menyelenggarakan program Iuran pastiharus mengungkapkan
jumlah yang diskui sebagai beban untuk program iuran pasti.

C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya,

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kera: dan

(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
2ay | utang Obligasi v
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rincian mengenal jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata yang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek:
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
4) narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahsan:

@) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

1) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan

Page 53 OCR 0.859
Page 83 of 84

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)

Sukuk
B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:

la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:

(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari

tc) nilai norninal:

(d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah):

(e) prinsip pembagian hasii usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(Ph rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:
(Ih) tujuan penerbitannya, dan
(ih persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan
(5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(@) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan

(8) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Ervten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
Gan kondisi default).

26)

Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama pericde pelaporan

b) tujuan perolehannya:
C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

Page 54 OCR 0.881
Page 54 of 84

dg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak Perwallamanatan: dan
1) persyaratan penting lainnya.

27)

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan entara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai norninal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bungs, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya,

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Cc) dampak dilusi apabila ssturuh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

1) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalami waktu 12 (dua belas) bulan:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli:

K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,

Ih keberadaan fitur derivatif melekat: dan

mM) persyaratan penting lainnya

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1)

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
@) Bagi setiap jenis saham, antara lain:
(1) Rekonsillasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode:
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saharn,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

Page 55 OCR 0.864
Page 55 of 84

(8) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak

penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepernilikan, yaitu:

(t) Pernegang saham yang memiliki 595 (Ilma perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

G) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan:

(CL) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan darYatau tanpa Hak
Memesan Efak Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waram, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan medal:

e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlsh tambahan modal disetor:

b) Uraian sumber agio saham:

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekutas:

d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas rnodal disetor,

&) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya:

?) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisrvs yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

Page 56 OCR 0.858
Page 56 of 84

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan — Imbalan 1

yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi) dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.
3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain :
B) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan)
(2) Narna entitas anak, dan
(3) Narna pihak yang bertransaksi,

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian
dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi nada saat hilangnya
Pengendalian.

1 Saham Yreasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetarj

b) Tanggal atou periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

€) Tanggal dan jumlah saham trensuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

8) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan

&) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasurt,
5) | Saldo Laba 4
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Masan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

Page 57 OCR 0.872
Page 57 of 84

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan

C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setibp pos cadangan.
8) Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):

d) jumish waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
@) ikatan-ikatan yang terkait dengen penerbitan waran.

7) Pendapatan Komprehensif Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain keterangen mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang barus diungkspkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas induk.

4, Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:
(4) Royalti: dan/atau
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,

€) Nara pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan,

Page 58 OCR 0.858
Page S8 of 84

Le

4) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran borang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj

8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: v
ta) Yaa pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode

lang

(b) Metode yang digunakan untuk menentukon pendapatan kontrak yang diakui
Ualam periode berjalan, dan

(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:
Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampal tanggal
pelaporan:

:
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
lc) Jumlah retensi,

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada permberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,

? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan bissa dan penjualan dari hubungan kesgenan:

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan

(3) Parincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:

ta) Pendapatan bruto,

(b) Returjrabat/diskon terkait: dan
(Cc) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus dimgkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif:

Page 59 OCR 0.857
Page 59 of 84

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:

€) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif: dan

e) Perjanjian lain yang terkait,
3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rindan jumlah berdasarkan kelompek produk/jasa utara antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang, dan

C) Pendapatan sewa,

4) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jas» pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

8) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

€) Selisih perhitungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jurnlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

2) Rincian pendapatan bersih Jasa transportasi:

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi)

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada
tersebut,

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekornunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lein,

7) | Khusus Industri Asuransi: v

Page 60 OCR 0.905
Page 60 of 84

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesusikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:

Pendapatan

Yang barus diungkapkan antara lain:

8) Penjualan meliputi rinoan pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
Gan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9

Khusus Industri Perbankan

Pendapatan Bunga

Yang barus diungksokan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada |

a) Obligasi Pemerintah:

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
€) Efek-ofak, dan

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain,

10)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku:
(2) Biaya tenaga kerja, dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1D16 (sepuluh perseratus) dari
pendapatan, dan

C) Untuk industri jesa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit

Page 61 OCR 0.882
Page 61 of84

Beban Departementa! Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian boban departementalisasi:

Ba) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai,

4) Beban penyusutan sarana medis:

€) Beban pemeliharaan sarana)

f) Beban asuransi:

9) Beban langganan daya dan jasa:

h) Beban depresiasi.

12)| Khusus Industri Asuransi: v

8) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
bempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian,
C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi,
13) | Khusus Industri Perhotelan v
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
B) Rincian jurnlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan
Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14)| Beban Usaha v

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

Page 62 OCR 0.856
Page 62 of 84

a) Beban penjuala
b) Beban distribusi: dan

C) Beban umum dan administrasi,

15)| Khusus Industri Perbankan v
3) Beban Bunga

Yang harus duungkapkan antara lain rincian jurvlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

0) Beban Provisi dan Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16)| Khusus Industri Pembiayaan v
BebanKerugian Penurunan Nilal

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Prtang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.
17) | Pendapatan dan Beban Lainnya v
Yang barus diungkapkan antara lain :
8) rindan dan jumlah Pendapatan Isinnya,
D) rincian dan jumlah Beban lainnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
ta) beban karangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga

(Bb) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesual SAK yang
berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,
(2) biaya keusagan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: v
la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:

(0) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar rnelatui laba
rugi dan

(C) smertisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai,

4) Untuk Bagian Laba Rugi Sari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

Page 63 OCR 0.877
Page 63 of 84

(1) bagian laba rugi dari masi asing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama

yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
Gungkapkan secara terpisah,

18)| Khusus Industri Perbankan v
2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Asot Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis,

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain V
Yang harus diungkapkan antara lain:

8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud,
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

@) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen #indung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

20) | Pajak Penghasilan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

B3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini:

(2) penyesuaian yang diakui pede periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu,

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
ternporer dan pembalikannyaj

(9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

Page 64 OCR 0.885
b)

C

d)

2)

@

h)

Page 64 of 34

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya

atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelumnya atas aset pajak tanpguhan, dan

(7) jumlah beban (penghasilan) berkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperiakukan secara ratrospekbif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian labs akuntansi
dengan tari pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tanf pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

Tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikampensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

Jumlah agreget perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakul:

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi:

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku)

Page 65 OCR 0.872
Page 65 of Y4

J) pernyataan bahwa laba kena pajak. hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian

SPT Tahunan PPh Badan:

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan listilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalarn laba rugi,
#pabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diekul dalarn laporan posisi keuangan:

I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentiken:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,
mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau dvumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakul sebaga! Liabilitas dalam laporan keuangan:

1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakussisi dalam suatu kombinasi “
bisnis,

0) peristiwa stau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakut apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis v

tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akussisi: dan

Pp) Jumlah aset pajak tangguhan dari alasan stau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari Isbs pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelurnnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain -
2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut

mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham:

Page 66 OCR 0.891
Pase b6 of 84

b) jurntah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam 4
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

C) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v
mendifusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif
untuk periode sajian:

d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saharn biasa, v
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22)| Transaksi Pihak Berelasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jumlahnya:

(1) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,59b (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
Gan sakdo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk
komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban
berkait,
(2) jumlah saido beserta persentasenya terhadap total Aset atau Lisbilitos,
bermasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima)

Page 67 OCR 0.837
Page 67 of84

(3) Jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilat secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beretasi mon-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan,

G) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
Gilakukan secara berpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(4) entitas Induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas,

(3) entitas anak,
(9) entitas asosiasi,
(S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelornpok

Gireksi, kornisars, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) Imbalan kerja jangka pendek:
(2) Imbalan pascakerja:
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saharn,

M untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
(LI) nama entites berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan

Perusahaan

(2) sifat dan jurniah setiap transaksi yang secara Individual signifikan dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,
Signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kuslitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Uabilitas dalam Mata Uang Asing v
8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 68 OCR 0.863
Page 68 of 84

(1) rindan aset dan habilitas rnoneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya

dalam mata uang fungsional,
(2) posisi neto dari aset dam llabilitas moneter dalam rata vang asing,
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional

(4) jumloh selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada mstrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif Isin dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode terbantu
untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:

(2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:

(3) jumtah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam taba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan labe rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yana dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalarn pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) Jumiah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dirnaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan

Periode Lalu
2) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain : v

(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan

Page 69 OCR 0.879
Page 69 of 84

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(2) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(8) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang

disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

C) Kesalahan Periode Lalu

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) sifat dari kesalahan pertode lalu:

(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(D) laba per saham dasar dan dilusianj
(3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis,

25)

@) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(L) nama dan penjelasan tentang pihak yang diskuisisi,
(2) tanggal akuisisi:

Page 70 OCR 0.872
Page 70 of 84

(3) baya terkat akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,

Periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh:

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendakan atas pihak yang diakuisisi:

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul:
(7?) Nila Wajar pada seat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal bkursisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indernnifikasi:
(a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi:
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan
(ce) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, Jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak

dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah rsaksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utarns piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pernblayaan
langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut:
la) Nilai Wajar piutang,

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan
(0) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih)

(10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Aset
yong diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakut pada Nilai Wajar:

(2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
Sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa rnasa depan: dan

(0) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
Jumlah Aset yang telah diakut untuk estimasi pengoantian tersebut:

(12) dalam hal liabilttas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

Page 71 OCR 0.875
b)

Page 71 of 44

(a) informasi sebagoimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) ani )
berkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Labiktas tidak dapat diukur secara andal:
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan)

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10015

(seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(2) jumlah dari kepentingan nonpengendali pads pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilalan dan Input madel utarna yang digunakan dalam penentuan
milai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
Giakulsisi yang diukur pada Nilal Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(2) Nilsi Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi segera sebelum tanggal
akulsisij dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi kornprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:

(16) Inforrnasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprenensit
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan
Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

Page 72 OCR 0.861
Paya 72 of B4

(1) dalarn hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nanpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

yong diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan

hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesalj

(B) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
#walnya belum selesal: dan

(C) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
sempai dengan Perusahaan menyelesaikan lisbilitas Imbalan kontinjensi atau
Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:

(2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(c) teknik penilaian dan input medel utarna yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensij

(3) — Nabsitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:
(4) rekonsiliasi atas nilm tercatat goodWIll pada awal dan akhir perlode pelaporan:

(5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada
perlade pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan:
(2) bagian dari harga yang rmerupakan Kas dan Setara Kas,

Page 73 OCR 0.873
Page 73 0f34

(3) jumiah Gan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila

Pengendalian diperoleh: dan
(9) Jumlah aset dan lobilitas selain Kas dan Setara Kas peda entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya,
27)! Segmen Operasi v
Yang harus diungkapkan antara lain :
8) pengungkapan pada level segmen:
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengkientifikasi
segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
ditaporkan,

(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, oset segrven, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, lebilitas segrnen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusehaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(L) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,
(2) Informasi wilayah geografis
la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
| negara domisili Perusahaan, dan

IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual Jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara

Page 74 OCR 0.892
Page 74 of B4

terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara

tersebut secara Individual.

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

IL negara domisili Perusahaan) dan
li: semus pegara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah,
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 109 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

Ca) fakta:

(0) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut,

28) | Operasi yang Dihentikan v
2) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas Inforrnasi terkait dengan laba (rugi) cperasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa otas jumlah tunggal yang disajikan datar laporan laba rugi
komprehensif meliputi :
(2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

Page 75 OCR 0.853
Paye 75 of 84

13) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan

yang dapat diatribusikan poda pernilik entitas induk.

29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v

2) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
Yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
Spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen dervatit
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
Iindung nilai dan kelompok nan lindung nitai:

(li) bakikat don sifat dari transaksi, berups transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, kernoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties)/

(3) tanggal jatuh tempo:

(4) niai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Uabilitas yang dilindung ngai: dan

(7) persyaratan penting lainnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang dipertukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut:

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan V
Yang harus diungkapkan untuk setisp kelompok aset keuangan dan Nsbilitas kevangan
antara lain:

3) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi
keuangan: dan

b) hlerarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunskan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan liabilitas keuangan,

31)/ Dividen v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 76 OCR 0.860
Page 76 of 84

jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya:

€) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
Periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
Giakui sebegai Linbilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

Gd) jumlah dividen preferen kurnulatif yang tidak diakui,
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain:
@) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian parbsipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:

€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersarna entitas, agar
Gitambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas Jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama,
33) | Perikatan dan Kontinjensi
2, Perikatan v
Yang harus diungkapkan antara lain :
1. perikatan yang meliputi:
@. perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan
royaiti, dan lisensi, diungkapkan:
|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
Ti. periode berlakunya perikatan
IN, dasar penentuan kompensasi dan denda:
I, Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaparan: dan
V. pemnbatasan-pembatasan lainnya:

d

Page 77 OCR 0.804
3,
&.

Page 77 of 84

memerlukan penggunaan dana di mi ang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
|. pihak-pihak yang terkait dalarn perjanjian:
IL periode berlakunya perikatan:
li nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan
Iv, sanksi-sanksi,
Lgalitahan Jaminan atau garansi, diungkapkan:
pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang disahkan
antara hak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin:

b, latar belakang dikeluarkannya jaminan

& periode berlakunya jaminan: dan

d, nilai jaminan,

fasilitas kredit yang belum digunakan, rnisalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
uraian mengenai sifat, jenis, junvah dan batasan-batasannya.

b. Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

1

&

perkara atau sengkata hukum,

diungkapkan:

2. pihak-pihak yang terkait:

b, jumlah yang diperkarakan:

€. latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legat opinion):
dan

@. dampak keuangan:

Peraturan Pemerintah yang berdarnpak terhadap Perusahaan, rnisalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi

dampak keuangannya:

kemungkinan Nabilitas pajak tambahan:

&. jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

b. sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

Page 78 OCR 0.875
Page 78 of &d

4. peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara laij
3, karakteristik aset atau Iabilitas kontinjensi:

b. estimasi dari dampak keuangannya,
€. Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus

34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama)

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Kak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna:
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

f) Isi perubahan perjanjian, jika ada,

3S)| Manajemen Risiko Keuangan v

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dslam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada nsiko sebagai berikut:

(1) tisiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh termpa pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:
la) analisis jatuh ternpo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nondenvatif yang

menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pernahaman terhadap periode arus kas: dan
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri deri pencungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitabf untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

36)| Khusus Industri Perbankan v
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Page 79 OCR 0.877
Page 79 of 84

9 harus diungkapkan antara lain:
(3) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
Posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Labilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.
Gd) Aktivitas Fiduciary

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Iiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wall arnanat, pengelolaan investasi dan reksadana,

37)

Kuasi-Reorganisasi

Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi:

2) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalarn laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kussi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang,

C) Penyajian laporan pasisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Nabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

€) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara Jain :

Page 80 OCR 0.860
Page 80 or84

- Informasi Nan tujuan, kebijakan, an proses Perusahaan dalam mengsiola

permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

(2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
mernenuhi persyaratan permedalan yong disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cera Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perrnodalannya:

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:

€) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

@) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada): dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhen persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan.

39) | Transaksi Nonkas v
Yang harus diungkapkan antara lain :

8) Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan
Kas dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan nrus kas.

b) Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pembiayaan, akuisisi rnelalul penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rindan jumbh Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesalan:

€)  jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

€) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn
yang beredar pada akhir periode:

#) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

Page 81 OCR 0.873
Page 81 of 84

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai

Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi bentang pengukuran Nilsi Wajar tersebut
untuk Instrumen ekultas lain yang diberikan selame suatu periode (yaitu selain
gpsi saham),

Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
31)| Khusus Industri Asuransi: v
8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan:
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v

Hal-hal yang harus diungkapkan:

3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:

€) Rincian Aset, Uabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zakat.

43)| Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransis

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

Cc) Rasio kevangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

aa)| Khusus Industri Kehutanan : v

Page 82 OCR 0.861
Page 82 of84

8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPMM, IHPH dan luran wajib
lainnya,

C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaen dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

G) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan

dan akumulssinya: dan

1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurnulasinya.

45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah pericde pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan w
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan ursian peristiwa, misalnya: v
(1) tanggal terjadinya:

(2) sifat peristiwa, dan
(3) estimasi atas dampak keuargan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat,

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
Gengan aktivitas Perusahaan, yang belah ditertxtkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
barus diungkapkan antara lain:

B) Judul SAK dan jeris peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:

Page 83 OCR 0.874
Page 83 of 44

C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

@) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar,

47) | Reklasifikasi v

8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) sifat reklasifikasi:

(2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasirikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuoian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasirikasi,

48) | Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan kevangan dan Indikasi
bentuk Jain dari bantuan pemerintah: dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjansi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain “V
8) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka periawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain:
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan

Page 84 OCR 0.886
Page 84 of 84

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

50)

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari peristiws atau
kendaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 30 Juli 2026

Tp

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.83 MB
Published31 Jul 2026
Pages84
Characters148,375
Text sourceOCR
OCR confidence0.873

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Surya Toto Indonesia Tbk p.1 ×2
unresolved org Purwanto Susanti p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×12
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.72 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-II-TOTO.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result