Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.927
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Erniten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom "Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) diisi pada kolom 'N/A', 5. Checklist Ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Surya Toto Indonesia Tbk Bidang Usaha Industri Sanitary Wares, Fitting & Kitchen Jenis penawaran Umum Saham biasa 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Nama Kantor Akuntan Publik - KAP Purwanto Susanti & Surja Nama Partner - Hanny Widyastuti Sugianto Opini Akuntan - Wajar tanpa pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.889
Page 2 of 94 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIII,G.11 Tentang “Tanggung T Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No,VIILA.2 tentang “Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 Juni 2026 30 Juni 2025 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.030.091.862,191 1.204.527.362.585 Laba bruto 216.176.278.831 313,545.662.346 Laba operasi 101.452.280.016 204.094.874.681 EBITDA 186,934.941.449 288.662.293.507 Laba (rugi) neto tahun berjalan 87.976.589.666 169.099.573.886 Laba (rugi) komprehensif 87.976.589.666 169.099.573,886 Laba Per saham (dasar) 8,52 16,39 Laporan Posisi keuangan Perlode laporan keuangan 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Jumlah Aset 3.385.253.454,114 3.519.196.159,093 Jumlah Aset Lancar 1.592.918.029.053 1,706.914.245.281 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.792.335.425,061 1.812.281.913.812 Jumlah Liabilitas 862.949.962.343 950.709.256.988 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 324.749.624,594 402.048.718.063 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 538.200.337.749 548.660.538.925 Jumlah Ekuitas 2.522.303.491.771 2.568.486.902.105 Modal saham 51.600.000,000 51.600.000.000 Tambahan modal disetor 157.290.000.000 157.290.000.000 Saldo Laba 2,313.413.491.771 2.359.596.902,105
Page 3 OCR 0.888
Page 3084 Rasio Keuangan” 30 Juni 2026 31 Desember 2025 Rasio Lancar (96) 490,519 424,55 ROA 2,60 9,980 ROE 3,49Ya 13,67 EBITDA thd pendapatan (96) 18,15W 24,91Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1, Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. Catatan atas Laporan Keuangan njalu|n|e AI KE SERKIA Ketentuan Umum Perusahaan wajib rnenyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: 8. gembaran umum Perusahaanj
Page 4 OCR 0.899
Page 4 of 84 b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laparan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensir, laporan perubahan ekuitas dan lapcran arus kas, sesual dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan delam bentuk nilai otau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari sustu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai set yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila bddak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan L Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: a Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan, 3) Namor dan tanggal akte pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada perode pelaporan, 4) Tempat kedudukan perusehaan dan lokasi utama kegiatan usaha: 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Page 5 OCR 0.874
Page 5of84 8 Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ulbrnate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7 Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang. 10) Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegistan berdasarkan prinsip syariah (jika aa). 11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan mengenai eren eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : 8) Area Eksplorasi, meliputi: «Nama lokasi, Nama pemilik izin lokasi, Tanggai perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tempanya: Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi: «Namu lokasi: «Nama pemilik ijin lokasi, # Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya . Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: # Jumlah Cadangan Terbukti (PL), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan ekspioitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 6 OCR 0.873
Page 6 of 84 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat KPH: dan C) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nornor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Giterbitkan di luar Indonesia, 2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umur perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: 2) | Tempat kedudukan: 3) | Jenis usaha, 4) | Tahun beroperasi secara komersial: 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 6) | Total Aset: dan 7) | Inforrnasi penting leinnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas 8nsk, apabila entitas Induk tidak memiliki baik langsung maupun tdak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (llma Puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, €) akhir perlode pelaparan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidesian dan tanggal atau & « ajajapjajala
Page 7 OCR 0.907
Page 7 of 84 periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, G) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kernampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk, dan 1) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat distribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanogsi hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) Jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite audit, 2) Cakupan manajemen kunci: dan 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, Penerbitan Laporan Keuangan 1 Tanggal laporan keuangan diotorisssi untuk terbit: dan 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.
Page 8 OCR 0.878
Page 8 of 84 - Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebegai berikut: . Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Pernyataan Ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajiksn sesuai dengan SAK. b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan L) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), v biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzabie vaive), Nilai Wajar (fair value) atau Jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 3) | Mata uang fungsional dan rnata uang penyajian yang digunakan, meliputi: “ a) mata uang fungsionsl Perusahaan dan entitas anak: b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan C) alesan perubahan rmata uang penyajian (jika sda). 4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v (3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telan dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporari keuangan: 2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa v depan, dan sumber utarna dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya, dan 3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas vV laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. d, Kebijakan Akuntansi Tertentu
Page 9 OCR 0.878
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dari Page 9 ot 34 relevan untuk memaharni laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi bdak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lmin: 3) bj 4 @ 8 Li) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk dan entitas anak, Gosar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas Induk: kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak: kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan manpengendali: dan pernyataan bahwa saldo pos dan transoksi material antar entitas yang dikonsolkiasi telah dieliminasi, 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: 3) b) (31 3 metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendal, pengekuan awal untuk goodwil: pengukuran setelah pengakuan awal untuk gooowil: dan kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara fain: (1) pembelian dengan diskon (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi. 3) Kas dan setara kasj Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas,
Page 10 OCR 0.876
Page 10 of 34 4) | Instrumen Keuangan 2) b) d Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijeleskan antara lain: (1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi, (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen kevangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengekuan instrumen keuangan (7) khusus Instrumen keuangan derivabf dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dirnaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5S), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal, Co) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (5) klasifikasi Indung nila untuk bujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen keuangan derivatif: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk, dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi, Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syariah yang digunakan.
Page 11 OCR 0.896
5) Page 11 of 84 Khusus Industri Perbankan 2) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank. Lain. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain, 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan Gan pengukurannya. » Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisas: Pernerintah:dan €) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan: (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibsli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akar agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian:
Page 12 OCR 0.873
Page 12 of 84 (2) Perlakuan akuntansi atas rillai realsasi plutang/pernbiayaan yang diberikan dengan $#ldo ptutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan n Piutang Pemblayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen: dan b) Dosar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali eset pembiayaan konsumen dari konsumennya, 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: €C) Perlakuan akuntansi stas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | Sewa V Yang harus dijelaskan antara lain: 2) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj D) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa cperasi, den C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau kessor, 12) | Persediaan v yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. 2) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepade negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen
Page 13 OCR 0.862
Page 13 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembabanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran) (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanarnan yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. c) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang barus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah rmenghasilkan : (a) Matode penilaian, (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (Cc) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsuna, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah rnenghasilkan, 13) | Aset Tetap: Y Yang harus dijelaskan antara lain: @) pengakuan awal Aset Tetap: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan, 2) kapitalisasi biaya yang terkait dengar Aset Tetap: PD estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: 9g) penghentian pengakuan: h) nilai residu, den I) pernyataan bahwa manajemen talah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonornis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan,
Page 14 OCR 0.866
Page 14 of #4 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama. 16) | Pola Kerjasama v Yang harus dijelsskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasarna, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul) dan €) Sistem pembagian hasil, jike ada. 17) | Aset Tak Berwujud v Yang harus dijelaskan antara lain : 3) pengakuan awal Aset Takberwujud: 8) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila urnur manfaat terbatas, diungkapkan tarif arnortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya: Gd) sumber terjadinya Aset Takberwujud, 8) metode amortisasi yang digunakan: N penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan @) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v Yang barus dijelaskan antara lain: 2) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lancar atu kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) | Properti Investasi : v Yang harus dijelaskan antara lain: @) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan 8) penghentian pengakuan Properti Investasi.
Page 15 OCR 0.894
20) Page 15 of 84 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijeleskan antara lain: B8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, D) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (Impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi), C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masu manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan 2) Pertanggungan Asuransi, 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijolaskan antara lain: a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang rmengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 21 Khusus Industri Perbankan Uabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Penjelasan atas simpanan, dan b) Oasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang barus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank Isin, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Knteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan b) Perlakuan akuntansi ates premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 16 OCR 0.901
Page 16 of 84 2) kondisi provisi yang harus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi, 24) Utang Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metade pencetstan dan pengukurannya. 25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lairi: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLM yang ditangguhkan: €) Metode penyusutan prasarana PLH: dan 0G) Tabel yang mamuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-rnasing lokasi penambangan, dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang mesih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menermukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitakisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan arnortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain? 8) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
Page 17 OCR 0.905
Page 17 of 84 b ) Metode amartisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan B) Yang harus dijelaskan antara lain: (Lt) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak, C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditambahkan antara Isin: (Ca) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (CJ Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: la) Kelompok beban ktaim dalarn bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (bo) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (d) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat, (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
Page 18 OCR 0.869
Page 18 of 84 (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya, 28) Program Loyalitas Pelangan V Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Tabilitas moneter, dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan sakio dalam mata uang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi V Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: D) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan 31) | Hibah Pemerintah v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) | Pajak Penghasilan v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan: dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Kabilitas) pajak tangguhan, 33) | Imbalan Kerja v Yang harus dijelaskan antara lain: 2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan) C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan 8) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtaiiment dan penyelesaian. 34) | Saham Treasuri v
Page 19 OCR 0.876
Page 19 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain rmetade pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus dijelaskan antara lamkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan mmelalul Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya, 36) | Kuasi-Reorganisasi v Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dosar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan Ch Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil evaluasi Aset dan Liabilitas, Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisas! sebelum 1 Januari 2013. 37) | Biaya Pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisaskan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian, 38) | Segmen Operasi v Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan olsh manajemen untuk mengidentifikaskan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham v Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan a. Aset 1) Kas dan Setara Kas V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Harto Jumlah penernpatan di bank berdasarkan nama barik serte jenis mata uang 5 C) Kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
Page 20 OCR 0.894
Page 20 of 84 d) jumlah saido Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) Khusus Industri Perbankan v 8) Kas Yang harus diungkepkan odalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata vang, b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis moto uang (nilai dalam mata uang criginal): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWN bank pada saat periode pelaporan. C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro paca Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selarna periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: (8) Tingkat suku bunga rata-rate per tahun: dan (5) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (t) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rindan penempatan berdasarkan yang mengalarni penurunan nilai (iImpaired) dan tidak mengalami penurunan nilai funimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (8) Jumlah penyisihan penurunan nikii dan mutasi selama periode berjalan:
Page 21 OCR 0.874
Page 21 of 84 (5) Rindan jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga: (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jurnlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau Ikuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembah dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) Piutang Usaha v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah piutang menurut debitur: Cc) jumlah piutang menurut mata uang: d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: 2) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan plutang: P pendapat manajamen akan kecukupan jurnish cadangan atou keyakinan manajemen jtas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: g) piutang yang dijaminkan, name pihak yeng menerima jaminan, dan alasan dijarminkan, h) jurnlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan 1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) Khusus Industri Asuransi v 8) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jurniah piutang berdasarkan tertanggung dan asuransi: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumian piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,
Page 22 OCR 0.863
Page 22 of b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumiah berdasarkan ka-asuradur, (2) Junloh rmenurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang keasurarsi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur, (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang ressuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. @) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pernisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang) dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan v a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang diblayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan binjamen dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Page 23 OCR 0.888
Page 23 of 84 (B) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan entara lain: (L) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jumleh utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah #iutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. C) Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara Investasi sewa brute dan nilai kini piutang pembayaran sewa minamumn pada akhir pertode pelaporan. Di samping itu, lessor rnengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelapccan, untuk setiap periode berikut: ta) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari Iima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (9) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor: (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum) (S) rental kontinjen yang diakul sebagai pendapatan dalam periode dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimurn masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (a) kurang dari satu tahun
Page 24 OCR 0.854
Page 24 of 84 (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (e) lebih dari Ikma tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessar, 8) | Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertaginnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan v Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirino dalam bentuk tabel yaitu : B) biays kontrak yang terjadi: b) laba yang diakui, €) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo v“ Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenal jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: €) Nama pihak/counterparty: Gd) Lokasi Efek jaminan: €) Tingkat bunga plutang reverse repo: #) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
Page 25 OCR 0.874
9) Page 28 of B4 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: &) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: 6) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan @gunan tersebut, 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara Jain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain, 1) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rindan jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, 3) Pengalompokkan aset keuangan Isinnys sesusi klasfikasi yang dipisahkan antara pihak katiga dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai bercatat aset kevangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang Giakul sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: «
Page 26 OCR 0.878
Paye 26 of 84 untuk Erek dirniliki hingga jatuh tempo) (5) peringkat Efek utang berikut nama perneringkat (jika ada). (6) uraian tantang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: Ca) jumiah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori, (0) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah Gireklasifikasi dalarn kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Labilitas atau fabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjarninan tersebut, (9) jumlah penurunan nilsi atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektir dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas Investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, ca 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan ) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 19) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: b) tujuan modst usaha yang digunakan, €C) jurniah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
Page 27 OCR 0.897
Page 27 of 84 d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: 8) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan @) Informasi penting lainnya, 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 9) Rindan unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya rnaupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya), 18) Khusus Industri Asuransi Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: 8) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) Khusus Industri Perbankan Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, 5) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan: cd Rincian jurnlah krodit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: 3) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
Page 28 OCR 0.867
Page 28 of 84 e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9 Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilsi Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, " Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas) " Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: » Pendapat rnanajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan mlai, 21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 28) Rincian jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata ueng, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan: C) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: G) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jurnlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:
Page 29 OCR 0.860
Page 29 of 84 (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan) (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagal penang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode erjalanj (6) kondisi atau peristiwa penyebsb terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (?) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (UI) jumlah biaya pinjaman yang dikapitaksasi selarna periode berjalan, dan (W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisesi, (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan v Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: ti) — Makanan dan minuman: (2) Perlengkapanj dan (3) Barang Dagangan. c) Khusus Industri Real Estat v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan mlsi tercatat persedidan menurut klasifikasi: (2) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (C) Unit Bangunan dalarn Penyelesaian.
Page 30 OCR 0.896
Page 30 of 84 (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkalt yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang, e) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: li) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang prornosi dan barter (media cetak), dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya, 1) Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan V (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Temak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 31 OCR 0.862
Page 31 of 44 Lae Oeeterangan” 5 | Ma" “|-Yiaaki NANJA | — Keterangan | Ca) Total jumlah tercatat dan nila tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: (C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: (d) Pendapat manajemen atas kecukupon jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi den risiko yang ditutup, (T) Jiks tak ada asuransi untuk wabah penyakt, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi pertanggungan asuransi, dan (hn) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima Jaminan. 23) | pajak Dibayar DI muka v Yang harus diungkapkan antara lain: a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan D) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka v Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah, 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara lain: (1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: v (2) uratan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan v yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai v (4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belur dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode v penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun, (S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk v Gijusl dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan (6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok tepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkari: v (a) nilai dari asat tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
Page 32 OCR 0.876
Page 32 0f84 (Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan IL jurnlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (D) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk perlode tersebut dsn periode sajian sebelumnya. 26) | Piutang Pihak Gerelasi Non-Usaha v Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelesi tersebut: €) jemlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara irdfividual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asoslasi V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama entitas asosiasi, b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta wasannya) C) nilai tercatat dan Nilai Wajar Investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, @) ringkasan Informasi keuangan entitas asosias| termasuk jumlah agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: @) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2016 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: 1) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekultas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan mengaunakan tanggal atau periode yang berbeda, 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,
Page 33 OCR 0.878
Page 33 of 84 h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, |) bagian atas Nlabilitas kenttinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, ji) Vabihtas kontnjansi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebegian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara Individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekultas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara Isin rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jarninan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupebisya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 2) Saldo awal: b) Penyisihan periode berjalan, C) Realisasi yang dilskukan selama penode berjalan) dan dj) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya, (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rindan nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnanz
Page 34 OCR 0.846
Page 34 of 84 (2) Rekonsiliasi ndai tercatat tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kel lompok selama paling sedikit 2 tahun terakhi (3) Status tanah yang digunakan untuk menanarn, (ad) Nilai tangman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) pentas sak!0 tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj n (6) Tanaman yang dijaminkan, D) Untuk tanarnan belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belur menghasilkan sebagai berikut : (a) Sako awal IL Tambahan tahun berjalan Ii, Baya langsung (db) re kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam bal terjadi depresiasi sa | Pengurangan tahun berjalan II, Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnye (ad) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma, 32) | Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsikasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir: C) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasifaraa peternakan: €) Kondisi hewan ternak, 0 Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: 9) Nilai hewan ternak yana diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup,
Page 35 OCR 0.893
Page 35 of 84 h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, ) Nai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya: (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan, (4) namu Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (S) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: (a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (Cc) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi stas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan modsl binya ke kelompok aset yang menggunakan model Niat Wajar (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membsli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan stau peningkatan, b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan @ntera lain: (1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: (2) saat suatu perilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisan:
Page 36 OCR 0.875
Page 36 of 84 (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesualan signifikan lain. Cc) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jurnleh tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul, dan jumlah pemulihan rugi penurunan "Mia, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (Et) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kritena aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 8) b) k31 setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemnilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklssifikasi: Jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan:
Page 37 OCR 0.846
Page 37 of 84 8) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijual bali yang diakui dalam laba rugi dan 1 ekuitas (jika ada): 8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: v f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif 8) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang barus diungkapkan: v (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (4) metode dan asumsi signinkan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pernbatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham, h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilal kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika nda): (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunany dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria v aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (3) jumlah biaya pinjaman yang dikap'talisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah blaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, ) Pengungkapan lainnya antara lain: (i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruta dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan mesih digunakan, (3)jumnleh tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak y Oiklasifikasikan sebagal tersedia untuk dijual: (4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v material dari jumlah tercatat: ALL te
Page 38 OCR 0.881
Page 38 of 84 (5) niial buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugien) dan Aset Tetap yang 4 dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis v Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna danfatau metode penyusutan menurut jenis Aset : (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nila: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan mai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v Fisiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya, 35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang herus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertij operated scraage, unoperated acreage, sumur den peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendarsan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan, (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (€) Penambahan dar Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Burni tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan, 36) | Aset Tak Berwujud v Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amaortisasi: b) alokasi jumlah amnortisasi Aset Takberwujud ke dalam pss laporan laba rugi komprehensit, C) rekonsiliasi Jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: Tn MK
Page 39 OCR 0.855
Page 39 of 84 d) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, mako harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan) dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitaksasi) €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, M) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 8) Aset Takberwujud yang diperoleh melalul Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang beriaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnyaj dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan madel biaya atau model revaluasij h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: 1) nilai komitmen kontraktuat untuk akuisisi Aset Takberwujud: j) Aset Takbarwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal cfektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) melata dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilal, yang menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir.
Page 40 OCR 0.890
Page 40 0f84 b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi perarea Of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, Nabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, C) Bagian dari Blaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan : (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup, (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) binya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan) (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (ce) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut, 9) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Blaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengen menunjukkan: fa) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: (b) Saldo awal, tc) Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan: (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biays eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
Page 41 OCR 0.867
Page 41 of84 (a) Alasan terjadinya penundaan: ——5bda | muak | N/A | Keterangan | (b) Amortisasi belurn diperhitungkan karena belurn dinlainya produksi: dan (e) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan #surnsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area Of Interest, maka harus diungkapkan rincian ari Biaya Eksplarasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest, b. Liabilitas 1 Utang Usaha v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) | Provisi v 2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. bj Yang harus diungkapkan antara lain: (L) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selarna periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi, (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan (8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | seban akrual V Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum Jatuh tempo. 4) Khusus Industri Perbankan v
Page 42 OCR 0.847
Page 42 of 84 ai onarsmh — ——Keterangan— —— “| Sada -| “ndak | SNJA | — Keterangan — Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uralan mengenal sifat masing-masing kewajiban, 5) Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara fain: 8) Rincian mengenal jenis dan jurniah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Efek, 6) Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjwlasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laha yang diakui: C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). » Khusus Industri Perbankan v 3) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, den jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumiah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Aincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelosi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Page 43 OCR 0.866
Pape 43 of 84 (4) Jurniah amortisasi pada tanun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program esuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rincian berdasarkan mata yang) (a) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jurnlah pada awal dan akhir periode yang memperiitatkan penambahan dan pengurangan, b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (RR) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Premi yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumtah menurut jenis pertanggungan: (3) Pemisahan antara promi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
Page 44 OCR 0.877
Page 44 of 84 @) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (4) Jurntah menurut umur utang, f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepede pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan tertanggung den asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi | Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. I) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang sahamj (2) Dasar perhitungan, dan (3) Sakso menurut usia, 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. 10) | Utang Pajak v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenai ketetapan pajak, 11) | Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Piutang
Page 45 OCR 0.860
Page 45 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah habiltas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) | Khusus Kontrak Konstruksi v Uang Muka Kontrak Yang barus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Uabilitas Jangka Panjang SJ Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabillitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagairnana diatur dalam Checklist Ini, 14) Labilitas Keuangan Lainnya 2) Yang harus diungkapkan antara lsin: v (1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk MWabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (B) nilai tercatat Wabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan) dan (Cc) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam Memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesatan utang: (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan eset yang diakui selama periade tersebut: dan 44) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Page 46 OCR 0.884
Page 46 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. v Yang harus diungkapkan antara lain llobilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha V Yang Harus diungkapkas antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang v Yang Harus diungkapkan antara lain: a) rindan jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang, b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: €) tanggal jatuh tempo) d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: @) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing Fasilitas pinjaman, 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan daiam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (mesainya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: 5 persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan » pengungkapan Informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalarn jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai Ilabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nana bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
Page 47 OCR 0.868
Page 47 of'34 (2) TegkasaN perjanjian larna dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka ktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : 2) Jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (Igesor) v pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di mass depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total v pembayaran sewa minimum di masa dapan Weni tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode beri (1) sampai dengan satu tabung (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (ima) tahun: dan (3) lebih dari $ (limajtahun, C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan V akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellabie sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan v Gengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain: v (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | rhusus Industri Perbankan v &) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berslasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (a) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenanze): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan.
Page 48 OCR 0.876
Page 48 of 84 b) Pinjaman Diterima Yi 'ang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak beretasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: (5) ApaDila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajermen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. €) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Ia) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kamitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perlode pelaporan, dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilei karnitmen dan kontinjensi. 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal, (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang teloh diloksanakan dan yang sedang berjalan: CG) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liablitas bersyarat lsinnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan, dj Apabila dalarn pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban Papan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah,
Page 49 OCR 0.835
Page 49 of 84 8) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Llabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 3) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama perode berjalan yang dapat Giatribusikan ke datar: la) biaya jasa kini: (b) biaya bunga: (C) iuran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuaral, (e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata v uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (N imbalan yang dibayarkan: (9) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: Ki) curtailment: dan (D penyelesaian. (3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumiah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari prograrn yang seluruhnya atau sebagian didanai, (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selarna perixde yang dapat Giatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program, vV (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: v (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata si uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iursa oleh pemberi pekerja: (le) luran oleh peserta program, (HP Imbalan yang dibayarkan, (9) kombinasi bisnis, dan id KAK & KL Lo ALL LA
Page 50 OCR 0.851
Page 30 of 34 (n) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebageirnana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (Ca) keuntungan dan kerugian aktuarial nete yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan pasisi keuangan: (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalarri SAK, (d) Ndai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jurnlah tainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: (5) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: (@) bayajasa kini: (b) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridor 1GY (sepuluh per seratus): (9 biaya jasa lalu: (9) damgak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, (7) jumiah total yang diskul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakut segera dalam saldo laba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian ektuarial: dan (D) dampak dari batasan dalam SAK: (B) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: LA Le
Page 51 OCR 0.872
Page S1 of 84 (LI) penjeasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkai n atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategari utama dari aset program) (12) Imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: v (13) Asurnsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin Ontara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (a) tingkat diskonto: (Cd) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (€) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam v laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang Glakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau “ variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan): (e) tingkat tren biaya kesehatan: dan (H9) asurnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (19) damoak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren v biaya kesehatan yang diasurnsikan pada! la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja perlodik neto, dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan, (C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalarn Ilngkungan Inflasi yang rendah. (1S) Jumlah periode tahunan ssat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: Ia) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan v (b) penyesuaian yang timbul pada: “ (W) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Nabilitas program pada akhir perlode pelaporan: dan (il) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari v luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan (17) khusus untuk program imbalan pasti yang mernbagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: Le Ke
Page 52 OCR 0.869
Page 52 of 84 (a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya : Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (b) dalarn hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: Ii) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk v mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut: (II) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) v butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti, dan (ilhiika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK V Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butis (16) serta butir IN. b) Iuran Pasti v Perusahaan yang menyelenggarakan program Iuran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diskui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya v Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka panjang lainnya, d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kera: dan (2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada). 2ay | utang Obligasi v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian mengenal jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata yang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 4) narna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahsan: @) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: 1) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan
Page 53 OCR 0.859
Page 83 of 84 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: la) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari tc) nilai norninal: (d) besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah): (e) prinsip pembagian hasii usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (Ph rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran Imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (Ih) tujuan penerbitannya, dan (ih persyaratan penting lain: (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan: (4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan (5) nama Wall Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: (@) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj dan (8) kejadian penting lainnya antara Isin kepatuhan Ervten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk Gan kondisi default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama pericde pelaporan b) tujuan perolehannya: C) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
Page 54 OCR 0.881
Page 54 of 84 dg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): €) pembatasan yang dipersyaratkan dalem Kontrak Perwallamanatan: dan 1) persyaratan penting lainnya. 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan entara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai norninal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bungs, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: Cc) dampak dilusi apabila ssturuh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi: d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: 2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, 1) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalami waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): i) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan narna pembeli: K) komponen Liabilitas dari obligasi konversi, Ih keberadaan fitur derivatif melekat: dan mM) persyaratan penting lainnya Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1) Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : @) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsillasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saharn, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
Page 55 OCR 0.864
Page 55 of 84 (8) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratanj b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepernilikan, yaitu: (t) Pernegang saham yang memiliki 595 (Ilma perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pemegang saham lainnya: G) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (CL) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan darYatau tanpa Hak Memesan Efak Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waram, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan medal: e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlsh tambahan modal disetor: b) Uraian sumber agio saham: Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekutas: d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas rnodal disetor, &) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: ?) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara, (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisrvs yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:
Page 56 OCR 0.858
Page 56 of 84 (5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan — Imbalan 1 yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: (a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali: (b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi) dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain : B) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan) (2) Narna entitas anak, dan (3) Narna pihak yang bertransaksi, b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepernilikan tanpa hilangnya Pengendalian dan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi nada saat hilangnya Pengendalian. 1 Saham Yreasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetarj b) Tanggal atou periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh: €) Tanggal dan jumlah saham trensuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, 8) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan &) Akumulasi jurnlah lembar dan nilai saham treasurt, 5) | Saldo Laba 4 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Masan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
Page 57 OCR 0.872
Page 57 of 84 b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setibp pos cadangan. 8) Waran v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waran C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): d) jumish waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan @) ikatan-ikatan yang terkait dengen penerbitan waran. 7) Pendapatan Komprehensif Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain keterangen mengenal perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya, 8) | Kepentingan Nonpengendali v Yang barus diungkspkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. 4, Laba Rugi Komprehensif 1) | Pendapatan v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti: dan/atau (5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, €) Nara pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan,
Page 58 OCR 0.858
Page S8 of 84 Le 4) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran borang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketigaj 8) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: v ta) Yaa pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode lang (b) Metode yang digunakan untuk menentukon pendapatan kontrak yang diakui Ualam periode berjalan, dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: Ca) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampal tanggal pelaporan: : (b) Jumlah uang muka yang diterima: dan lc) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada permberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, ? Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara v terpisah, antara lain: (1) Penjualan bissa dan penjualan dari hubungan kesgenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Parincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: ta) Pendapatan bruto, (b) Returjrabat/diskon terkait: dan (Cc) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus dimgkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif:
Page 59 OCR 0.857
Page 59 of 84 b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: €) Masa berlaku tarif, d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait, 3) | Khusus Industri pembiayaan v Rindan jumlah berdasarkan kelompek produk/jasa utara antara lain: a) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang, dan C) Pendapatan sewa, 4) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jas» pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat Inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lain: 8) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu, dan €) Selisih perhitungan klaim, 5) | Khusus Industri Transportasi v Rincian jurnlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: 2) Rincian pendapatan bersih Jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi) d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut, 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa Interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekornunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lein, 7) | Khusus Industri Asuransi: v
Page 60 OCR 0.905
Page 60 of 84 Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Catatan: menyesusikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang barus diungkapkan antara lain: 8) Penjualan meliputi rinoan pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, Gan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan. 9 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang barus diungksokan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada | a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: €) Efek-ofak, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain, 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku: (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1D16 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, dan C) Untuk industri jesa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11) Khusus Industri Rumah Sakit
Page 61 OCR 0.882
Page 61 of84 Beban Departementa! Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian boban departementalisasi: Ba) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: Cc) Beban pegawai, 4) Beban penyusutan sarana medis: €) Beban pemeliharaan sarana) f) Beban asuransi: 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12)| Khusus Industri Asuransi: v 8) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh bempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi, 13) | Khusus Industri Perhotelan v Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: B) Rincian jurnlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya. 14)| Beban Usaha v Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
Page 62 OCR 0.856
Page 62 of 84 a) Beban penjuala b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi, 15)| Khusus Industri Perbankan v 3) Beban Bunga Yang harus duungkapkan antara lain rincian jurvlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 0) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16)| Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilal Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Prtang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya v Yang barus diungkapkan antara lain : 8) rindan dan jumlah Pendapatan Isinnya, D) rincian dan jumlah Beban lainnya. C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: ta) beban karangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga (Bb) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesual SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keusagan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: v la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (0) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakul pada Nilai Wajar rnelatui laba rugi dan (C) smertisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai, 4) Untuk Bagian Laba Rugi Sari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
Page 63 OCR 0.877
Page 63 of 84 (1) bagian laba rugi dari masi asing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang Gungkapkan secara terpisah, 18)| Khusus Industri Perbankan v 2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Asot Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis, C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain V Yang harus diungkapkan antara lain: 8) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Tak berwujud, b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: @) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual, €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen #indung nilai dalam rangka lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, 20) | Pajak Penghasilan v Yang harus diungkapkan antara lain : B3) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pede periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan ternporer dan pembalikannyaj (9) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
Page 64 OCR 0.885
b) C d) 2) @ h) Page 64 of 34 (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tanpguhan, dan (7) jumlah beban (penghasilan) berkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperiakukan secara ratrospekbif, agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian labs akuntansi dengan tari pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tanf pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan Tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikampensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: Jumlah agreget perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakul: rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak, perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku)
Page 65 OCR 0.872
Page 65 of Y4 J) pernyataan bahwa laba kena pajak. hasil rekonsillasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan: k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) jumlah aset dan listilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalarn laba rugi, #pabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan yang diekul dalarn laporan posisi keuangan: I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentiken: (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, mM) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau dvumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakul sebaga! Liabilitas dalam laporan keuangan: 1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakussisi dalam suatu kombinasi “ bisnis, 0) peristiwa stau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakut apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis v tidak diakul pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akussisi: dan Pp) Jumlah aset pajak tangguhan dari alasan stau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari Isbs pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada, dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelurnnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21)| Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain - 2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar v dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham:
Page 66 OCR 0.891
Pase b6 of 84 b) jurntah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam 4 penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, C) instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi v mendifusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saharn biasa, v selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan, dan €) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v 22)| Transaksi Pihak Berelasi V Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,59b (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi Gan sakdo dengan pihak dimaksud: C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi mengenal transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban berkait, (2) jumlah saido beserta persentasenya terhadap total Aset atau Lisbilitos, bermasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima)
Page 67 OCR 0.837
Page 67 of84 (3) Jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilat secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak beretasi mon-usaha, dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan, G) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) Gilakukan secara berpisah untuk masing-masing kategori berikut: (4) entitas Induk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (9) entitas asosiasi, (S) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya. 2) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelornpok Gireksi, kornisars, pernegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) Imbalan kerja jangka pendek: (2) Imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saharn, M untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v (LI) nama entites berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan (2) sifat dan jurniah setiap transaksi yang secara Individual signifikan dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, Signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kuslitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Uabilitas dalam Mata Uang Asing v 8) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 68 OCR 0.863
Page 68 of 84 (1) rindan aset dan habilitas rnoneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional, (2) posisi neto dari aset dam llabilitas moneter dalam rata vang asing, (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional (4) jumloh selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada mstrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: dan (S) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif Isin dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode terbantu untuk suatu aset Individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) jumtah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam taba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan labe rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yana dibalik: (4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: (S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalarn pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) Jumiah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagaimana dirnaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. 25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 2) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : v (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan, dan
Page 69 OCR 0.879
Page 69 of 84 (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan. b) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (2) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (8) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, C) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari kesalahan pertode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (D) laba per saham dasar dan dilusianj (3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis, 25) @) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (L) nama dan penjelasan tentang pihak yang diskuisisi, (2) tanggal akuisisi:
Page 70 OCR 0.872
Page 70 of 84 (3) baya terkat akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, Periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendakan atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: (7?) Nila Wajar pada seat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal bkursisi untuk setiap kelompok utama imbalan: (8) kesepakatan Imbalan kontinjensi dan aset indernnifikasi: (a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi: (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran, dan (ce) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, Jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah rsaksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utarns piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pernblayaan langsung, dan kelompok plutang lain, yaitu sebagai berikut: la) Nilai Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan (0) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih) (10) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna Aset yong diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (11) setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakut pada Nilai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar Sumber daya ekonomi terjadi, (b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa rnasa depan: dan (0) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan Jumlah Aset yang telah diakut untuk estimasi pengoantian tersebut: (12) dalam hal liabilttas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:
Page 71 OCR 0.875
b) Page 71 of 44 (a) informasi sebagoimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) ani ) berkait perikatan dan kontijensi: dan (b) alasan Labiktas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: (a) jumlah keuntungan yang diakul dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan) (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakulsisi memiliki kurang dari 10015 (seratus perseratus) dari kepentingan ekultas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: (2) jumlah dari kepentingan nonpengendali pads pihak yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilalan dan Input madel utarna yang digunakan dalam penentuan milai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang Giakulsisi yang diukur pada Nilal Wajar, (15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilsi Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi segera sebelum tanggal akulsisij dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekultas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi kornprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Inforrnasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprenensit pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
Page 72 OCR 0.861
Paya 72 of B4 (1) dalarn hat akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belurn selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nanpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yong diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesalj (B) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi #walnya belum selesal: dan (C) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sempai dengan Perusahaan menyelesaikan lisbilitas Imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian, (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (c) teknik penilaian dan input medel utarna yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensij (3) — Nabsitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilm tercatat goodWIll pada awal dan akhir perlode pelaporan: (5) Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakui pada perlade pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: C) pernyataan kesesualan dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang rmerupakan Kas dan Setara Kas,
Page 73 OCR 0.873
Page 73 0f34 (3) jumiah Gan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (9) Jumlah aset dan lobilitas selain Kas dan Setara Kas peda entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 27)! Segmen Operasi v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) pengungkapan pada level segmen: (1) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengkientifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen ditaporkan, (2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, oset segrven, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, lebilitas segrnen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusehaan: b) pengungkapan pada level entitas (L) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa, (2) Informasi wilayah geografis la) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: | negara domisili Perusahaan, dan IL semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual Jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
Page 74 OCR 0.892
Page 74 of B4 terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara Individual. (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: IL negara domisili Perusahaan) dan li: semus pegara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 109 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: Ca) fakta: (0) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan (c) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut, 28) | Operasi yang Dihentikan v 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan, dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas Inforrnasi terkait dengan laba (rugi) cperasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa otas jumlah tunggal yang disajikan datar laporan laba rugi komprehensif meliputi : (2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
Page 75 OCR 0.853
Paye 75 of 84 13) Jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan poda pernilik entitas induk. 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v 2) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, Yaitu untuk Indung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan Spekulasi, b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen dervatit mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi Iindung nilai dan kelompok nan lindung nitai: (li) bakikat don sifat dari transaksi, berups transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, kernoditas atau lain-lain: (2) pihak lawan transaksi (counterparties)/ (3) tanggal jatuh tempo: (4) niai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: (6) pos Aset dan/atau Uabilitas yang dilindung ngai: dan (7) persyaratan penting lainnya. C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang dipertukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan V Yang harus diungkapkan untuk setisp kelompok aset keuangan dan Nsbilitas kevangan antara lain: 3) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hlerarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunskan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan, 31)/ Dividen v Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 76 OCR 0.860
Page 76 of 84 jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah Periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak Giakui sebegai Linbilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan Gd) jumlah dividen preferen kurnulatif yang tidak diakui, 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah agregat dari Nabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian parbsipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya: €) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersarna entitas, agar Gitambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas Jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama, 33) | Perikatan dan Kontinjensi 2, Perikatan v Yang harus diungkapkan antara lain : 1. perikatan yang meliputi: @. perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan royaiti, dan lisensi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Ti. periode berlakunya perikatan IN, dasar penentuan kompensasi dan denda: I, Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaparan: dan V. pemnbatasan-pembatasan lainnya: d
Page 77 OCR 0.804
3, &. Page 77 of 84 memerlukan penggunaan dana di mi ang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalarn perjanjian: IL periode berlakunya perikatan: li nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan Iv, sanksi-sanksi, Lgalitahan Jaminan atau garansi, diungkapkan: pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang disahkan antara hak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: b, latar belakang dikeluarkannya jaminan & periode berlakunya jaminan: dan d, nilai jaminan, fasilitas kredit yang belum digunakan, rnisalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan uraian mengenai sifat, jenis, junvah dan batasan-batasannya. b. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : 1 & perkara atau sengkata hukum, diungkapkan: 2. pihak-pihak yang terkait: b, jumlah yang diperkarakan: €. latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legat opinion): dan @. dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdarnpak terhadap Perusahaan, rnisalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: kemungkinan Nabilitas pajak tambahan: &. jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan b. sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
Page 78 OCR 0.875
Page 78 of &d 4. peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara laij 3, karakteristik aset atau Iabilitas kontinjensi: b. estimasi dari dampak keuangannya, €. Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus 34) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama) C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Kak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasarna: €) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan f) Isi perubahan perjanjian, jika ada, 3S)| Manajemen Risiko Keuangan v a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dslam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada nsiko sebagai berikut: (1) tisiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh termpa pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai, (2) risiko likuiditas, antara lain: la) analisis jatuh ternpo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nondenvatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pernahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri deri pencungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitabf untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan v a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Page 79 OCR 0.877
Page 79 of 84 9 harus diungkapkan antara lain: (3) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan Posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Barik Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Labilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. Gd) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas Iiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wall arnanat, pengelolaan investasi dan reksadana, 37) Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: 2) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalarn laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij b) Status golng concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kussi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang, C) Penyajian laporan pasisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Nabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan €) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi, 38) Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara Jain :
Page 80 OCR 0.860
Page 80 or84 - Informasi Nan tujuan, kebijakan, an proses Perusahaan dalam mengsiola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan Implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk mernenuhi persyaratan permedalan yong disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cera Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perrnodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: €) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: @) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhen persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. 39) | Transaksi Nonkas v Yang harus diungkapkan antara lain : 8) Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan nrus kas. b) Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi rnelalul penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : a) rindan jumbh Labilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang, b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesalan: €) jurnlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: €) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saharn yang beredar pada akhir periode: #) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
Page 81 OCR 0.873
Page 81 of 84 (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi bentang pengukuran Nilsi Wajar tersebut untuk Instrumen ekultas lain yang diberikan selame suatu periode (yaitu selain gpsi saham), Gg) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 31)| Khusus Industri Asuransi: v 8) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas, (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: 3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: €) Rincian Aset, Uabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43)| Informasi Penting Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransis b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya, Cc) Rasio kevangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. aa)| Khusus Industri Kehutanan : v
Page 82 OCR 0.861
Page 82 of84 8) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPMM, IHPH dan luran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaen dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): G) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan blayanya: €) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulssinya: dan 1) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya, dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akurnulasinya. 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima Informasi setelah pericde pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan w pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan ursian peristiwa, misalnya: v (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuargan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait Gengan aktivitas Perusahaan, yang belah ditertxtkan tetapi belum efektif berlaku, Yang barus diungkapkan antara lain: B) Judul SAK dan jeris peraturan baru tersebut, b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
Page 83 OCR 0.874
Page 83 of 44 C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan @) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar, 47) | Reklasifikasi v 8) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) Jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasirikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuoian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasirikasi, 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan kevangan dan Indikasi bentuk Jain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjansi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain “V 8) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka periawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
Page 84 OCR 0.886
Page 84 of 84 C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan, 50) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari peristiws atau kendaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Jakarta, 30 Juli 2026 Tp
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.