Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1
Page 2
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUN 2025
PT VKTR TEKNOLOGI MOBILITAS TBK
Public Expose Tahun 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (Perseroan) telah diselenggarakan
pada:
Hari/Tanggal : Jumat, 5 Desember 2025
Waktu : 14:02 - 15.03 WIB
Metode : Online melalui Zoom
Link Zoom Public Expose: https://bit.ly/PublicExposeVKTR_2025
Meeting ID : 854 4593 5404
Passcode : 795059
Laporan berikut merupakan laporan pelaksanaan Public Expose tahun 2025, dimana pada acara
tersebut Perseroan diwakili oleh :
Manajemen Perseroan:
o Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk: Bapak Gilarsi W. Setijono;
o Chief Executive Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak A. Ardiansyah
Bakrie;
o Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak A. Amri Aswono Putro;
o Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak Dino Ahmad Ryandi;
o Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak V. Bimo Kurniatmoko; dan
o Chief of Corporate Affairs VKTR : Ibu Indah Permatasari Saugi.
Peserta yang menghadiri acara Public Expose 2025 berjumlah 60 (enam puluh) orang yang
hadir melalui Zoom yang disediakan oleh Perseroan. Peserta yang hadir pada acara Public
Expose ini terdiri dari pemegang saham publik, media dan individu.
Public Expose tahun 2025 dibuka pada pukul 14:02 WIB oleh Chief of Corporate Affairs/ Sekretaris
Perusahaan yang dilanjutkan dengan paparan mengenai informasi Perseroan sehubungan dengan
agenda yang telah kami sampaikan pada surat pemberitahuan Keterbukaan Informasi atas
suspensi saham Perseroan.
Beberapa hal yang disampaikan dalam pembukaan diantaranya adalah :
Public Expose dilakukan berdasarkan:
Ketentuan III.3 Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor : Kep-00066/BEI/09-2022
tertanggal 30 September 2022 yang berllaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2022 perihal
Perubahan Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.
Acara Public Expose ini diadakan terkait Keterbukaan Informasi yang dilakukan Perseroan
untuk memenuhi prinsip-prinsip transparansi yang merupakan bagian dari sistem tata kelola
perusahaan yang baik.
2
Page 3
Sesi Presentasi
Pemaparan mengenai Kinerja Perseroan, yang membahas antara lain :
1. Kilas Perseroan;
2. Rekap Bisnis dan Operasional;
3. Tinjauan Pasar dan Industri;
4. Keunggulan Kompetitif;
5. Sorotan Keuangan; dan
6. Tantangan, Outlook dan Strategi.
Setelah penyampaian seluruh materi Public Expose cara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Sesi Tanya Jawab
Berikut adalah pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan jawaban yang diberikan oleh manajemen
Perseroan dalam acara ini:
1. Bapak David Tontowi dari Publik
Pertanyaan:
1. Bagaimana prospek Perseroan terhadap kebijakan Pemprov DKI yang semakin
menggalakkan transportasi umum, khususnya Transjakarta?
2. Apakah ada rencana ekspansi di masa-masa ekonomi saat ini yang sedang kurang baik?
Jawaban: (Dijawab oleh Bapak V. Bimo Kurniatmoko)
1. Perseroan senantiasa konsisten sejak 2022 dalam mendukung kebijakan Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta, khususnya melalui kerja sama dengan Transjakarta, untuk
menyediakan solusi transportasi umum berbasis listrik. Seperti yang telah kami
sampaikan dalam pemaparan sebelumnya, pada tahun 2025 Perseroan telah
memenangi tender pengadaan 80 unit bus listrik, dengan rencana pengiriman 50 unit
hingga akhir tahun 2025 dan 30 unit sisanya pada awal tahun 2026. Perseroan akan
terus berkomitmen mendukung inisiatif Pemprov DKI dalam memperluas pengadaan
serta melakukan peremajaan armada kendaraan listrik di wilayah DKI Jakarta.
2. Terkait pertanyaan mengenai rencana ekspansi, Perseroan saat ini tidak memiliki
rencana ekspansi dalam bentuk investasi besar. Namun demikian, Perseroan tetap
melanjutkan ekspansi dari sisi penetrasi pasar. Kondisi ekonomi yang menantang justru
memperkuat nilai tambah produk kendaraan komersial listrik kami, yang menawarkan
efisiensi operasional signifikan bagi pelanggan, baik untuk segmen bus, truk, maupun
forklift. Oleh karena itu, kami melihat momentum ini sebagai katalis bagi korporasi
swasta maupun BUMN untuk mempertimbangkan peremajaan armada dengan solusi
kendaraan berbasis listrik dari Perseroan.
2. Tanayastri Dini dari Media Fortune Indonesia
Pertanyaan:
1. Berapa CAPEX yang disiapkan untuk 2026? Seperti apa alokasinya? Bagaimana dengan
realisasi CAPEX 2025 dan penggunaannya?
2. Berapa proyeksi pertumbuhan kinerja (pendapatan dan laba) Perseroan secara full year
2025?
3
Page 4
Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro)
1. Untuk tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan belanja modal (CAPEX) yang
difokuskan pada pengadaan lahan di Magelang sebagai lokasi pembangunan fasilitas
perakitan Perseroan (VKTR Magelang/VKTS). Investasi ini merupakan bagian dari
strategi Perseroan dalam memperkuat struktur produksi jangka panjang.
Untuk tahun 2026, Perseroan memperkirakan kebutuhan CAPEX berada pada kisaran
Rp100 miliar. Dari total tersebut, sekitar 20% akan dialokasikan untuk CAPEX baru,
khususnya untuk pengadaan prototipe, pengembangan produk, dan kegiatan riset
(R&D). Sementara 80% lainnya akan digunakan untuk penguatan fasilitas aftersales
maintenance, termasuk pembangunan infrastruktur penyimpanan suku cadang,
pengembangan area perbaikan, serta penyediaan fasilitas kantor dan operasional bagi
teknisi di berbagai wilayah.
Investasi pada layanan purna jual ini menjadi prioritas karena Perseroan tidak hanya
berfokus pada penjualan produk, tetapi juga memastikan ketersediaan dukungan
aftersales yang andal untuk menjamin kelancaran operasional pelanggan. Dengan
prospek pertumbuhan penjualan yang positif, kesiapan fasilitas aftersales menjadi
elemen penting untuk menjaga kualitas layanan Perseroan secara berkelanjutan.
2. Terkait kinerja tahun 2025, hingga Kuartal III Perseroan telah membukukan pendapatan
sekitar Rp717 miliar. Untuk Full Year 2025, Perseroan optimistis kinerja akan melampaui
capaian tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh tren pertumbuhan yang solid serta
implementasi strategi yang dijalankan sejak 2024, mencakup penguatan portofolio
produk, optimalisasi biaya, dan peningkatan utilisasi kapasitas produksi. Seluruh inisiatif
tersebut telah memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan sepanjang
tahun 2025.
3. Isan Nur Muhammad dari Investor
Pertanyaan:
Bagaimana strategi jangka panjang VKTR untuk mengamankan pasokan baterai dan
mengurangi ketergantungan impor?
Jawaban: (Dijawab oleh Bapak Dino A. Ryandi selaku Direksi VKTR)
Perseroan memandang bahwa keamanan pasokan baterai merupakan aspek strategis dalam
pengembangan kendaraan listrik, mengingat baterai adalah komponen utama baik dari sisi
biaya, fungsi, maupun kontribusi terhadap nilai TKDN. Oleh karena itu, penguatan rantai
pasok baterai menjadi salah satu fokus jangka panjang Perseroan.
Saat ini Perseroan belum memiliki kemitraan baterai yang berjalan. Namun, mulai tahun
depan Perseroan berencana menjalin kerja sama dengan produsen baterai lokal yang
memiliki kapabilitas perakitan baterai lithium di dalam negeri. Inisiatif ini diharapkan dapat
meningkatkan capaian TKDN, memperoleh struktur biaya yang lebih efisien, serta
memperkuat kemandirian pasokan komponen kritikal.
Detail terkait kemitraan tersebut belum dapat kami sampaikan pada tahap ini karena masih
menunggu pengumuman resmi. Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai
ketentuan dan pada waktu yang tepat.
4
Page 5
4. Dauz La Ode – Media Stockwatch.id
Pertanyaan:
1. Berapa CAPEX untuk tahun 2026? Akan dipakai untuk apa saja dan sumber CAPEX?
2. Apakah akan ada aksi korporasi (e.g. rights issue, dll.) di tahun depan?
Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro selaku Direksi VKTR)
1. Untuk tahun 2026, Perseroan memperkirakan kebutuhan belanja modal (CAPEX) berada
pada kisaran Rp100 miliar. Dari total tersebut, sekitar 20% akan dialokasikan untuk
pembelian prototipe dan kegiatan riset serta pengembangan (R&D) Perseroan.
Sementara 80% sisanya akan digunakan untuk penguatan fasilitas aftersales
maintenance/service, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menyediakan layanan
purna jual yang andal bagi seluruh pelanggan.
Terkait sumber pendanaan CAPEX, Perseroan akan mengoptimalkan kombinasi kas
internal dan fasilitas pendanaan yang tersedia, dengan tetap menjaga struktur
permodalan yang sehat dan berkelanjutan.
2. Mengenai potensi aksi korporasi, Perseroan secara berkala mengevaluasi berbagai
alternatif strategis, termasuk kemungkinan melakukan corporate action untuk
memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana pengembangan usaha.
Namun hingga saat ini, Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu
dekat. Jika di kemudian hari terdapat keputusan untuk melaksanakan aksi korporasi,
Perseroan akan menyampaikan informasi tersebut secara transparan dan sesuai
ketentuan peraturan yang berlaku.
5. Farhan F. dari Publik
Pertanyaan:
Apa value proposition yang diberikan kepada customer untuk produk EV dari VKTR? Apa
yang membuat produk EV VKTR lebih unggul dari produk ICE atau perusahaan EV lainnya?
Jawaban: (Dijawab oleh V. Bimo Kurniatmoko selaku Direksi VKTR)
Sebagaimana disampaikan dalam sesi pemaparan, value proposition utama Perseroan dalam
penyediaan kendaraan listrik (EV) komersial adalah posisi Perseroan sebagai pionir yang
telah memiliki fasilitas perakitan Completely Knocked Down (CKD) di Magelang. Keberadaan
fasilitas CKD di dalam negeri memberikan sejumlah keunggulan strategis, antara lain
peningkatan kendali terhadap kualitas produk, efisiensi rantai pasok, serta keberlanjutan
layanan purna jual yang lebih kuat dibandingkan dengan produk yang diimpor secara
Completely Built Up (CBU). Hal ini menjadi proposisi nilai yang signifikan bagi pelanggan,
baik di segmen bus maupun truk listrik.
Selain itu, produk bus listrik 12 meter Perseroan telah memperoleh sertifikasi TKDN dengan
kandungan lokal di atas 40%, yang sekaligus menunjukkan komitmen Perseroan dalam
mendukung industri dan ekosistem kendaraan listrik nasional. Tingginya kandungan lokal
tersebut memberikan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap
regulasi serta potensi insentif terkait TKDN.
Jika dibandingkan dengan kendaraan Internal Combustion Engine (ICE), produk EV
Perseroan menawarkan keunggulan biaya operasional yang sangat kompetitif. Pada
wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses terhadap bahan bakar fosil baik karena harga
5
Page 6
yang tinggi maupun ketersediaan yang terbatas penggunaan kendaraan listrik memberikan
efisiensi yang jauh lebih menarik dari sisi operasional. Data dari beberapa pelanggan kami
juga menunjukkan adanya penghematan biaya operasional yang signifikan, baik untuk
armada bus maupun truk listrik.
Dengan demikian, kombinasi antara kemampuan perakitan lokal, dukungan aftersales yang
kuat, pencapaian TKDN yang tinggi, serta efisiensi operasional yang unggul menjadikan
kendaraan listrik komersial VKTR memiliki keunggulan kompetitif yang jelas dibandingkan
produk ICE maupun EV dari produsen lain.
6. Putri A. dari Publik
Pertanyaan:
Apakah akan ada market expansion dari VKTR untuk memasarkan produknya ke industri
logistics?
Jawaban: (Dijawab oleh V. Bimo Kurniatmoko selaku Direksi VKTR)
Ekspansi ke pasar logistik merupakan bagian dari roadmap strategis Perseroan. Selain
berfokus pada segmen bus, Perseroan juga terus memperluas portofolio produk truk listrik,
tidak hanya pada jenis compactor dan dump truck, tetapi juga pada varian yang relevan
untuk kebutuhan industri logistik.
Kami menyadari bahwa terdapat sejumlah tantangan, termasuk kebijakan subsidi BBM yang
saat ini masih membuat perbandingan keekonomian antara kendaraan listrik dan ICE menjadi
kurang seimbang. Namun demikian, Perseroan meyakini bahwa meningkatnya kesadaran
pelaku industri terhadap aspek keberlanjutan serta manfaat penghematan operasional
jangka panjang akan mendorong adopsi kendaraan listrik di sektor logistik.
Saat ini, Perseroan telah melakukan serangkaian uji coba bersama sejumlah calon pelanggan
potensial di industri logistik. Dengan perkembangan tersebut, Perseroan optimistis bahwa
pada tahun 2026 penetrasi ke pasar logistik dapat dilakukan secara lebih agresif dan terarah.
7. Rilanda dari Media Kontan
Pertanyaan:
1. Apakah bisa diungkapkan outlook bisnis Perseroan di tahun 2026? Berapa target
pendapatan dan laba bersih yang hendak dicapai?
2. Apa saja tantangan yang kira-kira masih dan akan dihadapi bisnis Perseroan? Bagaimana
strategi mengatasinya?
3. Berapa realisasi CAPEX hingga November 2025 dan mencakup berapa persen dari yang
dianggarkan tahun ini? Untuk apa saja penggunaannya?
Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro selaku Direksi VKTR)
1. Saat ini Perseroan belum dapat mengungkapkan outlook bisnis maupun target
pendapatan dan laba tahun 2026 sesuai ketentuan pelaporan yang berlaku. Namun
sebagaimana tercermin dalam pemaparan kami, kinerja 2026 diharapkan dapat
melampaui capaian tahun 2025.
2. Tantangan utama yang masih dihadapi adalah keraguan sebagian pelanggan terhadap
teknologi kendaraan listrik serta pemahaman terkait total cost of ownership (TCO). Selain
itu, dinamika subsidi BBM juga memengaruhi percepatan adopsi EV. Untuk
6
Page 7
mengatasinya, Perseroan terus melakukan edukasi kepada pelanggan mengenai
efisiensi operasional EV, memperkuat layanan aftersales, serta berkoordinasi dengan
regulator untuk mendorong kebijakan yang lebih mendukung ekosistem kendaraan
listrik.
3. Hingga November 2025, Perseroan telah merealisasikan CAPEX sekitar Rp100 miliar,
atau sekitar 80–90% dari anggaran tahun berjalan. Realisasi tersebut terutama
digunakan untuk pengadaan lahan fasilitas assembly di Magelang, serta sebagian untuk
kegiatan R&D dan pengadaan prototipe. Sebagai informasi, CAPEX terbesar terjadi pada
tahun 2024, saat Perseroan menggunakan dana IPO untuk impor mesin dan
pembangunan fasilitas assembly dengan total lebih dari Rp250 miliar.
8. Gibran N. dari Publik
Pertanyaan:
Apa alasan utama suspensi saham VKTR dan apakah ini terkait kondisi fundamental
Perseroan?
Jawaban: (Dijawab oleh Indah P. Saugi selaku Sekretaris Perusahaan VKTR)
Suspensi saham VKTR merupakan tindakan administratif dari Bursa yang bersifat sementara.
Perseroan menghormati keputusan tersebut dan saat ini sedang berkoordinasi secara
intensif dengan Bursa untuk memastikan seluruh kewajiban, termasuk pelaporan,
keterbukaan informasi, dan aspek tata kelola, dipenuhi dengan baik.
Perlu kami tegaskan bahwa suspensi ini tidak terkait dengan kondisi fundamental Perseroan.
Secara operasional, Perseroan tetap berjalan normal dan kegiatan usaha berlangsung
seperti biasa.
9. Faris dari Publik
Pertanyaan:
Apakah VKTR siap bersaing jika ada pemain lokal lain yang membangun fasilitas CKD atau
bahkan manufaktur?
Jawaban: (Dijawab oleh A. Ardiansyah Bakrie selaku Chief Executive Officer VKTR)
Dalam dunia bisnis, persaingan adalah hal yang wajar dan tidak dapat dihindari. Perseroan
siap dan selalu menyiapkan strategi untuk tetap kompetitif.
Di sisi lain, kehadiran pemain lokal lain dengan fasilitas CKD juga kami lihat sebagai peluang.
Hal ini memungkinkan kolaborasi untuk memperkuat advokasi bersama kepada pemerintah,
mendukung pengembangan industri kendaraan listrik, dan mempercepat elektrifikasi di
Indonesia.
7
Page 8
Sesi Dokumentasi Acara
Dokumentasi Acara Public Expose 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, 5 Desember 2025
8
Page 9
Screenshot Zoom Public Expose 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, 5 Desember 2025
9
Page 10
10
Page 11
11
Page 12
DAFTAR HADIR PESERTA PAPARAN PUBLIK TAHUNAN
PT VKTR TEKNOLOGI MOBILITAS TBK
5 DESEMBER 2025
No. Nama Institusi
1. Agung Hwt Publik
2. Alfarisi Publik
3. Angga P Publik
4. Anisah Fadhilah Publik
5. Atin Prihatin Publik
6. Atria Darmawati Publik
7. Ayesha Putri Media / VIVA
8. Deffandi Nasrul Investor
9. Devi Karlina Publik
10. Dhea Azzahra Publik
11. Dita Syifaunnaja Publik
12. Edwin Heriyansyah Investor
13. Fahmi Ahmad Burhan Media/ Bisnis Indonesia
14. Farhan Publik
15. Felintar Andi Sunarto Publik
16. Feti Auliaa Nurahman Publik
17. Friska Aulia Nurahman Publik
18. Gibran N Publik
19. Gilarsi W. Setijono Internal
20. Hana Nabila Media/ Katadata
21. Handoko Rizky Publik
22. Hery Media / Antara
23. Hilmy Nurul Publik
24. Indri Puspita Sari Publik
25. Jeffrey Gelidon Investor
26. Kevin Rinata Publik
27. Kharisma Aprilia Publik
28. Khemas prassaputra Publik
29. Mediana Cesyanti A.R Publik
30. Miko Dwi Publik
31. Mufida Allya Publik
32. Muzdaffar Media/ Antara
33. Nadia K. Putri Media/ SWA
34. Nattaya Ermanti Publik
35. Naufal Mulya Andzaka Publik
12
Page 13
36. Niken Publik
37. Nivia Arnesha Publik
38. Nona Marini Publik
39. Nova Publik
40. Novry Setiansyah Publik
41. Nurkhozin Publik
42. Putri Anastasia Publik
43. Putri Rahma Efendi Publik
44. Rachma Dilla Publik
45. Rafdi Publik
46. Raihan Publik
47. Raim Fatiqotirrahmahaim Publik
48. Rana Umayma Publik
49. Reina Publik
50. Rilanda Media/ Kontan
51. Rininta Triaprili Internal
52. Safiya K Publik
53. Tanaya Media/ Fortune Indonesia
54. Usama Publik
55. Wahyu S. Dani Publik
56. Zahra Nur laela Publik
57. Zefanya Aprilia Media/ CNBC Indonesia
58. Zul Publik
59. VKTR Internal
60. VKTR Teknologi Mobilitas Internal
61. VKTR_OP Internal
13
Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Teknologi Mobilitas Tbk
p.2 ×8
unresolved
person
Gilarsi W. Setijono
p.2
unresolved
person
A. Ardiansyah Bakrie
p.2
unresolved
person
A. Amri Aswono Putro
p.2 ×4
unresolved
person
V. Bimo Kurniatmoko
p.2 ×2
unresolved
person
Indah Permatasari Saugi.
p.2
unresolved
person
David Tontowi
p.3
unresolved
person
Dino A. Ryandi
p.4
unresolved
—
Indah P. Saugi
· Sekretaris Perusahaan
p.7
unresolved
—
Agung Hwt
p.12
unresolved
—
Alfarisi
p.12
unresolved
—
Angga P
p.12
unresolved
—
Anisah Fadhilah
p.12
unresolved
—
Atin Prihatin
p.12
unresolved
—
Atria Darmawati
p.12
unresolved
—
Ayesha Putri
p.12
unresolved
—
Deffandi Nasrul
p.12
unresolved
—
Devi Karlina
p.12
unresolved
—
Dhea Azzahra
p.12
unresolved
—
Dita Syifaunnaja
p.12
unresolved
—
Edwin Heriyansyah
p.12
unresolved
person
Fahmi Ahmad Burhan
p.12
unresolved
—
Farhan
p.12
unresolved
—
Felintar Andi Sunarto
p.12
unresolved
—
Feti Auliaa Nurahman
p.12
unresolved
—
Friska Aulia Nurahman
p.12
unresolved
—
Gibran N
p.12
unresolved
—
Hana Nabila
p.12
unresolved
—
Handoko Rizky
p.12
unresolved
person
Hilmy Nurul
p.12
unresolved
—
Indri Puspita Sari
p.12
unresolved
—
Jeffrey Gelidon
p.12
unresolved
—
Kevin Rinata
p.12
unresolved
—
Kharisma Aprilia
p.12
unresolved
—
Khemas prassaputra
p.12
unresolved
—
Mediana Cesyanti A.R
p.12
unresolved
—
Miko Dwi
p.12
unresolved
—
Mufida Allya
p.12
unresolved
—
Muzdaffar
p.12
unresolved
—
Nadia K. Putri
p.12
unresolved
—
Nattaya Ermanti
p.12
unresolved
—
Naufal Mulya Andzaka
p.12
unresolved
person
Marini
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.