Skip to content
Back to announcement

20251209_VKTR_Public Expose_32011781_lamp1.pdf

Other Text extracted VKTR

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1

          
Page 2
                    LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUN 2025

                            PT VKTR TEKNOLOGI MOBILITAS TBK

Public Expose Tahun 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (Perseroan) telah diselenggarakan
     pada:
     Hari/Tanggal            : Jumat, 5 Desember 2025
     Waktu                   : 14:02 - 15.03 WIB
     Metode                  : Online melalui Zoom
                             Link Zoom Public Expose: https://bit.ly/PublicExposeVKTR_2025
                             Meeting ID      : 854 4593 5404
                             Passcode        : 795059

Laporan berikut merupakan laporan pelaksanaan Public Expose tahun 2025, dimana pada acara
tersebut Perseroan diwakili oleh :

     Manajemen Perseroan:
       o     Direktur Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk: Bapak Gilarsi W. Setijono;
       o     Chief Executive Officer PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak A. Ardiansyah
       Bakrie;
       o     Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak A. Amri Aswono Putro;
       o     Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak Dino Ahmad Ryandi;
       o     Direktur PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk : Bapak V. Bimo Kurniatmoko; dan
       o     Chief of Corporate Affairs VKTR : Ibu Indah Permatasari Saugi.

     Peserta yang menghadiri acara Public Expose 2025 berjumlah 60 (enam puluh) orang yang
    hadir melalui Zoom yang disediakan oleh Perseroan. Peserta yang hadir pada acara Public
    Expose ini terdiri dari pemegang saham publik, media dan individu.

Public Expose tahun 2025 dibuka pada pukul 14:02 WIB oleh Chief of Corporate Affairs/ Sekretaris
Perusahaan yang dilanjutkan dengan paparan mengenai informasi Perseroan sehubungan dengan
agenda yang telah kami sampaikan pada surat pemberitahuan Keterbukaan Informasi atas
suspensi saham Perseroan.

Beberapa hal yang disampaikan dalam pembukaan diantaranya adalah :
    Public Expose dilakukan berdasarkan:
      Ketentuan III.3 Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor : Kep-00066/BEI/09-2022
      tertanggal 30 September 2022 yang berllaku efektif sejak tanggal 1 Oktober 2022 perihal
      Perubahan Peraturan Nomor I-E Tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

     Acara Public Expose ini diadakan terkait Keterbukaan Informasi yang dilakukan Perseroan
    untuk memenuhi prinsip-prinsip transparansi yang merupakan bagian dari sistem tata kelola
    perusahaan yang baik.




                                                                                               2
Page 3
Sesi Presentasi
Pemaparan mengenai Kinerja Perseroan, yang membahas antara lain :
    1. Kilas Perseroan;
    2. Rekap Bisnis dan Operasional;
    3. Tinjauan Pasar dan Industri;
    4. Keunggulan Kompetitif;
    5. Sorotan Keuangan; dan
    6. Tantangan, Outlook dan Strategi.

Setelah penyampaian seluruh materi Public Expose cara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Sesi Tanya Jawab

Berikut adalah pertanyaan yang diajukan oleh peserta dan jawaban yang diberikan oleh manajemen
Perseroan dalam acara ini:

 1.     Bapak David Tontowi dari Publik
        Pertanyaan:
        1. Bagaimana prospek Perseroan terhadap kebijakan Pemprov DKI yang semakin
            menggalakkan transportasi umum, khususnya Transjakarta?
        2. Apakah ada rencana ekspansi di masa-masa ekonomi saat ini yang sedang kurang baik?

        Jawaban: (Dijawab oleh Bapak V. Bimo Kurniatmoko)

        1.   Perseroan senantiasa konsisten sejak 2022 dalam mendukung kebijakan Pemerintah
             Provinsi DKI Jakarta, khususnya melalui kerja sama dengan Transjakarta, untuk
             menyediakan solusi transportasi umum berbasis listrik. Seperti yang telah kami
             sampaikan dalam pemaparan sebelumnya, pada tahun 2025 Perseroan telah
             memenangi tender pengadaan 80 unit bus listrik, dengan rencana pengiriman 50 unit
             hingga akhir tahun 2025 dan 30 unit sisanya pada awal tahun 2026. Perseroan akan
             terus berkomitmen mendukung inisiatif Pemprov DKI dalam memperluas pengadaan
             serta melakukan peremajaan armada kendaraan listrik di wilayah DKI Jakarta.

        2. Terkait pertanyaan mengenai rencana ekspansi, Perseroan saat ini tidak memiliki
           rencana ekspansi dalam bentuk investasi besar. Namun demikian, Perseroan tetap
           melanjutkan ekspansi dari sisi penetrasi pasar. Kondisi ekonomi yang menantang justru
           memperkuat nilai tambah produk kendaraan komersial listrik kami, yang menawarkan
           efisiensi operasional signifikan bagi pelanggan, baik untuk segmen bus, truk, maupun
           forklift. Oleh karena itu, kami melihat momentum ini sebagai katalis bagi korporasi
           swasta maupun BUMN untuk mempertimbangkan peremajaan armada dengan solusi
           kendaraan berbasis listrik dari Perseroan.


      2. Tanayastri Dini dari Media Fortune Indonesia
          Pertanyaan:
          1. Berapa CAPEX yang disiapkan untuk 2026? Seperti apa alokasinya? Bagaimana dengan
              realisasi CAPEX 2025 dan penggunaannya?
          2. Berapa proyeksi pertumbuhan kinerja (pendapatan dan laba) Perseroan secara full year
              2025?




                                                                                               3
Page 4
   Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro)

   1.   Untuk tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan belanja modal (CAPEX) yang
        difokuskan pada pengadaan lahan di Magelang sebagai lokasi pembangunan fasilitas
        perakitan Perseroan (VKTR Magelang/VKTS). Investasi ini merupakan bagian dari
        strategi Perseroan dalam memperkuat struktur produksi jangka panjang.
        Untuk tahun 2026, Perseroan memperkirakan kebutuhan CAPEX berada pada kisaran
        Rp100 miliar. Dari total tersebut, sekitar 20% akan dialokasikan untuk CAPEX baru,
        khususnya untuk pengadaan prototipe, pengembangan produk, dan kegiatan riset
        (R&D). Sementara 80% lainnya akan digunakan untuk penguatan fasilitas aftersales
        maintenance, termasuk pembangunan infrastruktur penyimpanan suku cadang,
        pengembangan area perbaikan, serta penyediaan fasilitas kantor dan operasional bagi
        teknisi di berbagai wilayah.
        Investasi pada layanan purna jual ini menjadi prioritas karena Perseroan tidak hanya
        berfokus pada penjualan produk, tetapi juga memastikan ketersediaan dukungan
        aftersales yang andal untuk menjamin kelancaran operasional pelanggan. Dengan
        prospek pertumbuhan penjualan yang positif, kesiapan fasilitas aftersales menjadi
        elemen penting untuk menjaga kualitas layanan Perseroan secara berkelanjutan.

   2. Terkait kinerja tahun 2025, hingga Kuartal III Perseroan telah membukukan pendapatan
      sekitar Rp717 miliar. Untuk Full Year 2025, Perseroan optimistis kinerja akan melampaui
      capaian tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh tren pertumbuhan yang solid serta
      implementasi strategi yang dijalankan sejak 2024, mencakup penguatan portofolio
      produk, optimalisasi biaya, dan peningkatan utilisasi kapasitas produksi. Seluruh inisiatif
      tersebut telah memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Perseroan sepanjang
      tahun 2025.

3. Isan Nur Muhammad dari Investor
   Pertanyaan:
   Bagaimana strategi jangka panjang VKTR untuk mengamankan pasokan baterai dan
   mengurangi ketergantungan impor?

  Jawaban: (Dijawab oleh Bapak Dino A. Ryandi selaku Direksi VKTR)

  Perseroan memandang bahwa keamanan pasokan baterai merupakan aspek strategis dalam
  pengembangan kendaraan listrik, mengingat baterai adalah komponen utama baik dari sisi
  biaya, fungsi, maupun kontribusi terhadap nilai TKDN. Oleh karena itu, penguatan rantai
  pasok baterai menjadi salah satu fokus jangka panjang Perseroan.
  Saat ini Perseroan belum memiliki kemitraan baterai yang berjalan. Namun, mulai tahun
  depan Perseroan berencana menjalin kerja sama dengan produsen baterai lokal yang
  memiliki kapabilitas perakitan baterai lithium di dalam negeri. Inisiatif ini diharapkan dapat
  meningkatkan capaian TKDN, memperoleh struktur biaya yang lebih efisien, serta
  memperkuat kemandirian pasokan komponen kritikal.
  Detail terkait kemitraan tersebut belum dapat kami sampaikan pada tahap ini karena masih
  menunggu pengumuman resmi. Perseroan akan menyampaikan informasi lebih lanjut sesuai
  ketentuan dan pada waktu yang tepat.




                                                                                               4
Page 5
4. Dauz La Ode – Media Stockwatch.id
   Pertanyaan:
   1. Berapa CAPEX untuk tahun 2026? Akan dipakai untuk apa saja dan sumber CAPEX?
   2. Apakah akan ada aksi korporasi (e.g. rights issue, dll.) di tahun depan?

  Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro selaku Direksi VKTR)

  1. Untuk tahun 2026, Perseroan memperkirakan kebutuhan belanja modal (CAPEX) berada
     pada kisaran Rp100 miliar. Dari total tersebut, sekitar 20% akan dialokasikan untuk
     pembelian prototipe dan kegiatan riset serta pengembangan (R&D) Perseroan.
     Sementara 80% sisanya akan digunakan untuk penguatan fasilitas aftersales
     maintenance/service, sejalan dengan komitmen Perseroan dalam menyediakan layanan
     purna jual yang andal bagi seluruh pelanggan.
     Terkait sumber pendanaan CAPEX, Perseroan akan mengoptimalkan kombinasi kas
     internal dan fasilitas pendanaan yang tersedia, dengan tetap menjaga struktur
     permodalan yang sehat dan berkelanjutan.
  2. Mengenai potensi aksi korporasi, Perseroan secara berkala mengevaluasi berbagai
     alternatif strategis, termasuk kemungkinan melakukan corporate action untuk
     memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana pengembangan usaha.
     Namun hingga saat ini, Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu
     dekat. Jika di kemudian hari terdapat keputusan untuk melaksanakan aksi korporasi,
     Perseroan akan menyampaikan informasi tersebut secara transparan dan sesuai
     ketentuan peraturan yang berlaku.


5. Farhan F. dari Publik
   Pertanyaan:
   Apa value proposition yang diberikan kepada customer untuk produk EV dari VKTR? Apa
   yang membuat produk EV VKTR lebih unggul dari produk ICE atau perusahaan EV lainnya?

  Jawaban: (Dijawab oleh V. Bimo Kurniatmoko selaku Direksi VKTR)

  Sebagaimana disampaikan dalam sesi pemaparan, value proposition utama Perseroan dalam
  penyediaan kendaraan listrik (EV) komersial adalah posisi Perseroan sebagai pionir yang
  telah memiliki fasilitas perakitan Completely Knocked Down (CKD) di Magelang. Keberadaan
  fasilitas CKD di dalam negeri memberikan sejumlah keunggulan strategis, antara lain
  peningkatan kendali terhadap kualitas produk, efisiensi rantai pasok, serta keberlanjutan
  layanan purna jual yang lebih kuat dibandingkan dengan produk yang diimpor secara
  Completely Built Up (CBU). Hal ini menjadi proposisi nilai yang signifikan bagi pelanggan,
  baik          di           segmen          bus         maupun           truk         listrik.

  Selain itu, produk bus listrik 12 meter Perseroan telah memperoleh sertifikasi TKDN dengan
  kandungan lokal di atas 40%, yang sekaligus menunjukkan komitmen Perseroan dalam
  mendukung industri dan ekosistem kendaraan listrik nasional. Tingginya kandungan lokal
  tersebut memberikan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya dalam hal kepatuhan terhadap
  regulasi           serta           potensi           insentif       terkait          TKDN.

  Jika dibandingkan dengan kendaraan Internal Combustion Engine (ICE), produk EV
  Perseroan menawarkan keunggulan biaya operasional yang sangat kompetitif. Pada
  wilayah-wilayah dengan keterbatasan akses terhadap bahan bakar fosil baik karena harga

                                                                                             5
Page 6
  yang tinggi maupun ketersediaan yang terbatas penggunaan kendaraan listrik memberikan
  efisiensi yang jauh lebih menarik dari sisi operasional. Data dari beberapa pelanggan kami
  juga menunjukkan adanya penghematan biaya operasional yang signifikan, baik untuk
  armada                  bus                 maupun                  truk             listrik.

  Dengan demikian, kombinasi antara kemampuan perakitan lokal, dukungan aftersales yang
  kuat, pencapaian TKDN yang tinggi, serta efisiensi operasional yang unggul menjadikan
  kendaraan listrik komersial VKTR memiliki keunggulan kompetitif yang jelas dibandingkan
  produk ICE maupun EV dari produsen lain.


6. Putri A. dari Publik
   Pertanyaan:
   Apakah akan ada market expansion dari VKTR untuk memasarkan produknya ke industri
   logistics?

  Jawaban: (Dijawab oleh V. Bimo Kurniatmoko selaku Direksi VKTR)

  Ekspansi ke pasar logistik merupakan bagian dari roadmap strategis Perseroan. Selain
  berfokus pada segmen bus, Perseroan juga terus memperluas portofolio produk truk listrik,
  tidak hanya pada jenis compactor dan dump truck, tetapi juga pada varian yang relevan
  untuk kebutuhan industri logistik.

  Kami menyadari bahwa terdapat sejumlah tantangan, termasuk kebijakan subsidi BBM yang
  saat ini masih membuat perbandingan keekonomian antara kendaraan listrik dan ICE menjadi
  kurang seimbang. Namun demikian, Perseroan meyakini bahwa meningkatnya kesadaran
  pelaku industri terhadap aspek keberlanjutan serta manfaat penghematan operasional
  jangka panjang akan mendorong adopsi kendaraan listrik di sektor logistik.

  Saat ini, Perseroan telah melakukan serangkaian uji coba bersama sejumlah calon pelanggan
  potensial di industri logistik. Dengan perkembangan tersebut, Perseroan optimistis bahwa
  pada tahun 2026 penetrasi ke pasar logistik dapat dilakukan secara lebih agresif dan terarah.


7. Rilanda dari Media Kontan
Pertanyaan:
   1. Apakah bisa diungkapkan outlook bisnis Perseroan di tahun 2026? Berapa target
       pendapatan dan laba bersih yang hendak dicapai?
   2. Apa saja tantangan yang kira-kira masih dan akan dihadapi bisnis Perseroan? Bagaimana
       strategi mengatasinya?
   3. Berapa realisasi CAPEX hingga November 2025 dan mencakup berapa persen dari yang
       dianggarkan tahun ini? Untuk apa saja penggunaannya?

  Jawaban: (Dijawab oleh Bapak A. Amri Aswono Putro selaku Direksi VKTR)

  1.   Saat ini Perseroan belum dapat mengungkapkan outlook bisnis maupun target
       pendapatan dan laba tahun 2026 sesuai ketentuan pelaporan yang berlaku. Namun
       sebagaimana tercermin dalam pemaparan kami, kinerja 2026 diharapkan dapat
       melampaui capaian tahun 2025.

  2. Tantangan utama yang masih dihadapi adalah keraguan sebagian pelanggan terhadap
     teknologi kendaraan listrik serta pemahaman terkait total cost of ownership (TCO). Selain
     itu, dinamika subsidi BBM juga memengaruhi percepatan adopsi EV. Untuk

                                                                                             6
Page 7
      mengatasinya, Perseroan terus melakukan edukasi kepada pelanggan mengenai
      efisiensi operasional EV, memperkuat layanan aftersales, serta berkoordinasi dengan
      regulator untuk mendorong kebijakan yang lebih mendukung ekosistem kendaraan
      listrik.

  3. Hingga November 2025, Perseroan telah merealisasikan CAPEX sekitar Rp100 miliar,
     atau sekitar 80–90% dari anggaran tahun berjalan. Realisasi tersebut terutama
     digunakan untuk pengadaan lahan fasilitas assembly di Magelang, serta sebagian untuk
     kegiatan R&D dan pengadaan prototipe. Sebagai informasi, CAPEX terbesar terjadi pada
     tahun 2024, saat Perseroan menggunakan dana IPO untuk impor mesin dan
     pembangunan fasilitas assembly dengan total lebih dari Rp250 miliar.

8. Gibran N. dari Publik
   Pertanyaan:
   Apa alasan utama suspensi saham VKTR dan apakah ini terkait kondisi fundamental
   Perseroan?

  Jawaban: (Dijawab oleh Indah P. Saugi selaku Sekretaris Perusahaan VKTR)

  Suspensi saham VKTR merupakan tindakan administratif dari Bursa yang bersifat sementara.
  Perseroan menghormati keputusan tersebut dan saat ini sedang berkoordinasi secara
  intensif dengan Bursa untuk memastikan seluruh kewajiban, termasuk pelaporan,
  keterbukaan informasi, dan aspek tata kelola, dipenuhi dengan baik.
  Perlu kami tegaskan bahwa suspensi ini tidak terkait dengan kondisi fundamental Perseroan.
  Secara operasional, Perseroan tetap berjalan normal dan kegiatan usaha berlangsung
  seperti biasa.

9. Faris dari Publik
   Pertanyaan:
   Apakah VKTR siap bersaing jika ada pemain lokal lain yang membangun fasilitas CKD atau
   bahkan manufaktur?

  Jawaban: (Dijawab oleh A. Ardiansyah Bakrie selaku Chief Executive Officer VKTR)

  Dalam dunia bisnis, persaingan adalah hal yang wajar dan tidak dapat dihindari. Perseroan
  siap dan selalu menyiapkan strategi untuk tetap kompetitif.
  Di sisi lain, kehadiran pemain lokal lain dengan fasilitas CKD juga kami lihat sebagai peluang.
  Hal ini memungkinkan kolaborasi untuk memperkuat advokasi bersama kepada pemerintah,
  mendukung pengembangan industri kendaraan listrik, dan mempercepat elektrifikasi di
  Indonesia.




                                                                                               7
Page 8
Sesi Dokumentasi Acara
Dokumentasi Acara Public Expose 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, 5 Desember 2025




                                                                                        8
Page 9
Screenshot Zoom Public Expose 2025 PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, 5 Desember 2025




                                                                                      9
Page 10
10
Page 11
11
Page 12
                  DAFTAR HADIR PESERTA PAPARAN PUBLIK TAHUNAN

                            PT VKTR TEKNOLOGI MOBILITAS TBK

                                   5 DESEMBER 2025
No.   Nama                                      Institusi
1.    Agung Hwt                                 Publik
2.    Alfarisi                                  Publik
3.    Angga P                                   Publik
4.    Anisah Fadhilah                           Publik
5.    Atin Prihatin                             Publik
6.    Atria Darmawati                           Publik
7.    Ayesha Putri                              Media / VIVA
8.    Deffandi Nasrul                           Investor
9.    Devi Karlina                              Publik
10.   Dhea Azzahra                              Publik
11.   Dita Syifaunnaja                          Publik
12.   Edwin Heriyansyah                         Investor
13.   Fahmi Ahmad Burhan                        Media/ Bisnis Indonesia
14.   Farhan                                    Publik
15.   Felintar Andi Sunarto                     Publik
16.   Feti Auliaa Nurahman                      Publik
17.   Friska Aulia Nurahman                     Publik
18.   Gibran N                                  Publik
19.   Gilarsi W. Setijono                       Internal
20.   Hana Nabila                               Media/ Katadata
21.   Handoko Rizky                             Publik
22.   Hery                                      Media / Antara
23.   Hilmy Nurul                               Publik
24.   Indri Puspita Sari                        Publik
25.   Jeffrey Gelidon                           Investor
26.   Kevin Rinata                              Publik
27.   Kharisma Aprilia                          Publik
28.   Khemas prassaputra                        Publik
29.   Mediana Cesyanti A.R                      Publik
30.   Miko Dwi                                  Publik
31.   Mufida Allya                              Publik
32.   Muzdaffar                                 Media/ Antara
33.   Nadia K. Putri                            Media/ SWA
34.   Nattaya Ermanti                           Publik
35.   Naufal Mulya Andzaka                      Publik



                                                                          12
Page 13
36.   Niken                      Publik
37.   Nivia Arnesha              Publik
38.   Nona Marini                Publik
39.   Nova                       Publik
40.   Novry Setiansyah           Publik
41.   Nurkhozin                  Publik
42.   Putri Anastasia            Publik
43.   Putri Rahma Efendi         Publik
44.   Rachma Dilla               Publik
45.   Rafdi                      Publik
46.   Raihan                     Publik
47.   Raim Fatiqotirrahmahaim    Publik
48.   Rana Umayma                Publik
49.   Reina                      Publik
50.   Rilanda                    Media/ Kontan
51.   Rininta Triaprili          Internal
52.   Safiya K                   Publik
53.   Tanaya                     Media/ Fortune Indonesia
54.   Usama                      Publik
55.   Wahyu S. Dani              Publik
56.   Zahra Nur laela            Publik
57.   Zefanya Aprilia            Media/ CNBC Indonesia
58.   Zul                        Publik
59.   VKTR                       Internal
60.   VKTR Teknologi Mobilitas   Internal
61.   VKTR_OP                    Internal




                                                            13

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.22 MB
Published9 Dec 2025
Pages13
Characters21,000
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 48 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org VKTR TEKNOLOGI MOBILITAS TBK p.2 ×22
linked person Dino Ahmad Ryandi p.2
linked org Pemerintah Provinsi p.3
linked org Fortune Indonesia p.3 ×2
possible — Hery p.12
unresolved org Teknologi Mobilitas Tbk p.2 ×8
unresolved person Gilarsi W. Setijono p.2
unresolved person A. Ardiansyah Bakrie p.2
unresolved person A. Amri Aswono Putro p.2 ×4
unresolved person V. Bimo Kurniatmoko p.2 ×2
unresolved person Indah Permatasari Saugi. p.2
unresolved person David Tontowi p.3
unresolved person Dino A. Ryandi p.4
unresolved — Indah P. Saugi · Sekretaris Perusahaan p.7
unresolved — Agung Hwt p.12
unresolved — Alfarisi p.12
unresolved — Angga P p.12
unresolved — Anisah Fadhilah p.12
unresolved — Atin Prihatin p.12
unresolved — Atria Darmawati p.12
unresolved — Ayesha Putri p.12
unresolved — Deffandi Nasrul p.12
unresolved — Devi Karlina p.12
unresolved — Dhea Azzahra p.12
unresolved — Dita Syifaunnaja p.12
unresolved — Edwin Heriyansyah p.12
unresolved person Fahmi Ahmad Burhan p.12
unresolved — Farhan p.12
unresolved — Felintar Andi Sunarto p.12
unresolved — Feti Auliaa Nurahman p.12
unresolved — Friska Aulia Nurahman p.12
unresolved — Gibran N p.12
unresolved — Hana Nabila p.12
unresolved — Handoko Rizky p.12
unresolved person Hilmy Nurul p.12
unresolved — Indri Puspita Sari p.12
unresolved — Jeffrey Gelidon p.12
unresolved — Kevin Rinata p.12
unresolved — Kharisma Aprilia p.12
unresolved — Khemas prassaputra p.12
unresolved — Mediana Cesyanti A.R p.12
unresolved — Miko Dwi p.12
unresolved — Mufida Allya p.12
unresolved — Muzdaffar p.12
unresolved — Nadia K. Putri p.12
unresolved — Nattaya Ermanti p.12
unresolved — Naufal Mulya Andzaka p.12
unresolved person Marini p.13

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result