Back to announcement
20251209_SICO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32011526_lamp1.pdf
Other Text extracted SICOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
• PT SIGMA ENERGY COMPRESSINDO Tbk
sInerco
0ll. & GA$ 0T1ATON
GA Green Towe 1ff
Jt18Sa.atupangK99G
pone 622127978099
Far 4622127879090
Jakarta Selatan 12520,intones.a wwwsiner0o.0o.id
Nomor : 073/51CO0-CS/XI1/2025 Jakarta, 08 Desember 2025
Kepada Yth.
Direksi pr Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower l
J1I. Jend Sudirman Kav, 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Up. Bapak Adi Pratomo Anyanto
KKepolg DivisiPenil@ion Perusohoon Z
Perihal . Penyampaian Penjelasan atas Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 dan
30 September 2025
Menunjuk pada surat No.S-13636/BE1PP2/12-2025 Tanggal 03 Desember 2025 tentang
Permintaan Penjelasan atas Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 dan 30 September
2025 dart PT Bursa Efek Indonesia yang diterima Perseroan pada tanggal 04 Desember 2025,
bersama ini terlampir kami sampaikan penjelasan atas Laporan Keuangan per 31 Desember
2024 dan 30 September 2025 beserta lampiran
Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami mengucapkan terima kasih
Hormat kami,
PT Sigma Energy Compressindo Tbk
siher
Nurjamil
Corporate Secretary
Tembusan
1. Direktur,PT Bursa Efek Indonesia
2. Arsip
Page 2
LAMPIRAN
PERMINTAAN PENJELASAN ATAS LAPORAN KEUANGAN PER 31 DESEMBER 2024 DAN 30
SEPTEMBER 2025
PT SIGMA ENERGY COMPRESSINDO TBK
1. Pada Laporan Keuangan per 31 Desember 2024 terdapat Hal Audit Utama (Key Audit Matters/KAM)
dari KAP sehubungan dengan 2 hal yaitu, a) pengakuan pendapatan yang signifikan dan material
atas laporan keuangan konsolidasian dan b) terkait realisasi uang muka pembelian tanah sejak
tahun 2022. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Langkah perbaikan yang telah dilakukan Perseroan atas pengakuan pendapatan.
b. Kondisi terkini atas realisasi uang muka pembelian tanah
c. Bagamaina Perseroan meyakini bahwa Laporan Keuangan dan Keterbukaan Informasi dari
Perseroan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan adanya Hal Audit Utama dari
KAP tersebut?
Jawaban:
a. Perseroan telah melakukan beberapa perbaikan utama, yaitu:
- Memperbarui dan mempertegas SOP pengakuan pendapatan agar sesuai dengan PSAK 72.
- Memperketat proses verifikasi dan rekonsiliasi antara kontrak, bukti layanan, dan invoice.
- Memperkuat pemisahan fungsi kontrol dan pencatatan untuk meminimalkan risiko
kesalahan.
- Meningkatkan dokumentasi bukti pendukung pendapatan agar lengkap dan dapat diaudit.
- Melakukan monitoring dan review manajemen secara berkala terhadap transaksi
pendapatan.
b. Uang Muka Pembelian Tanah telah diakui menjadi Asset dalam bentuk Tanah dan telah
disajikan dalam Laporan Keuangan per 30 Juni 2025.
c. Perseroan meyakini bahwa Laporan Keuangan dan Keterbukaan informasi telah sesuai dengan
ketentuan yang yang berlaku dengan adanya Hal Audit Utama dari KAP.
2. Pada Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 7 tentang persediaan per 30 September 2025
meningkat signifikan sebesar Rp 10,75 miliar (423,9%), peningkatan tersebut utamanya berasal dari
pembelian suku cadang, atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan persediaan atas suku cadang yang signifikan tersebut.
b. Mengapa Persedian Grup tidak diasuransikan terhadap risiko kebakaran, pencurian, dan risiko
lainnya? Apa strategi manajemen resiko Grup terkait hal ini?
c. Implikasi finansial atau operasional akibat tidak adanya asuransi atas persediaan.
d. Latar belakang manajemen tidak melakukan penyisihan atas Persediaan.
Jawaban:
- a. Adanya kebutuhan revitalisasi dari Unit-unit yang ada.
b. Sampai saat ini Perseroan belum ada rencana untuk mengasuransikan suku cadang
c. Sampai saat ini tidak ada implikasi finansial atau operasional.
d. Manajemen tidak melakukan penyisihan atas Persediaan dikarenakan Persediaan atas suku
cadang tersebut yang langsung digunakan pada unit yang ada.
3. Pada CALK nomor 8 tentang Uang Muka per 30 September 2025 Uang Muka pembelian tanah telah
terealisasi, atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar Belakang Perseroan membeli tanah tersebut
b. Rencana Perseroan kedepannya dalam penggunaan lahan tersebut
Page 3
Jawaban :
a. Sesuai dengan RUPST/RUPSLB tanggal 30 Juni 2022 disetujui untuk Pembelian Tanah SPPBU
& Penunjangnya di Palembang
b. Rencana Perseroan kedapanya masih sesuai dengan Keputusan dalam RUPST/RUPLB tanggal
30 Juni 2022
4. Pada CALK nomor 9 tentang Aset Lain-lain Perseroan per 30 September 2025 memiliki saldo
sebesar Rp 4,87 miliar meningkat signifikan sebesar Rp 3,32 miliar (215,5%) yang berasal dari
pernyertaan saham kepada sebuah Delaware Corporation dengan PT Artemis Production Solution,
Int. serta dengan Turingsense Inc. pada 15 Februari 2023, atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Latar belakang Perseroan melakukan penyertaan saham dengan pada Perusahaan yang berada
di Delaware Amerika Serikat (AS).
b. Mengingat kedua entitas adalah Delaware Corporation, apakah ada kewajiban pelaporan atau
kepatuhan hukum AS yang harus dipenuhi oleh Perseroan sehubungan dengan kepemilikan ini?
c. Apakah perjanjian terpisah (side agreement) terkait investasi ini yang menentukan kepemilikan
intelektual, akses pasar, atau kewajiban pembelian/penjualan di masa depan?
d. Sebesar besar penyertaan saham yang dilakukan Perseroan berdasarkan perjanjian dengan PT
Artemis Production Solution.
e. Latar belakang Perseroan berinvestasi untuk 1 saham dengan harga USD 100.000.
f. Hubungan Perseroan dengan PT Artemis Production Solution, Int. dan Turingsense Inc.
g. Informasi profil atas PT Artemis Production Solution, Int. dan Turingsense Inc.
h. Apakah manajemen memiliki data tentang nilai pasar (atau metode penilaian wajar lainnya)
untuk investasi di Turingsense Inc. dan PT Artemis Production Solution, Int?
i. Kesesuaian Perseroan dalam memasukan transaksi tersebut pada akun asset lain-lain dan
bukan pada asset investasi jangka Panjang atau asset keuangan lainnya?
j. Apakah dalam penentuan akun tersebut telah dicek kesesuaian dengan standar penyajian
laporan keuangan yang berlaku?
k. Mohon dapat menyampaikan kedua perjanjian jual beli tersebut.
Jawaban:
a. 1. Artemis saat ini memproduksi modular gas jack berbasis listrik, sedangkan gas jack yang
digunakan oleh Perseroan masih berbahan bakar (mekanik) Mengingat perkembangan
teknologi yang sangat cepat dan maraknya penggunaan perangkat berbasis listrik, Perseroan
khawatir bahwa penggunaan gas jack berbasis bahan bakar dapat tertinggal dari sisi teknologi,
dan sekaligus menghadapi potensi keterbatasan pasokan.
Oleh karena itu, Perseroan mengambil inisiatif untuk berinvestasi atau memiliki saham di
Artemis Production Solution Inc walaupun hanya 1 Lembar Saham walaupun kecil tetapi dapat
menunjukan keseriusan perseroan untuk terus berpartner dengan Artemis terutama dalam
penyediaan Gas Jack berbasis listrik, sebagai bentuk komitmen untuk memastikan
keberlanjutan penggunaan gas jack dengan teknologi terbaru serta terlibat dalam proses
pengembangan gas jack berbasis listrik tersebut.
2. Turingsense adalah perusahaan pengembang perangkat lunak. Fokus utama Turingsense
adalah untuk mengembangkan aplikasi monitoring, khususnya untuk memantau jumlah gas
yang dibakar (flared gas) maupun gas yang diproduksi oleh kontraktor migas dimana Gas Jack
dipakai di Field Migas.
Melalui kerja sama ini, Perseroan ingin memperoleh perangkat lunak yang mampu mendeteksi
dan menghitung volume flared gas secara akurat. Selain itu, aplikasi yang dikembangkan
tersebut juga memiliki potensi untuk dijual kepada berbagai pihak..
Page 4
b. Tidak ada kewajiban pelaporan atau kepatuhan hukum AS yang harus dipenuhi oleh Perseroan
karena kepemilikan perseroan relatif sahan sangat minim (kecil) pada kedua Perusahaan di atas.
c. Tidak ada perjanjian terpisah
d. 1 lembar Subordinate Convertible Promisory sebesar USD 200.000
e. Bahwa Perseroan hanya tertarik utk investasi di 1 lembar saham saja, utk mitigasi resiko
f. Tidak ada hubungan afiliasi baik dengan Artemis Production Solution Inc. dan Turingsense Inc.
h. Tidak ada data tentang nilai pasar karena 2 perusahaan tersebut masih private company, data
yang kami miliki adalah informasi dari Management dari Perusahaan sejauh yang kami ketahui
perseroan memiliki rekam jejak yang baik dengan pemegang saham dan Management
perusahaan tersebut, sebagai contoh Artemis selalu memberikan laporan perkembangan
termasuk laporan keuangan setiap 6 bulan maupun Artemis Production Solution & Turingsense.
g. Artemis Production Solution, Inc. Adalah perusahan Amerika Serikat yang bergerak di bidang
Solusi Surface production & midstream untuk industri minyak & gas berbasis fee-based service.
Fokus memberikan teknologi dan layanan untuk mengurangi emisi metana, meingkatkan efisiensi
produksi, dan menurunkan biaya operasional bagi operator minyak dan gas.
Turingsense, Inc. adalah perusahaan Teknologi Wearable / Sensor gerak dan “Motion-Capture”
digital yang menggabungkan Hardware & Software, beroperasi di Amerika Serikat, Eropa, dan
Asia termasuk Indonesia. Mengembangkan APD Smart wearable yang bisa memonitor gerak
tubuh operator dan memberi peringatan/feedback untuk mencegah cedera & meningkatkan
ergonomi kerja melihat masalah dilapangan.
i. Tidak dimaksudkan untuk diperdagangkan (bukan instrumen keuangan lancar/held for trading)
j. Perusahaan memilih untuk menyajikannya dalam pos Other Non-current Assets agar penyajian
laporan keuangan tetap ringkas.
k. Perjanjian Terlampir
5. Pada CALK nomor 10 tentang Saldo dan Transaksi Dengan Pihak Berelasi per 30 September 2025
memiliki saldo sebesar Rp 2,17 miliar meningkat sebesar Rp 983 juta (82,23%). Agar dapat
dijelaskan:
a. Nature atas transaksi tersebut.
b. Latar belakang peningkatan signifikan akun tersebut.
c. Pada Laporan Posisi Keuangan atau Laporan Laba Rugi, nilai tersebut terdapat pada akun apa?
Jawaban:
a. Nature atas transaksi tersebut adalah seluruh Gaji Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan serta
Entitas anak.
b. Terdapat penambahan Komisaris pada Entitas Anak.
c. Nilai tersebut terdapat pada CALK nomor 23 akun Gaji dan Tunjangan
Page 5
6 Pada CALK 14 tentang Utang Usaha Kepada Pihak Ketiga per 30 September 2025 memiliki saldo
sebesar Rp 4,97 miliar atas utang tersebut terdapat akun bangunan dengan saldo sebesar Rp 4
miliar. Agar dapat dijelaskan:
a. Nature dari akun bangunan tersebut.
b. Mengapa jumlah ini baru muncul di laporan keuangan per Juni 2025 dan hingga 30 September
2025 tidak ada perubahan umur utang usaha atas bangungan tersebut?
c. Apakah ini Adalah proyek yang dimulai dan/atau diselesaikan di tahun 2025?
d. Apakah utang ini akan dilunasi dalam jangka waktu pendek atau akan diklasifikasikan ulang
sebagai Utang Jangka Panjang? Jika ya, berapa jangka waktu pembayarannya?
e. Vendor atas utang bangungan tersebut.
Jawaban:
a. Nature dari akun bangunan tersebut sebagai Fixed Asset SPBU BP
b. Dikarenakan baru beroperasi pada bulan Mei 2025
c. Benar, proyek diselesaikan pada bulan Mei 2025
d. Utang ini akan dilunasi dalam jangka waktu pendek, dengan jangka waktu 1 tahun
e. BP / AKR
7 Pada CALK nomor 23 tentang Pendapatan Usaha pada 30 September 2025 terdapat peningkatan
yang signifikan sebesar Rp 45,14 miliar (62,1%) dibanding periode sebelumnya terutama pada
penjualan bahan bakar. Namun Perseroan juga mencatatkan penurunan Rasio Net Profit Margin
sebesar 3% jika dibandingkan dengan periode sebelumnya. Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
a. Faktor Operasional atau Strategis Perseroan yang mendorong kenaikan tersebut.
b. Sehubungan dengan pelanggan utama Perseroan yaitu PT Pertamina EP, nilai transaksinya
meningkat namun persentase kontribusi PT Pertamina EP terhadap total pendapatan turun dari
40% (2024) menjadi 23% (2025). Atas hal tersebut, agar dijelaskan:
i. Latar Belakang penurunan tersebut.
ii. Sebutkan Pelanggan Perseroan pada tahun 2024 dan 2025 dalam tabel berikut:
No. Nama Pelanggan Durasi Kontrak
iii. Strategi Perseroan dalam memperoleh kontrak dengan pelanggan baru.
Page 6
Jawaban :
a. Penambahan 1 SPBU pada bulan Mei 2025
b. i. Terdapat kesalahan pengetikan dimana di Tahun 2024 seharusnya kontribusi dari PT Pertamina
EP terhadap Total Pendapatan adalah sebesar 26%
ii. Data Pelanggan Perseroan pada Tahun 2024 dan 2025 dalam Tabel
Data Pelanggan Perseroan
No. Nama Pelanggan Durasi Kontrak
1 PT Pertamina EP ZONA 9 01 April 2025 – 14 April 2028
2 PT Pertamina EP REG.2 ZONA 7 – Tambun 01 Nopember 2024 – 31 Oktober 2026
Field
3 PT Pertamina EP Aset 3 - Jatibarang 16 Januari 2025 – 26 Mei 2027
4 PT Pertamina EP Aset 7 - Subang 16 Januari 2023 – 31 Agustus 2025
5 MEDCO E&P – Tarakan dan Rimau 04 Agustus 2020 – 03 Februari 2026
6 PT Pertamina Hulu Energi ONWJ 21 April 2025 – 21 Januari 2027
7 PT Pertamina EP Zona 4 – Prabumulih 05 Mei 2023 – 01 Maret 2026
8 PT EMP ENERGI RIAU 01 September 2022 – 02 Oktober 2025
iii. Starategi Perseoran dalam memperoleh kontrak dengan pelanggan baru adalah memperkuat
Divisi Marketing
8 c. Strategi
Pada CALK dalam
nomor meningkatkan
25 tentang Beban Net Usaha
Profit per
Margin Perseroan 2025
30 September dengan cara
saldo Penambahan
akun Unit
tersebut adalah
Compressor dan penjualan BBM pada SPBU
sebesar Rp 19,78 miliar, di dalam akun tersebut terdapat saldo lain-lain (dibawah RP 100 juta)
sebesar RP 3,28 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan:
a. Nature atas akun lain-lain tersebut
b. Rincian akun lain-lain tersebut
Jawaban :
a. Nature atas akun-akun tersebut adalah Dalam akun biaya lain-lain terdapat beberapa
transaksi dengan nilai di atas Rp100 juta. Pada laporan Desember, kami akan melakukan
perbaikan dengan menyajikan rincian untuk setiap biaya yang melebihi Rp100 juta.
b. Terlampir Rincian akun lain-lain tersebut
9 Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek
Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada public.
Jawaban:
Perseroan sudah mengungkapan semua kepada public atas informasi/fakta/kejadian penting lainnya
yang material.
Page 7
10 Terkait dengan pemenuhan proyeksi, mohon penjelasan:
a. Realisasi Pendapatan per 30 September 2025 telah mencapai 70,39% (hampir on-track), namun
Realisasi Laba Tahun Berjalan (Net Profit) Perseroan baru mencapai 30,13% dari proyeksi. Atas
hal tersebut agar dijelaskan factor yang membuat margin laba bersih Perseroan jauh dari proyeksi
yang disampaikan?
b. Sehubungan dengan kinerja tahun 2024 yang tidak memenuhi proyeksi dengan realisasi Laba
Bersih hanya 42,58% dari proyeksi dan Pendapatan mencapai 82,63%. Atas tersebut agar
dijelaskan.
i. Faktor yang membuat margin laba bersih Perseroan jauh dari proyeksi yang disampaikan
pada tahun 2024?
ii. Apakah terdapat masalah inefisiensi biaya yang terjadi di tahun 2024 dan berlanjut di tahun
2025? Langkah perbaikan apa yang telah dilakukan Perseroan?
c. Mengapa Perusahaan memegang Aset Lancar (Kas/Piutang/Persediaan) jauh lebih besar dari
proyeksi yang direncakan ?
d. Apakah proyeksi dibuat dan disampaikan sebelumnya terlalu optimis (agresif) atau apakah kondisi
bisnis berubah total secara fundamental?
e. Mengapa proyeksi Liabilitas Jangka Panjang sangat melest?
f. Strategi Perseroan untuk mendekati/mencapai proyeksi yang disampaikan pada Penawaran
Umum Perdana
g. Jika Perseroan belum meyakini pencapaian proyeksi yang disampaikan, apakah rencana
pengembangan bisnis Perseroan masih in line dengan proyeksi yang disampaikan? Mohon
penjelasan komprehensif?
Jawaban:
a. Proyeksi arus kas yang disusun pada awalnya mengikuti rencana penggunaan dana IPO, yaitu
untuk pembelian kompresor berukuran besar. Namun, Perseroan kemudian melakukan
perubahan rencana dengan mengalokasikan seluruh dana tersebut untuk pembelian suku cadang
guna mendukung operasional seluruh unit kompresor yang ada. Akibat perubahan tersebut,
hingga Q3 2025 pendapatan dari kompresor hanya berasal dari mini gasjack compressor,
sementara pembelian suku cadang justru menimbulkan tambahan biaya terkait pemakaiannya.
Selain itu, hingga Q3 2025 Perseroan melalui entitas anak, SNG, telah menambah SPBU baru.
Penambahan ini membuat pendapatan Perseroan dapat mendekati proyeksi arus kas. Namun,
perlu diperhatikan bahwa harga pokok penjualan dari dua SPBU tersebut mencapai sekitar 90%,
sehingga berdampak signifikan dalam menekan margin laba Perseroan.
b. i. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan margin laba bersih lebih rendah dari proyeksi
tahun 2024 sebagai berikut :
- Perubahan rencana penggunaan dana IPO yang awalnya untuk pembelian kompressor besar
di alihkan untuk mendukung opersional kompressor kecil
- Pendapatan kompresor yang di bawah proyeksi dikarenakan margin nya hanya dari
kompressor mini
- Kontribusi SPBU dengan margin yang rendah dengan HPP yang mencapai 90% dari total
pendapatan
- Adanya biaya yang muncul terkait pemakaian suku cadang (sparepart)
Page 8
ii. Iya ada, Langkah perbaikan yang Kami lakukan adalah
- Melakukan kontrol dan review untuk setiap pembelian suku cadang dan memastikan suku
cadang yang dibeli sesuai dengan kebutuhan unit
- Melakukan Pemeliharaan secara berkala dan lebih terukur untuk semua unit kompresor yang
beroperasi serta melakukan evaluasi pemakaian suku cadang.
c. - Perseroan memiliki deposito berjangka sampai dengan kuartal ketiga
- Terdapat saldo piutang dari beberapa pelanggan yang masih outstanding per September 2025
- Perseroan sedang melakukan revitalisasi unit-unit yang ada sehingga kebutuhan persediaan
suku cadang meningkat untuk memastikan dan menjaga ketersediaan stok serta kegiatan
revitalisi berjalan dengan baik.
d. Proyeksi yang disusun sebelumnya dapat dikatakan cukup optimis, terutama karena
mengasumsikan kontribusi pendapatan berasal dari kompresor besar yang menggunakan dana
IPO. Namun, pada pelaksanaannya terjadi perubahan strategi penggunaan dana menjadi
pembelian suku cadang, sehingga potensi pendapatan dari kompresor besar tidak terealisasi dan
struktur biaya Perseroan meningkat akibat dari pemakaian suku cadang.
e. Proyeksi jangka panjang meleset dari proyeksi hal ini disebabkan karena
- Perseroan melalui anak usaha SNG membangun / menambah SPBU Baru
- Perseroan melakukan revitalisasi unit – unit yang ada guna meningkatkan laba Perseroan
dan juga memenuhi permintaan kebutuhan gasjack compressor dari customer K3S
f. Strategi Perseroan untuk mendekati proyeksi IPO meliputi:
1. Penyeimbangan struktur modal kerja, termasuk percepatan penagihan, optimalisasi
persediaan, dan pengendalian belanja.
2. Penguatan strategi penjualan dan efisiensi operasional agar pendapatan dan margin dapat
mendekati asumsi proyeksi.
3. Penerapan efisiensi biaya dan Monitoring kinerja secara berkala agar penyimpangan dari
proyeksi dapat ditangani lebih cepat dan lebih tepat.
g. Secara keseluruhan, rencana pengembangan bisnis Perseroan masih sejalan dengan proyeksi
yang disampaikan pada saat Penawaran Umum Perdana, meskipun pencapaian kinerja
keuangan saat ini belum memenuhi target proyeksi. Dalam hal ini Perseroan telah melakukan
beberapa hal sebagai berikut :
- Peningkatan utilisasi unit gasjack kompressor dan optimalisasi pendapatan dari jasa
kompressor
4. Melakukan kontrol, evaluasi dan pengendalian biaya sehingga efisiensi bisa dilakukan
dengan baik.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Adi Pratomo Anyanto KKepolg DivisiPenil
p.1
unresolved
person
Nurjamil
· Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
Delaware Corporation
p.3 ×2
unresolved
org
PT Artemis Production Solution
p.3 ×7
unresolved
org
Turingsense Inc.
p.3 ×5
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.5 ×3
unresolved
org
PT Pertamina EP ZONA
p.6 ×2
unresolved
org
PT Pertamina EP REG.
p.6
unresolved
org
PT Pertamina EP Aset
p.6 ×2
unresolved
org
PT Pertamina Hulu Energi ONWJ
p.6
unresolved
org
PT EMP ENERGI RIAU
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.