Skip to content
Back to announcement

20251208_POLY_Public Expose_32010766_lamp1.pdf

Other Text extracted POLY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 16

Page 1
PT ASIA PACIFIC FIBERS, Tbk
Perseroan

Virtual melalui Webinar Google Meet

11 Desember 2025
Page 2
 LATAR BELAKANG PELAKSANAAN
          PUBLIC EXPOSE
• Public Expose Tahunan dilaksanakan sesuai
  dengan ketentuan III.3.1 Peraturan Bursa Nomor
  I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

• Perseroan berdiri sejak tahun 1984, saham-saham
  Perseroan secara resmi dicatatkan di Bursa Efek
  Indonesia sejak tanggal 12 Maret 1991.

• Public Expose juga dijadikan momentum bagi
  perseroan untuk memberikan update terkini
  aktivitas perseroan kepada para pemegang saham,
  bursa, media, para pemangku kepentingan dan
  publik secara umum.


                                                    2
Page 3
        KETERANGAN SINGKAT PERSEROAN
Bidang Usaha
   Industri benang sintetis,   pertenunan dan perajutan serta industri tekstil
   lainnya.
Aktivitas Usaha
   Perseroan merupakan salah satu manufaktur benang dan serat polyester
   dengan pangsa pasar sebelumnya pernah mencapai 21% nasional, saat ini
   sudah menurun tetapi Perseroan masih going concern dengan kapasitas
   hanya 50%. Kondisi lebih rinci akan diuraikankan pada halaman selanjutnya.
Fokus Usaha
   Selama lebih dari 30 tahun terbukti konsisten dalam menyuplai komoditas
   kualitas terbaik, memberikan kepercayaan diri Perseroan untuk
   bertransformasi menjadi PRODUCT COMPANY dengan fokus pada produk
   bernilai tambah dengan area utama pengembangan tekstil dengan orientasi:
   sustainability, protection, comfort, functional dan technical.



                                                                                 3
Page 4
   PENGAWASAN dan PENGURUSAN
       (RUPST - 30/06/2025)

Komisaris Utama        : Robert McCarthy
Komisaris              : Christopher Robert Botsford
Komisaris              : Christopher Ian Teague
Komisaris              : Alexander Shaik
Komisaris Independen   : Sumiyati
Komisaris Independen   : Agus Tjahajana Wirakusumah

Direktur Utama         : V. Ravi Shankar
Direktur               : Antonius W. Sumarlin
Direktur               : Deddy Sutrisno




                                                       4
Page 5
               STRUKTUR PERMODALAN
                             30 September 2025

                                              Nilai        Jumlah Nominal
                                Jumlah Saham Nominal                        (%)
                                              (Rp)            (Rp 000)
Modal Dasar
Seri A                              850.000.000   10.000    8.500.000.000
Seri B                            7.333.031.040    1.000    7.333.031.040
Seri C                            4.174.224.000       40      166.968.960
                                 12.357.255.040            16.000.000.000

Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Saham Seri A:
 Multikarsa Investama (Bina         131.394.719   10.000    1.313.947.195    5,26
 Prima Perdana)
 Masyarakat                          88.301.281   10.000      883.012.805    3,54
 Jumlah Saham Seri A                219.696.000             2.196.960.000

Saham Seri C:
  Damiano Investments BV          1.443.805.382      40        57.752.215   57,85
  Masyarakat lainnya                649.611.983      40        25.984.479   26,03
  Saham yang belum diambil          182.639.982      40         7.305.599    7,32
  Jumlah Seri C                   2.276.057.347                91.042.293
                                                                                    5
Jumlah Seluruh Saham              2.495.753.347             2.288.002.293    100
Page 6
       IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING


                         Sebagaimana Disajikan dalam Laporan keuangan
         Uraian          31 Des 2024     s.d. Sep 2025       Des 2025
                            (Audit)      (Tidak Diaudit)     (Proyeksi)

                           USD 000          USD 000          USD 000
Penjualan
    Ekspor                     31.539              11.897           15.862
    Domestik                  158.611              21.486           28.648
    Total                     190.150              33.383           44.510
Laba (Rugi) Bersih            (47.192)             (9.389)        (12.520)
EBITDA                         (7.670)             (2.550)          (3.400)
Exchange Rate (Rp/US$)         16.162              16.680           16.700

                                                                              6
Page 7
                   PRODUKSI (Ton)

                                     s.d. Sep        2025
   Keterangan           2024
                                       2025       (Proyeksi)
Polyester Chips          132.130            N/A           N/A
Polyester Staple
                           73.706           N/A           N/A
Fiber
Polyester
                           50.297        19.633        30.000
Filament Yarn
Fabrics                       819           N/A           N/A
Sejak 1 November 2024, Perseroan telah menghentikan operasional
pabrik di Karawang yang memproduksi Chips, Staple Fiber dan
Fabrics (N/A).
                                                                  7
Page 8
           KINERJA PERSEROAN SAAT INI
1. Hingga periode September 2025, Perseroan telah membukukan
    penjualan sebesar US$33,38 Juta dibandingkan dengan
    US$166,74 Juta periode Jan-Sep 2024. Penurunan ini
    disebabkan:
    Tahun 2025 hanya berbasis pada pablik Kaliwungu dengan
       utilisasi pabrik sekitar 30%, fokus kepada produk-produk
       bernilai tambah tinggi;
    Pabrik Karawang berhenti beroperasi sejak 1 Nov 2024;
    Permintaan pasar atas produk menurun karena melimpahnya
       produk impor di dalam negeri dengan harga yang lebih
       rendah dari produk lokal;
    Permintaan produk dan utilisasi pabrik di Karawang turun
       menyebabkan biaya produksi/unit meningkat;
    Terbatasnya modal kerja karena Perseroan tidak dapat
       mencari pendanaan melalui perbankan lokal, sebagai akibat
       restrukturisasi utang lama yang belum selesai.
2. Perseroan mencatat EBITDA negatif sejumlah US$2,55 juta.
                                                                   8
Page 9
              PROYEKSI KEUANGAN 2025


Dengan asumsi yang ada dan mempertimbangkan tren harga
bahan baku saat ini, Perseroan menargetkan pada 2025
akan mencapai:

 Pencapaian Penjualan      US$ 44,5 Juta
 EBITDA Rugi               US$ 3,4 Juta




                                                         9
Page 10
        STATUS RESTRUKTURISASI
Restrukturisasi utang berjaminan Perseroan mengalami status quo
sejak Perseroan keluar dari pailit melalui Perjanjian Perdamaian di
tahun 2005. Namun demikian, Perseroan secara proaktif terus
melakukan konsultasi dengan seluruh kreditur dan menyampaikan
sejumlah perbaikan proposal kepada kreditur untuk mencari solusi
terbaik, termasuk proposal pembayaran.

Perbaikan proposal restrukturisasi utang yang diajukan Perseroan sbb.:
 Sebagai Perseroan Terbuka dan masih going concern maka Perseroan
   mengajukan proposal restrukturisasi utang yang paling optimum
   untuk seluruh kreditur adalah dengan skema Debt to Equity Swap,
   semua utang dikonversikan ke ekuitas.
 Namun, mengingat belum ada kemajuan penyelesaian utang maka
   untuk mencari solusi Perseroan mengajukan sebagian utang tetap
   dipertahankan dan sisanya dikonversikan ke ekuitas.
 Perseroan     juga mengajukan proposal pembayaran untuk
   menginisiasi adanya pembahasan restrukturisasi utang.
                                                                         10
Page 11
         STATUS RESTRUKTURISASI
   Perseroan melihat adanya opportunity untuk meningkatkan produksi
    secara umum dan upgrade mesin untuk melakukan ekspansi setelah
    restrukturisasi utang dilakukan.

   Perseroan sudah beroperasi secara independen sejak tahun 2005
    dan mengirimkan dokumen-dokumen terkait kepada sejumlah
    pemangku kepentingan. Oleh karena itu, Perseroan sedang
    berupaya supaya dapat melakukan diskusi bilateral untuk
    memperoleh restrukturisasi utang secara independen.

   Perseroan sudah mengirimkan surat kepada Menteri Keuangan yang
    baru untuk memperoleh dukungan dan percepatan supaya diperoleh
    adanya win-win solution dalam penyelesaian utang lama Perseroan.



                                                                       11
Page 12
       STATUS RESTRUKTURISASI
Akibat belum adanya kesepakatan atas restrukturisasi utang lama
tersebut Perseroan mengalami sejumlah kerugian, yaitu sbb.:
 Perseroan mulai kehilangan kepercayaan dari investor yang selama
   ini mendukung Perseroan untuk tetap going concern;
 Perseroan kesulitan mempertahankan going concern di tengah
   gempuran/tekanan produk impor dan akhirnya harus menghentikan
   operasional pabrik Karawang dan menurunkan utilisasi pabrik
   Kaliwungu, serta mem-PHK karyawan sebanyak 3.000 orang;
 Perseroan diblokir akses ke Sistem Administrasi Badan Hukum
   (SABH) sehingga tidak dapat melakukan legalisasi dokumen penting
   ke Kementerian Hukum. Namun demikian, Perseroan sudah
   mengajukan keberatan kepada instansi terkait.

Perseroan berharap dengan adanya perubahan pendekatan kebijakan
fiskal oleh Menteri Keuangan yang baru, kerugian yang dialami oleh
Perseroan dapat dipulihkan.
                                                                  12
Page 13
           KELANGSUNGAN USAHA
Untuk mempertahankan utilisasi 30% atas pabrik di
Kendal, Perseroan menjalankan pengaturan modal kerja
dengan PT Pacific Poly melalui dalam penyediaan bahan
baku.

Perseroan juga sedang mencari “mitra” lainnya untuk
kegiatan maklon dan pre finance bahan baku untuk
penambahan kapasitas di pabrik Kendal.

Perseroan menjajaki kerja sama untuk pengembangan
ekonomi sirkuler secara nasional atas produk-produk
yang terbuat dari polyester di pabrik Karawang.


                                                        13
Page 14
          KELANGSUNGAN USAHA
Setelah selesai restrukturisasi maka Perseroan dapat
memperbaiki Balance Sheet dan memperoleh modal
kerja baru untuk meningkatkan kapasitas Perseroan di
pabrik Kaliwungu.




                                                       14
Page 15
                   PENUTUP

Dengan adanya sejumlah perubahan kebijakan yang
sedang dilakukan saat ini oleh Pemerintah termasuk
prioritas kepada sektor TPT, maka Perseroan melihat
adanya opportunity yang baik bagi Perseroan untuk
menyelesaikan     restrukturisasi utang,  melakukan
investasi dan bangkit kembali meningkatkan kontribusi
kepada industri TPT dan negara.




                                                        15
Page 16
TERIMA KASIH




               16

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.44 MB
Published8 Dec 2025
Pages16
Characters10,552
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT ASIA PACIFIC FIBERS p.1
linked person Agus Tjahajana Wirakusumah p.4
linked person V. Ravi Shankar p.4
linked org Damiano Investments p.5
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
possible person Alexander Shaik p.4
possible org Multikarsa Investama p.5
unresolved org Menteri Keuangan p.11 ×2
unresolved org Kementerian Hukum. Namun p.12
unresolved org PT Pacific Poly p.13

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result