Back to announcement
20251205_AYLS_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32000699_lamp1.pdf
Other Text extracted AYLSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
Pemberian Penjelasan Surat
No. S-13581/BEI.PP3/12-2025
1. Sehubungan dengan tanggapan nomor 1a dan 1b terkait penjualan sebesar Rp750 juta pada per
30 September 2025, agar disampaikan:
a. Strategi konkret yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan penjualan, mengingat
pada Perseroan belum menyampaikan strategi konkret pada tanggapan nomor 1.a.
Strategi konkret yang akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan penjualan adalah
sebagai berikut:
• Optimalisasi database penjualan yang telah tersedia
Perseroan akan memanfaatkan secara maksimal database penjualan yang telah
diberikan oleh manajemen dari Pengendali sebelumnya sebagai dasar untuk menjaga
kesinambungan hubungan dengan pelanggan yang sudah ada.
• Penguatan kapasitas internal
Perseroan menyadari keterbatasan pengalaman dan jaringan yang dimiliki. Oleh karena
itu, langkah awal yang dilakukan adalah sedang mencari mitra strategis yang memiliki
kapabilitas dan kemampuan yang mumpuni dalam industri ini.
Sebagaimana pengumuman yang telah disampaikan kepada publik, Pengendali Perseroan
saat ini sedang dalam tahap negosiasi akhir dengan calon pengendali baru yang diharapkan
dapat membawa Perseroan ke arah yang lebih baik lagi.
b. Atas pertanyaan Bursa terkait tidak adanya pendapatan dari geosintetik dan bungkil kedelai
pada 30 September 2025, Perseroan menyampaikan latar belakang tidak adanya penjualan
dikarenakan Perseroan saat ini hanya fokus untuk menjual secara tunai/cash dan Perseroan
tidak akan melanjutkan penjualan geosintetik dan bungkil kedelai dan akan dialihkan ke bidang
usaha lainnya. Atas informasi ini agar disampaikan:
i. Latar belakang Perseroan hanya berfokus pada penjualan secara tunai/cash.
Latar belakang Perseroan hingga saat ini berfokus pada sistem penjualan secara tunai
(cash). Namun demikian, berdasarkan praktik umum dalam perdagangan produk aspal,
tidak jarang pelanggan mengajukan permintaan untuk menggunakan sistem pembayaran
kredit dengan jangka waktu tertentu, yang dalam beberapa kasus dapat berlangsung
cukup lama.
Menyikapi kondisi tersebut, Perseroan sepakat untuk tetap mengutamakan penjualan
secara tunai sebagai prinsip utama. Adapun pemberian fasilitas kredit hanya akan
dilakukan sepanjang jangka waktu dan mekanisme pembayaran telah disepakati bersama
oleh kedua belah pihak, dengan mempertimbangkan aspek kehati-hatian serta kesesuaian
dengan kebijakan internal Perseroan.
Dengan pendekatan ini, Perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan
pelanggan dan keberlanjutan arus kas perusahaan, sekaligus memastikan bahwa setiap
transaksi tetap dilakukan secara prudent dan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
ii. Latar belakang tidak adanya pendapatan dari geosintetik dan bungkil kedelai, mengingat
pertanyaan tersebut belum ditanggapi.
Latar belakang tidak adanya pendapatan dari produk geosintetik dan bungkil kedelai
disebabkan oleh keterbatasan kemampuan serta jaringan pemasaran yang dimiliki
Perseroan pada saat ini. Perseroan belum memiliki sumber daya, pengalaman, maupun
akses pasar yang memadai untuk dapat mengembangkan penjualan kedua produk tersebut
secara optimal.
www.idx.co.id
Page 2
iii. Latar belakang Perseroan tidak akan melanjutkan penjualan geosintetik dan bungkil
kedelai.
Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Perseroan saat ini masih berfokus pada lini usaha
utama yang telah berjalan, sembari melakukan evaluasi atas potensi pengembangan
produk geosintetik dan bungkil kedelai di masa mendatang. Perseroan berkomitmen untuk
secara bertahap membangun kapasitas internal dan menjajaki peluang kerja sama
strategis, sehingga di kemudian hari dapat memperluas portofolio usaha dan
meningkatkan diversifikasi pendapatan.
iv. Informasi terkait bidang usaha baru yang akan dijalani oleh Perseroan.
Saat ini Perseroan tetap berfokus pada pengelolaan dan pengembangan bidang usaha
yang telah dijalankan. Namun demikian, Perseroan tetap terbuka dalam menjajaki
peluang usaha baru yang dinilai potensial, dengan mempertimbangkan kesesuaian
terhadap kapasitas internal, dukungan sumber daya, serta kondisi pasar. Namun saat ini
belum ada niat kami untuk menambahkan bidang usaha baru. Sebagaimana yang
dijelaskan di atas, saat ini Pengendali Perseroan sedang dalam tahap negosiasi akhir
dengan calon pengendali baru.
2. Sehubungan dengan tanggapan nomor 1c terkait dengan pendapatan periode 30 September 2025
yang berasal dari PT Karya Bahana Unigam dan PT Karya Bahana Berlian, Perseroan
menyampaikan bahwa terdapat hubungan afiliasi dengan kedua perusahaan tersebut.
a. Atas informasi tersebut agar disampaikan latar belakang terdapat perbedaan informasi pada
tanggapan yang menyampaikan bahwa kedua pembeli memiliki hubungan afiliasi, namun pada
Laporan Keuangan periode 30 September 2025 disampaikan bahwa pembeli merupakan pihak
ketiga.
Perbedaan keterangan yang disampaikan semata-mata akibat kesalah pahaman kami. Oleh
karenanya kami sedang mengkomunikasikannya dengan auditor terkait dengan hal ini.
b. Dalam hal kedua pembeli memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan, agar disampaikan latar
belakang tidak diungkapkannya informasi transaksi pihak berelasi sesuai dengan PSAK 224
terkait Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi.
Sebagaimana telah diungkapkan di atas, hal ini terjadi karena kesalah pahaman kami. Oleh
karenanya kami sedang mengkomunikasikannya dengan auditor terkait dengan hal ini.
c. Dalam hal kedua pembeli memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan serta terdapat transaksi
dengan pihak afiliasi lainnya, agar disampaikan rincian pihak afiliasi yang melakukan transaksi
dengan Perseroan, meliputi nilai transaksi dan sifat hubungan, sebagaimana diwajibkan PSAK
224.
Dalam hal terdapat transaksi dengan pihak afiliasi, Perseroan menegaskan bahwa transaksi hanya
dilakukan dengan dua perusahaan afiliasi, yaitu PT Karya Bahana Unigam (KBU) dan PT Karya
Bahana Berlian (KBB).
• Rincian pihak afiliasi: PT KBU dan PT KBB
• Sifat hubungan: Kedua perusahaan tersebut memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan
yaitu Penerima Manfaat Akhir dari Perseroan menjabat sebagai President Director dikedua
Perusahaan tersebut.
• Nilai transaksi: Seluruh transaksi yang dilakukan dengan PT KBU sebesar Rp. 248 juta dan PT
KBB sebesar Rp. 502 juta.
www.idx.co.id
Page 3
3. Sehubungan dengan tanggapan nomor 3.e, Perseroan menyampaikan terdapat 3 karyawan tetap. Atas
informasi tersebut, agar disampaikan:
a. Informasi pembagian tugas dan fungsi dari ketiga karyawan tersebut dalam mendukung
kegiatan operasional Perseroan.
Informasi mengenai pembagian tugas dan fungsi dari ketiga karyawan dalam mendukung
kegiatan operasional Perseroan adalah sebagai berikut:
Penerapan sistem Matrix
Perseroan menerapkan sistem kerja berbasis Matrix Organization untuk memastikan efisiensi
dan efektivitas operasional. Dengan sistem ini, setiap karyawan memiliki peran yang fleksibel
namun terstruktur, sehingga dapat saling mendukung sesuai kebutuhan operasional.
Pembagian tugas dan fungsi
1. Karyawan pertama berfokus pada fungsi administrasi dan dokumentasi, termasuk
pencatatan transaksi serta pengelolaan data operasional.
2. Karyawan kedua bertanggung jawab pada aspek pemasaran dan penjualan, khususnya
dalam menjaga hubungan dengan pelanggan serta mengembangkan peluang pasar.
3. Karyawan ketiga mendukung fungsi operasional teknis, termasuk koordinasi logistik
dan pemenuhan kebutuhan pelanggan.
b. Informasi terkait bagaimana Perseroan memastikan kecukupan sumber daya manusia untuk
menjalankan operasional secara efektif.
Sinergi antar fungsi
Melalui sistem Matrix, ketiga karyawan dapat berkolaborasi lintas fungsi, sehingga setiap
kegiatan operasional berjalan lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan target Perseroan.
Dengan penerapan sistem ini, Perseroan berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi
sumber daya dan efektivitas kerja, sekaligus memastikan keberlangsungan operasional secara
berkesinambungan.
4. Sehubungan dengan tanggapan nomor 5, Perseroan menyampaikan masih melakukan penagihan
kepada pelanggan terkait piutang usaha sebesar Rp18,32 miliar. Perseroan juga menyampaikan
metode perhitungan penyisihan penurunan nilai piutang berdasarkan analisa umur piutang. Atas
informasi tersebut agar disampaikan:
a. Tindakan penagihan yang telah dilakukan oleh Perseroan.
Tindakan penagihan yang telah dilakukan oleh Perseroan dilaksanakan melalui koordinasi
dengan Pengendali lama. Dalam hal ini, Perseroan bersama Pengendali lama melakukan
langkah-langkah penagihan kepada pihak terkait, dimulai dari proses komunikasi langsung
hingga tindak lanjut atas kewajiban pembayaran.
Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan kesinambungan hubungan dengan pelanggan
sekaligus menjaga efektivitas proses penagihan, mengingat Pengendali lama memiliki
pengalaman serta jaringan yang lebih luas dalam berinteraksi dengan pihak-pihak tersebut.
b. Rincian metode perhitungan penyisihan penurunan nilai piutang.
Perhitungan penyisihan penurunan nilai piutang PT Triyasa Geokomunindo adalah sebesar
18%, sedangkan yang lainnya masing-masing sebesar 35%.
www.idx.co.id
Page 4
5. Sehubungan dengan tanggapan nomor 13, Perseroan menyampaikan bahwa saat ini pemegang
saham pengendali dalam tahap negosiasi pengambilalihan sebagian atau seluruh saham Perseroan.
Atas informasi tersebut agar disampaikan:
a. Informasi terkait pihak yang akan melakukan pengambilalihan meliputi:
i. Nama dan alamat;
PT. Bintang Cahaya Investment
Centennial Tower Lt. 36 Unit G-H
Jl. Gatot Subroto Kav. 24-25
Jakarta Selatan, DKI Jakarta
ii. Bidang usaha, informasi Manajemen (Direksi dan Komisaris), Susunan Pemegang Saham
dan Pengendali (dalam hal berbentuk institusi) dan penerima manfaat akhir.
Perusahaan Holding. Sejauh ini hanya itu informasi yang kami dapatkan meskipun saat
ini posisi Due Diligence sudah mendekati tahap akhir.
b. Timeline atas rencana pengambilalihan.
Informasi target pengambilalihan adalah pertengahan bulan Desember 2025.
c. Kelanjutan atas program, strategi dan pengembangan bisnis yang sudah diinisiasi pengendali
setelah adanya pengambilalihan.
Kami tidak memiliki informasi yang valid untuk itu.
d. Informasi terkait rencana untuk melakukan perubahan bidang usaha.
Kami tidak memiliki informasi yang valid untuk itu.
e. Informasi terkait rencana penghapusan pencatatan (delisting) saham Perseroan dari Bursa atau
rencana untuk melakukan perubahan status Perseroan dari Perusahaan Terbuka menjadi
Perusahaan Tertutup.
Sepanjang pengetahuan kami, tidak ada rencana penghapusan pencatatan (delisting) saham
Perseroan dari Bursa atau rencana untuk melakukan perubahan status Perseroan dari
Perusahaan Terbuka menjadi Perusahaan Tertutup.
6. Sehubungan dengan surat Perseroan nomor 0007/LO-AYL/XI/2025 tanggal 24 November 2025
perihal tanggapan permintaan penjelasan yang disampaikan menggunakan form non-published, agar
Perseroan menyampaikan kembali tanggapan tersebut melalui form published atas tanggapan
permintaan penjelasan yang tidak bersifat rahasia.
Perseroan akan meyampaikan kembali untuk tanggapan permintaan penjelasan yang tidak bersifat
rahasia.
7. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan (jika ada).
Saat ini Perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan.
8. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan serta dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.
Saat ini Perseroan belum memiliki informasi/kejadian penting lainnya selain rencana
pengambilalihan saham pengendali seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya.
www.idx.co.id
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Karya Bahana Unigam
p.2 ×2
unresolved
org
PT Karya Bahana Berlian
p.2 ×2
unresolved
org
PT KBU
p.2 ×2
unresolved
org
PT KBB
p.2 ×2
unresolved
org
PT Triyasa Geokomunindo
p.3
unresolved
org
PT. Bintang Cahaya Investment Centennial Tower
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.