Skip to content
Back to announcement

Peningkatan Aset dan Liabilities 30 Jun 2026.pdf

Financial statement Text extracted MEGA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
PENJELASAN PERUBAHAN LEBIH DARI 20% PADA ASET DAN LIABILITAS
LAPORAN KEUANGAN INTERIM PERIODE 30 JUNI 2026


 ASET


Giro pada bank lain

Giro pada bank lain Perseroan posisi akhir Juni 2026 adalah sebesar Rp959 miliar mengalami
peningkatan sebesar Rp329 miliar atau 52,1% dibandingkan akhir Desember 2025 yang sebesar Rp631
miliar. Peningkatan tersebut terutama dari giro bank lain dalam valuta asing yang mengalami
peningkatan sebesar 53,5% atau sebesar Rp327 miliar.



Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain

Pada akhir Juni 2026 saldo penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Perseroan adalah nihil
sedangkan pada akhir Desember 2025 adalah sebesar Rp8,04 triliun, sehingga mengalami penurunan
sebesar 100%.



Efek-efek

Jumlah efek-efek Perseroan pada akhir Juni 2026 sebesar Rp50,25 triliun, mengalami peningkatan
sebesar Rp9,91 triliun atau sebesar 24,6% bila dibandingkan dengan posisi akhir Desember 2025 yang
sebesar Rp40,34 triliun. Peningkatan tersebut terutama berasal dari efek-efek yang diklasifikasikan
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang meningkat sebesar Rp8,58 triliun
atau 22,06 %.



Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo)

Jumlah efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) Perseroan pada akhir Juni 2026
sebesar Rp1,35 triliun, mengalami penurunan sebesar Rp5,37 triliun atau sebesar 79,9% bila
dibandingkan dengan posisi akhir tahun 2025 yang sebesar Rp6,72 triliun. Efek-efek yang dibeli
dengan janji dijual kembali (reverse repo) diakhir Juni 2026 merupakan transaksi pembelian Obligasi
Pemerintah dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia yang dibeli dengan janji akan dijual kembali dengan
beberapa counterparty yang akan jatuh tempo di bulan Juli 2026.



Tagihan Derivatif

Jumlah Tagihan derivatif Perseroan pada akhir Juni 2026 sebesar Rp116 miliar mengalami peningkatan
sebesar 162,12% atau sebesar Rp71,96 miliar dibandingkan akhir Desember 2025 yang sebesar
Rp44,39 miliar. Hal ini terutama karena peningkatan pada transaksi swap sebesar Rp64,03 miliar atau
114,26%.

Page 2
Tagihan akseptasi

Pada akhir Juni 2026, tagihan akseptasi Perseroan adalah sebesar Rp21 miliar meningkat sebesar Rp20
miliar atau 2032,2% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp0,986 miliar. Tagihan
akseptasi Perseroan tersebut dalam mata uang dolar Amerika Serikat.



Aset lain-lain

Pada akhir Juni 2026 aset lain-lain Perseroan adalah sebesar Rp4,47 triliun, mengalami peningkatan
sebesar 41,4% atau sebesar Rp1,31 triliun dibandingkan dengan akhir Desember 2025 yang sebesar
Rp3,16 triliun. Peningkatan tersebut terutama berasal dari peningkatan pada aset lain-lain dalam
valuta Rupiah yang meningkat sebesar 44,7% atau sebesar Rp1,34 triliun.



 LIABILITAS


Simpanan dari bank lain

Pada akhir Juni 2026 Perseroan mencatat saldo simpanan pada bank lain sebesar Rp3,07 triliun
mengalami penurunan sebesar Rp2,7 triliun atau 46,8% dibandingkan akhir Desember 2025 yang
sebesar Rp5,77 triliun. Penurunan terutama berasal dari interbank call money yang mengalami
penurunan sebesar 49,1% atau sebesar Rp2,69 triliun.



Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo)

Pada akhir Juni 2026, Perseroan mencatat posisi efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali
(Repo) sebesar Rp22,32 triliun meningkat sebesar Rp21,32 triliun atau 2146,96% bila dibandingkan
dengan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp0,993 triliun. Seluruh surat berharga yang dijual
dengan janji dibeli kembali adalah merupakan obligasi pemerintah dan sekuritas rupiah Bank
Indonesia yang akan jatuh tempo pada bulan Juli dan September 2026.



Liabilitas Derivatif

Jumlah liabilitas derivatif Perseroan pada akhir Juni 2026 sebesar Rp275 miliar mengalami
peningkatan sebesar 143,4% atau sebesar Rp162 miliar dibandingkan akhir Desember 2025 yang
sebesar Rp113 miliar. Hal ini terutama berasal dari peningkatan pada transaksi swap sebesar Rp166
miliar atau 164,2%.

Page 3
Utang akseptasi

Pada akhir Juni 2026, Utang akseptasi Perseroan adalah sebesar Rp21 miliar meningkat sebesar Rp20
miliar atau 2032,2% dibandingkan posisi akhir Desember 2025 yang sebesar Rp0,986 miliar. Utang
akseptasi Perseroan tersebut dalam mata uang dolar Amerika Serikat.



Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain

Jumlah beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain Perseroan pada akhir Juni 2026 sebesar
Rp991 miliar, meningkat sebesar 195,4% atau Rp655 miliar dari akhir Desember 2025 yang tercatat
sebesar Rp335 miliar. Peningkatan tersebut bila dibandingkan dengan Desember 2025 terutama
berasal dari kewajiban pembelian surat berharga yang mengalami peningkatan sebesar Rp632 miliar.


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.29 MB
Published31 Jul 2026
Pages3
Characters4,682
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bank Indonesia p.1 ×4

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result