Skip to content
Back to announcement

20251202_AYAM_Public Expose_31999288_lamp1.pdf

Other Text extracted AYAM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
                 PT JANU PUTRA SEJAHTERA, TBK
          Ruko Casa Grande No.35, Jl. Ringroad Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta
                     Operational Office : Grha Janu Putra, Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten
                                                      No. Telp     : (0272) 3392034




           Laporan Hasil Pelaksanaan Public Expose Insidentil
                                PT JANU PUTRA SEJAHTERA TBK
                                               (“PERSEROAN’’)


Dalam rangka memenuhi peraturan Bursa Efek Indonesia No.1E tentang kewajiban Penyampaian
Informasi khusunya butir III.3 yang mengatur tentang kewajiban untuk melaksanakan Paparan
Publik ("Public Expose") Tahunan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam setahun, bersama ini
kami sampaikan bahwa Perseroan telah menyelenggarakan Public Expose pada:


Hari/Tanggal : Senin, 1 Desember 2025
Waktu         : 10.30 – 11.30 WIB
Tempat        : Secara daring
Agenda        : Kinerja Keuangan, Prospek Usaha, Target, dan Kendala yang dihadapi.


Public Expose Perseroan telah dilaksanakan di Best Western Jakarta dan virtual melalui aplikasi
zoom pada pukul 10..0 WIB dengan agenda yang disebutkan diatas. Kegiatan Public Expose
Insidentil ditutup dengan sesi tanya jawab.
Peserta yang hadir dalam acara tersebut jajaran manajemen Perseroan, media dan investor. Jajaran
Direksi Perseroan yang hadir sebagai berikut :
       1. Direktur Utama                  : Ibu drh Sri Mulyani
       2. Corporate Secretary             : Bapak Deni Herdiana
Dalam sesi tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan dari peserta yang hadir dan dijawab secara
langsung oleh manajemen Perseroan dengan ringkasan sebagai berikut :
Page 2
                  PT JANU PUTRA SEJAHTERA, TBK
            Ruko Casa Grande No.35, Jl. Ringroad Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta
                       Operational Office : Grha Janu Putra, Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten
                                                        No. Telp     : (0272) 3392034



Berikut adalah kalimat jawaban untuk pertanyaan terkait PUBEX kemarin, serta data point PUBEX
yang relevan:

Pertanyaan 1

   •   Mengingat rencana pembangunan hatchery di dekat IKN pada tahun 2026, bagaimana
       sinkronisasi alokasi Capital Expenditure (Capex) 2026 akan dibagi antara proyek ekspansi
       strategis ini dengan inisiatif penguatan di Jawa (seperti peningkatan kapasitas RPA "Rumah
       Potong Ayam" dan cold chain), terutama dalam konteks menghadapi dinamika harga pakan
       dan tantangan distribusi? Selain itu, bagaimana Perseroan akan memposisikan produk
       karkas dan ayam olahan (jika ada) di pasar baru untuk memaksimalkan peluang dari proyek
       pemerintah (seperti Makan Bergizi Gratis) dan pasar modern, sehingga dapat memastikan
       pertumbuhan pendapatan yang optimal dan margin yang lebih tinggi ?

Jawaban :

       Rencana awal hatchery di Kalimantan, tetapi karena seluruh PS–GPS ada di Jawa, hatchery
       akan dibangun di Kulonprogo/DIY.

       Karena fluktuasi bisnis dari Januari sampai dengan bulan Agustus yang sangat volatile pada
       tahun 2025, sehingga kita akan lakukan unduk mendukung breeding dan GP akan dilakukan
       pada tahun 2026 untuk hatcherynya, dengan membangun hatchery ini bisa lebih efisien lagi.

       Dengan hatchery sendiri, efisiensi DOC final stock dan parent stok akan lebih efisien lagi.
       meningkat. Untuk RPA dan food processing, perusahaan fokus di empat unit utama: GPS,
       PS, layer, dan RPA, sesuai program pemerintah lebih ke program ending akan kita
       prioritaskan.

       Kapasitas RPA 4.000 ekor/jam, masih sangat cukup karena produksi harian bisa mencapai
       14–15 ton. Perusahaan optimis mampu memenuhi kebutuhan MBG, baik 2026 maupun
       2027.

Pertanyaan 2

       Volatilitas harga pakan merupakan tantangan utama industri peternakan. Untuk tahun 2026,
       apa strategi hedging atau pengadaan bahan baku pakan yang lebih defensif yang akan
       diterapkan oleh Perseroan untuk menstabilkan struktur biaya produksi dan melindungi
       margin keuntungan? Lebih lanjut, bagaimana Perseroan memastikan keberlanjutan dan
       peningkatan kualitas program kemitraan dengan peternak di Jawa dan Bali, agar
       produktivitas, standar kualitas ayam, serta kepastian pasokan dapat terjaga secara konsisten
Page 3
                  PT JANU PUTRA SEJAHTERA, TBK
            Ruko Casa Grande No.35, Jl. Ringroad Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta
                       Operational Office : Grha Janu Putra, Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten
                                                        No. Telp     : (0272) 3392034



      di tengah tuntutan efisiensi operasional dan standar produk yang lebih tinggi (khususnya
      untuk produk yang masuk ke rantai dingin dan RPA "Rumah Potong Ayam")?

Jawaban :

      Untuk pakan, Perseroan belum berencana membangun pabrik pakan sendiri.
      Strategi utama kami adalah memperkuat kerja sama jangka panjang dengan pabrik-
      pabrik pakan yang kredibel.

      Dengan kerja sama jangka panjang, harga pakan yang kami terima lebih stabil karena pabrik
      pakan biasanya memiliki stok 2–3 bulan, sehingga tidak langsung menaikkan harga saat
      bahan baku dunia naik.

      Ini menjadi langkah utama kami untuk menjaga biaya produksi tetap stabil dan melindungi
      margin.

      Terkait kemitraan peternak, kestabilan harga pakan ini juga membantu menjaga
      produktivitas dan kualitas ayam. Dengan biaya yang lebih terkontrol dan pasokan pakan
      lebih terjamin, kerja sama dengan peternak—termasuk untuk kebutuhan rantai dingin dan
      RPA—dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan

Pertanyaan 3

      Kinerja Perseroan Q3 2025 turun, tapi kenapa harga saham AYAM justru naik?, melihat
      prospek 2026 seperti apa strategy yang akan dijalankan?, dan berapa capex direncanakan,
      dan kemana target penyerapannya, bagaiman sumber pendanaannya?

Jawaban

      Pergerakan harga saham sepenuhnya ditentukan oleh mekanisme pasar dan pelaku pasar
      dapat memiliki penilaian masing-masing terhadap perkembangan industri, arah kebijakan
      pemerintah, dan prospek sektor poultry secara umum.”

      “Untuk menghadapi 2026, Perseroan fokus pada unit usaha yang lebih stabil dan berpotensi
      memberikan kontribusi lebih besar, terutama bisnis layer komersial serta penguatan
      kapasitas breeding. Pergeseran fokus ini mulai dilakukan sejak semester akhir 2025 agar
      selaras dengan kebutuhan pasar dan program pemerintah.”

      “Terkait rencana belanja modal (CAPEX) tahun 2026, alokasinya diperkirakan sekitar
      Rp130 miliar. Anggaran tersebut diarahkan terutama pada pengembangan unit layer
      komersial dan peningkatan kapasitas breeding. Sumber pendanaan direncanakan melalui
      kombinasi kerja sama strategis dan alokasi laba secara bertahap, dengan tetap
      mempertimbangkan prinsip kehati-hatian
Page 4
                  PT JANU PUTRA SEJAHTERA, TBK
            Ruko Casa Grande No.35, Jl. Ringroad Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta
                       Operational Office : Grha Janu Putra, Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten
                                                        No. Telp     : (0272) 3392034



Pertanyaan 4

      Melihat prospek 2026 seperti apa strategi yang akan di jalankan dan berapa capex yang di
      rencanakan dan kemana target penyerapannya? Lalu darimana sumber pendanaan
      untuk capex tersebut?

Jawaban :

      Perseroan melihat tahun 2026–2027 sebagai momentum besar, terutama karena program
      pemerintah di sektor pangan, seperti program makan bergizi gratis (MBG).

      Permintaan nasional terhadap protein hewani diproyeksikan meningkat, dan JPS berada
      dalam posisi yang tepat untuk menangkap peluang tersebut. Fokus ekspansi ke depan akan
      diarahkan ke unit usaha layer karena kontribusinya yang stabil dan kebutuhan telur nasional
      yang terus meningkat. Untuk mengejar target pendapatan, Perseroan mempertimbangkan
      model ekspansi yang tidak membebani neraca secara berlebihan, seperti:

      kerja sama operasional, pemanfaatan laba bersih sebagai modal bertahap, peningkatan
      efisiensi di unit existing. Oleh karena itu, target Rp130 miliar pada 2026 dinilai realistis
      namun tetap menantang, bergantung pada stabilitas harga ayam dan DOC nasional.

Pertanyaan 5

      Rumor Danantara disebut akan menggelontorkan Rp20 triliun untuk penguatan rantai pasok
      ayam dan telur nasional. Di tengah isu itu, apakah manajemen AYAM pernah menerima
      komunikasi resmi atau permintaan kerja sama dari pihak Danantara terkait program
      penguatan rantai pasok ayam untuk MBG?Jika iya sejauh mana komunikasi tersebut, berapa
      nilai kerja samanya?

Jawaban :

      Mengenai rumor Danantara Perseroan belum secara resmi berkomunikasi dengan Danatara,
      tetapi Perseroan melihat ada impact yang cukup besar untuk industri unggas dan Perseroan
      merasakan dampak yang positif dari Danantara.

Pertanyaan 6

      Dengan kondisi kinerja kuartalan AYAM yang masih mencatatkan kerugian, bagaimana
      manajemen memastikan bahwa ekspektasi pasar yang terpicu isu Danantara tidak berbalik
      menjadi tekanan jual?
Page 5
                  PT JANU PUTRA SEJAHTERA, TBK
            Ruko Casa Grande No.35, Jl. Ringroad Utara, Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta
                       Operational Office : Grha Janu Putra, Jalan Pemuda, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten
                                                        No. Telp     : (0272) 3392034



Jawaban :

      Memang di Kuartal III Perseroan masih mencatatkan kerugian karena harga jual di pasar
      sepanjang Januari sampai Agustus sangat fluktuatif dan berada jauh di bawah HPP. Namun
      program yang dikaitkan dengan Danantara ini sebenarnya bukan isu, melainkan bagian dari
      upaya pemerintah untuk menyeimbangkan bisnis poultry secara nasional. Tujuannya adalah
      menjaga kestabilan harga dan memastikan keseimbangan supply–demand.”

      “Dengan adanya peran pemerintah dalam stabilisasi harga, dampaknya akan positif bagi
      Perseroan. Selain itu, Perseroan juga melakukan efisiensi internal, perbaikan performa
      produksi, dan memperkuat kerja sama dengan perusahaan pakan yang kredibel. Langkah-
      langkah tersebut membuat struktur biaya lebih efisien dan daya saing produk meningkat.”

      “Jika harga di pasar lebih stabil dan perusahaan lebih efisien, maka risiko tekanan jual akibat
      sentimen jangka pendek dapat ditekan. Program pemerintah yang menjaga kestabilan harga
      justru memberi peluang agar kinerja ke depan bisa lebih baik dibanding kondisi Kuartal III.



Pertanyaan 7

      Apakah Perseroan akan expansi ke luar DIY secara organik maupun utntuk support supply
      chain MBG di luar DIY?

Jawaban :

      Perseroan membuka peluang ekspansi ke luar Yogyakarta sebagai bagian dari rencana
      jangka menengah 3–5 tahun ke depan. Namun, ekspansi tidak dilakukan secara agresif
      karena perusahaan ingin memastikan bahwa profitabilitas wilayah Jawa dan DIY tidak
      terganggu.Manajemen menilai setiap wilayah memiliki karakteristik pasar, harga, dan rantai
      pasok yang berbeda sehingga perlu kajian kelayakan yang mendalam.Perseroan tetap
      memiliki aspirasi untuk menjadi pelaku nasional, sehingga ekspansi tetap menjadi bagian
      dari visi besar perusahaan. Bila peluangnya selaras dengan kapasitas finansial dan
      operasional, ekspansi akan dilakukan melalui pendekatan bertahap, termasuk kemungkinan
      kerja sama strategis.
Page 6
      Daftar Hadir Investor (Public) dan Media
   Public Expose PT Janu Putra Sejahtera Tbk – 1 Desember 2025
No                Nama Peserta                      Keterangan
1     Sri Mulyani                          Direksi / Pembicara
2     Moderator                            Host
3     Deni                                 Corsec / Pembicara
4     Rizki – EmitenNews                   Media
5     Desty – KabarBursa.com               Media
6     Diah Amini Dii                       Public/Investor
7     Irsyady Hanief                       Public/Investor
8     M. Ubaidillah – SWA                  Media
9     Muhammad Heru Mustofa                Public/Investor
10    Reksa Aditya                         Public/Investor
11    Reli Reza Priyambada                 Public/Investor
12    Rizki – EmitenNews (duplicate device) Media
13    Stefan                               Public/Investor
14    William                              Public/Investor
15    Yehezkiel Christian – HP             Public/Investor
16    Zsasya – Investortrust.id            Media/Investor

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.45 MB
Published2 Dec 2025
Pages6
Characters12,869
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org JANU PUTRA SEJAHTERA TBK p.1 ×15
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
possible person Sri Mulyani p.1 ×2
possible person Reza Priyambada p.6
unresolved person Deni Herdiana p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result