Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2025
PT BAKRIE TELECOM TBK
I. PENYELENGGARAAN
Hari/Tanggal : Jum’at / 28 November 2025
Waktu : Pukul 14.15 s/d 15.00
Metode : Melalui daring (Online)
Link Zoom : Topik: Public Expose Tahun 2025 PT Bakrie Telecom
https://us02web.zoom.us/j/88335964755?pwd=IiCCDPr9c1esgiAZa
OCbG2FRsbLJPq.1 ID Rapat: 883 3596 4755 Kode Sandi: 510841
Lokasi : Ruang Meeting BTEL Group, Wisma Bakrie Lt. 4, Jl HR Rasuna
Said Kav B-1, Kuningan, Jakarta Selatan.
II. KEHADIRAN MANAJEMEN
Public Expose Tahunan dihadiri oleh Manajemen Perseroan sebagai berikut:
- Agustinus Harimurti, Direktur Utama
- Esfandry Ferdinal Syaiful, Direktur
- Albert Wicaksana, Direktur
- Purwoko Suatmadji, Corporate Secretary
III. MATERI
A. Materi Public Expose
Materi Public Expose telah disampaikan kepada publik melalui website
IDX.co.id pada tanggal November 2025
B. Resume Pemaparan Materi Public Expose
Manajemen BTEL Group memberikan paparan terkait dengan perkembangan
industri TMT dengan merujuk pada kondisi ekonomi global, antara lain sebagai
berikut:
✓ BTEL Group kini mengelola delapan pilar bisnis utama, mencakup
telekomunikasi korporat, layanan TI dan engineering, IT managed services,
broadcast equipment, content production services, multiplexing, serta digital
media agency. Seluruh portofolio tersebut terintegrasi dalam satu ekosistem
1
Page 2
yang memperkuat posisi BTEL sebagai pemain TMT (Telecommunications,
Media & Technology) yang menyeluruh.
✓ Industri Business Process Outsourcing (BPO) di Indonesia mencatat
pertumbuhan yang solid. Nilai pasar mencapai USD 2,21 miliar pada 2024, naik
dari USD 2,01 miliar di 2023, dan diperkirakan tumbuh dengan CAGR 10,1%
hingga 2030. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya penggunaan layanan
berbasis cloud di sektor perbankan, keuangan, HR, IT, dan telekomunikasi,
yang membuka peluang besar bagi unit LPD dalam layanan B2B dan call
center.
✓ Pasar perkantoran Jakarta menunjukkan pemulihan yang konsisten. Pada
kuartal ketiga 2025, suplai di CBD mencapai 7,4 juta meter persegi dan 3,9 juta
meter persegi di luar CBD. Permintaan ruang kantor meningkat terutama dari
ekspansi perusahaan multinasional di sektor teknologi, energi, dan jasa
keuangan. Tingkat okupansi CBD yang naik menjadi 75% turut memperkuat
kebutuhan akan layanan telekomunikasi dan IT managed services BTEL
Group, khususnya bagi penyewa gedung-gedung high-rise.
✓ Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) terus berkembang pesat.
Penetrasi internet mencapai 229,4 juta pengguna atau 80,66% populasi pada
2024. Nilai pasar ICT diproyeksikan mencapai USD 46,57 miliar pada 2025 dan
meningkat menjadi USD 75,35 miliar pada 2030 dengan CAGR 10,1%.
Pertumbuhan ini mendorong permintaan atas infrastruktur digital, layanan IT,
hingga layanan broadcast—segmen yang menjadi fokus utama unit ITN dan
VIVAT.
✓ Dengan momentum pertumbuhan di ketiga sektor tersebut, BTEL Group
berada pada posisi yang kuat untuk menangkap peluang melalui layanan
telekomunikasi korporat, infrastruktur digital, IT services, dan solusi media yang
semakin dibutuhkan pasar.
✓ VIVAT memiliki tiga sumber pendapatan utama, yaitu layanan multiplexer,
2
Page 3
content & event production services, serta broadcast equipment services. Saat
ini, VIVAT mengoperasikan layanan mux di 16 provinsi dan 35 wilayah siar,
dengan lebih dari 164 channel TV yang disalurkan kepada pemirsa. Aktivitas
event dan produksi konten juga menunjukkan peningkatan signifikan dari 2023
ke 2024, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan industri akan layanan kreatif
dan penyiaran. Selain itu, penguatan sinyal di wilayah JABODETABEK turut
mendorong peningkatan kualitas penerimaan antena indoor di berbagai
daerah, memperluas jangkauan dan kualitas layanan VIVAT secara
keseluruhan
✓ Sangads tetap berfokus pada layanan creative dan digital marketing dengan
menawarkan solusi end-to-end, mulai dari strategi komunikasi, media buying,
SEO, hingga layanan kreatif seperti desain grafis dan produksi konten. Untuk
memperluas kapasitas bisnisnya, Sangads juga memperkuat fungsi business
development guna menangkap peluang baru di tengah dinamika industri digital
yang semakin disruptif dan kompetitif
✓ ITN mengelola dua pilar utama layanan, yaitu IT Managed Services dan
Engineering Services. Sepanjang 2025, ITN berhasil memperpanjang sejumlah
kontrak strategis, mencakup layanan NOC, email resmi Zimbra, instalasi fiber
optic, panel listrik, hingga sistem surveillance. Layanan tersebut didukung oleh
basis klien yang kuat, meliputi perusahaan teknologi, logistik, operator
pelabuhan, pengelola gedung perkantoran, serta rumah produksi
entertainment. Dengan portofolio ini, ITN terus memperkuat perannya sebagai
penyedia solusi IT dan engineering yang andal dan berkelanjutan
✓ LPD mencatat kinerja operasional yang positif sepanjang 2025, ditandai
dengan perpanjangan kontrak dua tahun dari operator jalan tol dan universitas
negeri, serta peningkatan jumlah nomor akses. LPD kini menghadirkan solusi
omnichannel yang mengintegrasikan WhatsApp, Telegram, Email, SMS, dan
media sosial dalam satu aplikasi, dilengkapi SBC untuk memastikan keamanan
3
Page 4
dan kualitas panggilan.
Selain layanan nomor akses, LPD juga menyediakan WhatsApp Business API,
integrasi CRM, chatbot, serta layanan pengadaan dan instalasi perangkat
seperti IP Phone dan IP PBX. Didukung kemitraan strategis yang solid
sepanjang 2025, LPD tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan, khususnya
peningkatan jumlah nomor akses pada 2026.
✓ Strategi BTEL ke depan difokuskan pada tiga area utama. Pertama,
memperkuat value added service bagi pelanggan eksisting melalui
pengembangan omnichannel contact center, peningkatan layanan purna jual,
dan penyediaan solusi yang lebih personal. Kedua, memperluas basis
pelanggan dengan mengoptimalkan kinerja tim penjualan, menerapkan
segmentasi berbasis kebutuhan pelanggan, serta memperdalam penetrasi ke
segmen B2B dan B2G. Ketiga, membangun jaringan kemitraan strategis untuk
mendorong pertumbuhan di sektor IoT, telekomunikasi, media konten, serta
layanan produksi video dan audio. Dengan strategi ini, BTEL diarahkan untuk
tumbuh lebih kompetitif dan berkelanjutan di pasar TMT
✓ Terkait kinerja keuangan sampai dengan 9M2025, Perseroan menyampaikan
sebagai berikut:
Pada 9M25, pendapatan konsolidasian BTEL Group mencapai Rp85,9 miliar,
turun 12,8% yoy terutama akibat penurunan pendapatan iklan di Sangads.
Meski demikian, Perseroan berhasil mencatat peningkatan profitabilitas yang
kuat. Gross profit margin naik dari 45,7% menjadi 55,6%, sementara EBITDA
margin melonjak signifikan dari 7,9% menjadi 22,1%.
Yang terpenting, BTEL berhasil membukukan laba bersih positif sebesar Rp13
miliar, didorong oleh membaiknya kinerja operasional dan tidak adanya lagi
4
Page 5
beban bunga. Pencapaian ini menandai langkah penting dalam memperkuat
struktur keuangan dan meningkatkan keberlanjutan pertumbuhan Perseroan
Total aset BTEL Group tercatat sebesar Rp57,8 miliar, sementara total liabilitas
turun ringan menjadi Rp6.022,8 miliar. Dari sisi operasional, Perseroan
melakukan rightsizing karyawan dari 689 menjadi 514 orang sepanjang 2025.
Langkah efisiensi ini berdampak signifikan pada penurunan liabilitas imbalan
kerja, dari Rp45,9 miliar menjadi Rp18,4 miliar, sehingga memperkuat struktur
biaya dan meningkatkan fleksibilitas operasional Perseroan
Pada periode 9M-2025, arus kas operasional menunjukkan penurunan pada
sisi collection menjadi Rp83,4 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya
Rp 95,7miliar, seiring turunnya pendapatan Sangads. Di saat yang sama, arus
kas keluar untuk pembayaran karyawan meningkat menjadi Rp37 miliar akibat
pembayaran pesangon. Meski demikian, Perseroan tetap menjaga likuiditas
dan menjalankan langkah efisiensi untuk memastikan arus kas operasional
tetap terkendali.
IV. TANYA JAWAB
Terdapat 2 pertanyaan yang diajukan dalam Public Expose Tahunan 2025
1. Pertayaan terkait proyeksi Laporan Keuangan Tahun 2025:
Penjelasan:
Jika merujuk pada kinerja keuaangan pada 9M25 (Quartal III) di mana
pendapatan konsolidasian BTEL Group mencapai Rp85,9 miliar, turun 12,8%
yoy terutama akibat penurunan pendapatan iklan di Sangads, maka
kemungkinan akan terjadi sedikit penurunan kinerja keuangan BTEL Group.
Namun demikian Perseroan akan terus berusaha dalam kurun waktu ini untuk
setidaknya menekan angka penurunan tersebut.
2. Pertanyaan terkait dengan ralisasi pembukaan suspensi saham BTEL pada
tahun 2025:
5
Page 6
Penjelasan:
Pembukaan suspensi saham BTEL terus diupayakan dengan memperbaiki
kinerja laporan keuangan dan going concern Perseroan, ditambah dengan
manajemen terus melakukan kordinasi dan konsultasi dengan otoritas bursa
terkait dengan upaya pembukaan suspensi saham BTEL tersebut.
3. Pertanyaan terkait realisasi konversi OWK pada tahun 2026:
Penjelasan:
Perseroan akan sangat mengharapkan semua kreditur PKPU melakukan
konversi OWK yang akan dilakukan pada tahun 2026, karena dengan konversi
OWK tersebut maka akan memperbaiki kinerja laporan keuangan Perseroan;
4. Pertanyaan terkait strategi pengembangan usaha data center:
Penjelasan:
Perseroan terus membuka peluang-peluang usaha demi memperbaiki going
corncern, termasuk peluang berpastisipasi dalam bisnis Data Center. Dukungan
grup usaha Bakrie amat sangat dibutuhkan untuk merealisasikan hal ini, dan
akan terus dikomunikasikan dengan anggota Grup Bakrie yang relevan dengan
bisnis ini.
5. Pertanyaan terkait apakah BTEL Group akan kembali ke bisnis FWA:
Penjelasan:
Perseroan memandang bahwa bisnis FWA sudah tidak relevan lagi dengan
perkembangan tren telekomunikasi saat ini, terlebih lagi dengan telah
berkembangnya layanan data dan internet saat ini.
V. DAFTAR KEHADIRAN PESERTA
Kehadiran Peserta:
a. Manajemen Perseroan: 4 orang secara offline;
b. Masyarakat: sejumlah 12 peserta secara online.
===*==
6
Page 7
Page 8
Page 9
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.