Skip to content
Back to announcement

20260731_IPCM_Laporan Informasi dan Fakta Material_32116591_lamp1.pdf

Financial statement Text extracted IPCM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
SIARAN PERS
Nomor: HM.01.02/31/7/2/KGC/SPR/JAI-26


                         Laporan Keuangan Semester I 2026 :
              IPCM BUKUKAN PENDAPATAN Rp729,68 MILIAR, NAIK 2,20% YoY

Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM), perusahaan penyedia jasa pemanduan
dan penundaan kapal yang merupakan bagian dari Pelindo Group, tetap mencatatkan kinerja operasional yang
positif pada Semester I 2026 di tengah meningkatnya tantangan industri maritim global. Berdasarkan laporan
keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026, Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar
Rp729,68 miliar, meningkat 2,20% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp714,00
miliar.

Pencapaian tersebut menunjukkan resiliensi bisnis IPCM dalam menjaga pertumbuhan di tengah meningkatnya
tekanan eksternal, antara lain kenaikan harga minyak dunia yang berdampak pada biaya operasional kapal. Di
tengah tantangan tersebut, Perseroan tetap mampu mempertahankan pertumbuhan pendapatan melalui
penguatan efektivitas operasional, peningkatan produktivitas armada, optimalisasi layanan, serta sinergi yang
berkelanjutan dalam ekosistem Pelindo Group.

Kontributor utama pendapatan IPCM masih berasal dari jasa pelayanan kapal yang mencapai Rp704,27 miliar
atau sekitar 96,52% dari total pendapatan Perseroan. Segmen ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan
jasa penundaan yang meningkat 3,94% secara tahunan (Year on Year/YoY) menjadi sebesar Rp664,42 miliar.

Selain itu, beberapa segmen bisnis turut menunjukkan pertumbuhan positif, antara lain pendapatan jasa
pelayanan kapal pada Pelabuhan Umum (Pelum) yang meningkat 6,54% YoY menjadi Rp326,53 miliar,
pendapatan dari Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) tumbuh 11,42% YoY menjadi Rp139,90 miliar,
serta pendapatan jasa pengangkutan dan layanan lainnya meningkat 7,89% YoY menjadi Rp25,42 miliar.

Perseroan juga melihat prospek pertumbuhan yang positif pada segmen Terminal Khusus (Tersus), seiring
meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, termasuk rencana layanan kunjungan kapal asing dari salah satu
perusahaan raksasa pelayaran global yaitu mother vessel berukuran Handymax/Supramax (150-200 Meter)
sampai dengan Panamax (>250 Meter) secara reguler 3-4 Call Per Bulan di Pelabuhan Patimban.
Perkembangan tersebut diharapkan kapal-kapal Container besar yang berkunjung di Pelabuhan Tanjung Priok
dapat juga bersandar di Pelabuhan Patimban serta dapat membuka peluang peningkatan permintaan atas
layanan pemanduan dan penundaan kapal yang menjadi kompetensi utama IPCM.

Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa Semester I 2026
merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri maritim. Meski demikian, IPCM mampu
mempertahankan pertumbuhan pendapatan dan menjaga keberlangsungan operasional secara optimal.

"Kenaikan harga energi global memberikan tekanan terhadap biaya operasional industri pelayaran. Namun
demikian, IPCM tetap mampu menjaga pertumbuhan pendapatan melalui peningkatan efektivitas operasional,
optimalisasi utilisasi armada, serta penguatan sinergi dengan Pelindo Group. Hal ini mencerminkan ketahanan
model bisnis Perseroan dalam menghadapi dinamika eksternal," ujar Shanti.

Dari sisi pengembangan pasar, kontribusi segmen captive market Pelindo terus mengalami penguatan dengan
kontribusi mencapai 63,92% terhadap total pendapatan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun
sebelumnya sebesar 60,51%. Hal ini menunjukkan efektivitas sinergi dalam ekosistem Pelindo Group sekaligus
memperkuat posisi IPCM sebagai penyedia layanan marine yang terpercaya.

Fundamental keuangan Perseroan juga tetap terjaga dengan baik. Hingga akhir Juni 2026, total aset IPCM
meningkat 2,32% dibandingkan posisi akhir tahun 2025 menjadi Rp1,75 triliun, sementara aset lancar tumbuh
4,79% menjadi Rp1,06 triliun. Kondisi tersebut menunjukkan kemampuan Perseroan dalam menjaga likuiditas,
mendukung kebutuhan operasional, serta menyediakan ruang bagi pengembangan usaha secara
berkelanjutan.
Page 2
Konsisten Memberikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham
Komitmen IPCM dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham juga tercermin dari keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 23 Juni 2026 yang menyetujui penggunaan laba tahun
buku 2025 sebesar Rp196,44 miliar untuk pembagian dividen final sebesar Rp125,51 miliar atau sekitar 63,90%
dari laba bersih, dengan nilai sebesar Rp23,75 per lembar saham yang telah didistribusikan pada 24 Juli 2026.

Pembagian dividen tersebut menjadi bentuk apresiasi Perseroan atas dukungan dan kepercayaan para
pemegang saham sekaligus mencerminkan komitmen IPCM dalam menjaga keseimbangan antara
pertumbuhan bisnis, penguatan fundamental perusahaan, dan optimalisasi nilai bagi investor.

Perkuat Komitmen ESG melalui Program TJSL Berkelanjutan
Pada Mei 2026, IPCM berhasil meraih penghargaan “Indonesia Best CSR in Pilotage & Towage Sector 2026”
dalam ajang Indonesia Best CSR Awards 2026 yang diselenggarakan oleh The Iconomics bersama Axia
Research. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kajian CSR Brand Equity yang menilai tingkat
kesadaran publik terhadap aktivitas CSR perusahaan serta citra perusahaan dalam menjalankan tanggung
jawab sosialnya.

Sekretaris Perusahaan IPCM, Eddy Haristiani, menegaskan komitmen Perseroan dalam menjalankan bisnis
yang berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja ekonomi, tetapi juga menciptakan
manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi IPCM untuk terus
meningkatkan kualitas program TJSL agar memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan
lingkungan. Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan
penciptaan nilai sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutup Eddy.

                                                              *Selesai*

PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM)

PT Jasa Armada Indonesia Tbk merupakan satu-satunya perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencatatkan
sahamnya pada Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017. Emiten dengan kode (ticker) IPCM ini merupakan bagian dari PT Pelabuhan
Indonesia (Persero) Group.

Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan penundaaan kapal serta jasa maritim lainnya dengan
pangsa pasar utama yaitu melayani kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Regional 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang
meliputi 11 (sebelas) pelabuhan dengan perluasan pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Sekretaris Perusahaan,
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM)




Sanggahan
Dokumen ini (siaran pers/pembaruan berita/materi presentasi) disusun oleh PT Jasa Armada Indonesia Tbk (“IPCM”) dan diedarkan semata-
mata untuk tujuan penyampaian informasi umum. Dokumen ini tidak ditujukan bagi pihak atau tujuan tertentu dan tidak merupakan suatu
rekomendasi terkait efek IPCM. Tidak ada jaminan, baik tersurat maupun tersirat, atas keakuratan atau kelengkapan informasi yang
terkandung di dalam dokumen ini. Seluruh opini dan estimasi yang dimuat dalam dokumen ini merupakan penilaian Perseroan pada tanggal
penyusunan dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. IPCM menegaskan tidak bertanggung jawab atas
segala tuntutan atau kerugian yang mungkin timbul atau diderita oleh pihak mana pun sebagai akibat dari ketergantungan terhadap seluruh
atau sebagian isi siaran pers ini. Baik IPCM maupun perusahaan afiliasinya beserta masing-masing karyawan dan agennya tidak menerima
tanggung jawab apa pun atas setiap kesalahan, kelalaian, baik yang disengaja maupun tidak, dalam siaran pers ini, termasuk setiap
ketidakakuratan atau kekurangan informasi yang dapat timbul karenanya.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.16 MB
Published31 Jul 2026
Pages2
Characters7,775
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Jasa Armada Indonesia Tbk p.1 ×12
linked person Shanti Puruhita p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.2
possible org PT Pelabuhan Indonesia (Persero) p.2 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result