Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Nomor : 016-K/CORSEC/DGNS/XI/2025
Tanggal : 1 Desember 2025
Perihal : Laporan Penyelenggaraan Public Expose Tahunan
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (“Perseroan”)
Lampiran : 1 (satu) berkas
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building
Jalan Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190
U.P : Bapak I Gede Nyoman Nyetna
Direktur Penilai Perusahaan
Ditempat
Dengan Hormat,
Salam Sejahtera. Terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin baik dengan PT Diagnos
Laboratorium Utama Tbk. Semoga kita semua senantiasa dalam keadaan sehat dan selalu
berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor: Kep-306/BEJ/07-2004
tanggal 19 Juli 2004 tentang Peraturan No I-E tentang kewajiban Penyampaian Informasi, dan
merujuk pada surat No. 014-K/CORSEC/DGNS/XI/2025 tanggal 12 November 2025 perihal
Penyampaian Materi Public Expose, maka Bersama surat ini PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
(“Perseroan”) menyampaikan hasil pelaksanaan public expose sebagai berikut:
I. Jadwal Pelaksanaan
Paparan Public (Public Expose) Perseroan telah diselenggarakan pada:
Hari/tanggal : Rabu / 26 November 2025
Pukul : 10.00 WIB s.d 10.37 WIB
Tempat : Virtual Zoom Meeting
II. Acara Public Expose Tahunan
Acara Public Expose Tahunan Perseroan disampaikan oleh Manajemen Perseroan
yang terdiri dari:
a. Fergus Richard : Direktur Utama
b. Stefanus Ivanly : Corporate Secretary
c. Dessy Savitri Lapagu : Head of Corporate Finance & Investor Relation
Berdasarkan daftar hadir, peserta yang hadir secara online pada public expose
tahunan ini sebanyak 75 (tujuh puluh lima) orang (sebagaimana terlampir).
III. Materi
Presentasi yang dipaparkan meliputi topik dibawah ini:
a. Tinjauan Profil Umum Perusahaan
b. Tinjauan Performance Q3 2025
c. Tinjauan Pasar dan Strategi pertumbuhan
d. Tinjauan Kinerja Keuangan
Page 2
IV. Tanya Jawab
Selanjutnya kami sampaikan ringkasan pertanyaan yang diajukan oleh peserta
beserta tanggapan Manajemen selama berlangsungnya acara sebagai berikut:
Pertanyaan Saudara Daniel – Investor
1. Bisa dijelaskan strategi konkret dan roadmap jangka menengah-panjang untuk
mentransformasi Diagnos dari sekedar penyedia jasa Laboratorium menjadi
sebuah platform healthcare yang terintegrasi? Metrik keberhasilan apa yang
manajemen gunakan untuk mengukur adopsi dan dampak finansial dari
transformasi digital ini dan bagaimana DGNS memastikan platform ini menjadi
sumber pendapatan berulang (recuring revenue) yang signifikan, bukan hanya
nilai tambah semata?
Jawaban:
Perusahaan telah bertransformasi dari laboratorium penyedia layanan bagi
rumah sakit menjadi laboratorium yang berekspansi secara eksternal dengan
memperluas jangkauan (presence) dan mengembangkan layanan klinik. Layanan
tersebut berfokus pada pemeriksaan diagnostik maupun screening untuk
kebutuhan preventif dan kuratif dalam konteks primary care, termasuk
pemeriksaan Medical Check Up yang terintegrasi dengan teknologi—yang kami
sebut sebagai Smart Medical Check Up—yang mampu memprediksi kondisi
kesehatan hingga 10 tahun ke depan.
Indikator keberhasilan diukur melalui volume penggunaan layanan serta tingkat
kepuasan masyarakat, khususnya konsumen terhadap layanan yang kami
hadirkan. Fokus kami tidak terbatas pada pemeriksaan sekali waktu, tetapi pada
hubungan jangka panjang melalui upaya preventif dan promotif, sehingga pasien
terdorong untuk melakukan pemeriksaan secara berkelanjutan.
2. Ditengah persaingan harga yang ketat, keunggulan kompetitif unik (unique
selling proposition) apa yang akan DGNS tonjolkan dalam 2-3 tahun kedepan
untuk mempertahankan dan meningkatkan market share? Apakah ini akan
difokuskan pada penguatan layanan diagnostic khusus (misalnya, oncologi,
genetika) keunggulan dalam kecepatan dan akurasi hasi (turnaround time), atau
kemitraanstrategis dengan penyedia layanan Kesehatan lainnya? Bagaimana
strategi ini mengamankan pricing power DGNS?
Jawaban:
Harga layanan kami sangat kompetitif. Kami tidak pernah memposisikan diri
sebagai penyedia layanan dengan harga tertinggi di antara pemain laboratorium
lainnya, serta secara konsisten menawarkan berbagai skema promo atau diskon
bagi pelanggan kami, baik B2C, B2B, maupun B2B2C.
Keunggulan layanan (Unique Selling Proposition/USP) kami terletak pada produk
yang dikembangkan berdasarkan empat pilar utama yaitu: Fertility, Infectious,
Rare Disease, & Oncology (FIRO), yang disusun berlandaskan kebutuhan pasar, di
mana kami telah berada selangkah lebih maju dalam menyediakan berbagai
pemeriksaan panel yang relevan dan komprehensif.
Page 3
3. Dapatkah Manajemen membagikan kerangka kerja (framework) dan kriteria spesifik dalam mengevaluasi peluang ekspansi organic maupun akuisisi kedepan? Faktor geografis, demografis, atau sinergi operational apa yang diprioritaskan? Selain itu bagaimana DGNS memastikan integrasi dan standarisasi layanan yang mulus diseluruh jaringan agar kualitas Diagnos tetap konsisten di setiap cabang baru atau hasil akusisi? Jawaban: Manajemen secara konsisten mempertimbangkan faktor demografis dan geografis dalam pengembangan usaha. Kami memiliki skema internal feasibility study yang digunakan untuk menganalisis potensi wilayah dari aspek geografis, demografis, serta ketersediaan rekanan. Selain itu, kami juga mempelajari pertumbuhan industri laboratorium di berbagai daerah, termasuk Medan dan Bandung. Di tingkat internal, kami memiliki dua tim yang berfokus pada pengendalian kualitas: tim operasional dan medis yang memastikan kepatuhan terhadap standar layanan serta kaidah medis, serta tim manajemen yang menangani proses standardisasi, sertifikasi ISO, dan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan. 4. Biaya bahan baku dan reagen merupakan komponen biaya terbesar, yang rentan terhadap fluktuasi nilai tukar dan inflasi. Strategi manajemen rantai pasokandan hedging seperti apa yang telah disiapkan untuk mitigasi resiko kenaikan biaya ini? Selain itu dalam Upaya meningkatkan margin, inisiatif efisiensi operational apa yang sedang dijalankan (misalnya otomatisasi di lab pusat, optimalisasi rute pengambilan sampel) dan berapa target penghematan biaya (cost saving) yang ingin dicapai dalam periode 2025-2026? Jawaban: Reagen merupakan komponen bahan baku terbesar dalam operasional kami. Saat ini terdapat kesepakatan price protection dengan para rekanan, sehingga mereka tidak secara serta-merta menaikkan harga. Selain itu, karena kami melakukan pembelian dari vendor lokal, perusahaan tidak terkena dampak langsung dari volatilitas nilai tukar. Seiring meningkatnya volume pemeriksaan, kami mampu meningkatkan gross profit margin melalui efisiensi operasional, antara lain dengan memanfaatkan laboratorium sentral untuk konsolidasi pemeriksaan—baik pemeriksaan rutin maupun esoterik. Dengan pembangunan klinik, semakin banyak jenis pemeriksaan yang dapat kami kerjakan secara mandiri, sehingga turut berkontribusi pada peningkatan gross profit margin perusahaan.
Page 4
5. Bisnis tradisional pengujian sampel di fasilitas fisik beresiko menjadi kurang relevan. Bagaimana DGNS mendefiniskan ulang dirinya sendiri agar tidak sekadar menjadi ‘pemain infrastruktur’ yang dapat dengan mudah di-disintermediate (disingkirkan dari posisi sebagai perantara? Jawaban: Perusahaan akan tetap relevan karena kami tidak hanya berperan sebagai laboratorium, namun terus mengembangkan portofolio layanan kami. Inovasi dilakukan mulai dari produk yang tidak dimiliki kompetitor hingga produk jangka panjang yang mampu memproyeksikan risiko penyakit hingga 10 tahun ke depan, sehingga dapat meningkatkan jumlah recurring customers. Arah pengembangan produk kami juga mulai bergeser dari layanan diagnostik semata menuju layanan yang lebih prediktif dan berorientasi pada kesehatan jangka Panjang. Pertanyaan Saudara Dono – Media SWA 1. Jumlah klinik sampai akhir tahun, berapa? Target penambahan klinik di tahun depan berapa dan juga investasi untuk pengembangan klinik? Jawaban: Saat ini kami telah memiliki 36 titik layanan. Hingga akhir tahun ini, kami juga menjalin kerja sama dengan beberapa klinik lokal melalui Lab Helix, dengan target penambahan lima klinik baru. Untuk tahun depan, fokus kami adalah memperkuat dan mengembangkan klinik yang telah kami bangun. Kami berencana mengalokasikan investasi sebesar Rp12 miliar untuk pengadaan peralatan laboratorium guna memperkaya layanan sekaligus meningkatkan kapabilitas klinik yang ada. Pertanyaan Saudara Alief – Media Kontan 1. Apa saja strategi yang disiapkan untuk meningkatkan kinerja sampai akhir tahun depan? Dan untuk tahun depan apakah sudah ada target dan kisaran CAPEX? Jawaban: Kami cukup optimis hingga akhir tahun. Meskipun kinerja pada kuartal I 2025 berada dalam tekanan, performa pada kuartal II dan III menunjukkan peningkatan. Pada kuartal IV ini, fokus kami adalah pada proyek Medical Check Up (MCU), di mana melalui Smart MCU kami membantu perusahaan melakukan screening kesehatan karyawan, selain adanya permintaan musiman MCU di akhir tahun. Memasuki tahun depan, kami akan terus mengembangkan portofolio produk— selaras dengan investasi belanja modal (capex)—serta mulai menawarkan produk-produk yang ditujukan bagi dokter anak dan obgyn. Di saat yang sama, kami juga akan memperkuat dan mengoptimalkan operasional klinik-klinik yang telah beroperasi.
Page 5
Pertanyaan Saudara Erdji – Investor
1. Apakah Diagnos aware terkait apakah hospitals potential untuk melakukan
genomics test sendiri yang bisa mempengaruhi competition landscape? Selain itu
saya juga wondering terkait opinion bapak atas apa yang men-drive patients untuk
melakukan genomics and other esoteric test yang disediakan Diagnos? Bagaimana
Diagnos fits in untuk kebutuhan patients/apa yang mendasari inovasi produk?
Jawaban:
Diagnos menyadari bahwa sejumlah rumah sakit kini mulai melakukan
pemeriksaan genomik secara mandiri. Namun, banyak di antara rumah sakit
tersebut masih menghadapi tantangan dalam mengoperasikan peralatan
maupun dalam menentukan use case produk yang tepat. Karena itu, kami
menggandeng rumah sakit—khususnya yang tergabung dalam jaringan (hospital
chains)—untuk berkolaborasi melalui penyediaan know-how serta
pengembangan bioinformatics secara bersama.
Dari sisi permintaan, terdapat dua penggerak utama: pemeriksaan berbasis gaya
hidup (lifestyle testing) dan pemeriksaan diagnostik. Untuk pemeriksaan
diagnostik yang memerlukan penegakan klinis, kami bekerja sama dengan para
dokter spesialis. Sementara itu, untuk produk lifestyle seperti DNAandMe, yang
berfokus pada pemetaan risiko dan potensi genetik, kami memperkenalkannya
langsung kepada end-customer. Dalam setiap inovasi produk, Diagnos selalu
menerapkan pendekatan berbasis pasar (market-based approach), yaitu
mengidentifikasi kebutuhan pasar terlebih dahulu sebelum mengembangkan
produk.
Pertanyaan Saudara Atixindo – Investor
1. Bagaimana dengan target tahun mendatang? Berapa persen kenaikannya? Dan
apakah ada tambahan investasi? Berapa angkanya? Bisa disebutkan?
Jawaban:
Seperti yang telah disampaikan dalam presentasi sebelumnya, target kami pada
tahun depan meliputi penambahan titik layanan, penguatan klinik yang sudah
beroperasi, serta pengembangan produk dan layanan. Namun, terkait alokasi
belanja modal (CAPEX), saat ini kami belum dapat menyampaikannya karena
proses finalisasi masih berlangsung.
Demikian dapat kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat Kami,
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Stefanus Ivanly
Corporate Secretary
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Nyetna
p.1
unresolved
person
Daniel
p.2
unresolved
person
Dono
p.4
unresolved
person
Alief
p.4
unresolved
person
Erdji
p.5
unresolved
person
Atixindo
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.