Skip to content
Back to announcement

OJK Checklist 25Q3.pdf

Financial statement Text extracted UANG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 87

Page 1 OCR 0.918
Page 1 of 87

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petuniyk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada keiom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan
cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya
pada kolom keterangan.
Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Pakuan Tbk
Bidang Usaha Reai estat
Jenis penawaran Umum N/A
Interim" 31 Desember 2024
30 September 2025
Nama KAP KAP Suharli, Sugiharto & Rekan KAP Suharli, Sugiharto & Rekan
Nama Partner Riki Afrianof Riki Afrianof
Opini Akuntan Wajar Tanpa Pencecualian Wajar Tanpa Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) . N/A N/A
“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan “
Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang “Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa hd
Audit di Pasar Modal"

Page 2 OCR 0.827
Data Keuangan Penting

Page 2 of 87

Period laporan keuangan 30-Sep-25 31 Desember 2024 31 Desember 2023 31 Desember 2022
(dalam jutaan Rupiah) | (dalam jutaan Rupiah) | (dalam jutaan Rupiah) | (dalam jutaan Rupiah)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 266,987 317,941 365,27
Laba (rugi) bruto 148,242 206.273 212,494
Laba (rugi) usaha/ operasional 53,403 74377 136,193
EBITDA 65.634 89.520 149.106
Laba (rugi) Bersih periode berjalan 59,961 83.487 144,249
Laba (ruci) komprehensif 61,588 85,656 143 965
Laba Per saham (dasar) 54.69 70.2 119.21
Laba Per saham (dilusian) - - -
Laporan Posisi Keuangan
Jumlah Aset 1.714.563 1,580,107 1.326.920
Jumlah Aset Lancar 844,700 787,431 754.003
Jumlah Aset Tidak Lancar 869,863 792,676 . 592,917
Jumlah Liabilitas 1,121,127 1.257,808 1,215,329 1.143.212
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 592,867 $59,826 858.628 1.081.716
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 528.260 397,982 376,701 61.496
Jumlah Ekuitas 593,436 322.299 241,742 183.708
Modal Disetor 121,000 121.000 121.000 121,000
Saldo Laba 472,436 201,299 120.742 62.708
Rasio Keuangan”
Rasio Lancar 14296 92Y0 Tayo $58Ya
ROA 35X 5Y9 440 1149
ROE 100 2640 246 7949
EBITDA thd pendapatan 2519 288 36Y0 4196

#klanat Aicaenaitan herdacarkan indnetrinya

Page 3 OCR 0.918
Page 3 of 87

Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya. kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik.
Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik Industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan
keuangan Emiten atau Perusahaan Publik,

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini. namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dai

1 Laporan posisi keuangan konsolidasian pada akhir periode “
2 Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama “
periode
3 Laporan perubahan ekuitas konsolidasian selama periode “
Laporan arus kas konsolidasian selama periode “
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat “

Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif
atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika
Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

6 Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian ba

Ketentuan Umum

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan
sebagai berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
yang diterapkan:
€. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan. laporan laba rugi komprehensif. laporan perubahan ekuitas dan Catatan 4-33
laporan arus kas. sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian
masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian Semua informasi yang dipersyaratkan olen
manapun dalam japoran keuangan, dan SAK telah disajikan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan. -
tetapi Informasi tersebut relevan untuk memaharti laporan keuangan.

Catatan 1
Catatan 2

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah. tidak menggunakan kata “sebagian”.

Page 4 OCR 0.942
Page 4 of 87

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Catatan 16
Aset yang dijaminkan. nama pihak yang menerima jaminan. dan alasan dijaminkan.
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset Catatan 9 dan Catatan 12
yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi. apabila tidak
diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan. antara lain:
Pendirian perusahaan
1) | Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir. pengesahan dari Catatan 12
instansi yang berwenang. dan nomor serta tanggal Berita Negara,
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan Catatan la
pada periode pelaporan:
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha, Catatan la
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan la
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode
laporan yang disajikan. wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari
ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha Catatan ia
(ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan. wajib
disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Toi
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan

Izin bidang usaha dari Menteri Kelangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 5 OCR 0.891
20)

Page 5 of 87

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum. sebagai bank devisa (jika ada). serta zin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai arca eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
3) Area Eksplorasi. meliputi:

# Nama lokasi:

. Nama pemilik izin lokasi,

. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:

» Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin
lokasi, dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan
Gas Bumi per tangga! Laporan Posisi Kesangan:

b) Area Eksplbitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi,
«Nama pemilik ijin lokasi:
. Tangga! perolehan ijin eksplcitasi serta tanggal jatuh temponya)

& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik fin
lokasi,

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1). keterangan tentang pihak yang
melakukan sertifikasi. dan tanggal sertifikasi,

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan
oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat
HPH, dan

C) sisa umur HPH.

Penawaran Umum Efek. yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Tanggal danfatau nomor surat efektif penawaran umum. termasuk penawaran Efek
yang diterbitkan di luar Indonesia,

Catatan 1b

2

Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan,

Catatan 1b

Page 6 OCR 0.936
3)

Page 6 of 87

Bursa tempat Efek dicatatkan, dan

Catatan 1b

4

Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan
(corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode
pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan. entitas anak. dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun
tidak langsung,

Catatan 1c

2)

Tempat kedudukan:

Catatan 1c

3)

Jenis usaha,

Catatan 1c

4)

Tahun beroperasi secara komersial:

Catatan 1c

5)

Persentase kepemilikan dan preporsi hak suara (jika berbeda),

Catatan 1c

8)

Total Aset, dan

Catatan 1c

7)

Informasi penting lainnya antara lain:

a)

b)

ka)

ad

la)

sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak. apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak. lebih dari
5096 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah,

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari
5045 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investee
tidak diikuti dengan pengendalian,

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan
keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian
dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk.
dan alasan menggunakan tangga! atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk
mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai. atau
pembayaran kembali pinjaman atau uang muka,

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan
entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya
Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk,
dan

dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak. maka entitas Induk harus
mengungkapkan:

Catatan 1c

Page 7 OCR 0.939
Page 7 of 87

Pengendalian. dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian,

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan,

(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan. yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

Karyawan, Direksi, Komisaris dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi. dewan komisaris. dan Catatan ic
komite audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan ic
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah Catatan ic
karyawan tetap selama periode yang bersangkutan. secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.
Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan le
2 Catatan 1e

Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Catatan 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan
disajikan sesuai dengan SAK.
Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historicaf Catatan 2a

cost). biaya perolehan kini (current cost). nilai realisasi neto (net realizable value).

Page 8 OCR 0.942
Page 8 of 87

Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang
berlaku.

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan
arus kas.

Catatan 2a

3)

Mata uang fungsional! dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak:

b) fakta dan alasan perubahan. apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 2a

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
Manajemen

1)

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan
atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah
dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki
dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan
keuangan,

2)

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai
masa depan. dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir
periode pelaporan. yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian
material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan
berikutnya: dan

Catatan 2

Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2).
catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat
pada akhir periode pelaporan.

Catatan 3

Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi
tertentu meliputi. tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

Catatan 3

1)

Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian. yang meliputi pos-pos
entitas induk dan entitas anak:

Catatan 2b

Page 9 OCR 0.916
Page 9 of 87

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan
keuangan entitas induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa
kehilangan Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas
anak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian
kepentingan nonpengendali, dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang
dikonsolidasi telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis hd
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis. termasuk metode yang
digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwil,
Cc) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill: dan

d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan. antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap, dan
(3) imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas: “ Catatan 2g dan 4

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan
setara kas.

4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: “ Catatan 2d

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori. termasuk perlakuan
atas biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen kelangan:

Page 10 OCR 0.922
b)

La)

Page 10 of 87

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Ni
keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai
dari aset keuangan:

Wajar instrumen

(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai. selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1). angka (2). angka
(3). angka (4). angka (5). dan angka (6). wajib ditambahkan penjelasan
mengenal:

(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(D) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
Instrumen keuangan derivatif, dan

(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung
nilai,

Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk,
(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awai Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk,

(4) posisi penyajian Sukuk, dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5

Khusus Industri Perbankan

2)

b)

Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib
minimum.

Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Page 11 OCR 0.935
Page 11 of 87

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.

6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo. metode
pencatatan dan pengukurannya,
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki,
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan
Cc) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(3) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,
(2) Dasar penyajian atas kredit,
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio
kredit,
(49) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(l) Dasar penilaian dan penyajian,
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih, dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.
9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan

Page 12 OCR 0.942
Page 12 of 87

utang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan
konsumen dari konsumennya.

yang harus dijslaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan
dan rumusan biaya yang digunakan.

10) | Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang,
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah
bersih piutang dialihkan, dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali
ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).
ih) | Sewa Catatan 20
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa
operasi: dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau
lessor.
12) | Persediaan : Catatan 2j

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi. antara lain: kewajiban kepada negara.
pemeliharaan sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan. mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 13 OCR 0.923
Page 13 of 87

(1)
menghasilkan. atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke
tanaman telah menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan. tanaman belum

c) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian,
(b) Metode amortisasi (deplesi), dan

(c) Cadangan kematian atau metcde penghapusan langsung. jika ada.

(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian, dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi
hewan ternak telah menghasilkan.

13)

Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetapj

C) pengelompokan Aset Tetap:

d) metode penyusutan yang digunakan:

e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9g) penghentian pengakuan,

h) nilai residu, dan

i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur
@Konomis. metode penyusutan. dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan.

Catatan 2k, 3b dan 12

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi

pada asosiasi.

Catatan 2i dan 14

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Catatan 2h dan 37

Page 14 OCR 0.909
Page 14 of 87

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16

Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
G) Sistem pembagian hasil. jika ada.

Catatan 2h dan 37

17

Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas. dan apabila umur manfaat terbatas.

diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya)
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:
2) metode amortisasi yang digunakan:
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud) dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).

Catatan 2m, 3b dan 13

18)| Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara iain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk
dijual.
19)| Properti Investasi : Catatan 21, 3b dan 11
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal! Properti Investasi,
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:
GC) metode penyusutan yang digunakan. khusus untuk model biaya,
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
e) pendhentian pengakuan Properti Investasi.
20): Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara jain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

Page 15 OCR 0.938
Page 15 of 87

b) Kriteria kapitalisasi biaya. penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali
aset (revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan,
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)

Penurunan Nilai Aset Non keuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan
pembalikannya.

Catatan 21

22

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

aj) Penjelasan atas simpananj dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas prersi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 2p dan 3b

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo. metode pencatatan dan
pengukurannya.

Page 16 OCR 0.937
Page 16 of 87

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PI.H yang ditangguhkan:
c) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan, dan

(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan ekspiorasi yang masih
berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penambangan. taksiran umur ekonomis tambang dan
dasar perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/

Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup

Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

c) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

Catatan 2r

Page 17 OCR 0.930
Page 17 of 87

a) Yang harus dijelaskan antara lain
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan. kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

bi

Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode bd
persentase penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan
tahap penyelesaian suatu kontrak.

C) Khusus Industri Asuransi “
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum
merupakan pendapatan:

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:

la) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui. klaim
dalam proses penyelesaian. klaim yang terjadi namun belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate “ Catatan 2j dan 2r
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah
dari nilai tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada
estimasi kini, dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28) Program Loyalitas Pelangan “

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

Page 18 OCR 0.933
Page 18 of 87

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing:

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbui dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo
dalam mata uang asing.

30

Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi,

b) Pengungkapan Pihak-nihak berelasi dalam Laporan Keuangan, dan

Catatan 2f

31)

Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi tentang metode penyajian
dalam laporan keuangan.

32)

Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

3) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kint dan pajak tangguhan,
b) ketentuan mengenai saling hapus,

Cc) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

Catatan 2s dan 3b

33)

Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan,

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian
aktuarial, dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

Catatan 2p dan 3b

34)

Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas
pembelian. penjualan. atau pembatalan saham treasuri,

35)

Pembayaran Berbasis Saham

Page 19 OCR 0.932
Page 19 of 87

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran
berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan
melalui Kas. termasuk pengukurannya.

36)| Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi,
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37)| Biaya Pinjaman Catatan 2j dan 2r
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38)| Segmen Operasi Catatan 2u
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39)| Laba (Rugi) per saham Catatan 2t

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar
dan laba (rugi) per saham dilusian.

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

Aset

Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,

b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata
uang asing,

Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selarna periode pelaporan,
dan

&) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan
oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen.

Catatan 4 dan 10

Catatan 4 dan 10
Catatan 4 dan 10

Catatan 4 dan 10

Khusus Industri Perbankan

Page 20 OCR 0.936
2)

Page 20 of 87

a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata
uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang
(nilai dalam mata uang original), dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank
pada saat periode pelaporan.
Cc) Siro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai,
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing
giro:
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan
nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

1)
(2)

(3)
“4

(5)

Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang,

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai
(impaired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):

Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan,

Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

Page 21 OCR 0.929
Page 21 of 87

(5) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumiah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah. bank
beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya
kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang
berwenang: dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan

nilai.
3) | Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, Catatan 5
b) jumlah piutang menurut debitur,
Cc) jumlah piutang menurut mata uang: Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
s) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif. dan penghapusan piutang,
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan Catatan 5
manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,
9) piutang yang dijaminkan. nama pihak yang menerima jaminan. dan alasan
dijaminkan,
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
1) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer. meliputi:
(GG) jumlah yang ditransfer. beban bunga. retensi. jatuh tempo. dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi

a)

Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan

(3) Jumtah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

Page 22 OCR 0.904
Page 22 of 87

(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan

(3) Jumlah piutang kossuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

c)

Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur:
(2) Jumlah piutang atau utang rsasuransi yang disalinghapuskan, dan

(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.

d)

Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(&) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi,
(3) Jumlah piutang menurut mata uangj dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Khusus Industri Pembiayaan

a)

Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

((Numlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen,

(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi
kerja

(4&)sama pembiayaan bersama. penunjukan selaku pengelola piutang.
penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan
membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank
dalam rangka transaksi di atas,

(S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6)Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan

Page 23 OCR 0.940
Page 23 of 87

(8)Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

b)

Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse.
beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan
(dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga. jatuh tempo dan jumlah piutang
yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak
piutang.

ka

Piutang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
2

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu. lessor
mengungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran
sewa minimum pada akhir periode pelaporan. untuk setiap periode
berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor,

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa
minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan

(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

5

Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibataikan untuk setiap periode berikut,

Page 24 OCR 0.924
Page 24 of 87

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan Umum isi perjanjian sewa lessor.

8)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi.

»

Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut. juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

€C) kerugian yang terjadi, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

8)

Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:

a
b,

Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
Cc) Nama pihak/counterparty:
d

e

Lokasi Efek jaminan,

Tingkat bunga piutang reverse repo:

1) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
g

Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),

»

Agunan Yang Diambil Alih

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 25 OCR 0.936
Page 25 of 87

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saido
piutang yang tidak tertagih, dan

c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah
pengambilalihan: agunan tersebut.

10

Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen.
bunga. dan denda kepada pihak lain.

11

Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jenis dan jumlah piutang:

Catatan 6

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan

Catatan 6

Cc) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)

Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

Catatan 15 dan 37

(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian
investasinya:

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan
klasifikasi. baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya
maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum
diamortisasi. untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:

Catatan 15 dan 37

(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjua! untuk aset keuangan
yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatun tempo:

Page 26 OCR 0.923
Page 26 of 87

(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan. maka wajib diungkapkan

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan rekiasifikasi: dan

(C) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(B) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk
Habilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjaminan tersebut:

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada). termasuk
mutasinya. dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan
nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai. serta
dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual. termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi,
dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
investasi yang tersedia untuk dijual yang direkiasifikasi menjadi dimiliki
hingga jatuh tempo.

13

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank. dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan,
Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Catatan 4
Catatan 4
Catatan 4

14

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nara penerbit dan akad syariah,
b) tujuan model usaha yang digunakan:
C) jumlah investasi yang direkiasifikasikan. jika ada. dan penyebabnya, dan

d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara jain:

Page 27 OCR 0.931
Page 27 of 87

a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis:

b) Tanggal jatuh tempo dan frekvens: pembayaran bunga:
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) faba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi. baik yang disajikan pada pos
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan

Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain. pihak penerbit. kisaran tingkat
bunga. jatuh tempo. jenis mata uang. dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya
(dari transaksi usaha atau lainnya).

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antara iain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:

2) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis. mata uang. sektor ekonomi dan
jangka waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode
berjalan:

c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:
2) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

Page 28 OCR 0.932
Page 28 of 87

t3) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan
penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

») Jumiah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku
pimpinan. agen. atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian. jika
ada:

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian
penurunan nilai.

24)

Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh
tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas. jumlah cadangan
penghapusan dan mutasi selama periode berjalan:

c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga,

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai tagihan akseptasi

22)

Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumiah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi
biaya untuk menjual:

(3) jumiah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

Catatan 9

Catatan 9

Catatan 9

Page 29 OCR 0.920
Page 29 of87

(9 jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui
sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam
periode berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan
yang diturunkan:

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian. maka diungkapkan:

(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: Catatan 40a
dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan. nama pihak yang menerima jaminan. dan Catatan 9
alasan dijaminkan: dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan. nilai pertanggungan Catatan 9
asuransi. dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi. apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang
harus diungkapkan antera lain:
(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.
Cc) Khusus Industri Real Estat Catatan 9

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang:
(b) Unit Bangunan: dan
(Cc) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

Page 30 OCR 0.929
Page 30 of 87

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya
telah berlaku namun penjualannya belum diakui. termasuk jumlah utang
terkait yang akan dialihkan. bila ada.

d

Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah. proses perizinan,

(2) Jumiah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

Catatan 9

2)

Khusus Industri Media

Tambahan pengungkapan antara lain:

(Li) Materi program : lokal. impor (media televisi):

(2 Buku. kertas koran. barang pra cetak (media cetak),
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

n

Khusus Industri Rumah Sakit

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan,

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

8

Khusus Industri Peternakan

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi
tertentu. seperti hewan ternak menjadi:

la) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

Page 31 OCR 0.922
Page 31 of 87

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan
ternak telah menghasiikan dan hewan ternak belum menghasilkan,

(b) Rekonsiliasi saido awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama
paling tidak 2 tahun terakhir,

(Cc) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

(G) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau
penghapusan persediaan yang mati atau hilang,

(2) Nilai hewan ternak yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi
dan risiko yang ditutup:

(9 Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit. perdu dibuat cadangan
kematian atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi:
dan

(hy Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumiah masing-masing pajaknya, dan

Catatan 222

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

Catatan 7

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Di
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijua! atau kelompok lepasan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan. serta cara dan waktu pelepasan,

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam
satu tahun. diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang
periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

iki untuk Dijual

Page 32 OCR 0.920
Page 32 of 87

(S) dalam hal dapat diterapkan. segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki
untuk dijuai dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: |
dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual
atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut. yaitu nilai yang lebih rendah antara:

IL jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diktasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. disesuaikan dengan
penyusutan. amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui
apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual: dan

ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut,
dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode
sajian sebelumnya.

26)! Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis. nama pihak berelasi. dan jumlah piutang: “ Catatan 15 dan 35

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. beban cadangan kerugian “
penurunan nilai secara individual dan kolektif. dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan
nilai: dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar. hal tersebut “
harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.

27)| Investasi pada Entitas Asosiasi Catatan 14

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) nama entitas asosiasi: “ Catatan 14

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan. beserta “
alasannya: Catatan 14
Cc) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi “
harganya tersedia:

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset.
Liabilitas. pendapatan. dan laba atau rugi,

Catatan 14

- Catatan 14

Page 33 OCR 0.929
Page 33 of 87

.
alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih
dari 20x (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee
secara langsung atau tidak langsung,

f akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi. ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal
atau periode yang berbeda dengan Perusahaan. dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda:

9g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas
asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya. apabila
Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi.
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama
dengan investor lain:

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama
untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi. secara individual atau dalam
kelompok. yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk
total Aset. total Liabilitas. Pendapatan. dan laba atau rugi.

28

Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah
jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan
tersebut.

29

Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI. yang
disajikan sebagai berikut:

a) Saldo awal:

b) Penyisihan periode berjalan,

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.

39)

Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:

(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya,

Page 34 OCR 0.930
Page 34 of 87

(C) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasi! to!.

31)| Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman,

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman:

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2
tahun, dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.

b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :

(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
HI. Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman. dan rugi kurs dalam hal terjadi
Gepresiasi luar biasa
i Pengurangan tahun berjalan
Il. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya

(d) Saldo akhir,

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma
yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32)| Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan
hewan ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Page 35 OCR 0.924
ka
d)
2)
2
9

h)
D
n))
K)

Page 35 of 87

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasiikai

Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:
Kondisi hewan ternak,

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan. nilai pertanggungan asuransi dan risiko
yang ditutup,

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit. periu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung,

Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung. jika ada,
Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian. jika ada: dan
Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33

Properti Investasi

3)

b)

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) model pengukuran seteiah pengakuan awal yang digunakan. model Nilai
Wajar atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai
Wajar dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut
dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai. tanggal penilaian. dan tanggal laporan penilaian
terakhir:
(S5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi
yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan
sewa selama periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi
atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang
menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan
model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi
atau pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli. membangun atau
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan.
pemeliharaan atau peningkatan.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar.

selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

Catatan 11

Catatan 11

Page 36 OCR 0.919
c)

d

(1)

(2)

Page 36 of 87

rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan
akhir periode dengan menunjukkan penambahan. pengurangan. dan
reklasifikasi,

saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan. maka Perusahaan harus
mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian
yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan.
dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumiah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah
ditambahkan kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan jain.

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya. selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan
pengungkapan antara lain:

(1)
ke)
(3)
(G3)
(5)
&)

umur manfaat,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan. pengurangan. dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi
beban penyusutan,

jumlah rugi penurunan nilai yang diakui. dan jumlah pemulihan rugi
penurunan nilai. selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri:
dan

Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan. Yang harus diungkapkan antara lain:

ka)

(2)
(3)
d
(5)

(6)

rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan:

persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,
estimasi saat penyelesaian:
hambatan kelanjutan penyelesaian:

jumniah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti

Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi

yang memenuhi kriteria aset kualifikasian. maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:
dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.

Catatan 21 dan 11

Catatan 11

Catatan 11 dan 30

Catatan 11

Page 37 OCR 0.913
34)

Page 37 of 87

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)

c)

e)

)

»

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa
pembiayaan,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada
awal dan akhir pericde dengan menunjukkan penambahan. pengurangan. dan
reklasifikasi,

jumiah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalarn laba
rugi dan ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami
penurunan nilai. hilang. atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi.
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian. yang harus
diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jendera! Pajak (DJP) apabila Aset
Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian:

(3) nama Penilai dan tanggat laporan penilaian terakhir:

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset:

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai. yang menunjukkan prubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus
diungkapkan antara lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai Kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada):

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumiah tercatat aset tetap dalam
pembangunan: dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi
kriteria aset kualifikasian. maka wajib diungkapkan:

««

Catatan 12

Catatan 12

Page 38 OCR 0.920
Page 38 of 87

(a) jumlal
dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya
pinjaman yang layak dikapitalisasi.
) Pengungkapan lainnya antara lain:
(d)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh
dan masih digunakan,
(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,
(4) dalam hal model biaya disunakan. Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda
secara material dari jumlah tercatat,
(5) nilai buku. hasil penjualan neto. keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya:
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah. agar diungkapkan
jenis Aset. nilai tercatat. dan tanggal perolehan:
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis
Aset Tetap,
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai:
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan. nama pihak yang menerima
jaminan dan alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan. nilai pertanggungan
asuransi. dan risiko yang ditutup. serta pendapat manajemen atas
kecukupan pertanggungan asuransi. apabila tidak diasuransikan agar
diungkapkan alasannya.

iaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan:

35,

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya. seperti, operated acreage, unoperated acreage.
sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan. peralatan kantor.
kendaraan. sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan:

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Salde awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan: dan

(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

Page 39 OCR 0.919
Page 39 of 87

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih
kepada Regulator terkait. perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam
bentuk tabel analisa umur tagihan.

36)| Aset Tak Berwujud

Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Tak berwujud antara lain:

2) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: “ Catatan 13
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan. pengurangan.
dan reklasifikasi,

dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi Catatan 13

kriteria aset kualifikasian. maka harus diungkapkan:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman

yang layak dikapitalisasi:

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya Untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset

Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan:

“ Catatan 13

c,

d

9) Aset Takberwujud yang diperoleh melatui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui La
pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku. diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: “

(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau
model revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikanaya
dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk

Liabilitas, hg
P) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud:
1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian. diungkapkan: “

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian),
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

(4) metode dan asumsi sianifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai
Wajar aset,

(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut
dicatat dengan mode! biaya: dan

Page 40 OCR 0.935
Page 40 of 87

(8) surplus revaluasi atau ruci penurunan nilai. yang menunjukkan perubahan
selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus
kepada para pemegang saham.

37)! Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambahan dan pengurangan,
(3) Saldo akhir.

b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara isin:

(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest
yang mencakup saldo awal. penambahan dan pengurangan. dan saldo
akhir: dan

(2) Jumlah aset. liabilitas. penghasilan dan beban. arus kas operasi. dan
arus Kas investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi
pertambangan.

c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah. dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1)
biaya pengupasan awal. (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup
terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan
masa produksi. meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya
produksi. dan

(c) Jumiah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada). terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut. serta metode

Page 41 OCR 0.920
Page 41 of 87

lan asumsi 2 yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun
berjalan dengan menunjukkan:

(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
(b) Saldo awal,

(c) Penambahan/pengurangan:

(d) Amortisasi. dan

(8) Saldo akhir.

(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan
yang masih berjalan,

(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak
dapat dipulihkan:

(4)Jumtah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa prodiiksi. meliputi penjelasan:

(ea) Alasan terjadinya penundaan:

(b) Amortisasi helium diperhitungkan karena belum dinilainya produksi:
dan

(cs) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada. terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut. serta metode dan
aSUMSI utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai
tersebut.

(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest. maka harus diungkapkan
rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Arsa of
Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
b) jumlah utang usaha menurut rnata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan.

Catatan 17

Catatan 17 dan 35
Catatan 17

2)

Provisi

Page 42 OCR 0.928
Page 42 of 87

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi
jangka panjang.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awai dan akhir periode:
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode
bersangkutan:

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang
belum digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan. dalam nilai kini. yang
terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan
tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya
arus keluar sumber daya ekonomi:

(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana
dimaksud dalam angka(5). Datam hal diperlukan. Perusahaan
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa
depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

3) | Beban akrual Catatan 19
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utara beban yang
belum jatuh tempo.

4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5) | Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi
repo,
b) Tanggal dan haroa dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Utang Bruto kepada Pelanggan

Page 43 OCR 0.928
Page 43 of 87

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain 'iabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut. juga harus dirinci dalam bentuk
tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

Cc) kerugian yang dialami: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7)

Khusus Industri Perbankan

3) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang
mengungkapkan:
(4) Rincian berdasarkan mata uang. dan jangka waktu:
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya. misalnya diblokir
atau dijaminkan, dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara tain:

(4) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya. misalnya
diblokir atau dijaminkan.

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris, dan

Page 44 OCR 0.904
Page 44 of 87

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperiihatkan
penambahan dan pengurangan.

b)

Utang Klaim

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:

(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransij dan

(4) Jumlah utang menurut mata uang.

kal

Estimasi Klaim Retensi Sendiri

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah menurut jenis asuransi:

(2) Jumntah menurut tertanggung:

(3) Jumiah menurut mata uang: dan

(4) Jumiah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d)

Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Jumiah menurut program asuransi:

(2) Jumiah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada
pihak berelasi dan pihak ketiga:

(4) Metode perhitungan yang digunakan, dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

e)

L

Utang Koasuransi (rewrite)

Yang harus diungkapkan antara isin:

(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,

(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan

(4) Jumlah menurut umur utang.

Utang Reasuransi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,

Page 45 OCR 0.930
Page 45 of 87

(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumiah menurut jenis asuransi.

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

i) — Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

3)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

20)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya: dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

Catatan 22b

11)

Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse:
dan

b) Jumiah beban tangguhan. piutang retensi anjak piutang. dan jatuh tempo serta
ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

Page 46 OCR 0.933
Page 46 of 87

Catatan 16 dan 23

13)| Bagian Lancar atas as Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang
sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang
sebagaimana diatur dalam Checklist ini.
14)| Liabilitas Keuangan Lainnya
8) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1)Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk iiabilitas Catatan 16, 19 dan 37
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: id
(2)Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak berelasi: Catatan 17, 18 dan 35
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, Catatan 17, 18 dan 35
(2) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan Catatan 33
(c) kejadian penting lainnya antara jain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi
utang dan kondisi defauit).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan
penyelesaian utang,
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak
penghasilan yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang
diakui selama periode tersebut: dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang
yang telah direstrukturisasi.
15)| Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh
Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16)! Khusus Industri Pertambangar Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

Page 47 OCR 0.901
Page 47 of 87

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang

Yang harus diungkapkan antara lain Habilitas terkait aset atau kelompok lepasan
yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan
pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi. jenis. dan jumlah utang:

fasilitas pinjaman:

9) kejadian penting leinnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan:

D persyaratan lain yang penting. seperti adanya pembatasan pembagian
dividen. pembatasan rasio tertentu. dan/atau pembatasan perolehan utang
baru: dan

» pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai
liabilitas jangka panjang. antara lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2)jringkasan perjanjian lama dan baru. yang meliputi tanggal kesepakatan.
jangka waktu pinjaman. tanggal jatuh tempo. dan persyaratan penting.

“ Catatan 35
b) jumlah utang menurut mata yang, dan “ 38
Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan
19)| Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
2) Padan darah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis “ Catatan 16
b) — kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan « Catatan 16
Cc) tanggal jatuh tempo: ha Catatan 16
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: hd Catatan 16
8) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh. termasuk jumlah dan “ Catatan 16
tujuan perolehannya: atatan
PN pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing v Catatan 16

Page 48 OCR 0.925
Page 48 of 87

20)| Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa Catatan 23
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan: ata

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan. dengan nilai kininya. Selain itu wajib
mengungkapkan tota! pembayaran sewa minimum di masa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan. dan nilai kininya. untuk setiap periode
berikut:

(1) sampai dengan satu tahun,

(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan

(3) lebih dari 5 (lima)tahun.

Cc) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut:

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang
diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat
dibatalkan (non-canceliable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta arnortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
Ieaseback), dan

9 penjelasan Umum isi perjanjian sewa yang material. antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausu! yang berkaitan dengan opsi perpanjangan

atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21) Khusus Industri Perbankan

a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun:

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan. jangka waktu
perjanjian. tanggal jatuh tempo. kewajiban yang harus dipenuhi. dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat
berharga yang diterbitkan.

Page 49 OCR 0.930
Page 49 of 87

b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak. jenis. dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3)Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan. jangka waktu
perjanjian. tingkat bunga. tangga! jatuh tempo. nilai Aset bank yang
dijaminkan. dan persyaratan penting lainnyaf(debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5)Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau
pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga
pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
Gampaknya terhadap laba bersih.

c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis. mata uang. dan kolektibilitas:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4)Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan, dan

(5)Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan:

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan iiabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material.

misalnya beban penutupan tambang. maka perusahaan dapat menyajikannya
dalam pos yang terpisah,

Page 50 OCR 0.909
Page 50 of 87

2) Tabel yang memuat penjelasan tentan:

(1)
(2)
3)

Saldo awal,
Penambahan dan Pengurangan :
Saldo akhir.

23)

Liabilitas Imbatan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:

@&)
2

(3)

4

gambaran umum mengerai jenis program.

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewafiban imbalan pasti
yang menunjukkan secara terpisah. pengaruhnya selama periode berjalan
yang dapat diatribusikan ke dalam:

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) iuran oleh peserta program:

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan
mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(imbalan yang dibayarkan:
(9g) biaya jasa lalu:

(h) kombinasi bisnis

(Ci)  curtailment, dan

G) penyelesaian.

analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya atau sebagian didanai,

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido
awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah. dampak selama periode
yang dapat diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial:

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yana diukur
dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja:
(e) iuran oleh peserta program,
(f) imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan

(h) penyelesaian:

Page 51 OCR 0.919
Page 51 of 87

(5) rekonsilia:
dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud “
dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan
posisi keuangan. paling kurang mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan posisi keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi kevangan,

(C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset. dikarenakan oleh
batasan dalam SAK,

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian
yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama
pos dimana hal tersebut termasuk: “

(a) biaya jasa kini,
(b) biaya bunga,
(c) hasil yang diharapkan dari aset program:

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial. jika Perusahaan memilih metode
koridor 1096 (sepuluh per seratus):

(F) biaya jasa lalu,

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya:
dan

(h) dampak dari batasan daiam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan
diakui segera dalam saldo faba. meliputi: v

(2) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan daiam SAK:
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain. dalam hai Perusahaan mengakui hd
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai
dengan SAK,
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai
Wajar total aset program. untuk setiap kategori utama dari aset program. .

yang mencakup. namun tidak terbatas pada. instrumen ekuitas. instrumen
utang. properti. dan seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan “ 1
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

Page 52 OCR 0.928
Page 52 of 87

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan. termasuk
dampak kategori utama dari aset program,

(12) imbal hasii aktual atas aset program. serta imbal hasi! aktual atas setiap
hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya. termasuk:

(a) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk
periode yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks
atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formai atau
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(ce) tingkat tren biaya kesehatan, dan

(FP) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya
kesehatan pascakerja periodik neto: dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(C) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggi. wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari
makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan
inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode ampat tahun sebelumnya
dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti. Nilai Wajar aset program dan
surplus atau defisit pada program: dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(I) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
liabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan
(ilyaset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
aset program pada akhir periode pelaporan:
(16) estimasi terbaik pemberi kerja. segera setelah dapat ditentukan secara

andal. dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama
periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan:

Page 53 OCR 0.927
Page 53 of 87

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan
biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan
seperti itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto
sesuai SAK. maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan
atas perubahan program selama periode tersebut:

() pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan
huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang
menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti: dan

(iiijika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode
sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan
disyaratkan sesuai dengan butir (1). butir (2). butir (3). butir
(4). butir (9). butir (13). butir (14). dan butir (16) serta butir ii.

») Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program iuran
pasti.

c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka
panjang lainnya.

G) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

Page 54 OCR 0.919
Page 54 of 87

24)| Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis. nilai nomina! dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata
Uang asing. tanggal jatuh tempo. jadwal pembayaran bunga. suku bunga.
bursa tempat obligasi dicatatkan. dan tujuan penerbitannya,

b) peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,

Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. jika ada:

f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan:

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default): dan

h) persyaratan penting lainnya.

25)! Sukuk

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang
digunakan.

b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) Uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk. termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset. manfaat. atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah),

(e) prinsip pembagian hasil usaha. dasar bagi hasil. dan besaran nisbah
bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah):

Page 55 OCR 0.916
Page 55 of 87

5 2
(9 rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran
imbalan atau bagi hasi!:

(9) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya: dan

(i) persyaratan penting lain:
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:
(d)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S)nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan
Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi defauit).

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

3)

b)
9
d)

2)
2

nama kreditur. sifat ikatan. jangka waktu. jenis mata uang. dan kisaran suku
bunga kontraktual selama periode pelaporan

tujuan perolehannya:
persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi,

kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
Gefauit):

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
persyaratan penting lainnya.

Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)

b)

c)

d)

rincian mengenai jenis. nilai nominal dan nilai tercatat. tanggal jatuh tempo.
jadwal pembayaran bunga. suku bunga. bursa tempat obligasi konversi
dicatatkan. dan tujuan penerbitannya:

periode konversi dan persyaratan konversi. antara lain meliputi rasio konversi.
harga pelaksanaan. hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya.
dan penalti:

Gampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan. dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang
paling menguntungkan dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:
jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinyas

peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

Page 56 OCR 0.898
Page 56 of 87

: . | Da
jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bula:

9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi
dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan Kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi
defaulh:

1) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran
Umum. wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:

) keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham

Yang harus diungkapkan antara lain :

a)

b)

d)

Bagi setiap jenis saham. antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,
(2) Hak. keistimewaan. dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis

saham. termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali
atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham. termasuk jumlah dan persyaratan:
Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham
dan persentase kepemilikan. yaitu:

(LI) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih:

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya:

Dalam hal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait. dan keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS),

Catatan 25

Catatan 25

Page 57 OCR 0.929
(2)

Page 57 of 87

Sumber peningkatan modal saham. antara lain dari kapitalisasi agio.
saldo laba. penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan

dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement). pelaksanaan waran. serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham. antara lain dalam rangka ekspansi.

8)

penyelesaian pinjaman. atau pemenuhan kecukupan modal,

Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek.
agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan
pada Bursa Efek.

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agic saham:

C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor,

e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan moda! disetor lainnya:

f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali. antara
lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang

bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi:
(H Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau

dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah

Imbalan yang terjadi,

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih

antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan
atau diterima: dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan infermasi antara

lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan
sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali:

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(C) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan

«ec

Catatan 26
Catatan 26
Catatan 26

Page 58 OCR 0.925
Page 58 of 87

(G) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Non pengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
3) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian: dan
c) Jumlah yang direatisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat
hilangnya Pengendalian.
4) | Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pembelian kembali saham. pelepasan. atau pengurangan
modal disetor:
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri
yang diperoleh:
C) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan
modal disetor,
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih
antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan
€&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
5) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian pericde yang lalu (jika ada),
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang
terkait, dan
Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya. sifat. dan tujuan setiap pos
Cadangan.
6) | waran

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan

Page 59 OCR 0.937
Page 59 of 87

e) iIkatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7)

Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-
masing komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8)

Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali
atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara
langsung atau tidak langsung pada entitas induk.

Catatan 27

Laba Rugi Komprehensif

1)

Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode.
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(2) Penjualan barang,
(2) Penjualan jasa,
(3) Bunga:
(4) Royalti, dan/atau
(S) Dividen,
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama,
Cc) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1095 (sepuluh
perseratus) dari pendapatan:

d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang
tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada). yang
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

&) Khusus untuk kontrak konstruksi. diungkapkan antara lain:

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode berjalan:

(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang
diakui dalam periode berjalan, dan

(Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian
kontrak,

Catatan 28

Page 60 OCR 0.918
Page 60 of 87

(2) Pe erjaan alam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode

pelaporan:

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai
tanggai pelaporan,

(b) Jumlah uang muka yang diterima, dan

(C) Jumiah retensi:

(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja. masing-masing
sebagai Aset dan Liabilitas:

f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan. diungkapkan
secara terpisah. antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan,

(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan

Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan. yang antara lain terdiri dari:

(8) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

8

2)

Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif:

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif,

C) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

e) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

D) Pendapatan anjak piutang: dan

Cc) Pendapatan sewa.

1)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis. jasa penunjang lainnya. jasa dokter. rawat inap. rawat jalan
dan penunjang medis.

Page 61 OCR 0.933
Page 61 of 87

an pengurang pendapatan. antara lai
a) Restitusi,

b) Subsidi tidak mampu: dan

Cc) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi:
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus. taksi. feri.
tanker dan pesawat udara) dergan ketentuan memisahkan atas dasar
kepemilikan armada tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usahajasa interkoneksi. jasa
telekomunikasi sendiri. jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama
dengan pihak lain,

7

Khusus Industri Asuransi:

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
premi bruto. prerni reasuransi. dan penurunan (kenaikan) premi yang belum
merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang beriaku (PSAK 36 dan 62)

8)

Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri. rincian pendapatan jasa
lain. dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol. maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga

Page 62 OCR 0.916
Page 620f87

Yang harus diungkapkan ani

Pendapatan bunga. yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah:

ra lain:

b) Kredit. dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:

Cc) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Untuk perusahaan manufaktur. diungkapkan beban pokok produksi yang

dirinci:

(1) Biaya bahan baku,

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhead

Gitambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan:

b) Nama pihak penjual! dan nilai pembelian yang melebihi 1075 (sepuluh

perseratus) dari pendapatan, dan

C) Untuk Industri jasa. diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang

dijual.

Catatan 29

Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain. rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan,
b) Beban jasa pelayanan,
Cc) Beban pegawai,
d) Beban penyusutan sarana medis:
e) Beban pemeliharaan sarana:
Beban asuransi,
9) Beban langganan daya dan jasa,
Beban depresiasi.

E

Khusus Industri Asuransi:
3) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
klaim bruto. klaim reasuransi. dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi
sendiri untuk setiap jenis asuransi.

Page 63 OCR 0.936
Page 63 of 87

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat. diantaranya :
klaim jatuh tempo. klaim nilai tunai. dan klaim kematian.

Cc) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara iain rincian dan jumlah berdasarkan keiompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi

Yang harus diungkapkan antara iain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan

c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya. yaitu
antara lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan
C) Beban umum dan administrasi.

Catatan 30

Catatan 31

15

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan
kelompok produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan
komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16

Khusus Industri Pembiayaan

BebanKerugian Penurunan Nilai

Page 64 OCR 0.935
Page 64 of 87

Yang harus diungkapkan antara jain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk
masing-masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen. Tagihan Anjak Piutang. dan
Piutang Sewa Pembiayaan.

17

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan. meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku
bunga efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK
yang berlaku: dan

(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam rnata uang asing
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan
meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual,
(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar
melalui laba rugi: dan
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk
Indung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama
meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan. yang
diungkapkan secara terpisah.

Catatan 32
Catatan 33
Catatan 33

Catatan 14

18)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset
keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

Page 65 OCR 0.929
9

Page 65 of 87

Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumiah berdasarkan jenis.

19

2)
b)
5)
d)
e)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud)
keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti:

selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

keuntungan (kerugian) dari aszt keuangan tersedia untuk dijual:

bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam
rangka lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama.

a)

b)

20)| Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :

komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(1) beban (penghasilan) pajak kini,

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari

periode lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari

perbedaan temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan

tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui
sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan
untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,
beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau
pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan
akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
komprehensif. dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

&

Page 66 OCR 0.935
e)

?

a

h)

Page 66 of 87

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan
komprehensif lain. kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi

dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku. dengan mengungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang
berlaku. dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan

dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

jumlah (dan batas waktu penggunaan. jika ada) perbedaan temporer yang
dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan,

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada

entitas anak. cabang. entitas asosiasi. dan bagian partisipasi dalam Ventura

Bersama atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,
pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar daiam
pengisian SPT Tahunan PPh Badan,

setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:

(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan
posisi keuangan untuk periode sajian: dan

(2) jumiah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba
rugi. apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset
atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan:

beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:

Page 67 OCR 0.927
Page 67 of 87

(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan

(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama
periode. bersarna dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian:

m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan
Diotorisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan
keuangan:

n) uraian jumlah perubahan pada jumtah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu
kombinasi bisnis,

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari
kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah
tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung
pengakuan atas aset pajak tangguhan. apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena

pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer
kena pajak yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya
yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham
dasar dan dilusian. dan rekonsiliasi jurnlah tersebut terhadap jaba atau rugi yang
dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi
tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

ls

jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian. dan rekonsiliasi
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap
jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,

instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang
berpotensi mendilusi iaba per saham dasar di masa depan. namun tidak
dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian:

Kas

d

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham
biasa. selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku. yang terjadi

Catatan 34

Page 68 OCR 0.928
Page 68 of 87

setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham
biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode
tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan: dan

e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara ain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi. yang
jumlahnya:
(4) lebih dari Rp 1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi
dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0.596 (not koma lima perseratus) dari moda! disetor untuk
transaksi dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat
meliputi nama. sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud:

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak berglasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo.
termasuk komitmen. yang diperlukan untuk memahami potensi dampak
hubungan tersebut dalam laporan keuangan. paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap tota! pendapatan dan
beban terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap tota! Aset atau Liabilitas.
termasuk komitmen. dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya. termasuk apakah terdapat jaminan.

Gan sifat imbalan yang akan diberikan. untuk penyelesaian: dan
(Bb) rincian garansi yang diberikan atau diterima:

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang
terkait dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi
non-usaha, dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai. jika
dilakukan pembentukan,
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf 2) dan
b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:
(1) entitas induk:

Catatan 35

Catatan 35

Catatan 35

Catatan 35

Page 69 OCR 0.921
Page 69 of 87

entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaru
terhadap entitas:

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer:
(

6) personi! manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya:
dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

8) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau

kelompok direksi. komisaris. pemegang saham utara yang juga sebagai
karyawan. dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori
berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek:

(2) imbalan pasca kerja:

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.

f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya
dengan Perusahaan,
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif. tetani tidak secara
individual. signifikan. indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas
luasnya transaksi tersebut.

23)

Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing

a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang
fungsiona!.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta
ekuivalennya dalam mata uang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing,

(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang
fungsional,

Page 70 OCR 0.946
Page 70 of 87

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi. kecuali untuk selisih kurs
yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi: dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan
diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah. serta rekonsiliasi
selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode.

24). Penurunan Nilai Aset Non keuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode
tertentu untuk suatu aset individual. termasuk goodwill atau suatu unit
penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan
rugi penurunan nilai:

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama perlode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya
tercakup rugi penurunan nilai,

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi
selama pericde tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di
dalarnnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(S) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25): Perubahan Estimasi Akuntansi. Perubahan Kebijakan Akuntansi. dan

Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi,
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis. fakta tersebut harus
diungkapkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Page 71 OCR 0.919
Page 71 of 87

Yang harus diungkapkan antara lai:
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang
andal dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum
pericde yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan. maka
diungkapkan alasannya: dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
Periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode
tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan
akuntansi. !

Cc) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4 keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kembali retrospektif tidak praktis.

26) Kombinasi Bisnis “

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan. yaitu:

1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi,
(2) tanggal akuisisi:

(3) biaya terkait akuisisi. di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas.
periode berjalan. dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi
bisnis,

(H9 persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

Page 72 OCR 0.928
Page 72 of 87

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi:
(8) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang
diakut:
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan
dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah
pembayaran: dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau. jika apabila kisaran
tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran
tersebut tidak dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum
pembayaran tidak terbatas. maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut:

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang. misalnya pinjaman yang diberikan. sewa
pembiayaan langsung. dan kelampok plutang lain. yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual: dan

(C) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama
Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap Iabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sumber daya ekonomi terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut.
Dalam hal diperlukan. Perusahaan harus mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut,

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak
dapat diukur secara andal. maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

Page 73 OCR 0.934
(13)

(14)

(15)

Page 73 of 87

informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka
(4) terkait perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

la) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(a)

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan
keuntungan:

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memilik: kurang dari

100”o (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang

diakuisisi pada tanggal akuisisi:

(3) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut. untuk setiap kepentingan nonpengendali
pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum
tangga! akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada
pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut,

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi
sejak tangaal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi
komprehensif pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan
untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk
semua kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelumnya. Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib
mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang materia!
atau secara kolektif material:

Page 74 OCR 0.925
Page 74 of 87

“) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk
Aset. Liabilitas. kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan
dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis
sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan. maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai:

(b) Aset. Liabilitas. kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang
akuntansi awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakui selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan
Perusahaan mendapatkan. menjual atau kehilangan hak atas aset
imbalan kontinjensi. atau sampai dengan Perusahaan menyslesaikan
liabilitas imbalan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat
waktu. maka diungkapkan:

(2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui. termasuk setiap
perbedaan yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalami kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk
mengukur imbalan kentinjensi,

(39 Iiabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis. jika ada:

(hD rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awai dan akhir periode
pelaporan:

(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui
pada periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan
berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan

(b) ukuran. sifat. atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
memahami taporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan.
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama
suatu periode:

(1) jumlah harga yang dibayarkan: |

Page 75 OCR 0.923
Page 75 of 87

arga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(2) — bagian dari

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya
apabila Pengendalian diperoleh: dan

(4 jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh. diikhtisarkan
berdasarkan kategori utamanya.

27)

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen,

(1) informasi umum. yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk
mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap
segmen dilaporkan:

(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen. termasuk pendapatan dan
beban tertentu. aset segmen. dan iiabilitas segmen dari segmen
dilaporkan. serta dasar pengukurannya,

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen. ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan. aset segmen. liabilitas segmen. dan unsur segmen material
lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
Ii. negara domisili Perusahaan: dan
HI. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalarn hal pendapatan dari suatu negara asing
secara individual jumlahnya material. pendapatan tersebut
diungkapkan secara terpisah. termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara individual.

Catatan 36

Catatan 36

Page 76 OCR 0.936
Page 76 of 87

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan. aset pajak yang
ditangguhkan. aset imbalan pascakerja. dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang beriokasi di:

I. negara domisili Perusahaan: dan

Il. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki
aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jumlahnya material. maka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.

(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10yc (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi. Perusahaan harus mengungkapkan:

(2) fakta,
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28Y

Operasi yang Dihentikan
3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan,

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan. atau yang mengarah kepada
pelepasan yang diharapkan. cara. dan waktu pelepasan dari aset dan
liabilitas operasi yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai
SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi
yang dihentikan. antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggai yang disajikan dalam laporan laba rugi
komprehensif meliputi:

(a) pendapatan. beban. dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar
setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau

Page 77 OCR 0.933
Page 77 of 87

kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan

beban pajak penghasilan yang terkait:

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi. investasi
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.

29)| Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat “

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan
tujuannya. yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non indung nilai).
seperti untuk tujuan spekulasi:

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok
klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(1) hakikat dan sifat dari transaksi. berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta. bunga. komoditas atau lain-lain:

(2) pihak lawan transaksi (counterparties):
(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:
(6) pes Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya.

Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1)Hai-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan
strategi untuk mencapai tujuan tersebut,

(2)Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai. termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang
dilindung nilai dan

(3)Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai.
disebutkan tujuannya.

30

Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara lain:

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam “
laporan posisi keuangan: dan

b) hierarki, metode. dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan
Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. “

Catatan 38

Catatan 38

Page 78 OCR 0.923
Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan

Page 78 of 87

sebagai distribusi kepada pemilik pada pericde pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(1) periode pelaporan. dan
(2) periode sebelumnya:

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan

setelah pericde pelaporan tetapi sebelum tangga! penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode
pelaporan: dan

@) jumlah dividen preferen kumutatif yang tidak diakui.

Catatan 25

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari liabilitas kentinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi
lainnya secara terpisah:

b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya
Galam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)

C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama
entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas. agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2)jumlah agregat setiap aset lancar. aset tidak lancar. liabilitas jangka
pendek. liabilitas jangka panjang. penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33)

Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjian sewa. keagenan dan distribusi. bantuan manajemen dan
teknis. royalti. dan lisensi. diungkapkan:

1 pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian,
HH. periode berlakunya perikatan:

Page 79 OCR 0.917
b)

Page 79 of 87

lil, dasar penentuan kompensasi dan denda,
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V. pembatasan-pembatasan lainnya:

(Bb) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di
masa yang akan datang. seperti: pembangunan pabrik. perjanjian
pembelian. ikatan untuk investasi. diungkapkan:

i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
I periode berlakunya perikatan:

Hi. nilai keseluruhan. mata uang. dan bagian yang telah direalisasi:
dan

iv. sanksi-sanksi,
(2) pemberian jaminan atau garansi. diungkapkan:

(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan. yang
dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang
dijamin:

(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan,
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan. misalnya fasilitas L/C. cerukan
bank: dan

(4) uratan mengenai sifat. jenis. jumlah dan batasan-batasannya.
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perkara atau sengketa hukum.
diungkapkan:
(28) pihak-pihak yang terkait:
(b) jumlah yang diperkarakan:

(c) latar belakang. isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal
opinion): dan

(d) dampak keuangan:

(2 Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan. misalnya
masalah lingkungan hidup. diungkapkan uraian singkat tentang peraturan
Gan estimasi dampak keuangannya,

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

Page 80 OCR 0.931
Page 80 of 87

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak. jenis pajak. tahun pajak serta
jumiah pokok dan denda atau bunganya: dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan
atau banding),

(4) peristiwa kontinjensi lainnya. yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya,

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau
waktu arus keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34)

Khusus Industri Perkebunan

Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma:

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama,

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama:
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

f) Isi perubahan perjanjian. jika ada.

35)

Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang
timbul dari instrumen keuangan. serta kebijakan dalam pengelolaan risiko.
termasuk. namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit. antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum
jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh
tempo pada akhir periode pelaporan tetani tidak mengalami penurunan
nilai:

(2) risiko Hikuiditas. antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan
nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktuai yang
bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

Catatan 39

Catatan 39

Page 81 OCR 0.923
Page 81 of 87

Pa
(3) risiko pasar. antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar
dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan. yang
menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada
tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. "
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari “ Catatan 39
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko
yang timbul dari instrumen keuangan.
36)| Khusus Industri Perbankan »
3) Rasio Kecukupan Modal (Capital! Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi CAR minirnum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada
tanggal laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia:
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas
dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas
Fiduciaryyang meliputi jasa kustodian. wali amanat. pengelolaan investasi dan
reksadana.
37)| Kuasi-Reorganisasi “
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi
yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan
jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi,

Page 82 OCR 0.944
Page 82 of 87

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang
saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di
masa mendatang,

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum. pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liahilitas
sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba
dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak
kuasi-reorganisasi.

38)

Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan. kebijakan. dan proses Perusahaan dalam
mengelola permodalannya. termasuk:

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan
untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak
eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola perrnodalannya:
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan

@) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal.
apabila terjadi ketidakpatuhan.

39)

Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam faporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa

pembiayaan. akuisisi melaui penerbitan saham. dan konversi utang menjadi modal.

Catatan 40

40)

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 83 OCR 0.930
Page 83 of 87

pendek ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham
yang ada pada suatu periode. termasuk syarat dan ketentuan umum setiap
perjanjian. seperti kondisi vesting. jangka waktu maksimum atas opsi yang
diberikan. dan metode penyelesaian,

Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap
kelompok opsi saham,

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode. rata-rata tertimbang harga
saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan:

2) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi
saham yang beredar pada akhir periode:

? penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:

(1)opsi yang diberikan selama suatu periode. rata-rata tertimbang Nilai
Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang
bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan

(2) jumiah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut
pada tanggal pengukuran. dan informasi tentang pengukuran Nilai
Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama
suatu periode (yaitu selain opsi saham):

9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan
dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

Khusus Industri Asuransi:

a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Analisis Kekayaan,

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas,

(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,

(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan, dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
3) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

Page 84 OCR 0.922
Page 84 of 87

b) Jenis Akad Asuransi Syariah

c) Rincian Aset. Liabilitas. Pendapatan. Beban. dan Laba Usaha Unit Asuransi
Syariah: dan

d) Zakat.

43

Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya,

€) Rasio keuangan penting,

&) Pendapatan. beban dan hasil underwriting, dan

e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.

Catatan 37

44

Khusus Industri Kehutanan :

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),

b) Pernenuhan liabi!itas terhadap negara seperti DR. IHH. BPPHH. IHPH dan iuran
wajib lainnya:

c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan

penanaman kembali hutan alam (TPTI. pembinaan dan perlindungan hutan.
penanaman tanah kosong dan usaha iainnya untuk kelestarian alam),

d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan
biayanya:

ge) Khusus HTI. diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode
berjalan dan akumulasinya, dan

f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :

(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

45)

Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang
kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan. maka Perusahaan

memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi
terkini, dan

Page 85 OCR 0.922
Page 85 of 87

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya. atau untuk
mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul:

b) dalam ha! terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode
pelaporan. maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa. misalnya:
(1) tangga! terjadinya,
(2) sifat peristiwa: dan

(3)estimasi atas dampak keuangan. atay pernyataan dan alasan bahwa
estimasi tersebut tidak dapat dibuat.

46)| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang “

Terkait dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam ha! Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang

terkait dengan aktivitas Perusahaan. yang telah diterbitkan tetapi belum efektif

berlaku. Yang harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,

b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan
akuntansi,

Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas
laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak
dapat diketahui atau diestimasi secara wajar.

47)| Reklasifikasi “

a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos
dalam laporan keuangan. maka Perusahaan harus mengungkapkan antara
lain:

(4) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang
direklasifikasi, dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam ha! reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan.
maka Perusahaan harus mengungkapkan:

(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut, dan

(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasifikasi.

48)| Hibah Pemerintah “

Page 86 OCR 0.924
Page 86 of 87

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima. Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal
sebagai berikut:

3) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)| Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain kd

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan
dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi
persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran
Efek di negara lain.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2)  rekonsiltasi pos-pos yang berbeda untuk japoran posisi keuangan
beserta penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.

C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara
jain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang
beriaku di negara

tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.

Page 87 OCR 0.925
Page 87 of 87

50)| Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat. jenis. jumlah dan dampak dari peristiwa
atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan. seperti
peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 28 November 2025

PT PakuanTbk

Pi
At PAKUAN

k Wihardja Aditya Wisnu Wardhana
Direktur Utama Wakil Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.13 MB
Published29 Nov 2025
Pages87
Characters149,821
Text sourceOCR
OCR confidence0.925

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Aditya Wisnu Wardhana p.87
possible org Pakuan Tbk p.1 ×2
unresolved org Suharli p.1 ×2
unresolved org Sugiharto & Rekan p.1 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Kelangan p.4
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. p.56
unresolved org Bapepam p.74 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.83
unresolved person DR. IHH. BPPHH. IHPH p.84
unresolved org PT PakuanTbk Pi At PAKUAN p.87

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2025-III-UANG.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result