Back to announcement
20251128_DOID_Laporan Informasi dan Fakta Material_31988501_lamp2.pdf
Other Text extracted DOIDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
SIARAN PERS UNTUK DIDISTRIBUSIKAN SEGERA
Kinerja 9M 2025 BUMA International Group Menunjukkan Pemulihan
Berkelanjutan Ditunjang Kinerja QoQ yang Menguat
Jakarta, 28 November 2025 – PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group, IDX: DOID,
“Grup”) melaporkan perbaikan kinerja operasional dan keuangan yang berlanjut untuk periode sembilan
bulan yang berakhir pada 30 September 2025 (“9M25”). Kinerja kuartal ketiga (3Q25) memperkuat
momentum pemulihan yang telah terbentuk pada kuartal kedua (2Q25), didukung meningkatnya jam
kerja efektif dan waktu siklus (cycle time) yang lebih singkat di berbagai site operasional utama. Meskipun
kinerja year-to-date (YTD) masih terdampak oleh gangguan signifikan pada 1Q25, hasil quarter-on-
quarter (QoQ) terus menunjukkan perbaikan dan mencerminkan konsistensi operasional yang semakin
kuat.
3Q25: Pemulihan Menguat di Volume, Produktivitas, dan Laba
Kinerja operasional terus membaik hingga 3Q25, melanjutkan tren pemulihan yang dimulai pada 2Q25.
Pemindahan lapisan tanah penutup (overburden/OB removal) naik 4% dari 1Q ke 2Q dan meningkat lebih
lanjut sebesar 25% dari 2Q ke 3Q, mencerminkan kondisi operasional yang semakin kuat.
Jam kerja alat (equipment working hours) meningkat 29% dari Januari hingga September, didorong oleh
kesiapan alat yang lebih tinggi dan utilisasi yang lebih kuat, sementara jam non-produktif turun 53%
berkat kondisi cuaca yang lebih kering dan pemulihan pascahujan yang lebih cepat. Cycle time membaik
12% seiring perencanaan operasional yang lebih kuat yang mengurangi waktu pembuangan material
(dump-time) dan antrean, serta didukung perbaikan hambatan di area pembuangan (disposal), jalan
angkut (haul-road), dan penanganan material geologi.
Peningkatan kinerja operasional ini menghasilkan penurunan biaya per unit di berbagai area. Biaya tunai
per BCM turun 28% dari 1Q ke 3Q. Biaya tenaga kerja per BCM turun 45% seiring disiplin shift yang lebih
ketat yang menurunkan rasio operator terhadap alat sebesar 13% pada periode yang sama. Biaya bahan
bakar per BCM turun 14% karena konsumsi bahan bakar menurun sebesar 10%, didorong oleh inisiatif
perbaikan cycle time yang telah disebutkan sebelumnya. Biaya perbaikan dan pemeliharaan (repair and
maintenance) per BCM menurun 13%, didukung oleh pemeliharaan berbasis kondisi (condition-based
maintenance) dan perencanaan komponen yang lebih baik, yang meningkatkan rata-rata umur
komponen sebesar 28%.
Pada 3Q25, OB removal mencapai 128 juta bank cubic meter (MBCM) dan produksi batu bara mencapai
22 juta ton (MT), masing-masing naik 18% dan 12% secara QoQ. Peningkatan ini ditopang oleh jam kerja
efektif yang lebih tinggi dan cycle time yang lebih singkat, sebagai hasil dari pemulihan pasca hujan yang
lebih cepat, eksekusi shift yang lebih ketat, kondisi haul road yang lebih mulus, serta perbaikan
bottlenecks di area disposal.
Pendapatan 3Q25 meningkat menjadi USD400 juta, naik 6% QoQ sejalan dengan kenaikan produksi,
sementara EBITDA naik menjadi USD63 juta (margin 19%), dibandingkan USD50 juta (margin 16%) pada
Page 2
2Q25. Rugi bersih turun menjadi USD1 juta, didukung peningkatan EBITDA dan keuntungan nilai wajar (fair value gains) dari investasi Grup di 29Metals. Iwan Fuad Salim, Direktur BUMA International Group, menyatakan, “Kinerja kuartal ketiga menunjukkan bahwa pemulihan kami semakin menguat. Jam kerja efektif yang lebih tinggi, cycle-time yang lebih singkat, dan pengendalian biaya yang lebih ketat menghasilkan volume yang lebih baik, biaya per unit yang lebih rendah, dan EBITDA yang lebih kuat, meskipun kondisi masih menantang. Memasuki akhir tahun, fokus kami tetap pada mempertahankan capaian perbaikan ini, menjaga margin, dan memperkuat keunggulan operasional di seluruh bisnis.” Kinerja 9M25: Kinerja Year-to-Date Masih Mencerminkan Dampak 1Q Meski kinerja pada 2Q dan 3Q menunjukkan perbaikan yang kuat, hasil year-to-date (YTD) masih terdampak cuaca ekstrem dan gangguan operasional besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di 1Q25, termasuk insiden keselamatan yang melibatkan kontraktor eksternal yang menyebabkan penghentian operasi selama 27 hari di dua site utama. Kinerja YTD juga dipengaruhi oleh ramp-downs di beberapa site di Indonesia dan berakhirnya sejumlah kontrak di Australia. OB removal mencapai 337 MBCM dan produksi batu bara mencapai 60 MT, masing-masing turun 20% dan 8% secara year-on-year (YoY). Pendapatan tercatat USD1,131 miliar, turun 16% YoY, terutama akibat lebih rendahnya volume dari bisnis kontraktor tambang sebagai dampak gangguan pada 1Q. Average Selling Price (ASP) relatif stabil pada -1% YoY, didukung porsi kontrak rise-and-fall yang lebih tinggi sehingga membantu meredam pelemahan harga batu bara. Pendapatan dari bisnis kepemilikan tambang, Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG), meningkat menjadi USD45 juta dari USD12 juta pada tahun lalu, mencerminkan kontribusi penuh di periode 2025. EBITDA 9M25 tercatat USD127 juta dengan margin 14% dibandingkan 22% pada 9M24. Tanpa beban pesangon, EBITDA akan mencapai USD148 juta dengan margin 16%. Grup membukukan rugi bersih sebesar USD81 juta, terutama disebabkan EBITDA yang lebih rendah dan pencadangan piutang untuk operasional Australia, yang sebagian diimbangi oleh keuntungan nilai wajar dari 29Metals, beban bunga yang lebih rendah, manfaat pajak, dan pergerakan kurs mata uang yang menguntungkan. CAPEX mencapai USD149 juta, naik 12% YoY, dengan 54% dialokasikan untuk mempertahankan keandalan dan kesiapan armada, dan 46% diarahkan untuk mendukung pertumbuhan melalui peningkatan kapasitas di sejumlah site utama di Indonesia. Kinerja lingkungan dan sosial juga menunjukkan perbaikan. Intensitas emisi Scope 1 dan 2 turun 17% QoQ, didukung oleh peningkatan kualitas jalan, penanganan material geologi yang lebih baik, serta curah hujan yang lebih mendukung. Grup juga memperluas dampak sosialnya melalui PT BISA Ruang Vokasi (BIRU), menjangkau lebih banyak penerima manfaat melalui Future Hub, di mana 30% lulusan yang dipantau kini telah bekerja dan 10% melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Grup juga telah menyelesaikan Social Impact Theory of Change, menetapkan kerangka terpadu untuk mengukur dan mengembangkan dampak jangka panjang bagi masyarakat di seluruh wilayah operasional.
Page 3
Neraca Keuangan Menguat Setelah Periode Pelaporan
Grup terus menerapkan pendekatan yang penuh kehati-hatian dan disiplin dalam pengelolaan likuiditas
sepanjang tahun. Sejalan dengan strategi untuk mendiversifikasi sumber pendanaan dan memperkuat
profil jatuh temponya, Grup melaksanakan dua aksi pembiayaan penting setelah berakhirnya periode
sembilan bulan tersebut.
Pada Oktober, anak usaha utama Grup, PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), menerbitkan Obligasi
III BUMA Tahun 2025 senilai USD53,7 juta (Rp884 miliar) yang memperluas basis pendanaan domestik
dan menguatkan kepercayaan investor terhadap profil kredit Grup. Pada November, Grup juga
menyelesaikan pelunasan lebih awal atas USD212,25 juta dari Senior Notes 7,75%, yang sebagian besar
didanai melalui fasilitas sindikasi. Langkah ini mengurangi risiko refinancing jangka pendek dan
memperkuat profil jatuh tempo utang Grup secara keseluruhan.
###
Tentang PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group)
Didirikan pada tahun 1990, PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group) adalah perusahaan pertambangan
yang terdiversifikasi secara global dengan kegiatan usaha yang tersebar di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Grup
beroperasi di bawah empat pilar bisnis utama: Jasa Pertambangan, Kepemilikan Tambang, Kewirausahaan Sosial, dan Teknologi.
Inti dari operasi Jasa Pertambangan adalah PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), salah satu penyedia jasa pertambangan
terbesar di Indonesia dan Australia (beroperasi di bawah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, BUMA Australia Pty Ltd).
Grup mentransformasi bisnisnya sebagai pemilik tambang pada 2024 dengan mengakuisisi Atlantic Carbon Group, Inc (ACG),
dan memosisikan diri sebagai produsen terkemuka antrasit bermutu sangat tinggi di Amerika Serikat.
Memperluas diversifikasinya, Grup memasuki sektor komoditas masa depan pada 2024 dengan mengakuisisi saham di 29Metals
Limited, sebuah perusahaan pertambangan tembaga dan logam dasar yang berbasis di Australia. Portofolio Grup lainnya
termasuk PT Bukit Teknologi Digital (BTech), yang berfokus pada pengembangan teknologi pembelajaran mendalam (deep
learning) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi emisi, dan meminimalkan risiko Kesehatan dan
Keselamatan Kerja (K3), serta PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), sebuah wirausaha sosial yang didedikasikan untuk pendidikan,
pelatihan kejuruan, dan mendorong ekonomi sirkular.
Berkantor pusat di Jakarta, BUMA International Group tercatat sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (IDX: DOID)
dan mempekerjakan lebih dari 13.000 orang di seluruh dunia. Pada Juni 2025, perusahaan ini sekali lagi masuk dalam jajaran
200 perusahaan teratas di FORTUNE Southeast Asia 500, yang menegaskan posisinya sebagai salah satu perusahaan terbesar di
kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan.
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:
PT BUMA Internasional Grup Tbk (BUMA International Group)
Corporate Communications
Email: communications@bumainternational.com
Website: www.bumainternational.com
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Internasional Grup Tbk
p.1 ×4
unresolved
org
PT BISA Ruang Vokasi
p.2
unresolved
org
BUMA Australia Pty Ltd
p.3
unresolved
org
PT Bukit Teknologi Digital
p.3
unresolved
org
PT BISA Ruang Nuswantara
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.