Skip to content
Back to announcement

20251128_AYAM_Public Expose_31988571_lamp1.pdf

Other Text extracted AYAM

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 23

Page 1
PUBLIC
EXPOSE
PT Janu Putra Sejahtera Tbk,
Jakarta, 1 Desember 2025




                               Start Page
Page 2
Disclaimer
Presentasi ini disusun khusus untuk keperluan Paparan Publik PT Janu Putra
Sejahtera Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 1, Desember 2025. Seluruh informasi
di dalamnya merupakan gambaran umum mengenai kinerja bisnis Perseroan
pada saat tanggal penyampaian, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu.

Presentasi ini dapat memuat pernyataan-pernyataan mengenai pandangan
atau proyeksi masa depan yang mengandung risiko serta ketidakpastian. Hasil
dan pencapaian aktual di masa mendatang dapat berbeda secara signifikan
dari yang diungkapkan dalam proyeksi tersebut, karena dipengaruhi oleh
berbagai faktor risiko, ketidakpastian, dan asumsi.

Oleh karena itu, Perseroan menghimbau agar para pemangku kepentingan
menggunakan informasi dalam presentasi ini secara bijak dan tidak
menjadikannya sebagai satu-satunya dasar dalam pengambilan keputusan
investasi atau bisnis.




                                                        Next Page
Page 3
                       SEKILAS TENTANG
                         PERSEROAN


                                   PT Janu Putra Sejahtera


 PT Janu Putra Sejahtera Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) didirikan pada tahun 2007 dan
telah berkembang menjadi salah satu pelaku usaha terkemuka di sektor perunggasan (poultry) di
     Indonesia. Dengan komitmen pada inovasi, kualitas, dan keberlanjutan, Perseroan terus
       menghadirkan produk dan layanan unggulan bagi konsumen di seluruh Indonesia.
Page 4
Kegiatan Usaha Utama
Perseroan Mencakup:
    • Budidaya ayam ras pedaging
      (broiler)
    • Budidaya ayam ras petelur (layer)
    • Pembibitan ayam lokal dan hasil
      persilangannya
    • Budidaya ayam lokal dan hasil
      persilangannya
    • Kegiatan rumah potong ayam (RPA)




        Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan dan perluasan pasar, Perseroan
        telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode
        saham AYAM pada tanggal 30 November 2023, menjadikan statusnya resmi
        sebagai Perusahaan Terbuka (Tbk).
Page 5
Wilayah Kerja &
Operasional
Wilayah kerja dan operasional Perseroan
mencakup pasar domestik yang tersebar di
Pulau   Jawa   dan   Bali.   Berikut   adalah
sebaran lokasi operasional Perseroan.
Page 6
Visi & Misi
Misi perusahaan
Menjadi perusahaan ayam integrator terkemuka di
Indonesia yang memberikan kontribusi positif bagi
peternakan ayam dan masyarakat



    Memberikan produk                 Mengadopsi praktik-praktik
    berkualitas tinggi kepada         bisnis yang ramah
    konsumen                          lingkungan

    Menjaga kesejahteraan             Mengembangkan program-
    peternak ayam dan                 program sosial yang
    meningkatkan produktivitas        bermanfaat bagi masyarakat
    peternakan
                                      Meningkatkan keuntungan
    Meningkatkan efisiensi
                                      perusahaan secara
    dalam proses kerja dan
                                      konsisten
    sistem produksi
Page 7
                                             AROWWAI INDUSTRIES




     JAJARAN DIREKSI & KOMISARIS




      Fadhl Muhammad Firdaus   Sri Mulyani



20
22
Page 8
Kinerja Keuangan
Perseroan 2024 Vs.                      Penjualan Perseroan untuk periode yang berakhir pada 31
2023                                    Desember 2024 tercatat sebesar Rp361.344 juta, meningkat
                                        Rp9.082 juta atau 2,58% dibandingkan dengan penjualan tahun
                                        2023 yang sebesar Rp352.262 juta.

                                        Meskipun kondisi pasar sepanjang tahun 2024 masih
                                        dipengaruhi oleh volatilitas harga jual, Perseroan berhasil
                                        membukukan pertumbuhan penjualan melalui peningkatan
                                        volume transaksi yang dijalankan secara konsisten. Strategi ini
                                        merupakan bagian dari upaya Perseroan dalam menjaga
                                        keberlanjutan kinerja operasional dan memperluas pangsa
                                        pasar, dengan memanfaatkan momentum permintaan yang
                                        tetap kuat di tengah dinamika harga yang berfluktuasi.
                                        Kemampuan Perseroan untuk beradaptasi terhadap kondisi
                                        pasar tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung
Kinerja penjualan FY 2024 Vs. FY 2023   pertumbuhan stabil selama tahun 2024.
Page 9
Kinerja Keuangan
                                 Total aset Perseroan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar
Perseroan 2024 Vs.               Rp467.820 juta, meningkat Rp112.061 juta atau 31,50%
                                 dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 yang
2023                             sebesar Rp355.759 juta. Kenaikan ini terutama berasal dari
                                 peningkatan aset lancar, khususnya pada aset biologis dan
                                 persediaan ayam broiler.

                                 Peningkatan aset biologis terutama didorong oleh strategi
                                 ekspansi produksi melalui optimalisasi jumlah Ayam Parent
                                 Stock (PS) untuk meningkatkan kapasitas produksi. Langkah ini
                                 dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok DOC Final Stock
                                 (FS) dan ayam broiler dalam rangka mengantisipasi lonjakan
                                 permintaan menjelang periode Ramadhan dan Lebaran pada
                                 Maret 2025, serta mendukung peningkatan volume produksi
                                 pada tahun 2025.

                                 Sementara itu, peningkatan persediaan ayam broiler
Total Aset FY 2024 Vs. FY 2023   dipengaruhi oleh perbedaan cut-off produksi, termasuk jumlah
                                 populasi dan fase pemeliharaan broiler pada akhir Desember
                                 2024 dibandingkan dengan akhir Desember 2023.
Page 10
Kinerja Keuangan
                                      Total liabilitas Perseroan per 31 Desember 2024 tercatat
Perseroan 2024 Vs.                    sebesar Rp260.070 juta, meningkat Rp105.059 juta atau 67,78%
                                      dibandingkan dengan posisi per 31 Desember 2023 yang
2023                                  sebesar Rp155.011 juta. Kenaikan ini terutama dipengaruhi oleh
                                      peningkatan utang usaha dan utang bank, seiring dengan
                                      meningkatnya kebutuhan pendanaan untuk mendukung
                                      ekspansi kegiatan produksi.

                                      Tambahan kewajiban tersebut merupakan bagian dari strategi
                                      Perseroan dalam memperkuat kapasitas operasional,
                                      memastikan kelangsungan siklus produksi, dan mendukung
                                      peningkatan volume distribusi. Peningkatan liabilitas ini juga
                                      paralel atau sejalan dengan pertumbuhan aset biologis dan
                                      persediaan ayam broiler yang terjadi pada periode yang sama.
                                      Secara keseluruhan, pertumbuhan liabilitas yang paralel
                                      dengan peningkatan total aset dan aktivitas usaha
                                      mencerminkan bahwa penambahan kewajiban digunakan
Total Liabilitas FY 2024 vs FY 2023   secara produktif dan dikelola secara terukur untuk mendukung
                                      keberlanjutan pertumbuhan Perseroan.
Page 11
Kinerja Keuangan
                                   Total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2024 tercatat sebesar
Perseroan 2024 Vs.                 Rp207.750 juta, meningkat Rp7.002 juta atau 3,49%
                                   dibandingkan posisi per 31 Desember 2023 yang sebesar
2023                               Rp200.748 juta. Peningkatan ini terutama berasal dari
                                   akumulasi laba ditahan, yang mencerminkan kinerja keuangan
                                   Perseroan yang tetap positif sepanjang tahun 2024.

                                   Peningkatan ini terutama berasal dari akumulasi laba ditahan,
                                   yang mencerminkan kinerja keuangan Perseroan yang tetap
                                   positif dan berkelanjutan selama periode berjalan. Selain itu,
                                   pertumbuhan ekuitas juga mencerminkan komitmen
                                   manajemen dalam memperkuat struktur permodalan melalui
                                   strategi pengelolaan laba yang hati-hati dan reinvestasi untuk
                                   mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kenaikan ekuitas ini
                                   turut memperkuat posisi keuangan Perseroan secara
                                   keseluruhan, meningkatkan daya tahan terhadap risiko
                                   eksternal, serta mendukung kapasitas ekspansi usaha di tengah
Total Ekuitas FY 2024 vs FY 2023   dinamika industri unggas yang masih penuh tantangan.
Page 12
Kinerja Keuangan
Perseroan 2024 Vs.                       Pada kuartal III tahun 2025, Perseroan mencatatkan penjualan

2025                                     sebesar Rp225.419 juta, turun Rp42.739 juta atau -15,94%
                                         dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp268.159
                                         juta.
                                         Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh penurunan
                                         signifikan rata-rata harga jual ayam broiler dan DOC pada
                                         periode Januari–Agustus 2025, yang berada di bawah biaya
                                         produksi sehingga memberikan tekanan langsung terhadap
                                         margin Perseroan. Untuk meminimalkan kerugian, Perseroan
                                         menerapkan langkah mitigasi yang terukur dengan
                                         menurunkan populasi broiler dan menjual DOC FS yang
                                         dihasilkan ke eksternal. Pengalihan tersebut berkontribusi pada
                                         penurunan nilai penjualan dibandingkan kuartal III tahun
                                         sebelumnya, karena volume produk broiler yang dipasarkan
                                         menjadi lebih rendah.
Kinerja Penjualan Kuartal III 2025 Vs.
Kuartal III 2024
Page 13
Kinerja Keuangan
Perseroan 2024 Vs.
2025
                                         Meskipun demikian, Perseroan tetap optimistis bahwa
                                         memasuki awal tahun 2026 rata-rata harga jual produk
                                         perunggasan akan kembali stabil, seiring dengan penerapan
                                         kebijakan pengendalian pasokan (pengurangan jumlah DOC
                                         GPS yang masuk ke Indonesia pada tahun 2024-2025) oleh
                                         pemerintah, tren normalisasi permintaan pasar, serta
                                         optimalisasi program MBG dan program pemerintah lainnya
                                         yang mendorong keseimbangan suplai dan permintaan di
                                         sektor perunggasan. Perseroan akan terus menjalankan strategi
                                         operasional secara disiplin untuk menjaga keberlanjutan
                                         kinerja, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat posisi
                                         Perseroan dalam industri.

Kinerja Penjualan Kuartal III 2025 Vs.
Kuartal III 2024
Page 14
Kinerja Keuangan                 Total aset Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar
Perseroan 2024 Vs.               Rp478.212 juta, meningkat Rp74.167 juta atau 18,36%
                                 dibandingkan dengan posisi per 30 September 2024 sebesar
2025                             Rp404.045 juta. Kenaikan tersebut terutama berasal dari
                                 peningkatan aset lancar, khususnya pada pos aset biologis.

                                 Peningkatan nilai aset biologis dipengaruhi oleh strategi
                                 ekspansi produksi yang dijalankan Perseroan, yaitu melalui
                                 optimalisasi jumlah Ayam Parent Stock (PS) untuk
                                 meningkatkan kapasitas produksi DOC FS pada tahun 2025-
                                 2027. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan
                                 stok DOC Final Stock (FS) dalam menyongsong tahun 2025-2027
                                 sebagai efek dari kebijakan pemerintah tentang pengurangan
                                 kuota GPS tahun 2024-2025 dan menjaga kelangsungan
                                 penjualan di semester akhir 2025 di mana harga produk ayam
                                 sudah mulai terlihat membaik. Selain itu, strategi tersebut juga
                                 merupakan bagian dari persiapan kebutuhan produksi tahun
Total Aset Kurtal III 2025 Vs.   2026, yang diproyeksikan meningkat seiring dengan
                                 implementasi program strategis nasional di sektor
Kuartal III 2024
                                 perunggasan.
Page 15
   Kinerja Keuangan                    Total liabilitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat
   Perseroan 2024 Vs.                  sebesar Rp287.206 juta, meningkat Rp90.936 juta atau 46,33%
                                       dibandingkan posisi per 30 September 2024 yang sebesar
   2025                                Rp196.270 juta.

                                       Peningkatan tersebut terutama berasal dari kenaikan utang
                                       usaha, seiring dengan meningkatnya pembelian pakan untuk
                                       mendukung ekspansi kegiatan produksi dalam rangka
                                       mendukung jalannya program-program pemerintahan dan
                                       permintaah pasar yang semakin meningkat.

                                       Tambahan kewajiban tersebut merupakan bagian dari strategi
                                       Perseroan dalam memperkuat kapasitas operasional, menjaga
                                       kesinambungan siklus produksi, dan meningkatkan volume
                                       distribusi. Hal ini juga tercermin pada kenaikan nilai aset
                                       biologis pada periode yang sama. Pertumbuhan liabilitas
                                       berjalan seiring dengan peningkatan total aset dan aktivitas
Total Liabilitas Kurtal III 2025 Vs.   usaha, sehingga mencerminkan bahwa penambahan kewajiban
                                       digunakan secara produktif dan dikelola secara terukur untuk
Kuartal III 2024
                                       mendukung pertumbuhan Perseroan ke depan.
Page 16
Kinerja Keuangan                     Total ekuitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar
Perseroan 2024 Vs.                   Rp191.006 juta, menurun Rp16.769 juta atau 8,07%
                                     dibandingkan dengan posisi per 30 September 2024 yang
2025                                 sebesar Rp207.775 juta. Penurunan ini terutama disebabkan
                                     oleh melemahnya rata-rata harga jual ayam broiler dan DOC
                                     pada periode Januari-Agustus 2025, yang berada di bawah
                                     biaya produksi, sehingga memberikan tekanan langsung
                                     terhadap margin dan kinerja laba rugi Perseroan pada periode
                                     berjalan.

                                     Meskipun demikian, Perseroan tetap optimistis bahwa di
                                     semester akhri 2025 dan memasuki awal tahun 2026, stabilisasi
                                     harga jual produk perunggasan akan baik dan menguntungkan
                                     karena didukung oleh kebijakan pengendalian pasokan
                                     pemerintah dan banyak nya program pemerintah yang
                                     membutuhkan ayam dan produknya sehingga dengan adanya
                                     proyeksi perbaikan permintaan akan memberikan ruang bagi
                                     pemulihan ekuitas. Perseroan berkomitmen menjalankan
Total Ekuitas Kuartal III 2025 Vs.
                                     strategi operasional secara disiplin, meningkatkan efisiensi, dan
Kuartal III 2024                     memperkuat fondasi usaha guna mendukung keberlanjutan
                                     kinerja dan posisi Perseroan di industri.
Page 17
Prospek PT Janu Putra
Sejahtera Tbk

     Permintaan nasional terhadap ayam dan
01
     telur terus meningkat dari tahun ke tahun
     Pertumbuhan penduduk Indonesia yang telah
     mencapai 287,6 juta jiwa pada November 2025
     (BPS), diikuti peningkatan konsumsi protein hingga
     57,39 gram/kapita/hari pada Maret 2024 (BPS), serta
     naiknya       konsumsi    ayam    menjadi      7,46
     kg/kapita/tahun pada 2023 (Data Bapanas–
     Susenas BPS).

     Produksi nasional ayam dan telur
02
     menunjukkan tren kenaikan.
     Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan
     Badan Pangan Nasional mencatat peningkatan
     produksi ayam ras dan telur dari tahun sebelumnya,
     dengan proyeksi pertumbuhan berlanjut di 2025.
     Produksi nasional diperkirakan mencukupi bahkan
     melebihi kebutuhan, sehingga menjamin stabilitas
     pasokan domestik
Page 18
Prospek PT Janu Putra Sejahtera Tbk


      Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pendorong
      permintaan baru yang signifikan.
 03   Program ini memerlukan pasokan ayam dan telur dalam
      jumlah besar, merata secara nasional, dan berkelanjutan,
      sehingga membuka peluang pasar tambahan bagi pelaku
      industri perunggasan.


      Pemerintah memperkuat rantai pasok unggas nasional.
      lebih dari 300 fasilitas baru (feedmill, breeding farm,
 04   hatchery, kandang modern, RPHU, cold chain, hingga
      logistik) disiapkan untuk mendukung stabilitas suplai dan
      efisiensi distribusi, Upaya ini memperkuat ekosistem
      industri sekaligus    mengurangi potensi ketimpangan
      pasokan antarwilayah.


      Dukungan investasi besar seperti Danantara
 05   Dukungan senilai Rp 20 triliun untuk pengembangan peternakan ayam
      modern akan memperkuat kapasitas nasional mulai 2026. Perseroan
      memanfaatkan lokasi operasionalnya di Daerah Istimewa Yogyakarta,
      yang berada di pusat kawasan permintaan MBG, untuk memperluas
      jangkauan distribusi dan meningkatkan kesiapan pemenuhan
      kebutuhan ayam dan telur di wilayah DIY dan Jawa Tengah.
Page 19
                            Tantangan PT Janu Putra Sejahtera




         Fluktuasi harga bahan baku                         Ketatnya Persaingan Bisnis dan
                                                                                                                Adaptasi terhadap ekspansi
           pakan dan produk ayam                              Ketidakmerataan distribusi
                                                                                                                   kapasitas nasional.
                                                                    antar wilayah.
Ketergantungan pada pasar global membuat
biaya pakan sensitif terhadap pergerakan harga
                                                     Ketatnya persaingan antarpelaku industri serta    Peningkatan suplai dari proyek besar nasional dan
komoditas dan nilai tukar. Ini menjadi tantangan
                                                     ketidakseimbangan distribusi antarwilayah masih   pemain baru dapat memperketat persaingan
utama industri unggas nasional.
                                                     menjadi tantangan utama. Konsentrasi produksi     pada 2026 dan seterusnya. Efisiensi, kualitas, dan
Dinamika      supply–demand        yang     mulai
                                                     yang lebih tinggi di beberapa daerah dan          kecepatan distribusi menjadi faktor pembeda
terkondisikan sejak 2024 akan bisa mempengaruhi
                                                     perbedaan kapasitas logistik membuat aliran       utama bagi keberlanjutan kinerja.
kestabilan harga dan        keseimbangan rantai
                                                     pasokan ke wilayah dengan permintaan tinggi,
supply – demand di bisnis ayam dan saat ini di
                                                     menurut data BPS,2024 terdapat 595 perusahaan
semester    akhir    2025   mulai    bisa  dilihat
                                                     peternakan unggas di Indonesia.
peningkatan dan kestabilan harga semua produk-
produk ayam.
Page 20
                  TANTANGAN PT JANU PUTRA SEJAHTERA

           Sepanjang 2025, industri perunggasan menghadapi dinamika harga pakan dan tantangan

             distribusi, namun dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem pangan terus
Borcelle




               memberikan arah yang positif. Proyeksi nasional menunjukkan produksi ayam ras

            berpotensi tumbuh sekitar 10,95% dan telur sekitar 2,78% pada 2025, didorong penyiapan

               323 fasilitas baru untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melihat

           perkembangan tersebut, 2026 memberikan ruang optimisme bagi sektor poultry, termasuk

            bagi Perseroan, untuk memperkuat kapasitas, meningkatkan efisiensi, dan menangkap

                                peluang permintaan yang terus berkembang.
Page 21
                                       Strategi PT Janu Putra Sejahtera


                                                                          Pengembangan SDM,
Fokus Bisnis Perusahaan
                                                                          Inovasi & Teknologi
ke Depannya
                                                                          Peningkatan kompetensi teknis–
 • Penguatan bisnis di layer, GPS,                                        manajerial dan digitalisasi proses
   PS, dan RPA untuk memperkuat                                           produksi. Relevan dengan kondisi
   hulu–hilir.                                                            industri   yang terdiri dari 12,19 juta
 • Pasar unggas nasional sangat                                           unit usaha peternakan (ST2023)
   besar: ayam ras pedaging 3,15
   miliar ekor dan layer 0,41 miliar
   ekor (2024, BPS)


Peningkatan Performance                                                   Kerja Sama untuk Efisiensi
& Efisiensi Produksi                                                      Rantai Pasok
 • Optimalisasi pakan,                                                     • Kemitraan dengan perusahaan
   manajemen kandang, dan                                                    pakan, logistik, dan distributor.
   pengendalian kualitas.                                                  • Dibutuhkan untuk mengatasi
 • Efisiensi menjadi kunci, seiring                                          ketimpangan distribusi, karena
   surplus daging ayam ras 116                                               populasi unggas terkonsentrasi
   ribu ton di 2024 (BPS)                                                    di Jawa (791 juta ekor Jabar;
                                                                             705 juta Jateng) (2024)
Page 22
Strategi PT Janu Putra
Sejahtera Tbk

  Pengembangan Fasilitas & Produk Akhir
  • Penguatan RPA, cold chain, dan pengembangan
    produk siap konsumsi.
  • Pasar kuat, didukung surplus telur nasional 103,7
    ribu ton (2024)
  Mendukung Seluruh Program Pemerintah
  (Termasuk MBG)
   • Kesiapan       mendukung   ketahanan     pangan
     nasional dan pasokan protein hewani.
   • Lokasi operasional di Yogyakarta dan Jawa
     menjadikan       perusahaan    strategis   untuk
     mendukung kebutuhan          program MBG dan
     institusional.
Page 23
Thank You!
Let’s discuss!

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.58 MB
Published28 Nov 2025
Pages23
Characters24,793
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Janu Putra Sejahtera Tbk p.1 ×22
linked person Fadhl Muhammad Firdaus p.7
possible org Bursa Efek Indonesia p.4
possible person Sri Mulyani p.7
unresolved org Kementerian Pertanian p.17
unresolved org Pangan Nasional p.17
unresolved org PT Janu Putra Sejahtera Fluktuasi p.19
unresolved org PT JANU PUTRA SEJAHTERA Sepanjang p.20
unresolved org PT Janu Putra Sejahtera Pengembangan SDM p.21

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result