Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 81
Page 1
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGANUNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Em iten dan Perusahaan Publik harus m enggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Em iten dan Perusahaan Publik yang m erupakan
Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus m enggunakan Pedom an Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Em iten/Perusahaan Publik telah m emenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom
‘Keterangan’ ditam bahkan cross reference ke nom or catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Em iten/Perusahaan Publik tidak m emenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan m aka tanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’ dengan m enambahkan
keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Em iten/Perusahaan Publik tidak m emiliki pos -pos tertentu sehingga tidak wajib m emenuhi persyaratan pengungkapan yang ada m aka tanda (√) diisi pada
kolom ‘N/A’.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang m em bawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan au dited).
Data Umum
Nam a Em iten/Perusahaan Publik PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk
Bidang Usaha Rum ah Sakit
Jenis penawaran Um um n/a
30 Juni 2026 31 Desember 2025 30 Juni 2025
Nam a Kantor Akuntan Publik Tidak diaudit KAP Purwanto Susanti dan KAP Purwanto Susanti dan
Surja Surja
Nam a Partner Tidak diaudit Daniel Am dhani Judistira Daniel Am dhani Judistira
Opini Akuntan Tidak diaudit Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) - - -
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pem enuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab √
Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pem enuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi √
Akuntan Yang Mem berikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Page 2
DATA KEUANGAN PENTING
disajikan dalam jutaan Rupiah
30 JUNI 2026 30 JUNI 2025
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 1,302,027 1,188,875
Laba (rugi) bruto 513,069 462,504
Laba (rugi) usaha/operasional (90,072) 42,401
Pendapatan bunga 29,262 23,963
Beban bunga (212,124) (175,847)
EBITDA 110,740 223,162
Laba (rugi) bersih periode berjalan (244,607) (65,447)
Laba (rugi) komprehensif (244,607) (66,857)
Laba (rugi) per saham (dasar) (19.99) (5.36)
30 JUNI 2026 31 DESEMBER 2025
Posisi Keuangan
Jumlah Aset 7,621,754 7,623,910
Jumlah Aset Lancar 2,186,356 2,527,917
Jumlah Aset Tidak Lancar 5,435,398 5,095,993
Jumlah Liabilitas 6,530,636 6,288,185
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,563,919 1,610,030
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4,966,717 4,678,155
Jumlah Ekuitas 1,091,118 1,335,725
Modal Disetor 1,223,896 1,223,896
Tambahan Modal Disetor - Neto 806,384 806,384
Penghasilan Komprehensif Lain 44,355 44,355
Akumulasi kerugian
Ditentukan Penggunaannya 7,000 7,000
Belum Ditentukan Penggunaannya (992,376) (747,699)
Kepentingan Non-pengendali 1,859 1,789
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 139.80% 157.01%
ROA -3.21% -0.86%
ROE -22.42% -4.90%
EBITDA thd pendapatan (%) 8.51% 18.77%
*dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 3
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk m asing-m asing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat
diterapkan pada Em iten atau Perusahaan Publik. Em iten atau Perusahaan Publik wajib m enyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila
pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk m em aham i laporan keuangan Em iten atau Perusahaan Publik.
2. Em iten atau Perusahaan Publik yang m erupakan Perusahaan Efek tidak m engacu pada checklist ini, nam un m engikuti peraturan Bape pam-LK No VIII.G.17 tentang
Pedom an Akuntansi Perusahaan Efek.
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode √ Halaman 1-3
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode √ Halaman 4-5
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode √ Halaman 6
4 Laporan arus kas selama periode √ Halaman 7
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan √
saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan
atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan √ Halaman 8-85
Ketentuan Umum
1. Perusahaan wajib m enyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan
sebagai berikut:
a. gam baran um um Perusahaan;
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi
signifikan yang diterapkan;
c. inform asi tam bahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi
keuangan, laporan laba rugi kom prehensif, laporan perubahan ekuitas dan
laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian
m asing-m asing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain m eliputi:
1) inform asi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian
m anapun dalam laporan keuangan; dan
2) inform asi yang tidak disajikan di bagian m anapun dalam laporan
2. keuangan, tetapi inform asi tersebut relevan untuk m em aham i laporan
keuangan.
3. Perusahaan wajib m enyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk
m enjelaskan adanya bagian dari suatu jum lah, tidak m enggunakan kata
4. “sebagian”.
Page 4
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Perusahaan wajib m engungkapkan dalam penjelasan m asing-m asing pos
m engenai Aset yang dijam inkan, nam a pihak yang m enerim a jam inan, dan
alasan dijam inkan.
Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai
aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup
serta pendapat m anajem en atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila
tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan; √ Catatan 1a
2) Nom or dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari √ Catatan 1a
instansi yang berwenang, dan nom or serta tanggal Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan √ Catatan 1a
pada periode pelaporan;
4) Tem pat kedudukan perusahaan dan lokasi utam a kegiatan usaha; √ Catatan 1a
5) Tanggal m ulai beroperasinya perusahaan secara kom ersial. Dalam hal √ Catatan 1a
perusahaan m elakukan ekspansi atau peram pingan usaha secara signifikan pada
periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dim ulainya operasi
kom ersial dari ekspansi atau peram pingan usaha dan kapasitas produksinya; dan
6) Nam a entitas induk dan nam a entitas induk terakhir dalam kelom pok usaha √ Catatan 1a
(ultim ate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib
disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media √
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dim iliki.
8) Khusus Industri Jalan Tol √
Peraturan perundangan atau keputusan pem erintah yang m endasari
penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan √
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10) Khusus untuk Industri Perbankan √
Izin usaha sebagai bank um um , sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
m enjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
Page 5
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum √
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengem bangan.
Penjelasan m engenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan m eliputi :
a) Area Eksplorasi, m eliputi:
• Nam a lokasi;
• Nam a pem ilik izin lokasi;
• Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh tem ponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik izin
lokasi; dan
• Jum lah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan
Gas Bum i per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengem bangan m eliputi:
• Nam a lokasi;
• Nam a pem ilik ijin lokasi;
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh tem ponya;
• Persentasi kepem ilikan saham Perseroan pada perusahaan pem ilik ijin
lokasi;
• Jum lah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang
m elakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
• Jum lah produksi pada tahun berjalan; dan
• Akum ulasi jum lah produksi sejak awal kegiatan
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi
keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan √
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selam a m asa sisa m anfaat
HPH; dan
c) sisa um ur HPH.
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nom or surat efektif penawaran um um , term asuk penawaran √ Catatan 1b
Efek yang diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jum lah Efek yang ditawarkan; √ Catatan 1b
3) Bursa tem pat Efek dicatatkan; dan √ Catatan 1b
4) Tindakan perusahaan yang dapat m em pengaruhi jum lah Efek yang diterbitkan √ Catatan 1b
(corporate action) sejak penawaran um um perdana sam pai dengan periode
pelaporan terakhir.
Page 6
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nam a entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung √ Catatan 1d
m aupun tidak langsung;
2) Tem pat kedudukan; √ Catatan 1d
3) Jenis usaha; √ Catatan 1d
4) Tahun beroperasi secara kom ersial; √ Catatan 1d
5) Persentase kepem ilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); √ Catatan 1d
6) Total Aset; dan √ Catatan 1d
7) Inform asi penting lainnya antara lain: Catatan 1d
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk √
tidak m em iliki baik langsung m aupun tidak langsung m elalui entitas anak,
lebih dari 50% (lim a puluh perseratus) hak suara yang sah;
b) alasan m engapa kepemilikan baik langsung m aupun tidak langsung lebih dari √
50% (lim a puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee
tidak diikuti dengan pengendalian;
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan √
keuangan tersebut digunakan untuk m enyusun laporan keuangan
konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari tanggal laporan
keuangan entitas induk, dan alasan m enggunakan tanggal atau periode yang
berbeda;
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kem ampuan entitas anak untuk √
m entransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau
pem bayaran kem bali pinjam an atau uang m uka;
e) suatu rincian yang m enunjukkan dam pak setiap perubahan bagian √
kepem ilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak m engakibatkan
hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pem ilik
entitas induk; dan
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, m aka entitas induk harus √
m engungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya
Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat
diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu
dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian;
(2) jum lah persentase kepem ilikan yang dilepaskan;
(3) jum lah harga yang diterim a;
(4) bagian dari harga yang m erupakan Kas dan Setara Kas;
Page 7
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) jum lah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dim ana
Pengendalian dilepaskan; dan
(6) jum lah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya dim ana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan
berdasarkan kategori utam anya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nam a dan jabatan untuk m asing-masing anggota direksi, dewan kom isaris, dan √ Catatan 1c
kom ite audit;
2) Cakupan m anajem en kunci; dan √ Catatan 1c
3) Jum lah karyawan tetap pada m asing-masing akhir periode atau rata-rata jum lah √ Catatan 1c
karyawan tetap selam a periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk
Perusahaan dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan √ Catatan 1e
2) Pihak yang bertanggung jawab m engotorisasi laporan keuangan. √ Catatan 1e
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK √ Catatan 2a
Pernyataan ini m erupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun
dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical √ Catatan 2a
cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable
value), Nilai Wajar (fair value) atau jum lah yang dapat dipulihkan berdasarkan
SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan √ Catatan 2a
arus kas.
3) Mata uang fungsional dan m ata uang penyajian yang digunakan, m eliputi: √ Catatan 2o
a) m ata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak;
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan m ata uang
fungsional Perusahaan m aupun kegiatan usaha asing yang signifikan; dan
c) alasanperubahan m ata uang penyajian (jika ada).
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). √
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh
Manajemen
Page 8
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) Perusahaan harus m engungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan √ Catatan 3
atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertim bangan yang telah
dibuat m anajem en dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan m em iliki
dam pak yang paling signifikan terhadap jum lah yang diakui dalam laporan
keuangan;
2) Perusahaan harus m engungkapkan inform asi tentang asum si yang dibuat √ Catatan 3
m engenai m asa depan, dan sum ber utam a dari estim asi ketidakpastian lain pada
akhir periode pelaporan, yang m em iliki risiko signifikan yang m engakibatkan
penyesuaian m aterial terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode
pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaim ana dim aksud dalam angka 2), √ Catatan 3
catatan atas laporan keuangan m em asukkan rincian atas sifat dan jum lah
tercatat pada akhir periode pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu m erupakan kebijakan akuntansi lainnya yang
diterapkan dan relevan untuk m em aham i laporan keuangan. Kebijakan
akuntansi tertentu m eliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang m eliputi pos -pos √ Catatan 2c
entitas induk dan entitas anak;
b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan √ Catatan 2c
keuangan entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepem ilikan tanpa √ Catatan 2c
kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas √ Catatan 2c
entitas anak; √
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian Catatan 2c
kepentingan nonpengendali; dan √
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi m aterial antar entitas yang Catatan 2c
dikonsolidasi telah dielim inasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) m etode yang digunakan dalam kom binasi bisnis, term asuk m etode yang √
digunakan untuk m engukur kepentingan nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; √
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan √
√
Page 9
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kom binasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain: √
(1) pem belian dengan diskon; √
(2) akuisisi secara bertahap; dan √
(3) im balan kontinjensi.
3) Kas dan setara kas; √ Catatan 2e
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam m enentukan kom ponen kas
dan setara kas.
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrum en keuangan setiap kategori, term asuk √ Catatan 2f
perlakuan atas biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrum en keuangan setiap √ Catatan 2f
kategori;
(3) ketentuan saling hapus dari instrum en keuangan; √ Catatan 2f
(4) m etode yang digunakan untuk m enentukan Nilai Wajar instrum en √ Catatan 2f
keuangan;
(5) m etode perhitungan yang digunakan untuk m enentukan penurunan nilai √ Catatan 2f
dari aset keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrum en keuangan; √
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain √
penjelasan sebagaim ana dim aksud dalam angka (1), angka (2), angka
(3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditam bahkan penjelasan
m engenai;
(a) ketentuan pem enuhan kriteria akuntansi lindung nilai;
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas
instrum en keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung
nilai.
b) Investasi pada Sukuk √
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian am ortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan √
Page 10
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk;
(4) posisi penyajian Sukuk; dan
(5) akad syariah yang digunakan.
5) Khusus Industri Perbankan √
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan m engenai jum lah giro wajib
m inim um .
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penem patan pada Bank
Indonesia dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo √
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, m etode
pencatatan dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan √
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelom pok obligasi rekapitalisasi yang dim iliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelom pok Obligasi Rekapitalisasi
Pem erintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan √
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan m anajem en dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio
kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban
akseptasi.
Page 11
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan
dengan saldo piutang/pem biayaan yang tidak dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan
agunan.
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan √
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pem biayaan konsum en; dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan m enarik kem bali aset pem biayaan
konsum en dari konsum ennya.
10) Anjak Piutang √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jum lah
bersih piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kem bali
ke klien atau ditanggung oleh perusahaan).
11) Sewa √ Catatan 2p
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian m engandung suatu sewa;
b) kebijakan penentuan suatu sewa m erupakan sewa pem biayaan atau sewa
operasi; dan
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau
lessor.
12) Persediaan : √ Catatan 2h
yang harus dijelaskan antara lain m engenai kebijakan akuntansi yang digunakan
dan rum usan biaya yang digunakan.
a) Khusus Industri Kehutanan √
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara,
pem eliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 12
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Biaya perolehan, m utasi pem bebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan √
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanam an sebagai persediaan, tanam an
belum m enghasilkan, atau tanam an telah m enghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanam an belum m enghasilkan ke
tanam an telah m enghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan m asa m anfaat tanam an yang disusutkan; dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjam an.
c) Khusus Industri Peternakan √
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah m enghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode am ortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kem atian atau m etode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertum buhan (belum m enghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah m enjadi
hewan ternak telah m enghasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap; √ Catatan 2i
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap; √ Catatan 2i
c) pengelom pokan Aset Tetap; √ Catatan 2i
d) m etode penyusutan yang digunakan; √ Catatan 2i
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; √ Catatan 2i
f) estim asi um ur m anfaat dan tarif penyusutan; √ Catatan 2i
g) penghentian pengakuan; √
h) nilai residu; dan √ Catatan 2i
i) pernyataan bahwa m anajem en telah m engkaji ulang atas estim asi um ur
ekonom is, m etode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode
pelaporan. √ Catatan 2i
14) Investasi pada Entitas Asosiasi √
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang digunakan untuk m encatat
investasi pada asosiasi.
Page 13
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama √
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang digunakan untuk m encatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersam a.
16) Pola Kerjasama √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasam a;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang tim bul; dan
c) Sistem pem bagian hasil, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud √ Catatan 2q
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud; √ Catatan 2q
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud; √ Catatan 2q
c) um ur m anfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila um ur m anfaat √ Catatan 2q
terbatas, diungkapkan tarif am ortisasi yang digunakan dan um ur
m anfaatnya; √ Catatan 2q
d) sum ber terjadinya Aset Takberwujud;
e) m etode am ortisasi yang digunakan; √ Catatan 2q
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan √ Catatan 2q
g) riset dan pengem bangan (jika ada). √
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dim iliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelom pok lepasan yang dim iliki untuk
dijual.
19) Properti Investasi : √ Catatan 2j
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Properti Investasi; √ Catatan 2j
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; √ Catatan 2j
c) m etode penyusutan yang digunakan, khusus untuk m odel biaya; √ Properti investasi yang dim iliki
d) estim asi um ur m anfaat dan/atau tarif penyusutan untuk m odel biaya; dan √ berupa tanah, sehingga tidak
disusutkan
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. √ Catatan 2j
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi √
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk m enentukan jum lah tercatat bruto;
Page 14
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian
kem bali aset (revaluasi);
c) Metode penyusutan dan am ortisasi yang digunakan;
d) Masa m anfaat atau tarif penyusutan dan am ortisasi yang digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang m engindikasikan kem ungkinan √ Catatan 2k
terjadinya penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan √ Catatan 2k
pem balikannya.
22) Khusus Industri Perbankan √
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas sim panan; dan
b) Dasar penyajian dari m asing-m asing kategori sim panan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas sim panan dari bank lain; dan
b) Dasar penyajian sim panan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas prem i atau diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan √ Catatan 2m
b) dasar penentuan nilai provisi. √ Catatan 2m
24) Utang Repo √
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, m etode pencatatan
dan pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi √
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan.
Page 15
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pem bebanan biaya PLH;
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang m em uat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penam bangan;
(2) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi;
(3) Penam bahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi
penam bangan; dan
(4) Saldo akhir untuk m asing-m asing lokasi penam bangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum √
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang m asih
berjalan dengan penjelasan m engenai jangka waktu kontrak untuk Area of
Interest yang bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah
m enem ukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa
am ortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dim ulainya produksi;
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengem bangan dan kapitalisasi
biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode am ortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan
jangka waktu perijinan penam bangan, taksiran um ur ekonomis tambang dan
dasar perhitungan am ortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/
Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pem bebanan biaya PLH;
b) Metode am ortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan m etode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran √ Catatan 2n
yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada; dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan √
pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta
beban terkait.
Page 16
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode √
persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain m etode yang diterapkan untuk
m enentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi √
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan prem i yang belum
m erupakan pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan
retroaktif; dan
Penyajian pendapatan prem i dalam laporan laba rugi.
(c)
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditam bahkan antara lain:
(a) Kelom pok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim
dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi nam un belum
dilaporkan dan beban penyelesaian klaim ; dan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate √
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real
Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengem bangan Real Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada m asa m endatang lebih rendah
dari nilai tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan m endasar pada
estim asi kini; dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan √
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan
29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam m ata uang asing; √ Catatan 2o
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang tim bul dari penjabaran aset dan √ Catatan 2o
liabilitas m oneter; dan
Page 17
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk m enjabarkan transaksi dan saldo √ Catatan 2o
dalam m ata uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; √ Catatan 2g
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan √ Catatan 2g
31) Hibah Pemerintah √
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang m etode penyajian
dalam laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) dasar penentuan tarif pajak untuk m engukur pajak kini dan pajak tangguhan; √ Catatan 2r
b) ketentuan m engenai saling hapus; √ Catatan 2r
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan √ Catatan 2r
d) m etode yang digunakan dalam m enilai aset (liabilitas) pajak tangguhan. √ Catatan 2r
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis im balan kerja yang diberikan kepada karyawan; √ Catatan 2l
b) deskripsi um um m engenai jenis program im balan pascakerja yang √ Catatan 2l
diselenggarakan oleh Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam m engakui keuntungan dan kerugian √ Catatan 2l
aktuarial; dan √ Catatan 2l
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.
34) Saham Treasuri √
Yang harus dijelaskan antara lain m etode pengakuan dan pengukuran atas
pem belian, penjualan, atau pem batalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham √
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi
pem bayaran berbasis saham yang diselesaikan m elalui instrum en ekuitas
dan/atau diselesaikan m elalui Kas, term asuk pengukurannya.
36) Kuasi-Reorganisasi √
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman √
Page 18
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang m engharuskan biaya pinjam an
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.
38) Segmen Operasi √ Catatan 2t
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh m anajem en untuk
m engidentifikasikan Segm en Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham √ Catatan 2s
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar
dan laba (rugi) per saham dilusian.
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; √ Catatan 4
b) rincian jum lah penem patan di bank berdasarkan nam a bank serta jenis √ Catatan 4
m ata uang asing;
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selam a periode pelaporan; √ Catatan 4
dan
d) jum lah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat √ Catatan 5
digunakan oleh kelom pok usaha disertai pendapat m anajem en.
2) Khusus Industri Perbankan
a) Kas √
Yang harus diungkapkan adalah rincian jum lah kas berdasarkan jenis m ata
uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis m ata uang √
(nilai dalam m ata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minim um (GWM) m enurut BI dan posisi GWM √
bank pada saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jum lah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis m ata uang;
(1) Jum lah penyisihan penurunan nilai; √
(2) Perubahan penyisihan selam a periode berjalan untuk m asing -m asing √
giro;
Page 19
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Rincian jum lah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang √
m em punyai hubungan istim ewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan √
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan √
nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah penem patan berdasarkan jenis dan m ata uang; √
(2) Rincian penem patan berdasarkan yang m engalam i penurunan nilai √
(impaired) dan tidak m engalam i penurunan nilai (unimpaired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelom pok); √
(4) Jum lah penyisihan penurunan nilai dan m utasi selam a periode √
berjalan;
(5) Rincian jum lah penem patan berdasarkan pihak yang m em punyai √
hubungan istim ewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(7) Jum lah dana yang diblokir dan alasannya; √
(8) Jum lah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank berm asalah, bank √
beku operasi atau likuidasi term asuk tingkat kem ungkinan diterim anya
kem bali dana tersebut berdasarkan inform asi dari otoritas yang
berwenang; dan
(9) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan √
nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 6
b) jum lah piutang m enurut debitur; √ Catatan 6
c) jum lah piutang m enurut m ata uang; √ Seluruh piutang dalam m ata
uang rupiah
d) alasan dan dasar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai; √ Catatan 3
e) jum lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian √ Catatan 6
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
f) pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan atau keyakinan √ Catatan 6
m anajem en atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijam inkan, nam a pihak yang m enerim a jam inan, dan alasan √ Tidak ada piutang yang
dijam inkan; dijam inkan
h) jum lah diam ortisasi dengan m enggunakan m etode suku bunga efektif; dan √
Page 20
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i) inform asi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, m eliputi:
(1) jum lah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tem po, dan ikatan √
penting lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jam inan yang diberikan (bila ada). √
4) Khusus Industri Asuransi √
a) Piutang Premi
Tam bahan pengungkapan m engenaiantara lain:
(1) Jum lah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur; √
(2) Jum lah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan √
(3) Jum lah piutang prem i yang diperkenankan dalam perhitungan √
solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi
Tam bahan pengungkapan m engenaiantara lain:
(1) Jum lah berdasarkan ko-asuradur; √
(2) Jum lah m enurut jenis asuransi; dan √
(3) Jum lah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan √
solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
(1) Jum lah piutang berdasarkan reasuradur; √
(2) Jum lah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan; dan √
(3) Jum lah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan √
solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
(1) Pem isahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jum lah piutang m enurut jenis investasi; √
(3) Jum lah piutang m enurut m ata uang; dan √
(4) Jum lah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah piutang m enurut dan jenis obyek pem biayaan (contoh: √
kendaraan berm otor, elektronik, rum ah, dan lain-lain);
(2) Rincian um ur dari angsuran pem biyaan konsum en; √
(3) Bagian pinjam an yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan √
transaksi kerja
Page 21
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) sam a pem biayaan bersam a, penunjukan selaku pengelola piutang, √
penerusan pinjam an dan pengam bilalihan piutang apabila perusahaan
m em bagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank
dalam rangka transaksi di atas;
(5) Pendapatan pem biayaan konsum en yang belum diakui; √
(6) Nilai dan jenis jam inan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang √
pem biayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pem biayaan;
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan √
(8) Piutang pem biayaan konsum en yang dialihkan dan atau digunakan √
sebagai jam inan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, √
beserta jum lah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak
piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan
(dengan recourse); dan
(2) Pengungkapan m engenai tingkat bunga, jatuh tem po dan jum lah √
piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam
perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pem bayaran sewa m inim um pada akhir periode pelaporan. Di sam ping
itu, lessor m engungkapkan investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pem bayaran sewa m inimum pada akhir periode pelaporan, untuk setiap
periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun √
(b) lebih dari satu tahun sam pai lim a tahun √
(c) lebih dari lim a tahun √
(3) pendapatan keuangan yang belum diterim a; √
(4) nilai residu yang tidak dijam in yang diakru sebagai m anfaat lessor; √
(5) akum ulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pem bayaran sewa √
m inim um ;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode; dan √
(7) penjelasan um um isi perjanjian sewa lessor yang m aterial.
d) Piutang Sewa Operasi
Page 22
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jum lah agregat pem bayaran sewa m inim um m asa depan dalam sewa
operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun √
(b) lebih dari satu tahun sam pai lim a tahun √
(c) lebih dari lim a tahun √
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode; √
dan
(3) penjelasan um um isi perjanjian sewa lessor. √
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jum lah piutang dari m asing-m asing kontrak konstruksi; dan √
b) Pendapat m anajem en akan kem ungkinan tertagihnya piutang retensi. √
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap
kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi; √
b) laba yang diakui; √
c) kerugian yang terjadi; dan √
d) pekerjaan yang sudah ditagih (term in). √
8) Piutang Reverse Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian m engenai jenis dan jum lah Efek yang ditransaksikan; √
b) Tanggal dan harga dilakukannya pem belian dan penjualan kem bali Efek; √
c) Nam a pihak/counterparty; √
d) Lokasi Efek jam inan; √
e) Tingkat bunga piutang reverse repo; √
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan √
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). √
9) Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diam bilalih; √
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diam bilalih dengan saldo √
piutang yang tidak tertagih; dan
Page 23
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Laba atau rugi yang tim bul, term asuk biaya-biaya yang tim bul setelah √
pengam bilalihan agunan tersebut.
10) Piutang Dividen dan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jum lah tagihan dividen, √
bunga, dan dendakepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jum lah piutang; √ Catatan 27
b) Jum lah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan √ Tidak ada cadangan kerugian
penurunan nilai atas piutang lain-
lain
c) Pendapat m anajem en atas kecukupan jum lah penyisihan. √ Manajem en berpendapat bahwa
piutang lain-lain dapat tertagih
sehingga tidak diperlukan
cadangan kerugian penurunan
nilai (Catatan 27)
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat
lancar m aupun tidak lancar.
a) Pengelom pokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan √
antara pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelom pok dan rincian √
investasinya;
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelom pok aset keuangan berdasarkan √
klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan kom prehensif
lainnya m aupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung m enggunakan m etode suku bunga √
efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar m elalui
laba rugi;
(4) biaya perolehan term asuk jum lah prem ium dan diskonto yang belum √
diam ortisasi, untuk Efek dim iliki hingga jatuh tem po;
(5) peringkat Efek utang berikut nam a pem eringkat (jika ada). √
(6) uraian tentang alasan diam bilnya keputusan m enjual untuk aset √
keuangan yang diklasifikasikan dim iliki hingga jatuh tem po;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, m aka wajib diungkapkan:
(a) jum lah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; √
Page 24
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) alasan reklasifikasi; dan √
(c) sisa investasi dalam kelom pok dim iliki hingga jatuh tem po yang √
telah direklasifikasi dalam kelom pok tersedia untuk dijual.
(8) jum lah tercatat aset keuangan yang dijam inkan sebagai agunan untuk √
Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait
dengan penjam inan tersebut;
(9) jum lah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), term asuk √
m utasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang m engalami penurunan
nilai dan aset keuangan yang tidak m engalam i penurunan nilai, serta
dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan
individual, term asuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi;
dan
(10) jum lah am ortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas √
investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi m enjadi dim iliki
hingga jatuh tem po.
13) Khusus Deposito
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
a) Nam a bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan; √ Catatan 4
c) jenis dan jum lah deposito dalam m ata uang asing; dan √ Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat m em pengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. √
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nam a penerbit dan akad syariah; √
b) tujuan m odel usaha yang digunakan; √
c) jum lah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya; dan √
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. √
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
a) Rincian jum lah nom inal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis; √
b) Tanggal jatuh tem po dan frekuensi pem bayaran bunga; √
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan √
d) Inform asi penting lainnya. √
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tam bahan pengungkapan m engenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan √
Page 25
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos √
pendapatan komprehensif lainnya m aupun yang diakui sebagai laba atau rugi
periode berjalan
17) Khusus Wesel Tagih √
Tam bahan pengungkapan m engenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat
bunga, jatuh tem po, jenis m ata uang, dan uraian tentang sifat dan asal
terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi √
Tam bahan pengungkapan m engenai aset-aset yang m enjadi dana jam inan.
19) Pinjaman Polis
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjam an polis m enurut jenis m ata uang; √
b) Tingkat suku bunga. √
20) Khusus Industri Perbankan
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah kredit berdasarkan jenis, m ata uang, sektor ekonom i dan √
jangka waktu serta kolektibilitas;
b) Jum lah cadangan kerugian penurunan nilai dan m utasi selam a periode √
berjalan;
c) Rincian jum lah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jum lah kredit yang diberikan; √
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
f) Rincian kredit berm asalah berdasarkan sektor dan jum lah cadangan √
penghapusan m enurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit berm asalah terhadap jum lah Aset keuangan dan rasio jum lah √
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk
terhadap jum lah m inim um cadangankerugian penurunan nilai Aset
keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia;
h) Jum lah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas; √
i) Jum lah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku √
pim pinan, agen, atau anggota sindikasi;
j) Ikhtisar pem belian kredit dari BPPN berdasarkan periode pem belian, jika √
ada;
k) Pendapat m anajem en akan ketaatan bank terhadap Batas Maksim um √
Pem berian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia;
Page 26
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
l) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian √
penurunan nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, m ata uang, dan √
jatuh tem po;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jum lah cadangan √
penghapusan dan m utasi selam a periode berjalan;
c) Rincian jum lah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak √
ketiga;
d) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah cadangan kerugian √
penurunan nilai tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jum lah tercatat persediaan dan jum lah nilai tercatat m enurut √ Catatan 7
klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan;
(2) jum lah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi √
biaya untuk m enjual;
(3) jum lah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan; √ Catatan 7
(4) jum lah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jum lah √ Tidak ada penurunan nilai
persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan; persediaan
(5) jum lah dari setiap pem ulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui √
sebagai pengurang jum lah persediaan yang diakui sebagai beban
dalam periode berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pem ulihan nilai persediaan √
yang diturunkan;
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk persediaan yang
m em enuhi kriteria aset kualifikasian, m aka diungkapkan:
(i) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; √
dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya
pinjam an yang layak dikapitalisasi. √
(8) persediaan yang dijam inkan, nam a pihak yang m enerim a jam inan, dan √
alasan dijam inkan; dan
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan √ Catatan 7
asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat m anajem en atas
Page 27
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan
Tam bahan pengungkapan nilai tercatat persediaan m enurut klasifikasi yang
harus diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan m inum an; √
(2) Perlengkapan; dan √
(3) Barang Dagangan. √
c) Khusus Industri Real Estat
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan m enurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang; √
(b) Unit Bangunan; dan √
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. √
(2) Jum lah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya √
telah berlaku nam un penjualannya belum diakui, term asuk jum lah
utang terkait yang akan dialihkan, bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan; √
(2) Jum lah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk √
pengem bangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jam inan utang. √
e) Khusus Industri Media
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, im por (m edia televisi); √
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (m edia cetak); √
(3) Barang prom osi dan barter (m edia cetak); dan √
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. √
f) Khusus Industri Rumah Sakit
Tam bahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan; √ Catatan 7
(2) Perlengkapan m edis (disposable); dan √ Catatan 7
(3) Persediaan lainnya √ Catatan 7
g) Khusus Industri Peternakan
Page 28
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Pengungkapan jum lah tercatat dan nilai tercatat m enurut klasifikasi
tertentu, seperti hewan ternak m enjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan √
(b) Hewan Ternak dalam Pertum buhan. √
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jum lah tercatat dan nilai tercatat m enurut klasifikasi hewan √
ternak telah m enghasilkan dan hewan ternak belum m enghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelom pok √
selam a paling tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah m enghasilkan; √
(d) Pendapat m anajem en atas kecukupan jum lah penyisihan atau √
penghapusan persediaan yang m ati atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi √
dan risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan √
kem atian atau m etode penghapusan langsung;
(g) Pendapat m anajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi; √
dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nam a pihak yang m enerima √
jam inan.
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian m enurut jenis dan jum lah m asing-m asing pajaknya; dan √ Catatan 19
b) uraian m engenai jum lah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. √ Catatan 19
24) Biaya Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain rincian m enurut jenis dan jum lah. √
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) uraian dari aset yang dim iliki untuk dijual atau kelom pok lepasan; √
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang m engarah kepada
pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan; √
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pem ulihan penurunan nilai;
(4) dalam hal aset yang dim iliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam √
satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat √
m em perpanjang periode penyelesaian penjualan m enjadi lebih dari satu
tahun;
Page 29
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dim iliki
untuk dijual dan kelom pok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang √
berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dim iliki untuk dijual
atau kelom pok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: √
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
i. jum lah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelom pok lepasan
diklasifikasikan sebagai dim iliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, am ortisasi atau penilaian kem bali yang telah diakui
apabila aset atau kelom pok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dim iliki untuk dijual; dan
ii. jum lah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak
m enjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang m engarah kepada keputusan tersebut;
dan √
(c) dam paknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode
sajian sebelum nya. √
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nam a pihak berelasi, dan jum lah piutang; √ Catatan 27
b) alasan dan dasar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta √
penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut;
c) jum lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian √
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang;
d) pendapat m anajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan √
nilai; dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal √
tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harusdiungkapkan antara lain:
a) nam a entitas asosiasi; √
b) persentase kepem ilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta √
alasannya; √
c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi
harganya tersedia; √
d) ringkasan inform asi keuangan entitas asosiasi term asuk jum lah agregat
Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi; √
Page 30
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan m em iliki lebih
dari 20% (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial √
investee secara langsung atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam m enerapkan m etode ekuitas dan tanggal √
atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan m enggunakan
tanggal atau periode yang berbeda; √
g) sifat dan tingkatan setiap pem batasan signifikan atas kem am puan entitas
asosiasi untuk m entransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila √
Perusahaan m enghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi,
baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut m aupun secara kum ulatif; √
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersam a-sam a
denganinvestor lain; √
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersam a-
sam a untuk sem ua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi; dan
k) ringkasan inform asi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelom pok, yang tidak dicatat dengan m enggunakan m etode ekuitas
term asuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jam inan yang diberikan dan jum lah
jam inan tersebut serta kontrak konstruksi yang m ensyaratkan adanya jam inan √
tersebut.
29) Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pem bangunan HTI, yang
disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal; √
b) Penyisihan periode berjalan; √
c) Realisasi yang dilakukan selam a periode berjalan; dan √
d) Saldo akhir. √
30) Khusus Industri Jalan Tol
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus m engungkapkan hal-hal
berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol; √
Page 31
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Masa hak bagi hasil tol dan am ortisasinya; √
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selam a periode berjalan; dan √
(d) Reklasifikasi proyek kerjasam a operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil √
tol.
31) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanam an telah m enghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akum ulasi penyusutan menurut jenis tanam an; √
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanam an untuk √
setiap kelom pok selam a paling sedikit 2 tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk m enanam ; √
(4) Nilai tanam an telah m enghasilkan berdasarkan area/lokasi penanam an; √
(5) Perbandingan saldo tanam an belum m enghasilkan selam a paling sedikit √
2 tahun; dan
(6) Tanam an yang dijam inkan. √
b) Untuk tanam an belum m enghasilkan
(1) Mutasi tanam an belum m enghasilkan sebagai berikut : √
(a) Saldo awal
i. Tam bahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
(b) Jum lah kapitalisasi biaya pinjam an, dan rugi kurs dalam hal terjadi
depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jum lah yang direklasifikasi ke tanam an telah m enghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanam an dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasm a √
yang m enjadi m ilik perusahaan (inti) dan tanam an yang bukan m ilik
perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasm a); dan √
(3) Cadangan kerugian yang m ungkin tim bul pada plasm a.
32) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelom pokan hewan ternak dalam pertum buhan (belum m enghasilkan) √
dan hewan ternak telah m enghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelom pok selam a paling √
tidak 2 tahun terakhir;
Page 32
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Nilai am ortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah m enghasilkan; √
d) Nilai hewan ternak tiap kelom pok berdasarkan lokasi/area peternakan; √
e) Kondisi hewan ternak; √
f) Persentase kem atian selam a tiga tahun terakhir; √
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup; √
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kem atian
atau m etode penghapusan langsung; √
i) Nilai cadangan kem atian atau m etode penghapusan langsung, jika ada; √
j) Pendapat m anajemen atas kecukupan nilai cadangan kem atian, jika ada; dan √
k) Nilai hewan ternak yang dijam inkan dan nam a pihak yang m enerim a
jam inan.
33) Properti Investasi
a) Yangharusdiungkapkan antara lain:
(1) m odel pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, m odel √ Catatan 10
Nilai Wajar atau m odel biaya;
(2) m etode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam m enentukan Nilai √ Catatan 2j
Wajar dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar √
atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut
dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan;
(4) nam a Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian √
terakhir;
(5) jum lah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi; √
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi √
yang m enghasilkan m aupun yang tidak m enghasilkan penghasilan
sewa selam a periode tersebut; dan
(c) perubahan kum ulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi √
atas penjualan Properti Investasi dari sekelom pok aset yang
m enggunakan m odel biaya ke kelom pok aset yang m enggunakan
m odel Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jum lah pem batasan atas realisasi dari Properti
Investasi atau pem bayaran penghasilan dan hasil pelepasan; dan √
(7) kewajiban kontraktual untuk m em beli, m em bangun atau
m engem bangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, √
pem eliharaan atau peningkatan.
Page 33
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan m odel Nilai Wajar,
selain pengungkapan sebagaimana dim aksud dalam huruf (a) ditam bahkan
pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jum lah tercatat Properti Investasi pada awal dan √
akhir periode dengan m enunjukkan penam bahan, pengurangan, dan
reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara √
signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, m aka Perusahaan harus
m engungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian
yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan,
dengan m enunjukkan secara terpisah:
(a) jum lah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah √
ditam bahkan kem bali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain. √
c) Khusus untuk Properti Investasi yang m enggunakan m odel biaya, selain √
pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam huruf a) ditam bahkan
pengungkapan antara lain:
(1) um ur m anfaat; √
(2) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi penyusutan Properti
Investasi pada awal dan akhir periode dengan m enunjukkan
penam bahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
(3) jum lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan √
alokasi beban penyusutan;
(4) jum lah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jum lah pem ulihan rugi √
penurunan nilai, selam a satu periode sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri; √
dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi. √
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pem bangunan dan √
pengem bangan, Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pem bangunan dan
pengem bangan; √
(2) persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak;
(3) estim asi saat penyelesaian; √
(4) ham batan kelanjutan penyelesaian; √
(5) jum lah pengeluaran yang diakui dalam jum lah tercatat Properti √
Investasi dalam proses pem bangunan dan pengem bangan; dan √
Page 34
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk properti investasi
yang m em enuhi kriteria aset kualifikasian, m aka wajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan;
dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya
pinjam an yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelom pok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah
berdasarkan kepem ilikan aset yaitu aset pem ilikan langsung dan/atau aset √ Catatan 9
sewa pem biayaan;
b) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi penyusutan Aset Tetap √ Catatan 9
pada awal dan akhir periode dengan m enunjukkan penam bahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
c) jum lah penyusutan untuk m asing-m asing periode penyajian dan alokasi √ Catatan 9
beban penyusutan;
d) rugi penurunan nilai dan jum lah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba √
rugi dan ekuitas (jika ada);
e) jum lah kom itm en kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; √
f) jum lah kom pensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang m engalam i √
penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dim asukkan dalam laba rugi,
apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi
kom prehensif;
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jum lah revaluasian, yang harus
diungkapkan:
(1)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); √
(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila
Aset Tetap untuk perhitungan pajak m enggunakan jum lah revaluasian; √
(3)nam a Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; √
(4)m etode dan asum si signifikan yang digunakan dalam m engestim asi Nilai
Wajar aset; √
(5)jum lah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat
dengan m odel biaya; dan √
(6)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan prubahan
selam a periode dan pem batasan-pem batasan distribusi saldo surplus
kepada para pem egang saham . √
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pem bangunan, yang harus
diungkapkan antara lain: √
Page 35
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1)rincian Aset Tetap yang sedang dalam pem bangunan; √ Catatan 9
(2)persentase jum lah tercatat terhadap nilai kontrak; √ Catatan 9
(3)estim asi saat penyelesaian; √ Catatan 9
(4)ham batan kelanjutan penyelesaian (jika ada); √
(5)jum lah pengeluaran yang diakui dalam jum lah tercatat aset tetap dalam √
pem bangunan; dan
(6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk aset yang
m em enuhi kriteria aset kualifikasian, m aka wajib diungkapkan:
(a) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; √
dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya
pinjam an yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain: √
(1)jum lah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sem entara;
(2)jum lah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh √
dan m asih digunakan;
(3)jum lah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan √
tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual;
(4)dalam hal m odel biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila √
berbeda secara m aterial dari jum lah tercatat; √ Catatan 9
(5)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap
yang dihentikan pengakuannya;
(6)dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan √
jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7)perubahan estim asi m asa guna dan/atau m etode penyusutan m enurut √
jenis Aset Tetap;
(8)Kondisi atau peristiwa yang m enyebabkan terjadinya penurunan nilai atau √
pem ulihan penurunan nilai; √ Catatan 9
(9)Jum lah aset tetap yang dijadikan jam inan, nam a pihak yang m enerim a
jam inan dan alasan penjam inan; dan √
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai √ Catatan 9
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat
m anajem en atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak
diasuransikan agar diungkapkan alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang m em iliki kegiatan hulu m inyak dan gas bum i)
Page 36
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset m enurut jenisnya, seperti; operated acreage, unoperated
acreage, sum ur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan
kantor, kendaraan, sum ur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan; √
(2) Tabel yang m em uat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penam bangan;
(b) Saldo awal untuk m asing-m asing lokasi; √
(c) Penam bahan dan Pengurangan untuk m asing-m asing lokasi √
penam bangan; dan √
(d) Saldo akhir untuk m asing-m asing lokasi penam bangan √
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bum i tersebut m engandung hak tagih √
kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut
dalam bentuk tabel analisa um ur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi; √
b) alokasi jum lah am ortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi √
kom prehensif;
c) rekonsiliasi jum lah tercatat bruto dan akum ulasi am ortisasi Aset Takberwujud √
pada awal dan akhir periode dengan m enunjukkan penam bahan,
pengurangan, dan reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjam an untuk aset yang m em enuhi
kriteria aset kualifikasian, m aka harus diungkapkan: √
(1) jum lah biaya pinjam an yang dikapitalisasi selam a periode berjalan; dan √
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk m enentukan jum lah biaya
pinjam an yang layak dikapitalisasi;
e) jum lah tercatat Aset dan faktor signifikan yang m endukung penentuan dan √
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan um ur m anfaat
tidak terbatas;
f) penjelasan atas jum lah tercatat dan sisa periode am ortisasi dari setiap Aset √
Takberwujud yang m aterial terhadap laporan keuangan Perusahaan;
g) Aset Takberwujud yang diperoleh m elalui Hibah Pem erintah dan awalnya
diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut; √
(2) jum lah tercatatnya; dan √
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan m odel biaya atau √
m odel revaluasi;
Page 37
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
h) keberadaan dan jum lah tercatat Aset Takberwujud yang kepem ilikannya
dibatasi dan jum lah tercatat Aset Takberwujud yang m enjadi jam inan untuk
Liabilitas; √
i) nilai kom itm en kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud; √
j) Aset Takberwujud disajikan pada jum lah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); √
(2) nam a Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir; √
(3) jum lah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi; √
(4) m etode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam m engestim asi Nilai
Wajar aset; √
(5) jum lah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset
tersebut dicatat dengan m odel biaya; dan √
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang m enunjukkan √
perubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo
surplus kepada para pem egang saham .
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang m emuat penjelasan tentang
:
(1) Saldo awal; √
(2) Penam bahan dan pengurangan; √
(3) Saldo akhir. √
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest √
yang m encakup saldo awal, penam bahan dan pengurangan, dan saldo
akhir; dan √
(2) Jum lah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan
arus kas investasi yang tim bul dari eksplorasi dan evaluasi
pertam bangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah
tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pem bebanan biaya pengupasan tanah, dan √
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. √
Page 38
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Jum lah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari
(1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan
penjelasan m engenai perbedaan antara rasio aktual tanah m enutup √
terhadap rasio rata-ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada); √
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dim ana terjadi penundaan
m asa produksi, m eliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan; √
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dim ulainya
produksi, dan √
(c) Jum lah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika
ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta m etode √
dan asum si utam a yang dipergunakan dalam m enghitung
penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1)Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengem bangan Tangguhan selam a tahun
berjalan dengan m enunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengem bangan; √
(b) Saldo awal; √
(c) Penam bahan/pengurangan; √
(d) Am ortisasi, dan √
(e) Saldo akhir. √
(2)Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengem bangan
yang m asih berjalan; √
(3)Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang m enurut penelaahan m anajem en tidak √
dapat dipulihkan;
(4)Jum lah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dim ana
terjadi penundaan m asa produksi, m eliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan; √
(b) Am ortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi;
dan √
(c) Jum lah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila
ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta m etode dan √
asum si utam a yang dipergunakan dalam m enghitung penurunan
nilai tersebut.
Page 39
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5)Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, m aka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap - √
tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 14
b) jum lah utang usaha m enurut m ata uang; dan √ Sem ua berdenom inasi Rupiah
c) jam inan yang diberikan oleh Perusahaan dengan m enunjuk pos -pos yang √
berhubungan.
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi √
jangka panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode; √
(2) provisi tam bahan dalam periode bersangkutan; √
(3) jum lah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selam a periode
bersangkutan; √
(4) jum lah yang dibatalkan selam a periode bersangkutan atas jum lah yang
belum digunakan; √
(5) peningkatan selam a periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang
terjadi karena berlalunya waktu dan dam pak dari setiap perubahan √
tingkat diskonto;
(6) uraian m engenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya
arus keluar sum ber daya ekonom i; √
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jum lah arus keluar sebagaim ana
dim aksud dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan √
m engungkapkan asum si utam a yang m endasari prakiraan peristiwa
m asa depan; dan
(8) jum lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan m enyebutkan
jum lah Aset yang telah diakui untuk estim asi penggantian tersebut. √
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jum lah dari unsur utam a beban √ Catatan 16
yang belum jatuh tem po.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 40
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Rincian berdasarkan jenis dan m ata uang; dan √
b) Uraian m engenai sifat m asing-m asing kewajiban. √
5) Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian m engenai jenis dan jum lah Efek yang dijual Perusahaan pada
transaksi repo; √
b) Tanggal dan harga dilakukannya pem belian dan penjualan kem bali Efek. √
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap
kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam
bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi; √
b) laba yang diakui; √
c) kerugian yang dialam i; dan √
d) pekerjaan yang sudah ditagih (term in). √
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis sim panan yang
m engungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan m ata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jum lah sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; √
(5) Rincian sim panan berm asalah berdasarkan statusnya, m isalnya diblokir √
atau dijam inkan; dan
(6) Pem berian fasilitas istim ewa kepada pem ilik rekening giro. √
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, m ata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jum lah sim panan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito; dan √
(5) Rincian sim panan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, m isalnya √
diblokir atau dijam inkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Page 41
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi; √
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan; √
(3) Rincian berdasarkan m ata uang; √
(4) Dasar perhitungan dan asum si aktuaris; dan √
(5) Rekonsiliasi jum lah pada awal dan akhir periode yang m em perlihatkan √
penam bahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jum lah utang klaim berdasarkan tertanggung; √
(3) Jum lah utang klaim m enurut jenis asuransi; dan √
(4) Jum lah utang m enurut m ata uang. √
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah m enurut jenis asuransi; √
(2) Jum lah m enurut tertanggung; √
(3) Jum lah m enurut m ata uang; dan √
(4) Jum lah estim asi klaim yang sudah terjadi nam un belum dilaporkan. √
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah m enurut program asuransi; √
(2) Jum lah m enurut jenis pertanggungan; √
(3) Pem isahan antara prem i yang belum m erupakan pendapatan kepada √
pihak berelasi dan pihak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan √
(5) Rekonsiliasi jum lah pada awal dan akhir periode yang m em perlihatkan √
penam bahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jum lah berdasarkan ko-asuradur; √
(3) Jum lah m enurut jenis m ata uang; dan √
(4) Jum lah m enurut um ur utang. √
f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pem isahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(2) Jum lah berdasarkan reasuradur; √
Page 42
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) Jum lah m enurut jenis m ata uang; √
(4) Jum lah m enurut um ur utang; dan √
(5) Jum lah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan. √
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jum lah berdasarkan tertanggung dan asuradur; √
(2) Jum lah m enurut jenis m ata uang; dan √
(3) Jum lah m enurut jenis asuransi. √
h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian m enurut jenis asuransi. √
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pem egang saham ; √
(2) Dasar perhitungan; dan √
(3) Saldo m enurut usia. √
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jum lahnya. √ Catatan 18
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jum lahnya; dan √ Catatan 19c
b) inform asi m engenai ketetapan pajak. √ Catatan 19c
11) Khusus Industri Pembiayaan
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jum lah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse; √
dan
b) Jum lah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tem po √
serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah uang m uka kontrak yang diterim a. √
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang √ Catatan 31
sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lem baga keuangan jangka panjang
sebagaim ana diatur dalam Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 43
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk √ Catatan 31
liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka
panjang;
(2) Perusahaan wajib m engelom pokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan
antara pihak ketiga dan pihak berelasi; √ Catatan 31
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori; √
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan; dan √
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
m em enuhi persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi √
utang dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan √
penyelesaian utang;
(2) Jum lah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dam pak pajak √
penghasilan yang terkait;
(3) Jum lah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang √
diakui selam a periode tersebut; dan
(4) Jum lah utang kontinjen yang dim asukkan dalam nilai tercatat utang √
yang telah direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jum lahnya. √
16) Khusus Industri Pertambangan Umum
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jum lahnya. √
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelom pok
lepasan yang dim iliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan √
pengungkapan aset tidak lancar atau kelom pok lepasan yang diklasifikasikan
sebagai dim iliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nam a pihak berelasi, jenis, dan jum lah utang; √ Catatan 15 & Catatan 27
Page 44
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) jum lah utang m enurut m ata uang; dan √ Utang dalam m ata uang rupiah
c) jam inan yang diberikan dengan m enunjuk pos -pos yang berhubungan. √
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jum lah utang berdasarkan nam a bank/lem baga keuangan dan jenis √ Catatan 13b
m ata uang;
b) kisaran suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan; √ Catatan 13b
c) tanggal jatuh tem po; √ Catatan 13b
d) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √ Catatan 13b
e) penjelasan tentang fasilitas pinjam an yang diperoleh, term asuk jum lah dan √ Catatan 13b
tujuan perolehannya;
f) pem bayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk m asing -m asing √ Catatan 13b
fasilitas pinjam an;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam √ Catatan 13b
m em enuhi persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default);
h) jam inan yang diberikan dengan m enunjuk pos -pos yang berhubungan; √ Catatan 13b
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pem batasan pem bagian √ Catatan 13b
dividen, pem batasan rasio tertentu, dan/atau pem batasan perolehan utang
baru; dan
j) pengungkapan inform asi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tem po dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan
sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai
liabilitas jangka panjang, antara lain adalah:
(1) nam a bank/lem baga keuangan dan jum lahnya; dan √
(2) ringkasan perjanjian lam a dan baru, yang m eliputi tanggal kesepakatan, √
jangka waktu pinjam an, tanggal jatuh tem po, dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jum lah neto nilai tercatat untuk setiap kelom pok aset dan pem beri sewa
(lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan; √
b) rekonsiliasi antara total pem bayaran sewa m inim um di m asa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib
m engungkapkan total pem bayaran sewa m inim um di m asa depan pada
tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode
berikut:
(1) sam pai dengan satu tahun; √
Page 45
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) lebih dari satu tahun sam pai 5 (lim a) tahun; dan √
(3) lebih dari 5 (lim a)tahun. √
c) pem bayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode
tersebut; √
d) total pem bayaran m inim um sewa-lanjut (sublease) m asa depan yang
diperkirakan akan diterim a dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat √
dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta am ortisasinya
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kem bali (sale and √
leaseback); dan
f) penjelasan um um isi perjanjian sewa yang m aterial, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen; √
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan √
atau pem belian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya; dan
(3) pem batasan-pem batasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. √
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, m ata uang, dan jangka waktu; √
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; √
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pem eringkat; √
(5) Jum lah am ortisasi pada tahun berjalan; √
(6) Ringkasan perjanjian yang m eliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu √
perjanjian, tanggal jatuh tem po, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat m anajem en tentang pem enuhan Debt Covenanceatas surat √
berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan m ata uang; √
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Ringkasan perjanjian yang m eliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tem po, nilai Aset bank yang
dijam inkan, dan persyaratan penting lainnya(debt covenance); √
(4) Pendapat m anajem en terkait pem enuhan debt covenance; √
(5) Apabila bank m enerim a dana atau fasilitas pinjam an dari pem erintah
atau pihak lain dengan tingkat im balan yang lebih rendah dari tingkat √
Page 46
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
bunga pasar m aka m anajem en m engungkapkan m engenai fasilitas
tersebut dan dam paknya terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, m ata uang, dan kolektibilitas; √
(2) Rincian jum lah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; √
(3) Jum lah penyisihan penurunan nilai dan m utasi selam a periode berjalan; √
(4) Ketentuan m inim um penyisihan penurunan nilai kom itm en dan √
kontinjensi m enurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada
saat periode pelaporan; dan
(5) Pendapat m anajem en akan kecukupan jum lah penyisihan penurunan √
nilai kom itm en dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selam a tahun berjalan dengan m enunjukkan:
(1) Saldo awal; √
(2) Penyisihan yang dibentuk; √
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan √
(4) Saldo akhir. √
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan; √
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya √
sebagaim ana diatur dalam standar akuntansi keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat kom ponen biaya yang sifatnya m aterial, √
m isalnya beban penutupan tambang, m aka perusahaan dapat m enyajikannya
dalam pos yang terpisah;
e) Tabel yang m em uat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal; √
(2) Penam bahan dan Pengurangan ; √
(3) Saldo akhir. √
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gam baran um um m engenai jenis program . √ Catatan 2l dan 18
Page 47
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban im balan pasti
yang m enunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selam a periode √ Catatan 2l dan 18
berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam : √ Catatan 2l dan 18
(a) biaya jasa kini; √ Catatan 2l dan 18
(b) biaya bunga; √ Catatan 2l dan 18
(c) iuran oleh peserta program ; √
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial; Catatan 2l dan 18
(e) perubahan kurs m ata uang asing pada program yang diukur √ Catatan 2l dan 18
dengan m ata uang yang berbeda dengan m ata uang penyajian; √
(f) im balan yang dibayarkan; √ Catatan 2l dan 18
(g) biaya jasa lalu; √
(h) kom binasi bisnis; √
(i) curtailment; dan √
(j) penyelesaian. √
(3) analisis kewajiban im balan pasti terhadap jum lah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya tidak didanai dan jum lah yang dihasilkan dari
program yang seluruhnya atau sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta
saldo awal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai
Aset sesuai dengan SAK m enunjukkan secara terpisah, dam pak selam a
periode yang dapat diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program ; √
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial; √
(c) perubahan kurs m ata uang asing pada program yang diukur
dengan m ata uang yang berbeda dengan m ata uang penyajian; √
(d) iuran oleh pem beri pekerja; √
(e) iuran oleh peserta program ; √
(f) im balan yang dibayarkan; √
(g) kom binasi bisnis; dan √
(h) penyelesaian; √
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban im balan pasti sebagaim ana dim aksud
dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaim ana dim aksud
dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan √
posisi keuangan, paling kurang m engungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam
laporan posisi keuangan; √
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan; √
Page 48
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(c) setiap jum lah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh √
batasan dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK; dan √ Catatan 18
(e) jum lah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan; √
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan
nam a pos dim ana hal tersebut term asuk: Catatan 18
(a) biaya jasa kini; √ Catatan 18
(b) biaya bunga; √
(c) hasil yang diharapkan dari aset program ; √
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui
sebagai Aset sesuai dengan SAK; √
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan m em ilih
m etode koridor 10% (sepuluh per seratus); √ Catatan 18
(f) biaya jasa lalu; √
(g) dam pak dari curtailm ent terutam a terkait dengan √
penyelesaiannya; dan
(h) dam pak dari batasan dalam SAK; √
(7) jum lah total yang diakui dalam pendapatan kom prehensif lain yang akan
diakui segera dalam saldo laba, m eliputi:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan √
(b) dam pak dari batasan dalam SAK; √
(8) jum lah kum ulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui
pada pendapatan kom prehensif lain, dalam hal Perusahaan m engakui √
keuntungan dan kerugian dalam pendapatan kom prehensif lain sesuai
dengan SAK;
(9) persentase atau jum lah setiap kategori utam a yang m erupakan Nilai
Wajar total aset program , untuk setiap kategori utam a dari aset
program , yang m encakup, nam un tidak terbatas pada, instrum en √
ekuitas, instrum en utang, properti, dan seluruh aset lain;
(10) jum lah yang m encakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrum en keuangan m ilik Perusahaan; dan √
(b)setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan; √
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk m enentukan tingkat
pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk √
dam pak kategori utam a dari aset program ;
(12) im bal hasil aktual atas aset program , serta im bal hasil aktual atas setiap √
hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
Page 49
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(13) Asum si aktuarial utam a yang digunakan sam pai pada akhir periode
pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya
sebagai m arjin antara persentase dan variabel lainnya, term asuk: Catatan 18
(a) tingkat diskonto; √
(b) tingkat im bal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk √
periode yang disajikan dalam laporan keuangan;
(c) tingkat im bal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan
dalam laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui √
sebagai Aset;
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks Catatan 18
atau variabel tertentu lainnya dalam m asa program form al atau √
konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan im balan m asa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan √
(f) asum si m aterial lain yang digunakan dalam aktuaria; √
(14) dam pak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat
tren biaya kesehatan yang diasum sikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan kom ponen biaya bunga dari biaya √
kesehatan pascakerja periodik neto; dan
(b) akum ulasi kewajiban im balan pascakerja untuk biaya kesehatan. √
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang
tinggi, wajib diungkapkan dam pak persentase kenaikan atau √
penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasum sikan dari
m akna yang serupa dengan satu angka persentase dalam
lingkungan inflasi yang rendah.
(15) Jum lah periode tahunan saat ini dan periode em pat tahun sebelum nya
dari:
(a) nilai kini kewajiban im balan pasti, Nilai Wajar aset program dan
surplus atau defisit pada program ; dan √
(b) penyesuaian yang tim bul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jum lah atau persentase
dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan; dan √
(ii) aset program dinyatakan sebagai jum lah atau persentase dari
aset program pada akhir periode pelaporan; √
(16) estim asi terbaik pem beri kerja, segera setelah dapat ditentukan secara
andal, dari iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selam a √
periode tahunan dim ulai setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program im balan pasti yang m em bagi risiko antar entitas √
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:
Page 50
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pem bebanan
biaya im balan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan √
seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan m encatat alokasi biaya im balan pasti neto
sesuai SAK, m aka Perusahaan m engungkapkan:
(i) inform asi yang m em ungkinkan pengguna laporan keuangan
untuk m engevaluasi sifat program im balan pasti dan dam pak √
keuangan atas perubahan program selam a periode tersebut;
(ii) pengungkapan gam baran um um jenis program sesuai dengan
huruf a) butir (1) m encakup penjelasan praktik inform al yang
m enimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran √
kewajiban im balan pasti; dan
(iii)jika Perusahaan m encatat iuran yang terutang untuk periode
sesuai SAK inform asi tentang program secara keseluruhan
disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir √
(4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang m enyelenggarakan program iuran pastiharus
m engungkapkan jum lah yang diakui sebagai beban untuk program iuran √
pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jum lah im balan kerja √
jangka panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jum lah pesangon pem utusan kontrak kerja; dan √
(2) penjelasan m engenai liabilitas kontinjen (jika ada). √
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian m engenai jenis, nilai nom inal dan nilai tercatat dalam rupiah dan √ Catatan 17
m ata uang asing, tanggal jatuh tem po, jadwal pem bayaran bunga, suku
bunga, bursa tem pat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nam a Perusahaan Pem eringkat Efek; √ Catatan 17
c) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √ Catatan 17
d) nam a Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √ Catatan 17
e) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi √ Catatan 17
dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada;
f) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliam anatan; √ Catatan 17
Page 51
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m emenuhi √ Catatan 17
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default); dan
h) persyaratan penting lainnya. √ Catatan 17
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib m engelom pokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang √
digunakan.
b) Perusahaan harus m engungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utam a dalam penerbitan Sukuk, term asuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skem a transaksisyariah yang √
digunakan;
(b) Aset, m anfaat, atau aktivitas yang m endasari; √
(c) nilai nom inal; √
(d) besaran im balan (untuk Sukuk ijarah); √
(e) prinsip pem bagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah √
bagi hasil (untuk Sukuk m udharabah);
(f) rencana jadwal dan tata cara pem bagian dan/atau pem bayaran √
im balan atau bagi hasil;
(g) jangka waktu; √
(h) tujuan penerbitannya; dan √
(i) persyaratan penting lain; √
(2) peringkat dan nam a Perusahaan Pem eringkat Efek; √
(3) bursa tem pat Sukuk dicatatkan; √
(4) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
(5) nam a Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √
(6) jam inan dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada); √
(7) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliam anatan; dan √
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Em iten atau Perusahaan √
Publik dalam m em enuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (m isalnya
restrukturisasi Sukuk dan kondisi default).
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nam a kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis m ata uang, dan kisaran
suku bunga kontraktual selam a periode pelaporan √
b) tujuan perolehannya; √
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi; √
Page 52
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m emenuhi
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi √
default);
e) pem batasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliam anatan; dan √
f) persyaratan penting lainnya. √
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian m engenai jenis, nilai nom inal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tem po,
jadwal pem bayaran bunga, suku bunga, bursa tem pat obligasi konversi √
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain m eliputi rasio √
konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tem po serta
persyaratannya, dan penalti;
c) dam pak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan √
m em perhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price)
yang paling m enguntungkan dari sudut pandang pem egang obligasi
konversi;
d) jum lah obligasi yang telah dikonversikan dan dam pak dilusinya; √
e) peringkat dan nam a Perusahaan Pem eringkat Efek; √
f) jum lah bagian yang akan jatuh tem po dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
g) nam a Wali Am anat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan; √
h) jam inan serta pem bentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi √
dengan m enunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam m emenuhi √
persyaratan dan kondisi utang (m isalnya restrukturisasi utang dan kondisi
default);
j) dalam hal Perusahaan m enerbitkan obligasi konversi tanpa m elalui √
penawaran um um, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nam a pem beli;
k) kom ponen Liabilitas dari obligasi konversi; √
l) keberadaan fitur derivatif m elekat; dan √
m) persyaratan penting lainnya √
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham , antara lain:
(1) Rekonsiliasi jum lah saham beredar pada awal dan akhir periode; √ Catatan 20
Page 53
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Hak, keistim ewaan, dan pem batasan yang m elekat pada setiap jenis √
saham , term asuk pem batasan atas dividen dan pem bayaran kem bali
atas m odal; dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan √
kontrak penjualan saham , term asuk jum lah dan persyaratan;
b) Penjelasan m engenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas; √
c) Susunan pem egang saham dengan m engungkapkan jum lah lembar saham
dan persentase kepem ilikan, yaitu:
(1) Pem egang saham yang m em iliki 5% (lim a perseratus) atau lebih; √ Catatan 20
(2) Nam a direktur dan kom isaris yang m em iliki saham ; dan √ Catatan 20
(3) Pem egang saham lainnya; √ Catatan 20
d) Dalam hal terjadi perubahan m oda lsaham dalam periode berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan m odal saham √
tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia,
persetujuan dan/atau pem beritahuan Menteri terkait, dan keputusan
Rapat Um um Pem egang Saham (RUPS);
(2) Sum ber peningkatan m odal saham , antara lain dari kapitalisasi agio, √
saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Um um dengan
dan/atau tanpa Hak Mem esan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi; dan
(3) Tujuan perubahan m odal saham , antara lain dalam rangka ekspansi, √
penyelesaian pinjam an, atau pem enuhan kecukupan m odal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa √
Efek, agar disebutkan jum lah saham yang dicatatkan dan yang tidak
dicatatkan pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah tam bahan m odal disetor; √ Catatan 21
b) Uraian sum ber agio saham ; √ Catatan 21
c) Rincian biaya em isi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas; √ Catatan 21
d) Uraian m engenai sifat dan asal selisih kurs atas m odal disetor; √
e) Uraian m engenai sifat dan asal tam bahan m odal disetor lainnya; √
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali,
antara lain:
(1) Nam a dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkom binasi; √
(2) Penjelasan m engenai hubungan sepengendali dari entitas -entitas yang √
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sem entara;
(3) Tanggal efektif transaksi; √
Page 54
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau √
dihentikan akibat kom binasi bisnis tersebut;
(5) Kepem ilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jum lah √
im balan yang terjadi;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikom binasikan atau dialihkan serta selisih √
antara nilai tercatat tersebut dengan jum lah im balan yang diserahkan
atau diterim a; dan
(7) Penyajian kem bali laporan keuangan yang m em berikan inform asi antara
lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan √
sebelum nya untuk periode yang disajikan kem bali;
(b) Ikhtisar jum lah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang √
dikom binasikan;
(c) Dam pak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan √
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kem bali. √
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Uraian transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang
m eliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepem ilikan; √
(2) Nam a entitas anak; dan √
(3) Nam a pihak yang bertransaksi; √
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepem ilikan tanpa hilangnya √
Pengendalian; dan
c) Jum lah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat √
hilangnya Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Latar belakang pem belian kem bali saham , pelepasan, atau pengurangan √
m odal disetor;
b) Tanggal atau periode perolehan serta jum lah lem bar dan nilai saham √
treasuri yang diperoleh;
c) Tanggal dan jum lah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan √
m odal disetor;
d) Tanggal dan jum lah saham treasuri yang dilepaskan kem bali serta selisih √
antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri; dan
e) Akum ulasi jum lah lem bar dan nilai saham treasuri. √
5) Saldo Laba
Page 55
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jum lah penyesuaian periode yang lalu (jika ada); √
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS √
yang terkait; dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos √ Catatan 22
cadangan.
6) Waran
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari m asing-m asing waran; √
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran; √
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); √
d) jum lah waran yang diterbitkan dan beredar serta dam pak dilusinya; dan √
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. √
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan m engenai perubahan m asing- √
m asing kom ponen pendapatan kom prehensif lainnya.
8) Kepentingan Nonpengendali √ Catatan 1d
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pem egang saham
nonpengendali atas ekuitas m asing-m asing entitas anak yang tidak dapat
diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jum lah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selam a
periode, term asuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang; √ Catatan 23
(2) Penjualan jasa; √ Catatan 23
(3) Bunga; √
(4) Royalti; dan/atau √
(5) Dividen; √
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
b) Rincian jum lah dari kelom pok produk/jasa utam a; √ Catatan 23
c) Nam a pihak pem beli dan jum lah nilai penjualan yang m elebihi 10% (sepuluh √
perseratus) dari pendapatan; Tidak terdapat pendapatan
d) Jum lah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang √ kepada pihak tertentu dengan
tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang nilai pendapatan m elebihi 10%
diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga; dari total pendapatan
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
Page 56
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jum lah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam √
periode berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk m enentukan pendapatan kontrak √
yang diakui dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk m enentukan tahap penyelesaian √
kontrak;
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode
pelaporan:
(a) Jum lah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sam pai √
tanggal pelaporan;
(b) Jum lah uang m uka yang diterim a; dan √
(c) Jum lah retensi; √
(3) Jum lah tagihan dan utang bruto kepada pem beri kerja, m asing -m asing √
sebagai Aset dan Liabilitas;
f) Dalam hal Perusahaan m emiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan
secara terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan; √
(2) Pendapatan kom isi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari √
transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya; dan
(3) Perincian dari kom ponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan
sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto; √
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan √
(c) Total pendapatan neto. √
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Dasar ketentuan tarif; √
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif; √
c) Masa berlaku tarif; √
d) Besaran tarif; dan √
e) Perjanjian lain yang terkait. √
3) Khusus Industri pembiayaan
Rincian jum lah berdasarkan kelom pok produk/jasa utam a antara lain:
a) Pendapatan pem biayaan konsum en; √
b) Pendapatan anjak piutang; dan √
c) Pendapatan sewa. √
Page 57
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4) Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:
Jasa pelayanan m edis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat √ Catatan 23
jalan dan penunjang m edis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi; √
b) Subsidi tidak m am pu; dan √
c) Selisih perhitungan klaim . √
5) Khusus Industri Transportasi
Rincian jum lah dari kelom pok produk/jasa utam a antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi; √
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi; √
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi; √
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan √
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya arm ada (bus, taksi, √
feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan m em isahkan atas dasar
kepem ilikan arm ada tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan m elalui kerjasama √
dengan pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan kelom pok
prem i bruto, prem i reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prem i yang belum √
m erupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan m eliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan √
jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasam a operasi;
b) Jika perusahaan m emiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, m aka √
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
Page 58
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Obligasi Pem erintah; √
b) Kredit, dengan pengungkapan tam bahan untuk provisi dan kom isi yang √
diakui;
c) Efek-efek; dan √
d) Penem patan pada Bank Indonesia dan Bank lain. √
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan m anufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang
dirinci:
(1) Biaya bahan baku; √
(2) Biaya tenaga kerja; dan √
(3) Biaya overhead √
ditam bah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
b) Nam a pihak penjual dan nilai pem belian yang m elebihi 10% (sepuluh √ Tidak ada pem belian yang
perseratus) dari pendapatan; dan m elebihi 10% dari pendapatan
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang √ Catatan 23
dijual.
11) Khusus Industri Rumah Sakit
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departem entalisasi:
a) Beban bahan; √ Catatan 24
b) Beban jasa pelayanan; √ Catatan 24
c) Beban pegawai; √ Catatan 24
d) Beban penyusutan sarana m edis; √ Catatan 24
e) Beban pem eliharaan sarana; √ Catatan 24
f) Beban asuransi; √ Catatan 25
g) Beban langganan daya dan jasa; √
h) Beban depresiasi. √ Catatan 25
12) Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan
kelom pok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estim asi
klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa √
Page 59
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jum lah beban m enurut jenis klaim dan m anfaat, diantaranya :
klaim jatuh tem po, klaim nilai tunai, dan klaim kem atian.
c) Komisi Neto √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah berdasarkan
kelom pok pendapatan kom isi dan beban kom isi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jum lah m enurut jenis
investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem entalisasi; √
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan √
c) Rincian jum lah unsur-unsur beban departem en lainnya. √
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,
yaitu antara lain:
a) Beban penjualan; √ Catatan 24
b) Beban distribusi; dan √
c) Beban um um dan adm inistrasi. √ Catatan 25
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah beban bunga berdasarkan
kelom pok produk/jasa utam a.
b) Beban Provisi dan Komisi √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah beban beban provisi dan
kom isi berdasarkan kelom pok produk/jasa utam a.
16) Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jum lah beban kerugian penurunan nilai √
untuk m asing-m asing akun Piutang Pem biayaan Konsum en, Tagihan Anjak
Piutang, dan Piutang Sewa Pem biayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 60
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) rincian dan jum lah Pendapatan lainnya. √
b) rincian dan jum lah Beban lainnya. √
c) Untuk Biaya Keuangan, m eliputi :
(1) biaya pinjam an m eliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan m enggunakan m etode suku √
bunga efektif;
(b) beban keuangan dalam sewa pem biayaan yang diakui sesuai SAK √
yang berlaku; dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjam an dalam m ata uang asing √
sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian
terhadap bunga;
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrum en keuangan
m eliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual; √
(b) rugi neto dari instrum en keuangan yang diakui pada Nilai Wajar √
m elalui laba rugi; dan
(c) am ortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk √
lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersam a
m eliputi :
(1) bagian laba rugi dari m asing-m asing entitas asosiasi dan/atau Ventura √
Bersam a yang dicatat dengan m enggunakan m etode ekuitas; dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang √
diungkapkan secara terpisah.
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan √
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jenis aset
keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat √
berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi √
Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jum lah berdasarkan jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap m aupun Aset Takberwujud; √
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program m anfaat pasti; √
Page 61
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; √
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; √
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrum en lindung nilai dalam √
rangka lindung nilai arus kas; dan
bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersam a.
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) kom ponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini; √ Catatan 19
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari √ Catatan 19
periode lalu;
(3) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari √ Catatan 19
perbedaan tem porer dan pem balikannya;
(4) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan √
tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru;
(5) jum lah m anfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui √ Catatan 19
sebelum nya atau perbedaan tem porer suatu periode lalu yang
digunakan untuk m engurangi beban pajak kini dan beban pajak
tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau √ Catatan 19
pem balikan penurunan sebelum nya atas aset pajak tangguhan; dan
(7) jum lah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan √ Catatan 19
akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi
kom prehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara
retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang √
dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jum lah pajak penghasilan terkait dengan setiap kom ponen pendapatan
kom prehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari
entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersam a; √ Catatan 19
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi
dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba
akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan m engungkapkan
dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku; atau √ Catatan 19
Page 62
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang √ Catatan 19
berlaku, dengan m engungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku;
e) penjelasan m engenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan √ Catatan 19
dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelum nya;
f) jum lah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan tem porer yang √ Catatan 19
dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikom pensasi yang tidak diakui
sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan;
g) jum lah agregat perbedaan tem porer yang terkait dengan investasi pada √ Catatan 19
entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura
Bersam a atas liabilitas pajak tangguhan yang belum diakui;
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut:
(1) laba sebelum pajak m enurut akuntansi; √ Catatan 19
(2) ditam bah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); dan √ Catatan 19
(3) laba kena pajak; √ Catatan 19
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan m enerapkan tarif pajak √ Catatan 19
sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi m enjadi dasar dalam √ Catatan 19
pengisian SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan tem porer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikom pensasi:
(1) jum lah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan √ Catatan 19
posisi keuangan untuk periode sajian; dan
(2) jum lah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba √ Catatan 19
rugi, apabila jum lah tersebut tidak terlihat dari perubahan jum lah aset
atau liabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi
keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan √
(2) laba rugi dari kegiatan norm al atas operasi yang dihentikan selam a √
periode, bersam a dengan jum lah terkait untuk setiap periode sajian;
m ) jum lah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pem egang √
saham Perusahaan yang diusulkan atau dium um kan sebelum Laporan
Keuangan Diotorisasi untuk Terbit nam un tidak diakui sebagai Liabilitas
dalam laporan keuangan;
√
Page 63
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
n) uraian jum lah perubahan pada jum lah pengakuan untuk aset pajak
tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam √
suatu kom binasi bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang m enyebabkan m anfaat pajak
tangguhan wajib diakui apabila m anfaat pajak tangguhan yang diperoleh
dari kom binasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah
tanggal akuisisi; dan
p) jum lah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang m endukung √ Catatan 19
pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena
pajak m endatang lebih besar dari laba pem balikan perbedaan √ Catatan 19
tem porer kena pajak yang telah ada; dan
(2) entitas m engalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya
yang m engakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jum lah yang digunakan sebagai pem bilang dalam penghitungan laba per √ Catatan 28
saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jum lah tersebut terhadap laba atau
rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut.
Rekonsiliasi tersebut m encakup dam pak individual dari setiap jenis
instrum en yang m em pengaruhi laba per saham ;
b) jum lah rata-rata tertim bang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut √ Catatan 28
dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi
penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut m encakup dam pak individual dari
setiap jenis instrum en yang m em pengaruhi laba per saham ;
c) instrum en (term asuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang √
berpotensi m endilusi laba per saham dasar di m asa depan, nam un tidak
dim asukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena instrum en
tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrum en berpotensi saham √
biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi
setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan m engubah jum lah
saham biasa atau instrum en berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir
periode tersebut seandainya transaksi dim aksud terjadi sebelum akhir periode
pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. √
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 64
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Pengungkapan m engenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang
jum lahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu m iliar rupiah) untuk transaksi √ Catatan 27
dengan orang atau anggota keluarga terdekat; dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol kom a lim a perseratus) dari m odal disetor untuk √ Catatan 27
transaksi dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat √ Catatan 27
m eliputi nam a, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta inform asi
tentang transaksi dan saldo dengan pihak dim aksud;
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi m eliputi sifat dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi serta inform asi m engenai transaksi dan saldo,
term asuk kom itm en, yang diperlukan untuk m em aham i potensi dam pak
hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jum lah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan √ Catatan 27
beban terkait;
(2) jum lah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, √
term asuk kom itm en, dan: Catatan 27
(a) persyaratan dan ketentuannya, term asuk apakah terdapat √
jam inan, dan sifat im balan yang akan diberikan, untuk
penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterim a; √
(3) jum lah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian √
penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan
piutang terkait dengan jum lah saldo piutang usaha dan piutang pihak
berelasi non-usaha; dan
(4) alasan dan dasar pem bentukan cadangan kerugian penurunan nilai, √
jika dilakukan pem bentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaim ana dim aksud dalam huruf a)
dan b) dilakukan secara terpisah untuk m asing-m asing kategori berikut:
(1) entitas induk; √
(2) entitas dengan pengendalian bersam a atau Pengaruh Signifikan
terhadap entitas; √
(3) entitas anak;
(4) entitas asosiasi; √
(5) Ventura Bersam a dim ana entitas m erupakan venturer; √
(6) personil m anajem en kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya; √
dan √
(7) pihak-pihak berelasi lainnya.
Page 65
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) seluruh kom pensasi yang diberikan kepada m asing-m asing anggota atau √
kelom pok direksi, kom isaris, pem egang saham utam a yang juga sebagai
karyawan, dan m anajem en kunci lainnya untuk m asing-m asing kategori
berikut:
(1) im balan kerja jangka pendek;
(2) im balan pascakerja; √
(3) im balan kerja jangka panjang lainnya; √
(4) pesangon pem utusan kontrak kerja; dan √
(5) pem bayaran berbasis saham . √
f) untuk entitas berelasi dengan pem erintah : √
(1) nam a entitas berelasi dengan pem erintah dan sifat hubungannya
dengan Perusahaan;
(2) sifat dan jum lah setiap transaksi yang secara individual signifikan; dan √
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara √
individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas √
luasnya transaksi tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dim aksud adalah m ata uang selain m ata uang √
fungsional.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas m oneter dalam m ata uang asing serta √
ekuivalennya dalam m ata uang fungsional;
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas m oneter dalam m ata uang asing; √
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam m ata uang √
fungsional;
(4) jum lah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih √
kurs yang tim bul pada instrum en keuangan yang diukur pada nilai wajar
m elalui laba rugi; dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan kom prehensif lain dan
diakum ulasikan dalam kom ponen ekuitas yang terpisah, serta
rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. √
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selam a periode Manajem en berkeyakinan bahwa
tertentu untuk suatu aset individual, term asuk goodwill atau suatu unit √ tidak ada penurunan nilai pada
penghasil kas: aset non
Page 66
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) peristiwa dan kondisi yang m engindikasikan pengakuan atau pem balikan √
rugi penurunan nilai;
(2) jum lah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selam a periode √
tersebut dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang didalam nya
tercakup rugi penurunan nilai;
(3) jum lah pem balikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi √
selam a periode tersebut dan unsur laporan laba rugi kom prehensif yang
di dalam nya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya; √
(5) jum lah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam √
pendapatan kom prehensif lain selam a periode tersebut; dan
(6) jum lah pem balikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang √
diakui dalam pendapatan kom prehensif lain selam a periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam angka (1) dilakukan untuk √
setiap kelom pok aset.
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan
Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estim asi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estim asi akuntansi; √
(2) jum lah perubahan estim asi yang berdam pak pada periode berjalan; √
dan
(3) perkiraan dam pak estim asi pada periode m endatang. Dalam hal √
jum lah dam pak pada periode m endatang tidak praktis, fakta tersebut
harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; √
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru m em berikan inform asi
yang andal dan relevan; √
(3) jum lah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu
sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian; √
(4) jum lah penyesuaian yang terkait dengan periode -periode sebelum √
periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, m aka √
diungkapkan alasannya; dan
Page 67
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) keadaan yang m em buat penerapan retrospektif tidak praktis untuk
suatu periode tertentu atau untuk periode -periode sebelum periode- √
periode tersebut disajikan dan tanggal dim ulainya perubahan kebijakan
akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu; √
(2) jum lah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian; √
(3) jum lah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan √
(4) keadaan yang m embuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan
dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila
penyajian kem bali retrospektif tidak praktis.
26) Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap
kom binasi bisnis yang terjadi selam a periode pelaporan, yaitu:
(1) nam a dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi; √
(2) tanggal akuisisi; √
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek √
ekuitas, periode berjalan, dan akum ulasinya untuk m asing-m asing
kom binasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh; √
(5) alasan utam a untuk kom binasi bisnis dan penjelasan tentang cara √
pihak pengakuisisi m em peroleh Pengendalian atas pihak yang
diakuisisi;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang m em bentuk goodwill yang √
diakui;
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total im balan yang dialihkan
dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utam a im balan; √
(8) kesepakatan im balan kontinjensi dan aset indem nifikasi:
(a) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jum lah √
pem bayaran; dan √
(c) estim asi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran
tidak dapat diestim asikan m aka fakta dan alasan m engapa kisaran √
tersebut tidak dapat diestim asikan. Dalam hal jum lah m aksim um
Page 68
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
pem bayaran tidak terbatas, m aka pihak pengakuisisi
m engungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus m engungkapkan piutang yang diperoleh
berdasarkan kelom pok utam a piutang, m isalnya pinjam an yang
diberikan, sewa pem biayaan langsung, dan kelom pok piutang lain,
yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang;
(b) jum lah piutang bruto kontraktual; dan √
(c) estim asi terbaik pada tanggal akuisisi atas jum lah arus kas √
kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih; √
(10) jum lah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelom pok utam a
Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diam bil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian m engenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus
keluar sum ber daya ekonom i terjadi; √
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jum lah arus keluar tersebut.
Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus m engungkapkan asum si √
utam a yang m endasari prakiraan peristiwa m asa depan; dan
(c) jum lah estim asi penggantian yang akan diterim a dengan √
m enyebutkan jum lah Aset yang telah diakui untuk estim asi
penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya
tidak dapat diukur secara andal, m aka pihak pengakuisisi
m engungkapkan:
(a) inform asi sebagaim ana dim aksud dalam angka 33 huruf b) angka
(4) terkait perikatan dan kontijensi; dan √
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pem belian dengan diskon: √
(a) jum lah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
kom prehensif dim ana keuntungan tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut m enghasilkan √
keuntungan;
(14) setiap kom binasi bisnis dim ana pihak pengakuisisi m em iliki kurang dari √
100% (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) jum lah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi,
yang diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya; dan
√
Page 69
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) teknik penilaian dan input m odel utam a yang digunakan dalam
penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali √
pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15) dalam hal suatu kom binasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak
yang diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi segera √
sebelum tanggal akuisisi; dan
(b) jum lah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kem bali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada √
pihak yang diakuisisi yang dim iliki oleh pihak pengakuisisi sebelum
kom binasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi kom prehensif
untuk m engakui keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Inform asi sebagai berikut:
(a) jum lah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi
sejak tanggal akuisisi yang dim asukkan dalam laporan laba rugi √
kom prehensif pada periode pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan
untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi √
untuk sem ua kombinasi bisnis yang terjadi selam a tahun berjalan
telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kom binasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode
sebelum nya, Perusahaan yang m enjadi pihak pengakuisisi wajib
m engungkapkan inform asi berikut untuk setiap kom binasi bisnis yang
m aterial atau secara kolektif m aterial:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kom binasi bisnis belum selesai untuk
Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis im balan
dan jum lah yang diakui dalam laporan keuangan kom binasi bisnis
sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, m aka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kom binasi bisnis belum selesai; √
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis im balan yang
akuntansi awalnya belum selesai; dan √
(c) sifat dan jum lah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang
diakui selam a periode pelaporan √
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sam pai dengan
Perusahaan m endapatkan, m enjual atau kehilangan hak atas aset
im balan kontinjensi, atau sam pai dengan Perusahaan m enyelesaikan
liabilitas im balan kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau
lewat waktu, m aka diungkapkan:
Page 70
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) setiap perubahan dalam jum lah yang diakui, term asuk setiap √
perbedaan yang tim bul selam a penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut; dan √
(c) teknik penilaian dan input m odel utam a yang digunakan untuk
m engukur im balan kontinjensi; √
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kom binasi bisnis, jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode √
pelaporan; √
(5) jum lah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang
diakui pada periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas
yang diam bil-alih dalam kom binasi bisnis pada periode pelaporan √
berjalan atau periode pelaporan sebelum nya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk
m em aham i laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan; √
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kom binasi bisnis; dan √
d) Perusahaan harus m engungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan,
sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya
selam a suatu periode:
(1) jum lah harga yang dibayarkan;
(2) bagian dari harga yang m erupakan Kas dan Setara Kas; √
(3) jum lah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya √
apabila Pengendalian diperoleh; dan √
(4) jum lah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak
atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan √
berdasarkan kategori utam anya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segm en;
(1) inform asi um um , yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh m anajem en untuk √ Catatan 30
m engidentifikasi segm en dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang m enghasilkan pendapatan dari setiap √ Catatan 30
segm en dilaporkan;
Page 71
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) inform asi m engenai laba atau rugi segm en, term asuk pendapatan dan
beban tertentu, aset segm en, dan liabilitas segm en dari segm en √
dilaporkan, serta dasar pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segm en, ukuran laba atau rugi √
segm en dilaporkan, aset segm en, liabilitas segm en, dan unsur segm en
m aterial lainnya terhadap jum lah yang terkait dalam laporan keuangan
Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Inform asi produk dan jasa √
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau
setiap kelom pok produk dan jasa yang serupa.
(2) Inform asi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: √
i. negara dom isili Perusahaan; dan √
ii. sem ua negara asing secara total dim ana Perusahaan
m em peroleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu
negara asing secara individual jum lahnya m aterial, pendapatan
tersebut diungkapkan secara terpisah, term asuk dasar
pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara
individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrum en keuangan, aset pajak yang
ditangguhkan, aset im balan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat
kontrak asuransi yang berlokasi di: √
i. negara dom isili Perusahaan; dan √
ii. sem ua negara asing secara total dim ana Perusahaan m em iliki
aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual
jum lahnya m aterial, m aka aset tersebut diungkapkan secara
terpisah.
(3) Inform asi pelanggan utam a
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal
tunggal m encapai 10% (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan
konsolidasi, Perusahaan harus m engungkapkan:
(a) fakta; √
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan √
(c) identitas segm en yang m elaporkan pendapatan tersebut. √
28) Operasi yang Dihentikan
Page 72
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan; √
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang m engarah kepada √
pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan
liabilitas operasi yang dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segm en yang √
dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelom pok lepasan disajikan
sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas inform asi terkait dengan laba (rugi) operasi
yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jum lah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi
kom prehensif m eliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi √
yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar √
setelah dikurangi biaya untuk m enjual atau pelepasan aset atau
kelom pok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan
dan beban pajak penghasilan yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi √
dan pendanaan dari operasi yang dihentikan; dan
(3) jum lah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang √
dihentikan yang dapat diatribusikan pada pem ilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib m engelom pokkan instrum en derivatif sesuai dengan √
tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai),
seperti untuk tujuan spekulasi;
b) Perusahaan yang m em iliki atau m enerbitkan instrum en derivatif wajib √
m engungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelom pok
klasifikasi lindung nilai dan kelom pok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam
bentuk valuta, bunga, kom oditas atau lain-lain; √
(2) pihak lawan transaksi (counterparties); √
(3) tanggal jatuh tem po; √
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan; √
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan; √
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan √
(7) persyaratan penting lainnya. √
Page 73
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk m em aham i tujuan transaksi derivatif
dan strategi untuk m encapai tujuan tersebut; √
(2) Kebijakan m anajem en risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai,
term asuk penjelasan m engenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis √
transaksi yang dilindung nilai; dan
(3) Bagi instrum en yang tidak dim aksudkan sebagai suatu lindung nilai,
disebutkan tujuannya. √
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelom pok aset keuangan dan liabilitas
keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelom pok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang √ Catatan 40
m em ungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam
laporan posisi keuangan; dan
b) hierarki, m etode, dan asum si signifikan yang digunakan dalam m enentukan √ Catatan 40
Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan
dibayarkan sebagai distribusi kepada pem ilik pada periode pelaporan; √
b) jum lah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan √
(2) periode sebelum nya; √
c) jum lah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan √
setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan
keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pem ilik pada akhir
periode pelaporan; dan
d) jum lah dividen preferen kum ulatif yang tidak diakui. √
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jum lah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jum lah liabilitas
kontinjensi lainnya secara terpisah; √
b) jum lah agregat dari kom itm en m odal terkait dengan bagian partisipasinya
dalam Ventura Bersam a secara terpisah dari kom itm en lainnya;
√
Page 74
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersam a yang √
signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersam a
entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersam a diakui dalam pengendalian bersam a entitas,
agar ditam bahkan pengungkapan tam bahan tentang: √
(1) m etode yang digunakan untuk m engakui bagian partisipasinya; dan √
(2) jum lah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka
pendek, liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait
dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersam a.
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang m eliputi:
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan m anajem en dan
teknis, royalti, dan lisensi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √ Catatan 44
ii. periode berlakunya perikatan; √ Catatan 44
iii. dasar penentuan kom pensasi dan denda; √
iv. jum lah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan √
v. pem batasan-pem batasan lainnya; √
(b) kontrak atau perjanjian yang m em erlukan penggunaan dana di
m asa yang akan datang, seperti: pem bangunan pabrik, perjanjian
pem belian, ikatan untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √
ii. periode berlakunya perikatan; √
iii. nilai keseluruhan, m ata uang, dan bagian yang telah direalisasi; √
dan
iv. sanksi-sanksi; √
(2) pem berian jam inan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijam in dan yang m enerim a jam inan, yang √
dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang
dijam in;
(b) latar belakang dikeluarkannya jam inan; √
(c) periode berlakunya jam inan; dan √
(d) nilai jam inan; √
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, m isalnya fasilitas L/C, cerukan √
bank; dan
(4) uraian m engenai sifat, jenis, jum lah dan batasan-batasannya. √
Page 75
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum ,
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait; √
(b) jum lah yang diperkarakan; √
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal √
opinion); dan
(d) dam pak keuangan; √
(2) Peraturan Pem erintah yang berdam pak terhadap Perusahaan, m isalnya √
m asalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang
peraturan dan estim asi dam pak keuangannya;
(3) kem ungkinan liabilitas pajak tam bahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta √
jum lah pokok dan denda atau bunganya; dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan √
atau banding);
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi; √
(b) estim asi dari dam pak keuangannya; √
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jum lah atau √
waktu arus keluar sum ber daya; dan
(d) kem ungkinan penggantian oleh pihak ketiga. √
34) Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasam a IR/Plasm a; √
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasam a; √
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan; √
d) Hak dan liabilitas dari m asing-m asing pihak dalam kerjasam a; √
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasam a; dan √
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada. √
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus m engungkapkan inform asi yang m em ungkinkan para
pengguna laporan keuangan untuk m engevaluasi sifat dan luas risiko yang
tim bul dari instrum en keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko,
term asuk, nam un tidak terbatas pada risiko sebagai berikut:
√ Catatan 31
Page 76
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis um ur aset keuangan yang belum
jatuh tem po atau tidak m engalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh
tem po pada akhir periode pelaporan tetapi tidak m engalam i penurunan
nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain: √ Catatan 31
(a) analisis jatuh tem po untuk liabilitas keuangan derivatif dan
nonderivatif yang m enunjukkan sisa jatuh tem po kontraktual yang √ Catatan 31
bertujuan untuk pem aham an terhadap periode arus kas; dan
(b) deskripsi m engenai cara Perusahaan m engelola risiko likuiditas; √ Catatan 31
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko
pasar dim ana entitas terdam pak pada akhir periode pelaporan, yang
m enunjukkan dam pak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada
tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas ; dan √
(4) risiko lainnya yang dim iliki oleh Perusahaan. √
b) Pengungkapan sebagaim ana dim aksud dalam huruf a) terdiri dari √
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis
risiko yang tim bul dari instrum en keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jum lah rasio kecukupan m odal pada tanggal √
laporan posisi keuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan √
(3) Aspek khusus yang m endasari perhitungan CAR. √
b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto m enurut jenis m ata uang
pada tanggal laporan posisi keuangan; √
(2) Posisi devisa neto m aksim um berdasarkan peraturan Bank Indonesia; √
(3) Aspek khusus yang m endasari perhitungan posisi devisa neto. √
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang m elandasi jam inan √
atas dana pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian m asing-m asing aktivitas √
fiduciaryyang m eliputi jasa kustodian, wali am anat, pengelolaan investasi dan
reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi
Page 77
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain uraian m engenai kegiatan kuasi-reorganisasi
yang m eliputi:
a) Jum lah saldo negatif yang dielim inasi dalam laporan posisi keuangan dan √
jum lah tersebut disajikan selam a tiga tahun berurutan sejak kuasi-
reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana m anajem en dan pem egang √
saham setelah kuasi-reorganisasi yang m enggam barkan prospek usaha di
m asa m endatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum , pada saat dan sesudah kuasi- √
reorganisasi;
d) Rincian dari jum lah yang m em bentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas √
sebelum digunakan untuk m engelim inasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo √
laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan
sejak kuasi-reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) inform asi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam
m engelola perm odalannya, term asuk:
(1)deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai m odal; √ Catatan 31b
(2)sifat persyaratan dan im plem entasinya dalam hal Perusahaan diharuskan √
untuk m em enuhi persyaratan perm odalan yang disyaratkan oleh pihak
eksternal; dan
(3)cara Perusahaan m emenuhi tujuannya dalam m engelola perm odalannya; √
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai m odal; √
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelum nya; √
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan perm odalan dari √
pihak eksternal (jika ada); dan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perm odalan dari pihak √
eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan.
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain :
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak m em erlukan √ Catatan 33
penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak term asuk dalam laporan arus kas.
Page 78
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa
pem biayaan, akuisisi m elalui penerbitan saham , dan konversi utang m enjadi √ Catatan 33
m odal.
40) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jum lah Liabilitas atas pem bayaran berbasis saham baik untuk √
jangka pendek ataupun jangka panjang;
b) penjelasan m engenai setiap jenis perjanjian pem bayaran berbasis saham √
yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan um um setiap
perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu m aksim um atas opsi yang
diberikan, dan m etode penyelesaian;
c) jum lah dan rata-rata tertim bang harga eksekusi opsi saham untuk setiap √
kelom pok opsi saham ;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selam a periode, rata-rata tertim bang √
harga saham pada tanggal eksekusi atau selam a periode pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertim bang sisa um ur kontrak untuk √
opsi saham yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai Wajar dengan m engungkapkan paling kurang hal-hal
sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selam a suatu periode, rata-rata tertim bang Nilai √
Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan inform asi tentang
bagaim ana Nilai Wajar tersebut diukur; dan
(2) jum lah dan rata-rata tertim bang nilai wajar instrum en ekuitas tersebut √
pada tanggal pengukuran, dan inform asi tentang pengukuran Nilai
Wajar tersebut untuk instrum en ekuitas lain yang diberikan selam a
suatu periode (yaitu selain opsi saham );
g) dam pak transaksi pem bayaran berbasis saham terhadap laba rugi √
Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan; √
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas; √
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi; √
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan; dan √
(5) Jum lah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas . √
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:
Page 79
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah; √
b) Jenis Akad Asuransi Syariah; √
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi √
Syariah; dan
d) Zakat. √
43) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jum lah dan dam pak dari:
a) Kontrak reasuransi; √
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya; √ Catatan 29
c) Rasio keuangan penting; √
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang m em pengaruhi kinerja atau kelangsungan √
hidup perusahaan. √
44) Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volum e penjualan kayu bulat (jenis kayu); √
b) Pem enuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan √
iuran wajib lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan √
penanam an kem bali hutan alam (TPTI, pem binaan dan perlindungan hutan,
penanam an tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam );
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan √
biayanya;
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanam an pada periode √
berjalan dan akum ulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pem bangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pem bangunan jalan dan jem batan serta pemeliharaannya; dan √
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akum ulasinya. √
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan m enerim a inform asi setelah periode pelaporan √
tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, m aka Perusahaan
m em utakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan inform asi
terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang m ensyaratkan entitas
untuk m enyesuaikan jum lah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau
untuk m engakui peristiwa yang sebelum nya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang m aterial setelah periode
pelaporan, m aka Perusahaan m engungkapkan uraian peristiwa, m isalnya: √
Page 80
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) tanggal terjadinya; √
(2) sifat peristiwa; dan √
(3) estim asi atas dam pak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa
estim asi tersebut tidak dapat dibuat. √
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum m enerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang
terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif
berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut; √
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan √
akuntansi;
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan; dan √
d) pem bahasan m engenai dam pak penerapan awal SAK dan peraturan baru √
atas laporan keuangan atau pernyataan m anajem en bahwa dam pak
tersebut tidak dapat diketahui atau diestim asi secara wajar.
47) Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan m engubah penyajian atau pengklasifikasian pos -pos
dalam laporan keuangan, m aka Perusahaan harus m engungkapkan antara
lain:
(1) sifat reklasifikasi; √
(2) jum lah m asing-m asing pos atau gabungan beberapa pos yang √
direklasifikasi; dan
(3) alasan reklasifikasi. √
b) Dalam hal reklasifikasi jum lah kom paratif tidak praktis untuk dilakukan,
m aka Perusahaan harus m engungkapkan:
(1) alasan tidak m ereklasifikasi jum lah tersebut; dan √
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jum lah tersebut √
direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
Setiap Hibah Pem erintah yang diterim a, Perusahaan harus m engungkapkan hal-
hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pem erintah yang diakui dalam laporan keuangan dan
indikasi bentuk lain dari bantuan pem erintah; dan √
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang m elekat atas
bantuan pem erintah yang telah diakui. √
c)
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
Page 81
30
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Purwanto Susanti
p.1 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.34
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.53
unresolved
org
Bapepam
p.70 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.