Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 18
Page 1
PAPARAN PUBLIK
(PUBLIC EXPOSE)
PT AirAsia Indonesia Tbk
(IDX Ticker: CMPP)
27 November 2025
Page 2
AGENDA 1. PENCAPAIAN 2025 2. KINERJA OPERASIONAL & KEUANGAN KUARTAL 3 2025 3. KENDALA DAN TANTANGAN 2025 4. TARGET KINERJA 2026
Page 3
PENCAPAIAN 2025
Page 4
KEGIATAN KORPORASI 2025
(Januari-Oktober)
World Best LCC
Inaugural Bali-Darwin RedRun Bali Inaugural Bali-Adelaide Inaugural Jakarta-Manado
Skytrax 16
22 Maret 2025 18 Mei 2025 25 Juni 2025 8 Juli 2025
17 Juni 2025
Inaugural Inaugural
RedRun Surabaya Livery Labuan Bajo
Surabaya-Balikpapan Balikpapan-Tarakan
20 Juli 2025 2 Agustus 2025
1 Oktober 2025 1 Oktober 2025
Inaugural
Inaugural Balikpapan-Berau
Surabaya-Don Mueang
2 Oktober 2025
2 Oktober 2025
Page 5
PENGHARGAAN
13 Februari 2025 17 Juni 2025
Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia 2025 Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik Dunia
Maskapai Berbiaya Hemat Teraman ke-6 Dunia Untuk ke-16 Kalinya
2025 Versi Skytrax
Versi AirlineRatings.com
14 Oktober 2025 23 Oktober 2025
Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Asia Sertifikasi Tempat Kerja Global
Awak Kabin Maskapai Berbiaya Hemat Terbaik di Great Place to Work® (GPTW)
Asia
Versi World Travel Award
Page 6
CAPAIAN 2025
Mendorong Konektivitas Internasional dan Pertumbuhan Pariwisata Indonesia
Capaian Kinerja: Kolaborasi Strategis: Rute Baru 2025:
● Kementerian Koordinator Infrastruktur dan
Maskapai dengan pangsa Pembangunan Kewilayahan Internasional
#1 pasar internasional terbesar di ● Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 1. Denpasar-Adelaide
Indonesia sebesar 12,4% di ● Kementerian Keuangan
● Kementerian Luar Negeri
2. Denpasar-Darwin
tahun 2024* ● Kementerian Pariwisata Republik Indonesia 3. Surabaya-Don Mueang
● Kementerian Perhubungan
Konektivitas ke Thailand:
#1 52x per minggu ● Kementerian Perlindungan Pekerja Migran
Indonesia Domestik
● Pemerintah Provinsi Jawa Timur 4. Jakarta-Manado
Konektivitas ke Australia: 48x ● Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
5. Surabaya-Balikpapan
#1 per minggu ● Pemerintah Kabupaten Berau
● Pemerintah Kota Manado 6. Balikpapan-Berau
● Pemerintah Kota Tomohon 7. Balikpapan-Tarakan
Rute unik ke Kamboja: ● Pemerintah Kota Balikpapan
#1 5x per minggu ● Pemerintah Kota Tarakan
● Northern Territory Government
● Government of South Australia
Note: *Statistik Angkutan Udara 2024 ● Brunei Tourism
● Tourism Authority of Thailand
● Embassy of Uzbekistan
Page 7
KINERJA OPERASIONAL & KEUANGAN KUARTAL 3 2025
Page 8
INDIKATOR KINERJA OPERASIONAL
(per Q3 2025)
4,4 jt
Total JAKARTA BALI MEDAN SURABAYA
penumpang
di tahun 2025
6 9 6 2
Negara
Pesawat
Rute
9 Int’l Pesawat 6 Rute Pesawat
2
Pesawat
Int’l
4 Rute
Int’l
3 Rute
Int’l
Rute
22 8 3 Rute
5 Dom Dom
Rute Rute
International Domestik
398
Penerbangan
per minggu
160rb 73rb
64.3%
Internasional 57rb
66.7%
Internasional 15rb 100% 14rb 100%
Kapasitas Kursi
Kapasitas Kursi 35.7% Kapasitas Kursi 33.3% Kapasitas Kursi Internasional Kapasitas Kursi Internasional
per minggu per minggu per minggu per minggu
Domestik Domestik per minggu
Sumber: Data Internal Indonesia AirAsia per September 2025
Page 9
JANGKAUAN PENERBANGAN INDONESIA AIRASIA
(per Q3 2025)
Rute Domestik dan Frekuensi per Minggu Rute Internasional dan Frekuensi per Minggu
1 Jakarta - Denpasar 47x 1 Denpasar - Perth 28x 12 Jakarta - Penang 7x
2 Denpasar - Labuan Bajo 17x 2 Surabaya - Kuala Lumpur 28x 13 Lombok - Kuala Lumpur 7x
3 Jakarta - Bandar Lampung 16x 14 Denpasar - Phuket 7x
3 Jakarta - Kuala Lumpur 22x
4 Jakarta - Silangit 11x
4 Jakarta - Don Mueang 21x 15 Jakarta - Phnom Penh 5x
5 Jakarta - Manado 7x
5 Jakarta - Singapura 21x 16 Denpasar - Adelaide 4x
6 Denpasar - Balikpapan 4x
6 Medan - Kuala Lumpur 14x 17 Jakarta - Kuching 4x
7 Jakarta - Labuan Bajo 4x
7 Medan - Penang 14x 18 Surabaya - Johor Bahru 4x
8 Denpasar - Banjarmasin 3x
8 Denpasar - Kuala Lumpur 11x 19 Denpasar - Darwin 3x
9 Denpasar - Singapura 11x 20 Surabaya - Penang 3x
10 Medan - Don Mueang 11x 21 Jakarta - Begawan 3x
11 Jakarta - Johor Bahru 8x 22 Jakarta - Kota Kinabalu 3x
Page 10
IKHTISAR KINERJA KEUANGAN
(per Q3 2025, dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Indikator Q3-2025 Q3-2024 Perubahan
Pendapatan Usaha 6,029 5,906 ▲ 2%
Bahan Bakar 2,374 2,631 ▼ -10%
Perbaikan dan Pemeliharaan 1,462 1,251 ▲ 17%
Pelayanan Pesawat dan Penerbangan 649 737 ▼ -12%
Beban Usaha Lain, Neto 2,011 1,654 ▲ 22%
Total Beban Usaha 6,496 6,273 ▲ 4%
EBIT (467) (367) ▼ -21%
EBITDA 171 306 ▼ -44%
EBITDA tanpa laba (rugi) selisih kurs 354 234 ▲ 51%
RASK (Rupiah) 744 717 ▲ 4%
CASK (Rupiah) 820 809 ▲ 1%
CASK tanpa bahan bakar 527 489 ▲ 8%
Rata-rata Harga Tiket ('000) 1,147 1,007 ▲ 14%
Jumlah Pesawat 29 32 ▼ -9%
ASK (juta) 8,107 8,234 ▼ -2%
Kapasitas ('000) 5,352 5,704 ▼ -6%
Tingkat Keterisian (%) 83% 87% ▼ -5%
Page 11
INDIKATOR KINERJA KEUANGAN
(per Q3 2025)
Q3-24 Q3-25 Q3-24 Q3-25
Rp Pendapatan ▲ 2% Rp Rp OPEX▲ 4% Rp
5.906 6.029 6.273 6.496
Miliar Miliar Miliar Miliar
EBITDA (tanpa selisih kurs) Rata-rata Harga Tiket
Rp ▲ 51% Rp Rp ▲ 14% Rp
234 354 1.007 1.147
Miliar Miliar Ribu Ribu
RASK ▲ 4% CASK ▲ 1%
Rp Rp Rp Rp
717 744 809 820
Page 12
IKHTISAR KINERJA OPERASIONAL
(per Q3 2025)
Tingkat Keterisian
dibandingkan dengan Q3-2024
Jumlah Jumlah
Domestik 87% -3 pts
Penumpang Penumpang
Q3-2025 Q3-2024 Internasional 81% -5 pts
Kapasitas Kursi
dibandingkan dengan Q3-2024
Domestik 1,408,680 -4%
Internasional 3,942,900 -11%
Tarif Rata-rata
dibandingkan dengan Q3-2024
Jumlah Kursi Jumlah Kursi
Q3-2025 Q3-2024 Domestik Rp 764,353 -5%
Internasional Rp 1,294,079 +19%
Page 13
KENDALA & TANTANGAN 2025
Page 14
KENDALA & TANTANGAN
● Kenaikan Biaya Operasional – meningkatnya beban biaya operasional akibat inflasi,
biaya bandara, dan komponen pendukung penerbangan.
● Pelemahan Kurs Rupiah terhadap USD – berdampak pada biaya sewa pesawat,
perawatan, dan pembelian suku cadang yang didominasi dolar Amerika Serikat.
● Fluktuasi Harga Avtur – volatilitas harga bahan bakar menjadi faktor utama yang
mempengaruhi struktur biaya penerbangan.
● Keterbatasan Armada Aktif – jumlah pesawat operasional yang belum optimal
membatasi kapasitas pertumbuhan rute.
● Regulasi Tarif Domestik (Tarif Batas Atas/Tarif Batas Bawah) – batas atas dan bawah
tarif mengurangi fleksibilitas dalam strategi penetapan harga.
● Persaingan Ketat di Pasar Utama – kompetisi tinggi dengan maskapai berbiaya rendah
(LCC) dan full-service carrier pada rute domestik maupun internasional.
● Ketegangan Geopolitik di Asia – situasi politik dan keamanan di beberapa kawasan Asia
berpotensi mempengaruhi stabilitas rute internasional dan permintaan penumpang.
Page 15
TARGET KINERJA 2026
Page 16
TARGET KINERJA 2026
● Tingkat keterisian kursi >85% di tahun 2026.
Ketepatan waktu (OTP) >85% di tahun 2026.
Target ●
● Kapasitas kursi meningkat sebesar +30% jika dibandingkan proyeksi tahun 2025 dengan kontribusi rute
Operasional Internasional menjadi 64%, sedangkan kontribusi rute domestik sebesar 36%.
● Jumlah penumpang meningkat +32% jika dibandingkan dengan proyeksi tahun 2025.
● Pangsa Pasar: Memperluas jangkauan domestik dan memperkuat feeder internasional melalui koneksi virtual
hub di Makassar.
● Pengembangan Rute: Memperluas jangkauan domestik dengan menghubungkan kota-kota utama di Sulawesi
seperti Palu, Kendari, dan Luwuk dengan Makassar dan Surabaya.
● Perluasan Jangkauan Pasar: Menggarap pasar island-to-island dan meningkatkan lalu lintas domestik melalui
Fokus Utama kontribusi fly-thru.
● Optimalisasi Channel Distribusi: Memperkuat kontribusi MOVE (online) dan memaintain kemitraan dengan
Travel Agent (OTA dan Non OTA), serta korporat.
● Peningkatan Pendapatan Non-Tiket (Ancillary): Memperluas layanan tambahan seperti Seat Bundle, In-Flight
Sales, dan Dynamic Bundling di platform digital AirAsia MOVE & OTA.
● Pemulihan Armada dan Pertumbuhan: Memperluas operasional sehingga mencapai pertumbuhan
profitabilitas.
● Perluasan Jangkauan Domestik: Memperluas jangkauan pasar dalam negeri dengan memperkuat jaringan
rute dan konektivitas antar kota.
Rencana ● Penguatan Feeder Internasional: Meningkatkan koneksi penerbangan pengumpan ke rute internasional
Strategis melalui virtual hub di Makassar dan penambahan armada di Medan.
● Optimalisasi Volume dan Yield: Mengoptimalkan volume penumpang untuk pasar internasional serta
meningkatkan yield fare pada rute dengan posisi pasar dominan.
● Strategi Operasional: Memaksimalkan utilisasi armada melalui penjadwalan rotasi pesawat yang efisien untuk
mencapai efisiensi CASK yang lebih baik.
Page 17
SESI TANYA JAWAB
Page 18
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Koordinator Infrastruktur
p.6
unresolved
org
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
p.6
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.6
unresolved
org
Kementerian Luar Negeri
p.6
unresolved
org
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia
p.6
unresolved
org
Kementerian Perhubungan Konektivitas
p.6
unresolved
org
Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
p.6
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Jawa Timur
p.6
unresolved
org
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat
p.6
unresolved
org
Pemerintah Kabupaten Berau
p.6
unresolved
org
Pemerintah Kota Manado
p.6
unresolved
org
Pemerintah Kota Tomohon
p.6
unresolved
org
Pemerintah Kota Balikpapan
p.6
unresolved
org
Pemerintah Kota Tarakan
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.