Skip to content
Back to announcement

Checklist Pengungkapan Lap Keu Q2 2026.pdf

Financial statement Text extracted HAIS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 85

Page 1 OCR 0.935
Petunjuk Pengisian Checklist:

1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No, VIII.G.17).

2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya

Page 1of 38

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan,

3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan

menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan,

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A',
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited),

Data Umum
Nama Erniten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas
Anaknya
Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, termasuk

transportasi kargo, pengiriman Industri dan layanan
kapal sewaan,

Jenis penawaran Umum Saham
Periode Periode
Juni 2026 (Tidak Diaudit) Juni 2025 (Tidak Diaudit)
Nama Kantor Akuntan Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris
Publik
Nama Partner Fendri Sutejo Fendri Sutejo

Page 2 OCR 0.881
Page 2 of 85

Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian

Catatan tentang Opini (jika

ada)

" disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIL.G.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v

Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A,2 tentang "Independensi Akuntan Yang v

Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal"

Data Keuangan Penting
Periode Periode
Juni Juni

Periode laporan keuangan 2026 (Rp) 2025 (Rp)

Laba Rugi dan Penghasilan

Komprehensif Lain

Penjualan neto 372.345.235.855 434.860.267.926
Laba bruto 71.656.597.396 96.458.654.127
Laba usaha/operasional 38.293.199.894 52.334.249.484
EBITDA 96.320,794.089 108.275.122.446
Laba Bersih tahun berjalan 18.809.544.054 34.094.905.983
Total laba komprehensif tahun
berjalan 18.809.544.054 34.094.905.983
Laba Per saham (dasar dan
dilusian) 7,20 13,31

Page 3 OCR 0.806
Page 3 of 85

Periode Periode

Juni Desember
Laporan Posisi keuangan 2026 (Rp) 2025 (Rp)
Total Aset 1,579.536,939.224 1.534.439.147 441
Total Aset Lancar 344.244.910,784 345.929.768,352
Total Aset Tidak Lancar 1,235.292,028.440 1.188.509.379.089
Total Liabilitas 747.991.549.068 695.580.682.701
Total Liabilitas Jangka Pendek 276.669.204,834 232,087.631.084

Total Liabilitas Jangka Panjang

471.322,344.234

463.493.051,617

Total Ekuitas

831.545.390.156

838.858.464. 740

Modal Ditempatkan dan Disetor

262.625.000.000

262.625.000.000

Tambahan Modal Disetor

106.961.981.615

106.961.981.615

Proforma Ekuitas

Kepentingan Non Pengendali 59.428,464.593 59.539.719.710
Rasio Keuangan"

DER (kali) 0,90 0,33
DAR (kali) 0,47 0,45
Rasio Lancar (Yo) 124 149
NPM (3o) 5,053 9,899
ROA (35) 1, 1896 ena
ROE (36) 22636 103995

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Page 4 OCR 0.906
Page 4 of 8S

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau
tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan
karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau

Perusahaan Publik.

Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No

VIII,G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode

Laporan laba rugi komprehensif selama periode

Laporan perubahan ekuitas selama periode

Laporan arus kas selama periode

alalu/n|a

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

SILAT,

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:
a, gambaran umum Perusahaan:
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,
€& informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalarn laporan posisi keuangan,
leporan laba rugi komprehensff, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan
2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Catatan Ia
Cetatan 23

Catatan 4-33

Page 5 OCR 0.873
Page 5 of 85

2, | Perusahaan wojib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

“adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”. v
3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengensi Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijarminkan. v Catatan 15
4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
Giasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat v Catatan 9
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

L Gambaran Umum Perusahaan v Catatan 1a
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

8 Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan) v Catatan la
2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang v Cototan la
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:
3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada “ Catatan ia
penode pelaporan,
A4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v Catatan Ia
S) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang v Catatan ia

disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

6) | Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (w'timate v
parent Of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya,

7) | Khusus Industri Media v
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki,

8) | Khusus Industri Jalan Tol v
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut,

9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v

Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

Page 6 OCR 0.835
Page 6 of'48

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan pnnsip syariah (ika ada).

11)

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengemibangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksplotasi Perseroan meliputi :
&) Area Eksplorasi, meliputi:
. Narna lokasi:
» Nama pemilik izin lokasi:
« Tanggal perolehan izin ekolorasi serta tanggal jatuh temponya:
& Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik xin lokasij dan
& Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan:
b) Area Eksploitasi/Pengembangan rneliputi:
- Nama lokasi:
- Nama pernilik tjin lokasi:
«Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
« Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi,

- Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

# Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

# Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitas/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:

B) pelaksangan kegiatan pengusahsan hutan:
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH, dan
C) sisa umur HPH,

b, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/stau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan 1b
diterbitkan di luar Indonesia:
Catatan 1D

2)

Jenis dan jurnlah Efek yang ditawarkan,

Page 7 OCR 0.880
Page 7 of 88

3) | Bursa tempat Efek dicatatkan dan v Catatan ib
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate

@ction) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.

Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)

Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d

langsung:
2) | Tempat kedudukan, v Catatan 1d
3) | Jenis usaha, v Catatan 1d
4) | Tahun beroperasi secara komersial, v Catatan 1d
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): v Catatan 1d
6) | Total Aset: dan v Catatan 1d
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

3) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095
(ima puluh perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepernilikan baik langsung maupun bdak langsung lebih dari 509 (lima
puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas Investeo tidak dwkuti dengan
pengendalian:

C) akhir penode pelaporan Sari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka:

suatu nacian yang menunjukkan dampak sebap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tdak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk, dan

t) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus
mengungkapkan:

3

Page 8 OCR 0.876
Page $of 85

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan

porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal

hilangnya Pengendalian:
(2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:
(3) jumlah harga yang diterima,
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Labditas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utarnanya,

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yong harus diungkapkan antara lain:

Nama dan jabatan untuk mesing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite v Catatan ic
Budi,

Cakupan manajemen kunci: dan v Catatan 1c

3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan v Catatan 1c
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.

. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Catatan le
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Catatan le

Ga aa aa 3

2

2 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Datam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
8 Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan “ Catatan 23
sesudi dengan SAK,

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Page 9 OCR 0.891
Pase 0 0185

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (Ristorica! cost), v Catatan Za

biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net resiizabis value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecual untuk laporan arus kas. v Catatan 23
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: v Catatan Za

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional

Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan dan v
C) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada), v
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v
(3 Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v Catatan 3

bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan merniliki darmpak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakut dalam laporan keuangan:

2) | Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai nasa v Catatan 3
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain peda akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Labilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagairnana dimaksud dalam angka 2), catatan atas v Catatan 25

laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode

pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu

Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan

relevan untuk memaharni laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi

tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi

Yang harus dijetaskan antara lain: v Catatan 2b

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk
Gan entitas anak:

b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolkdasikan ke datar laporan keuangan
entitas Induk:

Page 10 OCR 0.876
Page 1 of 85

C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepernilikan tanpa kehilangan

Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak:

€) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi.

2) | Kombinasi bisnis

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan v Catatan 2d
untuk mengukur kepentingan nonpengendali,

b) pengakuan awal untuk goodwil:

C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk geodwill: dan

@d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi,

3) | Kas dan setara kasj

Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas den setara v Catatan 29
kas.

4) | Instrumen Keuangan
B8) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Catatan 22
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori,

(3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan:

(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan,

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan:

(6G) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan:

Page 11 OCR 0.879
b)

31

Page 11 of 85

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi kodung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal:

(2) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai:

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujusn akuntansi lindung nilai stes instrumen
keuangan derivatir, dan

(ch perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung mila,
Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:
(2) pengakuan awal Sukuk:
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(4) Penyajian pendapatan sukuk, dan
(5) penyajian amortisasi blaya transaksi.
Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk:
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:
(4) posisi penyajian Sukuk: dan
(5) akad syariah yang digunakan.

5)

Khusus Industri Perbankan

3)

b)

K3)

Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum,
Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dgelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
Lain,

Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia
dan Bank Lain.

6)

Piutang Reverse Repo

Page 12 OCR 0.864
Page 120135

Yang harus dijelaskan antare lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan
dan pengukurannya.

7)

Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yong harus dijelaskan antara lan:

@) Kelompok gblgasi rekanitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan,

Khusus Industri Perbankan
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredik yang diberikan:
(2) Dasar penyajian atas kredit:
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit,
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan
(S) Kebijakan bank akan agunan kredit,
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tegihan/kewajiban ekseptasi,
€) Agunan yang Diambil Alih
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian:
(2) Perlakuan akuntang atas niai realisasi putang/pembiayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan,

9)

Khusus untuk Industri Pembiayaan

Plutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian plutang pembiayaan konsumen: dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10)

Anjak Piutang
Yang harus dijelaskan antara Isin:

Page 13 OCR 0.903
Page 13 of 85

a) Jeng transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse),
b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan: dan

dj) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung cleh perusahaan).

11)

Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewaj
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi, dan
C) kebijakan akuntansi apatila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessar,

Catatan 2n

12)

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan
rumusan biaya yang digunakan.

Catatan 21

a) Khusus Industri Kehutanan
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi,

b) Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebegai persediaan, tanarnan belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan,

(2) Dasar penilaian dan pengukuran,

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belur menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan:

(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan

Page 14 OCR 0.880
Page 14 of 85

(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

€) Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(cl Cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan,

13)

Aset Tetap:

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

D) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap:

Cc) pengelompokan Aset Tetap:

9) metode penyusutan yang digunakan,

@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan,

9) penghentian pengakuan:

h) nilai residu, dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekononis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catitari 2j

14)

Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15)

Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16)

Pola Kerjasama
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dar bentuk kerjasama:

Page 15 OCR 0.866
Pape 15 of 85

b)

) Kebijakan akuntansi untuk setap jenis aset dan liabilitas yang timbut: dan
C) Sistem pembagian hasil, jika ada,
17) | Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain : v Catatan 2k
3) pengakuan awal Aset Takberwujud:
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:
C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:
Gd) sumber terjadinya Aset Takberwujud,
&) metode amortisasi yang digunakan:
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan
9) riset dan pengembangan (jika ada).

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual
Yang harus dijelaskan antara lain: v

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lencar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan
D) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain: v
a) pengakuan awal Properti Investasi,

D) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan
&) penghentian pengakuan Properti Investasi,

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitaksasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan, dan
e) Pertanggungan Asuranst.

2!) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2m

Page 16 OCR 0.882
Page 16 ol 85

Yang berus dijelaskan antara lain:

8) kebentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
penurunan nilai: dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dani pembalikannya.

22) | Khusus Industri Perbankan v

Liabilitas Segera

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabiltas segera.

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan: dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.

Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

D) Penjelasan atas simpanan dari bank lain dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan

b) Perlakuan akuntansi stas premi atau diskonto,

23) | Provisi v Catatan 2t

Yang barus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

zaj | Utang Repo P3
Yang harus dijelaskan antara lam unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.

Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan:

Page 17 OCR 0.909
Page 17 of 85

C) Metode penyusutan prasarana PLH: dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan)
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan

engan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi:

€C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode arnortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) Metode penyusutan prasarana PLH.

2m

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lam:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait,

Catatan 2p

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase

penyelesaian

Page 18 OCR 0.910
Page 18 of 88

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi

(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belurn merupakan

pendapatan,

(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.

(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

(db) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate

Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate:

(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini,
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

28)

Program Loyalitas Pelangan
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29)

Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

Page 19 OCR 0.841
Page 19 of 85

€) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata

uang asing,
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Barelasi v Catatan 21
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasij

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan

31) | Hibah Pemerintah v
Yang harus dijelaskan antara lainkebjakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan v Catatan 2r, 28
Yang harus dijelaskan antara lain:

B8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhany
b) ketentuan mengenai saling hapus:

C) pengakuan dari pengukuran aset pajak tangguhan, dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (|labilitas) pajak tangguhan.

33) | Imbalan Kerja v

Yang harus dijelaskan antara tam: Catatan 2g

a) jenis Imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan)

b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan
oleh Perusahaan,

Cc) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian,

34) | Saham Treasuri vV
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pernbelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham v

Yang harus dijelaskan antara tamkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi v
Yang barus dijelaskan antara lain:

Page 20 OCR 0.873
Page 20 of 85

aj) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas, dan

CJ) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas,
Catatam: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman v
Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian.

38) | Segmen Operasi v Catatan 2w
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk
mengdentifikasikan Segmen Operasi,

39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2v

Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba
(rugi) per saham dilusian,

& Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

a. Aset
1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:

&) rindan jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata vang
asing,

C) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaparanj dan

«it

G8) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signffikan yang tidak dapat digunakan oleh v
kelompok usaha disertai pendapat manajemen,

2) | Khusus Industri Perbankan

&

a) Kas v

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

bD) Giro pada Bank Indonesia v
Yang harus diungkapkan antara sin:

Page 21 OCR 0.862
2

Yage 21 0185

dalam mata uang original): dan

Ketentuan Giro Wajib Minimur (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat pertode pelaporan.

(1) Rincan jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis rnata uang (nilai

Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

Rindan jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata vang:

ta)
42)
(3)

ta)
(5)

Jumlah penyisihan penurunan nilai:
Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro,

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai
Tubungan istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan
Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan milai.

ala.

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

aa)
(2)

3
(9
(5)

(6)
(7
(8)

(9)

Rincian jumlah penernpatan berdasarkan jenis dan mata uang:

Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (mpaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired),

Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok):
Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

Rincian jurnlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga:

Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

Jumlah dana yang tidak dapat dicawkan pada bank bermasalah, bank beku
operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan

Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan ndai,

MMA MEMBER MAN A BRA

ai

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan entara lain:

Catatan 5

Page 22 OCR 0.842
Page 22 of'85

a) Jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

8) jumlah piutang menurut debitur,
C) jumlah piutang menurut mata uang:
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai:

€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara indiwdual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

") pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:

G) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan,
Ih) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan
U) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditranster, meliputi:

(L) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh ternpo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian, dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).
4) | Khusus Industri Asuransi
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur:
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas,

0) Piutang Koasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah ptutang koosuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

Cc) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan, dan
(3) Jurnlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

«

1
Catatan 3

KN KM

KIKIL Kat

Page 23 OCR 0.865
Page 23 of 85

d) Piutang Hasil Investasi

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

Ki) Pemisahan entara piutang kepada pihak beretasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan selvabilitas.
5) | Khusus Industri Pembiayaan v

a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah piutang rpenurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dam lain-lain):

(2) Rincian umur dari angsuran pemtxyaan konsumen,
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan,

(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan stau digunakan sebscat
jaminan atas utang,
b) Tagihan Anjak Piutang v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jurniah tagihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo daa jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan v
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 24 OCR 0.875
Page 24 of 85

(1) Ringan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sarnpai lima tahun
(C) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(8) nilai residu yang tidak dijarnin yang diakru sebagai manfaat lessor,
(5) akumulasi penyisihan plutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,
(6G) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalami periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumtah agregat pembayaran sewa mininum masa dapan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut,

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(C) letah dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan nada periode: dan

(3) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi v

Yang harus diungkapkan antara tai:

a) Jumiah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,
7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan v

Page 25 OCR 0.866
Page 28 of 85

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak

konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dinnci dalam bentuk tabs' yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi

b) laba yang diakul:

Cc) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) | Piutang Reverse Repo v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rindan mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan,

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek,
C) Nama pihak/counterparty:

d) Lokasi Efek jaminan:

6) Tingkat bunga piutang reverse repoz

1? Codangon kerugian penurunan nilai (Jika ada): dan
@) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) | Agunan Yang Diambil Alih v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalh:

b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-blaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
denda kepada pihak lain.
Li) | Piutang Lain-Lain V Terdapat plutang lain-lain
namun, tidak
diungkapkan lebih rinci
pada catatan laporan
keuangan konsolidasian

Page 26 OCR 0.870
Page 26 of 85

karena nilai dibawah 5Ye

dari total aset.
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jurnlah piutang,
b) Jumlah Cadangan Keruoian Penurunan Nilai (CKPN): dan
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan.

12)| Aset Keuangan Lainnya v
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

(2) laba ateu rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
urituk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempa:

(5) peringkat Efek utang berikut narna pemneringkat Gika ada),

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:

(7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan:
te) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:
(b) alasan reklasifikasi: dan

(c) sisa Investasi dalam kelompok dimJiki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Uabilitas
atau habilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
@ipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset

Page 27 OCR 0.888
Page 27 of 85

keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan

(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hinggs jatuh
tempo.

13)

Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan

0) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

Le

14)

Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah,

b) tujuan model usaha yang digunakan,

€) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
9) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan,

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

8) Ringan jumlah nominal dan nilai pasar sfek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

€) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

2) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprenensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

1?)

Khusus Wesel Tagih

Page 28 OCR 0.871
Page 280185

Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,

jatuh tompo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18) | Khusus Industri Asuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.
19) | Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: v
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:
b) Tingkat suku bunga.

20) | Khusus Industri Perbankan v
Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka
waktu serta kolektibilitas:

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:
(3) Ringan jurnlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan

8 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

Ll Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

3) Rasio kredit bermasalah terhadap junah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
Jurniah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitasj

» Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpman,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pernbelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada)

k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimurn Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia:

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai,

Page 29 OCR 0.863
Page 29 of 85

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempoj

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
Gan mutasi selarna periode berjalan,

Cc) Rincian jumlah tagihan dan labilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)| Persediaan

a) Yang harus diungkapkan entara lsin:

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat memurut klasifikasi v
yang sesuai bagi Perusahaan:

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya v
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakul sebagai beban selama periode berjalan, v

(4) jumlah setiap penurunan nial yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan vV
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan)

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakul sebagai v
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalarn periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang v
diturunkan

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang “
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(W jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(IU) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan v
dijaminkan, dan

&

Catatan 6

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

Page 30 OCR 0.877
Page 30 of 85

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus v
diungkapkan antara lain:

(1)  Nakanan dan minuman,
(2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat v
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

ta) Tanah Matang,
(b) Unit Bangunan: dan
(Ch Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jurrtah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan v
Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan, dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang
€) Khusus Industri Media vV

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Materi prograrn : lokal, impor (media televisi),

(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak):

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
"Khusus Industri Rumah Sakit v

Page 31 OCR 0.864
Page Jl of 85

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan:
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9g) Khusus Industri Peternakan F7

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

fa) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.

(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

la) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan temak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasikan,

(b) Rekonsikasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas bewan ternak telah menghasilkan:

(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(@) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nila! pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup:

(W) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakt, periu dibuat cadangan kematian
atau rnetotde penghapusan langsung,

(oa) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan
th) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

jaminan,
23) | Pajak Dibayar Di muka v Catatan 16a
Yang harus diwmgkapkan antara lain:
a) rindan menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan v

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. vV

Page 32 OCR 0.865
Page 32 of 85

24) | Biaya Dibayar Dimuka Catatan 7 dan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v
Yang harus diungkapkanantara lain:
(L) uralan dari aset yang dinvliki untuk dijual atau kelompok lepasanj
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,
(3) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belurn dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dan aset yang dimiliki untuk
Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
1 yumlah tercatat aset tersebut sebelum aset ateu kelompok tepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimilid untuk
dijual: dan
&. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk bidak rnenjual:
(b) ursian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut, dan
(cl) darnpeknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain : Teten 24
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
€) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan ndai v
secara IndWwidual dan Kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilal: v
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v

Page 33 OCR 0.861
Page 33 of 85

27) | Investasi pada Entitas Asosii

3) nama entitas asosiasi:
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh sgnifikan, beserta siasannya:
C) Maitercatat dan Milal Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya

G) ringkasan informasi keuangan entitas esosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

&) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki letih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investes secara lengsung
atau tidak langsung:

?) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalarn menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosissi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

H bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain

jh labilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asostasi dan

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabiktas, Pendapatan, dam laba atau rugi.

28) | Khusus Industri Konstruksi
Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal:

Page 34 OCR 0.862
Page 34 of 85

b) Penyisihan periode berjalan,
C) Realisasi yang dilakukan setarna periode berjalan: dan
d) Saldo akhir.
30) | Khusus Industri Jalan Tol v
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan
(d) Rekiasifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.
31) | Khusus Industri Perkebunan v
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan

(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanarnanj

(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir,

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:

(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan setarna paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasikan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan
Ii, Biaya langsung

(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar biasa

IL Pengurangan tahun berjalan

U, Jumlah yang direktasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

Page 35 OCR 0.896
Page 35 of 85

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma), dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasrna.

32)

Khusus Industri Peternakan
Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:

3
b)

0
ag)
e)
n
9

n
»

n
k)

Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

Rekonsikkasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

Milai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

Wilai hewan ternak tiap kekmpok berdasarkan kokasi/area peternakan:
Kondisi hewan ternak,

Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

Nilai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)

Properti Investasi

3)

Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi:

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan:

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir:

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi:
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang

menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
pencde tersebut: dan

Page 36 OCR 0.881
8)

c

@

Page 36 of 88

(Cc) perubahan kumulatif dalarn Nilai Wajar yang diakui dalarn laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, perneliharaan atau peningkatan,
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan mode' Nilai Wajar, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf fa) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
perode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
ditaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali: dan

(b) penyesuaian signifikan lsin.
Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain

pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) umur manfaat,
(2) rekonsikasi jurnlah tercatat bruto dan akurnulasi penyusutan Properti Investasi

pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi,

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
Nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku)

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi,

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian,

(4) hambatan kelanjutan penyelesalan:

Page 37 OCR 0.884
Page 37 of 85

(5) jumlah pengeiuaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalarn hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan :

(la) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
34) | Aset Tetap v Catatan 9
Yang barus diungkapkan antara lain:
@) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan kangsung danjatau aset sewa pembiayaan
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,
C) jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periade penyajian dan alokasi beban
penyusutan)
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan v
ekuitas (jika ada): v
@) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:
N jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalarn laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:
9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jurnlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhtungan pajak menggunakan jumlah revaluasianj
(3) name Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandwnya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara 4
lain:
(LI) Andian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nila' kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,

WR

Page 38 OCR 0.848
Page 38 of 85

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika sda).

(S)jurdah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan dan

(6) dalam hal terdapat karstalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

| Pengungkapan lainnya antara lain:

(1) jumlah tercatat Asot Tetap yang tidak dipakal sementara: v

(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan, v

(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dibentikan dari penggunaan aktif dan tidak
Mikiasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: v

(9) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apalila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yeng
dibentikan pengakuannya,

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dan hibah, agar diungkapkan jenis
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan)

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap,

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai: v

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan v
alasan penjaminan, dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan v
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang barus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian aset menurut jenisnya, sepertij aperated acreage, unoperated screage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabet yang memuat penjelasan tentang |
(8) Lokasi penambangan,

LL

ba

Page 39 OCR 0.875
Page 39 of 48

1b) Saido awal untuk masing-masing tokasi:
(ce) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Oalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan,
36) | Aset Tak Berwujud v Catatan 10
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) Jumlah tercatat bruto dan akumwlasi amortisasij

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pas laporan laba rugi
komprehensif:

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal Han akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kuaifikasian, maka harus diungkapkan:
(di) jumlah biaya pinjaman yang dikaptalisasi selama periode berjalanj dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi

@) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
terareed untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
tas,

penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

@) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilal Wajar pada pengakuan awal atas asot-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya: dan

(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Tekberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labditas,

i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj

j) Aset Takberwujud disajkan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan pendalan terakhir,
(3) Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi:

Page 40 OCR 0.880
Page 40 of 45

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(5) jurniah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

37

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a)

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang rmemuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:

(2) Penambaban dan pengurangan:

(3) Saldo akhir.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain:

(1) trindan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan

(2) Jumlah aset, llabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang.
Yang harus diungkapkan antara lain:
(3) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Bxsya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) saya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya)

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan mass
produksi, mefiputi penjelasan :

(la) Alasan terjadinya penundaan,

(D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimwainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asurnsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

Page 41 OCR 0.877
Page 41 of 85

d) Biaya Pengembangan Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
tb) Saldo awal:
(c) Penambahan/pengurangan,
(d) Armortisasi, dan
(e) Saldo akhir.

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan:

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengerni
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan,

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

(a) Alasan terjadinya penundaan:
(bj) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dari
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dan Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest,

Cabilitas

8)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jumlah utang usaha yang dipsahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

D) junvah utang usaha menurut mata uang: dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

&

Catatan 12

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,
(3) jurniah yang berjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan:

Page 42 OCR 0.895
Page 42 of 85

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selarna periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berialunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:

(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi:

(?) Indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimena ditnaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
Utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterirna dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut.

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

Catatan 14

4)

Khusus Industri Perbankan

Liabilitas Segera

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rindan berdasarkan jenis dan mata uang: dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.

5)

Utang Repo

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo,
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek.

6)

Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pas ini antara lain Tabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dinnci dalam bentuk tabel

yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

5) laba yang diakul:

C) kerugian yang dialami, dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

7

Khusus Industri Perbankan
3) Simpanan Nasabah

Page 43 OCR 0.889
Page 43 of 85

Yang harus diungkapkan antara lam rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:

(1) Rincan berdasarkan mata uang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

(3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito,

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkanj dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.

b) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lam:

(1) Ringan berdasarkan jenis, mata yang, dan jangka waktu:

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:

(4) Jurniah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir

atau dijarminkan,

8)

Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
8) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung,
(3) Jumlah utang klaim menurut genis asuransi, dan
(3) Jumlah utang menurut mata uang,

€) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 44 OCR 0.865
Page 44 of 85

(4) Jurnlah menurut jenis asuransi,

(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jurmiah menurut program asuransi,
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan,

(3) Pemisahan antare premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Motode perhitungan yang digunakan dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan aklsir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan,

€) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jurvah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumiah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
!) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Perusahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumah berdasarkan reasuradur,
(3) Jurntah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(S) Jurnlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jurnlah menurut jenis mata uang: dan
(3) Jurnlah menurut jenis asuransi,

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

Page 45 OCR 0.855
Page 45 of 85

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham:
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Sakso menurut usia,

9) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Catatan 17
Yong barus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.
10) | Utang Pajak v Catatan 16c dan 16h

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) jenis dan jumlahnya: dan

b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

L1)| Khusus Industri Pembiayaan v

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jurnlah liabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse, dan

8) Jumlah beban tangguban, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta Ikatan
penting lainnya yang diatur dalarn perjanjian anjak putang.

12)| Khusus Kontrak Konstruksi v

Uang Muka Kontrak

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah vang muka kontrak yang diterima

13)| Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang v Catkan 18
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai
Gengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
Giatur dalam Checklist ini.
14) | Liabilitas Keuangan Lainnya v Catatan 24
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk llabilitas keuangan lainnya berlaku untuk llabiltas

keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: v
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara v
pihak ketiga dan pihak beretasi:
(3) Yang harus diungkapkan antara lain: v Pr

(la) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori:
(b) laba atau rugi neto pada sedap liabilitas keuangan, dan

Page 46 OCR 0.882
Pawe 46 of BS

(Cc) kejadian penting lsinnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default),

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasdan
yang terkait,

(3) Jumlah Keuntungan atau kerugian bersih stas pengahhan aset yang diakui
selarna periode tersebut dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
@irestrukturisasi.

KE R K

15)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lapasan yang dimiliki untuk dijual.

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelampok lepasan yang
dimnikki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual,

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uang: dan

Cc)  2minan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

Cetatan 24

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

Catatan 15

Page 47 OCR 0.854
Page AT of 45

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:
&) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: v
EC) tanggal jatuh tempo: v
d) jumlah bagan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, v
€) penjelasan tentang fasiltas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya: v
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman
Gg) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
h) — jamunan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: vw
I)  bersyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, v
pembatasan rasio tertentu, dan/atau perbatasan perolehan utang baru: dan
jl pengungkapan informasi sehubungan dengan liabiltas berbunga jangka panjang yang v
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laperan
posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(L) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting,
20) | Utang Sewa Pembiayaan v Catatan 18
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pernberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa aa eng tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk satiap periode berikut
(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari $ (Ilma)tahun,
€) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut:
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (subicase) masa depan yang diperkwakan

akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

Page 48 OCR 0.882
e)

Page 48 of 88

keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan

penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kantinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnyaj dan

(3) pembatasan-pembatasan yana ditetapkan dalam perjanjian sewa.

21)

Khusus Industri Perbankan

a)

b)

t

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus diungkapkan antara tai:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun)

(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan perneringkat:
(5) Jurntah amortisasi pada tahun berjalan:

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggai jatuh ternpo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenenceatas surat berharga
yang diterbitkan.

Pinjaman Diterima
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang,
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu

perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dar tingkat bunga pasar rnaka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 49 OCR 0.839
Page 49 of 85

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penuninan nilai
komitmen dan kontinjensi,

22)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Ulabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal:
(2) Penyisihan yang dibentuk:
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan
(4) Saldo aktur.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan,

C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keyangan:

d) Apabila datam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
nan sri tambarg, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah)

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:

(L) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan ,
(3) Saldo akhir.

23) | Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 17
B8) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain:
(L) gambaran umum mengenai jenis program. y

(2) rekonsiliasi sakdo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
Giatribusikan ke dalam:

la) biaya jasa kini:
(0) biaya bunga,
(C) Iuran oleh peserta program,

Page 50 OCR 0.864
(3)

(4)

(5)

(6

(d)
te)

On
(9
In)
W
W

Page 30 of 45

keuntungan dan kerugian aktusrial:

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian)

imbalan yang dibayarkan:

biaya jasa lalu:

kombinasi bisnis,

curtallment: dan

penyelesaian.

analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dani program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
Seluruhnya atau sebagian didanai:

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setisp hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

ta)
(0)
tc)

td)
te)
ul
ta)
tm)

hasil yang diharapkan dari aset pregram:

keuntungan dan kerugian aktuarlalj

perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

luran oleh pemberi pekerja:

luran oleh peserta program,

imbalan yang dibayarkan

kombinasi bisnis, dan

penyelesaian:

rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset pregram sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabiltas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

ta)

(bo)
(ce)

td)

te)

keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan
posisi keuangan:

biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

Nilai Wajar pads akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan:

total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

Page 51 OCR 0.880
»

(8)

(3

Page SI of 85

(a) biaya jasa kini,

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program),

(d) hasil yang diharapkan dari sebap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK,

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10y (sepuluh per seratus),

(P) biaya jasa lalu:

(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK,

jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprebensif lain yang akan diakui

segera dalam saldo laba, meliputi:

fa) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan

(b) dampak dari batasan dalam SAK:

jumlah kurnulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada

pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan bit pa emil dan

kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK,

persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nitai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utarna dari aset program, yang mencakup,

namun tdak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan

seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

ta) setiap kategori instrumen keuangan mulik Perusahaan: dan
(Bb) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan)

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian

yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk darmpak kategori
utarna dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak

penggantian yang diakul sebagai Aset:

(13) Asurnsi aktuarial utara yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan

dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel leinnya, termasuk:

ta) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan:

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

Page 52 OCR 0.879
Page 82 of 85

(gd) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif

sebagai dasar untuk kenakan imbalan masa depan):

te) tingkat tren binya kesehatan: dan

(f) asumsi material lain yang digunakan dalarn aktuaria: v

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren

biaya kesehatan yang diasurnsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan kamponen biaya bunga dari baya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(D) akumulasi kewajiban mmbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(Cc) Dalam hal program dicperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat

tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu v
angka persentase dalam lingkungan inflesi yang rendah.

(18) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari:
(a) nilai kini kewajiban Imbalan pasti, Nai Wajar aset program dan surplus atau
Gefisit pada program, dan
tb) penyesuaian yang timbul pada:
fi) liobilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari
Nabihtas program pada akhir periode pelaporan, dan
(W aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari set v
program pada akhir periode pelaporan ,
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari

luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan

dimulai setelah periode pelaporan: #
(17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas

sepangendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi blaya Imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(U) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dempak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruta)
butir (1) mencakup penjelasan praktik Inforrnal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif terrmasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Page 53 OCR 0.874
Page £3 of85

(in)yika Perusahaan mencatat Iuran yang terutang untuk periode sesual SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14),
dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan
Jumiah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti.
Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) 'uran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24)

Utang Obligasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

8) rindan mengenai jenis, nilsi nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pernbayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya:

b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek:

C) jumlah bagian yang akan jatuh ternpo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

€) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

#) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan,

9) kejadian penting leinnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi delauit):

dan
nh) persyaratan penting lainnya,
25) | Sukuk

8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan,
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(3) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan

Page 54 OCR 0.870
Page 54 of 85

(d) besaran imbalan (untuk Sukuk Ijarah):

(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah):

(WM rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atyu pembayaran imbalan
atau bagi hasil:

(9) jangka waktu:

(h) tujuan penerbitannya: dan

(W persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan name Perusahaan Perneringkat Efek,
(3)bursa tempat Sukuk dicatatkan)
(4)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S) narna Wak Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,
(S)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default),

26)

Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual setara periode pelaparan

b) tujuan perolehannya:

€) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (rnisalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan, dan
M) persyaratan penting lainnya,

27)

Obligasi Konversi

Yang barus diungkapkan antara lain:

a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

Page 55 OCR 0.879
memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:

d) jurntuh obligasi yang belah dikonversikan dan dampak dilusinya:

e| peringkat dan nama Perusahaan Perneringkat Efek,

H jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulany
Gg) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

1) kejadian penting lainnya antara tain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kendisi default):

ih) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli:

k) komponen Liabsitas dari obligasi konversi,

keberadaan fitur derivatif melekat, dan

m) persyaratan penting lainnya

Ekuitas

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain -
8) Bagi setiap jenis saharn, antara lain:
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan aklir perode,
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak cesi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:

€) Susunan pernegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu!

(1) Pemegang saham yang memiiki 596 (lima perseratus) atau lebih,
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan
(3) Pemegang saham lainnya,

d) Dalam hal terjadi perubahan rnodal saham dalam periode berjalan:

(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan

KL

Catatan 19

Page 56 OCR 0.846
Page 56 of 85

danfatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum

Pernegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak v
Mernesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modsi saham, antara lsin dalam rangka ekspansi, v
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, v

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar
Gisebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efak,

2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Catatan 20
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rindan jumlah tambahan modal disetor: v
b) Uratan sumber agio saham,
EC) Rindan biaya crnisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas:
d) Uraian mengenai sifat dar asal selisih kurs atas modal disetor:
@) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v
1? Pengungkapan untuk selksih nilai transaksi dengan entitas sepencendali, antara lain:
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,
(3) Tanggal efektif transaksi:

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut,

(S) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan v
yang terjadi vV

(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima) dan

(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang membenkan Informasi antara lain:

la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali, v

(db) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Uabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan:

(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi, dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, v

Tk Ki

Su.

Page 57 OCR 0.857
Paye ST of 85

3) | Sel v

lisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan,
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) PRO: selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian,

lan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4) | Saham Treasuri v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

€) Tanggai dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

d)  Tanogel dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara
harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan

e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham tressuri.

5) | Saldo Laba v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):

b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait,
dan

Cc) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan,
6) | Waran v
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj

b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:

C) mlai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa),

d) junlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan
@) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

Page 58 OCR 0.874
Page 88 of 85

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenal perubahan masing-masing
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

& | Kepentingan Nonpenonadat v Tandan piutang lain-lain
Yang barus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendan atas diungkapkan lebih rinci
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau pada catatan laporan
tidak langsung pada entitas induk, keuangan konsolidasian

karena nilai dibawah 5Yo
dari total aset.
d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan
Yang barus diungkapkan antara lain :

Ba) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selama periode, v Catatan 21

termasuk pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti, dan/atau

(5) Dividenj

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuhuh

perseratus) dari pendapatan: v
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup

dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v

berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
€) Khusus untuk koritrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v

(1) Pendapatan kontrak konstruksi:

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,

(b) Metode yang digunekan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan

(ce) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak:
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan:

Page 59 OCR 0.859
Page £9 of 85

(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelai i

|
(b) Jumlah uang muka yang ditanmaj dan
(C) Jumlah retensi:
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Labsitas:
"Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara
terpisah, antara lain: v
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan)
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya) dan

(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdin dari:

(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait, dan
(c) Total pendapatan neto.

2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v
Ketentuan Tarif

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tanf,
C) Masa berlaku tarif:

d) Besaran tarif, dan

8) Perjanjian lain yang terkait.

3) | Khusus Industri pembiayaan v
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang: dan

C) Pendapatan sewa.

2) | Khusus Industri Rumah Sakit v
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:

Page 60 OCR 0.837
Page 60 of 88

pem a oeaa an aa samngani 4 TT Tab TI tee TA IT tangan |

b) Subsidi tidak mampu: dan

€) Selisih pertutungan klaim,

5) | Khusus Industri Transportasi “

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

9) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi)

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi,

C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan, dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
Gan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

6) | Khusus Industri Telekomunikasi v

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa

telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan

pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi: v

Pendapatan Premi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok prem bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang bslum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
B) | Khusus Industri Jalan Tol: “
Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi:

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejurniah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9) | Khusus Industri Perbankan v

Pendapatan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 61 OCR 0.875
Page 61 of 85

Pendapetan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :

a) Obligasi Pemerintah,

b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui
C) Efek-efek: dan

d) Penempatan nada Bank Indonesia dan Bank lain.

10) | Beban Pokok Penjualan Catatan 22
Yang harus diungkapkan antara Win:
B) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: v

(1) Biaya bahan baku:

(2) Biaya tenaga kerja: dan

(3) Biaya overhend

ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persedisan:

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1036 (sepuluh perseratus) dari v
pendapatan, dan

€) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. “

11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Beban Departementalisasi/ Beban Operasional

Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahan:

b) Beban jasa pelayanan:

EC) Beban pegawai:

d) Beban penyusutan sarana medis:

e) Beban pemeliharaan sarana:

1 Beban asuransi:

G) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi: “
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 62 OCR 0.887
Page 62 of 85

Rindan dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
ternpa, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

C) Komisi Neto
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban kormnisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis Investasi.

13)

Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi,
bj Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14)

Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

2) Beban penjualan:

b) Beban distribusi, dan

c) Beban umum dan adrninistrasi.

Catatan 23

15)

Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

D) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16)

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai

Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Permbiayaan Konsurnen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pemtxayaan

Page 63 OCR 0.874
17)

Page 63 of 85

Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya,
5) rincian dan jumlah Beban Iwnnya.
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :
(1) biaya pinjaman meliputi:

la) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif,

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang
berlaku: dan

5

(C) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata usng asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesualan terhadap bunga:
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
fa) rugi penurunan nilal dari kuotasi atas Investasi bersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalu laba
rugi: dan

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nitai,

d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :
tt) ben-nyi hore laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan

(2) Bagan laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah.

Lu

Laporan Laba Rugi dan

Penghasilan Komprehensif
Lain Konsolidasian

18)

Khusus Industri Perbankan

3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jurnlah berdasarkan jenis aset keuangan.

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19)

Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud,

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan — Komprehensif
Lain Konsolidasian

Page 64 OCR 0.881
Page 64 of 85

b) keuntungan dan kerugian aktusrial atas program manfaat pasti, 1

Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: v
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: v
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka

lindung nilai arus kas, dan v
N bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. v

20) | Pajak Penghasilan

Yang harus diungkapkan antara lain :

8) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
(1) beban (penghasilan) pajak kini: v Catatan 16

(2) penyesusian yang diakui peda periode atas pajak kini yang berasal dari periode v
taluj

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(a) jurniah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tan v
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baruj

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya v

atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan v
penurunan sebelumnya atas aset pajak tengguhan, dan
(7) jumlah beban (penghasian) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan v

kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan v
atau dikreditkan langsung ke ekuitas,
C) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif 3
lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi
dan/atau Ventura Bersama,

d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam v
satu atau kedua bentuk berikut ini:

Page 65 OCR 0.871
Page 65 of $5

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi

dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, v
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

€) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat v
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan:

@) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,
Cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas llatxlitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

hb) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan
(3) laba kena pajak:

perhitungan beban dan Ilabiftas pajak kim dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

f) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPn Badan,

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensosi: v
(1) jurnlah aset dan Habilitas pajek tangguhan yang diakui pada laporan posisi

keuangan untuk periode sajian, dan “
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi,

apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liatilitas

pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan, v

ID) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: v
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,

bersama dengan jurnlah terkait untuk setiap perlode sajian v

mi) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pernegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
urituk Terbit namun tidak diakut sebagai Labilitas dalam laporan keuangan:

tc cet

Page 66 OCR 0.855
Page 66 of 85

n) — uratan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi v
bisnis,

O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
dset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari aa perban berbadan termperur Kam pagu
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang

mengakibatkan diakuinya asot pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian

Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 27

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersetiut v
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham,

b) jurvah rata-rate tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut,
Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham)

€) Instrumen (termasuk saharn yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi
mendilusi laba per saham Gasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam v
penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antdilutif
untuk periode sajian,

G) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,
selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham bxasa atau Instrumen v
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

€) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. v

22)| Transaksi Pihak Berelasi v Catatan 24
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 67 OCR 0.865
Page 67 of $5

Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang

jumlahnya: v

(3) letih dari Rp 1.000.000,000,00 (satu miltar rupiah) untuk transaksi dengan
Orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau

(2) lebih dari 0,599 (nol koma Iirna perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atsu anggota keluarga terdekat meliputi
nama, sifat dan hubungan dengan pihak bersiasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud,

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sfat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk #
komitmen, yang dipertukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v
terkait:

(2) jumlah sakdo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabiltas, v
termasuk komitmen, dan:

(2) persyaratan dan ketentuannya, termasik apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(db) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian
penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait v
dengan jumlah saido prutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v
dilakukan pembentukan)

Gd) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas:

(3) entitas anak,

(4) entitas asosiasi,

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer,

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

Page 68 OCR 0.868
Page 68 of 85

&) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang jugs sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek:
(2) Imbalan pascakerja:
(3) Imbalan kerja jangka panjang kainnya:
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham.
1) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan:
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,

signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.

23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v Catatan 30
@) Mata uang asing yana dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional,
b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian aset dan liatilitas moneter dalam mata uang asing serta ekulvalennya
dalam mata uang fungsional,

(2) posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjengka dan ekuivalen dalam mata ueng fungsional:

(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi)
Gan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode,

24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v

Yang barus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nilal yang diakul atau dibalik selama penode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwil atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nila,

.

KK ta tt

Page 69 OCR 0.897
Page 69 of 85

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selarna periode tersebut.

dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
penode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalarnnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik,

(4) goodwi! yang telah diakui rugi penurunan nilainya,

(S) Jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut, dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan ndai atas aset revaluasian yang diakul dalam
pendapatan komprehensif lain selarna periode tersebut.

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (t) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan “v
Periode Lalu
a) Perubahan Estirnasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang, Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lsin :
(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan Informasi yang andal
dan relevan,
(3) jumiah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusianj
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan pericde-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

Page 70 OCR 0.876
(5)

Page M0 of 85

keadaan yang membuat penerapan retrospekbf tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk perlode-perlode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
(2)

(3)
(5)

sifat dari kesalahan periode lalu:

jurnlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

jumniah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

26)

Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1)
(2)
(3)

(G3)
(5)

nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
tanggel akuisisi,

biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akurmulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diparoleh,

alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakutsisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui:

Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akussisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

kesepakatan imbalan konbinjensi dan aset indemnifikasi:

ka) jumlah yang diakui pada tanggal akutsisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan junvlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
Gapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
Gapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

Page 71 OCR 0.860
(9)

(10)

G1)

(12)

(43)

(14)

(15)

Page 71 of85

Perusahaan barus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan

kelompok utama piutang, rnisalnya pinjaman yang diberikan, sewa pemblayaan

langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

la) Ndai Wajar putang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuksisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

Jumiah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk sebap kelompok utama2 Aset

yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

setiap liabiltas kontinjensi yang diakui pada Wilai Wajar:

(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ckanormni terjadi,

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalarn hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan: den

te) jumlah estimasi penggantian yang akan diterirna dengan menyebutkan
jurnlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,

dalam hal Ilabilitas kontinyensi tidak diakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakulsisi mengungkapkan:

la) Informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas dak dapat diukur secara andal,

dalam hal pembelian dengan diskon:

ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pes dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi mernilie kurang dan 10096

(seratus perseratus) dan kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akussisi:

la) jumlah dan kepentingan nonpengendal pada pihiak yang diakuisisi, yang
diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diskulsisi yang diukur pada Ndai Wajar:

dalam bal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Page 72 OCR 0.870
v

Page 72 of 85

la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dan kepentingan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakussisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut:
(16) Informasi sebagai berikut:
la) jumlah pendapatan dan leba atau rugi dari pihak yang diakwisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalarn laporan laba rugi komprehensif
pada periode petaporanj dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

"nforrnasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif

material:

(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakul dalam laporan keuangan kembinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombenasi bisnis belurn selesai:

(b) Aset, Labilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awainya belum selesai, dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan periade pengukuran yang diakui
selama periode pelaporan

(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, ateu
sampai dengan Perusahaan rmenyelesaikan Ilabilitas imbalan kontinjensi atau
liabilitas tersebut dibatalkan stau lewat waktu, maka diungkapkan:
ta) setiap perubahan dalarn jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan

yang timbul selama penyelesaian,

Page 73 OCR 0.871
Page 73 of 85

(3)
(4)
(5)

(b) setiap perubahan dalarn kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut: dan

(C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensij

Nabiltas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada:

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwili pada awal dan akhir periode pelaporan:

Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau lisbilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada perode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya: dan

(B) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis, dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
Gengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

163)
(2)
3)

»

Jumlah harga yang dibayarkan:

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

jumlah aset dan llatititas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

21

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada levei segmen,
(1) Informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengktentifikasi

segmen dilaporkan: dan

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
d e

Catatan 2W dan 28

Page 74 OCR 0.889
Page 74 of 88

(2) informasi rmengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban
tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segrnen dilaporkan, serta dasar v
pengukurannya:

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, Ukuran laba atau rugi segmen
dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan:

b) pengungkapan pada level entitas

(1) Informasi produk dan jasa
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap v
kelompok produk dan jasa yang serupa.

(2) Informasi wilayah geografis
(ah Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1 negara domisili Perusahaan: dan

II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:
| negara domisili Perusahaan: dan

II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan merniliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. “

(3) informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal
mencapai 10 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,
Perusahaan harus mengungkapkan:

la) fakta:

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan

(c) 'dentitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut,
28) | Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 75 OCR 0.884
Page 75 of 88

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, Cara, dan waktu pelepasan dari aset dan hiatxlitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
@ihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi

komprehensif meliputi:

la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelurn pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan

(8) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitss operasi, Investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan

(3) jurnlah penghasilon dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yatu untuk lindung nilat atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi:

b) Perusahaan yang menmliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

li) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, kornoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (oounterparties):

(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanpga' laporan posisi
keuangan,

(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan,
(6) pos Aset dan/atau Llabilitas yang d#indung nilai: dan
(7) persyaratan penting lsinnya.

C) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

Page 76 OCR 0.888
Page 76 of 85

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dirnaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan

antara lain:

3) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Latslitas tersebut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalarn laporan posisi
keuangan, dan

b) Werarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar
aset keuangan dan llabilitas keuangan.

Catatan 26

31)

Dividen

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan:

b) jumlah utang dividen untuk:

(L) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen peeferen kumulatif yang tidak diakui.

Catatan 19

32)

Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari Iabditas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah:
B) jurnlah egreget dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
€) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemdikan dalam pengendalian bersama entitas, dan

d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

Page 77 OCR 0.839
Page 77 of 88

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan

(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, lIlabilitas jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.

33) | Perikatan dan Kontinjensi v

a) Perikatan

Yang harus diungkapkan antara lain -
(1) perikatan yang meliputi:

(a) perjanjien sewa, keogenan dan distribusi, bantuan mansjernen dan teknis,
royalti, dan lisensi, diungkapkan:

L pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
IL periode berlakunya perikatan,
IN, dasar penentuan kompensasi dan dendaj
Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
“.  pembatasan-pembatasan lainnya,
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk Investasi, diungkapkan:

| pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:
8 perlode berlakunya perikatanj
@. nilai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah dircalisasi: dan
Iv. sanksi-sanksi)
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antars pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(c) periode berlakunya jaminan: dan
(d) mulai jaminan,
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas LYC, cerukan bank, dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :

Page 78 OCR 0.868
Page 78 of 85

(1) perkara atau sengketa hukum,

diungkapkan:
la) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan,

(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion):
dan

(d) dampak keuangan:

(2) Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya)

(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya, dan

(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau habilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus
keluar sumber daya, dan

td) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

34) | Khusus Industri Perkebunan v
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmaj

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan)

@) Kak dan Ilabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
€) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan

() Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35) | Manajemen Risiko Keuangan

Page 79 OCR 0.881
Page 70 of 85

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidek terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis urnur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tdak mengalami penurunan nilar,

(2) nsiko likuiditas, antara lain:

(a) analisis jatuh tempo untuk Wabilitas keuangan denvatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk
pemahaman terhadap periode arus kas: dan

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasor, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdarnpak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan

(9) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari

Instrumen keuangan.

Catatan 25

36)

Khusus Industri Perbankan
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adaguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan rnodal pada tanggal laporan
posisi keuangan,
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

b) Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain!
(&) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan:
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek ktrssus yang mendasari perhitungan posist devisa neto,

C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum.

Page 80 OCR 0.846
Page 80 of 85

Yang harus diungkapkan antara lain di hukum yang — jaminan atas dana

pihak ketiga di bank.
d) Aktivitas Fiduciary v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduaaryyang
mmeliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) | kuasi-Reorganisasi v
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:
@) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasij

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat den sesudah kuasi-
reorganisasi,

@d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan liabilitas sebelum
Gigunakan untuk mengeliminasi defisit: dan

6) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saido laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi,

38) | Pengelolaan Modal

Yang harus diungkapkan antarg Isin :

8) informasi kuslitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola
permodalannya, termasuk: v Catatan 25

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal:
(2) sifat persyaratan dan Implerpentasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya,

b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v
Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: v
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dan pihak

eksternal (jika ada): dan v

€) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila
terjadi ketidakpatuhan. v

Page 81 OCR 0.886
39)

Page SL of 85

Transaksi Nonkas

Yang barus diungkapkan antara lain :

Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
dan Setara Kas yang tidak terrnasuk dalam laporan arus kas,

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
@kuisisi melalui penerbitan saharn, dan konversi utang menjadi modal,

40)

Pembayaran Berbasis Saham

Yang barus diungkapkan antara lain $

8) rincian jumlah Latilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang,

b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:

€) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi sahamj

d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selarna periode pelaporan,

e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode)

!) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur, dan

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saharn):

O) dampak transaksi pembayaran berbasis saharn terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.

41)

| al Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Anaksis Kekayaan,

Page 82 OCR 0.865
Page 81 of 35

(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:

(3) Batas tingkat solvabilitas yang barus dipenuhi:

(4) Tingkat sotvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaparanj dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan sotvabiltas,
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a) Ijin Menten Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,
b) Jenis Akad Asuransi Syariah,

C) Rincian Aset, Liabiltas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah:
dan

d) Zekat,
43) | Informasi Penting Lainnya v
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, Jumlah dan damoak dari:
@) Kontrak reasuransi,

b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya:

Cc) Rasio keuangan penting:

d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan

&) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja ateu kelangsungan hidup
perusahaan,

44) | Khusus Industri Kehutanan : v

a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu):

b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, SPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya,

€) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam):

G) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya:

€) Khusus HTI, diungkapkan reslisasi anggaran dan penanaman pada penode berjalan
dan akumulasinya: dan

MN Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(4) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta perneliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.

Page 83 OCR 0.945
Page 83 of 85

'eristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(1) tanggal terjadinya,

(2) sifat peristiwa: dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

45) | Peristi Catatan 32

laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi,
dan

(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:

46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait Catatan 2y
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.
47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam Catatan 31

Page 84 OCR 0.889
Page 84 of 85

(1) alasan tidak mereklasdfikasi jumlah tersebut) dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jurmlah tersebut direklasifikasi.

48)

Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luag Hibah Pemerintah yang diakut dalam laporan keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakui.

49)

Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
«1 ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta
penjelasannya: dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif
beserta penjelasannya.
C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di nagara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan,

Page 85 OCR 0.938
Page 85 of 85

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau
keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 29 Juli 2026

ntj Sari
Direktur Utama

Rickie
t Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.23 MB
Published31 Jul 2026
Pages85
Characters150,223
Text sourceOCR
OCR confidence0.874

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Bapepam-LK p.4 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2026-II-HAIS.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result