Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Public Expose 2025
Menjaga Stabilitas dan Bertransformasi
PT Kedawung Setia Industrial Tbk
Jl. Raya Mastrip No.862, Warugunung, Kec. Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur 60221
Page 2
DISCLAIMER Presentasi ini telah disiapkan oleh PT Kedawung Setia Industrial Tbk (“Perseroan”) dan belum diverifikasi secara Independen. Informasi yang tercantum dalam Public Expose ini bersifat umum dan tidak dimaksudkan untuk membahas keadaan Individu dan atau Entitas tertentu. Meskipun kami berupaya dalam menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu, tidak ada jaminan bahwa informasi tersebut akurat pada tanggal penerimaannya dan atau akan tetap akurat di masa mendatang. Tidak seorang pun boleh mengambil tindakan berdasarkan informasi tersebut tanpa nasehat profesional yang tepat setelah pemeriksaan menyeluruh terhadap situasi tertentu.
Page 3
Susunan Pengurus Perseroan
Permadi Ali Sugiharto HMY. Bambang Fadelan Andi
Al Suharto Wibisono Sujanto Komisaris Subroto
Presiden Direktur Komisaris Presiden Komisaris Independen Direktur
1
Page 4
Pertumbuhan ekonomi dan inflasi Indonesia sejalan dengan Dunia
Grafik Tren Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi (sumber data: World Economic Outlook October 2025, IMF)
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global menunjukkan tren
7,8
pelemahan, tingkat inflasi yang masih tinggi serta
penurunan buying power. Pertumbuhan ekonomi
pada tahun 2025 diproyeksikan menurun
dibandingkan tahun sebelumnya, dan tahun 2026
6,1
masih diliputi ketidakpastian.
5,4 5,3 5,2
5,0 4,9 IMF memproyeksi pertumbuhan ekonomi
Indonesia menjadi 4,9% pada tahun 2025 dan
4,7 5,0 4,9 2026, menurun dibandingkan pertumbuhan tahun
4,1 4,7
3,7 3,7 2024. Faktor dalam negeri masih tertekan imbas
kebijakan ekonomi dan geopolitik dunia yang
3,9
2,9 berdampak pada daya beli.
2,3 2,4 2,3
2,1
1,8
Pertumbuhan ekonomi Global diproyeksikan
1,6 melambat dari 3,3% pada tahun 2024 menjadi
1,9 3,2% pada tahun 2025 dan 3,1% pada tahun 2026.
1,3
Outlook pertumbuhan ekonomi & Inflasi Indonesia
tertekan namun cukup terjaga, ditopang oleh
fundamental ekonomi yang kuat, disiplin fiskal
2021 2022 2023 2024 2025 2026
yang konsisten serta sektor swasta yang adaptif.
Emerging & developing Asia Indonesia Emerging & developing Asia Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi
Inflasi
2
Page 5
Kinerja Industri di Indonesia mengalami pelemahan selama 3Q 2025
Pelemahan Pertumbuhan
Highlight: Pelemahan laju pertumbuhan Ekonomi Dunia,
tingkat inflasi yang masih cukup tinggi, penurunan daya beli,
kondisi ekonomi dalam negeri yang masih tertekan menjadi
Otomotif -6,5% beberapa penyebab melemahnya kinerja berbagai sektor
industri selama periode 3Q 2025.
FMCG -6,8% Ekonomi dalam negeri: Manufacturing output melemah
ditandai dengan menurunnya CAPEX, inflasi stabil namun
naik untuk komponen inflasi inti, iklim investasi melalui
Foreign Direct Investment melambat dan pasar tenaga kerja
Kertas -35,5% mengalami pertumbuhan negatif di berbagai sektor.
Industri Kertas
Energy & Sumber Daya Alam -44,4% Tantangan: Tekanan harga jual karena pelemahan daya beli
dan peningkatan harga bahan karena tingkat supply yang
terbatas.
Properti -45,1% Peluang: Peningkatan permintaan dari sektor food &
beverages, e-commerce dan healthcare packaging.
Pergeseran pemakaian plastik terkait dengan sustainability
Agriculture 51,4% regulations.
Grafik Kinerja Laba Rugi Industri Periode 3Q 2025 vs 3Q 2024
3
Page 6
Histori Pergerakan Saham Perseroan
CAGR: 20,4%
Jumlah lembar saham beredar
1
sebanyak 1,62 miliar dengan
persentase freefloat saham bulan
Oktober 2025 sebesar 12,4% dan
435 460 450 201,0 juta lembar saham.
2 Harga penutupan saham pada tanggal
30 September 2025 sebesar Rp 450
per lembar saham, menguat sebesar
258 42,7% selama tiga tahun terakhir*.
3 Yield saham pembagian dividen tahun
2025 adalah sebesar 7,8% (vs harga
saat cum date).
4 Perseroan memiliki 99,99%
kepemilikian pada PT Kedawung Setia
2023 2024 2025 Corrugated Carton Box Industrial.
*Perseroan menyatakan bahwa pergerakan harga saham sepenuhnya adalah mekanisme pasar. 4
Page 7
Kinerja Keuangan & Strategi Perseroan
Revenue 9M 2025 mengalami peningkatan sebesar 4,1% dibandingkan
9M 2024 dan mencerminkan peningkatan market share Perseroan.
Stabilitas penjualan selama lima tahun terakhir di tengah
kondisi ekonomi global dan geopolitik yang penuh
EBITDA 9M 2025 turun sebesar 45,7% dibandingkan 9M 2024
tekanan
disebabkan oleh naiknya harga bahan Perseroan yang dipengaruhi oleh
kebijakan Politik dan Ekonomi Global serta berdampak pada biaya
logistik, energi, nilai tukar dan supply demand.
Total Aset 9M 2025 mengalami peningkatan sebesar 6,9%
dibandingkan Desember 2024 dengan mencatatkan Rasio Lancar
2,10 sebesar 1,9 kali.
0,53 Proyeksi Q4 2025
Strategi: Perseroan terus memperkuat daya saing melalui efisiensi
2,35 operasional, peningkatan kualitas produk, optimalisasi jaringan
2,24
2,13 2,07 distribusi pada semua lini bisnis usaha dengan fokus mempertahankan
Aktual 3Q 2025
1,92 1,57 Laba Bersih Rp 13,9 miliar pangsa pasar nasional dan meningkatkan penetrasi kepada pelanggan
EBITDA 79,9 miliar Industri melalui inovasi produk serta penerapan prinsip keberlanjutan.
Pengembangan: Perseroan melakukan analisis pada struktur Laba Rugi
2020 2021 2022 2023 2024 2025 melalui penyesuaian pada sisi Pendapatan, Biaya, Modal Kerja, Aset baik
Grafik Tren Penjualan Perseroan (dalam Rp triliun) yang terpakai maupun idle dan Persediaan. Perseroan mengambil
strategi pada konsolidasi sumber daya internal dan meningkatkan nilai
untuk Pelanggan.
Operasional: Perseroan berkomitmen untuk menjaga &
mengoptimalkan kapasitas produksi terpasang sebesar 24.000 ton per
bulan untuk terus mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan.
5
Page 8
PT Kedawung Setia Industrial Tbk
Jl. Raya Mastrip No.862,
Warugunung, Kec. Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur 60221
Tel : +6231 766 1971
Email: corsec@kedawungsetia.com
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sujanto
· Komisaris
p.3
unresolved
person
Subroto
· Komisaris
p.3
unresolved
org
PT Kedawung Setia
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.