Skip to content
Back to announcement

20251118_GLOB_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31986149_lamp1.pdf

Other Text extracted GLOB

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
No. GLOB/CORSEC/04/XI/2025

Jakarta, 18 November 2025

Kepada Yth.
Bapak Adi Pratomo Aryanto
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
PT. Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190

Perihal:   Penyampaian Penjelasan Lanjutan


Dengan hormat,

Mengacu pada Surat Bursa No. S-13063/BEI.PPS/11-2025 tanggal 13 November 2025 perihal
Permintaan Penjelasan, maka dengan ini Perseroan menyampaikan penjelasan sebagai berikut:

1.   Dengan adanya penurunan pendapatan pada lini kopi espresso, bagaimana strategi
     Perseroan menjaga kesinambungan bisnis mesin kopi di tengah penurunan pendapatan 2025,
     serta upaya memperbaiki rantai pasok dan efisiensi biaya produksi di tengah fluktuasi nilai
     tukar?

     Penjelasan:
     Perseroan akan menjual mesin espresso yang untuk rumah dan kantor kecil dimana saat ini
     permintaan pasar meningkat serta akan menjajaki bisnis mesin kopi bekas melalui program
     tukar tambah. Perseroan juga menambah portfolio produk dan merek dari pemasok lokal.

2.   Dasar pertimbangan dan hasil kajian manajemen dalam melakukan transformasi bisnis dari
     perdagangan telepon seluler ke sektor ekonomi hijau, khususnya dalam pengembangan
     Teknologi Olah Sampah Sirkular (TOSS).

     Penjelasan :
     Manajemen melakukan transformasi usaha dari perdagangan telepon seluler dengan format
     bisnis hari ini ke bisnis gaya hidup dan ekonomi hijau karena keberlanjutan bisnis telepon
     seluler memerlukan modal kerja yang besar dan meningkat terus, ditambah tingkat persaingan
     yang semakin ketat sehingga menekan margin keuntungan.

     Di bisnis gaya hidup, Perseroan saat ini memberikan fokus pada ekosistem kopi. Sedangkan
     di ekonomi hijau, Perseroan saat ini memberikan fokus pada pengolahan sampah organik
     menjadi bahan pupuk organik dan pakan hewan (TOSS) yang menjadi salah satu solusi hijau
     dan       menguntungkan      atas    meningkatnya     sampah     organik     dimana-mana
     (https://lestari.kompas.com/read/2025/11/08/200711386/klh-indonesia-darurat-sampah-tiap-
     tahun-ciptakan-bantar-gebang-
     baru#:~:text=JAKARTA%2C%20KOMPAS.com%20%E2%80%93%20Indonesia%20mengh
     adapi%20darurat%20sampah,di%20Tempat%20Pembuangan%20Akhir%20(TPA)%20Bant
     ar%20Gebang). Peluang bisnis TOSS juga sesuai dengan program kerja pemerintah untuk
     mengelola sampah dan mengkonversi sampah menjadi hal-hal yang bersifat ekonomis.
Page 2
     Hasil kajian manajemen selama beberapa waktu terakhir menunjukkan bahwa bisnis
     pengolahan sampah memiliki potensi pasar yang besar dan dapat menghasilkan pendapatan
     berulang, sementara risiko teknis dan operasional dinilai dapat dimitigasi melalui pemilihan
     teknologi yang tepat dan kerja sama strategis dengan pihak-pihak terkait
     (https://www.linkedin.com/posts/kashif-ur-rehman-10a46133_blacksoldierfly-microbes-
     circularbioeconomy-activity-7392305637889839105-
     5Toh?utm_source=social_share_send&utm_medium=android_app&rcm=ACoAAAdF4VoB9
     8H8qyENY0O47d2X7hU_tbmW4uY&utm_campaign=whatsapp).


3.   Sejauh mana kesiapan operasional dan pendanaan anak usaha PT Herbal Globe Natural
     (HGN) dalam melaksanakan proyek TOSS dan perdagangan pupuk organik, serta bagaimana
     struktur organisasi yang akan mengelola bisnis hijau tersebut?

     Penjelasan:
     Saat ini, Perseroan telah membentuk organisasi untuk menjalankan skala percontohan, dan
     proyek percontohan tersebut sudah berjalan serta akan terus dikembangkan kepada proyek-
     proyek atau area yang lain.

     Struktur organisasinya sebagai berikut:




4.   Pertimbangan Perseroan memilih HGN untuk menjalankan kegiatan usaha baru dibandingkan
     langsung dari Anggaran Dasar Perseroan.

     Penjelasan:
     Perseroan menilai bahwa aktivitas HGN saat ini sangat kecil sehingga HGN dipandang lebih
     mudah untuk memulai bisnis baru ini, dan di kemudian hari HGN juga bisa mengundang
     investor finansial maupun mitra strategis untuk mengembangkan TOSS bersama-sama.
Page 3
5.   Mitra strategis atau calon investor yang akan mendukung pembiayaan proyek hijau (green
     business), dan bagaimana skema pendanaan atau kerja sama yang sedang dijajaki saat ini?

     Penjelasan:
     Saat ini, pendanaan untuk memulai TOSS berasal dari internal dan Perseroan sedang
     menjajaki kemungkinan untuk mengundang investor finansial atau mitra strategis di HGN,
     terutama yang dapat memberikan dukungan pendanaan untuk mengembangkan TOSS.

6.   Terkait dengan progres restrukturisasi utang Perseroan kepada Bank Mandiri, agar dapat
     dijelaskan:
     a. Status dan proses saat ini termasuk tahapan perpanjangan perjanjian kredit, kesepakatan
           restrukturisasi, serta dampaknya terhadap likuiditas dan kemampuan keuangan
           Perseroan ke depan.
     b. Mohon Perseroan memberikan klarifikasi apakah perjanjian restrukturisasi utang dengan
           Bank Mandiri dilakukan sepenuhnya oleh Perseroan secara mandiri, tanpa keterlibatan
           atau ketergantungan pada entitas lain seperti PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO).
     c. Agar juga dijelaskan apakah proses restrukturisasi tersebut memiliki hubungan atau
           potensi hambatan akibat kondisi keuangan TRIO yang juga memiliki ekuitas negatif.
     d. Bagaimana jaminan dan kewajiban masing-masing entitas dipisahkan secara hukum
           dalam perjanjian dengan pihak perbankan.

     Penjelasan:
     a. Sampai saat ini, proses perpanjangan restrukturisasi kredit Perseroan masih diproses di
         internal Bank Mandiri dan Perseroan juga mengirimkan data tambahan sambil tetap
         secara rutin bulanan melakukan pembayaran cicilan utang pokoknya kepada Bank
         Mandiri.
     b. Menurut kami, perpanjangan perjanjian restrukturisasi utang Perseroan dengan Bank
         Mandiri berjalan secara langsung dan independen.
     c. Menurut kami, perpanjangan restrukturisasi utang Perseroan tidak berkaitan langsung
         dengan entitas induk.
     d. Dalam perjanjian kredit dengan perbankan, pemisahan ini diwujudkan melalui
         pencantuman yang jelas mengenai jaminan yang diserahkan oleh Perseroan kepada
         Bank Mandiri yang berbeda dengan jaminan dari entitas induk kepada kreditornya.

7.   Rencana untuk melakukan aksi korporasi baru (seperti PMHMETD atau PMTHMETD) guna
     memperkuat struktur permodalan dan mendukung pendanaan proyek ekonomi hijau di masa
     mendatang?

     Penjelasan:
     Pendanaan untuk TOSS akan dilakukan secara langsung di entitas anak, HGN, dengan
     mengundang investor finansial ataupun mitra strategis sehingga TOSS bisa berkembang
     secara berkelanjutan. Di masa mendatang, tidak tertutup kemungkinan Perseroan melakukan
     aksi korporasi baru.

8.   Bagaimana strategi Perseroan dalam meningkatkan transparansi dan kualitas keterbukaan
     informasi, mengingat saat ini bisnis baru (TOSS) belum diumumkan secara resmi ke publik
     meskipun telah berjalan dalam tahap pilot project?

     Penjelasan:
     Saat paparan publik tahunan yang dilaksanakan Perseroan pada tanggal 22 Mei 2025, pada
     materi paparan publik point B.5 dan D.2, Perseroan telah mengungkapkan bahwa Perseroan
     mengembangkan bisnis di ekonomi hijau yang ramah lingkungan.
     Khusus mengenai TOSS, setelah menjajaki pasar, membentuk organisasi operasional dan
     melakukan proyek percontohan kecil maka Perseroan akan segera melakukan keterbukaan
     informasi kepada publik pada pekan ini.
Page 4
9.   Bagaimana manajemen menilai potensi pasar dan tingkat kompetisi dalam industri
     pengelolaan sampah organik di Indonesia, serta strategi yang akan diterapkan agar Perseroan
     dapat bersaing dengan pelaku industri yang sudah lebih dulu beroperasi?

     Penjelasan:
     Manajemen menilai bahwa potensi pasar pengelolaan sampah organik di Indonesia masih
     sangat besar, didorong oleh meningkatnya volume sampah dan kebutuhan akan solusi
     pengolahan yang lebih berkelanjutan. Selain itu, dukungan kebijakan pemerintah terhadap
     pengelolaan sampah yang lebih baik (mengkonversi sampah menjadi energi, pupuk, dan
     pakan hewan) turut memperkuat prospek pertumbuhan industri ini. Dari sisi kompetisi,
     Perseroan menilai bahwa pasar masih bersifat terfragmentasi dengan pelaku yang berskala
     besar sekali atau yang sangat kecil, sehingga memberikan ruang bagi Perseroan untuk masuk
     dan berkembang secara bertahap.

     Untuk dapat bersaing dengan pelaku yang telah lebih dahulu beroperasi, Perseroan
     menyiapkan strategi yang berfokus pada pengolahan sampah organik dengan teknologi BSF,
     penguatan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kontinuitas
     pasokan, serta penerapan standar operasional yang konsisten.

10. Kapan Perseroan menargetkan hasil dari proyek percontohan TOSS dapat
    dikomersialisasikan secara penuh (scalable), dan berapa estimasi waktu serta pendanaan
    tambahan yang dibutuhkan untuk mencapai tingkat profitabilitas pada lini bisnis baru tersebut?

     Penjelasan:
     Untuk proyek percontohan (TOSS#01), Perseroan menargetkan di kuartal II tahun 2026 sudah
     dapat dikomersialisasikan secara penuh untuk hasil pengolahan sampah organik dan sudah
     dapat memberikan kontribusi keuntungan. Untuk pendanaan TOSS#01 bersumber dari
     internal dan secara bertahap disesuaikan dengan kenaikan skala produksi.

11. Progress restrukturisasi utang dan konversi piutang PT Sukses Perdana Prima terhadap TRIO
    menjadi saham Perseroan, dan bagaimana implikasinya terhadap penguatan struktur
    permodalan grup usaha?

     Penjelasan:
     Sampai saat ini, restrukturisasi utang dan konversi piutang PT Sukses Perdana Prima terhadap
     TRIO menjadi saham Perseroan masih dalam proses mendapatkan persetujuan dari kreditor
     perbankan TRIO.
     Apabila utang TRIO kepada SPP dikonversi menjadi saham SPP di Perseroan, maka liabilitas
     TRIO akan menurun, dan dengan masuknya SPP sebagai pemegang saham baru di
     Perseroan diharapkan Perseroan dan entitas anaknya (khususnya HGN) bisa mendapatkan
     pendanaan baru dari SPP ataupun dari market sehingga bisnis TOSS dapat berjalan dengan
     baik.

12. Terkait dengan lokasi Pilot Project TOSS di Kranggan, Bekasi, agar dapat dijelaskan:
    a. Bagaimana status dan dasar hukum perizinan atas lokasi pilot project TOSS di Kranggan,
        Bekasi, serta bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan dengan pihak pengelola
        atau pemilik lahan di lokasi tersebut?
    b. Mohon dijelaskan pula pertimbangan manajemen dalam pemilihan lokasi Kranggan
        sebagai lokasi awal proyek dibandingkan daerah lain.
    c. Apakah Perseroan memiliki rencana ekspansi ke wilayah lain beserta strategi dan timeline
        pelaksanaannya.
    d. Bagaimana kerjasama dan perizinan untuk rencana project TOSS di lokasi-lokasi lain?
        Agar dielaborasi.
Page 5
    Penjelasan:
    a. Lokasi tersebut adalah tempat pengolahan sampah yang mempunyai izin resmi dari Dinas
       Lingkungan Hidup setempat untuk mengolah berbagai jenis sampah (organik dan
       anorganik). Perseroan bekerja sama dengan pemilik lokasi untuk mengelola sampah
       organik menggunakan teknologi BSF dan solusi bio-tech lainnya untuk menghasilkan
       bahan pupuk organik dan pakan hewan. Keuntungan dari hasil pengolahan sampah
       organik ini akan dibagi sesuai kesepakatan bersama.
    b. Lokasi di Kranggan Bekasi sudah mengolah sampah cukup lama, dijalankan secara
       profesional dan memenuhi standar-standar/aturan yang berlaku. Kerja sama dengan
       Perseroan untuk mengelola sampah organik yang berdampak positif dimana akan
       mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir – Bantar
       Gebang). Hasil pengelolaan sampah organik dengan teknologi BSF dan solusi bio-tech
       lainnya memiliki nilai ekonomis yang bagus. Selain itu, lokasi ini memiliki luasan yang
       mencukupi dan karena kerja sama ini saling menguntungkan, maka diharapkan kerja sama
       ini dapat berlangsung untuk jangka panjang.
    c. Perseroan merencanakan untuk membuka lokasi-lokasi berikutnya dalam waktu dekat.
       Beberapa lokasi calon TOSS sedang dalam proses evaluasi, bersamaan dengan itu tim
       terus melakukan studi atas lokasi baru.
    d. Bentuk kerja sama di lokasi lain akan disesuaikan dengan lokasi yang bersangkutan
       apabila lokasi adalah bank sampah atau Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang sudah
       memiliki izin pengolahan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup setempat maka bentuk
       kerja sama akan menyerupai lokasi proyek percontohan Kranggan.
       Perseroan juga dalam proses untuk mendapatkan izin pengolahan sampah (SPPL) di
       lokasi yang akan dikelola sendiri secara terintegrasi.

13. Mengacu pada total liabilitas Perseroan yang mencapai sekitar Rp1 triliun, terdiri dari utang
    usaha, beban yang masih harus dibayar, serta utang bank, agar dapat dijelaskan:
    a. Langkah-langkah yang ditempuh manajemen untuk memastikan kemampuan
        pembayaran kewajiban tersebut dan menghindari potensi pengajuan Penundaan
        Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
    b. Strategi mitigasi likuiditas, termasuk negosiasi dengan kreditur, jadwal pembayaran utang,
        dan proyeksi arus kas operasional yang realistis untuk menjaga kelangsungan usaha
        Perseroan selain dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

    Penjelasan:
    a. Perseroan akan terus berupaya dengan sebaik-baiknya membayar kewajiban
        finansialnya dan melakukan komunikasi yang baik dengan pihak kreditor Perseroan,
        termasuk ke Bank Mandiri dimana Perseroan telah secara rutin membayar cicilan utang
        pokoknya.
    b. Perseroan menerapkan strategi mitigasi likuiditas melalui pemantauan arus kas dan
        kewajiban finansial secara berkala. Upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan
        komunikasi dan negosiasi dengan kreditur untuk memperoleh penjadwalan kembali
        pembayaran utang yang lebih sesuai dengan kondisi Perseroan. Perseroan
        mengharapkan dengan adanya tambahan bisnis akan memperkuat arus kas agar dapat
        membayar kewajibannya.

14. Informasi atau fakta material lainnya yang dapat memengaruhi harga Efek Perusahaan
    Tercatat dan/atau keputusan investasi pemodal, namun belum pernah diungkapkan
    Perseroan. Jika ada, agar diungkapkan dan dielaborasi.

    Penjelasan:
    Saat ini, diluar proyek TOSS, Perseroan belum mempunyai informasi atau fakta material
    lainnya yang dapat mempengaruhi harga Efek Perusahaan.
Page 6
Demikian surat ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT Globe Kita Terang Tbk



Sugiono Wiyono Sugialam
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published18 Nov 2025
Pages6
Characters14,777
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Mandiri p.3 ×16
linked org Trikomsel Oke Tbk p.3 ×2
linked org Sukses Perdana p.4 ×2
linked org Globe Kita Terang Tbk p.6 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person Adi Pratomo Aryanto Kepala Divisi Penilaian p.1
unresolved org PT Herbal Globe Natural p.2
unresolved org PT Sukses Perdana Prima p.4 ×2
unresolved person Sugiono Wiyono Sugialam · Direktur Utama p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result