Skip to content
Back to announcement

20251114_SOFA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31985574_lamp1.pdf

Other Text extracted SOFA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1 OCR 0.955
BOSTON

Furniture Industries

Kab. Tangerang, 14 November 2025

No: 037/BOD-BFI/X1/2025

Kepada Yth.

PT Bursa Efek Indonesia (“IDX”)

Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6,
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53

Jakarta Selatan 12190, Indonesia

U.p.: Adi Pratomo Aryanto

Kadiv Penilaian Perusahaan 2

Perihal: Penjelasan Lanjutan atas Pengambilalihan PT Boston Furniture Industries Tbk

(“Perseroan”)

Dengan hormat,

Merujuk pada surat PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa”) Nomor S-13017/BEI.PP2/11-2025 tanggal 12
November 2025 perihal Permintaan Penjelasan, dengan terlebih dahulu merujuk pada permintaan
penjelasan berdasarkan surat Bursa Nomor S-12033/BEI.PP2/10-2025 tanggal 21 Oktober 2025 yang
telah ditanggapi oleh Perseroan berdasarkan surat Nomor 30/BOD-BFI/X/2025 tanggal 23 Oktober
2025 (“Surat Penjelasan 23 Oktober”), Perseroan bermaksud untuk menyampaikan penjelasan untuk
pertanyaan dari nomor 1 (satu) sampai dengan 7 (tujuh) sebagai berikut:

PT Boston Furniture Industries Tbk.

Kawasan Industri Milenium

Jl. Milenium 15 Blok I-2 No. 5A, Panongan, Tangerang
Telp. 462 21 29159118

www.boston-industries.com

Dalam tanggapan nomor 6a Surat Penjelasan 23 Oktober, disebutkan bahwa PT Asia Investment
Capital (“AIC”) akan tetap melanjutkan bisnis yang saat ini dijalankan. Agar dijelaskan mengenai:

a. Kondisi operasional terkini atas bisnis furniture berbahan dasar kayu dan produk kayu lainnya,
berbahan dasar logam serta distribusi dan penjualan mebel melalui Perusahaan Anak.

Jawaban:

Saat ini kegiatan operasional Perseroan di bidang bisnis furniture, termasuk distribusi dan
penjualannya melalui Perusahaan Anak, tetap berjalan secara normal dan tidak terdapat
perubahan material sejak selesainya Pengambilalihan. Seluruh proses produksi, pemenuhan
pesanan, serta hubungan dengan pemasok dan pelanggan berlangsung sebagaimana mestinya
sesuai kegiatan usaha Perseroan.

b. Apakah Perseroan akan melakukan divestasi atas bisnis furniture Perseroan dalam waktu
dekat?

Jawaban:
Tunduk pada hasil kajian keekonomian yang saat ini masih berlangsung terkait rencana
pengembangan usaha di sektor energi terbarukan, Perseroan sedang mengevaluasi
kemungkinan untuk melakukan divestasi atas bisnis furnitur. Sejalan dengan hal tersebut,
Perseroan juga sedang mempersiapkan proses penghitungan valuasi atas bisnis furnitur
sebagai bagian dari prosedur divestasi.

Page 2 OCR 0.954
BOSTON

Furniture Industries

c. Dalam hal tidak, pertimbangan Perseroan tidak melakukan divestasi mengingat key person
bisnis furniture sudah tidak di Perseroan.

Jawaban:
Mohon merujuk pada tanggapan Perseroan sebagaimana termuat pada huruf (b) di atas.

d. Dalam hal Perseroan akan melakukan divestasi bisnis furniture, kapan target waktu Perseroan
divestasi tersebut.

Jawaban:

Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan divestasi yang saat ini masih bergantung
pada hasil kajian keekonomian dan valuasi, Perseroan memperkirakan bahwa pelaksanaan
divestasi secara tentatif dapat ditargetkan pada kuartal I tahun 2026 dengan kemungkinan
penyesuaian mengikuti perkembangan kajian dan kondisi perekonomian.

e. Bagaimana Perseroan memastikan operasional Perseroan tetap berjalan dalam hal Perseroan
melakukan divestasi bisnis furniture.

Jawaban:

Saat ini operasional Perseroan masih berjalan sebagaimana mestinya di bawah pengelolaan
Direksi dan pengawasan Dewan Komisaris yang sama. Dalam hal Perseroan melaksanakan
divestasi atas bisnis furnitur, Perseroan akan memastikan keberlangsungan operasional
melalui pengaturan transisi yang terstruktur, penyerahan fungsi operasional secara bertahap,
serta memastikan hubungan dengan pemasok dan pelanggan tidak terjadi gangguan terhadap
kegiatan usaha selama proses divestasi berlangsung.

f. Klarifikasi jika terdapat rencana Perseroan untuk melakukan dua bidang usaha yang dilakukan
secara paralel atau menonaktifkan bisnis furniture di masa depan.

Jawaban:

Apabila hasil kajian keekonomian menunjukkan potensi dalam bisnis di bidang energi dan
dinyatakan layak, Perseroan akan melakukan divestasi atas bisnis furniture dan akan berfokus
pada kegiatan usaha di bidang energi.

2. Sebagaimana tanggapan sebelumnya nomor 6b Surat Penjelasan 23 Oktober, AIC sedang

PT Boston Furniture Industries Tbk.

Kawasan Industri Milenium

Jl. Milenium 15 Blok I-2 No. 5A, Panongan, Tangerang
Telp. 462 21 29159118

www.boston-industries.com

melakukan kajian terhadap bidang usaha di bidang energi. Agar dapat dijelaskan lebih lanjut:
a. Informasi terkini perkembangan kajian di bidang energi tersebut.

Jawaban:
Saat ini kajian masih terbatas pada peraturan perundang-undangan yang mendukung dalam
bisnis energi terbarukan.

b. Mekanisme aksi korporasi yang dilakukan Perseroan dalam rangka memasukkan bisnis energi
tersebut.

Jawaban:
Pelaksanaan kegiatan usaha energi akan dijalankan melalui Anak Perusahaan. Perseroan
akan bertindak sebagai perusahaan holding yang mengendalikan lini usaha energi tersebut.

Page 3 OCR 0.956
BOSTON

Furniture Industries
Cc. Spesifikasi bidang energi yang akan dituju (misalkan energi terbarukan atau energi fosil).

Jawaban:
Bidang usaha yang sedang dikaji oleh Perseroan adalah energi terbarukan.

d. Status perolehan perizinan terkait untuk Perseroan atas rencana bisnis di bidang energi sampai
saat ini, termasuk penambahan KBLI dalam anggaran dasar Perseroan.

Jawaban:

Saat ini, terdapat rencana pelaksanaan kegiatan usaha di bidang energi akan dilakukan
melalui Anak Perusahaan yakni PT Pratama Satya Prima (“PSP”). PSP telah melakukan
penambahan KBLI di bidang energi sebagaimana telah dimuat dalam Keterbukaan Informasi
Perseroan berdasarkan surat nomor 025/BOD-BFI/X/2025 tanggal 15 Oktober 2025. Adapun
Perseroan masih menunggu hasil kajian keekonomian di bidang bisnis energi untuk kemudian
memproses perizinan berusaha yang diperlukan.

3. Berdasarkan tanggapan nomor 7 Surat Penjelasan 23 Oktober disampaikan bahwa apabila hasil
kajian sehubungan dengan kegiatan usaha di bidang energi selesai dilakukan oleh AIC, maka
terdapat rencana aksi korporasi dengan mengembangkan kegiatan usaha pada di bidang energi
pada Perseroan atau anak Perseroan. Agar dapat disampaikan timeline atas aksi korporasi tersebut
secara detail.

Jawaban:

1. 3 bulan pertama— menyelesaikan kajian dan seleksi dan penentuan potensi kerja sama dengan
pihak yang memiliki pengalaman di bidang energi

2. 4 bulan kedua— menyelesaikan kerja sama dengan pihak yang memiliki pengalaman dibidang
energi

4. Sehubungan dengan utang bank Perseroan kepada PT Bank Panin Tbk sebesar Rp25,8 juta per 30
Juni 2025 agar dapat dijelaskan lebih lanjut:

a. Sehubungan pengambilalihan saham Perseroan, agar dapat dijelaskan jika terdapat covenant
atau persyaratan pinjaman yang harus dipenuhi sehubungan dengan perubahan pengendalian
atas pengambilalihan saham Perseroan.

b. Dalam hal terdapat pembatasan terkait perubahan pengendalian, agar dijelaskan apakah
Perseroan telah mendapatkan waiver atas perubahan pengendalian tersebut.

Jawaban:

Perseroan telah melunasi utang dengan Bank Panin sebelum pengambilalihan yang dibuktikan
dengan Surat Keterangan Lunas dari Bank Panin nomor 715/JAS/EXT/25 tanggal 17 Oktober
2023.

5. Agar dapat dikonfirmasi jika terdapat konsultan bisnis atas rencana pengembangan kegiatan usaha
di bidang energi yang bekerja sama dengan AIC atau dengan Perseroan.

Jawaban:
Perseroan memperoleh informasi bahwa saat ini Pengendali Baru selaku pemegang saham bahwa
kajian yang saat ini masih berlangsung terbatas pada peraturan perundang-undangan yang
berlaku dan belum mencakup aspek bisnis.

PT Boston Furniture Industries Tbk.

Kawasan Industri Milenium

Jl. Milenium 15 Blok 1-2 No. SA, Panongan, Tangerang
Telp. 462 21 29159118

www.boston-industries.com

Page 4 OCR 0.954
BOSTON

Furniture Industries

6. Sebagaimana tanggapan Perseroan nomor 3f Surat Penjelasan 23 Oktober yang menyampaikan
bahwa pengambilalihan saham mewajibkan Calon Pembeli untuk melakukan penawaran tender
wajib dan kewajiban tersebut akan dilakukan oleh Calon Pembeli setelah tanggal efektif
pengambilalihan dengan memperhatikan ketentuan di bidang pasar modal, termasuk POJK 9/2018.
Agar dapat disampaikan untuk timeline pelaksanaan tender wajib tersebut.

Jawaban:

Perseroan telah menyampaikan dokumen penawaran tender wajib kepada Otoritas Jasa
Keuangan pada tanggal 29 Oktober 2025 dan saat ini sedang menunggu surat persetujuan dari
Otoritas Jasa Keuangan.

7. Fakta/informasi material/kejadian penting yang dapat berpengaruh signifikan terhadap Perseroan
serta dipandang dapat mempengaruhi fluktuasi perdagangan saham Perseroan yang belum
diungkapkan kepada publik dan wajib untuk segera diungkapkan kepada publik.

Jawaban:

Sampai saat ini Perseroan tidak memiliki fakta, informasi material, atau kejadian penting lain
yang belum diungkapkan kepada publik dan yang dapat berpengaruh signifikan terhadap
Perseroan maupun fluktuasi perdagangan saham Perseroan. Perseroan juga belum dapat
memperkirakan adanya potensi informasi material lain di luar yang telah disampaikan melalui
keterbukaan informasi sebelumnya. Perseroan berkomitmen untuk melakukan penyampaian
informasi secara tepat waktu apabila terdapat perkembangan material sesuai ketentuan yang
berlaku.

Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan terima
kasih.

Hormat Kami,

Yohan Satya

Direktur Utama

PT Boston Furniture Industries Tbk.

Kawasan Industri Milenium.

Jl. Milenium 15 Blok I-2 No. SA, Panongan, Tangerang
Telp. 462 21 29159118

www.boston-industries.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.83 MB
Published14 Nov 2025
Pages4
Characters9,501
Text sourceOCR
OCR confidence0.955

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Asia Investment p.1
linked person Yohan Satya · Direktur Utama p.4
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×3
possible org Bank Panin Tbk p.3 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×2
unresolved org Boston Furniture Industries Tbk p.1 ×10
unresolved org PT Asia Investment Capital p.1
unresolved org PT Pratama Satya Prima p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result