Skip to content
Back to announcement

20251114_MLBI_Penyampaian Bukti Iklan_31985450_lamp1.pdf

Other Text extracted MLBI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
                                                                                            MEGAPOLITAN
                Baca artikel lainnya mengenai Megapolitan


                                                                                                                                                                                                                                                                                    5
                di mediaindonesia.com dengan memindai QR Code
                     mediaindonesia.com/megapolitan


                                                                                                                                                                                                                        JUMAT, 14 NOVEMBER 2025




      Hujan Sedang             Hujan Ringan             Hujan Sedang              Hujan Sedang                 Hujan Sedang             Hujan Ringan                     Hujan Petir                    Hujan Ringan                    Hujan Ringan                Hujan Petir
      Hujan Sedang             Hujan Ringan             Hujan Sedang              Hujan Sedang                 Hujan Sedang             Hujan Ringan                     Hujan Petir                    Hujan Ringan                    Hujan Ringan                Hujan Petir
      Hujan Sedang             Hujan Ringan             Hujan Sedang              Hujan Sedang                 Hujan Sedang             Hujan Ringan                     Hujan Petir                    Hujan Ringan                    Hujan Ringan                Hujan Petir

                                                                                                                                                                                                                                                                 Sumber: BMKG/Litbang MI




                                                                                                                                                                                                                                                REVITALISASI
                                                                                                                                                                                                                                                MUSEUM BAHARI:
                                                                                                                                                                                                                                                Pekerja memperbaiki atap
                                                                                                                                                                                                                                                dan dinding bangunan
                                                                                                                                                                                                                                                bersejarah peninggalan
                                                                                                                                                                                                                                                kolonial Belanda pada proyek
                                                                                                                                                                                                                                                revitalisasi Museum Bahari
                                                                                                                                                                                                                                                di kawasan Kota Tua, Jakarta
                                                                                                                                                                                                                                                Utara, kemarin. Revitalisasi
                                                                                                                                                                                                                                                difokuskan pada perbaikan
                                                                                                                                                                                                                                                struktur kayu dan dinding
                                                                                                                                                                                                                                                bangunan yang mulai lapuk
                                                                                                                                                                                                                                                dimakan usia. Museum Bahari
                                                                                                                                                                                                                                                merupakan bekas gudang
                                                                                                                                                                                                                                                rempah-rempah milik VOC
                                                                                                                                                                                                                                                yang dibangun pada abad ke-
                                                                                                                                                                                                                                                17 dan sekarang difungsikan
                                                                                                                                                                                                                                                untuk menyimpan koleksi
                                                                                                                                                                                                                                                yang berkaitan dengan sejarah
                                                                                                                                                                                                                                                maritim Indonesia.
                                                                                                                                                                                                                            MI/USMAN ISKANDAR




Tragedi SMAN 72 akibat
                                                                                                                                                                                                      perundungan, anggota Komisi               menunggu hasil penyelidikan
                                                                                                                                                                                                      E DPRD DKI Chicha Koeswoyo                kepolisian sebelum mengambil
                                                                                                                                                                                                      mendesak Pemprov DKI agar                 keputusan lebih lanjut.




Tontonan Berbau Kekerasan
                                                                                                                                                                                                      mencopot kepala sekolah bila                Ia menegaskan pihaknya
                                                                                                                                                                                                      terbukti lalai mengawasi dan              belum bisa memberikan kepu-
                                                                                                                                                                                                      membiarkan praktik perun­­                tusan lantaran masih menunggu
                                                                                                                                                                                                      dungan di lingkungan sekolah.             hasil pemeriksaan kepolisian.
                                                                                                                                                                                                         Menurutnya, informasi yang
                                                                                                                                                                                                      menyebut terduga pelaku ledak­­           PERIKSA ORANGTUA
                                                                                                                                                                                                      an merupakan siswa korban                   Polda Metro Jaya memeriksa
• Terduga pelaku peledakan SMA 72 terinspirasi dari konten yang ia tonton.                                                                                                                            bully menunjukkan bahwa                   ayah dari terduga pelaku ledak­
                                                                                                                                                                                                      sistem pengawasan di sekolah              an SMAN 72 Jakarta. “Sudah di-
• Kemenkomdigi blokir situs dan konten di medsos yang mengandung unsur kekerasan.                                                                                                                     telah gagal melindungi peserta            minta keterangan dua hari lalu,”
• DPRD DKI meminta Pemprov DKI mencopot kepala sekolah SMAN 72 jika terbukti ada perudungan.                                                                                                          didik. “Saya sangat terpukul se-          kata Kabid Humas Polda Metro
                                                                                                                                                                                                      kaligus sedih ketika mendengar            Jaya Kombes Budi Hermanto.
Mohamad Farhan Zhuhri               tindakan perundungan.                  Selain itu, politkus PDIP itu        rian Komunikasi dan Digital (Ke-   unsur kekerasan dan bahan                          bahwa pelakunya adalah siswa                Dia menjelaskan, pihaknya
zhuhri@mediaindonesia.com              “Memang spekulasinya ber-        meyakini pelaku terinspirasi            menkomdigi), Alexander Sabar,      peledak yang diketahui diakses                     yang kerap menjadi korban                 telah melakukan pemeriksaan




G
                                    bagai hal (perundungan). Tadi,      dari tontonan video kekerasan           mengatakan pihaknya sudah          oleh terduga pelaku ledakan di                     bully,” ujarnya.                          terhadap sejumlah saksi. “Hari
           UBERNUR DKI Jakarta      kan, teman-teman di SMAN 72         sehingga berani melakukan               berkoordinasi dengan Polri         SMAN 72 Jakarta,” ungkapnya.                          Politikus PDIP yang juga pe-           ini yang diambil keterangan
           Pramono Anung mem-       sendiri, mereka juga memban-        tindakan tersebut. “Tetapi kalau        mengenai akses digital pelaku        Pemblokiran itu dilakukan                        merhati pendidikan anak itu               saksi anak ada 46 orang secara
           bantah tindakan pe-      tah tidak benar dengan ada-         lihat video yang ada di CCTV, ke-       kasus ledakan bom di SMAN          terhadap situs-situs yang su-                      menilai kejadian di SMAN 72               paralel,” ujar Budi, kemarin.
           rundungan sebagai        nya bullying,” ujar Pramono di      mudian juga persiapan dengan            72 Jakarta. Kemenkomdigi juga      dah dipastikan memuat unsur                        tidak bisa dianggap insiden                 Selain itu, dia menyebutkan
motif anak berhadapan dengan        JIExpo Jakarta Pusat, kemarin.      tujuh bahan peledak, Memang             telah memblokir sejumlah situs     kekerasan. Begitu pula dengan                      tunggal, tetapi refleksi serius           pihaknya turut menyita sejum-
hukum (ABH) di SMAN 72 pada            Pramono mengatakan pi-           saya yakin pasti itu karena             hingga konten di media sosial      konten-konten di medsos yang                       atas lemahnya penanganan bul-             lah barang bukti dari tubuh
peristiwa ledakan di SMAN 72 Ja-    haknya telah meminta Kepala         terinspirasi, terpengaruh oleh          yang diakses oleh pelaku.          telah diminta Kemenkomdigi                         lying di sekolah-sekolah Jakarta.         korban di Rumah Sakit Islam
karta Utara, beberapa waktu lalu.   Dinas Pendidikan DKI Jakarta        apa yang dia tonton,” bebernya.            “Setelah berkoordinasi dan      kepada pihak platform untuk                           Namun, Kepala Dinas Komin-             Jakarta. “Kami sita barang bukti
  Hal itu ia ungkap seusai          Nahdiana untuk mempelajari                                                  menerima data dari Polri, Ke-      di-take down.                                      fotik DKI Budi Awaluddin me-              seperti serpihan-serpihan ledak­
mendengarkan langsung per-          lebih lanjut persoalan tersebut,    BLOKIR SITUS                            menkomdigi langsung bertin-                                                           negaskan tidak ada pencopot­­             an, paku, dan sebagainya yang
nyataan dua siswa SMAN 72           termasuk persoalan hukum              Direktur Jenderal Peng­               dak cepat dengan memblokir se-     COPOT KEPSEK                                       an terhadap kepala sekolah                sudah dikumpulkan oleh pihak
yang mengatakan tidak adanya        untuk melakukan pencegahan.         awasan Ruang Digital Kemente-           jumlah situs yang mengandung           Walau dianggap tidak ada                       SMAN 72. Pemprov DKI masih                RS,” tutur Budi. (Des/Ant/P-5)




                                                                                                                                                                                     PEMBERITAHUAN KEPADA PEMEGANG SAHAM
                                                                                                              PEMANFAATAN BIOGAS:                                                  PT. MULTI BINTANG INDONESIA Tbk (“Perseroan”)
                                                                                                              Gubernur DKI Jakarta Pramono                                   TENTANG PEMBAGIAN DIVIDEN INTERIM PERSEROAN TAHUN 2025
                                                                                                              Anung (kanan) meninjau
                                                                                                                                                       Dengan ini diumumkan kepada Pemegang Saham Perseroan bahwa berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Perseroan
                                                                                                              tangki tinja saat meresmikan             tertanggal 12 November 2025, Perseroan akan membagikan dividen interim dari laba bersih Perseroan per tanggal 30 September
                                                                                                              pemanfaatan biogas melalui               2025 sejumlah Rp. 190,00 (seratus sembilan puluh Rupiah) per saham atau semuanya berjumlah Rp 400.330.000.000,00
                                                                                                                                                       (empat ratus miliar tiga ratus tiga puluh juta Rupiah) kepada pemegang/pemilik 2.107.000.000 (dua miliar seratus tujuh juta)
                                                                                                              instalasi tangki septik komunal          saham yang telah dikeluarkan Perseroan yang nama-namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal
                                                                                                              di permukiman Gang Delta,                26 November 2025 pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat (“Pemegang Saham Yang Berhak”). Keputusan Direksi Perseroan untuk
                                                                                                              Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta             membagikan dividen interim tersebut telah disetujui oleh Dewan Komisaris Perseroan berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan
                                                                                                                                                       Komisaris, tertanggal 12 November 2025.
                                                                                                              Timur, kemarin. Dalam
                                                                                                                                                       Jadwal pembagian dividen interim Perseroan tersebut adalah sebagai berikut:
                                                                                                              sambutannya, Pramono
                                                                                                              berharap pemanfaatan biogas               1        Persetujuan Dewan Komisaris atas Keputusan Direksi terkait pembagian Dividen Interim 2025              12-Nov-25

                                                                                                              bisa juga diterapkan di kantor            2        Menyampaikan jadwal pembagian dividen                                                                  14-Nov-25
                                                                                                              pemerintah atau swasta yang               3        Cum dividen tunai di Pasar Reguler dan Negosiasi                                                       24-Nov-25
                                                                                                              memberikan manfaat secara                 4        Ex dividen Interim di Pasar Reguler dan Negosiasi                                                      25-Nov-25
                                                                                                              nilai ekonomis.
                                                                                                                                                        5        Cum dividen Interim di Pasar Tunai                                                                     26-Nov-25
                                                                               ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
                                                                                                                                                        6        Ex dividen Interim di Pasar Tunai                                                                      27-Nov-25
                                                                                                                                                        7        Recording Date yang berhak atas dividen tunai (DPS)                                                    26-Nov-25




Pasar Pramuka Tutup
                                                                                                              pedagang dan didapati harga               8        Pembayaran Dividen                                                                                     12-Des-25
                                                                                                              Rp600 juta. Namun, harga ter-            Tatacara pembayaran dividen interim adalah sebagai berikut:
                                                                                                              sebut masih mendapatkan pro-


karena Persoalan Sewa
                                                                                                                                                       1. Untuk Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya telah masuk dalam Penitipan Kolektif di PT Kustodian Sentral Efek
                                                                                                              tes dari para pedagang hingga               Indonesia (“KSEI”), pembayaran dividen interim akan dilakukan melalui pemegang rekening pada KSEI.
                                                                                                              kembali diturunkan menjadi               2. Untuk Pemegang Saham Yang Berhak yang sahamnya belum masuk dalam Penitipan Kolektif di KSEI, pembayaran dividen
                                                                                                              Rp450 juta dan pedagang me-                 interim akan dilakukan dengan pemindah bukuan (transfer bank) ke rekening Pemegang Saham Yang Berhak. Untuk itu,
                                                                                                                                                          dimohon Pemegang Saham untuk memberitahukan: Nama, Nama Bank, alamat Bank serta Nomor Rekening melalui surat
                                                                                                              minta harganya Rp200 sampai                 tertulis yang ditandatangani diatas meterai, paling lambat tanggal 26 November 2025 pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat
Perumda Pasar Jaya mela-            dasar dan Rp345 juta untuk         mereka ke pengelola Pasar              Rp250 juta.                                 kepada Biro Administrasi Efek Perseroan, PT. Raya Saham Registra, Gedung Plaza Sentral, Lantai 2, Jalan Jend.
                                                                                                                                                          Sudirman Kav. 47-48, Jakarta 12930, Telepon (021) 2525666 (“BAE”), tanpa dikenakan biaya administrasi.
kukan penutupan beberapa            lantai satu selama 20 tahun.       Pramuka.                                  Akibat penutupan itu, akti-
                                                                                                                                                       3. Untuk pembagian Dividen Interim tersebut dikenakan pajak dividen sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku yang wajib
kios pedagang obat di Pasar           “Kami akan mengutamakan            Selain itu, terkait dengan           vitas Pasar Pramuka kemarin                 ditahan oleh Perseroan. Untuk pemegang saham asing yang ingin memperoleh pengecualian atau pemotongan tarif Pajak
Pramuka, Matraman, Jakarta          pedagang untuk menempati           harga sewa yang dikeluhkan             lumpuh total. Pasalnya, se-                 Penghasilan Pasal 26, pemegang saham asing yang bersangkutan wajib menyerahkan asli surat keterangan domisili:
Timur. Penutupan itu dilaku-        kios ini dengan harga yang su-     oleh pedagang, Yohanes meng­           luruh kios obat tutup akibat                  i)     kepada BAE Perseroan bagi pemegang saham asing yang sahamnya dalam Perseroan belum masuk dalam penitipan
kan karena pemilik kios asli        dah ditentukan (pengelola),”       ungkapkan sudah melakukan              para pedagang melakukan                              kolektif di KSEI; dan
                                                                                                                                                            ii) kepada KSEI, di Gedung Bursa Efek Indonesia. Tower I Lt. 5, Jl. Jend. Sudirman Kaveling 52-53, Jakarta 12190 melalui
belum membayar uang sewa.           ucap Manajer Area Wilayah 1        penyesuaian terhadap peda-             unjuk rasa.
                                                                                                                                                                partisipan yang ditunjuk oleh pemegang saham asing yang bersangkutan bagi pemegang saham asing yang sahamnya
  Menurut informasi yang di-        Jakarta Timur, Mardianto, saat     gang di Pasar Pramuka.                    Unjuk rasa itu dilakukan                       dalam Perseroan sudah masuk dalam penitipan kolektif di KSEI,
dapat, ada sebanyak 200 lebih       melakukan penutupan kios,            “Nah, proses harga itu juga.         para pedagang sebagai si-                     -selambatnya pada tanggal 26 November 2025 pada pukul 16.00 Waktu Indonesia Barat. Fotokopi Surat Keterangan
pedagang di Pasar Pramuka           kemarin.                           Kalau bicara harga KJPP (Kan-          kap penolakan terhadap per­                   Domisili tersebut juga harus dikirimkan kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua di Jalan Medan
                                                                                                                                                            Merdeka Timur No. 16, Jakarta 10110, di mana Perseroan terdaftar sebagai wajib pajak.
yang membayar uang sewa               Kepala Divisi Operasional        tor Jasa Penilai Publik), di           ubahan harga sewa kios oleh
                                                                                                                                                            -Untuk Pemegang Saham Yang Berhak yang merupakan wajib pajak dalam negeri yang berbentuk badan hukum diminta
ke penyewa pertama dengan           Pasar Wilayah II Perumda           Pasar Pramuka itu harga kios           pengelola Pasar Pramuka,                      untuk menyampaikan Nomor Pokok Wajib Pajak-nya kepada KSEI, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lt. 5 Jl. Jend.
harga Rp100 juta lebih per          Pasar Jaya Yohanes Daramon-        di Rp1 miliar dan Rp700 juta.          yakni Perumda Pasar Jaya.                     Sudirman Kaveling 52-53, Jakarta 12190 atau kepada BAE Perseroan selambatnya pada tanggal 26 November 2025
                                                                                                                                                            sampai dengan pukul 16:00 Waktu Indonesia Barat.
tahun.                              sidi menambahkan bahwa             Tapi tentunya KJPP itu sebagai            Pedagang pun mengaku
                                                                                                                                                       4. Pembayaran Dividen dilakukan paling lambat pada tanggal 12 Desember 2025.
  Namun, biaya sewa itu ber-        dari 401 kios yang ada di Pa-      dasar untuk kita melakukan             kecewa dengan penutupan
beda dengan ketentuan yang          sar Pramuka, sebanyak 204          penetapan harga,” ungkapnya.           beberapa kios. Mereka meni-                                                                   Jakarta, 14 November 2025
sudah dikeluarkan oleh pe-          kios disewakan kembali oleh          Dari harga itu, lanjut Yo-           lai pemberitahuan penutupan                                                             Direksi PT. Multi Bintang Indonesia Tbk
ngelola Pasar Pramuka, yakni        penyewa sebelumnya dan ti-         hanes, pihaknya meninjau               kios dilakukan secara menda-
sebesar Rp390 juta untuk lantai     dak membayarkan uang sewa          kembali kemampuan para                 dak. (MGN/P-5)

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.21 MB
Published14 Nov 2025
Pages1
Characters29,266
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MULTI BINTANG INDONESIA Tbk p.1 ×5
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek p.1
unresolved org PT. Raya Saham Registra p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result