Skip to content
Back to announcement

20251114_LTLS_Public Expose_31985248_lamp2.pdf

Other Text extracted LTLS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
                  LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK TAHUNAN

                                  PT LAUTAN LUAS Tbk

                             JAKARTA, 12 NOVEMBER 2025



1. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
   Hari/Tanggal : Rabu, 12 November 2025
   Waktu        : 10.00 – 11.15 WIB
   Tempat       : Zoom Meeting (Online)



2. Agenda Paparan Publik
      a. Ikhtisar Perusahaan
      b. Segmen Usaha
      c. Ikhtisar Keuangan
      d. Komitmen Keberlanjutan Perusahaan
      e. QnA



3. Q&A

      1) Bapak Daniel – Investor Retail
            a) Bagaimana LTLS memastikan keunggulan kompetitif dan daya tahan margin di
                segmen Food Ingredients, terutama dalam menghadapi pemain global yang
                berinvestasi besar di pasar Indonesia? Selain fokus HOREKA, apa produk bernilai
                tambah tinggi (VAP) yang secara spesifik akan diluncurkan pada 2025/2026
                untuk mengerek profitabilitas?

                 Bapak Joshua Asali – Managing Director PT Lautan Luas Tbk

                 Kami menjaga keunggulan lewat pabrik NDC di Mojokerto yang berstandar
                 world class dan kuat di R&D, terutama dalam pengembangan rasa. Untuk
                 memastikan kualitas, kami selalu melakukan uji coba kepada pelanggan untuk
                 menyesuaikan dengan preferensi pelanggan. Segmen B2B dalam negeri sudah
                 cukup jenuh, jadi kami mulai ekspansi ke pasar B2C internasional dan harus siap
                 bersaing dengan pemain global. Untuk HORECA, kami baru saja meluncurkan
                 Barista Series berbasis coconut milk yang digunakan untuk kopi, dimana Barista
                 Series ini telah mendapat penghargaan di ajang internasional. Ke depan, kami
                 juga akan meluncurkan produk FiberCreme-based drink untuk masuk ke pasar
                 B2C, dengan waktu peluncuran yang disesuaikan agar bisa mendorong
                 profitabilitas.
Page 2
b) Pengembangan solusi air bersih adalah segmen yang menjanjikan. Dengan
   peningkatan kepemilikan saham pada usaha patungan, seberapa besar
   kontribusi pendapatan bersih dari lini bisnis Water Solution (Pureve & Murni)
   yang ditargetkan pada tahun 2026? Apakah ada target spesifik untuk penetrasi
   pasar B2C (konsumen langsung) atau fokus tetap di B2B/Industri?

   Bapak Joshua Asali – Managing Director PT Lautan Luas Tbk

   Kontribusi pendapatan dari Pureve & Gerai Murni masih kecil. Untuk Gerai
   Murni, potensi marketnya besar. Dengan asumsinya 1 orang minum 2L per hari,
   dan kami mau melayani 1 juta orang, nilainya sekitar hampir 1 triliun. Namun
   kami masih menyelesaikan beberapa masalah. Setelah masalah selesai, kami
   akan dapat membangun Gerai Murni lebih banyak lagi. Untuk Pureve, butuh
   waktu untuk menjual Pureve, namun saat ini kami sudah menemukan
   channelnya. Selain untuk residential, kami juga berkembang di commercial dan
   industri seperti pabrik & kantor, potensi market juga besar. Saat ini, kami sudah
   mendapatkan kontrak untuk satu perusahaan yang masih confidential, yaitu di
   residential & government building.



c) Di tengah situasi geopolitik dan ekonomi global yang masih tidak pasti
   (termasuk potensi perlambatan ekonomi Tiongkok yang dapat mempengaruhi
   kawasan Asia), langkah mitigasi fundamental apa yang dilakukan LTLS—selain
   hedging—untuk menjamin stabilitas permintaan dan harga jual bagi produk-
   produk distribusi dan manufaktur kimia dasar?

   Bapak Joshua Asali – Managing Director PT Lautan Luas Tbk

   Kita harus siap mengubah pola penjualan dari sekadar product selling menjadi
   value services dan ini sudah dijalankan di semua lini bisnis. Perubahannya
   memang butuh waktu, karena kami harus benar-benar memahami kebutuhan
   pelanggan lebih dalam agar bisa membantu meningkatkan produktivitas dan
   menekan biaya pelanggan. Kami juga berinvestasi di experience center, tempat
   kami bisa berkolaborasi langsung dengan pelanggan untuk mengembangkan
   solusi yang lebih tepat. Kompetisi selalu tambah ketat dan tidak pernah lebih
   mudah, namun kami bersiap dengan memperkuat fasilitas, tim, dan knowledge
   sehingga bisa memberikan pelayanan yang menguntungkan.

d) LTLS fokus pada efisiensi rantai pasok dan gudang berkonsep hijau. Berapa
   potensi penghematan biaya operasional (OPEX) yang diantisipasi dari inisiatif
   efisiensi logistik dan penerapan teknologi baru ini pada tahun 2026? Bisakah
   Manajemen memberikan indikator kinerja utama (KPI) terukur untuk efisiensi
   rantai pasok?
Page 3
           Bapak Soewandhi – Direktur PT Lautan Luas Tbk


           Penghematan OPEX terutama datang dari efisiensi penggunaan air dan listrik.
           Kami juga sudah siapkan instalasi solar panel untuk mendukung operasional
           gudang hijau, hanya saja masih menunggu izin dan persetujuan untuk
           pemasangan dikarenakan salah satunya karena kondisi PLN yang oversupply.
           Harapannya tahun depan sudah dapat terpasang, dan potensi penghematan
           sekitar 5–10%. Selain itu, dengan penerapan konsep green warehouse, kami
           juga melihat potensi peningkatan harga jual sekitar 5–10% karena operasional
           yang lebih ramah lingkungan dan efisien.


       e) Apakah LTLS memiliki target untuk menggeser komposisi pendapatan dari pasar
          domestik ke pasar internasional dalam dua tahun ke depan? Dan, selain MoU
          dengan Pertamina Lubricants, apakah ada kemitraan strategis lain (baik
          domestik maupun internasional) yang sudah mendekati finalisasi dan
          diharapkan menjadi mesin pertumbuhan utama di luar pilar bisnis yang sudah
          ada?

           Bapak Soewandhi – Direktur PT Lautan Luas Tbk

           Untuk Food Ingredients, Anak usaha kami, Lautan Natural Krimerindo telah
           memiliki banyak perkembangan, salah satu yang difokuskan adalah ekspor,
           terutama produk-produk Fiber Crème ke negara-negara ASEAN. Produk water
           treatment chemicals juga sudah banyak diekspor ke kawasan ASEAN dan APAC,
           dan masih bisa kami tingkatkan lagi tahun depan. Selain itu, Dunia Kimia Jaya
           sudah mulai ekspor masterbatch ke Malaysia, dan White Oil juga mulai masuk
           pasar Australia. Kerja sama dengan Pertamina Lubricants saat ini masih dalam
           tahap penjajakan dan perencanaan kerja sama. Di sisi distribusi, kami juga aktif
           menambah principal baru yang akan mulai berkontribusi pada pendapatan
           tahun depan. Ada beberapa inisiatif dan pipeline pengembangan lain yang
           sedang kami finalisasi, dan semoga bisa kami bagikan lebih lanjut di kesempatan
           berikutnya.




2) Bapak Yudha – Investor Retail
   Perolehan arus kas operasional yang negatif, apa yang menjadi kendala pada hal
   tersebut dan strategi perusahaan kedepannya seperti apa untuk memperbaiki
   perolehan arus kas operasional tersebut?

   Ibu Elly Mariana Tansil – Direktur Keuangan PT Lautan Luas Tbk

   Kami menyadari adanya arus kas operasional yang negatif pada periode 9M2025
   sebesar 140 miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan inventory dan account
Page 4
   receivable untuk mendukung pertumbuhan penjualan. Namun, kami telah dan akan
   terus melakukan langkah-langkah optimalisasi dan pengawasan yang lebih ketat
   terhadap perputaran kas. Jika dilihat secara kuartalan, kinerja arus kas menunjukkan
   perbaikan — kuartal pertama masih positif, kuartal kedua tertekan, dan pada kuartal
   ketiga sudah membaik dengan posisi positif sekitar Rp90 miliar. Dengan berbagai
   inisiatif dan pengawasan ketat yang dijalankan, kami optimis arus kas operasional akan
   kembali positif dalam waktu dekat.



3) Bapak Ridwan – Kontan
      a. Hingga Q3-2025, pendapatan konsolidasi LTLS mampu tumbuh 12,04% (yoy).
          Namun laba bersih menurun 34,40% (yoy). Apa faktor penyebabnya?
          *Bagaimana proyeksi pendapatan dan laba bersih LTLS sampai akhir tahun (full
          year) 2025?

           Ibu Elly Mariana Tansil – Direktur Keuangan PT Lautan Luas Tbk

           Seperti yang tadi dijelaskan pada bagian laba rugi konsolidasi, penurunan laba
           bersih ini terutama disebabkan oleh penurunan gross margin, karena adanya
           tekanan harga pada beberapa produk kimia, meskipun secara pendapatan naik
           karena didukung oleh volume penjualan yang meningkat. Selain itu hal yang
           turut mempengaruhi penurunan laba bersih adalah pada tahun lalu terdapat
           other income dari penjualan aset tidak produktif (idle asset), yang tidak berulang
           tahun ini, serta masih adanya tantangan dari investasi di affiliates yang memang
           masih mencatatkan kinerja negatif.

       b. Sebelumnya LTLS menyampaikan alokasi capex tahun ini sebesar Rp 200 miliar.
          Bagaimana realisasinya sampai Q3-2025? dialokasikan untuk apa saja?

           Ibu Elly Mariana Tansil – Direktur Keuangan PT Lautan Luas Tbk

           Realisasi capex hingga Q3-2025 mencapai sekitar Rp170 miliar, terutama
           dialokasikan untuk segmen manufacturing, dengan fokus pada pengembangan
           fasilitas di PT Lautan Natural Krimerindo guna mendukung pertumbuhan bisnis
           food ingredients.

       c. Komposisi pendapatan LTLS sekitar 90% masih dari pasar domestik. Untuk pasar
          ekspor, saat ini ke negara mana saja? produk apa saja yang diekspor oleh LTLS?
          * Bagaimana rencana ekspansi pasar ekspor LTLS?

           Ibu Elly Mariana Tansil – Direktur Keuangan PT Lautan Luas Tbk

           Saat ini ekspor kami terutama berasal dari segmen manufacturing, karena bisnis
           distribusi fokus pada impor untuk pasar domestik. Produk ekspor meliputi non
           dairy creamer dan water treatment chemicals yang diproduksi di fasilitas kami.
           Pasar ekspor kami sudah mencakup negara-negara ASEAN, Asia Timur, dan
Page 5
           Eropa. Untuk ekspansi pasar ekspor, tahun depan kami menargetkan
           peningkatan ekspor non dairy creamer dari sekitar USD 10 juta menjadi USD 20
           juta. Akan ada beberapa produk baru yang diluncurkan pada paruh kedua 2026
           untuk mendukung pertumbuhan. Sementara untuk produk water treatment,
           kami juga memiliki target yang cukup agresif untuk memperluas pasar ekspor,
           tidak hanya di negara-negara ASEAN, tetapi juga ke beberapa pasar di luar
           Kawasan ASEAN.


4) Martin Thum – Investor Retail
   Properti investasi di Jakarta: Apa strategi kepadanya?


   Ibu Elly Mariana Tansil – Direktur Keuangan PT Lautan Luas Tbk

   Kami pastinya akan menjaga utilisasi dan produktivitas setiap properti investasi
   tersebut, pertama-tama untuk kebutuhan internal Lautan Luas maupun anak usaha. Jika
   tidak digunakan oleh grup, kami akan mengoptimalkan melalui penyewaan, dan sebagai
   opsi terakhir, kami juga mempertimbangkan untuk dijual kepada pihak eksternal guna
   memastikan aset tetap produktif dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
   Contohnya seperti penjualan idle asset di Vietnam tahun lalu.
Page 6
DAFTAR PESERTA PAPARAN PUBLIK

              Nama               Institusi
 Joshua C. Asali          Lautan Luas
 Soewandhi Soekamto       Lautan Luas
 Elly M. Tansil           Lautan Luas
 Eurike Hadijaya          Lautan Luas
 Della Krissianty         Lautan Luas
 Maria Divina             Lautan Luas
 Erlangga                 Lautan Luas
 Sonny Ardi               Lautan Luas
 Keyne Fredella           Lautan Luas
 Adhindra Ario            Investor Retail
 Afrieza                  Investor Retail
 Agus Budianto            Investor Retail
 Andrian                  Ciptadana AM
 Iqbal                    Ciptadana AM
 Daniel                   Investor Retail
 Erwin Kurniawan          Investor Retail
 Ezar                     NH Korindo Sekuritas
 Felix Ferdian            Bank SMBC Indonesia
 Hans Limantara           Investor Retail
 Imami Ben                Investor Retail
 Jennifer                 Investor Retail
 Lazuardi Yusril Ihza     Investor Retail
 Leonardo                 Investor Retail
 Magda                    Investor Retail
 Martin Thum              Investor Retail
 Martinus Haryanto        Investor Retail
 Meysha Agni              Bank Danamon
 Mulyana Ridwan           Investor Retail
 Novia K                  Lautan Luas
 Ricky                    BNI AM
 Rieke Anggraini          Bank HSBC
 Ruth Maria S.            Investor Retail
 Sandy                    Investor Retail
 Stanlie                  Bank BCA
 Yani Wulandari           Investor Retail
 Yonatan                  Investor Retail
 Yoshua RPS               Investor Retail
 Yudha                    Investor Retail
 Nobel Mengino            Investor Retail
Page 7

          

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published14 Nov 2025
Pages7
Characters12,768
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 51 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank SMBC Indonesia p.6
linked org Bank Danamon p.6
possible org LAUTAN LUAS Tbk p.1 ×43
possible person Ridwan p.4
possible person Erwin Kurniawan p.6
unresolved person Daniel p.1
unresolved person Joshua Asali p.1 ×3
unresolved person Soewandhi p.3 ×2
unresolved person Yudha p.3
unresolved person Elly Mariana Tansil p.3 ×5
unresolved org PT Lautan Natural Krimerindo p.4
unresolved — Joshua C. Asali p.6
unresolved — Soewandhi Soekamto p.6
unresolved — Elly M. Tansil p.6
unresolved — Eurike Hadijaya p.6
unresolved — Della Krissianty p.6
unresolved — Maria Divina p.6
unresolved — Erlangga p.6
unresolved — Sonny Ardi p.6
unresolved — Keyne Fredella p.6
unresolved — Adhindra Ario p.6
unresolved — Afrieza p.6
unresolved — Agus Budianto p.6
unresolved — Andrian p.6
unresolved — Iqbal p.6
unresolved — Ezar p.6
unresolved — Felix Ferdian p.6
unresolved org Bank SMBC Indonesia Hans Limantara p.6
unresolved — Hans Limantara p.6
unresolved — Imami Ben p.6
unresolved — Jennifer p.6
unresolved — Lazuardi Yusril Ihza p.6
unresolved — Leonardo p.6
unresolved — Magda p.6
unresolved — Martin Thum p.6
unresolved — Martinus Haryanto p.6
unresolved — Meysha Agni p.6
unresolved org Bank Danamon Mulyana Ridwan p.6
unresolved — Mulyana Ridwan p.6
unresolved — Novia K p.6
unresolved — Ricky p.6
unresolved — Rieke Anggraini p.6
unresolved org Bank HSBC Ruth Maria S. p.6
unresolved — Ruth Maria S. p.6
unresolved — Sandy p.6
unresolved — Stanlie p.6
unresolved org Bank BCA Yani Wulandari p.6
unresolved — Yani Wulandari p.6
unresolved — Yonatan p.6
unresolved — Yoshua RPS p.6
unresolved — Nobel Mengino p.6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result