Back to announcement
20251112_MEDC_Laporan Informasi dan Fakta Material_31984820_lamp2.pdf
Other Text extracted MEDCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
PT Medco Energi Internasional Tbk Tel +62-21 2995 3000
The Energy 53rd Fl., SCBD Area Lot 11 A Fax +62-21 2995 3001
Jl. Jend. Sudirman, Jakarta 12190 www.medcoenergi.com
Indonesia
MedcoEnergi Tambah Kapasitas 39 MW pada Sistem Kelistrikan Batam–Bintan
Batam, 12 November 2025 – PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) melalui anak
perusahaannya, PT Medco Power Indonesia (Medco Power), telah memulai operasi komersial
(COD) Pembangkit Listrik Add-On Combined Cycle Power Plant (CCPP) berkapasitas 39 MW yang
berlokasi di Tanjung Uncang, Batam, pada 8 November 2025.
Proyek ini dikembangkan oleh anak perusahaan Medco Power, PT Energi Listrik Batam (ELB),
berdasarkan perjanjian jual beli listrik jangka panjang dengan PT PLN Batam. Melalui proyek ini, fasilitas
open-cycle berkapasitas 70 MW yang sudah ada dikonversi menjadi pembangkit listrik combined cycle
berkapasitas 109 MW. Dengan memanfaatkan panas buang dari turbin gas untuk menghasilkan listrik
tambahan melalui turbin uap, efisiensi pembangkit meningkat dan menurunkan intensitas karbon dari 0,8
menjadi 0,4 ton CO₂ per MWh, sekaligus memperkuat pasokan listrik bagi pertumbuhan industri di Batam
dan Bintan.
Eka Satria, Presiden Direktur & CEO Medco Power Indonesia mengatakan, “Proyek Add-On ini
merupakan langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem. Dengan menghasilkan
lebih banyak listrik dari sumber energi yang sama, proyek ini meningkatkan kinerja keseluruhan dan
menurunkan intensitas karbon, sejalan dengan fokus kami untuk mengoptimalkan aset yang ada untuk
memenuhi kebutuhan listrik.”
Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, menambahkan, “Proyek ini menunjukkan komitmen MedcoEnergi
terus membangun portofolio ketenagalistrikan yang lebih efisien dan rendah karbon, sekaligus
berkontribusi pada keandalan energi nasional serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.”
Proyek ini diselesaikan dengan lebih dari 2,7 juta jam kerja aman tanpa insiden kehilangan waktu kerja,
menegaskan standar operasi yang tinggi serta komitmen Medco Power terhadap keselamatan dan
kinerja.
PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi”) adalah perusahaan energi dan sumber daya alam terkemuka di Asia Tenggara yang tercatat di Bursa Efek
Indonesia (MEDC-IDX). MedcoEnergi memiliki tiga segmen bisnis utama, yaitu Minyak & Gas, Ketenagalistrikan dan Pertambangan Tembaga. MedcoEnergi
melakukan eksplorasi dan produksi minyak dan gas terutama di Indonesia. Grup mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas, tenaga surya, panas bumi dan
hidro di Indonesia melalui Medco Power dan memiliki kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Internasional Tbk yang mengoperasikan tambang
tembaga dan emas yang besar.
PT Medco Power Indonesia (“Medco Power”) adalah salah satu produsen listrik swasta terkemuka, yang sepenuhnya dimiliki oleh MedcoEnergi. Bergerak di
bidang IPP dan O&M, Medco Power memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik dengan kapasitas bruto lebih dari 3,3 GW di 18 lokasi di Indonesia.
Dokumen ini mungkin berisi proyeksi, rencana, strategi, kebijakan dan tujuan MedcoEnergi yang harus diperlakukan sebagai pernyataan ke depan dalam arti
hukum yang berlaku. Pernyataan-pernyataan ke depan, pada dasarnya, mengandung risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda
secara material dari yang tersurat maupun tersirat dalam pernyataan-pernyataan tersebut. Perusahaan tidak menjamin bahwa setiap tindakan yang diambil
dengan mengandalkan dokumen ini akan memberikan hasil tertentu.
Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Corporate Secretary | Investor Relations | Tel: (62-21) 2995 3000, Fax: (62-21) 2995 3001
Email: corporate.secretary@medcoenergi.com | investor.relations@medcoenergi.com
Website: www.medcoenergi.com
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Energi Listrik Batam
p.1
unresolved
org
PT PLN Batam. Melalui
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.