Back to announcement
20260730_CNMA_Laporan Informasi dan Fakta Material_32116241_lamp2.pdf
Other Text extracted CNMASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
SIARAN PERS
Cinema XXI Bukukan Pendapatan Rp2,6 Triliun dan Laba Bersih Rp201 Miliar
pada Semester I 2026
Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk. (“Perseroan”) (Cinema XXI, kode saham:
CNMA) membukukan pendapatan sebesar Rp2,6 triliun dengan EBITDA sebesar Rp708,2 miliar dan
laba bersih sebesar Rp201 miliar pada Semester I 2026. Capaian ini mencerminkan keberlanjutan
kinerja operasional Perseroan di tengah dinamika perekonomian global dan domestik.
Kinerja Perseroan menunjukkan pemulihan pada kuartal II 2026 dibandingkan kuartal I 2026. Total
pendapatan meningkat sekitar 40% dari Rp1,1 triliun pada kuartal I menjadi Rp1,5 triliun pada kuartal
II 2026. Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya jumlah penonton dari sekitar 15,5 juta di
kuartal I 2026 menjadi sekitar 21,9 juta di kuartal II 2026, seiring dengan penambahan layar sejak awal
tahun hingga saat ini serta beragam film baru. Kondisi ini mendorong pendapatan penjualan tiket
bioskop meningkat 38% dari Rp665,3 miliar menjadi Rp919,4 miliar. Sementara itu, pendapatan
penjualan makanan dan minuman tumbuh 48% dari Rp357,6 miliar pada kuartal I menjadi Rp528,8
miliar pada kuartal II 2026.
Direktur Utama Cinema XXI, Suryo Suherman mengatakan, “Capaian Perseroan pada semester
pertama tahun 2026 mencerminkan konsistensi pelaksanaan strategi bisnis dan disiplin operasional
Cinema XXI. Perseroan berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui
layanan berkualitas dan inovasi yang relevan. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat
fundamental bisnis, mengoptimalkan berbagai potensi lini pendapatan (revenue stream), serta
memperluas jangkauan layanan demi memberikan nilai tambah bagi pelanggan, mitra, dan Perseroan
secara berkelanjutan.”
Kontribusi pendapatan Cinema XXI pada semester pertama 2026 ditopang oleh penjualan tiket
bioskop sebesar Rp1,6 triliun atau sekitar 60,2% dari total pendapatan, penjualan makanan dan
minuman sebesar Rp886,3 miliar atau sekitar 33,7% dari total pendapatan. Pendapatan lainnya yang
berasal dari iklan, platform digital, dan penyelenggaraan acara berkontribusi sebesar 6,1% dari total
pendapatan, atau sebesar Rp160,2 miliar.
Melalui ekspansi yang selektif ke wilayah-wilayah potensial, Perseroan telah membuka 2 lokasi baru
dengan total tambahan 7 layar, yakni Ciplaz Cipanas XXI dan 23 Semarang XXI pada semester I 2026.
Dengan demikian, hingga 30 Juni 2026 Perseroan telah mengoperasikan 269 bioskop dengan total
1.395 layar yang tersebar di 55 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.
Ragam Film Nasional dan Internasional Raih Jutaan Penonton
Semester I 2026 menunjukkan tren positif bagi industri perfilman nasional. Pada semester pertama
2026, film nasional mendominasi lebih dari 65% dari total penonton di Cinema XXI, mencerminkan
apresiasi masyarakat terhadap karya sineas Indonesia. Sebanyak 17 film, baik nasional maupun
internasional yang tayang perdana pada periode Januari–Juni 2026 berhasil meraih lebih dari 1 juta
penonton di seluruh jaringan bioskop Indonesia. Jumlah ini lebih banyak jika dibandingkan periode
yang sama di tahun 2025, di mana film yang meraih lebih dari 1 juta penonton sebanyak 15 film.
Page 2
"Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat terhadap pilihan film yang semakin beragam. Capaian
ini menunjukkan bahwa film nasional dan film internasional diapresiasi oleh penonton. Hal ini
memotivasi Cinema XXI untuk terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik melalui layanan
yang prima, fasilitas yang nyaman, serta teknologi audiovisual berstandar internasional," tutup Suryo.
***
Tentang Cinema XXI
Cinema XXI berada di bawah naungan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, merupakan kelompok bioskop terbesar di Indonesia
dengan pengalaman lebih dari 38 tahun di industri pertunjukan film. Cinema XXI berkomitmen untuk senantiasa memberikan
pengalaman dan kenyamanan menonton dengan kualitas terbaik bagi masyarakat Indonesia. Sampai dengan 30 Juni 2026,
Cinema XXI telah mengoperasikan 269 bioskop dengan total 1.395 layar di 55 kota dan 30 kabupaten di seluruh Indonesia.
Di tahun 2006, Cinema XXI melahirkan m.tix untuk memfasilitasi pemesanan tiket bioskop melalui pesan teks yang kemudian
dikembangkan menjadi aplikasi berbasis seluler. Di tahun 2012, Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton dengan
teknologi revolusioner, yaitu teater IMAX. Untuk menyempurnakan pelayanan kepada penonton, bioskop juga telah hadir
dengan sistem audio mutakhir "Dolby Atmos" yang kini tersedia di 88 layar Cinema XXI.
Bukan hanya tempat untuk menonton film, tetapi juga rumah kedua untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga
dan teman. Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton yang tak terlupakan untuk hari ini dan esok. Selama tiga tahun
berturut-turut pada 2017, 2018, 2019 Cinema XXI telah dianugerahi "World Branding Award" di Kensington, London sebagai
Merek Terbaik dalam Kategori Bioskop Hiburan (skala Nasional). Di awal 2019, Cinema XXI juga telah dianugerahi "Millennials
Top Brand Awards" oleh salah satu media pilihan generasi muda Indonesia sebagai pilihan pertama millenials untuk kategori
jaringan cinema terkemuka di Indonesia. Tidak berhenti di sana, terlepas dari kondisi pandemi yang dialami, di tahun 2020,
Cinema XXI telah dinobatkan sebagai “Industry Champion of The Year” oleh Asia Corporate Excellence and Sustainability
(ACES) Awards dan “Indonesia Best Managed Company” oleh Deloitte Indonesia di tahun 2023, 2024 dan 2025. Selain itu,
Cinema XXI juga dianugerahi CineAsia APAC Achievement Award dari International Cinema Technology Association (ICTA)
dan CineAsia pada 2024.
https://www.cinema21.co.id/
https://21cineplex.com/
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.