Back to announcement
5. Penjelasan atas Lap Keu PNBS_Juni_2026.pdf
Financial statement Text extracted PNBSSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.953
PaninDubai 9 Syariah Bank Penjelasan atas Laporan Keuangan PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk. Posisi 30 Juni 2026 Jumlah Aset Bank pada tanggal 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp 20,5 triliun, naik sebesar Rp1,4 triliun atau 7,3Y6 dibandingkan dengan posisi aset per tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp 19,1 triliun, demikian juga dengan jumlah liabilitas yang tidak termasuk dana syirkah temporer dan ekuitas, naik sebesar Rp 0,6 triliun atau 6096 dari sebelumnya sebesar Rp 1,0 triliun di posisi 31 Desember 2025 menjadi Rp 1,6 triliun di posisi akhir 30 Juni 2026. Adapun perubahan penting pada pos-pos aset dan liabilities selama periode tersebut adalah sebagai berikut: 1. Kas Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 28,3 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 9,8 miliar atau sekitar 53,0Y6 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 18,5 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan saldo kas, guna mengantisipasi kebutuhan penarikan dana oleh nasabah dalam rangka liburan sekolah. Giro pada Bank lain Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 26,8 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 18,6 miliar atau sekitar 226,896 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 8,2 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan saldo pada giro nostro yang terdapat di Bank lain. Efek-efek yang diperdagangkan pihak ketiga Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 3,0 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp 0,6 triliun atau sekitar 2596 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 2,4 triliun, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan Sukuk Bank Indonesia (SukBI) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Pembiayaan Mudharabah Pada posisi 30 juni 2026 sebesar Rp 1,2 triliun mengalami penurunan sebesar Rp 0,4 triliun atau sekitar 2596 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 1,6 triliun, hal ini dikontribusikan dari adanya pelunasan beberapa nasabah korporasi. Aset Keuangan Lainnya Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 106,3 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp 13,9 miliar atau sekitar 1596 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 yang sebesar Rp 92,4 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan pendapatan yang masih akan diterima dari beberapa nasabah dengan akad musyarakah. 1
Page 2 OCR 0.948
PaninDubai 9 Syariah Bank 6. Biaya Dibayar Dimuka Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 57,1 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 32,8 miliar atau sekitar 135,0Yo dibandingkan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 24,3 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan asuransi kesehatan dan Human Resources. 7. Aset Pajak Tangguhan Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 28,9 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 12,2 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 16,7 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya koreksi positif atas pajak fiskal terutama pada penambahan pajak other comprehensive income aset keuangan khususnya pada efek surat berharga Available for Sale (AFS). 8. Liabilitas Segera Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 3,6 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 1,9 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 1,7 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya peningkatan rekening titipan bagi hasil lainnya. 9. Hutang Pajak Mengalami peningkatan sebesar 48,394 atau sebesar 4,3 miliar dari posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 8,9 miliar menjadi sebesar Rp 13,2 miliar di posisi 30 Juni 2026, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan kewajiban pajak atas PPh Pasal 21 dan PPh final. 10. Liabilitas Lainnya Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 587,0 miliar, mengalami peningkatan sebesar Rp 562,4 miliar dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 24,5 miliar, hal ini dikontribusikan dari adanya Pengelolaan Likuiditas Berdasarkan Prinsip Syariah Bank Indonesia (PasBI). 11. Investasi Mudharabah AntarBank Pada posisi 30 Juni 2026 sebesar Rp 3,4 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp 2 triliun dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 1,4 triliun, hal ini dikontribusikan dari adanya penambahan Simpanan Invetasi Mudharabah AntarBank (SIMA) dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SIPA). “Aa
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.