Skip to content
Back to announcement

20251104_MEJA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31982176_lamp1.pdf

Other Text extracted MEJA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 7

Page 1
                                                                 Jakarta, 04 November 2025
No. : 003/HDK/SP/XI/2025

Kepada Yth.
Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building Tower I, Lantai 6
Jl Jend. Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190


U.P.: Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3


Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Lanjutan VI


Dengan Hormat,
Sehubungan dengan surat yang kami terima dengan nomor. S-12506/BEI.PP3/10-2025
tanggal 31 Oktober 2025 perihal Permintaan Penjelasan Lanjutan, maka dengan ini kami
sampaikan tanggapan kami atas surat tersebut beserta dokumen dokumen pendukungnya jika
diperlukan.
1.   Sehubungan dengan rekening koran yang disampaikan, terdapat perbedaan antara jumlah
     uang yang diterima oleh masing-masing pihak dengan perubahan kepemilikan saham
     masing-masing entitas asosiasi, agar dapat dijelaskan latar belakang terdapat perbedaan
     tersebut.

        a. Latar belakang Perseroan melakukan transfer kepada PT Niat Djadi Atlet (NDA)
           sebesar Rp2,13 miliar sedangkan Perseroan membeli saham NDA yang dimiliki
           oleh Bapak Lutfi Trisetiawan.

            Tanggapan:
            Perseroan melaksanakan transaksi pembayaran dimaksud sesuai dengan arahan
            yang diberikan oleh Penjual saham. Perseroan dalam hal ini hanya melaksanakan
            pembayaran sebagaimana arahan yang diterima tanpa melakukan perubahan
            terhadap nilai transaksi keseluruhan sebagaimana telah disepakati dalam
            perjanjian jual beli saham.

            Transaksi tersebut tetap diperhitungkan sebagai bagian dari pembelian saham
            yang dimiliki oleh Bapak Lutfi Trisetiawan. Perseroan memperoleh informasi
            bahwa dana hasil transfer tersebut telah dialihkan secara langsung kepada Bapak
            Lutfi Trisetiawan oleh PT NDA.

        b. Latar belakang Perseroan hanya melakukan pembayaran sebesar Rp1,07 miliar
           kepada Bapak Lutfi Trisetiawan padahal kepemilikan saham NDA yang dimiliki
           oleh Bapak Lutfi Trisetiawan yang dibeli oleh Perseroan sebesar Rp4,80 miliar.
Page 2
   Tanggapan:

   Perseroan telah melakukan pembayaran secara keseluruhan sebesar Rp4,80 miliar
   kepada Bapak Lutfi Trisetiawan atas pembelian saham PT Niat Djadi Atlet
   (NDA). Pembayaran tersebut terdiri dari pembayaran langsung sebesar Rp2,67
   miliar kepada Bapak Lutfi Trisetiawan dan pembayaran sebesar Rp2,13 miliar
   yang disalurkan melalui PT NDA sebagaimana telah dijelaskan pada poin 1.a.
   Dengan demikian, seluruh nilai transaksi pembelian saham yang dimiliki oleh
   Bapak Lutfi Trisetiawan telah direalisasikan sepenuhnya oleh Perseroan sesuai
   dengan perjanjian jual beli saham yang berlaku.

c. Latar belakang Perseroan melakukan transfer kepada PT Semitra Vana Persada
   (SVP) sebesar Rp300 juta sedangkan Perseroan membeli saham SVP yang
   dimiliki oleh Bapak Lutfi Trisetiawan dan Ibu Habibah Jannah.

   Tanggapan:
   Perseroan melaksanakan transaksi pembayaran dimaksud sesuai dengan arahan
   yang diberikan oleh Penjual saham. Perseroan dalam hal ini hanya melaksanakan
   pembayaran sebagaimana arahan yang diterima tanpa melakukan perubahan
   terhadap nilai transaksi keseluruhan sebagaimana telah disepakati dalam
   perjanjian jual beli saham.

   Transaksi tersebut tetap diperhitungkan sebagai bagian dari pembelian saham
   yang dimiliki oleh Bapak Lutfi Trisetiawan dan Ibu Habibah Jannah.

d. Latar belakang Perseroan hanya melakukan pembayaran sebesar Rp823 juta
   kepada Bapak Lutfi Trisetiawan padahal kepemilikan saham SVP yang dimiliki
   oleh Bapak Lutfi Trisetiawan yang dibeli oleh Perseroan sebesar Rp2,55 miliar.
   Tanggapan:

   Perseroan melaksanakan pembayaran kepada pihak terkait sesuai dengan arahan
   yang diberikan oleh Para Penjual saham. Berdasarkan informasi yang diterima,
   diketahui bahwa terdapat hubungan utang piutang di antara Para Penjual yang
   mengakibatkan adanya pengalihan sebagian dana. Oleh karenanya, Perseroan
   hanya mengikuti arahan transfer dari Para Penjual tanpa melakukan perubahan
   terhadap nilai transaksi jual beli saham yang telah disepakati.

e. Latar belakang Perseroan melakukan pembayaran sebesar Rp3,67 miliar kepada
   Ibu Habibah Jannah padahal kepemilikan saham SVP yang dimiliki oleh Ibu
   Habibah Jannah yang dibeli oleh Perseroan sebesar Rp2,55 miliar.

   Tanggapan:

   Perseroan melaksanakan pembayaran kepada pihak terkait sesuai dengan arahan
   yang diberikan oleh Para Penjual saham. Berdasarkan informasi yang diterima,
   diketahui bahwa terdapat hubungan utang piutang di antara Para Penjual yang
Page 3
            mengakibatkan adanya pengalihan sebagian dana. Oleh karenanya, Perseroan
            hanya mengikuti arahan transfer dari Para Penjual tanpa melakukan perubahan
            terhadap nilai transaksi jual beli saham yang telah disepakati.
        f. Latar belakang Perseroan melakukan pembayaran sebesar Rp4,40 miliar kepada
           Bapak Lutfi Trisetiawan padahal kepemilikan saham PT Anagatha Djaya Artha
           (ADA) yang dimiliki oleh Bapak Lutfi Trisetiawan yang dibeli oleh Perseroan
           sebesar Rp2,55 miliar.

            Tanggapan:

            Perseroan melaksanakan pembayaran kepada pihak terkait sesuai dengan arahan
            yang diberikan oleh Para Penjual saham. Berdasarkan informasi yang diterima,
            diketahui bahwa terdapat hubungan utang piutang di antara Para Penjual yang
            mengakibatkan adanya pengalihan sebagian dana. Oleh karenanya, Perseroan
            hanya mengikuti arahan transfer dari Para Penjual tanpa melakukan perubahan
            terhadap nilai transaksi jual beli saham yang telah disepakati.
        g. Latar belakang Perseroan hanya melakukan pembayaran sebesar Rp391 juta
           kepada Ibu Habibah Jannah padahal kepemilikan saham SVP yang dimiliki oleh
           Ibu Habibah Jannah yang dibeli oleh Perseroan sebesar Rp2,25 miliar.

            Tanggapan:

            Perseroan melaksanakan pembayaran kepada pihak terkait sesuai dengan arahan
            yang diberikan oleh Para Penjual saham. Berdasarkan informasi yang diterima,
            diketahui bahwa terdapat hubungan utang piutang di antara Para Penjual yang
            mengakibatkan adanya pengalihan sebagian dana. Oleh karenanya, Perseroan
            hanya mengikuti arahan transfer dari Para Penjual tanpa melakukan perubahan
            terhadap nilai transaksi jual beli saham yang telah disepakati. Sebagai tambahan
            klarifikasi, terdapat kemungkinan bahwa yang dimaksud dalam pernyataan
            tersebut adalah kepemilikan saham PT Anagatha Djaya Artha (ADA) yang
            dimiliki oleh Ibu Habibah Jannah.



2.   Berdasarkan tanggapan Perseroan pada surat nomor 008/HDK/SP/X/2025 tanggal 15
     Oktober 2025, disampaikan bahwa Perseroan memanfaatkan momentum
     pengambilalihan dalam mempercepat pertumbuhan usaha dimana rencana
     pengembangan yang akan dilakukan yaitu perluasan segmen pasar dan klien, inovasi dan
     digitalisasi layanan, penguatan modal dan kapasitas produksi, peningkatan kompetensi
     SDM dan tata kelola. Atas hal tersebut agar dapat dijelaskan beberapa hal:

        a. Strategi pemanfaatan momentum pengambilalihan yang dilakukan oleh Perseroan
           sehingga Perseroan dapat memperluas segmen pasar, melakukan inovasi dan
           digitalisasi layanan, penguatan modal dan kapasitas produksi, peningkatan
           kompetensi SDM dan tata kelola.
Page 4
Tanggapan:

Perseroan memanfaatkan momentum pengambilalihan sebagai langkah strategis
untuk memperkuat posisi dan daya saing di industri kontraktor interior yang
semakin kompetitif dan dinamis. Melalui pengambilalihan ini, Perseroan
menargetkan percepatan pertumbuhan usaha dengan mengoptimalkan potensi
sinergi dari aspek pasar, teknologi, sumber daya manusia, dan tata kelola.

Perluasan Segmen Pasar dan Klien

Perseroan berfokus untuk memperkuat dan memperluas segmen pasar melalui
optimalisasi layanan end-to-end customer yang telah dimiliki, mencakup
keseluruhan proses mulai dari perencanaan desain, pengadaan material, hingga
pelaksanaan dan penyelesaian proyek interior secara terpadu.

Saat ini, jangkauan pasar Perseroan telah mencakup sektor komersial dan
perkantoran modern. Ke depan, Perseroan akan memperluas penetrasi pasar
dengan menyasar sektor hospitality (perhotelan dan restoran), fasilitas publik,
ritel modern, pendidikan, serta kesehatan (rumah sakit dan klinik) yang
menunjukkan potensi pertumbuhan signifikan seiring dengan tren pembangunan
nasional.

Perseroan juga berencana memperkuat posisi di segmen corporate branding
interior, yakni penyediaan solusi interior yang mengintegrasikan nilai dan
identitas merek dalam desain ruang. Selain itu, Perseroan akan mengembangkan
layanan berbasis keberlanjutan dengan mengusung konsep eco-friendly dan green
interior, sejalan dengan meningkatnya kesadaran terhadap efisiensi energi dan
tanggung jawab lingkungan di Indonesia.

Untuk mendukung ekspansi tersebut, Perseroan akan memperluas jejaring kerja
sama dengan pengembang properti nasional, arsitek, desainer independen, serta
kontraktor spesialis guna memperkuat kapasitas proyek dan memperluas peluang
bisnis di berbagai wilayah potensial di Indonesia.



Inovasi dan Digitalisasi Layanan

Perseroan telah mulai menerapkan sistem project management berbasis digital
untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan ketepatan waktu dalam
pelaksanaan proyek.

Ke depan, Perseroan berencana mengembangkan penggunaan teknologi Building
Information Modeling (BIM) dan visualisasi 3D interaktif guna meningkatkan
akurasi desain serta meminimalkan potensi kesalahan dalam tahap konstruksi.
Selain itu, penerapan Internet of Things (IoT) dalam pengelolaan fasilitas interior
akan menjadi inovasi baru dalam mendukung konsep smart building yang kini
semakin berkembang di Indonesia.
Page 5
Penguatan Modal dan Kapasitas Produksi

Pengambilalihan ini memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
struktur permodalan dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas operasional
dan kemampuan pembiayaan proyek.

Ke depan, Perseroan berfokus pada optimalisasi kerja sama strategis dengan
mitra manufaktur dan pemasok material interior guna memastikan ketersediaan
bahan baku yang konsisten, berkualitas, dan tepat waktu. Selain itu, Perseroan
akan melakukan penguatan sistem pengadaan dan manajemen rantai pasok
(supply chain management system) secara digital untuk meningkatkan efisiensi
biaya dan ketepatan pelaksanaan proyek.

Perseroan juga akan terus mendorong penggunaan material inovatif dan ramah
lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap efisiensi sumber daya dan
pembangunan berkelanjutan di sektor interior.


Peningkatan Kompetensi SDM

Perseroan menempatkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai
pilar utama pengembangan jangka panjang.

Ke depan, Perseroan akan melaksanakan program pelatihan berkelanjutan dalam
bidang interior design innovation, project risk management, dan digital
construction tools. Selain itu, Perseroan akan mendorong kolaborasi dengan
lembaga pendidikan dan asosiasi profesi di bidang desain dan konstruksi untuk
membangun ekosistem SDM yang adaptif terhadap perkembangan industri dan
teknologi.



Penguatan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance)

Perseroan berkomitmen memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik
dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan
kewajaran.

Ke depan, Perseroan akan melakukan digitalisasi sistem pelaporan dan
pengawasan internal, penerapan compliance monitoring system, serta peningkatan
efektivitas dewan dan komite audit dalam mendukung pengambilan keputusan
strategis. Inovasi ini diharapkan meningkatkan kepercayaan investor dan
pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan bisnis Perseroan.
Page 6
        b. Bentuk dukungan yang diberikan oleh Triple B sebagai calon pemegang saham
           pengendali sehingga Perseroan dapat melakukan rencana-rencana pengembangan
           tersebut.
           Tanggapan:

           Triple B sebagai calon Pemegang Saham Pengendali memberikan dukungan
           strategis kepada Perseroan dalam bentuk sinergi operasional, penguatan struktur
           keuangan, serta dukungan manajerial dan tata kelola untuk mendukung realisasi
           rencana pengembangan usaha Perseroan.

           Dari sisi keuangan, Triple B berkomitmen memperkuat struktur permodalan
           Perseroan melalui dukungan likuiditas dan fleksibilitas pendanaan guna
           memperluas kapasitas proyek serta mendukung implementasi sistem digitalisasi
           dan pengembangan layanan berbasis inovasi.

           Dari sisi operasional dan bisnis, Triple B akan memberikan akses jejaring yang
           luas dalam industri konstruksi dan desain interior, termasuk potensi kolaborasi
           dengan mitra strategis dan proyek-proyek di bawah naungan grup usaha Triple B.
           Dukungan ini diharapkan memperluas peluang bisnis Perseroan, baik dalam skala
           nasional maupun regional.

           Dari sisi manajerial dan tata kelola, Triple B mendukung penerapan praktik
           pengelolaan perusahaan yang profesional dan berkelanjutan melalui penguatan
           sistem pelaporan, peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang
           manajemen dan keuangan, serta penerapan prinsip Good Corporate Governance
           secara konsisten di seluruh lini organisasi.

           Secara keseluruhan, dukungan yang diberikan oleh Triple B tidak hanya bersifat
           finansial, tetapi juga mencakup transfer pengetahuan, peningkatan kapasitas
           organisasi, dan optimalisasi sinergi bisnis untuk memastikan keberhasilan strategi
           pertumbuhan jangka panjang Perseroan.

3.   Berdasarkan tanggapan Perseroan pada surat nomor 006/HDK/SP/X/2025 tanggal 7
     Oktober 2025, disampaikan bahwa proses pengambilalihan oleh Triple B diestimasikan
     akan memakan waktu selama 2 bulan. Sehubungan dengan rencana pengambilalihan
     sudah disampaikan kepada publik sejak 18 September 2025 sehingga per tanggal surat
     permintaan penjelasan ini telah memasuki hari ke-43. Atas hal tersebut agar dapat
     dijelaskan beberapa hal berikut:

        a. Status terkini proses pengambilalihan.

           Tanggapan:

           Saat ini Triple B masih menjalankan proses uji tuntas yang diperkirakan akan
           selesai akhir November 2025.
Page 7
       b. Proses-proses yang perlu dilalui dalam penyelesaian rencana pengambilalihan
          dan status dari masing-masing tahapan proses (agar disampaikan dalam bentuk
          timeline).
          Tanggapan:

          Proses-proses yang akan dilalui adalah sebagai berikut:

              1) Proses uji tuntas

                 Kegiatan yang dilakukan adalah uji tuntas untuk aspek legal, keuangan,
                 dan operasional.

              2) Proses negosiasi

                 Kegiatan yang akan dilakukan adalah pembahasan temuan atas hasil uji
                 tuntas, solusi dan mitigasi atas temuan, kesepakatan pembayaran saham.

              3) Proses pembayaran saham
                 Kegiatan yang akan dilakukan adalah tanda tangan perjanjian jual beli
                 saham, penentuan jadwal pembayaran dan teknis lainnya.

       c. Target waktu selesainya proses pengambilalihan, dalam hal terdapat perubahan
          estimasi dari target sebelumnya.

          Tanggapan:

          Target waktu selesainya proses pengambilalihan adalah sebagai berikut:

          Proses uji tuntas               = akhir November 2025

          Proses negosiasi                = akhir Desember 2025
          Proses pembayaran saham         = akhir Januari 2026

Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerja sama yang diberikan,
kami ucapkan terima kasih.



Hormat kami,
PT Harta Djaya Karya Tbk




Richie Adrian Hartanto S
Direktur Utama

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.36 MB
Published4 Nov 2025
Pages7
Characters15,959
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Harta Djaya Karya Tbk p.7 ×2
linked person Richie Adrian Hartanto S · Direktur Utama p.7
possible org Bursa Efek Indonesia p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org PT Niat Djadi Atlet p.1 ×2
unresolved person Lutfi Trisetiawan. Tanggapan p.1 ×14
unresolved org PT NDA. p.1 ×2
unresolved org PT Semitra Vana Persada p.2
unresolved person Habibah Jannah. Tanggapan p.2 ×13
unresolved org PT Anagatha Djaya Artha p.3 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result