Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 75
Page 1
Nomor Surat 217/ADMF/CS/VII/26
Nama Emiten Adira Dinamika Multi Finance Tbk
Kode Emiten ADMF
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 6 Bulan yang berakhir pada 30/06/2026 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
Dokumen ini merupakan dokumen resmi Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara
elektronik. Adira Dinamika Multi Finance Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
30 June 2026
Informasi umum General information
Nama entitas Adira Dinamika Multi Finance Tbk Entity name
Penjelasan perubahan nama Explanation of change in
dari akhir periode laporan name from the end of the
sebelumnya preceding reporting period
Kode entitas ADMF Entity code
Nomor identifikasi entitas AA437 Entity identification number
Industri utama entitas Pembiayaan / Financing Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting
standards
Sektor G. Financials Sector
Subsektor G2. Financing Service Subsector
Industri G21. Consumer Financing Industry
Subindustri G211. Consumer Financing Subindustry
Informasi pemegang saham National Corporation Controlling shareholder
pengendali information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham dan Obligasi / Stock and Bond Type of listed securities
Jenis papan perdagangan Utama / Main Type of board on which the
tempat entitas tercatat entity is listed
Apakah merupakan laporan Entitas tunggal / Single entity Whether the financial
keuangan satu entitas atau statements are of an
suatu kelompok entitas individual entity or a group of
entities
Periode penyampaian Kuartal II / Second Quarter Period of financial
laporan keuangan statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan July 28, 2026 Date Of Board Of Directors'
Direksi Statement Letter
Tanggal awal periode January 01, 2026 Current period start date
berjalan
Tanggal akhir periode June 30, 2026 Current period end date
berjalan
Tanggal akhir tahun December 31, 2025 Prior year end date
sebelumnya
Tanggal awal periode January 01, 2025 Prior period start date
sebelumnya
Tanggal akhir periode June 30, 2025 Prior period end date
sebelumnya
Tanggal akhir 2 tahun December 31, 2024 Prior 2 year end date
sebelumnya
Mata uang pelaporan Rupiah / IDR Description of presentation
currency
Kurs konversi pada tanggal Conversion rate at reporting
pelaporan jika mata uang date if presentation currency
penyajian selain rupiah is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan Jutaan / In Million Level of rounding used in
dalam penyajian jumlah financial statements
dalam laporan keuangan
Jenis laporan atas laporan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial
keuangan statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam Matters disclosed in
Page 3
paragraf pendapat untuk emphasis-of-matter or
penekanan atas suatu other-matter paragraph, if
masalah atau paragraf any
penjelasan lainnya, jika ada
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters
Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau Date of auditor's opinion or
hasil laporan review result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun Name of current year audit
berjalan signing partner
Lama tahun penugasan Number of years served as
partner yang audit signing partner
menandatangani
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun Name of prior year audit
sebelumnya signing partner
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Whether in compliance with
pemenuhan peraturan OJK OJK rules No.
Nomor: 75/POJK.04/2017 75/POJK.04/2017 concerning
tentang Tanggung Jawab responsibilities of board of
Direksi Atas Laporan directors on financial
Keuangan statements
Kepatuhan terhadap Ya / Yes Compliance to the
pemenuhan independensi independency of Accountant
akuntan yang memberikan that provide services in
jasa audit di pasar modal Capital Market as regulated
sesuai dengan POJK Nomor in OJK rules No.
13/POJK.03/2017 tentang 13/POJK.03/2017 concerning
Penggunaan Jasa Akuntan The Use of Public
Publik dalam Kegiatan Jasa Accountant and Auditing
Keuangan Firm in Financial Services
Activities.
Page 4
[8220000] Statement of financial position presented using order of liquidity -
Financing Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
30 June 2026 31 December 2025
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Kas dan setara kas 95,990 77,878 Cash and cash equivalents
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain Current accounts with
other banks
Giro pada bank lain 135,922 176,714 Current accounts with
pihak ketiga other banks third parties
Giro pada bank lain 1,159,688 566,324 Current accounts with
pihak berelasi other banks related
parties
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain Indonesia and other banks
Penempatan pada Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak ketiga banks third parties
Penempatan pada 0 0 Placements with Bank
Bank Indonesia dan Indonesia and other
bank lain pihak banks related parties
berelasi
Aset keuangan yang Financial assets at fair value
diukur pada nilai wajar through profit or loss
melalui laba rugi
Piutang asuransi 6,281 10,436 Insurance receivables
Biaya akuisisi tangguhan Deferred acquisition costs
Efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali agreement to resale
Wesel ekspor dan tagihan Bills and other receivables
lainnya
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Piutang murabahah Murabahah receivables
Piutang murabahah 5,349,424 5,533,732 Murabahah receivables
pihak ketiga third parties
Piutang murabahah 1,814 1,657 Murabahah receivables
pihak berelasi related parties
Piutang istishna Istishna receivables
Piutang istishna pihak Istishna receivables third
ketiga parties
Piutang istishna pihak Istishna receivables
berelasi related parties
Piutang ijarah Ijarah receivables
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables third
ketiga parties
Piutang ijarah pihak Ijarah receivables related
berelasi parties
Piutang pembiayaan Consumer financing
konsumen receivables
Piutang pembiayaan 25,386,433 25,748,579 Consumer financing
konsumen pihak receivables third parties
ketiga
Page 5
Piutang pembiayaan 4,585 4,994 Consumer financing
konsumen pihak receivables related
berelasi parties
Investasi sewa Lease investments
Investasi sewa pihak 3,694,164 3,315,157 Lease investments third
ketiga parties
Investasi sewa pihak 0 0 Lease investments
berelasi related parties
Investasi sewa nilai 650,245 611,627 Lease investments
residu yang terjamin guaranteed residual
value
Investasi sewa ( 199,988 ) ( 203,370 ) Lease investments
pendapatan deferred financing
pembiayaan income
tangguhan
Investasi sewa ( 650,245 ) ( 611,627 ) Lease investments
simpanan jaminan guarantee deposits
Investasi sewa Lease investment in
pembiayaan finance leases
Pinjaman yang Loans
diberikan
Pinjaman yang Loans third parties
diberikan pihak ketiga
Pinjaman yang Loans related parties
diberikan pihak
berelasi
Cadangan kerugian Allowance for impairment
penurunan nilai pada losses for loans
pinjaman yang
diberikan
Pinjaman qardh Qardh funds
Pinjaman qardh pihak Qardh funds third parties
ketiga
Pinjaman qardh pihak Qardh funds related
berelasi parties
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan Mudharabah financing
mudharabah pihak related parties
berelasi
Pembiayaan Musyarakah financing
musyarakah
Pembiayaan 598,981 743,479 Musyarakah financing
musyarakah pihak third parties
ketiga
Pembiayaan 0 0 Musyarakah financing
musyarakah pihak related parties
berelasi
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak ketiga third parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables
pihak berelasi related parties
Tagihan anjak piutang Factoring receivables on
pada pendapatan deferred factoring
anjak piutang income
tangguhan
Page 6
Piutang dari pihak 65,265 56,465 Receivables from related
berelasi parties
Piutang lainnya 179,786 170,215 Other receivables
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-sale
dimiliki untuk dijual
Aset tidak lancar atau Non-current assets or
kelompok lepasan disposal groups classified as
diklasifikasikan sebagai held-for-distribution to
dimiliki untuk owners
didistribusikan kepada
pemilik
Biaya dibayar dimuka 206,565 220,221 Prepaid expenses
Jaminan Guarantees
Pajak dibayar dimuka 56,207 70,878 Prepaid taxes
Klaim atas pengembalian Claims for tax refund
pajak
Aset keuangan nilai wajar 0 420,717 Financial assets fair value
melalui pendapatan through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Aset keuangan biaya Financial assets amortized
perolehan diamortisasi cost
Aset keuangan lainnya Other financial assets
Tagihan derivatif 383,617 60,396 Derivative receivables
Investasi yang dicatat Investments accounted for
dengan menggunakan using equity method
metode ekuitas
Investasi pada ventura Investments in joint
bersama dan entitas ventures and associates
asosiasi
Investasi pada entitas Investments in joint
ventura bersama ventures
Investasi pada entitas 0 0 Investments in
asosiasi associates
Aset pajak tangguhan 431,151 462,015 Deferred tax assets
Aset reasuransi Reinsurance assets
Aset takberwujud selain 330,754 334,387 Intangible assets other than
goodwill goodwill
Goodwill Goodwill
Properti investasi Investment properties
Aset ijarah Ijarah assets
Aset sewa operasi Operating lease assets
Aset tetap 456,605 461,209 Property, plant, and
equipment
Aset hak guna 218,697 248,394 Right of use assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset lainnya 55,711 48,718 Other assets
Jumlah aset 38,617,652 38,529,195 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera Obligations due
immediately
Efek yang dijual Securities sold with
dengan janji untuk repurchase agreement
dibeli kembali
Liabilitas derivatif 0 17,746 Derivative payables
Utang asuransi 186,363 168,176 Insurance payables
Page 7
Utang bunga 163,923 165,239 Interest payables
Utang penjaminan Guarantee payables
Utang usaha Accounts payable
Uang muka dan 111,437 110,397 Advances and
angsuran installments
Utang dealer 206,648 58,068 Dealer payables
Utang dividen 0 0 Dividends payable
Pinjaman yang Borrowings
diterima
Pinjaman yang 2,721,855 4,554,416 Borrowings third
diterima pihak parties
ketiga
Pinjaman yang 5,206,412 5,330,550 Borrowings related
diterima pihak parties
berelasi
Utang pihak berelasi 148,426 166,189 Due to related parties
Utang pemegang Due to stockholders
saham
Liabilitas kontrak Insurance contract
asuransi liabilities
Kewajiban imbalan 678,524 647,224 Post-employment benefit
pasca kerja obligations
Provisi Provisions
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Pendapatan 736,578 762,608 Deferred income
ditangguhkan
Wesel bayar Notes payable
Efek yang diterbitkan Securities issued
Utang obligasi 9,600,594 8,596,025 Bonds payable
Sukuk 0 0 Sukuk
Surat utang jangka 0 0 Medium term notes
menengah
Obligasi Subordinated bonds
subordinasi
Efek yang Others securities
diterbitkan lainnya issued
Liabilitas sewa 97,352 109,665 Finance lease liabilities
pembiayaan
Liabilitas keuangan Other financial liabilities
lainnya
Beban akrual 1,046,498 922,626 Accrued expenses
Utang pajak 215,640 184,088 Taxes payable
Liabilitas pajak 0 0 Deferred tax liabilities
tangguhan
Liabilitas lainnya 82,070 61,890 Other liabilities
Sukuk mudharabah 1,943,850 1,643,850 Mudharabah sukuk
Utang bank Bank loans
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Jumlah liabilitas 23,146,170 23,498,757 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang Equity attributable to
diatribusikan kepada equity owners of
pemilik entitas induk parent entity
Saham biasa 123,580 123,580 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal 2,847,942 2,847,942 Additional paid-in
disetor capital
Saham treasuri ( 88,746 ) ( 88,746 ) Treasury stocks
Page 8
Uang muka Advances in capital
setoran modal stock
Opsi saham Stock options
Penjabaran Translation
laporan keuangan adjustment
Cadangan Revaluation reserves
revaluasi
Cadangan selisih Reserve of exchange
kurs penjabaran differences on
translation
Cadangan 0 29,765 Reserve for changes
perubahan nilai in fair value of fair
wajar aset value through other
keuangan nilai comprehensive
wajar melalui income financial
pendapatan assets
komprehensif
lainnya
Cadangan Reserve of gains
keuntungan (losses) from
(kerugian) investasi investments in equity
pada instrumen instruments
ekuitas
Cadangan Reserve of
pembayaran share-based
berbasis saham payments
Cadangan lindung 10,800 ( 52,219 ) Reserve of cash flow
nilai arus kas hedges
Cadangan 54,366 54,366 Reserve of
pengukuran remeasurements of
kembali program defined benefit plans
imbalan pasti
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi 0 0 Difference Due to
Perubahan Ekuitas Changes of Equity in
Entitas Subsidiary/Associates
Anak/Asosiasi
Komponen ekuitas Other components of
lainnya equity
Saldo laba Retained earnings
(akumulasi (deficit)
kerugian)
Saldo laba Appropriated
yang telah retained
ditentukan earnings
penggunaanya
Cadangan 272,094 256,645 General and
umum dan legal reserves
wajib
Cadangan Specific
khusus reserves
Saldo laba 12,251,446 11,859,105 Unappropriated
yang belum retained earnings
ditentukan
penggunaannya
Jumlah ekuitas 15,471,482 15,030,438 Total equity
yang attributable to
diatribusikan equity owners of
kepada pemilik parent entity
entitas induk
Proforma ekuitas Proforma equity
Page 9
Kepentingan Non-controlling interests non-pengendali Jumlah ekuitas 15,471,482 15,030,438 Total equity Jumlah liabilitas dan 38,617,652 38,529,195 Total liabilities and equity ekuitas
Page 10
[8312000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI
components presented net of tax, by nature - Financing Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan Statement of profit or loss and other
komprehensif lain comprehensive income
30 June 2026 30 June 2025
Laporan laba rugi dan Statement of profit or loss
penghasilan komprehensif and other comprehensive
lain income
Pendapatan Income
Pendapatan bunga dan 8,734 28,246 Interest and finance
keuangan income
Pendapatan dari Income from guarantee
penjaminan
Pendapatan dari 791,730 838,900 Income from murabahah
murabahah dan istishna and istishna
Pendapatan dari bagi 155,348 247,319 Income from revenue
hasil sharing
Pendapatan dari ijarah Income from ijarah
Pendapatan dari Financing income
pembiayaan
Pendapatan dari 4,230,499 3,711,044 Income from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pendapatan dari sewa 273,998 187,548 Income from finance
pembiayaan lease
Pendapatan dari anjak Income from factoring
piutang
Pendapatan dari sewa Income from operating
operasi lease
Premi penjaminan Guarantee premiums
Pendapatan asuransi Insurance income
Pendapatan dari Income from
premi asuransi insurance premiums
Premi reasuransi Reinsurance
premiums
Premi retrosesi Retrocession
premiums
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
premi yang belum unearned premiums
merupakan
pendapatan
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase) in
pendapatan premi premium income
disesikan kepada ceded to reinsurancer
reasuradur
Pendapatan komisi Insurance commission
asuransi income
Penerimaan ujrah Ujrah received
Keuntungan (kerugian) Realised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang telah assets
direalisasi
Keuntungan (kerugian) Unrealised gains (losses)
atas perdagangan aset on trading of financial
keuangan yang belum assets
direalisasi
Page 11
Pendapatan administrasi 503,725 420,603 Administration income
Pendapatan dari provisi 64,716 45,419 Income from provisions
dan komisi and commissions
Pendapatan dividen 0 0 Dividends income
Keuntungan (kerugian) 0 0 Realised gains (losses)
yang telah direalisasi atas from derivative
instrumen derivatif instruments
Penerimaan kembali aset 148,533 159,834 Income from recovery of
yang telah written off assets
dihapusbukukan
Keuntungan (kerugian) 6,149 1,135 Gains (losses) on
selisih kurs mata uang changes in foreign
asing exchange rates
Keuntungan (kerugian) 165 987 Gains (losses) on
pelepasan aset tetap disposal of property and
equipment
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan agunan yang disposal of foreclosed
diambil alih assets
Keuntungan (kerugian) Gains (losses) on
pelepasan aset ijarah disposal of ijarah assets
Pemulihan penyisihan Recovery of impairment
kerugian penurunan nilai losses
Bagian atas laba (rugi) 0 0 Share of profit (loss) of
entitas asosiasi yang associates accounted for
dicatat dengan using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Bagian atas laba (rugi) Share of profit (loss) of
entitas ventura bersama joint ventures accounted
yang dicatat for using equity method
menggunakan metode
ekuitas
Pendapatan lainnya 316,971 343,716 Other income
Keuntungan lainnya Other gains
Beban Expenses
Beban bunga dan ( 603,121 ) ( 673,322 ) Interest and finance costs
keuangan
Beban bagi hasil ( 74,977 ) ( 51,298 ) Revenue sharing
expenses
Beban asuransi Insurance expenses
Beban klaim Claim expenses
Klaim reasuransi Reinsurance claims
Klaim retrosesi Retrocession claims
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
estimasi liabilitas estimated claims
klaim liability
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas manfaat polis liability for future
masa depan policy benefit
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
provisi yang timbul provision for losses
dari tes kecukupan arising from liability
liabilitas adequacy test
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas asuransi yang insurance liabilities
disesikan kepada ceded to reinsurers
reasuradur
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease) in
liabilitas pemegang liabilities to
Page 12
polis pada kontrak policyholder in
unit-linked unit-linked contracts
Beban komisi asuransi Insurance commission
expenses
Beban underwriting Other underwriting
lainnya expenses
Ujrah dibayar Ujrah paid
Beban akuisisi dari Acquisition costs of
kontrak asuransi insurance contracts
Pembentukan penyisihan ( 1,165,172 ) ( 1,338,204 ) Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Beban penjualan (0) (0) Selling expenses
Beban gaji dan tunjangan ( 1,726,464 ) ( 1,590,072 ) Salary and employee
karyawan benefit (expenses)
Beban umum dan ( 979,004 ) ( 924,270 ) General and
administrasi administrative expenses
Beban penyusutan ( 33,145 ) ( 39,939 ) Depreciation of
properti investasi, aset investment property,
sewa, aset tetap, aset lease assets, property
yang diambil alih dan aset and equipment,
ijarah foreclosed assets and
ijarah assets
Beban lainnya ( 470,989 ) ( 329,323 ) Other expenses
Kerugian lainnya Other losses
Jumlah laba (rugi) sebelum 1,447,696 1,038,323 Total profit (loss) before
pajak penghasilan tax
Pendapatan (beban) pajak ( 323,842 ) ( 219,694 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari 1,123,854 818,629 Total profit (loss) from
operasi yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang Profit (loss) from
dihentikan discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 1,123,854 818,629 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif Other comprehensive
lainnya, setelah pajak income, after tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income for gains
atas keuntungan (losses) on revaluation
(kerugian) hasil of property and
revaluasi aset tetap, equipment, after tax
setelah pajak
Pendapatan 0 199 Other comprehensive
komprehensif lainnya income for
atas pengukuran remeasurement of
kembali kewajiban defined benefit
manfaat pasti, setelah obligation, after tax
pajak
Penyesuaian lainnya ( 16,160 ) 2,828 Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that will not be
yang tidak akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan ( 16,160 ) 3,027 Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang tidak income that will not
Page 13
akan direklasifikasi be reclassified to
ke laba rugi, setelah profit or loss, after
pajak tax
Pendapatan Other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) selisih kurs exchange differences
penjabaran, setelah on translation, after
pajak tax
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi selisih adjustments on
kurs penjabaran, exchange differences
setelah pajak on translation, after
tax
Keuntungan Unrealised gains
(kerugian) yang belum (losses) on changes in
direalisasi atas fair value through
perubahan nilai wajar other comprehensive
aset keuangan melalui income financial
penghasilan assets, after tax
komprehensif lain,
setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas aset adjustments on fair
keuangan nilai wajar value through other
melalui pendapatan comprehensive
komprehensif lainnya, income financial
setelah pajak assets, after tax
Keuntungan 63,019 ( 25,310 ) Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai cash flow hedges,
arus kas, setelah after tax
pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on cash
lindung nilai arus kas, flow hedges, after tax
setelah pajak
Nilai tercatat dari aset Carrying amount of
(liabilitas) non-financial asset
non-keuangan yang (liability) whose
perolehan atau acquisition or
keterjadiannya incurrence was
merupakan suatu hedged on highly
prakiraan transaksi probable forecast
yang kemungkinan transaction, adjusted
besar terjadi yang from equity, after tax
dilindung nilai, setelah
pajak
Keuntungan Gains (losses) on
(kerugian) lindung nilai hedges of net
investasi bersih investments in foreign
kegiatan usaha luar operations, after tax
negeri, setelah pajak
Penyesuaian Reclassification
reklasifikasi atas adjustments on
lindung nilai investasi hedges of net
bersih kegiatan usaha investments in foreign
luar negeri, setelah operations, after tax
pajak
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
Page 14
dari entitas asosiasi income of associates
yang dicatat dengan accounted for using
menggunakan metode equity method, after
ekuitas, setelah pajak tax
Bagian pendapatan Share of other
komprehensif lainnya comprehensive
dari entitas ventura income of joint
bersama yang dicatat ventures accounted
dengan menggunakan for using equity
metode ekuitas, method, after tax
setelah pajak
Penyesuaian lainnya Other adjustments to
atas pendapatan other comprehensive
komprehensif lainnya income that may be
yang akan reclassified to profit or
direklasifikasi ke laba loss, after tax
rugi, setelah pajak
Jumlah pendapatan 63,019 ( 25,310 ) Total other
komprehensif comprehensive
lainnya yang akan income that may be
direklasifikasi ke reclassified to profit
laba rugi, setelah or loss, after tax
pajak
Jumlah pendapatan 46,859 ( 22,283 ) Total other
komprehensif lainnya, comprehensive income,
setelah pajak after tax
Jumlah laba rugi 1,170,713 796,346 Total comprehensive
komprehensif income
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan
Laba (rugi) yang dapat 1,123,854 818,629 Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke entitas parent entity
induk
Laba (rugi) yang dapat Profit (loss) attributable to
diatribusikan ke non-controlling interests
kepentingan
non-pengendali
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
Laba rugi komprehensif 1,170,713 796,346 Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to parent
ke entitas induk entity
Laba rugi komprehensif Comprehensive income
yang dapat diatribusikan attributable to
ke kepentingan non-controlling interests
non-pengendali
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar Basic earnings per
diatribusikan kepada share attributable to
pemilik entitas induk equity owners of the
parent entity
Laba (rugi) per saham 909 662 Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Basic earnings (loss)
dasar dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian per share
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
Page 15
dilusian dari operasi per share from
yang dilanjutkan continuing operations
Laba (rugi) per saham Diluted earnings (loss)
dilusian dari operasi per share from
yang dihentikan discontinued
operations
Page 16
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Reserve of cash Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments flow hedges reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Saldo laba yang telah ditentukan Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya penggunaannya-cadangan khusus ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 123,580 0 2,847,942 ( 0 0 0 0 0 29,765 0 0 ( 52,219 ) 54,366 0 0 0 0 0 0 256,645 0 11,859,105 15,030,438 0 0 15,030,438 Balance before restatement at beginning of
88,746 period
)
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 42,703 42,703 42,703 Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 123,580 0 2,847,942 ( 0 0 0 0 29,765 0 0 ( 52,219 ) 54,366 0 0 0 0 0 0 256,645 0 11,901,808 15,073,141 0 0 15,073,141 Equity position, beginning of the period
88,746
)
Laba (rugi) 1,123,854 1,123,854 1,123,854 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya ( 16,160 ) 63,019 0 46,859 46,859 Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 15,449 ( 15,449 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 772,372 ) ( 772,372 ) ( 772,372 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham 0 0 Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan 0 0 Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak 0 0 Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya ( 13,605 ) 13,605 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 123,580 0 2,847,942 ( 0 0 0 0 0 0 0 0 10,800 54,366 0 0 0 0 0 0 272,094 0 12,251,446 15,471,482 0 0 15,471,482 Equity position, end of the period
88,746
)
Page 17
[8410000] Statement of changes in equity - Financing Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas Statement of changes in equity
Additional Reserve of exchange Reserve for changes in fair value of fair value Reserve of Reserve of Difference Due to Changes of Difference in value of equity Other transactions with Other components
Common Preferred Treasury Advances in Stock Translation Revaluation Reserve of gains (losses) from Reserve of cash Other Other equity Appropriated retained Appropriated retained Unappropriated retained Equity attributable to Proforma Non-controlling
paid-in differences on through other comprehensive income financial share-based remeasurements of defined Equity in transactions with non-controlling non-controlling of equity Equity
stocks stocks stocks capital stock options adjustment reserves investments in equity instruments flow hedges reserves interests earnings-general and legal reserves earnings-specific reserves earnings parent entity equity interests
capital translation assets payments benefit plans Subsidiary/Associates interests interests transactions
Tambahan Uang muka Penjabaran Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan Cadangan Cadangan Cadangan pengukuran Kepentingan Komponen Saldo laba yang telah ditentukan Saldo laba yang belum Ekuitas yang dapat
Saham Saham Saham Opsi Cadangan Cadangan selisih kurs Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan Selisih Transaksi Perubahan Selisih transaksi ekuitas dengan Transaksi dengan pihak Saldo laba yang telah ditentukan Proforma Kepentingan
modal setoran laporan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif pembayaran lindung nilai kembali program imbalan ekuitas transaksi ekuitas penggunaannya-cadangan umum dan ditentukan diatribusikan kepada Ekuitas
biasa preferen treasuri saham revaluasi penjabaran investasi pada instrumen ekuitas lainnya Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi pihak non-pengendali non-pengendali lainnya penggunaannya-cadangan khusus ekuitas non-pengendali
disetor modal keuangan lainnya berbasis saham arus kas pasti lainnya lainnya wajib penggunaannya entitas induk
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen] Statement of changes in equity [line items]
Posisi ekuitas Equity position
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 0 9,588 0 0 ( 11,370 ) 26,270 0 2,993,287 0 0 0 0 242,578 0 11,181,928 14,549,031 0 0 14,549,031 Balance before restatement at beginning of
period
Penyesuaian Adjustments
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi 0 0 Initial adoption of new and revised accounting
standards
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela 0 Voluntary changes in accounting policies
Koreksi kesalahan periode lalu 0 Correction of prior period errors
Penyesuaian lainnya 0 0 Other adjustments
Posisi ekuitas, awal periode 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 9,588 0 0 ( 11,370 ) 26,270 0 2,993,287 0 0 0 0 242,578 0 11,181,928 14,549,031 0 0 14,549,031 Equity position, beginning of the period
Laba (rugi) 216,976 601,653 818,629 818,629 Profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya 2,828 ( 25,310 ) ( 1,273 ) 1,472 ( 22,283 ) ( 22,283 ) Other comprehensive income
Penjabaran laporan keuangan Translation adjustment
Pembentukan cadangan umum 14,067 ( 14,067 ) 0 0 Allocation for general reserves
Pembentukan cadangan khusus 0 0 Allocation for specific reserves
Distribusi dividen kas ( 279,466 ) ( 703,000 ) ( 982,466 ) ( 982,466 ) Distributions of cash dividends
Distribusi dividen saham (0) (0) Distributions of stock dividends
Penerbitan saham biasa 0 0 Issuance of common stocks
Penerbitan saham preferen 0 0 Issuance of preferred stocks
Biaya emisi efek (0) (0) Stock issuance costs
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Issuance of convertible instruments
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri 0 0 Increase (decrease) in equity through treasury
stock transactions
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham 0 0 Increase (decrease) in equity through
share-based payment transactions
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi 0 0 Exercise of convertible instruments
Pelaksanaan waran 0 0 Exercise of warrants
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas 0 0 Increase (decrease) in equity through
transactions with owner's equity
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali 0 0 Stock subscription from non-controlling interests
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
acquisition of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak 0 0 Changes in non-controlling interests due to
establishment of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
disposal of subsidiaries
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
dihentikan disposal of a discontinued operation
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian (0) (0) Changes in non-controlling interests due to
kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya partial disposal of interests in subsidiaries
pengendalian without loss of control
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan 0 0 Changes in non-controlling interests due to
kepentingan non-pengendali other transactions with non-controlling interests
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi (0) (0) Elimination of deficit in connection with
quasi-reorganisation
Pelaksanaan opsi saham 0 0 Stock options exercised
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak 0 0 Impact of psak no. 70 adoption on tax amnesty
assets
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK Retrospective adjustment of PSAK
implementation
Transaksi ekuitas lainnya 0 0 Other equity transactions
Posisi ekuitas, akhir periode 100,000 0 6,750 0 0 0 0 0 12,416 0 0 ( 36,680 ) 24,997 0 2,932,269 0 0 0 0 256,645 0 11,066,514 14,362,911 0 14,362,911 Equity position, end of the period
Page 18
[8510000] Statement of cash flows, direct method - Financing Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
30 June 2026 30 June 2025
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas Cash flows from operating
operasi activities
Penerimaan kas dari Cash receipts from
aktivitas operasi operating activities
Penerimaan dari sewa 1,903,102 1,225,261 Receipts from finance
pembiayaan leases
Penerimaan dari 26,287,432 25,266,656 Receipts from
pembiayaan consumer financing
konsumen
Penerimaan dari anjak Receipts from
piutang factoring
Pembayaran kas dari Cash payments from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran untuk ( 2,088,037 ) ( 1,309,826 ) Payments for finance
sewa pembiayaan leases
Pembayaran untuk ( 21,470,896 ) ( 18,597,450 ) Payments for
pembiayaan consumer financing
konsumen
Pembayaran untuk Payments for factoring
anjak piutang
Pembayaran beban ( 942,967 ) ( 1,030,486 ) Payments for general
umum dan and administrative
administrasi expense
Kas diperoleh dari 3,688,634 5,554,155 Cash generated from
(digunakan untuk) (used in) operations
operasi
Penerimaan dari 10,358,659 7,498,901 Received from loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Pembayaran untuk ( 9,537,115 ) ( 9,077,797 ) Payments for loan
kerjasama penerusan channeling and joint
pinjaman dan financing cooperation
pembiayaan bersama
Penerimaan bunga dari 7,428 24,090 Interests received from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran bunga dari ( 649,821 ) ( 697,550 ) Interests paid from
aktivitas operasi operating activities
Pembayaran pajak ( 283,344 ) ( 338,263 ) Payments for corporate
penghasilan badan income tax
Penerimaan ( 232,971 ) ( 188,244 ) Income taxes refunded
pengembalian (paid) from operating
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
operasi
Pengembalian Repayment (placement)
(penempatan) uang of refundable deposits
jaminan
Penerimaan bunga Receipts of interest from
pinjaman diberikan loan receivable
Penerimaan ( 1,423,023 ) ( 1,469,732 ) Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from operating
dari aktivitas operasi activities
Page 19
Arus kas sebelum 1,928,447 1,305,560 Net cash flows received
perubahan dalam aset from (used in) operating
dan liabilitas yang activities before changes
diperoleh dari (digunakan in assets and liabilities
untuk) aktivitas operasi
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset operasi from operation assets
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
efek-efek from securities
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
kredit from credit
Penurunan (kenaikan) Decrease (increase)
aset lainnya from other assets
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas from liabilities
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
simpanan dan from deposits and
simpanan dari bank deposits from other
lain banks
Kenaikan (penurunan) Increase (decrease)
liabilitas lainnya from other liabilities
Jumlah arus kas bersih 1,928,447 1,305,560 Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) operating activities
aktivitas operasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from investing
investasi activities
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan properti investment properties
investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan properti of investment properties
investasi
Penerimaan dari 172 1,416 Proceeds from disposal of
penjualan aset tetap property and equipment
Pembayaran untuk ( 32,210 ) ( 53,019 ) Payments for acquisition
perolehan aset tetap of property and
equipment
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset agunan foreclosed assets
yang diambil alih
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
penjualan aset other non-financial assets
non-keuangan lainnya
Pembayaran untuk ( 22,438 ) ( 123,710 ) Payments for acquisition
perolehan aset of other non-financial
non-keuangan lainnya assets
Pencairan (penempatan) 400,000 1,168 Withdrawal (placement)
aset keuangan nilai wajar of financial assets fair
melalui pendapatan value through other
komprehensif lainnya comprehensive income
Penempatan aset Placement of financial
keuangan biaya assets amotized cost
perolehan diamortisasi investments
Pencairan aset keuangan Withdrawal of financial
biaya perolehan assets amortized cost
diamortisasi investments
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan entitas anak subsidiaries
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan entitas anak of subsidiaries
Page 20
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries
entitas anak tanpa without loss of control
hilangnya pengendalian from investing activities
dari kegiatan investasi
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan tambahan of additional interests in
kepemilikan pada entitas subsidiaries
anak
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in joint ventures
pada entitas ventura
bersama
Pembayaran untuk Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in joint
pada entitas ventura ventures
bersama
Penerimaan dari Proceeds from sales of
pelepasan kepemilikan interests in associates
pada entitas asosiasi
Pembayaran untuk (0) ( 378 ) Payments for acquisition
perolehan kepemilikan of interests in associates
pada entitas asosiasi
Penerimaan dari Proceeds from disposal of
pelepasan aset tidak non-current assets or
lancar atau kelompok disposal groups classified
lepasan yang as held-for-sale and
diklasifikasikan sebagai discontinued operations
dimiliki untuk dijual dan
operasi yang dihentikan
Penerimaan dividen dari 0 0 Dividends received from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan bunga dari Interests received from
aktivitas investasi investing activities
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas investasi investing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from investing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
investasi
Penerimaan Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from investing
dari aktivitas investasi activities
Jumlah arus kas bersih 345,524 ( 174,523 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) investing activities
aktivitas investasi
Arus kas dari aktivitas Cash flows from financing
pendanaan activities
Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes
payable
Pembayaran wesel bayar Payments of notes
payable
Penerimaan pinjaman 5,672,030 5,147,425 Proceeds from bank
bank loans
Pembayaran pinjaman ( 7,885,477 ) ( 5,484,769 ) Payments of bank loans
bank
Penerimaan pinjaman Proceeds from non-bank
dari lembaga keuangan financial institution loan
non-bank
Page 21
Pembayaran pinjaman Payments of non-bank kepada lembaga financial institution loan keuangan non-bank Penerimaan pinjaman Proceeds from subordinasi subordinated loans Pembayaran pinjaman Payments of subordinasi subordinated loans Penerimaan liabilitas Proceeds from finance sewa pembiayaan lease liabilities Pembayaran liabilitas ( 12,649 ) ( 11,674 ) Payments of finance sewa pembiayaan lease liabilities Penerimaan dari surat Proceeds from medium utang jangka menengah term notes Pembayaran dari surat Payments of medium utang jangka menengah term notes Penerbitan sukuk 500,000 0 Issuance of mudharabah mudharabah sukuk Pembayaran sukuk ( 200,000 ) ( 387,980 ) Payments of mudharabah mudharabah sukuk Penerimaan surat 2,000,000 2,066,993 Proceeds from debt berharga utang securities Pembayaran surat ( 997,102 ) ( 1,909,204 ) Payments of debt berharga utang securities Obligasi subordinasi yang Subordinated bonds diterbitkan issued Pembayaran obligasi Payments of subordinasi subordinated bonds Pembayaran biaya emisi ( 6,036 ) ( 6,250 ) Payments of bonds penerbitan obligasi issuance costs Penerimaan pinjaman Proceeds from other lainnya borrowings Pembayaran pinjaman Payments of other lainnya borrowings Pembayaran biaya ( 1,681 ) (0) Payments of debt penerbitan surat berharga securities issuance costs utang Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham biasa of common stocks Penerimaan dari Proceeds from issuance penerbitan saham of preferred stocks preferen Penerimaan dari Proceeds from issuing penerbitan instrumen other equity instruments ekuitas lainnya Pembayaran biaya emisi Payments of stock saham issuance costs Penerimaan dari Proceeds from sales of pelepasan kepentingan di interests in subsidiaries entitas anak tanpa without loss of control hilangnya pengendalian from financing activities dari kegiatan pendanaan Penerimaan dari Proceed from increase of penambahan kepemilikan non-controlling interest dari non-pengendali Pembayaran untuk Payments for acquisition perolehan kepentingan of non-controlling pihak non-pengendali interests in subsidiaries pada entitas anak Penerimaan bunga dari Interests received from aktivitas pendanaan financing activities
Page 22
Pembayaran bunga dari Interests paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan Income taxes refunded
pengembalian (paid) from financing
(pembayaran) pajak activities
penghasilan dari aktivitas
pendanaan
Pembayaran dividen dari ( 772,372 ) ( 982,466 ) Dividends paid from
aktivitas pendanaan financing activities
Penerimaan 0 0 Other cash inflows
(pengeluaran) kas lainnya (outflows) from financing
dari aktivitas pendanaan activities
Jumlah arus kas bersih ( 1,703,287 ) ( 1,567,925 ) Total net cash flows
yang diperoleh dari received from (used in)
(digunakan untuk) financing activities
aktivitas pendanaan
Jumlah kenaikan 570,684 ( 436,888 ) Total net increase
(penurunan) bersih kas (decrease) in cash and
dan setara kas cash equivalents
Kas dan setara kas arus kas, 820,916 1,959,219 Cash and cash equivalents
awal periode cash flows, beginning of the
period
Efek perubahan nilai kurs Effect of exchange rate
pada kas dan setara kas changes on cash and cash
equivalents
Kas dan setara kas dari Cash and cash equivalent of
entitas anak yang deconsolidated subsidiaries
didekonsolidasikan
Kenaikan (penurunan) kas Other increase (decrease) in
dan setara kas lainnya cash and cash equivalents
Kas dan setara kas arus 1,391,600 1,522,331 Cash and cash equivalents
kas, akhir periode cash flows, end of the
period
Page 23
[8610000] Explanation for Significant Accounting Policy - Financing Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
30 June 2026
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, disusun atas dasar akrual dan biaya historis, kecuali Basis of preparation of consolidated
dinyatakan khusus. Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan financial statements
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Seluruh angka dalam
laporan keuangan ini dibulatkan menjadi dan disajikan dalam jutaan Rupiah yang terdekat, kecuali
dinyatakan lain. Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia, dibutuhkan pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi: - penerapan kebijakan
akuntansi; - jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan pengungkapan atas aset dan liabilitas
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan; - jumlah pendapatan dan beban yang dilaporkan selama
periode pelaporan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik manajemen atas
kejadian dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi
akuntansi diakui pada periode dimana estimasi tersebut direvisi dan periode-periode yang akan datang
yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut. Mata uang penyajian yang digunakan dalam
penyusunan laporan keuangan ini adalah mata uang Rupiah, yang merupakan mata uang fungsional.
The financial statements, except the statement of cash flows, were prepared on the accrual basis and
the historical cost basis, unless otherwise specified. The statement of cash flows are prepared based
on the direct method by classifying cash flows on the basis of operating, investing and financing
activities. Figures in the financial statements are rounded to and expressed in millions of Rupiah,
unless otherwise stated. The preparation of the financial statements in conformity with Indonesian
Financial Accounting Standards requires the use of judgments, estimates and assumptions that affect:
- the application of accounting policies; - the reported amounts of assets and liabilities and disclosure of
contingent assets and liabilities at the date of the financial statements; - the reported amounts of
income and expenses during the reporting period. Although these estimates are based on
management best knowledge of current events and activities, actual results may differ from those
estimates. Estimates and underlying assumptions are reviewed on an ongoing basis. Revisions to
accounting estimates are recognised in the period in which the estimate is revised and in any future
periods affected. The presentation currency used in the financial statements is Rupiah, which is the
functional currency.
Prinsip-prinsip konsolidasi Principles of consolidation
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu Cash and cash equivalents
3 bulan atau kurang sejak tanggal penempatan, sepanjang deposito berjangka tersebut tidak
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima, serta tidak dibatasi penggunaannya. Cash
and cash equivalents consist of cash on hand, cash in banks and time deposits with a maturity period
of 3 months or less since the date of placement, as long as these time deposits are not pledged as
collaterals for borrowings nor restricted.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan dan Piutang Pembiayaan Konsumen. Refer to Trade and other receivables
accounting policies Financial Instruments and Consumer Financing Receivables.
Aset tetap Aset tetap pada awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengukuran awal, aset tetap Fixed assets
Page 24
diukur dengan model biaya, dicatat pada harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi penurunan nilai. Harga perolehan mencakup harga pembelian dan semua beban yang
terkait secara langsung untuk membawa aset tersebut ke lokasi dan kondisi yang diperlukan untuk
memungkinkan aset tersebut beroperasi sebagaimana ditentukan oleh manajemen. Tanah dinyatakan
sebesar harga perolehan dan tidak disusutkan. Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan ke
dalam laporan laba rugi pada periode dimana beban-beban tersebut terjadi. Pengeluaran yang
memperpanjang masa manfaat aset atau yang memberikan tambahan manfaat ekonomis dikapitalisasi
dan disusutkan. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat pelepasan atau ketika
tidak terdapat lagi manfaat ekonomi masa depan yang diekspektasikan dari penggunaan atau
pelepasannya. Apabila aset tetap dihentikan pengakuannya (tidak digunakan lagi atau dijual), maka
nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya dikeluarkan dari laporan posisi keuangan, dan keuntungan
atau kerugian yang terjadi diakui dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Akumulasi beban konstruksi
aset tetap dikapitalisasi sebagai aset dalam penyelesaian. Beban tersebut direklasifikasi ke aset tetap
pada saat proses konstruksi selesai dan siap digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada tanggal
yang sama. Apabila nilai tercatat aset tetap lebih besar dari nilai yang dapat dipulihkan, nilai tercatat
aset tersebut diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat dipulihkan kembali, yang ditentukan sebagai
nilai tertinggi antara harga jual neto dan nilai pakai. Pada setiap akhir tahun, nilai residu, umur manfaat
dan metode penyusutan dikaji ulang dan disesuaikan secara prospektif jika diperlukan. Fixed assets
are initially recognised at acquisition cost. After initial measurement, fixed assets are measured using
the cost model, carried at cost less any accumulated depreciation and accumulated impairment losses.
Acquisition cost includes purchase price and any costs directly attributable to bring the assets to the
location and condition necessary for it to be capable of operating in the manner intended by
management. Land is stated at cost and not depreciated. Repairs and maintenance are charged to the
statement of profit or loss during the period in which they are incurred. Expenditures that extend the
future life of assets or provide further economic benefits are capitalised and depreciated. The carrying
amount of fixed assets is derecognised upon disposal or when there is no longer a future economic
benefit expected from their use or disposal. When fixed assets are derecognised (retired or disposed
of), their carrying values and the related accumulated depreciation are removed from the statement of
financial position, and the resulting gains or losses are recognised in the current year statement of
profit or loss. The accumulated costs of the construction of fixed assets are capitalised as construction
in progress. These costs are reclassified to fixed assets when the construction is completed and ready
for their intended use. Depreciation is charged from such date. When the carrying amount of fixed
assets is greater than its estimated recoverable amount, it is written down to its recoverable amount
which is determined at the higher of net selling price or value in use. At the end of each year, residual
values, useful lives and method of depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate.
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir periode pelaporan, Perseroan menelaah apakah terdapat indikasi bahwa aset Impairment of non-financial assets
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, Perseroan akan
mengestimasi jumlah terpulihkan aset dan membandingkannya dengan nilai tercatatnya. Aset
dianggap mengalami penurunan nilai apabila nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan. Nilai yang
dapat diperoleh kembali dari suatu aset adalah sebesar jumlah yang lebih tinggi antara nilai pakainya
dan nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual. Dalam mengukur nilai pakai, estimasi arus kas
masa depan didiskontokan ke nilai sekarang dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak
yang mencerminkan penilaian pasar saat ini terhadap nilai kas kini dan risiko spesifik terhadap aset
tersebut. At the end of each reporting period, the Company review whether there is any impairment
indicator exist. If any such indicator exists, the Company will estimate the assets recoverable amount
and compare to its carrying value. Assets are considered as impaired when the carrying value of asset
exceed the recoverable amount. The recoverable amount of an asset or cash generating unit is the
Page 25
greater of its value in use or its fair value less costs to sell. In assessing value in use, the estimated
future cash flows arediscounted to their present value using a pre-tax discount rate that reflects current
market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset.
Beban tangguhan Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Lihat kebijakan akuntansi Instrumen Keuangan. Refer to accounting policy Financial Instruments. Trade payables and other liabilities
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan pembiayaan konsumen, marjin murabahah, bagi hasil MMQ, pendapatan sewa Revenue and expense recognition
pembiayaan (konvensional), pendapatan bunga dan beban bunga diakui dengan menggunakan
metode suku bunga efektif. Pendapatan sewa pembiayaan (syariah) yang berasal dari aset ijarah
muntahiyah bittamlik diakui selama masa akad menggunakan metode garis lurus. Perseroan
mendapatkan komisi dari asuransi kendaraan bermotor yang dibayar oleh konsumen. Perlakuan
akuntansi untuk pendapatan komisi asuransi tersebut sama seperti perlakuan akuntansi untuk biaya
transaksi yang teratribusi langsung. Pengakuan beban provisi yang dibayar dimuka sehubungan
dengan pinjaman yang diterima dan beban emisi efek utang yang diterbitkan ditangguhkan dan
diamortisasi selama jangka waktu pinjaman yang diterima dan efek utang yang diterbitkan tersebut
dengan menggunakan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari beban bunga dan
keuangan. Pendapatan marjin pembiayaan murabahah diakui berdasarkan metode anuitas selama
jangka waktu kontrak. Pendapatan administrasi adalah pendapatan atas jasa pembiayaan konsumen,
pembiayaan murabahah atau sewa pembiayaan yang ditagihkan kepada debitur pada saat fasilitas
pembiayaan disetujui dan/atau pada saat jatuh tempo angsuran. Pendapatan administrasi diakui
selama jangka waktu pembiayaan. Pendapatan denda keterlambatan dikenakan kepada konsumen
yang menunggak diakui pada saat realisasi. Pendapatan pinalti dikenakan kepada konsumen yang
menyelesaikan kontrak sebelum masa pembiayaan berakhir diakui pada saat realisasi. Consumer
financing income, murabahah margin, MMQ profit distribution, finance leases income (conventional),
interest income and interest expense are recognised using the effective interest method. Finance
leases income (sharia) from ijarah muntahiyah bittamlik assets is recognised over the term of contract
using straight line method. The Company earns commissions from the insurance of motor vehicles
which is paid by the consumer. The accounting treatment for the insurance commission income is the
same as accounting treatment for transaction costs which are directly attributable. Upfront fees related
to the borrowings and issuance costs of debt securities are deferred and amortised over the terms of
the related borrowings and debt securities issued using the effective interest method and are recorded
as part of interest expenses and financing charges. Margin income from murabahah financing is
recognised using the annuity method over the term of the respective contracts. Administration income
is income from consumer financing, murabahah financing or finance lease services that are charged to
consumers when financing facilities are approved and/or installment due date. Administration income
are recognised over the term of financing. Late charges income charged to overdue consumers is
recognised when realised. Penalty income charged to consumers who terminated their contracts before
financing period ends is recognised when realised.
Penjabaran mata uang asing Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs Foreign currency translation
yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata
uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal laporan
posisi keuangan. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang
asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba
rugi tahun berjalan. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, kurs nilai tukar yang
digunakan adalah kurs tengah Reuters masing-masing sebesar Rp17.880 dan Rp16.675 (nilai penuh)
untuk 1 Dolar Amerika Serikat (USD) dan sebesar Rp110 dan Rp107 (nilai penuh) untuk 1 Yen Jepang
(JPY). Transactions denominated in foreign currencies are translated into Rupiah at the exchange rates
Page 26
prevailing at the date of the transaction. At the reporting date, monetary assets and liabilities
denominated in foreign currencies are translated into Rupiah using the exchange rates prevailing at the
statement of financial position date. Exchange gains and losses arising from transactions in foreign
currencies and from the translation of foreign currency monetary assets and liabilities are recognised in
the current year statement of profit or loss. As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the exchange
rates used are Reuters middle rate of Rp17,880 and Rp16,675 (full amount) for 1 United States Dollar
(USD) and Rp110 and Rp107 (full amount) for 1 Japanese Yen (JPY), respectively.
Transaksi dengan pihak berelasi Perseroan melakukan transaksi dengan pihak berelasi. Sesuai dengan PSAK 224 Pihak-Pihak Berelasi Transactions with related parties
yang dimaksud dengan pihak yang berelasi adalah orang atau entitas yang berelasi dengan entitas
pelapor sebagai berikut: a. Orang atau anggota keluarga terdekatnya berelasi dengan entitas pelapor
jika orang tersebut: i. memiliki pengendalian atau pengendalian bersama terhadap entitas pelapor; ii.
memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas pelapor; atau iii. personal manajemen kunci entitas
pelapor atau entitas induk pelapor. b. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi
hal-hal sebagai berikut: i. entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama
(artinya entitas induk, entitas anak dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain); ii. suatu
entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama bagi entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya); iii. kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama; iv. suatu
entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari
entitas ketiga; v. entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca-kerja untuk imbalan kerja dari
suatu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor; vi. entitas yang dikendalikan
atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam butir (a); vii. orang yang diidentifikasi,
dalam butir (a) (i) memiliki pengaruh signifikan terhadap entitas atau anggota manajemen kunci entitas
(atau entitas induk dari entitas); viii. entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan
bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor
atau kepada entitas induk dari entitas pelapor. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak-pihak berelasi,
yang dilakukan berdasarkan persyaratan usaha pada umumnya dan telah disetujui oleh kedua belah
pihak, dimana persyaratan tersebut mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan
pihak-pihak yang tidak berelasi, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan. The Company has
transactions with related parties. The definition of related parties used is in accordance with the SFAS
224 Party Disclosures the meaning of related party is a person or entity that is related to a reporting
entity as follow: a. A person or a close member of that person family is related to a reporting entity if
that person: i. has control or joint control over the reporting entity; ii. has significant influence over the
reporting entity; or iii. is member of the key management personnel of the reporting entity or of a parent
of the reporting entity. b. An entity is related to a reporting entity if any of the following conditions
applies: i. the entity and the reporting entity are members of the same group (which means that each
parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others); ii. one entity is an associate or joint
venture of the other entity (or an associate or joint venture of member of a company of which the other
entity is a member); iii. both entities are joint ventures of the same third party; iv. one entity is a joint
venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity; v. the entity is a
post-employment benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity
related to the reporting entity; vi. the entity controlled or jointly controlled by a person identified in (a);
vii. a person identified in (a) (i) has significant influence over the entity or is a member of the key
management personnel of the entity (or of a parent of the entity); viii. an entity, or any member of a
group of which it is a part, that provides key management personnel services to the reporting entity or it
is parent. The nature of transactions and balances of accounts with related parties which are
conducted based on commercial terms and agreed by both parties, whereby such terms may not be
Page 27
the same as those of the transactions between nonrelated parties, are disclosed in the notes to the
financial statements.
Pajak penghasilan Beban pajak terdiri dari beban pajak kini dan beban pajak tangguhan. Beban pajak diakui pada laporan Income taxes
laba rugi kecuali untuk bagian yang langsung diakui di komponen ekuitas lainnya, dimana beban pajak
yang terkait dengan bagian tersebut diakui di penghasilan komprehensif lain. Beban pajak kini adalah
hutang pajak yang ditentukan berdasarkan laba kena pajak untuk tahun yang bersangkutan yang
dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada tanggal
pelaporan. Perseroan menerapkan metode aset dan liabilitas dalam menghitung beban pajaknya.
Dengan metode ini, aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui setiap tanggal pelaporan sebesar
perbedaan temporer aset dan liabilitas untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga
mengharuskan pengakuan manfaat pajak di masa akan datang, seperti kompensasi rugi fiskal, jika
kemungkinan realisasi manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable). Tarif pajak yang
berlaku atau yang secara substansial telah berlaku pada tahun realisasi aset dan liabilitas pajak
tangguhan, digunakan dalam menentukan pajak penghasilan tangguhan. Aset pajak tangguhan diakui
apabila terdapat kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal pada masa datang akan memadai untuk
mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. Manajemen
secara periodik mengevaluasi posisi yang dilaporkan di Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan
sehubungan dengan situasi di mana aturan pajak yang berlaku membutuhkan interpretasi. Jika perlu,
manajemen menentukan provisi berdasarkan jumlah yang diharapkan akan dibayar kepada otoritas
pajak. Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perseroan memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan
secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Income
tax expense comprises of current and deferred tax. Income tax expense is recognised in the statement
of profit or loss except to the extent it relates to items recognised directly in other equity components, in
which case it is recognised in other comprehensive income. Current tax expense is the expected tax
payable on the taxable income for the current year which is calculated using tax rates enacted or
substantively enacted at reporting date. The Company adopts the asset and liability method in
determining its income tax expense. Under this method, deferred tax assets and liabilities are
recognised at each reporting date for temporary differences between the accounting and tax bases of
assets and liabilities. This method also requires the recognition of future tax benefits, such as tax loss
carry forwards, to the extent that realisation of such benefits is probable. Currently enacted or
substantially enacted tax rates at the year of deferred tax assets or liabilities realised, are used in the
determination of deferred income tax. Deferred tax assets are recognised only if it is probable that
future taxable profit will be available to compensate the temporary differences which resulted in such
deferred tax assets. Management periodically evaluates positions taken in annual tax return with
respect to situations in which applicable tax regulation is subject to interpretation. Management
establishes provisions where appropriate on the basis of amounts expected to be paid to the tax
authorities. Current tax assets and current tax liabilities shall be offset and the net amount is presented
in the statement of financial position when and only when, the Company has a legal enforceable right
to set off the amounts and intends either to settle on a net basis or to realise the asset and settle the
liability simultaneously.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan Employee benefits
berdasarkan metode akrual. Imbalan kerja jangka panjang dan imbalan pasca-kerja Imbalan kerja
jangka panjang dan imbalan pasca-kerja, seperti pensiun, uang pesangon, uang penghargaan dan
imbalan lainnya, dihitung berdasarkan Perseroan. Perseroan menerapkan PSAK 219 Kerja. Kewajiban
imbalan pasca-kerja yang diakui di laporan posisi keuangan dihitung berdasarkan nilai kini dari
Page 28
estimasi kewajiban imbalan pasca-kerja di masa depan yang timbul dari jasa yang telah diberikan oleh
karyawan pada masa kini dan masa lalu, dikurangi dengan nilai wajar aset neto dana pensiun.
Perhitungan dilakukan oleh aktuaris independen dengan metode Projected Unit Credit. Ketika imbalan
pasca-kerja berubah, porsi kenaikan atau penurunan imbalan sehubungan dengan jasa yang telah
diberikan oleh karyawan pada masa lalu dibebankan atau dikreditkan ke dalam laporan laba rugi.
Imbalan pasca-kerja yang telah menjadi hak karyawan diakui segera sebagai beban dalam laporan
laba rugi. Pengukuran kembali terdiri dari : keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari
penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial; dampak atas aset (jika ada); dan imbal
hasil atas aset program (tidak termasuk bunga) langsung diakui melalui penghasilan atau beban
komprehensif lainnya pada tahun terjadinya yang tercermin segera dalam laba. Perseroan memiliki
program pensiun imbalan pasti, dimana sebagian pelaksanaan program tersebut berasal dari iuran
yang dibayarkan Perseroan kepada Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK). Iuran tersebut dihitung
berdasarkan persentase tertentu dari penghasilan tetap karyawan yang memenuhi kriteria yang
ditetapkan oleh Perseroan. Iuran diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi sesuai kesepakatan.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Perseroan memberikan imbalan kerja jangka panjang lainnya
berupa tunjangan cuti besar yang ditentukan sesuai dengan Peraturan Perseroan. Tunjangan cuti
besar diperkirakan tidak akan diselesaikan seluruhnya dalam waktu 12 bulan setelah tanggal laporan
posisi keuangan dimana karyawan memberikan jasa terkait. Kewajiban ini diukur sebagai nilai kini dari
perkiraan pembayaran di masa depan yang akan dibuat sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh
karyawan hingga akhir periode pelaporan dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dan
dihitung minimum satu tahun sekali oleh aktuaris independen. Pesangon pemutusan kontrak kerja
Pesangon pemutusan kontrak kerja terutang ketika karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia
pensiun normal. Perseroan mengakui pesangon ketika Perseroan menunjukkan komitmennya untuk
memutuskan kontrak kerja dengan karyawan berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil
kemungkinannya untuk dibatalkan. Pesangon yang akan dibayarkan dalam waktu lebih dari 12 bulan
setelah tanggal laporan posisi keuangan didiskontokan untuk mencerminkan nilai kini. Short-term
employees benefits Short-term employees benefits are recognised when they are owed to the
employees based on an accrual method. Long-term and post-employment benefit Long-term and
post-employment benefit, such as pension, severance pay, service pay and other benefits, are
calculated in accordance with Regulation. The Company applies SFAS 219 Benefits. The obligation for
post-employment benefit recognised in the statement of financial position is calculated at present value
of estimated future benefits that the employees have earned in return for their services in the current
and prior years, deducted by any plan assets. The calculation is performed by an independent actuary
using the Projected Unit Credit method. When the post-employment benefit change, the portion of the
increased or decreased benefits relating to past services by employees is charged or credited to the
statement of profit or loss. To the extent that the benefits vest immediately, the expense is recognised
immediately in the statement of profit or loss. Remeasurement comprising: Actuarial gains or losses
arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions; the effect of the asset
ceiling (if applicable); and the return on plan asset (excluding interest) are recognised immediately to
other comprehensive income or expense in the year in which they occur that reflected immediately in
earnings. The Company has a defined benefit pension program, in which part of the implementation of
the program is made through contributions paid by the Company to a Financial Institution Pension Fund
(DPLK). Such contributions are calculated at a certain percentage of fixed income of employees who
meet the Company criteria. The contributions are charged to the statement of profit or loss in
accordance with the agreed terms. Other long-term employment benefit The Company provides other
long-term employment benefit in the form of long service leave award which is determined in
compliance with the Company Regulation. The long service leave award are not expected to be settled
Page 29
wholly within 12 months after the statement of financial position date in which the employees render the
related service. These obligations are measured as the present value of future payments to be made in
respect of services provided by employees up to the end of the reporting period using Projected Unit
Credit method and are calculated minimum once a year by an independent actuary. Termination
benefits Termination benefits are payable when the employment of an employee is terminated before
the normal retirement age. The Company recognises termination benefits when it demonstrates its
commitment to terminate the employment of employees according to a detailed formal plan and the
possibility to withdraw the plan is remote. Benefits falling due more than 12 months after the statement
of financial position date are discounted to reflect its present value.
Laba per saham Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata tertimbang Earnings per share
jumlah lembar saham yang beredar selama tahun berjalan. Laba per saham untuk kombinasi bisnis
entitas sepengendali yang melibatkan pertukaran dalam bentuk saham biasa dihitung dengan
membagi laba tahun berjalan dengan jumlah gabungan rata-rata tertimbang dari saham yang beredar
setelah terjadinya kombinasi bisnis. Laba per saham dilusian adalah sama dengan laba per saham
dasar dikarenakan Perseroan tidak memiliki saham dilusian atau instrumen. Earnings per share are
computed by dividing current year net income by the weighted average number of outstanding shares
during the current year. Earnings per share for a business combination of entities under common
control that involves an exchange of ordinary shares are computed by dividing current year net income
by the combined weighted average number of outstanding shares after the business combination.
Diluted earnings per share are the same with basic earnings per share as the Company does not have
dilutive shares or instrument.
Dividen Dividends
Pelaporan segmen Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang mana Segment reporting
memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban, termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama, yang hasil operasinya dikaji ulang secara
regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya, dan tersedia informasi keuangan yang
dapat dipisahkan. Pengambil keputusan operasional Perseroan adalah Dewan Direksi. Hasil segmen
yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional termasuk bagian yang dapat diatribusikan
secara langsung kepada segmen dan juga yang dapat dialokasikan dengan basis yang wajar.
Perseroan mengelola kegiatan usahanya dan mengidentifikasi segmen yang dilaporkan berdasarkan
jenis produk dan wilayah geografis. Perseroan menentukan dan menyajikan segmen operasi
berdasarkan informasi yang secara internal diberikan kepada pengambil keputusan operasional. An
operating segment is a component of the entity that engages in business activities from which it may
earn revenues and incur expenses, including revenues and expenses that relate to transactions with
any of the entity components, whose operating results are reviewed regularly by the chief operating
decision maker to make decisions about resources allocated to the segment and assess its
performance, and for which discrete financial information is available. The Company chief operating
decision maker are Board of Directors. Segment results that are reported to the chief operating
decision maker include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated
on a reasonable basis. The Company manages its business activities and identifies its segments
reported based on product categories and geographic area. The Company determines and presents
operating segments based on the information that is internally provided to the chief operating decision
maker.
Instrumen keuangan derivatif Seluruh instrumen derivatif yang dimiliki Perseroan digunakan untuk tujuan manajemen risiko. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif ini digunakan untuk lindung nilai eksposur risiko suku bunga dan risiko mata uang
Page 30
Perseroan. Instrumen derivatif untuk tujuan manajemen risiko diukur pada nilai wajar dalam laporan
posisi keuangan. Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung nilai, beberapa kriteria tertentu harus
dipenuhi, termasuk adanya dokumentasi formal pada awal lindung nilai dan dokumentasi apakah
instrumen lindung nilai tersebut efektif dalam saling hapus antara perubahan nilai wajar atau arus kas
dari item lindung nilaian. Pada penetapan awal lindung nilai, Perseroan mendokumentasikan secara
formal hubungan antara instrumen lindung nilai dan unsur yang dilindung nilai, termasuk tujuan
manajemen risiko dan strategi dalam melaksanakan transaksi lindung nilai, bersamaan dengan metode
yang akan digunakan untuk menilai efektivitas hubungan lindung nilai. Perseroan menilai, pada awal
hubungan lindung nilai dan juga secara berkesinambungan, apakah instrumen lindung nilai diharapkan
akan efektif dalam rangka saling hapus atas perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas dari unsur
yang dilindung nilai sepanjang periode dimana lindung nilai tersebut ditetapkan. Bagian efektif dari
perubahan nilai wajar derivatif diakui dalam penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian
yang terkait dengan bagian yang tidak efektif diakui dalam laba rugi. Perseroan menetapkan derivatif
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas di mana instrumen tersebut melindungi variabilitas arus
kas yang dapat diatribusikan pada risiko tertentu yang terkait dengan liabilitas yang dapat
mempengaruhi laba atau rugi. Bagian efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang ditetapkan
sebagai instrumen lindung nilai atas arus kas ditangguhkan pada pos (kerugian)/keuntungan kumulatif
atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas, yang merupakan bagian dari ekuitas. Bagian yang
tidak efektif diakui secara langsung pada laporan laba rugi. Jumlah yang ditangguhkan dalam ekuitas
direklasifikasi ke dalam laporan laba rugi dalam periode yang sama dimana arus kas yang dilindung
nilai mempengaruhi laba atau rugi, dan pada pos yang sama dalam laporan laba rugi. Ketika instrumen
lindung nilai kadaluarsa atau dijual, dihentikan, dilaksanakan, atau tidak lagi memenuhi kriteria
akuntansi lindung nilai, keuntungan atau kerugian kumulatif yang ditangguhkan di ekuitas tetap diakui
pada pos (kerugian)/keuntungan kumulatif atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus kas dan
direklasifikasi ke laporan laba rugi ketika unsur yang dilindung nilai diakui dalam laporan laba rugi.
Ketika suatu prakiraan transaksi lindung nilai tidak lagi diharapkan akan terjadi, jumlah yang
ditangguhkan dalam ekuitas diakui segera dalam laporan laba rugi. All derivative instruments held by
the Company are for risk management purposes. These derivative instruments are used to hedge the
Company exposures to interest rate risk and currency risk. Derivative instruments held for risk
management are measured at fair value in the statement of financial position. To qualify for hedge
accounting, certain criteria are to be met, including formal documentation to be in place at the inception
of the hedge also documentation whether the hedging instrument is effective in offsetting changes in
fair values or cash flows of the hedged item attributable to the hedged risk. On initial designation of the
hedge, the Company formally documents the relationship between the hedging instruments and
hedged items, including the risk management objective and strategy in undertaking the hedge
transaction, together with the method that will be used to assess the effectiveness of the hedging
relationship. The Company makes an assessment, both at the inception of the hedge relationship as
well as on an ongoing basis, whether the hedging instruments are expected to be effective in offsetting
the changes in the fair value or cash flows of the respective hedged items during the period for which
the hedge is designated. The effective portion of changes in the fair value of derivatives is recognized
in other comprehensive income. The gain or loss relating to the ineffective portion is recognized in profit
or loss. The Company designates derivative as the hedging instruments of cash flows hedges where
the instrument hedges the variability in cash flows attributable to a particular risk associated with a
recognised liability that could affect profit or loss. The effective portion of changes in the fair value of
derivative designated as hedging instruments of cash flows hedges is deferred to the cumulative
(losses)/gains on derivative instruments for cash flows hedges, which forms part of equity. Any
ineffective portion is recognised immediately in the statement of profit or loss. Amounts deferred in
Page 31
equity are reclassified to the statement of profit or loss as a reclassification adjustment in the same
period as the hedged cash flows affect profit or loss, and in the same line item in the statement of profit
or loss. When the hedging instrument expires or sold, terminated, exercised, or no longer qualifies for
hedge accounting, the cumulative amount deferred in equity remains in the cumulative (losses)/gains
on derivative instruments for cash flows hedges, and is subsequently reclassified to the statement of
profit or loss when the hedged item is recognised in the statement of profit or loss. When a forecast
hedged transaction is no longer expected to occur, the amount deferred in equity is recognised
immediately in the statement of profit or loss.
Penerapan standar akutansi baru Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) telah The implementation of new
menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari statements of accounting standards
2026. Tidak ada perubahan kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak ada dampak terhadap jumlah
yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya dari standar yang berlaku tersebut. Namun
demikian, Perseroan telah melakukan penerapan dini PSAK 413 - Penurunan Nilai pada 1 Januari
2026, lebih awal dari tanggal efektif yang ditetapkan oleh DSAS yaitu pada 1 Januari 2027. Penerapan
dini tersebut mengakibatkan perubahan kebijakan akuntansi Perseroan sebagai berikut: (i) Penurunan
nilai aset keuangan syariah PSAK 413 menggantikan model pengukuran incurred loss dengan model
pengukuran ekspektasi kerugian penurunan nilai. Hal ini membutuhkan pertimbangan yang memadai
tentang bagaimana perubahan faktor ekonomi mempengaruhi ekspektasi kerugian penurunan nilai,
yang akan ditentukan berdasarkan probabilitas tertimbang. Model penurunan nilai yang baru ini
diterapkan untuk seluruh aset keuangan syariah. (ii) Transisi Selisih nilai tercatat atas aset keuangan
sebagai akibat dari penerapan PSAK 413 diakui pada laba tanggal 1 Januari 2026. Dengan demikian,
informasi yang disajikan pada tahun 2025 tidak mencerminkan kriteria PSAK 413 dan oleh karena itu
tidak dapat dibandingkan dengan informasi yang disajikan pada tahun 2026 berdasarkan PSAK 413.
Financial Accounting Standards Board (DSAK) and Sharia Accounting Standards Board (DSAS) have
issued the new standards, amendments and interpretations which are effective as at 1 January 2025.
No changes to the Company accounting policies and no impact on the amounts reported for current
year or prior year from those applicable standards. However, the Company early adopted SFAS 413 -
Impairment Losses on 1 January 2026, earlier than its effective date of 1 January 2027 as stipulated by
DSAS. The early adoption resulted in the following changes in the Company accounting policies: (i)
Impairment of sharia financial assets SFAS 413 replaces the incurred loss measurement model with
the expected credit losses model. This will require considerable judgement over how changes in
economic factors affect expected credit losses, which will be determined on a probability-weighted
basis. The new impairment model applies to all sharia financial asset. (ii) Transition Differences in the
carrying amounts of financial assets resulting from the adoption of SFAS 413 were recognised in
earnings on 1 January 2026. Accordingly, the information presented in 2025 does not reflect the
requirements of SFAS 413 and therefore is not comparable to the information presented in 2026 under
SFAS 413.
Kombinasi bisnis Business combination
Penentuan nilai wajar Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar Determination of fair value
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar
(market participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di
pasar yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar
dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika pasar untuk suatu
Page 32
instrumen keuangan tidak aktif, Perseroan menentukan nilai wajar dengan menggunakan teknik
penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari
instrumen lain yang secara substansial sama, penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan
penggunaan model penetapan harga opsi (option pricing model). Teknik penilaian yang dipilih
memaksimalkan penggunaan input pasar, dan meminimalkan penggunaan taksiran yang bersifat
spesifik dari Perseroan, memasukkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar
dalam menetapkan suatu harga dan konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima dalam
penetapan harga instrumen keuangan. Input yang digunakan dalam teknik penilaian secara memadai
mencerminkan ekspektasi pasar dan ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk-return) yang
melekat pada instrumen keuangan. Perseroan mengkalibrasi teknik penilaian dan menguji validitasnya
dengan menggunakan harga-harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen
yang sama atau atas dasar data pasar lainnya yang tersedia yang dapat diobservasi. Bukti terbaik atas
nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar
dari pembayaran yang diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut
ditentukan dengan perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi dari suatu
instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), atau berdasarkan suatu teknik
penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Jika harga
transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen
keuangan pada awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang
sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan laba rugi setelah pengakuan awal
tergantung pada masing-masing fakta dan keadaaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat
dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat
transaksi ditutup. Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas instrumen keuangan dan termasuk
penyesuaian yang dilakukan untuk memasukkan risiko kredit Perseroan dan pihak lawan, mana yang
lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian,
sepanjang Perseroan yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan mempertimbangkan
faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi. Perseroan mengukur nilai wajar untuk
instrumen keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan menggunakan tingkat hirarki berikut ini: -
Tingkat 1: Harga kuotasi di pasar yang aktif untuk instrumen keuangan yang sejenis, - Tingkat 2:
Teknik penilaian berdasarkan input yang dapat diobservasi, - Tingkat 3: Teknik penilaian
menggunakan input signifikan yang tidak dapat diobservasi. Fair value is the price that would be
received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market
participants at the measurement date in the principal market or, in its absence, the most advantageous
market to which the Company has access at that date. The fair value of a liability reflects its
non-performance risk. When available, the Company measures the fair value of an instrument using
quoted prices in an active market for that instrument. A market is regarded as active if quoted prices
are readily and regularly available and represent actual and regularly occurring market transactions on
an arm length basis. If a market for a financial instrument is not active, the Company establishes fair
value using a valuation technique. Valuation techniques include using recent arm length transactions
between knowledgeable and willing parties, and if available, reference to the current fair value of other
instruments that are substantially the same, discounted cash flows analysis and option pricing models.
The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs, relies as little as possible on
estimates specific to the Company, incorporates all factors that market participants would consider in
setting a price, and is consistent with accepted economic methodologies for pricing financial
instruments. Inputs to valuation techniques reasonably represent market expectations and measures of
Page 33
the risk-return factors inherent in the financial instrument. The Company calibrates valuation techniques
and tests them for validity using prices from observable current market transactions in the same
instrument or based on other available observable market data. The best evidence of the fair value of a
financial instrument at initial recognition is the transaction price, i.e., the fair value of the consideration
given or received, unless the fair value of that instrument is evidenced by comparison with the other
observable current market transactions in the same instrument (i.e., without modification or
repackaging), or based on a valuation technique whose variables include only data from observable
markets. When transaction price provides the best evidence of fair value at initial recognition, the
financial instrument is initially measured at the transaction price and any difference between this price
and the value initially obtained from a valuation model is subsequently recognised in the statement of
profit or loss depending on the individual facts and circumstances of the transaction but not later than
when the valuation is supported wholly by observable market data or the transaction is closed out. Fair
values reflect the credit risk of the financial instruments and include adjustments to take into account
the credit risk of the Company and counterparty where appropriate. Fair value estimates obtained from
models are adjusted for any other factors, such as liquidity risk or valuation model uncertainties, to the
extent that the Company believes a third-party market participation would take them into account in
pricing a transaction. The Company measures fair value for financial instrument recognised at fair
values using the following hierarchy level: - Level 1: Quoted market price in an active market for an
identical instrument, - Level 2: Valuation techniques based on observable inputs, - Level 3: Valuation
techniques using significant unobservable inputs.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Lihat kebijakan akuntansi Penjabaran mata uang asing. Refer to accounting policy Foreign currency Foreign currency transactions and
translation. balances
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna Pada tanggal insepsi kontrak, Perseroan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung sewa. Right of use assets
Suatu kontrak merupakan, atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama jangka waktu tertentu untuk dipertukarkan
dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan
aset identifikasian, Perseroan harus menilai apakah: - Perseroan memiliki hak untuk mendapatkan
secara substansial seluruh manfaat ekonomi dari penggunaan aset identifikasian; dan - Perseroan
memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Pada tanggal permulaan sewa,
Perseroan mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa. Pada pengakuan awal, aset hak guna diukur
sebesar pengakuan awal liabilitas sewa ditambah total pembayaran sewa yang telah dilakukan
Perseroan sampai dengan tanggal insepsi. Aset hak guna diamortisasi dengan menggunakan metode
garis lurus sepanjang jangka waktu sewa dan diakui sebagai beban umum dan administrasi. Liabilitas
sewa diukur sebesar nilai kini estimasi biaya sewa yang masih harus dibayar oleh Perseroan kepada
pesewa yang didiskontokan dengan menggunakan suku bunga obligasi seri terbaru saat insepsi sewa
dengan tenor yang paling mendekati masa sewa aset pendasar. Untuk aset pendasar yang insepsi
sewanya terjadi sebelum 1 Januari 2020, maka Perseroan mendiskontokan liabilitas sewa
menggunakan suku bunga obligasi seri yang terdekat 1 Januari 2020 dengan tenor yang paling
mendekati sisa masa sewa aset pendasar. Bunga atas liabilitas sewa diakui sebagai beban bunga dan
keuangan untuk satu periode akuntansi dan menambah saldo liabilitas sewa. Perseroan memilih untuk
tidak menerapkan PSAK 116 untuk: - Sewa jangka-pendek; dan - Sewa atas aset yang bernilai rendah
dan - Sewa atas aset tak berwujud Untuk sewa jangka pendek, sewa aset yang bernilai rendah dan
sewa atas aset tak berwujud, Perseroan menerapkan kebijakan akuntansi untuk beban dibayar dimuka
atau mengakui biaya sewa secara proporsional selama periode sewa. Beban ini disajikan sebagai
Page 34
bagian dari beban umum dan administrasi. At the inception date of a contract, the Company assesses
whether the contract is, or contains a lease. A contract is, or contains a lease if the contract conveys
the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for consideration. To
assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Company shall
assess whether: - The Company has the right to substantially obtain all economic benefit from use of
the indentified asset; and - The Company has a right to determine the use of identified asset. At the
lease commencement date, the Company recognises a right-of-use asset and a lease liability. At initial
recognition, the right-of-use asset is measured at initial recognition of lease liability plus total lease
payment that has been paid until inception date. The right-of-use asset is amortised using straight line
method throughout the lease term and recognised as general and administrative expense. The lease
liability is measured at the present value of lease cost that shall be paid by the Company to lessor
which using the latest series of bond interest rate at lease inception with the closest tenor to the lease
term of the underlying asset. For underlying assets that the lease inception occurred before 1 January
2020, the Company discounted the lease liability using bond interest rate of latest series that closest to
1 January 2020 with closest tenor to the remaining lease term of the underlying asset. Interest expense
from lease liabilites is recognised as interest expense and financing charge for one accounting period
and increase the outstanding lease liability. The Company opted to not apply SFAS 116 for: - Short
term lease; and - Lease for low value asset and; - Lease for intangible assets For short term lease,
lease for low value asset and lease for intangible assets the Company applies the accounting policy for
prepaid expense or recognises lease expense proportionally during the lease period. These expenses
are presented as part of general and administrative expenses.
Properti investasi Investment properties
Goodwill Goodwill
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
Aset takberwujud Aset tak berwujud terdiri dari perangkat lunak yang dibeli oleh Perseroan. Perangkat lunak pada Intangible assets
awalnya dinyatakan sebesar harga perolehan. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud diukur
menggunakan model biaya, dicatat sebesar biaya perolehannya dikurangi akumulasi amortisasi dan
akumulasi kerugian penurunan nilai. Pengeluaran selanjutnya untuk perangkat lunak akan
dikapitalisasi hanya jika pengeluaran tersebut menambah manfaat ekonomi di masa mendatang untuk
aset yang bersangkutan. Semua pengeluaran lainnya dibebankan pada saat terjadinya. Amortisasi
diakui dalam laporan laba rugi dengan menggunakan metode garis lurus sepanjang estimasi masa
manfaatnya, dimulai dari tanggal perangkat lunak tersebut tersedia untuk dipakai. Estimasi masa
manfaat perangkat lunak adalah lima tahun. Metode amortisasi, estimasi masa manfaat dan nilai
residual ditelaah pada setiap akhir tahun pelaporan dan disesuaikan jika dianggap tepat. Intangible
assets consist of software acquired by the Company. Software is initially recognised at acquisition cost.
After initial recognition, intangible assets are measured using cost model, stated at cost less
accumulated amortisation and accumulated impairment losses. Subsequent expenditure on software
assets is capitalised only when it increases the future economic benefits embodied in the specific asset
to which it relates. All other expenditures are expensed as incurred. Amortisation is recognised in the
statement of profit or loss on a straight-line method over the estimated useful life of the software, from
the date that it is available for use. The estimated useful life of software is five years. Amortisation
method, useful lives and residual values are reviewed at each financial year-end and adjusted, if
appropriate.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Prepaid expenses
Beban dibayar dimuka berupa sewa dan renovasi bangunan sewa diamortisasi selama masa sewa.
Prepaid expenses are amortised over the period of benefits using the straight-line method. Prepaid
Page 35
expenses for rent and building renovation for rental offices are amortised over the period of rent.
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Piutang pembiayaan konsumen : Piutang pembiayaan konsumen diklasifikasikan sebagai aset Consumer financing receivables
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi, dan setelah pengakuan awal, dicatat
pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Pendapatan
pembiayaan konsumen yang belum diakui merupakan selisih antara jumlah keseluruhan pembayaran
angsuran yang akan diterima dari konsumen dan jumlah pokok pembiayaan, yang diakui sebagai
pendapatan selama jangka waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga efektif dari piutang
pembiayaan konsumen. Penyelesaian kontrak sebelum masa pembiayaan konsumen berakhir
diperlakukan sebagai pembatalan kontrak pembiayaan konsumen dan jika terdapat, keuntungan yang
timbul diakui dalam laba rugi tahun berjalan. Piutang pembiayaan konsumen akan dihapusbukukan
setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui
sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. Restrukturisasi pembiayaan konsumen berupa
modifikasi persyaratan kredit non substantial yang tidak menghasilkan penghentian pengakuan.
Pembiayaan yang direstrukturisasi disajikan sebesar nilai kini atas arus kas kontraktual setelah
restrukturisasi yang didiskontokan menggunakan suku bunga efektif awal. Selisih antara jumlah
tercatat bruto piutang pembiayaan konsumen pada tanggal restrukturisasi dengan nilai kini arus kas
kontraktual setelah restrukturisasi diakui dalam laba rugi. Fee dan biaya yang timbul dari restrukturisasi
menyesuaikan nilai tercatat bruto setelah modifikasi dan diamortisasi sepanjang sisa tenor. Setelah
restrukturisasi, seluruh arus kas kontraktual dalam persyaratan baru dicatat sebagai pengembalian
pokok pembiayaan yang diberikan dan pendapatan bunga sesuai dengan syarat-syarat restrukturisasi.
Piutang pembiayaan murabahah : Kontrak murabahah adalah akad jual-beli barang dengan harga jual
sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan yang disepakati dan Perseroan harus mengungkapkan
biaya perolehan barang tersebut kepada konsumen. Pada saat akad murabahah, piutang pembiayaan
murabahah diakui sebesar biaya perolehan ditambah keuntungan (marjin). Keuntungan murabahah
diakui selama tahun akad berdasarkan pengakuan marjin dari piutang pembiayaan murabahah. Akad
murabahah secara substansi merupakan suatu pembiayaan, sehingga pengakuan marjin dilakukan
berdasarkan standar yang mengatur pembiayaan, seperti yang disebutkan di kebijakan pembiayaan
konsumen. Piutang pembiayaan murabahah akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180
hari. Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada
saat diterima. Dalam hal restrukturisasi piutang pembiayaan murabahah dilakukan dengan modifikasi
persyaratan pembiayaan non substansial yang tidak menghasilkan penghentian pengakuan, Perseroan
memberikan masa cuti angsuran dan/atau pengunduran jatuh tempo kepada konsumen namun tidak
mengubah total sisa piutang pembiayaan murabahah (baik pokok maupun margin) yang harus
dibayarkan oleh konsumen. Perseroan mencatat dampak restrukturisasi tersebut secara prospektif,
dengan tidak mengakui amortisasi marjin serta amortisasi biaya perolehan pada saat cuti angsuran.
Pendapatan marjin setelah restrukturisasi akan diakui sebesar jumlah marjin yang ditentukan dalam
persyaratan pembiayaan baru yang tidak mengubah total sisa piutang. Piutang pembiayaan
musyarakah mutanaqisah () : Pembiayaan MMQ adalah akad kerjasama yang terjadi di antara para
pemilik modal (mitra musyarakah) untuk menggabungkan modal dan melakukan usaha secara
bersama dalam suatu kemitraan dimana bagian kepemilikan mitra pasif menurun secara bertahap
sehingga mitra aktif akan menjadi pemilik penuh atas usaha tersebut pada akhir masa akad. Pada
awal akad, Perseroan, sebagai mitra pasif, mengakui piutang pembiayaan MMQ sebesar jumlah biaya
yang diserahkan terkait akad tersebut. Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan MMQ diakui
sebesar pengakuan awal dikurangi dengan jumlah pengembalian dari nasabah (mitra aktif) serta
cadangan kerugian, jika ada. Pendapatan hasil usaha diakui Perseroan sesuai kesepakatan dalam
akad. Piutang pembiayaan MMQ akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari.
Page 36
Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat
diterima. Piutang sewa pembiayaan (Perseroan sebagai pesewa) : Pembiayaan sewa Perseroan
meliputi piutang sewa pembiayaan - konvensional dan Ijarah Muntahiyah Bittamlik () - syariah.
Pembiayaan sewa - konvensional : Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan perjanjian sewa
atau perjanjian yang mengandung sewa didasarkan atas substansi perjanjian pada tanggal awal sewa
dan apakah pemenuhan perjanjian tergantung pada penggunaan suatu aset dan perjanjian tersebut
memberikan suatu hak untuk menggunakan aset tersebut. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa
pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait
dengan kepemilikan aset. Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset.
Perseroan mengakui aset berupa piutang sewa pembiayaan sebesar jumlah yang sama dengan
investasi sewa neto. Penerimaan piutang sewa diperlakukan sebagai pembayaran pokok dan
penghasilan sewa pembiayaan. Pengakuan penghasilan sewa pembiayaan didasarkan pada suatu
pola yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian periodik yang konstan atas investasi neto.
Piutang sewa pembiayaan akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari. Penerimaan
dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat diterima. IMBT -
syariah : Perseroan mengakui aset IMBT sebesar harga perolehan aset IMBT pada saat akad IMBT.
Setelah pengakuan awal, pokok aset IMBT diamortisasi secara garis lurus sepanjang masa sewa.
Pengakuan penghasilan IMBT neto sebesar angsuran IMBT dikurangi dengan amortisasi pokok aset
IMBT. Aset terkait pembiayaan IMBT akan dihapusbukukan setelah menunggak lebih dari 180 hari.
Penerimaan dari piutang yang telah dihapusbukukan diakui sebagai pendapatan lain-lain pada saat
diterima. Consumer financing receivables : Consumer financing receivables are classified as financial
assets measured at amortised cost, and subsequent to initial recognition, are carried at amortised cost
using the effective interest method. Unearned consumer financing income represents the difference
between total installments to be received from the consumer and the principal amount financed, which
is recognised as income over the term of the contract based on effective interest rate of the related
consumer financing receivable. Early termination of a contract is treated as a cancellation of an existing
contract and the resulting gain, if any, is recognised in the current year profit or loss. Consumer
financing receivables will be written-off when they are overdue for more than 180 days. Recoveries
from written-off receivables are recognised as other income upon receipt. Restructuring of consumer
financing is a non substantial modification of the terms of the loans which does not result in
derecognition. Restructured financing are stated at present value of discounted contractual cash flows
after restructuring using initial effective interest rate. Differences arising from the gross carrying value of
the consumer financing receivables at the time of restructuring with present value of contractual cash
flows after restructuring are recognized to profit or loss. Fee and cost arising from the restructuring
adjust the gross carrying amount after modification and amortised along remaining tenor. Thereafter, all
the contractual cash flows under the new terms shall be accounted for as the repayment of principal
and interest income, in accordance with the restructuring scheme. Murabahah financing receivables :
Murabahah contract is sell-buy goods contract with selling price amounting to acquisition cost plus
agreed margin, and the Company must disclose the acquisition cost to consumer. When the
murabahah contract is signed, murabahah financing receivables are recognised at acquisition cost plus
agreed margin. Murabahah margin is recognised over the year of the contract based on margin of the
murabahah financing receivables. Substantially, murabahah contract is a financing transaction, so that
margin recognition is based on standards which regulate financing transaction, as mentioned in
consumer financing policy. Murabahah financing receivables will be written-off when they are overdue
for more than 180 days. Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon
receipt. In term of restructuring of murabahah financing receivables through non substantial
Page 37
modification of financing terms which does not result in derecognition, the Company provides payment
holiday and/or tenor extention to the consumer but did not change the outstanding of murabahah
financing receivables (both principal and margin) that have to be paid by the consumer. The Company
records the impact from restructuring prospectively, by not recognising the amortisation of margin and
amortisation of acquisition costs during the payment holiday. Margin income after restructuring will be
recognised at the margin amount stated under the new financing terms which did not change the
outstanding receivables. Musyarakah mutanaqisah financing receivables () : Musyarakah financing is a
partnership contract among fund owners (musyarakah partners) to contribute funds and conduct a
business on a joint basis through partnership whereby the ownership interest of the passive partners
gradually decreases, so the active partner will become the full owner of the business at the end of the
contract term. At the inception of the contract, the Company, as the passive partner, recognises MMQ
financing receivables at the amount of funds disbursed in connection with the contract. Subsequent to
initial recognition, MMQ financing receivable is recognised at the initial recognition amount, net of
repayments received from the customer (active partners) and allowance for impairment losses, if any.
Revenue from business results is recognized by the Company in accordance with the agreement in the
contract. MMQ financing receivables will be written-off when they are overdue for more than 180 days.
Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon receipt. Finance lease
receivables (the Company as a lessor) : The Company lease financing consists of finance lease
receivables - conventional and Ijarah Muntahiyah Bittamlik () - sharia. Finance lease - conventional :
The determination of whether an arrangement is, or contains a lease is based on the substance of the
arrangement at inception date and whether the fulfillment of the arrangement is dependent on the use
of a specific asset and the arrangement conveys a right to use the asset. Leases are classified as
finance leases if the leases transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the
leased assets. Leases are classified as operating leases if the leases do not transfer substantially all
the risks and rewards incidental to ownership of the leased assets. The Company recognised assets of
financial lease receivable at an amount equal to the net investment in the lease. Lease payment is
treated as repayment of principal and financing lease income. The recognition of financing lease
income is based on a pattern reflecting a constant periodic rate of return on the Company net
investment in the financing lease. The Company acts as a lessor in finance leases. Finance lease
receivables will be written-off when they are overdue for more than 180 days. Recoveries from
written-off receivables are recognised as other income upon receipt. IMBT - sharia : The Company
recognises IMBT asset at cost to acquire IMBT Assets when the IMBT contract is signed. After initial
recognition, principal IMBT asset is amortised on a straight-line basis over the lease term. The
recognition of IMBT income, net is based on installment of IMBT less the amortisation of principal IMBT
asset. Asset related to IMBT financing will be written-off when they are overdue for more than 180
days. Recoveries from written-off receivables are recognised as other income upon receipt.
Liabilitas atas kontrak Contract liabilities
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and
deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell
agreements
Saham treasuri Ketika Perseroan mengakuisisi modal saham ekuitas Perseroan, imbalan yang dibayarkan, termasuk Treasury stock
setiap biaya tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung (setelah pajak penghasilan),
dikurangkan dari ekuitas. Dalam laporan keuangan, kepemilikan Perseroan atas instrumen ekuitas
milik Perseroan disajikan sebagai treasuri. Tidak ada keuntungan atau kerugian yang diakui dalam laba
Page 38
rugi atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. Selisih antara nilai tercatat dan
imbalan penjualan diakui sebagai tambahan modal disetor. When the Company acquires the Company
own equity share capital, the consideration paid, including any directly attributable incremental costs
(net of income taxes), is deducted from equity. In the financial statements, interests in its own equity
instruments are presented as shares. No gain or loss is recognised in profit or loss on the purchase,
sale, or cancellation of the treasury shares. The difference between the carrying amount and the
consideration received on sale is recognised as additional paid-in capital.
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Stock issuance cost
Instrumen keuangan 1. Klasifikasi : Perseroan mengklasifikasikan aset dan liabilitas keuangan ke dalam klasifikasi Financial instruments
aset/liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan aset/liabilitas keuangan
yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain. Aset keuangan diklasifikasikan
berdasarkan model bisnis dimana aset keuangan tersebut dimiliki, dan karakteristik arus kas
kontraktualnya. Model bisnis merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan dikelola untuk
mencapai tujuan bisnis tertentu. Aset keuangan hanya dapat dikategorikan sebagai biaya perolehan
diamortisasi jika instrumen dimiliki dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual ( to collect), dan
dimana arus kas kontraktual tersebut semata dari pembayaran pokok dan bunga (SPPI). didefinisikan
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada pengakuan awal. didefinisikan sebagai: - imbalan untuk
nilai waktu atas uang; - risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang terutang selama periode
waktu tertentu; - risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya (misalnya risiko likuiditas dan biaya
administrasi); dan - marjin keuntungan. Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah SPPI,
Perseroan mempertimbangkan ketentuan kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk menilai
apakah aset keuangan mengandung ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu atau jumlah
arus kas kontraktual sehingga tidak memenuhi kondisi ini. Dalam melakukan penilaian, Perseroan
mempertimbangkan ketentuan percepatan pelunasan dan perpanjangan. 2. Pengakuan : Perseroan
pada awalnya mengakui aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal perolehan. Perseroan
menggunakan akuntansi tanggal penyelesaian ketika mencatat transaksi aset keuangan. Pada saat
pengakuan awal, aset keuangan atau liabilitas keuangan Perseroan diukur pada nilai wajar
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset
keuangan atau penerbitan liabilitas keuangan. Pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan
setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan
suatu aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan yang
tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan aset,
sedangkan untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari jumlah utang yang diakui pada
awal pengakuan kewajiban. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan
metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan pembiayaan konsumen, marjin
murabahah dan sewa pembiayaan untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset keuangan dan
sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Setelah pengakuan awal, aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai biaya perolehan diamortisasi
dicatat sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Sedangkan aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain dicatat
sebesar nilai wajar. Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. 3. Penghentian pengakuan : Perseroan
Page 39
menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari
aset keuangan tersebut kadaluwarsa, atau pada saat Perseroan mentransfer seluruh hak untuk
menerima arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi dimana Perseroan secara
substansial telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan yang
ditransfer. Setiap hak atau kewajiban atas aset keuangan yang ditransfer yang timbul atau yang masih
dimiliki oleh Perseroan diakui sebagai aset atau liabilitas secara terpisah. Perseroan menghentikan
pengakuan liabilitas keuangan pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa. Dalam transaksi dimana Perseroan secara substansial tidak memiliki
atau tidak mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, Perseroan
menghentikan pengakuan aset tersebut jika Perseroan tidak lagi memiliki pengendalian atas aset
tersebut. Hak dan kewajiban yang timbul atau yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui secara
terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer dimana pengendalian atas aset masih dimiliki,
Perseroan tetap mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, yang
ditentukan oleh besarnya perubahan nilai aset yang ditransfer. Perseroan menghapuskan aset
keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa tidak ada prospek pemulihan yang realistis
atas aset keuangan tersebut, contoh saldo piutang pembiayaan konsumen, piutang pembiayaan
murabahah dan piutang sewa pembiayaan yang telah menunggak lebih dari 180 hari, karena dianggap
tidak ada prospek pemulihan yang realistis dan tidak dapat ditagih lagi. Perseroan tetap melakukan
usaha penagihan aset keuangan yang telah dihapuskan sesuai dengan hukum yang berlaku. Setiap
pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi. 4. Saling hapus : Aset keuangan dan liabilitas keuangan
saling hapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perseroan
memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui
tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan
menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak yang berkekuatan hukum bukan bersifat kontinjen
untuk suatu peristiwa dimasa depan dan harus dapat dipaksakan secara hukum baik dalam situasi
bisnis yang normal, atau dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan, atau kebangkrutan dari
Perseroan atau pihak lawan. Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah neto hanya jika
diperkenankan oleh standar akuntansi. 5. Pengukuran biaya perolehan diamortisasi : Biaya perolehan
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan
yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan
amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara
nilai awal dan nilai jatuh temponya, dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai. Suku bunga efektif
adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran dan penerimaan kas di
masa datang selama perkiraan umur dari aset keuangan atau liabilitas keuangan (atau, jika lebih tepat,
digunakan periode yang lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat dari aset keuangan atau
liabilitas keuangan. Pada saat menghitung suku bunga efektif, Perseroan mengestimasi arus kas di
masa datang dengan mempertimbangkan seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, tetapi tidak mempertimbangkan kerugian di masa mendatang. Perhitungan suku bunga efektif
mencakup seluruh fees dan costs yang diterima atau dibayarkan yang merupakan bagian tak
terpisahkan dari suku bunga efektif, termasuk biaya transaksi. 6. Pengukuran nilai wajar : Nilai wajar
adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market
participants) pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar
yang paling menguntungkan dimana Perseroan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya. Jika tersedia, Perseroan mengukur nilai wajar instrumen
keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar
dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan
Page 40
transaksi pasar yang aktual dan rutin dalam suatu transaksi yang wajar. Jika pasar untuk suatu
instrumen keuangan tidak aktif, Perseroan menentukan nilai wajar dengan menggunakan teknik
penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar
oleh pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari
instrumen lain yang secara substansial sama, penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan
penggunaan model penetapan harga opsi (option pricing model). Teknik penilaian yang dipilih
memaksimalkan penggunaan input pasar, dan meminimalkan penggunaan taksiran yang bersifat
spesifik dari Perseroan, memasukkan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar
dalam menetapkan suatu harga dan konsisten dengan metodologi ekonomi yang diterima dalam
penetapan harga instrumen keuangan. Input yang digunakan dalam teknik penilaian secara memadai
mencerminkan ekspektasi pasar dan ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk-return) yang
melekat pada instrumen keuangan. Perseroan mengkalibrasi teknik penilaian dan menguji validitasnya
dengan menggunakan harga-harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen
yang sama atau atas dasar data pasar lainnya yang tersedia yang dapat diobservasi. Bukti terbaik atas
nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar
dari pembayaran yang diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut
ditentukan dengan perbandingan dengan transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi dari suatu
instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengemasan ulang), atau berdasarkan suatu teknik
penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Jika harga
transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen
keuangan pada awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang
sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan laba rugi setelah pengakuan awal
tergantung pada masing-masing fakta dan keadaaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat
dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat
transaksi ditutup. Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas instrumen keuangan dan termasuk
penyesuaian yang dilakukan untuk memasukkan risiko kredit Perseroan dan pihak lawan, mana yang
lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk
mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian,
sepanjang Perseroan yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan mempertimbangkan
faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi. Perseroan mengukur nilai wajar untuk
instrumen keuangan yang diakui pada nilai wajar dengan menggunakan tingkat hirarki berikut ini: -
Tingkat 1: Harga kuotasi di pasar yang aktif untuk instrumen keuangan yang sejenis, - Tingkat 2:
Teknik penilaian berdasarkan input yang dapat diobservasi, - Tingkat 3: Teknik penilaian
menggunakan input signifikan yang tidak dapat diobservasi. 1. Classification : The Company classifies
the financial assets and liabilities into financial assets/liabilities measured at amortised cost and
financial assets/liabilities measured at fair value through other comprehensive income. Financial assets
are classified based on the business model within which they are held, and their contractual cash flow
characteristics. The business model reflects how groups of financial assets are managed to achieve a
particular business objective. Financial assets can only be held at amortized cost if the instruments are
held in order to collect the contractual cash flows ( to collect), and where those contractual cash flows
are solely payments of principal and interest (SPPI). is defined as the fair value of the financial asset on
initial recognition. is defined as consideration for: - the time value of money; - credit risk associated with
the principal amount outstanding during a particular period of time; - other basic lending risks and costs
(e.g. liquidity risk and administrative costs); and - profit margin. In assessing whether the contractual
cash flows are SPPI, the Company considers the contractual terms of the instrument. This includes
assessing whether the financial asset contains a contractual term that could change the timing or
amount of contractual cash flows such that it would not meet this condition. In making the assessment,
Page 41
the Company considers prepayment and extension terms. 2. Recognition : The Company initially
recognises financial assets and financial liabilities on the date of origination. The Company uses
settlement date accounting when recording financial assets transactions. At initial recognition, the
Company financial assets or financial liabilities are measured at fair values plus/minus transaction
costs that are directly attributable to the acquisition of financial assets or issuance of financial liabilities.
The subsequent measurement of financial assets and financial liabilities depends on their classification.
Transaction costs include only those costs that are directly attributable to the acquisition of a financial
asset or issuance of a financial liability and they are incremental costs that would not have been
incurred if the instrument had not been acquired or issued. In the case of financial assets, transaction
costs are added to the amount recognised initially, while for financial liabilities, transaction costs are
deducted from the amount of debt recognised initially. Such transaction costs are amortised over the
terms of the instruments based on the effective interest method and are recorded as part of consumer
financing, murabahah margin and finance leases income for transaction costs related to financial
assets and as part of interest expenses for transaction costs related to financial liabilities. Subsequent
to initial recognition, financial assets classified as amortised cost are measured at amortised cost using
the effective interest method. While financial assets measured at fair value through other
comprehensive income are measured at fair value. Subsequent to initial recognition, financial liabilities
are measured at amortised cost using the effective interest method. 3. Derecognition : The Company
derecognises a financial asset when the contractual rights to the cash flows from the asset expire, or
when the Company transfers the rights to receive the contractual cash flows on the financial asset in a
transaction in which substantially all the risks and rewards of ownership of the financial asset are
transferred. Any rights and obligations in transferred financial assets that are created or retained by the
Company are recognised as a separate asset or liability. The Company derecognises a financial
liability when its contractual obligations are discharged or cancelled or expired. In transactions where
the Company neither retains nor transfers substantially all the risks and rewards of ownership of a
financial asset, the Company derecognises the asset if it does not retain control over the asset. The
rights and obligations retained in the transfer are recognised separately as assets and liabilities as
appropriate. In transfers where control over the asset is retained, the Company continues to recognise
the asset to the extent of its continuing involvement, determined by the extent to which it is exposed to
changes in the value of the transferred asset. The Company writes off a financial asset when there is
information indicating that there is no realistic prospect of recovery, e.g. consumer financing receivable,
murabahah financing receivables and finance lease receivables are over 180 days past due, since it is
considered there is no realistic prospect of recovery and uncollectible. The Company continues to
collect the written off financial asset align with the applicable law. Any recoveries made are recognized
in profit or loss. 4. Offsetting : Financial assets and financial liabilities shall be offset and the net
amount is presented in the statement of financial position when and only when, the Company has a
legally enforceable right to set off the amounts and intends either to settle on a net basis or to realise
the asset and settle the liability simultaneously. The legally enforceable right must not be contingent on
future events and must be enforceable in the normal course of business and in the event of default,
insolvency or bankruptcy of the Company or the counterparty. Income and expense are presented on a
net basis only when permitted by accounting standards. 5. Amortised cost measurement : The
amortised cost of a financial asset or financial liability is the amount at which the financial asset or
liability is measured at initial recognition, minus principal repayments, plus or minus the cumulative
amortisation using the effective interest method of any difference between the initial amount and the
maturity amount, minus any reduction for impairment. The effective interest rate is the rate that exactly
discounts the estimated future cash payments and receipts through the expected life of the financial
asset or financial liability (or, where appropriate, a shorter period) to the carrying amount of the
Page 42
financial asset or financial liability. When calculating the effective interest rate, the Company estimates
future cash flows considering all contractual terms of the financial instrument, but not future credit
losses. The calculation of the effective interest rate includes all fees and costs received or paid that are
an integral part of the effective interest rate, including transaction costs. 6. Fair value measurement :
Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly
transaction between market participants at the measurement date in the principal market or, in its
absence, the most advantageous market to which the Company has access at that date. The fair value
of a liability reflects its non-performance risk. When available, the Company measures the fair value of
an instrument using quoted prices in an active market for that instrument. A market is regarded as
active if quoted prices are readily and regularly available and represent actual and regularly occurring
market transactions on an arm length basis. If a market for a financial instrument is not active, the
Company establishes fair value using a valuation technique. Valuation techniques include using recent
arm length transactions between knowledgeable and willing parties, and if available, reference to the
current fair value of other instruments that are substantially the same, discounted cash flows analysis
and option pricing models. The chosen valuation technique makes maximum use of market inputs,
relies as little as possible on estimates specific to the Company, incorporates all factors that market
participants would consider in setting a price, and is consistent with accepted economic methodologies
for pricing financial instruments. Inputs to valuation techniques reasonably represent market
expectations and measures of the risk-return factors inherent in the financial instrument. The Company
calibrates valuation techniques and tests them for validity using prices from observable current market
transactions in the same instrument or based on other available observable market data. The best
evidence of the fair value of a financial instrument at initial recognition is the transaction price, i.e., the
fair value of the consideration given or received, unless the fair value of that instrument is evidenced by
comparison with the other observable current market transactions in the same instrument (i.e., without
modification or repackaging), or based on a valuation technique whose variables include only data from
observable markets. When transaction price provides the best evidence of fair value at initial
recognition, the financial instrument is initially measured at the transaction price and any difference
between this price and the value initially obtained from a valuation model is subsequently recognised in
the statement of profit or loss depending on the individual facts and circumstances of the transaction
but not later than when the valuation is supported wholly by observable market data or the transaction
is closed out. Fair values reflect the credit risk of the financial instruments and include adjustments to
take into account the credit risk of the Company and counterparty where appropriate. Fair value
estimates obtained from models are adjusted for any other factors, such as liquidity risk or valuation
model uncertainties, to the extent that the Company believes a third-party market participation would
take them into account in pricing a transaction. The Company measures fair value for financial
instrument recognised at fair values using the following hierarchy level: - Level 1: Quoted market price
in an active market for an identical instrument, - Level 2: Valuation techniques based on observable
inputs, - Level 3: Valuation techniques using significant unobservable inputs
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki Non-current assets classified as held
untuk dijual for sale
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Events after reporting period
Penerapan standar akuntansi baru Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) dan Dewan Standar Akuntansi Syariah (DSAS) telah Adoption of new accounting
menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi yang berlaku efektif pada tanggal 1 Januari standards
2026. Tidak ada perubahan kebijakan akuntansi Perseroan dan tidak ada dampak terhadap jumlah
yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya dari standar yang berlaku tersebut. Namun
demikian, Perseroan telah melakukan penerapan dini PSAK 413 - Penurunan Nilai pada 1 Januari
Page 43
2026, lebih awal dari tanggal efektif yang ditetapkan oleh DSAS yaitu pada 1 Januari 2027. Penerapan
dini tersebut mengakibatkan perubahan kebijakan akuntansi Perseroan sebagai berikut: (i) Penurunan
nilai aset keuangan syariah PSAK 413 menggantikan model pengukuran incurred loss dengan model
pengukuran ekspektasi kerugian penurunan nilai. Hal ini membutuhkan pertimbangan yang memadai
tentang bagaimana perubahan faktor ekonomi mempengaruhi ekspektasi kerugian penurunan nilai,
yang akan ditentukan berdasarkan probabilitas tertimbang. Model penurunan nilai yang baru ini
diterapkan untuk seluruh aset keuangan syariah. (ii) Transisi Selisih nilai tercatat atas aset keuangan
sebagai akibat dari penerapan PSAK 413 diakui pada laba tanggal 1 Januari 2026. Dengan demikian,
informasi yang disajikan pada tahun 2025 tidak mencerminkan kriteria PSAK 413 dan oleh karena itu
tidak dapat dibandingkan dengan informasi yang disajikan pada tahun 2026 berdasarkan PSAK 413.
Financial Accounting Standards Board (DSAK) and Sharia Accounting Standards Board (DSAS) have
issued the new standards, amendments and interpretations which are effective as at 1 January 2025.
No changes to the Company accounting policies and no impact on the amounts reported for current
year or prior year from those applicable standards. However, the Company early adopted SFAS 413 -
Impairment Losses on 1 January 2026, earlier than its effective date of 1 January 2027 as stipulated by
DSAS. The early adoption resulted in the following changes in the Company accounting policies: (i)
Impairment of sharia financial assets SFAS 413 replaces the incurred loss measurement model with
the expected credit losses model. This will require considerable judgement over how changes in
economic factors affect expected credit losses, which will be determined on a probability-weighted
basis. The new impairment model applies to all sharia financial asset. (ii) Transition Differences in the
carrying amounts of financial assets resulting from the adoption of SFAS 413 were recognised in
earnings on 1 January 2026. Accordingly, the information presented in 2025 does not reflect the
requirements of SFAS 413 and therefore is not comparable to the information presented in 2026 under
SFAS 413.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) telah menerbitkan standar baru, amandemen dan Accounting standards issued but not
berlaku efektif interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2026 yet effective
sebagai berikut: PSAK 118 dan Pengungkapan dalam Laporan Keuangan PSAK 119 Anak Tanpa
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan PSAK 221 ke Mata Uang Penyajian Hiperinflasi PSAK 401 dan
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan Syariah Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari
2027. Pada saat penerbitan laporan keuangan Perseroan masih mengevaluasi dampak yang mungkin
timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut pada laporan keuangan Perseroan. Financial
Accounting Standards Board (DSAK) has issued the following new standards, amendments and
interpretations, but not yet effective for the financial year beginning 1 January 2026 as follows: SFAS
118 and Disclosure in Financial Statements SFAS 119 Subsidiaries without Public Accountability:
Disclosures SFAS 221 into the Presentation Currency of a Hyperinflationary Economy SFAS 401 and
Disclosure in Sharia Financial Statements The above standards will be effective on 1 January 2027. As
at the authorisation date of these financial statements, the Company is still evaluating the potential
impact of these new and revised standards to the Company financial statements.
Utang pembiayaan konsumen Consumer financing liabilities
Page 44
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 154,851 0 (0) 0 154,851 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 268,665 1,532 (0) 8,607 278,804 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 805,462 26,593 ( 64,894 ) 0 767,161 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 1,894 0 (0) 0 1,894 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,230,872 28,125 ( 64,894 ) 8,607 1,202,710 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 8,185 422 (0) ( 8,607 ) 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 8,185 422 (0) ( 8,607 ) 0 Assets under construction
Aset tetap 1,239,057 28,547 ( 64,894 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 1,202,710 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 45
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 116,686 5,944 (0) 0 122,630 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 659,979 27,033 ( 64,888 ) 0 622,124 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 1,183 168 (0) 0 1,351 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 777,848 33,145 ( 64,888 ) 0 746,105 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 Assets under construction
Aset tetap 777,848 33,145 ( 64,888 ) 0 0 0 0 (0) 746,105 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 461,209 456,605 Carrying amount Carrying amount
Page 46
[8611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Penambahan aset Pengurangan aset Reklasifikasi aset Penjabaran laporan keuangan aset Entitas anak baru aset Revaluasi aset Penurunan (pemulihan) nilai aset
Aset tetap Aset tetap
tetap tetap tetap tetap tetap tetap tetap
Nilai perolehan, Tanah, dimiliki langsung 152,904 1,947 (0) 0 0 154,851 Land, directly owned Carrying amount, gross
kotor Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 222,363 6,011 (0) 40,291 0 268,665 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 917,272 46,088 ( 157,898 ) 0 0 805,462 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 46,473 8,522 ( 53,101 ) 0 0 1,894 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 1,339,012 62,568 ( 210,999 ) 40,291 0 0 0 ( 0 ) 1,230,872 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 10,826 37,650 (0) ( 40,291 ) 0 8,185 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 10,826 37,650 (0) ( 40,291 ) 0 8,185 Assets under construction
Aset tetap 1,349,838 100,218 ( 210,999 ) 0 0 0 0 ( 0 ) 1,239,057 Property, plant, and equipment
Akumulasi Tanah, dimiliki langsung 0 Land, directly owned Carrying amount, accumulated
Page 47
depresiasi Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 106,526 10,160 (0) 0 0 116,686 Building and leasehold improvement, directly owned depreciation
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 0 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung 0 Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung 0 Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki 751,954 57,053 ( 149,028 ) 0 0 659,979 Furniture and office equipment, directly owned
langsung
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 27,424 6,519 ( 32,760 ) 0 0 1,183 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung 0 Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 0 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung 0 BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung 0 Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki 0 Telecommunication Infrastructure, directly owned
langsung
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 0 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 0 Others, directly owned
Dimiliki langsung 885,904 73,732 ( 181,788 ) 0 0 0 0 (0) 777,848 Directly owned
Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna 0 Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 0 Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna 0 Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna 0 Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna 0 BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna 0 Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna 0 Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna 0 Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 0 Others, right of use assets
Aset hak guna 0 Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian 0 Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian 0 Machinery and heavy equipment, assets under
construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian 0 BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian 0 Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam 0 Telecommunication Infrastructure, assets under
penyelesaian construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian 0 Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian 0 Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian 0 Assets under construction
Aset tetap 885,904 73,732 ( 181,788 ) 0 0 0 0 (0) 777,848 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Nilai perolehan 463,934 461,209 Carrying amount Carrying amount
Page 48
[8611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2026
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Seluruh aset tetap Perseroan merupakan aset kepemilikan langsung. All of the Company fixed assets Disclosure of notes for property, plant
are direct ownership assets. Hak atas tanah berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) dengan and equipment
jangka waktu masa penggunaan akan berakhir antara tahun 2027 sampai dengan tahun 2055.
Manajemen berpendapat bahwa hak kepemilikan atas tanah tersebut dapat diperbaharui atau
diperpanjang pada saat jatuh tempo. The land rights are in the form of certificate of Hak Guna
Bangunan (HGB), which will be due from 2027 to 2055. Management believes that the land rights can
be renewed or extended upon expiration. Laba/(rugi) atas pelepasan aset tetap diakui sebagai bagian
dari Lain-lain pada laporan laba rugi. Gain/(loss) on disposal of fixed assets is recognised as part of
Income in the statement of profit or loss. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, aset
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada: - pihak berelasi: PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk; -
pihak ketiga: PT Lippo General Insurance Tbk dan PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika; terhadap
risiko kerugian kebakaran, kebanjiran dan risiko lainnya dengan nilai pertanggungan masing-masing
sejumlah Rp624.959 dan Rp591.360. Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut
sudah memadai untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. As of 30
June 2026 and 31 December 2025, fixed assets, except for land, were insured by: - related party: PT
Zurich Asuransi Indonesia Tbk; - third parties: PT Lippo General Insurance Tbk and PT Asuransi Mitra
Pelindung Mustika; against losses arising from fire, flood and other risks with a total insurance
coverage amounting to Rp624,959 and Rp591,360, respectively. Management believes that the
coverage is adequate to cover possible losses from such risks. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 D
esember 2025, aset tetap dengan harga perolehan masing-masing sebesar Rp516.728 dan Rp571.396
telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh Perseroan. As of 30 June 2026 and 31 December
2025, fixed assets with acquisition cost amounting to Rp516,728 and Rp571,396, respectively, have
been fully depreciated and are still being used by the Company. Tidak ada asset tetap yang dijadikan
jaminan pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. There were no fixed assets pledged as
collateral as of 30 June 2026 and 31 December 2025. Tidak ada beban bunga pinjaman yang
dikapitalisasi sebagai aset tetap untuk periode enam bulan berakhir 30 Juni 2026 dan 2025. There
were no interest expenses from borrowings which were capitalised to fixed assets for six-month periods
ended 30 June 2026 and 2025. Berdasarkan evaluasi manajemen Perseroan, tidak terdapat kejadian
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap Perseroan pada
tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. Based on management assessment, there are no events
or changes in circumstances which may indicate an impairment in value of fixed assets as of 30 June
2026 and 31 December 2025. Estimasi nilai wajar aset tetap Perseroan (tanah dan bangunan
berdasarkan nilai jual objek pajak) pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025 sebesar
Rp388.325. The estimated fair value of the Company fixed assets (land and building based on tax
object sale value) as of 30 June 2026 and 31 December 2025 amounted to Rp388,325. Tidak ada aset
tetap yang tidak dipakai sementara. There are no fixed assets that are not used temporarily. Tidak ada
aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk
dijual. There are no fixed assets that have been discontinued from active use and are not classified as
held for sale.
Page 49
Page 50
[8612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financing Industry
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 524,397 26,879 ( 50,718 ) 500,558 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 15,145 0 (0) 15,145 Others, right of use assets
Aset hak guna 539,542 26,879 ( 50,718 ) 0 0 0 0 (0) 515,703 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 0 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 284,838 53,906 ( 50,572 ) 288,172 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 6,310 2,524 (0) 8,834 Others, right of use assets
Aset hak guna 291,148 56,430 ( 50,572 ) 0 0 0 0 (0) 297,006 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 248,394 218,697 Right of use assets Carrying amount
Page 51
[8612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - Financing Industry - Prior Year
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak Penambahan aset hak Pengurangan aset hak Reklasifikasi aset hak Penjabaran laporan keuangan aset hak Entitas anak baru aset hak Revaluasi aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak Aset hak
guna guna guna guna guna guna guna guna guna
Nilai perolehan, Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
kotor Alat pengangkutan, aset hak Transportation equipment, right of use
guna assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 546,358 81,357 ( 103,318 ) 0 524,397 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 23,714 0 ( 8,569 ) 0 15,145 Others, right of use assets
Aset hak guna 570,072 81,357 ( 111,887 ) 0 0 0 0 (0) 539,542 Right of use assets
Akumulasi Mesin, aset hak guna 0 Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated
depresiasi Alat pengangkutan, aset hak 0 Transportation equipment, right of use depreciation
guna assets
Alat berat, aset hak guna 0 Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna 266,465 118,854 ( 100,481 ) 0 284,838 Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna 0 Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna 0 Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna 8,869 6,010 ( 8,569 ) 0 6,310 Others, right of use assets
Aset hak guna 275,334 124,864 ( 109,050 ) 0 0 0 0 (0) 291,148 Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Penjabaran laporan keuangan aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Penurunan (pemulihan) nilai aset hak guna Aset hak guna
Nilai perolehan Aset hak guna 294,738 248,394 Right of use assets Carrying amount
Page 52
[8612100] Disclosure of Notes to the financial statements - Right of Use Assets - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2026
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset hak guna Perseroan menyewa aset berupa bangunan dan data centre. Masa sewa berkisar antara 2 - 10 tahun. Disclosure of notes for right of use
The Company leases assets which consist of building and data centre. The lease term ranging from 2 - assets
10 years. Perseroan mempunyai sewa dengan aset bernilai rendah. Perseroan menerapkan
pengecualian pengakuan hak guna atas sewa dengan aset bernilai rendah tersebut. The Company
also has leases with low value assets. The Company applies lease of low-value assets recognition
exemptions for these right-of-use assets. Jumlah yang diakui pada laba rugi untuk periode enam bulan
berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 yang timbul dari sewa adalah beban penyusutan aset hak guna yang
dicatat sebagai beban umum dan administrasi; dan beban bunga atas liabilitas sewa yang dicatat
sebagai beban bunga dan keuangan. The amounts recognised in profit or loss for six-month periods
ended 30 June 2026 and 2025 arising from the lease are depreciation of right-of-use assets expenses
which are recorded as general and administrative expenses; and interest expense on the lease
liabilities which is recorded as interest expense and financing charges.
Page 53
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap III - Seri C IDR 0 40,000 26 Februari 2031 0.059500000000000004 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap III - Seri B IDR 0 860,000 26 Februari 2029 0.0575 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap III - Seri A IDR 0 1,100,000 06 Maret 2027 0.048 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II - Seri B IDR 0 750,000 21 Oktober 2028 0.0565 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II - Seri A IDR 0 900,000 31 Oktober 2026 0.055 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri C IDR 0 240,000 08 Juli 2030 0.067 Fixed Bond name 6
Nama obligasi 7 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri B IDR 0 235,355 08 Juli 2028 0.066 Fixed Bond name 7
Nama obligasi 8 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri A IDR 0 724,645 18 Juli 2026 0.062 Fixed Bond name 8
Nama obligasi 9 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V - Seri C IDR 0 213,815 14 Februari 2030 0.0705 Fixed Bond name 9
Nama obligasi 10 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V - Seri B IDR 0 856,076 14 Februari 2028 0.0695 Fixed Bond name 10
Obligasi lainnya Obligasi Lainnya IDR 0 3,696,406 10 Oktober 2029 0,06 - 0,068 Fixed Other bonds
Nama obligasi 9,616,297 Bond name
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
30 June 2026 31 December 2025
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Jumlah obligasi, kotor 9,616,297 8,613,399 Total bonds payable, gross
Biaya penerbitan obligasi yang belum diamortisasi ( 15,703 ) ( 17,374 ) Unamortized bond issuance cost
Jumlah utang obligasi, bersih 9,600,594 8,596,025 Total bonds payable, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi 4,157,432 3,411,792 Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi 5,443,162 5,184,233 Long-term bonds payable
Page 54
[8634000a] Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry - Prior Year
Catatan untuk utang obligasi Notes for bonds payable
Nama obligasi Mata uang Utang obligasi, nilai dalam mata uang asing Jumlah obligasi, kotor Jatuh tempo obligasi Bunga Jenis bunga
Bond name Currency Bonds payable, amount in foreign currency Total bonds payable, gross Due date for bonds payable Interest rate Interest rate type
Nama obligasi 1 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II - Seri B IDR 0 750,000 21 Oktober 2028 0.0565 Fixed Bond name 1
Nama obligasi 2 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap II - Seri A IDR 0 900,000 31 Oktober 2026 0.055 Fixed Bond name 2
Nama obligasi 3 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri C IDR 0 240,000 08 Juli 2030 0.067 Fixed Bond name 3
Nama obligasi 4 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri B IDR 0 235,355 08 Juli 2028 0.066 Fixed Bond name 4
Nama obligasi 5 Obligasi Berkelanjutan VII Tahap I - Seri A IDR 0 724,645 18 Juli 2026 0.062 Fixed Bond name 5
Nama obligasi 6 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V - Seri C IDR 0 213,815 14 Februari 2030 0.0705 Fixed Bond name 6
Nama obligasi 7 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V - Seri B IDR 0 856,076 14 Februari 2028 0.0695 Fixed Bond name 7
Nama obligasi 8 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap V - Seri A IDR 0 997,102 24 Februari 2026 0.0675 Fixed Bond name 8
Nama obligasi 9 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV - Seri C IDR 0 400,000 10 Oktober 2029 0.068 Fixed Bond name 9
Nama obligasi 10 Obligasi Berkelanjutan VI Tahap IV - Seri B IDR 0 815,000 10 Oktober 2027 0.067 Fixed Bond name 10
Obligasi lainnya Obligasi Lainnya IDR 0 2,481,406 3 Mei 2029 0,06 - 0,0665 Fixed Other bonds
Nama obligasi 8,613,399 Bond name
Page 55
[8634100] Disclosure of Notes to the financial statements - Bonds Payable - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2026
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang obligasi Sesuai dengan perjanjian perwaliamanatan obligasi, rasio jumlah pinjaman terhadap ekuitas tidak Disclosure of notes for bonds
melebihi ketentuan, yaitu maksimal 10:1. Selain itu, selama pokok obligasi belum dilunasi, Perseroan payable
tidak diperkenankan, antara lain melakukan penggabungan usaha kecuali dilakukan pada bidang
usaha yang sama serta menjual atau mengalihkan lebih dari 40% aset Perseroan yang bukan piutang
pembiayaan konsumen. According to the trustee bonds agreement, debt to equity ratio should not
exceed the provision, at maximum 10:1. Moreover, during the time that the bonds principals are still
outstanding, the Company is not allowed to, among others, merge unless performed on the same
business and sell or assign more than 40% of the Company non-consumer financing receivables
assets. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, Perseroan telah melakukan pembayaran
bunga obligasi sesuai dengan jatuh tempo yang telah ditetapkan dalam perjanjian perwaliamanatan
dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan dalam perjanjian perwaliamanatan. Jumlah
pokok utang obligasi telah dibayarkan sesuai dengan tanggal jatuh tempo obligasi yang bersangkutan.
As of 30 June 2026 and 31 December 2025, the Company had paid the bonds interest on schedule as
stated in the trustee agreement and complied with all the requirements mentioned in the trustee
agreement. Total principal of bonds have been paid in accordance with the respective bonds maturity
date. Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, seluruh obligasi Perseroan mendapat
peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). As of 30 June 2026 and 31 December
2025, all of the Company bonds are rated idAAA by PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Beban
bunga atas utang obligasi untuk periode enam bulan berakhir 30 Juni 2026 dan 2025 masing-masing
sebesar Rp294.650 dan Rp239.740. The interest expenses of bonds payable for six-month periods
ended 30 June 2026 and 2025 amounted to Rp294,650 and Rp239,740, respectively. Rata-rata
tertimbang tingkat suku bunga efektif per tahun atas utang obligasi pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31
Desember 2025 masing-masing sebesar 6,10% dan 6,37%. The weighted average effective interest
rate per annum on bonds payable as of 30 June 2026 and 31 December 2025 was 6.10% and 6.37%,
respectively.
Page 56
[8695000_BD] Notes to the financial statements - Borrowings, by creditor, by currency (breakdown) - Financing Industry
30 June 2026 31 December 2025
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata Pinjaman dalam mata
Pinjaman Pinjaman
uang asing uang asing
Bank Central IDR 493,487 Bank Central IDR Bank Central IDR 1,326,098 Bank Central IDR
Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 493,487 Currency Mata 1,326,098 Currency
uang uang
Bank Rakyat IDR 74,991 Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR 449,692 Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
Page 57
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 74,991 Currency Mata 449,692 Currency
uang uang
Bank Mandiri IDR 279,931 Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR 915,811 Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 279,931 Currency Mata 915,811 Currency
uang uang
Bank Syariah IDR 0 Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR 0 Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank Negara IDR 0 Bank Negara IDR Bank Negara IDR 70,816 Bank Negara IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
(Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 58
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 70,816 Currency
uang uang
Bank Jago IDR 0 Bank Jago IDR Bank Jago IDR 0 Bank Jago IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank Permata IDR 0 Bank Permata IDR Bank Permata IDR 0 Bank Permata IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Page 59
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank Mega IDR 0 Bank Mega IDR Bank Mega IDR 0 Bank Mega IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank IDR 0 Bank IDR Bank IDR 0 Bank IDR
Mayapada AUD Mayapada AUD Mayapada AUD Mayapada AUD
Internasional CAD Internasional CAD Internasional CAD Internasional CAD
Tbk Tbk Tbk Tbk
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank IDR 237,388 Bank IDR Bank IDR 635,607 Bank IDR
Danamon AUD Danamon AUD Danamon AUD Danamon AUD
Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
Page 60
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 52 929,307 USD USD 23 380,766 USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 1,166,695 Currency Mata 1,016,373 Currency
uang uang
Bank BTPN IDR 0 Bank BTPN IDR Bank BTPN IDR 0 Bank BTPN IDR
Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank IDR 0 Bank IDR Bank IDR 127,762 Bank IDR
Maybank AUD Maybank AUD Maybank AUD Maybank AUD
Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD Indonesia Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 127,762 Currency
Page 61
uang uang
Bank Pan IDR 145,681 Bank Pan IDR Bank Pan IDR 704,532 Bank Pan IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 145,681 Currency Mata 704,532 Currency
uang uang
Bank Cimb IDR 0 Bank Cimb IDR Bank Cimb IDR 0 Bank Cimb IDR
Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD Niaga Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 16 278,939 USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 278,939 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank Rakyat IDR 0 Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR 0 Bank Rakyat IDR
Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD Indonesia AUD
Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 62
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank Btpn IDR 0 Bank Btpn IDR Bank Btpn IDR 0 Bank Btpn IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank IDR 0 Bank IDR Bank IDR 0 Bank IDR
Tabungan AUD Tabungan AUD Tabungan AUD Tabungan AUD
Negara CAD Negara CAD Negara CAD Negara CAD
(Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk (Persero) Tbk
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Page 63
Bank OCBC IDR 0 Bank OCBC IDR Bank OCBC IDR 0 Bank OCBC IDR
Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD Nisp Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank KB IDR 0 Bank KB IDR Bank KB IDR 0 Bank KB IDR
Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD Bukopin Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Bank IDR 0 Bank IDR Bank IDR 0 Bank IDR
Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD Pembangunan AUD
Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Barat dan Barat dan Barat dan
Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY Banten Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 64
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 0 Currency Mata 0 Currency
uang uang
Pinjaman IDR Syndicated IDR Pinjaman IDR Syndicated IDR
sindikasi AUD bank loans AUD sindikasi AUD bank loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY 0 JPY JPY 0 JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 105 1,877,400 USD USD 155 2,584,625 USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 1,877,400 Currency Mata 2,584,625 Currency
uang uang
Bank asing IDR 1,355,301 Other foreign IDR Bank asing IDR 1,177,201 Other foreign IDR
lainnya AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY 3,320 365,867 JPY JPY 5,653 602,085 JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 92 1,646,450 USD USD 30 500,250 USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 3,367,618 Currency Mata 2,279,536 Currency
uang uang
Bank lokal IDR 243,525 Other local IDR Bank lokal IDR 409,721 Other local IDR
Page 65
lainnya AUD banks AUD lainnya AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Mata 243,525 Currency Mata 409,721 Currency
uang uang
30 June 2026 31 December 2025
Catatan pinjaman Notes for borrowings Catatan pinjaman Notes for borrowings
Catatan pinjaman [baris komponen] Catatan pinjaman [baris komponen]
Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman Pinjaman dalam mata uang asing Pinjaman
Kreditur Mata 7,928,267 Creditor Currency Kreditur Mata 9,884,966 Creditor Currency
nama uang bank nama uang bank
bank name bank name
Page 66
[8695100] Disclosure of Notes to the financial statements - Borrowings - Financing Industry
Pengungkapan Disclosure
30 June 2026
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas pinjaman Pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025, pinjaman yang diterima termasuk beban transaksi Disclosure of notes for borrowings
yang terkait langsung dengan pinjaman yang diterima masing-masing sebesar Rp806 dan Rp3.447. As
of 30 June 2026 and 31 December 2025, the borrowings include transaction costs directly attributable
to the origination of borrowings amounting to Rp806 and Rp3,447, respectively. Rata-rata tertimbang
tingkat suku bunga efektif per tahun atas pinjaman yang diterima pada tanggal 30 Juni 2026 dan 31
Desember 2025 masing-masing adalah 6,30% dan 6,63%. The weighted average effective interest rate
per annum on borrowings as of 30 June 2026 and 31 December 2025 was 6.30% and 6.63%,
respectively.
Page 67
[8697000_BD] Notes to the financial statements - Bank Loans by Order of Liquidity Interest Information (breakdown) - Financing Industry
30 June 2026 31 December 2025
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas
[baris komponen] [baris komponen]
Jatuh Jatuh
Utang bank berdasarkan Utang bank berdasarkan
tempo Jenis tempo Jenis
tingkat likuiditas, nilai Bunga tingkat likuiditas, nilai Bunga
utang bunga utang bunga
dalam mata uang asing dalam mata uang asing
bank bank
Bank Central Asia IDR Bank Central IDR Bank Central Asia IDR Bank Central IDR
Tbk AUD Asia Tbk AUD Tbk AUD Asia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 68
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR Bank Mandiri IDR
(Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD (Persero) Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR Bank Syariah IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR Bank Negara IDR
Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD Indonesia (Persero) AUD Indonesia AUD
Tbk CAD (Persero) Tbk CAD Tbk CAD (Persero) Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 69
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
Page 70
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR Bank Mayapada IDR
Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD Internasional Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR Bank Danamon IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR Bank BTPN Syariah IDR Bank BTPN IDR
Tbk AUD Syariah Tbk AUD Tbk AUD Syariah Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 71
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR Bank Maybank IDR
Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR Bank Pan Indonesia IDR Bank Pan IDR
Tbk AUD Indonesia Tbk AUD Tbk AUD Indonesia Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR Bank Cimb Niaga IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
Page 72
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR Bank Rakyat IDR
Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD Indonesia Agroniaga AUD Indonesia AUD
Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD Tbk CAD Agroniaga Tbk CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR Bank Tabungan IDR
Negara (Persero) Tbk Negara (Persero) Negara (Persero) Tbk Negara (Persero)
Page 73
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp IDR
AUD Tbk AUD AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR Bank KB Bukopin IDR
Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD Tbk AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
Page 74
lainnya lainnya
Bank Pembangunan IDR Bank IDR Bank Pembangunan IDR Bank IDR
Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD Daerah Jawa Barat AUD Pembangunan AUD
dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD dan Banten Tbk CAD Daerah Jawa CAD
Barat dan Banten Barat dan Banten
CNY Tbk CNY CNY Tbk CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank IDR
AUD loans AUD AUD loans AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign IDR
AUD banks AUD AUD banks AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Page 75
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata Other Mata Other
uang currency uang currency
lainnya lainnya
30 June 2026 31 December 2025
Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by Catatan utang bank berdasarkan tingkat Notes for bank loans by
likuiditas order of liquidity likuiditas order of liquidity
Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen] Catatan utang bank berdasarkan tingkat likuiditas [baris komponen]
Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis Utang bank berdasarkan tingkat Jatuh tempo Jenis
Bunga Bunga
likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga likuiditas, nilai dalam mata uang asing utang bank bunga
Kreditur Mata Creditor Currency Kreditur Mata Creditor Currency
nama uang bank name nama uang bank name
bank bank
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
National Corporation
p.2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×5
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.4
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.28
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.48 ×4
unresolved
org
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
p.48 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.55 ×2
unresolved
org
Bank Central
p.56 ×4
unresolved
org
IDR Asia Tbk
p.56
unresolved
org
Asia Tbk
p.56 ×3
unresolved
org
AUD (Persero) Tbk
p.56 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri IDR
p.57 ×2
unresolved
org
IDR (Persero) Tbk
p.57
unresolved
org
Bank Syariah IDR
p.57 ×2
unresolved
org
Bank Syariah
p.57 ×2
unresolved
org
IDR Indonesia Tbk
p.57
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.57 ×3
unresolved
org
Bank Negara IDR
p.57 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.