Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
DIV/4\
Nomor: 122/EXT-CORP/DIVA/X/2025 Jakaiia, 31 Oktober 2025
Kepada Yth.
Otoritas Jasa Keuangan ( OJK )
Bapak lnarno Djajadi
Kepala Executive Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
Gedung Soemitro Djojohadikusumo,
Jalan Lapangan Banteng Timur Nomor 2 - 4
Jakarta 10710, Indonesia'
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia ( BEi )
Bapak I Gede Nyoman Yetna
Direktur Penilaian Perusahaan
Jalan Jenderal Sudirman Kavling 52 - 53
Jakarta 12190, Indonesia
Perihal: Penyampaian Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Q3 PT Distribusi Voucher
Nusantara Tbk. dan Entitas Anak Periode 30 September 2025 (Tidak Diaudit)
Dengan hormat,
Dalam rangka pemenuhan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2022 Tanggal
18 Agustus 2022 tentang Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik, dengan ini kami
sampaikan Laporan Keuangan Konsolidasian Interim Q3 PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk dan
Entitas Anak, Periode 30 September 2025 (Tidak Diaudit), sebagai mana terlampir dalam bentuk
softcopy.
Demikian hal ini dapat kami sampaikan, Atas perhatiannya dan dukungannya, kami sampaikan terima
kasih.
Hormat kami,
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk.
Raymond Lobo
Direktur Utama
Tembusan:
1. Yth. Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEi)
2. Yth. Divisi Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEi)
3. Yth. Dewan Komisaris PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk
4. Yth. Direksi PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk
PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk
Axa Tower 7th Floor, Suite 5
Jin. Prof. Dr. Satrio Kav 18 Kuningan City Setiabudi Jakarta Selatan 12940
Phone:(021)30480712, Fax:(021)30480713
Names mentioned 6 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Raymond Lobo
· Direktur Utama
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.