Skip to content
Back to announcement

20251031_KIJA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31981227_lamp1.pdf

Other Text extracted KIJA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
SIARAN PERS
Untuk Segera Dirilis

Jababeka Catat Kinerja Solid 9M25 dengan Kenaikan Pendapatan Infrastruktur dan
Penjualan Properti yang Tetap Kuat

PT Jababeka Tbk (“KIJA”) mencatat kinerja yang sangat kuat pada sembilan bulan pertama tahun 2025
dengan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp3.674,7 miliar, tumbuh 8% dibandingkan
dengan Rp3.394,6 miliar di kuartal ketiga tahun 2024.

Pendapatan dari pilar Pengembangan Lahan & Properti tercatat sebesar Rp 1.630,6 miliar pada 9M25,
dibandingkan dengan Rp 1.853,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang
mencerminkan penurunan sebesar 12%. Namun, penurunan ini bukan merupakan indikasi
melemahnya kinerja penjualan pemasaran Jababeka, karena permintaan di segmen ini tetap kuat,
dengan penjualan pemasaran yang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Hal ini menunjukkan
fundamental pasar properti Perseroan yang tetap solid, sementara pendapatan yang diakui
diperkirakan akan menyesuaikan (menyusul) pada periode-periode berikutnya.

Pendapatan dari Pilar Infrastruktur meningkat 35% menjadi Rp 1.950,7 miliar untuk sembilan bulan
pertama tahun 2025, dibandingkan dengan Rp 1.441,8 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Hal
ini sebagian didorong oleh segmen ketenagalistrikan, yang tumbuh signifikan dari Rp911,2 miliar pada
3Q24 menjadi Rp 1.377,6 miliar pada 3Q25, yang didukung oleh peningkatan konsumsi listrik dari
penyewa di Kendal dan Cikarang. Selain itu, pendapatan dari segmen jasa dan pemeliharaan (air, air
limbah, pengelolaan estate, dan lainnya) tumbuh 11% menjadi Rp 398,5 miliar pada 3Q25 dari
Rp 344,6 miliar pada 3Q24 juga ditopang oleh peningkatan kegiatan operasional dan produksi tenant
di Kendal dan Cikarang. Terakhir, pendapatan dry port (CDP) menurun dari Rp 186 miliar pada 3Q24
menjadi Rp 174,6 miliar pada 3Q25, yang terutama disebabkan oleh penurunan bisnis ekspor dan
impor.

Porsi pendapatan berulang dari pilar Infrastruktur mencapai 53% dari total pendapatan, meningkat
dari 42% pada tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan signifikan pilar Infrastruktur,
khususnya segmen energi, sementara pilar Pengembangan Lahan & Properti mengalami sedikit
penurunan. Pendapatan dari pilar Rekreasi & Perhotelan mencapai Rp 93,4 miliar pada 9M25, dengan
segmen golf menyumbang 66% dari total pendapatan pilar ini.

Laba kotor naik 12% menjadi Rp 1.472,8 miliar pada periode hingga 30 September 2025, dari
Rp 1.437,7 miliar pada tahun sebelumnya. Margin kotor konsolidasi menurun menjadi 40% pada
periode yang sama (dari 42% di 2024), terutama disebabkan oleh peningkatan kontribusi pendapatan
dari segmen Infrastruktur, yang memiliki margin lebih rendah dibandingkan dengan Land
Development & Properti.

Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp634,6 miliar pada 9M25, dibandingkan dengan
Rp769,7 miliar pada 9M24. Meskipun pendapatan meningkat (+8%) dan beban penjualan serta
administrasi menurun, laba bersih tercatat mengalami penurunan terutama disebabkan oleh biaya
keuangan yang lebih tinggi, peningkatan beban pajak, serta penurunan pendapatan lain-lain.
Penurunan pendapatan lain-lain ini terutama disebabkan oleh rugi selisih kurs sebesar Rp102 miliar
pada 9M25, dibandingkan dengan keuntungan sebesar Rp70,6 miliar pada 9M24. Dengan
mengecualikan dampak non-operasional dari selisih kurs tersebut, profitabilitas Perusahaan
Page 2
menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun, didukung oleh margin kotor yang stabil dan kontribusi
pendapatan berulang yang lebih kuat.

EBITDA Perseroan pada 9M25 meningkat sebesar 8% menjadi Rp1.297,9 miliar dari Rp1.206,0 miliar
pada 9M24. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh kinerja yang lebih kuat pada pilar Infrastruktur
dan peningkatan pendapatan berulang, serta penurunan beban penjualan dan administrasi di seluruh
Grup. Meskipun laba kotor relatif stabil, kombinasi portofolio bisnis yang lebih baik dan pengendalian
biaya yang disiplin berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas operasional secara keseluruhan.

Dalam hal penjualan pemasaran Land Development dan Properti, Perseroan mencapai Rp 2,9 triliun
pada kuartal ketiga 2025, setara dengan 83% dari target tahunan 2025 dan naik 22% dibandingkan
dengan Rp 2,4 triliun pada kuartal ketiga 2024. Kontribusi dari Cikarang dan lainnya (keduanya
termasuk JV) mencapai 31%, terutama berasal dari penjualan lahan seluas 4 hektar kepada
perusahaan data center dan 6 hektar kepada perusahaan Personal care dari Korea. Sementara itu, JV
di Kendal menyumbang 69% dari total penjualan, yang ditopang oleh transaksi penjualan lahan
masing-masing seluas 8 hektar kepada produsen ban, 7 hektar kepada perusahaan bahan bangunan,
serta 13 hektar dan 12 hektar kepada masing-masing perusahaan furnitur asal China dan Indonesia.

Target marketing sales Perseroan untuk tahun 2025 adalah sebesar Rp3,5 triliun, dimana Rp1,25
triliun dari target tersebut berasal dari Cikarang dan lainnya (Rp800 miliar dari pengembangan lahan
dan bangunan industri di Cikarang, dan Rp450 miliar dari properti residensial dan komersial di
Cikarang (termasuk Perusahaan Patungan) dan lainnya). Sisanya sebesar Rp2,25 triliun berasal dari
perusahaan patungan kami di Kendal.

“Kami sangat puas dengan kinerja Jababeka hingga kuartal ketiga 2025, di mana pertumbuhan pesat
pada pilar infrastruktur semakin memperbesar dan memperkokoh fondasi serta ketahanan portofolio
bisnis kami,” ujar Budianto Liman, Wakil Direktur Utama PT Jababeka Tbk.

“Peningkatan kontribusi pendapatan berulang dari segmen infrastruktur — terutama energi dan
layanan pengelolaan kawasan — mencerminkan potensi pertumbuhan serta stabilitas ekosistem
industri yang kami bangun. Di saat yang sama, penjualan pemasaran yang tetap solid baik di Cikarang
maupun Kendal menunjukkan permintaan properti yang terus berlanjut. Memasuki akhir tahun 2025,
kami akan terus berfokus untuk mendorong pertumbuhan basis pendapatan berulang,
mengembangkan kawasan industri yang berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi
para pemegang saham.”

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Corporate Secretary                                              Investor Relations
Muljadi Suganda                                                  Tim Beekelaar
E: muljadi@jababeka.com                                          E: tim_beekelaar@jababeka.com
P: 572 7337 ext 678                                              P: 572 7337 ext 565
Page 3
PRESS RELEASE
For Immediate Release

Jababeka Records Strong 9M25 Performance with Rising Infrastructure Income & Sustained
Property Sales

PT Jababeka Tbk (“KIJA”) recorded a very strong performance in the first nine months of 2025, posting
consolidated revenue of IDR 3,674.7 billion, up 8% compared to IDR 3,394.6 billion in 9M24.

Revenue from the Land Development & Property pillar recorded IDR 1,630.6 billion in 9M25,
compared to IDR 1,853.7 billion in the same period last year, representing a 12% decrease. However,
this decline is not a sign of a weakening Jababeka marketing sales performance as underlying demand
in the segment remained robust, with marketing sales continuing to grow year-on-year. This
demonstrates the sustained strength of the Company’s property market fundamentals, while
recognized revenue is expected to normalize in subsequent periods.

Revenue from the Infrastructure pillar increased 35% to IDR 1,950.7 billion for the first nine months
of 2025, compared to IDR 1,441.8 billion in the same period of 2024. This was partly driven by the
electricity segment, which grew significantly from IDR 911.2 billion in 9M24 to IDR 1,377.6 billion in
9M25, mainly supported by higher electricity consumption from tenants in Kendal and Cikarang. In
addition, revenue from the services and maintenance segment (water, wastewater, estate
management, and others) grew 11% to IDR 398.5 billion in 9M25 from IDR 344.6 billion in 9M24, also
supported by increased tenant activity in Kendal and Cikarang. Lastly, dry port (CDP) revenue declined
from IDR 186 billion in the first nine months of 2024 to IDR 174.6 billion in the same period of 2025,
mainly due to a decrease in TEUs (containers) handled.

The portion of recurring revenue from the infrastructure pillar accounted for 53% of total revenue, up
from 42% the previous year, as the infrastructure pillar, especially the energy segment, increased
substantially (35%), whereas the Land Development & Property pillar declined somewhat (12%).
Revenue from the Leisure & Hospitality pillar amounted to IDR 93.4 billion in 9M25, with the golf
segment contributing 66% of the total revenue of this pillar.

Gross profit rose 12% to IDR 1,472.8 billion in the period up to 30 September 2025 from IDR 1,437.7
billion in the prior year. The consolidated gross margin declined to 40% (from 42% in 2024), mainly
due to the higher contribution of revenue from the Infrastructure segment, which has lower margins
compared to Land Development & Property.

The Company recorded a net profit of IDR 634.6 billion in 9M25, compared to IDR 769.7 billion in
9M24. Despite higher revenue (+8%) and lower sales and administrative expenses, reported net profit
declined mainly due to a reduction in other income, which includes foreign exchange gains and/or
losses: the Company recorded a foreign exchange loss of IDR 102 billion in 9M25 compared to a gain
of IDR 70.6 billion in 9M24. Excluding this non-operational forex impact, the Company’s underlying
profitability improved year-on-year, supported by stable gross margins and stronger recurring income
contributions.

The Company’s EBITDA for 9M25 increased by 8% to IDR 1,297.9 billion from IDR 1,206.0 billion in
9M24. The growth was mainly driven by stronger performance in the Infrastructure pillar, which
Page 4
resulted in higher recurring income, as well as lower sales and administrative expenses across
Jababeka Group.

In terms of Land Development and Property marketing sales, the Company achieved IDR 2.9 trillion as
of 9M25, equivalent to 83% of the 2025 full year target and up 22% from IDR 2.4 trillion from the same
period of 2024. Contributions from Cikarang/others (excluding Kendal) reached 31%, mainly from the
sale of 4 hectares of land to a data center company and 6 hectares to a personal care company from
Korea. Meanwhile, the Kendal joint venture contributed 69% to total marketing sales in 9M25,
supported by land transactions of 8 hectares to a Chinese tire company, 7 hectares to a Chinese
building materials company, and 13 and 12 hectares to furniture companies from China and Indonesia,
respectively.

The Company’s full-year 2025 marketing sales target is IDR 3.5 trillion, of which IDR 1.25 trillion comes
from Cikarang and other areas (IDR 800 billion from industrial land and building development in
Cikarang, and IDR 450 billion from residential and commercial properties in Cikarang, including joint
ventures and others). The remaining IDR 2.25 trillion is expected from the Company’s joint venture in
Kendal.

“We are very pleased with Jababeka’s performance this year, as our strong infrastructure growth
continues to enhance the resilience of our business portfolio,” said Budianto Liman, Vice President
Director of PT Kawasan Industri Jababeka Tbk. “The increasing contribution from our recurring
infrastructure revenue — particularly energy and estate services — reflects the depth and stability of
our industrial ecosystem, while sustained marketing sales across both Cikarang and Kendal confirm
healthy property demand. As we move toward the end of 2025, we remain focused on strengthening
our recurring income base, advancing our sustainable industrial development, and creating long-term
value for our shareholders.”


For more information, please contact:

Corporate Secretary                                                Investor Relations
Muljadi Suganda                                                    Tim Beekelaar
E: muljadi@jababeka.com                                            E: tim_beekelaar@jababeka.com
P: 572 7337 ext 678                                                P: 572 7337 ext 565

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.11 MB
Published31 Oct 2025
Pages4
Characters12,047
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Budianto Liman p.2 ×2
linked org Kawasan Industri Jababeka Tbk. p.4 ×2
unresolved org Jababeka Tbk p.1 ×6

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result