Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 188
Page 1
Laporan Keuangan Konsolidasian
Consolidated Financial Statements
PT Asia Pacific Fibers Tbk
dan Entitas Anak
and Its Subsidiaries
30 September 2025
(Tidak Diaudit/Unaudited)
PT ASIA PACIFIC FIBERS TBK | The EAST Lt. 35 Unit 5-7
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E3.2 No.1, Jakarta - 12950, INDONESIA
Phone: +62 21 57938555 | Fax: +62 21 57938565 | www.asiapacificfibers.com
Page 2
DAFTAR ISI
CONTENTS
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors’ Statement
Halaman/
Laporan Keuangan Konsolidasian Page Consolidated Financial Statements
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1−3 Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif 4−5 Consolidated Statement of Profit or Loss and Other
Lain Konsolidasian Comprehensive Income
Laporan Perubahan Defisiensi Modal Konsolidasian 6 Consolidated Statement of Changes in Capital
Deficiency
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7 Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 8 – 185 Notes to the Consolidated Financial Statement
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024 and September 30, 2024
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Asia Pacific Fibers Tbk (“Perusahaan”) PT Asia Pacific Fibers Tbk (“the Company”)
memproduksi bahan kimia dan serat sintetis, is engaged in manufacturing of chemical and
pertenunan dan perajutan serta aktivitas lainnya synthetic fiber, weaving and knitting, and
yang berhubungan dengan industri tekstil. other activities related to textile industry.
Perusahaan mempunyai 2 (dua) pabrik, dan The Company has 2 (two) manufacturing
memasarkan produknya di dalam dan di luar plants, and market its product both locally and
negeri, diantaranya ke Eropa, Amerika Serikat, internationally, such as in Europe, United
Asia, Australia dan Timur Tengah. States of America, Asia, Australia and the
Middle East.
PT Asia Pacific Fibers Tbk didirikan dalam PT Asia Pacific Fibers Tbk was established
rangka Undang-undang Penanaman Modal within the framework of Domestic Capital
Dalam Negeri No. 6 tahun 1968. Investment Law No. 6 of year 1968 as
Undang-undang No. 12 tahun 1970 berdasarkan amended by Law No. 12 of year 1970 based on
Akta No. 22 tanggal 15 Februari 1984 dari notarial deed No. 22 dated February 15, 1984
Januar Tirtaamidjaja, S.H., notaris di Semarang. of Januar, Tirtaamidjaja, S.H., public notary
Undang-undang diatas telah diubah dengan in Semarang. The above laws were
Undang-undang Perusahaan Terbatas Republik subsequently amended by the Limited Liability
Indonesia No. 40 tahun 2007 tanggal 16 Agustus Company Law of Republic of Indonesia No. 40
2007. Akta pendirian ini telah disahkan oleh in year 2007 dated August 16, 2007. The deed
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia of establishment was approved by the Ministry
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. of Law and Human Rights of the Republic of
C2-6107.HT.01.01.TH.84 tanggal 26 Oktober Indonesia based on decision letter No. C2–
1984 dan diumumkan dalam Tambahan No. 6107.HT.01.01.TH.84 dated October 26, 1984
3247 Berita Negara Republik Indonesia No. 72 and was published in Supplement No. 3247 of
tanggal 7 September 1990. State Gazette No. 72 dated September 7, 1990.
Anggaran Dasar Perusahaan mengalami The Articles of Association has been amended
perubahan dengan akta No. 92 tanggal based on notarial deed No. 92 dated
24 Maret 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., March 24, 2009 of Sutjipto, S.H., notary in
notaris di Jakarta, untuk menyesuaikan Jakarta to adjust the Company’s Articles of
Anggaran Dasar Perusahaan dengan Peraturan Association with Bapepam-LK No. IX.J.1
Bapepam-LK dated May 14, 2008 concerning the Principles
No. IX.J.1 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok- of Association of Public Offering of Conduct
Pokok Anggaran Dasar Perusahaan yang Equity Securities and Public Companies.
Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat The deed of establishment was approved by
Ekuitas dan Perusahaan Publik. Akta notaris ini the Ministry of Law and Human Rights of
telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak the Republic of Indonesia based on decision
Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat letter No. AHU 0052618.AH.01.09. Year 2009
Keputusan No. AHU-0052618.AH.01.09. dated August 14, 2009.
Tahun 2009 tanggal 14 Agustus 2009.
8
Page 12
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (Lanjutan) a. Establishment and General Information
(Continued)
Anggaran Dasar Perusahaan mengalami The Articles of Association have been amended
perubahan dengan akta No. 50 tanggal based on notarial deed No. 50 dated September
10 September 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., 10, 2009 of Sutjipto, S.H., public notary in
notaris di Jakarta, mengenai perubahan nama Jakarta, concerning the change in the Company’s
Perusahaan dari PT Polysindo Eka Perkasa Tbk name from PT Polysindo Eka Perkasa Tbk to PT
menjadi PT Asia Pacific Fibers Tbk. Akta Asia Pacific Fibers Tbk. The deed was approved
notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum by the Ministry of Law and Human Rights of the
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Republic Indonesia based on decision letter No.
de n ga n S ur at Ke p u t u s a n N o. A HU- AHU-54294.AH.01.02. Year 2009 dated November
542 9 4. AH. 01 . 02. Ta h u n 2 0 0 9 ta n g ga l 10, 2009 and was published in Supplement No.
10 Nopember 2009 dan diumumkan dalam 21449 of State Gazette No. 77 dated September
Tambahan No. 21449 Berita Negara Republik 24, 2010.
Indonesia No. 77 tanggal 24 September 2010.
Anggaran Dasar Perusahaan mengalami The Company’s Articles of Association have been
perubahan dengan akta No. 107 tanggal amended based on the notarial deed No. 107
23 Februari 2012 oleh notaris Aryanti Artisari, dated February 23, 2012 of Aryanti Artisari, S.H.,
S.H., M.Kn., notaris di Jakarta, mengenai M.Kn., public notary in Jakarta, concerning
implementasi dari program pemberian hak opsi the implemented Management Employee Stock
kepada manajemen dan karyawan Perusahaan Option Programme (MESOP) based on
(MESOP) berdasarkan peraturan Badan the Indonesian Capital Market and Financial
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Institution Supervisory Agency (BAPEPAM-LK)’s
(BAPEPAM-LK) Indonesia No. IX.D.4. Akta Regulation No. IX.D.4. The deed was approved by
notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum the Ministry of Law and Human Rights of
dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Republic Indonesia based on decision letter No.
Ke p ut us a n N o. A HU-0018443.AH.01.09. AHU-0018443.AH.01.09. Year 2012 dated
T a h u n 2 0 1 2 tanggal 29 Februari 2012. February 29, 2012.
Anggaran Dasar Perusahaan mengalami The Articles of Association have been amended
perubahan, dengan akta No. 30 tanggal 7 Juli based on the notarial deed No. 30 dated July 7,
2015 oleh notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., 2015 of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta untuk menyesuaikan Anggaran Jakarta to adjust the Company’s Article of
Dasar Perusahaan dengan ketentuan Otoritas Association with the regulation from
Jasa Keuangan. Akta notaris ini telah disahkan Indonesian Financial Services Authority (OJK).
oleh The deed of establishment was approved by
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia the Ministry of Law and Human Rights of
dengan Surat Keputusan AHU-AH.01.03- the Republic of Indonesia based on Decision
0954603. Tahun 2015, tanggal 31 Juli 2015. Letter No. AHU- AH.01.03 0954603., Year 2015,
dated July 31, 2015.
Kemudian, Perusahaan juga telah menerima Further, the Company has received the approval
persetujuan dari Badan Penanaman Modal dan of Chairman of the Capital Investment and
Perizinan Terpadu (BPMPT) Jawa Barat untuk License Coordinating Board (BPMPT) Jawa
melakukan ekspansi terhadap kapasitas fiber di Barat for the expansion of the Fiber capacity in
Karawang melalui surat persetujuan No. Karawang site through the approval letter No.
03/32/IU-PL/PMDN/2016 tanggal 27 Januari 03/32/IU-PL/PMDN/2016 dated January 27,
2016. Proyek ini dimulai pada kuartal pertama 2016. This project has started in
tahun 2016. the first quarter of 2016.
9
Page 13
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
a. Pendirian dan Informasi Umum (Lanjutan) a. Establishment and General Information
(Continued)
Berdasarkan akta No. 20 tanggal 9 September Based on the notarial deed No. 20 dated
2020 oleh Notaris Aulia Taufani, S.H., tujuan September 9, 2020 of Notary Aulia Taufani, S.H.,
dan ruang lingkup aktivitas Perusahaan sesuai the Company’s objectives and scope of activities
dengan pasal 3 anggaran dasar meliputi industri in accordance with article 3 of Company’s Article
kimia dan serat sintetis, pertenunan, perajutan, of Association is mainly to engagein the
peralatan kedokteran dan kedokteran gigi dan manufacturing of chemical and synthetic fiber,
perlengkapan lainnya, serta aktivitas lain yang weaving, knitting, medical and dental equipment
berhubungan dengan industri tekstil. Perusahaan and other equipment, also activities related to the
berkedudukan di Kendal, Jawa Tengah dengan textile industry. The Company is domiciled in
pabrik yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah Kendal, Central Java with its plants located in
dan Karawang, Jawa Barat. Kantor perwakilan Kendal, Central Java and Karawang, West Java.
Perusahaan berlokasi di Gedung “The East” , The Company’s representative office is located at
Lantai 35, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung The East Building, 35th Floor, Jl. DR. Ide Anak
(dahulu Jalan Lingkar Mega Kuningan) Kav. E- Agung Gde Agung (formerly Jalan Lingkar Mega
3.2 No. 1, Jakarta. Perusahaan mulai Kuningan) Kav. E-3.2 No. 1, Jakarta. The
berproduksi secara komersial pada tahun 1986. Company started its commercial operations in
1986.
Perusahaan turut berpartisipasi dalam kegiatan The Company has many ongoing social activities
sosial di lingkungan sekitar dua lokasi pabrik yang in the local environs of its two plant location in
terletak di Karawang dan Semarang. Kegiatan ini Semarang and Karawang. The purpose of this
bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan activities is to improve the livelihood of
masyarakat sekitar. Dalam upaya untuk the surrounding communities. In order to carry
mendukung kegiatan ini dengan lebih efektif. out these programmes more effectively,
Perusahaan telah mendirikan yayasan yang the Company has established a foundation
bernama “Yayasan Asia Pasific Fiber” pada “Yayasan Asia Pacific Fiber” on
tanggal 15 Januari 2010. Persetujuan pendirian January 15, 2010. The deed was approved by
yayasan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum the Ministry of Law and Human Rights of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Republic of Indonesia based on decision letter
dengan surat keputusan No. AHU 960.AH.01.04. No. AHU-960.AH.01.04. Year 2010, dated
Tahun 2010 tanggal 15 Maret 2010. March 15, 2010.
Entitas induk langsung Perusahaan adalah The Company’s immediate parent company is
Damiano Investments B.V., yang didirikan di Damiano Investments B.V., incorporated in
Belanda, sedangkan entitas induk utama Perusahaan Netherland, and its ultimate parent company is
adalah ADM Capital and Spinnaker Capital ADM Capital and Spinnaker Capital Company,
Company, yang masing-masing didirikan dan incorporated and domiciled in Hong Kong and
berdomisili di Hong Kong dan Inggris. United Kingdom, respectively.
Sejak 1 Nopember 2024, Perseroan telah Since November, 01, 2024, the Company has
menghentikan sementara salah satu unit temporarily suspended one of its production
produksinya yakni unit produksi polimen dan units, namely the polymer and fiber production
fiber di karawang jawa barat. Perseroan tetap unit in Karawang, West Java. The Company
mempertahankan kelangsungan usahanya continues to maintain its business continuity
melalui operasional terbatas divisi benang through limited operations of filaments yarn
filamen di Kendal, Jawa Tengah untuk melayani division in Kendal, Central Java, to fulfill
permintaan essensial pelanggan tertentu. essential demand from certains customers.
10
Page 14
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
b. Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar b. Public Offering of Shares, Notes Payable of
Perusahaan the Perusahaan
Pada tanggal 14 Desember 1990, Perusahaan On December 14, 1990, the Company
menawarkan 12.000.000 sahamnya kepada offered 12,000,000 shares to the public
masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta dan through Jakarta and Surabaya Stock
Surabaya, sekarang dikenal dengan Bursa Exchanges, now known as Indonesian Stock
Efek Indonesia. Exchange.
Pada tanggal 8 Oktober 1993, Perusahaan On October 8, 1993, the Company obtained
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua the notice effectively from the Chairman
Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM), of Capital Market Supervisory Agency
dengan suratnya No. S-1738/PM/1993, (BAPEPAM), in his letter No. S-
untuk melakukan Penawaran Umum 1738/PM/1993, for its limited offering of
Terbatas Dengan Hak Memesan Efek 184,000,000 shares through rights issue with
Terlebih Dahulu sebesar 184.000.000 saham preemptive rights to shareholders. These
kepada pemegang saham. Saham-saham shares were listed in Jakarta and Surabaya
tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta Stock Exchanges on November 1, 1993.
dan Surabaya pada tanggal 1 November
1993.
Pada tanggal 15 Desember 1994, Perusahaan On December 15, 1994, the Company
memperoleh pernyataan efektif dari Ketua obtained the notice effectively from the
BAPEPAM. No S-2027/PM/1994, perihal Chairman of BAPEPAM, in his decision
perubahan nilai nominal per saham dari letter No. S-2027/PM/1994, for the change
Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham. of par value from Rp 1,000 to Rp 500 per
share.
Pada tanggal 20 Mei 1996, Perusahaan On May 20, 1996, the Company obtained the
memperoleh surat pernyataan efektif dari notice effectively from the Chairman of
Ketua BAPEPAM, dengan suratnya No. S- BAPEPAM, in his decision letter No. S-
778/PM/1996, untuk melakukan Penawaran 778/PM/1996, for its offering of 1,104,000,000
Umum Terbatas II dengan Hak Memesan shares through rights issue II with
Efek Terlebih Dahulu sebesar 1.104.000.000 preemptive rights to shareholders. These
saham kepada pemegang saham. Saham- shares were listed in Jakarta and Surabaya
saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Stock Exchanges on June 10, 1996.
Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal
10 Juni 1996.
Pada tanggal 11 Desember 1997, Perusahaan On December 11, 1997, the Company
memperoleh pernyataan efektif dari obtained the notice effectively from the
Ketua BAPEPAM, dengan suratnya Chairman of BAPEPAM, in his decision
No. S-2844/PM/1997, untuk melakukan letter No. S-2844/PM/1997, for its offering
Penawaran Umum Terbatas III dengan Hak of 2,185,920,000 shares through rights issue
Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar III with preemptive rights to shareholders.
2.185.920.000 saham kepada pemegang These shares were listed in Jakarta and
saham. Saham-saham tersebut telah S u r a bay a St o c k E xc ha nge s on
dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan January 5, 1998.
Surabaya pada tanggal 5 Januari 1998.
11
Page 15
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
b. Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar b. Public Offering of Shares and Notes Payable of
Perusahaan (Lanjutan) the Company (Continued)
Pada tahun 1994, Perusahaan menerbitkan In 1994, the Company issued
Unsecured Senior Notes sebesar US$ 125,000,000 Unsecured Senior Notes
US$ 125.000.000 yang dicatat di Bursa Efek which are listed in Luxembourg. In 1996,
Luxembourg. Pada tahun 1996, Perusahaan the Company offered to the holders of said
menawarkan kepada pemegang Unsecured unsecured notes to exchange their notes with
Senior Notes untuk menukarkan Notes US$ 125,000,000 Guaranteed Senior Notes
tersebut dengan Guaranteed Senior Notes issued by PIFC with the Company as
sebesar US$ 125.000.000 yang diterbitkan the guarantor. These notes were listed in
oleh PIFC dimana Perusahaan bertindak Luxembourg Stock Exchange.
sebagai penjamin. Wesel ini dicatat di Bursa
Efek Luxembourg.
Pada tahun 1996, PIFC, dengan Perusahaan In 1996, PIFC, with the Company as
sebagai penjamin, menerbitkan Secured a guarantor, also issued US$ 50,000,000
Floating Rate Notes sebesar US$ 50.000.000 Secured Floating Rate Notes and
dan Guaranteed Secured Notes sebesar US$ 260,000,000 Guaranteed Secured Notes
US$ 260.000.000 yang tercatat di Bursa which were listed in Luxembourg Stock
Efek Luxembourg. Exchange.
Pada tahun 1997, PIFC, dengan Perusahaan In 1997, PIFC, with the Company
sebagai penjamin, menerbitkan Guaranteed as a guarantor, issued US$ 250,000,000
Secured Notes sebesar US$ 250.000.000 Guaranteed Secured Notes which were listed
yang tercatat di Bursa Efek Luxembourg. in Luxembourg Stock Exchange.
Sejak bulan Januari 2000, wesel bayar yang Since January 2000, the above notes issued
dikeluarkan oleh PIFC sudah tidak tercatat by PIFC were delisted from Luxembourg
(delisted) dari Bursa Efek Luxembourg. Stock Exchange.
Mulai bulan Desember 2004, seluruh saham Starting December 2004, all of
Perusahaan sejumlah 4.393.920.000 disuspensi the Company’s outstanding shares totaling
sehubungan dengan tuntutan pailit terhadap 4,393,920,000 shares were suspended
Perusahaan dan keterlambatan menyerahkan regarding the bankruptcy proceeding
laporan keuangan konsolidasian Perusahaan. against the Company and delay in
Saham-saham Perusahaan tetap disuspensi submitting the required consolidated
walaupun Perusahaan telah lepas dari pailit. financial statements. The Company’s shares
Akan tetapi, Perusahaan berusaha untuk were still suspended after the Company
keluar dari suspensi ini dengan menyerahkan removes their bankruptcy. However, the
langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Company took efforts to remove its
Perusahaan. Kemudian, pada bulan suspension which includes submitting
Juli 2006, saham-saham Perusahaan telah Company’s future plan of actions. Further in
diperdagangkan kembali. July 2006,all of the Company’s shares
resumed trading.
12
Page 16
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
b. Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar b. Public Offering of Shares and Notes Payable of
Perusahaan (Lanjutan) the Company (Continued)
Pada tahun 2006, Perusahaan telah In 2006, the Company converted
melakukan konversi atas utang tidak terjamin the unsecured debt amounted to
sebagai bagian dari implementasi perjanjian 43,144,238,750 shares as part of
perdamaian yang telah diputuskan oleh the implementation of Composition Plan
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan which have been approved and ratified by
menerbitkan sebanyak 43.144.238.750 lembar the Commercial Court. Based on the
saham dimana sesuai dengan ketentuan Bursa condition issued by Indonesian Stock
Efek Indonesia. saham tersebut tidak dapat Exchange, the new shares cannot be traded
diperdagangkan dalam waktu 1 (satu) tahun. for 1 (one) year. Further in October 2007,
Kemudian, pada bulan the new Company’s shares were traded.
Oktober 2007, saham baru tersebut telah
diperdagangkan.
Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada Stockholders Meeting (RUPSLB) held on
tanggal 21 Februari 2008, para pemegang February 21, 2008, the shareholders approved
saham menyetujui untuk melakukan the reverse stock split (split down) with a ratio
penggabungan nilai nominal saham (reverse of 20:1 wherein 20 old shares will become 1
stock split) dengan rasio 20 berbanding 1 new share. Reverse stock splits are conducted
yang artinya 20 saham lama akan menjadi 1 for the Company’s shares to be more liquid
saham baru. Reverse stock ini dilakukan agar and in line with the Company’s performance.
saham Perusahaan lebih likuid dan sesuai Due to the changes in the Company’s number
dengan kinerja Perusahaan. Anggaran Dasar of shares and par value, the Company
Perusahaan ini telah disetujui oleh Menteri amended its Articles of Association and the
Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal notarial deed regarding the changes of the
3 Maret 2008. Selanjutnya, menurut akta Company’s Articles of Association which had
notaris Sutjipto, S.H. No. 122 tanggal been approved by the Ministry of Law and
27 Februari 2008 tentang perjanjian Human Rights on March 3, 2008. Further,
pembelian sisa saham hasil reverse stock based on the notarial deed of Sutjipto, S.H.,
Perusahaan, dinyatakan bahwa PT Trimegah No. 122 dated February 27, 2008 regarding
Securities Tbk sebagai pembeli siaga. shares purchase as the result of reverse stock
Disamping itu, jumlah saham hasil reverse split named PT Trimegah Securities Tbk as
stock telah diperdagangkan di Pasar Reguler “Stand by Buyer”. In addition, all shares from
pada tanggal 14 Maret 2008. reverse stock were traded on March 14, 2008.
Pada tanggal 10 Oktober 2008, saham dari On October 10, 2008, the Subsidiary’s
Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) sudah shares (PT Texmaco Jaya Tbk) have been
tidak tercatat (delisted) di Bursa delisted from the Indonesian Stock Exchange
Efek Indonesia melalui surat keputusan based on its letter No. S-
No. S-04741/BEI.PSR/09/2008 dan 04741/BEI.PSR/09/2008 and Peng-
Peng-004/BEI.PSR/DEL/09-2008 akibat 004/BEI.PSR/DEL/09-2008 due to
suspensi saham PT Texmaco Jaya Tbk dari the suspension of PT Texmaco Jaya Tbk
perdagangannya dan masalah kelangsungan trading shares and going concern problem
hidupnya. of the Subsidiary.
Sejak tanggal 2 Desember 2009, saham Since December 2, 2009, the Company’s
Perusahaan di Bursa Efek Indonesia sudah shares in Indonesian Stock Exchange have
diganti dengan menggunakan nama been changed with the new Company’s
Perusahaan yang baru. name.
13
Page 17
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
b. Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar b. Public Offering of Shares and Notes Payable of
Perusahaan (Lanjutan) the Company (Continued)
Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Based on the Extraordinary General
Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada Stockholders Meeting (RUPSLB) held on
tanggal 24 Maret 2009 yang telah March 24, 2009 and based on notarial deed
dikukuhkan dalam akta notaris Sutjipto, No. 91 dated March 24, 2009 of Sutjipto,
S.H., No. 91 tanggal 24 Maret 2009, notaris S.H., public notary in Jakarta, the
di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk shareholders approved the issuance of
melakukan penambahan modal tanpa hak 118,845,397 new authorized shares series C
memesan efek terlebih dahulu melalui (5% of issued and paid-up capital) without
pemberian hak opsi kepada manajemen dan preemptive rights, for providing stock
karyawan Perusahaan (Management options to the Company’s management and
Employee Stock Option Programme / employees (Management Employee Stock
MESOP) sebanyak 118.845.397 lembar Option Programme / MESOP). The notarial
saham seri C (5% dari jumlah saham yang deed was approved by the Ministry of Law
ditempatkan dan disetor). and Human Rights of
Akta notaris ini telah disahkan oleh the Republic of Indonesia based on decision
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia letter No. AHU- 0052619.AH.01.09.
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Year 2009 dated August 14, 2009.
No. AHU-0052619.AH.01.09. Tahun 2009 The Company’s schedule that was reported
tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan to Indonesian Stock Exchange dated March
rencana Perusahaan yang telah dilaporkan ke 17, 2009, its programme has been
Bursa Efek Indonesia melalui surat implemented on February 1, 2012.
tertanggal
17 Maret 2009, program ini telah
diimplementasikan pada 1 Februari 2012.
Kemudian, berdasarkan akta notaris Aryanti Further, based on the notarial deed No. 107
Artisari, S.H., M.Kn., No. 107 tanggal dated February 23, 2012 of Aryanti Artisari,
23 Februari 2012, notaris di Jakarta, program S.H., M.Kn., public notary in Jakarta,
pemberian hak opsi kepada manajemen dan the Management Employee Stock Option
karyawan Perusahaan (Management Employee Programme / MESOP has been implemented
Stock Option Programme / MESOP) telah with the execution price of Rp 45 each. All
diimplementasikan dengan harga shares under MESOP have been fully paid
pelaksanaan sebesar Rp 45 per saham. up through the Company’s bank accounts
Semua saham telah disetor penuh melalui dated
rekening bank Perusahaan pada tanggal 20 February 20 and February 21, 2012.
Februari 2012 dan 21 Februari 2012, dan It has been registered in the
telah didaftarkan di Bursa Efek Indonesia Indonesian Stock Exchange through
melalui pengumuman No. Peng-P- announcement No. Peng-P-
00032/BEI.PPR/03-2012 tanggal 5 Maret 00032/BEI.PPR/03-2012 dated March 5,
2012 dan No. Peng-P- 00033/BEI.PPR/03- 2012 and No. Peng-P-00033/BEI.PPR/03-
2012 tanggal 7 Maret 2012. 2012 dated March 7, 2012.
14
Page 18
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
b. Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar b. Public Offering of Shares and Notes Payable of
Perusahaan (Lanjutan) the Company (Continued)
Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Based on the Extraordinary General
Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal Stockholders Meeting (RUPSLB) held on
18 Juni 2012 yang telah dikukuhkan dalam June 18, 2012 and based on the notarial deed
akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. No. 88 dated June 18, 2012 of Aryanti Artisari,
88 tanggal 18 Juni 2012, notaris di Jakarta. S.H., M.Kn., notary public in Jakarta, the
Pemegang Saham setuju untuk melakukan shareholders approved the issuance of
penambahan modal tanpa hak memesan efek 74,872,600 new authorized shares series C
terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi (3% of issued and paid-up capital) without
kepada manajemen dan karyawan Perusahaan preemptive rights, for providing stock options
(Management Employee Stock Option to the Company’s management and employees
Programme / MESOP) sebanyak 74.872.600 (Management Employee Stock Option
lembar saham seri C (3% dari jumlah saham Programme / MESOP). The Company has sent
yang ditempatkan dan disetor). Perusahaan a letter No. 068/APF-CS/VI/2014 dated June
telah mengirimkan surat No. 068/APF- 25, 2014 and No. 071/APF-CS/VII/2014 dated
CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. July 7, 2014 to Indonesian Financial Services
071/APF-CS/VIII/2014 tanggal 7 Juli 2014 Authority (OJK) regarding the cancelation of
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang MESOP implementation due to the debt
perihal pembatalan atas implementasi MESOP restructuring is not completed so the
akibat belum selesainya restrukturisasi hutang Company’s market price is decreasing. Based
yang telah mengakibatkan penurunan pada on the Extraordinary General Stockholders
harga pasar saham Perusahaan. Menurut Rapat Meeting (RUPSLB) held on June 16, 2015
Umum Pemegang Saham Luar Biasa notarial deed No. 49 dated
(RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 16 Juni June 16, 2015 of Aryanti Artisari S.H., M.Kn,
2015 yang telah dikukuhkan dalam akta notaris the shareholders approved the cancellation of
Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 49 tanggal MESOP implementation.
16 Juni 2015, notaris di Jakarta. Pemegang
Saham setuju untuk melakukan pembatalan
atas implementasi MESOP.
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasi c. Consolidated Subsidiaries
Perusahaan induk memiliki beberapa entitas anak The Parent Company has the following dormant
yang tidak aktif sebagai berikut: subsidiaries as follows:
Operasi Persentase
Komersial/ kepemilikan
Commercial Percentage of Jumlah Aset/ Total Asset
Nature of
Anak Perusahaan Lokasi Kegiatan usaha Operations Ownership 2024 2023 Business Domicile Subsidiaries
% US$ US$
(dalam (dalam
jutaan) jutaan)
/(in million) /(in million)
Perdagangan, Trading, weaving,
PT Texmaco Jaya Tbk pertenunan,perajutan knitting and PT Texmaco Jaya
(TJ) Karawang dan pemrosesan 1972 92 12 228 processing Karawang Tbk (TJ)
Trading of textile
PT Texmaco Graha Perdagangan tekstil and producing
Busana (TGB), dimiliki danproduksi ready to wear PT Texmaco Graha
TJ dengan kepemilikan pakaian garments and Busana (TGB),
99% Jakarta jadi dan asesoris 1994 91 - 167 accessories Jakarta (99% owned by TJ)
PolysindoInternation
Polysindo International al Finance
Finance Company B.V. Financial Company B.V.
(PIFC) Belanda Jasa keuangan 1994 100 682 682 services Netherlands (PIFC)
Pra-
operasi/ Polysindo
Polysindo (Mauritius) Republik Pre- Financial Republic of (Mauritius)
Ltd. (PML) Mauritius Jasa keuangan operation 100 - − services Mauritius Ltd.(PML)
15
Page 19
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
c. Entitas Anak Yang Dikonsolidasi (Lanjutan) c. Consolidated Subsidiaries (Continued)
Pada tahun 2001, Perusahaan mengakuisisi In 2001, the Company acquired 10,000
10.000 saham yang merupakan 100% shares which represent 100% ownership in
kepemilikan di Polysindo (Mauritius) Ltd. Polysindo (Mauritius) Ltd. The shares were
Saham yang diperoleh sejumlah US$ 10.000. acquired for the amount of US$ 10,000. The
Perbedaan antara harga perolehan dengan difference between the acquisition cost and
nilai aktiva bersih dari PML sejumlah the net assets of PML amounted to Rp
Rp 221.924.188 (setara dengan US$ 21.339) 221,924,188 (equivalent to US$ 21,339) was
dicatat pada akun” selisih restrukturisasi recorded as “difference on restructuring
entitas sepengendali” sebagai bagian dari among companies under common control”
tambahan modal disetor di dalam laporan account as part of the additional paid-in
posisi keuangan konsolidasian (Catatan 32). capital in the consolidated statements of
financial position (Note 32).
Tidak terdapat transaksi antara Perusahaan There were no transactions between
dengan Polysindo (Mauritius) Ltd., dan the Company and Polysindo (Mauritius)
Polysindo International Finance Company Ltd., and Polysindo International Finance
BV selama tahun 2023 dan 2022. Perusahaan Company BV during 2023 and 2022.
berniat untuk menutup kegiatan Entitas Anak The Company intends to close the operation
tersebut bersama dengan proses of its Subsidiaries along with the
restrukturisasi Perusahaan. restructuring of the Company.
Terhitung bulan April 2008, operasional divisi Since April 2008, PT Texmaco Jaya Tbk (TJ)
Fleece pada PT Texmaco Jaya Tbk (TJ) telah operations (Fleece division) are conducted
dioperasikan oleh Perusahaan dengan sistem by the Company with tolling basis. Since,
maklon. Sejak November 2024, operasi TJ November 2024 TJ Tolling operations has
Tolling telah dihentikan sementara. been temporarily stopped.
Sejak semester kedua tahun 2004, Since the second semester of 2004,
PT Texmaco Graha Busana sudah PT Texmaco Graha Busana has halted its
menghentikan operasional bisnisnya. business operations.
d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan d. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Karyawan Committee and Employees
Susunan Dewan Komisaris, Direksi The composition of Boards of
Perusahaan dan Komite Audit (manajemen Commissioners, Directors and Audit
kunci) pada tanggal 30 September 2025 Committee (key management) of the
adalah sesuai dengan Akta notaris No.16, Company as at September 30, 2025 and
tanggal 30 Juni 2025 dari Andalia Farida 2024 is based on the Notarial deed No.16
S.H., M.H., notaris di Jakarta dan Akta dated June,30,2025 from Andalia Farida,
notaris No. 39 tanggal 27 Juni 2024 dari S.H.,M.H., notary in Jakarta and notarial
Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di deed No. 39 dated June 27, 2024 of Aryanti
Jakarta untuk 31 Desember 2024. Artisari, S.H.,M.Kn., notary in Jakarta for
December,31, 2024.
16
Page 20
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan d. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Karyawan (Lanjutan) Committee and Employees (Continued)
Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan The Company’s Boards of Commissioners
pada tanggal 30 September 2025 dan 31 and Directors as at September, 30,2025 and
December 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2024 were as follows:
2025 2024
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Komisaris Utama : Robert Mc Carthy Robert Mc Carthy President Commissioner
Komisaris Independen : Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Independent Commissioners
Sumiyati Sumiyati
Komisaris : Christoper Ian Teague Christoper Ian Teague Commissioners
Christopher Robert Botsford Christopher Robert Botsford
Alexander Shaik Alexander Shaik
Dewan Direksi: Board of Directors:
Direktur Utama : Vasudevan Ravi Shankar Vasudevan Ravi Shankar President Director
Direktur : Jegatheesan Seeniappa Directors
Dr. Antonius Widyatma Sumarlin Dr. Antonius Widyatma Sumarlin
Deddy Sutrisno Deddy Sutrisno
Untuk memenuhi Peraturan BAPEPAM To comply with BAPEPAM regulation
No. IX.1.5 tentang Pembentukan dan No. IX.1.5 regarding the forming and work
Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, guidance of Audit Committee, the Board of
Dewan Komisaris telah membentuk Komite Commissioners has formed its Audit
Audit. Committee.
Susunan Komite Audit yang telah ditetapkan The members of the Company’s Audit
melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris/ Committee has been determined through the
The Resolution of The Board of Decision of the Board of Commissioners
Commissioners No. 006/APF- No.006/APF/DKOM/IX dated September 23,
DKOM/IX/2025 tanggal 23 September 2025 2025 and No. 100/APF-CS/2023 dated
dan No.100/APF-CS/2023 tanggal 22 November 22, 2023 as follows:
November 2023, sebagai berikut:
2025 2024
Ketua : Sumiyati Sumiyati Chairman
Anggota : Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Doedy Darwin Member
Husni Sidik Sodikin Husni Sidik Sodikin
Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal The Company’s corporate secretary as at
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 September, 30, 2025 and December 31,
adalah Bapak Tunaryo. 2024 is Mr Tunaryo.
Pada bulan Februari 2009, Perusahaan telah In February 2009, the Company formed an
membentuk departemen internal audit untuk internal audit department to comply with
memenuhi ketentuan BAPEPAM-LK. BAPEPAM-LK regulation.
17
Page 21
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
1. U M U M (Lanjutan) 1. G E N E R A L (Continued)
d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan d. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Karyawan (Lanjutan) Committee and Employees (Continued)
Pada tanggal 30 September 2025 Perusahaan As at September 30, 2025 the parent
Induk memiliki 1.072 orang karyawan tetap, Company had 1.072 permanent employees
dan pada tanggal 31 Desember 2024 and as at December 31, 2024 the Parent
Perusahan Induk memiliki 1.136 orang Company had 1,136 permanent employees.
karyawan tetap, sedangkan pada tanggal 30 While as at September 30, 2025 and
September 2025 dan 31 Desember 2024 December 31,2024 the Subsidiary does not
Entitas anak tidak memiliki karyawan tetap have permanent and non permanent
dan tidak tetap. employees.
e. Persetujuan dan Otorisasi atas Penerbitan e. Approval and Authorization for Issuance of
Laporan Keuangan Konsolidasian the Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan The consolidated financial statements of
dan Entitas Anak pada tanggal the Company and its Subsidiaries as at
30 September 2025 dan untuk periode yang September 30, 2025 and for the period then
berakhir pada tanggal tersebut telah disetujui ended was approved and authorized for
dan diotorisasi oleh Dewan Direksi pada tanggal issuance by the Board of Directors on October
30 Oktober 2025. 30, 2025.
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS
EKONOMI
a. Kelangsungan Hidup a. Going Concern
Industri poliester sedang mengalami The polyester industry is undergoing a
transformasi yang signifikan. Seiring dengan significant transformation. As industries evolve
perkembangan industri dan perubahan preferensi and consumer preferences change, the polyester
konsumen, pasar serat poliester menghadapi tren fiber market encounters dynamic trends that will
yang dinamis yang akan mempengaruhi influence its future
prospeknya di masa depan.
Industri ini terus menghadapi ketidakpastian dan The industry continues to face uncertainties and
volatilitas pada tahun 2024 akibat ketegangan volatility in 2024 due to persistent geopolitical
geopolitik yang berkelanjutan, seperti perang tensions, such as the Russia-Ukraine war, a
Rusia-Ukraina, perlambatan pertumbuhan slowdown in global economic growth, high
ekonomi global, inflasi yang tinggi, dan inflation, and rising interest costs.
meningkatnya biaya bunga.
18
Page 22
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS
EKONOMI
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Pasar poliester global mengalami pertumbuhan The global polyester market is experiencing
yang signifikan akibat meningkatnya permintaan significant growth due to the rising demand for
serat poliester untuk berbagai aplikasi, seperti polyester fibers in various applications, such as
tekstil dan pakaian, otomotif dan transportasi, textiles and apparel, automotive and
perlengkapan rumah tangga, serta sektor transportation, home furnishings, and industrial
industri. Daur ulang poliester mendukung tujuan sectors. Polyester's recyclability supports global
keberlanjutan global, yang semakin mendorong sustainability goals, further enhancing market
ekspansi pasar. Peningkatan inovasi teknologi, expansion. Increases in technical innovations,
berkembangnya fasilitas penelitian dan growing research and development facilities,
pengembangan, serta meningkatnya penggunaan and the rising number of applications for hollow
serat poliester berongga di bidang medis polyester fibers in medical fields are key market
menjadi faktor utama yang mendorong drivers.
pertumbuhan pasar.
Dalam lima tahun terakhir, tingkat utilisasi In the past five years, the Indonesian textile
industri tekstil hulu di Indonesia telah menurun industry’s upstream utilization has dropped
secara signifikan. Menurut Asosiasi Produsen significantly. According to the Indonesian Fiber
Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSyFI), and Filament Yarn Producers Association
tingkat utilisasi turun dari 66% pada tahun 2021 (APSyFI), utilization fell from 66% in 2021 to
menjadi 56% pada tahun 2024. Produksi serat 56% in 2024. Fiber production decreased from
menurun dari 78% menjadi 65%, dengan 78% to 65%, with a capacity of 1.7 million tons
kapasitas sebesar 1,7 juta ton dan produksi and actual production of 1.1 million tons.
aktual sebesar 1,1 juta ton. Sementara itu, Meanwhile, filament utilization fell from 60% to
tingkat utilisasi filamen turun dari 60% menjadi only 35%-40%, with a capacity of 700,000 tons.
hanya 35%-40%, dengan kapasitas sebesar
700.000 ton.
Industri tekstil domestik menghadapi tahun yang The domestic textile industry faced a
penuh tantangan, ditandai dengan Pemutusan challenging year characterized by layoffs,
Hubungan Kerja (PHK), penutupan pabrik, factory shutdowns, decreasing exports, and
penurunan ekspor, dan persaingan ketat dari intense competition from Chinese imports. While
impor Tiongkok. Perlambatan ekonomi global the global economic downturn lowered demand
menurunkan permintaan terhadap produk for clothing and textile products, an influx of
pakaian dan tekstil, sementara lonjakan impor low-cost imports also impeded the operations of
berbiaya rendah semakin menghambat Indonesian manufacturers.
operasional produsen di Indonesia.
19
Page 23
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS
EKONOMI
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Karena gangguan pasar dan keterbatasan modal Due to market disruptions and a lack of working
kerja, Perusahaan terus mengurangi skala capital, the Company continued to scale back
operasional untuk mengelola arus kasnya. operations to manage its cash flow. An extended
Tertundanya kesepakatan restrukturisasi utang delay in reaching a debt restructuring agreement
dengan kreditur pemerintah dalam jangka waktu with government creditors prompted Damiano
yang lebih lama menyebabkan Damiano Investments B.V., our controlling shareholder, to
Investments B.V., sebagai pemegang saham withdraw its working capital support for the
mayoritas, menarik dukungan modal kerja bagi Company. The Company exceeded its working
Perusahaan. Perusahaan telah melampaui batas capital limits due to EBITDA losses and cash
modal kerja akibat kerugian EBITDA dan shortfalls in prior periods.
kekurangan kas pada periode sebelumnya.
Sebagai akibatnya, Perusahaan harus menutup Consequently, the Company had to temporarily
sementara pabrik Poliester dan Serat di close the Polyester and Fiber plants in
Karawang sejak November 2024. Selain itu, Karawang as of November 2024. Additionally,
operasional pabrik benang Filamen di Semarang operations at the Filament yarn plant in
mengalami pengurangan yang signifikan dan Semarang were significantly reduced, and it is
saat ini hanya beroperasi pada kapasitas 30%. now operating at only 30% capacity.
Pada tahun 2024, harga rata-rata minyak mentah In 2024, the average price of Brent crude oil
Brent tercatat sebesar $80,53 per barel, atau $2 was $80.53 per barrel, which was $2 lower than
lebih rendah dibandingkan rata-rata tahun 2023. the average in 2023. The price fluctuated within
Harga berfluktuasi dalam kisaran sempit antara a narrow range of $68 to $93 per barrel,
$68 hingga $93 per barel, menjadikannya marking the tightest trading range since 2019.
rentang perdagangan tersempit sejak 2019. Sluggish demand and high supply outside of
Permintaan yang lemah dan pasokan yang tinggi OPEC+ countries contributed to this limited
dari negara-negara di luar OPEC+ berkontribusi trading range. OPEC+ production cuts helped
pada terbatasnya pergerakan harga tersebut. boost the price of Brent crude oil during the first
Pemangkasan produksi oleh OPEC+ membantu four months of 2024. Furthermore, geopolitical
meningkatkan harga minyak mentah Brent tensions in the Middle East and shipping
selama empat bulan pertama tahun 2024. Selain disruptions in the Red Sea influenced the price
itu, ketegangan geopolitik di Timur Tengah of crude oil.
serta gangguan pengiriman di Laut Merah turut
mempengaruhi harga minyak mentah.
20
Page 24
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Situasi pasar poliester di Indonesia tidak The polyester market situation in Indonesia has
menunjukkan perubahan yang signifikan not shown any significant changes throughout
sepanjang tahun 2024. Sebaliknya, kondisi 2024. In contrast, trading conditions have
perdagangan semakin menantang akibat become increasingly challenging due to
menurunnya permintaan dan kelebihan pasokan. declining demand and an oversupply situation.
Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah Most producers worldwide have scaled back
mengurangi skala operasional mereka untuk their operations to navigate the crisis more
menghadapi krisis dengan lebih efektif. Harga effectively. Prices and margins within the
dan margin dalam rantai poliester tetap tertekan polyester chain remain under pressure due to
akibat volatilitas harga minyak mentah dan volatility in crude oil and feedstock prices.
bahan baku.
Di tengah ketidakpastian pasar dan perlambatan Amid market uncertainties and a significant
signifikan pada aktivitas hilir akibat slowdown in downstream activities due to
menurunnya permintaan, Perusahaan terpaksa declining demand, the Company was forced to
mengurangi dan sebagian menghentikan reduce and partially suspend operations in
operasionalnya pada tahun 2024. Pendapatan 2024. Sales revenue for 2024 amounted to
penjualan tahun 2024 tercatat sebesar US$190.149.718, reflecting a decrease of
US$190.149.718, mencerminkan penurunan 34.10% from the previous year. The decline in
sebesar 34,10% dibandingkan tahun revenue was noted in both domestic and export
sebelumnya. Penurunan pendapatan terjadi baik markets, dropping by 35.53 % and 25.83 %,
di pasar domestik maupun ekspor, masing- respectively. The revenue decrease was
masing turun sebesar 35,53% dan 25,83%. primarily attributed to a substantial reduction in
Penurunan pendapatan ini terutama disebabkan volume of 34.62 % and a decline in prices.
oleh penurunan volume yang signifikan sebesar
34,62% serta penurunan harga jual.
Volume produksi dan penjualan mengalami Production and sales volumes have significantly
penurunan yang signifikan, karena fasilitas declined, as both fiber and filament
manufaktur serat dan filamen beroperasi di manufacturing facilities have operated below
bawah kapasitas optimal akibat menurunnya optimal capacity due to decreased demand in
permintaan di pasar domestik maupun domestic and international markets. This
internasional. Situasi ini semakin diperburuk situation is compounded by severe working
oleh keterbatasan modal kerja yang parah akibat capital constraints resulting from Damiano's
penarikan fasilitas Letter of Credit (LC) oleh withdrawal of the LC facility in the last quarter
Damiano pada kuartal terakhir tahun 2024. of 2024. Following a temporary shutdown of its
Setelah penghentian sementara operasional facilities, the Company has laid off
fasilitasnya, perusahaan telah merumahkan approximately 1,802 employees across both
sekitar 1.802 karyawan di kedua lokasi. locations. Most downstream units remain fully
Sebagian besar unit hilir tetap tutup secara or partially closed during this period, leading to
penuh atau sebagian selama periode ini, yang further employee layoffs.
mengakibatkan pemutusan hubungan kerja
(PHK) lebih lanjut.
21
Page 25
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Pendapatan penjualan divisi Performance The Performance Fabrics division’s September
Fabrics pada 30 September 2025 tercatat sebesar 30, 2025 sales revenue is US$ 217.453, down
US$ 217.453, turun dari US$914.866 pada 30 from US$ 914.866, September 30, 2024. This
September 2024. Penurunan ini disebabkan oleh decline results from lower capacity utilization
rendahnya tingkat utilisasi kapasitas akibat due to reduced market demand, leading to a
menurunnya permintaan pasar, yang akhirnya temporary business suspension.
mengarah pada penghentian sementara
operasional bisnis.
Kinerja keuangan Perusahaan secara The Company's overall financial performance
keseluruhan terdampak negatif oleh beberapa was adversely affected by several factors, such
faktor, seperti penurunan signifikan dalam as a significant decline in production and sales,
produksi dan penjualan, lemahnya permintaan, sluggish demand, shrinking product margins,
penyusutan margin produk, serta rendahnya and lower capacity utilization due to working
utilisasi kapasitas akibat keterbatasan modal capital constraints. The Company recorded an
kerja. Perusahaan mencatatkan kerugian EBITDA loss of US$2,55 million for period
EBITDA sebesar US$2,55 juta untuk 30 ended on September 30, 2025. This negative
September 2025. Perubahan negatif dalam change in EBITDA was primarily a result of
EBITDA ini terutama disebabkan oleh plant shutdowns, low-capacity utilization,
penutupan pabrik, rendahnya utilisasi kapasitas, reduced product margins, and the related loss of
penurunan margin produk, serta hilangnya production and sales.
produksi dan penjualan terkait.
Akibat kerugian EBITDA sepanjang tahun, Due to EBITDA losses throughout the year, the
Perusahaan menghadapi tantangan signifikan Company encountered significant challenges in
dalam posisi arus kasnya, yang berdampak pada its cash flow position, affecting its ability to meet
kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan operational and working capital needs, crucial
operasional dan modal kerja, persyaratan belanja Capex requirements, and other financial
modal (Capex) yang krusial, serta kewajiban obligations.
keuangan lainnya.
Karena keterbatasan kas bebas dan modal kerja Due to insufficient free cash and depleted
yang telah habis, Perusahaan tidak dapat working capital, the Company could not service
membayar bunga kepada kreditur tanpa jaminan the interest on its unsecured creditors (Note 23)
(Catatan 23) sepanjang tahun. Jumlah bunga during the year. Interest amounts owed for all
yang terutang untuk keempat kuartal four quarters to unsecured creditors were
dikapitalisasi dengan persetujuan mayoritas capitalized with the approval of the majority of
kreditur. creditors.
22
Page 26
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Damiano Investments B.V., sebagai pemegang Damiano Investments B.V., the controlling
saham mayoritas dan kreditur Perseroan, telah shareholder and creditor of the Company, has
membebaskan bunga atas fasilitas LC untuk waived interest on the LC facility for 2024.
tahun 2024. Terkait dengan pinjaman modal, Regarding the Capex loan, Damiano Investments
Damiano Investments B.V. selaku pemberi B.V., the lender, has waived both the interest
pinjaman telah membebaskan baik pembayaran payment and accrual for the period of this year.
maupun akrual bunga untuk periode tahun ini. However, for the period from January 1, 2024,
Namun, untuk periode 1 Januari 2024 hingga 30 to April 30, 2024, interest on the Capex loan was
April 2024, bunga atas pinjaman modal tetap accrued but could not be paid due to cash flow
diakui sebagai akrual tetapi tidak dapat constraints. The payments were deferred with
dibayarkan karena keterbatasan arus kas. the lender’s approval.
Pembayaran tersebut ditangguhkan dengan
persetujuan pemberi pinjaman.
Industri poliester, yang telah mengalami The polyester industry, having undergone
perubahan signifikan selama pandemi, terus significant changes during the pandemic,
menghadapi fluktuasi. Dipengaruhi oleh continues to face fluctuations. Influenced by
kenaikan harga minyak mentah, gas alam, dan rising crude oil, natural gas, and naphtha
nafta, rantai nilai poliester mengalami variasi prices, the polyester chain has experienced
harga serta penurunan margin. Sejumlah faktor variations in pricing and a decline in margins.
diperkirakan akan memengaruhi masa depan Several factors are expected to influence the
rantai nilai poliester. future of the polyester chain.
Singkatnya, tahun 2025 mungkin akan menjadi In short, 2025 may present another challenging
tahun yang menantang lagi, karena kapasitas year as the overarching theme of excess
berlebih masih menjadi isu utama di hampir capacity pervades nearly every corner of the
seluruh segmen pasar. Namun, permintaan market. However, demand is recovering, and
mulai pulih, dan ada harapan bahwa rantai there is hope that the chain can eventually
pasokan dapat menyeimbangkan kembali correct the supply-demand imbalances following
ketidakseimbangan permintaan dan penawaran a series of painful yet necessary adjustments
setelah serangkaian penyesuaian yang sulit and a restoration of clarity among investors.
tetapi diperlukan, serta pemulihan kepercayaan
investor.
Kinerja dan prospek masa depan Perusahaan The Company’s future performance and outlook
sangat bergantung pada keberhasilan terobosan mainly depend on achieving a breakthrough in
dalam rencana restrukturisasi utang yang telah the longstanding debt restructuring plan and
berlangsung lama serta perolehan fasilitas modal securing adequate working capital facilities to
kerja yang memadai untuk mengembalikan restore operations to optimal levels.
operasional ke tingkat optimal.
23
Page 27
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Selain itu, kondisi keuangan Perusahaan pada In addition, the Company’s financial condition
tahun 2025 menunjukkan posisi sebagai berikut: in 2025 showed the following:
Rugi komprehensif tahun berjalan sebesar Total comprehensive loss for the year
US$ 9.389.562; amounting to US$ 9.389.562;
Modal kerja negatif sebesar US$ Negative working capital amounting to
1.010.760.760; dan, US$ 1.010.760.760; and
Defisiensi Modal sebesar US$ 1.012.455.117. Capital deficiency amounting to
US$ 1.012.455.117.
Operasional Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk): Subsidiary’s operations (PT Texmaco Jaya Tbk):
Sebagai konsekuensi dari pernyataan pailit Consequent to declaration of bankruptcy of
PT Texmaco Jaya Tbk berdasarkan keputusan PT Texmaco Jaya Tbk by the commercial court
Pengadilan Jakarta pada tanggal 19 Agustus of Jakarta on August 19, 2011 per court order
2011 dengan mengacu pada putusan pengadilan 10/PKPU/2010/PN.NIAGA.JKT.PST.Jo.No:71/
10/PKPU/2010/PN.NIAGA.JKT.PST.Jo.No.71/ PAILIT/2010/ PN.NIAGA.JKT.PST, the
PAILIT/2010/PN.NIAGA.JKT.PST, manajemen management of the Company and enforcement
Perusahaan dan penegakan proses likuidasi of the liquidation process was under the team of
berada di bawah tim kurator yang ditunjuk oleh curators appointed by the Court and monitored
Pengadilan dan diawasi oleh hakim pengawas. by the supervisory judge. The Curator and the
Kurator dan Pengadilan Niaga Jakarta telah Commercial Court of Jakarta had
mengakui dan mendaftarkan jumlah piutang acknowledged and registered the receivable
sebesar Rp1.106.832.761.717 sebagai utang amount of Rp1,106,832,761,717 as unsecured
tanpa jaminan. Proses likuidasi entitas anak debt. The liquidation process of the Company’s
Perseroan masih dalam proses. subsidiary is still in progress.
Untuk saat ini, Pengadilan telah menyetujui In the meantime, the Court has approved the
untuk melanjutkan kelangsungan usaha dari continued operation of its Fleece division as a
operasional divisi Fleece untuk going concern with a view to maintain the value
mempertahankan nilai dari aset pailit. Sesuai of the bankrupt assets. In accordance with the
dengan persetujuan Pengadilan dan sesuai Court approval and pursuant to the tolling
dengan perjanjian tolling antara tim kurator agreement between the team of curators and
dengan PT Asia Pacific Fibers Tbk, divisi PT Asia Pacific Fibers Tbk, the Fleece division
Fleece tetap dioperasikan secara tolling. continued to be operated on a tolling basis.
24
Page 28
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
a. Kelangsungan Hidup (Lanjutan) a. Going Concern (Continued)
Namun, aktivitas bisnis divisi fleece terdampak However, the business activities of the fleece
parah akibat kondisi pasar, menurunnya pesanan division were severely impacted due to market
pelanggan, dan kurangnya pembaruan mesin. conditions, depleting customer orders, and lack of
Tingkat utilisasi kapasitas anjlok tajam, machinery upgrades. The capacity utilization fell
sehingga divisi ini akhirnya dihentikan sharply, and the division was eventually shut down
sementara efektif sejak 1 November 2024. temporarily, effective November 1, 2024.
Sebagai akibatnya, karyawan kontrak Consequently, the contractual employees were
diberhentikan. terminated.
Pada Juli 2025, Divisi Fleece secara resmi In July 2025, the Fleece Division was officially
ditutup. closed.
Saat ini, Perusahaan menghadapi ketidakpastian The Company is currently facing significant
yang signifikan terkait kelangsungan uncertainties regarding its ongoing operations.
operasionalnya. Hal ini mengakibatkan This has resulted in a permanently shutdown of
penghentian secara permanen pabrik Poliester dan its Polyester and Fiber plant in Karawang, since
Serat di Karawang, pada bulan Juni 2025. on June 2025. Subsequently, the filament yarn
Selanjutnya, pabrik benang filamen juga plant has also reduced its activities, operating at
mengurangi aktivitasnya dan beroperasi pada sub-optimal levels of only 30%, or between 2,500
tingkat sub-optimal, hanya 30%, atau sekitar 2.500 to 3,000 MT per month, with the available
hingga 3.000 MT per bulan, dengan modal kerja working capital.
yang tersedia.
Perusahaan sedang mengeksplorasi kemungkinan The Company is exploring the possibility of
untuk menjalin pengaturan modal kerja sementara entering into an interim working capital
dengan PT Pacific Poly serta menjalankan arrangement with PT Pacific Poly and
manufaktur kontrak di fasilitas benang filamen di undertaking contract manufacturing at its
Semarang. Dalam skema ini, PT Pacific Poly akan filament yarn facility in Semarang. Under this
memasok bahan baku kepada Perusahaan dan arrangement, PT Pacific Poly will supply the raw
membeli produk jadi yang dihasilkan. Pengaturan materials to the Company and purchase its
ini kemungkinan akan tetap berlaku hingga finished products. This arrangement will likely
rencana restrukturisasi utang Perusahaan berhasil remain in effect until the Company’s debt
diselesaikan dan modal kerja baru dapat diperoleh.
restructuring plan is successfully completed and
new working capital is secured.
Oleh karena itu, kemampuan Perusahaan untuk Therefore, the Company’s ability to fully resume
sepenuhnya melanjutkan operasional di kedua operations at both its facility and maintain its
fasilitasnya dan mempertahankan kelangsungan viability as a going concern depends on
usahanya bergantung pada keberhasilan executing the proposed restructuring plan,
implementasi rencana restrukturisasi yang securing additional funds for capital
diusulkan, perolehan dana tambahan untuk expenditures, and obtaining new working
belanja modal (Capex), serta mendapatkan capital for the restart.
modal kerja baru untuk mendukung dimulainya
kembali operasional.
Laporan keuangan konsolidasian yang The accompanying consolidated financial
menyertai telah disusun dengan statements have been prepared in light of the
mempertimbangkan perkembangan situasi yang evolving situation, with necessary adjustments
terus berubah, serta mencakup penyesuaian yang made that may arise from these uncertainties.
diperlukan akibat ketidakpastian tersebut. Related effects are reported in the consolidated
Dampak terkait telah dicatat dalam laporan financial statements.
keuangan konsolidasian.
25
Page 29
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Utang b. Debt Restructuring
Utang Terjamin Secured Debt
Menanggapi himbauan dan diskusi In response to our continuous appeal and
berkelanjutan kami dengan Kementerian discussions with the Ministry of Finance
Keuangan (Kemenkeu)/PT Perusahaan (MoF)/PT Perusahaan Pengelola Asset (PPA)
Pengelola Aset (PPA) untuk solusi for a restructuring solution of Secured Debt,
restrukturisasi Utang dengan Agunan, the Ministry of Finance had appointed a high-
Kementerian Keuangan telah menunjuk komite level committee lead by Mandiri Sekuritas
tingkat tinggi yang dipimpin oleh Mandiri (Investment and Security division of the state-
Sekuritas (divisi Investasi dan Keamanan Bank owned Bank – Bank Mandiri) to study and
BUMN – Bank Mandiri) untuk mempelajari recommend a restructuring proposal for the
dan merekomendasikan proposal restrukturisasi Texmaco group debts including PT Asia Pacific
untuk utang grup Texmaco termasuk PT Asia Fibers Tbk secured debt to the Ministry for its
Pacific Fibers Tbk yang dijamin utang kepada review and approval.
Kementerian untuk ditinjau dan persetujuan.
Komite telah melakukan beberapa kali diskusi The Committee engaged in several rounds of
dengan Manajemen dan pemegang saham discussions with the Management and
mayoritas Perusahaan mengenai berbagai opsi controlling shareholders of the Company
restrukturisasi yang dapat diterapkan dalam regarding various restructuring options under
kondisi saat ini. Komite juga melakukan uji the prevailing conditions. The Committee
tuntas keuangan dan hukum terhadap conducted financial and legal due diligence on
Perusahaan, serta evaluasi teknis dan penilaian the Company and also carried out a technical
aset guna merumuskan proposal restrukturisasi evaluation and valuation of its assets to
yang tepat. Selama diskusi bilateral, Perusahaan formulate an appropriate restructuring
menekankan perlunya solusi segera atas proposal. During the bilateral discussions, the
permasalahan yang ada serta meminta untuk Company emphasized the need for an immediate
dipisahkan dari grup Texmaco, karena solution to the issue and requested to be de-
Perusahaan tidak lagi menjadi afiliasi dan linked from the Texmaco group, as it is no
mayoritas sahamnya kini dimiliki oleh Damiano longer an affiliate and the majority of shares are
Investments B.V. di Belanda, yang juga held by Damiano Investments B.V. in the
merupakan kreditor utama Perusahaan. Netherlands, which are also the principal
creditors of the Company.
Setelah beberapa kali diskusi dan After several rounds of discussions and
mempertimbangkan kondisi saat ini serta considering the current conditions along with
berbagai faktor ekonomi, Perusahaan various economic factors, the Company
mengajukan proposal terbaru untuk submitted an updated Secured Debt
Restrukturisasi Utang dengan Jaminan kepada Restructuring proposal to the Committee and
Komite dan Kementerian Keuangan pada the MoF in October 2016. The final
Oktober 2016. Rencana restrukturisasi akhir restructuring plan proposed by the Company
yang diusulkan oleh Perusahaan mencakup envisions converting all secured debt into
konversi seluruh utang dengan jaminan menjadi equity through a debt-equity swap.
ekuitas melalui skema debt-equity swap.
26
Page 30
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING AND
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Utang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Selanjutnya, karena tidak ada keputusan yang Subsequently, since no decision was made
keluar atas proposal restrukturisasi dari regarding the restructuring proposal from the
Kemenkeu, Perusahaan mengadakan beberapa kali Ministry of Finance (MoF), the Company held
pertemuan dengan Kemenkeu selama tahun 2017 several meetings with MoF during 2017 and
dan 2018. Mengingat kesulitan keuangan dan 2018. In light of the financial difficulties and the
ketidakmampuan Perusahaan untuk mendapatkan Company’s inability to secure working capital
fasilitas modal kerja dan untuk mengumpulkan facilities or raise funds for its critical and
dana untuk memenuhi investasi belanja modal strategically important capital expenditure
yang penting dan strategis, kebutuhan untuk (Capex) investments, the necessity for an
Proposal Restrukturisasi Utang (DRP) yang updated and workable Debt Restructuring
diperbarui dan dapat dilaksanakan ditekankan Proposal (DRP) was highlighted to all Secured
kepada semua Kreditur Terjamin termasuk Creditors, including MoF.
Kemenkeu.
Setelah mempertimbangkan masukan yang After considering creditor inputs and current
diambil dari para kreditor selama periode business conditions, the Company submitted a
tersebut dan perkiraan kondisi bisnis saat ini, revised Debt Restructure Proposal (DRP) on
Perusahaan mengajukan Proposal March 26, 2018, to the Ministry of Finance and
Restrukturisasi Hutang (Debt Restructuring Secured Creditors. The proposal involved
Proposal) yang diperbarui dan direvisi pada converting 100% of Secured Debt into Equity
tanggal 26 Maret 2018 kepada Kementerian shares through a further issue of 7,487,260,041
Keuangan dan semua Kreditur Terjamin. shares, representing 75% expanded equity. Out
Rencana Restrukturisasi Hutang Terjamin of these, 6,988,109,372 shares, or 70% of the
(Secured Debt Restructuring Plan) mencakup expanded equity, will be allocated to Secured
100% dari Utang Terjamin akan sepenuhnya Creditors proportionally to their principal debt.
dikonversi menjadi saham Ekuitas dengan
penerbitan sejumlah 7.487.260.041 saham
ekuitas yang mewakili 75% penambahan
ekuitas. Dari jumlah tersebut, 6.988.109.372
saham yang mewakili 70% dari penambahan
saham akan dialokasikan untuk semua Kreditur
Terjamin dalam proporsi yang sama dengan
nilai hutang pokok mereka.
Sejalan dengan tujuan untuk memfasilitasi Concurrently with the view to facilitate the
restrukturisasi obligasi yang dijaminkan dan restructuring of its secured bonds and other
utang yang dijaminkan lainnya, Perusahaan secured debts, the Company had initiated
telah melakukan berbagai langkah seperti yang various steps as indicated below.
ditunjukkan di bawah ini.
Pada tanggal 6 Maret 2017, PT Asia Pacific On March 6, 2017, PT Asia Pacific Fibers Tbk
Fibers Tbk mendirikan anak perusahaan yang established a wholly owned subsidiary Asia
sepenuhnya dimiliki oleh Asia Pacific Fibers Pacific Fibers Hong Kong Limited, a private
Hong Kong Limited, sebuah perusahaan terbatas limited company established under the laws of
swasta yang didirikan berdasarkan hukum the Hong Kong Special Administrative Region
Hong Kong Special Administrative Region (“HKSAR”) with corporate registration number
("HKSAR") dengan nomor registrasi perusahaan 2493881 and its registered office in Hong Kong.
2493881 dan berkantor di Hong Kong.
27
Page 31
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Utang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Utang Terjamin (Lanjutan) Secured Debt (Continued)
Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited akan Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited will
mengambil alih kewajiban atas obligasi dengan assume liability for the US$682.5 million
jaminan sebesar US$682,5 juta dari Penerbit secured bonds from the Issuer and/or Guarantor
dan/atau Penjamin melalui Deed Poll. Langkah via a Deed Poll. This aims to restructure the
ini bertujuan untuk merestrukturisasi Notes Notes through a scheme of arrangement under
melalui skema perjanjian (scheme of sections 673 and 674 of the Companies
arrangement) sesuai dengan Pasal 673 dan 674 Ordinance (Cap 622 of HKSAR law), benefiting
dari Companies Ordinance (Cap 622, Hukum the Company and its stakeholders, including the
HKSAR), yang diharapkan dapat memberikan Noteholders.
manfaat bagi Perusahaan dan para pemangku
kepentingan, termasuk para pemegang Notes.
Karena Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited Since Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited
tidak dapat menjalankan tujuan yang could not fulfill its intended purpose, steps were
dimaksudkan, langkah-langkah telah diambil taken to deregister the company. A letter was
untuk membatalkan pendaftaran (deregistrasi) submitted to the relevant authorities in Hong
perusahaan. Surat permohonan diajukan kepada Kong on July 24, 2018, and a “No Objection for
otoritas terkait di Hong Kong pada 24 Juli 2018, Deregistration” was received on August 22,
dan persetujuan "No Objection for Deregistration" 2018. Furthermore, on January 11, 2019, the
diterima pada 22 Agustus 2018. Selanjutnya, pada Registrar of Companies in Hong Kong issued a
11 Januari 2019, Registrar of Companies di Hong letter dissolving Asia Pacific Fibers Hong Kong
Kong mengeluarkan surat yang menyatakan Limited.
bahwa Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited
telah dibubarkan.
28
Page 32
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Hutang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Utang Terjamin (Lanjutan) Secured Debt (Continued)
Pada September 2020, Perseroan mengadakan In September 2020, the Company held a
pertemuan dengan tim koordinasi dari meeting with a coordinating team from the
Kementerian Koordinator Bidang Ministries of Economic Affairs, Investments,
Perekonomian, Kementerian Investasi, Finance, and the Directorate of State Assets
Kementerian Keuangan, dan Direktorat Jenderal (DJKN) to emphasize the urgent need for a
Kekayaan Negara (DJKN) untuk menegaskan solution to the long-standing issue of its debt
perlunya solusi segera terhadap permasalahan restructuring. APF requested that the team
restrukturisasi utang yang telah berlangsung favorably consider its earlier proposal to
lama. APF meminta agar tim tersebut convert 100% of the debt into equity- a
mempertimbangkan secara positif proposal proposal that all other secured creditors have
sebelumnya untuk mengonversi 100% utang agreed to and are now awaiting approval
menjadi ekuitas, suatu usulan yang telah from the Ministry of Finance. Following these
disetujui oleh semua kreditur terjamin lainnya discussions, the Company appealed to the
dan kini menunggu persetujuan dari Honorable Minister of Finance through the
Kementerian Keuangan. Menyusul diskusi Director General of State Assets (Direktur
tersebut, Perseroan mengajukan permohonan Jenderal Kekayaan Negara) on September 25,
kepada Menteri Keuangan melalui Direktur 2020, seeking approval for its Secured Debt
Jenderal Kekayaan Negara pada 25 September Restructuring Proposal to convert 100% of
2020, untuk mendapatkan persetujuan atas the debt into equity.
Proposal Restrukturisasi Utang Terjamin, yang
mencakup konversi 100% utang menjadi
ekuitas.
Sebagai tanggapan atas permohonan Perseroan In response to the Company’s request and to
dan untuk mencari solusi, Pemerintah Indonesia find a solution, the Government of Indonesia
(GoI) membentuk Satuan Tugas BLBI pada (GoI) established the BLBI Task Force in
April 2021 untuk menangani seluruh klaim yang April 2021 to address all pending claims
masih tertunda terkait dana Bantuan Likuiditas related to Bank Indonesia Liquidity
Bank Indonesia (BLBI), termasuk permasalahan Assistance funds, which also included the debt
restrukturisasi utang PT Asia Pacific Fibers. restructuring issue of PT Asia Pacific Fibers.
Satuan tugas ini merupakan lembaga This task force is an official independent
independen resmi pemerintah yang bertanggung government agency responsible for the
jawab dalam proses pengambilan keputusan decision-making process regarding Company
terkait proposal restrukturisasi utang Perseroan. debt restructuring proposals.
29
Page 33
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Hutang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Salah satu kelompok kerja di bawah Satuan One of the working groups under the
Tugas BLBI mulai melakukan diskusi dengan aforementioned Task Force initiated discussions
tim Perseroan dan para kreditur terjamin guna with the Company’s team and other secured
menyelesaikan permasalahan restrukturisasi creditors to resolve the long-standing issue of the
utang yang telah berlangsung lama. Setelah Company’s Debt Restructuring. After
beberapa putaran diskusi awal, pada 10 Agustus preliminary rounds of discussions, the Company
2022, Perseroan mengajukan versi terbaru dari submitted an updated version of the Debt
Rencana Restrukturisasi Utang (Debt Restructuring Plan (DRP) for the Task Force
Restructuring Plan/DRP) untuk ditinjau oleh Team's review on August 10, 2022.
Tim Satuan Tugas.
Setelah beberapa diskusi antara Perusahaan dan After several discussions between the Company
satuan tugas, Proposal Restrukturisasi Utang and the task force, the Company's Debt
Perusahaan belum dapat diterima Pemerintah Restructuring Proposal has not been accepted by
disebabkan karena mekanisme penyelesaiannya the Government because the resolution
dan jangka waktu pembayarannya yang belum mechanism and the payment terms have not been
sepakat. agreed upon.
Sebagai akibatnya, Satuan Tugas (DJKN) telah As a result, the Task Force (DJKN) has initiated
memulai penyitaan aset tanah; namun, tindakan land seizures; however, these actions cannot
ini tidak dapat dilanjutkan karena adanya proceed due to ongoing legal issues. Meanwhile,
permasalahan hukum yang masih berlangsung. the Company has continued its dialogue with the
Sementara itu, Perusahaan terus berdialog BLBI Task Force team to revise the proposal,
dengan tim Satuan Tugas BLBI untuk merevisi considering the interests of all stakeholders and
proposal dengan mempertimbangkan feedback from secured creditors.
kepentingan seluruh pemangku kepentingan
serta masukan dari kreditur dengan jaminan.
Tujuan utama dari proses ini adalah untuk (1) The goal is to (1) separate APF from the
memisahkan APF dari Grup Texmaco dan Texmaco Group and restructure it as an
merestrukturisasinya sebagai entitas independen, independent entity, and (2) develop a viable
serta (2) mengembangkan rencana restructuring plan based on discussions.
restrukturisasi yang layak berdasarkan diskusi
yang sedang berlangsung.
30
Page 34
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Hutang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Utang Terjamin (Lanjutan) Secured Debt (Continued)
Wesel Bayar Tidak Terjamin Unsecured Notes Payable
Perusahaan telah melaksanakan perjanjian The Company has executed the restructuring
restrukturisasi dengan kreditor tanpa jaminan, agreement with the unsecured creditors, as
sebagaimana telah disetujui oleh para kreditor approved by the creditors and ratified by the
dan disahkan oleh Pengadilan. Pada Court. On September 29, 2006, the unsecured
29 September 2006, kreditor tanpa jaminan, creditors, including Banks, PT Bina Prima
termasuk bank, PT Bina Prima Perdana, leasing, Perdana, Leasing, and Notes, were restructured
dan notes, direstrukturisasi menjadi Fixed Rate into Fixed Rate Notes under the custody of The
Notes yang disimpan di bawah pengelolaan The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation
Hong Kong and Shanghai Banking Corporation Limited, Hong Kong. As a result, the total
Limited, Hong Kong. Sebagai hasil dari unsecured loan after the restructuring stands at
restrukturisasi ini, total pinjaman tanpa jaminan US$18,670,630. As of September 30, 2025 the
setelah restrukturisasi adalah sebesar outstanding amount of the unsecured notes
US$18.670.630. Per 30 September 2025, saldo payable is US$ 34,920.527 (Note 23), including
terutang dari wesel bayar tidak terjamin adalah the capitalized interest of US$16.249.897.
US$ 34.920.527 (Catatan 23), termasuk bunga
yang dikapitalisasi sebesar US$ 16.249.897.
Perusahaan telah melakukan semua tindakan The Company has undertaken all necessary
korporasi yang diperlukan untuk melaksanakan corporate actions to implement the Composition
Rencana Perdamaian ("Peace Plan"), yang telah Plan (the “Peace Plan”), which has been
disetujui oleh para kreditor tanpa jaminan dan approved by the unsecured creditors and
disahkan oleh Pengadilan Niaga. Tindakan ini ratified by the Commercial Court. These actions
mencakup penerbitan utang baru, baik dengan involve issuing new secured or unsecured debts
jaminan maupun tanpa jaminan, sebagai in exchange for old unsecured debts and issuing
pengganti utang tanpa jaminan lama serta shares to reduce the principal amount of debts
penerbitan saham untuk mengurangi pokok according to the terms of the Composition Plan.
utang sesuai dengan ketentuan dalam Rencana The Company has reduced its unsecured debts
Komposisi. Perusahaan telah mengurangi utang in accordance with the Composition Plan and
tanpa jaminan sesuai dengan Rencana increased its share capital as additional capital
Komposisi dan meningkatkan modal saham awaiting allocation to the creditors.
sebagai tambahan modal yang menunggu
alokasi kepada para kreditor.
31
Page 35
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Hutang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Wesel Bayar Tidak Terjamin (Lanjutan) Unsecured Notes Payable (Continued)
Madison Pacific Trust Limited bertindak Madison Pacific Trust Limited is serving as the
sebagai Agen Fiskal dan Pembayaran untuk Fiscal and Paying Agent for its unsecured notes
wesel bayar tidak terjamin. payable.
Restrukturisasi utang berjamin yang masih The ongoing unresolved restructuring of
belum terselesaikan terus membebani Secured Debt continues to burden the Company
Perusahaan dengan kesulitan keuangan dan with financial difficulties and hinders its ability
menghambat kemampuannya untuk memenuhi to meet Capex requirements for performance
kebutuhan belanja modal (Capex) guna improvement. Additionally, the COVID-19
meningkatkan kinerja. Selain itu, pandemi pandemic adversely impacted the Company’s
COVID-19 berdampak negatif terhadap kinerja performance, leading to negative growth across
Perusahaan, menyebabkan pertumbuhan the economy and a market slowdown. As a
ekonomi yang melemah dan perlambatan pasar. result, the Company cannot service the
Akibatnya, Perusahaan tidak dapat melunasi unsecured notes payable as previously
wesel bayar tidak terjamin sesuai jadwal yang scheduled in 2022.
ditetapkan pada tahun 2022.
Mengingat kesulitan keuangan yang dihadapi, In view of the financial difficulties, the Company
Perusahaan telah mengajukan dan memperoleh had sought and obtained the consent of
persetujuan dari pemegang wesel bayar untuk unsecured notes holders to a rescheduling of the
menjadwalkan ulang pembayaran wesel bayar, unsecured notes that will extend the repayment
dengan memperpanjang jadwal pelunasan schedule by a similar period of two years by
selama dua tahun. Hal ini dilakukan dengan revoking and replacing the table of Redemption
mencabut dan mengganti tabel Tanggal Dates.
Penebusan yang ditetapkan.
Pada Januari 2024, Perusahaan mengajukan dan In January 2024, the Company sought and got
memperoleh persetujuan dari pemegang wesel the approval of its unsecured notes payable
bayar tidak terjamin untuk perpanjangan jatuh holders for the extension of its maturity from
tempo dari Februari 2024 hingga Februari 2026, February 2024 to February 2026, including the
termasuk kapitalisasi bunga hingga Februari capitalization of interest until February 2024.
2024.
Dalam rapat luar biasa dengan pemegang wesel In the extraordinary meeting with the unsecured
bayar tidak terjamin yang diadakan pada 11 notes payable holders held on February 11,
Februari 2025, Perusahaan mengajukan 2025, the Company sought approval to amend
persetujuan untuk mengubah tingkat bunga the interest rate to zero percent (0%) for the
menjadi nol persen (0%) untuk periode 16 period from February 16, 2025, to February 15,
Februari 2025 hingga 15 Februari 2031. 2031.
32
Page 36
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
KONDISI EKONOMI (Lanjutan)
b. Restrukturisasi Hutang (Lanjutan) b. Debt Restructuring (Continued)
Wesel Bayar Tidak Terjamin (Lanjutan) Unsecured Notes Payable (Continued)
Dengan demikian, jadwal pelunasan Wesel Accordingly, the unsecured note repayment
Bayar Tidak Terjamin telah direvisi sesuai schedule stands revised as per the table below:
dengan tabel di bawah ini:
Revisi Penebusan
Termasuk
Kapitalisasi Bunga /
Revised Redemption
Jadwal Penebusan Saat Ini / Jadwal Revisi Penebusan / Including
Tanggal Pengembalian Current Redemption Schedule Revised Redemption Schedule cap.interest**
US$ % US$ % US$
15 Februari 2024/ 933.531,50 5,00% – – –
February 15, 2024
15 Februari 2025/ 3.267.360,25 17,50% – – –
February 15, 2025
15 Februari 2026/ 3.267.360,25 17,50% 933.531,50 5,00% 1.746.026,36
February 15, 2026
15 Februari 2027/ 3.267.360,25 17,50% 3.267.360,25 17,50% 6.111.092,27
February 15, 2027
15 Februari 2028/ 3.734.126,00 20,00% 3.267.360,25 17,50% 6.111.092,27
February 15, 2028
15 Februari 2029/ 4.200.891,75 22,50% 3.267.360,25 17,50% 6.111.092,27
February 15, 2029
15 Februari 2030/ – – 3.734.126,00 20,00% 6.984.105,45
February 15, 2030
15 Februari 2031/ – – 4.200.891,75 22,50% 7.857.118,64
February 15, 2031
JUMLAH/ TOTAL 18.670.630,00 100% 18.670.630,00 100% 34.920.527,27
** Berdasarkan jumlah pokok awal sebesar US$18.670.630,00 dan ditambah dengan bunga yang dikapitalisasi ke pokok (hingga
15 Februari 2025) sebesar US$ 34.920.527,27.
Based on the original principal amount of USD 18,670,630.00 and as increased by the interest Capitalized to Principal (to February
15, 2025) of US$ 34.920.527,27.
Sementara itu, Perusahaan sedang Meanwhile, the Company is discussing
mendiskusikan solusi restrukturisasi dengan restructuring solutions with all its secured
seluruh kreditur beragun dan mencari creditors and seeking their initial approval.
persetujuan awal dari mereka. Proposal ini The proposal aims to convert all unsecured
bertujuan untuk mengkonversi seluruh surat notes into equity through the proposed debt-
utang tanpa jaminan menjadi ekuitas melalui equity swap. The Company will reach out to
mekanisme debt-equity swap yang diusulkan. the unsecured creditors with more details
Perusahaan akan menghubungi para kreditur later.
tanpa jaminan untuk memberikan rincian lebih
lanjut di kemudian hari.
33
Page 37
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
c. Kondisi Ekonomi c. Economic Condition
Pertumbuhan global stabil pada tingkat yang rendah, Global growth stabilizes at a low pace, with
dengan risiko signifikan yang membayangi kondisi significant risks clouding global conditions. In
global. Pada tahun 2024, perekonomian global 2024, the global economy displayed mixed
menunjukkan kinerja yang beragam, dengan performance, with growth slowing to 2.6%,
pertumbuhan melambat menjadi 2,6%, melanjutkan continuing the post-pandemic downturn.
tren penurunan pasca-pandemi. Inflasi tetap tinggi, Inflation remains persistent, but it is expected to
tetapi diperkirakan akan menurun pada tahun 2025. decline in 2025. Key trends included a resilient
Tren utama mencakup ketahanan ekonomi AS, U.S. economy, while most other advanced
sementara sebagian besar negara maju lainnya tidak economies did not reflect similar strength. Many
menunjukkan kekuatan serupa. Banyak negara economies faced currency depreciation, which
mengalami depresiasi mata uang, yang berpotensi could potentially disrupt, especially for
mengganggu, terutama bagi ekonomi pasar emerging market economies. Escalating trade
berkembang. Ketegangan perdagangan yang tensions and increased policy uncertainty
meningkat dan ketidakpastian kebijakan yang lebih persist as key concerns. Developing economies
tinggi tetap menjadi perhatian utama. Ekonomi are projected to grow by 4 percent in 2024,
berkembang diproyeksikan tumbuh sebesar 4% pada slightly slower than in 2023. AI adoption
tahun 2024, sedikit lebih lambat dibandingkan tahun significantly contributed to global GDP growth
2023. Adopsi AI berkontribusi secara signifikan in 2024. Global growth is expected to remain
terhadap pertumbuhan PDB global pada tahun 2024. steady at 2.6 percent in 2024 before edging up
Pertumbuhan global diperkirakan akan tetap stabil to an average of 2.7 percent in 2025 and 2026.
pada 2,6% pada tahun 2024 sebelum meningkat
sedikit menjadi rata-rata 2,7% pada tahun 2025 dan
2026.
Sebagian besar bank sentral utama, kecuali Bank of Most major central banks, except for the Bank
Japan, telah memulai siklus pemotongan suku bunga. of Japan, have started rate-cutting cycles. The
Dolar AS awalnya melemah setelah pemotongan US dollar initially weakened after the Federal
suku bunga pertama oleh Federal Reserve pada bulan Reserve’s first rate cut in September. However,
September. Namun, kemudian berbalik arah dan it then reversed direction and strengthened due
menguat akibat ekspektasi inflasi yang lebih tinggi to higher inflation expected after the election.
setelah pemilu. Rusia dan Turki, bersama dengan Russia and Turkey, along with Eastern
negara-negara Eropa Timur, diperkirakan akan European countries, are anticipated to face
menghadapi tantangan inflasi yang berkepanjangan. prolonged inflation challenges.
Pertumbuhan PDB Indonesia tetap tangguh, Indonesia’s GDP growth remains resilient,
didukung oleh permintaan domestik yang kuat. supported by strong domestic demand. The
Ekonomi tumbuh sekitar 5,03% pada tahun 2024, economy grew at around 5.03 for 2024, slowing
melambat dari 5,05% pada tahun 2023. Penurunan from 5.05% for 2023. A rapid deceleration in
inflasi yang cepat telah mendukung kepercayaan inflation has supported consumer confidence
konsumen dan penjualan ritel, yang telah melampaui and retail sales, which have surpassed pre-
tingkat pra-pandemi. Konsumsi swasta menyumbang pandemic levels. Private A. Economic Update
sekitar 55% dari pertumbuhan. consumption contributed to a sizeable 55
percent of growth.
34
Page 38
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
c. Kondisi Ekonomi (Lanjutan) c. Economic Condition (Continued)
Konsumsi pemerintah juga meningkat, berkontribusi Government consumption also expanded,
sebesar 10% terhadap pertumbuhan keseluruhan, contributing 10 percent to overall growth, in
sejalan dengan meningkatnya pengeluaran publik line with rising public spending on social
untuk program bantuan sosial dan belanja terkait assistance programs and election-related
pemilu pada tahun 2024. Sementara itu, investasi expenditures in 2024. Meanwhile, investment
melalui kegiatan hilirisasi di sektor pertambangan through downstream activities in the mining
serta aktivitas konstruksi di sektor transportasi, sector and construction activities in transport,
pergudangan, dan komunikasi menyumbang 27% dari warehouses, and communication sectors
pertumbuhan (sama seperti tahun 2023). contributed 27 percent of growth (the same as
Perkembangan positif ini telah mengimbangi in 2023). These positive developments have
lemahnya kinerja ekspor bersih, yang disebabkan oleh compensated for the weak outcome of net
moderasi dalam terms of trade dan harga komoditas exports, which resulted from moderating terms
serta peningkatan kembali impor. of trade and commodity prices coupled with a
rebound in imports.
Sektor jasa terus tumbuh, sementara sektor The services sector continues to grow, while
manufaktur menunjukkan hasil yang beragam. Sektor manufacturing shows mixed results. The
jasa tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, services sector remains the primary growth
sedangkan kinerja sektor manufaktur lebih tidak driver, whereas the performance of
konsisten. Manufaktur berbasis komoditas dan sektor manufacturing is more inconsistent.
konstruksi mengalami pertumbuhan yang kuat berkat Commodity-based manufacturing and the
penyelesaian proyek infrastruktur dan transportasi construction sector have experienced strong
yang signifikan. Sementara itu, pertumbuhan di growth thanks to the completion of significant
sektor manufaktur yang berorientasi ekspor infrastructure and transportation projects.
melambat, terutama karena industri seperti tekstil Meanwhile, growth in tradable
mengalami penurunan pangsa pasar dan pemutusan manufacturing has slowed, particularly as
hubungan kerja dalam jumlah besar. industries like textiles have faced a decline in
market share and significant layoffs.
Pada tahun 2024, total ekspor Indonesia meningkat In 2024, Indonesia’s total exports increased
menjadi US$264,70 miliar dari US$258,77 miliar to US$264.70 billion from US$258.77 billion
pada tahun 2023, mencerminkan pertumbuhan in 2023, representing a year-over-year
tahunan sebesar 2,29%. Impor juga meningkat secara growth of 2.29%. Imports also rose
signifikan sebesar 5,31%, mencapai US$233,66 significantly by 5.31%, totaling US$233.66
miliar pada tahun 2024 dibandingkan US$221,89 billion in 2024 compared to US$221.89
miliar pada tahun 2023. Akibatnya, surplus billion in 2023. Consequently, the overall
perdagangan keseluruhan menurun menjadi trade surplus decreased to US$31.04 billion,
US$31,04 miliar, turun dari US$36,89 miliar pada a drop from US$36.89 billion the previous
tahun sebelumnya. year.
35
Page 39
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
c. Kondisi Ekonomi (Lanjutan) c. Economic Condition (Continued)
Meskipun Rupiah mengalami volatilitas, inflasi Despite volatility in the Rupiah, inflation
secara bertahap mereda seiring dengan penurunan gradually softened as food and energy prices
harga pangan dan energi. Setelah mengalami declined. After accelerating in the first half of
percepatan pada paruh pertama tahun 2024, inflasi 2024, inflation softened as food and energy
melunak seiring dengan turunnya harga pangan dan prices fell. Headline inflation decreased to
energi. Inflasi tahunan turun menjadi 1,57 persen 1.57 percent for the year 2024 (year-over-
pada tahun 2024 (year-over-year), dibandingkan year), compared to 2.61 percent in 2023.
dengan 2,61 persen pada tahun 2023. Didukung oleh Benefiting from favorable weather
kondisi cuaca yang menguntungkan, disinflasi ini conditions, this disinflation reflects a rebound
mencerminkan pemulihan produksi pertanian, in agricultural production, particularly in
terutama pada sektor biji-bijian, hortikultura, dan grains, horticulture, and rice. Additionally,
beras. Selain itu, moderasi harga minyak global, moderating global oil prices, fuel subsidies,
subsidi bahan bakar, dan kebijakan pemerintah yang and government policies aimed at reducing
bertujuan menurunkan tarif transportasi udara ke air transport fares to key tourist destinations
destinasi wisata utama telah menstabilkan biaya have stabilized overall transportation costs.
transportasi secara keseluruhan.
Kurs Rupiah mencerminkan tren global. Sepanjang The Rupiah exchange rate reflects global
tahun, Rupiah bergerak dalam kisaran sempit sekitar trends. Throughout the year, the Rupiah
Rp15.341 hingga Rp16.358. Nilai tukar acuan moved within a narrow range of around
Rupiah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (Jakarta Rp15,341 to Rp16,358. The Rupiah's
Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR), yang reference exchange rate set by Bank
melemah di Rp15.439 pada Desember 2023, Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar
berfluktuasi dalam rentang yang ketat dan ditutup di Rate or JISDOR), which weakened to
Rp16.074 pada akhir Desember 2024 dan pada Rp15,439 in December 2023, fluctuated
periode 30 September 2025 adalah Rp. 16.680. within a tight range and closed at Rp16,074
at the end of December 2024 and at
Rp16,680 on the period of September 30,
2025.
BI merevisi suku bunga acuannya (BI Rate) The BI revised its key interest rate (BI Rate)
sebanyak tiga kali antara 1 Januari 2024 hingga 19 three times between January 1, 2024, and
Maret 2025. BI Rate awal sebesar 6% (suku bunga March 19, 2025. The initial BI rate of 6%
pinjaman utama 6,75%) per 1 Januari 2024 secara (key lending rate of 6.75%) as of January 1,
efektif diturunkan sebesar 25 basis poin menjadi 2024, was effectively lowered by 25 basis
5,75% (suku bunga pinjaman utama 6,50%) per 19 points to 5.75% (key lending rate of 6.50%)
Maret 2025. Keputusan ini sejalan dengan upaya as of March 19, 2025. This decision aligns
menjaga inflasi dalam kisaran target 2,5±1% pada with efforts to keep inflation in 2025 and
tahun 2025 dan 2026, serta memastikan stabilitas 2026 within the 2.5±1% target corridor,
nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental ensuring the stability of the rupiah exchange
ekonomi di tengah ketidakpastian global yang masih rate according to economic fundamentals
tinggi dan kebutuhan untuk mendorong pertumbuhan amid persistently high global uncertainty and
ekonomi. the need to drive economic growth.
36
Page 40
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI RESTRUCTURING AND ECONOMIC
EKONOMI (Lanjutan) CONDITIONS (Continued)
c. Kondisi Ekonomi (Lanjutan) c. Economic Condition (Continued)
Prospek Ekonomi & Bisnis Economic & Business outlook
Setelah satu tahun lagi dengan pertumbuhan ekonomi After another year of steady economic growth
yang stabil pada 2024, perekonomian Indonesia in 2024, Indonesia’s economy is expected to
diperkirakan akan tetap kuat sepanjang periode remain strong throughout the outlook period.
proyeksi. Pertumbuhan diperkirakan meningkat Growth is forecasted to increase modestly to
secara moderat hingga rata-rata 5,1 persen dari 2025 an average of 5.1 percent from 2025 to 2027.
hingga 2027. Kenaikan ini akan didukung oleh This rise will be supported by increasing
peningkatan konsumsi publik dan investasi, seiring public consumption and investment, as the
dengan implementasi bertahap program bantuan new administration gradually implements its
sosial dan investasi oleh pemerintahan baru, terutama social assistance and investment programs,
di sektor perumahan, pangan, dan ibu kota baru. especially in the housing and food sectors
and the new capital.
Pemerintah yang baru berkomitmen untuk mencapai The new government is committed to
Visi Indonesia 2045, yang bertujuan mencapai status achieving Indonesia Vision 2045, which aims
negara berpenghasilan tinggi, dan telah menetapkan for high-income status, and has set a target of
target pertumbuhan PDB sebesar 8 persen pada tahun 8 percent GDP growth by 2028. To
2028. Untuk mencapai pertumbuhan 8 persen ini, accomplish this 8 percent growth, the
otoritas berupaya meningkatkan permintaan agregat authorities are aiming for a significant
secara signifikan dalam lima tahun ke depan. Strategi increase in aggregate demand over the next
ini mencakup dorongan kuat untuk investasi sektor five years. This strategy includes a strong
swasta, disertai dengan stimulus fiskal. Investasi swasta push for private sector investment, along with
ini direncanakan dalam sektor konstruksi, perumahan, fiscal stimulus. These private investments are
agribisnis, sumber daya alam, dan manufaktur. planned in construction, housing,
agribusiness, natural resources, and
manufacturing.
Prospek ekonomi menghadapi risiko yang seimbang. The economic outlook faces balanced risks.
Ketegangan geopolitik yang meningkat dapat Rising geopolitical tensions could lead to
menyebabkan penurunan perdagangan yang lebih sharper declines in trade, causing inflation
tajam, mengakibatkan inflasi, dan berpotensi and potentially constraining fiscal space due
membatasi ruang fiskal akibat berkurangnya to reduced revenues. The pace of fiscal and
pendapatan. Kecepatan reformasi fiskal dan structural reforms will greatly affect foreign
struktural akan sangat memengaruhi arus masuk direct investment (FDI) inflows,
investasi asing langsung (FDI), stabilitas macroeconomic stability, and growth
makroekonomi, dan prospek pertumbuhan. Di sisi prospects. On the positive side, a stronger-
positif, pemulihan yang lebih kuat dari perkiraan di than-expected recovery in major trading
negara mitra dagang utama, seperti China atau AS, partner countries, such as China or the US,
atau perubahan harga komoditas utama seperti kelapa or changes in key commodity prices such as
sawit, nikel, bijih besi, atau batu bara, dapat palm oil, nickel, iron ore, or coal, could boost
mendorong ekspor, memperluas ruang fiskal, dan exports, expand fiscal space, and enhance
meningkatkan pertumbuhan. growth.
37
Page 41
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
2. KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, 2. GOING CONCERN, DEBT RESTRUCTURING
RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI AND ECONOMIC CONDITIONS (Continued)
EKONOMI (Lanjutan)
c. Kondisi Ekonomi (Lanjutan) c. Economic Condition (Continued)
Namun demikian, pasar tekstil Indonesia Nevertheless, the Indonesian Textile Market is
diperkirakan akan pulih dari kemunduran saat anticipated to recover from the current setback
ini dan mencatat tingkat pertumbuhan tahunan and register a Compound Annual Growth Rate
gabungan (CAGR) lebih dari 5% dalam lima (CAGR) of over 5% in the next five years.
tahun ke depan. Meskipun menghadapi Despite facing challenges like high production
tantangan seperti biaya produksi yang tinggi, costs, aging infrastructure, and stiff global
infrastruktur yang menua, dan persaingan global competition, the Indonesian textile sector has
yang ketat, sektor tekstil Indonesia telah shown remarkable resilience.
menunjukkan ketahanan yang luar biasa.
Langkah-langkah dukungan pemerintah untuk The government's support measures to protect
melindungi sektor Tekstil dan Produk Tekstil the domestic TPT sector, such as restricting
(TPT) domestik, seperti pembatasan impor illegal imports, achieving 35% import
ilegal, pencapaian substitusi impor sebesar 35%, substitution, implementing safeguard duties on
penerapan bea masuk tindakan pengamanan certain textile goods, and rationalizing import
(safeguard duties) pada beberapa produk tekstil, duties, are expected to enhance growth
serta rasionalisasi bea masuk, diharapkan dapat prospects for the TPT sector in the coming
meningkatkan prospek pertumbuhan sektor TPT years. The government launched the Minister of
dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah Trade Import Regulation in November 2023,
meluncurkan Peraturan Impor Menteri which will take effect in March 2024. This
Perdagangan pada November 2023, yang mulai regulation primarily restricts import activities
berlaku pada Maret 2024. Regulasi ini secara by shifting from post-border to border
utama membatasi aktivitas impor dengan inspection.
mengalihkan mekanisme pengawasan dari
pemeriksaan setelah perbatasan (post-border) ke
pemeriksaan di perbatasan (border inspection).
Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan With strong economic growth and rising
daya beli yang meningkat, Indonesia menjadi purchasing power, Indonesia is becoming an
destinasi yang semakin menarik bagi industri attractive destination for the clothing and textile
pakaian dan tekstil. Namun, persaingan ketat industry. However, fierce competition from
dengan perusahaan internasional menghadirkan international companies presents both risks and
baik risiko maupun peluang di pasar. opportunities in the market. It is projected that
Diproyeksikan bahwa sektor tekstil domestik the domestic textile sector will experience
akan mengalami pertumbuhan moderat pada moderate growth in 2025, driven by a rebound in
2025, didorong oleh pemulihan konsumsi domestic consumption and exports.
domestik dan peningkatan ekspor.
Selain itu, dukungan kuat dan fokus dari Additionally, strong support and focus from the
pemerintah Indonesia diperkirakan akan Indonesian government are anticipated to aid the
membantu pemulihan industri. Sebagai bagian industry's recovery. As part of the nation’s
dari rencana induk pembangunan nasional, development master plan, “Industry 4.0," the
"Industry 4.0," pemerintah berencana menjadikan government intends to elevate Indonesia into the
Indonesia sebagai salah satu dari lima produsen top five textile producers worldwide by 2030.
tekstil terbesar di dunia pada tahun 2030.
38
Page 42
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
YANG MATERIAL POLICIES
Kebijakan akuntasi utama Perusahaan dan Entitas The significant accounting policies of the Company
Anak yang ditetapkan dalam penyusunan laporan and its Subsidiaries adopted in preparation of the
keuangan konsolidasian adalah seperti yang consolidated financial statements are set out below:
dijelaskan dibawah ini:
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian PT Asia The consolidated financial statements of
Pacific Fibers Tbk ini telah di susun dan PT Asia Pacific Fibers Tbk have been prepared
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi in accordance with the Indonesian Financial
Keuangan di Indonesia (“SAK”) yang Accounting Standards (“FAS”) comprising of
mencakup Penyataan Standar Akuntasi the Statements of Financial Accounting
Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standards (“SFAS”) and its Interpretation to
Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”), Financial Accounting Standards (“IFAS”),
yang dikeluarkan oleh Dewan Standar issued by the Board of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Standard of the Indonesia Institute of
Indonesia (“DSAK – IAI”) serta peraturan Accountant (“DSAK – IAI”), and the
dan pedoman penyajian laporan keuangan regulations and guidelines for financial
yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa statements presentation established by
Keuangan (“OJK”, dahulu BAPEPAM – Indonesian Financial Services Authority
LK) No. VIII.G7 tentang “Penyajian dan (“OJK” formerly BAPEPAM – LK) No. VIII.G7
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten regarding “Emiten or Public Company’s
Perusahaan Publik” yang terdapat dalam Financial Statements Presentation and
laporan keputusan ketua BAPEPAM – LK Disclosure Guidelines as included in the
No. KEP – 347/BL/2012 tanggal 25 Juni appendix of the Decision Degree of the
2012. chairman of BAPEPAM – LK No. KEP-
347/BL/2012 dated June 25, 2012.
Laporan keuangan konsolidasi Perusahaan The consolidated financial statements of the
dan Anak Perusahaan telah disusun dan Company and its Subsidiary have been prepared
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi and presented in accordance with Indonesian
Keuangan di Indonesia. Perusahaan memilih Financial Accounting Standards. The Company
untuk menyajikan semua pendapatan dan has elected to present all items of income and
beban dalam laporan tunggal (Single expense in single statements. And in relation to
Statement). Sehubungan dengan amandemen the amendment to SFAS
PSAK No. 227, “Laporan Keuangan No. 227 “Separate Financial Statements”, the
Tersendiri”. Perusahaan telah mengukur Company has measured investment in
investasi pada Entitas Anak menggunakan Subsidiary using cost method.
metode biaya.
39
Page 43
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Consolidated
Konsolidasian (Lanjutan) Financial Statements (Continued)
Pada tanggal 19 Agustus 2011, Pengadilan Niaga On August 19, 2011, the Commercial Court had
mengumumkan bahwa Entitas Anak declared that its Subsidiary (PT Texmaco Jaya
(PT Texmaco Jaya Tbk) telah pailit dan insolven Tbk) is bankrupt and insolvent effective on
efektif per tanggal 26 September 2011. Terhitung September 26, 2011. Effective this period,
tanggal tersebut, pengendalian atas Entitas Anak the Subsidiary becomes subject to the control of
berada dibawah Pengadilan, dan menyebabkan the Court, and causing the Company to lose its
Perusahaan hilang pengendalian atas Entitas control.
Anak.
Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan The consolidated financial statements have been
dasar pengukuran biaya perolehan, kecuali untuk prepared on the historical cost basis of
beberapa akun tertentu yang disusun berdasarkan accounting, except for the certain accounts
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam which are prepared based on the other
kebijakan akuntansi masing-masing akun measurement that are more fully described in
tersebut. Laporan keuangan konsolidasian juga the accounting policies below. The consolidated
disusun berdasarkan basis akrual, kecuali laporan financial statements are prepared under the
arus kas konsolidasian. accrual basis of accounting, except for the
consolidated statement of cash flows.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statements of cash flows are
menggunakan metode langsung dan menyajikan prepared using the direct method and present
sumber dan penggunaan kas dan setara kas the sources and uses of cash and cash
dengan mengelompokkan arus kas atas dasar equivalents according to operating, investing
kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan. Kas and financing activities. Cash and cash
dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan equivalents consist of cash on hand, cash in
deposito berjangka yang jatuh tempo dalam banks and deposits with original maturities of 3
waktu 3 (tiga) bulan atau kurang. (three) months or less.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam The reporting currency used in preparation of
penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini the consolidated financial statements is
adalah Dolar Amerika Serikat (“US$”), yang juga US Dollar (“US$”), which is also the Company’s
merupakan mata uang fungsional dan mata uang functional and presentation currency. All figures
penyajian perusahaan. Angka-angka yang presented in the consolidated financial statements
disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian are stated at absolute amounts of US$, unless
disajikan secara penuh dalam US$, kecuali otherwise specified. Refer to Note 3c for
dinyatakan lain. Lihat Catatan 3c untuk informasi the information on the functional currency.
mata uang fungsional.
40
Page 44
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Consolidated
Konsolidasian (Lanjutan) Financial Statements (Continued)
Perusahaan telah menerima persetujuan dari Bank The Company has received approval from Bank
Indonesia melalui surat No. 17/1192/DKSP Indonesia with letter No. 17/1192/DKSP dated
tanggal 11 Agustus 2015 mengenai penggunaan August 11, 2015 for using US$ as its
US$ sebagai mata uang fungsional sampai dengan presentation currency of transaction until
bulan Juli 2016 dalam kaitannya dengan aturan July 2016 in relation to Bank Indonesia rule
Bank Indonesia Nomor 17/3/PBI/2015. No. 17/3/PBI/2015.
Lebih lanjut, berdasarkan surat dari Bank Further, based on letter from
Indonesia No. 23/152/DKSP-GPRP/Srt/B Bank Indonesia No. 23/152/DKSP-GPRP/Srt/B
tertanggal 21 Juli 2022, Perusahaan telah dated July 21, 2022, the Company has received
menerima izin untuk memperpanjang penggunaan permission to use US$ as its presentation currency
US$ sebagai mata uang transaksi sampai dengan of transaction until June 30, 2026. However,
30 Juni 2026. Namun, Perusahaan telah mengganti the Company has converted some of its domestic
sebagian dari transaksi domestiknya ke dalam mata transactions into Rupiah wherever possible to
uang Rupiah untuk memenuhi persyaratan Bank comply with the requirement to Bank Indonesia.
Indonesia.
Kebijakan akuntansi telah diterapkan secara The accounting policies applied are consistent
konsisten dengan laporan keuangan tahunan untuk with those of the annual financial statements for
periode yang berkahir pada 30 September 2025 the period nine month ended on September 30,
dan tahun yang berakhir 31 Desember 2024 yang 2025 and the year ended December 31, 2024,
telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan which conform to the Indonesian Financial
di Indonesia. Accounting Standards.
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di statements in conformity with Indonesian
Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan Financial Accounting Standards requires the use
asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan of certain critical accounting estimates and
manajemen untuk membuat pertimbangan dalam asumptions. It also requires management to
proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area exercise its judgement in the process of applying
yang kompleks atau memerlukan tingkat the Group’s accounting policies. The areas
pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana involving a higher degree of judgement or
asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan complexity, or areas where assumptions and
terhadap laporan keuangan konsolidasian estimates are significant to the consolidated
diungkapkan di Catatan 4. financial statements are disclosed in Note 4.
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian b. Principles of Consolidation
(a) Entitas Anak (a) Subsidiaries
Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk Subsidiaries are all entities (including
entitas terstruktur) dimana perusahaan structured entities) over which the Company
memiliki pengendalian. Perusahaan has control. The Company controls an entity
mengendalikan entitas lain ketika perusahaan when the Company is exposed to, or has rights
terekspos atas, atau memiliki hak untuk, to, variable returns from its involvement with
pengembalian yang bervariasi dari the entity and has the ability to affect those
keterlibatannya dengan entitas dan memiliki returns through its power over the entity.
kemampuan untuk mempengaruhi Subsidiaries are fully consolidated from the
pengembalian tersebut melalui kekuasaannya date on which control is transferred to the
atas entitas tersebut. Entitas anak Company. They are de-consolidated from the
dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal di date on which
mana pengendalian dialihkan kepada the control ceases.
Perusahaan. Entitas anak tidak
dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana
perusahaan kehilangan pengendalian.
41
Page 45
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan) b. Principles of Consolidation (Continued)
Perusahaan menerapkan metode akuisisi untuk The Company applies the acquisition method to
mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang account for business combinations.
dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak The consideration transferred for the
adalah sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, acquisition of a subsidiary is the fair value of
liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak the assets transferred, the liabilities incurred to
yang diakuisisi sebelumnya dan kepentingan the former owners of the acquireee and the
ekuitas yang diterbitkan oleh perusahaan. equity interests issued by the Company. The
Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar consideration transferred includes the fair
aset atau liabilitas yang timbul dari value of any asset or liability resulting from a
kesepakatan imbalan kontinjensi. Aset contingent consideration arrangement.
teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas Identifiable assets acquired and liabilities and
serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih contingent liabilities assumed in a business
dalam suatu kombinasi bisnis diukur pada combination are measured initially at their fair
awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal values at the acquisition date.
akuisisi.
Perusahaan mengakui kepentingan non The Company recognises any non – controlling
pengendali pada pihak yang diakuisisi baik interest in the acquiree on an acquisition-by-
sebesar nilai wajar atau sebesar bagian acquisition basis, either at fair value or at
proporsional kepentingan non pengendali the non – controlling interest’s proportionate
atas aset neto pihak yang diakuisisi. share of the acquiree’s net assets. Non –
Kepentingan non pengendali disajikan di controlling interest is reported as equity in the
ekuitas dalam laporan posisi keuangan consolidated statement of financial position,
konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik separate from the owner of the parent’s equity.
entitas induk.
Biaya yang terkait dengan akuisisi Acquisition-related costs are expensed as
dibebankan pada saat terjadinya. incurred.
Jika kombinasi bisnis diperoleh secara If the business combination is achieved in
bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi stages, at the acquisition date the fair value
dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya of the acquirer’s previously held equity
dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak interest in the acquiree is re-measured to
yang diakuisisi diukur kembali ke nilai fair value at the acquisition date through
wajar pada tanggal akuisisi melalui laporan profit or loss.
laba rugi.
Imbalan kontinjensi yang masih harus Any contingent consideration to be transferred,
dialihkan, oleh Perusahaan diakui sebesar nilai by the Company is recognized at fair value at
wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan the acquisition date. Subsequent changes to
selanjutnya atas nilai wajar imbalan kontinjensi the fair value of the contingent consideration that
yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan is deemed to be an asset or liability is recognized
dicatat sesuai dengan PSAK 239 “Instrumen in accordance with SFAS 239 “Financial
Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dalam Instrument: Recognition and Measurement” in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the consolidated statements of profit or loss and
lain konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang other comprehensive income. Contingent
diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur consideration that is classified as equity is not re-
kembali dan penyelesaian selanjutnya measured, and its subsequent settlement is
diperhitungkan dalam ekuitas. accounted for within equity.
42
Page 46
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan) b. Principles of Consolidation (Continued)
(a) Entitas Anak (Lanjutan) (a) Subsidiaries (Continued)
Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah The excess of the consideration transferred
setiap kepentingan non-pengendali pada the amount of any non – controlling interest
pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal in the acquiree and the acquisition-date fair
akuisisi kepentingan ekuitas sebelumnya value of any previous equity interest in
dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak the acquiree over the fair value of
diakuisisi atas nilai wajar aset bersih the identifiable net assets acquired is
teridentifikasi yang diperoleh akan dicatat recorded as goodwill. If the total of
sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang consideration transferred, non-controlling
dialihkan, kepentingan non pengendali yang interest recognised and previously held
diakui, dan kepentingan yang sebelumnya interest measured is less than the fair value
dimiliki pengakuisisi lebih rendah dari nilai of the net assets of the subsidiary acquired in
wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi the case of a bargain purchase, the
dalam kasus pembelian dengan diskon, difference is recognised directly in the
selisihnya diakui dalam laporan laba rugi consolidated statement of profit or loss and
dan penghasilan konsolidasian. other comprehensive income.
43
Page 47
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan) b. Principles of Consolidation (Continued)
(a) Entitas Anak (Lanjutan) (a) Subsidiaries (Continued)
Transaksi, saldo dan keuntungan antar Inter – company transactions, balances and
entitas Perusahaan yang belum direalisasi unrealised gains on transactions between
telah dieliminasi. Kerugian yang belum Company companies are eliminated.
direalisasi juga dieliminasi. Kebijakan Unrealised losses are also eliminated. When
akuntansi Entitas Anak diubah jika necessary amounts reported by subsidiaries
diperlukan untuk memastikan konsistensi have been adjusted to conform to the
dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi Company’s accounting policies.
Perusahaan.
(b) Perubahan kepemilikan tanpa kehilangan (b) Changes in ownership interests in
pengendalian subsidiaries without change of control
Transaksi dengan kepentingan Transactions with non-controlling interests
non-pengendali yang tidak mengakibatkan that do not result in loss of control are
hilangnya pengendalian merupakan transaksi accounted for as equity transactions. The
ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan difference between the fair value of any
yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas consideration paid and the relevant share
nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat acquired of the carrying value of net assets of
pada ekuitas. Keuntungan atau kerugian the subsidiary is recorded in equity and
pelepasan kepentingan non-pengendali juga attributable to owners of the Company. Gains
dicatat pada ekuitas. or losses on disposals to non-controlling
interests are also recorded in equity.
(c) Pelepasan Entitas Anak (c) Loss of Control
Perusahaan memperlakukan transaksi The Company treats transactions with non-
dengan kepentingan non-pengendali yang controlling interests that do not result in a
tidak mengakibatkan hilangnya kontrol loss of control as transactions with equity
sebagai transaksi dengan pemilik ekuitas owners of the Company. A change in
Perusahaan. Perubahan dalam kepemilikan ownership interest results in an adjustment
menghasilkan penyesuaian antara nilai between the carrying amounts of the
tercatat dari kepentingan pengendali dan controlling and non-controlling interests to
non-pengendali untuk mencerminkan reflect their relative interests in the
kepentingan relatifnya di anak perusahaan. subsidiary. Any difference between the
Selisih antara jumlah penyesuaian untuk amount of the adjustment to non-controlling
kepentingan non-pengendali dan interests and any consideration paid or
pertimbangan yang dibayarkan atau diterima received is recognised in a separate reserve
diakui dalam cadangan terpisah dalam within equity attributable to owners of the
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada Company.
pemilik Perusahaan.
44
Page 48
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
b. Prinsip-prinsip Konsolidasian (Lanjutan) b. Principles of Consolidation (Continued)
(c) Pelepasan Entitas Anak (Lanjutan) (c) Loss of Control (Continued)
Ketika Perusahaan tidak lagi When the Company ceases to consolidate or
mengkonsolidasikan atau mencatat equity account for an investment because of
menggunakan metode ekuitas untuk a loss of control, joint control or significant
investasi karena hilangnya pengendalian, influence, any retained interest in the entity
pengendalian bersama atau pengaruh is remeasured to its fair value at the date
signifikan, maka kepentingan yang masih when the control is lost, with the change in
tersisa atas entitas diukur kembali carrying amount recognized in profit or loss.
berdasarkan nilai wajarnya, dan perubahan The fair value is the initial carrying amount
nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. for the purposes of subsequently accounting
Nilai tercatat awal adalah sebesar nilai wajar for the retained interest as an associate, joint
untuk kepentingan pengukuran kembali venture or financial asset.
kepentingan yang tersisa sebagai entitas
asosiasi, ventura bersama atau aset
keuangan.
Di samping itu, jumlah yang sebelumnya In addition, any amounts previously
diakui pada pendapatan komprehensif lain recognized in other comprehensive income in
sehubungan dengan entitas tersebut dicatat respect of that entity are accounted for as if
seolah-olah Perusahaan telah melepas aset the Company had directly disposed of the
atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti related assets or liabilities. This may mean
bahwa jumlah yang sebelumnya diakui pada that amounts previously recognized in other
pendapatan komprehensif lain direklasifikasi comprehensive income are reclassified to
ke laporan laba rugi. profit or loss.
Jika kepemilikan saham pada ventura If the ownership interest in a joint venture or
bersama atau perusahaan asosiasi berkurang an associate is reduced but joint control or
namun pengendalian bersama atau pengaruh significant influence is retained, only a
signifikan dipertahankan, hanya sebagian proportionate share of the amounts
proporsional dari jumlah yang telah diakui previously recognized in other
sebelumnya dalam pendapatan komprehensif comprehensive income are reclassified to
lain yang direklasifikasi ke laba atau rugi profit or loss where appropriate.
jika diperlukan.
c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transaction and Balances
Mata uang fungsional dan penyajian Functional and presentation currency
Laporan keuangan individu masing-masing The individual financial statements of each
entitas Perusahaan diukur dan disajikan dalam Company entity are measured and presented
mata uang dari lingkungan ekonomi utama in the currency of the primary economic
dimana entitas beroperasi (mata uang environment in which the entity operates (its
fungsional). Laporan keuangan konsolidasian functional currency). The consolidated
dari Perusahaan disajikan dalam mata uang financial statements of the Company are
Dolar Amerika Serikat yang merupakan mata presented in US Dollar, which is the
uang fungsional Perusahaan dan mata uang functional currency of the Company and the
penyajian untuk laporan keuangan presentation currency for the consolidated
konsolidasian. financial statements.
45
Page 49
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
c. Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transaction and Balances
(Lanjutan) (Continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan entitas In preparing the financial statements of the
Perusahaan, transaksi dalam mata uang selain Company entities, transactions in currencies
mata uang fungsional entitas (mata uang asing) other than the entity’s functional currency
diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal (foreign currencies) are recognized at the rates
transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, of exchange prevailing at the dates of the
pos moneter dalam valuta asing dijabarkan transactions. At the end of each reporting
kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal period, monetary items denominated in foreign
tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada currencies are retranslated at the rates
nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan kembali prevailing at that date. Non-monetary items
pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai carried at fair value that are denominated in
wajar ditentukan. Pos non moneter yang diukur foreign currencies are retranslated at the rates
dalam biaya historis dalam valuta asing tidak prevailing at the date when the fair value was
dijabarkan kembali. determined. Non-monetary items that are
measured in terms of historical cost in a foreign
currency are not retranslated.
Transaksi dan saldo Transactions and balances
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke Foreign currency transactions are translated
dalam mata uang Dolar Amerika Serikat into US Dollar using the exchange rates
dengan menggunakan kurs yang berlaku pada prevailing at the dates of the transactions.
tanggal transaksi. Pada setiap tanggal At each reporting date, monetary assets and
pelaporan. aset dan kewajiban moneter dalam liabilities denominated in foreign currencies
mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang are translated into US Dollar using the
Dolar Amerika Serikat menggunakan kurs closing exchange rate. Exchange rate used as
penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan benchmark is the rate which is issued by
adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Bank Indonesia.
Indonesia.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Foreign exchange gains and losses resulting
timbul dari penyelesaian transaksi dalam from the settlement of such transactions and
mata uang asing dan dari penjabaran aset dan from the translation at period-end exchange
liabilitas moneter dalam mata uang asing rates of monetary assets and liabilities
diakui di dalam laporan laba rugi dan denominated in foreign currencies are
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. recognized in the consolidated statements of
profit or loss and other comprehensive income.
Dibawah ini adalah kurs tengah Bank Indonesia Below are Bank Indonesia middle rate used by
yang digunakan oleh Perusahaan: the Company:
Mata uang asing/ 30 September 2025 31 December 2024
Foreign currency Rp Rp
US$ 1 16.680 16.162
JPY 1 112 102
SGD 1 12.934 11.919
GBP 1 22.428 20.333
EUR 1 19.561 16.851
46
Page 50
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties
PSAK ini mensyaratkan pengungkapan This SFAS requires disclosure of relationships,
hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak transactions and balances with related parties,
berelasi termasuk komitmen dalam laporan including commitments in the consolidated
keuangan konsolidasian. financial statements.
PSAK ini juga memberikan pengecualian dari This SFAS also introduces an exemption from
persyaratan umum pengungkapan pihak berelasi the general related party disclosure requirements
atas transaksi dengan pemerintah dan entitas for transactions with government and entities that
yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau are controlled, jointly controlled or significantly
dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah influenced by the same Government as
(entitas berelasi dengan Pemerintah). the reporting entity (Government related entities).
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang Related party is a person or an entity related to
terkait dengan entitas. the entity.
Pihak berelasi dijelaskan sebagai berikut: Related party is principally defined as follows:
a. Orang atau anggota keluarga orang tersebut a. A person or a close member of that person's
terdekat mempunyai relasi dengan entitas family is related to the reporting entity if that
pelapor jika orang tersebut: person :
(i) memiliki pengendalian atau (i) has control or joint control over
pengendalian bersama atas entitas the reporting entity;
pelapor; (ii) has significant influence over the
(ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas reporting entity; or
pelapor; atau (iii) Is a member of the key management
(iii) personil manajemen kunci entitas personnel of the reporting entity or of
pelapor atau entitas induk entitas a parent of the reporting entity.
pelapor.
b. Suatu entitas mempunyai relasi dengan b. An entity is related to the reporting entity if
entitas pelapor jika entitas memenuhi salah any of the following conditions applies:
satu hal berikut:
(i) entitas dan entitas pelapor adalah (i) the entity and the reporting entity are
anggota dari Perusahaan yang sama members of the same Company (which
(artinya entitas induk, entitas anak, means that each parent, Subsidiary and
berikutnya terkait dengan entitas lain); fellow Subsidiary is related to the
(ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau others);
ventura bersama dari entitas lain (atau (ii) one entity is an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture of the other entity (or an
yang merupakan anggota suatu associate or joint venture of a member of
Perusahaan, yang mana entitas lain a Company of which the other entity is a
tersebut adalah anggotanya); member);
(iii) kedua entitas tersebut adalah ventura
bersama dari pihak ketiga yang sama; (iii) both entities are joint ventures of
(iv) suatu entitas adalah ventura bersama dari the same third party;
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah (iv) one entity is a joint venture of a third
entitas asosiasi dari entitas ketiga; entity and the other entity is an
associate of the third entity;
47
Page 51
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
d. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi (Lanjutan) d. Transactions with Related Parties (Continued)
b. Suatu entitas mempunyai relasi dengan b. An entity is related to the reporting entity if any
entitas pelapor jika entitas memenuhi salah of the following conditions applies:
satu hal berikut : (Lanjutan) (Continued)
(v) entitas tersebut adalah suatu program (v) the entity is a post-employment defined
imbalan paska kerja untuk imbalan kerja benefit plan for the benefit of employees
dari salah satu entitas pelapor atau entitas of either the reporting entity or an entity
lain yang terkait dengan entitas pelapor. related to the reporting entity.
Jika entitas pelapor adalah entitas yang If the reporting entity in itself such
menyelenggarakan program tersebut, a plan, the sponsoring employers are
maka entitas sponsor juga berelasi also related to the reporting entity;
dengan entitas pelapor;
(vi) entitas yang dikendalikan atau (vi) the entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (a);
diidentifikasikan dalam huruf a; dan and
(vii) orang yang diidentifikasikan dalam huruf
a (i) memiliki pengaruh signifikan atas (vii) a person identified in a (i) has significant
entitas atau personil manajemen kunci influence over the entity or is a member of
entitas (atau entitas induk dari entitas). the key management personnel of the entity
(viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang (or of a parent of the entity).
mana entitas merupakan bagian dari
kelompok tersebut, menyediakan jasa (viii) The entity, or any member of a Company
personil manajemen kunci kepada entitas of which it is a part, provides key
pelapor atau kepada entitas induk dari management personnel services to the
entitas pelapor. reporting entity or to the parent of the
reporting entity.
Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan All transactions and balances with significant
dengan pihak-pihak berelasi, baik yang related parties, whether or not conducted with
dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan the terms and conditions, as was done with third
dan kondisi sebagaimana yang dilakukan parties, have been disclosed in the relevant notes
dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai to the consolidated financial statements (Note 46).
hubungan pihak-pihak berelasi, telah
diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan konsolidasian (Catatan 46).
e. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi e. Changes to the statements of financial
keuangan dan interpretasi pernyataan standar accounting standards and interpretations of
akuntansi keuangan statement of financial accounting standards
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards
Nomenclature
Standar ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering
standar akuntansi keuangan yang berlaku di for financial accounting standards applicable
Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Standar in Indonesia issued by the Financial
Akuntansi Keuangan Institut Akuntan Indonesia Accounting Standards Board of The Indonesia
(“DSAK-IAI”). Institute of Accountans (“DSAK-IAI”).
48
Page 52
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
e. Perubahan pada pernyataan standar akuntansi e. Changes to the statements of financial accounting
keuangan dan interpretasi pernyataan standar standards and interpretations of statement of
akuntansi keuangan (Lanjutan) financial accounting standards (Continued)
Perubahan tersebut untuk membedakan The change is to distinguish the numbering of
penomoran PSAK dan ISAK yang merujuk pada SFAS and IFAS that refer to IFRS Accounting
IFRS Accounting Standards (diawali dengan Standards (beginning with numbers 1 and 2) and
angka 1 dan 2) dan tidak merujuk pada IFRS do not refer to IFRS Accounting Standards
Accounting Standards (diawali dengan angka 3 (beginning with numbers 3 and 4). This change is
dan 4). Perubahan ini berlaku efektif pada 1 effective on 1 January 2024.
Januari 2024.
Effective January 1, 2024, the Group adopted
Efektif tanggal 1 Januari 2024, Grup new SFAS that are effective for application from
menerapkan PSAK baru yang berlaku efektif that date. Changes to the Group’s accounting
pada tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan policies have been made as required, in
akuntansi Grup telah dibuat sesuai kebutuhan, accordance with the transitional provisions in the
sesuai dengan ketentuan transisi dalam masing- respective standards.
masing standar.
The adoption of the following new standards
Penerapan standar baru dan amandemen yang and amendment which are relevant to the
relevan dengan operasi Grup adalah sebagai Group’s operations are follows:
berikut:
–
- PSAK 116 : Sewa (sebelumnya PSAK 73) – SFAS 116 : Leases (previously SFAS 73) -
Ssewa jual dan sewa-balik; Leases on sales and leaseback;
- PSAK 201 : Penyajian Laporan Keuangan – SFAS 201 : Presentation of financial statements
(sebelumnya PSAK 1) - Liabilitas Tidak Lancar (previously SFAS 1) – Non-Current Liabilities
dengan Persyaratan; with Covenants;
- PSAK 207 : Laporan arus kas (sebelumnya – SFAS 207 : Cash flow statements (previously
PSAK 2) dan PSAK 107, Instrumen keuangan: SFAS 2) and SFAS 107, Financial instrument:
Pengungkapan (sebelumnya PSAK 60) - Disclosure (previously SFAS 60) - Supplier
Pengaturan keuangan pemasok. finance arrangements.
49
Page 53
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
e. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi e. Changes to the Statements of Financial Accounting
Keuangan dan Interpretasi Pernyataan Standar Standards and Interpretations of Statement of
Akuntansi Keuangan. (Lanjutan) Financial Accounting Standards. (Continued)
Dampak dari penerapan standar akuntansi baru Impact of adoption these new accounting standards
ini adalah sebagai berikut: (Lanjutan) are follows: (Continued)
– PSAK 116 : Sewa (sebelumnya PSAK 73) – SFAS 116 : Leases (previously SFAS 73) -
- Sewa jual dan sewa-balik; (Lanjutan) Leases on sales and leaseback; (Continued)
Amandemen PSAK 116 yang diterbitkan The amendments to SFAS 116 issued in
pada bulan November 2022, bertujuan untuk November 2022, aim to address that gap. SFAS
mengatasi kesenjangan tersebut. PSAK 116 116 now specifies that, in subsequently
sekarang menetapkan bahwa, dalam measuring the lease liability, the seller-lessee
mengukur liabilitas sewa selanjutnya, lessee determines ‘lease payments’ and ‘revised lease
menentukan 'pembayaran sewa' dan payments’ in a way that does not result in the
'pembayaran sewa yang direvisi' dengan cara seller-lessee recognising any amount of the gain
yang tidak mengakibatkan lessee mengakui or loss that is related to the right of use it
jumlah keuntungan atau kerugian yang retains.
terkait dengan hak guna yang masih
dimilikinya.
Dengan kata lain, tanpa amandemen ini, In other words, without these amendments, a
lessee penjual, yang menerapkan persyaratan seller-lessee, applying the subsequent
pengukuran berikutnya untuk liabilitas sewa measurement requirements for lease liabilities
yang tidak terkait dengan transaksi jual dan unrelated to a sale and leaseback transaction,
sewa-balik, mungkin mengakui keuntungan might have recognised a gain on the right-of-
atas aset hak guna yang masih dimilikinya use asset it retains solely because of a
semata mata karena pengukuran kembali remeasurement (for example, following a lease
(misalnya, setelah modifikasi sewa atau modification or change in the lease term), even
perubahan masa sewa), meskipun tidak ada though no transaction or event would have
transaksi atau peristiwa yang terjadi yang occurred to give rise to that gain.
menimbulkan keuntungan tersebut.
– PSAK 201, Penyajian Laporan Keuangan – SFAS 201, Presentation of Financial
(sebelumnya PSAK 1) - Liabilitas Tidak Statements (previously SFAS 1) - Non current
Lancar dengan Persyaratan; Liabilities with Covenants;
PSAK 201 'Penyajian laporan keuangan' SFAS 201 ‘Presentation of financial statements’
mensyaratkan bahwa, agar entitas dapat requires that, for an entity to classify a liability
mengklasifikasikan liabilitas sebagai tidak as non-current, the entity must have the right at
lancar, entitas harus memiliki hak pada the reporting date to defer settlement of the
tanggal pelaporan untuk menunda liability for at least twelve months after that
penyelesaian liabilitas selama sekurang- date.
kurangnya dua belas bulan setelah tanggal
tersebut.
50
Page 54
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
e. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi e. Changes to the Statements of Financial Accounting
Keuangan dan Interpretasi Pernyataan Standar Standards and Interpretations of Statement of
Akuntansi Keuangan. (Lanjutan) Financial Accounting Standards. (Continued)
Dampak dari penerapan standar akuntansi baru Impact of adoption these new accounting standards
ini adalah sebagai berikut: (Lanjutan) are follows: (Continued)
– PSAK 201, Penyajian Laporan Keuangan – SFAS 201, Presentation of financial statements
(sebelumnya PSAK 1) - Liabilitas Tidak (previously SFAS 1) - Non current Liabilities
Lancar dengan Persyaratan; (Lanjutan) with Covenants; (Continued)
Ketika entitas mengklasifikasikan liabilitas An entity classifies a liability arising from a
yang timbul dari perjanjian pinjaman loan arrangement as non-current and that
sebagai tidak lancar dan liabilitas tersebut liability is subject to the covenants which an
tunduk pada persyaratan yang harus entity is required to comply with within twelve
dipenuhi oleh entitas dalam waktu dua belas months of the reporting date, the entity shall
bulan setelah tanggal pelaporan, maka disclose information in the notes that enables
entitas harus mengungkapkan informasi users of financial statements to understand the
dalam catatan atas laporan keuangan yang risk that the liability could become repayable
memungkinkan para pengguna laporan within twelve months of the reporting period,
keuangan untuk memahami risiko bahwa including:
liabilitas tersebut akan dilunasi dalam waktu
dua belas bulan setelah tanggal pelaporan,
yang meliputi:
(a) nilai tercatat liabilitas; (a) the carrying amount of the liability;
(b) informasi mengenai perikatan- (b) information about the covenants;
perikatan;
(c) fakta akta dan situasi, jika ada, yang (c) facts and circumstances, if any, that
mengindikasikan entitas mungkin indicate the entity may have difficulty
mengalami kesulitan untuk memenuhi complying with the covenants. Such facts and
persyaratan yang diperjanjikan. Fakta circumstances could also include the fact that
dan keadaan tersebut juga dapat the entity would not have complied with the
mencakup fakta bahwa entitas tidak covenants based on its circumstances at the
akan mematuhi kovenan berdasarkan end of the reporting period.
keadaannya pada akhir periode
pelaporan.
51
Page 55
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
e. Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi e. Changes to the Statements of Financial Accounting
Keuangan dan Interpretasi Pernyataan Standar Standards and Interpretations of Statement of
Akuntansi Keuangan. (Lanjutan) Financial Accounting Standards (Continued)
Dampak dari penerapan standar akuntansi baru Impact of adoption these new accounting standards
ini adalah sebagai berikut: (Lanjutan) are follows: (Continued)
– PSAK 207, Laporan arus kas (sebelumnya – SFAS 207, Cash flow statements (previously
PSAK 2) dan PSAK 107, Instrumen PSAK 2) and SFAS 107, Financial instrument:
keuangan: Pengungkapan (sebelumnya Disclosure (previously SFAS 60) – Supplier
PSAK 60) - Pengaturan keuangan pemasok; finance arrangements;
Pada tanggal 1 Desember 2023, DSAK IAI On December 1, 2023, the DSAK IAI issued
menerbitkan amandemen PSAK 207 dan amendments to SFAS 207 and SFAS 107 to
PSAK 107 yang mensyaratkan require specific disclosures about Supplier
pengungkapan spesifik mengenai Finance Arrangements (SFAs). The
Pengaturan Keuangan Pemasok (SFA). amendments respond to investors that said they
Amandemen tersebut menanggapi investor urgently need more information about SFAs to
yang mengatakan bahwa mereka sangat be able to assess how these arrangements affect
membutuhkan informasi lebih lanjut tentang an entity's liabilities, cash flows and liquidity
SFA untuk dapat menilai bagaimana risk.
pengaturan ini memengaruhi liabilitas, arus
kas, dan risiko likuiditas entitas.
Untuk memenuhi kebutuhan investor, To meet investor’s needs, the new disclosures
pengungkapan baru ini akan memberikan will provide information about:
informasi tentang:
1. Syarat dan ketentuan SFA. 1. The terms and conditions of SFAs.
2. Nilai tercatat liabilitas keuangan yang 2. The carrying amount of financial liabilities
merupakan bagian dari SFA dan pos- that are part of SFAs and the line items in
pos di mana liabilitas tersebut disajikan. which those liabilities are presented.
3. Nilai tercatat liabilitas keuangan dalam 3. The carrying amount of the financial
butir (2) yang telah diterima liabilities in (2) for which suppliers have
pembayarannya oleh pemasok dari already received payment from the finance
penyedia keuangan. providers.
4. Kisaran tanggal jatuh tempo 4. The range of payment due dates for both
pembayaran untuk liabilitas keuangan the financial liabilities that are part of
yang merupakan bagian dari SFA, dan SFAs, and comparable trade payables that
utang usaha yang sebanding yang are not part of such arrangements.
bukan merupakan bagian dari
pengaturan tersebut.
5. Perubahan non-kas atas nilai tercatat 5. Non-cash changes in the carrying amounts
liabilitas keuangan dalam butir (2). of financial liabilities in (2).
6. Akses terhadap fasilitas SFA dan 6. Access to SFA facilities and concentration
konsentrasi risiko likuiditas pada of liquidity risk with the finance providers.
penyedia pembiayaan.
Beberapa standar dan interpretasi akuntansi Certain new accounting standards and
baru yang telah diterbitkan yang tidak wajib interpretations have been published that are not
diterapkan untuk tahun yang berakhir pada mandatory for the year ended December 31,
tanggal 31 Desember 2024 dan belum 2024 and have not been early adopted by the
diterapkan secara dini oleh Perusahaan, Company, are discussed in Note 52.
dibahas pada Catatan 52.
52
Page 56
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
f. Aset Keuangan f. Financial Assets
Klasifikasi Classification
Perusahaan mengklasifikasikan aset The Company classifies its financial assets in the
keuangannya dalam kategori pengukuran following measurement categories:
berikut:
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar financial assets measured subsequently at fair
(baik melalui penghasilan komprehensif lain, value (either through other comprehensive
atau melalui laba rugi), dan aset keuangan yang income, or through profit or loss), and those to
diukur pada biaya perolehan diamortisasi be measured at amortised cost.
Klasifikasi tersebut tergantung pada model The classification depends on the entity’s
bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan business model for managing the financial assets
dan persyaratan kontraktual arus kas. and the contractual terms of the cash flows.
Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, For assets measured at fair value, gains and
keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam losses will either be recorded in the
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif consolidated statements of profit or loss and
konsolidasian. Untuk investasi pada instrumen other comprehensive income. For investments in
utang, hal ini akan bergantung pada model debt instruments, this will depend on the
bisnis dimana investasi tersebut diadakan. business model in which the investment is held.
Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang For investments in equity instruments that are
tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini not held for trading, this will depend on whether
akan tergantung pada apakah Perusahaan telah the Company has made an irrevocable election
melakukan pemilihan takterbatalkan pada saat at the time of initial recognition to account for
pengakuan awal untuk mencatat investasi the equity investment at fair value through other
ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Perusahaan mereklasifikasi investasi utang jika The Company reclassifies debt investments
dan hanya jika model bisnis untuk mengelola when and only when its business model for
aset tersebut berubah. managing those assets changes.
Pengukuran Measurement
Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur At initial recognition, the Company measures
aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, a financial asset at its fair value plus,
dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai in the case of a financial asset not at fair value
wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi through profit or loss, transaction costs that are
yang dapat diatribusikan secara langsung directly attributable to the acquisition of the
dengan perolehan aset keuangan. Biaya financial asset. Transaction costs of financial
transaksi dari aset keuangan yang dicatat pada assets carried at fair value through profit or
nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan loss are expensed in profit or loss.
pada laporan laba rugi.
Aset keuangan dengan derivatif melekat Financial assets with embedded derivatives are
dipertimbangkan secara keseluruhan saat considered in their entirety when determining
menentukan apakah arus kasnya hanya whether their cash flows are solely payment of
merupakan pembayaran pokok dan bunga. principal and interest.
53
Page 57
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
f. Aset Keuangan (Lanjutan) f. Financial Assets (Continued)
Instrumen utang Debt instrument
Pengukuran selanjutnya instrumen utang Subsequent measurement of debt instruments
bergantung pada model bisnis Perusahaan dalam depends on the Company’s business model for
mengelola aset dan karakteristik arus kas dari managing the asset and the cash flow
aset tersebut. Perusahaan mengklasifikasikan characteristics of the asset. The Company
instrumen utangnya pada kategori biaya classifies its debt instruments into amortised
perolehan diamortisasi yaitu aset yang dimiliki cost measurement category which is assets that
untuk mengumpulkan arus kas kontraktual are held for collection of contractual cash flows
dimana arus kas tersebut hanya mewakili where those cash flows represent solely
pembayaran pokok dan bunga diukur dengan payments of principal and interest are measured
biaya perolehan diamortisasi. at amortised cost.
Keuntungan atau kerugian dari investasi utang A gain or loss on a debt investment that is
yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan subsequently measured at amortised cost and is
diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari not part of a hedging relationship is recognised
hubungan lindung nilai, diakui dalam laporan in profit or loss when the asset is derecognised
laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan or impaired. Interest income from these
pengakuannya atau penurunan nilainya. financial assets is included in finance income
Pendapatan bunga dari aset keuangan tersebut using the effective interest rate method.
dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan
dengan menggunakan metode suku bunga
efektif.
Instrumen keuangan disalinghapus Offsetting financial instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and the
disalinghapuskan dan jumlah netonya net amount is reported in the consolidated
dilaporkan pada laporan posisi keuangan statement of financial position when there is a
konsolidasian ketika terdapat hak yang legally enforceable right to offset the recognized
berkekuatan hukum untuk melakukan saling amounts and there is an intention to settle on a
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan net basis, or realise the asset and settle the
adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, liability simultaneously. The legally enforceable
atau untuk merealisasikan aset dan right must not be contingent on future events
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak and must be enforceable in the normal course of
saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di business and in the event of default in solvency
masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum or bankcrupty of the Company or the
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam counterparty.
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan
atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.
54
Page 58
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
f. Aset Keuangan (Lanjutan) f. Financial Assets (Continued)
Penghentian pengakuan aset keuangan Derecognition of financial assets
Perusahaan menghentikan pengakuan aset The Company derecognizes a financial asset
keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual only when the contractual rights to the cash
atas arus kas yang berasal dari aset keuangan flows from the asset expire, or it transfers the
berakhir, atau Perusahaan mentransfer aset financial asset and substantially all the risks
keuangan dan secara substansial mentransfer and rewards of ownership of the asset to
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset another entity. If the Company neither transfers
kepada entitas lain. Jika Perusahaan tidak nor retains substantially all the risks and
mentransfer serta tidak memiliki secara rewards of ownership and continues to control
substansial seluruh risiko dan manfaat the transferred asset, the Company recognizes
kepemilikan serta masih mengendalikan aset its retained interest in the asset and an
yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui associated liability for amounts it may have to
keterlibatan berkelanjutan atas aset yang pay. If the Company retains substantially all the
ditransfer dan liabilitas terkait sebesar jumlah risks and rewards of ownership of a transferred
yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan financial asset, the Company continues to
memiliki secara substansial seluruh risiko dan recognize the financial asset and also
manfaat kepemilikan aset keuangan yang recognizes a collateralized borrowing for the
ditransfer, Perusahaan masih mengakui asset proceeds received.
keuangan dan juga mengakui pinjaman yang
dijamin sebesar pinjaman yang diterima.
Pada penghentian pengakuan aset keuangan On derecognition of a financial asset measured
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, at amortized cost, the difference between the
perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah asset’s carrying amount and the sum of the
imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam consideration received and receivable is
laba rugi. recognized in profit or loss.
g Penurunan nilai aset keuangan g. Impairment of financial assets
Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari The Company assesses whether the credit risk
instrumen keuangan telah meningkat secara on a financial instrument has increased
signifikan sejak pengakuan awal. Ketika significantly since initial recognition. When
melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan making the assessment, the Company uses the
perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi change in the risk of a default occurring over
sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan the expected life of the financial instrument
daripada perubahan atas jumlah kerugian instead of the change in the amount of expected
kredit ekspektasian. Dalam melakukan credit losses. To make that assessment, the
penilaian, Perusahaan membandingkan antara Company compares the risk of a default
risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen occurring on the financial instrument as at the
keuangan pada saat periode pelaporan dengan reporting date with the risk of a default
risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen occurring on the financial instrument as at the
keuangan pada saat pengakuan awal dan date of initial recognition and considers
mempertimbangkan kewajaran serta reasonable and supportable information, that is
ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa available without undue cost or effort, that is
biaya atau usaha, yang mengindikasikan indicative of significant increases in credit risk
kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal. since initial recognition.
55
Page 59
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
g Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) g. Impairment of financial assets (Continued)
Perusahaan menerapkan pendekatan yang The Company applies the “simplified
disederhanakan untuk mengukur Kerugian approach” to measure the Expected Credit Loss
Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang (“ECL”) which uses a lifetime expected loss
menggunakan cadangan KKE seumur hidup allowance on a forward-looking basis for all
berdasarkan basis forward-looking untuk seluruh trade receivables and contract assets without
saldo piutang usaha dan kontrak aset tanpa significant financing component. Other than
komponen pendanaan yang signifikan. Selain trade receivables and contract assets without
untuk piutang usaha dan kontrak aset tanpa significant financing component, the Company
komponen pendanaan yang signifikan, applies general model to ensure ECL.
Perusahaan menerapkan pendekatan umum
untuk mengukur KKE.
Kerugian kredit ekspektasian adalah estimasi ECLs are a probability-weighted estimate of
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit. credit losses. Credit losses are measured as the
Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang present value of all cash shortfalls (i.e. the
dari semua kekurangan kas (yaitu perbedaan difference between the cash flows due to the
antara arus kas terutang dari entitas berdasarkan entity in accordance with the contract and the
kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan cash flows that the Company expects to receive).
untuk diterima). Kerugian kredit ekpektasian ECLs are discounted at the effective interest
didiskontokan pada suku bunga efektif dari aset rate of the financial asset.
keuangan tersebut.
Cadangan kerugian untuk aset keuangan yang Loss allowances for financial assets measured
diukur pada biaya perolehan diamortisasi at amortized cost are deducted from the gross
dikurangkan dari jumlah tercatat bruto aset. carrying amount of the assets.
Jumlah tercatat bruto dari aset keuangan The gross carrying amount of a financial asset
dihapuskan (baik sebagian atau seluruhnya) is written off (either partially or in full) to the
sejauh tidak ada prospek pemulihan yang extent that there is no realistic prospect of
realistis. Hal ini umumnya terjadi ketika recovery. This is generally the case when the
Perusahaan menentukan bahwa debitur tidak Company determines that the debtor does not
memiliki aset atau sumber pendapatan yang have assets or sources of income that could
dapat menghasilkan arus kas yang cukup untuk generate sufficient cash flows to repay the
membayar jumlah yang harus dihapuskan. amounts subject to the write-off. However,
Namun, aset keuangan yang dihapuskan masih financial assets that are written off could still be
dapat dipaksakan secara hukum untuk mematuhi subject to enforcement activities in order to
prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah comply with the Company’s procedures for
yang jatuh tempo. recovery of amounts due.
Perusahaan menilai dengan basis forward- The Company assesses on a forward-looking
looking kerugian kredit ekspektasian terkait basis the expected credit losses associated with
dengan instrumen utangnya yang dicatat pada its debt instruments carried at amortised cost.
biaya perolehan diamortisasi. Metodologi The impairment methodology applied depends
penurunan nilai yang diterapkan tergantung on whether there has been a significant increase
pada apakah telah terjadi peningkatan risiko in credit risk.
kredit yang signifikan.
56
Page 60
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
g Penurunan nilai aset keuangan (Lanjutan) g. Impairment of financial assets (Continued)
Definisi gagal bayar Definition of default
Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini The Company considers the following as
merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan constituting an event of default for internal
manajemen risiko kredit internal karena credit risk management purposes as historical
pengalaman historis menunjukkan bahwa aset experience indicates that financial assets that
keuangan yang memenuhi salah satu kriteria meet either of the following criteria are
berikut umumnya tidak dapat dipulihkan: generally not recoverable:
− ketika terdapat pelanggaran persyaratan − when there is a breach of financial
keuangan oleh debitur; atau covenants by the debtor; or.
− Informasi yang dikembangkan secara − Information developed internally or
internal atau diperoleh dari sumber obtained from external sources indicates
eksternal menunjukkan bahwa debitur that the debtor is unlikely to pay its
kemungkinan tidak akan membayar creditors, including the Company, in full
kreditornya, termasuk Perusahaan, secara (without taking into account any collateral
penuh (tanpa memperhitungkan jaminan held by the Company).
yang dimiliki oleh Perusahaan).
Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan Irrespective of the above analysis, the Company
menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi considers that default has occurred when a
ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 financial asset is more than 90 days past due
hari kecuali jika Perusahaan memiliki informasi unless the Company has reasonable and
yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan supportable information to demonstrate that a
bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat. more lagging default criterion is more
appropriate.
Kebijakan penghapusan Write-off policy
Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika The Company writes off a financial asset when
ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak there is information indicating that the
lawan berada dalam kesulitan keuangan yang counterparty is in severe financial difficulty and
buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang there is no realistic prospect of recovery, e.g.
realistis, contoh ketika pihak lawan dalam when the counterparty has been placed under
proses likuidasi atau telah memasuki proses liquidation or has entered into bankruptcy
kebangkrutan, atau untuk hal piutang usaha, proceedings, or in the case of trade accounts
ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari receivable, when the amounts are over 120 days
tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset past due, whichever occurs sooner. Financial
keuangan yang dihapuskan dapat menjadi assets written off may still be subject to
subjek aktivitas penagihan dalam prosedur enforcement activities under the Company’s
pemulihan Perusahaan, dengan recovery procedures, taking into account legal
mempertimbangkan nasihat hukum yang sesuai. advice where appropriate. Any recoveries made
Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba are recognized in profit or loss.
rugi.
57
Page 61
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
h. Kas dan setara kas h. Cash and cash equivalents
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan In the consolidated statement of cash flows, cash
setara kas mencakup kas, simpanan yang and cash equivalents include cash in hand,
sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi deposits held at call with banks, other short-
likuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh term highly liquid investments with original
tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan maturities of three months or less, and bank
cerukan. Pada laporan posisi keuangan overdrafts. In the consolidated statement of
konsolidasian, cerukan disajikan bersama financial position, bank overdrafts are shown
sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka within borrowings in current liabilities.
pendek.
i. Piutang usaha dan piutang non-usaha i. Trade and non-trade receivables
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang Trade receivables are amounts due from
dari pelanggan atas penjualan barang dagangan customers for merchandise sold or services
atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika performed in the ordinary course of business.
piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu If collection is expected in one year or less (or
satu tahun atau kurang (atau dalam siklus in the normal operating cycle of the business if
operasi normal jika lebih panjang), piutang longer), they are classified as current assets. If
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, not, they are presented as noncurrent assets.
piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi Non-trade receivables from related parties are
merupakan saldo piutang yang terkait dengan receivables balance reflecting loan given to
pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi related parties of the Company.
Perusahaan.
Setoran yang dapat dikembalikan yang Refundable deposits given by the Company
diberikan oleh Perusahaan merupakan hak represent a contractual right to receive cash
kontraktual untuk menerima uang tunai dari from the holder of this deposits.
pemegang simpanan ini.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi Other receivables from related parties are
merupakan saldo piutang yang terkait dengan receivables balance reflecting loan given to
pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi related parties of the Company.
Perusahaan.
Piutang usaha dan piutang non-usaha pada Trade and non-trade receivables are recognized
awalnya diakui sebesar nilai wajar dan initially at fair value and subsequently measured
selanjutnya diukur pada biaya perolehan at amortised cost using the effective interest
diamortisasi dengan menggunakan metode method, if the impact of discounting is
bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan significant, less any provision for impairment.
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan
nilai.
58
Page 62
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
j. Pengukuran Nilai Wajar j. Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada at the measurement date. The fair value
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar measurement is based on the presumption that
berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk the transaction to sell the asset or transfer the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi liability takes place either: In the principal
di: pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; market for the asset or liability; or in the
atau dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka absence of a principal market, in the most
pasar yang paling menguntungkan untuk aset advantageous market for the asset or liability.
atau liabilitas tersebut.
Pasar utama atau pasar yang paling The principal or the most advantageous market
menguntungkan harus dapat diakses oleh must be accessible by the Company.
Perusahaan.
Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset or
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku liability, assuming that market participants act
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi in their economic best interest.
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang The Company uses valuation techniques that are
sesuai dalam keadaan dan dimana data yang appropriate in the circumstances and for which
memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, sufficient data are available to measure fair
memaksimalkan penggunaan input yang dapat value, maximizing the use of relevant observable
diobservasi yang relevan dan meminimalkan inputs and minimizing the use of unobservable
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. inputs.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the consolidated
keuangan konsolidasian dikelompokkan dalam financial statements are categorized within the
hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan fair value hierarchy, described as follows, based
dibawah ini, berdasarkan tingkatan level input on the lowest level input that is significant to the
yang terendah yang signifikan terhadap fair value measurement as a whole:
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:
Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices in
di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang active markets for identical assets or liabilities.
identik.
Level 2 - Teknik penilaian dimana tingkat level Level 2 - Valuation techniques for which the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik value measurement is directly or indirectly
secara langsung atau tidak langsung. observable.
Level 3 - Teknik penilaian dimana tingkat level Level 3 - Valuation techniques for which the
input terendah yang signifikan terhadap lowest level input that is significant to the fair
pengukuran nilai wajar tidak dapat diobservasi value measurement is unobservable.
baik secara langsung atau tidak langsung.
59
Page 63
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
j. Pengukuran Nilai Wajar (Lanjutan) j. Fair Value Measurement (Continued)
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are recognized in
laporan keuangan konsolidasian secara the consolidated financial statements on a
berulang, Perusahaan menentukan apakah recurring basis, the Company determines
terdapat perpindahan antara Level dalam hirarki whether transfers have occurred between levels
dengan melakukan evaluasi ulang atas in the hierarchy by re-assessing categorization
penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (based on the lowest level input that is
(input) paling rendah yang signifikan terhadap significant to the fair value measurement as a
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada whole) at the end of each reporting period.
tiap akhir periode pelaporan.
k. Persediaan k. Inventories
Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai Inventories are carried at the lower of cost and
realisasi neto mana yang lebih rendah. Biaya net realizable value. Cost of inventories is
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata, determined using the average method, and
yang meliputi semua biaya dalam memperoleh includes expenditure incurred in acquiring the
persediaan, produksi atau biaya konversi, dan inventories, production or conversion costs, and
biaya lainnya yang terjadi dalam membawanya other costs incurred in bringing them to their
kedalam lokasi dan kondisi yang ada. Dalam hal existing location and condition. In the case of
persediaan yang diproduksi dan barang dalam manufactured inventories and work in progress,
proses, biaya mencakup bagian yang sesuai atas cost includes an appropriate share of
overhead produksi terkait berdasarkan kapasitas production overheads based on normal
operasi normal. Nilai realisasi bersih adalah operating capacity. Net realizable value is the
estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal estimated selling price in the ordinary course of
dikurangi estimasi biaya penyelesaian dan business less the estimated costs of completion
estimasi biaya yang diperlukan untuk and the estimated costs necessary to make the
melakukan penjualan tersebut. sale.
Penyisihan penurunan nilai sehubungan dengan A provision for impairment regarding the
persediaan yang usang dan lambat bergerak obsolete and slow moving inventory is
ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan determined on the basis of estimated future
atau penjualan masing-masing jenis persediaan usage or sale of individual inventory items. The
pada masa mendatang. Jumlah setiap penurunan amount of any write-down of inventories to net
nilai persediaan menjadi nilai realisasi bersih realizable value and all losses of inventories are
dan seluruh kerugian persediaan diakui sebagai recognized as an expense in the period the
beban pada periode terjadinya penurunan atau write-down or loss occurs. The amount of any
kerugian tersebut. Jumlah setiap pemulihan reversal of any write-down of inventories,
kembali atas penurunan nilai persediaan yang arising from an increase in net realizable value,
timbul dari meningkatnya nilai realisasi bersih is recognized as a reduction in the amount of
diakui sebagai pengurang terhadap jumlah inventories recognized as an expense in the
persediaan yang diakui dan diakui sebagai beban period in which the reversal occurs.
pada periode pemulihan kembali terjadi.
l. Biaya yang dibayar di muka dan Uang Muka l. Prepaid Expenses and Advances
Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama Prepaid expenses are charged to operations
manfaat masing-masing biaya dengan over the periods benefit using the straight-line
menggunakan metode garis lurus. method.
Uang muka adalah bagian dari kontrak yang Advances is part of contractually due that is
dibayarkan atau diterima di muka untuk barang paid or received in advance for goods and
dan jasa. Uang muka dicatat sebagai aset pada services. Advances are recorded as asset on the
laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statements of financial positions.
60
Page 64
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
m. Aset Tetap m. Property, Plant and Equipment
Aset tetap diukur sebesar biaya perolehan, Items of property, plant and equipment are
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan measured at cost, less accumulated depreciation
akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. and any accumulated impairment losses, if any,
Perusahaan dan Entitas Anak memilih untuk since the Company and its Subsidiaries adopt
menerapkan model biaya. the cost model.
Biaya perolehan meliputi pengeluaran yang Cost includes expenditure that is directly
dapat diatribusikan secara langsung dengan attributable to the acquisition of the asset.
perolehan aset tersebut.
Ketika bagian dari suatu aset tetap memiliki When parts of an item of property, plant and
masa manfaat yang berbeda, maka aset tetap equipment have different useful lives, they are
tersebut dicatat sebagai item yang terpisah dari accounted for as separate items (major
aset tetap secara keseluruhan (komponen utama). components) of property, plant and equipment.
Keuntungan atau kerugian atas penjualan suatu Any gain or loss on disposal of an item of
aset tetap (yang dihitung sebagai perbedaan property, plant and equipment (calculated as the
antara hasil penjualan bersih dari pelepasan dan difference between the net proceeds from
jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam disposal and the carrying amount of the item) is
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif recognized in the consolidated statements of
lain konsolidasian profit or loss and other comprehensive income.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent expenditure is capitalized only when
hanya jika terdapat kemungkinan besar bahwa it is probable that the future economic benefits
manfaat ekonomis di masa depan akan mengalir associated with the expenditure will flow to the
ke Perusahaan. Biaya perbaikan dan Company. Ongoing repairs and maintenance
pemeliharaan dibebankan pada saat terjadinya. are expensed as incurred.
Aset tetap disusutkan dari tanggal dimana aset Items of property, plant and equipment are
tetap tersebut tersedia untuk digunakan atau depreciated from the date they are available for
pada saat dimana aset tersebut diselesaikan dan use or, in respect of self-constructed assets,
siap untuk digunakan dalam hal aset tersebut from the date that the asset is completed and
dibangun sendiri. ready for use.
Penyusutan dihitung berdasarkan biaya Depreciation is calculated to write off the cost
perolehan dari aset tetap dikurangi dengan of items of property, plant and equipment less
estimasi nilai sisa dari aset tersebut dengan their estimated residual values using the
menggunakan metode garis lurus berdasarkan straight-line basis over their estimated useful
estimasi masa manfaatnya. Penyusutan secara lives. Depreciation is generally recognized in
umum diakui dalam laporan laba rugi dan the consolidated statements of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain konsolidasian, other comprehensive income, unless the amount
kecuali jumlah tersebut termasuk dalam nilai is included in the carrying amount of another
tercatat aset lainnya. asset.
Tanah tidak disusutkan. Land is not depreciated.
61
Page 65
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
m. Aset Tetap (Lanjutan) m. Property, Plant and Equipment (Continued)
Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai The estimated useful lives are as follows:
berikut:
Tahun/ Years
Bangunan dan prasarana 20 Building and improvement
Mesin dan peralatan 3 – 20 Machinery and equipment
Kendaraan 5 Vehicle
Peralatan kantor 5 Office equipment
Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal Initial legal costs incurred to obtain legal rights
diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, are recognized as part of the acquisition cost of
biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya the land, and these costs are not depreciated.
terkait dengan pembaharuan hak atas tanah Cost related to renewal of land rights are
diakui sebagai aset tidak berwujud dan recognized as intangible assets and amortized
diamortisasi sepanjang umur hukum hak. during the period of the land rights.
Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan The costs of repairs and maintenance are
pada laporan laba rugi dan penghasilan charged to the consolidated statement of profit
komprehensif konsolidasian pada saat or loss and other comprehensive income as
terjadinya; pembaruan dan perbaikan yang incurred; significant renewals and betterments
signifikan dikapitalisasi. are capitalized.
n. Aset dalam penyelesaian n. Construction in Progress
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost and
biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian presented as part of property, plant and
dari aset tetap. Akumulasi penyusutan akan equipment. The accumulated cost will be
direklasifikasi ke aset tetap ketika konstruksi reclassified to appropriate property, plant and
telah diselesaikan dan aset sudah siap untuk equipment account when the construction is
digunakan. substantially completed and the asset is ready
for its intended use.
o. Aset Tidak Berwujud o. Intangible Asset
Biaya perpanjangan atau pembaharuan hak atas Cost associated with the renewal of legal titles
tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan on the landrights are deferred and amortized
akan diamortisasi selama dua puluh (20) tahun. during twenty (20) years.
Piranti Lunak Software
Aset tak berwujud diukur sebesar nilai Intangible asset is measured on initial
perolehan pada pengakuan awal. Setelah recognition at cost. After initial recognition,
pengakuan awal, aset tak berwujud dicatat pada intangible asset is carried at cost less any
biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi accumulated amortization and any accumulated
dan akumulasi rugi penurunan nilai. Umur impairment loss. The useful life of intangible
manfaat aset tak berwujud dinilai apakah asset is assessed to be either finite or indefinite.
terbatas atau tidak terbatas.
62
Page 66
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
o. Aset Tidak Berwujud (Lanjutan) o. Intangible Asset (Continued)
Piranti Lunak (Lanjutan) Software (Continued)
Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai The estimated useful lives are as follows:
berikut:
Tahun/ Years
Hak guna bangunan 20 Building rights
Perangkat lunak 5–8 Software
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining computer
program piranti lunak komputer diakui sebagai software programs are recognized as an
beban pada saat terjadinya. Biaya expense as incurred. Development costs that are
pengembangan yang dapat secara langsung directly attributable to the design and testing of
diatribusikan kepada desain dan pengujian identifiable and unique software products
produk piranti lunak yang dapat diidentifikasi controlled by the Company are recognized as
dan unik yang dikendalikan oleh Perusahaan intangible assets.
diakui sebagai aset tak berwujud.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalised
dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti as part of the software product include the
lunak mencakup beban pekerja pengembang software development employee costs and an
piranti lunak dan bagian overhead yang relevan. appropriate portion of relevant overheads.
Pengeluaran pengembangan yang lain yang Other development expenditures that do not
tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban meet these criteria are recognized as an expense
pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang as incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as an expense are not recognised as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. an asset in a subsequent period.
Biaya pengembangan piranti lunak komputer Computer software development costs
diakui sebagai aset yang diamortisasi selama recognized as assets are amortized over their
estimasi masa manfaat, yang tidak lebih dari tiga estimated useful lives, which does not exceed
tahun. three years.
Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya Amortisation calculated so as to write-off the
perolehan aset, dikurangi nilai residunya, cost of the asset, less its estimated residual
periode amortisasi dan metode amortisasi untuk value, amortization period and the amortization
aset tak berwujud dengan umur manfaat terbatas method for an intangible asset with a finite
ditelaah setidaknya setiap akhir tahun buku. useful life are reviewed at least at each financial
year-end.
63
Page 67
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
p. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan p. Impairment of Non-Financial Assets
Pada akhir setiap periode pelaporan, Perusahaan At the end of each reporting period, the
menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk Company reviews the carrying amount of non-
menentukan apakah terdapat indikasi bahwa aset financial assets to determine whether there is
tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika any indication that those assets have suffered an
terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan impairment loss. If any such indication exists,
dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat the recoverable amount of the asset is estimated
kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak in order to determine the extent of the
memungkinkan untuk mengestimasi jumlah impairment loss (if any). Where the asset does
terpulihkan atas suatu aset individual, not generate cash flows that are independent
Perusahaan mengestimasi jumlah terpulihkan from other assets, the Company estimates the
dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar recoverable amount of the cash-generating unit
alokasi yang wajar dan konsisten dapat to which the asset belongs. When a reasonable
diidentifikasi, aset perusahaan juga dialokasikan and consistent basis of allocation can be
ke masing-masing kelompok unit penghasil kas, identified, corporate assets are also allocated to
atau sebaliknya mereka dialokasikan ke individual cashgenerating units, or otherwise
kelompok terkecil dari kelompok unit penghasil they are allocated to the smallest Company of
kas di mana dasar alokasi yang wajar dan cashgenerating units for which a reasonable
konsisten dapat diidentifikasi. and consistent allocation basis can be identified.
Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak Intangible assets with indefinite useful lives and
terbatas dan aset tak berwujud yang belum intangible assets not yet available for use are
tersedia untuk digunakan diuji penurunan tested for impairment annually, and whenever
nilainya setiap tahun dan ketika terdapat indikasi there is an indication that the asset maybe
penurunan nilai. impaired.
Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara Recoverable amount is the higher of fair value
nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai less cost to sell and value in use. In assessing
pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi value in use, the estimated future cash flows are
arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini discounted to their present value using a pre-tax
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak discount rate that reflects current market
yang menggambarkan penilaian pasar kini dari assessments of the time value of money and the
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset risks specific to the asset for which the estimates
dengan estimasi arus kas masa depan belum of future cash flows have not been adjusted.
disesuaikan.
Jika jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan If the recoverable amount of the non-financial
(unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai asset (cash generating unit) is less than its
tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil carrying amount, the carrying amount of the
kas) diturunkan menjadi sebesar jumlah asset (cash generating unit) is reduced to its
terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera recoverable amount and an impairment loss is
diakui dalam laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, When an impairment loss subsequently reverses,
jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) the carrying amount of the asset (or a cash-
ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari generating unit) is increased to the revised
jumlah terpulihkannya, namun kenaikan jumlah estimate of its recoverable amount, but so that
tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat the increased carrying amount does not exceed
ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui the carrying amount that would have been
untuk aset (atau unit penghasil kas) pada tahun- determined had no impairment loss been
tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan recognized for the asset (or cash-generating
nilai diakui segera dalam laba rugi. unit) in prior years. A reversal of an impairment
loss is recognized immediately in profit or loss.
64
Page 68
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
q. Sewa q. Leases
Perusahaan sebagai penyewa The Company as lessee
Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak The Company assesses whether a contract is or
mengandung sewa, pada tanggal insepsi contains a lease, at the inception of the contract.
kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna The Company recognizes a right-of-use asset
dan liabilitas sewa terkait sehubungan dengan and a corresponding lease liability with respect
seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan to all lease arrangements in which it is the
merupakan penyewa, kecuali untuk sewa lessee, except for short-term leases (defined as
jangka-pendek (yang didefinisikan sebagai sewa leases with a lease term of 12 months or less)
yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) and leases of low value assets. For these leases,
dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. the Company recognizes the lease payments as
Untuk sewa-sewa tersebut, Perusahaan an operating expense on a straight-line basis
mengakui pembayaran sewa sebagai beban over the term of the lease unless another
operasi secara garis lurus selama masa sewa systematic basis is more representative of the
kecuali dasar sistematis lainnya lebih time pattern in which economic benefits from
merepresentasikan pola konsumsi manfaat the leased assets are consumed.
penyewa dari aset sewa.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa masa depan yang belum present value of the lease payments that are not
dibayarkan pada tanggal permulaan, yang paid at the commencement date, discounted by
didiskontokan menggunakan suku bunga using the rate implicit in the lease. If this rate
implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak cannot be readily determined, the Company uses
dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan the incremental borrowing rate specific to the
suku bunga pinjaman inkremental khusus untuk lessee.
penyewa.
Bunga pinjaman inkremental bergantung pada The incremental borrowing rate depends on the
jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai term, currency and start date of the lease and is
sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian determined based on a series of inputs
input, termasuk: tingkat bebas risiko including: the risk-free rate based on
berdasarkan suku bunga obligasi pemerintah; government bond rates; a country-specific risk
penyesuaian risiko khusus negara; penyesuaian adjustment; a credit risk adjustment based on
risiko kredit berdasarkan imbal hasil obligasi; bond yields; and an entity-specific adjustment
dan penyesuaian khusus entitas ketika profil when the risk profile of the entity that enters into
risiko entitas yang melakukan perjanjian sewa the lease is different to that of the Company and
berbeda dengan Perusahaan dan sewa tersebut the lease does not benefit from a guarantee from
tidak memperoleh manfaat atas jaminan dari the Company.
Perusahaan.
65
Page 69
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
q. Sewa (Lanjutan) q. Leases (Continued)
Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri atas: the lease liability comprise:
− pembayaran tetap (termasuk pembayaran − fixed lease payments (including insubstance
tetap secara-substansi), dikurangai insentif fixed payments), less any lease incentives
sewa;
− pembayaran sewa variabel yang bergantung − variable lease payments that depend on an
pada indeks atau suku bunga yang pada index or rate, initially measured using the
awalnya diukur dengan menggunakan indeks index or rate at the commencement date;
atau suku bunga pada tanggal permulaan;
− jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan − the amount expected to be payable by the
oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; lessee under residual value guarantees;
− harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup − the exercise price of purchase options, if the
pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan lessee is reasonably certain to exercise the
options; and
− pembayaran penalti karena penghentian − payments of penalties for terminating the
sewa, jika masa sewa merefleksikan lease, if the lease term reflects the exercise
penyewa mengeksekusi opsi untuk of an option to terminate the lease.
menghentikan sewa.
Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah The lease liability is presented as a separate line
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. in the consolidated statement of financial
position.
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk increasing the carrying amount to reflect the
mereflesikan bunga atas liabilitas sewa interest on the lease liability (using the effective
(menggunakan metode suku bunga efektif) dan interest method) and by reducing the carrying
dengan mengurangi jumlah tercatat untuk amount to reflect the lease payments made.
merefleksikan sewa yang telah dibayar.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang measurements of the corresponding lease
dilakukan pada saat atau sebelum permulaan liability, lease payments made at or before the
sewa dan biaya langsung awal. Aset hak-guna commencement day and any initial direct costs.
selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi They are subsequently measured at cost less
akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan accumulated depreciation and impairment
nilai. losses.
Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas Whenever the Company incurs an obligation for
biaya membongkar dan memindahkan aset costs to dismantle and remove a leased asset,
sewa, merestorasi tempat di mana aset berada restore the site on which it is located or restore
atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang the underlying assets to the conditions required
disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, by the terms and conditions of the lease, a
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. provision is recognized and measured under
Biaya tersebut diperhitungkan dalam aset hak- PSAK 57. The costs are included in the related
guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi right-ofuse asset, unless those costs are incurred
untuk memproduksi persediaan. to produce inventories.
66
Page 70
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
q. Sewa (Lanjutan) q. Leases (Continued)
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang Right-of-use assets are depreciated over the
lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat shorter period of lease term and useful life of
aset pendasar. Jika sewa mengalihkan kepemilikan the underlying assets. If a lease transfers
aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak- ownership of the underlying assets or the cost of
guna merefleksikan Perusahaan akan the right-of-use assets reflects that of the
mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna disusutkan Company expects to exercise a purchase option,
selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan the related right-of-use asset is depreciated over
dimulai pada tanggal permulaan sewa. the useful life of the underlying assets. The
depreciation starts at the commencement date of
the lease.
Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di The right-of-use assets are presented as a separate
laporan posisi keuangan konsolidasian. line in the consolidated statement of financial
position.
Perusahaan menerapkan PSAK 236 untuk The Company applies SFAS 236 to determine
menentukan apakah aset hak-guna mengalami whether a right-of-use asset is impaired and
penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan accounts for any identified impairment loss as
nilai yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan described in the impairment of assets policy.
dalam kebijakan aset penurunan nilai.
Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks Variable rents that do not depend on an index or
atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam rate are not included in the measurements of the
pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna. lease liability and the right-of-use asset. The
Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam related payments are recognized as an expense in
periode di mana peristiwa atau kondisi yang the period in which the event or condition that
memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat triggers those payments occur and are included in
dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam the line "General and administrative expenses" in
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif the consolidated statement of profit or loss and
lain konsolidasian. other comprehensive income.
r. Liabilitas Keuangan r. Financial Liabilities
Perusahaan mengakui liabilitas pada tanggal The Company initially recognizes liabilities on
diperdagangkan, yang mana pada tanggal the date that they are originated. All other
tersebut. Perusahaan menjadi salah satu pihak financial liabilities are recognized initially on
yang ada di dalam perjanjian kontrak dari suatu the trade date, which is the date that the
instrumen keuangan. Company becomes a party to the contractual
provisions of the instrument.
67
Page 71
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
r. Liabilitas Keuangan (Lanjutan) r. Financial Liabilities (Continued)
Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas The Company classify non-derivative financial
keuangan non-derivatif kedalam kategori Utang liabilities into the other financial liabilities
Usaha, Biaya yang masih harus dibayar, category which comprise Trade Payables,
Pinjaman Jangka Pendek, Liabilitas Imbalan Accrued Expenses, Short –Term Loans, Short-
Kerja Jangka Pendek, Utang Bank, Utang term Employee Benefits Liabilities, Bank Loans,
Terjamin, Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Secured Debts, Other Current Financial
Lainnya, dan Pinjaman dari institusi keuangan Liabilities, and Borrowing from Other Financial
lain (seperti: Wesel Bayar Tidak Terjamin dan Institution (such as: Unsecured Notes Payable
Pinjaman Modal). Liabilitas keuangan ini pada and Capex Loans). Such financial liabilities are
saat pengakuan awal diakui sebesar nilai recognized initially at fair value less any
wajarnya setelah dikurangi dengan biaya directly attributable transaction costs.
transaksi yang dapat diatribusikan secara Subsequent to initial recognition, these financial
langsung. Setelah pengakuan awal, liabilitas liabilities are measured at amortized cost; any
keuangan ini diukur sebesar biaya perolehan yang difference between the proceeds (net of
diamortisasi. Selisih antara penerimaan transaction costs) and the redemption value is
(dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan recognized in the consolidated statements of
dicatat pada laporan laba rugi dan pendapatan profit or loss and other comprehensive income
komprehensif lain konsolidasian selama periode over the period of
liabilitas dengan menggunakan metode bunga the borrowings using the effective interest
efektif. method.
Liabilitas keuangan pada perolehan biaya Financial liabilities at amortized cost.
perolehan diamortisasikan.
Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) Financial liabilities that are not 1) contingent
imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam consideration of an acquirer in a business
kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk combination, 2) held-for-trading, or
diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai 3) designated as at FVTPL, are subsequently
FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan measured at amortized cost using the effective
diamortisasi dengan menggunakan metode suku interest method.
bunga efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of
digunakan untuk menghitung biaya perolehan calculating the amortized cost of a financial
diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode liability and of allocating interest expense over
untuk mengalokasikan biaya bunga selama the relevant period. The effective interest rate is
periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah the rate that exactly discounts estimated future
suku bunga yang secara tepat mendiskontokan cash payments (including all fees and points
estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup paid or received that form an integral part of
seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan the effective interest rate, transaction costs and
dan diterima yang merupakan bagian yang tak other premiums or discounts) through the
terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya expected life of the financial liability, or (where
transaksi dan premium dan diskonto lainnya) appropriate) a shorter period to the net carrying
selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau amount on initial recognition.
(jika lebih tepat) digunakan periode yang lebih
singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih
pada saat pengakuan awal
68
Page 72
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
r. Liabilitas Keuangan (Lanjutan) r. Financial Liabilities (Continued)
Utang Bank, Utang Terjamin, dan Pinjaman dari Bank Loans, Secured Debts, Borrowing from
Institusi Keuangan Lain diterima untuk Other Financial Institution are raised for
mendukung pendanaan jangka pendek atas support of short-term funding of the Company’s
operasional Perusahaan. operations.
Utang usaha adalah kewajiban membayar Trade payables are obligations to pay for goods
barang atau jasa yang telah diterima dalam or services that have been acquired in the
kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang ordinary course of business from suppliers.
usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka Trade payables are classified as current
pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam liabilities if payment is due within one year or
waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus less (or in the normal operating cycle of the
operasi normal, jika lebih lama). Jika tidak, business if longer). If not, they are presented as
utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka non-current liabilities. Trade payable are
panjang. Utang usaha pada awalnya diakui pada recognized initially at fair value and
nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya subsequently measured at amortized cost using
perolehan diamortisasi dengan menggunakan the effective interest method.
metode suku bunga efektif.
Pinjaman jangka panjang pada awalnya diakui Long-term loans are recognized initially at fair
sebesar nilai wajar, setelah dikurangi biaya value, net of transaction costs incurred.
transaksi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada Borrowings are subsequently carried at
biaya perolehan diamortisasi; perbedaan antara amortized cost; any difference between the
hasil (setelah dikurangi biaya transaksi) dan proceeds (net of transaction costs) and the
nilai penebusan diakui dalam laporan laba rugi redemption value is recognized in the
dan penghasilan komprehensif lain consolidated statements of profit or loss and
konsolidasian selama periode pinjaman dengan other comprehensive income over the period of
menggunakan metode bunga efektif. the borrowings using the effective interest
method.
Penghentian pengakuan liabilitas keuangan Derecognition of financial liabilities
Perusahaan menghapus suatu liabilitas keuangan The Company derecognizes a financial liability
hanya jika liabilitas tersebut dibatalkan atau when its cancelled or expired.
kadaluarsa.
Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas The Company derecognizes financial liabilities
keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas when, and only when, the Company’s
Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau obligations are discharged, cancelled or have
kadaluarsa. Selisih antara jumlah tercatat expired. The difference between the carrying
liabilitas keuangan yang dihentikan amount of the financial liability derecognized
pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan and the consideration paid and payable is
utang diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
69
Page 73
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
r. Liabilitas Keuangan (Lanjutan) r. Financial Liabilities (Continued)
Ketika Perusahaan bertukar dengan pemberi When the Company exchanges with the existing
pinjaman, satu instrumen utang menjadi lender one debt instrument into another one with
instrumen lain dengan persyaratan yang the substantially different terms, such exchange
berbeda secara substansial, pertukaran tersebut is accounted for as an extinguishment of the
dicatat sebagai penghapusan liabilitas original financial liability and the recognition of
keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas a new financial liability. Similarly, the Company
keuangan baru. Demikian pula, Perusahaan accounts for substantial modification of terms of
memperhitungkan modifikasi substansial dari an existing liability or part of it as an
ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari extinguishment of the original financial liability
liabilitas tersebut sebagai pelepasan liabilitas and the recognition of a new liability. It is
keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas assumed that the terms are substantially
baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya different if the discounted present value of the
berbeda secara substansial jika nilai kini arus cash flows under the new terms, including any
kas yang didiskonto berdasarkan persyaratan fees paid net of any fees received and discounted
yang baru, termasuk setiap imbalan (fee) yang using the original effective rate is at least 10%
dibayarkan setelah dikurangi setiap imbalan different from the discounted present value of
(fee) yang diterima dan didiskonto the remaining cash flows of the original
menggunakan suku bunga efektif orisinal, financial liability. If the modification is not
berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus substantial, the difference between: (1) the
kas yang didiskonto yang berasal dari liabilitas carrying amount of the liability before the
keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak modification; and (2) the present value of the
substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah cash flows after modification is recognized in
tercatat liabilitas sebelum modifikasi; dan (2) profit or loss as the modification gain or loss
nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, within other gains and losses.
diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan
atau kerugian modifikasi dalam keuntungan
dan kerugian lainnya.
s. Hibah Pemerintah s. Government Grant
Hibah Pemerintah adalah bantuan Pemerintah Government grants are assistance by
dalam bentuk transfer sumber daya untuk suatu Government in the form of transfers of
entitas sebagai imbalan atas masa lalu atau masa resources to an entity in return for past or future
depan sesuai dengan kondisi tertentu yang compliance with certain conditions relating to
berkaitan dengan kegiatan operasional entitas. the operating activities of the entity. The grants
Dan hibah yang terkait dengan aset adalah hibah related to assets are government grants whose
Pemerintah yang kondisi utamanya adalah primary condition is that an entity qualifying for
bahwa entitas yang memenuhi syarat harus them should purchase, construct or otherwise
melakukan pembelian, membangun, atau acquire long-term assets.
membeli aset jangka panjang.
Hibah Pemerintah diakui jika terdapat A Government grant is recognized only when
keyakinan memadai bahwa entitas akan there is reasonable assurance that the entity will
mematuhi kondisi yang melekat pada hibah comply with any conditions attached to the
tersebut, dan hibah akan diterima. grant and the grant will be received.
70
Page 74
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
s. Hibah Pemerintah (Lanjutan) s. Government Grant (Continued)
Ada dua pendekatan akuntansi untuk Hibah There are two broad approaches to the
Pemerintah diantaranya pendekatan modal, accounting for government grants: the capital
dimana hibah diakui di luar laporan laba rugi approach, under which a grant is recognized
dan penghasilan komprehensif lain outside the consolidated statements of profit or
konsolidasian, dan pendekatan penghasilan, loss and other comprehensive income, and the
dimana hibah diakui dalam laporan laba rugi income approach, under which a grant is
dan penghasilan komprehensif lain recognized in the consolidated statements of
konsolidasian untuk satu atau lebih periode. profit or loss and other comprehensive income
over one or more period.
Perusahaan memilih untuk menerapkan The Company adopts the income approach
pendekatan penghasilan dan mengakui hibah model and they recognized a government grants
Pemerintah melalui pendapatan ditangguhkan, through deferred income. It will be amortized as
yang kemudian akan diamortisasi menjadi income over the period necessary to match them
pendapatan selama periode yang sama dengan with related cost of property, plant and
biaya yang berhubungan dengan aset tetap equipment, for which they are intended to
tersebut secara sistematis (20 tahun). compensate, on a systematic basis (20 years).
t. Imbalan Kerja t. Employee Benefits
(a) Imbalan kerja jangka pendek (a) Short-term employee benefits
Liabilitas diakui atas manfaat yang menjadi A liability is recognized for benefits accruing
hak karyawan sehubungan dengan upah dan to employees in respect of wages and
gaji, cuti tahunan dan cuti sakit dalam salaries, annual leave and sick leave in the
periode di mana jasa terkait diserahkan, period the related service is rendered at the
sebesar jumlah yang tidak didiskontokan dari undiscounted amount of the benefit expected
pembayaran manfaat ekspektasian sebagai to be paid in exchange for that service.
imbalan atas jasa tersebut.
Hak karyawan atas cuti tahunan diakui Employee entitlements to annual leave are
ketika karyawan mendapat hak. Provisi recognized when they accrue to employees.
dibuat untuk liabilitas cuti tahunan akibat A provision is made for the estimated
jasa yang diserahkan oleh karyawan sampai liability for annual leave as a result of
tanggal periode pelaporan. services rendered by employees up to the end
of the reporting period.
71
Page 75
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
t. Imbalan Kerja (Lanjutan) t. Employee Benefits (Continued)
(b) Imbalan pascakerja program imbalan pasti (b) Defined benefit plans
Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan In April 2022, DSAK IAI (Institute of
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Indonesia Chartered Accountants’
Akuntan Indonesia) menerbitkan materi Accounting Standard Board) issued an
penjelasan melalui siaran pers atas explanatory material through a press release
persyaratan pengatribusian imbalan pada regarding attribution of benefits to periods
periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja of service in accordance with SFAS 24:
yang diadopsi dari IAS 19 Employee Imbalan Kerja which was adopted from IAS
Benefits. Materi penjelasan tersebut 19 Employee Benefits. The explanatory
menyampaikan informasi bahwa pola fakta material conveyed the information that the
umum dari program pensiun berbasis fact pattern of the pension program based on
undang-undang ketenagakerjaan yang the Labor Law currently enacted in
berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola Indonesia is similar to those responded and
fakta serupa dengan yang ditanggapi dan concluded in the IFRS Intepretation
disimpulkan dalam IFRS Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision
Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS
Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).
19).
Perusahaan menyelenggarakan program The Company established a defined benefit
pensiun imbalan pasti untuk semua pension plan covering all the local
karyawan tetapnya. Perusahaan juga permanent employees. In addition, the
memberikan imbalan pasca kerja imbalan Company also provides post-employment
pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang- benefits as required under Labor Law No. 11
Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta of year 2020 on Job Creation (Job Creation
Kerja (Undang-Undang Cipta Kerja). Law). For normal pension scheme, the
Perusahaan menghitung selisih antara Company calculates and recognizes the
imbalan yang diterima karyawan higher of the benefits under the Job Creation
berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja Law and those under such pension plan.
yang berlaku dengan manfaat yang diterima
dari program pensiun untuk pensiun normal.
Biaya penyediaan imbalan ditentukan The cost of providing benefits is determined
dengan menggunakan metode projected unit using the projected unit credit method, with
credit dengan penilaian aktuaria yang actuarial valuations being carried out at the
dilakukan pada setiap akhir periode end of each annual reporting period.
pelaporan tahunan. Pengukuran kembali Remeasurement comprising actuarial gains
terdiri dari keuntungan dan kerugian and losses, the effect of the asset ceiling (if
aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada) applicable) and the return on plan assets
dan dari imbal hasil atas aset program (tidak (excluding interest), are recognized
termasuk bunga), diakui langsung dalam immediately in the consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian yang financial position with a charge or credit
dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan recognized in other comprehensive income
komprehensif lain periode terjadinya. in the period in which they occur.
Pengukuran kembali diakui dalam Remeasurements recognized in other
penghasilan komprehensif lain tercermin comprehensive income are reflected
segera dalam ”saldo laba”. immediately in “retained earnings”.
72
Page 76
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
t. Imbalan Kerja (Lanjutan) t. Employee Benefits (Continued)
(b) Imbalan pascakerja program imbalan pasti (b) Defined benefit plans (Continued)
(Lanjutan)
Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika Past service cost is recognized in profit or
terjadi amandemen program atau kurtailmen, loss when the plan amendment or
atau ketika Perusahaan mengakui biaya curtailment occurs, or when the Company
restrukturisasi terkait atau pesangon, jika recognizes related restructuring costs or
lebih dahulu. Bunga neto dihitung dengan termination benefits, if earlier. Net interest
mengalikan tingkat diskonto dengan is calculated by applying a discount rate to
liabilitas atau aset imbalan pasti neto. Biaya the net defined benefit liability or asset.
imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori Defined benefit costs are in to three
categories:
− Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, − Service cost (including current service
biaya jasa lalu serta keuntungan dan cost, past service cost, as well as gains
kerugian kurtailmen dan penyelesaian) and losses on curtailments and
settlements)
− Beban atau pendapatan bunga neto − Net interest expense or income
− Pengukuran kembali − Remeasurement
Perusahaan menyajikan dua komponen The Company presents the first two
pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, components of defined benefit costs in profit
Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat or loss. Curtailment gains and losses are
sebagai biaya jasa lalu. accounted for as past service costs.
Kewajiban imbalan pensiun yang diakui The retirement benefit obligation recognized
pada laporan posisi keuangan konsolidasian in the consolidated statement of financial
merupakan defisit atau surplus aktual dalam position represents the actual deficit or
program imbalan pasti Perusahaan. Surplus surplus in the Company’s defined benefit
yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas plans. Any surplus resulting from this
pada nilai kini manfaat ekonomis yang calculation is limited to the present value of
tersedia dalam bentuk pengembalian dana any economic benefits available in the form
program dan pengurangan iuran masa depan of refunds from the plans or reductions in
atas program. future contributions to the plans.
(c) Pesangon (c) Termination
Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang A liability for a termination benefit is
terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat recognized at the earlier of when the entity
lagi menarik penawaran imbalan tersebut can no longer withdraw the offer of the
dan ketika entitas mengakui biaya termination benefit and when the entity
restrukturisasi terkait. recognizes any related restructuring costs.
73
Page 77
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
u. Pajak Penghasilan u. Income Tax
Pajak kini Current tax
Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak The tax currently payable is based on taxable
untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari profit for the year. Taxable profit differs from net
laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di profit as reported in profit or loss because it
laba rugi karena tidak memperhitungkan excludes items of income or expense that are
penghasilan atau beban yang dikenakan pajak taxable or deductible in other years and it further
atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak excludes items that are never taxable or
memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah deductible. The Company’s liability for current
dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. tax is calculated using tax rates that have been
Liabilitas Perusahaan untuk pajak kini dihitung enacted or substantively enacted by the end of the
berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada reporting period.
akhir periode pelaporan.
Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak A provision is recognized for those matters for
pasti, tetapi kemungkinan besar akan which the tax determination is uncertain but it is
mengangkibatkan arus keluar dana kepada considered probable that there will be a future
otoritas pajak. Provisi diukur sebesar estimasi outflow of funds to a tax authority. The
terbaik atas jumlah ekspektasian yang terhutang. provisions are measured at the best estimate of
Penilaian berdasarkan pada pertimbangan the amount expected to become payable. The
professional pajak dalam Perusahaan yang assessment is based on the judgement of tax
didukung dengan pengalaman lalu atas aktivitas professionals within the Company supported by
tersebut dan dalam kasus tertentu berdasarkan previous experience in respect of such activities
saran pakar pajak independen. and in certain cases based on specialist
independent tax advice.
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized on temporary
antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam differences between the carrying amounts of
laporan keuangan konsolidasian dengan dasar assets and liabilities in the consolidated
pengenaan pajak yang digunakan dalam financial statements and the corresponding tax
perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak bases used in the computation of taxable profit.
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh Deferred tax liabilities are generally recognized
perbedaan temporer kena pajak. Aset pajak for all taxable temporary differences. Deferred
tangguhan umumnya diakui untuk seluruh tax assets are generally recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan deductible temporary differences to the extent
sepanjang kemungkinan besar bahwa laba kena that is probable that taxable profits will be
pajak akan tersedia sehingga perbedaan available against which those deductible
temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas temporary differences can be utilized. Such
pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan deferred tax assets and liabilities are not
temporer timbul dari pengakuan awal (selain recognized if the temporary differences arise
dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas from the initial recognition (other than in a
suatu transaksi yang tidak mempengaruhi laba business combination) of assets and liabilities in
kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, a transaction that affects neither the taxable
liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika profit nor the accounting profit. In addition,
perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal deferred tax liabilities are not recognized if the
goodwill. temporary differences arises from the initial
recognition of goodwill.
74
Page 78
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
u. Pajak Penghasilan (Lanjutan) u. Income Tax (Continued)
Pajak tangguhan (Lanjutan) Deferred tax (Continued)
Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan Deferred income tax is recognized, using the
menggunakan metode balance sheet untuk balance sheet method, on temporary differences
semua perbedaan temporer antara dasar arising between the tax bases of assets and
pengenaan pajak aset dan liabilitas dengan nilai liabilities and their carrying amounts in the
tercatatnya pada laporan keungan konsolidasian. consolidated financial statements.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured at
menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku the tax rates that are expected to apply in the
dalam periode ketika liabilitas diselesaikan atau period in which the liability is settled or the asset
aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan realized, based on the tax rates (and tax laws) that
peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara have been enacted, or substantively enacted, by the
substantif telah berlaku pada akhir periode end of the reporting period.
pelaporan.
Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan The measurement of deferred tax assets and
mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai liabilities reflects the tax consequences that
dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada would follow from the manner in which the
akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau Company expects, at the end of the reporting
menyelesaikan jumlah tercatat aset dan period, to recover or settle the carrying amount
liabilitasnya. of their assets and liabilities.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of deferred tax asset is
ulang pada akhir periode pelaporan dan reviewed at the end of each reporting period
dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan and reduced to the extent that it is no longer
besar laba kena pajak tidak lagi tersedia dalam probable that sufficient taxable profits will be
jumlah yang memadai untuk available to allow all or part of the asset to be
mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset recovered.
pajak tangguhan tersebut.
Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai Current tax and deferred tax are recognized as
beban atau penghasilan dalam laba rugi periode an expense or income in profit or loss, except
berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang when they relate to items that are recognized
timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui outside of profit or loss (whether in other
di luar laba rugi (baik dalam penghasilan comprehensive income or directly in equity), in
komprehensif lain maupun secara langsung di which case the tax is also recognized outside of
ekuitas), dalam hal tersebut pajak juga diakui di profit or loss, or where they arise from the
luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi initial accounting for a business combination. In
awal kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi the case of a business combination, the tax effect
bisnis, pengaruh pajak termasuk dalam is included in the accounting for the business
akuntansi kombinasi bisnis. combination.
75
Page 79
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
v. Tambahan Modal Disetor v. Additional Paid-in Capital
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan Expenses related to the issuance of
emisi saham kepada masyarakat ditangguhkan the Company’s shares to the public were
dan diamortisasi dalam jangka waktu sepuluh deferred and amortized over a ten-year period
tahun berdasarkan metode garis lurus. Pada tahun using
1997, Perusahaan mempercepat jangka waktu the straight-line method. In 1997, the Company
amortisasi menjadi lima tahun. Berdasarkan Surat opted to amortize the remaining balance of this
Keputusan BAPEPAM KEP–No.06/PM/2000 account over five years. Based on BAPEPAM’s
tanggal decision letter KEP-No.06/PM/2000 dated
13 Maret 2000, beban emisi saham secara March 13, 2000, the share issuance costs were
retrospektif dibukukan pada akun “Tambahan retroactively recorded into “Additional Paid-in
Modal Disetor”. Capital”.
w. Pengakuan Pendapatan dan Beban w. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan telah menerapkan PSAK 72 yang The Company has applied SFAS 72, which
membutuhkan pendapatan pengakuan untuk requires revenue recognition to fulfill 5 steps of
memenuhi 5 langkah penilaian: assessment:
1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan. 1. Identify contract(s) with a customer.
2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam 2. Identify the performance obligations in
kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji the contract. Performance obligations are
dalam kontrak untuk mentransfer barang atau promises in a contract to transfer to a
jasa yang berbeda kepada pelanggan. customer goods or services that are distinct.
3. Menentukan harga transaksi. Harga transaksi 3. Determine the transaction price. Transaction
adalah jumlah imbalan yang diharapkan price is the amount of consideration to which
menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk an entity expects to be entitled in exchange
mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan for transferring promised goods or services
kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang to a customer. If the consideration promised
dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah in a contract includes a variable amount, the
variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah Company estimates the amount of
imbalan yang diharapkan berhak sebagai consideration to which it expects to be
imbalan atas pengalihan barang atau jasa entitled in exchange for transferring the
yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi promised goods or services to a customer
perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan less the estimated amount of service level
yang akan dibayarkan selama masa kontrak. guarantee which will be paid during the
contract period.
4. Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap 4. Allocate the transaction price to each
kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual performance obligation on the basis of the
berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau relative stand-alone selling prices of each
jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. distinct goods or services promised in the
Jika hal ini tidak dapat diamati secara contract. Where these are not directly
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif observable, the relative stand- alone selling
diestimasi berdasarkan biaya ekspektasian price are estimated based on expected cost
ditambah marjin. plus margin.
76
Page 80
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
w. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) w. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Perusahaan telah menerapkan PSAK 72 yang The Company has applied SFAS 72, which
membutuhkan pendapatan pengakuan untuk requires revenue recognition to fulfill 5 steps of
memenuhi 5 langkah penilaian: (Lanjutan) assessment: (Continued)
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban 5. Recognise revenue when performance
pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer obligation is satisfied by transferring a
barang atau jasa yang dijanjikan kepada promised goods or services to a customer
pelanggan (yaitu ketika pelanggan (which is when the customer obtains control
memperoleh kendali atas barang atau jasa). of that goods or services).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam A performance obligation may be satisfied at the
kondisi sebagai berikut: following:
a. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji a. A point in time (typically for promises to
dalam memindahkan barang ke pelanggan); transfer goods to a customer); or
atau
b. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji b. Over time (typically for promises to transfer
dalam memberikan layanan pada pelanggan). services to a customer). For a performance
Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi obligation satisfied over time, the Company
sepanjang waktu, Perusahaan memilih selects an appropriate measure of progress
ukuran kemajuan yang sesuai untuk to determine the amount of revenue that
menentukan jumlah pendapatan yang harus should be recognised as the performance
diakui ketika kewajiban pelaksanaan obligation is satisfied.
dipenuhi.
Pembayaran harga transaksi berbeda untuk Payment of the transaction price is different for
setiap kontrak. Aset kontrak diakui setelah each contract. A contract asset is recognised
imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang once the consideration paid by customer is less
dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah than the balance of performance obligation
dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah which has been satisfied. A contract liability is
imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan lebih recognised once the consideration paid by
dari saldo kewajiban pelaksanaan yang telah customer is more than the balance of
dipenuhi. performance obligation which has been
satisfied.
a. Penjualan barang : a. Sales of goods :
Perusahaan memproduksi dan menjual serat The Company manufactures and sells a
kimia dan sintetis, tenun, rajutan, dan chemical and synthetic fiber, weaving,
aktivitas terkait lainnya untuk tekstil. knitting and other related activities to textile.
Untuk penjualan lokal, Perseroan mengakui For local sales, the Company is recognizing
pendapatan pada saat penyerahan barang revenue upon delivery (sales delivery order).
(sales delivery order). Sedangkan untuk While for export sales is following the
penjualan ekspor mengikuti incoterms yang incoterms stated in the bill of lading.
tertera dalam bill of lading.
77
Page 81
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
w. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) w. Revenue and Expense Recognition (Continued)
a. Penjualan barang : (Lanjutan) a. Sales of goods : (Continued)
Untuk barang umum For general goods
Pendapatan diakui pada suatu waktu atau Revenue is recognized at point in time or
setelah dikirimkan ke pelanggannya. upon delivery to its customer. The customer
Pelanggan memperoleh kendali atas aset obtain control of a promised asset and the
yang dijanjikan dan kewajiban kinerja Company’s performance obligation.
Perusahaan. Indikator kontrol dialihkan ke Indicators of control is transferred to
pelanggan termasuk tetapi tidak terbatas customer include but not limited to the
pada hal-hal berikut: following:
a. Perusahaan memiliki hak sekarang untuk a. The Company has a present right to
pembayaran aset; payment of the asset;
b. Pelanggan memiliki hak legal atas aset; b. The Customer has legal title to the asset;
c. Perusahaan telah mengalihkan c. The Company has transferred physical
kepemilikan fisik aset; possesion of the asset;
d. Pelanggan memiliki risiko dan manfaat d. The Customer has the significant risks
yang signifikan atas kepemilikan aset; and rewards of ownership of the asset;
dan and
e. Pelanggan telah menerima aset tersebut. e. The Customer has accepted the asset.
Hak untuk membeli Right of return
Untuk memperhitungkan pengalihan produk To account for the transfer of products with a
dengan hak pengembalian, entitas harus right of return, an entity shall recognize all of
mengakui semua hal berikut: the following:
a. Pendapatan untuk produk yang ditransfer a. Revenue for the transferred products in the
sebesar jumlah imbalan yang diharapkan amount of consideration to which the entity
menjadi hak entitas (oleh karena itu expects to be entitled (therefore revenue
pendapatan tidak akan diakui untuk produk would not be recognized for the products
yang diharapkan dikembalikan; expected to be returned;
b. Kewajiban pengembalian uang; dan b. A refund liability; and
c. Produk lain sebagai gantinya. c. Another product in exchange.
Beban diakui pada saat pemanfaatan jasa atau Expenses are recognized upon utilization of
pada tanggal terjadinya. the service or at the date they are incurred.
78
Page 82
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
w. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan) w. Revenue and Expense Recognition (Continued)
Komponen pembiayaan Financing component
Perusahaan tidak memperkirakan adanya The Company does not expect to have any
kontrak di mana jangka waktu antara pengalihan contracts where the period between the transfer
barang atau jasa yang dijanjikan kepada of the promised goods or services to the
pelanggan dan pembayaran oleh pelanggan customer and payment by the customer exceeds
melebihi satu tahun. Akibatnya, Perusahaan one year.
tidak menyesuaikan harga transaksi apa pun As a consequence, the Company does not adjust
dengan nilai waktu uang. any of the transaction prices for the time value
of money.
x. Penghasilan Bunga x. Interest Income
Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan Interest income is calculated by applying the
suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto effective interest rate to the gross carrying
dari aset keuangan kecuali untuk aset keuangan amount of a financial asset except for financial
yang kemudian mengalami penurunan nilai assets that subsequently become credit
kredit. Untuk aset keuangan yang mengalami impaired. For credit-impaired financial assets
penurunan nilai kredit, suku bunga efektif the effective interest rate is applied to the net
diterapkan ke nilai tercatat bersih dari aset carrying amount of the financial asset (after
keuangan (setelah dikurangi penyisihan deduction of the loss allowance).
kerugian).
Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan Interest income is presented as finance income
keuangan yang diperoleh dari aset keuangan where it is earned from financial assets that are
yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas. held for cash management purposes. Any other
Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam interest income is included in other income.
pendapatan lain.
y. Laba (Rugi) per Saham y. Earnings (Loss) per Share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan Basic earnings (loss) per share are calculated
membagi laba (rugi) bersih yang tersedia bagi by dividing the profit (loss) attributable to the
pemegang saham Perusahaan dengan jumlah equity holders of the Company by the weighted
rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar average number of ordinary shares outstanding
pada periode berjalan. during
the period.
Untuk tujuan perhitungan laba per saham For purposes of calculating diluted earnings per
dilusian, Perusahaan disesuaikan laba atau rugi share, the profit or loss attributable to
yang dapat diatribusikan kepada pemegang the Company’s ordinary equity holders will be
saham biasa Perusahaan disesuaikan dengan adjusted for the after-tax effects of interest
efek setelah pajak bunga yang diakui dalam recognized during the period on convertible
periode tersebut terkait dengan obligasi bonds.
konversi.
79
Page 83
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
z. Informasi Segmen z. Segment Information
Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan Operating segments are identified on the basis
laporan internal mengenai komponen dari of internal reports about components of the
Perusahaan yang secara regular direview oleh Company that are regularly reviewed by the
“pengambil keputusan operasional” dalam chief operating decision maker in order to
rangka mengalokasikan sumber daya dan allocate resources to the segments and to assess
menilai kinerja segmen operasi. their performances.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of an
entitas: entity:
1. yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk 1. that engages in business activities from which
memperoleh pendapatan dan menimbulkan it may earn revenue and incur expenses
beban (termasuk pendapatan dan beban (including revenue and expenses relating to
terkait dengan transaksi dengan komponen the transaction with other components of the
lain dari entitas yang sama); same entity);
2. yang hasil operasinya dikaji ulang secara 2. whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan operasional regularly by the entity’s chief operating
untuk membuat keputusan tentang sumber decision maker to make decision about
daya yang dialokasikan pada segmen tersebut resources to be allocated to the segments and
dan menilai kinerjanya; dan assess its performance; and;
3. dimana tersedia informasi keuangan yang 3. for which discrete financial information is
dapat dipisahkan. available.
Informasi yang digunakan oleh pengambil Information reported to the chief operating
keputusan operasional dalam rangka alokasi decision maker for the purpose of resource
sumber daya dan penillaian kinerja mereka allocation and assessment of performance is
terfokus pada kategori dari setiap produk. more specifically focused on the category of
each product.
aa. Provisi aa. Provisions
Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki Provisions are recognized when the Company
kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun has a present obligation (legal or constructive)
bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa as a result of a past event, it is probable that the
masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan Company will be required to settle the
diharuskan menyelesaikan kewajiban dan obligation, and a reliable estimate can be made
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban of the amount of the obligation.
tersebut dapat dibuat.
Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil The amount recognized as a provision is the best
estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan estimate of the consideration required to settle
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir the present obligation at the end of the reporting
periode pelaporan, dengan mempertimbangkan period, taking into account the risks and
risiko dan ketidakpastian yang meliputi uncertainties surrounding the obligation. Where
kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur a provision is measured using the cash flows
menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk estimated to settle the present obligation, its
menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai carrying amount is the present value of those
tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika cash flows (when the effect of time value of
pengaruh nilai waktu uang bersifat material). money is material).
80
Page 84
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
aa. Provisi (Lanjutan) aa. Provisions (Continued)
Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi When some or all of the economic benefits
untuk penyelesaian provisi yang diharapkan required to settle a provision are expected to be
dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang recovered from a third party, a receivable is
diakui sebagai aset apabila terdapat kepastian recognized as an asset if it is virtually certain
bahwa penggantian akan diterima dan jumlah that reimbursement will be received and the
piutang dapat diukur secara andal. amount of the receivable can be measured
reliably.
Garansi Assurance-type warranties
Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban Provisions for the expected cost of warranty
garansi berdasarkan ketentuan penjualan barang obligations under local sale of goods legislation
lokal diakui pada tanggal penjualan barang are recognized at the date of sale of the relevant
tersebut, sebesar estimasi terbaik direktur products, at the directors’ best estimate of the
atas pengeluaran yang diperlukan untuk expenditure required to settle the Company’s
menyelesaikan kewajiban Perusahaan. obligation.
ab. Kontinjensi ab. Contingencies
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan Contingent liabilities are not recognized in
keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan the consolidated financial statements but are
dalam catatan atas laporan keuangan disclosed in the notes to the consolidated
konsolidasian. Namun pengungkapan tidak financial statements unless the possibility of an
diperlukan jika arus keluar sumber daya outflow of resources embodying economic
yang mengandung manfaat ekonomi benefits is remote. Contingent assets are not
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi tidak recognized in the consolidated financial
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian statements but are disclosed in the notes to the
tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan consolidated financial statements when an
keuangan konsolidasian jika adanya inflow of economic benefits is probable.
kemungkinan arus masuk dari manfaat ekonomi.
ac. Modal Saham ac. Share Capital
Biaya tambahan yang secara langsung dapat Incremental costs directly attributable to the
diatribusikan kepada penerbitan saham biasa issue of new ordinary shares or options are
atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai shown in equity as a deduction, net of tax, from
pengurang penerimaan, setelah dikurangi pajak. the proceeds. Where any Company purchases
Ketika Perusahaan membeli modal saham the company’s equity share capital (treasury
ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang shares), the consideration paid, including any
dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara directly attributable incremental costs (net of
langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak income taxes) is deducted from equity
penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang attributable to the company’s equity holders
diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas until the shares are cancelled or reissued.
sampai saham tersebut dibatalkan atau Where such ordinary shares are subsequently
diterbitkan kembali. Ketika saham biasa reissued, any consideration received, net of any
tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, directly attributable incremental transaction
imbalan yang diterima, dikurangi biaya costs and
tambahan transaksi yang terkait dan dampak the related income tax effects, is included in
pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada equity attributable to the company’s equity
ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik holders.
ekuitas entitas.
81
Page 85
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
3. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 3. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (Lanjutan) POLICIES (Continued)
ad. Peristiwa Setelah Tanggal Neraca ad. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah tanggal neraca yang Post year-end events that provide additional
menyediakan informasi tambahan tentang posisi information about the Company’s positions at
Perusahaan pada tanggal pelaporan (peristiwa the reporting date (adjusting events) are
penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan reflected in
konsolidasian jika material. Peristiwa setelah the consolidated financial statements when
tanggal neraca yang bukan merupakan peristiwa material. Post year-end events that are not
penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas adjusting events are disclosed in the notes to the
laporan keuangan konsolidasian apabila consolidated financial statements when
material. material.
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGMENTS
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai The preparation of the consolidated financial
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia statements in conformity with SFAS requires
mewajibkan manajemen untuk membuat estimasi dan management to make judgments, estimates and
asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang assumptions that affect the application of
dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. accounting policies and the reported amounts of
Sehubungan dengan adanya ketidakpastian yang assets, liabilities, income and expenses. Actual
melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya results may differ from these estimates. Estimates
yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda and underlying assumptions are reviewed on an
dengan jumlah estimasi yang dibuat. Estimasi dan ongoing basis. Revisions to accounting estimates
asumsi yang mendasarinya direview dengan dasar are recognized in the period in which the estimates
kesinambungan. Revisi terhadap estimasi akuntansi are revised and in any future periods affected.
diakui dalam suatu periode dengan merevisi estimasi
dan efeknya di periode yang akan datang.
Estimasi dan asumsi yang secara signifikan berisiko The estimates and assumptions that have a significant
menyebabkan penyesuaian material terhadap jumlah risk of causing a material adjustment to the carrying
tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan kedepan amounts of assets and liabilities within the next
dipaparkan dibawah ini. 12 months are addressed below.
a. Pertimbangan a. Judgments
Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi, In the process of applying the accounting
manajemen telah membuat penilaian, termasuk policies, management has made the following
estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh judgments, apart from those including
paling signifikan terhadap jumlah yang diakui di estimations and assumptions, which have the
dalam laporan keuangan konsolidasian. most significant effect on the amounts
recognized in the consolidated financial
statements.
82
Page 86
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
a. Pertimbangan (Lanjutan) a. Judgments (Continued)
Penggunaan asumsi kelangsungan usaha The use of going concern assumption
Dalam menerapkan kebijakan akuntansi In the process of applying the Company’s
Perusahaan, selain yang melibatkan estimasi, accounting policies, apart from those involving
manajemen telah menyusun laporan keuangan estimations, management has prepared the
konsolidasian dengan asumsi bahwa Perusahaan consolidated financial statements on the
akan dapat mempertahankan kelangsungan assumption that the Company will be able to
usaha dalam operasinya di tahun mendatang, operate as a going concern in the coming years,
yang merupakan pertimbangan penting yang which is a critical judgement that has the most
berdampak paling signifikan terhadap jumlah significant effect on the amounts recognised in
yang diakui dalam laporan keuangan the consolidated financial statements. The
konsolidasian. Penilaian asumsi kelangsungan assessment of the going concern assumption
usaha melibatkan pengambilan keputusan oleh involves making a judgement by the
manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang management, at a particular point of time, about
hasil masa depan dari peristiwa atau kondisi the future outcome of events or conditions which
yang secara inheren tidak pasti. Manajemen are inherently uncertain. The Company’s
Perusahaan mempertimbangkan bahwa management considers that the Company has
Perusahaan memiliki kemampuan untuk the capability to continue as a going concern
melanjutkan kelangsungan usahanya dan and the major events or conditions, which may
peristiwa atau kondisi utama, yang dapat give rise to business risks, that individually or
menimbulkan risiko bisnis, yang secara collectively may cast significant doubt upon the
individual atau kolektif dapat menimbulkan going concern assumption are set out in Note 2a
keraguan signifikan atas asumsi kelangsungan to the consolidated financial statements.
usaha sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 2a
terhadap laporan keuangan konsolidasian.
Mata Uang Fungsional Functional currency
Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah The functional currency of the Company are
mata uang dari lingkungan ekonomi utama the currency of the primary economic
dimana entitas beroperasi. Perusahaan environment in which each entity operates.
mempertimbangkan beberapa faktor dalam The Company considers some factors in
menentukan mata uang fungsionalnya seperti determining its functional currency, among
mata uang yang mempengaruhi pendapatan, others, the currency that mainly influences the
biaya dan aktivitas pendanaan serta mata uang revenue, cost and financing activities, and the
yang mana penerimaan dari aktivitas operasi currency in which receipts from operating
pada umumnya ditahan. activities are usually retained.
Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi Based on the economic substance of
yang sesuai dengan Perusahaan, mata uang the underlying circumstances relevant to
fungsional telah ditentukan berupa Dolar the Company, the functional currency has been
Amerika Serikat (US$), karena hal ini berkaitan determined to be United States Dollar (US$),
dengan fakta bahwa mayoritas kegiatan as this reflected the fact that majority of the
operasional bisnis Perusahaan dipengaruhi oleh Company operational businesses are influenced
penetapan harga di pasar komoditas by pricing in foreign commodity markets with
internasional Dolar Amerika Serikat (US$) United States Dollar (US$) as its primary
sebagai lingkungan ekonomi utamanya. economic environment.
83
Page 87
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
a. Pertimbangan (Lanjutan) a. Judgments (Continued)
Penilaian ekspektasi kerugian kredit (ECL) pada Assessment for estimated credit loss (ECL) on
piutang dagang trade receivables
Perusahaan menerapkan pendekatan yang The Company, applying the simplified approach
disederhanakan dalam penghitungan ECL, in the computation of ECL, initially uses a
awalnya menggunakan matriks provisi provision matrix based on historical default
berdasarkan tarif default historis untuk piutang rates for trade and other receivables. The
usaha dan piutang lain-lain. Matriks provisi provision matrix specifies provision rates
menentukan tingkat provisi tergantung pada depending on the number of days that a trade
jumlah hari piutang usaha dan piutang lain-lain and other receivable is past due. The Company
telah lewat jatuh tempo. Perusahaan juga also uses appropriate groupings if its historical
menggunakan pengelompokan yang tepat jika credit loss experience shows significantly
historis pengalaman kerugian kredit different loss patterns for different customer
menunjukkan pola kerugian yang berbeda secara segments. The Company then adjusts the
signifikan untuk segmen pelanggan yang historical credit loss experience with forward-
berbeda. Perusahaan kemudian menyesuaikan looking information on the basis of current
historis pengalaman kerugian kredit dengan observable data affecting each customer
informasi berwawasan ke depan berdasarkan segment to reflect the effects of current and
data yang dapat diobservasi saat ini yang forecasted economic conditions.
mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk
mencerminkan pengaruh kondisi ekonomi saat
ini dan yang diperkirakan.
Perusahaan menyesuaikan tarif default historis The Company adjusts historical default rates to
ke tarif default berwawasan ke depan dengan forward- looking default rate by determining the
menentukan faktor ekonomi terkait yang closely related economic factor affecting each
memengaruhi setiap segmen pelanggan. customer segment. The Company regularly
Perusahaan secara teratur meninjau metodologi reviews the methodology and assumptions used
dan asumsi yang digunakan untuk for estimating ECL to reduce any differences
memperkirakan ECL untuk mengurangi between estimates and actual credit loss
perbedaan antara estimasi dan pengalaman experience.
kerugian kredit yang sebenarnya.
Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar The determination of the relationship between
historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan historical default rates and forecasted economic
merupakan estimasi akuntansi yang signifikan. conditions is a significant accounting estimate.
Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang Accordingly, the provision for ECL on trade and
usaha dan piutang lain-lain sensitif terhadap other receivables is sensitive to changes in
perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi assumptions about forecasted economic
ekonomi. conditions.
84
Page 88
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
a. Pertimbangan (Lanjutan) a. Judgments (Continued)
Perhitungan Cadangan Kerugian Calculation of Expected Credit Loss
Perusahaan juga menganggap aset keuangan The Company also considers financial assets
yang telah lewat lebih dari 180 hari sebagai titik that are more than 180 days past due to be the
terakhir di mana ECL seumur hidup harus latest point at which lifetime ECL should be
diakui kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini recognized unless it can demonstrate that this
tidak mewakili risiko yang signifikan dalam does not represent a significant risk in credit
risiko kredit seperti ketika non-pembayaran risk such as when non-payment was an
adalah administrasi. pengawasan daripada akibat administrative oversight rather than resulting
kesulitan keuangan peminjam. from financial difficulty of the borrower.
Perusahaan telah menilai bahwa ECL atas aset The Company has assessed that the ECL on
keuangan lainnya kas di bank dan setara kas other financial assets cash in bank and cash
pada biaya perolehan diamortisasi tidak material equivalents at amortized cost is not material
karena transaksi yang berkaitan dengan aset because the transactions with respect to these
keuangan ini dilakukan oleh Perusahaan hanya financial assets were entered into by the
dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan Company only with reputable banks and
reputasi kredit yang baik dan relatif risiko gagal companies with good credit standing and
bayar yang rendah. relatively low risk of defaults.
Pada tanggal 30 September 2025, penyisihan As of September 30, 2025, allowance for
penurunan nilai piutang Perusahaan belum expected credit loss on the Company receivables
dilaksanakan dan akan dilakukan pada akhir has not been carried out and will be recognized
tahun. (Catatan 6, 7, 12 dan 13). at the end of the year. (Notes 6, 7, 12 and 13).
Pengakuan pendapatan Revenue recognition
Perusahaan mengakui pendapatan sebesar The Company has recognised revenue
US$ 33.382.896 untuk penjualan barang selama amounting to US$ 33.382.896 for sales of goods
tahun berjalan. Pembeli berhak mengembalikan during the year. The buyer has the right to
barang jika konsumennya tidak puas. return the goods if their customers are
Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan dissatisfied. Based on past experience with
penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa similar sales,the Company believes that the
tingkat ketidakpuasan tidak akan melebihi dissatisfaction rate will not exceed 0.57%.
0.57%.
Perusahaan, pada 30 September 2025 belum The company, as of September 30, 2025, has not
mengakui pendapatan dari transaksi ini dengan recognized revenue from this transaction with
penyisihan terkait pendapatan untuk estimasi the related allowance for revenue for estimated
pengembalian dan akan melakukannya pada returns and will do so at the end of the year.
akhir tahun.
85
Page 89
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
a. Pertimbangan (Lanjutan) a. Judgments (Continued)
Estimasi masa sewa Estimation of lease term
Dalam mengestimasi masa sewa dari masing- When estimating the lease term of the respective
masing perjanjian sewa, manajemen lease arrangement, management considers all
mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan facts and circumstances that create an economic
yang memberikan insentif ekonomik untuk incentive to exercise an extension option, or not
mengeksekusi opsi perpanjangan, atau untuk to exercise a termination option, including any
tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk expected changes in facts and circumstances
perubahan fakta atau keadaan yang diekspektasi from the commencement date until the exercise
dari tanggal permulaan hingga tanggal eksekusi date of the option. Extension options (or periods
opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah after termination options) are only included in
opsi penghentian) hanya diperhitungkan dalam the lease term if the lease is reasonably certain
masa sewa jika sewa cukup pasti akan to be extended (or not terminated).
diperpanjang (atau tidak dihentikan).
Jaminan Warranties
Ketentuan jaminan adalah kewajiban dengan A warranty provision is a liability of uncertain
waktu atau jumlah yang tidak pasti. Tanggung timing or amount. The liability may be a legal
jawab tersebut mungkin merupakan kewajiban obligation or a constructive obligation.
hukum atau kewajiban konstruktif. Kewajiban A constructive obligation arises from the entity’s
konstruktif muncul dari tindakan entitas, yang actions, through which it has indicated to others
melalui tindakan tersebut telah menunjukkan that it will accept certain responsibilities, and as
kepada orang lain bahwa ia akan menerima a result has created an expectation that it will
tanggung jawab tertentu, dan sebagai hasilnya discharge those responsibilities.
telah menciptakan ekspektasi bahwa ia akan
melaksanakan tanggung jawab tersebut.
Provisi jaminan diukur pada jumlah yang secara A warranty provision is measured at the amount
rasional akan dibayar entitas untuk that the entity would rationally pay to settle
menyelesaikan kewajiban pada akhir periode the obligation at the end of the reporting period
pelaporan berdasarkan informasi historis dari based on historical information of actual claims
klaim aktual di masa lalu atau untuk in the past or to transfer it to a third party at
mentransfernya ke pihak ketiga pada saat itu. that time. Risks and uncertainties are taken into
Risiko dan ketidakpastian diperhitungkan dalam account in measuring warranty provision.
mengukur pemberian jaminan.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan Based on past experience with similar sales,
penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa the Company believes that the warranty rate is
tingkat garansi sekitar 0.23% dari total approximately 0.23% of total sales.
penjualan.
As at December 31, 2024 warranty provision is
Pada tanggal 31 Desember 2024, ketentuan amounting to US$ 30.239 (Note 18).
jaminan sebesar US$ 30.239 (Note 18).
86
Page 90
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
a. Pertimbangan (Lanjutan) a. Judgments (Continued)
Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Decline in Value of Inventories
Perusahaan membuat penyisihan penurunan nilai The Company provides allowance for decline in
persediaan berdasarkan estimasi penggunaan value of inventories based on estimated future
persediaan pada masa mendatang. Walaupun usage of such inventories. While it is believed
asumsi yang digunakan dalam mengestimasi that the assumptions used in the estimation of
penyisihan penurunan nilai persediaan telah the allowance for decline in value of inventories
sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan are appropriate and reasonable, significant
atas asumsi ini akan berdampak material changes in these assumptions may materially
terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, affect the assessment of the allowance for
yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil decline in value of inventories, which ultimately
usaha Perusahaan. Nilai tercatat persediaan will impact the result of the Company’s
diungkapkan dalam Catatan 9. operations. The carrying amount of inventories
is disclosed in Note 9.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 As at September 30, 2025 and December 31,
Desember 2024, total penyisihan penurunan nilai 2024, total aance for impairment losses
atas persediaan yang diakui oleh Perusahaan recognized on the Company inventories is
masing-masing sebesar US$ 918.750 (Catatan amounted US$ 918.750 (Note 9).
9).
Penurunan Nilai atas Aset Tetap dan Aset Tidak Impairment of Property, Plant and Equipment
Berwujud and Intangible Assets
PSAK mensyaratkan bahwa penelaahan atas SFAS requires that an impairment review be
penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak performed on property, plant and equipment and
berwujud harus dilakukan apabila terdapat kejadian intangible assets when events or changes in
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan circumstances indicate that the carrying amount
bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat may not be recoverable. Determining the net
diperoleh kembali. Penentuan jumlah yang dapat recoverable amount of assets requires the
diperoleh kembali membutuhkan estimasi arus kas estimation of cash flows expected to be
yang diharapkan, yang akan dihasilkan dari generated from the continued use and ultimate
penggunaan secara berkelanjutan dan hasil akhir disposition of such assets. While it is believed
dari aset tersebut. Sementara itu, manajemen yakin that the assumptions used in the estimation of
bahwa asumsi yang digunakan dalam menghitung fair values reflected in the consolidated financial
estimasi nilai wajar yang tercermin di dalam statements are appropriate and reasonable,
laporan keuangan konsolidasian adalah sudah significant changes in these assumptions may
sesuai dan wajar. Maka perubahan yang signifikan materially affect the assessment of recoverable
dalam asumsi ini dapat secara material amounts and any resulting impairment loss
mempengaruhi penilaian atas jumlah yang dapat could have a material adverse impact on the
diperoleh kembali dan kerugian atas penurunan results of operations.
nilai yang dihasilkan bisa memiliki dampak yang
material terhadap hasil usaha.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 As at September 30, 2025 and December 31,
Desember 2024, tidak ada penurunan nilai yang 2024 and 2023, there was no allowance for
diakui dalam aset tetap dan aset tidak berwujud impairment losses recognized on
Perusahaan (Catatan 14 dan 16). the Company property, plant and equipment and
intangible assets (Notes 14 and 16).
87
Page 91
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
b. Asumsi dan Estimasi b. Estimates and Assumptions
Asumsi penting mengenai masa depan dan sumber The key assumptions concerning the future and
utama lainnya dalam ketidakpastian estimasi pada other key sources of estimation uncertainty at the
akhir periode pelaporan memiliki risiko signifikan end of the reporting period that have a significant
yang dapat menyebabkan penyesuaian material risk of causing a material adjustment to the
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam carrying amounts of assets and liabilities within
periode pelaporan dijabarkan di bawah ini. the next financial period are discussed below.
Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan Determining Fair Value of Financial Instruments
Manajemen menggunakan teknik penilaian, Management uses valuation techniques, including
termasuk model diskonto arus kas dalam the discounted cash flow model in measuring the
mengukur nilai wajar dari instrumen keuangan fair value of financial instruments where active
dimana penawaran pasar aktif tidak tersedia. market quotes are not available.
Dalam menerapkan teknik penilaian, In applying the valuation techniques,
manajemen memanfaatkan input pasar management makes maximum use of market
semaksimal mungkin, dan menggunakan inputs, and uses estimates and assumptions that
estimasi dan asumsi, yang sejauh mungkin, sesuai are, as far as possible, consistent with
dengan data yang dapat diobservasi oleh pelaku observable data that market participants would
pasar akan digunakan di dalam penentuan harga use in pricing the instrument. Where applicable
instrumen. Dalam hal data yang berlaku tidak dapat data is not observable, management uses its best
dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimate about the assumptions that market
estimasi terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh participants would make. These estimates may
pelaku pasar. Perkiraan ini mungkin berbeda dengan vary from the actual prices that would be
harga sebenarnya yang akan dicapai dalam transaksi achieved in an arm’s length transaction at the
wajar pada tanggal pelaporan. reporting date.
Tingkat penyisihan khusus dievaluasi oleh The level of a specific allowance is evaluated by
manajemen atas dasar faktor-faktor yang management on the basis of factors that affect
mempengaruhi kolektabilitas dari piutang. the collectability of the accounts. Any collective
Penyisihan kolektif yang diakui didasarkan allowance recognized is based on historical loss
pada pengalaman kerugian historis dengan experience using various factors such as
mempertimbangkan berbagai faktor seperti kinerja historical performance of the debtors within the
historis dari debitur di dalam kelompok kolektif dan collective Company and judgments on the effect
penilaian tentang pengaruh dari penurunan di pasar of deterioration in the markets in which the
dimana debitur beroperasi serta kelemahan debtors operate and identified structural
struktural yang diidentifikasi atau penurunan kinerja weaknesses or deterioration in the cash flows of
arus kas dari debitur. debtors.
88
Page 92
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
b. Asumsi dan Estimasi (Lanjutan) b. Estimates and Assumptions (Continued)
Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap, Estimated Useful Lives of Property, Plant and
Properti Investasi dan Aset Takberwujud Lain- Equipment, Investment Properties and Other
lain Intangible Assets
Masa manfaat setiap aset tetap, dan aset The useful life of each item of the Company’s
takberwujud Perusahaan ditentukan berdasarkan property, plant and equipment, and intangible
periode kegunaan yang diharapkan dari aset assets is estimated based on the period over
tersebut. Estimasi ini ditentukan berdasarkan which the asset is expected to be available for
evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset use. Such estimation is based on internal
sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara technical evaluation and experience with
periodik dan disesuaikan apabila prakiraan similar assets. The estimated useful life of each
berbeda dengan estimasi sebelumnya karena asset is reviewed periodically and updated if
keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum expectations differ from previous estimates due
atau keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. to physical wear and tear, technical or
Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil commercial obsolescence and legal or other
operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi limits on the use of the asset. It is possible,
secara signifikan oleh perubahan atas jumlah however, that future results of operations could
serta periode pencatatan beban yang diakibatkan be materially affected by changes in the
karena perubahan faktor yang disebutkan di atas. amounts and timing of recorded expenses
brought about by changes in the factors
mentioned above.
Perubahan masa manfaat aset tetap, dan aset A change in the estimated useful life of any item
takberwujud dapat mempengaruhi jumlah beban of property, plant and equipment, and
penyusutan dan amortisasi yang diakui dan intangible assets would affect the recorded
penurunan nilai tercatat aset tersebut. depreciation and amortization expense,
respectively, and decrease in the carrying
values of these assets.
Nilai tercatat aset tetap, dan aset takberwujud The carrying values of property, plant and
diungkapkan dalam Catatan 14 dan 16. Equipment and intangible assets are disclosed
in Notes 14 and 16.
Estimasi atas Pensiun dan Imbalan Kerja Estimation of Pension and Employee Benefits
Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja tergantung The present value of the pension obligations
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan depends on a number of factors that are
dasar aktuaris berdasarkan beberapa asumsi. determined on an actuarial basis using a number
Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya of assumptions. The assumptions used in
(penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat determining the net cost (income) for pensions
diskonto. Perubahan asumsi ini akan include the discount rate and future salary
mempengaruhi nilai tercatat imbalan pasca kerja. increase. Any changes in these assumptions will
Tingkat diskonto merupakan tingkat suku bunga have an impact on the carrying amount of
yang harus digunakan untuk menentukan estimasi pension obligations. The discount rate is interest
nilai kini atas arus kas keluar di masa depan yang rate that should be used to determine the present
diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas value of estimated future cash outflows expected
tersebut. to be required to settle the pension obligations.
89
Page 93
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
b. Asumsi dan Estimasi (Lanjutan) b. Estimates and Assumptions (Continued)
Estimasi atas Pensiun dan Imbalan Kerja Estimation of Pension and Employee Benefits
(Lanjutan) (Continued)
Dalam menentukan tingkat suku bunga yang In determining the appropriate discount rate, the
sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat Company considers the interest rates of
suku bunga obligasi Pemerintah yang government bonds that are denominated in the
didenominasikan dalam mata uang dimana currency in which the benefits will be paid and
imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu that have terms to maturity approximating the
yang serupa dengan jangka waktu liabilitas terkait. terms of the related pension obligation. For the
Untuk tingkat kenaikan gaji. Perusahaan rate of future salary increases, the Company
mengumpulkan semua data historis yang collects all historical data relating to changes in
berhubungan dengan perubahan dasar gaji dan base salaries and adjusts it for future business
mengoreksinya di dalam rencana bisnis di masa plans.
yang akan datang.
Asumsi utama liabilitas imbalan pasca kerja Other key assumptions for pension obligations
ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. are based in part on current market conditions.
Informasi tambahan telah dipaparkan Additional information is disclosed in Note 28.
di Catatan 28.
Pajak penghasilan Income tax
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam Significant judgment is involved in determining
menentukan provisi atas pajak penghasilan the provision for corporate income tax. There
badan. Terdapat transaksi dan perhitungan are certain transactions and computation for
tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah which the ultimate tax determination is
tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. uncertain during the ordinary course of
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak business. The Company recognizes liabilities
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah for expected corporate income tax issues based
akan terdapat tambahan pajak penghasilan on estimates of whether additional corporate
badan. income tax will be due.
Penentuan provisi untuk pajak penghasilan Determining provision for corporate income tax
badan memerlukan pertimbangan yang requires significant judgment by management.
signifikan dari manajemen. Ada transaksi dan There are certain transactions and computation
perhitungan tertentu yang penentuan pajak for which the ultimate tax determination is
akhirnya tidak pasti selama kegiatan usaha uncertain during the ordinary course of
biasa. Perusahaan mengakui liabilitas atas business. The Company recognizes liabilities
masalah pajak penghasilan badan yang for expected corporate income tax issues based
diharapkan berdasarkan estimasi apakah on estimates of whether additional corporate
tambahan pajak penghasilan badan akan income tax will be due. Where the final tax
terutang. Jika hasil pajak final dari hal-hal outcome of these matters is different from the
tersebut berbeda dari jumlah yang pada awalnya amount that are initially recorded, such
dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak differences will have an impact on the current
pada aset dan liabilitas pajak kini dan tangguhan and deferred tax assets and liabilities in the
pada periode di mana penentuan tersebut dibuat. period in which such determination is made.
90
Page 94
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 4. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (Lanjutan) JUDGMENTS (Continued)
b. Asumsi dan Estimasi (Lanjutan) b. Estimates and Assumptions (Continued)
Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan Realization of Deferred Tax Assets
Perusahaan melakukan penelaahan atas nilai The Company conducted a review of the
tercatat aset pajak tangguhan pada setiap akhir carrying amount of deferred tax assets at each
periode pelaporan dan mengurangi nilai aset end of reporting period and reduce the value of
tersebut sebesar mungkin yang tidak dapat such assets by as much as possible which
direalisasikan, dimana ketersediaan penghasilan cannot be realized, where the availability of
kena pajak memungkinkan untuk menggunakan taxable income allow to use all or part of the
seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan deferred tax assets. The Company’s review on
tersebut. Penelaahan Perusahaan atas pengakuan the recognition of deferred tax assets for
aset pajak tangguhan untuk perbedaan temporer deductible temporary difference can be
yang dapat dikurangkan dapat dikurangkan deductible based on the level and timing from
berdasarkan tingkat dan waktu dari taksiran the estimated taxable income for the next
penghasilan kena pajak untuk periode pelaporan reporting period. The estimation is based on the
berikutnya. Estimasi tersebut didasarkan pada achievement of the Company in the past and
pencapaian Perusahaan di masa lalu dan future expectation toward income and expenses,
ekspektasi masa depan terhadap pendapatan dan as well as with the tax planning strategies in the
beban, serta dengan strategi perencanaan pajak future. But there is no certainty that the
di masa depan. Namun tidak ada kepastian Company can generate sufficient taxable
bahwa Perusahaan dapat menghasilkan income to allow to use part or all of these
penghasilan kena pajak yang cukup untuk deferred tax assets.
memungkinkan penggunaan sebagian atau
seluruh aset pajak tangguhan tersebut.
Provisi dan Kontijensi Provisions and Contingencies
Perusahaan, dalam kegiatan usaha normal, The Company, in the ordinary course of
menjalankan sesuai ketentuan untuk kewajiban business, sets up appropriate provisions for its
hukum maupun konstruktif, jika ada, sesuai present legal or constructive obligations,if any,
dengan kebijakan pada ketentuan dan in accordance with its policies on provisions
kontinjensi. Dalam pengakuan dan pengukuran and contingencies. In recognizing and
ketentuan, manajemen mengambil pertimbangan measuring provisions, management takes risk
risiko dan ketidakpastian. and uncertainties in to account.
5. KAS DAN SETARA KAS 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Kas: Cash on hand:
Rupiah 25.480 34.376 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 676 725 US Dollar
Dolar Singapura 1.424 1.873 Singapore Dollar
Euro Eropa 1.004 794 European Euro
28.585 37.768
91
Page 95
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
5. KAS DAN SETARA KAS (Lanjutan) 5. CASH AND CASH EQUIVALENTS (Continued)
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Kas di Bank:
\\ Cash in banks:
Pihak Ketiga: Third Parties:
Deutsche Bank, Jakarta Deutsche Bank, Jakarta
Rekening Dolar Amerika Serikat 606.246 618.356 US Dollar account
Rekening Rupiah 143.805 580.695 Rupiah account
PT Bank CIMB Niaga Tbk PT Bank CIMB Niaga Tbk
Rekening Dolar Amerika Serikat 48.014 739.467 US Dollar account
Rekening Rupiah 187.958 233.540 Rupiah account
Rekening Euro 1.276 39.925 Euro account
PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk
Rekening Dolar Amerika Serikat 46.122 27.336 US Dollar account
Rekening Rupiah 2.291.361 2.062.500 Rupiah account
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Rekening Rupiah 86.380 154.608 Rupiah account
PT Bank Mandiri Tbk PT Bank Mandiri Tbk
Rekening Dolar Amerika Serikat 188.002 584.517 US Dollar account
Rekening Rupiah 5.488 352 Rupiah account
PT Bank SBI Indonesia PT Bank SBI Indonesia
Rekening Dolar Amerika Serikat 2.668 2.665 US Dollar account
Rekening Rupiah 115 138 Rupiah account
PT Bank Bukopin Tbk PT Bank Bukopin Tbk
Rekening Rupiah 18.482 19.023 Rupiah account
Jumlah Kas di Bank 3.625.917 5.063.122 Total Cash in Bank
Jumlah Kas dan Setara Kas 3.654.502 5.100.890 Total Cash and Cash Equivalent
Kas di bank dapat ditarik setiap saat. Cash in banks can be withdrawn at any time.
Rekening di bank memiliki tingkat suku All accounts in banks earn interest at floating
bunga mengambang sesuai dengan tingkat rates based on the offered rate from each
penawaran pada masing-masing bank. bank.
Perusahaan tidak mempunyai hubungan The Company does not have a related party
berelasi dengan bank dimana kas dan setara relationship with the banks where cash and
kas ditempatkan. cash equivalents are placed.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada The maximum exposure to credit risk at the end of the
akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah reporting period is the carrying amount of each class
tercatat dari setiap kelas kas dan setara kas of cash and cash equivalents is disclosed in Note 51.
sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.
92
Page 96
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
6. PIUTANG USAHA 6. TRADE RECEIVABLES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga : Third parties :
Pelanggan dalam negeri 5.731.900 6.748.846 Local debtors
Pelanggan luar negeri 1.572.053 1.509.777 Foreign debtors
Jumlah 7.303.952 8.258.623 Total
Dikurangi : Penyisihan atas kerugian Less : Provision for expected credit
kredit ekspektasian (3.519.928) (3.590.953) loss
Jumlah 3.784.024 4.667.690 Total
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to the short-term nature of trade receivables
piutang usaha dari pihak ketiga kurang lebih sama from third parties, their carrying amount
dengan nilai wajarnya. approximates their fair values.
Rincian umur piutang usaha dari pihak ketiga adalah The aging of trade receivables from third parties is as
sebagai berikut: follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Sampai dengan 1 bulan 3.653.498 3.763.326 Up to 1 month
> 1 bulan – 3 bulan 12.820 917.798 > 1 month – 3 months
> 3 bulan – 6 bulan 15.301 225.442 > 3 months – 6 months
> 6 bulan – 1 tahun 134.330 125.492 > 6 months – 1 year
> 1 tahun 3.488.003 3.226.565 > 1 year
Jumlah 7.303.952 8.258.623 Total
Mutasi atas penyisihan atas kerugian kredit The movements in provision for expected credit
ekspektasian dari piutang usaha dari pihak ketiga loss on trade receivables from third parties are as
adalah sebagai berikut: follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo awal tahun 3.590.933 1.897.473 Beginning balance
Penyisihan (pemulihan) tahun berjalan, Provision (recovery) during the year,
bersih (Catatan 45) 1.721.554 net (Note 45)
Pengurangan penyisihan (71.005) (28.094) Deduction
Saldo akhir 3.519.928 3.590.933 Ending balance
Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas Management believes that the provision for
kerugian kredit ekspektasian piutang tersebut cukup expected credit loss is adequate to cover loss on
untuk menutupi kerugian dari tidak tertagihnya uncollectible trade receivables.
piutang usaha.
93
Page 97
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
6. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (Continued)
Rincian piutang usaha dari pihak ketiga menurut jenis The details of trade receivables from third parties
mata uang adalah sebagai berikut: based on its original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat 846.831 1.298.998 United States Dollar
Rupiah Rupiah
(Rp 46.966.065.726 pada tahun 2025
dan Rp 54.444.800.104 pada tahun (Rp 46.966.065.726 in 2025 and
2024) 2.937.193 3.368.692 Rp 54.444.800.104 in 2024)
Jumlah 3.784.024 4.667.690 Total
Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak ketiga tidak All amounts of trade receivables from third parties
dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan does not bear any interest and have been reviewed for
indikasi penurunan nilai. indication of impairment.
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak Berelasi: Related party:
PT Texmaco Jaya Tbk (under
PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) 15.657.945 15.657.945 bankruptcy)
Dikurangi: Penyisihan atas kerugian Less: Provision for expected credit loss
kredit ekspektasian (15.657.945) (15.657.945 )
Bersih – – Net
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to the short-term nature of trade receivables from
piutang usaha dari pihak berelasi kurang lebih sama related party, their carrying amount approximates their
dengan nilai wajarnya. fair values.
Rincian umur piutang usaha dari pihak berelasi adalah The aging of trade receivables from related party is as
sebagai berikut: follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Sampai dengan 1 bulan – – Up to 1 month
> 1 bulan – 3 bulan – – > 1 month – 3 months
> 3 bulan – 6 bulan – – > 3 months – 6 months
> 6 bulan – 1 tahun – – > 6 months – 1 year
> 1 tahun 15.657.945 15.657.945 > 1 year
Bersih 15.657.945 15.657.945 Net
94
Page 98
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
6. PIUTANG USAHA (Lanjutan) 6. TRADE RECEIVABLES (Continued)
Mutasi penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian Changes in the provision for expected credit loss from
untuk piutang usaha dari pihak berelasi adalah sebagai related party are as follows:
berikut:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo awal 15.657.945 15.657.945 Beginning balance
Perubahan selama tahun berjalan Movement during the year:
Penambahan penyisihan – – Addition
Pengurangan penyisihan – – Deduction
Saldo akhir 15.657.945 15.657.945 Ending balance
Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak berelasi tidak All amounts of trade receivables from related party
dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan does not bear any interest and have been reviewed for
indikasi penurunan nilai. Berdasarkan hasil penelaahan indication of impairment. Based on the review of
the status of the trade receivables from related party,
terhadap status dari piutang usaha kepada pihak
management believes that the carrying value is
berelasi, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat a reasonable approximation of fair value.
diperkirakan telah mendekati nilai wajar.
Based on the notarial deed of DR. H. Teddy Anwar,
Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H.,
S.H., No. 111 dated August 16, 2002, the shares of
No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, saham milik PT Multikarsa Investama (“MKI”) were sold to
PT Multikarsa Investama (MKI) sudah dijual kepada PT Bina Prima Perdana (Note 29), thus MKI is no
PT Bina Prima Perdana (Catatan 29), sehingga MKI longer included as Company’s shareholder..
sudah bukan merupakan pemegang saham Perusahaan.
Piutang usaha sejumlah US$ 45.000.000 pada tahun Trade receivables of US$ 45.000.000 in 2025 and 2024
2025 dan 2024 digunakan sebagai jaminan atas utang was used as collateral for the Company’s bank loans
bank Perusahaan yang diperolehnya dari Damiano that were received from Damiano Investments B.V.,
Investments B.V., Belanda (Catatan 20). Netherland (Note 20).
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to credit risk at the reporting
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari date is the carrying value of each class of trade
setiap kelas piutang usaha sebagaimana yang receivable is disclosed in Note 51.
dijabarkan pada Catatan 51.
7. PIUTANG LAIN-LAIN 7. OTHER RECEIVABLES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga : Third parties :
Piutang karyawan 48.336 119.966 Receivables from employees
Lain-lain - 4.171 Others
48.336 124.137
95
Page 99
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 7. OTHER RECEIVABLES (Continued)
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga lainnya : Other third parties :
Uang muka operasional kepada: Operational Advances to :
PT Wismakarya Prasetya (under
PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) 34.267.327 34.267.327 bankruptcy)
PT Wastra Indah 15.745.733 15.745.733 PT Wastra Indah
PT Texmaco Perkasa Engineering Tbk 5.678.072 5.678.072 PT Texmaco Perkasa Engineering Tbk
PT Wahana Perkasa Auto Jaya 5.579.991 5.579.991 PT Wahana Perkasa Auto Jaya
PT Sumatex Subur 3.192.784 3.192.784 PT Sumatex Subur
PT Texmaco Taman Synthetics 2.986.021 2.986.021 PT Texmaco Taman Synthetics
PT Bina Prima Perdana 366.208 366.208 PT Bina Prima Perdana
PT Jaya Perkasa Engineering 277.828 277.828 PT Jaya Perkasa Engineering
PT Perkasa Heavindo Engineering 194.587 194.587 PT Perkasa Heavindo Engineering
PT Raja Busana Mahameru 136.945 136.945 PT Raja Busana Mahameru
PT Supermitory Utama Tbk 93.407 93.407 PT Supermitory Utama Tbk
PT Saritex Jaya Swasti 50.163 50.163 PT Saritex Jaya Swasti
PT Devrindo Widya 25.434 25.434 PT Devrindo Widya
PT Perkasa Indobaja 15.816 15.816 PT Perkasa Indobaja
PT Perkasa Indosteel 13.327 13.327 PT Perkasa Indosteel
PT Wahana Jaya Perkasa 11.102 11.102 PT Wahana Jaya Perkasa
PT Bina Peranan Busana 2.336 2.336 PT Bina Peranan Busana
PT Citra Indah Textile 985 985 PT Citra Indah Textile
Jumlah 68.638.066 68.638.066 Total
Dikurangi: Penyisihan atas kerugian kredit Less: Provision for expected
ekspektasian (68.638.066 ) (68.638.066 ) credit loss
Bersih - - Net
Jumlah 48.336 124.137 Total
Piutang lain-lain dari karyawan merupakan pinjaman Other receivables from employees represent advances
yang diberikan kepada karyawan. Pinjaman ini tidak to employees. These advances are not subject to
dikenakan bunga dan pembayarannya dilakukan interest and the payments are made based on the terms
berdasarkan skedul pembayaran yang telah ditentukan. of the repayment schedule.
Piutang lain-lain dari perusahaan-perusahaan diatas Other receivables from these above companies
merupakan pinjaman dan uang muka untuk tujuan represent the loans and advances for working capital
modal kerja. Pinjaman dan uang muka ini tidak purposes. The loans and advances are not subject to
dikenakan bunga dan tidak ditetapkan jangka waktu interest and have no terms of repayment. Until now,
pembayarannya. Sampai saat ini, perusahaan- these companies are unable to pay their payables to
perusahaan tersebut diatas belum dapat membayar the Company due to their financial difficulties. Most of
utangnya kepada Perusahaan karena masih mengalami the companies have already stopped operations and
kesulitan keuangan. Beberapa perusahaan-perusahaan are still under the restructuring program with PT
tersebut sudah tidak beroperasi dan masih berada dalam Perusahaan Pengelola Aset (PPA). The Company have
program restrukturisasi utang dengan PT Perusahaan provided allowance for expected credit losses in other
Pengelola Aset (PPA). Perusahaan telah membuat receivables third parties (advances) of US$
penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian atas 68.638.066, in both years. As at the date of these
piutang lain-lain pihak ketiga (uang muka) sebesar US$ consolidated financial statements, the debt
68.638.066 untuk masing-masing tahun. Sampai restructuring program has not yet been completed.
dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian, proses
restrukturisasi utang tersebut belum selesai.
96
Page 100
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 7. OTHER RECEIVABLES (Continued)
Pembayaran yang dilakukan oleh Perusahaan kepada The payment made by the Company to PT Wismakarya
PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) merupakan Prasetya (under bankruptcy) in excess of the invoice
kelebihan pembayaran atas jumlah yang tertera di amount is treated as other receivables to
dalam tagihan, yang dianggap sebagai piutang lain-lain PT Wismakarya Prasetya (under bankruptcy) in line
kepada PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) with the agreement between PT Wismakarya Prasetya
sehubungan dengan adanya perjanjian antara (under bankruptcy) and the Company. On November
PT Wismakarya Prasetya dengan Perusahaan pada 16, 2006, the working capital provided to PT
tanggal 16 Nopember 2006, dan modal kerja yang Wismakarya Prasetya was towards payment of old
diberikan kepada PT Wismakarya Prasetya di masa lalu dues to PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT
untuk pembayaran kepada PT Perusahaan Gas Negara Perusahaan Listrik Negara (PLN) and taxation. The
(PGN), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Company has lodged its claims with the curator for the
perpajakan. Perusahaan telah mengajukan klaim dues amounting to Rp 279,593,977,457 of principal
kepada kurator untuk nilai pokok sebesar value and Rp 206,051,448,529 towards interest
Rp 279.593.977.457 dan bunga sebesar amount. As at the authorization date of these
Rp 206.051.448.529. Sampai dengan tanggal consolidated financial statements, it is still being
pengesahan laporan keuangan konsolidasian, hal ini discussed with the curator.
masih didiskusikan dengan kurator.
Sesuai dengan pernyataan didalam PSAK yang In compliance of SFAS requirement with regard to
berkaitan dengan “Penurunan Nilai Piutang” dan “Impairment of Receivables” in view of the fact that
mengingat adanya fakta bahwa PT Wismakarya PT Wismakarya Prasetya being declared as bankrupt
Prasetya telah dinyatakan pailit dan proses likuidasi and the liquidation process has commenced, the
telah dimulai, maka per tanggal 31 Desember 2024, Company have already provided provision for
Perusahaan telah membuat penyisihan kerugian kredit expected credit loss of other receivables as at
ekspektasian atas piutang lan-lain. Namun, hal itu terus December 31, 2024. However, it will continue to
diusahakan dengan kurator untuk penyelesaian piutang pursue with the curator for the settlement of its dues
PT Wismakarya Prasetya yang telah jatuh tempo. from PT Wismakarya Prasetya.
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to the short-term nature of other receivables, their
piutang lain-lain kurang lebih sama dengan nilai carrying amount approximates their fair values.
wajarnya.
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah Changes in the provision for expected credit loss are
sebagai berikut: as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo awal 68.638.066 67.637.756 Beginning balance
Perubahan selama tahun berjalan: Movement during the year:
Penambahan penyisihan 1.000.310 Addition
Pengurangan penyisihan – Deduction
Saldo akhir 68.638.066 68.638.066 Ending balance
97
Page 101
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
7. PIUTANG LAIN-LAIN (Lanjutan) 7. OTHER RECEIVABLES (Continued)
Rincian piutang lain-lain menurut jenis mata uang The details of other receivables to third parties based
adalah sebagai berikut: on its original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat 35.107.022 35.107.022 United States Dollars
Rupiah Rupiah
(Rp 543.935.035.322 di tahun 2025 (Rp 543.935.035.322 in 2025 and
dan 2024) 33.726.703 33.726.703 2024)
Jumlah 68.833.725 68.833.725 Total
Seluruh jumlah piutang lain-lain telah ditelaah ulang All amounts of other receivables have been reviewed
untuk tujuan indikasi penurunan nilai. Berdasarkan for indication of impairment. Based on the review of
hasil penelaahan terhadap status dari piutang lain-lain the status of individual other receivables, the
secara individual, manajemen Perusahaan berpendapat Company’s management believe that the provision for
bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari expected credit loss of other receivables are adequate
piutang lain-lain adalah cukup untuk menutup kerugian to cover possible losses on uncollectible other
yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang receivables.
lain-lain tersebut.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to credit risk at the reporting
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dan date is the carrying value of each class of other
setiap kelas piutang lain-lain sebagaimana yang receivables is disclosed in Note 51.
dijabarkan pada Catatan 51.
8. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA 8. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSETS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Akun ini terdiri dari: This account consists of
Bank garansi / SBLC - 1.893.474 Bank guarantees / SBLC
Uang jaminan: Security deposits:
Pihak ketiga: Third parties:
Uang jaminan atas listrik 959.385 813.914 Security deposit for electricity
Uang jaminan atas sewa - 15.370 Security deposit for rental
Uang jaminan atas gas - – Security deposit for gas
Lain-lain 409.388 53.735 Others
1.368.773 883.019
Jumlah 1.368.773 2.776.493 Total
98
Page 102
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
8. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA 8. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSETS
(Lanjutan) (Continued)
a. Bank Garansi / SBLC a. Bank Guarantees / SBLC
Perusahaan dan PT Perusahaan Gas Negara The Company and PT Perusahaan Gas Negara
(Persero) Tbk telah menandatangani perjanjian No. (Persero) Tbk have signed an agreement
011700.PK/HK.02/USH/2014 untuk menyediakan No. 011700.PK/HK.02/USH/2014 for the supply of
gas kepada Perusahaan. Disamping itu seperti yang gas to the Company. Additionally per agreement,
diungkapkan didalam perjanjian, Perusahaan juga the Company should pay the past penalty of
harus membayar penalti sebesar Rp 22.500.000.000 Rp 22,500,000,000 over a period of 45 months.
dalam 45 bulan. Berdasarkan pembaharuan Based on the amendment of the agreement dated
perjanjian tanggal 20 Oktober 2015, kedua belah October 20, 2015, both parties agreed to amend
pihak setuju untuk mengubah ketentuan mengenai the maximum limit for the gas consumption for the
batas maksimum pemakaian gas untuk periode 1 period November 1, 2015 until December 31, 2018.
November 2015 sampai dengan 31 Desember 2018.
Perusahaan telah menyediakan bank garansi The Company should provide the bank guarantee
(SBLC) untuk memasok gas yang kira-kira setara (SBLC) for gas supplies equivalent of
dengan dua (2) bulan dari nilai konsumsi gas. approximately two months consumption value.
Untuk itu, Perusahaan menerbitkan SBLC melalui Accordingly the Company issued SBLC through
Deutsche Bank, Jakarta sebesar US$ 1.545.264 Deutsche Bank, Jakarta for an amount equal to US$
dengan Pembayaran Obligasi sebesar US$ 1,542,264 which will be valid until March 2020
1.032.800 melalui PT Jasarahardja Putera. Pada with Payment Bond of US$ 1,032,800 through PT
tahun 2021, Perusahaan telah memberikan SBLC Jasarahardja Putera. In 2021, the Company has
kepada provided to PT PGN
PT PGN sebesar US$ 1.757.032 melalui Deutsche a SBLC of US$ 1,757,032 through Deutsche Bank,
Bank, Jakarta yang berlaku hingga Maret 2022. Jakarta valid until March 2022. These Guarantees
Jaminan ini diberikan kepada PT PGN setara were provided to PT PGN is equivalent to 2 months
dengan 2 bulan konsumsi gas. Consumption of gas.
Pada tahun 2023, Perusahaan telah memberikan In 2023, the Company has provided to PT PGN
SBLC kepada PT PGN sebesar US$ 2.035.641 a SBLC of US$ 2,035,641 through PT Bank
melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta valid until April
yang berlaku hingga April 2024. Jaminan ini 2024. These Guarantees were provided to PT PGN
diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan is equivalent to 2 months Consumption of gas.
konsumsi gas.
Pada tahun 2024, Perusahaan telah memberikan In 2024, the Company has provided to PT PGN
SBLC kepada PT PGN sebesar US$ 1.893.474 a SBLC of US$ 1.893.474 through PT Bank
melalui PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta Mandiri (Persero) Tbk, Jakarta valid until April
yang berlaku hingga April 2025. Jaminan ini 2025. These Guarantees were provided to PT PGN
diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan is equivalent to 2 months Consumption of gas. After
konsumsi gas. Setelah jatuh tempo, April 2025, the maturity period ends, in April 2025, the SBLC
SBLC tidak diperpanjang. will not be extended.
99
Page 103
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
8. ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA 8. OTHER CURRENT FINANCIAL ASSETS
(Lanjutan) (Continued)
a. Bank Garansi / SBLC (Lanjutan) a. Bank Guarantees / SBLC (Continued)
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah Due to the short-term nature of other current
tercatat aset keuangan lancar lainnya kurang lebih financial assets, their carrying amount
sama dengan nilai wajarnya. approximates their fair values.
Rincian aset keuangan lancar lainnya menurut jenis The details of other current financial assets based on
mata uang adalah sebagai berikut: its original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat - 1.893.474 United States Dollar
Rupiah Rupiah
(Rp 19.743.657.625 pada tahun 2025 (Rp 19.743.657.625 in 2025
dan Rp 14.271.353.078 pada and Rp 14.271.353.078
tahun 2024) 1.368.773 883.019 in 2024)
Jumlah 1.368.773 2.776.493 Total
Tidak terdapat aset keuangan lancar lainnya kepada No other current financial assets are placed with
pihak yang berelasi. related parties.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to credit risk at the reporting
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari date is the carrying value of each class of other current
setiap kelas aset keuangan lancar lainnya sebagaimana financial assets is disclosed in Note 51.
yang dijabarkan pada Catatan 51.
9. PERSEDIAAN 9. INVENTORIES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Barang jadi 2.449.262 3.814.819 Finished goods
Barang dalam proses 515.578 576.653 Work in process
Bahan baku 1.090.440 733.900 Raw materials
Bahan pembantu 17.272.208 17.362.680 Indirect materials
Bahan pembantu dalam perjalanan - 183.910 Indirect materials in transit
Jumlah 21.327.488 22.671.962 Total
Dikurangi : Penyisihan penurunan nilai - Less : Allowance for inventories
bersih (918.750 ) (918.750 ) impairment – net
Bersih 20.408.738 21.753.212 Net
100
Page 104
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
9. PERSEDIAAN (Lanjutan) 9. INVENTORIES (Continued)
Mutasi atas penyisihan penurunan nilai persediaan adalah Movement in the allowance for inventory write-down
sebagai berikut: are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo awal 918.750 1.416.092 Beginning balance
Mutasi selama periode berjalan: Movement during the period:
Penambahan - 189.210 Addition
Pengurangan - (686.552) Deduction
Saldo akhir 918.750 918.750 Ending balance
Berdasarkan hasil penelaahan keadaan fisik persediaan Based on the review of the physical condition of the
pada akhir periode, manajemen berpendapat bahwa inventories at the end of each year, the management
penyisihan penurunan nilai atas persediaan sudah believes that allowance for inventory write-down
memadai. Jumlah atas penambahan penurunan nilai provided is adequate. Total amount of additional
persediaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal impairment of inventory write-down for the year
31 Desember 2024 adalah sebesar US$ 918.750 dan ended December 31, 2024 is amounting to
dicatat sebagai bagian dari Beban Pokok Penjualan US$ 918.750 were recorded as part of Cost of Goods
dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif Sold accounts in the consolidated statements of profit
lain konsolidasian (Catatan 40). or loss and other comprehensive income (Note 40).
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at September 30, 2025 and December 31, 2024,
2024, persediaan dilindungi oleh kebijakan dari polis the inventories are covered by a throughput policy
asuransi (throughput) dari asuransi pemasok utama PT from their main insurance provider PT Asuransi
Asuransi Multi Graha Guna Tbk. meliputi risiko Multi Graha Guna Tbk. covering fire loss and other
kebakaran dan risiko-risiko kerugian lainnya dengan risks of inventories totaling US$ 135.000.000,
jumlah pertanggungan masing-masing sebesar US$ respectively. The management believes that the
135.000.000. Manajemen berpendapat bahwa jumlah insurance coverage is adequate to cover losses
pertanggungan asuransi cukup memadai untuk menutup arising from such risks.
kerugian-kerugian yang mungkin timbul.
Pada tahun 2025 dan 2024, persediaan sejumlah US$ As at 2025, and 2024, The Company’s inventories
60.200.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank amounted to US$ 60,200,000 was used as collateral
Perusahaan yang diperolehnya dari Damiano for the Company’s bank loans that were received
Investments B.V., Belanda (Catatan 20). from Damiano Investments B.V., Netherland (Note
20).
10. UANG MUKA PEMBELIAN 10. PURCHASE ADVANCES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga: Third parties:
Pembelian bahan baku dan 997.882 940.550 Purchase of material and for Operational
operasional
Purchase of property, plant and
Pembelian aset tetap 53.431 equipments
Lain-lain 86.744 69.808 Others
Jumlah 1.084.626 1.063.789 Total
Cadangan penurunan nilai (401.257) (401.257) Allowances for impairment of advance
Saldo akhir 683.369 662.532 Ending balance
101
Page 105
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
10. UANG MUKA PEMBELIAN (Lanjutan) 1PURCHASE ADVANCES (Continued)
0
.
Pada tahun 2024, Perusahaan mencadangkan penurunan In 2024, the Company recognized an impairment
nilai atas uang muka pembelian sebesar US$401.257 provision for advance for purchases amounting to
sehubungan dengan rendahnya kemungkinan pemulihan US$401,257 due to the low likelihood of recovery in
di masa mendatang. Manajemen telah mempertimbangkan the future. Management has considered various
berbagai faktor, termasuk kondisi terkini pemasok dan factors in determining this provision, including the
prospek realisasi uang muka tersebut. Pencadangan ini current condition of the supplier and the prospects
telah diakui sebagai beban dalam laporan laba rugi dan for realizing the advance payment. This provision has
akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan been charged to the current year's profit or loss and
perkembangan informasi yang tersedia. will be reviewed periodically based on available
information.
11. BIAYA DIBAYAR DIMUKA 11. PREPAID EXPENSES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Premi asuransi dibayar dimuka 11.350 - Prepaid insurance premium
Lain-lain 1.160.728 287 Others
Jumlah 1.172.078 287 Total
102
Page 106
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
12. PIUTANG NON-USAHA 12. NON-TRADE RECEIVABLES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Pihak ketiga: Third party:
PT Multikarsa Investama 40.489.606 40.489.606 PT Multikarsa Investama
Pihak berelasi: Related party:
PT Texmaco Jaya Tbk (under
PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) 107.132.220 107.132.220 bankruptcy)
147.621.826 147.621.826
Dikurangi: Penyisihan kerugian kredit Less: Provision for expected credit
ekspektasian (147.621.826 ) (147.621.826 ) loss
Total - - Total
Piutang non-usaha dari PT Multikarsa Investama Non-trade receivables from PT Multikarsa Investama
berasal dari penerimaan AR International Limited, represent the cash receipts from AR International
Hong Kong masing-masing sebesar Rp21.313.289.128 Limited, Hong Kong of Rp21,313,289,128 (equivalent
(setara dengan US$1.318.728 pada tahun 2024) dan to US$1,318,728 in 2024) and Rp21,313,289,128
Rp21.313.289.128 (setara dengan US$1.382.543 pada (equivalent to US$1,382,543 in 2023) for the refund on
tahun 2023) untuk pengembalian uang muka pembelian the Company’s advances for purchase of property,
aset tetap (mesin dan peralatan) dan sisanya plant and equipment (machinery and equipment). The
masing-masing sebesar US$39.170.878 dan remaining balance of US$39,170,878 and
US$39.107.063 pada tanggal 31 Desember 2024 dan US$39,107,063, respectively as at December 31, 2024
2023 merupakan pinjaman untuk uang muka gaji and 2023 represents advance payments for salary and
karyawan dan biaya lainnya. other expenses.
Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah Changes in the allowance for expected credit loss are
sebagai berikut: as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo awal 147.621.826 147.621.826 Beginning balance
Perubahan selama tahun berjalan: Movement during the period:
Penambahan penyisihan (Note 45) – – Addition (Note 45)
Pengurangan penyisihan – – Deduction
Saldo akhir 147.621.826 147.621.826 Ending balance
103
Page 107
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
12. PIUTANG NON-USAHA (Lanjutan) 12. NON-TRADE RECEIVABLES (Continued)
Rincian piutang non-usaha menurut jenis mata uang The details of non-trade receivables based on its
adalah sebagai berikut: original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat 106.410.712 106.410.712 United States Dollar
Rupiah Rupiah
(Rp 668.980.013.562 pada tahun 2025 (Rp 668.980.013.562 in 2025 and
dan Rp 668.980.013.562 di tahun 2024) 41.211.114 41.211.114 Rp 668.980.013.562 in 2024)
Jumlah 147.621.826 147.621.826 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to credit risk at the reporting
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari date is the carrying value of each class of non-trade
setiap kelas piutang non-usaha sebagaimana yang receivables is disclosed in Note 51.
dijabarkan pada Catatan 51.
13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA 13. OTHER NON-CURRENT FINANCIAL ASSETS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
BPPN (PPA): IBRA (PPA):
PT Bank Dharmala PT Bank Dharmala
Rekening Rupiah 1.947 1.947 Rupiah account
PT Bank Putera Multikarsa PT Bank Putera Multikarsa
Rekening Rupiah 281.383 281.383 Rupiah account
Rekening Dolar Amerika Serikat 701.266 701.266 US Dollar account
PT Bank Papan Sejahtera PT Bank Papan Sejahtera
Rekening Rupiah 2.687 2.687 Rupiah account
PT Bank Umum Nasional PT Bank Umum Nasional
Rekening Dolar Amerika Serikat 1.882 1.882 US Dollar account
PT Bank Asia Pacific PT Bank Asia Pacific
Rekening Rupiah 40 40 Rupiah account
Jumlah 989.205 989.205 Total
Dikurangi: Penyisihan atas kerugian
kredit ekspektasian (989.205 (989.205 ) Less: Provision for expected credit loss
Bersih – – Net
104
Page 108
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
13. ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA 13. OTHER NON-CURRENT FINANCIAL ASSETS
(Lanjutan) (Continued)
Perusahaan dan Entitas Anak sedang dalam proses As the Company and its Subsidiaries are under
restrukturisasi oleh Badan Penyehatan Perbankan restructuring process with the Indonesian Bank
Indonesia (BPPN), maka keseluruhan saldo rekening Restructuring Agency (IBRA), the aggregate balances
bank dibatasi penggunaannya oleh BPPN. of cash in banks were restricted by IBRA.
Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyehatan The Indonesian government through the Indonesian
Perbankan Nasional (BPPN) menghentikan izin operasi Bank Restructuring Agency (IBRA) suspended the
PT Bank Putera Multikarsa, yang merupakan pihak bank operating licences of PT Bank Putera Multikarsa,
yang berelasi, pada tanggal 28 Januari 2000; PT Bank a related party, on January 28, 2000; PT Bank
Dharmala, PT Bank Asia Pacific dan Dharmala, PT Bank Asia Pacific and
PT Bank Papan Sejahtera pada tanggal 13 Maret 1999; PT Bank Papan Sejahtera on March 13, 1999; and PT
dan PT Bank Umum Nasional pada tanggal Bank Umum Nasional on August 21, 1998. As a result,
21 Agustus 1998. Akibatnya, saldo masing masing the balance as at December 31, 2024 and 2023
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 sejumlah amounting to US$989,205, respectively, is shown as
US$989.205, disajikan sebagai aset keuangan tidak other non-current financial assets in the consolidated
lancar lainnya di laporan posisi keuangan konsolidasian statements of financial position as at December 31,
pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023. 2024 and 2023.
Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank yang The Company believes that the amount in the restricted
dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan selama banks need to be adjusted during the restructuring of
restrukturisasi utang terjamin dengan PT Perusahaan its secured debt with PT Perusahaan Pengelola Aset
Pengelola Aset (PPA) / Kementerian Keuangan. (PPA) / Ministry of Finance (MoF). However, it is
Namun, adalah tepat untuk membuat cadangan appropriate to make an allowance for expected credit
kerugian kredit ekspektasian sebesar US$989.205. loss of US$989,205.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to credit risk at the reporting
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap date is the carrying value of each class of other non-
kelas aset keuangan tidak lancar lainnya sebagaimana current financial assets is disclosed in Note 51.
yang dijabarkan pada Catatan 51.
14. ASET TETAP 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of property, plant and equipment are
as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pemilikan langsung: Direct acquisition:
Nilai tercatat 1.509.869.184 1.511.915.965 Carrying cost
Akumulasi penyusutan (1.451.173.678) (1.449.046.822 ) Accumulated depreciation
Nilai buku 58.695.507 62.869143 Book value
Aset dalam penyelesaian 458.135 458.135 Construction in progress
Jumlah 59.153.642 63.327.278 Total
105
Page 109
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
14. ASET TETAP (Lanjutan) 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (Continued)
Pemilikan langsung: Direct acquisition:
31 Des 2024 Perubahan selama periode berjalan / Changes during the period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Beginning Addition Deduction Reclassificatio Ending
n
US$ US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat : Carrying cost :
Tanah 15.665.079 - - - 15.665.079 Land
Bangunan dan prasarana 48.647.708 - - 8.483 48.656.191 Building and improvement
Mesin dan peralatan 1.441.992.349 - (4.095.690) 797.533 1.438.694.192 Machinery and equipment
Kendaraan 5.509.976 - (136.218) - 5.373.758 Vehicles
Peralatan kantor 3.524.750 1.487 - 508 3.526.745 Office equipment
1.515.339.862 1.487 (4.231.908) 806.524 1.511.915.965
Akumulasi penyusutan : Accumulated depreciation :
Bangunan dan prasarana 47.157.248 135.016 - - 47.292.264 Building and improvement
Mesin dan peralatan 1.392.375.831 4.598.075 (4.095.690) - 1.392.878.216 Machinery and equipment
Kendaraan 5.506.818 3.149 (136.218) - 5.373.749 Vehicles
Peralatan kantor 3.431.298 71.295 - - 3.502.593 Office equipment
1.448.471.195 4.807.535 (4.231.908) - 1.449.046.822
Nilai buku 66.868.667 62.869.143 Book value
Pemilikan langsung: Direct acquisition:
30 Sept 2025 Perubahan selama periode berjalan / Changes during the period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo akhir
Beginning Addition Deduction Reclassification Ending
US$ US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat : Carrying cost :
Tanah 15.665.079 ‒ ‒ ‒ 15.665.079 Land
Bangunan dan prasarana 48.656.191 ‒ ‒ ‒ 48.656.191 Building and improvement
Mesin dan peralatan 1.438.694.192 ‒ (1.650.317) ‒ 1.437.043.875 Machinery and equipment
Kendaraan 5.373.758 ‒ ‒ ‒ 5.373.758 Vehicles
Peralatan kantor 3.526.745 - (396.465) ‒ 3.130.280 Office equipment
1.511.915.965 797.572 (2.046.780) - 1.509.869.185
Akumulasi penyusutan : Accumulated depreciation :
Bangunan dan prasarana 47.292.264 102.542 - ‒ 47.394.806 Building and improvement
Mesin dan peralatan 1.392.878.216 4.059.480 (1.650.317) - 1.395.287.379 Machinery and equipment
Kendaraan 5.373.749 9 - ‒ 5.373.758 Vehicles
Peralatan kantor 3.502.593 11.323 (396.218) ‒ 3.117.698 Office equipment
1.449.046.822 4.173.354 (2.046.498) - 1.451.173.678
Nilai buku 62.869.143 58.695.507 Book value
106
Page 110
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
14. ASET TETAP (Lanjutan) 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (Continued)
Aset dalam penyelesaian / Construction in progress:
31 Dec 2024 Perubahan selama setahun berjalan / Changes during the current period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Beginning Addition Deduction Reclassification Ending
US$ US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat: Carrying cost:
Aset dalam penyelesaian 1.264.659 - - (806.524) 458.135 Construction in progress
30 Sep. 2025 Perubahan selama setahun berjalan / Changes during the current period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Beginning Addition Deduction Reclassification Ending
US$ US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat: Carrying cost:
Aset dalam penyelesaian 458.135 - - - 458.135 Construction in progress
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Beban penyusutan dialokasikan pada: Depreciation expenses is allocated to:
Pemilikan langsung: Direct acquisition:
Beban pabrikasi (Catatan 41) 3.616.136 4.733.027 Manufacturing expense (Note 41)
Beban umum dan administrasi (Catatan 43) 138.855 74.508 General and administrative expenses (Note 43)
Jumlah 3.754.991 4.807.535 Total
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Perusahaan memperoleh hasil penjualan aset The Company proceeds from sale of plant and
tetap sebagai berikut: equipment as follows:
Nilai buku - - Carrying amount
Hasil penjualan aset tetap 367.130 (713.174 ) Proceeds from sale of plant and equipment
(Laba)/Rugi dari penjualan aset tetap 367.130 (713.174 ) (Gain) /Loss on sale of plant and equipment
Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang The Company own several pieces of land located in
berlokasi di Karawang dan Kendal seluas 755.071 m² Karawang and Kendal amounted to 755,071 square
dengan sertifikat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) meters with certificate Building Use Right (Hak Guna
yang berjangka waktu 20 – 30 tahun yang akan jatuh Bangunan or HGB) for a period of 20 – 30 years which
tempo antara tahun 2006 dan 2044. Pada tahun 2007, will be expired between 2006 and 2044. In 2007,
sertifikat HGB atas tanah yang berlokasi di Semarang the Company has extended the ownership certificate of
seluas 78.111 m² sudah diperpanjang hingga the land which were located in Semarang of 78,111
29 November 2027. square meters up to November 29, 2027.
Dan pada tahun 2014, Perusahaan juga telah Also in 2014, the Company has also extended
memperpanjang sertifikat hak atas tanah yang berlokasi the ownership certificate of the land which were
di Karawang seluas 319.755 m2 sampai dengan located in Karawang of 319,755 square meters up to
3 Mei 2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat May 3, 2034. Management believes that there will be
masalah dengan perpanjangan sertifikat hak atas tanah no difficulties in the extension of the certificate of
karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung landrights since all the landrights were acquired
dengan bukti pemilikan yang memadai. legally and supported by sufficient evidence of
ownership.
107
Page 111
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
14. ASET TETAP (Lanjutan) 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT (Continued)
Sebagian tanah Perusahaan di Karawang, dengan Part of the Company’s land in Karawang, with
sertifikat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) No. 13 certificate Building Use Right (HGB) No. 13. of 33,630
seluas 33.630 m² dan Hak Guna Bangunan (HGB) square meters and certificate Building Use Right
No. 14 seluas 35.380 m², dijaminkan kepada PT Bina (HGB) No. 14 of 35,380 square meters, are pledged to
Prima Perdana (BPP) atas utang terjamin milik PT Bina Prima Perdana (BPP) towards secured debts’
PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) (Catatan 21). PT Texmaco Jaya Tbk (in bankruptcy) (Note 21).
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2024, total Up to December 31, 2024, the total percentage of
persentase penyelesaian untuk instalasi mesin dan completion for the construction in progress for
peralatan tersebut adalah sekitar 70% dan sudah installation of machinery and equipment is
diselesaikan pada tahun 2025. Manajemen yakin bahwa approximately 70% and will be completed in 2025.
tidak ada indikasi halangan terhadap penyelesaian dari Management believes that there is no impediment to
aset dalam penyelesaian ini. the completion of the construction in progress.
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2023, total Up to December 31, 2023, the total percentage of
persentase penyelesaian untuk instalasi mesin dan completion for the construction in progress for
peralatan tersebut adalah sekitar 63% dan sudah installation of machinery and equipment is
diselesaikan pada tahun 2024. Manajemen yakin bahwa approximately 63% and will be completed in 2024.
tidak ada indikasi halangan terhadap penyelesaian dari Management believes that there is no impediment to
aset dalam penyelesaian ini the completion of the construction in progress.
Pada bulan November 2014, Perusahaan telah membeli In November 2014, the Company has purchased a Gas
sebuah Gas Turbine senilai US$ 4.217.940 dari kurator Turbine for US$ 4,217,940 from the curator of
PT Wismakarya Prasetya melalui sebuah proses lelang. PT Wismakarya Prasetya on a public auction.
108
Page 112
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
14. ASET TETAP (Lanjutan) 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
(Continued)
Manajemen berpendapat bahwa estimasi nilai Management believes that the estimated recoverable
perolehan kembali dari aset tetap tersebut sudah amounts of property, plant and equipment exceed their
melebihi nilai bukunya sehingga tidak perlu dilakukan carrying values, hence, no impairment of property,
penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal pelaporan. plant and equipment should be recorded as at the
reporting date.
Pada tahun 2024, nilai wajar atas tanah (814.764 m²) In 2024, the fair value of land (814,764 sqm) based on
berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) NJOP (Tax Object Market Value) is
adalah sebesar Rp 717.869.078.000 (setara dengan Rp 717,869,078,000 (equivalent to US$ 46,566,494)
US$ 46.566.494) dan nilai wajar atas bangunan and the fair value of building (256,881 sqm) based on
(256.881 m²) berdasarkan NJOP adalah sebesar NJOP is Rp 321,776,042,000 (equivalent to
Rp 321.776.042.000 (setara dengan US$ 20.872.862). US$ 20,872,862).
Berdasarkan laporan jasa penilai KJPP Nirboyo A., Based in the appraisal’s report of KJPP Nirboyo A.,
Dewi A. & Rekan tanggal 10 Desember 2021, jumlah Dewi A. & Rekan dated December 10, 2021, total
nilai pasar atas aset tetap Perusahaan adalah sebesar market value of the Company’s property, plant and
US$ 396.778.300 dengan nilai likuidasi sebesar equipment were US$ 396,778,300 with the liquidation
US$ 238.506.000. value of US$ 238,506,000.
Penilaian, yang sesuai dengan Standar Penilaian The valuation, which conforms to International
Internasional, ditentukan berdasarkan transaksi pasar Valuation Standards, was determined by reference to
terkini yang dilakukan dalam ketentuan-ketentuan yang recent market transactions on arm’s length terms.
wajar. Metode penilaian yang digunakan adalah Appraisal method used is Market Data Approach
Metode Pendekatan Data Pasar. Elemen-elemen yang Method. Elements used in data comparison process to
digunakan dalam perbandingan data untuk menentukan determine assets’ fair value are as follows:
nilai wajar aset, antara lain:
a. Jenis hak yang melekat pada properti a. Type of right on property
b. Kondisi pasar b. Market condition
c. Lokasi c. Location
d. Karakteristik fisik dan tanah d. Land and Physical characteristics
e. Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan e. Income producing characteristics
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at September 30, 2025 and December 31, 2024,
2024, total nilai tercatat dari aset tetap yang telah total acquisition cost of fully depreciated property,
disusutkan penuh masing-masing sebesar plant and equipment is amounted to US$1,451,173,678
US$1.451.173.678 dan US$ 1.449.046.822. Namun and US$1,449.046.822. But the Company is still using
Perusahaan masih menggunakannya untuk kegiatan these assets in their operations.
operasional.
Sebagian besar tanah, bangunan, mesin dan peralatan Most of Company’s land, building, machinery and
milik Perusahaan di Kendal digunakan sebagai jaminan equipments in Kendal are used as collateral for
atas obligasi yang dijaminkan kepada PT Bina Prima secured bond holders from PT Bina Prima Perdana
Perdana (BPP)/ PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) (BPP)/ PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) (Note
(Catatan 21). Mesin dan peralatan dalam Proyek Batch 21). The machinery and equipment under Batch Poly
Poly (tidak termasuk pekerjaan sipil), Fiber Line, dan Project (excluding civil work), Fiber Line, and
Proyek Otomotif dengan mesin EFK masing-masing Automotive Project with EFK machine of US$
sebesar US$ 17.700.000 pada tahun 2024 dan 2023 17,700,000 in 2024 and in 2023, respectively, are used
digunakan sebagai jaminan atas pinjaman modal kerja as collateral for the Capex Loans from Damiano
dari Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 23). Investments B.V., Netherland (Note 23).
109
Page 113
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
14. ASET TETAP (Lanjutan) 14. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
(Continued)
Seluruh aset tetap Perusahaan, kecuali tanah, telah All of the Company’s property, plant and equipment,
diasuransikan kepada PT Asuransi Multi Graha Guna except land, were insured with PT Asuransi Multi
Tbk terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya Graha Guna Tbk from fire loss and other risks
termasuk gempa bumi dengan jumlah pertanggungan including earthquake valuing in total of
sebesar US$40.000.000 tanggal 31 Desember 2024. US$40,000,000 as at December 31, 2024, respectively.
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai The Company’s management, believes that the sum
pertanggungan asuransi tersebut di atas adalah cukup insured as stated above is adequate to cover possible
untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang losses arising from risks covered.
dipertanggungkan.
15. HAK PAKAI 15. RIGHT OF USE
Tabel berikut menunjukkan rincian hak pakai aset The table shows details of right-of-use assets in
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian: the consolidated statement of financial position:
31 Dec 2024 Perubahan selama periode berjalan / Changes during the period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Beginning Addition Deduction Ending
US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat : Carrying cost:
Bangunan dan prasarana 1.999.829 88.685 (1.156.333) 932.181 Building and improvement
Mesin dan peralatan 1.254.204 - (1.254.204) - Machinery and equipment
Kendaraan 501.298 - (412.612) 88.686 Vehicles
Peralatan kantor 5.458 - - 5.458 Office equipment
3.760.789 88.685 (2.823.149) 1.026.325
Akumulasi penyusutan : Accumulated depreciation :
Bangunan dan prasarana 900.664 356.736 (951.699) 305.701 Building and improvement
Mesin dan peralatan 891.045 167.481 (1.058.526) - Machinery and equipment
Kendaraan 235.187 128.143 (335.324) 28.006 Vehicles
Peralatan kantor 1.061 1.821 - 2.882 Office equipment
2.027.957 654.181 (2.345.549) 336.589
Nilai buku 1.732.832 689.736 Book value
110
Page 114
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
15. HAK PAKAI (Lanjutan) 15. RIGHT OF USE (Continued)
30 Sep. 2025 Perubahan selama periode berjalan / Changes during the period
Saldo awal Penambahan Pengurangan Saldo akhir
Beginning Addition Deduction Ending
US$ US$ US$ US$
Nilai tercatat : Carrying cost:
Bangunan dan prasarana 932.181 - - 932.181 Building and improvement
Mesin dan peralatan - ‒ - - Machinery and equipment
Kendaraan 88.686 ‒ - 88.686 Vehicles
Peralatan kantor 5.458 ‒ - 5.458 Office equipment
1.026.325 ‒ - 1.026.325
Akumulasi penyusutan : Accumulated depreciation :
Bangunan dan prasarana 305.701 ‒ - 305.701 Building and improvement
Mesin dan peralatan - ‒ - - Machinery and equipment
Kendaraan 28.006 28.006 - 56.011 Vehicles
Peralatan kantor 2.882 ‒ - 2.882 Office equipment
336.589 28.006 - 364.593
Nilai buku 689.736 661.732 Book value
Jumlah yang diakui dalam laporan laba atau rugi dan Amounts recognised in the consolidated statement of
pendapatan komprehensif lain konsolidasian: profit or loss and other comprehensive income:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Beban penyusutan aset hak guna Depreciation charge of right-of-use
(Catatan 41 dan 43) assets (Note 41 and 43)
Beban pabrikasi - 524.218 Manufacturing expense
Beban umum dan administrasi 28.006 129.963 General and administrative expense
Jumlah beban penyusutan asset hak guna 28.006 654.181 Total depreciation charge of right of
use Assets
Beban bunga (termasuk dalam biaya - Interest expense (included in finance
keuangan) 44.307 cost)
Beban yang berkaitan dengan sewa Expense relating to short-term leases,
jangka pendek, termasuk dalam: included in:
- 141.301 Manufacturing expense
Beban pabrikasi - general and administrative
beban umum administrasi 612.392 expenses
Sewa di luar lingkup Items outside the scope of
PSAK 116 (Catatan 41) SFAS 116 (Note 41)
Beban pabrikasi - 89.811 Manufacturing expense
Arus kas keluar total untuk sewa pada tahun 2024 The total cash outflow for leases in 2024 was
adalah US$629.666 (pokok US$585.359 dan bunga US$629,666 (principal US$585,359 and interest
US$44.307). US$44,307).
111
Page 115
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
16. ASET TIDAK BERWUJUD 16. INTANGIBLE ASSETS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Biaya proses legal hak atas tanah 125.429 166.652 Legal processing of landrights
Dikurangi: akumulasi amortisasi (72.560) (99.316) Less: accumulated amortization
Bersih 52.869 67.336 Net
SAP 682.964 641.740 SAP
Dikurangi: akumulasi amortisasi (401.327) (267.391 Less: accumulated amortization
Bersih 281.637 374.349 Net
Total aset tidak berwujud 334.505 441.685 Total intangible assets
Beban amortisasi dialokasikan pada: Amortization expense are allocated to:
General and administrative
Beban umum dan administrasi (Catatan 43) 107.179 142.903 expenses (Note 43)
Aset tidak berwujud merupakan biaya legal Intangible assets represent legal cost associated with the
sehubungan dengan perpanjangan hak atas tanah yang acquisition of landrights for land located at Bandung
berlokasi di Bandung (166 m²) dan perpanjangan hak (166 m²) and the acquisition of landrights for land
atas tanah yang berlokasi di Karawang (319.755 m²). located in Karawang. (319,755 m²). These are amortized
Atas aset tidak berwujud ini diamortisasi sepanjang over the useful life (Hak Guna Bangunan) of 20 years or
masa manfaat (Hak Guna Bangunan) selama 20 tahun May 3, 2034.
atau 3 Mei 2034.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at September 30, 2025, and December 31, 2024, the
2024, manajemen berpendapat bahwa tidak ada management believes that there was no indication of
indikasi penurunan nilai pada aset tidak berwujud. impairment for intangible assets.
17. UTANG USAHA 17. TRADE PAYABLES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Akun ini terdiri dari: This account consist of:
Pihak ketiga: Third parties:
Pemasok lokal 6.171.427 3.978.119 Local suppliers
Pemasok luar negeri 2.147.737 2.660.078 Foreign suppliers
Jumlah 8.319.164 6.638.197 Total
Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga yang A summary of the aging of trade payables to third
dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut: parties based on the date of invoice is as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Sampai dengan 1 bulan 4.528.041 1.412.657 Up to 1 month
> 1 bulan – 3 bulan 496.997 548.783 > 1 month – 3 months
> 3 bulan – 6 bulan 612.451 986.955 > 3 months – 6 months
> lebih dari 6 bulan 2.681.675 3.689.802 > more than 6 months
Jumlah 8.319.164 6.638.197
112
Page 116
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
17. UTANG USAHA (Lanjutan) 17. TRADE PAYABLES (Continued)
Rincian utang usaha kepada pihak ketiga menurut jenis The details of trade payables to third parties based on
mata uang adalah sebagai berikut: its original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat 5.116.859 3.577.380 United States Dollar
Rupiah Rupiah
(Rp 49.552.596.289 pada tahun 2025 (Rp 49.552.596.289 in 2025 and
dan Rp 48.260.459.290 pada tahun 2024) 3.138.931 2.986.045 Rp 48.260.459.290 in 2024)
Euro Eropa Euro Eropa
(EUR 35.140 pada tahun 2025 dan 37.833 43.058 (EUR 35.140 in 2025 and
EUR 41.297 pada tahun 2024) EUR 41.297 in 2024)
Yen Jepang Japanese Yen
(Yen 1.140.499 pada tahun 2025 dan 7.928 15.591 (Yen 1.140.499 in 2025
Yen 2.461.721 pada tahun 2024) and Yen 2,461,721 in 2024)
Poundsterling Poundsterling
(£ 6.178 pada tahun 2025 dan 2024) 7.600 7.772 (£ 6,178 in 2025 and 2024)
Singapore Dolar Singapore Dollar
(SGD 10.003 pada tahun 2025 dan SGD 7.407 7.375 (SGD __________ in 2024 and
10.000 pada tahun 2024) SGD 10,000 in 2024)
Swiss Franc Swiss Franc
(CHF 2.082 pada tahun 2025 dan CHF 2.606 976 (CHF 2.082 in 2025 and CHF
880.56 pada tahun 2024) 880.56 in 2024)
Jumlah 8.319.164 6.638.197 Total
Utang usaha pihak ketiga kepada pemasok lokal dan Trade payables to local and foreign suppliers
pemasok luar negeri merupakan utang atas pembelian represent payables for purchase of raw materials and
bahan baku dan bahan pembantu. Utang ini tidak indirect materials. These are non-interest bearing
dikenakan bunga dan tidak ditentukan jangka waktu with clear terms of repayment.
pelunasannya.
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to their short-term nature, their carrying amount
utang usaha kurang lebih sama dengan nilai wajarnya. of trade payables approximates their fair value.
Tidak terdapat utang usaha yang dijaminkan. There is no guarantee given on the trade payables.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the end of
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari the reporting date is the carrying value of each class
setiap kelas utang usaha sebagaimana yang dijabarkan of trade payables disclosed in Note 51.
pada Catatan 51.
113
Page 117
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
18. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 18. ACCRUED EXPENSES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga : Third parties :
Bunga 25.187.081 23.973.882 Interest
Listrik dan gas - 497.770 Electricity and gas
Pemasaran 421.172 423.609 Marketing
Jasa Profesional 114.111 189.176 Professional fee
Transportasi 23.002 51.464 Transportation
Liabilitas klaim pelanggan - 30.239 Claim customer liability
Asuransi 14.504 19.784 Insurance
Lain-lain 94.393 18.634 Others
25.854.262 25.204.558
Pihak berelasi : Related party :
Bunga 22.206.653 22.206.653 Interest
Jumlah 48.060.916 47.411.211 Total
Bagian dari biaya bunga sebesar Rp388.284.040.664 Portion of accrued interest amounting to
(setara dengan US$25.187.081 pada tahun 2025 dan Rp 388,284,040,664 (equivalent to US$25,187,081 in
USD 23.973.882 pada tahun 2024), merupakan biaya 2025 and USD 23.973.882 in 2024) represent the
bunga atas utang terjamin yang telah diakui pada tahun interest expenses accrued from secured debt since year
2001 dan 2002, dimana seluruh jumlah tersebut belum 2001 to 2002, while all the unpaid and accrued interest
dibayarkan dan hutang bunga sampai dengan tahun up to year 2000 according to the DMOA had been
2000 telah dihapuskan berdasarkan DMOA. Biaya waived. The interest expense after the year 2002 has
bunga setelah tahun 2002 tidak dicatat oleh Perusahaan not been recorded by the Company due to the
karena proses restrukturisasi belum selesai (Catatan restructuring process that has not yet been completed
21). (Note 21).
Rincian biaya masih harus dibayar menurut jenis mata The details of accrued expenses based on its original
uang adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Rupiah Rupiah
(Rp 30.912.374.006 pada 2025, 2.092.214 1.633.003 (Rp 30.912.374.006 in 2025 and,
dan Rp 26.392.594.486 pada 2024) Rp 26.392.594.486 in 2024)
Dolar Amerika Serikat 45.968.702 45.778.208 United States Dollar
Total 48.060.916 47.411.211
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to their short-term nature, the carrying amount of
biaya yang masih harus dibayar kurang lebih sama accrued expenses approximates their fair value.
dengan nilai wajarnya.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the end of
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari the reporting date is the carrying value of each class of
setiap kelas utang usaha sebagaimana yang dijabarkan accrued expense disclosed in Note 51.
pada Catatan51.
114
Page 118
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
19. PINJAMAN JANGKA PENDEK 19. SHORT –TERM LOANS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak ketiga: Third Party:
PT Bank Bukopin Tbk - ‒ PT Bank Bukopin Tbk
Pada tanggal 8 Agustus 2018, Perusahaan telah On August 8, 2018, the Company has entered into
menandatangani perjanjian kerjasama antara an agreement with PT Perusahaan Listrik Negara
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) (Persero) distribution in Central Java Semarang area
distribusi Jawa Tengah area Semarang dan PT Bank and PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) regarding the
Bukopin Tbk (Bukopin) tentang pembiayaan tagihan financing of electricity bills for Kaliwungu units by
listrik untuk unit Kaliwungu dengan pemberian fasilitas p r ov i di n g a Let t e r of C re dit f aci li ty of
Letter of Rp 72,000,000,000. This loan has been fully paid by
Credit sebesar Rp 72.000.000.000. Pinjaman ini telah the company on March 31, 2023.
dilunasi oleh perusahaan pada tanggal 31 Maret 2023.
Pada tanggal 19 September 2018, Perusahaan telah On September 19, 2018, the Company has entered into
menandatangani perjanjian kerjasama antara an agreement with PT Perusahaan Listrik Negara
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN) (Persero) distribution in West Java area of Karawang
distribusi Jawa Barat area Karawang dan PT Bank and PT Bank Bukopin Tbk regarding the financing of
Bukopin Tbk tentang pembiayaan tagihan listrik untuk electricity bills for Karawang unit by providing a
unit Karawang dengan pemberian fasilitas Letter of Letter of Credit facility of Rp 7,500,000,000. As of
Credit se be s ar December 31, 2021, the outstanding balance of short
Rp 7.500.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2021, term loans to Bukopin was US$ 528,170. This
saldo pinjaman jangka pendek kepada Bukopin sebesar agreement is valid for 6 (six) months and can be
US$ 528.170. Perjanjian ini berlaku selama 6 (enam) extended by mutual agreement of the parties.
bulan dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama
para pihak.
Pada tanggal 30 September 2020, Perusahaan telah On September 30, 2020, the Company has entered into
menandatangani perjanjian kerjasama antara an agreement with PT Perusahaan Gas Negara Tbk
PT Perusahaan Gas Negara Tbk distribusi Jawa Barat distribution in West Java area of Karawang and
area Karawang dan PT Bank Bukopin Tbk tentang PT Bank Bukopin Tbk regarding the financing of gas
pembiayaan tagihan gas untuk unit Karawang dengan bills for Karawang unit by providing a Letter of Credit
pemberian fasilitas Letter of Credit sebesar facility of Rp 45,000,000,000. This agreement is valid
Rp 45.000.000.000. Perjanjian ini berlaku selama for 1 (one) year and can be extended by mutual
1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan agreement of the parties.
bersama para pihak.
Bank Bukopin membiayai pembayaran PLN dan PGN Bank Bukopin was financing the payment of PLN and
melalui metode pembiayaan tagihan Flexi. Namun PGN through the Flexi bill financing method. However
karena adanya perubahan manajemen Bank Bukopin due to the change in the management of Bank Bukopin
pada awal tahun 2021, bank memutuskan untuk in early 2021, the bank has decided to stop extending
menghentikan pemberian fasilitas kepada Perusahaan. the facility to the Company.
Sejak April / Mei 2020, Perusahaan membayar PLN Since April / May 2020, the Company was paying PLN
dan PGN secara langsung karena fasilitas tagihan Flexi and PGN directly as this Flexi Bill facility was no
ini sudah tidak tersedia lagi. Hingga Desember 2020, longer available. Until December 2020, the Company
Perusahaan baru saja memperpanjang jumlah yang just extended the falling due amount and paid interest
jatuh tempo dan membayar bunga kepada Bank to Bank Bukopin. The Company has requested Bank
Bukopin. Perusahaan telah meminta Bank Bukopin Bukopin to convert this balance outstanding amount
untuk mengubah jumlah yang terutang ini menjadi into a working capital loan and be repaid over 24
pinjaman modal kerja dan dilunasi selama 24 bulan months beginning 2021.
mulai tahun 2021.
115
Page 119
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
19. PINJAMAN JANGKA PENDEK (Lanjutan) 19. SHORT –TERM LOANS (Continued)
Pada bulan April 2021, Bukopin menyampaikan surat In April 2021, Bukopin submitted a letter of approval
persetujuan pengalihan fasilitas tagihan Flexi ke Kredit for the transfer of the Flexi billing facility to a Working
Modal Kerja dengan jangka waktu selama 12 bulan Capital Loan with a period of 12 months until
sampai dengan Maret 2022. March 2022.
Pada bulan Januari 2022, Perusahaan telah In January 2022, the Company has submitted
menyampaikan surat permohonan perpanjangan application letter for installment extension of the
angsuran atas sisa pokok pinjaman untuk bulan Maret remaining loan principal for March 2022 to April
2022 sampai dengan April 2023. Perusahaan telah 2023. The Company has received the approval letter
menerima surat persetujuan dari Bukopin. from Bukopin.
Total saldo terhutang pada 30 September 2025 dan 31 The total amount outstanding as of September 30, 2025
Desember 2024 adalah USD 0,-- (Nil). and, December 31, 2024 was USD 0,-- (Nil).
20. UTANG BANK 20. BANK LOANS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak berelasi: Related Party:
Damiano Investment B.V., Belanda 65.696.926 69.511.945 Damiano Investment B.V., Netherland
Menurut perjanjian pinjaman tanggal 3 Maret 2006 dan According to the loan agreement dated March 3, 2006
pembaharuannya tanggal 31 Agustus 2006 antara and its amendment dated August 31, 2006 between
Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments B.V., the Company (Borrower), and Damiano Investments
Belanda (Pemberi Pinjaman), dan PT Ferrier Hodgson B.V., Netherland (Lender), and PT Ferrier Hodgson
(Monitoring Agent), pemberi pinjaman menyetujui (Monitoring Agent), the lender agreed to provide
untuk menyediakan fasilitas letter of credit dengan the Letter of Credit facility in the aggregate principal
jumlah keseluruhan sebesar US$ 50.000.000. Dengan amount of US$ 50,000,000. Accordingly, the Company
demikian, Perusahaan juga dapat menggunakan nama can also use the lender name as guarantor for opening
pemberi pinjaman sebagai penjamin untuk membuka Letter of Credit in Barclays Bank Plc, Hong Kong
Letter of Credit di Barclays Bank Plc, Hong Kong (Barclays). In addition, the Company should pay
(Barclays). Disamping itu, Perusahaan juga membayar a financing fee of 2.25% per month on the aggregate
biaya pendanaan sebesar 2,25% per bulan atas jumlah amounts of the facility in Barclays to Damiano
penggunaan fasilitas di Barclays kepada Damiano Investments B.V., Netherland.
Investments B.V., Belanda.
Berdasarkan pembaharuan perjanjian pinjaman tanggal Based on the amendment loan agreement dated
1 Januari 2009 antara Perusahaan (Peminjam). January 1, 2009 between the Company (Borrower),
Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi and Damiano Investments B.V., Netherland (Lender),
Pinjaman),dan PT Kordamentha (d/h PT Ferrier and PT Kordamentha (previously PT Ferrier Hodgson
Hodgson) sebagai Monitoring Agent, sejak tanggal 3 as Monitoring Agent, from April 3, 2009 onwards, any
April 2009, semua fasilitas “Letter of Credit di and all references to “Barclays Letter of Credit
Barclays” dipindahkan ke “Deutsche Bank AG: Facility” shall be moved to “Deutsche Bank AG:
Fasilitas Letter of Credit”. Letter of Credit Facility”. The fee charges by Damiano
Total biaya pendanaan yang dibebankan oleh Damiano Investments B.V., Netherland on this facility was
Investments B.V., Belanda untuk fasilitas ini adalah 1.25% per month.
sebesar 1,25% per bulan.
116
Page 120
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
20. UTANG BANK (Lanjutan) 20. BANK LOANS (Continued)
Fasilitas Letter of Credit ini selalu berubah sesuai The Letter of Credit facility always changed based on
dengan kebutuhan Perusahaan untuk pembelian bahan the Company’s requirements for purchasing of raw
baku. Berdasarkan perubahan perjanjian pada tanggal materials. Based on the recent amendment loan
8 April 2011 antara Perusahaan (Peminjam) agreement dated April 8, 2011 between the Company
dan Damiano Investments B.V., Belanda (Borrower) and Damiano Investments B.V., Netherland
(Pemberi Pinjaman), dan PT Ferrier Hodgson (Lender), and PT Ferrier Hodgson (Monitoring
(Monitoring Agent), pemberi pinjaman setuju untuk Agent), the lender agreed to increase the Letter of
meningkatkan fasilitas Letter of Credit dari jumlah Credit facility in the aggregate principal amount from
sebesar US$ 50.000.000 menjadi US$ 80.000.000. US$ 50,000,000 to US$ 80,000,000.
Berdasarkan perubahan perjanjian pada bulan Based on the amendment loan agreement on
Agustus 2021 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano August 2021 between the Company (Borrower) and
Investments B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan Damiano Investments B.V., Netherland (Lender), and
PT Kordamentha (Monitoring Agent). Pemberi PT Kordamentha (Monitoring Agent). The lender
pinjaman setuju untuk meningkatkan fasilitas Letter of agreed to increase the Letter of Credit facility in the
Credit dari jumlah sebesar US$ 100.000.000 menjadi aggregate principal amount from US$ 100,000,000 to
US$ 102.000.000. US$ 102,000,000.
Fasilitas yang tersedia pada tanggal 31 Desember 2023 The available facility as at December 31, 2023 was
US$98.070.775. Letter of Credit yang telah digunakan US$98,070,775, respectively. The letter of credit used
oleh Perusahaan untuk membeli bahan baku sejumlah by the Company to purchase of raw materials is
US$95.846.330 pada tahun 2023. Seluruh utang bank US$95,846,330 in 2023, respectively. All of the bank
dinyatakan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. loans is determined in US Dollar. This is a revolving
Fasilitas ini merupakan revolving facility. Jangka waktu facility. Due date maturity of this Letter of Credit
jatuh tempo dari fasilitas Letter of Credit ini adalah 10 Facility is on October 10, 2025.
Oktober 2025.
Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama The Company has entered into an agreement on a
atas fasilitas pembiayaan Letter of Credit dengan Letter of Credit financing facility with Deutsche Bank,
Deutsche bank, Jakarta pada tanggal 24 September Jakarta on September 24, 2018 in the amount of
2018 sejumlah US$ 20.000.000. Ini merupakan bagian US$ 20,000,000. This sub-limit of the total Letter of
(Sub-Limit) dari keseluruhan fasilitas pinjaman Letter Credit loan facility provided by Damiano Investment
of Credit yang diberikan oleh Damiano Invesment B.V. B.V. through Deutsche Bank, Hong Kong.
melalui Deutsche Bank, Hong Kong.
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2024, bunga For the year ended December 31, 2024 the interest fee
biaya pendanaan atas utang bank telah dibebaskan oleh on Bank Loan has been waived by Damiano
Damiano Investments B.V., Belanda sesuai dengan Investments B.V., Netherland as per amendment
amandemen perjanjian tanggal 9 Januari 2024. agreement dated January 9, 2024.
Fasilitas Letter of Credit dijamin secara fidusia dengan This letter of credit facility is secured by fiduciary
piutang usaha dan persediaan yang masing-masing transfers of receivables and inventories valuing
bernilai US$ 45.000.000 dan US$ 60.200.000 US$ 45,000,000 and US$ 60,200,000, respectively
(Catatan 6 dan 9). (Notes 6 and 9).
Damiano Investments B.V., sebagai pemegang saham Damiano Investments B.V., our controlling
mayoritas, telah menghentikan dukungan keuangan dan shareholder, has stopped financial support and
menarik fasilitas modal kerja mereka sejak semester kedua withdrawn their working capital facility starting from
tahun 2024. Ketidakpastian pendanaan ini berdampak luas second half 2024. This uncertain funding gap has a
terhadap kelangsungan operasional, pengadaan bahan ripple effect on maintaining continuous operations,
baku, dan retensi karyawan inti. sourcing raw materials, and retaining core employees.
Karena bersifat jangka pendek, maka jumlah tercatat Due to their short-term nature, their carrying amount
pinjaman bank mendekati nilai wajarnya. of bank loans approximates their fair value.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari reporting date is the carrying value of each class of
setiap kelas utang bank sebagaimana yang dijabarkan bank loans is disclosed in Note 51.
pada Catatan 51.
117
Page 121
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
21. UTANG TERJAMIN 21. SECURED DEBTS
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Obligasi: Bonds:
13% Guaranteed Secured Notes 122.526.000 122.526.000 13% Guaranteed Secured Notes
Secured Floating Rate Notes 50.000.000 50.000.000 Secured Floating Rate Notes
9,375% Guaranteed Secured Notes 250.000.000 250.000.000 9.375% Guaranteed Secured Notes
11,375% Guaranteed Secured Notes 260.000.000 260.000.000 11.375% Guaranteed Secured Notes
Jumlah Obligasi 682.526.000 682.526.000 Total Bonds
PT Bina Prima Perdana: PT Bina Prima Perdana
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
IDR 1.302.583.907.331 78.092.560 80.595.466 IDR 1.302.583.907.331
Dolar Amerika Serikat 29.055.834 29.055.834 USD
EUR 849.872 996.647 886.121 EUR 849.872
YEN 3.001.711.400 20.202.678 19.011.427 YEN 3.001.711.400
Jumlah 128.347.719 129.548.847 Total
Eks - Bank – Pinjaman Bilateral: Ex – Banks – Billateral Loans:
Damiano Investments B.V., Belanda Damiano Investments B.V., Netherland
(Eks.Credit Agricole Indosuez, Singapura) 12.117.088 12.117.088 (Ex. Credit Agricole Indosuez, Singapore)
Damiano Investments B.V., Belanda Damiano Investments B.V., Netherland
(Eks. PT Bank Finconesia) (Ex. PT Bank Finconesia)
EUR 7.471.539 8.761.885 7.790.206 EUR 7.471.539
Damiano Investments B.V., Belanda Damiano Investments B.V., Netherland
(Eks.Union Europeene de CIC, (Ex. Union Europeene de CIC, Singapore)
Singapura)
EUR 5,941,395 6.967.482 6.194.799 EUR 5,941,395
Damiano Investments B.V., Belanda Damiano Investments B.V., Netherland
(Eks. Bangkok Bank, Singapura) 1.303.097 1.303.097 (Ex. Bangkok Bank, Singapore)
Kyoa Investment Limited, British Virgin Kyoa Investment Limited, British Virgin
Island Island
(Ex. Bangkok Bank, Singapore) 500.000 500.000 (Ex. Bangkok Bank, Singapore)
Sverige Financing Limited, British Virgin Sverige Financing Limited, British Virgin
Island Island
(Ex. Bangkok Bank, Singapore) 500.000 500.000 (Ex. Bangkok Bank, Singapore)
Sasando Pte. Ltd., Singapore Sasando Pte. Ltd., Singapore
(Ex. Bangkok Bank, Singapore) 500.000 500.000 (Ex. Bangkok Bank, Singapore)
Sverige Netherlands B.V., Netherland Sverige Netherlands B.V., Netherland
(Ex. Bangkok Bank, Singapore) 9.600 9.600 (Ex. Bangkok Bank, Singapore)
Lain-lain 490.400 490.400 Others
Jumlah 31.149.552 29.405.189 Total
Menteri Keuangan (Eks. BNI LC): Ministry of Finance (Ex. BNI LC):
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Dolar Amerika Serikat 80.366.458 80.366.458 United States Dollar
Rupiah Rupiah
(Rp 38.468.048.072 pada tahun 2025 dan ( Rp 38,468,048,072 in 2025 and 2024 )
2024) 2.306.238 2.380.154
82.672.696 82.746.612
Jumlah 924.695.969 924.226.648 Total
118
Page 122
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
21. UTANG TERJAMIN (Lanjutan) 21. SECURED DEBTS (Continued)
Pada bulan November 2010 dan Desember 2010, In November 2010 and December 2010,
PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mengumumkan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) announced the
program “Penjualan aset dan saham Perusahaan “Sale of Texmaco Assets and Shares” programme
Texmaco” yang meliputi pabrik di Semarang. Namun which includes the fixed assets held as security by PPA
karena beberapa alasan, program ini kemudian in the Company-Semarang’s site. However for some
dibatalkan. reasons, the programme was later called off and
cancelled.
Damiano Investments B.V., Belanda yang memiliki Damiano Investments B.V., Netherland currently hold
sekitar 93% utang terjamin yang berupa obligasi dan approximately 93% of the secured bonds and ex. banks
bank telah menyetujui usulan restrukturisasi tersebut. are willing to approve the new Secured Debt
Pada bulan Februari 2014, Perusahaan telah Restructure Proposal. In February 2014, the Company
mengirimkan revisi dari usulan restrukturisasi (SDRP) has submitted a revised Secured Debt Restructuring
kepada PPA (Catatan 2b) sejalan dengan tren bisnis Plan (SDRP) to PPA (Note 2b) in line with the current
saat ini dan keberlanjutan dari utang. Menurut revisi business trend and the sustainability of debts.
dari usulan restrukturisasi, utang terjamin akan According to the Revised Proposal, the secured debt
dikonversi menjadi utang yang ditahan sebesar US$ 80 will be converted into a retained debt of US$ 80
juta dan sisanya akan dikonversi menjadi ekuitas. million and the balance converted into equity. The new
Utang baru akan dibayarkan lebih dari 8 tahun. Ekuitas debt is repayable over 8 years. The existing equity will
yang ada akan terdilusi sebesar 45,10% dengan adanya be diluted by 45.10% by issuance of 54.90% of new
penerbitan 54,90% ekuitas baru yang akan dikeluarkan equity which will be issued to the secured creditors for
untuk para kreditur terjamin atas penukaran utangnya. swapping the debt.
Perusahaan juga telah mengajukan pembaharuan atas The Company has also submitted an updated Secured
usulan Restrukturisasi Utang Terjamin kepada Komite Debt Restructuring proposal to the Committee and
dan Kementerian Keuangan pada tanggal 26 Maret the Ministry of Finance on March 26, 2018.
2018.
Selanjutnya, pada September 2020, Perusahaan Subsequently, in September 2020, the Company had
melakukan pertemuan dengan tim koordinator dari a meeting with a coordinating team from Ministries of
Kementerian Perekonomian, Penanaman Modal, economic affairs, Investments, Finance, and
Keuangan, dan Direktorat Kekayaan Negara (DJKN) Directorate of State Assets (DJKN) and emphasized the
dan menekankan perlunya solusi segera atas masalah need for an immediate solution to the long-standing
restrukturisasi utang yang berkepanjangan. Perusahaan issue of its debt restructuring. The Company requested
meminta tim untuk mempertimbangkan dengan baik the team to favorably consider its earlier proposal of
usulan sebelumnya untuk mengubah 100% hutang conversion of 100% debt into equity which all other
menjadi ekuitas yang telah disetujui oleh semua secured creditors have agreed and awaiting approval
kreditur terjamin lainnya dan menunggu persetujuan from Ministry of Finance. Based on the discussions,
dari Kementerian Keuangan. Berdasarkan pembahasan the Company appealed to the Honorable Minister of
tersebut, Perusahaan mengajukan banding kepada Finance through Director General of State Assets
Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan (Direktur Jenderal Kekayyan Negara) on September
Negara pada tanggal 25 September 2020 untuk 25, 2020 for approval of its Secured Debt
menyetujui Usulan Restrukturisasi Hutang Terjaminnya Restructuring Proposal of conversion of 100% of the
atas konversi 100% hutang menjadi ekuitas. debt into equity.
Sampai dengan tanggal laporan keuangan As of the date this consolidated financial report was
konsolidasian ini dibuat, proposal restrukturisasi yang prepared, the restructuring proposal submitted by the
diajukan oleh perusahaan belum mendapatkan company has not received Government approval, as
persetujuan Pemerintah, oleh karena masih terdapat there are still differences in the settlement mechanism
perbedaan mekanisme penyelesaian dan jangka waktu and the payment terms.
pembayarannya.
119
Page 123
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
21. UTANG TERJAMIN (Lanjutan) 21. SECURED DEBTS (Continued)
Pinjaman kepada PT Bina Prima Perdana (BPP) Loans to PT Bina Prima Perdana (BPP) represent
merupakan pinjaman pada PT Bank Negara Indonesia loans from PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Persero) Tbk yang telah jatuh tempo dan which had been defaulted and transferred to BPPN.
administrasinya telah dialihkan ke BPPN. Kemudian Further, pursuant to debt restructuring scheme in
sesuai dengan skema restrukturisasi utang yang termuat Master Restructuring Agreement (MRA) dated May 23,
dalam Master Restructuring Agreement (MRA) 2001, in 2002 the Company’s debts to BPPN have been
tertanggal. 23 Mei 2001, pada tahun 2002 utang transferred to BPP. For this transfer, BPP issued
Perusahaan berdasarkan program restrukturisasi dengan Exchangeable Bond (EB) to BPPN. But, on February
BPPN telah dialihkan kepada BPP. Untuk pengalihan 26, 2004. BPPN issued a letter of default notice to
tersebut. BPP menerbitkan Exchangeable Bond (EB) PT Bina Prima Perdana. The letter stated that PT Bina
kepada BPPN. Akan tetapi, pada tanggal Prima Perdana as the textile holding company had
26 Februari 2004. BPPN mengeluarkan pernyataan failed to pay the Exchangeable Bond (EB) coupons due
pemberitahuan default kepada PT Bina Prima Perdana. on August 18, 2003.
Di dalam surat tersebut dinyatakan bahwa PT Bina
Prima Perdana sebagai perusahaan holding tekstil telah
gagal membayar kupon Exchangeable Bond (EB) yang
jatuh tempo tanggal 18 Agustus 2003.
Perusahaan tidak mengakui adanya beban bunga atas The Company did not recognize the interest expenses
utang terjamin sejak tahun 2002 dimana Perusahaan masih on secured debts since 2002 since the Company is
dalam proses restrukturisasi, dan utang bunga tidak akan under restructuring process, and the interest payable
diperhitungkan nantinya. Pada tanggal will not be counted. As at December 31, 2024 and
31 Desember 2024 dan 2023, Perusahaan mempunyai 2023,the Company had interest payable of
utang bunga sebesar Rp387.465.880.830 (setara dengan Rp387,465,880,830 (equivalent to US$23,973,882 in
US$23.973.882 pada tahun 2024) dan Rp388.284.040.664 2024) and Rp388,284,040,664 (equivalent to
(setara dengan US$ 25.187.081 pada tahun 2023) dan US$25,187,081 in 2023) and was presented as part of
disajikan sebagai bagian dari biaya yang masih harus accrued expenses in the consolidated statements of
dibayar di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian financial position (Note 18).
(Catatan 18).
Berdasarkan Akta Perjanjian Utang tanggal Based on the Deed of Debt Assignment dated
11 Juni 2014, Damiano Investments B.V., Belanda June 11, 2014, Damiano Investments B.V., Netherland
setuju untuk memberikan hak, nama dan agree to assign rights, title and interest of Company’s
kepemilikannya atas utang terjamin Perusahaan kepada secured debts to Kyoa Investment Limited, Sverige
Kyoa Investment Limited, Sverige Financing Limited, Financing Limited, Sverige Netherland B.V., and
Sverige Netherland B.V., dan Sasando Pte. Ltd. sesuai Sasando Pte. Ltd. in the proportion set out below:
dengan proporsi yang tertera dibawah ini:
Jumlah Pokok Pinjaman yang
Kreditur / dibeli / Principal Amount Pertimbangan dalam Pembelian /
Creditors Outstanding of Debts Purchased Purchase Consideration
Penjual menahan suatu
proporsi atas utang /
Damiano Investments Seller is retained a portion of the
B.V. US$ 1.303.097,37 outstanding debts
Kyoa Investment Limited US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Sverige Financing US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Limited
Sverige Netherland B.V. US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Sasando Pte. Ltd. US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Jumlah / Total US$ 3.303.097,37 US$ 200.000,00
120
Page 124
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
21. UTANG TERJAMIN (Lanjutan) 21. SECURED DEBTS (Continued)
Kemudian, berdasarkan Transfer Certificate tanggal Futher, based on the Transfer Certificate dated
30 April 2015, Sverige Financing Limited April 30, 2015, Sverige Financing Limited agree to
mengalihkan sebagian pokok utang terjamin transfer the principal on secured debt amounted
Perusahaan sejumlah US$ 490.400 kepada pihak lain US$ 490,400 to some people, and hold for itself
dan sisanya sebesar amounted US$ 9,600. Then, the proportion of
US$ 9.600 tetap dimiliki oleh Sverige Financing Company’s secured debts are shown as below:
Limited. Sehingga proporsi kepemilikan atas utang
terjamin Perusahaan menjadi sebagai berikut:
Jumlah Pokok Pinjaman yang Pertimbangan dalam Pembelian /
Kreditur /
dibeli / Principal Amount Principal Amount Outstanding of
Creditors
Outstanding of Debts purchased Debts Purchased
Penjual menahan suatu
proporsi atas utang /
Seller is retained a portion of
Damiano Investments B.V. US$ 1.303.097,37 the outstanding debts
Kyoa Investment Limited US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Sverige Netherland B.V. US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Sasando Pte. Ltd. US$ 500.000,00 US$ 50.000,00
Sverige Financing Limited US$ 9.600,00 US$ 50.000,00
Lain-lain / Others US$ 490.400,00
Jumlah / Total US$ 3.303.097,37 US$ 200.000,00
Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus Consequently, the Company should be paid in
membayarkan utang sesuai dengan jumlah utang yang respect of the Purchase Debt to each of the creditors
dibeli oleh masing-masing kreditur diatas sesuai above in accordance with the proportion of the
dengan proporsi dari nilai pembelian yang dimiliki Purchase Debt owned by each creditor as stated at
oleh masing masing kreditur seperti yang dinyatakan the table above.
pada tabel diatas.
Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah The breakdown of secured debts based on its original
sebagai berikut: currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dolar Amerika Serikat 807.368.478 807.368.478 United States Dollar
Euro Eropa European Euro
(EUR 14.262.806 pada tahun 2025 dan 2024) 16.726.014 14.871.125 (EUR 14,262,806 in 2025 and 2024)
Yen Jepang Japanese Yen
(Yen 3.001.711.400 pada tahun 2025 dan 2024) 20.202.678 19.011.427 (Yen 3,001,711,400 in 2025 dan 2024)
Rupiah Rupiah
(Rp 1.341.051.955.403 pada tahun 2025 dan 2024) 80.398.798 82.975.618 (Rp 1,341,051,955,403 in 2025 and 2024)
Jumlah 924.695.969 924.226.648 Total
Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat Due to their short-term nature, the carrying amount of
utang terjamin kurang lebih sama dengan nilai secured debts approximates their fair value.
wajarnya.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada The maximum exposure to liquidity risk at the
akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah reporting date is the carrying value of each class of
tercatat dari setiap kelas utang terjamin secured debts is disclosed in Note 51.
sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.
121
Page 125
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
22. WESEL BAYAR TIDAK TERJAMIN 22. UNSECURED NOTES PAYABLE
Rincian utang tidak terjamin menurut jenis mata uang The breakdown of unsecured debts based on its
adalah sebagai berikut: original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Madison Pacific Trust Limited 34.920.527 34.567.174 Madison Pacific Trust Limited
Jumlah 34.920.527 34.567.174 Total
Perusahaan telah mengambil langkah untuk The Company has taken steps to implement
implementasi Rencana Perdamaian (Composition Plan) the Composition Plan (Peace Plan) as approved by
yang telah disetujui oleh para kreditur tidak terjamin the unsecured creditors of the Company and ratified by
Perusahaan dan diratifikasi oleh Pengadilan Niaga. the Commercial Court. On September 29, 2006,
Pada tanggal 29 September 2006, utang tidak terjamin the unsecured creditors comprising of Banks,
yang terdiri dari Bank, PT Bina Prima Perdana, sewa PT Bina Prima Perdana, Leasing, and Notes stand at
guna usaha dan wesel bayar sebesar US$ 18.670.630 US$18,670,630 was restructured into Fixed Rate Notes
telah direstrukturisasi ke dalam wesel bayar dengan under custodian of The Hongkong and Shanghai
tingkat bunga tetap (Fixed Rate Notes) dan berada Banking Corporation Limited, Hong Kong.
dibawah pengawasan (Custodian) The Hongkong and
Shanghai Banking Corporation Limited, Hong Kong.
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at September 30, 2025, and December 31, 2024,
2024, jumlah utang tidak terjamin setelah the total restructured unsecured debt were
direstrukturisasi masing masing sebesar US$ US$34.920.527 and US$34.567.174, respectively,
34.920.527 dan US$ 34.567.174 yang terdiri dari utang which comprising of principal notes at US$18,670,630
pokok US$ 18.670.630 ditambah dengan utang bunga plus unpaid capitalized interest of US$16.249.897in
yang dikapitalisasi masing-masing sebesar US$ 2025 and US$ 15,896,544 in 2024.
16.249.897 pada tahun 2025 dan
US$ 15.896.544 pada tahun 2024.
Pada tanggal 18 Desember 2023, Perusahaan telah On December 18, 2023, the Company sought and got
menerima dan mendapatkan persetujuan untuk the approval of its unsecured note payable holders for
penundaan tanggal jatuh tempo atas wesel bayar tidak the extension of its maturity from February 2027 to
terjamin dari Februari 2027 sampai Februari 2031 February 2031 including the capitalization of interest
termasuk kapitalisasi bunga hingga Februari 2031. until February 2031.
Rinciannya adalah sebagai berikut: The details are as follows:
Tahun/ Years Amortisasi/ Amortizations
2026 5,00%
2027 17,50%
2028 17,50%
2029 17,50%
2030 20,00%
2031 22,50%
122
Page 126
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
22. WESEL BAYAR TIDAK TERJAMIN (Lanjutan) 22. UNSECURED NOTES PAYABLE (Continued)
Seluruh wesel bayar tidak terjamin dinyatakan dalam All unsecured notes payable are denominated in United
mata uang Dolar Amerika Serikat. States Dollar.
Berdasarkan Akta Novasi dan Aksesi tanggal Based on the Deed of Novation and Accession dated
28 April 2016 antara Perusahaan, Damiano April 28, 2016 between the Company, Damiano
Investments, B.V., Belanda, Deutsche Bank AG, Investments, B.V., Netherlands, Deutsche Bank AG,
PT Pilot Asia Capital, The Hongkong and Shanghai PT Pilot Asia Capital, The Hongkong and Shanghai
Banking Corporation Limited, dan Madison Pacific Banking Corporation Limited, and Madison Pacific
Trust Limited, para pihak setuju untuk mengganti jasa Trust Limited, the parties agreed to changed the Fiscal
Agen Fiskal atas Wesel Bayar tidak Terjamin dari Agency services of Unsecured New Notes from
The Hongkong and Shanghai Banking Corporation The Hongkong and Shanghai Banking Corporation
Limited menjadi Madison Pacific Trust Limited. Limited to Madison Pacific Trust Limited.
Untuk periode yang berakhir pada tanggal For the period ended September 2025 and December
30 September 2025 dan 31 Desember 2024, beban bunga 31,2024 the interest charges on the unsecured notes
atas wesel bayar tidak terjamin masing-masing sebesar payable were US$353.353 and US$1,370,716
US$ 353.353 dan US$1.370.716, dan disajikan sebagai respectively, and are presented as part of finance costs
bagian dalam beban keuangan pada laporan laba rugi dan accounts in the consolidated statements of profit or
penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 44). loss and other comprehensive income (Note 44).
Dalam rapat luar biasa dengan pemegang surat utang In the extraordinary meeting with the unsecured
tanpa jaminan pada 11 Februari 2025, perusahaan noteholders on February 11, 2025, the Company
meminta persetujuan untuk mengubah tingkat bunga sought approval to amend the interest rate to zero
menjadi nol persen (0%) untuk periode 16 Februari percent (0%) for the period from February 16, 2025, to
2025 hingga 15 Februari 2031. February 15, 2031.
Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang The fair value of long-term financial liabilities have
ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini been determined by calculating their present value at
pada saat tanggal laporan posisi keuangan the reporting date, using fixed effective market interest
konsolidasian. dengan menggunakan metode suku rates available to the Company.
bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan.
Tidak ada perubahan nilai wajar yang dibukukan pada No fair value changes have been included in the
laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif consolidated statements of profit or loss and other
konsolidasian selama tahun berjalan sebagai liabilitas comprehensive income for the period as financial
keuangan yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi liabilities are carried at amortized cost in the
pada laporan posisi keuangan konsolidasian. consolidated statements of financial position.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari reporting date is the carrying value of each class of
setiap kelas wesel bayar tidak terjamin sebagaimana unsecured notes payable is disclosed in Note 51.
yang dijabarkan pada Catatan 51.
123
Page 127
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
23. PINJAMAN MODAL 23. CAPEX LOANS
Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah The breakdown of secured debts based on its original
sebagai berikut: currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pihak yang berelasi: Related Party:
Damiano InvestmentsB.V.,Belanda 20.445.000 20.445.000 Damiano Investments B.V.,Netherland
Sverige Netherlands B.V. 1.000.000 1.000.000 Sverige Netherlands B.V.
PT Pacific Poly 1.000.000 1.000.000 PT Pacific Poly
Jumlah 22.445.000 22.445.000 Total
Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Modal Kerja antara Based on the Working Capital Loan Agreement
Perusahaan dan Damiano Investments B.V., Belanda between the Company and Damiano Investments B.V.,
tanggal 1 Juni 2006. Damiano Investments B.V., Netherland dated June 1, 2006, Damiano Investments
Belanda setuju untuk menyediakan fasilitas pinjaman B.V., Netherland has provided the working capital
modal kerja kepada Perusahaan. Suku bunga yang loans facility for the Company. The interest chargeable
dibebankan atas pinjaman tersebut adalah 9% per tahun on this loan is 9% per annum until the implementation
sampai dengan diimplementasikannya Rencana of
Perdamaian. Setelah Rencana Perdamaian the Composition Plan. Upon implementation of
diimplementasikan, tingkat suku bunga akan mengikuti the Composition Plan, the rate of interest as per the
surat utang baru atas pinjaman yang direstrukturisasi. terms of the “New Notes / Loan restructure”. The
Fasilitas pinjaman modal kerja ini tersedia sampai working capital loan shall be repayable on the earlier
dengan tahun ke 5 (lima) sejak tanggal perjanjian ini. of 5 (five) years from the date of this agreement.
Berdasarkan pembaharuan kedua atas Perjanjian Based on the second amendment of working capital
Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2011, loan agreement dated June 1, 2011, the repayment
jangka waktu pelunasan telah diperbaharui dari date has been extended from 5 (five) years to be 7
5 (lima) tahun menjadi 7 (tujuh) tahun. (seven) years.
Berdasarkan pembaharuan ketiga atas Perjanjian Based on the third amendment of third working capital
Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Agustus 2013, loan agreement dated August 1, 2013, the repayment
jangka waktu pelunasannya kembali diperbaharui dari 7 date has been re-extended from 7 (seven) years to be
(tujuh) tahun menjadi 9 (sembilan) tahun. 9 (nine) years.
Berdasarkan pembaharuan keempat atas Perjanjian Based on the fourth amendment of third working
Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2015, capital loan agreement dated June 1, 2015, the
jangka waktu pelunasannya kembali diperbaharui dari repayment date has been re-extended from 9 (nine)
9 (sembilan) tahun menjadi 11 (sebelas) tahun. years to be
Manajemen menginformasikan bahwa pinjaman akan 11 (eleven) years. The management informed that the
diperpanjang selama 2 (dua) tahun lebih ketika berakhir loan will be extended by 2 (two) more years when it
pada bulan Juni 2017. expires by June 2017.
124
Page 128
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
23. PINJAMAN MODAL (Lanjutan) 23. CAPEX LOANS (Continued)
Perubahan Kedelapan dari Pinjaman Ketiga Eight Amendment of Third loan
Berdasarkan perjanjian amandemen kedelapan Based on the eight amendment agreement dated June
tertanggal 1 Juni 2023 antara Perusahaan dengan 1, 2023 between the Company and Damiano
Damiano Investments B.V., Belanda, jangka waktu Investments B.V., Netherland, the loan period was
pinjaman diperpanjang dari 1 Juni 2023 menjadi 5 extended from June 1, 2023 to November 5, 2027.
November 2027.
Perubahan Kedua dari Pinjaman Keempat Second Amendment of Fourth loan
Berdasarkan perjanjian amandemen kedua tanggal 5 Based on the second amendment agreement dated
November 2021 antara Perseroan dengan Damiano November, 5 2021 between the Company and Damiano
Investments B.V., Belanda, jangka waktu pinjaman Investments B.V., Netherland, the loan period was
diperpanjang dari tanggal 5 November 2021 sampai extended from November 5, 2021 to November 5, 2024.
dengan 5 November 2024.
Berdasarkan perjanjian pengalihan (assignment agreement) According to the assignment agreement dated May 6,
tertanggal 6 Mei 2024, Damiano Investments B.V. telah 2024, Damiano Investments B.V. has assigned part of the
mengalihkan sebagian dari pinjaman ketiga kepada PT third loan to PT Pacific Poly, involving an outstanding
Pacific Poly, yang melibatkan jumlah pokok terutang sebesar principal amount of US$1,000,000 in exchange for a
US$1.000.000 dengan imbalan harga pembelian sebesar purchase consideration of US$10,000.
US$10.000.
Berdasarkan perjanjian pengalihan (assignment agreement) According to the assignment agreement dated May 6,
tertanggal 6 Mei 2024, Damiano Investments B.V. telah 2024, Damiano Investments B.V. has assigned a portion
mengalihkan sebagian dari pinjaman ketiga kepada Sverige of the third loan to Sverige Netherlands B.V., involving an
Netherlands B.V., yang melibatkan nilai pokok terutang outstanding principal value of US$1,000,000, in exchange
sebesar US$1.000.000 dengan imbalan harga pembelian for a purchase consideration of US$10,000.
sebesar US$10.000.
Berdasarkan perjanjian amandemen (amendment According to the amendment agreement dated June 3,
agreement) tertanggal 3 Juni 2024, Damiano Investments 2024, Damiano Investments B.V. has agreed to waive the
B.V. telah setuju untuk membebaskan biaya bunga atas interest fee on the capex loan starting May 1, 2024, until
pinjaman modal mulai 1 Mei 2024 hingga pemberitahuan further notice.
lebih lanjut.
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2024 and 2023,
31 Desember 2024 dan 2023, beban bunga atas pinjaman the interest expense on the capex loans from Damiano
modal kerja dari Damiano Investment B.V., Belanda Investments B.V., Netherland were US$1,154,719 and
masing-masing sebesar US$1.154.719 dan US$3.211.217 US$3,211,217 respectively, and are presented as part of
dan disajikan sebagai beban keuangan pada laporan laba finance costs accounts in the consolidated statements of
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian profit or loss and other comprehensive income (Note 44).
(Catatan 44).
Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang The fair value of long-term financial liabilities have
ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini been determined by calculating their present value at
pada saat tanggal laporan posisi keuangan the reporting date, using fixed effective market interest
konsolidasian dengan menggunakan metode suku rates available to the Company. No fair value changes
bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan. have been included in the consolidated statements of
Tidak ada perubahan nilai wajar yang dibukukan pada profit or loss and other comprehensive income for the
laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif period as financial liabilities are carried at amortized
konsolidasian selama tahun berjalan sebagai liabilitas cost in the consolidated statements of financial
keuangan yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi pada position.
laporan posisi keuangan konsolidasian.
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari reporting date is the carrying value of each class of
setiap kelas wesel bayar tidak terjamin sebagaimana unsecured notes payable is disclosed in Note 51.
yang dijabarkan pada Catatan 51.
125
Page 129
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
24. UTANG KREDIT PEMBIAYAAN 24. CREDIT FINANCING PAYABLES
Berdasarkan perjanjian tanggal 8 Juli 2019, Perusahaan Based on agreement dated July 8, 2019, the Company
memperoleh pembiayaan kredit dari PT BCA Indonesia obtained a credit financing from PT BCA Indonesia
Finance untuk pembelian New Innova 2.4 Venturer Finance for purchasing of New Innova 2.4 Venturer
sebesar Rp 433.200.500 dengan tingkat bunga efektif amounting to Rp 433,200,500 with effective interest
9,21% per tahun, dibayarkan dengan cicilan bulanan rate of 9.21% per annum, repayable in monthly
mulai 7 Agustus 2019 hingga 7 Juni 2022. Pada tanggal installments from August 7, 2019 up to June 7, 2022.
31 Desember 2024, saldo hutang kredit pembiayaan As of December 31, 2024, the financing loan balance
sudah lunas (USD 0,00 (Nil)). has been fully paid off (USD 0.00 (Nil)).
25. LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PENDEK 25. OTHER CURRENT FINANCIAL LIABILITIES
LAINNYA
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Liabilitas kontrak 914.232 1.112.753 Contract liabilities
Pengangkutan dan transportasi - 466.126 Freight and transportation
Sewa - 307.498 Rent
PT Pacific Poly 190.935 171.899 PT Pacific Poly
Lainnya 226.848 50.669 Others
Jumlah 1.332.015 2.108.945 Total
Rincian liabilitas keuangan jangka pendek lainnya The details of other current financial liabilities based
menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut: on its original currencies are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Rupiah Rupiah
(Rp 20.921.276.867 pada 2025 dan (Rp 24.634.664.565 in 2025 dan
Rp 28.149.468.534 pada 2024) 1.319.312 1,741.707 Rp 28.149.468.534 in 2024)
Dolar Amerika Serikat 12.704 367.238 United States Dollar
Jumlah 1.332.015 2.108.945 Total
Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir The maximum exposure to liquidity risk at the
periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari reporting date is the carrying value of each class of
setiap kelas liabilitias keuangan jangka pendek lainnya other current financial liabilities is disclosed in Note
sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51. 51.
126
Page 130
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
26. PENDAPATAN DITANGGUHKAN 26. DEFERRED REVENUES
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Hibah Pemerintah 246.027 246.027 Government grant
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (154.944) (142.381 ) Less: Accumulated amortization
Bersih 91.083 103.646 Net
Pendapatan amortisasi dialokasikan pada: Amortization income are allocated to:
Pendapatan lain-lain, bersih (Catatan 45) 12.563 8.375 Miscellaneous income, net (Note 45)
Pendapatan ditangguhkan merupakan bantuan Deferred revenue represents the government grant
Pemerintah yang berhubungan dengan pembelian related to purchase of machinery EFK Multi Spindel
mesin EFK Multi Spindel Texturing and EFK Coolflex Texturing and EFK Coolflex of Rp 37,629,356,188
senilai (equivalent to US$ 3,972,862). The machinery was
Rp 37.629.356.188 (setara dengan US$ 3.972.862). located at Semarang, Central Java.
Mesin tersebut berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.
The government grant is based on the Letter of
Bantuan Pemerintah tersebut didasarkan pada Surat Agreement to give the grant for Revitalization
Perjanjian Pemberian Hibah untuk Program Programme and Industrial Growth through
Revitalisasi dan Pertumbuhan Industri melalui Restructuring of machinery / industry equipment TPT,
Restrukturisasi Mesin/Peralatan Industri TPT serta IAK and also IAK from the Ministry of Industry No.
dari Kementerian Perindustrian No. 0043/BIM.5/SPPB- 0043/BIM.5/SPPB-TL/A/5/2013 dated May 10, 2013,
TL/A/5/2013 tanggal 10 Mei 2013, yang menyatakan which stated that the Company obtain
bahwa Perusahaan mendapatkan bantuan atas the grant f or p urc has i n g of mac hi ner y
pembelian mesin sebesar Rp 2.388.181.818 (setara a mo un t i n g t o Rp 2,388,181,818 (equivalent to
dengan US$ 246.027). Dan atas bantuan Pemerintah ini US$ 246,027). The government grant will be amortized
diamortisasi selama masa manfaat mesin (20 tahun). over the useful life of machinery (20 years).
27. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA 27. SHORT-TERM EMPLOYEE BENEFIT
PENDEK LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek pada tanggal 30 Short-term employee benefit liabilities on September
September 2025 dan 31 Desember 2024 sebesar USD. 30,2025 and December 31, 2024 is amounting to USD
239.929 dan US$205.732. Akun ini merupakan 239.929 and US$205,732. This account represent
liabilitas atas bonus untuk karyawan, pensiun, gaji, liabilities on bonus for employee, pension, salary,
tunjangan kesehatan, dan tunjangan karyawan lainnya. medical, and other benefits.
127
Page 131
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
28. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 28. POST EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
JANGKA PANJANG
Imbalan Pasca Kerja Post-Employment Benefit
Perusahaan mempunyai perencanaan imbalan pasti The Company has defined benefit pension plans
yang melindungi seluruh karyawan tetap yang covering substantially all of their eligible permanent
mempunyai syarat. Saldo imbalan pasca kerja jangka employees. The balances of post-employment benefit
panjang pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 liabilities as at December 31, 2024 and 2023 amounted
masing-masing sebesar US$2.837.899 dan to US$2,837,899 and US$8,543,281, respectively. This
US$8.543.281, dihitung oleh aktuaris independen is calculated by independent actuary on a yearly basis,
secara tahunan, seperti yang terdapat pada laporan as set out in their reports dated March 11, 2025.
aktuaris tertanggal 11 Maret 2025.
Liabilitas imbalan pasca kerja dalam laporan posisi Liabilities in respect to these post-employment benefits
keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: included in the consolidated statement of financial
position are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Imbalan Pasca Kerja 2.837.899 2.837.899 Post employement benefit
Imbalan kerja jangka panjang manajemen senior 657.819 657.819 Long term employee benefit senior
management
Total 3.495.718 3.495.718 Total
Mutasi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti selama The movements in the present value of defined
tahun berjalan adalah sebagai berikut: obligation over the year are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Saldo Awal 2.837.899 8.543.281 at beginning of the period
Biaya jasa kini - 200.688 Current service costs
Biaya bunga - 532.126 Interest costs
Biaya jasa lalu - - Past service costs
Kelebihan Pembayaran - 2.855.313 Excess Payment
Kurtailmen Penyelesaian - (4.662.587) Curtailment setlement
Keuntungan aktuarial dari penyesuaian - (707.555) Actuarial gain from experience adjustment
pengalaman
- Actuarial gain from change in financial
Keuntungan perubahan asumsi keuangan (72.586) assumptions
Pembayaran manfaat - (3.528.687 ) Benefits paid
(Laba) rugi selisih kurs - bersih - (322.094) Foreign exchange (gain) loss - net
Present value of defined benefit obligations
Saldo akhir 2.837.899 2.837.899 at end of the period
Pada tanggal 31 Desember 2024 seluruh liabilitas As at December 31 2024 all of defined
imbalan pasti tidak didanai sehingga tidak terdapat nilai benefit obligation is unfunded obligation so
wajar dari aset yang direncanakan. there is no fair value of plan assets.
128
Page 132
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
28. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 28. POST EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
JANGKA PANJANG (Lanjutan) (Continued)
Imbalan Kerja Jangka Panjang Manajemen Long-term Employee Benefit Senior Management
Senior
Sebagai tambahan, Perusahaan telah membuat In addition, the Company has provided long-term
provisi atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang employee benefit liabilities to its senior management
bagi senior manajemen berdasarkan Undang – using provision based on Indonesian Manpower
Undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003 untuk Law No. 13 of year 2003 for the year ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember December 31, 2024 and 2023, amounting to
2024 dan 2023, masing masing sebesar US$657,819 and US$1,155,766, respectively, and is
US$657.819 dan US$1.155.766 dan diakui recognized as current service cost in the
sebagai biaya jasa kini pada laporan laba rugi dan consolidated statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. comprehensive income.
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang Liabilities in respect to these long-term employee benefit
manajemen senior dalam laporan posisi keuangan senior management included in the consolidated
konsolidasian adalah sebagai berikut: statement of financial position are as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka Present value of long-term employee benefit
Panjang manajemen senior 657.819 657.819 senior management
Nilai wajar asset program - - Fair value of plan assets
Liabilitas bersih 657.819 657.819 Net liability
129
Page 133
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN 29. TAXATION
a. Pajak Dibayar Di Muka a. Prepaid Taxes
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Lebih bayar atas pajak penghasilan
badan: Overpayment of corporate income tax:
2021 450.489 2021
2022 - 2022
2023 1.780.975 2023
2024 763.674 763.674 2024
2025 665.584 - 2025
Pajak pertambahan nilai 5.348.371 6.254.610 Value added tax
Jumlah 6.777.629 9.249.748 Total
b. Utang pajak b. Tax payables
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Pajak penghasilan pasal 21 33.696 95.187 Income tax article 21
Pajak penghasilan pasal 23 1.256 5.129 Income tax article 23
Pajak penghasilan pasal 26 - - Income tax article 26
Pajak penghasilan pasal 4 (2) 9.692 13.863 Income tax article 4 (2)
Jumlah 44.643 114.179 Total
c. Pajak Penghasilan Badan c. Corporate Income Tax
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum taksiran pajak A reconciliation between profit (loss) before income tax
penghasilan menurut laporan laba rugi dan pendapatan as shown in the consolidated statements of profit
komprehensif lain konsolidasian dengan taksiran laba or loss estimated taxable profit (loss) which was
(rugi) fiskal yang dihitung oleh Perusahaan induk calculated by the Parent Company for the years ended
untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal September 30, 2025, and December 31, 2024 are as
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah follows:
sebagai berikut:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Rugi sebelum pajak penghasilan menurut Loss before income tax per statements of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or lossof the company
Perusahaan (9.262.192) (47.828.020)
Penyesuaian fiskal terdiri dari: Fiscal adjustments consisted of:
Beda tetap: Permanent differences:
Pajak penghasilan pasal 21 506.459 391.207 Income tax article 21
Beban pajak 243.377 223.118 Tax expense
Sumbangan 43.595 157.896 Donation
Sewa rumah 89.051 10(2.116 House rent
Perjamuan dan representasi 66.649 788.170 Entertainment and representation
Listrik dan air ekspatriat 10.774 27.622 Electricity and water expats
Beban bunga 353.353 2.525.435 Interest expense
Penghasilan bunga (16.068) (10.778) Interest income
Rugi bersih atas selisih kurs - - Loss on foreign exchange rate. net
Penyisihan kerugian piutang lain-lain dan Provision for doubtful other receivables and
piutang non-usaha - 36.659.483 non-trade receivables
Penghapusan piutang - (29.871) Write-off receivables
Penyisihan penurunan nilai uang muka Provision for impairment of advances for
pembelian - 401.257 purchase
Lainnya - 865 Others
1.297.190 41.236.520
130
Page 134
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
c. Pajak Penghasilan Badan (Lanjutan) c. Corporate Income Tax (Continued)
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Beda waktu: Timing differences:
Depreciation expense of property. plant
Beban penyusutan aset tetap (3.754.991) 401.194 and equipment
Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang - (5.423.187) Post employee benefits liabilities
Aset tidak berwujud (68.295) (2.205) Intangible assets
Amortisasi pendapatan ditangguhkan 10.469 (8.375) Amortization of deferred revenues
Amortisasi beban tangguhan (3.155) (71.087) Amortization of deferred charges
Beban penyusutan hak pakai aset dan - Depreciation expense of rigth of use and
beban bunga PSAK 116 - 28.883 interest expense SFAS 116
Liabilitas klaim pelanggan PSAK 115 - 6.758 Claim of customer liability SFAS 115
Liabilitas pengembalian PSAK 115 - 190.208 Refund liability SFAS 115
Penyisihan kerugian piutang tak tertagih 78.641 1.721.554 Provision for doubtful account
(Pemulihan) penyisihan persediaan usang - (497.341) (Recovery)Provision for inventory
obsolescence
(3.772.651) (3.653.598)
Taksiran laba fiskal tahun berjalan sebelum Estimated taxable profit for the year
kompensasi kerugian tahun sebelumnya (11.737.653) (10.245.098) before fiscal loss carry forward
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya (112.860.262) (83.712.546 ) Fiscal loss carry forward
Penyesuaian atas SPT Pembetulan - (18.902.618) Adjustment to the Amended Tax Return
Total estimated accumulated taxable
Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal (124.597.915 ) (112.860.262 ) loss
Taksiran pajak penghasilan badan - - Estimated corporate income tax
Pajak dibayar dimuka: Prepaid taxes:
Pajak penghasilan pasal 22 (1.565.886) (763.674 ) Income tax article 22
Taksiran lebih bayar pajak penghasilan Estimated overpayment of corporate
badan (1.565.886 ) (763.674 ) income tax
131
Page 135
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
c. Pajak Penghasilan Badan (Lanjutan) c. Corporate Income Tax (Continued)
Rekonsiliasi jumlah estimasi rugi fiskal antara Reconciliation of the estimated taxable loss between
jumlah yang diperhitungkan berdasarkan mata uang the amounts computed by functional/presentation
fungsional/penyajian dengan mata uang untuk tujuan currency and for taxation purposes for the years
perpajakan untuk tahun-tahun yang berakhir pada ended September 30, 2025 and December 31, 2024
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
30 September 2025 / September 30, 2025
Mata uang Mata uang Mata uang
Pelaporan Pajak / Kurs / Pelaporan Pajak / Fungsional /
Tax Reporting Exchange Tax Reporting Functional
Currency Rate Currency Currency
Rp Rp US$ US$
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Profit (loss) before income tax
menurut laporan laba rugi dan per consolidated statements of profit
penghasilan komprehensif or loss and other comprehensive
konsolidasian lain (88.519.080.541) 9.557 (9.262.192) (9.262.192) Income
Laba (rugi) Entitas Anak sebelum Profit (loss) before income tax of the
pajak penghasilan - - - Subsidiaries
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Profit (loss) income tax per statements
menurut laporan laba rugi dan of profit or loss and other
penghasilan komprehensif comprehensive
lain Perusahaan Induk (88.519.080.541) 9.557 (9.262.192) (9.262.192) income of the Parent Company
Penyesuaian fiskal terdiri dari: Fiscal adjustments consisted of:
Beda tetap: Permanent differences:
Beban yang tidak
diperkenankan(penghasilan Non deductible expenses
kena pajak final): (non taxable income):
Pajak penghasilan pasal 21 8.337.294.070 16.462 506.459 506.459 Income tax article 21
Beban pajak 3.966.421.945 16.271 243.777 243.777 Tax expenses
Perjamuan dan representasi 1.090.599.690 16.363 66.649 66.649 Entertainment
Sumbangan 715.480.040 16.412 43.595 43.595 Donation
Penghasilan bunga (264.244.510) 16.445 16.068 16.068 Interest income
Sewa rumah 1.464.068.013 16.441 89.051 89.051 House rent
Listrik dan air ekspatriat 176.429.250 16.375 10.774 10.774 Electricity and water expats
Beban Bunga 5.796.054.672 16.403 353.353 353.353 Interest Expenses
Lainnya - - - Others
21.282.103.170 1.297.190 1.297.190
132
Page 136
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
c. Pajak Penghasilan Badan (Lanjutan) c. Corporate Income Tax (Continued)
30 September 2025 / September 30, 2025
Mata uang Mata uang Mata uang
Pelaporan Pajak / Kurs / Pelaporan Pajak / fungsional /
Tax Reporting Exchange Tax Reporting Functional
Currency Rate Currency Currency
Rp Rp US$ US$
Beda waktu: Timing differences:
Beban penyusutan aset tetap 45.772.950.393 12.190 3.754.991 3.754.991 Property, plant and equipment
Liabilitas imbalan pasca kerja Long-term employee benefits
jangka panjang liabilities
Aset tidak berwujud (985.598.173) 14.432 (68.295) (68.295) Intangible assets
Amortisasi pendapatan 101.624.761 9707 10.469 10.469 Amortization of deferred
ditangguhkan revenue
Amortisasi beban tangguhan (36.222.434) 11.481 (3.155) (3.155) Amortization of deferred charges
Beban penyusutan hak pakai aset Depreciation expense of rigth of use
dan beban bunga PSAK 73 and interest expense SFAS 73
Liabilitas klaim pelanggan Claim of customer liability
PSAK 72 SFAS 72
Liabilitas pengembalian PSAK 72 Refund liability SFAS 72
Cadangan kerugian piutang 1.297.484.205 16.500 78.642 78.642
tak tertagih Allowance for doubtful account
Cadangan persediaan usang Allowance for inventory obsolescence
46.150.238.752 3.772.651 3.772.651
Taksiran rugi fiskal Perusahaan
sebelum kompensasi Estimated taxable loss for the year
kerugian tahun sebelumnya (113.387.216.123) 9.660 (11.737.653) (11.737.653) before fiscal loss carry forward
Akumulasi rugi fiskal tahun
sebelumnya (2.501.519.521.252) 22.165 (112.860.262) (112.860.262) Fiscal loss carry forward
Jumlah taksiran akumulasi Total estimated accumulated
rugi fiskal (2.614.906.737.375) 20.987 (124.597.915) (124.597.915) taxable loss
Pajak dibayar dimuka: Prepaid taxes:
Pajak penghasilan pasal 22 25.407.295.425 1.565.886 1.565.886 Income tax article 22
Taksiran lebih bayar pajak 1.565.886 1.565.886 Estimated overpayment of
25.407.295.425
penghasilan badan corporate income tax
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Mata uang Mata uang Pelaporan Mata uang
Pelaporan Pajak / Kurs / Pajak / Fungsional /
Tax Reporting Exchange Tax Reporting Functional
Currency Rate Currency Currency
Rp Rp US$ US$
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Profit (loss) before income tax
menurut laporan laba rugi dan per consolidated statements of profit or loss
penghasilan komprehensif (1.440.484.704.679) (47.828.020) (47,828,020) and other comprehensive
konsolidasian lain Income
Laba (rugi) Entitas Anak sebelum Profit (loss) before income tax of the
pajak penghasilan ‒ ‒ ‒ Subsidiaries
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi dan penghasilan Profit (loss) income tax per statements of
komprehensif profit or loss and other comprehensive
lain Perusahaan Induk (1.440.484.704.679) (47.828.020) (47,828,020) income of the Parent Company
Penyesuaian fiskal terdiri dari: Fiscal adjustments consisted of:
Beda tetap: Permanent differences:
Pajak penghasilan pasal 21 6.228.160.915 15.920 391.207 391.207 Income tax article 21
Beban pajak 3.613.572.521 16.196 223.118 223.118 Tax expenses
Perjamuan dan representasi 12.482.853.939 15,838 788.170 788.170 Entertainment
Sumbangan 2.508.785.524 15,889 1 157.896 157.896 Donation
Penghasilan bunga (171.647.839) 15,926 (10.778) (10.778) Interest income
Sewa rumah 1,750.826.413 17,145 102.116 102.116 House rent
Listrik dan air ekspatriat 437.059.523 15,823 27.622 27.622 Electricity and water expats
Beban Bunga 39.982.315.074 15,832 2.525.435 2.525.435 Interest expenses
Penyisihan kerugian piutang lain-lain dan
piutang non-usaha 536.344.803.685 14.630 36.659.483 36.659.483
Penghapusan piutang (652.831.233) 21.855 (29.871) (29.871) Write-off receivables
Penyisihan penurunan nilai uang muka
pembelian 5.776.863.817 14.397 401.257 401.257
Lainnya 13.373.406 15,461 865 865 Others
608.314.135.745 41.236.520 41.236.520
133
Page 137
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
c. Pajak Penghasilan Badan (Lanjutan) c. Corporate Income Tax (Continued)
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Mata uang Mata uang Mata uang
Pelaporan Pajak / Kurs / Pelaporan Pajak / fungsional /
Tax Reporting Exchange Tax Reporting Functional
Currency Rate Currency Currency
Rp Rp US$ US$
Beda waktu: Timing differences:
Depreciation expense of
Beban penyusutan aset tetap (12.678.660.124 ) (31.602) 401.194 401.194 ) Property, plant and equipment
Liabilitas imbalan pasca kerja Long-term employee benefits
jangka panjang (80.414.087.667) 14.828 (5.423.187) (5.423.187) liabilities
Aset tidak berwujud (30.541.732 ) 13.851 (2..205) (2..205) ) Intangible assets
Amortisasi pendapatan Amortization of deferred
ditangguhkan (81.299.807 ) 9.707 (8.375) (8.375) ) revenue
Amortisasi beban tangguhan (159.434.995 ) 2.243 (71.087) (71.087) ) Amortization of deferred charges
Beban penyusutan hak pakai aset Depreciation expense of rigth of use
dan beban bunga PSAK 73 634.304.090 21.961 28.883 28.883 and interest expense SFAS 73
Liabilitas klaim pelanggan Claim of customer liability
PSAK 72 128.364.519 18.994 6.758 6.758 ) SFAS 72
Liabilitas pengembalian PSAK 72 3.096.926.172 16.282 190.208 190.208 Refund liability SFAS 72
Cadangan kerugian piutang
tak tertagih 27.876.278.362 16.193 1.721.554 1.721.554 ) Allowance for doubtful account
(Pemulihan)/Cadangan persediaan usang (7.525.865.357) 15.132 (497.341) (497.341) (Recovery)/Allowance for inventory
obsolescence
(69.154.016.539) (3.653.598) (3.653.598)
Taksiran rugi fiskal Perusahaan
sebelum kompensasi Estimated taxable loss for the year
kerugian tahun sebelumnya (901.324.585.473) 87.976 (10.245.098) (10.245.098) before fiscal loss carry forward
Penyesuaian atas SPT Pembetulan (294.770.021.683) 15.594 (18.902.618) (18.902.618)
Akumulasi rugi fiskal tahun
sebelumnya (1.305.424.914.096 ) 15.594 (83.712.546) (83.712.546) Fiscal loss carry forward
Jumlah taksiran akumulasi Total estimated accumulated
rugi fiskal (2.501.519.521.252 ) ) taxable loss
(112.860.262) (112.860.262)
Pajak dibayar dimuka: Prepaid taxes:
Pajak penghasilan pasal 22 (12.116.690.225 15.866 (763.674) (763.674) Income tax article 22
Taksiran lebih bayar pajak Estimated overpayment of
penghasilan badan (12.116.690.225) (763.674) (763.674) corporate income tax
.
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini jumlah rugi In these consolidated financial statements, the amount of
fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 30 taxable loss as at September 30, 2025 is based on
September 2025 didasarkan atas perhitungan sementara preliminary calculations, as the Company has not yet
karena Perusahaan belum menyampaikan Surat submitted its Annual 2025 Corporate Income Tax
Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Badan Returns.
2025.
134
Page 138
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
d. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan d. Deferred Tax Assets (Liabilities)
30 September 2025 / September 30, 2025
Dikreditkan Dikreditkan
(dibebankan) pada (dibebankan) pada
laporan laba rugi laba (rugi) Pada tanggal
Pada tanggal konsolidasian / komprehensif / 30 September
31 Desember 2024 Credited (charged) Credited (charged) 2025 /
/ to the consolidated to other As at
As at December 31, statements of profit comprehensive Penyesuaian / September 30,
2024 or loss income (expemse) Adjustment 2025
Aset (Liabilitas) Pajak
Tangguhan: Deferred Tax Assets (Liabilities):
Akumulasi rugi fiscal 24.975.811 28.953.515 53.929.326 Accumulated taxable loss
Penyisihan penilaian (24.975.811 (28.953.515) (53.929.326) Valuation allowance
Beban penyusutan aset Depreciation expense of
tetap (2.485.531) (131.256) (2.616.787) property. plant and equipment
Liabilitas imbalan pasca
kerja jangka panjang 769.059 769.059 Post employee benefit liabilities
Aset tidak berwujud (39.988) (15.025) (55.013) Intangible assets
Amortisasi pendapatan Amortization of deferred
ditangguhkan 22.801 2.303 25.104 revenues
Amortisasi beban
tangguhan 454.968 (694) 454.274 Amortization of deferred charges
Beban penyusutan hak pakai
aset dan beban bunga 151.742 151.742 Depreciation of right of use asset
Liabilitas klaim pelanggan 6.653 6.653 Customer claim liabilities
Liabilitas pengembalian 47.613 47.613 Right of return liabilities
Cadangan kerugian piutang
tak tertagih 790.004 17.301 807.305 Allowance for doubtful accounts
Allowance for inventory
Cadangan persediaan usang 202.125 202.125 obsolescence
Jumlah asset (liabilitas)
pajak Total deferred tax assets
tangguhan (80.554) (127.370) (207.924) (liabilities)
31 Desember 2024 / December 31, 2024
Dikreditkan Dikreditkan
(dibebankan) pada (dibebankan) pada
laporan laba rugi laba (rugi) Pada tanggal
Pada tanggal konsolidasian / komprehensif / 31 Desember
31 Desember 2023 Credited (charged) Credited (charged) 2024 /
/ to the consolidated to other As at
As at December 31, statements of profit comprehensive Penyesuaian / December 31,
2023 or loss income (expemse) Adjustment 2024
Aset (Liabilitas) Pajak
Tangguhan: Deferred Tax Assets (Liabilities):
Akumulasi rugi fiscal 18.416.760 6.559.051 ‒ ‒ 24.975.811 Accumulated taxable loss
Penyisihan penilaian (18.416.760 ) (6.559.051 ‒ ‒ (24.975.811 ) Valuation allowance
Beban penyusutan aset Depreciation expense of
tetap (2.561.832 ) 88.263 ‒ (11.962) (2.485.531 ) property. plant and equipment
Liabilitas imbalan pasca
kerja jangka panjang 2.133.791 (1.193.101) (171.631 ) ‒ 769.059 Post employee benefit liabilities
Aset tidak berwujud (65.387 ) (485 ) ‒ 25.894 (39.988 ) Intangible assets
Amortisasi pendapatan Amortization of deferred
ditangguhkan 24.644 (1.843) ‒ - 22.801 revenues
Amortisasi beban
tangguhan 470.607 (15.639 ) ‒ ‒ 454.968 Amortization of deferred charges
Beban penyusutan hak pakai
aset dan beban bunga 21.952 6.354 ‒ 123.436 151.742 Depreciation of right of use asset
Liabilitas klaim pelanggan 5.166 1.487 ‒ ‒ 6.653 Customer claim liabilities
Liabilitas pengembalian 5.766 41.847 ‒ ‒ 47.613 Right of return liabilities
Cadangan kerugian piutang
tak tertagih 417.444 378.741 ‒ (6.181) 790.004 Allowance for doubtful accounts
Allowance for inventory
Cadangan persediaan usang 311.540 (109.415) ‒ ‒ 202.125 obsolescence
Jumlah asset (liabilitas)
pajak Total deferred tax assets
tangguhan 763.691 (803.791) (171.631 ) 131.177 (80.554) (liabilities)
135
Page 139
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
d. Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan (Lanjutan) d. Deferred Tax Assets (Liabilities) (Continued)
Pengakuan aset pajak penghasilan yang The recognition of the Company’s deferred tax assets is
ditangguhkan oleh Perusahaan adalah berdasarkan based on management’s estimates of the results of
perkiraan dari manajemen akan hasil di masa future operations including an estimate of output
mendatang termasuk perkiraan atas tingkat produksi levels and commodity prices for the Company
dan harga komoditi atas produk Perusahaan, waktu products, the timing and extent of the reversal of
dan sifat penyelesaian atas liabilitas pajak certain deferred tax liabilities, and certain tax
tangguhan serta strategi perencanaan pajak. planning strategies. Based on these estimates,
Berdasarkan perkiraan tersebut, manajemen management believes that the Company will not
berpendapat bahwa kemungkinan besar Perusahaan realize its deferred tax asset from fiscal loss carry
dan Entitas Anak tidak dapat merealisasikan aset forward. Accordingly, the management had made a
pajak tangguhannya yang timbul dari rugi fiskal valuation allowance of US$6,559,051 and
kumulatif. Oleh karena itu, manajemen membentuk US$19,509,936 as at December 31, 2024.
penyisihan penilaian yang masing-masing sebesar
US$6.559.051 dan US$19.509.936 yang
dicadangkan pada tanggal
31 Desember 2024.. The basis of supporting recognition of the deferred
Dasar rincian atas pengakuan dari aset pajak tax assets is reviewed regularly by the Company’s
tangguhan ditelaah secara regular oleh manajemen. management.
e. Manfaat (beban) pajak e. Tax benefit (expense)
• Rekonsiliasi antara jumlah beban dan jumlah yang • A reconciliation between the total tax expense and the
dihitung dengan menggunakan tarif pajak efektif amounts computed by applying the effective tax rate
terhadap rugi sebelum pajak penghasilan adalah to loss before income tax is as follows:
sebagai berikut:
30 Sept.2025 31 Sept. 2024
US$ US$
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut Profit (loss) before income tax per
laporan laba rugi dan penghasilan consolidated statements of profit or loss and
komprehensif lain konsolidasian (9.262.192) (13.954.196 ) other comprehensive income
Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan ‒ Profit before income tax of the Subsidiaries
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut Profit (loss)before income tax per statements
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif of profit or loss and other comprehensive
lain Perusahaan (9.262.192) (13.954.196 ) income of the Parent Company
Manfaat (beban) pada tarif 22% 2.037.682 3.069.923 Tax benefit (expense) at tax rate 22%
Pengaruh pajak atas (beban) yang tidak Tax effect of non-deductible (expense)
diperkenankan (penghasilan kena pajak final): (206.387) (649.706) (non-taxable income)
Penyesuaian 103.464 - Adjustment
Utilisasi rugi fiscal tahun sebelumnya (2.062.129 (1.810.787) Utilized fiscal loss
Jumlah (beban)/manfaat pajak (127.370) (609.430) Total tax (expenses)/benefit
136
Page 140
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
e. Beban Pajak e. Tax Expense
30 Sept.2025 31 Sept. 2024
US$ US$
(Beban)/manfaat pajak tangguhan - Deferred tax(expense)/benefit - net:
bersih:
Perusahaan (127.370) (609.430) The Parent Company
Entitas Anak ‒ ‒ The Subsidiaries
(127.370) (609.430)
Jumlah manfaat (beban) pajak (127.370) (609.430) Total tax benefit (expense)
f. Surat Ketetapan Pajak f. Tax Assessment Letter
Pada tahun 2024, Perusahaan telah menerima In 2024, the Company have received various Tax
berbagai Surat Ketetapan Pajak dari Otoritas Pajak Assessment Letters from the Tax Authorities of
Indonesia. Indonesia.
Pada tanggal 14 Maret 2023, berdasarkan Surat On March 14, 2023, based on Submission of
Pengajuan Koreksi No. Ref.018/APF-PJK/III/2023 corrections No. Ref.018/APF-PJK/III/2023 the
perusahaan mengajukan koreksi atas perhitungan company submitted a correction to the calculation of
SKPKB PPh Pasal 26 No. 00006/204/21/092/23 SKPKB PPh Article 26 No. 00006/204/21/092/23
sebesar Rp 58.654.219. amounting to Rp 58,654,219.
g. Administrasi g. Administration
Perubahan tarif pajak The change in tax rate
Pada bulan Desember 2024, Pemerintah Indonesia In December 2024, the Government of Indonesia
mengesahkan Peraturan Menteri Keuangan enacted the Minister of Finance Regulation of the
Republik Indonesia No. 131 Tahun 2024 tentang Republic of Indonesia No. 131 Year 2024 related to
Perlakuan Pajak Pertambahan Nilai atas Impor the Treatment of Value Added Tax on the Import of
Barang Kena Pajak, Penyerahan Barang Kena Pajak, Taxable Goods, Delivery of Taxable Goods,
Penyerahan Jasa Kena Pajak, Pemanfaatan Barang Delivery of Taxable Services, Utilisation of
Kena Pajak Tidak Berwujud dari Luar Daerah Intangible Taxable Goods from Outside the Customs
Pabean di Dalam Daerah Pabean, dan Pemanfaatan Area within the Customs Area, and Utilisation of
Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean di Dalam Taxable Services from Outside the Customs Area
Daerah Pabean yang mengubah cara perhitungan within the Customs Area, which changes the method
pajak pertambahan nilai yang terutang dihitung of calculating the value added tax payable by
dengan cara mengalikan tarif 12% dengan dasar multiplying the rate of 12% (twelve percent) with the
pengenaan pajak berupa nilai lain sebesar 11/12 tax base in the form of another value of 11/12
(sebelas per dua belas) dari harga jual mulai tanggal (eleven twelfths) of the selling price from 1-31
1-31 Januari 2025. Efektif mulai 1 Februari 2025, January 2025. Effective from February 1, 2025, the
ketentuan tarif pajak pertambahan nilai berlaku value added tax rate will revert to 12%.
kembali menjadi 12%.
137
Page 141
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
29. PERPAJAKAN (Lanjutan) 29. TAXATION (Continued)
g. Administrasi (Lanjutan) g. Administration (Continued)
Perubahan tarif pajak The change in tax rate
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Under the taxation laws of Indonesia, the Company
berlaku di Indonesia. Perusahaan menghitung submits tax returns on the basis of self assessment.
menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah Under prevailing regulations the Director General of
pajak yang terhutang secara individu. Berdasarkan Tax (“DGT”) may assess or amend taxes within a
peraturan perundang-undangan yang berlaku certain period. For the fiscal years of 2007 and before,
Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) dapat this period is within 10 (ten) years of the time the tax
menetapkan atau mengubah jumlah pajak terhutang become due, but not later than 2013, while for the
dalam jangka waktu tertentu. Untuk tahun pajak fiscal years of 2008 and onwards, the period is within
2007 dan sebelumnya jangka waktu tersebut adalah 5 (five) years of the time the tax becomes due.
sepuluh (10) tahun sejak saat terutangnya pajak
tetapi tidak lebih dari tahun 2013 sedangkan untuk
tahun 2008 dan seterusnya, jangka waktunya adalah
lima (5) tahun sejak saat terutangnya pajak.
Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa The Company management believes that they have
Perusahaan dan Entitas Anak telah patuh terhadap complied with the prevailing tax regulations.
peraturan perpajakan yang ada.
30. KEWAJIBAN SEWA 30. LEASE LIABILITIES
Tabel berikut menunjukkan rincian liabilitas sewa The table shows details of lease liabilities in
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian: the consolidated statement of financial position :
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Liabilitas sewa Lease liabilities
Jangka Pendek 21.993 21.993 Current
Jangka Panjang 683.985 711.885 Non-current
Total liabilitas sewa 705.978 733.878 Total lease liabilities
138
Page 142
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
30. KEWAJIBAN SEWA (Lanjutan) 30. LEASE LIABILITIES (Continued)
Pembayaran sewa pembiayaan minimum di masa Future minimum lease payments under finance leases
mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum together with the present value of the minimum lease
sewa pembiayaan pada tanggal 30 September 2025 dan payments as of September 30, 2025 and December 31,
31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: 2024 were as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Liabilitas sewa pembiayaan bruto Gross finance lease liabilities -
Pembayaran sewa minimum minimum lease payments
Tidak lebih dari 1 tahun 71.009 94.679 No later than 1 year
Lebih dari 1 tahun dan kurang Later than 1 year and no later
dari 5 tahun 298.773 298.773 than 5 years
Lebih dari 5 tahun 815.437 839.107 Later than 5 years
Beban keuangan di masa depan Future finance charges
atas sewa pembiayaan (479.242) (498.681 ) on finance leases
Nilai kini liabilitas Present value of
Sewa 705.978 733.878 lease liabilities
Nilai kini liabilitas sewa The present value of lease
adalah sebagai berikut: liabilities is as follows:
Tidak lebih dari 1 tahun 21.993 21.993 No later than 1 year
Lebih dari 1 tahun dan kurang Later than 1 year and no later
dari 5 tahun 170.963 170.963 than 5 years
Lebih dari 5 tahun 513.022 540.922 Later than 5 years
705.978 733.878
Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh There is no significant restriction imposed by lease
penyewa dalam perjanjian sewa pembiayaan dengan arrangements between Lessor and the Company on use
Perusahaan terkait dengan penggunaan aset atau of the assets or maintenance of certain financial
pencapaian kinerja keuangan tertentu. performance.
31. MODAL SAHAM 31. SHARE CAPITAL
Berdasarkan akta notaris Januar Tirtaamidjaja, S.H., Pursuant to the notarial deed of Januar Tirtaamidjaja,
No. 22 tanggal 15 Februari 1984, modal dasar S.H., No. 22 dated February 15, 1984, the authorized
Perusahaan adalah sebesar Rp 15.000.000.000 yang capital amounts to Rp 15,000,000,000 consisting of
terdiri dari 600 lembar saham dengan nilai nominal 600 shares with a par value of Rp 25,000,000 each.
sebesar Rp. 25.000.000 per lembar. Modal ditempatkan Issued and fully paid-up capital amounts to
sebesar Rp 7.500.000.000 (setara dengan Rp 7,500,000,000 (equivalent to US$ 6,710,179) or
US$ 6.710.179) atau sebanyak 300 lembar saham. consist of 300 shares.
139
Page 143
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham dengan Pursuant to the General Shareholders Meeting with
akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 100 tanggal notarial deed of Aulia Taufani, S.H., No. 100 dated
27 Desember 2002, para pemegang saham Perusahaan December 27, 2002, the shareholders agreed
menyetujui rencana perubahan modal dasar to approve the changes in the Company’s Articles
dari semula Rp 8.500.000.000.000 menjadi of Association to increase the authorized
Rp 16.000.000.000.000 dan modal ditempatkan dan capital from Rp 8,500,000,000,000 to become
disetor dari semula Rp 2.196.960.000.000 menjadi Rp 16,000,000,000,000 and issued and paid-in
Rp 4.174.224.000.000. capital from Rp2,196,960,000,000 to become
Rp 4,174,224,000,000.
Berdasarkan akta notaris Aulia Taufani. SH. No. 12 Pursuant to the notarial deed of Aulia Taufani, S.H.,
tanggal 4 Juli 2006 tentang perubahan Anggaran Dasar No. 12 dated July 4, 2006 regarding the amendment of
Perusahaan dan Rapat Luar Biasa Pemegang Saham the Company’s Articles of Association and the
dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 111 Extraordinary Shareholders’ Meeting with notarial
tanggal 21 Juni 2006, para pemegang saham telah deed of the same notary No. 111 dated June 21, 2006,
menyetujui beberapa hal sebagai berikut: the shareholders approved the following:
• Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 16.000.000.000.000, • The authorized capital of the Company amounts to
modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 16,000,000,000,000, issued and fully paid up
Rp 4.174.224.000.000. capital amounts to Rp 4,174,224,000,000.
• Alokasi 83.484.480.000 lembar saham baru (seri C) • The allocation of 83,484,480,000 new shares (series
dengan nilai nominal Rp 2 per saham berdasarkan C) par value Rp 2 each with to regard to the debt to
konversi utang menjadi modal. Saham baru sebesar equity conversion. The new shares of 43,144,238,750
43.144.238.750 lembar untuk kreditur tidak terjamin shares for the unsecured creditors and new working
dan pemberi fasilitas modal kerja baru sedangkan capital lender and 40,340,241,250 shares for secured
sisanya sebanyak 40.340.241.250 lembar saham creditors.
untuk kreditur terjamin.
• Membukukan agio saham hasil konversi saham • To record the paid in capital in excess of
menjadi modal sebesar Rp 5.574.513.535.500 (setara par value from debt to equity conversion of
dengan US$ 618.017.022). Rp 5,574,513,535,500 (equivalent to
US$ 618,017,022).
Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri The deed was approved by the Ministry of Law and
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Human Rights in decision letter No. C-25038
keputusannya No. C-25038.HT.01.04.TH.2006 tanggal HT.01.04.TH.2006 dated August 28, 2006 and
28 Agustus 2006 dan telah didaftarkan di Departemen registered in the Department of Industry and Trade
Industri dan Perdagangan No. 233/BH-1/IX/2006 under No. 233/BH-1/IX/2006 dated September 1, 2006.
tanggal 1 September 2006.
140
Page 144
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Pada tanggal 31 Desember 2006, modal dasar Perusahaan As at December 31, 2006, the authorized capital of
sebesar Rp 16.000.000.000.000 terdiri dari 247.145.100.800 the Company amounted to Rp 16,000,000,000,000
lembar saham dengan pengelompokkan sebagai berikut: consisting of 247,145,100,800 shares with the
following classifications.
• 17.000.000.000 lembar saham seri A dengan nilai • Series A of 17,000,000,000 shares with par value of
nominal Rp 500 per saham. Rp 500 each.
• 146.660.620.800 lembar saham seri B dengan nilai • Series B of 146,660,620,800 shares with par value of
nominal Rp 50 per saham. Rp 50 each.
• 83.484.480.000 lembar saham seri C dengan nilai • Series C of 83,484,480,000 shares with par value of
nominal Rp 2 per saham. Rp 2 each.
Dan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Issued and fully paid up capital was
Rp 2.283.248.477.500 yang terdiri dari 4.393.920.000 Rp 2,283,248,477,500 consisting of Series A of
lembar saham seri A dan 43.144.238.750 lembar saham 4,393,920,000 shares, and Series C of 43,144,238,750
seri C. shares.
Pada bulan Februari 2008, Perusahaan melakukan In February 2008, the Company amended its Articles of
perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan Association in connection with the reverse stock split
reverse stock yang dilakukan dengan rasio 20 : 1. with ratio 20 : 1. Based on the notarial deed of Sutjipto
Dan menurut akta notaris Sutjipto, S.H., No. 91 tanggal S.H., No. 91 dated February 21, 2008 regarding the
21 Februari 2008 tentang Perubahan Anggaran Dasar changes of the Articles of Association, the authorized
Perusahaan, modal saham Perusahaan sebesar c a p it a l of t he C ompa ny amo unt s t o
Rp 16.000.000.000.000 terbagi atas 12.357.255.040 Rp 16,000,000,000,000 consisting of 12,357,255,040
lembar saham dengan pengelompokan sebagai berikut: shares with following classifications:
• 850.000.000 lembar saham seri A dengan nilai • Series A of 850,000,000 shares with par value of
nominal Rp 10.000 per saham. Rp 10,000 each.
• 7.333.031.040 lembar saham seri B dengan nilai • Series B of 7,333,031,040 shares with par value of
nominal Rp 1.000 per saham. Rp 1,000 each.
• 4.174.224.000 lembar saham seri C dengan nilai • Series C of 4,174,224,000 shares with par value of
nominal Rp 40 per saham. Rp 40 each.
Modal ditempatkan dan disetor penuh seluruhnya Issued and fully paid in capital amounted to
sebesar Rp 4.174.224.000.000 (26%) terbagi atas: Rp 4,174,224,000,000 (26%) consist of:
• 219.696.000 lembar saham dengan nilai nominal • 219,696,000 shares with par value of Rp 10,000 each
sebesar Rp 10.000 per saham atau seluruhnya sebesar or totaling Rp 2,196,960,000,000.
Rp 2.196.960.000.000.
• 1.890.975.522 lembar saham dengan nilai nominal • 1,890,975,522 shares with par value of Rp 1,000 each
sebesar Rp 1.000 per saham atau seluruhnya sebesar or totaling Rp 1,890,975,522,000.
Rp 1.890.975.522.000.
• 2.157.211.950 lembar saham dengan nilai nominal • 2,157,211,950 shares with par value of Rp 40 each or
sebesar Rp 40 per saham atau seluruhnya sebesar totaling Rp 86,288,478,000.
Rp 86.288.478.000.
141
Page 145
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Susunan pemegang saham pada tanggal The composition of shareholders as at
21 Februari 2008 menurut akta notaris adalah sebagai February 21, 2008 based on notarial deed is as
berikut: follows:
Jumlah lembar / Persentase /
Numbers of Percentage of Jumlah / Total
Pemegang Saham Shares ownership Rp US$ Shareholders
Saham seri A 219.696.000 5,15 2.196.960.000.000 625.598.841 Shares Series A
Saham seri B 1.890.975.522 44,30 1.890.975.522.000 209.642.519 Shares Series B
Saham seri C 2.157.211.950 50,55 86.288.478.000 9.566.350 Shares Series C
Jumlah 4.267.883.472 100,00 4.174.224.000.000 844.807.710 Total
Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri The deed was approved by the Ministry of Law and
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Human Rights in decision letter No. AHU-
Indonesia berdasarkan keputusannya No. AHU- 10588.AH.01.02 Tahun 2008 dated March 3, 2008.
10588.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 3 Maret 2008.
Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on the Extraordinary General Stockholders
(RUPSLB) yang diadakan pada tanggal Meeting (RUPSLB) held on March 24, 2009 and based
24 Maret 2009 yang telah dikukuhkan dalam akta on notarial deed No. 91 dated March 24, 2009 of
notaris Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta, No. 91 tanggal Sutjipto, S.H., notary in Jakarta, the shareholders
24 Maret 2009. Pemegang saham setuju untuk approved the issuance of 118,845,397 new authorized
melakukan penambahan modal tanpa hak memesan shares series C (5% of issued and paid-up capital)
efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi without preemptive rights in the framework of Grant
kepada manajemen dan karyawan Perusahaan Date I of stock options programme to the Company’s
(Management Employee Stock Option Programme / management and employees (Management Employee
MESOP) Tahap 1. Saham yang dikeluarkan adalah Stock Option Programme / MESOP). The notarial deed
sebanyak 5% dari jumlah saham yang ditempatkan dan was approved by the Ministry of Law and Human
disetor (sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C). Rights of the Republic of Indonesia based on decision
Akta notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum letter
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-0052619.AH.01.09. Year 2009 dated
Surat Keputusan No. AHU 0052619.AH.01.09. Tahun August 14, 2009. Based on the Company’s schedule
2009 tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan rencana that was reported to PT Bursa Efek Indonesia dated
Perusahaan yang telah dilaporkan ke Bursa Efek March 17, 2009, this program will be implemented on
Indonesia melalui surat tertanggal 17 Maret 2009, the period below:
program ini akan diimplementasikan pada periode
sebagai berikut:
Periode Periode Implementasi Implementation Period Period
I 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2009 5 (five) trading days starting from April 1, 2009 I
II 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2009 5 (five) trading days starting from October 1, 2009 II
III 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2010 5 (five) trading days starting from April 1, 2010 III
IV 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2010 5 (five) trading days starting from October 1, 2010 IV
V 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2011 5 (five) trading days starting from April 1, 2011 V
VI 5 (lima) hari bursa dimulai dari 3 Oktober 2011 5 (five) trading days starting from October 3, 2011 VI
VII 5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Februari 2012 5 (five) trading days starting from February 1, 2012 VII
142
Page 146
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Berdasarkan akta notaris dari Aryanti Artisari, S.H., Based on the notarial deed of Aryanti Artisari, S.H.,
M.Kn. No. 107 tanggal 23 Februari 2012, pemegang M.Kn. No. 107 dated February 23, 2012,
saham setuju bahwa harga eksekusi saham tanpa hak the shareholders approved the exercise price for the
memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak first stock option programme of Rp 45 per share.
opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan On March 5, 2012, the Company issued 118,845,397
Tahap 1 adalah sebesar Rp 45 per lembar saham. Dan new authorized shares series C with par value of
pada tanggal 5 Maret 2012. Perusahaan telah Rp40 each or Rp4,753,815,880 (equivalent to
mengeluarkan 118.845.397 lembar saham seri C US$524,125). The deed was approved by the Ministry
tersebut dengan nilai nominal sebesar Rp40 per lembar of Law and Human Rights in decision letter
saham atau total sebesar Rp4.753.815.880 (setara No. AHU-0018443.AH.01.09., Year 2012, dated
dengan US$524.125). Akta notaris ini telah disahkan February 29, 2012.
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-
0018443.AH.01.09., Tahun 2012, tanggal 29 Februari
2012
Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal The composition of shareholders as at September 30,
30 September 25 dan 31 Desember 2024 berdasarkan 2025 and December 31, 2024 based on the
catatan pemegang saham yang dikeluarkan oleh Kantor shareholder’s list issued by the Stock Administrative
Administrasi Saham, PT Datindo Entrycom adalah Office, PT Datindo Entrycom, of listed shares of the
sebagai berikut: Company is as follows:
Jumlah
lembar Persentase
Saham / Kepemilikan /
Numbers of Percentage of Jumlah / Total
Pemegang Saham Shares Ownership Rp US$ Shareholders
%
Saham Seri A: Shares Series A:
PT Multikarsa Investama PT Multikarsa Investama
(saham dijual kepada PT Bina Prima (shares under sale to PT Bina
Perdana) 131.394.719 5,26 1.313.947.195.000 374.155.125 Prima Perdana)
Publik (masing-masing
dibawah 5%) 88.301.281 3,54 883.012.805.000 251.443.716 Public (below 5% each)
219.696.000 8,80 2.196.960.000.000 625.598.841
Saham Seri B: – – – – Shares Series B:
Saham Seri C: Shares Series C:
Damiano Investments B.V., Damiano Investments B.V.,
Belanda 1.443.805.382 57,85 57.752.215.280 6.402.685 Netherland
Lain-lain 649.611.983 26,03 25.984.479.320 2.880.763 Others
Yang belum diambil 182.639.982 7,32 7.305.599.320 807.027 Unsettled
2.276.057.347 91,20 91.042.293.920 10.090.475
Jumlah 2.495.753.347 100,00 2.288.002.293.920 635.689.316 Total
143
Page 147
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Saham Seri C yang belum diambil merupakan saham Unsettled shares series C represent the creditors that
baru yang belum ditukarkan oleh kreditur (melalui have not exchanged with the new shares (through
The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation
Limited. Hong Kong – custodian). Sehingga nama Limited, Hong Kong – the custodian). The
pemegang sahamnya belum didaftarkan di PT Datindo shareholders’ name is not yet registered in PT
Entrycom (administrator saham). Datindo Entrycom (share administrator).
Kemudian, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Further, based on the Extraordinary General
Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada Stockholders Meeting (RUPSLB) held on June 18, 2012
tanggal 18 Juni 2012 yang telah dikukuhkan dalam akta and based on notarial deed No. 88 dated June 18, 2012
notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notary in Jakarta,
No. 88 tanggal 18 Juni 2012. Pemegang Saham setuju the shareholders approved the issuance of 74,872,600
untuk melakukan penambahan modal tanpa hak new authorized shares series C (3% of issued and paid-
memesan efek terlebih dahulu sebanyak 74.872.600 up capital) without preemptive rights in the framework
lembar saham seri C (3% dari jumlah saham yang of Grant Date II of stock options programme to
ditempatkan dan disetor) melalui pemberian hak opsi the Company’s management and employees
kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme /
(Management Employee Stock Option Programme / MESOP). The Company’s schedule that was reported
MESOP) tahap 2. Berdasarkan rencana Perusahaan to PT Bursa Efek Indonesia dated March 17, 2012 is as
yang telah dilaporkan kepada follows:
PT Bursa Efek Indonesia tanggal 17 Maret 2012,
program ini akan diimplementasikan pada periode
sebagai berikut:
Periode Periode Implementasi Implementation Period Period
I Mulai tanggal 15 Desember 2012 sampai dengan 22 Starting from December 15, 2012 up to December 22, I
Desember 2012 2012
II Mulai tanggal 18 Juni 2013 sampai dengan tanggal 24 Juni Starting from June 18, 2013 up to June 24, 2013 II
2013
III Mulai tanggal 18 Desember 2013 sampai dengan 24 Starting from December 18, 2013 up to December 24, III
Desember 2013 2013
IV Mulai tanggal 2 Juni 2014 sampai dengan 24 Juni 2014 Starting from June 2, 2014 up to June 24, 2014 IV
Perusahaan telah mengirimkan surat No. 068/APF- The Company has sent a letter No. 068/APF-
CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. 071/APF CS/VI/2014 dated June 25, 2014 and No. 071/APF-
CS/VII/2014 tanggal 7 Juli 2014 kepada Otoritas Jasa CS/VII/2014 dated July 7, 2014 to Authority of
Keuangan (OJK) sehubungan dengan pembatalan atas Financial Services (OJK) regarding the cancellation of
implementasi MESOP akibat dari belum selesainya MESOP implementation due to the non-completion of
proses restrukturisasi hutang berjaminan. Lebih lanjut, secured debts restructuring. Further, based on the
berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa Extraordinary General Stockholders Meeting
yang diadakan pada tanggal 16 Juni 2015 yang (RUPSLB) held on June 16, 2015 notarial deed No. 49
dikukuhkan dengan akta notaris dari Aryanti Artisari, dated June 16, 2015 of Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.,
S.H., MKn., No. 49 tanggal 16 Juni 2015, para the shareholders approved the cancellation of MESOP
pemegang saham Perusahaan menyetujui pembatalan implementation.
atas implementasi MESOP ini.
Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., According to notarial deed of DR. H. Teddy Anwar,
Spn. No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, sebagian saham S.H., Spn. No. 111 dated August 16, 2002, part of
PT Multikarsa Investama sebanyak 2.454.081.290 PT Multikarsa Investama’s shares of 2,454,081,290 (or
saham (atau 122.704.064 saham setelah penggabungan after reverse stock 122,704,064 shares) were sold to
saham) telah dijual kepada PT Bina Prima Perdana. PT Bina Prima Perdana. However, based on the data
Namun menurut catatan yang dibuat oleh PT Datindo issued by PT Datindo Entrycom, the shares are still
Entrycom masih terdaftar atas nama PT Multikarsa registered under the name of PT Multikarsa Investama.
Investama.
144
Page 148
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
31. MODAL SAHAM (Lanjutan) 31. SHARE CAPITAL (Continued)
Pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember As at September 30, 2025, and December 31, 2024, the
2024, jumlah saham yang dimiliki oleh publik termasuk shares owned by the public included those owned by
saham yang dimiliki oleh Direktur Perusahaan dengan the Directors of the Company are as follows:
rincian sebagai berikut:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
Lembar Number
Bapak Jegatheesan Seeniappa - 10.701.700 Mr. Jegatheesan Seeniappa
Jumlah - 10.701.700 Total
32. TAMBAHAN MODAL DISETOR 32. ADDITIONAL PAID – IN CAPITAL
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Selisih antara nilai nominal dengan hasil penjualan
saham Perusahaan pada penawaran umum Paid-in capital in excess of par value from
kepada masyarakan pada tahun 1990 13.571.804 13.571.804 public offering in 1990
Biaya emisi saham (7.263.223 (7.263.223 ) Shares issuance cost
Subtotal 6.308.581 6.308.581 Subtotal
Selisih restrukturisasi atas entitas sepengendali Difference on restructuring among companies
pada tahun 2001 (Catatan 1c) (21.339 (21.339 ) under common control in 2001 (Note 1c)
Selisih antara nilai nominal dari hasil konversi utang Paid-in capital in excess of par value from
ke modal pada tahun 2006 618.017.022 618.017.022 conversion of debt to equity in 2006
Selisih antara nilai nominal dengan hasil MESOP Paid-in capital in excess of par value from
tahap 1 pada tahun 2012 65.516 65.516 1st MESOP in 2012
Biaya emisi saham (46.612 (46.612 ) Shares issuance cost
Subtotal 18.904 18.904 Subtotal
Jumlah 624.323.168 624.323.168 Total
Menurut usulan restrukturisasi (Rencana Perdamaian), Per Composition Proposal (Peace Plan) the Company
Perusahaan telah menerbitkan sebanyak is issuing 16,780,718,747 shares series C to unsecured
16.780.718.747 lembar saham seri C kepada para creditors and 26,363,520,000 shares series C for
kreditur utang tidak terjamin dan 26.363.520.000 Damiano Investments B.V., Netherland in regard to
lembar saham seri C untuk Damiano Investments B.V., debt to equity conversion of Rp 5,660,802,013,000.
Belanda, sehubungan dengan konversi utang menjadi
saham sebesar Rp 5.660.802.013.000.
Kemudian, berdasarkan perubahan anggaran dasar Further, based on the amendment of the Company’s
Perusahaan tanggal 4 Juli 2006 melalui akta notaris Articles of Association dated July 4, 2006 by notarial
Aulia Taufani, S.H., No. 12, Perusahaan telah deed No. 12 of Aulia Taufani, S.H., the Company has
me n ca tat s a ha m ya n g d i te r bi t ka n se be s ar recognized the advances for future stock subscription
Rp 5.660.802.013.000, modal ditempatkan dan disetor of Rp 5,660,802,013,000 as issued and paid-in capital
penuh sebesar Rp 86.288.477.500 dan tambahan modal amounting to Rp 86,288,477,500 and as additional
disetor sebesar Rp 5.574.513.535.500 (setara dengan paid-in capital amounting to Rp 5,574,513,535,500
US$ 618.017.022). (equivalent to US$ 618,017,022).
145
Page 149
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
32. TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan) 32. ADDITIONAL PAID – IN CAPITAL (Continued)
Kemudian. melalui program pemberian hak Further, through the framework of Grant Date I of
opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan stock options programme in February 23, 2012, the
(Management Employee Stock Option Company received Rp 5,348,042,865 for the issuance
Programme/MESOP) tahap 1 pada tanggal of 118,845,397 new authorized shares series C, with
23 Februari 2012, Perusahaan menerima sebesar a nominal value amounting to Rp 40 per share.
Rp 5.348.042.865 untuk penerbitan saham sebanyak The conversion rate of US$ 1 is Rp 9,070.
118.845.397 lembar saham seri C dengan nilai nominal
sebesar Rp 40 per lembar saham. Tarif konversi yang
digunakan adalah sebesar Rp 9.070.
33. SALDO LABA YANG DITENTUKAN 33. APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
PENGGUNANNYA
Berdasarkan Undang-undang Perusahaan Terbatas. Under Indonesian Limited Company Law, the
Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan Company is required to set up a statutory reserve
cadangan wajib hingga sekurang-kurangnya 20% dari amounting to at least 20% of the Company’s issued and
jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh. paid up capital.
Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Based on the Annual General Stockholders’ meeting as
Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam akta stated in notarial deed No. 351 dated
No. 351 tanggal 23 Juni 1997 dan akta No. 402 tanggal June 23, 1997 and No.402 dated June 24, 1996 of
24 Juni 1996 dari Adam Kasdarmadji. S.H., notaris Adam Kasdarmadji S.H., notary public in Jakarta,
di Jakarta, disetujui penyisihan cadangan umum the shareholders agreed to appropriate a general
sebesar Rp 8.280.000.000 (setara dengan reserve aggregating Rp 8,280,000,000 (equivalent to
US$ 2.345.301) dari saldo laba guna memenuhi US$ 2,345,301) from retained earnings in accordance
ketentuan pasal 61 Undang-undang No. 1 tahun 1995 with article 61 of the Corporate Law No. 1 year 1995
tentang Perusahaan Terbatas. Pada tahun 2021 dan for Limited Liability Companies. In 2021 and 2020,
2020, Perusahaan tidak membuat tambahan cadangan the Company was exempted from reserving additional
karena akumulasi defisitnya. amounts due to its accumulated deficit.
34. LABA (RUGI) PER SAHAM 34. PROFIT (LOSS) PER SHARE
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Jumlah laba (rugi) bersih tahun berjalan (9.389.562) (13.344.766) Total profit (loss) for the year
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar 2.495.753.347 2.495.753.347 Weighted average number of shares outstanding
Laba (rugi) per saham dasar yang diatribusikan Earnings (loss)per share attributable to the
kepada pemilik Entitas Induk (0.0040) (0.0053) owners of the Company
146
Page 150
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
35. TRANSAKSI NON-KAS 35. NON-CASH TRANSACTIONS
Pada tahun 2025 dan 2024, transaksi non-cash yang In 2025 and 2024, the principal non-cash transaction
penting adalah sebagai berikut: consist of:
Reklasifikasi hutang bunga dari biaya yang masih A reclassification of interest payables from accrued
harus dibayar ke wesel bayar tidak terjamin expenses to unsecured notes payables as discussed
sebagaimana yang telah dijabarkan dalam Catatan in Notes 18 and 22.
18 dan 22.
36. INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS 36. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS
INFORMATION
Berikut ini adalah ikhtisar pergerakan liabilitas The following summarizes the movements of financial
keuangan sesuai dengan PSAK 207, laporan arus kas liabilities in accordance with SFAS 207, consolidated
konsolidasian: statements of cash flows:
30 Sept.2025
Pergerakan
valuta asing
Arus kas neto / Saldo 30 September
Saldo 1 Januari 2025 / Foreign 2025 /
/ Balance as of Cash-flows, exchange Lain-lain / Balance as of
January 1, 2025 net movement Others September 30, 2025
Utang terjamin 924.226.648 − 469.321 − 924.695.959 Secured debts
Utang bank 69.551.945 (3.493.474) − (361.545) 65.696.926 Bank loans
Wesel bayar tidak Unsecured notes
terjamin 34.567.174 − − 353.353 34.920.527 payable
Pinjaman modal 22.445.000 − − − 22.445.000 Capex loans
Utang kredit pembiayaan − − − − − Credit financing
Pinjaman jangka pendek − - − − − Short-term loans
1.050.750.767 (3.855.019) 469.321 (8.192) 1.047.758.412
31 Dec. 2024
Pergerakan
valuta asing Saldo 31 Desember
Saldo 1 Januari 2024 Arus kas neto / 2024 /
/ Balance as of / Foreign Lain-lain / Balance as of
January 1, 2024 Cash-flows, exchange Others December 31, 2024
net movement
Utang terjamin 951.547.148 − (7.320.500) − 924.226.648 Secured debts
Utang bank 95.846.350 (26.334.385) − − 69.551.945 Bank loans
Wesel bayar tidak Unsecured notes
terjamin 33.196.458 − − 1.370.716 34.567.174 payable
Pinjaman modal 22.445.000 − − − 22.445.000 Capex loans
Utang kredit pembiayaan − − − − − Credit financing
Pinjaman jangka pendek - - − − − Short-term loans
1.083.034.936 (26.334.385) (7.320.500) 1.370.716 1.050.750.767
147
Page 151
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
37. PENYELESAIAN ATAS KLAIM ASURANSI, 37. INSURANCE CLAIM SETTLEMENT, NET
BERSIH
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Penerimaan klaim asuransi atas kerugian - - Receipt insurance claim on transit
Persediaan yang rusak atau hilang inventory loss or damage
Jumlah - - Total
38. PENDAPATAN BERSIH 38. NET SALES
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Lokal Local
Benang 20.307.670 53.936.237 Yarn
Fibre 555.691 69.212.917 Fiber
Chips 408.760 16.159.539 Chips
Fleece (Pemintalan) 213.561 827.006 Fleece (Knitting)
21.485.682 140.135.699
Ekspor Export
Benang 11.554.499 18.854.531 Yarn
Fibre 338.822 7.082.310 Fiber
Chips - 580.460 Chips
Fleece (Pemintalan) 3.892 87.860 Fleece (Knitting)
11.897.214 26.605.160
Jumlah 33.382.896 166.740.859 Total
Pada tahun 2025 dan 2024, total penjualan bersih fleece In 2025 and 2024, net sales of fleece (knitting) were
(pemintalan) masing-masing sebesar US$ 217.453 dan US$ 217.453 and US$ 914,866, respectively consists of
US$ 914.866 merupakan penjualan kepada pihak ketiga. sales to third parties. The product was manufactured
Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk (dalam by PT Texmaco Jaya Tbk (under bankruptcy) based on
pailit) berdasarkan sistem maklon. tolling basis.
Pada 30 September 2025 dan 2024, penjualan kepada As of September 30, 2025 and 2024, sales to related
pihak yang berelasi, PT. Pacific Poly, adalah masing- parties, PT. Pacific Poly, amounted to USD 14,962,694
masing USD 14.962.694 dan USD 0 (Nil). and USD 0 (Nil), respectively.
Pada tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat penjualan In 2025 and 2024, no sales to third parties exceeded
kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah 10% of the operating revenues.
pendapatan usaha.
Estimasi Retur Sales Return Estimate
Perusahaan mengakui pendapatan berdasarkan PSAK The Company recognizes revenue in accordance with
115, di mana transaksi penjualan mencakup hak SFAS 115, where sales transactions include the
pelanggan untuk mengembalikan barang dalam customer's right to return goods under certain
kondisi tertentu. Dalam hal ini, Perusahaan mengakui conditions. In this case, the Company recognizes a
hak pengembalian aset dan liabilitas pengembalian right of return asset and a refund liability.
dana.
Hak pengembalian aset mencerminkan estimasi nilai The right of return asset represents the estimated
barang yang diperkirakan akan dikembalikan oleh value of goods expected to be returned by customers,
pelanggan, sementara liabilitas pengembalian dana while the refund liabilities represent the Company’s
mencerminkan kewajiban Perusahaan untuk obligation to refund customers for returned goods.
mengembalikan dana kepada pelanggan atas barang
yang dikembalikan.
148
Page 152
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
39. PENDAPATAN USAHA LAINNYA 39. OTHER OPERATING REVENUES
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Produk tidak standar dan lainnya - - Product non-standard and others
Barang pembantu rusak 865.645 1.506.777 Indirect materials damage
Jumlah 865.645 1.506.777 Total
Pada 30 September 2025, pendapatan usaha lainnya In September 30, 2025 other operating revenues from
dari fleece (pemintalan) US$ 183.455 yang sales of fleece (knitting) US$ 183.454, represents the
merupakan pendapatan usaha lain dari pihak ketiga. other operating revenues to third parties. The product
Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk is manufactured by PT Texmaco Jaya Tbk (under
(dalam pailit) berdasarkan sistem maklon. bankruptcy) based on tolling basis.
Pada tahun 2025 dan 2024, tidak ada pendapatan In 2025 and 2024, there were no other operating
usaha lainnya kepada pihak yang berelasi. revenues to related parties.
Pada tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat pendapatan In 2025 and 2024, no sales other operating revenue
usaha lainnya kepada pihak ketiga yang melebihi 10% to third parties exceeded 10% of the operating
dari jumlah pendapatan usaha. revenues.
40. BEBAN POKOK PENJUALAN 40. COST OF GOODS SOLD
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Bahan baku dan bahan pembantu Raw materials and indirect material
Bahan baku yang digunakan 17.509.748 112.235.023 Raw materials used
Bahan pembantu yang digunakan 3.897.339 14.968.001 Indirect materials used
Upah tenaga kerja langsung 3.477.125 7.977.766 Direct labor
Beban pabrikasi (Catatan 41) 8.566.224 22.795.677 Manufacturing expense (Note 41)
Jumlah beban produksi 33.450.436 157.976.466 Total manufacturing cost
Persediaan barang dalam proses Work in process
Pada awal tahun 576.653 2.372.519 At beginning of year
Pada akhir tahun (515.578) (1.944.155 ) At end of year
Beban pokok produksi 33.511.511 158.404.831 Cost of goods manufactured
Persediaan barang jadi Finished goods
Pada awal tahun 3.807.175 18.665.896 At beginning of year
Pada akhir tahun (2.449.262) (11.961.352 ) At end of year
Jumlah 34.884.712 165.109.375 Total
149
Page 153
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
40. BEBAN POKOK PENJUALAN (Lanjutan) 40. COST OF GOODS SOLD (Continued)
Pada 30 September 2025 dan 2024, bahan baku dan In September 30, 2025 and 2024, total raw materials
bahan pembantu yang digunakan mencakup bahan baku and indirect materials used included the raw material
yang digunakan untuk produk fleece (pemintalan) used for fleece (knitting) product after eliminating
setelah dieliminasi dengan akun intercompany masing- intercompany account of US$ 1.550 and US$ 103.100,
masing sebesar US$ 1.550 dan US$ 103.100. respectively.
Pada 30 September 2025 dan 2024, pembelian dari In September 30, 2025 and 2024, purchases to third
pihak ketiga dan berelasi yang melebihi 10% dari parties and related parties exceeded 10% of total
jumlah pembelian adalah sebagai berikut: purchases are as follows:
Pihak yang berelasi: Related parties
30 Sept.2025
Persentase/
US$ Percentage
PT. Pacific Poly 17.074.831 80% PT. Pacific Poly
Pihak Ketiga: Third Party :
30 Sept. 2024
Persentase/
US$ Percentage
PT. Ineos Aromatics Indonesia 59.594.646 42% PT. Ineos Aromatics Indonesia
PT. Mitsubishi Chemical Indonesia 12.521.315 10% PT. Mitsubishi Chemical Indonesia
Kolmar Group AG 12.732.990 10% Kolmar Group AG
41. BEBAN PABRIKASI 41. MANUFACTURING EXPENSES
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Listrik dan gas 4.312.123 16.601.506 Electricity and gas
Depreciation expense of property, plant and
Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14) 3.616.136 3.672.984 equipment (Note 14)
Asuransi 71 915.119 Insurance
Perbaikan dan pemeliharaan 60.503 589.227 Repair and maintenance
Pengangkutan 23.084 429.769 Freight
Biaya proses (jasa maklon) 8.063 72.990 Processing fee (tolling)
Beban penyusutan hak pakai bangunan Depreciation expense right of use building
dan prasarana (Catatan 15) - - and infrastructure (Note 15)
Sewa (Catatan 15) 54.924 284.488 Rent (Note 15)
Beban penyusutan hak pakai mesin dan Depreciation expense right of use
- - machinery and equipment (Note 15)
Lain-lain 491.320 229.594 Others
Jumlah 8.566.224 22.795.677 Total
Pada 30 September 2025, biaya proses (jasa maklon) In September 30, 2025 the processing fee (tolling) of
sebesar US$ 8.063 merupakan biaya proses yang US$ 8.063 comprised of the processing fee to
dibayarkan kepada PT Texmaco Jaya Tbk (dalam PT Texmaco Jaya Tbk (under bankcruptcy (Note 46).
pailit).(Catatan 46).
150
Page 154
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
42. BEBAN PENJUALAN 42. SELLING EXPENSES
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Pengangkutan 849.825 1.317.202 Freight
Beban ekspor 108.020 1.521.313 Export charges
Beban administrasi penjualan - 218.062 Administration expense
Klaim pelanggan 152.344 33.478 Customer claim
Pemasaran 14.061 36.640 Marketing expenses
Iklan dan promosi 580 442 Advertising and promotion
Jumlah 1.124.830 3.127.136 Total
43. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 43. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Gaji, upah dan tunjangan 2.878.938 6.641.576 Salaries, wages and benefits
Imbalan paska kerja (Catatan 28) - - Employees’ entitlement (Note 28)
Jasa profesional 325.960 271.080 Professional fees
Sewa (Catatan 15) 192.701 675.281 Rent (Note 15)
Perjalanan bisnis 89.266 236.789 Business travelling
Beban Pajak 243.777 202.116 Tax expense
Komunikasi 120.751 152.646 Communication
Beban keamanan 120.689 123.669 Security expense
Sumbangan dan tanggung jawab sosial Donation and corporate social
perusahaan 43.595 136.597 responsibility
Beban lansekap 54.127 116.545 Landscaping expense
Penyusutan hak pakai kendaraan dan Depreciation of right of use vehicle and
peralatan kantor (Catatan 16) 29.955 46.683 office equipment (Note 15)
Amortisasi aset tidak berwujud (Catatan 16) 107.179 4.733 Amortization expenses (Note 16)
Perbaikan dan pemeliharaan 52.846 70.077 Repairs and maintenance
Beban legalisasi 150.992 65.872 Legal expense
Beban pelatihan 21.254 21.493 Training expense
Alat tulis dan fotokopi 22.990 807.609 Stationery and fotocopy
Perjamuan dan representasi 66.649 50.316 Entertainment and representation
Depreciation expense of property, plant
Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14) 31.676 163.241 and equipment (Note 14)
Listrik dan air 21.254 22.287 Electricity and water
Asuransi 164.794 634.749 Insurance
Lain-lain 95.031 448 Others
Jumlah 4.813.170 10.443.808 Total
151
Page 155
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
44. BEBAN KEUANGAN, BERSIH 44. FINANCE COSTS, NET
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Beban keuangan: Finance costs:
Beban bunga dari pinjaman modal Interest expense from capex loan
(Catatan 23) (353.353 ) (2.380.175 ) (Note 23)
Beban bunga dari wesel bayar tidak terjamin Interest expense from unsecured notes
(Catatan 22) − − payable (Note 22)
Beban bunga dari utang kredit pembiayaan Interest expense from credit financing
(Catatan 24) − − payables (Note 24)
Bunga atas hak pakai aset (Catatan 15) - - Interest of lease liabilities (Note 15)
Jumlah beban bunga (353.353) (2.380.175 ) Total interest expense
Administrasi bank (111.086) (403.754 ) Bank charges
Jumlah beban keuangan (464.439) (2.783.930 ) Total finance costs
Penghasilan keuangan: Finance Income:
Pendapatan bunga dari jasa giro dan deposito Interest income from current accounts and
berjangka 20.911 7.749 time deposit
Jumlah (443.528) (2.776.181 ) Total
45. PENDAPATAN LAIN-LAIN, BERSIH 45. MISCELLANEOUS INCOME, NET
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
Amortisasi atas pendapatan ditangguhkan
(Catatan 26) 8.375 Amortization of deferred revenues (Note 26)
Penyisihan piutang atas kerugian kredit Receivables provision for expected credit loss
ekspektasian dari piutang usaha (28.457 ) from trade receivables
Penghapusan piutang 161.906 Account receivables write-off
Lain-lain (26.050) 489.400 Others
Jumlah (26.050) 631.224 Total
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 46. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
BERELASI
Perusahaan dikendalikan oleh Damiano Investments The Company is controlled by Damiano Investments
B.V., (berdomisili di Belanda) yang memiliki B.V., (domiciled in Netherland) which owns
1.443.805.382 saham Perusahaan (57,85%). Induk 1,443,805,382 of the Company’s shares (57.85%).
utama Perusahaan adalah ADM Capital dan Spinnaker The ultimate parent of the Company is ADM Capital
Capital Company, yang masing-masing berdomisili di and Spinnaker Capital Company, which are
Hong Kong dan Inggris. incorporated and domiciled in Hong Kong and United
Kingdom, respectively.
152
Page 156
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 46. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
BERELASI (Continued)
(Lanjutan)
Sifat Hubungan dan Transaksi / Nature of Relationship and Transactions
Nama pihak-pihak yang berelasi / Sifat relasi / Sifat transaksi /
Name of related parties Nature of relationship Nature of transactions
Damiano Investments B.V., Belanda Pemegang saham / Pinjaman, pemegang saham /
Shareholders Loans, Shareholder
PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit / Perusahaan afiliasi / Pinjaman, maklon /
under bankruptcy) Affiliated Company Tolling Arrangement
Kyoa Investment Limited Pemegang saham / Pinjaman, pemegang saham /
Shareholders Loans, Shareholder
PT Pacific Poly Perusahaan afiliasi / Rental, pembelian bahan baku/
Affiliated Company Rent, purchase of raw material
Bapak Agus Tjahajana Wirakusumah Komisaris Independen / Kompensasi dan renumerasi /
Independent Commissioner Compensation and Remuneration
Ibu Sumiyati Komisaris Independen / Kompensasi dan renumerasi /
Independent Commissioner Compensation and Remuneration
Bapak Vasudevan Ravi Shankar Direktur Utama / Kompensasi dan renumerasi /
President Director Compensation and Remuneration
Bapak Deddy Sutrisno Direktur / Kompensasi dan renumerasi /
Director Compensation and Remuneration
Bapak Antonius Widyatma Sumarlin Direktur / Kompensasi dan renumerasi /
Director Compensation and Remuneration
Transaksi dengan pihak yang berelasi Related parties transactions
Dalam kegiatan normal usahanya, Perusahaan dan Entitas In the normal course of business, the Company and its
Anak melakukan bisnis dan transaksi keuangan tertentu Subsidiaries entered into certain business and financial
dengan pihak-pihak berelasi. Transaksi ini dilakukan transactions with its related parties. These transactions
pada harga dan kondisi normal seperti yang dilakukan are normally made at normal price and conditions as if
kepada pihak yang tidak berelasi. Transaksi tersebut they were done with non-related parties. These
meliputi antara lain: transactions are as follows:
Persentase terhadap Total Aset / Persentase terhadap Total Aset /
Percentage to Total Assets Percentage to Total Assets
Liabilitas / Liabilities Liabilitas / Liabilities
Beban / Expenses Beban / Expenses
2025 2024 2025 2024
US$ US$ % %
Liabilitas keuangan Other current financial
jangka pendek lainnya 190.935 479.397 0.00 0,04 liabilities
Biaya yang masih harus
Dibayar 22.206.653 22.206.653 2.12 2.00 Accrued expenses
Damiano Investment B.V., Belanda Damiano Investment B.V., Belanda
Utang bank 65.696.926 69.511.945 5.91 6.25 Bank loans
Damiano Investment B.V., Belanda Damiano Investment B.V., Belanda
Utang terjamin, Obligasi 682.526.000 682.526.000 61.00 61.37 Secured debts, Bonds
Pinjaman modal 22.445.000 22.445.000 2.00 1,84 Capex loans
Damiano Investment B.V., Belanda Damiano Investment B.V., Belanda
Pembelian Bahan Baku 17.074.831 - 41.83 - Raw Material Purchase
PT. Pacific Poly PT. Pacific Poly
153
Page 157
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
46. TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 46. RELATED PARTIES TRANSACTIONS
BERELASI (Lanjutan) (Continued)
Biaya manufaktur yang dibayarkan kepada pihak Manufacturing expenses to related parties is
berelasi pada tanggal 30 September 2025 dan 2024 approximately 0.65% and 0.32% for September 30,
masing-masing sebesar 0.65% dan 0,32% (Catatan 41). 2025, and 2024, respectively (Note 41).
Rincian atas biaya proses (jasa maklon) dan biaya The details of processing fee (tolling) and rental
sewa kepada pihak-pihak berelasi adalah sebagai expenses to related parties are as follows:
berikut:
30 Sept.2025 30 Sept. 2024
US$ US$
PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) 56.135 72.990 PT Texmaco Jaya Tbk (under bankruptcy)
Kompensasi manajemen kunci Key management compensation
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah Key management personnel of the Company are the
Dewan Komisaris dan Dewan Direksi seperti Boards of Commissioners and Directors as detailed
yang telah diungkapkan pada Catatan 1d. in Note 1d.
Imbalan berupa gaji yang diberikan kepada Compensation representing salary was given to the
Komisaris dan Direktur Perusahaan untuk Company’s Commissioners and Directors for the
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal years ended September 30, 2025 and 2024
30 September 2025 dan 2024 masing- is amounting to Rp 9.370.356.139 and
masing sebesar Rp 9.370.356.139 dan Rp 10.786.122, respectively. No contribution to
Rp 10.786.122. Tidak ada imbalan berupa retirement benefits, entitlement benefits and any
manfaat pensiun, uang jasa karyawan dan manfaat other special benefits were given during the year
khusus lainnya yang diberikan selama tahun 2025 2024 and 2023.
dan 2024.
47. PERJANJIAN PENTING 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS
Perjanjian Maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk Tolling Agreement with PT Texmaco Jaya Tbk (under
(dalam pailit) bankruptcy)
Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan mengadakan On April 1, 2008, the Company arranged the tolling /
perjanjian sewa dan maklon dengan PT Texmaco rental agreement with PT Texmaco Jaya Tbk for a
Jaya Tbk untuk periode 12 bulan dan dapat period of twelve (12) months and can be renewed.
diperbaharui. Perjanjian ini dibuat karena This agreement is prepared because the Subsidiary
PT Texmaco Jaya Tbk tidak mempunyai modal kerja does not have the necessary working capital to service
yang cukup untuk melayani permintaan dari para the orders from its customers. Based on this agreement,
pelanggannya. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan the Company should pay the conversion charges that
harus membayar biaya yang terdiri dari biaya maklon, consist of tolling fee, building and machinery rental to
sewa gedung dan sewa mesin kepada PT Texmaco PT Texmaco Jaya Tbk each month. The tolling fees are
Jaya Tbk setiap bulannya. Biaya maklon calculated based on the production results.
diperhitungkan berdasarkan hasil produksi.
154
Page 158
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
47. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Perjanjian Maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk Tolling Agreement with PT Texmaco Jaya Tbk (under
(dalam pailit) (Lanjutan) bankruptcy) (Continued)
Pada tanggal 3 Agustus 2009, Perusahaan On August 3, 2009, the Company arranged
mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan the amendment of tolling agreement with PT Texmaco
PT Texmaco Jaya Tbk untuk periode tiga (3) bulan Jaya Tbk for a period of three (3) months and can be
dan dapat diperbaharui. Berdasarkan perjanjian ini, renewed. Based on this agreement, the Company
Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar should pay the tolling fee of US$1.20 per yard with the
US$1,20 per yard dengan hasil produksi minimum minimum production results of 100,000 yards to PT
sebesar 100.000 yards kepada PT Texmaco Jaya Tbk Texmaco Jaya Tbk each month. On October 23, 2009,
setiap bulannya. Pada tanggal 23 Oktober 2009, the Company renewed the tolling / rental agreement for
Perusahaan setuju untuk memperpanjang perjanjian seven (7) months from November 1, 2009 up to June
maklon untuk periode tujuh (7) bulan dari tanggal 1 30, 2010.
November 2009 sampai dengan 30 Juni 2010.
Pada tanggal 15 Juli 2010, Perusahaan mengadakan On July 15, 2010, the Company arranged the
pembaharuan perjanjian maklon dengan amendment of tolling agreement with PT Texmaco Jaya
PT Texmaco Jaya Tbk untuk perpanjangan periode Tbk for fifthteen (15) months from July 1, 2010 up to
selama lima belas (15) bulan yang dimulai dari September 30, 2011 and can be renewed. Based on this
tanggal 1 Juli 2010 sampai dengan 30 September agreement, the Company should pay the tolling fee of
2011 dan dapat diperbaharui. Berdasarkan perjanjian US$1.20 per yard for the contract period from July 1,
ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon 2010 up to September 30, 2010, and US$0.75 per yard
sebesar US$1,20 per yard untuk periode tanggal 1 for the contract period from October 1, 2010 up to
Juli 2010 sampai dengan 30 September 2010 dan September 30, 2011.
US$0,75 per yard untuk periode dari tanggal 1
Oktober 2010 sampai dengan 30 September 2011.
Pada tanggal 10 Januari 2011, Perusahaan mengadakan On January 10, 2011, the Company arranged
pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco the amendment of tolling agreement with PT Texmaco
Jaya Tbk untuk perpanjangan periode selama lima (5) Jaya Tbk for five (5) years from January 1, 2011 up to
tahun yang dimulai dari tanggal 1 Januari 2011 sampai December 30, 2016 and can be renewed for three (3)
dengan 30 Desember 2016 dan dapat diperbaharui untuk years later. Based on this agreement, the Company
periode tiga (3) tahun kemudian. Berdasarkan perjanjian should pay the tolling fee of US$0.30 per kgs and at
ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar least US$50,000 per month.
US$0,30 per kgs dan minimal sebesar US$50.000 setiap
bulannya.
Selanjutnya, berdasarkan amandemen perjanjian Further, based on the amendment of tolling agreement
tolling dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) with PT Texmaco Jaya Tbk (under bankruptcy) dated
tanggal 23 Maret 2012, Perusahaan setuju untuk March 23, 2012, the Company agreed to pay the tolling
membayar tolling fee sebesar US$0,30 per kg dengan fee of US$0.30 per kgs and subject to minimum fee of
biaya minimum sebesar US$64.000 per bulan. Efektif US$64,000 per month. Effective July, 2023, the tolling
pada bulan Juli 2023, biaya tolling akan menjadi fees will be at least Rp150,000,000 per month
minimal Rp150.000.000 per bulan sesuai dengan following the amendment agreement No.
perjanjian amandemen No. 016/APF/VII/2023 016/APF/VII/2023 dated July 3, 2023.
tanggal 3 Juli 2023.
Karena penghentian sementara operasional Divisi Due to the temporary cease of operation of Fleece
Fleece mulai November 2024, Perusahaan Division starting from November 2024. The Company
melanjutkan diskusi dengan kurator untuk negosiasi continued in discussion with the kurator for
ulang biaya. Pada Juli 2025, Divisi Fleece secara renegotiation of fees. In July 2025, the Fleece Division
resmi ditutup dan semua assetnya diambil alih oleh was officially closed and all its assets were taken over
Kurator. by the Curator.
155
Page 159
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
47. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Perjanjian Maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk Tolling Agreement with PT Texmaco Jaya Tbk (under
(dalam pailit) (Lanjutan) bankruptcy) (Continued)
Berdasarkan perjanjian sewa tanah tanggal 15 Juni Based on the land rental agreement dated June 15,
2009 antara Perusahaan dengan PT Texmaco Jaya 2009 between the Company and PT Texmaco Jaya Tbk
Tbk (dalam pailit), Perusahaan setuju untuk menyewa (under bankruptcy), the Company agreed to rent the
tanah tersebut untuk pemasangan pipa gas sepanjang land for 950 meters of gas pipe, 1,500 meters of water
950 meter, pipa air sepanjang 1.500 meter, fasilitas pipe, 800 meters of water pump facility and 1,000
pompa air sepanjang 800 meter dan kabel listrik meters of electricity cable. This agreement is valid for
sepanjang 1.000 meter. Perjanjian ini berlaku selama thirty (30) years from January 1, 2010 up to December
tiga puluh (30) tahun terhitung sejak tanggal 1 Januari 31, 2040. Consequently, the Company should pay the
2010 sampai dengan tanggal 31 Desember 2040. rental expenses amounted to Rp100,000,000 per month.
Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus
membayar biaya sewa sebesar Rp100.000.000 per
bulan.
Karena penghentian sementara operasional Divisi Due to the temporary cease of operation of Fleece
Fleece mulai November 2024, Perusahaan Division starting from November 2024. The Company
melanjutkan diskusi dengan kurator untuk negosiasi continued in discussion with the kurator for
ulang biaya. renegotiation of fees.
Pada Juli 2025, Divisi Fleece secara resmi ditutup. In July 2025, the Fleece Division was officially closed.
Perjanjian Gas Turbin dengan PT Wismakarya Gas Turbine with PT Wismakarya Prasetya
Prasetya
Berdasarkan pada surat korespondensi tertanggal Based on the correspondence letter dated March 27,
27 Maret 2013, Perusahaan setuju untuk membayar 2013, the Company agreed to pay the extra charges
biaya tambahan masing-masing sebesar US$250.000 amounted to US$250,000 per month for 6 (six) months.
per bulan selama 6 (enam) bulan. Perusahaan telah Accordingly, the Company has paid US$250,000 per
membayar sejumlah US$250.000 per bulan untuk month beginning April 2013 until June 2013 for 3 (three)
periode 3 (tiga) bulan, yang dimulai pada bulan April months. PT Wismakarya Prasetya (WKP), which is
2013 sampai dengan Juni 2013. supplying 100% energy requirement of the Company’s
PT Wismakarya Prasetya (WKP), yang menyediakan facility at Karawang, has been declared bankrupt effective
100% kebutuhan energi pada fasilitas Perusahaan di on October 22, 2013 by the Supreme Court, Jakarta per
Karawang telah dinyatakan pailit, berdasarkan pada verdict No:440k/Pdt.sus.PAILIT/2013 dated October 22,
klaim hutang yang diajukan oleh krediturnya, oleh 2013, based on the debt claim filed by its creditors.
Mahkamah Agung Jakarta dalam Putusan However, the Court has decided to keep WKP as a going
No. 440k/Pdt.sus.PAILIT/2013 tanggal 22 Oktober concern as it is supplying the energy requirement of
2013, yang terhitung efektif pada tanggal 22 Oktober Karawang facility vide its decision vide
2013. Bagaimanapun, Pengadilan telah memutuskan No:440K/PDT.SUS/PAILIT/2013j.o.No:05/Pdt.sus/PKPU
untuk menjaga kelangsungan usaha dari WKP akibat /2013/PN.Niaga.Jkt.Pst. dated on February 13, 2014.
adanya faktor dalam penyediaan kebutuhan energi
bagi fasilitas Perusahaan di Karawang melalui
Keputusan No. 440K/PDT.SUS/PAILIT/2013 j.o.
No: 05/Pdt.sus/PKPU/2013/PN. Niaga.Jkt.Pst. pada
tanggal 13 Februari 2014.
156
Page 160
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
47. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Perjanjian Gas Turbin dengan PT Wismakarya Gas Turbine with PT Wismakarya Prasetya
Prasetya (Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan perjanjian penyediaan atas peralatan Based on the equipment rental agreement dated
listrik dan uap tanggal 16 April 2014 antara April 16, 2014 between the Company and
Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam PT Wismakarya Prasetya (under bankruptcy), the
pailit). Perusahaan setuju untuk menyewa peralatan Company agreed to rent the power and supply
selama 5 (lima) tahun yang terhitung sejak equipment for five (5) years from January 1, 2014 up to
1 Januari 2014 sampai dengan 31 Desember 2018. December 31, 2018. This equipment consist of 4 (four)
Peralatan disini terdiri dari 4 (empat) buah gas turbine power supply “Cogen Mitsubishi with capacity 12.50
“Cogen Mitsubishi with capacity 12.50 MW + MW + HRSG” and 1 (one) power supply
HRSG” dan 1 buah gas turbine “ABB/Siemens with “ABB/Siemens with capacity 20 MW + HRSG”.
capacity 20 MW + HRSG”. Sebagai konsekuensinya, Consequently, the Company should pay the rental
Perusahaan harus membayar biaya sewa sebesar expenses amounting to US$ 40,800 per month. On
US$40.800 per bulan. Pada tanggal November 5, 2014, the “ABB/Siemens Turbine with
5 November 2014, 1 buah gas turbine “ABB/Siemens capacity 20 MW + HRSG” has been bought by the
with capacity 20 MW telah dibeli oleh Perusahaan Company on a public auction from the curator through
pada proses lelang dari Kurator melalui fasilitas 4th Loan facility from Damiano Investments B.V.,
Fourth Loan dari Damiano Investments Netherland.
B.V., Belanda.
Kemudian, berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal Further based on the amendment agreement dated
24 November 2014 antara Perusahaan dan November 24, 2014 between the Company and
PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), biaya sewa PT Wismakarya Prasetya (under bankruptcy), the
telah diubah dari US$40.800 menjadi US$30.600 per rental expenses has been changed from US$40,800 to
bulan yang merupakan biaya sewa untuk untuk US$30,600 each month towards the rental for
4 (empat) buah gas turbine. Perjanjian ini berlaku untuk the balance of 4 (four) turbines. This agreement is valid
periode 4 (empat) tahun yang dimulai pada tanggal 1 for 4 (four) years from January 1, 2015 up to
Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2018. December 31, 2018.
Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal Based on the amendment agreement dated
18 Desember 2015 antara Perusahaan dan December 18, 2015 between the Company and
PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), biaya sewa telah PT Wismakarya Prasetya (under bankruptcy), the
diubah dari US$30.600 menjadi rental expenses has been changed from US$30,600 to
Rp210.375.000 per bulan, yang merupakan biaya sewa Rp210,375,000 each month towards the rental for the
untuk untuk 2 (dua) buah gas turbine. Perjanjian ini balance of 2 (two) turbines. This agreement is valid
berlaku untuk periode 3 (tiga) tahun yang dimulai pada for 3 (three) years from January 1, 2016 up to
tanggal 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember December 31, 2018. Further, based on the amendment
2018. Lebih lanjut, berdasarkan pembaharuan perjanjian agreement dated December 21, 2021 between the
tanggal 21 Desember 2021 antara Perusahaan dan PT Company and PT Wismakarya Prasetya (under
Wismakarya Prasetya (dalam pailit), masa sewa gas bankrupt), the rental period of gas turbine was
turbine diperpanjang untuk jangka waktu dari 1 Januari extended from January 1, 2022 until December 31,
2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024. Beban 2024. The rental expenses has been changed from
sewa telah diubah dari Rp210.375.000 menjadi Rp210,375,000 to Rp105,000,000 each month towards
Rp105.000.000 setiap bulannya untuk sewa 2 (dua) buah the rental for the balance of 2 (two) turbines.
turbin.
157
Page 161
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
47. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Perjanjian Gas Turbin dengan PT Wismakarya Gas Turbine with PT Wismakarya Prasetya
Prasetya (Lanjutan) (Continued)
Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 15 Based on the extension agreement dated January 15,
Januari 2025, periode sewa diperpanjang mulai 1 2025, the rental period was extended for January 1,
Januari 2025 hingga 15 April 2025. Dengan 2025 until April 15, 2025. Consequently, the Company
demikian, Perusahaan harus membayar beban sewa should pay the rental expenses of Rp10,000,000 per
sebesar Rp10.000.000 per bulan. month.
Perusahaan mengadakan perjanjian dengan The Company has entered into an agreement with
PT Wismakarya Prasetya untuk menyewa 53 unit PT Wismakarya Prasetya for house rental for 53
rumah. Sesuai dengan amandemen perjanjian tanggal houses. Per amendment of the agreement dated
29 Desember 2017, perjanjian ini akan berlaku untuk December 29, 2017, this agreement will valid for 1
1 (satu) tahun. Berdasarkan perjanjian perpanjangan (one) year. Based on the extension agreement dated
tanggal 22 Desember 2023, jangka waktu sewa December 22, 2023, the rental period was extended for
diperpanjang dari tanggal 1 Januari 2024 sampai January 1, 2024 until December 31, 2024.
dengan 31 Desember 2024. Oleh karena itu, Consequently, the Company should pay the rental
Perusahaan harus membayar beban sewa sebesar expenses amounted to Rp123,000,000 per month.
Rp123.000.000 per bulan.
Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 20 Based on the extension agreement dated December 20,
Desember 2024, periode sewa diperpanjang mulai 1 2024, the rental period was extended for January 1,
Januari 2025 hingga 30 April 2025. Dengan 2025 until April 30, 2025. Consequently, the Company
demikian, Perusahaan harus membayar beban sewa should pay the rental expenses of Rp75,000,000 per
sebesar Rp75.000.000 per bulan. month.
158
Page 162
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
47. PERJANJIAN PENTING (Lanjutan) 47. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued)
Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan Power Supply Agreement with PT Perusahaan Listrik
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Negara (Persero) (PLN)
Berdasarkan perjanjian tanggal 17 Oktober 2016 Based on the agreement dated October 17, 2016
antara Perusahaan dengan PT Perusahaan Listrik between the Company and PT Perusahaan Listrik
Negara (Persero) (“PLN”), PLN setuju untuk Negara (Persero) ("PLN"), PLN agreed to provide the
memberikan layanan jasa listrik Premium Bronze Premium Bronze electricity supply to the Company.
kepada Perusahaan. Dalam perjanjian ini. PLN akan Under this agreement, PLN will provide 150 kV high
menyalurkan tenaga listrik tegangan tinggi 150kV ke voltage electrical to the Company’s installation which
instalasi listrik milik Perusahaan yang berlokasi di located in Kendal, Central Java. This service will be
Kendal, Jawa Tengah. Layanan ini akan efektif mulai effective starting in November 2016, and consequently
bulan November 2016 dan atas jasa ini maka the Company will be subject to subscription price
Perusahaan akan dikenakan penyesuaian uang adjustment amounting to Rp18,917,000,000 and will be
jaminan langganan sebesar Rp18.917.000.000 dan paid in installments for 60 months.
akan dibayarkan secara cicilan selama 60 bulan.
Perjanjian Sewa dengan PT Pacific Poly Rental Agreement with PT Pacific Poly
Perusahaan mengadakan perjanjian dengan The Company has entered into an agreement with
PT Pacific Poly untuk penggunaan mesin, tanah, dan PT Pacific Poly for the usage of machinery, land, and
bangunan (fasilitas) melalui sewa. Berdasarkan building (facility) on rental basis. Per amendment of
am a n de me n a t as pe r ja n ji a n se wa t a n ggal the agreement dated January 1, 2016, the rental
1 Januari 2016, besarnya nilai sewa telah direvisi amount has been revised to US$ 50,000 per quarter.
menjadi US$ 50.000 per kuartal.
Perjanjian sewa ini berlaku sampai dengan tanggal 31 This rental agreement is valid until
Desember 2018. B er da s a r ka n pe m ba har ua n December 31, 2018. Based on the amendment
per ja nj i a n t a ngga l 4 Desember 2018, para pihak agreement dated December 4, 2018, the parties agreed
setuju untuk memperpanjang masa sewa sampai that the rental period shall be extended until
dengan 31 Desember 2020. December 31, 2020.
Selanjutnya, berdasarkan Perjanjian Perubahan Further, based on the Fourth Amendment Agreement
Keempat tanggal 6 Desember 2023, para pihak dated December 6, 2023, the parties agreed that the
sepakat untuk memperpanjang jangka waktu sewa rental period shall be extended to December 31, 2027.
sampai dengan tanggal 31 Desember 2027.
159
Page 163
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
48. KONTINJENSI 48. CONTINGENCIES
• Efektif tanggal 19 Agustus 2011, Entitas Anak • Effective August 19, 2011, one of Subsidiary
(PT Texmaco Jaya Tbk) menjadi berada dibawah (PT Texmaco Jaya Tbk) becomes subject to the
pengendalian Pengadilan, dan menyebabkan control of Court, causing the Company to lose its
Perusahaan kehilangan pengendaliannya. control. The Count has already set a Supervisory
Pengadilan juga sudah menetapkan Hakim Judge and curator team to maintain and monitor
Pengawas dan tim kurator untuk menjaga aset the operation of bankruptcy assets and cash flows
pailit dan memonitor operasional dan arus kas of the Subsidiary. Net liabilities at the date when the
Entitas Anak tersebut. Liabilitas bersih Entitas Company lost its control is Rp656,593,951,279. PT
Anak pada tanggal tersebut adalah sebesar Asia Pacific Fibers Tbk as parent Company does
Rp656.593.951.279. PT Asia Pacific Fibers Tbk not have obligation regarding the creditors’
yang merupakan Entitas Induk tidak ada liabilitas payables of Subsidiary.
atas utang kreditur dari Entitas Anak tersebut.
• Berdasarkan surat koresponden dengan • Based on the correspondence letter from PT Bina
PT Bina Prima Perdana tanggal 8 Agustus 2011, Prima Perdana dated August 8, 2011, PT Bina
PT Bina Prima Perdana mengajukan klaim Prima Perdana claims from the Company being the
terhadap Perusahaan selaku pemberi garansi atas guarantor of the Subsidiary’s loans from Bank
beberapa pinjaman yang diberikannya kepada Dharmala and Bank Arya. However, the
Entitas Anak dari Bank Dharmala dan Bank management of the Company mentioned that the
Ar ya . Na mun, m a n a je me n P er us a haa n above guarantees (promissory note) were not
menyatakan bahwa garansi (promissory note) registered by PT Bina Prima Perdana during the
tersebut tidak pernah didaftarkan oleh PT Bina debt verification by the curator of PT Asia Pacific
Prima Perdana selama proses verifikasi utang Fibers Tbk (formerly PT Polysindo Eka Perkasa
yang dilakukan oleh kurator PT Asia Pacific Tbk) during its bankruptcy process in 2005.
Fibers Tbk (dahulu PT Polysindo Eka Perkasa Consequently, the above claims of PT Bina Prima
Tbk) dalam proses pailit pada tahun 2005 dan Perdana were not valid. In addition, the
sebagai konsekuensinya, klaim dari PT Bina restructuring process of unsecured debt in PT Asia
Prima Perdana tersebut adalah tidak sah. Pacific Fibers Tbk has been completed.
Disamping itu, proses restrukturisasi utang tidak
terjamin PT Asia Pacific Fibers Tbk telah selesai
dilakukan.
• Sertifikat tanah Perusahaan dengan HGB No. 13 dan • The Company’s land certificates with HGB No. 13
HGB No. 14 yang berlokasi di Kiara Payung, and HGB No. 14 located in Kiara Payung, Kec.
Kecamatan Klari, Karawang dijaminkan kepada Klari, Karawang have been pledged to PT Bina
PT Bina Prima Perdana sehubungan dengan utang Prima Perdana in respect of secured debts of
terjamin milik PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit). PT Texmaco Jaya Tbk (under bankruptcy). PT Bina
PT Bina Prima Perdana telah mengajukan klaim Prima Perdana has claimed with its letter dated
kepada Perusahaan melalui suratnya tertanggal February 21, 2013 amounted to Rp 19 billion from
21 Februari 2013 sebesar Rp 19 miliar untuk the Company for the release of the pledge. This is
membebaskan jaminan tersebut. Hal ini sedang under discussion with PT Bina Prima Perdana
dalam proses diskusi dengan PT Bina Prima Perdana (Note 21).
(Catatan 21).
160
Page 164
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
48. KONTINJENSI (Lanjutan) 48. CONTINGENCIES (Continued)
• Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah • The Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
membentuk Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih has established the Bank Indonesia Liquidity
Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Assistance Fund State Receivables Handling Task
(SATGAS BLBI) pada 6 April 2021 melalui Force (SATGAS BLBI) on April 6, 2021 through
Keppres No. 6 tahun 2021, yang akan bertugas Presidential Decree No. 6 of 2021, which will serve
sampai dengan 31 Desember 2023, untuk until December 31, 2023, to conduct settlements
melakukan penyelesaian dari para debitur from debtors including the consolidation of the
termasuk penyelesaian dari Perusahaan Texmaco Texmaco Company in accordance with the Master
sesuai dengan Master Restructuring Agreement Restructuring Agreement which includes PT Asia
dimana di dalamnya termasuk PT Asia Pacific Pacific Fibers Tbk. On January 20, 2022, the BLBI
Fibers Tbk. Pada tanggal 20 Januari 2022 Satgas Task Force has confiscated the assets as collateral,
BLBI telah melakukan penyitaan terhadap aset namely land in Nolokerto and Sumberejo
yang menjadi jaminan yaitu tanah yang ada di Kaliwungu, Kendal, Central Java and some land in
Nolokerto dan Sumberejo Kaliwungu, Kendal, Kiara Payung, Klari District, Karawang Regency,
Jawa Tengah dan sebagian tanah yang ada di West Java. However, because the Company is still
Kiara Payung, Kecamatan Klari, Kabupaten operating and still employs experienced key
Karawang, Jawa Barat. Namun demikian karena employees and is a producer of raw materials for
Perusahaan masih beroperasi dan masih the national textile industry, the BLBI Task Force
mempekerjakan karyawan kunci yang telah prefers to settle by restructuring the Company’s
berpengalaman serta merupakan produsen bahan debt.
baku untuk industri tekstil nasional maka Satgas
BLBI lebih memilih untuk penyelesaian dengan
restrukturisasi hutang Perusahaan.
• Perusahaan menjalani pemeriksaan pajak sejak 9 • The Company has been undergoing a tax audit
Februari 2017, yang kemudian berlanjut ke since February 9, 2017, which later escalated into
penyidikan tindak pidana perpajakan pada 29 Juni a criminal tax investigation on June 29, 2020,
2020 terkait penerbitan faktur pajak yang tidak regarding the issuance of tax invoices not based
berdasarkan transaksi sebenarnya. Setelah melalui on actual transactions. Following the legal
proses hukum, Pengadilan Negeri Bandung pada 26 process, on June 26, 2024, the Bandung District
Juni 2024 menyatakan Perusahaan bersalah dan Court ruled that the Company was guilty and
menjatuhkan denda sebesar Rp29.072.703.651. imposed a fine of Rp29,072,703,651. This ruling
Putusan ini diperkuat oleh Pengadilan Tinggi was upheld by the Bandung High Court on August
Bandung pada 21 Agustus 2024 dengan penyesuaian 21, 2024, with an adjusted fine of
denda menjadi Rp 9.690.901.217, yang kemudian Rp9,690,901,217, which was then appealed to the
diajukan kasasi ke Mahkamah Agung pada tanggal 4 Supreme Court on September 4, 2025. Until the
September 2025. hasil kasasi belum diterima. Sampai issuance of these consolidated financial
dengan tanggal penerbitan laporan keuangan statements, the Company has not yet received the
konsolidasian ini, Perusahaan masih belum menerima Supreme Court’s cassation ruling.
hasil kasasi dari Mahkamah Agung.
49. INFORMASI SEGMEN 49. SEGMENT INFORMATION
Dewan Direksi adalah pengambil keputusan The Board of Directors is the Company’s chief
operasional Perusahaan. Manajemen telah menentukan operating decision-maker. Management has
segmen operasi berdasarkan informasi yang ditelaah determined the operating segments based on the
oleh Dewan Direksi dan ditujukan untuk information reviewed by the Board of Directors for the
mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja purposes of allocating resources and accessing
Perusahaan. performance of the Company.
161
Page 165
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
49. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 49. SEGMENT INFORMATION (Continued)
Perusahaan dikelola dan dikelompokkan ke dalam The Company is managed and classified into business
segmen usaha yang terdiri dari pabrik-pabrik yang segments consist of plants which are located as
terletak di lokasi sebagai berikut: follows:
Tahun yang berakhir Tahun yang berakhir
30 Septmebr 2025 / 30 September 2024 /
Year ended September 30, 2025 Year ended September 30, 2024
Semarang Karawang Semarang Karawang
Penjualan 32.588.552 1.659.988 74.222.564 94.025.072 Revenues
Beban pokok penjualan (30.712.223) (4.172.489) (70.209.394) (94.899.981) Cost of goods sold
Laba (rugi) kotor 1.876.329 (2.512.501) 4.013.169 (874.909) Gross profit (loss)
Beban-beban (7.380.122) (1.373.268) (11.854.068) (5.238.389) Expenses
Laba (Rugi) bersih (5.503.793) (3.885.769) (7.840.898) (6.113.298) Net Profit (Loss)
Aset segmen 52.755.129 64.808.797 47.858.251 132.192.137 Segment assets
Liabilitas segmen 1.029.920.119 72.166.254 1.047.275.294 101.293.290 Segment liabilities
Dewan Direksi mempertimbangkan bisnis baik dari The Board of Directors considers the business from
perspektif geografis maupun dari perspektif produk. both a geographic and product perspective.
Secara geografis, manajemen mempertimbangkan Geographically, management considers the
kinerja di Indonesia, Asia, Amerika, Eropa, Australia performance in Indonesia, Asia, America, Europe,
dan Afrika. Namun dari perspektif produk, manajemen Australia and Africa. From a product perspective,
secara terpisah mempertimbangkan segmen bisnis management separately considers the business segment
sebagai berikut: as follows:
1. Industri kimia dan benang sintetis; dan 1. Chemical industry and synthetic fibre; and
2. Pertenunan dan perajutan. 2. Weaving and knitting.
Walaupun segmen pertenunan dan perajutan tidak Although the weaving and knitting segment does not
memenuhi batas kuantitatif yang diisyaratkan PSAK meet the quantitative thresholds required by SFAS 108
108 sebagai segmen yang dapat dilaporkan, manajemen for reportable segments, management has concluded
menyimpulkan bahwa segmen ini harus dilaporkan, that this segment should be reported, as it is closely
karena dimonitor secara ketat oleh Dewan Direksi monitored by the strategic steering committee as a
sebagai segmen yang memiliki potensi pertumbuhan potential growth and is expected to materially
dan diharapkan akan berkontribusi secara signifikan contribute to the Company’s revenue in the future.
terhadap pertumbuhan pendapatan Perusahaan di masa
yang akan datang.
162
Page 166
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
49. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 49. SEGMENT INFORMATION (Continued)
30 September 2025
Industri kimia
dan
benang sintetis / Pertenunan
Chemicals and dan Lain-lain / Eliminasi / Jumlah /
synthetic fibre Perajutan / Others Elimination Total
Knitting
US$ US$ US$ US$ US$
PENJUALAN SEGMEN: SEGMENT SALES:
Penjualan eksternal: External sales
Lokal 21.272.120 213.561 824.045 - 22.309.727 Local
Ekspor: Export
Eropa 5.889.204 2.985 - - 5.892.189 Europe
Amerika 2.075.457 908 - - 2.706.364 America
Asia 217.516 - 41.600 - 259.116 Asia
Afrika 3.711.144 - - - 3.711.144 Africa
Australia - - - - - Australia
Jumlah Penjualan 11.893.321 3,892 41.600 - 11.938.814 Total Sales
Penjualan antar segmen - - 1.550 (1.550) - Inter segment sales
Jumlah penjualan segmen 33.165.441 217.454 867,195 (1.550) 34.248.541 Total segment sales
Hasil segmen 67.675 (703.846) - - (636.171) Segment result
Beban yang tidak dapat Unallocated expenses
dialokasikan - - - - (8.626.021)
Laba (rugi) sebelum pajak (9.262.192)
penghasilan Profit (loss) before income tax
Beban pajak (127.370) Tax expense
Jumlah rugi bersih tahun berjalan (9.389.562) Total loss for the year
Pendapatan komprehensif lain, Other comprehensive income, net
setelah pajak - of tax
Jumlah rugi komprehensif (9.389.562) Total comprehensive loss
tahun berjalan for the year
LAPORAN POSISI STATEMENT OF FINANCIAL
KEUANGAN: POSITION:
Aset segmen 103.067.985 (4.820.255) - - 98.247.730 Segment assets
Liabilitas segmen 1.110.679.476 23.370 - - 1.110.702.846 Segment liabilities
INFORMASI LAINNYA: OTHER INFORMATION:
Pengeluaran modal - - - - - Capital expenditures
Beban Penyusutan 3.717.786 37.205 - - 3.754.991 Depreciation expense
163
Page 167
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
49. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 49. SEGMENT INFORMATION (Continued)
30 September 2024
Industri kimia
dan benang
sintetis / Pertenunan
Chemicals and dan Lain-lain / Eliminasi / Jumlah /
synthetic fibre Perajutan / Others Elimination Total
Knitting
US$ US$ US$ US$ US$
PENJUALAN SEGMEN: SEGMENT SALES:
Penjualan eksternal: External sales
Lokal 140.795.630 846.846 – – 141.642.476 Local
Ekspor: Export
Eropa 10.191.606 56.274 – – 10.247.880 Europe
Amerika 8.230.557 957 – – 8.231.514 America
Asia 3.557.611 30.629 – – 3.608.240 Asia
Afrika 3.388.960 – – – 3.388.960 Africa
Australia 1.128.567 – – – 1.128.567 Australia
Jumlah Penjualan 167.312.931 934.705 – – 168.247.6363 Total Sales
Penjualan antar segmen 39.371.076 – – (39.371.076 ) – Inter segment sales
Jumlah penjualan segmen 206.684.007 934.705 – (39.371.076 ) 168.247.636 Total segment sales
Hasil segmen 3.138.563 (302) – – 3.138.261 Segment result
Beban yang tidak dapat – (17.092.457 ) Unallocated expenses
dialokasikan
Laba (rugi) sebelum pajak
penghasilan 3.138.563 (302 ) – (13.954.196 ) Profit (loss) before income tax
Beban pajak 609.430 Tax expense
Jumlah rugi bersih tahun berjalan (13.344.766 ) Total loss for the year
Pendapatan komprehensif lain, Other comprehensive income, net
setelah pajak - of tax
Jumlah rugi komprehensif Total comprehensive loss
tahun berjalan (13.344.766 ) for the year
LAPORAN POSISI STATEMENT OF FINANCIAL
KEUANGAN: POSITION:
Aset segmen 183.245.093 (1.981.815) – (1.212.890 ) 180.050.387 Segment assets
Liabilitas segmen 1.146.131.000 918.519 – (1.519.065 ) 1.148.568.584 Segment liabilities
INFORMASI LAINNYA: OTHER INFORMATION:
Pengeluaran modal 1.994 – – – 1.994 Capital expenditures
Beban Penyusutan 2.073.629 105.359 – – 2.178.989 Depreciation expense
164
Page 168
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
49. INFORMASI SEGMEN (Lanjutan) 49. SEGMENT INFORMATION (Continued)
Tabel berikut ini menunjukkan bahwa nilai tercatat dari The following table shows the carrying amount of
segmen aset tidak lancar dan penambahan aset tetap segment non-current assets and additions to property,
berdasarkan area geografis dimana aset tersebut plant and equipment by geographical area in which
ditempatkan adalah sebagai berikut: the assets are located:
Penambahan aset tetap dan aset tidak
berwujud /
Nilai tercatat dari aset tidak tetap / Additions to property, plant and equipment
Carrying amount non-current assets and Intangible assets
30 September / 30 September / 30 September / 30 September /
September 30, September 30, September 30, September 30,
2025 2024 2025 2024
US$ US$ US$ US$
Indonesia - 64.819.715 - - Indonesia
50. ASET DAN LIABILITAS MONETER BERSIH 50. NET MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
DALAM MATA UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki aset dan The Company and its Subsidiaries have assets and
liabilitas dalam mata uang asing sebagai berikut: liabilities denominated in foreign currencies as
follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
Setara dalam / Setara dalam /
Mata uang Asing / Equivalent in Mata uang Asing / Equivalent in
Foreign Currency US$ Foreign Currency US$
Aset: Assets:
Kas dan setara kas IDR 14.874.039.387 891.729 49.863.519.584 3.085.232 Cash and cash equivalents
EUR 1.948 2.280 39.054 40.719
SGD 1.851 1.425 2.540 1.873
Piutang usaha: Trade receivables:
Pihak ketiga IDR 65.350.480.822 4.386.544 54.444.800.104 3.368.692 Third parties
Piutang lain-lain IDR 569.892.288.126 35.107.022 543.935.035.322 33.655.181 Other receivables
Aset keuangan lancar lainnya IDR 22.219.294.382 1.368.773 14.271.353.078 883.019 Other current financial assets
Piutang non-usaha IDR 685.340.825.820 41.211.114 666.054.024.468 41.211.114 Non-trade receivables
Aset keuangan tidak lancar Other non-current financial
lainnya IDR 4.757.127.910 286.057 4.623.253.234 286.057 Assets
Jumlah aset 83.254.944 82.531.887 Total assets
165
Page 169
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
50. ASET DAN LIABILITAS MONETER BERSIH 50. NET MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
DALAM MATA UANG ASING (Lanjutan) DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
(Continued)
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
Setara dalam / Setara dalam /
Mata uang Asing / Equivalent in Mata uang Asing / Equivalent in
Foreign Currency US$ Foreign Currency US$
Liabilitas: Liabilities:
Utang Usaha: Trade payables:
Pihak ketiga IDR (38.561.550.901) (2.562.126) (48.260.459.290) (2.986.045) Third parties
EUR (23.350) (25.228) (41.297) (43.058)
SGD (9.672) (7.158) (10.000) (7.375)
YEN (655.200) (4.324) (2.461.721) (15.591)
GBP (6.075) (7.475) (6.178) (7.772)
CHF - - (880) (7.772)
Biaya yang masih harus dibayar IDR (11.314.492.554) (697.006) (26.392.594.486) (1.633.003) Accrued expenses
Pinjaman jangka pendek IDR − − Short-term loans
Utang terjamin IDR (1.341.051.938.116) (80.640.525) (1.341.051.938.116) (82.975.618) Secured debts
EUR (14.263.078) (16.571.578) (14.263.078) (14.871.125)
YEN (3.001.784.713) (19.641.347) (3.001.784.713) (19.011.427)
Liabilitas keuangan jangka
pendek lainnya IDR (23.715.760.290) (1.426.083) (28.149.468.534) (1.741.707) Other current financial liabilities
Utang kredit pembiayaan IDR - - − − Credit financing payables
Imbalan pasca kerja
jangka panjang IDR (3.421.323.160) (205.732) (3.325.040.584) (205.732) Long-term employee benefit
Jumlah liabilitas (121.788.582) (123.499.429 ) Total liabilities
Liabilitas bersih (38.533.638) (40.967.542 ) Net liabilities
Aset dan liabilitas moneter diatas dijabarkan menggunakan Monetary assets and liabilities mentioned above are
kurs penutup Bank Indonesia per 30 September 2025 dan31 translated using Bank Indonesia closing rate as at 30
Desember 2024. September 2025 and December 31, 2024.
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT
Perusahaan dan Entitas Anak memiliki beragam eksposur The Company and its Subsidiaries have exposure to the
risiko yang berasal dari pengunaan instrumen keuangan following risks from its use of financial instruments:
diantaranya:
• Risiko Kredit • Credit Risk
• Risiko Likuiditas • Liquidity Risk
• Risiko Pasar • Market Risk
This note presents information about the Company and
Catatan ini menyajikan informasi tentang eksposur its Subsidiaries’ exposure to each of the above risks,
Perusahaan dan Entitas Anak terhadap setiap risiko diatas, the Company and its Subsidiaries’ objectives, policies
tujuan, kebijakan dan proses Perusahaan dan Entitas Anak and processes for measuring and managing risks, and
dalam mengukur dan mengelola risiko, serta manajemen
the Company and its Subsidiaries’ management of
modal atas Perusahaan dan Entitas Anak. Tujuan utama
Perusahaan dan Entitas Anak dalam melakukan instrumen capital. The main purpose of the Company and its
keuangan adalah untuk membiayai operasional dan belanja Subsidiaries’ dealings in financial instruments is to
modal. Perusahaan dan Entitas Anak tidak aktif terlibat dalam fund their respective operations and capital
perdagangan aset keuangan untuk tujuan spekulasi atau opsi. expenditures. The Company and its Subsidiaries do not
Dewan Direksi secara keseluruhan bertanggung jawab untuk actively engage in the trading of financial assets for
membentuk dan mengawasi kerangka kerja dari manajemen speculative purposes nor does it write options. The
risiko atas Perusahaan dan Entitas Anak. Dewan Direksi juga BOD has overall responsibility for the establishment
bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memonitor and oversight of the Company and its Subsidiaries’ risk
kebijakan serta manajemen risiko dari Perusahaan dan Entitas
Anak.
management framework. The BOD is also responsible
for developing and monitoring the Company and its
Subsidiaries’ risk management policies.
166
Page 170
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Kebijakan manajemen risiko Perusahaan dan Entitas The Company and its Subsidiaries’ risk management
Anak dibentuk untuk mengidentifikasi dan menganalisa policies are established to identify and analyze the risks
risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dan Entitas Anak, faced by the Company and its Subsidiaries, to set
untuk menetapkan batas risiko dan pengendalian yang appropriate risk limits and controls, and to monitor
tepat, serta memonitor risiko dan kepatuhan terhadap risks and adherence to limits. Risk management
batas yang telah ditentukan. Kebijakan dari sistem dan policies and systems are reviewed regularly to reflect
manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk changes in market conditions of the Company and its
mencerminkan setiap perubahan dalam kondisi pasar Subsidiaries’ activities. All risks faced by the Company
dan setiap kegiatan Perusahaan dan Entitas Anak. and its Subsidiaries are incorporated in the annual
Semua risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dan operating budget. Mitigating strategies and procedures
Entitas Anak tergabung dalam anggaran operasional are also devised to address the risks that inevitably
secara tahunan. Mitigasi dari strategi dan prosedur juga occur so as not to affect the Company and its
dirancang untuk mengatasi risiko yang pasti terjadi Subsidiaries’ operations and forecasted results. The
sehingga tidak mempengaruhi operasional dan hasil Company and its Subsidiaries, through its training and
yang diperkirakan dari Perusahaan dan Entitas Anak. management standards and procedures, aims to
Perusahaan dan Entitas Anak, melalui pelatihan dan develop a disciplined and constructive control
kebijakan serta prosedur manajemen memiliki tujuan environment in which all employees understand their
untuk mengembangkan lingkungan pengendalian roles and obligations.
secara disiplin dan konstruktif dimana semua karyawan
akan memahami peran dan kewajibannya.
Dewan Direksi melakukan pengawasan atas fungsi The Board of Directors performs oversight role over
pelaporan keuangan, khususnya di bidang pengelolaan financial reporting functions, specifically in the areas
kredit, likuiditas, pasar dan risiko lainnya terhadap at managing credit, liquidity, market and other risks of
Perusahaan. Dewan Direksi juga melakukan the Company. The Board of Directors undertakes
penelaahan atas pengendalian dan prosedur manajemen reviews of risk management controls and procedures
risiko serta memastikan integritas dari kegiatan and ensures the integrity of internal control activities
pengendalian internal yang akan mempengaruhi sistem which affect the financial reporting system of the
pelaporan keuangan dari Perusahaan. Company.
a. Risiko Kredit
a. Credit Risks
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan dan
Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul Credit risk represents the risk of loss the Company
jika pelanggan atau rekanan gagal dalam memenuhi and its Subsidiaries would incur if customers and
kewajiban kontraktualnya. Informasi keuangan counterparties fail to perform their contractual
Perusahaan dan Entitas Anak serta eksposur obligations. Financial information of the Company
maksimal atas risiko kredit pada and its Subsidiaries’ maximum exposure to credit
tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, risk as at September 30, 2025 and December 31,
tanpa mempertimbangkan adanya efek agunan dan 2024, without considering the effects of collaterals
teknik risiko mitigasi lainnya adalah seperti yang and other risk mitigation techniques, is presented
disajikan dibawah ini: below:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Kas dan setara kas 3.654.502 5.100.890 Cash and cash equivalents
Piutang usaha, bersih 3.784.024 4.667.690 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, bersih 48.336 124.137 Other receivables, net
Aset keuangan lancar lainnya 1.368.773 2.776.493 Other current financial assets
Piutang non-usaha - - Non-trade receivables
Jumlah aset keuangan 8.855.635 12.669.210 Total financial assets
167
Page 171
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(a) Kas dan Setara Kas (a) Cash and Cash Equivalents
Manajemen mengevaluasi kondisi keuangan The management evaluates the financial
dari industri perbankan dan deposito/investasi condition of the banking industry and bank
bank terhadap reputasi bank tersebut. Untuk deposits/investments are maintained with
bank, hanya dengan peringkat kredit dari reputable banks only. For banks, only
penilai independen dengan minimum ”A” independently rated parties with a minimum
yang dapat diterima. Kualitas kredit dapat rating of “A” are accepted. The credit quality
dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit can be assessed by reference to external credit
eksternal sebagai berikut: ratings as follows:
30 Sept.2025 31 Dec. 2024
US$ US$
Dengan pihak yang memiliki peringkat Counterparties with external credit rating:
kredit eksternal:
- Fitch: - Fitch:
F1+ 771.316 1.220.877 F1+
F3 2.530.973 2.674.705 F3
- Pefindo: - Pefindo:
idAAA 86.380 154.608 idAAA
idAA+ 237.248 1.012.932 idAA+
3.625.917 5.063.122
Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat Counterparties without external credit
kredit eksternal: 28.585 37.768 rating:
Jumlah kas dan setara kas 3.654.502 5.100.890 Total cash and cash equivalents
Perusahaan memiliki jenis aset keuangan berikut yang The Company has following types of financial
menjadi subjek kerugian pada kredit yang diharapkan: assets that are subject to the expected credit loss
model:
• Piutang usaha untuk penjualan persediaan; • Trade receivables for sales of inventory;
• Piutang lainnya, dan • Other receivables, and
• Aset keuangan lancar lainnya • Other current financial assets
• Piutang non-usaha • Non-trade receivables
• Aset kuangan tidak lancar lainnya. • Other non-current financial asset.
Sementara kas dan setara kas serta piutang lain-lain dari While cash and cash equivalents and other
pihak berelasi juga termasuk subjek dari penurunan receivables from related parties are also subject to
nilai PSAK No. 71, kerugian penurunan nilai yang impairment requirements of SFAS No. 71, the
teridentifikasi tidak material. identified impairment loss was immaterial.
168
Page 172
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(b) Piutang Usaha (b) Trade receivables
Perusahaan menerapkan pendekatan sederhana The Company applies the SFAS 109 simplified
PSAK 109 untuk mengukur kerugian kredit approach to measuring expected credit losses
ekspektasian yang menggunakan penyisihan which uses a lifetime expected loss allowance
kerugian ekspektasian sepanjang umurnya for all trade receivables and contract assets.
untuk semua piutang usaha dan aset kontrak.
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, To measure the expected credit losses, trade
piutang usaha dan aset kontrak telah receivables and contract assets have been
dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko grouped based on shared credit risk
kredit bersama dan hari jatuh tempo. Aset characteristics and the days past due.
kontrak terkait dengan pekerjaan yang belum The contract assets relate to unbilled work in
tertagih dan secara substansial memiliki progress and have substantially the same risk
karakteristik risiko yang sama dengan piutang characteristics as the trade receivables for the
usaha untuk jenis kontrak yang sama. Oleh same types of contracts. Therefore, the
karena itu, Perusahaan menyimpulkan bahwa Company has concluded that the expected loss
tingkat kerugian yang diharapkan untuk rates for trade receivables are a reasonable
piutang usaha adalah perkiraan yang wajar dari approximation of the loss rates for the contract
tingkat kerugian untuk aset kontrak. assets.
Tingkat kerugian yang diharapkan didasarkan The expected loss rates are based on
pada profil pengumpulan penjualan untuk the collection profiles of sales for the year
tahun yang berakhir pada tanggal 30 September ended September 30, 2025 and December 31,
2025 dan 31 Desember 2024 masing-masing 2024 respectively including the corresponding
dan kerugian kredit historis terkait yang historical credit losses experienced within this
dialami dalam periode ini. Tingkat kerugian period. The historical loss rates are adjusted to
historis disesuaikan untuk mencerminkan arus reflect current and forward-looking information
dan informasi berwawasan ke depan mengenai on macroeconomic factors affecting the ability
faktor makroekonomi yang mempengaruhi of the customers to settle the receivables. The
kemampuan pelanggan dalam melunasi Company has identified the GDP of Indonesia
piutang. Perusahaan telah mengidentifikasi in which it sells its goods to be the most
PDB Indonesia di mana ia menjual barang- relevant factors, and accordingly adjusts the
barangnya sebagai faktor yang paling relevan, historical loss rates based on expected changes
dan karenanya menyesuaikan tingkat kerugian in these factors..
historis berdasarkan perubahan yang
diharapkan pada faktor-faktor ini.
Atas dasar itu, cadangan kerugian kredit On that basis, the allowance for expected credit
ekpekstasian pada tanggal 30 September 2025 loss as at September 30, 2025 and December
dan 31 Desember 2024 (dengan penerapan 31, 2024 (on adoption of SFAS 109) was
PSAK 109) ditetapkan sebagai berikut untuk determined as follows for both trade receivables
piutang usaha dan aset keuangan tidak lancar and other non-current financial assets:
lainnya:
169
Page 173
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(b) Piutang Usaha (Lanjutan) (b) Trade receivables (Continued)
30 September / September 30, 31 Desember / December 31,
2025 2024
Cadangan untuk
(pemulihan dari) Cadangan untuk
kerugian kredit (pemulihan dari)
ekspektasian/ kerugian kredit
Tingkat kerugian Provision for ekspektasian/
ekspektasian/ (recovery from) Tingkat kerugian Provision for
Expected loss expected credit ekspektasian/ expected credit
rate loss Expected loss rate loss
% US$ % US$
Piutang usaha Trade receivables
Lancar - - 2.67 126.724 Current
1-30 hari - - 10.57 32.106 1-30 days
31-90 hari - - 26.89 116.087 31- 90 days
91-180 hari - - 59.30 89.451 91- 180 days
Lebih dari 180 100.00 3.519.928 100.00 3.226.933 More than 180 days
hari
Jumlah 3.519.928 3.590.933 Total
30 September / September 30, 30 Desember / December 31,
2025 2024
Cadangan untuk
(pemulihan dari) Cadangan untuk
kerugian kredit (pemulihan dari)
ekspektasian/ kerugian kredit
Tingkat kerugian Provision for ekspektasian/
ekspektasian/ (recovery from) Tingkat kerugian Provision for
Expected loss expected credit ekspektasian/ expected credit
rate loss Expected loss rate loss
% US$ % US$
Aset Keuangan tidak Others non
Lancar lainnya: Current Financial
Asset
Lancar - - - - Current
1-30 hari - - - - 1-30 days
31-90 hari - - - - 31- 90 days
91-180 hari - - - - 91- 180 days
Lebih dari 180 hari 100 989.205 100 989.205 More than 180 days
Jumlah 989.205 989.205 Total
170
Page 174
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(b) Piutang Usaha (Lanjutan) (b) Trade receivables (Continued)
Piutang usaha dan aset kontrak dihapuskan Trade receivables and contract assets are
jika tidak ada ekspektasi pemulihan yang written off when there is no reasonable
wajar. Indikator bahwa tidak ada ekspektasi expectation of recovery. Indicators that there
pemulihan yang wajar mencakup, antara lain is no reasonable expectation of recovery
kegagalan debitur untuk terlibat dalam rencana include, amongst others, the failure of a
pembayaran kembali dengan Perusahaan dan debtor to engage in a repayment plan with the
kegagalan melakukan pembayaran kontraktual Company, and a failure to make contractual
untuk jangka waktu lebih dari 365 hari lewat payments for a period of greater than 365
jatuh tempo. days past due.
Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan Impairment losses on trade receivables and
aset kontrak disajikan sebagai penyisihan contract assets are presented as net provision
kerugian kredit ekspektasian bersih dalam laba for expected credit loss within operating
operasi. Pemulihan selanjutnya dari jumlah profit. Subsequent recoveries of amounts
yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke previously written off are credited against the
item baris yang sama. same line item.
Mayoritas risiko kredit Perusahaan adalah dari Majority of the Company credit risk on
piutang yang dapat diatribusikan kepada aktivitas receivables is attributed to its activities
yang dipengaruhi oleh karakteristik individual influenced mainly by the individual
untuk setiap pelanggan dan uang muka tanpa characteristics of each customer and non-interest
bunga yang diterima oleh Perusahaan dan Entitas bearing advances made to the Company and Its
Anak dengan aktivitas operasional yang serupa. Subsidiaries with similar operations. The
Demografi dari pelanggan Perusahaan mencakup demographics of the Company customer base,
risiko kegagalan dalam industri dan wilayah including the default risk of the industry and
dimana pelanggan beroperasi, yang memiliki regions in which customers operate, has an
pengaruh terhadap risiko kredit. influence on credit risk.
Sehubungan dengan piutang usaha, Perusahaan In respect of trade receivables, the Company
tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap does not exposed to any significant credit risk
risiko kredit dari para pelanggan baik, secara exposure to any single counterparty or any
individual maupun secara Perusahaan. Piutang Company of counterparties having similar
usaha terdiri dari banyak pelanggan. Berdasarkan characteristics. Trade receivables consist of a
informasi historis, tingkat kegagalan dalam large number of customers. Based on historical
pelunasan piutang dari para pelanggan adalah information, the customer default rates in the
kecil karena pembayaran dari pelanggan biasanya settlement of receivables is low due to the
diterima oleh Perusahaan dalam batas waktu settlement from customers are normally received
kredit. Lagipula, beberapa penjualan ekspor by the Company with the credit term. Moreover,
dilakukan dengan penerimaan uang muka terlebih some of export sales are on cash before delivery
dahulu dari pelanggan (prefinance). Dengan or a portion of the sales are collected a front
demikian, manajemen berpendapat bahwa (prefinance). Thus, the management noted that
kualitas kredit atas saldo piutang usaha tidak the outstanding of trade receivables have not
diperlukan adanya penurunan nilai. impaired.
171
Page 175
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(b) Piutang Usaha (Lanjutan) (b) Trade receivables (Continued)
Dewan Direksi telah menetapkan kebijakan The Board of Directors has established a credit
kredit untuk setiap jumlah uang muka yang policy under which each advanced amount
diterima dari setiap pelanggan/rekanan baru requested by new customer/counterparties is
dengan menganalisa secara individual untuk analyzed individually for creditworthiness before
setiap kreditnya seperti yang dinyatakan dalam standard credit terms and conditions are
persyaratan kondisi dalam kebijakan kredit yang granted.
telah ditentukan.
Penelaahan yang dilakukan oleh Perusahaan The Company’s review includes the requirements
mencakup persyaratan untuk memperbaharui of updated credit application documents, credit
dokumen aplikasi kredit, verifikasi kredit atas verifications through the use of no negative
tidak adanya catatan yang negatif dan daftar record requests and list of blacklisted accounts,
rekening yang di-blacklisted, serta menganalisa and analyses of financial performance to ensure
kinerja keuangan untuk memastikan kapasitas credit capacity. The status of each account is first
kredit telah memadai. Status dari masing-masing checked before advances are approved
akun pada awalnya akan diperiksa sebelum
jumlah uang muka ditetapkan.
Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum The credit quality of financial assets that are
jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan neither past due or impaired, and past due but
nilai, dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami not impaired can be assessed by reference to
penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu historical information about counterparty
pada informasi historis mengenai tingkat gagal default rates:
bayar dari debitur:
30 September / September 30, 30 Desember / December 31,
2025 2024
Penyisihan Penyisihan
kerugian kerugian
kredit kredit
ekspektasian ekspektasian
Jumlah / Jumlah /
Bruto / Allowance Bruto / Allowance
Gross for expected Gross for expected
Amount credit loss Amount credit loss
US$ US$ US$ US$
Dengan pihak yang tidak
memiliki peringkat Counterparties without
kredit eksternal: external credit rating:
Perusahaan 1 2.160.513 - 4.906.566 − Company 1
Perusahaan 2 5.143.439 3.519.928 6.942.990 3.590.933 Company 2
Perusahaan 3 15.657.945 15.657.945 15.657.945 15.657.945 Company 3
Jumlah 22.961.897 19.177.873 27.507.501 19.248.878 Total
172
Page 176
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(b) Piutang Usaha (Lanjutan) (b) Trade Receivables (Continued)
Perusahaan 1 – pelanggan / pihak-pihak Company 1 – customers / related parties
berelasi (kurang dari enam bulan). (less than six months).
Perusahaan 2 – pelanggan / pihak-pihak Company 2 – customers / related parties
berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa (more than six months) with no defaults in
adanya kasus gagal bayar di masa lalu. the past.
Perusahaan 3 – pelanggan / pihak-pihak Company 3 – customers / related parties
berelasi (lebih dari enam bulan) dengan (more than six months) with some defaults
beberapa kejadian gagal bayar pada masa in the past.
lalu.
Pada tanggal pelaporan, tidak ada eksposur As at reporting date, there were no significant
risiko kredit yang signifikan. concentrations of credit risk.
Berdasarkan pengalaman historis, Perusahaan Based on historical default rates, the Company
dan Entitas Anak berkeyakinan bahwa and its Subsidiaries believe that no impairment
penyisihan atas penurunan nilai atas Perusahaan allowance is necessary in respect of
1 dan Perusahaan 2 tidak diperlukan karena receivables in Company 1 and Company 2 not
piutang usaha tersebut dapat diperoleh kembali. past due or past due can be collected.
(c) Piutang Lain-lain (c) Other Receivables
Dalam piutang lain-lain, Perusahaan tidak In respect of other receivables, the Company
memiliki eksposur yang signifikan terhadap are not exposed to any significant credit risk
risiko kredit dari para pelanggan, baik secara exposure to any single counterparty or any
individual maupun secara Perusahaan. Company of counterparties having similar
Berdasarkan informasi historis tentang tingkat characteristics. Based on historical
kegagalan dari para pelanggan, manajemen information about customer default rates,
mempertimbangkan bahwa kualitas kredit dari management consider the credit quality of
piutang lain-lain, bersih pada Perusahaan 1 dan other receivables in Company 1 and Company
Perusahaan 2 tidak perlu dilakukan penurunan 2 have not impaired.
nilai.
Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum The credit quality of financial assets that are
jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan neither past due or impaired, and past due but
nilai, dan jatuh tempo tetapi tidak mengalami not impaired can be assessed by reference to
penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu historical information about counterparty
pada informasi historis mengenai tingkat gagal default rates:
bayar dari debitur:
30 September / September 30, 30 Desember / December 31,
2025 2024
Penyisihan Penyisihan
kerugian kredit kerugian kredit
ekspektasian / Jumlah ekspektasian /
Provision for Bruto / Provision for
Jumlah Bruto / expected credit Gross expected credit
Gross Amount loss Amount loss
Dengan pihak yang
tidak memiliki
Peringkat kredit Counterparties without
eksternal: external credit rating:
Perusahaan 1 - - − − Company 1
Perusahaan 2 48.336 - 124.137 − Company 2
Perusahaan 3 68.638.066 68.638.066 68.638.066 68.638.066 Company 3
Jumlah 68.686.402 68.638.066 68.762.203 68.638.066 Total
173
Page 177
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
a. Risiko Kredit (Lanjutan) a. Credit Risks (Continued)
(c) Piutang Lain-lain (Lanjutan) (c) Other Receivables (Continued)
Perusahaan 1 – pelanggan / pihak-pihak Company 1 – customers / related parties
berelasi (kurang dari enam bulan) (less than six months).
Perusahaan 2 – pelanggan / pihak-pihak Company 2 – customers / related parties
berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa (more than six months) with no defaults in
adanya kasus gagal bayar di masa lalu. the past.
Perusahaan 3 – pelanggan / pihak-pihak Company 3 – customers / related parties
berelasi (lebih dari enam bulan) dengan (more than six months) with some defaults
beberapa kejadian gagal bayar pada masa in the past.
lalu.
(d) Piutang Non-usaha (d) Non-trade Receivables
Piutang non-usaha merupakan piutang kepada Non-trade receivables represent the
PT Multikarsa Investama. Manajemen receivables from PT Multikarsa Investama.
Perusahaan menyatakan bahwa tidak ada The Company’s management stated that there
indikasi penurunan nilai yang dapat diukur dari is no impairment indication that could be
estimasi arus kas di masa yang akan datang, counted from the estimated cash flow in the
karena PT Multikarsa Investama sedang dalam future, due to PT Multikarsa Investama is still
proses restrukturisasi dengan PT Perusahaan in the debt restructuring process with PT
Pengelola Aset (PPA). Disamping itu, nilai Perusahaan Pengelola Aset (PPA). In
tercatat akan disesuaikan pada waktu addition, the said value will be suitably
restrukturisasi selesai. adjusted at the time of restructuring.
(e) Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya (e) Other Non-current Financial Assets
Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank The Company is of the opinion that the amount
yang dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan in the restricted banks need to be adjusted
selama restrukturisasi utang terjamin dengan during the restructuring of its secured debt
PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) / with PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) /
Kementerian Keuangan. Namun, adalah tepat Ministry of Finance. However, it is appropriate
untuk membuat penyisihan kerugian kredit to make a provision for expected credit loss of
ekspektasian sebesar US$ 989.205. US$ 989,205.
b. Risiko Likuiditas b. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi saat Liquidity risk pertains to the risk that
Perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya the Company will encounter difficulty in meeting
yang terkait dengan liabilitas keuangan yang akan obligations associated with financial liabilities that
diselesaikan dengan cara memberikan uang tunai are settled by delivering cash or another financial
atau aset keuangan lainnya. asset.
Perusahaan mengelola risiko liabilitas dengan The Company manage liquidity risk by forecasting
memproyeksikan arus kas dan menjaga projected cash flows and maintaining a balance
keseimbangan serta fleksibilitas dari between continuity of funding and flexibility.
ke s i na mbu nga n d ala m pe n d a na a n. Treasury controls and procedures are in place to
Pengendalian dan prosedur treasuri digunakan ensure that sufficient cash is maintained to cover
untuk memastikan bahwa kas yang memadai akan daily operational and working capital
dipertahankan untuk menutupi kebutuhan modal requirements.
operasional secara harian dan berkala.
Manajemen terus memonitor liabilitas Perusahaan Management closely monitors the Company future
di masa depan dan juga untuk liabilitas and contingent obligations and sets up required
kontinjensinya, serta mengatur cadangan kas yang cash reserves as necessary in accordance with
diperlukan menurut kebutuhan internal. internal requirements.
174
Page 178
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
b. Risiko Likuiditas (Lanjutan) b. Liquidity Risk (Continued)
Berikut ini adalah liabilitas keuangan kontraktual The following are the contractual maturities of
berdasarkan jatuh temponya, yang termasuk financial liabilities, including estimated interest
estimasi pembayaran bunga dan tidak termasuk payments and excluding the impact of netting
dampak dari perjanjian saling hapus Perusahaan agreements of the Company and its Subsidiaries:
dan Entitas Anak:
Lancar / Current Tidak Lancar / Non Current
6 sampai
Dalam 6 bulan 12 Lebih dari 5
/ bulan / 1 sampai 5 tahun /
Within 6 6 to 12 tahun / More than 5
months months 1 to 5 Years years Junlah/ Total
US$ US$ US$ US$ US$
30 September 2025: September 30, 2025:
Utang usaha 5.205.783 431,709 767.740 1.913.932 8.319.164 Trade payables
Biaya yang masih harus 48.060.916 - - - 48.060.916 Accrued expenses
Utang bank 65.696.926 - - - 65.696.926 Bank loans
Utang terjamin 924.695.969 - - - 924.695.969 Secured debts
Wesel bayar tidak terjamin - - 15.896.544 19.023.983 34.920.527 Unsecured notes payable
Pinjaman modal - - 22.445.000 22.445.000 Capex loans
Liabilitas imbalan kerja Short – term employee
jangka pendek 239.929 239.929 benefits liabilities
Bagian lancar dari liabilitas Current portion of lease
sewa 21.993 - 683.985 - 705.978 liabilities
Liabilitas keuangan jangka Other current financial
pendek lainnya 1.332.014 - - - 1.332.014 liabilities
Jumlah 1.045.253.530 431.709 39.793.269 20.937.915 1.106.416.423 Total
31 Desember 2024: December 31, 2024:
Utang usaha 1.961.440 4.676.757 6.638.197 Trade payables
Biaya yang masih harus 47.411.211 47.411.211 Accrued expenses
Utang bank 69.511.945 69.511.945 Bank loans
Utang terjamin 924.226.648 924.226.648 Secured debts
Unsecured notes
Wesel bayar tidak terjamin 15.896.544 18.670.630 34.567.174 payable
Pinjaman modal 22.445.000 22.445.000 Capex loans
Liabilitas imbalan kerja Short – term employee
jangka pendek 205.732 205.732 benefits liabilities
Bagian lancar dari liabilitas Current portion of lease
sewa 21.993 711.885 733.878 liabilities
Liabilitas keuangan jangka Other current financial
pendek lainnya 2.108.945 2.108.945 liabilities
Jumlah 1.045.447.914 4.676.757 39.053.429 18.670.630 1.107.848.730 Total
175
Page 179
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Pasar c. Market Risks
Risiko pasar adalah risiko dimana terdapat Market risk is the risk that changes in market
perubahan harga pasar, seperti suku bunga, nilai prices, such as interest rates, foreign exchange
tukar mata uang asing, dan harga pasar l a i n n ya rates, and other market prices will affect the
ya n g a ka n m e m pe n g a r u h i penghasilan Company’s income or the value of its holdings of
Perusahaan serta nilai kepemilikan atas instrumen financial instruments. The objective of market risk
keuangan. Tujuan pengelolaan risiko pasar adalah management is to manage and control market risk
untuk mengelola dan mengendalikan eksposur exposures within acceptable parameters, while
risiko pasar dalam parameter yang da pat optimizing the return.
di t er i ma , s e ka li gu s u nt u k mengoptimalkan
pengembaliannya.
Perusahaan memiliki beberapa eksposur terhadap The Company are subject to various market risks,
risiko pasar yang terdiri dari risiko suku bunga including risks from interest rates, and foreign
dan risiko nilai tukar mata uang asing. currency exchange rates.
(1) Risiko Tingkat Suku Bunga (1) Interest Rate Risk
Risiko tingkat suku bunga merupakan Interest rate risk is the impact of rate changes
dampak dari perubahan suku bunga pada on the Company’s interest bearing assets and
aset dan liabilitas Perusahaan. Risiko tingkat liabilities. The interests risk exposure is
suku bunga pada umumnya disebabkan mainly from changes in fixed rate and
karena perubahan dari suku bunga tetap dan floating interest rates. When considered
suku bunga mengambang. Ketika appropriate, in order to manage the interest
mempertimbangkan risiko tingkat suku rate risk, interest rate swaps are entered into
bunga, lindung nilai atas suku bunga to mitigate the fair value risk relating to
merupakan salah satu cara untuk mengurangi fixed-interest assets or liabilities and the cash
risiko nilai wajar yang berhubungan dengan flow risk related to variable interest rate
aset dan liabilitas dengan suku bunga tetap assets and liabilities.
serta risiko arus kas yang berhubungan
dengan aset dan liabilitas dengan suku bunga
mengambang.
Kebijakan Perusahaan adalah untuk The Company’s policy are to minimize
meminimalkan eksposur risiko arus kas interest rate risk exposure on long-term
pendanaan jangka panjang. Bunga atas financing. Long-term borrowings are
pinjaman jangka panjang biasanya therefore usually at fixed rates. At 30
dalam tingkat suku bunga tetap September 2025 and December 31, 2024, the
(fixed interest rates). Pada tanggal Company and its Subsidiaries have applied
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 the fixed interest rates for their loans to
Perusahaan mempunyai tingkat bunga tetap banks, third parties and related parties, so
(fixed interest rates) atas pinjaman kepada there is no interest rate risk exposure in the
pihak bank, pihak ketiga dan pihak berelasi, Company and its Subsidiaries.
dengan demikian, tidak terdapat risiko
tingkat bunga pada Perusahaan.
176
Page 180
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Pasar (Lanjutan) c. Market Risks (Continued)
(2) Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (2) Foreign Currency Risks
Mayoritas transaksi Perusahaan dilakukan Most of the Company’s transactions are
dalam beberapa mata uang asing. Eksposur carried out in foreign currencies. Exposure to
terhadap nilai tukar mata uang asing timbul currency exchange rates arise from the
karena transaksi aktivitas operasional Company and its Subsidiaries’ operational
Perusahaan yang didominasi dalam mata activities, which are denominated in
uang Rupiah dan mata uang lainnya, selain Indonesian Rupiah and currencies other than
Dolar Amerika Serikat. United States Dollar.
Perusahaan juga peduli terhadap risiko pasar The Company are aware of the market risk due
yang timbul dari fluktuasi nilai tukar. to foreign exchange fluctuation. Management
Manajemen telah menentukan kebijakan has set up a policy to require Company and its
yang meminta Perusahaan untuk menjaga Subsidiaries to manage their foreign exchange
risiko nilai tukar terhadap mata uang risk against their functional currency. There
fungsional. Tidak ada perjanjian spesifik are no specific arrangements to reduce such
untuk mengurangi risiko melalui instrumen risk exposures through derivatives and other
derivatif dan lindung nilai. Risiko nilai tukar hedging instruments. Foreign exchange risk
timbul ketika transaksi komersial dimasa arises when future commercial transactions or
yang akan datang terjadi atau pada saat recognized assets or liabilities are
pengakuan aset dan liabilitas yang denominated in a currency that is not the
dinyatakan dalam mata uang selain mata Company’s’ functional currency.
uang fungsional.
Untuk mengurangi risiko terhadap risiko To mitigate the Company and its
nilai tukar mata uang asing. Perusahaan Subsidiaries’ exposure to foreign currency
selalu memonitor arus kas dalam mata uang risk,
asingnya. Aset dan liabilitas keuangan dalam the Company actively monitors the foreign
mata uang asing, dijabarkan ke Dolar currency movements and together with
Amerika Serikat dengan kurs tengah Bank principal to manage the impact of the foreign
Indonesia yang telah dijabarkan dalam Aset exchange fluctuations. Foreign currency
dan Liabilitas Moneter dalam Mata Uang denominated financial assets and liabilities,
Asing (Catatan 51). translated into United States Dollar at the
middle rate, are stated in Assets and
Liabilities in Foreign Currency (Note 51).
Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan The management believes that the Company
pada dasarnya telah melakukan lindung nilai are naturally hedged against foreign
terhadap risiko nilai tukar. Risiko ini diukur exchange risk. The risk is measured using
dengan menggunakan rencana arus kas di dalam cash flow forecasts with sensitivity analysis.
analisa sensitivitas.
Tabel dibawah ini merangkum analisa The following table demonstrates the sensitivity to
sensitivitas terhadap kemungkinan perubahan reasonably changes of foreign currencies against
kurs mata uang asing terhadap Dolar AS, US Dollar. With all othe variable held constant,
dengan pertimbangan semua faktor lainnya the consolidatedincome before tax expenses as
adalah konstan, terhadap laporan laba rugi dan follows:
pendapatan komprehensif konsolidasian sebelum
beban pajak sebagai berikut:
177
Page 181
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Pasar (Lanjutan) c. Market Risks (Continued)
(2) Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (2) Foreign Currency Risks (Continued)
(Lanjutan)
30 September 2025 31 December 2024
US$ US$
Dampak terhadap laba Impact to profit
sebelum pajak penghasilan before income Tax
Perubahan tingkat Change in exchange
pertukaran terhadap Dolar - 3.575.779 rate against US
AS (1%) Dollar (1%)
Perubahan tingkat Change in exchange
pertukaran terhadap Dolar - (3.575.779) rate against US
AS (1%) Dollar (1%)
Kebijakan Perusahaan untuk mengelola aset The Company’s policy is to manage the
keuangannya dalam mata uang asing yang financial assets denominated in foreign
dilakukan dengan menyediakan dana guna currencies which are available to settle the
menyelesaikan liabilitas keuangan dalam financial liabilities denominated in foreign
mata uang asing. Pada tanggal 31 Desember currencies. At December 31, 2024, the financial
2024, liabilitas keuangan dalam mata uang liabilities denominated in foreign currencies
asing telah melebihi jumlah aset keuangan are in excess of financial assets denominated in
dalam mata uang asing sebesar foreign currencies at amount of US$80,254,995
US$ 80.254.995. Hal ini disebabkan karena due to un-restructured long-term secured debts
adanya utang terjamin milik Perusahaan are shown in their full value. If the above
yang belum selesai direstrukturisasi. Jika mentioned secured debts denominated in
utang terjamin yang dinyatakan dalam mata Indonesian Rupiah and currencies other than
uang Rupiah dan mata uang lainnya selain US Dollar are not considered, there are no
Dolar Amerika Serikat tidak excess of financial liabilities over the assets.
dipertimbangkan, maka tidak ada selisih This is a manageable level as the loans are
lebih liabilitas keuangan diatas aset repayable over a period of time.
keuangan. Jumlah ini menggambarkan nilai
yang akan dibayarkan saat jatuh tempo.
178
Page 182
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
c. Risiko Pasar (Lanjutan) c. Market Risks (Continued)
(2) Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (2) Foreign Currency Risks (Continued)
(Lanjutan)
Pengaturan Pembiayaan Financing Arrangements
Pada 30 September 2025 dan 31 Desember 2024, As at September 30, 2025 and December 31, 2024 the
Perusahaan memiliki fasilitas letter of credit yang Company has letter of credit facility facilitated from
difasilitasi dari Damiano Investment, B.V., melalui Damiano Investment, B.V., through Deutsche Bank
Deutsche Bank (Hongkong) masing-masing sejumlah (Hongkong) amounting to US$ 65.696.926 and US$
US$ 65.696.926 dan US$ 69.511.945. Fasilitas ini 69.511.94. The facility is available on various periods
tersedia dalam beberapa periode sampai dengan up to August, 2024.
Agustus 2024.
Estimasi Nilai Wajar Fair Value Estimation
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi The fair value of financial assets and financial
untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau liabilities must be estimated for recognition and
untuk keperluan pengungkapan. measurement or for disclosure purposes.
PSAK 107, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” SFAS 107, “Financial Instruments: Disclosures”
mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai requires disclosure of fair value measurements by level
wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai of the following fair value measurement hierarchy:
berikut:
1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar 1. Quoted prices (unadjusted) in active markets for
aktif untuk aset atau liabilitas yang identik identical assets or liabilities (level 1).
(tingkat 1).
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instrument traded in
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan active markets is based on quoted market prices at
berdasarkan kuotasi nilai pasar pada tanggal the reporting date. The quoted market price used is
pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan the current bid price, while financial liabilities use
untuk aset keuangan adalah harga penawaran, ask price.
sedangkan untuk liabilitas keuangan adalah harga
jual.
2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam 2. Inputs other than quoted prices included within
tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau level 1 that are observable for the assets or liability,
liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) either directly (as prices) or indirectly (derived
atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari from prices) (level 2), and
harga) (tingkat 2), dan
179
Page 183
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) Fair Value Estimation (Continued)
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak The fair value of financial instruments that are not
diperdagangkan pada pasar aktif (misalnya traded in active market (such as derivative over-
derivatif over-the-counter) ditentukan dengan the-counter) is determined using valuation
teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut techniques. These valuation techniques maximize
memaksimumkan penggunaan data pasar yang the use of observable market data where it is
dapat diobservasi apabila tersedia dan sedapat available and rely as little as possible on estimates.
mungkin meminimalisir penggunaan estimasi If all significant inputs required to fair value an
yang bersifat spesifik dari entitas. Jika seluruh instrument are observable, the instrument is
input yang dibutuhkan untuk menentukan nilai included in level 2.
wajar instrumen keuangan dapat diobservasi,
instrumen tersebut termasuk dalam tingkat 2.
3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan 3. Inputs for the asset and liability that are not based
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi on observable market data (unobservable inputs)
(input yang tidak dapat diobservasi) (tingkat 3). (level 3).
Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak If one or more of the significant inputs is not based
berdasarkan pada data pasar yang dapat on observable market data, the instrument is
diobservasi, instrumen ini termasuk dalam tingkat included in level 3.
3.
Teknik penilaian tertentu digunakan untuk Specific valuation techniques used to value financial
menentukan nilai instrumen keuangan yang instruments include:
mencakup:
(a) Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau (a) The use of quoted market prices or dealer quotes
pedagang efek untuk instrumen sejenis, dan for similar instruments, and
(b) Teknik lain, seperti analisis arus kas yang (b) Other techniques, such as discounted cash flow
didiskontokan, digunakan untuk menentukan nilai analysis, are used to determine fair value for the
wajar instrumen keuangan lainnya. remaining financial instruments.
Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan diukur dan The Company financial assets and liabilities are
diakui dengan hierarki tingkat pengukuran nilai wajar measured and recognized using the fair value
tingkat 2 dan tingkat 3. measurement of level 2 and 3.
30 September 2025 / September 30, 31 Desember 2024 / December 31,
2025 2024
Nilai tercatat / Nilai wajar / Nilai tercatat / Nilai wajar /
Carrying Fair value Carrying Fair value
amount amount
US$ US$ US$ US$
Aset Keuangan: Financial assets:
Aset Lancar: Current Assets:
Kas dan setara kas 3.654.502 3.654.502 5.100.890 5.100.890 Cash and cash equivalents
Piutang usaha, bersih 3.784.024 3.784.024 4.667.690 4.667.690 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, bersih 48.336 48.336 124.137 124.137 Other receivables, net
Other current financial
Aset keuangan lancar lainnya 1.368.773 1.368.773 2.776.493 2.776.493 assets
Aset tidak lancar: Non-current assets:
Piutang non-usaha - - - - Non-trade receivables
Jumlah aset keuangan 8.855.635 8.855.635 12.669.210 12.669.210 Total financial assets
180
Page 184
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) Fair Value Estimation (Continued)
30 September 2025 / September 30, 31 Desember 2024 / December 31,
2025 2024
Nilai tercatat / Nilai wajar / Nilai tercatat / Nilai wajar /
Carrying Fair value Carrying Fair value
amount amount
US$ US$ US$ US$
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas Jangka Pendek: Current Liabilities:
Utang usaha 8.319.164 8.319.164 6.638.197 6.638.197 Trade payables
Biaya yang masih harus
dibayar 48.060.916 48.060.916 47.411.211 47.411.211 Accrued expenses
Pinjaman jangka pendek − − Short-term loans
Bagian lancar dari liabilitas Current portion of lease
sewa 21.993 21.993 21.993 21.993 liabilities
Utang bank 65.696.926 65.696.926 69.511.945 69.511.945 Bank loans
Utang terjamin 924.695.969 924.695.969 924.226.648 924.226.648 Secured debts
Bagian lancar atas liabilitas Current portion of long-
jangka panjang: term liabilities:
Liabilitas imbalan kerja Short – term employee
jangka pendek 239.929 239.929 205.732 205.732 benefits liabilities
Liabilitas keuangan Other current financial
jangka pendek lainnya 1.332.014 1.332.014 2.108.945 2.108.945 liabilities
Liabilitas Jangka Panjang: Non-current:
Wesel bayar tidak terjamin 34.920.527 34.920.527 34.567.174 34.567.174 Unsecured notes payable
Pinjaman modal 22.445.000 22.445.000 22.445.000 22.445.000 Capex loans
Kewajiban sewa 683.985 683.985 711.885 711.885 Lease liability
Jumlah liabilitas keuangan 1.106.416.423 1.106.416.423 1.107.848.730 1.107.848.730 Total financial liabilities
Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo Short-term financial assets and liabilities with remaining
satu (1) tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang maturities of one (1) year or less (cash and cash equivalents,
usaha, piutang lain-lain, aset keuangan lancar lainnya, trade receivables, other receivables, other current financial
utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, liabilitas assets, trade payables, accrued expenses, short – term
imbalan kerja jangka pendek, pinjaman jangka pendek, employee benefits liabilities, short-term loans, secured debts,
utang terjamin, dan liabilitas keuangan lancar lainnya). and other current financial liabilities). The net carrying value
Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan ini of these financial assets and liabilities is considered a
dipertimbangkan telah mendekati nilai wajarnya karena reasonable approximation of their fair value due to their
merupakan jangka pendek. short-term maturities.
Instrumen keuangan jangka panjang dengan jatuh tempo Long-term fixed-rate financial instruments with
lebih dari satu (1) tahun. Nilai wajar dari aset dan liabilitas remaining maturities are over one (1) year. The fair
keuangan ini diperhitungkan dengan menggunakan value of these financial assets and liabilities is
diskonto arus kas di masa yang akan datang dengan determined by discounting future cash flows using
menggunakan tingkat suku bunga yang dapat diobservasi applicable interest rates from observable current
pada pasar dari transaksi instrumen dengan kondisi, risiko market transactions for instruments with similar terms,
kredit dan waktu jatuh tempo yang sama. credit risk and remaining maturities.
181
Page 185
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) Fair Value Estimation (Continued)
Berdasarkan tingkatan nilai wajar yang berbeda-beda, Based on the above different level from fair value
tabel dibawah ini merupakan aset dan liabilitas hierarchy, the following table represents the
keuangan Perusahaan yang diukur pada nilai wajar Company’s assets and liabilities that are measured at
pada tanggal 30 September 2025 dan 31 Desember fair value as at September 30, 2025 and December 31,
2024: 2024 :
30 September 2025 /
September 30, 2025
Tingkat 1 / Tingkat 2 / Tingkat 3 / Jumlah /
Level 1 Level 2 Level 3 Total
US$ US$ US$ US$
Aset Keuangan: Financial assets:
Aset Lancar: Current Assets:
Kas dan setara kas − 3.654.502 − 3.654.502 Cash and cash equivalents
Piutang usaha, bersih − 3.784.024 − 3.784.024 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, bersih − 48.336 − 48.336 Other receivables, net
Aset keuangan lancar lainnya − 1.368.773 − 1.368.773 Other current financial assets
Aset tidak lancar: Non-current assets:
Piutang non-usaha dari pihak Non-trade receivables from
berelasi − − − − related parties
Jumlah aset keuangan - 8.855.635 - 8.855.635 Total financial assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas Jangka Pendek: Current Liabilities:
Utang usaha − 8.319.164 − 8.319.164 Trade payables
Biaya yang masih harus dibayar − 48.060.916 − 48.060.916 Accrued expenses
Utang bank − 65.696.926 − 65.696.926 Bank Loans
Utang terjamin − 924.695.969 924.695.969 Secured Debts
Bagian lancar dari liabilitas sewa − 21.993 − 21.993 Current portion of lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja − 239.929 − 239.929 Short – term employee benefits
jangka pendek Liabilities
Bagian lancar atas liabilitas Current portion of
jangka panjang: long-term liabilities:
Liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya − 1.332.015 − 1.332.015 Other current financial liabilities
Liabilitas Jangka Panjang: Debts
Bagian tidak lancar dari liabilitas − 683.985 − 683.985 Non-current portion of
sewa lease liabilities
Wesel bayar tidak terjamin − 34.920.527 − 34.920.527 Unsecured notes Payable
Pinjaman modal − 22.445.000 − 22.445.000 Capex loans
Jumlah liabilitas keuangan - 181.720.455 924.695.969 1.106.416.424 Total financial liabilities
182
Page 186
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) Fair Value Estimation (Continued)
31 Desember 2024 /
December 31, 2024
Tingkat 1 / Tingkat 2 / Tingkat 3 / Jumlah /
Level 1 Level 2 Level 3 Total
US$ US$ US$ US$
Aset Keuangan: Financial assets:
Aset Lancar: Current Assets:
Kas dan setara kas − 5.100.890 − 5.100.890 Cash and cash equivalents
Piutang usaha, bersih − 4.667.690 − 4.667.690 Trade receivables, net
Piutang lain-lain, bersih − 124.137 − 124.137 Other receivables, net
Aset keuangan lancar lainnya − 2.776.493 − 2.776.493 Other current financial assets
Aset tidak lancar: Non-current assets:
Piutang non-usaha dari pihak Non-trade receivables from
berelasi − − - − related parties
Jumlah aset keuangan − 12.669.210 - 12.669.210 Total financial assets
Liabilitas keuangan: Financial liabilities:
Liabilitas Jangka Pendek: Current Liabilities:
Utang usaha − 6.638.197 − 6.638.197 Trade payables
Biaya yang masih harus dibayar − 47.411.211 − 47.411.211 Accrued expenses
Utang bank − 69.511.945 − 69.511.945 Bank Loans
Utang terjamin − − 924.226.648 924.226.648 Secured Debts
Bagian lancar dari liabilitas sewa − 21.993 − 21.993 Current portion of lease liabilities
Liabilitas imbalan kerja − − Short – term employee benefits
jangka pendek 205.732 205.732 Liabilities
Bagian lancar atas liabilitas Current portion of
jangka panjang: long-term liabilities:
Liabilitas keuangan
jangka pendek lainnya − 2.108.945 − 2.108.945 Other current financial liabilities
Liabilitas Jangka Panjang: Debts
Bagian tidak lancar dari liabilitas − − Non-current portion of
sewa 711.885 711.885 lease liabilities
Wesel bayar tidak terjamin − 34.567.174 − 34.567.174 Unsecured notes Payable
Pinjaman modal − 22.445.000 − 22.445.000 Capex loans
Jumlah liabilitas keuangan − 183.622.082 924.226.648 1.107.848.730 Total financial liabilities
Tabel dibawah ini merupakan mutasi dari instrumen The following table presents the changes in Level 3
tingkat 3: instruments are as follows:
30 September 2025
Piutang jangka panjang dari
Pihak berelasi /
Non-trade receivables Utang Terjamin / Jumlah /
Secured Debts Total
US$ US$ US$
Saldo awal - (924.226.648) (924.226.648) Beginning balance
Keuntungan (kerugian) Gain (loss) on foreign
selisih kurs, bersih - (469.321) (469.321) exchange, net
Cadangan penurunan nilai - - -
Saldo akhir - (924.695.969) (924.695.969) Ending balance
183
Page 187
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Estimasi Nilai Wajar (Lanjutan) Fair Value Estimation (Continued)
31 December 2024
Piutang jangka panjang dari
Pihak berelasi /
Non-trade receivables Utang Terjamin / Jumlah /
Secured Debts Total
US$ US$ US$
Saldo awal 35.695.173 (931.547.148 ) (895.851.975 ) Beginning balance
Keuntungan (kerugian) Gain (loss) on foreign
selisih kurs, bersih - 7.320.500 7.320.500 exchange, net
Cadangan penurunan nilai (35.659.173) (35.659.173 )
Saldo akhir - (924.226.648 ) (924.226.648 ) Ending balance
Manajemen risiko permodalan Capital risk management
Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan The Company’s objective when managing capital is to
adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha safeguard the Company and its Subsidiaries’ ability to
Perusahaan dan Entitas Anak guna memberikan imbal continue as a going concern in order to provide returns
hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada for shareholders and benefits for other stakeholders
pemangku kepentingan lainnya serta mengelola struktur and to maintain an optimal capital structure to reduce
modal yang optimal untuk meminimalisasi biaya modal the cost of capital.
yang efektif.
Perusahaan mengkaji dan mengelola struktur modal The Company actively and regularly reviews and
secara aktif dan berkala untuk memastikan struktur manages its capital structure to ensure optimal capital
modal dan pengembalian kepada pemegang saham structure and shareholder returns, taking into
sudah optimal dengan mempertimbangkan kebutuhan consideration the future capital requirements and
modal di masa depan dan defisiensi modal dari capital deficiency of the Company, prevailing and
Perusahaan, serta memproyeksikan tingkat keuntungan, projected profitability, projected operating cash flows,
arus kas bersih dari operasional, belanja modal dan projected capital expenditures and projected strategic
kesempatan investasi yang strategis. Dalam rangka investment opportunities. In order to maintain or adjust
mempertahankan atau menyesuaikan struktur the capital structure, the Company may from time to
permodalan. Perusahaan selalu menyesuaikan jumlah time adjust the amount of issue new shares or
saham baru yang diterbitkan serta increase/reduce debt levels.
menambah/mengurangi jumlah utang dari waktu ke
waktu.
Konsisten dengan entitas lain dalam industri yang Consistent with others in the industry, the Company
sama, Perusahaan memonitor permodalan monitor capital on the basis of the gearing ratio. The
berdasarkan gearing ratio. Gearing ratio per tanggal gearing ratio as at September 30, 2025 dan December
30 September 2025 dan 31 Desember 2024 adalah 31, 2024 are as follows:
sebagai berikut:
30 September 2025 31 December 2024
US$ US$
Jumlah pinjaman 1.095.152.156 1.096.931.302 Total borrowings
Dikurangi: Less:
Kas dan setara kas (3.654.502) (5.100.890 ) Cash and cash equivalents
Aset keuangan lancar lainnya (1.368.773) (2.776.493 ) Other current financial assets
Liabilitas bersih 1.090.128.881 1.089.053.919 Net debt
Jumlah defisiensi (1.012.455.117) (1.003.065.555 ) Total deficiency
Gearing ratio (0.93) (0,92 ) Gearing ratio
184
Page 188
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
30 September 2025, 31 Desember 2024 dan 30 September 2024
PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk AND ITS SUBSIDIARIES
NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS (Continued)
September 30, 2025, December 31, 2024, and September 30, 2024
51. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan) 51. FINANCIAL RISKS MANAGEMENT (Continued)
Jumlah liabilitas mencakup jumlah utang terjamin yang Total borrowings include the unrestructured secured
belum direstrukturisasi sebesar US$ 1.095.152.156. debts of US$ 1.095.152.156. The Company endevours
Perusahaan akan merestrukturisasi utang ini pada tingkat to restructure this debt to a sustainable level and for
yang berkelanjutan dimana tahap negosiasi dengan which the negotiations are underway with its secured
kreditur terjamin termasuk PPA/BPP sedang berlangsung. creditors including PPA/BPP. If the proposal of the
Jika usulan Perusahaan mengenai konversi utang menjadi Company which includes debt to equity swap and
modal diterima, maka hal ini akan memperbaiki struktur waiver of the past interest amounts is accepted by its
permodalan Perusahaan. creditors, it will considerably improve the capital
gearing structure of the Company.
52. STANDAR AKUNTANSI BARU DAN 52. NEW ACCOUNTING STANDARDS AND
AMANDEMENNYA AMENDMENTS
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia The Indonesian Financial Accounting Standards Board
(DSAK-IAI) telah menerbitkan amandemen Standar (DSAK-IAI) has issued amendment to the following
Akuntansi Keuangan (PSAK) berikut ini. Standar Indonesian Financial Accounting Standards (“SFAS”).
akuntansi yang diubah akan berlaku efektif atau berlaku The amended accounting standards will be effective or
untuk laporan keuangan Grup untuk periode yang applicable on the Group’s financial statements for the
dimulai pada atau setelah tanggal period beginning on or after January 1, 2025:
1 Januari 2025:
Amandemen standar yang berlaku efektif untuk periode Amendments to standards which effective for periods
yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2025, beginning on or after January 1, 2025, with early
dengan diperbolehkannya penerapan dini, adalah adoption is permitted, are as follows:
sebagai berikut:
PSAK 117: Kontrak asuransi; dan SFAS 117: Insurance contract; and
Amandemen PSAK 117: Kontrak asuransi Amendments to SFAS 117: Insurance contract
mengenai penerapan awal PSAK 117 dan regarding initial application of SFAS 117 and
PSAK 109 Informasi komparatif; dan SFAS 109 Comparative information; and
Amandemen PSAK No. 221, “Pengaruh Amendments to SFAS 221: “The Effect of Changes
Perubahan Kurs Valuta Asing – Kekurangan in Foreign Exchanges Rates – Lack of
Ketertukaran Exchangeability
Sampai dengan tanggal pengesahan laporan As of authorization date of these consolidated
keuangan konsolidasian ini, manajemen Grup masih financial statements, the Group’s management is
mengevaluasi dampak potensial dari perubahan still evaluating the potential impact on these
standar akuntansi ini terhadap laporan keuangannya. amended accounting standards on its financial
statements.
ΩΩΩ
185
Names mentioned 76 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1 ×3
unresolved
person
Januar Tirtaamidjaja
p.11
unresolved
person
Tirtaamidjaja
p.11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.11 ×3
unresolved
person
Sutjipto
p.11 ×7
unresolved
org
Bapepam-LK
p.11 ×12
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.11 ×5
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.11
unresolved
org
Polysindo Eka Perkasa Tbk
p.12 ×4
unresolved
org
Menteri
p.12 ×3
unresolved
person
Aryanti Artisari
p.12 ×7
unresolved
org
Financial Services Authority
p.12 ×2
unresolved
org
Penanaman Modal
p.12
unresolved
person
Notary Aulia Taufani
p.13 ×2
unresolved
org
Yayasan Asia Pasific Fiber
p.13
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.14
unresolved
org
BAPEPAM
· Ketua
p.14 ×16
unresolved
org
Pengadilan Niaga Jakarta Pusat
p.16
unresolved
org
Ministry of Law
p.16 ×2
unresolved
org
Securities Tbk
p.16
unresolved
org
Trimegah Securities Tbk
p.16 ×2
unresolved
org
Texmaco Jaya Tbk
p.16 ×40
unresolved
person
Artisari
p.17 ×2
unresolved
org
PT Texmaco Graha
p.18
unresolved
org
PT Texmaco Graha TJ
p.18
unresolved
org
PT Texmaco Graha Busana
p.19 ×2
unresolved
person
Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Independent Commissioners Sumiyati
· Komisaris Independen
p.20 ×5
unresolved
person
Dr. Antonius Widyatma Sumarlin Deddy Sutrisno
p.20 ×2
unresolved
person
Tunaryo.
p.20 ×2
unresolved
org
Investments B.V.
p.23 ×3
unresolved
org
Pengadilan Niaga
p.27
unresolved
org
PT Pacific Poly
p.28 ×4
unresolved
org
Ministry of Finance Keuangan
p.29
unresolved
org
Ministry of Finance
p.29 ×4
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.29 ×3
unresolved
org
PT Asia Pacific
p.29 ×3
unresolved
org
PT Asia
p.29 ×3
unresolved
org
Fibers Tbk
p.29 ×2
unresolved
org
Pacific Fibers Tbk
p.29 ×3
unresolved
org
Pacific Fibers Hong Kong Limited
p.30
unresolved
org
Hong Kong Limited
p.30
unresolved
org
Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited
p.31 ×3
unresolved
org
Notes. Karena Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited
p.31
unresolved
org
Since Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited
p.31
unresolved
org
Ministry of Finance. Following
p.32
unresolved
org
Minister of Finance
p.32
unresolved
org
Kementerian Keuangan. Menyusul
p.32
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.32
unresolved
org
Bank Indonesia
p.32 ×15
unresolved
org
Bank Indonesia Liquidity Bank Indonesia
p.32
unresolved
org
PT Asia Pacific Fibers. Satuan
p.32
unresolved
org
PT Bina Prima
p.34
unresolved
org
PT Bina Prima Perdana
p.34
unresolved
org
Shanghai Banking Corporation
p.34 ×2
unresolved
org
Madison Pacific Trust Limited
p.35 ×2
unresolved
org
Bank Japan
p.37
unresolved
org
PT Texmaco
p.157 ×2
unresolved
org
Jaya Tbk
p.157 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.164
unresolved
org
Bank Indonesia Liquidity Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank
p.164
unresolved
org
Pengadilan Negeri Bandung
p.164
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.164 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.