Back to announcement
Peningkatan Aset dan Liabilities 30 Sept 2025.pdf
Financial statement Text extracted MEGASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
PENJELASAN PERUBAHAN LEBIH DARI 20% PADA ASET DAN LIABILITAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM PER 30 SEPTEMBER 2025 ASET Giro pada bank lain Jumlah Giro pada Bank lain di akhir September 2025 adalah sebesar Rp594,57 miliar menurun 37,77% atau sebesar Rp360,82 miliar dibandingkan akhir Desember 2024 yang sebesar Rp955,39 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan penurunan pada giro bank lain dalam valuta asing yang menurun sebesar 37,75% atau sebesar Rp360,57 miliar. Penempatan pada BI dan bank lain Jumlah Penempatan pada BI dan bank lain di akhir September 2025 adalah sebesar Rp5,40 triliun meningkat sebesar 549,17% atau sebesar Rp4,57 triliun dibandingkan akhir Desember 2024 yang sebesar Rp0,832 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan peningkatan pada penempatan term deposit di BI yang meningkat sebesar sebesar Rp5,00 triliun. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) Jumlah efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) Perseroan pada akhir September 2025 sebesar Rp12,89 triliun mengalami peningkatan sebesar 827,04% atau sebesar Rp11,50 triliun dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp1,39 triliun. Transaksi ini merupakan transaksi pembelian Efek-efek dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) dengan beberapa counterparty dengan tanggal jatuh tempo transaksi kurang dari 1 bulan. Tagihan Derivatif Jumlah Tagihan derivatif Perseroan pada akhir September 2025 sebesar Rp68,10 miliar mengalami peningkatan sebesar 39,75% atau sebesar Rp19,37 miliar dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp48,73 miliar. Hal ini terutama karena peningkatan pada transaksi swap sebesar Rp14,18 miliar atau 37,33%. Tagihan akseptasi Pada akhir September 2025 tagihan akseptasi Perseroan adalah sebesar Rp5,38 miliar, mengalami penurunan sebesar 41,78% atau sebesar Rp3,86 miliar dibandingkan dengan akhir Desember 2024 yang sebesar Rp9,23 miliar. Tagihan akseptasi tersebut dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat.
Page 2
Aset lain-lain Pada akhir September 2025 aset lain-lain Perseroan adalah sebesar Rp2,74 triliun, mengalami penurunan sebesar 24,23% atau sebesar Rp877 miliar dibandingkan dengan akhir Desember 2024 yang sebesar Rp3,62 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan penurunan pada aset lain-lain dalam valuta Rupiah yang turun sebesar 23,68% atau sebesar Rp834 miliar. LIABILITAS Liabilitas segera Liabilitas segera Perseroan pada akhir September 2025 tercatat sebesar Rp225,60 miliar, mengalami peningkatan sebesar 25,81% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp179,32 miliar. Liabilitas segera terutama terdiri dari transaksi kliring atau transfer nasabah yang belum diselesaikan dan titipan pembayaran pajak yang belum dilimpahkan ke rekening Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara (”KPKN”) sehubungan dengan kegiatan operasional Bank sebagai Bank Persepsi. Simpanan Nasabah - Giro Simpanan Nasabah dalam bentuk giro pada akhir September 2025 tercatat sebesar Rp6,26 triliun, menurun 39,71% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp10,38 triliun. Penurunan terutama pada giro nasabah dalam mata uang Rupiah yang turun dari Rp7,61 triliun di akhir Desember 2024 menjadi Rp4,24 triliun di akhir September 2025 atau turun sebesar 44,28%, sementara giro dalam mata uang asing juga mengalami penurunan sebesar 27,18%, yaitu dari Rp2,77 triliun di akhir Desember 2024 turun menjadi Rp2,02 triliun di akhir September 2025. Simpanan Nasabah - Deposito Simpanan Nasabah dalam bentuk Deposito pada akhir September 2024 tercatat sebesar Rp82,16 triliun, meningkat 28,18% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp64,10 triliun. Peningkatan terutama pada Deposito dalam mata uang Rupiah yang meningkat dari Rp58,51 triliun di akhir Desember 2024 menjadi Rp74,90 triliun di akhir September 2025 atau naik sebesar 28,00%, sementara Deposito dalam mata uang asing juga mengalami peningkatan sebesar 30,01%, yaitu dari Rp5,59 triliun pada akhir Desember 2024 menjadi Rp7,26 triliun pada akhir September 2025. Simpanan dari Bank Lain Simpanan dari bank lain Perseroan pada akhir September 2025 tercatat sebesar Rp2,36 triliun, mengalami penurunan sebesar 38,38% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp3,83 triliun. Penurunan ini terutama karena interbank call money yang turun sebesar Rp1,57 triliun atau 45,68% dari Rp3,44 triliun pada akhir Desember 2024 menjadi sebesar Rp1,87 triliun pada akhir September 2025.
Page 3
Efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) Pada akhir September2025 efek yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) Perseroan sebesar Rp70,15 miliar atau mengalami penurunan sebesar 99,46% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp12,95 triliun. Utang akseptasi Pada akhir September 2025 Utang akseptasi Perseroan adalah sebesar Rp5,38 miliar, mengalami penurunan sebesar 41,78% atau sebesar Rp3,86 miliar dibandingkan dengan akhir Desember 2024 yang sebesar Rp9,23 miliar. Utang akseptasi tersebut dilakukan dalam mata uang dolar Amerika Serikat. Pinjaman yang diterima Pinjaman yang diterima pada akhir September 2025 tercatat sebesar Rp3,08 triliun, mengalami penurunan sebesar 22,68% dari akhir Desember 2024 yang sebesar Rp3,99 triliun. Penurunan terutama pada pinjaman yang diterima dalam mata uang dolar Amerika Serikat sebesar Rp904 miliar. Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain Jumlah beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain Perseroan pada akhir September 2025 sebesar Rp1.053,31 miliar, meningkat sebesar 151,94% atau Rp635,22 miliar dari akhir Desember 2024 yang tercatat sebesar Rp418,09 miliar. Peningkatan tersebut bila dibandingkan dengan Desember 2024 terutama karena kewajiban pembelian surat berharga yang meningkat sebesar Rp620,19 miliar.
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Persepsi. Simpanan Nasabah
p.2
unresolved
org
Bank Lain Simpanan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.