Back to announcement
Penjelasan Aset Liabilitas LK September 2025 Final.pdf
Financial statement Text extracted MASBSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Bersama ini kami kirimkan penjelasan kenaikan dan penurunan Aset dan Liabilitas posisi
30 September 2025 sebagai berikut :
Total Aset per 30 September 2025 meningkat sebesar 16,27% dari posisi per
31 Desember 2024, dimana peningkatan tersebut terjadi pada :
1. Kas
Kas dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar Rp. 81,122
Milyar. Penurunan tersebut didominasi oleh adanya penurunan cash in vault.
2. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dibandingkan posisi 31 Desember 2024
mengalami peningkatan sebesar Rp. 842,662 Milyar. Hal ini terjadi karena adanya
penambahan pada fasilitas penempatan dana jangka pendek dalam bentuk deposit facility
Bank Indonesia.
3. Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali
Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dibandingkan posisi
31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar Rp. 1,159 Triliun. Peningkatan tersebut
disebabkan karena adanya pembelian RR SUN.
4. Tagihan Akseptasi
Tagihan Akseptasi dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami penurunan sebesar
Rp. 3,264 Milyar. Hal ini disebabkan karena adanya penurunan kegiatan dari transaksi
ekspor import nasabah.
Total Liabilitas per 30 September 2025 meningkat dibanding per 31 Desember 2024 sebesar
18,06%, dimana peningkatan ini terjadi pada :
5. Liabilitas Segera
Liabilitas Segera dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 62,291 Milyar. Kenaikan tersebut sebagian besar disebabkan oleh adanya kenaikan
kewajiban atas transaksi BIFast sejalan dengan meningkatnya jumlah dan transaksi nasabah.
6. Simpanan dari bank lain – Pihak ketiga
Simpanan dari bank lain – Pihak ketiga dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami
penurunan sebesar Rp. 2,004 Milyar. Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya pencairan
deposito dari bank lain.
Page 2
7. Utang Pajak
Utang Pajak dibandingkan posisi 31 Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar
Rp. 12,547 Milyar. Peningkatan tersebut didominasi oleh jumlah pajak penghasilan (PPh)
pasal 4 ayat 2 atas deposito yang harus dibayar/terhutang untuk masa September 2025.
Kenaikan PPh pasal 4 ayat 2 atas deposito disebabkan karena adanya peningkatan pada
simpanan nasabah dalam bentuk deposito.
Demikian penjelasan atas peningkatan Total Aset dan Total Liabilitas posisi 30 September 2025
dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024.
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.