Back to announcement
Checklist Pengungkapan Lap Keu Q3 2025 HAIS.pdf
Financial statement Text extracted HAISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.915
Page 1 of 84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA petunjuk Pengisian Checklist: 1 2 3 4, s . Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17), . Tanda (V) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. . Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (vV) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'. . Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawah| akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas Anaknya Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, termasuk transportasi kargo, pengiriman industri dan layanan kapal sewaan. Jenis penawaran Umum Saham Periode Periode September 2025 (Tidak September 2024 (Tidak Diaudit) Diaudit) Nama Kantor Akuntan Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Publik
Page 2 OCR 0.883
Page 2 of #4 Nama Partner Fendri Sutejo Fendri Sutejo Opini Akuntan Wajar tanpa modifikasian Wajar tanpa modifikasian Catatan tentang Opini (ika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. dilusian) Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIILG.11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v Atas Laporan Keuangan” Pernenuhan Peraturan No.VIILA.2 tentang "Independensi Akuntan Yang v Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode Periode September September Periode laporan keuangan 2025 (Rp) 2024 (Rp) Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Penjualan neto 661.247.401.143 765.371.188,554 Laba bruto 159.198.377.931 175.005.967.699 Laba usaha/operaslonal 96.432.879,532 105.647.525.511 EBITDA 180.836.342.769 174.842.090.915 Laba Bersih tahun berjalan 68.610.307.143 90.113.617.963 Total laba komprehensif tahun berjalan 68.610.307.143 90.113.617.963 Laba Per saham (dasar dan 26,35 34,28
Page 3 OCR 0.836
Page of 84 Periode Periode September Desember Laporan Posisi keuangan 2025 (Rp) 2024 (Rp) Total Aset 1.463.907.409.603 1.199.584.807.078 Total Aset Lancar 430,219.376.378 375.000.067.671 Total Aset Tidak Lancar 1.033.688.033.225 824.584.739.407 Total Liabilitas 643.204.008.811 437,134.404.930 Total Liabilitas Jangka Pendek 203.597.880.960 202.985.829.893 Total Liabilitas Jangka Panjang 439.606.127.851 234.148.575.037 Total Ekuitas 820.703.400.792 762.450.402.148 Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.000 262.625.000.000 Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615 Proforma Ekuitas - : Kepentingan Non Pengendali 59.413.029.217 29.551.298.949 Rasio Keuangan?" DER (kali) 0,78 0,57 DAR (kali) 0,44 0,36 Rasio Lancar (Yo) 211 185 NPM (Ya) 10,384 11,916 ROA (95) 4,691 10,114 ROE (90) 8,361 15,917 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.915
Page 4 of 84 Catatan: 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK atau Perusahaan Publik. No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek, 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode njaluln Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. SISA Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: a. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan: €&. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing posj dan d. pengungkapan kainnya yang antara lain meliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, dan 2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Catatan 1a Catatan 23 Catatan 4-30 dan lampiran |-V
Page 5 OCR 0.881
Page 5 of 84 Perusahaan wajib menyatakan dalarn bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pas mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang Glasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak dissuransikan wajib diungkapkan alasannya. Catatan 14 Catatan 9 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Catatan Ia Pendirian perusahaan 1 Riwayat ringkas perusahaan: Catatan 1a 2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, Catatan 12 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan: Catatan ia “ Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utara kegiatan usaha: Catatan la 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara kornersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode kaporan yang disajikan, wajib disebutkan seat dimulainya operasi kornersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan Catatan Ia 6) Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. ? Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, v
Page 6 OCR 0.850
Page 6 of 84 10) | Khusus untuk Industri Perbankan v Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syanah (jika ada), 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Area Eksplorasi dan Eksploitas/ Pengembangan Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : B) Area Eksplorasi, meliputi: Narna lokasi) Narna pernilike izin lokasi: Tanggal perolehan izin ekalorasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitas/Pengembangan meliputi: Nama lokasi: Nama pemilik ijin lokasi: Tanggal perolehan Ijin eksploitasi serta tanggal jatuh tempoanya Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik Ijin lokasi, Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi, Jumlah produksi pada tahun berjalan dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: 9) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, D) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan Cc) sisa umur HPH, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v Catatan ib diterbitkan di luar Indonesia 2) | Jenis dan jurnlah Efek yang ditawarkan: v Catatan tb
Page 7 OCR 0.875
Page 7 of 44 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan “ Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, « Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas ansk dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d langsung: 2) | Tempat kedudukan: , Catatan 1d 3) | Jenis usahaj V Catatan 1d 4) | Tahun beroperasi secara kornersial, v Catatan 1d 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), v Catatan 1d 6) | Total Aset, dan v Catatan 1d 7) | Inforrnasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak vV memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dan 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah, b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5094 (lima v puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau perlode yang berbeda) d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka: €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas v yang dapat distribusikan pada pemilik entitas induk: dan # dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan v
Page 8 OCR 0.897
Page 8 of 84 sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian, (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan, (3) jumlah harga yang diterima, (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (5) jumtah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendakan dilepaskan) dan (6) jumiah Aset dan Liabiltas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Tu porsi dan keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan peda pengakuan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang barus diungkapkan antara lain: 4) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite Catatan 1c audit, 2) | Cakupan manajemen kunci: dan Catatan 1c 3) | Jurnlah karyawan tetap peda masing-rnasing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1c tetap selama penode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak, - Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 16 2) | pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. Catatan 1e 2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Pernyataan kepatuhan terhadap SAK biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realzabie valve), Nilai Wajar Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan Catatan Za sesusi dengan SAK. b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historcat cost), Catatan Za
Page 9 OCR 0.881
Page 9 of 84 (fair vatwe) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuak untuk laporan arus kas. v Catatan 22 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: 3) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: b) takta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata usang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan €) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). V Lu Catatan 2a 4 Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling sigrufikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: Catatan 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan Inforrnasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jurdah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan Catatan 3 3 Berkaitan dengan Aset dan Labilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan. Catatan 25 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntarisi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahatrni lsporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: t3) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang Ingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk Gan entitas anak: b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidaskan ke dalam laporan keuangan entitas induk, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Catatan 20
Page 10 OCR 0.874
Page W of 84 @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak, @) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajan kepentingan nonpengendali: dan 1) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: 8) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali) b) pengakuan awal untuk gooowil': €) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwil, dani d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (Lt) pembelian dengan diskon) (2) @kussisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi, Catatan 2d 3) Kas dan setara kas: Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 29 2 Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, terrnasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan) (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi Indung nila, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka Catatan 2e
Page 11 OCR 0.897
Page 1 of 84 (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai: (a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi findung nilai: (b) klasifikasi Indung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas instrumen keuangan derivatifz dan (€) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk: (2) pengakuan awal Sukuk, (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. C) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: v. (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (5) akad syanah yang digunakan. 5) | Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum v Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lam. €) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang barus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) | Piutang Reverse Repo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. |
Page 12 OCR 0.875
Page WI of 84 7) | Khusus Industri Perbankan v Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) | Khusus Industri Perbankan v a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain- (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada), dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (I) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntarsi atas nilai realisasi piutang/pernbiayaan yang diberikan dengan sakto piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang,
Page 13 OCR 0.888
Page 13 of 84 Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan, dan @) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 1t) | Sewa Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketijakan penentuan suatu perjanjian mengandung sustu sewa: v b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan Cc) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang harus dihetaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 21 rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitakisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi, Catatan 21 b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (Ll) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan, (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ks tanaman telah menghasilkan, (3) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman. €) Khusus Industri Peternakan v
Page 14 OCR 0.872
Page 14 of H4 Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : la) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi), dan (ec) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada. (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : la) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap, &) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap, C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan: &) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: P estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, @) penghentian pengakuan) h) nilai residu: dan I) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilsi residu pada setiap akhir periode pelaporan. Catatan 2) 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat Investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama 16) Pola Kerjasama Yang barus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan C) Sistem pembagian hasil, jika ada,
Page 15 OCR 0.851
Page 15 of 84 17) | Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain « v a) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujudj C) umur manfaat bdak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortsasi yang digunakan dan umur manfaatnya) d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: @) metode amortisasi yang digunakan, 1) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan 9) riset dan pengembangan (jika ada), 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: vV a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual, dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok fepasan yang dimiliki untuk dijual. 19) | Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: v a) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, €) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya, d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan &) penghentian pengakuan Properti Investasi. 20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi Yang barus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impa/rment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amoertisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisesi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi, 21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan v Catatan 2k Yang harus dijelaskan antara lain: 18) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya
Page 16 OCR 0.882
Page 16 of 84 penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan v Labilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liatxlitas segera. Simpanan Nasabah Yang barus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: 8) Penjelasan atas simpanan dari bank lain, dan b) Dasar penyajian simpanan dan bank lain Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Perlakuan akuntansi atas premni atau diskonto. 23) | Provisi v Catatan 2r Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang harus diakuij dan b) dasar penentuan nilai provisi, zan | Utang Repo J Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH) b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan G) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
Page 17 OCR 0.889
Page 17 of'84 | (1) Lokasi penambangan: (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan ta) Saldo aknir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan, b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksij C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonornis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) | Pengakuan Pendapatan 3) Yang harus dijelaskan antara lain: “ Catatan 2n (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada) dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase v penyelesaian Yarg harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. C) Khusus Industri Asuransi v
Page 18 OCR 0.879
Page 18 of 84 (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yang harus ditembahkan antara lain: la) Terif yang digunakan dalam perhitungan prerni yang belurn merupakan pendapatan, (b) Ketvjakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan Ic) Penyajian pendapatan premi dalarn laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim, dan (B) Penyajian beban klaim dalarn laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estato v Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek, (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada nasa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate/ (5S) Biaya yong direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar peda estimasi kini: dan (6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya. 28) | Program Loyalitas Pelangan v Yang harus dijelaskan antara lankebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing v Yang harus dijelaskan antara lsin- a) ketertuan dalam penjabaran transaksi dan saido dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran #set dan Nebilitas moneter dan C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata vang asing. 30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Beralasi vV Catatan 2f Yang harus dijelaskan antara lain: |
Page 19 OCR 0.859
Page 19 of 84 a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dar 31) | Hibah Pemerintah v Yang barus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan, 32) | Pajak Penghasilan v Catatan 2p, 29 Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguban: b) ketentuan mengenai saling hapus: €) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan d) metode yang digunakan dalam menilai aset (Iiabiltas) pajak tangguhan. 33) | Imbalan Kerja v Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 20 a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan: b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan) C) kebijakan skuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk cuwtailment dan penyelesaian, 34) | Saham Treasuri v Yang harus dijelaskan antera lain metode pengakuan dan pengukuran ates pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, terrnasuk pengukurannya. 36) | Kuasi-Reorganisasi v Yang harus dijelaskan antara lain: 3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi, b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Labilitas: dan €) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Lablitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum JI Januari 2013.
Page 20 OCR 0.878
Page 20 of 84 37) | Biaya Pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikari sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian, 38) | Segmen Operasi v Catatan 2u Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t Yang harus dijelaskan antara lam dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 3 Aset 1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4 Yang harus diungkapkan antara lain: @) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga, v b) He ss Lemon onlina v C) kisaran Suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan @) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan olah v kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan v 2) Kas vV Yang harus diungkapkan adalah rincian jurnlah kas berdasarkan jenis mata uang, b) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai v dalam mata uang onginal): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan,
Page 21 OCR 0.842
Page 31 of 84 Cc) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang, (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai, (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro, (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan (S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, @d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain & Yang harus diungkapkan antara lan: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang) (2) Rincian perempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (paired) dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpainedi) (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelomook): (4) Jumlah penyisihan penurunan andai dan rnutasi selama periode berjalan, (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumiah dana yang diblokir dan alasannya: (8) Jumlah dana yang tidak dapat dicalrkan pada bank bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang: dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) | Piutang Usaha Catatan 5 Yang barus diungkapkan antara lain: 3) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pitak berelasi: v b) jumlah piutang menurut debitur: v C) Jumlah piutang menurut mata uang: v MUI KAK LE LAYAK “KU UI, S3
Page 22 OCR 0.835
d) e) » a n) » Page 21 of 84 closan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cedangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, jurntah diarnortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalarn perjanjian, dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). KR ni KRI Catatan 3 # Khusus Industri Asuransi a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (L) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, SIaja Kat b) Piutang Koasuransi Tambanan pengungkapan mengenaiantara lsin: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumiah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvatulitas. K3) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur: (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabiitas. 9) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
Page 23 OCR 0.877
Page 23 of 84 (2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi) (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) | Khusus Industri Pembiayaan v a) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara taun: (2) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan berrnotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan kansumen, (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi dl atas, (5S) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakul, (6) Ndal dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang. b) Tagihan Anjak Piutang V Yang harus diungkapkan antara lain: (2) Jumlah togihan anjak plutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta Jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak mutang, C) Piutang Sewa Pembiayaan V Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa beuto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
Page 24 OCR 0.861
Page 14 of 84 periode pelaporan, untuk setiap panode berniat: (p) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari ima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfoat lessorj (5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum) (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode) dan (7) penjelasan umum Isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (3) jwnlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (a) kurang dari satu tahun (b) lebih dan satu tahun sampai Ima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan gada penode: dan (3) penjelasan UMUM Isi perjanjian sewa lessor. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang barus diungkapkan antara lain: 2) Jumlah peutang dari masing-masing kontrak konstruksij dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, Juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : 3) biaya kontrak yang terjadi,
Page 25 OCR 0.878
Page 25 of 84 b) laba yang diakui: C) kerugian yang terjadi, dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termim). 8) | Piutang Reverse Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rindan mengenai Jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: Ch Nama pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminan: @) Tingkat bunga piutang reverse repo: !) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). 9) | Agunan Yang Diambil Alih v Yang barus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambdalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut, 10) | Plutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain ringan jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v denda kepada pihak lain, 11) | Piutang Lain-Lain v“ Terdapat piutang lain- tain namun, tidak diungkapkan lebih rinci pada catatan laporan keuangan konsolidasian karena nilai dibawah 516 dari total aset, Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 26 OCR 0.884
Paye 26 of 84 a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya v Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan ksinnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. Ba) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk sebap kelompok dan rindan investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif tamnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektir untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belurn diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempoj (5) penngkat Efek utang berikut narna pemeringkat (jika ada). (6) uralan tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo, (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (a) jumlah yang diweklasifikasi ke dan dari setiap kategon: (b) alasan reklasifikasi: dan (c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah direkdasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jiko ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yarg mengalami penurunan nilai don aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan Individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan
Page 27 OCR 0.878
Page 17 of 84 (10) jumtah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo, 13) Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, D) kisaran suku bunga kontraktusl selama periode pelaporan, €) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan Gd) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. Tn 14) Khusus Investasi pada Sukuk Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 3) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, C) jumlah Investasi yang direklasitikasikan, Jika ada, dan penyebabnya, dan 9) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur peda biaya perolehan, 15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) Rincian jumlah nominal dan ndai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jetuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: &) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan d) Informosi penting lainnya, 16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: Gan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) Khusus Wesel Tagih Tambahan pengungkapan mengenalentara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
Page 28 OCR 0.880
Page 28 of 34 18) | Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jarninan, 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: v a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang: b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan v Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: #) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka wakti serta kolektibilitas: b) Jumleh cadangan kerugian pemurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan: c) Rindan jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang dibarikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, n Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuengan dan rasio jumlah cadangan kerugian penyrunan nilai Asst keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia: h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jurnlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi, p Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: D) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 29 OCR 0.842
Page 29 of 84 a) Rindan jumlah tagihan dan llabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilites, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan, C) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilat tagihan akseptasi Bel 5 55 aterangan “TT Iga | Ndak | N/A | Keterangan | 22) Persediaan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan: (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk rmenjual, (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama penode berjalan: (4) jurnlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang dlakui sebagai beban dalam periode berjalan: Catatan 6 (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam penode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemukhan nila persediaan yang diturunkan: (7) dalarn bal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang mernenuti kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (i) jomlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan (Wi) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. (8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkanj dan (9) Jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang barus
Page 30 OCR 0.846
Page 30 of 84 diungkapkan antara lain: (1) Makanan dan minuman) (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan, 0) Khusus Industri Real Estat vV Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (ah) Tanah Matang, (b) Unit Bangunan: dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. dj) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan (2) Jurnlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan Jaminan utang. @) Khusus Industri Media v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, Impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (9) Bahan persediaan lain yang sesual dengan Industrinya, # Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan
Page 31 OCR 0.878
Page 31 of 84 (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya a) Khusus Industri Peternakan (1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: ta) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan to) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan. (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: ta) to) tg td) te) @ ta) tn Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan: Rekonsiliasi saldo awel dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun berakhir, Nilai arnortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau Wang: Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan esuransi: dan Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan. 23) | Pajak Dibayar DI muka Catatan 15a Yang harus diungkapkan antara lain: a) "indian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya, dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) | Biaya Dibayar Dimuka Catatan 7 dan 8 Yang harus diungkapkan @ntara lain rincian menurut jenis dan jumlah.
Page 32 OCR 0.860
Page 32 of 84 a) nama entitas asosiasi: 25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual v Yang harus diungkapkanantara lain: (1) uraian dan aset yang dimuliki untuk dijual atau kelompok lepesan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, (3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilalj (4) datarn hal aset yana dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjana periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: (S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku dan (6) dalarn hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan Oiklasifikasikan sebagai diminki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau pendaian kembali yang telah diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual: dan Ii, jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual, (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhedap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya, 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : Lenka a) rindan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan v terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: C) Jumlah cadangan kerugian penurunan nii, beban cadangan kerugian penurunan nilai “ secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) neon manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: K, 1 €) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya. v 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: V
Page 33 OCR 0.870
Page 33 of 34 b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta atasannya: C) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labiltas, pendapatan, dan laba atau rugi, €) alesan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2086 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: P akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau penode yang berbedaj g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan: h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif: W bagian atas Natilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sarna dengan investor lain: 1) -liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersarna-sarna untuk. semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan k) nngkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) | Khusus Industri Konstruksi v Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) | Khusus Industri Kehutanan v HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldo awat, b) Penyisihan periode berjalan Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan d) Saldo akhir,
Page 34 OCR 0.872
Page 34 of 84 30) | Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasa tol: (b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya: (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Roklosifikasi proyek kerjasarna operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) | Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang barus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman: (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanarnan untuk setiap kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamang (5) Perbandingan saldo tanarnan belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahunj dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (a) Saldo awal IL Tambahan tahun berjalan IL Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa IL Pengurangan tahun berjalan li, Jurntah yang direklasifikasi ke tanyman telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir, (2) Nilai tanaman dalarn Perkebunan Inti Rskyat / Perkebunan Inti Piasrns yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
Page 35 OCR 0.863
Page IS ot 84 aon S5 Keterangan: 1 | ada | Tidak | WA | Keterangan — 32) | Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun teraktnr, C) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: d) Nilai hewan temak tiap kelompok berdasarkan lokasi/ares peternakan: €) Kondisi hewan ternak: N) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir: 9) Nilai hewan temak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, n) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cedangan kematian atau metode penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, Jika ada: J) Pendapat manajemen atas kecukupan nilsi cadangan kematian, jika ada: dan k) Nilai hewan temak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) | Properti Investasi v 2) Yapgharusdiungkapkan antara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya, (2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi: (3) pernyataan bahwa penentuan Nils Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir, (5) jamiah yang diakui dalam laba rugi untuk: la) penghasilan sewa dari Properti Investasi) (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasikan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar: (6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
Page 36 OCR 0.889
Page 36 of 84 pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan, dan (7) kewajiban kontraktuat untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (L) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secaro signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang @ilaporkan dalarn laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (B) penyesuaian signifikan lain. €) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rekissifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, (4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan nilai, selarna satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, GO) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3) estimasi saat penyelesalan, (4) hambatan kelanjutan penyelesalanj (5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jurnlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: dan (6) dalam ha! terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (8) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
Page 37 OCR 0.863
Page 37 of 84 (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjam yang layak dikapstalisasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 3) 9 8 n 9) n) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset ysitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, tekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Asot Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: jurnlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diskui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap: jumlah kornpensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif: Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggai Penilaian): (2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DIP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian: (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (9) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pernegang saham, Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara lain: (a)rindan Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak: (3)estimasi saat penyelesaian, (4)hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan, dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kritena aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
Page 38 OCR 0.872
Page 38 ot 84 (a) jumlah braya pinjaman yang dikapitahsasi selama penode berjalan, dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (1) jumlah tercatot Aset Tetap yang tidak dipakai sementara) (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)yumlah tercatat Asat Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak diklasiTikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (9) dalam hal model blaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara material dari jurvah tercatat: (5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannyay (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan, (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset Tetap, (8) Kondisi atau penstiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai, (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan, dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. tt 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan, (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penarnbengan: dan (d) Saldo okhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
Page 39 OCR 0.848
Page 39 of 84 Kas Keterangan. Ada TT IWak | N/A Keterangan | analsa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud Vv Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: @) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi: b) alokasi jumlah amorosasi Aset Takberwujud ke dalam pos laparan laba rugi komprehensif: GC) rekonsiliasi jumish tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: @) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalsasi selama periode berjalan: dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya penjarnan yang layak dikapitalisasi/ £€) Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: I) penjelasan atas jumiah tercatat dan sisa periode arnortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaanj 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pernerintah dan awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan: (L) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya: dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan medel biaya atau model revahuasij h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepernilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Labilitas, I) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: 1) Aset Takberwujud disajikan peda jumlah revalussian, diungkapkan! (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nama Pendai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi) (9) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset: (5) jumlah tercatat untuk setap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama penode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
Page 40 OCR 0.888
Pape 40.01 84 pemegang saham, 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v a| Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saldo akhir. b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan (2) Jumlah aset, llabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan, €C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (8) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang berdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : (a) Alasan terjadinya penundaan: (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (fika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utarne yang dipergunakan dalam menghitung penurunan ndai tersebut. gd) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: la) Lokasi eksplorasi dan pengembangan:
Page 41 OCR 0.862
Page A1 of 84 (b) Saldo awal (Ch) Penambahan/pengurangan: (d) Amortisasi, dan (e) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tdak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dirnang terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: ta) Alasan terjadinya penundaanj (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belurn dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap btaya yang dtangguhkan tersebut, serta rnetode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan ndai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-bap Area of Interest. b, Liabilitas 1) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij b) jurntah utang usaha menurut mata uang, dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan msounjuk pas-pas yang berhubungan. Catatan ti 2) Provisi &) Pengungkapan untuk previsi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (d0) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan, (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan, (9) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jurnlah yang belum digunakan (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi) (7) Indikasi ketidakpasban waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
Page 42 OCR 0.877
Page 42 of 84 dalarn angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (B8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) | Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum v Catatan 13 jatuh tempo. 4) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) | Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai Jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repoj b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjuslan kembali Pfec 6) | Khusus Kontrak Konstruksi V Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain Mabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga barus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: D) laba yang diakui, C) kerugian yang dialarnij dan @) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). ?) | Khusus Industri Perbankan v 3) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (t) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rindan jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
Page 43 OCR 0.881
Page 43 of 84 dijaminkanj dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tngkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depasita: dari (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, 8) | khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rincian berdasarkan program asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan) (3) Rincian berdasarkan mata uang: (8) Dasar perhitungan dan esumnsi aktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumiah utang klaim menurut jenis asuransi, dan (4) Jumlah utang menurut mata Uang. €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi: (2) Jumlah menurut tertanggung) (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan v
Page 44 OCR 0.861
Page 44 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut program asuransi) (2) Jumtah menurut jenis pertanggungan, (3) Penusahan antara premi yang belur merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (S) Rekonsillasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Pernisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang) dan (8) Jumlah menurut umur utang. Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan reasuradur, (3) Jurnlah menurut jenis mata uang, (ad) Jumlah menurut umur utang, dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan, » Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah berdasarkan bertanggung dan asuradur (2) Jurnlah menurut jenis mata uangy dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi, » Titipan Premi Yang barus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan, dan (3) Saldo menurut usia.
Page 45 OCR 0.884
» Page 45 ot 84 Labilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 16 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: @) jenis dan jumlahnya: dan b) Informasi mengenai ketetapan pajak, Catatan 15b dan 15h 11) Khusus Industri Pembiayaan Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah Iiatilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan b) Jumtah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam Checklist ini. Catatan 14 14) MHabilitas Keuangan Lainnya 2) Yong harus diungkapkan antara lain: (L) Pengungkapan untuk habilitas keuangan lainnya berlaku untuk habilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: (3) Yang harus diungkapkan antara lain: la) nilai tercatat Nabilitas keuangan untuk setiap kategori: (Bb) labaatau rugi neto pada setiap Ilabilitas keuangan, dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: La Catatan 24
Page 46 OCR 0.880
Page 46 of 84 (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diaku selama penode tersebut: dan (4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstrukturisasi. ban 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain incian jenis dan jumlehnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara tain rincian jenis dan jumlahnya, 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain kabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dirrutki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digaburg dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk djual. Uabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang b) jumlah utang merurut mata uang: dan C) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 23 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkapkan antara lain: a) tincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga kevangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga konttraktual selama periode pelaporan: €) tanggal jatuh tempo: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: Cc) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan & Aa Catatan 14
Page 47 OCR 0.868
Page 47 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain : 2) jumlah neto ndoi tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pade tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan pasisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) Jebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (limajtahun. C) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: @&) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and keaseback)j dan penjelasan umum Si perjanjian sewa yang material, antara Win: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalarn perjanjian sewa. perolehannya, n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman, 3 ga) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi v persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jeminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: v WI) persyaratan lain yang penting, seperti adanya perbatasan pembagian dividen, v pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan il — pengungkapan informasi sehubungan dengan liatxlitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting, 20) | utang Sewa Pembiayaan v Catatan 17
Page 48 OCR 0.891
Page 48 of 84 21)| Khusus Industri Perbankan v a) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemnsringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenutu, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance): (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan b) Pinjaman Diterima Yang barus diungkapkan antara lain: (4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance), (4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance, (5S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Cc) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara tan: (1) Rindan berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai kornitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan: dan (5) Pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
Page 49 OCR 0.859
Page 49 of 84 22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk, (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, Cc) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan llabilitas bersyarat lainnya sebagairnana diatur dalam standar akuntansi keuangan) d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban mirna tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah: @) Tabel yang mernuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23)| Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang v Catatan 16 a) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program, (2) rekonsiliasi sakio awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: la) biaya jasa kini: tb) biaya bunga, (ce) iuran oleh peserta program, (dj keuntungan dan kerugian aktuarial, Ce) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian) (DN mbalan yang dibayarkan: ta) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis, Mi) curtailment, dan Lt
Page 50 OCR 0.848
Page 80 of 84 G) penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap Jumlah yang dihasilkan dari program vV yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (a) rekonsiliasi saldo awali dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saido awal :" dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat diatribusikan pada setiap: la) hasil yang diharapkan dari aset program) (b) keuntungan dan kerugian aktuarial: (c) perubahan kurs rata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (G) luran cleh pemberi pekerja: (ec) iuran oleh peserta program, (MN imbalan yang dibkyarkani (9) kombinasi bisnis: dan (h) penyelesaian: (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas v Aset dan Labilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: (2) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (dj) Nsai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan fe) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos v dimana hal tersebut termasuk: ta) biaya jasa kini: Ib) biaya bunga, Ic) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: le) keuntungan dan kerugian aktuarial, Jika Perusahaan memilih metode koridar 109 (sepuluh per seratus): IK) biaya jasa lalu,
Page 51 OCR 0.883
Ki (8) (9) Page S1 of 84 (g) dampak dari curtalment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (Ih) dampak dari batasan datam SAK: Jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: la) keuntungan dan kerugian aktuarial dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuanal yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesual dengan SAK) persentase atau jumlah setiap kategon utama yang merupakan Nilw Wajar total aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, Instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: la) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan) dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (21) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program: (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap bak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asurnsi aktuarial utarna yang digunakan sampai pada akhir penode pelaporan Gan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: (la) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalarn laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalarn laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset: (Id) tingkat kensiken gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam Indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenalkan imbalan masa depan), (e) tingkat tren bisnya kesehatan: dan (1) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: la) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari blaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan,
Page 52 OCR 0.886
Page 51 of 84 (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makns yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (25) Jumlah pertode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan (b) penyesuaian yang timbul pada: Ci) Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Nebilitas program pada akhir perode pelaporan: dan (U) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andai, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi nsiko antar entitas sepengendall, wajib diungkapkan sebagai berikut: (2) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya imbalan pasti neto ateu bukti bahwa tidak ada ketsjakan seperti itu: (b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti nsto sesuai SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (UD Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode bersebut, (IV) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (L) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (Wijyika Perusahaan mericatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir fi. b) Turan Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk pregrem iuran pasti, Cc) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya.
Page 53 OCR 0.871
Page 83 of 84 d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (2) penjelasan mengenai kabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: 2) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dkcatatkan, dan tujuan penertitannya) b) peringkat dan narna Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dus belas) bulan: d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: &) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj Gl kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting kainnya. 25) Sukuk B) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lsin: (1) uraian tentang persyaratan utama dalarn penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan: (b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari, (C) naa nominal: (dj besaran Imbalan (untuk Sukuk ijarah), (e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (f) rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu: (h) tujuan penerbitannya: dan (persyaratan penting lain,
Page 54 OCR 0.872
Page 84 of 84 (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliarnanatan: dan (B8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restnikturisasi Sukuk dan kondisi defauk). 26)| utang Subordinasi v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata usang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya, €) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: G) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), €) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliarmanatan: dan #) persyaratan penting lainnya. 27) | Obligasi Konversi v Yang harus diungkapkan antara lain: 3) rincian mengenai jenis, niat nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal peribayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya, b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti, C) dampak difusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang pernegang obligasi konversi, d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: €) peringkat dan nara Perusahaan Pemenngkat Efek: N jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: 9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelumasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pas yang berhubungan (jika ada): U kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi defawit):
Page 55 OCR 0.862
Page SS of 84 1») dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, Ib diungkapkan tujuan penertitan dan nama pembeli: k) komponen Labilitas dari obligasi konversi, Ih keberadaan fitur derivatif melekat: dan mM) persyaratan penting lainnya « Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas Induk 1) | Modal Saham v Catatan 18 Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saharn beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hok, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal, dan (3) Saham yang dicadangken untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: v €) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang sabar yang memiliki Sta (ama perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: @) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan v Ganjatau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, sakio laba, pererbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak v Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, v penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, €) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saharn yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Erek. Lt
Page 56 OCR 0.862
Page 56 of 84 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Catatan 19 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v b) Ursian sumber agio saham: €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: @) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, &) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnyaj v ") Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi) (4) Operas atau kegiatan bisnis yang telan diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (5) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah smbalan v yang terjadi: v (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai v tercatat tersebut dengan jurniah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7?) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajkan kembali, (bD) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan) (c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (dj Ikhtisar angka-angke laporan keuangan setelah disajikan kembali. KL aa Ra. & 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: Ca) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan, (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi) b) Tertkangan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: lan C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian,
Page 57 OCR 0.845
Page S7 of 84 4) | Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a@) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jurnlah lembar dan nilai saham treasuri yang diperoleh, €) Tanggal dan jumlah saharn treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasun. 5) | Saldo Laba v Yang harus diungkapkan setara lain: a) Masan dan jumlah penyesualan periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada penode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifst, dan tujuan setiap pos cadangan. 8) | Waran v Yang harus diungkapkan sntara lain: 8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran: b) dasar penentuan Nilai Wajar waran: C) mia waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), G) jumlah waran yang ditertxtkan dan beredar serta dampak dilusinyaj dan €) 'katan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran, 7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya v Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif leinnya, 8) | Kepentingan Nonpengendali v yanngik piutang ai Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas diungkapkan lebih rinci ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau pada catatan laporan tidak langsung pada entitas induk. keuangan konsolidasian karena nilai dibawah 5Y6 dari total aset.
Page 58 OCR 0.866
Page 88 of 84 d. Laba Rugi Komprehensit 1) | Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lam : a) Jumlah setiap kategon signifikan dari pendapatan yang diakul selarna periode, v Catatan 20 termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang: (2) Penjualan jasa, (3) Bunga: (4) Royalti, danfatau (5) Dividen, @lungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, v C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1094 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: v d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atav jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah v berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, @) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (4) Pendapatan kontrak konstruksi: la) Jumlah pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode berjalan: Ib) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan, dan IC) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir perlode pelaporan: la) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan (b) Jumlah uang muks yang diterima, dan (c) Jumlah retensi, (3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Labilitas: 1) Dalam hal Perusahaan merniliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: v (4) Penjualan biosa dan penjualan dari hubungan keagenan: (2). Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
Page 59 OCR 0.879
Page 59 of 44 keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dan transaksi keagenan, yang antara lain terdin dan: la) Pendapatan bruto, (b) Retur/rabat/diskon terkait, dan (c) Total pendapatan neto. 2 Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan sntara lain: 3) Dasar ketentuan tarif, b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, €) Masa berlaku tarif 6) Besaran tanf, dan e) Perjanjian lain yang terkait, 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: 8) Pendapatan pembiayaan konsumen: b) Pendapatan anjak piutang: dan C) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara Win: a) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu: dan c) Selisih perhitungan klaim. 5) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelampok produk/jass utama antara lain: B) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, €) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi,
Page 60 OCR 0.909
Page 60 of 84 d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan) dan e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut. 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekornunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain, » Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap Jenis asuransi. Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tok: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : 3) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan kornisi yang diakut, TC) Efek-efek, dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang barus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: Catatan 21
Page 61 OCR 0.871
Page 61 ol 84 (4) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja: dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 109 (sepuluh perseratus) dari v pendapatan: dan C) Untuk Industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual, v 11) | Khusus Industri Rumah Sakit | v Beban Dopartementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: 3) Beban bahan, b) Beban jasa pelayanan: Ch) Beban pegawai: d) Beban penyusutan sarana medis: e) Beban pemeliharaan sarana: f) Beban asuransi) 9) Beban langganan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) | Khusus Industri Asuransi: v a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klam retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang barus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranyo : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian. C) Komisi Nata Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban kornisi untuk setiap jenis asuransi, d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.
Page 62 OCR 0.851
Page 62 of 84 13) | Khusus Industri Perhotelan v Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan Cc) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, 14) | Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara v Catatan 22 lain: a) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dan C) Beban umum dan administrasi, 15) | Khusus Industri Perbankan v a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utara. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dari komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utara. 16) | Khusus Industri Pembiayaan v BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing: masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjek Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) | Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : @) rindan dan jumlah Pendapatan lainnya, v Laporan Laba Rugi dan b) rindan dan jumlah Beban lainnya. v Penghasilan — Komprehensif C) Untuk Biaya Kevangan, meliputi : Lain Konsolidasion (1) biaya pinjaman meliputi: ta) sesyah keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga v @ ' (b) beban keuangan dalam sewa pernblayaan yang diakui sesuai SAK yang
Page 63 OCR 0.875
Page 63 of 84 berlaku, dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nilai dan kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual: (b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalu laba rugi: dan (CJ) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilal. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas ssosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah, Tu 18) Khusus Industri Perbankan a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset kevangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga Yang harus diungkapkan antara Lain rincian jumlah berdasarkan jenis, Cc) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: &) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka Indung nilai arus kas: dan N bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersarns, cat Laporan Laba Rugi dan Penghasilan — Komprehensif Lain Konsolidasian
Page 64 OCR 0.897
Page 64 of 84 8) b) ec) 9 8 20) | Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode lalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya: (4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru (S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakul sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhan) dan (7) jumlah beban (penghasifan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas, Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi danfatau Ventura Bersama, penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pejak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tanf pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, engan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenal perubahan tanf pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, Catatan 15
Page 65 OCR 0.861
Page 65 of 84 @) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalarn Ventura Bersama atas labilitas v pajak tangguhan yang belum diakui, h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: V (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, v (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan v (3) laba kena pajak: Ih perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai v dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: 1) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian v SPT Tahunan PPh Badan: K) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (2) jumlah aset den Hetxlitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi v keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam laba rugi, v apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah #set ataw katxlitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: » betian pajak terkat dengan operasi yang dihentikan: v (1) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan v (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersarna dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi 4 untuk Terbit namun tidak diakui sebagal Labilitas dalam laporan keuangan, n) — urajan jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v praakusisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalarn suatu kombinasi bisnis, Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan v wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakut pada taregal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak v mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah adaj dan 3 (2) entitas mengslami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang. |
Page 66 OCR 0.891
Page 66 of 84 mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : 8) jumlah yang digunakan sebagai pebilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusisn, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periade tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per sahamy b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham, C) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendiitusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk periode sajian: @) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang bertaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham tsasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi dirnaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan &) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan. Catatan 26 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus dtungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.600,000,000,00 (satu mwliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,595 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat rmeliputi narne, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Inforrnasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk memaharni potensi dampak hubungan tersebut Catatan 23
Page 67 OCR 0.850
Page 67 of 84 dalam laporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v terkait, (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liatnlitas, v termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait V dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika v dilakukan pembentukan: d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas, (3) entitas anak, (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersarna dimana entitas merupakan venturerj (6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknyaj dan (7) pihak-pihuk berelasi lainnya. @) seluruh kompensasi yang dibenkan kepada masing-masing anggota atau kelompok v direksi, komisaris, pemegang saham utara yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja: (3) imbalan kerja jangka panjang lainnya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan (5) pembayaran berbasis saham, M) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v (i) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan,
Page 68 OCR 0.872
(2) (3) Paye 68 of'54 sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara indwidual signifikan, dan untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. b) Yang harus diungkapkan sntara lain: (1) (2) (3) (4) (5) rindian aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional, posisi neto dari aset dan llabilitas moneter dalarn mata uang asing: rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: jumlah selisih kurs yang diaku dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar metalul laba rugi, dan selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode, tu an Mi MAN, Catatan 29 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama periode tertentu b) sratul (1) (2) (3) Ki (5) (6) Ik suatu aset Individual, termasuk goodwili atau suatu unit penghasil kas: peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penuruman nilai Jumlah rugi penurunan allai yang diakui dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalarn laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: Goodwili yang telah diakui rugi penurunan nilainya: jumlah rugi penurunan nilai atas aset revatuasian yang diakult dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut, dan jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif tain selama periode tersebut. Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset.
Page 69 OCR 0.884
25) Page 69 of 84 Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Perlode Lalu Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) ks (1) (2) (3) sifat dan alasan perubahan estiresi akuntansi: jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada perode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus diungkapkan Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : » (2) (3) (9 (5) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi) olasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan: Jumlah penyesualan untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Ca) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, Jumlah penyesuaian yang terkait dengan perlode-periode sahelum periode yang disajikan, Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk peniode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : (1) (2) 3) 3) sifat dari kesalahan periode lalu: jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian: Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apatita penyayan kembali retrospektif bdak praktis,
Page 70 OCR 0.874
26) Page 70 of 34 Kombinasi Bisnis a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap komtvinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: () (2) (3) (4) (5) (8) “ (3) (9) (10) (at) nama dan penjelasan tentang pihak yang diskuisisi: tanggal akuisisi: biaya terkait akuksisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwilt yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan NWai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan, kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indenwufikasi: (a) jumlah yang diakul pada tanggal akuisisi: (D) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak Gapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakussis mengungkapkan Takta tersebut, Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utara piutang, misalnya pinjarnan yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (3) Nilai Wajar piutang, (b) jumlah piutang bruto kontraktuaij dan (6) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jurnlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih: jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabiitas yang diambil alih, setiap liabilitas kontinjensi yang diakul pada Wilai Wajar: (a) uraian mengenal karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi, (b) "dikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus ketuar tersebut. Dalam hai
Page 71 OCR 0.894
(12) (13) (14) (15) Page 71 of 34 diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utara yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumiah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal tinbilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya bdak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Liabilitas bdak dapat diukur secara andal: dalam hal pembelian dengan diskon: (6) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memliki kurang dari 1001 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi: la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang dlakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar: Galam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: la) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akulsisi dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilal Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihsk yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebeium kombinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Informasi sebagai benkut: (a) jurmah pendapatan dan laba atau rugi dani pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode pelaporan, dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dan entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
Page 72 OCR 0.877
Page T2 of'84 kombinasi bisnis yang terjadi selama tatun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: Uu) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Uabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu etau jenis Imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan Ic) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaparan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau Tiabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: la) setiap perubahan dalarn jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi: (3) Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika adaj (4) rekonsikasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dslam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan, €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan
Page 73 OCR 0.869
Page 73 of 84 d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selarna suatu periode: (4) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas, (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis Iwnnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lunnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, 21 Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : ja) pengungkapan pada level segmen, (L) Informasi umur, yang terdin dan: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan) dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset seamen, dan liabilitas segmen dari segrnen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dani total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen Milaporkan, aset segmen, llabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis fa) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatibusikan kepada: IL negara domisili Perusahaanj dan |. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 2u dan 27
Page 74 OCR 0.886
Page 74 or84 tersebut secara Individual. Ada | Tidak | N/A | Keterangan | (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset Imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: |, negara domisili Perusahaan: dan Ii, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 109 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) faktai Ib) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (ce) Identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) | Operasi yang Dihentikan “ B8) Yang harus diungkapkan antara lain: (Ll) uraian tentang alasan operasi dihentikan: (2) uraian fakta dan keadean dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku, b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lam: (L) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: la) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dari operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk,
Page 75 OCR 0.882
Page 75 of 34 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesusi dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok ncn lindung nilai: (t) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo) ta) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar peda tanggal laporan pasisi keuangari: (5) beban atau Pendapatan patia periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Uabilitas yang dilindung rulai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut: (2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi Instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya, 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan v Catatan 25 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan llabilitas keuangan antara lain: a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) twerarki, metode, dan asurnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangari. 31) | Dividen Catatan 18 Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distnbusi kepada pemilik pada periode pelaporan, “ b) jumlah utang dividen untuk:
Page 76 OCR 0.863
Page 76 0184 (1) periode pelaporan, dan v (2) periode sebelumnya, v C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelan 4 periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan v d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, 32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah llabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, Cc) O@aftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar Gitambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, Tabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagan partisipasinye dalam Ventura Bersarna. 33) | Perikatan dan Kontinjensi v a) Perikatar Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: (la) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Isensi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: W.. periode berlakunya perikatan: Wi. dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. pembatasan-pembatasan lainnya, Ib) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
Page 77 OCR 0.842
Page 77 ol 84 untuk investasi, diungkapkan: Aa IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian Hi. periode berlakunya perikatan Hi, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasij dan 'v, sanksi-sanksi: (2) pernberian jamunan atau garansi, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menesirna jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (D) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (ce) periode berlakunya jaminan dan (d) nilai jaminan, (3) tasilitas kredit yang belum digunakan, rnisalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan (4) uraian mengenai sifat, jenis, yemlah dan batasan-batasannya. b) Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (o) pihak-pihak yang terkait: (b) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): gan (dj) dampak keuangan: (2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah Ingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: (3) kernungkinan llabilitas pajak tambahan: fa) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah Pokok dan denda atau bunganya, dan (b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): (4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain: (a) karakteristik aset atau llabiNtas kontinjensi, (b) estimasi dari dampak keuangannya:
Page 78 OCR 0.867
Page 78 of84 (c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu anes keluar sumber daya, dan (d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga. 39) | Khusus Industri Perkebunan v Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasmo: b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan d) Hak dan llabditas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, @) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan "Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35) | Manajemen Risiko Keuangan B) Perusahaan harus mengungkapkan Informasi yang memungkinkan para pengguna Catatan 24 laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (ap risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada v akhir periode pelaporan tetapi tdak mengalami penurunan ndalj (2) risiko likuiditas, antara lain: (la) analisis jatuh tampo untuk liabilitas kauangan derivatif dan nonderivatif yang v menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pernahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, v (3) risiko pasar, antara kain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan v (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan, v b) Pengungkapan sebegairnana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kuslitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari v Instrumen keuangan,
Page 79 OCR 0.871
Page 79 of84 36) | Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan jurnlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto Yang barus diungkapkan antara lain: (1) Rincan perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis rnata vang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. d) Aktivitas Fiduciary Yang harus diungkapkan antara lain uralan masing-masing aktivitas fiducianyyang melputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana, 37) | Kuasi-Reorganisasi Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: D) Jnlah saldo negatif yang dislirninasi dalam laporan posisi keuangan dan jurniah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencang manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Kabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-rsorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 80 OCR 0.895
38) Pago 80 ot 84 Pengelolaan Modal Yong harus diungkapkan antara lain O) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh phak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalarn mengelola perrmodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada): dan £) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan perrnodalan dani pihak eksternal, apabila terjadi ketxtakpatuhan. Catatan 24 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada sktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, Catatan 28 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 3) rindan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham beik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian: C) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham: d) untuk opsi saham yang dieksekusi seiama periode, rata-rata tertimibatig harga saharn pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: ge) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
Page 81 OCR 0.888
Page 81 of 84 yang beredar pada akhir peritde, " penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (Ht) opsi yang diberikan selama suatu perlode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur: dan (2) yumlah dan rata-rata tertimbang nilai wojar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan inforrmasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham): 9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) | Khusus Industri Asuransi: v a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Analisis Kekayaan: (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenwhi (4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaon per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) | Asot Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah v Hal-hal yang harus diungkapkan: B) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, b) Jenis Akad Asuransi Syariah: €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan d) Zakat. 43) | Informasi Penting Lainnya “ Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransi: b) Perjanjian penting dan Ikatan lainnya: €) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting, dan
Page 82 OCR 0.881
Page 81 of34 e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan, 44) | Khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPMH, IMPH dan iuran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPT1, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam), d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: @) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan () Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Reaksasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya, 45) | peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Yang harus diungkapkan antara lain: 8) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jurnlah yang diakui dalarn laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, (maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sitat peristiwa) dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 46) | Perkambangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dangan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v Catatan 2w dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif bertaku, Yang harus diungkapkan antara lain!
Page 83 OCR 0.874
Page 83 of 84 a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan dd) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secare wajar. 47) | Reklasifikasi a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam v laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi, (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat penyesuman yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) | Hibah Pemerintah v Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai benkut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah, dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain v ah Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selam SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalarn rangka penawaran Efek di negara lain. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nngkasan perbedaan SAK dengan standar akuntang di negara lain: (2) rekonsibasi pos-pos yang berbuda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan
Page 84 OCR 0.903
Pare 8 of 84 (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. Cc) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalarn laporan keuangan, 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau v keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Direktur Utama Rickie Direktur
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
org
Bank Lam.
p.11
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.