Back to announcement
Penjelasan Kenaikan 20 Prosen LIabiitas.pdf
Financial statement Text extracted CLEOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1 OCR 0.922
No : 004/DIR-SP/VI1/2026 Sidoarjo, 28 Juli 2026/July 2026 Kepada Yth/To. PT Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia Tower I Lantai 4 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 Up/Attention. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Perihal Penjelasan Tertulis — Perubahan Lebih dari 20Y6o pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Tengah Tahunan PT Sariguna Primatirta Tbk (“Perseroan”) pada tanggal 30 Juni 2026 Dengan hormat, Dalam rangka memenuhi ketentuan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia NO. KEP 00066/BEI/09-2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, pada lampiran keputusan bagian III.1.1.4 tentang kewajiban penyampaian tertulis mengenai penyebab perubahan dan pendapat manajemen atas dampak perubahan terhadap kinerja keuangan perusahaan, apabila terdapat perubahan lebih dari 20Y0 (dua puluh persen) pada pos Jumlah Aset dan/atau Jumlah Liabilitas pada Laporan Keuangan Interim atau Laporan Keuangan Auditan Tahunan periode tahun buku berjalan dibandingkan Laporan Keuangan Auditan Tahunan terakhir, maka bersama ini kami sampaikan perubahan yang terjadi pada aset dan liabilitas adalah sebagai berikut: - Pi Tanoubel Subject : Written Explanation Change of More Than 2046 in Total Assets and or Total Liabilities in the Interim Financial Statements of PT Sariguna Primatirta Tbk (the “Company”) as of June 30, 2026 Dear Sir, In order to comply with the provisions of the Decree of the Board of Directors of the Indonesian Stock Exchange NO. KEP 00066/BE1/09-2022 regarding Amendments to Regulation Number LE concerning Obligations for Submitting Information, in the attachment to decision part IH. 1.1.4 regarding obligations for written submissions concerning the causes of changes and management's opinion on the impact of changes on the company's financial performance, if there are changes of more than 2096 (twenty percent) in the Total Assets and/or Total Liabilities post in the Interim Financial Statements or Annual Audited Financial Statements for the current Jinancial year period compared to the most recent Annual Audited Financial Statements, we herewith convey the changes that have occurred in assets and liabilities as follows:
Page 2 OCR 0.885
t Tanobel 30 Juni 2026/ — | 31 Desember 2025/ Kenaikan/ June 30, 2026 December 31, 2025 Increase of, (miliar Rupiah)/ | (miliar Rupiah)/ (miliar Rupiah)/ » | (billion Rupiahs) (billion Rupiahs) (billion Rupiahs) | ultra aa 3.508 | 3.019 489 1696 Total Liabilitas/ » Na 20, | | Total Liabilities 23) 107 227 3220 l. Total Aset Perseroan mengalami The Company 's total assets increased by peningkatan sebesar 1696 dari Rp3.019 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp3.508 miliar pada 30 Juni 2026. Hal ini terutama disebabkan oleh : a. Aset Lancar naik sebesar 4256 dari Rp 509 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp 721 miliar pada 30 Juni 2026. Peningkatan terutama pada pos piutang usaha dan persediaan. Kenaikan piutang usaha . dan persediaan disebabkan karena peningkatan volume usaha pada tahun 2026 yang membutuhkan modal kerja yang lebih besar. Aset Tidak Lancar naik sebesar 1149 dari Rp 2.510 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp 2.787 miliar pada 30 Juni 2026. Peningkatan dikarenakan meningkatnya uang muka pembelian asset tetap serta adanya penambahan asset tetap sehubungan pabrik . dan dengan — perluasan penambahan pabrik baru pada tahun 2026. 1646, from Rp 3,019 billion as of December 31, 2025 to Rp 3,508 billion as of June 30, 2026. This increase was primarily attributable to: a. Current assets increased by 4246, from Rp 509 billion as of December 31, 2025 to Rp 721 billion as of June 30, 2026. The increase was mainly in trade receivables and inventories. The rise in trade receivables and inventories was driven by higher business volume in 2026, which reguired greater working capital. Non-current assets increased by 1146, Jom Rp 2,510 billion as of December 31, 2025 to Rp 2,787 billion as of June 30, 2026. The attributable to higher advances for the purchase of fixed assets, as well as increase was additions to fixed assets in connection with factory establishment of new plants in 2026. expansion and the
Page 3 OCR 0.916
2. Total Liabilitas Perseroan mengalami peningkatan sebesar 3290 dari Rp 707 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp 933 miliar pada 30 Juni 2026. Hal ini terutama disebabkan oleh : a. Utang bank keseluruhan naik sebesar 21”o dari Rp 351 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp 425 miliar pada 30 Juni 2026. Peningkatan dikarenakan Perseroan memperoleh pinjaman baru dari Bank berupa fasilitas pembiayaan modal kerja dan investasi pada tahun 2026. b. Utang usaha naik sebesar 9196 dari Rp 115 miliar pada 31 Desember 2025 menjadi Rp 220 miliar pada 30 Juni 2026. Peningkatan — dikarenakan meningkatnya pembelian bahan baku pada tahun 2026. Demikian kami sampaikan dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami/Sincerely yours, PT. Sariguna Primatirta Tbk B3 Lukas Setio Wongso Wong Direktur Keuangan IN - Pi Tanobel The Company 's total liabilities increased by 3246, from Rp 707 billion as of December 31, 2025 to Rp 933 billion as of June 30, 2026. This is mainly caused by : a. Total bank loans increased by 2146, Jrom Rp 351 billion as of December 31, 2025, to Rp 425 billion as of June 30, 2026 The increase was attributable to the Company obtaining new loan facilities from banks in the form of working capital and investment financing in 2026. bh. Trade payables increased by 9146, from Rp 115 billion as of December 31, 2025, to Rp 220 billion as of June 30, 2026. The increase was attributable to higher raw material purchases in 2026 Thus, we convey the information. Thank you for your attention.
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.