Skip to content
Back to announcement

20251029_BTPN_Laporan Informasi dan Fakta Material_31980429_lamp1.pdf

Other Text extracted BTPN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
SIARAN PERS
Untuk Disiarkan Segera

   SMBC Indonesia Catat Pertumbuhan Laba Operasional, Kredit yang Kuat
          Januari–September 2025 melalui Strategi yang Adaptif


Jakarta, 29 Oktober 2025 – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) berhasil
menghadapi lanskap makroekonomi dan mikroekonomi yang menantang pada
periode Januari–September 2025 dengan menjaga fondasi yang solid dan
beradaptasi secara cepat terhadap perubahan pasar. Ketangguhan ini mendorong
peningkatan laba operasional serta pertumbuhan penyaluran kredit.

Henoch Munandar, Direktur Utama SMBC Indonesia, mengatakan, “SMBC Indonesia
menjaga kinerja yang solid sepanjang periode tersebut dengan merespons
dinamika pasar serta pergeseran kebijakan moneter secara cepat dan efektif.”

“Kami berupaya menciptakan dampak berkelanjutan dengan mendukung kemajuan
ekonomi Indonesia, mendorong kesejahteraan nasabah, dan memberdayakan
komunitas menuju pertumbuhan berkelanjutan. Seluruh upaya ini kami lakukan
berlandaskan pola pikir adaptif serta komitmen terhadap pertumbuhan yang
bermakna.”

Laporan keuangan konsolidasi SMBC Indonesia periode Januari–September 2025
sudah memperhitungkan kinerja keuangan PT Oto Multiartha (OTO) dan PT Summit
Oto Finance (SOF), atau Grup OTO. Keduanya resmi menjadi bagian dari SMBC
Indonesia setelah penyelesaian akuisisi pada akhir Maret 2024.

SMBC Indonesia membukukan pendapatan operasional sebesar Rp13,8 triliun,
meningkat 11% year-on-year (yoy). Pendapatan bunga bersih juga tumbuh 9% yoy.
Margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) yang lebih tinggi mendukung
pertumbuhan ini, mencerminkan ketangguhan dan kinerja yang solid dari Perseroan
di tengah persaingan pasar.

Kontribusi pasca akuisisi dari Grup OTO mendorong peningkatan NIM Perseroan
menjadi 7,1% pada September 2025 dari 6,8% pada periode yang sama tahun
sebelumnya. SMBC Indonesia tetap fokus mempertahankan NIM yang sehat di
tengah suku bunga kredit yang kompetitif, kenaikan biaya pendanaan, dan
volatilitas pasar yang terus berjalan.

Penyaluran kredit mencapai Rp186,2 triliun, meningkat 6% yoy dari Rp175,1 triliun
pada tahun sebelumnya. Kredit di segmen retail juga menunjukkan pertumbuhan,
seperti Joint Finance (34% yoy), Jenius di luar Digital Mikro (8% yoy), dan Mikro (7%
yoy). Kolaborasi Perseroan dengan Grup OTO turut mendorong peningkatan
penyaluran di segmen Joint Finance.

Di segmen lain, kredit korporasi dan komersial meningkat 10% yoy, sementara
piutang pembiayaan Grup OTO naik 11% yoy.
Page 2
Biaya kredit meningkat 45% yoy menjadi Rp4 triliun akibat kenaikan pembentukan
cadangan di segmen Joint Finance, korporasi, dan komersial, serta pengakuan biaya
kredit Grup OTO. SMBC Indonesia akan terus menerapkan praktik manajemen risiko
kredit yang cermat dan proaktif, serta menjaga tingkat cadangan yang memadai
demi menjaga kualitas portofolio.

Beban operasional meningkat 12% yoy menjadi Rp7,5 triliun, mencerminkan
ekspansi bisnis secara keseluruhan serta konsolidasi Grup OTO.

Anak usaha SMBC Indonesia, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah),
mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp945 miliar pada Januari-September
2025, tumbuh 23% yoy, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp9,8 triliun.

Dengan demikian, SMBC Indonesia mencatat laba bersih konsolidasi setelah pajak
yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,5 triliun, turun 26% yoy.

Kualitas aset tetap terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (non-performing
loan/NPL) bruto sebesar 2,8% per September 2025, lebih tinggi dibanding 2,2%
setahun sebelumnya, namun membaik dari 3,2% pada akhir Juni 2025. SMBC
Indonesia dan Grup OTO terus menjunjung tinggi serta menerapkan praktik
manajemen risiko yang disiplin dan penuh kehati-hatian.

Posisi likuiditas dan pendanaan tetap kuat, tercermin di rasio cakupan likuiditas
(liquidity coverage ratio/LCR) sebesar 277,8%, rasio pendanaan stabil bersih ( net
stable funding ratio/NSFR) sebesar 119,9%, serta rasio kecukupan modal (capital
adequacy ratio/CAR) sebesar 29,8%.

Kinerja pendanaan tetap kuat, dengan saldo Current Account & Savings Account
(CASA) naik 33% yoy menjadi Rp50,6 triliun. Pertumbuhan ini mendorong rasio
CASA dari 33,6% pada September 2024 menjadi 42% pada September 2025.
Sementara itu, deposito berjangka menurun 7% yoy menjadi Rp69,7 triliun, namun
total dana pihak ketiga (DPK) meningkat 6% yoy menjadi Rp120,3 triliun,
mencerminkan pengelolaan pendanaan yang seimbang dan tangguh.

Jenius Konsisten Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan.
Jenius dari SMBC Indonesia juga mencatatkan hasil positif di tengah performa
pendanaan dan likuiditas yang kuat. Jenius, solusi life finance dari SMBC Indonesia
bagi masyarakat digital savvy, terus mencatatkan tren pertumbuhan yang solid.
Jumlah pengguna terdaftar naik 7% yoy menjadi 6,3 juta, sementara DPK tumbuh
13% yoy menjadi Rp30,7 triliun.

Portofolio kredit Jenius seperti Flexi Cash, Digital Micro, Kartu Kredit Jenius, dan
Jenius Paylater naik 7% yoy menjadi Rp3,5 triliun. Pertumbuhan berkelanjutan ini
menegaskan posisi Jenius sebagai pemimpin sektor perbankan digital di Indonesia
yang terus mendorong inklusi keuangan melalui solusi digital yang sederhana,
mudah diakses, dan inovatif.

SMBC Indonesia Memperkuat Dampak Berkelanjutan melalui Program Daya.
Page 3
SMBC Indonesia juga memperluas dampak di luar layanan perbankan melalui
Program Daya yang memberdayakan masyarakat, sejalan dengan tujuan
Perseroan dalam mendorong pertumbuhan yang bermakna. Program Daya telah
melibatkan hampir 7,4 juta peserta dalam 8.276 aktivitas pemberdayaan dari
Januari hingga September 2025. Salah satu agenda utama dari inisiatif ini adalah
Daya Fest 2025 yang diselenggarakan pada 27–29 Agustus di Menara SMBC
dengan tema “Growing Collaboration, Sustainable Impact.”

Daya Fest 2025 memperluas akses pasar bagi pelaku usaha lokal dan mendorong
kolaborasi lintas sektor. Acara ini mencakup Kelas Pemberdayaan Inspiratif dengan
1.756 peserta serta Pameran Selendang Mayang yang menampilkan produk dari 116
UMKM lokal dan mencatat penjualan sebanyak 6.087 unit selama tiga hari.


                                              ***

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Andrie Darusman, Communications & Daya Head
Email: andrie.darusman@smbci.com atau corporate.communications@smbci.com

Sekilas tentang SMBC Indonesia
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia)—sebelumnya PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN)—
merupakan bank devisa hasil penggabungan usaha PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
(BTPN) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia pada Februari 2019. Dengan mengusung
semangat “Bersama Lebih Bermakna”, SMBC Indonesia hadir untuk menciptakan lebih banyak
pertumbuhan bermakna bagi masyarakat melalui beragam solusi keuangan inovatif dan
komprehensif yang berpusat pada kebutuhan nasabah di berbagai segmen. SMBC Indonesia
menyediakan produk dan layanan seperti pembiayaan hjiau, produk dan layanan untuk nasabah
pensiunan, untuk nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah, untuk nasabah perusahaan besar
nasional, multinasional, dan Jepang, layanan wealth management melalui Sinaya, serta layanan
perbankan digital untuk masyarakat digital savvy melalui Jenius. Selain itu, SMBC Indonesia juga
memiliki anak usaha, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, yang melayani nasabah dari komunitas
prasejahtera produktif, serta perusahaan pembiayaan PT Oto Multiartha (OTO) untuk kendaraaan
roda empat dan PT Summit Oto Finance (SOF) untuk kendaraan roda dua. Komitmen SMBC
Indonesia untuk memberikan dampak positif secara berkelanjutan bagi masyarakat luas juga
tertuang melalui Daya, program pemberdayaan yang berkelanjutan dan terukur melalui pelatihan
secara reguler yang bertujuan mengembangkan kapabilitas serta kapasitas diri untuk kehidupan
yang lebih bermakna.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.06 MB
Published29 Oct 2025
Pages3
Characters7,785
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.1 ×8
linked person Henoch Munandar p.1
linked org PT Oto Multiartha p.1 ×3
linked org PT Summit Oto Finance p.1 ×3
linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.2 ×5
possible org Bank BTPN Tbk p.3 ×2
unresolved org Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk p.3 ×2
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result