Skip to content
Back to announcement

TCID - CHECKLIST PENGUNGKAPAN LKTT 2026.pdf

Financial statement Text extracted TCID

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1 OCR 0.936
Page 1 of 84

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

Petunjuk Pengisian Checklist:

1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan
Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No.
VIII.G.17). Si

2. Tanda (V) diisi pada kolom “Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan
selanjutnya pada kolom “Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom "Tidak Ada
dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada makam
tanda (V) diisi pada kolom 'N/A'.

5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. MANDOM INDONESIA TBK
Bidang Usaha MANUFAKTUR
Jenis penawaran Umum N/A
Juni 2026 Juni 2025
Nama Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan | Liana Ramon Xenia & Rekan
Nama Partner Erny Sandjaja Erny Sandjaja
Opini Akuntan N/A N/A
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A

x

disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.941
Page 2 of 84

Ya

Tidak

Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”

Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Periode laporan keuangan

Juni 2026

Juni 2025

Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain

Pendapatan

986,357,907,028

1.072.280.867.532

Laba bruto

275,568,748,089

302,864,904,892

Laba (Rugi) usaha/operasional

7,770,461,467

51,762,175,376

EBITDA

71,041,505,897

105,097,485,284

Laba (Rugi) Bersih Tahun Berjalan

20,147,731,597

48,445,080,542

Laba (Rugi) komprehensif tahun
berjalan

34,466,516,246

44,110,386456

Laba Per saham dasar

50

120

Laba Per saham (dilusian)

Laporan Posisi keuangan

Jumlah Aset

2,330,985,656,068

2,359,340,312,902

Jumlah Aset Lancar

1,676,398,465,929

1,620,976,448,020

Jumlah Aset Tidak Lancar

654,587,190,139

699,813,157,232

Page 3 OCR 0.910
Page 3 of 84

Jumlah Liabilitas 521,714,223,586 530,703,622,328 |
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 308,089,456,660 305,278,794,656
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 213,624,766,926 225,424,827,672
Jumlah Ekuitas 1,809,271,432,482 1,790,085,982,924
Modal Disetor 288,834,159,286 288,834,159,286
Saldo Laba 1,520,416,293,258 1,501,208,170,500
Rasio Keuangan"
Rasio Lancar (Yo) 544.13Yo 530.98Y0
ROA 0.86Yo 2.05Yo
ROE 1.11Yo 2.71Yo
Ebitda thd pendapatan (Yo) 7.20Yo 9.97Yo

“dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak
relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan
pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk
memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.

2, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan
Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan

Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain

Laporan perubahan ekuitas

SI sisi

Laporan arus kas

ulalu|n|u

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat v
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau

Page 4 OCR 0.929
Page 4 of 84

membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas Laporan Keuangan

Ketentuan Umum

Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut:

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang
diterapkan,

&. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas,
sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan

d, pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan, dan

2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan

adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

Pendirian perusahaan

1)

Riwayat ringkas perusahaan,

Catatan I.a (Hal. 6)

2)

Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang
berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara:

Catatan 1.a (Hal. 6)

np

Page 5 OCR 0.913
Page Sof 84

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada Catatan 1.a (Hal
periode pelaporan)
4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: Catatan L.a (Hal. 6)
5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan Catatan L.a (Hal. 6)
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan
6) | Nama entitas induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate Catatan 33 (Hal. 69)
parent of the group), Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) | Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.
8) | Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.
9) | Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.
10)| Khusus untuk Industri Perbankan
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk
menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).
11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum

Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
“ Nama lokasi
. Nama pemilik izin lokasi,
«Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya:
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi, dan

. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,

b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
# Nama lokasi,
«Nama pemilik ijin lokasi,

Page 6 OCR 0.907
Page 6 of 84

Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepernilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:

«Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:

. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan

. Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH: dan
C) sisa umur HPH.

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang “ Catatan 1.b (Hal. 7-8)
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Pa Catatan 1.b (Hal. 7-8)
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan) dan “ Catatan 1.b (Hal. 7-8)
4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate “ Catatan 1.b (Hal. 7-8)
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir.
« Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1.d (Hal 9)
langsung:
2) | Tempat kedudukan, “ Catatan 1.d (Hal, 9)
3) | Jenis usahaj “ Catatan 1.d (Hal. 9)
4) | Tahun beroperasi secara komersial, “ Catatan 1.d (Hal. 9)
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): 2 Catatan 1.d (Hal, 9)
6) | Total Aset, dan “ Catatan 1.d (Hal. 9)

w

Page 7 OCR 0.933
Page 7 of 84

7

Informasi penting lainnya antara lain:

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas Induk tidak
memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50Yo
(lima puluh perseratus) hak suara yang sah:

alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan
pengendalian)

b)

c)

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran

kembali pinjaman atau uang muka,

suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas

Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas

yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas Induk harus

mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan
sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal
hilangnya Pengendalian

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas,

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana
Pengendalian dilepaskan, dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

d.

Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:

1)

Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite
audit,

Catatan 1.c (Hal. 9)

NS
Page 8 OCR 0.929
Page 8 of 84

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:

2) | Cakupan manajemen kunci, dan Catatan 1.c (Hal. 9)
|” 3) | 2umlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata Jumlah karyawan | Catatan 1.c (Hal. 9)
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas
anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan Catatan 41 (Hal 86)
2) | pihak yang bertanggungjawab mengotorisasi laporan keuangan,” — Catatan 41 (Hal86)

Pernyataan kepatuhan terhadap SAK

Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan
sesuai dengan SAK.

Catatan 3.a (Hal. 12)

Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

1)

Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost),
blaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar
(fair value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.

Catatan 3.b (Hal. 12)

2)

Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas.

Catatan 3.b (Hal. 12)

3)

Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak,

b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan

€C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).

Catatan 3.e (Hal. 15)

4)

Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).

Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen

1

Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau
bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat
manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling
signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan:

Page 9 OCR 0.920
Page 9 of 84

Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal masa
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya) dan

Catatan 4 (Hal. 39-41)

3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode
pelaporan.

d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetap
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:

1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Catatan 3.c (Hal. 12-14)
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas Induk
dan entitas anak,

b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan
entitas Induk,

Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak,

d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanak,

e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan
nonpengendali: dan

f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi
telah dieliminasi,

2) | Kombinasi bisnis “ Catatan 3.d (Hal, 15)

Yang harus dijelaskan antara lain:

a)

b)
9)
d)

metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

pengakuan awal untuk goodwill:
pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill, dan

kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di
Perusahaan, antara lain:

(1) pembelian dengan diskon:

Page 10 OCR 0.906
Page 10 of 84

(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) Imbalan kontinjensi.

3) | Kas dan setara kas:
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara Catatan 3:h (Hal. 29)
kas.

4) | Instrumen Keuangan

b)

s)

Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas
biaya transaksi:

(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori:
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan,
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar Instrumen keuangan)

(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset
keuangan,

(6) ketentuan penghentian pengakuan Instrumen keuangan:

(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain
penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka
(4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai,

la) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai,

(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas Instrumen
keuangan derivatif, dan

(ce) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
Investasi pada Sukuk

Yang harus dijelaskan antara lain:

(4) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk:

(2) pengakuan awal Sukuk,

(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,

(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan

(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.

Sukuk yang diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

SS... &

«

Catatan 3.g-h (Hal. 18-29)

N/A untuk derivatif dan
Akuntansi lindung nilai

Page 11 OCR 0.912
Page 11 of 84

(1) pengakuan awal Sukuk,

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk,
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(S) akad syariah yang digunakan,

5) | Khusus Industri Perbankan “
a) Giro Wajib Minimum

Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah oiro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank
lain.

Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia

dan Bank Lain.
6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara Jain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan ua

Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki:

b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah:dan

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.

8) | Khusus Industri Perbankan v
a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5S) Kebijakan bank akan agunan kredit.

Page 12 OCR 0.905
Page 12 of 84

b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian,

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pemblayaan yang diberikan dengan
saldo piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan

(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan Ls

Piutang Pembiayaan Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumenj dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya.

10) | Anjak piutang v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse)j

b) Penyajian transaksi anjak piutang,

Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih
piutang dialihkan) dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak plutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

14) | Sewa
Yang harus dijelaskan antara iain: “ Catatan 3.k (Hal.31-33)

a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa,
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan
C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor.

12) | Persediaan :
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan “ Catatan 3.I (Hal. 30)

rumusan biaya yang digunakan.

Page 13 OCR 0.912
Page 13 of 84

a) Khusus Industri Kehutanan “
HTI Dalam Pengembangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan
sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

b) Khusus Industri Perkebunan ni
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum
menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:

(2) Dasar penilaian dan pengukuran:

(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan,

(MW Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkanj dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

c) Khusus Industri Peternakan “
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian:
(b) Metode amortisasi (deplesi): dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan'ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
la) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan
ternak telah menghasilkan.

13)| Aset Tetap:

Page 14 OCR 0.883
Page 14 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Aset Tetap:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap)

C) pengelompokan Aset Tetap,

d) metode penyusutan yang digunakan:

€) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap:

#) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan:

g) penghentian pengakuan:

h) nilai residu: dan

1) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis,
metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

Catatan 3.j (Hal. 30-31)

SSK LL,

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi “

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada
asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama “

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama “
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama:

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan
€) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain : Catatan 3.k (Hal, 31-33)

a) pengakuan awal Aset Takberwujud,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud:

C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,
diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

@) metode amortisasi yang digunakan,

? penghentian pengakuan Aset Takberwujudj dan

9) risetdan pengembangan (jika ada).

Su.

SSx

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual “

Page 15 OCR 0.887
Page 15 of 84

Yang harus dijelaskan antara lain: —a an aa

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak Jancar diklasifikasikan
sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan

b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yana dimiliki untuk dijual.

Properti Investasi : 4g

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi,

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi,

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya,

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya dan
€) penghentian pengakuan Properti Investasi.

19

20!

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi “
Yang harus dijelaskan antara lain:

8) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi),

Cc) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakanj
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakany dan
e) Pertanggungan Asuransi.

21)| Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya “ Catatan 3. (Hal. 33-34)
penurunan nilai, dan

b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya.

22)| Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera ”
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah ”
Yang harus dijelaskan antara lain:

3) Penjelasan atas simpanan, dan

b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain

Page 16 OCR 0.914
Page 16 084

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan

b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.

Surat Berharga yang Diterbitkan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

23)

Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui, dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

Catatan 3.m (Hal. 34)

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya,

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan-akuntansi atas pembebanan biaya PLH)
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan,
c) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(W) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

26)

Khusus Industri Pertambangan Umum
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas keglatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan,

Page 17 OCR 0.929
Page 17 of 84

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi

€) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka
waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar
perhitungan amortisasi.

Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

€) Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan

a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisidan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang adaj dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

Catatan 3.n (Hal. 3S)

b)

Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase
penyelesaian

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

c|

Khusus Industri Asuransi
(4) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim: dan

Page 18 OCR 0.884
Page 18 of 84

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate “
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat,
(2) Unsur blaya yang dialokasikan sebagai beban proyek,

(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek,

(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(S5) Blaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya.

28) | Program Loyalitas Pelangan v
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3.e (Hal, 15-17)

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: “
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas
moneter, dan

C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan salda dalam mata sah
uang asing. v
30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3,f (Hal, 17-18)
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: v
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuanganj dan t
31) | Hibah Pemerintah “

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam
laporan keuangan.

32)| Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3.p (Hal. 37-38)

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhanj v
b) ketentuan mengenal saling hapus, Pa
€) pengakuan dan pengukuran asat pajak tangguhan, dan Pa

w
Page 19 OCR 0.888
Page 19 of 84

d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhar

33) | Imbatan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 3.0 (Hal. 36-37)
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, “
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan “

oleh Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial,
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian.

34) | saham Treasuri v
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,
penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35) | Pembayaran Berbasis Saham y
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis
saham yang diselesaikan melalui Instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas,
termasuk pengukurannya.

36) | Kuasi-Reorganisasi “
Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi:

b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.

37) | Biaya Pinjaman d

Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kuallfikasian.

38) | Segmen Operasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk “ Catatan 3.r (Hal. 39)
mengidentifikasikan Segmen Operasi.

39) | Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba “ Catatan 3.g (Hal. 39)

(rugi) per saham dilusian,

Page 20 OCR 0.922
Page 20 of 84

Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan

. Aset
1) | Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 5 (Hal. 42)
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga,
b) Best jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,
€) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan

a)

Kas

Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang.

b)

Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai
dalam mata uang original): dan

(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada
saat periode pelaporan.

&)

Giro pada Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang:

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai,

(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro:

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yana mempunyai
hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun dan

Page 21 OCR 0.919
d)

Page 21 of 84

(S) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai.
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang:

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired)
dan tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired):

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok),
(4), Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan
Istimewa dan pihak ketiga,

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya,

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku
Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana
tersebut berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai,

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
c
d:
e

K)
h)

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
jumlah piutang menurut debitur,

jumlah piutang menurut mata uang:

alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,

jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan,

piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan

«

Catatan 7 (Hal. 44-46)

Page 22 OCR 0.881
Page 22 0184

1) Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, Ba —— (NA | Keterangan —

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan

(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

9

Khusus Industri Asuransi

a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenalantara lain:

(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b)

Piutang Koasuransi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:

(3) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

c) Piutang Reasuransi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah plutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

d) Piutang Hasil Investasi
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis Investasi,

(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan

(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

5)

Khusus Industri Pembiayaan

a8) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 23 OCR 0.902
Page 23 of 84

(4) Jumlah plutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bi

ermotor, elektronik, rumah, dan lain-tain),
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumenj
(3) Bagian pinjaman yang diblayal bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja

(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tartagihnya plutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas

(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui:

(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang,

b) Tagihan Anjak Piutang T

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

c) PiutangSewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain: Ka
(4) Rincian jumlah berdasarkan pibak berelasi dan pihak ketiga,
2

rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. DI samping itu, lessor mengungkapkan
Investasi sewa bruto dan nilai kini plutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(e) lebih dari lima tahun

(3) pendapatan keuangan yang belum diterima,

(4

nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagai manfaat lessorj

Page 24 OCR 0.916
Page 24 of 84

(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum,

(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain: v

(4) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:

(a) kurang dari satu tahun

(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun

(c) lebih dari lima tahun
(2) total rentai kontinjen yang diakul sebagai pendapatan pada periode, dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.

6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi, dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi,

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan “

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi,
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui,

Ec) kerugian yang terjadi: dan

d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).

Piutang Reverse Repo ud

Page 25 OCR 0.863
Page 25 of 84

8) | Yang harus diungkapkan antara lal

a) Rincian mengenai jeriis dan jumlah Efek yang ditransaksikan:

b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kernbali Efek,
c
d)
3

Nama pihak/counterpartyj

Lokasi Efek jaminan,

Tingkat bunga plutang reverse repo:

1?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada),
9) | agunan Yang Diambil Alih Nan Y

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih:

b), Selisih antarasnilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang
yang tidak tertagih: dan

€) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan
agunan tersebut.

10) | Piutang Dividen dan Bunga

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan v
dendakepada pihak lain.

11)| Piutang Lain-Lain

Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 8 (Hal. 46)
a) Rincian jenis dan jumlah piutang “

b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan:Nilai (CKPN)) dan “

C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. Ha

12) | Aset Keuangan Lainnya

Pengungkapan Ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak “ Catatan 6 (Hal. 43)

ketiga dan pihak berclasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) nilal tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya,

Page 26 OCR 0.897
Page 26 of 84

(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, :

baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan,
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif si
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, v
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo:
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). ui
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang Y
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo:
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: “
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori,
(b) alasan reklasifikasi, dan
(c) sisa Investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual,
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas v
atau llabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,
(9) jumlah penurunan nilairatas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, €
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi Li
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempa,
13)| Khusus Deposito Catatan 5-6 (Hal. 42-43)
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasij “
b) kisaran suku bunga kontraktval selama periode pelaporan: “
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing: dan v
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. «

Page 27 OCR 0.921
14)

Page 27 of 84

Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah

b) tujuan model usaha yang digunakan,

c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan.

15)

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian jumlah nominal dan nilal pasar efek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga,

6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj dan

d) Informasi penting lainnya.

16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana
Tambahan pengungkapan mengenai antara
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih, dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, haik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai laba atau rugi periode berjalan
17)| Khusus Wesel Tagih

Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga,
Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18)

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga,

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit

Page 28 OCR 0.889
Page 28 of 84

Yang harus diungkapkan antara lai aa ea ea

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

li) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia:

@) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap
jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia,

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

» Jumiah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi:

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada,

K) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,

» Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai.

21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Y
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo,

b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan
dan mutasi selama periode berjalan:

Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga

d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai
tagihan akseptasi

22)| Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Aa

Page 29 OCR 0.898
Page 29 0184

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi Catatan 9 (Hal. 47)
yang sesuai bagi Perusahaan,

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya “
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan: “

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan,

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai “
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan,

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang “
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang “
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(W) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan “
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan “ Catatan 9 (Hal. 47)
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

b) Khusus Industri Perhotelan

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus v
diungkapkan antara lain:

(1) Makanan dan minuman:
(2) Perlengkapan) dan
(3) Barang Dagangan.

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain: «

(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:

(a) Tanah Matang, NB

Page 30 OCR 0.894
Page 30 of 84

(b) Unit Bangunan, dan
(ec) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.

(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah
berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan “
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan,

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media Y

Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak),

(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan

(4) Bahan persediaan lain yang sesual dengan Industrinya.

? Khusus Industri Rumah Sakit v

Tambahan pengungkapan antara lain:

(1) Obat-obatan)

(2) Perlengkapan medis (disposable): dan:
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan La

(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilal tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:

(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual dan

(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek

Page 31 OCR 0.901
Yang harus diungkapkan antara lali

(9)

(b)

(9)
(Cd)

Page 31 of 84

Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

te)

Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan
risiko yang ditutup,

@

(9)
(n)

Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung)

Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima
jaminan.

23)

Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya) dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

Catatan 11 (Hal. 48)
Catatan 11 (Hal, 48)

24)

Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurlit jenis dan jumlah.

Catatan 10 (Hal, 48)

25)

Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual
Yang harus diungkapkanantara lain:

(4) uralan dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasanj

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan)

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(S) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan

Page 32 OCR 0.911
Page 32 of 84

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:

i, jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset
atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, dan

il. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:

(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian
sebelumnya.

26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha €
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang,

b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut,

€C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang,

d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai:
dan

e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya-

27) | Investasi pada Entitas Asosiasi 1

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a) nama entitas asosiasi:

b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:

c) nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya
tersedia,

d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugij

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2096
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung,

?) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda,

Page 33 OCR 0.886
Page 33 0f84

9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan,

h) bagian rugl entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

1) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
investor lain,

j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan

k) ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam
kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28) | khusus Industri Konstruksi —
Jaminan “

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29) | Khusus Industri Kehutanan
HTI dan HTI dalam pengembangan “

Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan
sebagai berikut:

a) Saldo awal,

b) Penyisihan perlode berjalan:

Cc) Realisasi yangdilakukan selama periode berjalan, dan
d) Saldo akhir.

30) | Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol “
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol,

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinyaj

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tal,

31) | Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan Y
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 34 OCR 0.885
Page 34 of 84

a). Untuk tanaman telah menghasilkan
(4) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman:

(2) Rekonsiliasi nllal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir

(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam,
(3) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj

(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan

(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut «
(a) Saldo awal
I Tambahan tahun berjalan
Ii Biaya langsung

Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi
luar blasa

IL Pengurangan tahun berjalan

WN. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan
(ce) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir,

(2) Nilal tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma)j dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
32)| Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang “
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan
ternak telah menghasilkan,

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2
tahun terakhir,

C) Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan,
8) Kondisi hewan ternak:

f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir:

(&

Page 35 OCR 0.930
Page 35 of 84

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup,

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

1) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada,
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33) | Properti Investasi

a) Yangharusdiungkapkan antara lain:

(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya,

(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar
dari Properti Investasi,

(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau
lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan
keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan,

(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:

(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi,

(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut, dan

(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan
model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar,

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

Page 36 OCR 0.906
&)

d)

Page 36 of 84

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan
kembali, dan

(b) penyesuaian signifikan lain,

Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(8) umur manfaat,

(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan:

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku,

(5S) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri, dan
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan,
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak,

(3) estimasi saat penyelesalanj

(4) hambatan Kelanjutan penyelesaian:

(S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi
dalam proses pembangunan dan pengembangan, dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalanj dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

34)

Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:

Dj
bj)

c)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan
kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi,

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

Catatan 12 (Hal. 49-51)

Na

Page 37 OCR 0.886
Page 37 of 84

d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan
ekuitas (jika ada),

e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetapj

#) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan
nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak
diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif:

9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):

(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian,

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,

(S) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara
lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan)
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:
(3) estimasi saat penyelesaian,
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada),

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan) dan

(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi,

I) Pengungkapan lainnya antara lain:
(&)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara,

(2)jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan
masih digunakan,

(3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual,

(9) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat,

SS.

Catatan 3Sa (Hal. 72)

Page 38 OCR 0.900
Page 38 of 84

Pas TT Aeeterangan 5 “jaaa “Y Tidak | N/A IL Keterangan |

(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang
dihentikan pengakuannya:

(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis “
Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan:

(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap:

(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau
pemulihan penurunan nilai,

(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan
alasan penjaminan: dan

(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya.

38) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi
Aset Minyak dan Gas Bumi “
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, Linoperated acreage, sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan,

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan:
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasij
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada
Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.
36) | Aset Tak Berwujud “ Catatan 3-k (Hal. 31-33),
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: Catatan 13 (Hal, 51)
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasij

b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi
komprehensif,

C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan
reklasifikasi,

Page 39 OCR 0.916
Page 39 of 84

d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pi
kualifikasian, maka harus diungkapka:

(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan

(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasij

jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan
penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak
terbatas,

f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset
Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,

Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakul pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:

(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut,
(2) jumlah tercatatnya, dan

(3) “Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
tevaluasi:

h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan
Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas:

1) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset,
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya: dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

man untuk aset yang memenuhi kriteria aset

9.

37)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum

a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(4) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan,

Page 40 OCR 0.903
Page 40 of 84

(3) Saldo akhir.

b)

Aset Eksplorasi dan Evaluasi

Yang harus diungkapkanantara lain :

(4) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir, dan

(2) Jumlah aset, Ilabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

c)

Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang,
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan taiiah, dan

(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup,

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada),

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan :

(a) Alasan terjadinya penundaanj
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena balum dimulainya produksi, dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut,

d)

Biaya Pengembangan Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan
dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan,
(b) Saldo awal:
(c) Penambahan/penguranganj
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir,

(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang
masih berjalan,

(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan)

Page 41 OCR 0.901
Page 41 of 84

(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:

ta) Alasan terjadinya penundaan)
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan

(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.

(S) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, rnaka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1)

Utang Usaha

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,

b) jumlah utang usaha menurut mata uangj dan

€) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan,

Catatan 15 (Hal, S2)

2)

Provisi

a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendak dan provisi jangka
panjang,

Yang harus diungkapkan antara lain:

(d1) nilai tercatat pada awal dan akhir periodej

(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan,

(3) jumlah yang terjad dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan)

(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum
digunakan,

(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto,

(6) uralan mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus
keluar sumber daya ekonomi,

(7) indikasi. ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengunykapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan

(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah
Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut.

b

3)

Beban akrual

Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum
jatuh tempo,

Catatan 18 (Hal. 54)

AS

Page 42 OCR 0.896
Page 42 0184

a) | khusus Industri perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban,
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo:
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembellan dan penjualan kembali Efek.
6) | Khusus Kontrak Konstruksi “I
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain Ilabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi, Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi,
b) laba yang diakul:
Cc) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (terrnin).
7) | Khusus Industri Perbankan

a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu,
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun:
() Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat depositoj

(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau
dijaminkanj dan

(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro,

hb) Simpanan dari Bank Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu,

(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj

Page 43 OCR 0.899
Page 43 of 84

(4) Jumlah amortisasi pada tahun an untuk sertifikat deposito, dan
(

5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir
atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa kd
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Rincian berdasarkan program asuransi,
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan,
(3) Rincian berdasarkan mata uang)
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berciasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(8) Jumlah utang menurut mata uang.
Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung,
(3) Jumlah menurut mata uang, dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

d) Premi yang belum merupakan Pendapatan 3
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut program asuransi
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan:

(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan) dan

(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.

€e) Utang Koasuransi (rewrite)

Page 44 OCR 0.893
Page 44 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi "4
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga,
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.
g) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradurj
(2) Jumlah menurut jenis mata uang dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi,
h) Titipan Premi
Yang Iiarus diungkapkan antara laln rincian menurut jenis asuransi. 4G

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan
Yang harus diungkapkan: ud
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham,
(2) Dasar perhitungan: dan
(3) Saldo menurut usia.

9) | Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek

Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. “ Catatan 19 (Hal. 54-58)

10) | Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan Catatan 17 (Hal. 53)
b) Informasi mengenai ketetapan pajak.

SS

Catatan 11 (Hal. 48)

11) | Khusus Industri Pembiayaan

Po. ad
Page 45 OCR 0.902
Page 45 of 84

Kewajiban Anjak Piutang 7
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah Ilabilitas anjak plutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang,

12) | Khusus Kontrak Konstruksi
Uang Muka Kontrak v
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.

13) | BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas llabilitas jangka panjang sesuai “
dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini

14) | Liabilitas Keuangan Lainnya V Catatan 16 (Hal. 52)
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Pengungkapan untuk Iiabilitas keuangan lainnya berlaku untuk Ilabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat Ilabilitas keuangan untuk setiap kategori,
(b) laba'atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan: dan

(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).

b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesalan
utang,

(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan
yang terkait,

(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul
selama periode tersebut, dan

(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah
direstrukturisasi.

15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi

Page 46 OCR 0.913
Page 46 of 84

Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklama:
dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya:

ngkungan Hidup yang Jatuh Tempo

16)

Khusus Industri Pertambangan Umum

Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya,

17)

Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual,

Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.

Liabilitas Jangka Panjang

18)

Utang Pihak Berelasi Non-Usaha

Yang Harus diungkapkan antara lain :

a) rincian hama pihak berelasi, jenis, dan jurnlah utang:

b) jumlah utang menurut mata uangj dan

€) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

19)

Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata
uang:

b) kisaran suku bunga kantraktual selama perlode pelaporan:
C) tanggal jatuh tempo,
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

#) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas
pinjaman,

g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default)j

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan

ID) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baruj dan

Page 47 OCR 0.884
Page 47 of 84

i) — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga jangka panjang yang

akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan

posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai llabilitas jangka panjang, antara

lain adalah:

(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan

(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang mellputi tanggal kesepakatan, jangka
waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratah penting,

20) | utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor)
pada tanggal laporan posisi keuangan,

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan,
dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(4) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagal beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan
akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-cancellable
sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan,

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and Ieaseback), dan “

NO penjelasan Umum isi perjanjian sewayang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen,

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa.
21)| Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan “
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktuj
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat,

Page 48 OCR 0.919
Page 48 of'84

(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan,

(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan
persyaratan penting lainnya (Debt Covenance):

(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga
yang diterbitkan.

b) Pinjaman Diterima “

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang:

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya/debt covenance):

(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance,

(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.

€) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas,

(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan:

(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode
pelaporan: dan

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai
komitmen dan kontinjensi.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan v
Yang harus diungkapkan-antara Jain :
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(1) Saldo awal,
(2) Penyisihan yang dibentuk,
(3) Pengeluaran yang terjadi, dan
(4) Saldo akhir.

Page 49 OCR 0.893
Page 49 of 84

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan
C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya

sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban
penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

€) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(3) Saldo awal:
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

23) | tiabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 19 (Hal, 54-58)
(1) gambaran umum mengenai jenis program.

(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang “
menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:

(la) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga,

(c) luran oleh peserta program,

(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian,

(imbalan yang dibayarkan,
(9) biaya jasa lalu,

(h) kombinasi bisnis:

(0 curtailment, dan

(Gi) penyelesaian.

(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program “
yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanal,

(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal
dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan
SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat
diatribusikan pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program,

(b) keuntungan dan kerugian aktuarialj

Page 50 OCR 0.889
Page 50 of 84

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:

(d) iuran oleh pemberi pekerja,
(e) iuran oleh peserta program:
(PM Imbalan yang dibayarkan:
(9) kombinasi bisnis: dan
(hn) penyelesaian,

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir
(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas
Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang
mengungkapkan:

la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakul dalam laporan
posisi keuangan,

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan:

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagal Aset, dikarenakan oleh batasan
dalam SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan,

(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos
dimana hal tersebut termasuk:

(a) biaya jasa kini:
(b) biaya bunga
(c) hasil yang diharapkan dari aset program)

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10Yo (sepuluh per seratus)

(N biaya jasa lalu,
(9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesajannya: dan
(h) dampak dari batasan dalam SAK:

(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui
segera dalam saldo laba, meliputi:

(a)  keuntungan'dan kerugian aktuarialj dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakul pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK)

Page 51 OCR 0.922
Page 51 of 84

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total

aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,
namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan
seluruh aset lain,

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori Instrumen keuangan milik Perusahaan) dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan:

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori
utama dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagal Aset,

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan
dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin
antara persentase dan variabel lainnya, termasuk:

la) tingkat diskonto,

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan)

(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset:

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif
sebagai dasar untuk kenaikan Imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan, dan
(P) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria,

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren
biaya kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi,
wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat
tren biaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu
angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

la) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau

defisit pada program, dan

(b) penyesuaian yang timbul pada:

Page 52 OCR 0.922
Page 52 0f84

(W)  Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

Wabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan

(li) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan) “

(47) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya
imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti Itu,

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan:

(1) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program Imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut,

(li) pengungkapan gambaran umum jenis program sesual dengan huruf a)
butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

(iii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK
Informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesual dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), ?
dan butir (16) serta butir li.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus mengungkapkan
jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. z
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah Imbalan kerja jangka
panjang lainnya.
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(4) luran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja, dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

24) | Utang Obligasi

Page 53 OCR 0.892
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 53 of 84

a) rindan mengenai jenis, nilal nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyaj

b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,

C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,

d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan,

e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:

pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatanj

9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
dan

h) persyaratan penting lainnya.

25) | Sukuk
2) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakanj
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal:
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah):

te) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi
hasil (untuk Sukuk mudharabah),

(#) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(a) jangka waktu,

(h) tujuan penerbitannya: dan

(W persyaratan penting lain,
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan
(@)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
(S) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:
(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

Page 54 OCR 0.887
Page 54 0184

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusah: Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (rmisatnya restrukturisasi Sukuk

dan kondisi default).

26) | Utang Subordinasi

Yang harus diungkapkan antara lain: ”

3) nama kreditur, sifat Ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga
kontraktual selama periode pelaporan

b) tujuan perolehannya,

Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasij

d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

€) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan
!) persyaratan penting lainnya.

27) | Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal

pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannyaj

b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti:

C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi,

d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:

&) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan,
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan:

h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada),

1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli,

k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi,
I) keberadaan fitur derivatif melekat: dan
m) persyaratan penting lainnya

(4 Ekuitas

Page 55 OCR 0.912
Page 55 of 84

Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk

1

Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain:

(4) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode,

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan

(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak
penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan:

b) Penjelasan mengenal sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas:
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu:

(4) Pemegang saham yang memiliki S6 (lima perseratus) atau lebih,

(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan

(3) Pemegang saham lainnya,

d) Dalam bal terjadi perubahan modalsaham dalam periode berjalan:

(4) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut,
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan
dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS):

(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan
waran, serta konversi obligasi: dan

(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi,
penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,

€) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar

disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.

Catatan 21-22 (Hal.60-61),
Catatan 29 (Hal, 67-68)

2)

Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah tambahan modal disetor,

b) Uraian sumber agio saham:

Cc) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas
d) Uraian mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor:

SES

Catatan 22 (Hal. 61)

Page 56 OCR 0.897
Page 56 of 84

e) Uraian mengenal sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya,
0) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(en)
(2)

3
(63)

(5)
(8).
7)

Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi:

Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara)

Tanggal efektif transaksi:

Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut

Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah Imbalan
yang terjadi,

Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima dan

Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:

ta) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali,

(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang
dikombinasikan,

(c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali.

3)

Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan)
(2) Nama entitas anak, dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi:

b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Perigendalianj

dan

C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya
Pengendalian.

4

Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal
disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilal saham treasuri yang
diperoleh,

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor,

Page 57 OCR 0.891
Page 57 of 84

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara

harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan
&) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri.
S) | Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), v
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait “
dan
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan. “ Catatan 29 (Hal. 67-68)

6) | waran
Yang harus diungkapkan antara lain: “

3) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj
b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj
C) nilal waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa):
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan
€) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | pendapatan Komprehensif Lainnya “ Catatan 6 (Hal. 43) dan
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing Catatan 19 (Hal. 54-58)
komponen pendapatan komprehensif lainnya,

8) | Kepentingan Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas
ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau
tidak langsung pada entitas Induk.

d. Laba Rugi Komprehensif
1) | Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode,
termasuk pendapatan yang berasal dari:
(ay penjualan barang: “ Catatan 23 (Hal. 61-62)
(2) Penjualan jasa, “
4

ai
Page 58 OCR 0.860
Page 58 of 84

(3) Bunga v
(a) Royalti: dan/atau “
(5) Dividen:
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utamaj “
C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh “
perseratus) dari peridapatanj
@) Jumtah pendapatan yang berasal dari pertukaran, barang atau jasa yang tercakup “
dalam setiap kategori sianifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, “
@) Khusus untuk Kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(4) Pendapatan kontrak konstruksi:
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan,
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tatiap penyelesaian kontrak, 4
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir perlode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal
pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterimaj dan
(9 Jumlah retensi: Ke
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai
Aset dan Liabilitas,
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara Li
terpisah, antara lain:
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya, dan
(3) Perincian dari komponen peridapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari:
(a) Pendapatan bruto,
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan
(9 Total pendapatan neto,
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif v

Page 59 OCR 0.913
Page 59 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Dasar ketentuan tarif,

b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
Cc) Masa berlaku tarif,

d) Besaran tarif, dan

€) Perjanjian lain yang terkait.

3)

Khusus Industri pembiayaan

Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen:

b) Pendapatan anjak piutang, dan

c) Pendapatan sewa.

4)

Khusus Industri Rumah Sakit
Terdiri dari:

Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,

Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi:

b) Subsidi tidak mampu, dan

€) Selisih perhitungan klaim.

5)

Khusus Industri Transportasi

Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:

a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi,

b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi)
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi:

d) Rincian peridapatan usaha dari keagenan: dan

e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

8)

Khusus Industri Telekomunikasi

Page 60 OCR 0.941
Page 60 of 84

Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa
telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain.

7) | Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto,
premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) | Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain,
dan rincian pendapatan kerjasama operasi,
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.
9) | Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah,
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui:
C) Efek-efek: dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10)| Beban Pokok Penjualan

Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku,
(2) Biaya tenaga kerja: dan
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan,

Catatan 24 (Hal. 62)

w

Page 61 OCR 0.883
Page G1 of 84

b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari BI Ayana
pendapatan) dan

c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual.
11) | Khusus Industri Rumah Sakit

Beban Departementalisasi/Beban Operasional “
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:
a) Beban bahanj

b) Beban jasa pelayanan)

Cc) Beban pegawai,

d) Beban penyusutan sarana medis,

e) Beban pemeliharaan sarana,

1 Beban asuransi,

9) Beban langganan daya dan jasa,

h) Beban depresiasi.

12) | Khusus Industri Asuransi:

a) Beban Klaim Asuransi Kerugian “
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk
setiap jenis asuransi.

b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
Yang harus diungkapkan antara lain: “
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.

c) Komisi Neto

Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok ud
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.

d) Hasil Investasi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi. “
13)| Khusus Industri Perhotelan
Beban Departementalisasi Y

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan

C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

Page 62 OCR 0.913
Page 62 of 84

14) | Beban Usaha

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan, v Catatan 25 (Hal. 63)

b) Beban distribusi, dan x

c) Beban umum dan administrasi. Y

15)| Khusus Industri Perbankan

a) Beban Bunga v
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok
produk/jasa utama.

b) Beban Provisi dan Komisi Y

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.

16

Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai “
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilal untuk masing-

masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan.

17)| Pendapatan dan Beban Lainnya #7 Catatan 26 (Hal. 63)
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya,
€) Untuk Biaya Keuangan, meliputi :

(1) biaya pinjaman meliputi:

Ka) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga
efektif

(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesual SAK yang
berlaku, dan

(Cc) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga,

(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi Instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual,

(b) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba
rugi, dan

Page 63 OCR 0.903
Page 63 of 84

(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung

nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi :

(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, dan

(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang
diungkapkan secara terpisah,

18) | Khusus Industri Perbankan

a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan,

b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

19) | Pendapatan Komprehensif Lain Catatan 6 (Hal. 43) dan
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 19 (Hal. 54-58)
a) perubahan dalamsurplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti, Pa
Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan:

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual,

€) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka “
lindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asoslasi

20) | Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:

(4) beban (penghasilan) pajak kinij £ Catatan 27 (Hal. 64-67)
(2) penyesuaian yang diakui pada perlode atas pajak kini yang berasal dari periode “
lalu,
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan Pe
temporer dan pembalikannyaj
v

Page 64 OCR 0.933
b)

9

d)

e)

9

h)

Page 64 of 84

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif.
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru,

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya
atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi
beban pajak kini dan beban pajak tangguhan,

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan
penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhanj dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi kamprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif,

agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan

atau dikreditkan langsung ke ekuitas,

jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi

dan/atau Ventura Bersama,

penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam

satu atau kedua bentuk berikut Ini:

(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku: atau

(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan

tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya,

jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat

dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagal aset pajak

tangguhan dalam laporan keuangan:

jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak,

cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas

pajak tangguhan yang belum diakui,

rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut:

(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi,

(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan

(3) laba kena pajak,

perhitungan beban dan llabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesual

dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku,

Page 65 OCR 0.909
Page 65 of 84

HI) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisi:
SPT Tahunan PPh Badan,

k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum
dikompensasi:
(1) jumlah aset dan labilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi
keuangan untuk periode sajian: dan
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakul dalam taba rugi,
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
I) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(4) keuntungan atau kerugian atas penghentian) dan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian,
im) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,

N) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan
praakuisisi bila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dim suatu kombinasi bisnis,

O) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan
wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis
tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak

mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada, dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

21) | Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
sahamy

Catatan 28 (Hal. 67)

w

Page 66 OCR 0.884
Page 66 of 84

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam
penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis Instrumen yang
mempengaruhi laba per saham,

“
C) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yana berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif

untuk periode sajianj ».
@) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi saham biasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode
pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum'akhir periode pelaporan) dan ”

8) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

22) | Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang t Catatan 33 (Hal. 69-72)
jumlahnya:
(8) lebih darilRp 1.000.000:000,00 (satu millar ruplah) Untuk transaksi dengan
orang atau anggota keluarga terdekat, dan/atau
(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi.

b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi “
nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi
dan saldo dengan pihak dimaksud)

C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan
pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(4) dumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban “
terkait,
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, Yv

termasuk komitmen, dan:

(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan
sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian dan

(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

Page 67 OCR 0.858
Page 67 of 84

3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian

penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait
dengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(

«
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan keruglan penurunan nilai, jika
dilakukan pembentukan:
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)
dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: #
(4) entitas Induk, “
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap
entitas, 2
(3) entitas anak: “
(4) entitas asosiasi, “
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer, v
(6) personil manajemen kunci'dari entitas pelapor atau entitas induknya, dan “
(7?) pihak-pihak berelasi lainnya.
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok
direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan
manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: P
(4) imbalan kerja jangka pendek, “
(2) imbalan pascakerja :
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, v
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(5) pembayaran berbasis saham. £
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(4) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan)
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual,
signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut.
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. “ Catatan 36 (Hal. 76)
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
“

AL
Page 68 OCR 0.922
24)

Page 68 of 84

dalam mata uang fungsional:
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing:
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional:
ta) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba'rugi, kecuali untuk selisih kurs yang

timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi:
dan

(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut
pada awal dan akhir periode.

Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) untuk setiap rugi penurunan nila! yang diakui atau dibalik selama periode tertentu
untuk suatu aset individual, termasuk goodwill atau suatu unit penghasil kas:

(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai,

(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai

(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama
periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya
tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik:

(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya:

(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan

(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut,

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap
kelompok aset.

(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya
“

25)

Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan
Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

(4) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi:

(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan

Page 69 OCR 0.936
b)

ta)

Page 69 of 84

(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah
dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus
diungkapkan.

Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi,

(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal
dan relevan,

(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh: dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian:

(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang
disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya:
dan

(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu
periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut
disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi,

Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu:
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan) dan
(b) laba per saham dasar dan dilusian,
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal: dan

(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis.

Page 70 OCR 0.904
Page 70 of 84

26) | Kombinasi Bisnis

a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi “ Catatan 31 (Hal. 68-69)
bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu:

(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi:
(2) tanggal akulsisij

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas,
periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis,

(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi,

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakui,

(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total Imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalanj

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi:

(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran,
dan

(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak
dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak
dapat diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak
terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut,

(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang:

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual
yang diperkirakan tidak tertagih:

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset
yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih

(d1) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:

Ca) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar
sumber daya ekonomi terjadi:

Page 71 OCR 0.896
(12)

(13)

(44)

(15)

Page 71 ot 84

Indikasi ketidakpastlan saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan) dan

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut,
dalam hal Iiabilitas kontinjensi tidak dlakul karena Nilai Wajarnya tidak dapat

diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4)
terkait perikatan dan kontijensi, dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal,
dalam hal pembelian dengan diskon:

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakulj dan

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan,

setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096

(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada

tanggal akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakul pada tanggal-akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

(b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalam penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilal Wajar,

dalam hal suatu. kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal
akuisisi: dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari
pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentirgan ekuitas pada pihak
yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui
keuntungan atau kerugian tersebut,

DN

Page 72 OCR 0.894
b)

Page 72 of 84

LA Bm aa Aa AA

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak
tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif
pada periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penogabungan untuk
periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua
kombinasi bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan
sejak awal periode pelaporan.

Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode

sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan

informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:

(4) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,
Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah
yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai,

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai: dan

(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakul
selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan
mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau
Sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan kontinjensi atau
Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan:
(2) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian,
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan
perubahan tersebut, dan
(c) teknik penilaian dan Input model utama yang digunakan untuk mengukur
imbalan kontinjensij
(3) — Nabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada,
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan
(S) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada
periode pelaporan yang:

Page 73 OCR 0.892
Page 73 of84

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang
diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau
periode pelaporan sebelumnya, dan

(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

€) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan
transaksi kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan
dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

(4) jumlah harga yang dibayarkan,
2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh, dan

(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau
bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan
kategori utamanya.

27) | Segmen Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) pengungkapan pada level segmen:
(1) informasi umum, yang terdiri dari: Catatan 34 (Hal. 72)

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh. manajemen untuk mengidentifikasi &
segmen dilaporkanj dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen ”
dilaporkan:
(2) Informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban si

tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar
pengukurannya)

(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen “
dilaporkan, aset segmen, Nabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya
terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan,

b) pengungkapan pada level entitas
(4) Informasi produk dan jasa

Page 74 OCR 0.923
Page 74 of 84

Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa,

(2) Informasi wilayah geografis

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:
| negara domisili Perusahaan: dan
HI. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh

pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara
tersebut secara Individual,

(b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di:

1, negara domisili Perusahaan: dan
II, semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset.
Dalam hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal

mencapai 10” (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta,

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan

(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan Y
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) uraian tentang alasan operasi dihentikan:

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi
yang dihentikan, dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku,

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi “
komprehensif meliputi:

T Catatan 23 (Hal.61-62)

Page 75 OCR 0.926
Page 75 of 84

(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait, dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait:
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.

29)

Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat

a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya,
yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi,

b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib
mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi
lindung nilai dan kelompok non lindung nilai:

(4) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain,

(2) pihak lawan transaksi (counterparties),
(3) tanggal jatuh tempo,

(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi
keuangan,

(S) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan:

(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan

(7) persyaratan penting lainnya,

€) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi
untuk mencapai tujuan tersebut,

(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi Indung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung
Nilai, dan

(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan
tujuannya.

30)

Nilai Wajar Instrumen Keuangan

Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:

Catatan 38.c (Hal. 84-85)

An”

Page 76 OCR 0.868
Page 76 of 84

a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersehut dengan cara yang
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam laporan posisi

keuanganj dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar P3
aset keuangan dan Iiabilitas keuangan.
31) | Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan v Catatan 30 (Hal. 68)
sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan)

b) jumlah utang dividen untuk: v
(1) periode pelaporan, dan
(2) periode sebelumnya,

C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan-setelah v
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesalan laporan keuangan dan tidak
diakui sebagai Labilitas kepada pernilik pada akhir periode pelaporan: dan

d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui.

32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,

jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Veritura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya)

C) daftardan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan

dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:

(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatani
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) perikatan yang meliputi:

b.

d

Catatan 35 (Mal. 72-75)

vw
Page 77 OCR 0.846
b)

Page 77 of 84

(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis,

(b)

royalti, dan lisensi, diungkapkan:

IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

W. periode berlakunya perikatan,

Wi, dasar penentuan kompensasi dan denda,

Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya,

kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:

|. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

WI. periode berlakunya perikatan,

Wi, nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi, dan
iv. sanksi-sanksij

(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:

(3)

(»)
|)
(a)

pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,

latar belakang dikeluarkannya jaminan)
periode berlakunya jaminan, dan
nilai jaminan)

(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan
(4) uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya.
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
diungkapkan:

(a)
(b)
“)

(d)

pihak-pihak yang terkait:
jumlah yang diperkarakanj

latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion),
dan

dampak keuangan,

Page 78 OCR 0.898
Page 78 of 84

(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terha Perusahaan, misalnya masalah

lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya,
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:

(3) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan

(6) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):

(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) karakteristik aset atau llabilitas kontinjensi,
(b) estimasi dari dampak keuangannya:

(c) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan

(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

39) | Khusus Industri Perkebunan “4
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma,

b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama:

C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaanj

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama,
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan

H) Isi perubahan perjanjian, jika ada.

35| Manajemen Risiko Keuangan

a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna
laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen
keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas
pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada £ Catatan 38 (Hal, 78-85)
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai,

(2) risiko likuiditas, antara lain:

Ad
Page 79 OCR 0.923
Page 79 of 84

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk

pemahaman terhadap periode arus k:
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak Pe
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi.dan ekuitas, dan

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan.

b) pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan
kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

36) | Khusus Industri Perbankan ad
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan
posisi keuangan:

(2) Pasisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.

Posisi Devisa Neto
Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan,

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia,
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto.
C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana
pihak ketiga di bank.

b:

d) Aktivitas Fiduciary
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang
meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan investasi dan reksadana.
37) | Kuasi-Reorganisasi 4
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang
meliputi:

Page 80 OCR 0.874
Page 80 of 84

3) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi,

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

C) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-
reorganisasi,

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Ilabilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit, dan

e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk Jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

@) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola “
permodalannya, termasuk:

(4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal,

(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan

(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya)
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal: v
c) setiap perubahan pada angka'a) dan angka b) dari perlode sebelumnya,
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak
eksternal (jika ada), dan
konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila v
terjadi ketidakpatuhan.

Catatan 38 (Hal. 78-85)

(3

39) | Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain : v

Transaksi pada aktivitas Investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas Catatan 39 (Hal. 85)
dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas.

Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal.

40) | Pembayaran Berbasis Saham v

Page 81 OCR 0.916
Page 81 of 84

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek
ataupun jangka panjang
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada
pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti
kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian:
Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok
opsi saham,
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham
pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan,
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham
yang beredar pada akhir periode,
3) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai
berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar
opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai
Wajar tersebut diukur: dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham)j
9) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam
suatu periode dan terhadap posisi keuangannya.
41) | Khusus Industri Asuransi:
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(4) Analisis Kekayaan,
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi,
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
42) | Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah

Hal-hal yang harus diungkapkan:

a)

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah,

Page 82 OCR 0.909
Page 82 of 84

b) Jenis Akad Asuransi Syariah:
C) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah,
dan
d) Zakat.
43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
3) Kontrak reasuransi,
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya) Catatan 35 (Hal. 72-75)
C) Rasio keuangan penting:
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup
perusahaan.
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu),
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan luran wajib
lainnyaj
C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam),
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada perjode berjalan
dan akumulasinyaj dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan

Yang harus diungkapkan antara lain:

2)

dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan

Page 83 OCR 0.925
Page 83 of 84

contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:

b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya:

(4) tanggal terjadinya,
(2) sifat peristiwa, dan

(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat.

46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain:

a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut,
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi,
Cc) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan, dan

d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar.

Catatan 2 (Hal. 10-11)

47) | Reklasifikasi
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pos-pos dalam
laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi,
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasifikasi:
dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan:
(4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.
98) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai
berikut:

Page 84 OCR 0.913
Page 84 ol 84

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan Indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan
pemerintah yang telah diakul,
49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain

a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain,

b)  Yang/harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta

penjelasannya) dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rudi komprehensif
beserta penjelasannya.

€) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

50) | Informasi Penting Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang

mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan.

Jakarta, 30 Juli 2026

AA PT mandom indonesia Tbk

HIDEKI NAKAMURA

DEPUTY DIRECTOR, SENIOR EXECUTIVE OFFICER

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.96 MB
Published30 Jul 2026
Pages84
Characters150,756
Text sourceOCR
OCR confidence0.904

Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MANDOM INDONESIA TBK p.1 ×2
unresolved org Nama Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia & Rekan p.1
unresolved org Kantor Akuntan Publik Liana Ramon Xenia p.1
unresolved org Liana Ramon Xenia & Rekan p.1
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.37
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.55
unresolved org Bapepam p.73 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

FinancialStatement-2026-II-TCID.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result