Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1 OCR 0.924
Petunjuk Pengisian Checklist: 1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan Ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolor 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda v) diisi pada kolom “Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (W) oiisi pada kolom 'N/A', . » yu » Page 10f84 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited), Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Surya Toto Indonesia Tbk Bidang Usaha Industri Sanitary Wares, Fitting & Kitchen Jenis penawaran Umum Saham biasa 30 September 2025 30 September 2024 31 Desember 2024 Nama Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono, Sungkoro & Surja Nama Partner Hanny Widyastuti Sugianto Opini Akuntan Wajar tanpa pengecualian Catatan tentang Opini (jika ada) “# disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Page 2 OCR 0.888
Page 2 of 4 Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIIL.G.11 Tentang “Tanggung v Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" Pemenuhan Peraturan No.VTII.A.2 tentang "Independensi v Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode laporan keuangan 30 September 2025 30 September 2024 Laba Rugi Komprehensif Pendapatan 1.817.453.132.092 | 1.707.458.283.469 Laba bruto 474.417.512.560 391,758.628.919 Laba operasi 308.887.537.560 238,133,398.329 EBITDA 439.179.990.109 535,253,385.807 Laba (rugi) neto tahun berjalan 257.399.389.527 198.351.061.980 Laba (rugi) komprehensif 257.399.389.527 198.351.061.980 Laba Per saham (dasar) 24,94 19,22 Laporan Posisi keuangan Periode laporan keuangan 30 September 2025 31 Desember 2024 Jumlah Aset 3.527.466.658.766 3.451,053.901,000 Jumlah Aset Lancar 1,714.428,220.586 1.629.576.276.567 Jumlah Aset Tidak Lancar 1.813.038.438.180 1.821,477.624.433 Jumlah Liabilitas 932.059.540.691 989.206.172.452 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 393.170.498.636 448.729.781,768 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 538.889.042.055 540.476.390.684 Jumlah Ekuitas 2.595.407.118.075 | 2.461.847,728.548 Modal saham 51.600.000.000 51.600.000.000 Tambahan modal disetor 157.290.000.000 157.290.000.000 Saldo Laba 2.386.517.118.075 2.252.957,728.548
Page 3 OCR 0.906
Page 30184 Rasio Keuangan? 30 September 2025 | 31 Desember 2024 Rasio Lancar (96) 436,054 363,15Yo ROA 7,3099 9,12Y9 ROE 9,92Y4 12,78Yo EBITDA thd pendapatan (96) 24,169 23,16Yo “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-rnasing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik, Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist Ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek. Laporan Keuangan Terdiri dari: Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya, Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai berikut: @. gambaran umur Perusahaan:
Page 4 OCR 0.900
Page 4 of84 D. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, &. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensir, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain maliputi: 1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan: dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenal Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, Wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan 1 Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: . Pendirian perusahaan t) Riwayat ringkas perusahaan: 2) Nornor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari Instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara: 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, 4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya opsrasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan
Page 5 OCR 0.860
Page Sof84 6) Narns entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate v parent Of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya. 7) Khusus Industri Media v Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki, 8) Khusus Industri Jalan Tol v Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut, 9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan v Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang, 10) | Khusus untuk Industri Perbankan v Ign usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (ika ada). It) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum v Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan. Penjelasan rmengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan rneliputi : 8) Area Eksplorasi, meliput: 0 Nama lokasi: «Nama pemilik izin lokasi: # Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temporyaj # Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi dan & Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan: b) Area Eksploitas/Pengembangan meliputi: Narns lokasi: Narns pemilik ijin lokasi, Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya: Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan.
Page 6 OCR 0.877
Page 6 of 84 12) | Khusus Industri Kehutanan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan: b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama rasa sisa manfaat HPH, dan C) sisa umur HPH. b, Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggsi dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang v diterbitkan di luar Indonesia) 2) | Jenis dan jumlah Efak yang ditawarkan: v 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan, dan 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang barus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak langsung: 2) | Tempat kedudukan: 3) | Jenis usahaj 4) | Tahun beroperasi secara komersial) 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda), 6) | Total Aset, dan 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki baik lengsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 50945 (lima puluh persaratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun bdak langsung lebih dari 5046 (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian: C) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau « « &jajaljajala
Page 7 OCR 0.887
Page 7 of 84 periode berbeda dari tangga! laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang muka, &) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendakian atas ekuitas yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan () dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas induk harus mengungkapkan: (L) keuntungan atau kerugian Gika ada) yang diakui dari hilangnya Pencendalian, dan persi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa Investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendailan: (2) Jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) jumlah harga yang diterima: (8) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (S) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan: dan (6) jumlah Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya, Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara Isin: 1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan kernite audit: 2) Cakupan manajemen kunci, dan 3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir perlode atau rata-rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan 2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi lsporan keuangan,
Page 8 OCR 0.860
Page 8 of 84 Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: . Pernyataan kepatuhan terhadap SAK v Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK. b, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (Mistorical cost), v biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (far value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku. 2 Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. v 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: v 2) mata yang Tungsionsl Perusahaan dan entitas bnok: b) Takta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikanj dan C) alasan perubahan rnata uang penyajian (jika ada). 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). v « Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 1») Perusahaan harus mengungkapkan daiam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau v bagian lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan ketijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan: 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenal rasa v depan, dan sumber utama dari astimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesualan material terhadap jumlah tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan 3) Berkaitan dengan Aset dan Liatslitas sebagairnana dimaksud dalam angka 2), catatan atas v laporan keuangan mernasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaparan, senar Rana are AE |
Page 9 OCR 0.876
Page 9 of 84 Kebijakan akuntansi bertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan, Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) | Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliput! pos-pos entitas Induk Gan entitas anak, b) dasar dan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan #ntitas Induk, Cc) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak: d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak, €) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali: dan f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi, 2) | Kombinasi bisnis v Yang harus dijelaskan antara lain: a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nenpengendalij b) pengakuan awal untuk goodwill: C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di Perusahaan, antara lain: (1) pembelian dengan diskon: (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) Imbalan kontinjensi. 3) | Kas dan setara kas: v Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas,
Page 10 OCR 0.883
Page MW of 84 a) Instrumen Keuangan selain Sukuk v Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Instrurmen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya transaksi: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Instrumen keuangan setiap kategori: (3) ketentuan saling hapus dari instrurnen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: (7) khusus Instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalarn angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenal) Ca) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai, (B) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi Indung nilai atas Instrumen keuangan derivatir: dan (c) perlakuan akuntansi lindung nilal untuk tujuan akuntansi lindung nilai. b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengekuan awat Sukuk: (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (5) penyajian amortisasi biaya transaksi. “ Cc) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk, (3) posisi penyajian Sukuk, dan (5) akad syariah yang digunakan,
Page 11 OCR 0.891
5) Page 11 of 84 Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenal jumlah giro wajib minimum. b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, C) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penermpatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 6) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, matode pencatatan dan pengukurannya, 7 Khusus Industri Perbankan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada Investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitallsasi Pemerintah,dan €) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) Khusus Industri Perbankan a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit, (3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (5) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain daser penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi, Cc) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penitalan dan penyajian:
Page 12 OCR 0.874
Page 12 of 84 (2) Pedakuan akuntansi: atas rilal realisasi piLtang/pernbiayaan yang diberikan dengan saldo plutang/pernbiayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan. 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset permbiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang) Cc) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tegihan snjak piutangfditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh perusahaan). 11) | Sewa v Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa, b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan €) kebijakan akuntansi apatila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessar. 12) | Persediaan v yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarang dan pra-sarang,
Page 13 OCR 0.876
Page 13 of84 Yang ia dijelaskan antara Biaya perolshan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan: (4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, €) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Hewan ternak telah menghasilkan : (a) Metode penilaian: (b) Metode amertisasi (deplesi): dan (c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (a) Metode penilaian: dan (D) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan. 13) | Aset Tetap: v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: Bb) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap: d) metode penyusutan yang digunakan &) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: ) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan, h) nilat residu, dan |) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonornis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.
Page 14 OCR 0.877
Page 14 of84 14) | Investasi pada Entitas Asosiasi v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunaken untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Venture Bersarna, 16) | Pola Kerjasama v Yang harus dijelaskan antara Isin: a) Kriteria dari bentuk kerjasarna: b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang timbul: dan £) Sistem pembagian hasil, jika ada. 17) | Aset Tak Berwujud v Yang harus dijelaskan antara lain : 2) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud: €) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfsatnyaj d) sumber terjadinya Aset Takberwujud: €) metode amortisasi yang digunakan, penghentian pengakuan Aset Takberwujud, dan 9) riset dan pengembangan (jika ada). 18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual v Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancer diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual: dan b) pengukuran aset tidak lencar atau kelompok Iepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : v Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Properti Investasi: b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi, Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya: d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya, dan €) penghentian pengakuan Properti Investasi,
Page 15 OCR 0.900
20) Page 15 of 84 Je na aga AE aman Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto, b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan: d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan arnortisasi yang digunakan, dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya penurunan nilai: dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya, 22) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Nabilitas segera, Simpanan Nasabah Yang barus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan: dan b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang harus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain. Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan: dan D) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23) Provisi Yang harus dijelaskan antara lain:
Page 16 OCR 0.882
Page 16 of34 @) kondisi provisi yang harus diakui: dan 5) dasar penentuan nilai provisi. 2ay | Utang Rapo v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Yang barus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Motode ammcrtisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: C) Metode penyusutan prasarana PLH) dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Lokasi penambangan, (2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi, (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) | Khusus Industri Pertambangan Umum v Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dyelaskan antara lain: 2) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa arnortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi, C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan @d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi. Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Midup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:
Page 17 OCR 0.906
Page 17 of 84 b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan C) Metode penyusutan prasarana PLH. 27) Pengakuan Pendapatan 8) Yang harus dijelaskan antara lain: (1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang @igunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada, dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait. b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak, C) Khusus Industri Asuransi (1) Pengakuan pendapatan premi Penjelasan yong harus ditambahkan antara lain: ta) Ka @igunokan dalam perhitungan premi yang belum merupakan (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif: dan (c) Penyajian pendapatan premi dalam taporan laba rugi, (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain: (a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujul, klaim dalarn proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan (b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi. d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat: (2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek: (4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisesi ke setiap unit Real Estat: (S) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini: dan
Page 18 OCR 0.881
Page 18 of 84 z1 Unsur biaya yang diakul -te beban pada saat 5 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan v 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: @) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjebaran aset dan Ilabilitas moneter, dan €C) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing, 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: @) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi, b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan: b) ketentuan mengenal saling hapus, C) pengakuan dan pengukuran aset pajak teangguhan: dan d) metoda yang digunakan dalam menilai aset (habditas) pajak tangguhan. 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: 2) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umur mengenal jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh Perusahaan) C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan kerugian aktuarial: dan d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian. 34) Saham Treasuri
Page 19 OCR 0.908
Page 19 of 84 Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalul instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: D) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: don C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Labilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013. 37) Biaya Pinjaman Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) Segmen Operasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi. 3, 39) Laba (Rugi) per saham Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 1) Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: 2) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga: b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan narna bank serta jenis mata uang asing, CJ kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan
Page 20 OCR 0.891
Page 20 of 84 6) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2 Khusus Industri Perbankan v 3) Kas Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaporan. C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: (2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: (3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (5) Pendapat monajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: (2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) Gan tidak mengalami penurunan nilal (unimpaired): (3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): (8) Jumlah penyisihan penurunan nilal dan mutasi selarna periode berjalan,
Page 21 OCR 0.881
Page 21 of 84 (5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, (6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya: (9) Jumlah dana yang bidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut berdasarkan Informasi dari otoritas yang berwenang, dan (9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. 3) Piutang Usaha vV Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, bj jumlah plutang menurut debitur, C) jumlah piutang menurut mata uang, d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai: €) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang, 1) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: 9) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, IN) jumlah diamartisasi dengan menggunakan metoda suku bunga efektif: dan I) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jaminan yang diberikan (bila ada). 4) Khusus Industri Asuransi v a) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuransi: (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah plutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Page 22 OCR 0.882
Page 22 of 84 b) Piutang Koasuransi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan (3) Jamnlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, C) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Jumiah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskanj dan (3) Jumlah piutang reasuranst yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, @) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 5) Khusus Industri Pembiayaan v 8) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain): (2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen) (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (3) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas: (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakut: (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan, (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahuny dan
Page 23 OCR 0.872
Page 23 of 84 (8) Piutang pemblayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai jaminan atas utang, b) Tagihan Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta jurniah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse): dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah plutang yang diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang, cl Piutang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlade pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pernbayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan, untuk setiap periode berikut: (a) kurang dani satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun (e) bebih dari lima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima: (9) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessorj (S) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pernbayaran sewa minimum, (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. 4d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalarn sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut: (la) kurang dari satu tahun
Page 24 OCR 0.874
Page 24 of 84 (b) lebih dari satu tahun sampai Ilma tahun (tc) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diskui sebagai peridapatan peda periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. 6) Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi v Yang harus diungkapkan antara Isin: @) Jumlah piutang dari masing-rnasing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. 7 Tagihan Bruto kepada Pelanggan v Yang harus diungkapkan dalam pos Ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang Gakul: €) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jurnlah Etek yang ditransaksikan, &) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: €) Narna pihak/counterparty: d) Lokasi Efek jaminanz &) Tingkat bunga piutang reverse repo: ?) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada): dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
Page 25 OCR 0.892
3) Page 28 of 84 Agunan Yang Diambil Alih Yang harus diungkapkan antara lain: D) Nilal realisasi bersih pada saat diambilalih: b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih, dan C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain. 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jenis dan jumlah piutang: b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan, 12) Aset Keuangan Lainnya Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar, 8) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketigo dan pihak berelasi. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya: (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan: (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga erektit untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi: &
Page 26 OCR 0.887
Page 26 of 84 (4) biaya perolehan termasuk jumlah prenvium dan diskonto yang belum diamortisasi, v untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo, (5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). v (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang V diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempa (7) Jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: v (a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (B) alasan reklasifikasi, dan (C) sisa investasi dalam kelompok dirniliki hingga jatuh ternpo yang telah direklasifikasi dalam kelornpck tersedia untuk dijual, (8) jumlah tercatat aset kevangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas V atau Itabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut, (9) jumlah penurunan nilal atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, v Gipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan (10) jurnlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direslisasi atas investasi v yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. 13) Khusus Deposito v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: Cc) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang &sing: dan d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. 14) | Khusus Investasi pada Sukuk v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: B) rincian Sukuk berdasarkan narna penerbit dan akad syariah: b) tujuan model usaha yang digunakan: C) jumlah Investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan
Page 27 OCR 0.897
Page 27 of 4 d) Nilai Wajar untuk mvestasi yang diukur pada biaya perolehan 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: 2) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga: C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, dan d) Informasi penting lainnya, 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: 8) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan b) Isba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenalantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, fatuh bernpo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya), 18) | Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan. 19) | pinjaman Polis v Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang, b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan v Kredit Yang harus dungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonorni dan jangka woktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: cd Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak beralasi dan pihak ketiga: 3) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan,
Page 28 OCR 0.875
Page 28 of 84 ec) Tingkat suku bunga rata-rata per tahunj ? Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Benk Indonesia, a Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah Cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap Jumlah mipimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesual ketentuan Bank Indonesia, 1 Jumlah kredit yang direstruktursesi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika ada, K Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia: n Pendapet manajemen akan kecukupan jumiah cadangan kerugian penurunan nilsl, 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rindan jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempa, b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama perlode berjalan, €) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: d) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi 22) | Persediaan 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan, (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:
Page 29 OCR 0.862
Page 29 of #4 (4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakul sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakul sebagai beban dalam periode berjalan, (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilal persediaan yang Giturunkanj (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kuafikasian, maka diungkapkan: (D jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama perlode berjalan, dan Ci) tarif kapitaksasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, (B) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, dan (9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilal pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen stas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya. b) Khusus Industri Perhotelan v Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain: Ll) — Makanan dan minumanj (2) Perlengkapan: dan (3) Barang Dagangan. CJ Khusus Industri Real Estat v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi: (la) Tanah Matang: (b) Unit Bangunan: dan (ec) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
Page 30 OCR 0.880
Page 30 ot 84 (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakul, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan, (2) Jamilah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan: dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang. @) Khusus Industri Media 3 Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lokal, impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak): (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (8) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya. N Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan: (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya 9) Khusus Industri Peternakan v (L) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (2) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual, dan (b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan &ntara lain:
Page 31 OCR 0.886
Page 31 of 84 Ca) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telan menghasilkan dan hawan ternak belum menghasilkan: (0) Rekonsiliasi sake awal dan akhir hewani ternak tiap kelompok selarna paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (depiesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajernen atas kecukupan jumlah penyisihan stau penghapusan persediaan yang mati atau hilang, (Ce) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (MN Jika tak ada #suransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilal pertanggungan asuransi: dan (h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan narna pihak yang menerima jaminan. 23) Pajak Dibayar Di muka Yang harus diungkapkan antara lain: 2) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya) dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. 24) Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. 25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkan antara loin: tt) 2 (3) (4) (5) @ uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: uralan fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan: kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai, dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tabun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun: dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk Gijual dan kelompok lepasan disajikan sesual dengan SAK yang berlaku, dan dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan: fa) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
Page 32 OCR 0.841
Page 32 of 84 |. Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok tepasan Oiklasirikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakui apabila aset Stau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual: dan IL jumlah terpulihkan pada ssat tanggal keputusan untuk tidak menjual: (b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha V Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian jenis, nama pihak bereiasi, dan jumlah piutang, b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut, C) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: d) denga manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai: Ll &) dalarn hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset lancar, hal tersebut harus Gibuktikan serta diungkapkan alasannya. 27) | Investasi pada Entitas Asosiasi x Yang harus diungkapkan antara lain: a) nama entitas asosiasi) b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya: Cc) niloi tercatat dan Nila Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jurniah agregat Aset, Labiltas, pendapatan, dan laba atau rugi: C) alesan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahan memiliki lebih dari 2096 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung: f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan siasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda) 9) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:
Page 33 OCR 0.889
Page 33 of 84 h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, i) bagian atas llabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan Investor lain, JD Nabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi, dan k) ringkasan Informasi keuangan enbtas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dangan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus dungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jurnlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupablaya yang ditangguhkan dalarn pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: a) Saldoawal: b) Penyisihan periode berjalan: C) Realisasi yang dilakukan selama periade berjalan: dar d) Saldo akhir. 30) Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (la) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol, (b) Masa hak bagi hesil tol dan arnortisasinyaj (c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan: dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol, 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (1) Rincian nilai tercatat dan akurnulasi penyusutan menurut jenis tanaman:
Page 34 OCR 0.854
Page 34 of 84 (2) Rekonsiliasi nilal tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman: (5) Perbandingan saldo tanarnan belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun: dan (6) Tanaman yang dijaminkan, b) Untuk tanarnan belum menghasilkan (3) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : la) Saido awal 4 Tambahan tahun berjalan HL Biaya langsung (b) Jurnlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa L Pengurangan tahun berjalan IU Jumlah yang direklasifikasi ke tanarnan telah menghasilkan (c) Pengurangan lainnya (d) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasrna yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan t n rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma. 32) Khusus Industri Peternakan Hewan Ternak Produksi -— Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, Cc) Nilai armortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan kokasi/area peternakan: &) Kondisi hewan ternak: H) Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir: 9) Milai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup:
Page 35 OCR 0.878
Page 38 of 84 h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung: 1) Nilai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada) 1) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kernatian, jika ada: dan K) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33) Properti Investasi a) Yang harus diungkapkan antara lain: ta) (2) (3) ta) (5) (6) ?) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, modei Nilai Wajar atau model biaya: metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Ndai Wajar dari Properti Investasi, pernyataan bahwa penentuan Nilal Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: narna Penilai, tangga! penilaian, dan tanggai laporan penilaian terakhir, jumleh yang diakut dalam laba rugi untuk: (2) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selarna periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menagunakan model biaya ke kelomgok aset yang menggunakan model Nilai Wajar, keberadaan dan jumlah perbatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil pelspasan: dan kewajiban kontraktual untuk membeli, mernbangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan. b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengin eapni sebagaimana dirneksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: @) (2) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penembahan, pengurangan, dan reklasifikasij saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesualkan secara signifikan unituk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsikasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
Page 36 OCR 0.872
Page 36 of 84 fa) jumlah sgregat dari pengakuan kewajiban sewa yang tel mbahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain, €C) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan sebngaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (Lt) umur manfaat: (2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akurnulesi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (4) Jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan juniah pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku, (5) transfer ke dan dari persediaun dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian: (4) hambatan kelanjutan penyelesaian, (S) jumlah pengeluaran yang diakul dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (D) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 34) | Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setisp kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan v kepemilikan aset yeitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan: b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal V dan akhir perlode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: €C) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban v penyusutan,
Page 37 OCR 0.861
Pape 37 of 84 G) rugi penurunan nilai dan jumlah yang djurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan he ekuitas (jika ada), 8) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap, v #) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan v "Mai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif, 9) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan: v (1) tanggal sfektif revaluasi (Tanggal Penilalan): (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S) jumiah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna periode dan pernbatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham, hn) era untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara in: (1) rincian Aset Tetap yang sedang dalarn pembangunan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): (S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria v aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan: (2) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selarna periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: (1)iumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan: (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak “ diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual: (a) dalam hal model biaya digunakan, Nilal Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara v material dari jumlah tercatat, th Le
Page 38 OCR 0.874
Page 38 of 84 (S) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang . dihentikan pengakuannya, (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasai dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan) » perkbajan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset etap, (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan Slasan penjaminan: dan (10) Jenis den ndai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan v risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan egar diungkapkan alasannya. 35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi (khusus untuk perusshaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkepkan antara lain: (1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, sumur Gan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tobel yang memuat penjelasan tentang : (a) Lokasi penambangan: (b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan (3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalarn bentuk tabel analisa umur tagihan. 36) | Aset Tak Berwujud v Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) Jumiah tercatat bruto dan akurnulasi amortisasi b) alokasi jumlah amertisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif: Ro “Va. “Ae C) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
Page 39 OCR 0.855
Page 39 of 84 d) dalam hal terdapat kapitalisasi raya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (4) jumlah btaya pinjarnan yang dikapitalisasi selarna penode berjalan dan (2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi: €) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas, f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan, 9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diaku! pada Nilai Wajar sesusi SAK yang berlaku, diungkapkan: (1) Nilai Wajar pada pengekuan awal otas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awas! dengan model biaya atau model revaluasi, h) keberadaan dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan jurnlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas, I) nilai kornitrpen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: 1) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) narna Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi: (4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan modei biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. 37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum v a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan: (3) Saido akhir,
Page 40 OCR 0.901
Pape 40 of 84 b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) nnoan biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area Of Interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan (2) Jumlah aset, Kabditas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan. C) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (i) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan : fa) Alasan terjadinya penundaan: (8) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (c) Jumiah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalarn menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (4) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (2) Lokasi eksplorasi dan pengembangan, (b) Saido awal: (Cc) Penambahan/pengurangan) (dj Amortisasi, dan (e) Sakdo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjelan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan: (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yng ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan:
Page 41 OCR 0.886
Page 41 of 84 fa) Alasan terjadinya penundaan, (b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (C) Jumniah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka barus diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. :3) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: D) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. 2) Provisi 2) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) nilai tercatat pada awal dan akhir periode, (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selarna periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berialunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto: (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar sumber daya ekonorni: (7) Indikasi ketidakpastian waktu atau jurnlah arus keluar sebagaimana dimaksud dalam angkaf(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utas yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) Jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jurnlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jurnlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. 4 Khusus Industri Perbankan
Page 42 OCR 0.861
Page 421 of 84 0 ae ingeman ————Ketarangan ”—” ”— ”——— | Aga | Tidak | N/A | Keterangan | Yang harus diungkapkan antara lain: @) Rincian berdasarkan jenis dan mata vong: dan b) Uraian mengenai sifat masing-rnasing kewajiban, 5) Utang Repo v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jurnlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) | Khusus Kontrak Konstruksi v Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak Konstruksi, Dalam penjelasan tegihen tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : B) biaya kontrak yang terjadi b) laba yang diakui, Cc) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 7) Khusus Industri Perbankan v 8) Simpanan Nasabah Yang harus diungkapkan antara lain rindan bap jenis simpanan yang mengungkapkan: (1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya diblokir atau dijarninkan: dan (6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro. b) Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pinak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,
Page 43 OCR 0.851
Page 43 of 84 (3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposit: in (5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan. 8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v 3) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (L) Rindan berdasarkan prograrn asuransi: (2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan) (3) Rincian berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asurnsi #ktuaris: dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. b) Yteng Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Perisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung: (3) Jumieh utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang. €) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung, (3) Jumlah menurut mata uang: dan (4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan. d) Prami yang belum merupakan Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah menurut program asuransi: (2) Jumlah menurut jenis pertanggungan, (3) Pernisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan perambahan dan pengurangan,
Page 44 OCR 0.883
Page 44 of84 €) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradurj (3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (9) Jumlah menurut umur utang. 1) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: (4) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan, 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (3) Jumlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi, i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Salda menurut usia. 9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek v Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jurnlahnya, 10) | Utang Pajak v Yang harus diungkapkan antara lain: a) jenis dan jumlahnya: dan b) informasi mengenal ketetapan pajak. 11) | Khusus Industri Pembiayaan v Kewajiban Anjak Piutang
Page 45 OCR 0.898
Yang harus diungkapkan antara lai Page 45 of 84 2) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recoursej dan D) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. 12) Khusus Kontrak Konstruksi Uang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang Yang harus diungkapkan antara lain bagian lencar atas llabilitas jangka panjang sesual dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana Giatur dalam Checklist ini, 14) Liabilitas Keuangan Lainnya 8) Yang harus diungkapkan antara lain: li) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai kiasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, (3) Yang harus diungkapkan antara lain: (a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori: (b) laba atau rugi neto pada setiap IabMlitas keuangan: dan (c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang Yang harus diungkepkan antara lain : (LI) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang, (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan yang terkait: (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut, dan (4) Jumlah utang kontinjan yang dimasukkan dalam nila tercatat utang yang telah direstrukturisasi. 15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Page 46 OCR 0.874
Page 46 of 84 Yang harus daungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum v Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 179) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, v Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang Gemiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Liabilitas Jangka Panjang 18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v Yang Harus diungkapkan antara Isis : 8) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang: dan C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, 19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang V Yang Harus diungkapkan antara lain: a) Oncian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata Yang, b) kisaran Suku bunga kantraktual selama penode pelaporan: C) tangal jatuh tempa: d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalarn waktu 12 (dua belas) bulan: ec) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: t) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru, dan » pengungkapan informasi sehubungan dengan Ilabilitas berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain adalah: (1) nama bank/lembaga kevangan dan jumlahnyaj dan
Page 47 OCR 0.874
Page 47 of 84 (2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan antara lain : B) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) v pada tanggal laporan posisi keuangan: b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa degan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total v pembayaran sewa minimum & masa depan pada tanggal laporan posisi kevangan, Gan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (1) sampai dengan satu tahun: (2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun: dan (3) lebih dari 5 (llma)tahun, y C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada perode tersebut, d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-tanceilabie Sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: &) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta -amortisasinya sehubungan v dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leasehack): dan 1) penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: v (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen, (2) ada tidaknya kleusul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa. 21) | Khusus Industri Perbankan v 3) Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, rata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, (4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan pemeringkat: (5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan, (6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting lainnya (Debt Covenance), (7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan.
Page 48 OCR 0.863
Page 48 of 84 b) Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Ringan berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang) (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyaf debt covenance): (4) Pendapat manajernen terkait pervenuhan debt covenance: (5S) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak lain dengan tingkat Imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersih. Cd Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjansi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian berdasarkan jenis, rnata uang, dan kolektibilitas, (2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) (3) Jumiah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: (4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nlai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat perlode pelaporan, dan (5) Pendapat manajernen akan kecukupan jurnlah penyisihan penurunan nilai komitmen dam kontinjensi, 22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Llabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo ewalj (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi: dan (4) Saldo akhir. b) Kegiatan PLM yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Uabilitas bersyarat sehubungan dengan PLM dan liabilitas bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan d) Apabila dolam pos Ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban nya ag tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
Page 49 OCR 0.850
Page 49 of 84 €) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Saldo awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir. 23) Uabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang a) Imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenai jenis program. (2) rekonsiliasi saido awal dan akhir dari nilai kini kewajiban Imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat Giatribusikan ke dalam: Ia) biaya jasa kinij (b) biaya bunga: (C) Iuran oleh peserta program, (d) keuntungan dan kerugian aktuarial: le) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata vang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (MN imbalan yang dibayarkan, (a) biaya jasa lalu, (h) kombinasi bisnis: Ki) curtaikment: dan Ci) penyelesaian. (3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanal dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanai: (4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo bwal dan akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, darmpak selama periode yang dapat Gatribusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program, (b) keuntungan dan kerugian aktuarial, (c) perubahan kurs mata vang asing pada program yang diukur dengan mata usng yang berbeda dengan mata uang penyajian: Id) Iuran oleh pemberi pekerja, Ce) Iuran oleh peserta program: (9 imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan BALA LL SA. KLM
Page 50 OCR 0.872
Page 50 of 84 (5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksud dalam butir (2) dan Ndai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: la) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan: (b) binya jasa lalu yang tidak diakul dalam laporan posisi keuangan: (C) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam SAK, (d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang Giskul sebagai Aset sesual dengan SAK, dan (e) jumtah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan) (6) total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan namia pos Camana hol tersebut termasuk: (2) biaya jasa kini: tb) biaya bunga: (c) hasil yang diharapkan dari aset program, (d) hasi yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, (e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus), (I) biaya jasa lalu: (9) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK, (7) jurnieh total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakul segera dalam saldo laba, maliputi: ta) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK, (8) jurnlah kurnulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif loin, dalam hal Perusahaan mengakul keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total @set program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup, Namun tidak terbatas pada, Instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan (B) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan) «4 (n) penyelesaian, ' v SL KL
Page 51 OCR 0.867
Paye SI of 84 (IL) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian 1 yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori uutarna dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: v (13) Asumis' aktuarial utarna yang digunakan sampal pada akhir perlode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: ta) tingkat diskonto, (b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk perkade yang disajikan dalem laporan keuangan: (c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk perlode yang disajikan dalam v laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset, (@) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau v variabel tertentu lainnya dalam mass program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan), (e) tingkat tren biaya kesehatan, dan (M) #sumnsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, (14) dampak kenalkan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren “ blaya kesehatan yang diasumsikan pada: (8) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto: dan (b) akumulasi kewajiban Imbalan pascakerja untuk baya kesehatan. (c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya kesehatan yang diasurnsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendeh. (1S) Jumlah periode tahunan saat Ini dan periode empat tahun sebelumnya dari: (a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program: dan v (D) penyesuaian yang timbul pada: zy (9 Tabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari Nabilitas program pada akhir periode pelaporan: dan (uj aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode palaparan: (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari v luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan, (17) khusus untuk program Imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendah, wajib diungkapkan sebagai berikut: LL te
Page 52 OCR 0.890
Page 52 of 84 ta) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan bi Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu: (0) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya Imbalan pasti neto sesual SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (U) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program setama periode tersebut, Cu) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik Informal yang menirribulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (ijjika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk periode sesuai SAK inforrnasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir Il. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program luran pastiharus mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk program luran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya. d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkapkanantara lain: (1) luran program dan jumlah pesangon pernutusari kontrak kerja: dan (2) penjelasan mengenal Ilabilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: Ba) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh termpo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tampat obligasi dicatatkan, dan tujuan pererbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, Cc) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, 2) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, fika ada, f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwallamanatan,
Page 53 OCR 0.868
Page 53 of 84 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan h) persyaratan penting lainnya, 25) | Sukuk a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (£) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skerna transaksisyariah yang digunakan, (B) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: (6) nilai nominal: (d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): (2) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah): (t) rencana jadwal dan tata cara pembagian danfatau pembayaran Imbalan atau bagi basil, (9) jangka waktu: (P9) tujuan penerbitannya: dan (W) persyaratan penting lain) (2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (8) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (G)iaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwakamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Erniten atau Perusahaan Pubilk dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi defauk). 28) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan b) tujuan perolehannya: Cc) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi:
Page 54 OCR 0.869
Page 54 of 84 d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): 2) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan f) persyaratan penting lainnya. 27) Obligasi Konversi Yong harus diungkapken antara lain: a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwat pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaari, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pardang pemegang obligasi konversi: d) jurnlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya: e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Bek: #) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, G) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): I) kejadian penting lainnya antara lan kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kandisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Uabilitas dari obligasi konversi: keberadaan fitur derivatif melekat: dan mM) persyaratan penting lainnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1 Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) Bagi setiap jenis saharn, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode: (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
Page 55 OCR 0.884
b) & dj 2) Page 55 of 84 (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan: Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas, Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (HL) Pemegang saham yang memiliki S9 (lima perseratus) atau lebih: (2) Narna direktur dan kornisaris yang memiliki saham, dan (3) Pemegang saham lainnya: Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (Lt) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukurn dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS): (2) Sumber peningkatan madal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, sakto laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta Konversi obligasi, dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, Dalam hal hanya sebagian saharn Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. 2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) c) d) e) n Rincian jumlah tambahan modal disetor, Uraian sumber agio saham, Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas, Uralan mengenal sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi: (2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi, (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut,
Page 56 OCR 0.880
Page 56 of 84 (5) Kepernilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang terjadi, (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau diakhkan serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain: Ca) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, (D) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisnis yang dikombinasikan, (c) Dampak penyesualan kebijakan akuntansi: dan (6) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali, 3) Salisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain : a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikanj (2) Nama entitas anak: dan (3) Nama pihak yang bertransaksi: b) Lema selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian, lan €) Jumlah yang direnlisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada saat hilangnya Pengendalian, 4) Saham Treasuri v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetor, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saharn treasuri yang diperoleh: ce) Tereoai dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal setor, d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan @) Akumulasi jumlah lembar dan nilal saham treasuri, 5) Saldo Laba af. Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Alasan dan jurnlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada):
Page 57 OCR 0.854
Page 57 of 84 b) Perubahan saido laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos cadangan, 6) Waran Yang harus diungkapkan entara lain: 8) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waranj b) deser penentuan Nilai Wajar waran: Cc) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan e) ikatan-ikatan yang terkait dengan peperbitan waran, 2 Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang barus diungkapkan antara lsin keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensf lainnya. 8) Kepentingan Nonpengendali Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas Induk. Laba Rugi Komprehensif 1) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain @) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakul selaras periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (4) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royalti: daryfatau (5) Dividen, diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, b) Rincian jurslah dari kelompok produk/jasa utarna) €) Nama pak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1096 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, “4
Page 58 OCR 0.874
Page 88 of 84 As d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, £) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: v (1) Pendapatan kontrak konstruksi: (31 gura pendapatan kontrak yang diakul sebagai pendapatan dalam periode berjalan, (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui dalam periode berjalan: dan (c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak: (2) Pekerjaan dalam proses penyelessian pada tanggal akhir periode pelaporan: ta) Jumlah agregat blaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakui sampai tanggal pelaporan: (D) Jumiah uang muka yang diterima: dan (Cc) Jumlah retensi, (3) Jumlah togihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara sg terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenanj (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: (a) Pendapatan bruto: (b) Retur/rabat/diskan terkait: dan (c) Total pendapatan neto. 2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator v Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: p) Dasar ketentuan tarif,
Page 59 OCR 0.854
Page 59 of 44 b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif: C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif, dan €) Perjanjian lain yang terkait. 3) | Khusus Industri pembiayaan v Rindan jumlah berdasarkan kelarmpok produk/jasa utarna antara lain: B) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak plutang, dan Cc) Pendapatan sewa, 8) | Khusus Industri Rumah Sakit v Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara lam: 8) Restitusis b) Subsidi tidak mampu: dan C) Selisih perhitungan klaim. 5) | Khusus Industri Transportasi v Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usahe dari jasa penyewaan alat transportasi: C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: d) Rcion pendapatan usaha dari keagenan, dan €) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tankar dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepernilikan armada tersebut. 6) | Khusus Industri Telekomunikasi v Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekormunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain. 7) | Khusus Industri Asuransi: v
Page 60 OCR 0.898
Page 60 of 84 Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi, Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) | Khusus Industri Jalan Tol: v Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rindan pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) Jika perusahaan merniliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan, 9) | Khusus Industri Perbankan v Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pernerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-efakj dan d) Penernpstan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) | Beban Pokok Penjualan v Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: (1) Biaya bahan baku, (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan: b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 108 (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual. 11)| Khusus Industri Rumah Sakit v
Page 61 OCR 0.863
Page 61 ot 84 Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: a) Beban bahan: b) Beban jasa pelayanan: C) Beban pegawai, d) Beban penyusutan sarana medis: 2) Beban pemeliharaan sarana: 1) Beban asuransi: g) Beban langganan daya dan jasa: h) @eban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: 8) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yong harus diungkapkan antara lain rindan dan jumlah berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya | klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kernatian, C) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelampok pendapatan kornisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. @) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, 13) Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasij b) Gaji dan beban pegawai Isinnya: den C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, 19) Beban Usaha Yang barus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain:
Page 62 OCR 0.863
C) Beban umum dan administrasi, Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama, b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsurmen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain : a) rincian dan Jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya, Ch Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) binya pinjaman meliputi: ta) Pata, keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga 7 (b) beban keuangan dalam sewa pernbiayaan yong diakul sesual SAK yang berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga: (2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: (a) rugi penurunan nila! dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual (D) rugi neto dari Instrumen keuangan yang diakw' pada Nilai Wajar melalui laba rugi, dan (c) amortisasi premi/diskanto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung mila, d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersarna meliputi :
Page 63 OCR 0.900
Page 63 of 84 (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah. 18) Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: 8) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap rnaupun Aset Tak berwujud: b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: Cc) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: €) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka Iindung nilai arus kas: dan bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. 29) Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain : 8) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (1) baban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui peda periode atas pajak kini yang berasal dari periode elu: (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan permbalikannya: (a) junlah beban (penghasilan) pajak tengguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:
Page 64 OCR 0.875
Page 64 of 84 (5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tangguhan, (6) beban pajek tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhan: dan (?) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalarn laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif, b) agregat pajak kini dan pajok tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekultas: €) jumlah pajak penghasilan terkait dangan setiap komponen pendapatan kemprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama, d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalarn satu stsu kedua bentuk berikut ini: (4) rekonsifasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian labs akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajok efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku, 2) penjelasan mengenal perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan: 9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asoslasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama atas Ilabilitas pajak tangguhan yang belum diakul: h) rekonsiliasi Tiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: N) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan merperapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku:
Page 65 OCR 0.875
Page 65 of84 JI) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi men) SPT Tahunan PPh Badan, k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (1) Jumlah aset dan Ilabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apabila jurnlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau iabilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi kevangan, | beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (2) keuntungan atau kerugian atas penghentian, dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian: mM) jumlah konsekuersi pejok penghaslian atas dividen kepada pernegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebalum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit narnun tidak diakui sebagai Uabilitas datarn teporan keuangan 1) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakulsisi apabila Perusahaan dalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis, O) peristiwa atsu perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakul apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, opabda: (4) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan bernporer kena pajak yang telah ada: dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait. dasar dalarn pengisian 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat Giatribusikan kepada entitas Induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham,
Page 66 OCR 0.877
Page 66 of 84 b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut — 3 penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut, Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak Individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per saham: €) Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi “ mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidMlutiF untuk periode sajian @) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi Instrumen berpotensi saham biasa, v selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi Oimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan €) laba per saharn dasar dan dilusian untuk coerasi yeng dihentikan. v 22) | Transaksi Pihak Berelasi v Yang barus diungkapkan antara lain: 8) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.090,000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan Orang stau anggota keluarga terdekat, dan/atau (2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi. b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud, C) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang diperlukan untuk rmemahami potensi dampak hubungan tersebut dalam laporan keuangan, paling kurang: (4) Jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, termasuk komitmen, dan: (a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat Imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesalan: dan (b) indian garansi yang diberikan atau diterima:
Page 67 OCR 0.856
4) 2) Page 67 of 84 (3) jumlah cedangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah saldo piutang ussha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan (4) alasan dan dasar perbentukan cadangan kerugian penurunan nilai, jika Milakukan pembentukan) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (1) entitas Induk, (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas onak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturerj (6) personii manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas Induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya, seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggots atau kelompok direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kuno lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) Imbalan kerja jangka pendek, (2) Imbalan pascakerja: (3) Imbalan kerja jangka panjang lainnya, (2) pesangon pernutusan kontrak kerja: dan (S) pernbayaran berbasis saham. untuk entitas berelasi dengan pemerintah : (1) nama entitas bernlasi dengan pernerintah dan sitat hubungannya dengan Perusahaanj (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara Individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut, 23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing 2) Mata uang asing yang dimaksud adalah mats uang selain mata uang fungsional, b) Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 68 OCR 0.878
Page 68 of 34 (1) rincian aset dan Nabditas moneter mata uang asing serta ekulvalennya dalam mata uang fungsional: (2) posisi neto dari aset dan Ilabilitas rnoneter dalam mata uang asing: (3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekulvalen dalam mata uang fungsional, (4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada Instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugij dan (5) selisih kurs neto diakul dalam pendapatan komprehensif lain dan diakurnulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, sarta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir periode. 24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu Untuk suatu aset indivktual, termasuk goodwll atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakw' dalam laba rugi selama periode tersebut Gan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai, (3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam taba rugi selama perlode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nisi yang dibalik: (4) goodwil yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakul dalam pendapatan komerehensif lain selama periode tersebut. b) Pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset. Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu a) Perubahan Estimasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi, (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada pwiode berjalan: dan
Page 69 OCR 0.867
Page 69 of 4 (3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus @ungkapkan. Bb) Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : v (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi: (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan relevan, (3) jumlah penyesusian untuk pervode berjalan dan setiap periode lalu sajian: Ia) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) toba per saham dasar dan dilusian, (4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periocde-periode sebelum periode yang Gisajikan, Dalam hal udak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi, Cc) Kesalahan Periode Lalu Yang harus diungkapkan antara lain : v (1) sifat dari kesalahan periode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan (b) laba per saham dasar dan dilusian, (3) Jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awalj dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. 26)| Kombinasi Bisnis v @) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akuisisi:
Page 70 OCR 0.862
(3) ta) (5) (6) (7) (8) ») (10) (1) (12) Page 70 of 94 biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya untuk masing-rnasina kombinasi bisnis: persentase kepentingan ekultas berhak suara yang diperoleh: olasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk gocewili yang diakui: Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan: kesepakatan imbalan kontinjensi dan &set indemnifikasi: fa) jumlah yang diakui pada tengasi akuisisi, (D) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (Cc) estirnasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat dlestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelompok utama plutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (2) Nilai Wajar piutang, tb) jumlah piutang bruto kontraktusi: dan (Cc) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih, jumlah yang diakui pada tanggal akussisi untuk setiap kelarmpok utama Aset yang diperoleh dan Labiltas yang diarntil alih, setiap Ilabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar Sumber daya ekonomi terjadi: (b) Indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa rnosa depan: dan (c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakul untuk estimasi penggantian tersebut: dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui kerens Nilai Wojarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakusisi mengungkapkan:
Page 71 OCR 0.891
Page TI of 84 Ia) informasi sebagarnana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi, dan (b) alasan Labilitas tidak dapat diukur secara andal: (13) dalam hal pembelian dengan diskon: fa) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakul, dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan, (14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akutsisi: (2) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakui pade tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya, dan (b) teknik penilaian dan Input model utarna yang digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk setiap kepentingan honpengendali pada pihak yang dlakuisisi yang diukur pada Kilei Wajar, (15) dalam hal suatu kambinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: (2) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelurn tanggal akulsisis dan (b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakulsisi sebelum kornbinasi bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut, (16) Informasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakulsisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensit pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi bisnis yang terjadi setama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material:
Page 72 OCR 0.871
ka d) Page 72 of 84 (1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis Imbalan dan jumlan yang diakui dalarn laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, rnaka diungkapkan: la) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesalj (b) Aset, Uabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai: dan (ce) sifat dan jurniah dari setisp penyesualan periode pengukuran yang diakui selama periode pelaporan (2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan bak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas Imbalan kontinjensi atau Wabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (8) setiap perubahan daiam jumlah yang diakui, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian: (b) setap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan perubahan tersebut, dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi, (3) iabilitas kontinjensi yang diakul dalam kombinasi bisnis, jika ada: (4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: (5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugian yang diakul pada periode pelaporan yang: (a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau periode pelaporan sebelumnya, dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: (1) jumlah harga yang dibayarkan: (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:
Page 73 OCR 0.900
Page 73 of 84 (3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (4) jumlah aset dan Nabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. 27) | Segmen Operasi v Yang harus diungkapkan antara lain : a) pengungkapan pada level segmen: (1) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan: dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen dilaporkan (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan Ilabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya: (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi sepmen Gilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan paca level entitas (1) Informasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jase atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Informasi wilayah geografis (a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1, negara dornisili Perusahaan: dan 1. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
Page 74 OCR 0.900
Page 74 of B4 terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara tersebut secara individual. (D) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, &set imbalan pescakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di: | negara domisili Perusahaan: dan UI. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara Individual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1046 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: (2) fakta, (D) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan (C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang harus diungkapkan antara lain: (L) uraian tentang siasan operasi dihentikan (2) uralan fakta dan keadaan dari penjuslan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dam liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang Gibentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (o) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang dihentikan dan beban pajok penghasilan yang terkait, dan (b) laba atau rugi yang diekul dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelspasan aset atau kelompok lepasan yang. terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait (2) arus kas neto yang depat diatribusikan poda aktivitas operasi, Investasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
Page 75 OCR 0.868
Page 75 of 84 (3) jumlah peng dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pernilik entitas induk. 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat v a) Perusahaan wajib mengelompokkan Instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelempok non lindung nilai: (t) hakikat dan sifat dari transaksi, berups transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (ceunterparties): (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan, (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaparan: (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan (7) persyaratan penting lainnya. Cc) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen nsiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penyatuan mengenai Aset dan/atau Liabditas dan jenis transaksi yang dilindung (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan v Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan tiabilitas keuangan antara lain: 8) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nai tercatat dalam laporan posisi keuangan) dan D) hierarki, metode, dan #sumnsi signifikan yang digunakan dalam menentukan Nilai Wajar set keuangan dan liabilitas keuangan. 3t)| Dividen v Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 76 OCR 0.866
Page 76 of 84 a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: (1) periode pelaporan, dan (2) periode sebelumnya: €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak dlakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periade pelaporan: dan @) jumlah dividen preferen kumulatif yang bidak diakui. 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah: b) jumiah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersema secara terpisah dari komitmen lainnya: C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas: dan d) dalam hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, llabilitas jangka pendek, Nabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi a. Perikatan Yang harus diungkapkan antara Jain : 1. perikatan yang meliputi: 8, perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajernen dan royalti, dan Isensi, diungkapkan: | pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: Il periode berlakunya perikatan: Ii. dasar penentuan kompensasi dan denda: Iv, jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporanj dan v. pembatasan-pembatasan lalanya:
Page 77 OCR 0.859
Page 77 of 84 b, kontrak atau perjanjian yang memertukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, Ikatan untuk investasi, diungkapkan: IL pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian) IN. periode berlakunya perikatan: NW. nilat keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi: den Iv. sanksi-sanksi, 2, pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: a. pihak-pihak yang dijarnin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: b. latar belakang dikeluarkannya jaminan, C. periode berlakunya jaminan: dan d. nilai jaminan, 3. Tesilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank: dan 4, uralan mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. b. Kontinjensi 5 Yang harus diungkapkan antara lain : 1. perkara stau sengketa hukum, diungkapkan: a, pihak-hak yang terkait, b. jumlah yang diperkarakan, C.. latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan d. dampak keuangan: 2. Peraturan Pernerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya: 3. kemungkinan Habilitas pajak tarnbahan: a. Jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan b. sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding):
Page 78 OCR 0.877
Page 78 of 84 peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara « karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi, b. estimasi dari dampak keuangannya, & Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jurnlah atau waktu arus 34)| Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang barus diungkapkan antara lain: 8) ISi perjanjian kerjasama IR/Plasma, b) Pihak-pihak yang terkak dalam kerjasama C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan: d) Hak dan labilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, €) Ketentusa tentang perbahan perjanjian kerjasama, dan 1?) Isi perubahan perjanjian, jika ada. 35)| Manajemen Risiko Keuangan 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan kevangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan dalam pengeloiaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (L) risiko kredit, antara lain khtisar analisis urnur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko Ikuiditas, antara lain: fa) analisis jatuh tempo untuk Kabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas: dan (b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas, (8) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. b) Pengungkapan sebagairnana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan. 36)| Khusus Industri Perbankan a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)
Page 79 OCR 0.872
Page 79 of 84 Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan jurnlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Possi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR, b) Posisi Devisa Neto Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi kevangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Labilitas Pembayaran Bank Umum Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana pihak ketiga di bank. 4) Aktivitas Fiduclary Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana. 37)| Kuasi-Reorganisasi v Yang harus diungkapkan antara lain uralan mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: B) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kussi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di rnasa mendatang: C) Penyajian leporen posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: @) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan labilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan €) Keterangan tentang tenggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 1G tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi, 38) | Pengelolaan Modal v Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 80 OCR 0.871
Page 80 of 84 O) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, an proses Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk: (4) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal: (2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya: GO) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (jika ada), dan @) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan, 39) | Transaksi Nonkas v Yang harus diungkapkan antara lsin : D) Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laperan arus kas, b) Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. 40) | Pembayaran Berbasis Saham v Yang harus diungkapkan antara lain : B) rincian jumlah Uabilitas atas pembayaran berbasis saham balk untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan mengenai setiap janis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada bada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, Cc) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saharn, d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: c) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode: !) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:
Page 81 OCR 0.851
Page 81 of 94 (L) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar Opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan Informasi tentang bagaimana Nilai Wajar tersebut diukur, dan (2) jumiah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan Informasi tentang pengukuran Nilsi Wajar tersebut untuk Instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain Opsi saharn): 9) Gampok transaksi pembayaran berbasis saharn terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya, 41)| Khusus Industri Asuransi: v D) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang barus diungkapkan antara lain - (1) Analisis Kekayaan) (2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi, (4) Tingkat solvabilitas yang dicapal perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42)| Aset Uabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah V Hal-hal yang harus diungkapkan: a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah: b) Jenis Akad Asuransi Syariah, €) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah, dan @) Zakat, 43) | Informasi Penting Lainnya 3 Yang harus diungkapkan antara Isin sifat, jenis, jurnlah dan dampak dari: a) Kontrak reasuransij b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: C) Rasio keuangan penting: d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atav kelangsungan hidup perusahaan. 44) | Khusus Industri Kehutanan : v
Page 82 OCR 0.871
Page 82 of 84 a) Rincian valurne penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dani iuran wajib lainnya: €) Realisasi kegiatan dan biaya yeng berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): @) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bins desa hutan dan biayanya: 8) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan akumulasinya: dan Ph Sehubungan dengan pernbengunan sarana dan prasarana : (L) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharsannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya. 95) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yong ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesual dengan informasi terkini, dan contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan jurnlah yang diakui dalam laporan kevangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakui: b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya: (2) sifat peristiwa: dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat. 16) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait v dengan Aktivitas Perusahaan Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait Wengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belur efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain: B) Judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi:
Page 83 OCR 0.889
Page 83 of B4 C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratka G) pembahasan mengenai dampak penerapan SAK dan peraturan beru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau diestimasi secara wajar. 47)| Reklasifikasi 8) Dalarn hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasitikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi (2) jumlah mesing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang direklasitikasi: dan (3) alasan reklasifikasi. &) Dalarn hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (4) alasan tidak mareklasifikasi jumlah tersebut: dan (2) sifat panyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi, 48) | Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam Isporan keuangan dan Indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakui. 49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain B) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, D) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain: (2) — rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya, dan
Page 84 OCR 0.861
Page 84 of 84 (3) — rekonsillasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya. . C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditarnbahkam dalam laporan keuangan. 50) | Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan darmpak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, Jakarta, 27 Oktober 2025 TA
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik KAP Purwantono
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukurn dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.