Skip to content
Back to announcement

3. Penjelasan LKFS 30 Sep 2025.pdf

Financial statement Text extracted BTPS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.945
BTPNSyariah syariah
Menara SMBC Lantai T2 : 0
CBD Mega Kuningan

JI, Dr Ide Anak Agung Gde Agung Kov 55-56

16221252 0356

Penjelasan atas Laporan Keuangan PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. (“Bank”) Konsolidasian
Posisi 30 September 2025

Kondisi segmen yang dilayani Bank pasca Pandemi Covid-19 masih mengalami banyak tantangan.
Bank terus berupaya untuk selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta terus memberikan program
pendampingan yang semakin intensif ke masyarakat inklusi. Disamping itu Bank juga melakukan banyak
upaya perbaikan di internal dan juga penyemangatan para nasabah untuk terus melakukan 4 perilaku
Unggul: Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu (BDKS).

Dengan kondisi-kondisi internal dan eksternal yang disebutkan di atas, kinerja dapat terjaga dengan Total
Aset PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pada tanggal 30 September 2025 tercatat sebesar
Rp 22,21 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp 461,3 miliar atau 2,1246 dibandingkan dengan posisi
pada tanggal 31 Desember 2024 yang sebesar Rp 21,75 triliun. Adapun perubahan penting pada pos-pos
neraca selama periode tersebut adalah sebagai berikut:

1. Giro pada Bank Lain
Giro pada bank lain pada posisi 30 September 2025 sebesar Rp 9,5 miliar mengalami kenaikan
sebesar Rp 4,6 miliar atau sebesar 92,796 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 sebesar
Rp 5 miliar. Kenaikan tersebut dikarenakan peningkatan saldo giro yang mayoritas ditempatkan
di Bank SMBC Tbk yang digunakan untuk kepentingan operasional Bank dan investasi pada aktiva
yang lebih produktif.

2. Piutang Murabahah
Piutang murabahah gross posisi 30 September 2025 sebesar Rp 9,4 triliun mengalami penurunan
sebesar Rp 257,4 miliar atau sebesar 2,796 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 9,6 triliun. Hal ini sejalan dengan fokus Bank pada kualitas pembiayaan sehingga Bank
lebih selektif dalam memberikan pembiayaan kepada nasabah, yakni nasabah yang
menunjukkan perilaku BDKS (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras dan Saling Bantu).

3. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Piutang Murabahah
CKPN piutang murabahah posisi 30 September 2025 sebesar Rp 860,4 miliar mengalami
penurunan Rp 63,8 miliar atau sebesar 6,996 dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 924,2 miliar. Hal ini sejalan dengan membaiknya kualitas pembiayaan Bank.

4. Pembiayaan Musyarakah
Pembiayaan musyarakah gross posisi 30 September 2025 sebesar Rp 419,1 miliar mengalami
penurunan sebesar Rp 111,4 miliar atau 21X dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2024
sebesar Rp 530,6 miliar. Hal ini dikarenakan adanya pembayaran pembiayaan dan pelunasan.
kg

h

www.btpnsyariah.com is
Page 2 OCR 0.951
b ti ariah ”
5. Biaya Dibayar Dimuka

Biaya dibayar dimuka pada 30 September 2025 sebesar Rp 56,4 miliar mengalami kenaikan
sebesar Rp 14,5 miliar atau 34,54 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 41,9 miliar.
Hal ini dikarenakan adanya pembayaran dimuka di tahun 2025 ini atas asuransi kesehatan untuk
karyawan, penjaminan DPK, pemeliharaan IT, serta pembayaran dan perpanjangan lisensi hak
guna pakai.

6. Liabilitas Segera
Liabilitas segera pada 30 September 2025 sebesar Rp 13,4 miliar mengalami penurunan sebesar
Rp 9,5 miliar atau 41,696 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 23 miliar.
Hal ini disebabkan adanya penurunan kewajiban yang telah jatuh tempo kepada pihak ketiga
dan kewajiban segera lainnya.

7. Utang Pajak
Utang Pajak pada 30 September 2025 sebesar Rp 51,5 miliar mengalami kenaikan sebesar
Rp 21 miliar atau 68,496 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 30,6 miliar.
Hal ini disebabkan karena menurunnya koreksi fiskal atas cadangan kerugian penurunan nilai
pembiayaan yang berdampak pada meningkatnya penghasilan kena pajak.

8. Liabilitas Sewa
Liabilitas sewa kerja pada 30 September 2025 sebesar Rp 11,8 miliar mengalami penurunan
sebesar Rp 13,5 miliar atau 53,296 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 25,3 miliar.
Penurunan disebabkan adanya penurunan kewajiban sewa guna usaha karena sewa yang tidak
diperpanjang.

9. Liabilitas Lain-lain
Liabilitas Lain-lain pada 30 September 2025 sebesar Rp 111,3 miliar mengalami kenaikan sebesar
Rp 22,5 miliar atau 25,396 dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu Rp 88,9 miliar. Kenaikan
disebabkan adanya kewajiban asuransi dan lainnya.

10. Dana Syirkah Temporer
Dana syirkah temporer pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp 9,44 triliun mengalami
penurunan sebesar Rp 156,5 miliar atau 1,6X dibandingkan posisi 31 Desember 2024 yaitu
Rp 9,60 triliun. Disisi lain deposito mengalami penurunan sebesar Rp 198,2 miliar tetapi
tabungan mengalami kenaikan sebesar Rp 41,7 miliar. Penurunan Dana Syirkah Temporer pada
triwulan ketiga tahun 2025, sesuai dengan strategi Bank untuk menjaga pendanaan sesuai
strategi growth pembiayaan Bank senantiasa menjaga kinerja yang cukup optimal dan stabil.

11. Ekuitas
Ekuitas pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp 10 triliun mengalami kenaikan sebesar
Rp 680,2 miliar atau sebesar 7,396 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2024 sebesar
Rp 9,3 triliun. Peningkatan ekuitas ini karena adanya pertumbuhan modal secara organik berupa
penambahan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 945,4 miliar.

www.btpnsyariah.com in

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.13 MB
Published28 Oct 2025
Pages2
Characters5,201
Text sourceOCR
OCR confidence0.948

Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org BANK BTPN SYARIAH Tbk. p.1 ×5
linked org Bank SMBC Tbk p.1 ×2
unresolved org Bank Lain Giro p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 8

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result